Johannessimatupang’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

MAKNA PENTING SATU STRATEGI


Bahan Bacaan Untuk Peserta S1 Reguler dan  Ekstensi


1. Pentingnya Strategi

Strategi bagaimanapun sudah menjadi perbincangan yang sangat umum, orang yang berbeda mendefinisikannya sedemikian rupa untuk  satu kepentingan  perusahaan ataupun organisasi guna mencapai tujuan. Dari penelusuran  literatur yang berkaitan, diketahui bahwa  terminologi strategi mulanya digunakan dalam memenangkan peperangan. Artinya, strategi  lebih dahulu diterapkan di kalangan militer.  Sekarang strategi menjadi percakapan umum,  adapun kandungan yang termaktub di dalamnya adalah sekumpulan tindakan yang  dirancang untuk menyesuaikan (fitting) antara  kompetensi perusahaan dengan tuntutan eksternal  pada satu industri. Adapun keharusan menyusun strategi adalah untuk mencapai tujuan perusahaan  baik pada jangka menengah dan panjang. Strategi akan menjamian apakah perusahaan dapat bertahan atau berkembang pada masa yang akan datang.

Merumuskan strategi bukanlah pekerjaan  mudah. Kendala  utama dalam perumusan strategi adalah komintmen internal terhadap apa yang telah dirumuskan sebagai konsekuensi Strategi. Dalam kaitan ini, Porter (1998) menjelaskan makna terpenting dari  pemahaman strategy adalah mengambil tindakan yang berbeda dari  perusahaan pesaing dalam satu industri guna mencapai posisi yang lebih baik. Artinya, adapun strategi  antar perusahaan dalam satu industri berbeda satu dengan lainnya, karena masing-masing perusahaan  mengalami kondisi internal dan tujuan yang berbeda, walau kondisi eksternal pada umumnya bisa saja sama.

Selanjutnya diingatkannya bahwa  kegiatan operasional  bukanlah strategi, namun yang  lebih penting adalah bagaimana mengambil tindakan sehingga perusahaan dapat memperoleh posisi yang lebih baik. Salah satu yang terpenting  menurutnya adalah  memposisikan produk perusahaan lebih baik dimata konsumen. Untuk berhasil mengambil tindakan yang berbeda dari perusahaan saingan, maka perusahaan harus FOKUS. Tanpa fokus, perusahaan akan bergerak ke kiri dan ke kanan karena untuk  sementara hal  itu dianggap penting. Selain itu, fokus juga menunjukkan adanya keterbatasan sumberdaya untuk mengimplementasikan strategi ke dalam bentuk program, kebijakan,  anggaran, sampai ke prosedur.

Kaplan dan Norton (1998), berkaitan dengan strategi, terus melakukan studi dan pengembangan sejak memperkenalkan ukuran yang dikenal sebagai Balanced Scorecard (BSC) secara tegas menyatakan bahwa tidak ada satu capaian tanpa dimulai dengan penyiapan strategi. Adapun capaian yang diperoleh satu perusahaan adalah hasil daripada penerapan strategi. Tanpa strategi perusahaan tidak akan mencapai apa-apa, dan bilamana terjadi kegagalan, maka strategilah yang pertama kali dipertanyakan? Apakah strategi tepat atau tidak.

2. Dirumuskan siapa

Pada dasarnya strategi dirumuskan oleh Manajemen Puncak dan Dewan Direksi, tergantung kepada sturktur organisasi organisasi yang bersangkutan. Atau juga ditentukan kepada aturan internal yang digunakan, misalnya untuk pemerintahan daerah hal ini diatur secara eksplisit. Adakalanya konsultan memengang peranan penting, karena dianggap membantu dapat menyiapakan Strategi. Dalam keadaan seperti ini biasanya konsultan akan menekankan penyiapan strategi sebagai bagian tahapan atau prosedur baku, mulai dari pemantauan lingkungan eksternal dan internal. Hasil analisis yang dilakukan didukung oleh sejumlah data guna dapat memberikan posisi faktual baik berkaitan dengan kondisi sekarang maupun dengan prediksi yang akan terjadi. Dalam hal demikian satu hal yang harus digarisbawahi adalah bahwa strategi didasarkan kepada analisis yang terintegrasi dan holistik. Artinya, setelah strategi disusun, semua unsur yang ada di dalam organisasi sudah menginternalisasi visi dan misi secara baik dan benar, karena dalam presfektif jangka panjang, strategi dirumuskan untuk merealisasikan visi dan misi korporasi.

3. Sulitnya Implementasi Strategi

Dari hasil studi yang dilakukan oleh Raps (2004) diketahui bahwa perusahaan ataupun korporasi yang berhasil menerapkan strategi tidak lebih dari 30 persen. Kelemahan utama adalah bahwa strategi tidak diimplementasikan dengan baik. Penyebabnya karena proses penysunan yang tidak melibatkan semua unsur dan didapatnya kebijakan yang tidak sesuai dengan strategi yang disusun. Hal demikian terjadi sangat umum, apalagi mengingat bahwa keberadaan strategi adakalanya masih bersifat formal. Kaplan dan Norton (2005) menjelaskan pentingnya Office Strategy Management (OSM) dalam satu korporasi. OSM berfungsi mengkordinasikan seluruh pihak yang terkati agar tetap fokus kepada strategi yang telah dibangun. Penegasan fungsi dan pengalokasian sumberdaya yang berkaitan terhadap setiapbagian organisasi menjadi fokus penting dalam penerapan strategi, karena begitu strategi dibangun sesungguhnya di dalamnya terkandung bagaimana sumberdaya dialokasikan. Lebih jauh terkandung juga kebutuhan kompetensi korporasi yang dapat menjamin bagaimana tujuan dapat dicapai dan bagaimana korporasi dapat lebih baik dibanding dengan pesaingnya.

4. Pembelajaran dari  Perusahaan yang berhasil

Keterlibtan manajemen puncak dan peran Dewan Direksi menjadi kata kunci yang menjamin apakah strategi akan di implementasi kan atau tidak. Peran Konsultan memang dibutuhkan, karena tidak semua pekerjaan berkendaan dengan penyusunan strategi dapat dituntaskan oleh korporasi. Akan tetapi bagaimanapun posisi konsultan tetap saja memberikan bantuan, bukan utama. Hubungan Manajemen Puncak dan Dewan Direksi adakalanya dihadapkan kepada konflik, biasanya dalam pembagian keuntungan. Keberhasilan penyusunan strategi juga harus dilanjuti dengan proses internalisasi kepada semua jajaran. Rumusan strategi yang mungkin terlalu abstrak untuk satu devisi haruslah dibuat menjadi lebih jelas agar devisi ini dapat memengarn peranan dalam melaksanakan strategi.

Diskusi.

1. Jelaskan strategi salah satu perusahaan atau korporasi yang dapat anda amati   dalam bahasa yang sederhana.

2. Dari penjelasan anda, simpulkan  apakah kriteria strategi  yang baik termaktub dalam  rumusan yang anda jelaskan di atas (1)

3. Dalam hubungannnya dengan CSR (Community Social Responsibility)  apa tindakan perusahaan yang anda jadikan  pengamatan, dan bagaimana pula CSR  yang anda maksudkan bermakna strategis.

Referensi.

Johannes, 2009. Manajemen Strategi dan Perkembangan Terkini, Fakultas Ekonomi Universitas Jambi.

Kaplan, R.S., and Norton, D.P. 1998. The Balanced Scorecard-Measures that Drive Performance,  Harvard Business Review, hal. 92-100.

, 2005. Creating The Office of Sttrategy Managemen, Working Paper, Balannced Scorecard Colloborative, Inc. www.bscol.com

Porter, M.E. 1998. What is Strategy, Harvard Business Review, hal. 74-91.

Raps, A. 2004. Implementing Strategy, Research Paper Strategic Finance, hal. 49-53.

About these ads

April 11, 2009 - Posted by | Bahan Ajar, Diskusi Mahasiswa, Mahasiswa MM, Pendidikan Tinggi, strategy, Umum

135 Komentar »

  1. Pak Jo, ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan terkait CSR, kebetulan saya pernah menulis mengenai peran dunia usaha, pemerintah dan pendidikan dalam meningkatkan impact dari program CSR tersebut bagi masyarakat dan dunia pendidikan.

    - pemerintah sudah menetapkan peraturan (saya lupa pasal dan ayatnya) yang mewajibkan perusahaan2 yang mengelola sumber daya alam untuk menyisihkan sebagian keuntungan mereka sebagai bentuk resposibility, tapi pemerintah tidak menetapkan berapa persen yang harus dipenuhi oleh perusahaan2 tersebut. Bukankah ini menimbulkan kerancuan dan juga saling lempar tanggung jawab, perusahaan kecil tentu akan melempar tanggung jawab yang lebih kepada perusahaan besar.

    - Jika sinergi ketiga komponen yang saya sebutkan di atas (pemerintah, dunia usaha dan pendidikan) dapat dimaksimalkan, dalam arti bahwa setiap dari mereka melakukan kerjasama dengan baik, tentu saja CSR tidak hanya menjadi bagian kecil dari sebuah program kemasyarakatan, tapi mampu menjadi solusi bagi dunia pendidikan dalam mengentaskan kebodohan yang berujung pada kemiskinan. Lalu mengapa di Indonesia, hal seperti itu susah dicapai? apakah karena dunia usaha yang tidak total melakukan tanggung jawabnya ataukah pemerintah yang terlalu berdiam diri untuk melakukan kebijakan-kebijakan yang berorientasi kepada masyarakat yang barangkali tidak mendatangkan keuntungan nyata bagi mereka?

    Mohon Penjelasannya Pak, better if you want to visit my blog car and bike blog to post the explanation.

    thank you

    Saudara Bambang.
    CSR di Indonesia masih menjadi bagian yg kurang penting. Sudah dirancang UU yg dimaksudkan untuk menyisihkan setidaknya 2 peren dari keuntungan untuk CSR, akan tetapi kita belum tahu nasib UU ini. Persoalan yang mendesak adalah bagaimana membangun kepercayaan bahwa CSR adalah kegiatan yg simbiotik, dimana satu dg lainnya saling membutuhkan. Artinya, CSR harus ditujukan untuk membangun masyarakat sekeliling atau masyarkat yg kena dampak (disadvantage), karena kegiatan perusahaan. Pemahaman ini yang masih belum utuh, karena korporasi non BUMN khususnya meminta dg sangat agar seluruh bentuk pungutan dituntaskan sebelum UU tentang CSR diselesaikan.

    Komentar oleh bams | April 15, 2009 | Balas

  2. STRATEGI PT.SAMPOERNA
    Pelan tapi tentu, dengan Slogan How Low Can You Go -nya perusahaan ini merangkak naik, menembus posisi satu persatu saingannya, mulai dari Bentoel, lalu Djarum..

    Kini perusahaan ini sedang dalam perjalanan mengambil alih posisi raja pasar, Gudang Garam

    Mau tau strateginya??
    Intinya Perusahaan ini mampu menangkap tanda-tanda zaman yang tidak bisa diambil pesaing-pesaingnya… Dia Proaktif dalam mencari celah. Tahun 1989 akhir, HM Sampoerna me-launching produk Sampoerna A Mild, rokok dengan kadar nikotin rendah ini mensegmentasikan produknya untuk kalangan anak muda 19-30 tahun. Banyak orang ragu dengan kesuksesan produk ini karena menganggap rokok ini untuk Banci. Padahal salah satu fungsi rokok menunjukkan kejantanan pria

    Pada saat tersebut tidak ada rokok seperti itu, namun keyakinan bahwa di masa depan konsumen lebih mengerti akan kesehatan, mendorong A Mild ProAktif memasuki segmen pasar ini, di mana tidak satu pun pesaingnya memikirkannya!

    Dan Faktanya A Mild ini mampu merubah 180 derajat Aturan Permainan dan akhirnya, HM Sampoerna mampu mengalahkan pesaing terdekatnya Bentoel dan Djarum…. Dalam Tempo kurang dari 5 tahun.

    Program CSR sering dianggap sebagai suatu usaha mengembalikan apa yg telah diambil oleh perusahaan. Tentu saja, tidak semua yang sudah digunakan bisa dikembalikan secara utuh dan sama persis dengan sebelumnya.

    “Sebagai perusahaan rokok yang produknya memiliki resiko kesehatan yang paling tinggi, Sampoerna menyadari akan selalu ada kontroversi terhadap program apapun yang dijalanka oleh Sampoerna. Meskipun kegiatan yang dijalankan dengan niat yang baik akan selalu ada kritik dan kekhawatiran”, ungkap A. Hadi Fauzan, Director Government & Community Relation PT. HM SAMPOERNA.

    Bagi Sampoerna CSR merupakan usaha untuk mendekatkan diri dengan konsumen. Program CSR juga tidak dikaitkan dengan positioning merek. Namun demikian, setiap brand memiliki kegiatan yang diarahkan untuk kegiatan sosial yang dikenal dalam ilmu menejemen pemasaran sebagai “societal marketing”.

    Embrio kegiatan CSR HM Sampoerna sudah ada sejak tahun 1994. Namun baru pada tahun 2000 dirumuskan dalam kegiatan yang terintegrasi dan berada di bawah payung besar “Sampoerna untuk Indonesia”. Kemudian, dari payung ini diterjemahkan dalam 4 kelompok program :
    1.Bina pendidikan
    Di konsolidasikan dengan program yang dikembangkan oleh Yayasan sampoerna.
    2.Bina Lingkungan
    Kegiatan yang difocuskan pada kegiatan konservasi lingkungan , kampanye budaya lingkungan dan hidup sehat.
    3.Bina Ekonomi
    Dibagi menjadi 2 kegiatan utama : Bina ekonomi reguler , yang difokuskan untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan kewirausahaan dan UKM. Bina ekonomi akselerasi yang dofocuskan untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan menggerakan ekonomi daerah seperti program MPS
    4.Bina Sosial
    Yang dijalankan secara khusus oleh tim SAR Sampoerna dan organisasi sosial karyawan yang tergabung dalam Sampoerna valunteers Club atau club sukarelawan Sampoerna.

    Keseluruhan program ini dijalankan oleh Sampoerna dan Brand-brand yang dimiliki oleh perusahaan ini. Semacam ada pembagian tugas dalam mengimplementasikan keempat program tersebut diatas. Misalnya A Mild, difokuskan menggarap anak-anak muda yang berbakat dibidang musik. Sampoerna Hijau, berpatisipasi dalam kegiatan khusus konservasi lingkungan dan alam misalnya Kotaku Hijau kemudian Dji Sam Soe award untuk usaha kecil dan menengah yang digelar tiap tahun. “Merek-merek kami Melakukan CSR bukan untuk memperkuat positioningnya tapi lebih karena kewajiban dan entitas yang menjadi bagian masyarakat”, terang Hadi.

    CSR Sampoerna dilakukan bukan untuk meraih keuntungan. Tujuan Perusahaan Sampoerna adalah untuk membangun citra positif. Dari hal kecil seperti proses produksi sampai hal yang lebih besar. Lebih dari itu program CSR juga ditujukan untuk memberi manfaat bagi para penerimanya, antara lain meningkatka kualitas SDM masyarakat yang ada di sekitar perusahaan, tumbuhnya usaha-usaha baru yang produktif sehingga masyarakat bisa menciptakan usaha baru sendiri dan membangun kemandirian masyarakat.

    Jadi dapat disimpulkan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan oleh PT. HM SAMPOERNA adalah menciptak Image positif dikalangan masyarakat Indonesia melalui program-program CSR nya yang sangat menunjang. Dan saya kira strategi ini telah berjalan cukup baik dan citra perusahaan telah terangkat dengan program tersebut.

    Fauzan Ade Syaputra
    ERC1B 006011
    Ekstensi.

    How long can you go adalah slogan. Contoh yang disampaikan sudah cukup mewakili, akan tetapi bagaimanakah rumusan strategi yang diterapkan, apakah menggunakan konsep harga produk yang lebih murah, diversifikasi produk yang nyata, atau fokus kepada sesuatu yang memang lebih dibutuhkan pelanggan?

    Komentar oleh Fauzan Ade Syaputra | April 18, 2009 | Balas

  3. salam sejahtera buat kita semua pak. saya ingin bertanya pak tentang krisis ekonomi global yang masih kita hadapi. tentunya krisis ini sangat meresahkan kalangan pengusaha terutama pengusaha yang memiliki usaha go international atau bergerak di bidang ekspor impor. terjadinya krisis ekonomi global ini telah menyebabkan turunnya income/keuntungan perusahaan dikarenakan masyarakat dunia mulai mengurangi permintaan terhadap sejumlah barang. dengan keadaan yang seperti itu perusahaan mulai mengambil sebuah kebijakan dengan mengurangi biaya-biaya produksi termasuk biaya tenaga kerja dengan cara mengurangi jumlah produksi dan jumlah tenaga kerja yang ada (PHK bagi para pekerja lepas). apabila hal ini dibiarkan terus terjadi maka ini akan berdampak buruk pada sektor ekonomi suatu negara seperti contohnya di indonesia pengangguran bertambah karena kehilangan pekerjaan, anggaran belanja pemerintah bertambah karena kucuran dana untuk memproteksi perusahaan – perusahaan dalam negeri agar tidak gulun tikar. nah , menurut bapak strategi apakah yang cocok dilakukan pada saat kondisi seperti ini (bagi para pengusaha dan pemerintah dalam melindungi perusahaan dalam negeri)? mohon penjelasannya pak dan thank you.

    Krisis dimulai di AS, karena salah alokasi dana pemerintah dan berdampak kepada krisis properti. Dampak krisis sangat cepat karena masing-masing perusahaaan sebelum jatuh sudah melakukan penyelematan. Konteksnya di Indonesia bagaimana? Pasar di Indonesia masih terbuka luas. Penduduk dengan jumlah 220 juta adalah potensi besar ditambah dg luas wilayah yang demikian banyak. Pemerintah bagaimanapun harus mengefetifkan penggunaan anggaran, pengalaman Tahun 1997 cukup menunjukkan bahwa pengusaha kecil adalah penyelemat. Sebelum mereka jatuh, gulung tikar, program penyelamatan harus dimulai sesegera mungkin. Sama halnya dengan ini pemerintah daerah sudah antisipatif terhadap peremasalahan atas potensi yang tak tergali di daerah masing-masing. Hal ini jauh lebih baik dilaksanakan sedini mungkin, karena dampak yang sekarang sangat ditentukan peta politik dimana Indonesia belum tentu dapat menentukan.

    Komentar oleh septri hazano | April 18, 2009 | Balas

  4. Terima kasih pak atas masukannya
    Strategi yang di terapkan oleh PT SAMPOERNA adalah:
    1. Segmentasi pasar
    - Untuk kalangan anak muda, PT SAMPOERNA mengeluarkan produk SAMPOERNA A MILD,
    - Untuk menengah keatas, PT SAMPOERNA mengeluarkan produk DJI SAM SOE nya yang sampai sekarang belum ada tandingannya.

    Kalau dilihat dari segi harga, Produk SAMPOERNA mematok harga yang relatif tinggi inipun disesuaikan dengan mutu dan kualitas dari produk itu sendiri.

    2. Brand Image
    - PT. SAMPOERNA mencoba menyampaikan kepada masayarakat indonesia bahwa perusahaan SAMPOERNA peduli kepada masyarakat Indonesia dengan cara membuat/ mendirikan program “SAMPOERNA UNTUK INDONESIA”.

    Untuk menunjang semua kegiatan tersebut maka PT SAMPOERNA selalu mengadakan event-event yang bisa mengangkat Brand Imagenya, contohnya event untuk anak muda dengan menggelar konser Soundrenalin yang diadkan di kota besar Indonesia dll, DJI SAM SOE JAVA JAZZ Festival dan semua kegiatan tersebut untuk mengangkat Brand Image SAMPOERNA di mata masyarakat.

    Diversifikasi produk juga dilakukan oleh PT SAMPOERNA tetapi yang tetap menjadi senjata utamanya adalah produk A MILD dan DJI SAM SOE.

    Komentar oleh Fauzan Ade Syaputra | April 20, 2009 | Balas

  5. Pak Jo, saya Reza Zamzami mahasiswa ekonomi Jurusan Manajemen Reguler kelas B yang mengikuti mata kuliah STR 134 dengan Bapak. Saya ingin memberikan komentar mengenai bahan bacaan untuk peserta S1 Reguler dan Ekstensi mengenai MAKNA PENTING SUATU STRATEGI.

    Ada satu hal yang perlu saya komentar mengenai bahan bacaan ini:

    Tanpa strategi perusahaan tidak akan mencapai apa-apa, dan bilamana terjadi kegagalan, maka strategilah yang pertama kali dipertanyakan? Apakah strategi tepat atau tidak (paragraf 4).

    Saya kurang setuju mengenai pendapat tersebut karena terkadang kegagalan bukan hanya disebabkan oleh ketepatan dalam pemilihan strategi, akan tetapi dalam penerapan strategi tersebut. Ini berarti bahwa setelah strategi disusun, semua unsur yang ada di dalam organisasi belum menginternalisasi visi dan misi secara baik dan benar, karena jika diterapkan pada jangka panjang, strategi dirumuskan untuk merealisasikan visi dan misi korporasi.

    Penyebab lain yang membuat suatu perusahaan mengalami kegagalan ialah situasi dan kondisi yang dapat menyebabkan kegagalan dari penerapan strategi tersebut. Contohnya, perusahaan pengeboran minyak PT. LAPINDO BRANTAS yang sampai pada saat ini masih mengeluarkan lumpur panas hingga 150.000 m3 setiap harinya. Adapun penyebab terjadinya masalah itu bukan hanya pada strategi yang dibuat, melainkan situasi kondisi dan penerapannya pada lapangan.

    Jika dilihat dari strateginya, perusahaan tersebut sudah membuat strategi dengan baik. Baik dalam hal mencari lokasi pengeboran yang tepat, mata bor yang mereka gunakan untuk menggali, kedalaman maksimal, dan sebagainya. Namun pada saat penerapan dilapangan terkadang terjadi masalah, perencanaan strategik yang sudah dibuat tidak didukung dengan situasi dan kondisi keadaan alam sekitar yang mengakibatkan kegagalan dalam pelaksanaan.

    Dalam hal ini, berarti tidak hanya keterlibatan manajemen puncak dan peran Dewan Direksi yang menjadi kata kunci dalam menjamin apakah strategi akan di implementasi kan atau tidak tetapi juga para anggota, karena tugas utama manajemen puncak dan dewan direksi adalah sebagai pengambil keputusan, sedangkan para anggota bertugas membantu manajemen puncak dalam mengambil keputusan. Dalam penerapan strategik dilapangan, maka para anggota lah yang berperan penting dalam menentukan strategi itu sukses atau tidak.

    Mohon pendapat Bapak mengenai komentar saya ini.

    Terima Kasih.

    Reza esaimu di atas ok, akan tetapi yang penting pertama adalah menjawab pertanyaan yang ada pada naskah yang saya siapkan. Untuk itu anda harus punya kasus pengamatan, artinya ada perusahaan yang diamati. Silahkan dijawab dulu pertanyaan yg ada pada naskah yang disiapkan.

    Komentar oleh Reza Zamzami | April 21, 2009 | Balas

  6. Nama : Dwi Citra
    Nim : C1C006091
    Kelas : Akuntansi/I
    Sore Pak Jo… 
    Saya sangat setuju bahwa strategi merupakan sekumpulan tindakan yang dirancang untuk menyesuaikan (fitting) antara persaingan perusahaan dengan tuntutan eksternal dalam suatu industri. Sebagai contoh dari penerapan strategi pada industri perbankan yakni: BCA dalam strateginya mengembangkan lingkup usaha. Dengan mengembangkan lingkup usaha, strategi BCA adalah mengembangkan kompetensi yang lain di bidang kredit guna menggalang pertumbuhan yang berkesinambungan sekaligus menjalankan fungsinya sebagai media penyedia jasa keuangan. Berdasarkan penjelasan dari Pak Jo bahwa untuk berhasil mengambil tindakan yang berbeda dari perusahaan saingan, maka perusahaan harus fokus. Demikian halnya dengan BCA, perusahaan perbankan ini memfokuskan pada penumbuhan budaya kredit di kalangan komunitasnya dengan membangun kerangka yang diperlukan dalam hal sistem, prosedur kerja, organisasi maupun personil. Dengan kata lain kerangka tersebut adalah sistem pengawasan dan pengendalian resiko perbankan. Saat ini BCA memetakan strategi pertumbuhan baru yang cermat dan terarah berdasarkan kegiatan perkreditan yang lebih aktif namun tetap memegang erat prinsip kehati-hatian (prudential). Selain itu dalam hal strateginya, BCA memamfaatkan sumber daya manusia yang terlatih dan terampil, infrastruktur pengelolaan risiko yang ketat, serta implementasi praktek tata kelola perusahaan yang baik. Semua hal tersebut diwujudkan BCA demi merealisasikan tujuan BCA, yakni menjadi bank pilihan untuk jasa perbankan transaksi di Indonesia.
    Menurut saya kriteria strategi yang baik adalah strategi yang dapat menjadi suatu alat untuk menghadapi persaingan yang sangat ketat dalam suatu industri (dalam hal ini industri perbankan) yang tingkat persaingannya tidak lagi domestik tapi telah bersifat internasional dimana strategi tersebut telah dianalisis sebelumnya agar dapat merealisasikan visi dan misi perusahaan dengan mempertimbangkan aspek Company Social Responsibility (CSR). Dan hal yang terpenting adalah strategi yang telah disusun dengan baik tersebut dapat diimplementasikan sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
    Berdasarkan bacaan saya di situs http://flg-news.blogspot.com/2008/05/urgensi-penerapan-corporate-social.html, pengertian CSR menurut European Commission adalah a concept whereby companies integrate social and environmental concerns in their business operations and in their interaction with their stakeholders on a voluntary basis. Kaitannya dengan CSR, tindakan BCA yang dapat saya jadikan pengamatan pertama, BCA tidak hanya memberi perhatian terhadap produk atau layanan mereka, tetapi juga terhadap reputasi, goodwill, dan modal intelektualitas. Hal seperti itu tidak dapat diraba namun memiliki nilai berharga terhadap neraca perusahaan. Kedua, dalam hal tindakan pengelolaan risiko. Penanaman modal di suatu perusahaan adalah sebuah pertaruhan, dan investor ingin melihat bahwa perusahaan tersebut aman untuk dijadikan bahan pertaruhan. Ketiga, perlakuan BCA terhadap kepuasan karyawannya. Keempat, hubungan dengan investor dan akses terhadap modal. Kelima, persaingan dan penempatan pasar. Keenam, mempertahankan izin untuk tetap bertahan di lingkungan masyarakat. CSR bermakna sangat strategis, karena CSR merupakan strategi yang tepat untuk memastikan reputasi sebuah perusahaan. Tidak hanya itu, dengan CSR berarti perusahaan dapat lebih berhati-hati terhadap isu yang mungkin bisa membuat para investor terhasut. Hal ini tidak harus berarti menghilangkan isu isu tersebut. Namun, hal ini haruslah berarti menempatkan ideologi di sekitar isu tersebut atau membuat kesepakatan dengan sudut pandang mereka. Banyak investor menyadari bahwa perusahaan yang menerapkan lebih banyak CSR merupakan tempat yang lebih aman untuk berinvestasi. Berinvestasi dalam CSR berarti perusahaan tersebut bisa menempatkan dirinya sebagai penguasa pasar dalam bidangnya. Selain itu dalam hubungannya dengan mempertahankan izin untuk bertahan di lingkungan masyarakat, melalui CSR BCA dapat berusaha meyakinkan masyarakat bahwa mereka memiliki pengaruh positif melalui tanggung jawab sosial perusahaan mereka.
    Demikian penjelasan saya semoga dapat dipahami dengan baik. Thanks 

    Saudara Dwi, saya kira penjelasannmu cukup untuk bacaan yang satu ini, sampai ketemu nanti pada bacaan berikut. Pak. Jo.

    Komentar oleh DWI CITRA | April 22, 2009 | Balas

  7. Nama : Susan Rahmadani
    Nim : C1C006085
    Kelas : I/Akuntansi

    Sore Pak Jo. . .
    Strategi diperlukan suatu perusahaan untuk mendukung aktivitas – aktivitas perusahaan, baik yang bersifat teknis maupun non-teknis,agar dapat mencapai tujuan, baik jangka panjang maupun jangka menengah. PT.Kimia Farma,Tbk yang bergerak di bidang farmasi,mengembangkan obat generic yang memiliki daya saing strategis, yang dapat dilihat dari tingginya permintaan akan obat generic di pasaran.Untuk menghadapi persaingan tersebut PT. Kimia Farma menyusun beberapa strategi,yaitu : (a) Strategi yang memanfaatkan seluruh potensi kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya. Jenis strategi-strategi alternatif yang masuk ke dalam kelompok ini terdiri dari ; menerapkan strategi penetrasi pasar, menggunakan saluran distribusi yang telah establish.(b) Strategi yang bertujuan untuk memperkecil kelemahan internal perusahaan dan memanfaatkan peluang-peluang eksternalnya. Jenis strategi yang masuk kedalam kelompok ini adalah menerapkan strategi keunggulan biaya. (c) Strategi yang berusaha menggunakan kekuatan-kekuatan yang dimiliki perusahaan untuk mengurangi dampak dari ancaman-ancaman eksternalnya. Jenis strategi yang masuk kedalam kelompok ini berupa strategi pengembangan produk.(d) Strategi bertahan yang diarahkan guna mengurangi kelemahan-kelemahan internal serta menghindari ancaman-ancaman lingkungannya. Jenis strategi yang termasuk kelompok ini adalah strategi promosi yang efektif.
    Dari strategi yang telah dijelaskan, ada beberapa criteria strategi yang menurut saya baik untuk lebih dikembangkan, yakni memanfaatkan peluang sebesar-besarnya,baik eksternal maupun intrnal dengan memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki perusahaan,sehingga dapat memperkecil kelemahan perusahaan.Selain itu, perusahaan juga mengembangkan produk dan lini pemasaran.Memperbaiki persepsi konsumen terhadap kualitas obat generik juga harus diupayakan perusahaan agar dapat lebih mengembangkan lingkungan pemasarannya.
    Konsep Corporate Social Responsibility (CSR) pada dasarnya merupakan bentuk obligasi moral dan etika perusahaan terhadap keberlangsungan pembangunan termasuk kelangsungan hidup perusahaan itu sendiri.UU no. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas,menyatakan bahwa komitmen perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya.Dalam hubungannya dengan CSR, PT.Kimia Farma,tbk melakukan beberapa tindakan, seperti memasarkan obat generic yang terjangkau untuk masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah, sehingga mereka bisa mendapatkan obat yang berkualitas baik dengan harga terjangkau.

    Sekian. . . 

    Penjelasannya ringkas dan padat, akan lebih baik bila sumber online berupa contoh di atas ada alamat online yg dapat diakses sehingga satu dg lain bisa share.

    Komentar oleh SUSAN RAHMADANI | April 22, 2009 | Balas

  8. Nama : Cherly Rindiyantika Koloay.

    NIM : C1C006101.

    Kelas : i

    Jurusan Akuntansi

    Syalom Pak JO…

    Dunia bisnis yang semakin kompetitif saat ini dengan tingginya jumlah pelanggan dan tantangan di industry telekomunikasi yang semakin berat telah mendorong Nokia untuk menetapkan strategi yang mampu membuatnya tetap eksis di Pasar Indonesia. Dari pengamatan saya, strategi yang dipakai oleh Nokia untuk memasuki persaingan global yaitu dengan menerapkan strategi pemasaran dengan konsep marketing mix yang meliputi: (a) Produk Nokia dirancang disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan keinginan konsumen. Selain itu, setiap menerbitkan produk baru Nokia memberikan produk yang selalu inovatif. Dari model, feature, aksesoris telah dirancang dengan matang dengan melakukan berbagai research untuk mengembangkan produknya. (b) Nokia melakukan berbagai promosi untuk menjaring banyak konsumen dan membuat konsumen terpola bahwa produk Nokia memiliki brand image yang baik. (c) Nokia melakukan penetapan harga Citra (image pricing) yaitu untuk membangun image, dengan harga yang cukup mahal disesuaikan dengan kualitas yang diberikan. Nokia juga melakukan penetapan harga bentuk-produk (product form pricing) yaitu harga ditetapkan sesuai dengan bentuk dan fasilitas-fasilitas yang terdapat pada produk tersebut. (d) Nokia memiliki jaringan pusat layanan terbesar di Indonesia.

    Dari berbagai strategi di atas dapat disimpulkan bahwa kriteria strategi yang baik dalam konsep marketing mix yang digunakan oleh Nokia dengan memperhatikan empat aspek, yaitu aspek produk yang berkualitas dan inovatif sesuai dengan keadaan konsumen, aspek promosi kepada konsumen dengan membangun brand image yang baik, aspek harga yang disesuaikan dengan kemampuan konsumen dan fasilitas yang disediakan, dan aspek distribusi channel yang sangat luas, sehingga produk Nokia dapat disalurkan kepada konsumen yang berada di daerah jangkauan pemasaran yang sulit sekalipun.

    Dalam hubungannya dengan CSR (Community Social Responsibility), Nokia tidak hanya memberi perhatian terhadap produk atau layanan mereka, tetapi juga terhadap reputasi, merek dagang, goodwill, dan modal intelektualitas. Hal seperti itu tidak dapat diraba dan memiliki nilai berharga terhadap neraca perdagangan perusahaan. CSR merupakan strategi yang tepat untuk memastikan reputasi sebuah perusahaan. Selain itu, Nokia juga banyak menyerap tenaga kerja dan dari segi harga produk, Nokia tidak hanya ditujukan untuk kalangan menengah ke atas, tetapi juga ditujukan untuk kalangan menengah ke bawah. Sehingga, konsumen menengah ke bawah dapat menggunakan produk Nokia. Dari penerapan CSR tersebut, perusahaan memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat, sehingga dapat meningkatkan reputasi dan nama baiknya.

    Sekian…
    GBU… 

    Penjelasannya ringkas dan padat, akan lebih baik bilamana disertakan catatan kaki yang bersumber online sehingga yang lain dapat mengakses, sebaliknya juga Cherly dapat mengakses sumber dari yang lain.

    Komentar oleh CHERLY RINDIYANTIKA KOLOAY | April 22, 2009 | Balas

  9. Nama : Harmadini Hurriyanti
    Nim : C1C006090
    Kelas : i
    Jurusan akuntansi

    Siang Pak Jo,
    Semakin cepatnya perubahan dan perkembangan teknologi dan informasi menyebabkan persaingan dalam dunia bisnis semakin ketat. Hal tersebut dapat dilihat dengan semakin maraknya muncul produk-produk baru dengan inovasi yang cemerlang. Semakin cepat dalam menanggapai suatu perubahan maka akan semakin nyata kemenangan yang diraih. Adaptasi pada perubahan lingkungan yang cepat dalam telekomunikasi telah menjadi critical factor bagi PT. Indosat. Peningkatan kompetisi, perubahan teknologi, dan aliansi strategi global , di antara kesemuanya, sedang membentuk pasar telekomunikasi yang akan datang. Indosat berusaha mempertahankan keberadaannya sebagai pemimpin pasar untuk jasa telekomunikasi internasional di Indonesia, memposisikan dirinya sebagai perusahaan telekomunikasi berkelas-dunia, dan menjadi pemain global dalam industri telekomunikasi dunia. Hal ini dicapai melalui Strategi Bisnis “1-plus-3″ yaitu: “1″ Membangun jasa telekomunikasi internasional Indosat mengembangkan program perluasan yang didesain untuk meningkatkan kapasitas, memperbaiki kualitas, dan menyediakan jasa baru untuk memenuhi perubahan permintaan konsumen.
    1. Partisipasi dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi domestik.

    2. Meningkatkan peranannya dalam telekomunikasi regional dan internasional.

    3. Mengambil diversifikasi terbatas pada bisnis komplementer.
    Strategi yang tepat diperlukan dalam menghadapi persaingan yang sangat ketat dalam industri telekomunikasi, yang tingkat persaingannya tidak lagi domestik, tetapi bersifat internasional. Indosat memandang investasinya pada infrastruktur telekomunikasi domestik selain sebagai alat untuk memperluas pasar jasa telekomunikasi internasional, juga sebagai sumber pendapatan baru untuk perusahaan. strategi meningkatkan peranan dalam telekomunikasi regional dan internasional bertujuan untuk meningkatkan lalu-lintas internasional melalui gerbang perusahaan, memperoleh pendapatan langsung dari proyek dan mendapatkan tambahan keahlian dari pembukaan internasional. Indosat juga melakukan diversivikasi jasa. Jasa –jasa ini tersedia melalui perusahaan anak dan pada saat ini meliputi beberapa jasa pertukaran data elektronik, bank elektronik, multimedia , dan internet.
    Indosat dalam hubungannya dengan konsep CSR (community social responsibility) memberikan tarif telekomunikasi yang sangat murah sehingga dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat yang mana dapat memudahkan mereka dalam berkomunikasi. Penerapan CSR PT Indosat juga dilakukan dengan menjalin hubungan baik dengan masyarakat dalam bentuk ‘Indosat Community’.
    Sekian…

    Penjelasannya ringkas padat, kalau bisa ditambahkan catatan kaki yg dapat diakses. Misalnya mencantumkan alamat Indosat sehingga peserta lain dapat mengakses.

    Komentar oleh HARMADINI HURRIYANTI | April 22, 2009 | Balas

  10. Pagi pak joe…….

    Pak joe strategi salah satu perusahaan atau korporasi yang saya amati adalah PT WIRAKARYA SAKTI (WKS). Karena saya pernah mengikuti seminarnya dan melakukan pengamatan langsung ke PT WIRAKARYA SAKTI yang dilaksanakan oleh HIMATANSI UNJA (Himpunan Mahasiswa Akuntansi). Strategi yang dilakukan oleh WKS adalah :
    1. meningkatkan kemampuan perusahaan dalam pengelolaan hutan tanaman secara lestari dan berkesinambungan.
    2. penerapan teknologi tepat guna yang didukung oleh pemanfaatan sumberdaya manusia yang handal dan profesional dalam usaha meningkatkan pengelolaan hutan tanaman dan hasilnya.
    3. meningkatkan produksi hasil hutan tanaman sesuai dengan daya dukung lingkungan dalam satu kelestarian unit manajemen,
    4. meningkatkan mutu lingkungan hidup dengan pemanfaatan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati serta ekosistemnya secara lestari.
    5. meningkatkan peran serta masyarakat secara aktif dalam pengelolaan sumberdaya hutan dengan menilitik beratkan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

    Kreteria strategi yang baik adalah strategi korporasi tersebut yang harus dapat menjawab :
    1. Apa yang top management lakukan yang sangat penting bagi organisasi/perusahaan.
    2. rujukan dasar apakah yang digunakan sebagai arahan pengambilan keputusan yang sesuai dengan kegunaan dan misi organisasi/perusahaan
    3. Aksi-aksi apakah yang perlu direalisasikan yang sesuai dengan arah organisasi/perusahaan.
    4. Apa yang seharusnya organisasi lakukan untuk antisipasi perubahan lingkungan.
    5. Apa tujuan yang akan diraih, dan bagaimana caranya.

    Pak joe…
    Sebelum itu saya ingin bertanya dulu kepada bapak sebenarnya CSR itu COMMUNITY SOCIAL RESPONSIBLITY atau CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY…??? Atau sama saja…

    Pak joe, kalau saya mengartikan CSR itu adalah Corporate Social Responsibility

    Sebelum saya menjelaskan hubungan perusahaan yang saya amati dengan CSR(Corporate Social Responsibility) saya akan menjelaskan apa pengertian dari CSR tersebut. CSR (Corporate Social Responsibility) adalah A company’s commitment to operating in an economically, socially and environmentally suntainable manner balancing the interests of diverse stakeholders….

    Jadi CSR yang dilakukan oleh PT WIRAKARYA SAKTI adalah Pengelolaan Hutan Tanaman Lestari (PHTL) untuk Sustainability development dengan tujuan membangun dan menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan masyarakat sebagai bagian dari strategi yang akan menjamin terwujudnya sustainability development, memberikan manfaat ekonomi dan lainnya kepada masyarakat, menjadi partner pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat sekitar dan menciptakan suasana kondusif untuk berusaha.

    Nama: Johandri Iqbal
    NIM : C1C006018
    Jurs: akuntansi

    Saudara Iqbal. CSR itu Corporate Social Responsibility, yang inisiasinya datang dari korporasi. Korporasi yang melaksanakannya tidak merasa dipaksa, karena mereka yakin dg menerapkan CSR akan memberikan mutual benefit. Namun, karena yang menerima manfaat adalah commuinity, maka sering disebut Community apalagi ada program Community Development yg ternyata programnya mirip-mirip.
    Contoh yang diatas cukup baik, walau harus diketahui WKS dihadapkan kepada permasalahan pelik karena menurunnya permintaan tidak saja karena Resessi, tapi karena ancaman teknologi paperless.

    Komentar oleh Johandri iqbal | April 23, 2009 | Balas

  11. NAMA : Maha Putra Perdana
    NIM : C1C006013
    JURUSAN : Akuntansi

    siang pak

    Saat ini Perusahaan Yamaha merupakan produsen kendaraan motor pertama yang menciptakan motor matik khusus untuk wanita. Yamaha Mio merupakan pemimpin pasar khusus untuk produk motor matik. Salah satu strategi yang digunakan Yamaha adalah strategi segmentasi pasar, pasar sasaran, dan penempatan posisi. Strategi ini merupakan salah satu
    senjata yang cukup ampuh dalam menembus medan persaingan.
    Kalangan menengah kebawah dan motor untuk wanita merupakan
    segmentasi dari Yamaha Mio. Untuk penempatan posisi, perusahaan Yamaha berusaha menempatkan image (kesan) produk “Yamaha Mio” di benak konsumen sebagai produk yang menawarkan gaya hidup barubagi wanita.
    Selain itu ada juga produk terbaru yamaha yaitu jupiter mx yang mendatangkan juara pembalap MOTO GP yaitu Valentino Rossi ke indonesia dengan maksud untuk menambah kesan positif terhadap jupiter mx. Sehingga membuat masyarakat tertarik.
    menurut saya,salah satu strategi agar produk dapat memenangkan persaingan, perusahaan harus menerapkan konsep diferensiasi produk agar perusahaan dapat menggunakan seluruh sumber daya dan keunggulan yang ada dalam memanfaatkan segala perubahan untuk memenangkan persaingan.
    Diferensiasi ini sangat penting dan cocok sebagai kunci sukses dalam perusahaan

    GLOBAL Warming atau pemanasan global yang mengakibatkan berbagai bencana di belahan dunia maupun di tanah air seperti longsor, banjir dan kekeringan harus menjadi kepedulian semua pihak. Sudah saatnya kita bertindak untuk menyelamatkan bumi dengan penghijauan.
    Salah satu upaya penyelamatan bumi dilakukan Dealer Yamaha Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Perusahaan yang bergerak di bidang otomotif ini tidak hanya memberikan pelayanan kepada para customernya. Dengan bantuan Pemkab Bangka dan Radio Amazon,yamaha melakukan kegiatan gotong-royong massal dan penanaman 1.000 pohon.

    Contoh CSRnya ok, akan tetapi harus dibedakan Yamaha sebagai korporasi dan Yamaha sebagai Unit Busnis (SBU). Yamaha yang ada di Bengkulu adalah SBU (Strategic Businees Unit) sedangkan Yamaha sesungguhnya adalah korporasi jadi bedakan strategi yang anda maksud.

    Komentar oleh Maha Putra Perdana | April 23, 2009 | Balas

  12. NAMA : SUCI PERMAISARI
    NIM : ERC1B004132
    EKONOMI MANAJEMEN
    PROGRAM EKSTENSI

    Salam Pak Jo,
    Bersama ini saya sampaikan strategi perusahaan penerbangan airasia, semoga ini dapat menambah wawasan kita tentang strategi….

    Bisnis transportasi, sebuah peluang bisnis yang terbuka sangat lebar. Tak dapat dielakkan, sepanjang masa manusia selalu membutuhkan ini. Transportasi udara pun semakin dibutuhkan dengan semakin dinamisnya kehidupan masyarakat. Dua hal yang merupakan dasar kebutuhan akan transportasi udara, perjalanan lintas lintas kota/ propinsi bahkan lintas negara menjadi lebih cepat namun tidak mahal.

    Sejak beroperasi pada 8 Desember 2004, Air Asia (PT.Awair) menangkap kebutuhan masyarakat ini, dan mengemasnya sebagai sebuah diferensiasi dibanding maskapai penerbangan yang lain. Awair mengadopsi model bisnis maskapai penerbangan dengan layanan penuh, beragam kelas dan layanan kabin yang lengkap. Tagline yang dibangun oleh Air Asia adalah “Now Everyone Can Fly”. Senjata ampuh yang diusung Air Asia dan mampu menohok kompetitornya tak lain adalah strategi penerbangan dengan biaya yang murah atau low cost carrier (LCC). Air Asia adalah maskapai Asia pertama yang memakai falsafah ini. Ia juga maskapai pertama di Asia yang menggunakan sistem terbang tanpa tiket untuk menekan ongkos. Air Asia mencontoh maskapai bertarif rendah yang sudah ada sebelumnya seperti Southwest Airlines.

    Strategi branding Air Asia tentu tak lepas dari konsep strategi pemasaran STP (Segmentasi, Targeting dan Positioning).

    Segmentasi
    Air Asia Group memfokuskan bidikan pasar pada segmen yang sensitif terhadap harga yaitu kelas menengah ke bawah, terutama para pelaku industri skala usaha mikro kecil menengah (UMKM) sebagai strategi bermain di segmen Low Cost Carrier (LCC), bahkan lapisan masyarakat yang belum pernah menggunakan transportasi udara. Air Asia dapat melihat peluang pada segmen pasar yang dahulu belum terlalu diperhatikan oleh maskapai penerbangan besar, yaitu segmen pasar yang lebih mementingkan harga (price-oriented segment). Dengan cerdik dan kreatif, Air Asia menyusun strategi bisnis yang tepat sehingga mampu melayani segmen pasar itu dan bahkan mengubah secara radikal lanskap bisnis penerbangan di Asia Tenggara.

    Targeting
    Target pasar yang dibidik Air Asia adalah warga Asia yang puas bepergian tanpa embel-embel makanan dan minuman. Sebab, Air Asia tidak menyediakan makanan dan minuman gratis dalam perjalanan. Sebagai gantinya, Air Asia memperkenalkan Snack Attack, yakni makanan kecil dan minuman yang dijual di atas pesawat yang tentunya dapat menambah penghasilan.

    Positioning
    Sesuai dengan segmentasi dan target pasarnya, maka yang menjadi positioning jasa penerbangan Air Asia adalah Low Cost Carrier (LCC). Yaitu sebagai sarana transportasi udara yang mampu dijangkau harganya oleh semua kalangan terutama kalangan menengah ke bawah. Daerah yang memiliki tingkat penerbangan 1% dari total populasi penduduk dapat ditingkatkan menjadi 10% – 20% dengan jasa penerbangan Air Asia ini.
    Beberapa maskapai penerbangan menurunjan harga dan menjadi pesaing kuat Air Asia di Indonesia, diantaranya adalah Lion Air, Sempati Air, Merpati. Mereka memiliki kesamaan segmen pasar yaitu menjangkau pasar menengah ke bawah atau pasar yang sensitif terhadap harga. Hal ini membuat Air Asia perlu melakukan penetrasi untuk mempertahankan usaha dan profitabilitasnya.

    Sekalipun tidak memiliki pelayanan yang lebih baik dari pada maskapai lain, namun Air Asia selalu mengedepankan keamanan dan keselamatan penumpang. Dapat diketahui bahwa mayoritas kecelakaan pesawat udara terjadi pada pesawat yang justru memiliki pelayanan lebih baik dari jasa penerbangan ini.

    Penetrasi pasar Air Asia di Indonesia dimulai dengan membuka rute-rute baru. Tak hanya itu, Air Asia kini telah resmi menjadi pemilik 49% saham maskapai Awair. Maskapai yang sudah dua tahun tak beroperasi tersebut bakal menerima suntikan dana sebesar US$ 10 juta dari Air Asia. (Komposisi saham Awair saat ini : Air Asia 49%, Pin Harris 20%, dan Sendjaja Widjaja 31%).

    Perusahaan Air asia dalam hubungannya dengan konsep CSR “Community Social Responsibility” : untuk memaksimalkan keuntungan melalui harga hematnya dengan layanan berkualitas, maskapai berusaha mengoptimalisasi biaya dengan cara tinggal landas dalam waktu yang singkat, tidak memberikan layanan embel embel seperti makanan dan minuman, menggunakan satu tipe pesawat untuk menghemat biaya pelatihan, dan semua ini penghematan ini dikembalikan kepada pelanggan dengan memberikan harga yang sangat hemat dan penekanan terhadap harga yaitu kelas menengah ke bawah, terutama para pelaku industri skala usaha mikro kecil menengah (UMKM) sebagai strategi bermain di segmen Low Cost Carrier (LCC), bahkan lapisan masyarakat yang belum pernah menggunakan transportasi udara .

    Sumber : http://www.airasia.com
    http://berbagi.net/branding-strategi.html

    Terima kasih Pak Jo…,
    Masukan dan saran yang lebih baik lagi dari bapak benar-benar saya harapkan…

    Suci, Contoh yg anda buat cukup baik, apalagi Air Asia baru saja mendapat penghargaan flight murah dengan pelayana terbaik.

    Komentar oleh SUCI PERMAISARI | April 23, 2009 | Balas

  13. Nama : Muhammad Nuh
    Fak : Manajemen. Prog.Ekstensi
    NIM : ERC1B006004

    Perusahaan : “Wom finanace”
    1.Perusahaan yang saya amati adalah perusahaan pembiayaan pembeliaan sepeda motor yaitu “Wom finance”. Perusahaan ini pada tahun 2008 terkena imbas krisis ekonomi global. Pendapatan perusahaan mengalami penurunan karena daya beli masyarakat yang juga menurun terhadap produk sepeda motor. Kondisi ini yang membuat perusahaan Wom finance untuk membuat strategi-strategi untuk mengantisipasi penurunan tersebut.
    a). menitik beratkan jaringan pemasaran kembali
    b). kerja sama dengan lembaga keuangan dan perbankan terus dibina agar tetap dapat menyalurkan kredit kepada konsumen. Strategi ini dijalankan dengan azas-azas kehati-hatian (prudent financing),yaitu menerapkan kebijakan uang muka yang ketat dan menyeleksi calon konsumen dengan baik.
    c). Membentuk tim kerja yang solid melalui pengangkatan direksi baru dan memperkokoh divisi audit internal perusahaan. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan memberi nilai tambah bagi perusahaan.

    2). Iya,salah satunya strategi membentuk tim keja yang solid dan memperkokoh divisi audit di internal perusahaan. Pembentukan intern perusahaan merupakan langkah atau tahap awal yang sangat penting dalam kemajuan perusahaan. Manjemen puncak dan dewan direksi yang menetapkan dan memastikan strategi yang mereka tetapkan dapat dilaksanakan dengan baik.

    3)tindakan yang dilakukan oleh perusahaan wom finance dalam hubungannya dengan CSR(comunnity social responsibility)adalah melakukan suatu kegiatan sosial kepada masyarakat sperti kemanusiaan,pendidikan,kesehatan,dan kesejahteraan.pada tahun 2008 perusahaan tersebut melakukan bakti sosial pada masyarakat yaitu memberikan operasi gratis kepada anak-anak bibir sumbing pembentukan celah langit-langit.kegiatan ini sangat bermakna strategis karena dengan sendirinya perusahaan tersebut akan memiliki citra tersendiri dimata masyrakat sebagai perusahan yang mempunyai kepedulian sosial yang tinggi serta mampu berkontribusi besar bagi kesejahteraan masyarakat.

    sumber:web “bursa efek jakarta”

    Saudara M. Nuh, penjelasan anda baik untuk menambah wawasan bagaimana makna strategy.

    Komentar oleh muhammad nuh | April 23, 2009 | Balas

  14. Nama : Dwi Citra
    Nim : C1C006091
    Kelas : Akuntansi/I
    Malam Pak Jo… 

    Saya sangat setuju bahwa strategi merupakan sekumpulan tindakan yang dirancang untuk menyesuaikan (fitting) antara persaingan perusahaan dengan tuntutan eksternal dalam suatu industri. Sebagai contoh pada industri telekomunikasi, yakni: strategi TELKOMSEL. SEBAGAI pemimpin pasar, kemampuan PT TELKOMSEL dalam mempertahankan pasarnya boleh kita acungi jempol, apalagi dalam kondisi persaingan pasar yang semakin ketat. Tidak hanya dilihat dari jumlah pemain di bisnis seluler yang semakin banyak, tapi juga seiring dengan masuknya sejumlah perusahaan operator seluler baru berbasis CDMA. Selain itu, tingkat persaingan antar operator dalam berebut pelanggan pun semakin keras. Maka dari itulah TELKOMSEL menyusun suatu strategi yang dikenal dengan strategi G= 3L + 3Y yang mana sebelumnya pada 1995, awal kelahirannya,TELKOMSEL sudah melakukan terobosan dengan menggunakan strategi ”obat nyamuk”. Dimana G adalah Sustainable Competitive Growth. 3L adalah Leading Concept, Leading System, Leading Teamwork. Dan 3Y adalah Community, Synergy, Quality. Dalam rangka menghadapi persaingan di industri selular yang semakin kompetitif, TELKOMSEL menerapkan konsep, system, dan teamwork yang baik, di mana fokusnya antara lain pada komunitas hingga titik terkecil (Community), memperkuat sinergi parent companies (Synergy), dan peningkatan kualitas pelayanan (Quality) bagi pelanggan yang saat ini berjumlah 69 juta. Dengan penerapan strategi tersebut diharapkan TELKOMSEL dapat mewujudkan slogannya, yakni TELKOMSEL Committed 2 U.
    Menurut saya kriteria strategi yang baik adalah strategi yang dapat menjadi suatu alat untuk menghadapi persaingan yang sangat ketat dalam suatu industri (dalam hal ini industri telekomunikasi) yang tingkat persaingannya tidak lagi domestik tapi telah bersifat internasional dimana strategi tersebut telah dianalisis sebelumnya agar dapat merealisasikan visi dan misi perusahaan dengan mempertimbangkan aspek Company Social Responsibility (CSR). Dan hal yang terpenting adalah strategi yang telah disusun dengan baik tersebut dapat diimplementasikan sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Berhubungan dengan hal itu, TELKOMSEL telah membangun sekitar 6.000 BTS (Base Transceiver Station) sehingga kini berjumlah sekitar 27.000 BTS yang menjangkau lebih dari 95 persen wilayah populasi Indonesia. Dengan program USO yang dipercayakan pemerintah, maka layanan TELKOMSEL bisa menjangkau hampir 100 persen wilayah populasi Indonesia, di mana pada program USO ini akan menjangkau 24.051 desa. Program USO merupakan wujud nyata bahwa TELKOMSEL terus berupaya meningkatkan layanan hingga pelosok tanpa pilih-pilih, bukan motivasi bisnis semata. TELKOMSEL ingin terus menghadirkan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia, secepat mungkin seluruh wilayah Indonesia terbebas dari keterisoliran komunikasi. Dalam hal ini TELKOMSEL memandang bahwa pada dasarnya jaringan yang luas dengan core network yang senantiasa dipersiapkan untuk mendukung implementasi teknologi terkini merupakan hal utama dalam melayani masyarakat selular Indonesia. Oleh karenanya jaringan TELKOMSEL dilengkapi dengan ragam berteknologi seperti GPRS (Global Packet Radio Service), EDGE (Enhanced Data rate GSM Evolution), 3G WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access) dan HSDPA (High Speed Downlink Packet Access). Dengan mengimplementasikan teknologi terkini yang handal memungkinkan layanan TELKOMSEL menghadirkan keunggulan kompetitif melalui berbagai inovasi fitur nilai tambah (Value Added Services), seperti: Mobile Wallet T-Cash, Remittance (Transfer Uang di Luar Negeri), Mobile Broadband, Push email, Blackberry, Video Surveillance, Mobile Banking, dan m-Music.
    Pengertian CSR menurut European Commission adalah a concept whereby companies integrate social and environmental concerns in their business operations and in their interaction with their stakeholders on a voluntary basis. Kaitannya dengan CSR, tindakan TELKOMSEL yang dapat saya jadikan pengamatan adalah TELKOMSEL sebagai Service Leader. TELKOMSEL selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi pelanggan dengan memenuhi 5 parameter pokok kebutuhan pengguna ponsel, yakni: jaringan yang luas, network berkualitas, inovasi produk, mutu pelayanan pelanggan, dan tarif yang semakin terjangkau baik di kalangan masyarakat kelas menengah ke atas maupun kalangan menengah ke bawah. Selain itu CSR diterapkan TELKOMSEL melalui kegiatan-kegiatan sosial yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu, seperti : TELKOMSEL bagi-bagi rezeki untuk pelanggan, TELKOMSEL IBADAH (program kepedulian TELKOMSEL terhadap umat beragama), Jaringan TELKOMSEL yang siap melayani PEMILU 2009, pemberian bantuan TELKOMSEL terhadap pemberdayaan masyarakat melalui usaha lokal, dan pemberian bantuan TELKOMSEL kepada korban bencana alam di Indonesia. Melalui CSR TELKOMSEL dapat berusaha meyakinkan masyarakat bahwa mereka memiliki pengaruh positif melalui tanggung jawab sosial perusahaan mereka.

    Demikian penjelasan saya.

    Referensi :
    http://www.republika.co.id/berita/33846/TELKOMSEL_Kembangkan_Strategi_Baru
    http://flg-news.blogspot.com/2008/05/urgensi-penerapan-corporate-social.html
    http://www.TELKOMSEL.com

    Dwi apa yang anda jelaskan di atas ringkas dan jelas, dan dapat menambah wawasan tentang peran strategi khususnya untuk Telkom.

    Komentar oleh dwi citra | April 23, 2009 | Balas

  15. Nama : IMELDA ANDRIYETTI
    NIM : ERC1B006009
    Jurusan : Manajemen Ekstensi UNJA

    Strategi PT.PERTAMINA (Persero) Indonesia

    Dalam persaingan global saat ini Pertamina sebagai perusahaa minyak dan gas bumi yang dimiliki Indonesia harus mampu bersaing dengan kompetitor perusahaan lain baik lokal maupun asing. Hal ini yang mendorong Pertamina untuk menyusun strategi yang tepat agar mampu tetap bertahan dengan persaingan yang semakin ketat tersebut. Strategi yang digunakan oleh Pertamina mulai dari customer relation, royalty, retention, atau strategi bagaimana membuat pelanggan puas, serta dukungan penuh pengelolaan supply chain secara tepat agar optimal dalam pengelolaan komitmen, bagaimana melakukan value creation dan sebagainya.
    ,Salah satu upaya tersebut dengan meningkatkan daya saing SPBU Pertamina, yakni dengan memperbaiki standar fasilitas dan Pelayanan yang tersedia di SPBU Pertamina sesuai dengan konsep Pertamina Way.
    Program Pertamina Way ini meliputi 5 tahapan, antara lain :
    1. Operator yang terlatih dan bermotivasi
    2. Jaminan kualitas dan kuantitas
    3. Penawaran produk dan pelayanan tambahan yang selaras dengan strategi pertamina
    4. Format fisik yang konsisten, sesuai strategi pertamina
    5. Peralatan yang terawat baik
    Bagi SPBU yang memenuhi kriteria tersebut akan mendapatkan sertifikat “PASTI PAS” dari Pertamina sebagai SPBU Percontohan, yang meliputi “Pas Takaran, Pas Pelayanan, Pas Kembalian”. SPBU Percontohan ini merupakan salah satu strategi Pertamina dalam meningkatkan kualitas pelayanan SPBU-SPBU agar senantiasa termotivasi untuk berlomba-lomba menjadi yang terbaik sehingga kepuasan pelanggan dapat tercapai.
    Selain telah menerapkan Pertamina Way, SPBU memberikan informasi mengenai hak konsumen kepada para pelanggan, yaitu mendapatkan 3S (Senyum, Salam dan Sapa), sebelum pengisian BBM mesin tera menunjukkan angka 0, mendapatkan bukti pembayaran, dan mendapatkan penanganan yang baik terhadap keluhan yang diajukan ke pihak SPBU.

    Apa yang telah dilakukan oleh Pertamina dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan masyarakat menjadi strategi yang tepat dalam menghadapi persaingan dengan competitor yang lain. Agar Pertamina tetap berada dalam hati masayarakat.

    Dalam hubungannya dengan CSR Pertamina telah memberikan banyak kontribusi kepada masyarakat baik di bidang Kesehatan, Lingkungan dan Masyarakat serta pendidikan, di antaranya :
    - Pertamina menyalurkan bantuan melalui Yayasan Kick Andy yaitu berupa 1000 kaki palsu untuk para penyandang cacat yang bekerja sama dengan Badan Penelitian Pengembangan Teknologi (BPPT), kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk strategis partnership dengan media maupun pemerintah.
    - Pertamina tergabung dalam kegiatan BUMN Peduli menyalurkan bantuan untuk korban bencana alam di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bengkulu di tahun 2008. Selain itu, melalui program BUMN Peduli Pertamina telah melaksanakan kegiatan Desa Mandiri Energi Grobogan, BUMN Peduli Pendidikan dan SIGMA, BUMN Peduli BLT, BUMN Peduli perahu nelayan. dan BUMN Peduli pendidikan diberbagai daerah di indonesia. Kegiatan ini di prakasasi oleh Kementrian BUMN sebagai bentuk kepedulian dan sinergisitas antar BUMN
    - Pertamina juga memberikan beasiswa kepada lebih dari 2200 siswa kurang mampu dari tingkat SD sampai dengan SLTA dan lebih dari 100 mahasiswa Perguruan Tinggi. Selain pendidikan formal, Pertamina juga memberikan bantuan pendidikan ketrampilan kepada lebih dari 2000 orang anak-anak putus sekolah dan turut mendukung program Education for All (EFA) untuk pendidikan kepada tuna netra.

    Sumber :
    http://www.pertamina.com/index.php?option=com_content&task=view&id=80&Itemid=261
    http://www.pertaminabaru.blogspot.com/
    http://www.pertamina.com/index.php?option=com_content&task=view&id=3174&Itemid=340

    Saudara Imelda, penjelsannya cukup akan tetapi sejarahnya pertamina menggunakan strategi fokus kepada pelanggan perlu juga dijelaskan. Salah satu alasannya adalah karena pengusaha minyak luar boleh beroperasi di Indonesia, di Jakarta mereka telah mulai beroperasi. Adapun strategi Pertamina adalah fokus kepada pelayanan pelanggan.

    Komentar oleh IMELDA ANDRIYETTI | April 24, 2009 | Balas

  16. Nama : Herlina Reski
    Nim : ERC1BOO6OO8
    Jurusan : Manajemen ekstensi

    Salam pak jo…
    Disini saya ingin memberi gambaran mengenai manajemen strategi pada PT.UNILEVER dengan produk sabun mandinya yaitu LIFEBUOY yang terfokus pada kegiatan promosi.
    Strategi beriklan kini sudah semakin berkembang. Muncul ide-ide baru dan salah satunya kampanye sosial dalam iklan komersial. Tentu saja sebuah kampanye dari sebuah produk tidak lepas dari sebuah strategi pemasaran ( yang berkaitan dengan visi-misi serta orientasi tertentu dari produk tersebut). Promosi peduli semacam itu, tampaknya menjadi pola baru. Produsen bukan saja berusaha menggaet pembeli, tapi sekaligus menanamkan citra dirinya sebagai perusahaan yang peduli terhadap problema ditengah-tengah masyarakat. Jadi promosi itu menjadi sarana kehumasan ( Public Relations/PR) yang ampuh untuk merebut simpatik dihati publik. Salah satu program promosi simpatik yang bukan sekedar jualan, tapi turut berperan membantu mengatasi masalah sosial dinegeri kita adalah Lifebuoy Berbagi Sehat (LBS). Pesan-pesan edukasinya memang masih terkait dengan manfaat produk untuk menjaga kebersihan, namun gerakan moral dan aksi nyata yang digulirkan berdampak positif untuk kesehatan masyarakat luas. Lifebouy Berbagi Sehat menggunakan penerapan konsep pemasaran berdimensi sosial (cause Related Marketing), yakni program pemasaran yang diarahkan untuk memecahkan salah satu masalah di masyarakat yaitu kebersihan/kesehatan. Fokus bidang ini sangat sesuai dengan positioning Lifebuoy sebagai sabun kesehatan untuk keluarga. Bila ditelusuri lebih jauh, program Lifebuoy BNerbagi Sehat itu berbasis misi produk lifebuoy, yakni untuk berperan langsung meningkatkan kualitas hidup keluarga Indonesia, khususnya kesehatan. Keseriusan dan konsistensi Lifebuoy Berbagi Sehat bisa dicermati dari empat jurus atau strategi yang digunakan yaitu :
    1.Pesan kunci (key message) yang jelas, konsistensi pesan utama melalui keseluruhan rangkaian kampanye untuk menyuarakan misi sosial tentang pentingnya memiliki lingkungan yang bersih dan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun.
    2.Menggandeng influencers dari berbagai unsur, mitra dari kalangan pemerintah, para pakar, lembaga swadaya masyarakat seperti kuis (koalisi untuk Indonesia sehat), dan nurani dunia.
    3.Menggunakan data ilmiah dan terpercaya, dukungan data dari pihak yang kompeten seperti statistik Diare dari Dinas Kesehatan atau hasil Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) dan kuis.
    4.Kesinambungan program Lifebuoy Berbagi Sehat (sustainability), program LBS yang berkesinambungan bukan yang incidental.
    Gaya pemasaran lifebuoy yang berdimensi sosial dan empati itu melibatkan konsumen untuk berpartisipasi, mengajak konsumen untuk menyumbang sambil membeli produk. Warna promosi yang melibatkan konsumen agar merogoh kocek untuk belanja sekaligus menderma demi kemanusiaan atau mengatasi masalah sosial ini makin populer. PT.UNILEVER salah satu perusahaan yang menerapkan pemasaran berdimensi sosial (cause related marketing/CRM) dengan menyisihkan sebagian dana dari penjualan atau laba untuk membantu memecahkan problema sosial. Selai itu, dengan promosi CRM perusahaan tidak hanya terbebaskan dari penyediaan dana untuk promosi tambahan,tetapi malah dapat meraup dana lebih banyak lagi melalui konsumen. Namun dana promosi yang dihimpun digunakan untuk menunjukkan langkah Public Relations yang peduli. PT.UNILEVER juga menggunakan iklan korporat dalam mengkampayekan produk lifebuoy. Iklan korporat itu sendiri mempunyai empat kategori yaitu : image advertising, event sponsorship, advocacy advertising, dan cause related advertising.Dimana fungsi iklan korporat bukan hanya untuk mengenalkan produk, dan membujuk orang untuk membeli. Tetapi juga digunakan sebagai alat kehumasan (Public Relations/PR) untuk memantapkan citra perusahaan dan reputasi, meneguhkan sikap terhadap suatu masalah sosial, mengundang keterlibatan masyarakat, serta memperkuat iklan-iklan produk yang ditawarkan perusahaan. Bila dicermati lebih mendalam program Lifebuoy Berbagi Sehat bukan hanya kampanye produk yang mengharumkan nama Lifebuoy, tapi dimata sebagian aktivis, pembentuk opini publik, profesional, dan pejabat, program Lifebuoy Berbagi Sehat dianggap sebagai wujud kepedulian PT.UNILEVER terhadap bangsa ini. Sehingga membawa nama baik PT.UNILEVER itu sendiri sebagai perusahaan yang memayungi produk Lifebuoy.
    Menurut saya strategi PT.UNILEVER dalam program Lifebuoy Berbagi Sehat sudah cukup baik ,karna :
    1.Gaya promosi yang mengetuk hati nurani konsumen seperti Lifebuoy Berbagi Sehat mempunyai warna tersendiri diantara gebyar iming-iming hadiah yang di tawarkan perusahaan lain. Promosi jebnis ini penting untuk memilah loyalitas konsumen yang membeli bukan karna hadiah semata. Selain itu,menjadi ajang promosi simpatik guna menjaring konsumen yang mau membeli sekalian beramal.
    2.Dengan promosi berdimensi sosial perusahaan tidak hanya dapat mengkampanyekan produk tetapi akn menjadi sarana edukasi dan kehumasan yang ampuh untuk merebut hati publik, karna selain menggaet pembeli, juga menanamkan citra perusahaan yang peduli terhadap problema sosial sehingga membentuk nama baik bagi perusahaan itu sendiri.
    Community Social Responsibility (CSR) merupakan tanggung jawab dan kewajiban perusahaan untuk mengatasi permasalahan sosial dalam rangka membantu mewujudkan kemandirian dan keberdayaan komuniti dimana perusahaan tersebut beroperasi. Fenomena yang terjadi akhir-akhir ini adalah munculnya iklan CSR dari beberapa produk yang mengklaim akan memndonasikan pada kegiatan-kegiatan sosialnya. Sabun mandi Lifebuoy sudah lebih dulu melakukan iklan yang demikian dibanding produk lain, melalui teman nya Lifebuoy Berbagi Sehat. Program tersebut sudah dilaksanakan sejak tahun 2004 dalam rangka menumbuhkan pengetahuan dan memasyarakatkan kebiasaan hidup sehat. Dalam iklannya Lifebuoy menyatakan Lifebouy menyisihkan Rp10,- dari setiap penjualan sabun selama Juli-Agustus 2004 untuk pengadaan sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK) dan air bersih. Dalam implementasinya LBS bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia, kuis (Koalisi Untuk Indonesia Sehat), dan yayasan unilever Indonesia Peduli dalam program edukasi kesehatan pada masyarakat tentang pentingnya memiliki lingkungan yamg bersih melalui sarana MCK. Statement lainnya yaitu dengan membeli Lifebuoy berarti anda menyumbang untuk kesehatan.

    Referensi :

    http://elibrary.mb.ipb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=mbipb-12312421421421412-nenywidya-541
    http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-minggu/manajemen/1id20915.html
    http://www.cahyopramono.com/2008/03/spesialisasi-strategi-pemasaran.html

    Contohmu cukup baik, tapi penjelasan tentang dampak CSR kepada perusahaan belum dijelaskan nic.

    Komentar oleh HERLINA RESKI | April 24, 2009 | Balas

  17. Nama : Yuliyanto
    Nim : ERC1B005049
    Fakultas Ekonomi Ekstensi
    Jurusan Manajemen

    Pagi Pak Jo…
    Berikut Komentar saya terhadap Strategi dari Bank Syariah Mandiri :
    I. Strategi yang diterapkan :
    1. Mempekerjakan pegawai yang profesional dan sepenuhnya mengerti operasional perbankan syariah dan menetapkan budaya perusahaan yang mengacu kepada sikap “akhlaqul karimah” (Perilaku mulia)
    2. Memperkuat kemampuan karyawan agar kian kreatif, inovatif dan siap menyongsong tantangan yang ada dan membantu karyawan menjaga fokus mereka dalam melaksanakan tugas sekaligus memperkaya kehidupan karyawan baik di kantor maupun di rumah.
    3. Mengembangkan Teknologi Informasi yang mampu mengakomodir pengembangan produk dan penciptaan pelayanan yang prima
    4. BSM (Bank Syariah Mandiri) difungsikan untuk pasar UKM (Usaha Kecil dan Menengah) dan strategi pembiayaan dari ritel ke pembiayaan konsumen yang bersifat massal.

    II. Kriteria Stratagi tersebut :
    Strategi dari Bank Syariah Mandiri ini termasuk strategi yang baik, karena bisa diimplementasikan oleh perusahaan sehingga BSM mampu bersaing secara kompetitif dengan perusahaan lain, hal ini dapat dilihat dari banyaknya penghargaan yang diraih oleh BSM dan tetap eksisnya BSM dalam dunia perbankan syariah.
    Selain itu, dapat dilihat dari rasa bangganya karyawan menjadi anggota keluarga besar BSM, dan untuk bidang IT, Selain up grading mesin dan computer, juga telah dikembangkannya media informasi dan komunikasi nasabah dalam bentuk situs web dan aplikasi core banking yang didukung oleh jaringan LAN dan WAN sehingga pelayanan kepada nasabah semakin baik.
    Dan dengan lebih difungsikannya BSM ke pasar UKM, hal ini mendorong Wirausaha-wirausaha kecil untuk bangkit seiring dengan berkembangnya BSM itu sendiri. Dan dengan strategi mengalihkannya pembiayaan dari sector ritel ke pembiayaan massal, maka BSM mampu mengurangi resiko kredit macet dari sector ritel ini, dan dapat lebih berkembang di pembiayaan massal dengan bekerja sama dengan lembaga leasing.

    III. CSR yang dilakukan perusahaan :
    1. bantuan pembiayaan usaha dan bantuan pembiayaan peralatan (gerobak) dan modal kerja dengan skim qardh hasan yaitu peserta program tidak dibebani margin melainkan hanya pokok pembiayaan usaha dengan jangka waktu satu tahun
    2. memberikan pendidikan dengan materi berisi pelatihan motivasi, entrepreneurship, pengelolaan uang sederhana, etika bisnis, tes minat dan kemandirian, serta workshop tata cara berjualan produk-produk.
    3. BSM juga memberikan beasiswa dan santunan yang totalnya selama 6 tahun ini sudah mencapai sekitar Rp. 35 miliar (Bali Post)
    4. Salah satu program unggulan LAZNAS BSM Umat adalah Mitra Umat (Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Prasejahtera)
    5. BSM menyerahkan dana bantuan beasiswa sebanyak Rp1 milyar yang berasal dari dana zakat perusahaan BSM, zakat profesi karyawan, dan zakat lainnya.
    6. LAZNAS BSM Umat bekerja sama dengan lembaga PSDMS (Pembinaan Sumberdaya Daya Manusia Stategis) Nurul Fikri membuat program Beasiswa Mahasiswa Berprestasi dari seluruh daerah di Indonesia
    7. Selain Program Mitra Umat dan Didik Umat, BSM melalui LAZNAS BSM Umat juga memberikan bantuan kepada keluarga pra sejahtera yang dikemas dalam Program Simpati Umat.
    8. Bank Mandiri melalui Program Mandiri Peduli Pendidikan : memberikan apresiasi kepada guru berprestasi dan berdedikasi.

    Dari banyaknya CSR yang dilakukan oleh BSM ini menggambarkan BSM focus pada tenggung jawabnya ke masyarakat dan tentunya hal ini memberi dampak yang positif pada BSM yaitu semakin dikenalnya Brand Image BSM di mata masyarakat

    Terima kasih

    Sumber :

    http://www.syariahmandiri.co.id/berita/details.php?cid=1&id=354www.syariahmandiri.co.id/berita/details.php?cid=1&id=354
    gratis45.com/ekonomi/commentefs031.htm
    http://www.syariahmandiri.co.id/manajemen/teknologiinformasi.php – 43k
    ukm-center.org/new/page.php?lang=id&menu=news_view&news_id=201 – 63k
    sr-indonesia.com/new/index.php?option=com_content&view=article&catid=19:klipping-media…perbankan… – 17k

    Komentar oleh Yuliyanto (Ekstensi) | April 24, 2009 | Balas

  18. NAMA : DWI RESTI INDAH SAPUTRI
    NIM : ERC1B006055
    JURUSAN : MANAJEMEN (EKSTENSI)

    Kalau kita bertanya pada masyarakat tentang motor (kendaraan bermotor roda dua), bisa dipastikan mereka akan menjawab Honda. Begitu melekatnya merek ini di benak khalayak, hingga motor apapun selalu disebut dengan ‘Honda’. Dalam faktanya, Honda di Indonesia memang memiliki market share yang paling besar diantara merek-merek lainnya. Bahkan disaat krisis pada tahun 1998, penjualan motor bermerek Suzuki, Yamaha mengalami penurunan yang begitu drastis, Honda justru dapat tumbuh dari 50 persen menjadi 58 persen.

    Tetapi itu dulu, Kini tidak lagi ! Karena kini YAMAHA secara fantastis mampu merebut market share dan menjadi top of mind baru menggeser Honda. Konon market share YAMAHA sekarang sudah melampaui Honda sebagai merek yang ‘tidak pernah terkalahkan’ selama ini di Indonesia. Bagaimana hal itu dilakukan, dan apa sesungguhnya ‘ramuan’ marketing communication YAMAHA? Berikut ini strateginya :

    1. Strategi Bertahan di Tengah Badai Krisis

    Saat krisis moneter menerpa Indonesia, tahun 1997-1998. Hampir semua industri mengalami shock akut, tidak terkecuali YAMAHA. Pangsa pasar YAMAHA kala itu turun hingga 84 persen! Setiap satu unit sepeda motor diproduksi, YAMAHA selalu rugi sebesar 2 juta rupiah, akibat rendahnya harga jual (efek kenaikan drastis nilai tukar dolar). Dan total kerugian per bulannya mencapai 50 miliar rupiah! Menurut Dyonisius Beti,Vice President YAMAHA MOTOR Kencana Indonesia, saat itu, hampir saja Yamaha mengambil keputusan “no action strategy”, yang artinya menghentikan produksi dan meninggalkan pelanggan yang sudah susah payah dibangun puluhan tahun sebelumnya.

    Akhirnya, untuk bertahan hidup, YAMAHA Indonesia menerapkan strategi cash flow management. Yaitu dengan cara menggenjot ekspor YAMAHA ke luar negeri untuk mengimbangi program efisiensi di internal. Dan cara ini ternyata cukup ampuh. Hingga mampu menyelamatkan YAMAHA dari keterpurukan.

    Strategi lainnya adalah dengan tetap menjaga eksistensi YAMAHA melalui cara selective strategy dalam marketing campaign yang dilakukannya dan menjaga kehidupan para dealer YAMAHA dengan cara menaikkan keuntungan dua kali lipat untuk tiap unit produk YAMAHA yang terjual oleh dealer. Dengan dua strategi ini, YAMAHA terbebas dari krisis dan menjadi pijakan bagi proses pengembangan berikutnya,

    2. Strategi Pasca Krisis

    Begitu krisis sudah bisa dilewati oleh YAMAHA, maka pada tahun 2002, YAMAHA melakukan reformasi. Dari posisi no action, mulai melakukan action kembali. Didukung oleh Jepang yang siap memberikan komitmennya kembali, maka YAMAHA Indonesia melakukan pengembangan dengan menjalankan 4 langkah strateginya :

    • Langkah pertama : Pengembangan Produk

    Pada stage ini, YAMAHA melakukan strategi pengembangan produk dengan mengeluarkan dua produk barunya. Yaitu produk sepeda motor 4 tak menggantikan motor 2 tak (market-based product development). Dan produk sepeda motor otomatis (market-driving product development). Maka keluarlah YAMAHA Jupiter untuk produk sepeda motor 4 tak, yang dibuat dengan menonjolkan kesan hi-tech, sporty-keren, mesin yang bagus, bentuk yang dinamis, lampu kristal dengan warnanya yang bergaya daytone racing.

    Di kategori otomatis, YAMAHA mengeluarkan YAMAHA Mio yang akhirnya kini menjadi trend setter (market driven) bagi merek lainnya. Terbukti akhirnya Honda dan Suzuki juga mengeluarkan produk di kategori yang sama. YAMAHA Mio dikembangkan dengan bekal customer insight yang menurut saya sangat jeli. Yaitu bahwa, sebagian besar wanita masih takut mengendarai motor karena malu, takut kotor, takut digoda lawan jenis, dan takut kehilangan keperawanan. Kalau pun ada yang berani, hanya sebatas untuk keperluan yang dekat-dekat saja. Alhasil muncullah Mio yang mudah dikendarai, ringan, warna yang sesuai dengan soul wanita, tetapi bisa dipacu dengan kecepatan tinggi.

    • Langkah kedua : Komunikasi

    Pengembangan produk menjadi unggul ternyata belum cukup untuk mendongkrak brand maupun penjualan YAMAHA. Hal ini terbukti pada YAMAHA Jupiter. Di awal kemunculannya Jupiter masih dipersepsi motor 2 tak, lampunya meniru motor Cina, dan warna orange khas daytone racing-nya dipersepsi seperti warnanya “tukang pos”. Akibatnya, penjualan Jupiter belum optimal.

    Menghadapi hal itu, lalu YAMAHA mengubah image melalui aktivitas komunikasi Pesan-pesan yang merubah persepsi negatif YAMAHA pun lama-lama bergeser menjadi positif. Untuk menjelaskan bahwa “YAMAHA 4 tak”, digunakan ungkapan “YAMAHA tidak menggunakan oli samping”. Untuk mengubah persepsi warna “Tukang pos”, digunakan ungkapan “YAMAHA warnanya indah”. Sedang persepsi “body gemuk” dipakai ungkapan “sexy”.
    Mereka tidak lagi menggunakan pendekatan hi-tech, tapi menggunakan pendekatan humor. Dengan menggunakan Komeng, Tessa, Dedi Mizwar, dan Didi Petet, yang kesemuanya ‘konyol abis’, awereness YAMAHA pelan-pelan terdongkrak. Namun bukan hanya itu juga YAMAHA menggandeng Slank untuk memasarkan product barunya Vega ZR. Nggak puas dengan menggandeng Slank. YAMAHA juga menghadirkan Valentino Rossi di awal bulan Februari 2009. Padahal sebelumnya sudah ‘warming-up’ dengan menghadirkan Jorge Lorenzo di JMS 2008.
    Walhasill… Masih beranikah pesaing – pesaing YAMAHA untuk melawan KeKuatan Nama Besar Sang Dewa Racing yang Hidup, yaitu Valentino Rossi di masa ke-Emas-annya ini ??? Masalahnya bukan lagi membuat produk yang memiliki keunggulan kompetitif jika Head to Head dengan lawannya MX, tetapi bagaimana melawan image Rossi dibelakang MX dengan striping baru-nya.
    Sedang untuk YAMAHA Mio. Setelah berhasil di pasar wanita, mereka mencoba mengembangkan ke segmen laki-laki, termasuk juga orang tua. Maka YAMAHA Mio melakukan komunikasi dengan Iklan TVC yang memperlihatkan seorang ibu naik motor dengan gaya stand up, kemudian iklan dengan lakon banci, sehingga tercipta persepsi kalau YAMAHA Mio bisa digunakan oleh siapa saja. Dan di lapangan, fakta itu terjadi. Banyak anak muda, laki-laki dan perempuan serta orang tua dengan PeDe mengendarai YAMAHA Mio. Itu artinya, YAMAHA Mio telah mampu merebut mind share kosumen.

    • Langkah ketiga : Customer Management

    Aktivitas pengelolaan pelanggan dibangun oleh YAMAHA dengan tiga pilar, yaitu customer satisfaction avtivities, customer delighted activities, dan customer fanatic activities. Kepuasan pelanggan dilakukan YAMAHA melalui para dealernya dengan menyempurnakan after sales service. Secara terus menerus YAMAHA melakukan pelatihan bagi staf dealer maupun bengkel, hingga mereka dapat memberikan layanan sempurna pada para pelanggan.

    Sedangkan customer delighted activities diwujudkan dalam berbagai bentuk kegiatan seperti : memberikan servis gratis, pelatihan safety riding, menguruskan SIM secara koletif bagi pembeli motor YAMAHA, games, dan entertainment berupa nonton bareng MotoGP.

    Adapun untuk membentuk fanatisme para bikers dilakukan oleh YAMAHA dengan membangun klub pemilik YAMAHA, turing bersama, gathering pelanggan di dealer-dealer YAMAHA, hingga lomba masak.

    • Langkah keempat : Brand Management

    YAMAHA mengusung “Selalu Terdepan” sebagai brand statement-nya. Citra ini diperkuat dengan aktivitas ATL melalui iklan TVC bertema “YAMAHA Selalu Terdepan”. Di aktivitas ATL-nya, YAMAHA menggelar konser Dewa, gratis bagi pemilik STNK YAMAHA. Dan yang baru, melakukan turing keliling ASEAN YAMAHA Jupiter MX dan jumpa Miss Universe dan Miss Indonesia di Bali.

    Namun diawal februari 2009 ini YAMAHA dengan iklan terbarunya bersama Valentino rossi bukan lagi mengusung “YAMAHA Selalu Terdepan” tetapi “YAMAHA Yang lain makin ketinggalan “. Masih syukur jika hanya ketinggalan, paling tidak masih ada kesempatan untuk mengejar ketertinggalan itu, tapi kalau sampai ngga kelihatan lagi gimana ????

    Sebagai perusahaan yang mengandalkan kepentingan konsumen, YAMAHA punya tanggungjawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR) yang harus dijalankan. Menurut Ismansyah, komitmen YAMAHA dalam mendukung setiap kegiatan sosial kemasyarakatan karena target mereka bukan hanya sekadar menjual produk, tapi juga turut andil dalam membangun generasi bangsa yang lebih baik.

    Dalam hubungannya dengan CSR YAMAHA melakukan beberapa kegiatan seperti:
    Slank bersama YAMAHA akan melakukan konvoi ke 10 kota besar di Tanah Air guna melakukan promosi produk YAMAHA Vega ZR. Kesepuluh kota tersebut yakni, Palembang, Lampung, Makassar, Semarang, Tangerang, Bandung, Surabaya, Pontianak, Banjarmasin, dan Pekanbaru.
    Bagi para penggemar Slank (biasa di sebut Slankers), bisa mendapatkan akses masuk konser dengan menggunakan passport khusus yang bisa didapatkan dengan cara memperlihatkan Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) di dealer YAMAHA.
    Dengan cara menunjukkan STNK ini, bagi Slankers yang memiliki sepeda motor YAMAHA berhak mendapatkan passport warna merah. Sedangkan untuk yang tidak memiliki motor YAMAHA, jangan berkecil hati, sebab Slankers bisa mendapatkan passport warna hijau dengan menebusnya seharga Rp10.000 saja.

    Tidak hanya itu saja, Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan, YAMAHA memberikan beasiswa kepada 300 Bintang Sekolah di 9 kota di Indonesia. 33 beasiswa diserahkan bagi siswa berprestasi dan kurang mampu di masing-masing kota yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Bali, Jambi, Surabaya, Medan, Makasar dan Bangka. program beasiswa ini bagian dari program coorporate social responsibility (CSR).

    Dan untuk bulan Ramadhan YAMAHA mengadakan acara buka bersama, serta mengadakan perlombaan – perlombaan di beberapa mesjid seperti, lomba azan, lomba membaca ayat pendek, lomba busana muslim anak-anak dan lomba busana muslim remaja.

    http://blog-indonesia.com/blog-archive-5238-497.html
    http://sunsetdiary.blogspot.com/2007/10/honda-vs-yamaha-vs-suzuki-vs-kawasaki.html
    http://autos.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/01/23/53/185631/53/yamaha-gandeng-slank-promosi-vega-zr-ke-10-kota
    http://www.radarcirebon.com/index.php/2009032311536/Komunikasi-Bisnis/Peduli-Kebersihan-dan-Kesehatan-Lingkungan.html

    Saudara Dwi, penjelasanmu panjang, namun kalau ditanya apa strategi Yamaha sekarang, dari penjelasan yg panjang di atas sulit dirumuskan. Karena Dwi fokus kepad aupaya yang dilakukan oleh Yamaha untuk merbut pangsa pasar, bukan menjelaskan strategi.

    Komentar oleh DWI RESTI INDAH SAPUTRI | April 24, 2009 | Balas

  19. Nama : Nanda Rezki Amalia
    No Mahasiswa : ERC1B006016
    Jurusan : Manajemen Ekstensi

    Dengan semakin banyaknya pendatang baru dan kompetitifnya persaingan untuk ponsel-ponsel nama NOKIA tetap tidak bias tergantikan ataupun tersingkirkan di hati masyarakat. Dari pengamatan yang saya amati selain menerapkan strategi pemasaran dengan konsep Marketing Mix meliputi yaitu aspek produk yang berkualitas dan inovatif sesuai dengan keadaan konsumen, aspek promosi kepada konsumen dengan membangun brand image yang baik, aspek harga yang disesuaikan dengan kemampuan konsumen dan fasilitas yang disediakan, dan aspek distribusi channel yang sangat luas, sehingga produk Nokia dapat disalurkan kepada konsumen yang berada di daerah jangkauan pemasaran yang sulit sekalipun.

    selain itu ada tiga elemen kunci yang mampu membuat Nokia menjadi pemimpin. Yang pertama adalah “global focus” atau sejumput strategi yang diberangkatkan dari sebuah pemahaman yang brilian mengenai dinamika persaingan ponsel global. Elemen kedua adalah apa yang disebut sebagai “strategic market-making” atau sebuah visi yang tajam untuk mendeteksi setiap detak perubahan dalam peta teknologi selular yang amat dinamis dan berubah-ubah. Ditengah perubahan selera pasar yang variatif, Nokia terlihat selalu mampu memberikan respon antisipatif yang jitu. Dan elemen terakhir adalah strategi Nokia yang bertajuk “focus on people”. Nokia selalu memperlakukan pengelolaan SDM-nya sebagai isu strategik, dan bukan sekedar pengelola administrasi belaka. Secara berkesinambungan, Nokia selalu berikhtiar untuk membangun respek pada karyawan, membangun iklim dan kultur “learning” dimana setiap karyawannya didorong untuk saling bertukar informasi dan gagasan-gasasan inovatif.
    salah satu elemen kunci keberhasilan Nokia adalah karena mereka selalu fokus terhadap kebutuhan masyrakat dan mereka benar-benar mempraktekkan filosofi focus on people itu — terutama dalam kaitannya dengan pengembangkan iklim inovasi dan dorongan kepada Top managers-nya untuk secara konstan melakukan strategic innovation moves. Dari hasil yang saya lihat Nokia sudah cukup baik dalam mengimplementasikan strateginya sehingga nokia tetap menjadi pemimpin dalam dinamika pasar ponsel global.

    Dalam hal CSR Nokia Sebagai bagian dari Strategi Iklim nya, telah menetapkan target untuk mengurangi konsumsi energi dan emisi CO2 di area bisnis yang penting. Selain itu nokia juga mendukung dan berpartisipasi dalam program earth hour dengan Bantu mengirimkan pesan tentang pemanasan global sebagai bentuk kepedulian tentang perubahan iklim dunia .selain itu juga melakukan tindakan dalam hal :
    • Mengurangi tingkat konsumsi rata-rata energi pengisi daya pada mode tanpa beban sejak tahun 2006 hingga 50 persen pada akhir tahun 2010 (V)
    • Pada akhir tahun 2008, menambahkan pengingat agar pengguna mencabut charger setelah daya ponsel terisi penuh di semua perangkat mobile baru
    • Menetapkan target efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon dioksida untuk pemasok global pada tahun 2009
    • Menetapkan target pengurangan untuk penyedia layanan logistik pada tahun 2009.
    Sekian dan terima kasih
    Web : http://www.nokia.co.id/tentang-nokia/lingkungan/tanggung-jawab-kami/strategi-hemat-energi

    Saudara Nanda, strategi yang dimaksud adalah strategi korporasi dalam hal ini Nokia. Jadi yang dijelaskan bukan strategi pemasaran, atau memasuki pasar global.

    Komentar oleh Nanda Rezki Amalia | April 24, 2009 | Balas

    • Nama : Nanda Rezki Amalia
      NIM : ERC1B006016
      EKSTENSI MANAJEMEN

      terima kasih atas masukannya…
      Strategi Nokia mempercayakan pada pertumbuhan, transformasi dan pembangunan bisnis Nokia untuk memastikan kesuksesan di masa mendatang
      Dan juga NOKIA selalu memberikan nilai tang terbaik bagi konsumennya. selain itu Nokia menghubungkan manusia satu sama lain serta informasi yang penting bagi mereka melalui produk-produk yang inovatif dan mudah dipakai, seperti telepon selular, perangkat dan solusi untuk pengambilan gambar, games, media, dan bisnis. Nokia menyediakan peralatan, solusi, dan layanan untuk para operator dan perusahaan jaringan.
      Untuk itu Perusahaan nokia merumuskan strategi yaitu :
      Pertama, global focus. Nokia cukup paham bahwa ia harus fokus terhadap tantangan yang semakin mengglobal. Dengan demikian, ia tahu apa yang harus dilakukan. Kedua, strategic market-making. Strategi ini untuk untuk mendeteksi dan mendiagnosa setiap detak perubahan dalam peta teknologi selular yang amat dinamis. Inilah yang membuat Nokia terpacu untuk meluncurkan produk dengan sangat variatif. Nokia berkeyakinan pembelilah yang menggaji mereka. Karena itulah Nokia selalu peka terhadap keinginan pasar.

      Dua strategi di atas menjadi perfect ketika dipadu dengan strategi ketiga yaitu focus on people. Nokia selalu memperlakukan pengelolaan SDM-nya sebagai isu strategik, dan bukan sekedar pengelola administrasi belaka. Secara berkesinambungan, Nokia selalu berikhtiar untuk membangun respek pada karyawan, membangun iklim dan kultur learning dimana setiap karyawannya didorong untuk saling bertukar informasi dan gagasan-gasasan inovatif. Nokia tidak pernah menganggap karyawan sebagai buruh kasar yang seringkali diperlakukan sewenang-wenang. Justru ditangan merekalah prestise Nokia dipertaruhkan.

      Tiga strategi tersebut menjadi kunci; kenapa Nokia berhasil menggenggam dunia dengan aneka seri yang diluncurkan dengan sangat menyenangkan. Sungguh revolusi yang menakjubkan

      Nokia besar karena ia percaya dengan janji perubahan (change). Nokia tetap bisa bertahan, karena ia mampu mempertahankan romantisme dengan ‘people’. Iya, ‘connecting people’ membuat Nokia selalu dekat dengan siapa saja.
      Sekian…

      Nanda, ulasannya menjawab pertanyaan dg memberi contoh Nokia.

      Komentar oleh Nanda Rezki Amalia | April 28, 2009 | Balas

  20. Nama : Dwi Citra
    Nim : C1C006091(reguler)
    Kelas : Akuntansi/I
    Tugas Pemantauan Lingkungan dan Analisis Industri Pendidikan (UNJA)

    Salam Sejahtera Pak Jo :)

    Berhubungan dengan tahapan berpikir kritis dalam perencanaan strategis dalam suatu industri, maka perlu dilakukan suatu kegiatan pemantauan lingkungan dan analisis industri. Dalam hal ini dilakukan pada industri pendidikan, yaitu lembaga pendidikan Universitas Jambi Fakultas Ekonomi. Komitmen terhadap perbaikan kualitas sudah menjadi keharusan untuk seluruh organisasi guna menjamin keberlangsungan dan pengembangan organisasi di masa depan. Persaingan yang ketat antar penyelenggara pendidikan tinggi, perkembangan kebutuhan pelanggan dan adanya tuntutan nyata berbagai stakeholder memaksa organisasi harus membenahi diri melalui pembenahan yang strategis. Tuntutan terhadap pemenuhan kebutuhan pelanggan bagaimanapun akhirnya menyadarkan bahwa penyelenggaraan harus mendasarkan aktivitasnya berdasakan kebutuhan pasar, sehingga dikenal konsep “market driven”. Konsep ini mengajarkan bahwa seluruh kegiatan organisasi hendaknya harus memenuhi persyaratan yang dibutuhkan oleh pasar. Persaingan dan isu tantangan tuntutan kualitas dan perbaikan mutu tinggi pendidikan menjadi faktor pendorong perubahan. Sebagaimana dalam dinamika pemenuhan kebutuhan konsumen, kualitas adalah konsep luas yang dinamis dimana atributnya jamak dan datang dari berbagai aspek kegiatan dalam satu organisasi. Selain itu Perkembangan jumlah penyelenggara yang mencapai 4400 lembaga dinilai kurang sebanding dengan prestasi yang dihasilkan dalam mengembangkan kualitas lulusan. Keharusan ini menjadi tuntutan dan sekaligus jawaban dari seluruh stakeholder pendidikan tinggi itu sendiri. Pencapaian mutu, dan kepastian mutu menjadi bagian utama dari satu proses pendidikan. Dari pandangan manajerial diyakini bahwa hanya perusahaan yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan yang akan dapat bertahan dan berkembang. Selanjutnya, kemampuan pemenuhan kebutuhan pelanggan yang lebih baik dibanding dengan pesaing menjadi syarat organisasi ataupun perusahaan yang berdaya saing. Perusahaan yang berhasil selalu berusaha mengenali pesaingnya sebaik mungkin seperti yang dilakukannya terhadap para konsumen.
    Menurut Philip Kotler (1997), mengatakan perusahaan yang berhasil adalah perusahaan yang merancang dan mengoperasikan system untuk mengumpulkan keterangan-keterangan yang berkesinambungan tentang para pesaing mereka. Lembaga pendidikan sejenis yang sampai saat ini memiliki kualitas/daya saing yang cukup tinggi, seperti : Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjajaran (UNPAD), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Andalas (UNAND), dan universitas lainnya yang memiliki reputasi tinggi di Indonesia. Sebaliknya, lembaga pendidikan yang tergolong masih lemah, seperti : Universitas Jambi(UNJA) dan Universitas Jayapura. kualitas peningkatan mutu yang demikian komprehensif dan pemenuhan atribut yang rinci haruslah diterjemahkan kedalam satu strategi sesuai dengan tahapan-tahapan yang dianut dalam manajemen. Tahapan dimaksud adalah perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengendalian dan evaluasi. Adapun yang akan membuat tindakan strategis adalah seluruh unit organisasi yang ada di dalam organisasi tersebut. Faktor-faktor yang menentukan keberhasilan adalah proses dan kualitas pendidikan yang tersedia, sumber daya manusia yang kompeten, kreatif dan inovatif dalam keilmuan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sistem dan prosedur kerja yang berkualitas, lulusan yang mampu bersaing di pasar tenaga kerja baik tingkat lokal maupun global dan pemenuhan fasilitas pendukung serta pembiayaan. Industri lain yang atraktif adalah seperti industri penyiaran televisi, industri telekomunikasi, dan industri perbankan. Prosfek industri tersebut ke depannya sangat baik hal ini mengingat kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat akan produk jasa yang mereka sediakan.

    Berhubungan dengan strateginya, UNJA menjalankan strategi peningkatan mutu pendidikan yang dapat dijadikan alternatif antara lain adalah penguatan dan pemberdayaan lembaga pendidikan, pembenahan kurikulum, peningkatan kualifikasi dan kualitas tenaga kependidikan, pengubahan mental masyarakat ke arah masyarakat yang berkompeten, serta pengimplementasian berbagai kebijakan dan aturan secara konsisten dan tidak berstandar ganda. Sampai saat ini strategi organisasi berjalan cukup baik. Lingkungan industri adalah tingkatan dari lingkungan eksternal organisasi yang menghasilkan komponen-komponen yang secara normal memiliki implikasi yang relatif lebih spesifik dan langsung terhadap operasionalisasi perusahaan. Terdapat kekuatan dalam menpertahankan perusahaan ini, yakni kekuatan dalam hal tersedianya sumber daya manusia yang baik dan meningkatnya peluang pasar dalam industri pendidikan. Sedangkan hal yang menjadi kelemahan dalam menjalankan perusahaan ini adalah kebutuhan modal/biaya yang besar sementara dana yang tersedia sangat terbatas. Terdapat pula beberapa ancaman yang dihadapi oleh perusahaan, yakni : ancaman masuknya pendatang baru dalam industri pendidikan dan persaingan antar perusahaan yang ada. Namun dalam menghadapi kelemahan dan ancaman tersebut perusahaan tetap menjalankan tugasnya dalam mengambil kesempatan dalam mengisi peluang pasar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan. Persaingan biaya antar perusahaan dalam membangun entitasnya sangat ketat. Hal ini mengingat bahwa biaya yang diperlukan dalam industri ini sangat besar terutama biaya dalam penyediaan fasilitas pendukung kegiatan operasionalnya. Posisi perusahaan dalam menghadapi persaingan dinilai cukup kuat namun perlu ditingkatkan lagi karena dalam hal ini tidak semua yang menjadi keinginan perusahaan dapat tercapai. Pencapaian mutu, dan kepastian mutu menjadi bagian utama dari satu proses pendidikan. Pendidikan tinggi harus dapat memenuhi: kemampuan bangsa untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam memanfaatkan iptek, kualitas dan relevansi pengetahuan, hard skill, soft skills, melalui kerjasama pembentukan jejaring, pembelajaran berkelanjutan, dan perlu membentuk ctritical mass. Nuansa upaya untuk keterpenuhan mutu menghadapkan PT bergeser peran: dari peran tradisional ke modern sebagai adanya proses globalisasi. Sehingga peran pendidikan tinggi bergeser dari proses pembelajaran tradisional ke institusi penemuan pengetahuan, dari perencanaan yang random ke perencanaan strategik, dan dari pendekatan komparatif ke kompetitif.

    Sampai saat ini tidak tertutup kemungkinan untuk memperbaiki strategi perusahaan yang telah disusun sebelumnya. Hal ini dilakukan demi kelancaran kegiatan operasi perusahaan dalam dunia pendidikan dan demi mengatasi persaingan ketat yang terjadi di industri pendidikan. Strategi yang telah dirancang tersebut cukup sesuai dengan situasi dan kondisi perusahaan dalam rangka mewujudkan visi dan misi perusahaan (UNJA FE) yakni kompeten dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di bidang ilmu ekonomi, manajemen dan akuntansi guna menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi di tingkat regional dan nasional pada tahun 2012. Namun dalam rangka menjalankan strategi tersebut sangat berdampak kepada perusahaan dalam menambah biaya peningkatan mutu/kualitas. Strategi perusahaan ini sangat membantu daya saing perusahaan khususnya dalam menghadapi era globalisasi yang menuntut lulusan yang berkompeten. Selain itu strategi ini juga sangat membantu memperbaiki kinerja di lingkungan UNJA khususnya fakultas ekonomi.

    Sekian pemantauan dan analisis saya terhadap industri pendidikan dalam hal ini UNJA Fakultas Ekonomi. Thanks :)

    Referensi :
    http://www.unja.ac.id/fe/images/spma%20fe%202009.pdf
    http://www.skripsi-tesis.com/07/02/penerapan-total-quality-manajemen-pada-smp-x-dalam-rangka-menuju-sekolah-berstandar-internasional-pdf-doc.htm
    http://journal.um.ac.id/index.php/jip/article/view/1563

    Komentar oleh dwi citra | April 24, 2009 | Balas

  21. NAMA : LAURA PRASASTI
    NIM : C1C006103
    KELAS : I/AKUNTANSI REGULER

    Salam Pak Jo…
    1. PT Unilever sudah hadir sejak zaman penjajahan Belanda yang tetap mampu bersaing dan menjadi salah satu pemimpin pasar dengan berbagai macam produknya. Dalam bahasa strategi bisnis, strategi Unilever ini diberi nama prospektor. Artinya perusahaan selalu melakukan inovasi agar produk-produknya tetap dikonsumsi konsumennya. Strategi prospektor tidak hanya melakukan inovasi produk baru, tetapi juga memperbarui produk lamanya agar tetap sejalan dengan perkembangan zaman dan perubahan perilaku konsumen. Adapun rincian strateginya dapat dirumuskan sebagai berikut:
    a) Inovasi
    Unilever selalu mengeluarkan produk barunya sesuai perekembangan zaman dan memperbarui produk lamanya agar konsumen tetap loyal.
    b) Efisiensi rantai produksi
    Unit bisnis dibuat saling mendukung dan berkesinambungan sehingga untuk memperoleh bahan baku menjadi mudah (efisien).
    c) Distribusi
    Mendirikan pabrik di daerah strastegi yang merupakan kawasan industri sehingga pabrik dekat dengan pasar dan konsumen akan mudah mendapatkan produk Unilever.
    d) Integrated Marketing Communication
    Menjalankan aktivitas komunikasi terpadu (Integrated Marketing Communication), yang dahulu hanya difokuskan di pulau Jawa sekarang diperluas ke wilayah lain seperti Sumatera.
    e) Unilever Indonesia memonitor pencapaian KPI (Key Performance Indicator) dengan menggunakan sistem traffic light. Selain warna merah, ada warna kuning (sebagian tercapai, sebagian belum) dan warna hijau, yang berarti tercapai. Dalam setiap rapat direksi yang berlangsung setiap bulan, mereka tinggal melihat wama tersebut yang muncul dalam satu lembar BBS dan BBP. Tidak perlu lagi bicara angka, karena warna tersebut mencerminkan hal sesungguhnya. Perhatian direksi difokuskan pada strategi memperbaiki KPI yang masih berwarna merah, sedangkan yang lain dianggap sudah berjalan. Begitulah seterusnya agar KPI berwarna merah berubah menjadi kuning dan hijau.
    2. Tentu saja, perusahaan Unilever telah melakukan strategi tersebut untuk mencapai tujuan perusahaannnya. Perencanaan bisnis yang baik untuk jangka panjang telah dilaksanakan dengan baik dan sistem pengawasan yang dilakukan sangat efektif dan efisien dengan membangun unit bisnis yang dapat berintegrasi menjadi satu kesatuan yaitu Unilever.

    3. Menurut saya CSR merupakan suatu strategi perusahaan untuk menunjang kelangsungan hidup perusahaan (going concern) sehingga manajemen tidak hanya bertanggung jawab kepada pemilik saham/perusahaan saja tetapi terhadap lingkungan sekitar atau sosial perusahaan.
    Unilever, sebagai perusahaan yang mempunyai tanggung jawab yang tinggi terhadap masyarakat, secara berkelanjutan menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) tidak hanya pada program korporasi, tetapi juga pada brand-brandnya yang 95% produknya digunakan rumahtangga. Sukses Unilever tidak dapat diraih tanpa kepercayaan masyarakat. Program sosial masyarakat yang dilakukan brand-brand Unilever di antaranya: Kampanye Cuci Tangan dengan Sabun (Lifebuoy), Program Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut (Pepsodent), Program Pelestarian Makanan Tradisional (Bango), Program memerangi kelaparan dan membantu anak Indonesia yang kekurangan gizi (Blue Band) dan masih banyak lagi. Dalam bidang korporasi, di bawah payung Yayasan Unilever Indonesia, Unilever menjalankan tanggung jawab sosial perusahaannya dalam bidang: program pemberdayaan masyarakat/UKM (Program Pemberdayaan Petani Kedelai Hitam), program edukasi kesehatan masyarakat (Pola Hidup Bersih dan Sehat / PHBS), Program Lingkungan (Green and Clean).

    Referensi :
    http://www.portalhr.com/majalah/edisisebelumnya/strategi/1id344.html

    http://www.detikinet.com/read/2009/01/04/135033/1062729/319/rombak-strategi-bisnis-dell-depak-pejabat-top

    http://www.google.co.id/search?q=strategi+bisnis+perusahaan&btnG=Telusuri&hl=id&sa=2

    http://strategimanajemen.net/2007/09/24/unilever-indonesia-nomer-satu-se-asia/
    http://www.unilever.co.id/id/Images/ULI-CSR2004_Indonesia_tcm108-88405.pdf file2

    Komentar oleh LAURA PRASASTI (C1C006103) | April 24, 2009 | Balas

  22. NAMA : LAURA PRASASTI
    NIM : C1C006103
    KELAS : I/AKUNTANSI REGULER

    Salam Pak Jo…
    1. PT Unilever sudah hadir sejak zaman penjajahan Belanda yang tetap mampu bersaing dan menjadi salah satu pemimpin pasar dengan berbagai macam produknya. Dalam bahasa strategi bisnis, strategi Unilever ini diberi nama prospektor. Artinya perusahaan selalu melakukan inovasi agar produk-produknya tetap dikonsumsi konsumennya. Strategi prospektor tidak hanya melakukan inovasi produk baru, tetapi juga memperbarui produk lamanya agar tetap sejalan dengan perkembangan zaman dan perubahan perilaku konsumen. Adapun rincian strateginya dapat dirumuskan sebagai berikut:
    a) Inovasi
    Unilever selalu mengeluarkan produk barunya sesuai perekembangan zaman dan memperbarui produk lamanya agar konsumen tetap loyal.
    b) Efisiensi rantai produksi
    Unit bisnis dibuat saling mendukung dan berkesinambungan sehingga untuk memperoleh bahan baku menjadi mudah (efisien).
    c) Distribusi
    Mendirikan pabrik di daerah strastegi yang merupakan kawasan industri sehingga pabrik dekat dengan pasar dan konsumen akan mudah mendapatkan produk Unilever.
    d) Integrated Marketing Communication
    Menjalankan aktivitas komunikasi terpadu (Integrated Marketing Communication), yang dahulu hanya difokuskan di pulau Jawa sekarang diperluas ke wilayah lain seperti Sumatera.
    e) Unilever Indonesia memonitor pencapaian KPI (Key Performance Indicator) dengan menggunakan sistem traffic light. Selain warna merah, ada warna kuning (sebagian tercapai, sebagian belum) dan warna hijau, yang berarti tercapai. Dalam setiap rapat direksi yang berlangsung setiap bulan, mereka tinggal melihat wama tersebut yang muncul dalam satu lembar BBS dan BBP. Tidak perlu lagi bicara angka, karena warna tersebut mencerminkan hal sesungguhnya. Perhatian direksi difokuskan pada strategi memperbaiki KPI yang masih berwarna merah, sedangkan yang lain dianggap sudah berjalan. Begitulah seterusnya agar KPI berwarna merah berubah menjadi kuning dan hijau.
    2. Tentu saja, perusahaan Unilever telah melakukan strategi tersebut untuk mencapai tujuan perusahaannnya. Perencanaan bisnis yang baik untuk jangka panjang telah dilaksanakan dengan baik dan sistem pengawasan yang dilakukan sangat efektif dan efisien dengan membangun unit bisnis yang dapat berintegrasi menjadi satu kesatuan yaitu Unilever.

    3. Menurut saya CSR merupakan suatu strategi perusahaan untuk menunjang kelangsungan hidup perusahaan (going concern) sehingga manajemen tidak hanya bertanggung jawab kepada pemilik saham/perusahaan saja tetapi terhadap lingkungan sekitar atau sosial perusahaan.
    Unilever, sebagai perusahaan yang mempunyai tanggung jawab yang tinggi terhadap masyarakat, secara berkelanjutan menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) tidak hanya pada program korporasi, tetapi juga pada brand-brandnya yang 95% produknya digunakan rumahtangga. Sukses Unilever tidak dapat diraih tanpa kepercayaan masyarakat. Program sosial masyarakat yang dilakukan brand-brand Unilever di antaranya: Kampanye Cuci Tangan dengan Sabun (Lifebuoy), Program Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut (Pepsodent), Program Pelestarian Makanan Tradisional (Bango), Program memerangi kelaparan dan membantu anak Indonesia yang kekurangan gizi (Blue Band) dan masih banyak lagi. Dalam bidang korporasi, di bawah payung Yayasan Unilever Indonesia, Unilever menjalankan tanggung jawab sosial perusahaannya dalam bidang: program pemberdayaan masyarakat/UKM (Program Pemberdayaan Petani Kedelai Hitam), program edukasi kesehatan masyarakat (Pola Hidup Bersih dan Sehat / PHBS), Program Lingkungan (Green and Clean).

    Referensi :
    http://www.portalhr.com/majalah/edisisebelumnya/strategi/1id344.html

    http://www.detikinet.com/read/2009/01/04/135033/1062729/319/rombak-strategi-bisnis-dell-depak-pejabat-top

    http://www.google.co.id/search?q=strategi+bisnis+perusahaan&btnG=Telusuri&hl=id&sa=2

    http://strategimanajemen.net/2007/09/24/unilever-indonesia-nomer-satu-se-asia/
    http://www.unilever.co.id/id/Images/ULI-CSR2004_Indonesia_tcm108-88405.pdf file2

    Komentar oleh LAURA PRASASTI (C1C006103) | April 24, 2009 | Balas

  23. NAMA : SRI YULIANI
    NIM : ERC1B006015
    Malam pak jo….
    Saya akan menjelaskan tentang strategi yang di terapkan oleh PT.PUPUK ISKANDAR MUDA(PIM)
    Strategi korporasi perusahaan yang diterapkan oleh PT PIM dalam RJP 2007Dalam Rencana Jangka Panjang 2003-2007 perusahaan menerapkan strategi “Cost Leadership” yang pada pokoknya adalah :
    1. Mempertahankan kehandalan dan produktivitas pabrik.

    2. Mempertahankan pangsa pasar dalam negeri maupun ekspor termasuk melakukan penetrasi pasar baru (untuk urea granule).

    3.Meningkatkan produktivitas tenaga kerja, mengoptimalkan sarana/prasarana yang ada serta pengelolaan dana seefisien mungkin.

    Menurut saya strategi yang di terapkan oleh PT. PUPUK ISKANDAR MUDA sudah memasuki kriteriastrategi yang baik karerna di dalam strategi tersebut telah di jelaskan bahwaperusahaan mengutamakan kualitas produknya,selain itu meningkatkan produktivitas pabrik dan tenaga kerjana itu merupakan langkah yang tepat dalam menjalankan perusahaan.akan tetapi strategi merupakan tujuan,
    Dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran sesuai dengan misi perusahaan, strategi yang dapat dilakukan sebagai berikut :

    •Diversifikasi usaha, dengan melakukan perluasan sifat pelayanan bidang jasa andalan terutama forwarding, pergudangan dan kepelabuhan sebagai mata rantai Total Logistics System;

    •Pengembangan produk, dengan membangun fasilitas pergudangan yang modern dan meremajakan alat-alat;

    •Penetrasi Pasar, dengan melakukan strategi pemasaran yang bersifat agresif dan terfokus, langsung ke perusahaan target pasar;

    •Merestrukturisasi organisasi perusahaan agar mampu merespon kebutuhan pelanggan dan perubahan lingkungan;

    •Melakukan aliansi strategis dengan perusahaan yang bergerak dibidang jasa logistik, yang berskala lokal maupun global untuk memperoleh teknologi maupun pengembangan usaha;

    •Mengembangan kemampuan dan kompetensi untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas sumber daya insani;

    •Melaksanakan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance / GCG) dan mengembangkan budaya perusahaan; dan

    •Mengembangkan sistem manajemen mutu melalui sistem ISO 9000 secara berkelanjutan dalam rangka meningkatkan mutu layanan kepada pelanggan dengan menetapkan kebijakan mutu

    tindakan perusahaan di hubungkan dengan CSR yaitu Untuk menjaga sustainability atau kesinambungan hidup perusahaan, perlu dilakukan upaya pengembangan yang terus-menerus sehingga perusahaan dapat terus menjaga dan meningkatkan daya saing menghadapi perkembangan persaingan dunia usaha yang semakin ketat. Pupuk Kaltim sangat menyadari hal tesebut dan telah melaksanakan sejumlah studi untuk diversifikasi usaha. Salah satu upaya diversifikasi tersebut adalah pengembangan usaha ke sektor agribisnis kelapa sawit dan produk turunannya. Untuk tahap awal, saat ini Pupuk Kaltim telah menjalin kerjasama dengan perusahaan daerah dan pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk pengembangan lahan perkebunan kelapa sawit. Perkebunan ini juga akan menggunakan skema perkebunan inti dan plasma sehingga terbuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk turut merasakan manfaatnya. Perkebunan ini diharapkan dapat turut menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitarnya sehingga turut membantu upaya pengembangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Pengembangan agribisnis ini sekaligus juga untuk mengantisipasi terbatasnya pasokan bahan baku gas alam. Upaya lain untuk mengantisipasi masalah bahan baku gas ini adalah dengan studi penggunaan batubara sebagai alternatif sumber energi ataupun bahan baku pembuatan pupuk. Melalui teknologi yang bersih dan efisien, batubara dapat dikonversi menjadi gas (gasifikasi) yang digunakan untuk sumber energi dalam proses pengoperasian pabrik pupuk.

    selain itu Kemajuan perusahaan tentunya tak lepas dari peran serta masyarakat di sekitarnya. Oleh karena itu wajar jika PKT juga turut memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan masyarakat disekelilingnya. Sejumlah program CSR dikembangkan untuk membantu meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi masyarakat, baik itu yang berasal dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) maupun program CSR yang dananya berasal dari perusahaan.

    Melalui Program Kemitraan, perusahaan berusaha menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat dengan memberi pinjaman modal usaha bagi usaha kecil dan menengah, khususnya bagi mereka yang tidak memiliki akses perbankan.

    Tahun ini, sampai Oktober 2008, dana bergulir yang sudah disalurkan untuk Program Kemitraan ini adalah Rp 19,4 miliar dalam bentuk pinjaman modal di sektor perikanan, perdagangan, industri, jasa, pertanian dan lain sebagainya. Dimana Rp 11,6 miliar diantaranya disalurkan untuk masyarakat Bontang. Sedangkan penyaluran untuk bantuan hibah dibidang teknik produksi, manajerial dan pemasaran mencapai total Rp 2,46 miliar. Ditambah dengan biaya operasional, klaim piutang dan lain sebagainya, total penyaluran bantuan lewat Program Kemitraan sampai Oktober 2008 adalah Rp 19,8 miliar.

    Sedangkan untuk Program Bina Lingkungan, PKT memberikan bantuan kepada masyarakat dalam bidang-bidang bencana alam, pendidikan, kesehatan, sarana peribadatan, sarana umum dan pelestarian lingkungan. Total penyaluran dana Bina Lingkungan sampai Oktober 2008 adalah Rp 8,75 miliar.

    Pelestarian alam dan lingkungan pun tak luput dari perhatian PKT. Guna melindungi tanaman-tanaman langka khas Kalimantan dan menjaga daerah resapan air di Bontang, PKT telah melaksanakan proyek Hutan Kota Wanatirta. Hutan kota di atas tanah seluas 315 ha ini pelaksanaannya dilakukan dengan memanfaatkan tenaga kerja lokal dan tentunya bisa menjadi salah satu potensi wisata Kota Bontang.

    Komentar oleh sri yuliani | April 24, 2009 | Balas

  24. strategi PT.danone aqua

    saat ini AQUA memegang lebih dari 62% pasar air kemasan di Indonesia, negara dengan penduduk terpadat ke lima di dunia. Ada beberapa kemudahan untuk masuk pada industri air kemasan yaitu teknologi air kemasan tidak sulit dan kebutuhan modal juga tidak terlalu banyak. Pemasaran memberikan kelebihan kompetitif yang utama di antara produsen air kemasan. Distribusi dan iklan yang efektif untuk membedakan dan menghasilkan loyalitas merek adalah kunci keberhasilannya.

    Strategi pemasaran awal tidak ditujukan di Indonesia. Tirto bertujuan membentuk sebuah pasar kecil yang menyediakan air minum dan es bagi orang-orang asing di Jakarta. Sangat mengejutkan, tes pemasaran AQUA di terminal-terminal bus besar di Jakarta dan sepanjang jalan pantura Jawa mengungkapkan bahwa orang-orang Indonesia memiliki kemauan untuk membeli air kemasan botol. Berita tentang AQUA menyebar dari kota-kota besar ke desa-desa kecil di pedalaman. Tetapi harapan konsumen harus dipertimbangkan. Meskipun AQUA mengandung bahan-bahan yang sehat, itu pada dasarnya bukanlah apa-apa kecuali hanya air dalam kemasan botol. Itu bukan karbonasi atau rasa. Akan tetapi, sejak awal AQUA umumnya diebut “Air Mineral AQUA“. Orang-orang Indoneia tidak tahu apa yang diharapkan. Pada sampel promosi penjualan awalnya AQUA diberikan kepada para pengunjung bioskop. Tirto mendengar seorang perempuan tua mengatakan “Bagaimana ini bisa tidak memiliki rasa ? Ini hanya air biasa. AQUA perlu citra yang lebih baik daripada sekedar “air biasa.”

    Untuk mengkilapkan citra AQUA Tirto mencoba sloga bersih, bening, dan bebas bakteri untuk empat tahun yang pertama. Penjualan masih berkisar di bawah dua juta liter per tahun. Pada tahun 1979 Tirto mengubah slogan tersebut secara permanen menjadi air sehat setiap saat, pendekatan yang lebih klinis. Ini berhasil. Slogan yang baru, bersama dengan pengenalan wadah plastik yang baru pula, menekan penjualan AQUA menjadi lebih dari 12 juta liter pada tahun 1983.

    Dalam iklannya, AQUA menekankan sumber mata air dan proses produksi. Sumber-sumber mata air AQUA adalah “sumber mata air yang benar-benar mengalir”, bukan air bawah tanah yang dipompa ke permukaan. Merk air kemasan lain yang diproduksi oleh AQUA Grup menggunakan air yang dipompa, namun tidak menggunakan nama AQUA. Beberapa truk yang dilengkapi dengan tangki baja bermuatan 10.000 liter mengangkut air ke pabrik pemrosesan. Disana, air dimurnikan. Tidak ada bahan kimia, mineral, atau penambah rasa yang ditambahkan. Setelah pemrosesan, AQUA dikemas dalam kontainer skala besar untuk penjualan secara eceran atau untuk ekspor. Di Jakarta, AQUA mengirimkan air bersih untuk memenuhi kapal-kapal perang dengan menggunakan truk tangki baja yang dimiliki.

    Kontrol kualitas sangatlah penting pada AQUA perusahaan memiliki laboratorium modern untuk menguji produknya dan staf peneliti yang tinggal di dalam perusahaan, ahli mikrobiologi, dan ahli kimia. Bahkan untuk memenuhi standar air kemasan, AQUA telah diakui oleh PBB, Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan Amerika, Agen Perlindungan Lingkungan Amerika, dan Asosiasi Air Kemasan Internasional.

    dalam hubungannya dgn CSR AQUA menggunakan semua media untuk iklan. Bus, taksi, TV, radio, surat kabar, dan majalah membawa logo dan slogan AQUA berwarna biru yang berbeda. Dalam menjaga image yang sehat dan kuat ini, AQUA secara aktif mendukung event-event atletik internasional seperti olahraga lintasan dan lapangan, mendaki gunung, angkat berat. Pada maraton populer dan lari 10.000 meter truk-truk AQUA memberikan shower air bersih kepada para pelari yang lelah.
    nah dengan demikian aqua dapat merajai pangsa pasar di indonesia di bandingkan merek lain yg mengekor di belakangnya. dari strategi di atas dapat kita ketahui pula keberhasilan aqua sendiri dalam meluncurkan produk-produknya dengan inofasi-inofasi baru yang tetap diterima oleh masyarakat indonesia.

    http://www.aqua.com/aqua_v3/

    Komentar oleh deddy pramana putra | April 24, 2009 | Balas

  25. KONDISI INDUSTRI DAN PERSAINGAN DI BIDANG INDUSTRI JASA PENDIDIKAN.

    Malam pak joe…

    Pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang hakiki bagi setiap manusia. Sebuah pepatah yang popular ditengah masyarakat Indonesia menyatakan “manusia belajar sejak lahir sampai ke liang kubur” ini menunjukan bahwa pendidikan sangat penting dan terus berproses sejak manusia hadir didunia sampai di akhir hayatnya.
    Melalui pendidikan, manusia bisa memiliki ilmu pengetahuan, intelektualitas, integritas, serta moral baik. Nilai plus pendidikan tersebut, akan mengantarkan manusia menjadi berkualitas, sehingga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman yang makin kompetitif. Kita tidak bisa mengelak dari perkembangan zaman yang terus berkembang pesat. Pada masa mendatang, sesuai perkembangan global, Indonesia akan menghadapi tantangan yang lebih berat dan kompleks. Hal ini menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia bangsa Indonesia, agar mampu beradaptasi dan mensejajarkan diri dengan bangsa-bangsa lainnya, dalam mensikapi perkembangan zaman tersebut.
    Sejak digulirkannya reformasi, tumbuhnya roh demokrasi di Indonesia secara nasional dan bertahap telah merasuk kedalam sendi-sendi organisasi termasuk sekolah atau perguruan tinggi. Pergerakannya laksana penyakit menular yang secara serentak menggetarkan denyut nadi suara kebebasan. Tidak hanya perpoltikan saja tetapi juga berjangkit pada industri jasa pendidikan. Tahun 1997, saat itu mantan menteri pendidikan Warrdiman Djoyonegoro, sudah memberi sinyal akan munculnya kebebasan yang tidak hanya dalam dunia perdagangan (free trade) saja tetapi juga industri jasa pendidikan. Yang dia maksudkan saat itu adalah masuknya PTS (Perguruan Negeri Swasta) asing ke Indonesia. Sampai detik ini, kenyataan bukan hanya PTS asing saja melainkan antar PTS dalam negeri termasuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri).
    Kondisi tersebut awalnya akibat krisis moneter yang membuat banyak perusahaan berbagai skala kelas kelimpungan. Jika direnungkan, banyak yang sadar bahwa hanya industri jasa pendidikan saja yang masih bertahan dibandingkan dengan industri baik manufaktur maupun jasa selain pendidikan. Akhirnya, wilayah “bisnis pendidikan” ini tidak hanya dilirik mereka yang sekedar iseng senang dengan pendidikan saja tetapi juga dilirik para pengusaha yang tadinya bukan masuk ranah pendidikan.
    Sebagai contoh, UNJA (Universitas Jambi) yang berdiri pada tanggal 1 April 1963, salah satu perguruan tinggi yang tertua yang ada di Provinsi Jambi. harus mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya baik itu negeri atau swasta yang ada di Provinsi Jambi. Oleh sebab itu pihak UNJA harus mengetahui bentuk-bentuk persaingan di bidang pendidikan dan seberapa kuat persaingannya tersebut. Pihak manajemen UNJA (bacanya :Pihak yang mengambil keputusan) harus membuat tindakan strategis dan selain itu harus mengetahui factor apa saja yang menentukan keberhasilan UNJA kedepannya.
    Pihak manajemen UNJA haruslah berkaca kebelakang maksudnya adalah harus mengetahui kelemahan dan kelebihan UNJA terhadap perguruan tinggi lainya yang ada di Provinsi Jambi. Tidak itu saja pihak manajemen UNJA harus juga mengetahui ancaman yang akan mengacamnya apa bila salah dalam mengambil suatu kebijakan. Salah satu tindakan strategis yang dapat dilaksanakan manajemen UNJA adalah :
    1. Melakukan stertifikasi dosen.
    2. Mempermudah birokrasi.
    3. Meningkatkan sarana dan prasarana.
    Di tinjau dari segi mahasiswa, pihak UNJA juga harus meningkatkan sumber daya manusianya (SDM) mahasiswanya. “nah” apa strategi yang dilakukan UNJA agar dapat meningkatkan SDM mahasiswanya? Banyak hal yang dapat dilakukan pihak UNJA seperti:
    1. Mengadakan seminar-seminar ilmiah.
    2. Melaksanakan training-training yang berkaitan dengan kebutuhan pangsa pasar.
    3. Mengadakan lomba karya tulis mahasiswa (LKTM)
    Dan masih banyak lagi yang dapat dilakukan oleh pihak-pihak yang terkait didalam tubuh UNJA, dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan Universitas Jambi, agar dapat berkompeten dengan PTN dan PTS yang ada Provinsi Jambi secara khusus dan seluruh Indonesia secara umum.
    Dengan konsep ini, suatu perguruan tinggi (UNJA) tidak hanya berpikir untuk menamatkan mahasiswanya, akan tetapi lebih dari pada itu harus turut memikirkan dan menyusun strategi apakah lulusannya nanti akan diterima dipasar tenaga kerja atau tidak. Dan selain itu agar dapat terwujudnya Visi Universitas Jambi untu tahun 2005-2010 yaitu “terwujudnya Universitas Jambi menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi yang bermutu dalam penembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas mandiri dan bertanggung jawab, terbuka serta peka terhadap kepentingan, aspirasi maupun harapan bangsa dan masyarakat.

    Nama : Johandri Iqbal
    NIP : C1C006018
    Jurs : Akuntasi

    Pak joe, ini tugas kami yang kedua tentang kondisi industri dan persaingan dibidang industri jasa pendidikan. Kami mohon koreksi dan sarannya dalam penulisan ini agar kami dapat menulis dengan lebih baik lagi kemudian hari. Terimakasih sebelumnya pak joe.

    Literatur :

    - Koran Gerakan Indonesia Bersatu hal 3.
    - Johannes.2009. Manajemen Stratejik.
    - Prospektus 2005/2006 Universitas Jambi.

    Komentar oleh Johandri iqbal | April 24, 2009 | Balas

  26. Nama : Dewi Suryani
    NIM : ERC1B006047
    Jurusan : Manajemen Ekstensi

    Strategi pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk

    Tahun 2006 merupakan tahun penting bagi Bank Mandiri dengan dimulainya tonggak organisasi berbasis Strategic Business Unit (SBU) pada bulan Juni 2006 sebagai upaya transformasi organisasi yang memiliki budaya berbasis kinerja. Bank Mandiri mereorganisasi struktur direktoratnya menjadi 6 Direktorat Strategic Business Units (SBU), 3 Direktorat Corporate Center dan satu Direktorat Shared Services. Keenam SBU tersebut akan berperan sebagai pendorong utama untuk mewujudkan budaya kerja berbasis kinerja dengan meningkatkan akuntabilitas setiap bisnis unit untuk menghasilkan profitabilitas dan pertumbuhan yang nyata. Ini merupakan perubahan yang signifikan bagi para SBU tersebut yang sebelumnya lebih memiliki fokus pada pencapaian target volume. Pada saat bersamaan, direktorat corporate center dan shared services akan fokus pada peningkatan efisiensi biaya serta menyediakan kebijakan dan proses bisnis yang kritikal serta dukungan sistem bagi SBU. Transisi ini merupakan tahap pertama dalam pengembangan value center dengan akuntabilitas pada imbal hasil berbasis risiko. Implikasi dari penerapan organisasi berbasis SBU adalah:
    1. Desentralisasi penentuan strategi, perencanaan dan budget ke masing-masing SBU. Peranan corporate center dalam pembentukan strategi dan perencanaan adalah memastikan setiap SBU membuat perencanaan yang kredibel dalam peningkatan profitabilitas dan pertumbuhan secara bank-wide.
    2. Penyempurnaan Performance Management System sehingga dapat mengukur profitabilitas dengan lebih baik, lebih adil serta transparan dalam mengalokasikan biaya serta mengakomodasi perubahan di dalam organisasi.
    3. Dengan perbaikan-perbaikan yang akan dilaksanakan lebih jauh di tahun 2007, Bank Mandiri akan melanjutkan penggunaan pendekatan balanced scorecard, namun Key Performance Indicator (KPI atau Indikator Kinerja Utama) setiap SBU akan lebih ditekankan pada ukuran-ukuran kinerja finansial, khususnya profitabilitas, sementara ukuran kinerja corporate center dan shared services bertumpu pada efisiensi dan level of services untuk memberi dukungan.

    Berdasarkan uraian ditas, dapat ditarik kesimpulan bahwa strategi bisnis yang baik telah digunakan oleh Bank Mandiri sebagai salah satu cara untuk mengembangkan usahanya ke arah yang lebih baik lagi. Hal ini dapat dilihat dari pembentukan Strategic Business Units (SBU) pada Bank Mandiri. Selain itu, keberhasilan strategi yang digunakan Bank Mandiri juga dapat dilihat dari Kinerja Busines Unit dan Corporate Strategy.

    Meskipun tahun 2006 merupakan tahun pertama di mana Bank Mandiri mulai menerapkan pelaporan kontribusi laba yang dihasilkan setiap SBU, Bank Mandiri dapat bergembira untuk melaporkan bahwa ke 5 SBU Bank Mandiri yang berfokus pada pengembangan usaha–yaitu Corporate, Commercial, Micro & Retail, Treasury & International dan Consumer Finance seluruhnya menghasilkan kontribusi laba sebelum pajak (umumnya disebut contribution margin) yang positif. Satu-satunya SBU yang menghasilkan kontribusi negatif adalah Special Asset Management, yang memang dibentuk secara khusus untuk menangani penyelesaian kredit bermasalah serta asset recoveries, sehingga tidak berfokus pada pengembangan usaha. Berdasarkan kontribusi laba dari masing-masing SBU, maka Bank Mandiri mengklasifikasi kelima SBU tersebut dalam 3 tahap pengembangan yaitu unit yang diklasifikasikan sebagai cash generator, emerging business dan future growth engine business.

    Corporate Banking, dengan laba sebelum pajak tahun 2006 kurang lebih Rp 2,1 triliun, merupakan cash generator business Bank Mandiri yang diharapkan dapat menghasilkan laba yang diperlukan untuk memperkuat emerging business yang sudah ada maupun bagi investasi pengembangan future growth engine business. Pendapatan Corporate Banking 59,8% berasal dari produk simpanan, 11,6% merupakan fee based income dan 28,6% berasal dari aktivitas pinjaman, menunjukkan pentingnya penawaran cross-selling kepada nasabah Bank Mandiri dalam peningkatan pendapatan.

    Treasury & International Banking, dengan laba sebelum pajak tahun 2006 sebesar Rp.948 miliar, merupakan elemen penting dalam corporate strategy Bank Mandiri. Selain untuk meningkatkan fee based income di masa yang akan datang, kolaborasi antara Treasury dan Corporate Banking bukan hanya akan memperkuat hubungan bisnis dengan corporate client Bank Mandiri namun juga untuk meningkatkan profitabilitas nasabah corporate. Hal ini menunjukkan pentingnya kolaborasi di antara SBU sebagai bagian dari strategi Bank Mandiri, yang didorong melalui pengukuran-pengukuran yang selaras dengan strategi tersebut seperti crossreferrals, revenue-sharing dan pembentukan struktur yang mendukung koordinasi dan kolaborasi antar SBU seperti Client Service Teams (CST s).

    Commercial Banking yang di tahun 2006 menghasilkan contribution margin sebesar Rp.1,9 triliun merupakan emerging business, yaitu bisnis dimana Bank Mandiri telah mulai menunjukkan adanya pangsa yang signifikan dibanding pesaing. Di masa datang Commercial Banking diharapkan dapat meningkatkan keuntungan melalui cross-selling kepada supplier dan pelanggan dari nasabah corporate Bank Mandiri.

    Sementara itu Consumer Finance dan Micro & Retail diharapkan mampu menjadi mesin penggerak pertumbuhan di masa depan. Consumer Finance menghasilkan contribution margin sebesar Rp 412 miliar, sebagian besar berasal dari kredit konsumer dan kartu kredit. Micro & Retail memberi contribution margin sebesar Rp 1,51 triliun, dimana hampir 74% berasal dari produk simpanan yang disebabkan pertumbuhan tabungan sebesar 27,6% (angka bank saja). Fee yang dihasilkan dari bisnis Micro & Retail pada tahun 2006 adalah sebesar Rp 1,17 triliun, atau merupakan 26,8% dari total pendapatan SBU . Menggali bisnis tambahan lainnya dari nasabah corporate dan retail yang sudah ada akan menjadi faktor keberhasilan yang penting dalam pertumbuhan simpanan ritel, fee dan bisnis consumer finance dimasa mendatang.

    Corporate Social Responsibility (CSR)

    Corporate Social Responsibility (CSR) telah menjadi fenomena dunia dan merupakan bagian penting dari kegiatan perusahaan. Program CSR merupakan salah satu perwujudan misi Bank Mandiri, yaitu peduli pada kepentingan masyarakat dan lingkungan. Tujuan utama kegiatan CSR Bank Mandiri antara lain adalah meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat Indonesia umumnya dilihat dari aspek sosial, pendidikan dan kesehatan, khususnya di sekitar lingkungan kantor Bank Mandiri. Melalui kegiatan ini diharapkan Bank Mandiri dapat memperkuat reputasinya sebagai perusahaan yang secara konsisten menunjukkan kepedulian pada masyarakat, memberikan inspirasi kepada stakeholders untuk melakukan kegiatan dalam kepedulian masyarakat serta menggalang kesatuan diantara insan Bank Mandiri. Selama tahun 2006 realisasi kegiatan Mandiri Peduli lebih dari Rp. 15 Miliar yang mencakup kegiatan :
    1. Mandiri Peduli Pendidikan
    2. Mandiri Peduli Kesehatan
    3. Mandiri Peduli Olah Raga
    4. Mandiri Peduli Usaha Kecil
    5. Mandiri Peduli Lingkungan
    6. Mandiri Peduli Budaya

    Referensi :
    http://www.bankmandiri.co.id

    Komentar oleh Dewi Suryani | April 24, 2009 | Balas

  27. Nama : Dhariska Putri
    Nim : Erc1b006025
    Jurusan:Manajemen Ekstensi

    Salam pak jo…

    Pada tugas diskusi strategi ini saya mengambil dan mengamati PT. Astra Honda Motor. AHM merupakan perusahaan yang mempunyai pangsa pasar yang tinggi dibidangnya dan dapat dikatakan sebagai market leader. Hal ini tidak lepas dari strategi-strategi yang dijalankan. AHM menggunakan strateginya dalam segala bidang, baik dibidang produk, pelayanan, harga dan promosi.
    1. Bidang Produk
    Dalam menciptakan produknya AHM menawarkan penampilan produk yang mudah menarik perhatian konsumen dengan kualitas yang bergengsi yang mempunyai kelebihan-kelebihan tersendiri dibandingkan dengan produk dari perusahaan lain yang bergerak dibidang yang sama. Dan AHM terus menciptakan produk yang sesuai dengan keinginan pasar dan terus mempertahankan keunggulan-keunggulan yang dimilikinya.
    2. Pelayanan.
    Pelayanan yang diberikan membuat konsumen merasa aman. Dapat dilihat dengan banyaknya dealer dan bengkel ahass resmi AHM dilokasi-lokasi yang strategi yang membuat konsumen tidak merasa khawatir jika sewaktu-waktu mengalami masalah. Hal ini memberikan image yang baik bagi AHM dimata konsumen.
    3. Harga
    Harga yang ditawarkan oleh AHM sangat wajar karena sesuai dengan mutu dan kualitas yang diberikan dan sangat kompetitif sehingga konsumen merasa puas dan dapat meningkatkan loyalitas konsumen terhadap AHM. Loyalitas ini dapat dilihat dari factor generasi dimana konsumen generasi terdahulu sperti tahun 70an, 80an, dan 90an mempunyai andil dalam menentukan arah konsumen muda dalam memilih produk. Selain itu. AHM juga memberikan kemudahan dalam masalah harga ini dapat dilihat dari program leasing(kredit) tanpa bunga. Harga pembelian tunai sama dengan harga pembelian kredit. Hal ini menarik perhatian konsumen dan membantu konsumen dalam hal keuangan.
    4. Promosi
    Promosi yang dilakukan sebagai strategi adalah consumer promotion, yaitu promosi yang diarahkan kepada konsumen dengan cara memberikan potongan harga, insentif, hadiah, selain itu dengan menggunakan media elektronik dan cetak seperti memasang iklan yang unik dan mudah diingat oleh masyarakat, mengadakan event-event tertentu yang dapat memanjakan konsumen. AHM juga sangat cepat merespon dalam hal bersaing, AHM selalu memantau gerak gerik pesaing dan selalu memberikan inovasi-inoivasi terbaru akan produknya. Hal ini membuat AHM terus merajai pasar diatas para pesaingnya.

    Dengan strategi-strategi tersebut, AHM telah membuktikan kepada konsumen bahwa AHM merupakan perusahaan yang menghasilkan produk-produk yang berkualitas tinggi yang membuat para konsumen puas dan loyal terhadap Produk AHM. Dengan kata lain strategi-strategi tersebut sangat baik dilakukan dalam proses mencapai tujuan yang telah ditentukan. Selain itu AHM juga telah banyak mendapatkan penghargaan yang mendukung bahwa AHM merupakan produsen sepeda motor nomor 1 di Indonesia.
    Peluang Indonesia untuk membangun industri roda dua berkelas dunia terbuka lebar setelah perusahaan patungan Indonesia-Jepang, berhasil membukukan produksinya yang ke-20 juta. Kemampuan ini memosisikan AHM sebagai pabrikan motor yang terbesar di ASEAN dan ketiga di dunia setelah Jepang dan India.
    Dengan keberhasilan dan kesuksesan yang diraih selama ini tidak membuat AHM lupa akan kegiatan sosialnya. Justru dengan keberhasilan itu membuat AHM peduli terhadap lingkungan masyarakat. Kepedulian ini dapat dilihat dari kegiatan CSR yang dilakukan AHM, diantaranya adalah:
    1. go green with AHM
    kegiatan ini merupakan kegiatan penghijauan bukti dari kepedulian AHM terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan. Dengan kegiatan ini AHM menunjukkan kepada konsumen bahwa AHM adalah perusahaan yang patuh peraturan dan membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan.

    2. AHM menggelar kegiatan CSR berupa pemeriksaan kesehatan gratis melibatkan 9 dokter yang bekerja di lingkungan PT AHM dan juga dokter dari Puskesmas terhadap masyarakat dekat dengan lingkungan perusahaan. Kegiatan ini adalah bukti kepedulian AHM terhadap masyarakat.

    3. AHM akan mengalokasikan dana sebesar Rp. 2 Milyar untuk program Corporate
    Social Responsibility (CSR) berupa Bantuan Saran Keselamatan Lalu Lintas untuk 1.000 TKdan SD di Indonesia.AHM akan membuat sarana keselamatan lalu lintas yang meliputi pembuatan zebra cross di dean sekolah dan pemasangan lalu lintas yang berkaitan dengan penyebrangan jalan dan pelatihan keselamatan berlalu lintas bagi Pembina atau guru pembimbing untuk diterapkan disekolahnya masing-masing.
    4. Selain pemeriksaan kesehatan gratis, PT Astra Honda Motor juga melakukan kegiatan CSR lainnya berupa pelatihan mekanik sepeda motor untuk karang taruna dan para tukang ojek motor, pelatihan komputer untuk karang taruna dan juga pengasapan nyamuk demam berdarah (fogging) di semua wilayah sekitar perusahaan. Keseluruhan kegiatan CSR ini, merupakan kegiatan tahunan yang sudah diagendakan di PT Astra Honda Motor yang akan terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.

    Kegiatan – kegiatan CSR ini merupakan salah satu strategi AHM untuk membuat konsumen dan masyarakat luas tetap loyal dan mengakui AHM adalah yang terbaik.
    Demikian komentar saya, saya mengharapkan kritik dan saran dari bapak..
    Terima kasih….

    http://web.bisnis.com/artikel/2id1098.html
    http://www.astra-honda.com/index.php/about
    http://ahass.wordpress.com/2007/08/10/kelebihan-dan-kekurangan-motor-honda-di-mata-masyarakat/
    http://64.203.71.11/ver1/Otomotif/0611/27/183449.htm

    Komentar oleh Dhariska Putri | April 24, 2009 | Balas

  28. NAMA : SIGIT WASONO
    MANAJEMEN PROGRAM EKSTENSI
    NIM : ERC1B006037
    Selamat malam pak jo…

    1. Perusahaan yang saya amati adalah PT Astra Honda Motor , perseroan ini merupakan pelopor industri sepeda motor di Indonesia. Didirikan pada 11 Juni 1971 dengan nama awal PT Federal Motor, yang sahamnya secara mayoritas dimiliki oleh PT Astra International. Saat itu, PT Federal Motor hanya merakit, sedangkan komponennya diimpor dari Jepang dalam bentuk CKD (completely knock down). Pertumbuhan konsumen sepeda motor meningkat luar biasa. Di tengah-tengah persaingan yang begitu tajam akibat banyaknya merek pendatang baru, Menjawab tantangan tersebut, ada beberapa strategi yang diterapkan PT Astra Honda Motor yaitu :

    a. Dalam strategi pemasaran PT Astra Honda Motor Membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi perusahaan pembiayaan mana pun ikut berpartisipasi mendongkrak penjualan motor Honda. Dua diantara perusahaan leasing yang telah berperan dalam pembiayaan tersebut yaitu FIF (Federal Internasional Finance) dan Adira Finance.
    Cara berjualan dengan sistem leasing memang paling diminati kalangan konsumen. Di satu sisi, hal itu berkait dengan budaya yang tengah berkembang di kalangan konsumen, yakni mereka mulai senang berbelanja dengan cara mengkredit. Di sisi lain, sejak dipicu oleh melonjaknya harga berbagai kebutuhan pascanaiknya tarif BBM, daya beli kebanyakan masyarakat di negeri ini cenderung makin melemah. maka, di tengah-tengah kegamangan itu, cara berdagang dengan sistem leasing dinilai jadi sangat tepat sehingga pada tahun 2008 honda mampu menjual 2.874.576 unit .

    http://triomotor.co.id/?q=node/148
    http://www.majalahtrust.com/bisnis/strategi/1344.php

    b. Meningkatkan Keunggulan teknologi dan inovasi

    Honda mengembangkan teknologi dan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan yaitu mesin “bandel” dan irit bahan bakar, sehingga menjadikannya sebagai pelopor kendaraan roda dua yang ekonomis. Disamping itu Honda juga menerapkan teknologi yang ramah lingkungan dan kecanggihan teknologi canggih lainnya sehingga mendapat penghargaan dari berbagai pihak ( http://www.astra-honda.com/index.php/berita/view/137 )
    Tidak heran, jika harga jual kembali sepeda motor Honda tetap tinggi.Astra International memiliki pengetahuan yang komprehensif tentang kebutuhan para pemakai sepeda motor di Indonesia, berkat jaringan pemasaran dan pengalamannya yang luas. Astra juga mampu memfasilitasi pembelian dan memberikan pelayanan purna jual sedemikian rupa sehingga brand Honda semakin unggul.

    c. Meningkatkan Pelayanan

    Untuk mendukung pelayanan yang prima saat ini Honda memiliki :
    jaringan penjualan (H1) 1600 show room,
    jaringan layanan bengkel (H2) lebih dari 3800 bengkel atau yang lebih dikenal dengan AHASS (Astra Honda Authorized Service Station)
    6600 outlet penjualan suku cadang (H3). Jumlah jaringan ini merupakan jumlah jaringan pelayanan produk otomotif di Indonesia, jika dirata-ratakan saat ini minimal terdapat 1 bengkel AHASS di setiap kecamatan di seluruh Indonesia.

    http://www.astra-honda.com/index.php/berita/view/135

    2. Menurut saya, strategi yang diterapkan Honda diatas merupakan strategi yang sangat tepat pada saat ini mengingat PT Astra Honda Motor merupakan pemimpin pasar motor di Indonesia yang yang harus bersaing dengan perusahaan motor lainnya. Dan strategi – strategi di atas mampu menjadikan Honda tetap bertahan diposisi teratas.

    3. Salah satu dari sekian banyak CSR yang dilakukan PT Astra Honda Motor yaitu
    Go Green With AHM pada 25 februari 2009 lalu
    Program penghijauan 1 karyawan, 1 pohon Bekasi
    Bertempat di area test course AHM Plant 3 Cikarang secara simbolis top manajemen AHM melakukan penanaman pohon langka. Acara ini merupakan bagian awal dari program Go Green With AHM yang selanjutnya akan ditanam sebanyak 12.700 pohon dilokasi AHM dan lingkungan sekitar, sesuai dengan tema 1 karyawan 1 pohon Menciptakan lingkungan yang asri tidak hanya tanggung jawab pemerintah semata, kita pun sebagai insan Astra dituntut untuk menjaga dan melestarikan ekosistem yang ada disekitar kita.
    AHM selaku pabrikan dan produsen sepeda motor memiliki komitmen yang kuat untuk selalu menjaga lingkungan dengan baik. Saat ini sudah dilakukan diantaranya:
    Green Product, dimana kita berupaya untuk menghasilkan produk-produk yang ramah lingkungan, seperti tidak menggunakan bahan abestos lagi, serta produk-produk dengan emisi yang sudah memenuhi standar Euro II.
    Green Process, kita melakukan proses produksi dengan cara yang benar dan ramah lingkungan, seperti yang sudah kita lakukan pada proses pengecatan dengan sistem CED yang berbahan dasar air.
    Green Employee, yaitu karyawan yang berwawasan lingkungan.
    Dengan semua prinsip-pronsip tersebut diharapkan AHM akan benar-benar menjadi perusahaan yang selalu peduli dan memperhatikan lingkungannya.

    http://www.astra-honda.com/index.php/csr/view/2

    Kegiatan CSR ini sangat baik dilakukan yaitu disamping untuk mendukung program pemerintah dan juga untuk mendukung isu dunia saat ini tentang pemanasan global dengan menanam pohon – pohon ( peduli lingkungan )dan tentunya menjadikan image PT Astra Honda Motor menjadi lebih tinggi lagi di mata konsumen di samping telah didukung oleh kegiatan Green Product, Green Process dan Green Employee – nya.

    Komentar oleh sigit wasono | April 24, 2009 | Balas

  29. Salam pak jo.

    Strategi pt.ades water indonesia.Tbk
    PT.ades water indonesia merupakan peerusahaan yang memproduksi air minum dalam kemasan.berbagai strategi yang diterapkan pt.ades untuk dapat bersaing memperebutkan pangsa pasar persaingan perusahaan air minum dalam kemasan dan perusahaan dapat terancam dari failit yang terjadi.pada akhir tahun 2006 tercata lebih dari 490 perusahaan yang bersaing di pangsa pasar inihttp://www.kapanlagi.com/h/0000144997.html.adapun strategi-strategi yang digunakan pt.ades tersebut antara lain.
    1.Pengembangan bisnis dikemasan ritelhttp://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=148617..pengembangan bisnis dikemasan ritel bertujuan agar perusahaan dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar,hal ini dilakukan karena perusahaan terancam melakukan phk besar-besaran,apabila ini tidak dilakukan,maka perusahaan akan lebih terpuruk dan bangkrut.
    2.PT.ades menggandeng perusahaan lain yang lebih kuat.
    Dengan mengandeng perusahaan lain ini merek ades tetap dapat memiliki brand dipasar meskipun pada saat itu(thn 2000)perusahaan benar-benar terpuruk,padahal pt.ades sendiri merupakan pemilik pangsa pasar terbesar kedua setelah aqua,dengan mengandeng perusahaan coca-cola ini ades tetap bertahan dipasar meski menjadi salah satu anak perusahaan PT.Coca-cola company. http://www.swa.co.id/cetak.php?cid=2&id=252&url=http%3A%2F%2Fwww.swa.co.id%2Fsekunder%2Fkolom%2Fpemasaran%2Fbranding%2Fdetails.php%3Fcid%3D2%26id%3D252.
    3.Modifikasi kemasan dapat meningkatkan penjualan perusahaan.
    Dengan melakukan modifikasi kemasan yang dilakukan dapat diharapkan dapat meningkatkan sensitifitas resfons konsumen terhadap produk ini,resfons positif menyebabkan penjualan yang dilakukan perusahaan dapt meningkat tetapi resfon yang negatif menyebabkan menghalangi pembelian konsumen terhadap produk.dengan meningkatkan cover yang menarik tanpa menghilangkan mereknya juga da[pat membantu perusahaan dalam persaingan pangsa pasar yang berubah ubah sesuai dengan kemajuan zaman dan teknologi.
    strategi yang diterapkan pt.ades ini mampu mendongkrak mereka dari jurang keterpurukan yang mereka hadapi saat ini dan strategi ini juga dapat meningkatkan kembali brand image perusahaan ini dimata masyarakat dan para investor lainnya,hal ini dapat dilihat dengan naikya harga saham ades di BEJ secara signifikan,meski karena kenaikan ini terjadi suspensi dari BEJ,suspensi ini menunjukan bukti bahwa pt.ades dapat menaikan harga sahamnya luar biasa tinggi diluar prediksi para pengamat saham. http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=201322.

    Program csr pt.ades saat ini masih mendompleng dari strategi csr pt.coca-cola company,di indonesia sendiri program coca-cola melalui pt.ades sendiri yaitu program cinta air(love water),inti dari program ini natara lain:
    1.menyediakan air bersih kepada masyarakat.
    2.sistem sanitasi yang baik.
    Kedua program yang dikeluarkan ades ini mampu bertujuan untuk meningkatkan brand positif perusahaan ini di masyarakat.seperti pesaingnya aqua yang meluncurkan program pembelian 1 liter memberikan 10 liter air bersih untuk masyarakat.program seperti ini juga dilakukan ades tetapi dengan cakupan berbeda.pt.ades menyediakan air bersih dimasyarakat dan mengajarkan masyarakat bagaimana sanitasi air yang harus dilakukan perrusahaan,program ini mampu mendorong kenaikan pangsa pasar pt.ades sebagai pesaing pasar.inti dari program ini yaitu memberi brand positif perusahaan di masyarakat.
    http://insidewinme.blogspot.com/2007/12/etika-bisnis-coca-cola.html
    nama :Yogi kurniawan
    nim :ERCIB006 051

    Komentar oleh yogi kurniawan | April 25, 2009 | Balas

  30. Nama : Tri Bagus Satrio
    Jurusan : Manajemen ( Strata 1 )
    No Mhs : Erc1B006014

    Horas pak jo…..
    Dalam topic diskusi yang pak jo berikan….saya mengengkat profil tentang Produk NOKIA yang belakangan ini sangat familiar di lingkungan,bahkan sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat kita.Adapun judul topiknya adalah :

    STRATEGI NOKIA DALAM MEMPERTAHANKAN POSISI
    SEBAGAI MARKET LEADER

    Semakin cepatnya perubahan dan perkembangan teknologi dan informasi menyebabkan persaingan dalam dunia bisnis semakin ketat. Hal tersebut dapat dilihat dengan semakin maraknya muncul produk-produk baru dengan inovasi yang cemerlang. Semakin cepat dalam menanggapai suatu perubahan maka akan semakin nyata kemenangan yang diraih. Dunia bisnis yang semakin kompetitif ini ditanggapi oleh sejumlah industri maupun perusahaan yang sudah pada level global. Salah satunya adalah industri dalam bidang telekomunikasi. Saat lekomunikasi nirkabel atau berhubungan tanpa kabel sedang in atau fashionable di kalangan masyarakat . Hal ini sudah terjadi pada tahun 2000an.Konsumsi terhadap pesawat telepon tanpa kabel terus menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Tahun-tahun sebelumnya kebutuhan telefon ini belum menunjukkan adanya tanggapan yang berarti dari masyarakat sehingga kehadiran telefon inipun masih dianggap barang asing. Tetapi semakin completnya kebutuhan maupun kepentingan mengharuskan orang dituntut bekerja lebih cepat dan efektif sehingga menyebabkan kebutuhan untuk telefon inipun semakin penting dan harus memiliki. Keadaan seperti itu ditanggapi oleh sejumlah perusahaan telekomunikasi yang dianggap sebagai opportunity dalam meraih profit dan menjaring konsumen dalam dunia global. Merk alat telekomunikasi telefon nirkabel terus bermunculan dan bersaing dengan menawarkan berbagai fasilitas yang ada dalam telefon tersebut. Beberapa merk yang bersaing: Nokia, Samsung, Motorola, Sonyericcson, Phillips, dan yang lain. Persaingan tersebut telah memberikan peluang yang besar untuk Nokia dalam menjaring konsumen. Nokia sebagai pemain awal dan utama telah mampu meyakinkan konsumen pada produknya itu. Banyak yang berpendapat bahwa merk Nokia memiliki durability yang lama dan mudah dioperasikan juga akses untuk mendapatkannyapun mudah. Oleh karena itu, banyak konsumen yang memilih Nokia sebagai alat komunikasi kesehariannya.

    I. Nokia di Pasar Indonesia

    Dunia global telah membentuk pola pikir yang cenderung menerima segala perubahan yang terjadi di dunia. Begitu pula dengan adanya perkembangan bisnis yang global yang memacu setiap produsen untuk merubah cara mereka dalam meluaskan network untuk menjaring konsumen. Persaingan yang terus berjalan menyebabkan setiap pelaku bisnis harus tanggap dengan segala kemungkinan yang terjadi pada bisnisnya. Pesatnya perkembangan teknologi telah membuka kesempatan untuk paraprodusen alat komunikasi untuk merentangkan sayapnya menjaring konsumen.Banyak produsen alat komunikasi yang bermunculan dengan memberikan berbagai fasilitas yang menarik yang mampu membujuk para konsumen. Salah satu produsen itu adalah Nokia. Di Indonesia merk Nokia ini menempati jajaran no 1 untuk pasar telfon tanpa kabel. Walaupun sekarang ini Nokia sedang mennghadapi berbagai tantangan dari lawan mainnya seperti Sonyericcson.Nokia yang berawal dari sebuah merk untuk produk-produk milik Finnish Rubber Works yang kemudian membeli saham Finnish Cable Works yang bergerak dalam perlengkapan transmisi, telegram, dan jaringan telepon. Setelah itu, keduanya melakukan konsolidasi dan akhirnya merger sehingga terbentuk nama Nokia Group. Lambat laun perusahaan ini berkibar di dunia global melaui produk-produk elektroniknya.
    Sekarang Nokia terus mengembangkan produk telefon selulernya. Di pasar Global ini, Nokia telah menunjukkan diri bahwa Nokia adalah produk unggulan, produk yang memudahkan segala kebutuhan dan keinginan. Ternyata memang demikian bahwa Nokia mampu menunjukkannya. Hal tersebut terbukti dari meningkatnya pembelian merk Nokia pada beberapa tahun terakhir ini. Selain itu Nokia memiliki pangsa pasar mencapai 39% di seluruh Dunia dan di Indonesia Nokia mencapai market share hingga lebih dari 60%. Oleh karena itu, merk tersebut sudah pantas menyandang market leader untuk pasar telefon seluler.

    II. Nokia menjadi Market Leader.

    Menghadapi persaingan yang ketat tidaklah mudah. Ada berbagai macam tantangan yang harus dihadapai. Dalam hal ini dijelaskan langkah-langkah memasuki pasar global.Ada 5 cara memasuki pasar Global, Indirect Export, Direct Export, Licensing,Joint Venture, maupun Direct Investment. Nokia dalam memasuki pasar global melalui proses joint venture, dan menerapkan strategi pemasaran dengan konsep Marketing Mix, yang meliputi :

    a. Product
    b. Communications
    c. Price
    d. Distribusi Channel

    Pelayanan yang terbaik bagi pelanggan adalah motto Nokia. Untuk mewujudkan hal tersebut Nokia memiliki jaringan pusat layanan terbesar di Indonesia. Selain itu, Nokia menyerahkan distribusi produknya kepada 5 distributor yaitu PT Bimasakti Usindo Persada (BUP), PT Trikomsel Citrawahana, PT Parastar Echorindo, PT Erajaya Swasembada dan PT Intouch. Untuk menunjang aktivitasnya, Nokia juga mendirikan outlet-outlet yang beragam meliputi Nokia Priority Dealers (NPD), Nokia Professional Center (NPC), dan Nokia Sales and Care Center (NSCC). Saat ini Nokia telah memiliki 100 Nokia Priority Dealers (NPD), 23 Nokia Professional Center (NPC) di 12 kota dan satu ), Nokia Sales and Care Center (NSCC) di Jakarta. Beragamnya fasilitas yang dimiliki Nokia menyebabkan nokia menjadi merk yang terdepan dan mendapatkan berbagai penghargaan.Nokia juga telah melakukan STP yang baik sehingga konsumen tidak dibuat bingung karena produk yang diproduksi itu sudah disesuaikan untuk setiap kebutuhan. Hal yang menarik dari Nokia yaitu Nokia membuat produk untuk penetrasi pasar. Setiap produk memiliki kategori tersendiri untuk setiap penetrasi. Seperti halnya, kategori fasionable artinya produk yanng dibuat untuk orang-orang yang fasionable yaitu yang selalu mengikuti perkembangan teknologi dan cenderungn untuk berganti-ganti produk Biasanya produk ini khusus untuk kalangan atas( high class). Ada juga yang dibuat untuk masyarakat kelas bawah ( low class) dan tentunya memiliki fasilitas yang berbeda. Contoh seperti seri 3530, dan seri 2110 untuk low class dan high class ada seri 3650 untuk yang ingin megakses internet dan kamera, seri 5100 untuk yang aktif dan tahan banting, 8910i untuk kategori premium dan color dan 9210i.Dalam perspektif umum dapat menyimpulkan berbagai opini mengenai keberhasilan suatu produk sehingga menjadi pemimpin pasar. Salah satunya menurut Michael Treacy dan Fred Wiersema yang menyebutkan ada 3 faktor yang menyebabkan perusahaan menjadi leader di pasar :
    1. Operasionalisasi yang prima (operational excellence)

    Faktor ini dianggap sangat penting, karena menjadikan suatu pertimbangan bagi konsumen . hal ini mempengaruhi konsumen untuk mengambil suatu keputusan dalam memilih produk dan berbelanja.

    2. Kepemimpinan produk (product leadership)

    Perusahaan diharuskan memiliki kemampuan untuk menciptakan produk-produk baru yang kreatif dan inovatif. Hal ini sangat penting, karena pemimpin pasar sudah seharusnya menjadi trend setter bagi perusahaan lain. Contoh di perusahaan Nokia adalah Nokia mampu menciptakan produk untuk setiap kalangan dengan fasilitas yang berbeda dan diminati oleh konsumen. Handphone dilengkapi dengan akses internet dan kamera juga dilengkapi color yang menarik.

    3. Keintiman dengan pelanggan (customer intimacy)

    Dalam hal ini, perusahaan harus mampu mengetahui apa yang diinginkan oleh konsumen. Langkah ini dapat terwujud melalui peranan R & D nya yang diharuskan selalu mamantau keinginan dan kebutuhan-kebutuhan konsumen.Untuk produk Nokia, Nokia selalu mencari solusi dengan Reseach and developmentnya dalam menanggapi keinginan konsumen . hal tersebut terbukti dari Nokia yang menerbitkan produk baru setiap kuartal.Dari penerbitan tersebut Nokia memunculkan produk yang baru dan diminati konsumen. Berarti disimpulkan bahwa nokia telah mampu membidik titik-titik keintiman konsumen.

    III. Nokia dengan competitor

    Dalam memahami kompetitor yang dihadapi oleh Nokia. Terlebih dahulu Nokia harus mengetahui lingkungan sekitarnya. Nokia juga harus mengetahui siapa pesaing- pesaingnya. Setelah itu, baru Nokia melakukan aksi-aksi yang cocok untuk kelangsungan bagi produknya itu.Dalam hal ini, pandangan mengenai pesaing dapat digolongkan menjadi tiga yaitu :

    1. Perspektif Industri

    Pandangan ini menyebutkan bahwa pesaing diindetifikasikan sebagai organisasi yanng membuat produk sama. Untuk Nokia, perusahaan yang menerbitkan produk sejenis seperti Motorola, sonyericcson, philips, Samsung mobile dan masih banyak lagi.

    2. Perspektif Pemasaran

    Pandangan ini menyebutkan bahwa pesaing diidentifikasikan sebagai organisasi yang m ampu memenuhi kebutuhan konsumen yang sama.

    3. Perspektif Strategic

    Pandangan ini menyebutkan bahwa pesaing memiliki strategi dan sumber daya yang sama. Hal ini dapat dilihat memalalui penetapan harga dan segala fasilitas yang dimiliki pesaing sama dengan produk yang dibuat oleh nokia.

    Dalam rangka untuk memaksimalkan portensi yang dimiliki oleh NOKIA,maka dapat saya simpulkan nokia memiliki beberapa strategi yang digunakan dalam upaya menghadapi pasar global.Jenis criteria strategi yang di pakai oleh nokia adalah :

    ‘’KONSEP PEMASARAN DENGAN MARKETING MIX’’

    Yang meliputi :

    a. Product

    Nokia dibuat disesuaikan dengna kondisi local khususnya regional version. Hal tersebut akan memudahkan pihak Nokia untuk mengembangkan networknya ,karena bias menyesuaikan dengan keinginan konsumen. Selain itu, setiap menerbitkan produk baru Nokia memberikan produk yang selalu inovatif . Dari model, feature, aksesoris telah dirancang dengan matang dengan melakukan berbagai research untuk mengembangkan produknya.

    b. Communications

    Untuk menjaring banyak konsumen Nokia melakukan berbagai promosi . Selain itu, melakukan above the line. Above the line ini digunakan oleh perusahaan ini agar konsumen terpola bahwa produk nokia memiliki brand image yang baik. Pembuktian yang dilakukan Nokia yaitu dengan menunjukkan penghargaan yang diperolehnya sebagai produk no 1 yang masuk dalam Indeks Kepuasan Pelanggan( Customer satisfaction index) oleh majalah SWA dan Biro Riset Frontier pada tahun 2000 dan 2001. Sebelumnya, Nokia juga meraih penghargaan Global Marketing Award dari MarkPlus dan The Jakarta Post.

    c. Price

    Perusahaan besar pada saat ini, penetapan harga yang dilakukan cenderung disesuaikan dengan kurs mata uang negara yang ditempati. Begitu pula dengan Nokia, lebih menyesuaikan harga produknya dengan kurs mata uang setempat.Selain itu, Nokia melakukan penetapan harga Citra( image pricing) dan harga bentuk-produk ( product form pricing).Dari awal dikeluarkan produk ini, Nokia sudah menetapkan untuk membangun image. Langkah yang dilakukan oleh Nokia dengan menetapkan harga yang cukup mahal sudah tepat karena Nokia juga telah memberikan fasilitas yang sepadan dengan harga yang ditetapkan. Seperti : durability yang lama, mudah pengoperasiannya juga feature-feature yang menarik lainnya. Hal ini sangat penting agar produk yang diciptakan laku dipasaran. Selain menetapkan harga citra, Nokia juga menetapkan harga bentuk-produk. Harga bentuk produk ini bukan berarti setiap bentuk yang berbeda dihargai berbeda. Tetapi lebih luas dari itu, mulai dari bentuk sampai fasilitas-fasilitas yang terdapat pada telfon tersebut yang menyebabkan penetapan harga yang berbeda.

    d. Distribusi Channel

    Pelayanan yang terbaik bagi pelanggan adalah motto Nokia. Untuk mewujudkan hal tersebut Nokia memiliki jaringan pusat layanan terbesar di Indonesia. Selain itu, Nokia menyerahkan distribusi produknya kepada 5 distributor yaitu PT Bimasakti Usindo Persada (BUP), PT Trikomsel Citrawahana, PT Parastar Echorindo, PT Erajaya Swasembada dan PT Intouch. Untuk menunjang aktivitasnya, Nokia juga mendirikan outlet-outlet yang beragam meliputi Nokia Priority Dealers (NPD), Nokia Professional Center (NPC), dan Nokia Sales and Care Center (NSCC). Saat ini Nokia telah memiliki 100 Nokia Priority Dealers (NPD), 23 Nokia Professional Center (NPC) di 12 kota dan satu ), Nokia Sales and Care Center (NSCC) di Jakarta. Beragamnya fasilitas yang dimiliki Nokia menyebabkan nokia menjadi merk yang terdepan dan mendapatkan berbagai penghargaan.

    Dalam menghadapi pesaing yang kompetitif Nokia yang telah menjadi leader of market dapat melakukan strategi :

    Strategi Prospektor

    Strategi ini adalah salah satu strategi adaptif milik miles dan snow yang cocok diterapkan pada produk Nokia. Nokia telah menerapkan strategi ini dengan baik yaitu dengan mengutamakan keberhasilan organisasi dalam menciptakan produk baru, dalam berinovasi dan melihat kesempatan yang baru bagi produknya.Nokia telah mampu melakukannya dengan menerbitkan produk-produk baru setiap kuartal dan cenderung produknya pun ditiru oleh beberapa produk milik perusahaan lain. Tetapi ceating value untuk konsumen itulah yang akan membuat daya tarik tersendiri untuk konsumennya, sehingga konsumen dapat mengetahui mana yang Nokia dan bukan. Selama ini, strategi yang diprioritaskan diterapkan oleh nokia adalah strategi prospektor untuk menghadapi pesaingnya. Memang hal tersebut telah berdampak baik bagi produknya, karena nokia ini mampu bersaing tanpa ada kegiatan yang menjatuhkan satu sama lain tetapi cenderung damai.Kegiatan – kegiatan seperti itulah yang sangat baik untuk keberlangsungan produknya dan hubungannya dengan pesaing. Hal yang perlu dicatat oleh Nokia adalah produk yang baru yang juga gencar menyaingi produknya seperti Sonyericcson. Nokia harus lebih giat lagi dalam menggali potensinya untuk mendekatkan diri kepada konsumen. R & D Nokia perlu melakukan terobosan – terobosan yang baru agar merknya tetap menjadi leader di pasar handphone.Nokia merupakan salah satu produk yang telah teruji kualitasnya di dunia global. Di indonesia juga telah dibuktikannya dan Nokia juga sangant optimis bahwa konsumen masih mengharapkan produknya dan pasar nokia inipun akan meluas sampai kepelosok daerah di Indonesia ini. Nokia akan tetap menjadi produk yang diminati dan diungguli sebagai produk no 1 di dunia.

    CSR……?

    Kesadaran perusahaan bahwa nasib dirinya tergantung juga pada kondisi lingkungan dan masyarakat sekitar memang meningkat akhir-akhir ini. Karena itu, kita juga bisa lebih sering membaca berita tentang meningkatnya upaya-upaya yang termasuk sebagai corporate social responsibility (CSR).Berkaitan dengan tema penelitian di atas,dapat saya deskripsikan bahwa dalam upaya mempertahankan jawara nya,Nokia semaksimal mungkin memberikan terobosan yang secara terus – menerus terhadap dunia teknologi khususnya dalam bidang telekomunikasi,dalam rangka memenuhi criteria yang diinginkan oleh konsumen,Nokia terus melayani segala fitur yang dibutuhkan oleh konsumen,sehingga tingkat loyalitas dan kepercayaan konsumen lebih terjaga.Hal inilah yang menjadikan produk – produk nokia menjadi leader di pasar global.Dari segi kualitas nokia sangat di akui ketahanan bahkan jarang sekali konsumen melakukan protes terhadap produk nokia tersebut, Selain itu, setiap menerbitkan produk baru Nokia memberikan produk yang selalu inovatif . Dari model, feature, aksesoris telah dirancang dengan matang dengan melakukan berbagai research untuk mengembangkan produknya.Para anak muda tentunya sangat puas terhadap produk – produk yang di hasilkan oleh nokia,karena segala fitur telah di aplikasikan dalam sebuah ponsel,diantara fitur tersebut adalah :

    1.Media telekomunikasi
    2.Short Messagges Service ( SMS )
    3.Multi Media Service ( MMS )
    4.Kamera
    5.Radio
    6.Notebook
    7.Calculator
    8.Games
    9.Internet Network
    10.Banking Service
    11.Communicator
    Dan segala fitur yang disediakan lainnya

    Bahkan produk nokia selalu memberikan bermacam – amacam type dan bentuk,biasanya produk nokia memeberi kode penyebutan untuk type produk yang unggulan contohnya type N 70,N 73,N 81,E 95 comunicator dan lainnya.tentunya sangat wajar sekali masyarakat mengunggulkan produk – produk dari nokia,karena nokia mengerti apa yang diinginkan dan di butuhkan oleh konsumen pada umummnya.Dari segi kualitas harga nokia lebih mengikuti kurs mata uang,dan nokia sangat terjangkau sekali untuk masayarakat yang berekonomi rendah,menengah bahkan tinggi.

    Jadi kesimpulannya,menurut saya Nokia dalam upaya mempertahankan jawara eksistensinya melakukan strategi secara garis besar dengan memebrikan terobosan – terobosan baru yang inovatif,dengan bentuk,mode,type bahkan fitur – fitur sesuai dengan trend mode.jadi wajar saja nokia slalu unggul di kelasnya.

    Trima kasih pak jo………….
    Mudah – mudahan kita semua menjadi orang beruntung….
    Dimana hari ini kita lebih baik dari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini…..

    Sekian…..

    Referensi : http://fahrudin2008.files.wordpress.com/2008/06/strategi-nokia-dalam-mempertahankan-posisi-sebagai-market-leader1.pdf.

    Satrio Ulasanmu bagus. Sukses selalu.

    Komentar oleh Tri Bagus Satrio | April 25, 2009 | Balas

  31. Nama : Marlina
    NIM : ERC1B006061
    Jurusan : Manajemen Ekstensi

    STRATEGI PT. (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA I

    Dalam upaya mencapai sasaran yang telah ditetapkan, PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia I merumuskan beberapa strategi guna mencapai sasaran tersebut, antara lain :
    a. Strategi Korporasi, Strategi diversifikasi terpusat, Strategi kerjasama, Startegi biaya rendah, Strategi pembenahan
    b. Strategi Bisnis Unit, Strategi Bisnis Unit diterapkan terhadap cabang-cabang dan segmen usaha berdasarkan posisi masing-masing dalam analisa daya tarik industri/pasar dan daya saing produk/jasa, antara lain, Investasi maksimal untuk meningkatkan pertumbuhan (UTPK Belawan), Spesialisasi produk untuk meningkatkan daya saing (Lhokseumawe, Dumai, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Rumah Sakit Pelabuhan dan Unit Galangan Kapal), Pertimbangan restrukturisasi (Malahayati, Tanjung Balai Asahan, Sibolga, Gunung Sitoli, Bengkalis, Selat Panjang dan Rengat), Efisiensi dan meminimalkan investasi (Tembilahan)
    c. Strategi Bidang, Strategi korporasi dan strategi bisnis unit diatas dijabarkan menurut masing-masing fungsi atau bidang di perusahaan. Strategi bidang dimaksud antara lain : Kemitraan usaha, Penetrasi pasar, Spesialisasi produk

    Corporate Social Responsibility (CSR)

    Sesuai dengan definisi yang dikemukakan oleh Prince of Wales International Business Forum pada tahun 2006, CSR memiliki beberapa pilar. Satu, building human capital. Pilar ini menyangkut kemampuan perusahaan untuk memiliki dukungan dari internal berupa SDM yang handal dan eksternal yaitu masyarakat sekitar. Dua, strengthening economies menyangkut upaya pemberdayaan ekonomi komunitas. Tiga, assesing social cohession, perusahaan harus menjaga keharmonisan dengan masyarakat sekitar agar tidak menimbulkan konflik. Empat, encouraging good governance, yaitu pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik. Lima, protecting the environment.
    Pilar ini mengharuskan perusahaan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dengan demikian, CSR tidak sekedar bergerak di luar lingkungan perusahaan saja melainkan juga bergerak di dalam perusahaan meliputi tiga aktifitas yang tidak bisa dipisahkan yaitu, pertama, ditempat kerja mencakup keselamatan kerja, bantuan bagi pegawai yang mengalami musibah, fasilitas kesehatan, dana pensiun, soft loan, pengembangan skill pegawai dan kepemilikan saham. Kedua, menyangkut komunitas atau sosial yang bisa dilakukan dengan memberikan beasiswa dan melakukan pemberdayaan ekonomi secara berkelanjutan. Ketiga, berkaitan dengan lingkungan dimana perusahaan harus menjaga kelestarian lingkungan dan melakukan proses produksi yang ramah lingkungan.
    Berikut ini program kemitraan dan kepedulian yang dilaksanakan oleh PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia I :
    a. Pelaksanaan Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil berdasarkan Keputusan Menteri : Badan Usaha Milik Negara No. Kep. 236/MBU/2003 tanggal 17 Juni 2003 tentang Program Kemitraaan Badan Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN, yang direalisir padatahun 2005 terdiri dari Penyaluran pinjaman sebanyak 260 kegiatan dengan biaya sebesar Rp. 7.653.000.000,- dan Penyaluran Dana Hibah sebanyak 9 kegiatan dengan biaya sebesar Rp.280.023.600,- .
    b. Sebagai bentuk kepedulian Perusahaan kepada masyarakat sekitar daerah operasional Perusahaan telah disalurkan dana untuk Program Bina Lingkungan berdasarkan Keputusan Menteri BUMN No. KEP 236/MBU/2003 tanggal 17 Juni 2003 Program Bina Lingkungan telah dilaksanakan 51 kegiatan dengan biaya sebesar Rp.2.327.565.500,-
    Penyaluran dan Bina Lingkungan menurut daerahnya diprioritaskan dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan masyarakat dilokasi cabang masing-masing, realisasi Bina Lingkungan Tahun 2006
    • Bantuan Bencana Sumut dan Riau nilai Rp 651.193.000
    • Bantuan Pendidikan & Pelatihan daerah Sumut, Riau dan Kep. Riau nilai Rp 69.060.000
    • Bantuan Pengembangan Sarana Umum daerah Sumut nilai Rp 39.800.000
    Bantuan Sarana Ibadah daerah Sumut dan kep Riau nilai Rp 356.685.420

    Referensi :
    http://www.inaport1.co.id/page_kebijakan&strategi.asp
    http://www.inaport1.co.id/page_kemitraan&kepedulian.asp

    Komentar oleh Marlina | April 25, 2009 | Balas

  32. Nama : Riyan Mushlih
    NIM : ERC1B006026
    Jurusan : Manajemen Ekstensi

    Strategi pada PT Unilever Indonesia Tbk (perusahaan)

    Ada yang menarik dari laporan majalah Business Week edisi Asia yang diterbitkan beberapa waktu lalu. Melalui survei yang bertajuk The Asia Business Week 50, majalah yang memiliki reputasi bagus itu mencoba memilih barisan perusahaan yang memiliki kinerja yang kinclong – dari ratusan perusahaan yang asli Asia ataupun korporasi multi-nasional yang beroperasi di Asia. Kriteria utama yang mereka gunakan sebagai dasar pemilihan adalah kinerja keuangan dan pertumbuhan bisnis selama tiga tahun terakhir.
    Hasilnya cukup mengejutkan, namun sekaligus cukup asyik untuk didengar: mereka menobatkan Unilever Indonesia sebagai perusahaan terbaik nomer satu se Asia. Sebuah hasil yang sungguh layak diapresiasi dan kita beri tepuk tangan. Sebuah hasil yang juga menunjukkan satu bukti bahwa roda bisnis di negeri ini ternyata terus melaju dan menggeliat kencang.
    Pada sisi lain, prestasi yang diraih oleh Unilever Indonesia ini kian menegaskan keberhasilan mereka dalam menancapkan jejak bisnisnya di tanah air – sebuah ikhtiar yang telah dilakukan sejak tahun 1933. Dalam kenyataannya, produsen asal Belanda ini makin melaju dengan beragam produk dan serangkaian strategi pemasaran yang masif. Kamar mandi kita mungkin kini telah sesak dengan aneka produk yang mereka ciptakan. Juga baju kita setiap hari mungkin dicuci dengan deterjen produksi mereka. Dan setiap malam, mereka terus hadir berdendang dan menyapa kita melalui tayangan iklan yang rancak di layar televisi.
    Segenap usaha itu kemudian membikin para petinggi Unilever Indonesia bisa memancarkan senyum a la senyum Pepsodent : dalam kurun 2006 total penjualan sebanyak Rp 11 trilyun mengucur deras ke brankas, dan profit bersih sebesar Rp 1,7 trilyun berhasil direngkuh. Ah, sebuah hasil yang sungguh sedap, sesedap teh Sariwangi……
    Namun dibalik kinerja keuangan yang kinclong itu, ada dua pelajaran manajerial yang ingin kita explorasi disini. Yang pertama, melalui pengalaman pemasarannya yang amat ekstensif, kita mungkin mesti harus menyebut Unilever Indonesia sebagai The Best Marketing School in Town. Sebuah tempat dimana proses pengembangan SDM dalam bidang pemasaran menemukan bentuknya yang paling ideal.
    Dalam konteks ini, kita melihat mereka mampu mendesain skema pengembangan karir yang sistematis dan terencana terhadap para manajer mereka – baik yang senior maupun junior. Didukung oleh portfolio produk yang luas, mereka lantas cukup leluasa untuk melakukan rotasi diantara manajernya untuk berpindah dari satu produk (brand) ke lini produk lainnya. Dan disinilah mereka kemudian mampu menempa para manajer mereka secara optimal melalui pergerakan karir yang dinamis – baik secara vertikal, diagonal dan horizontal. Yang lebih elok, mereka tampaknya juga mampu menciptakan proses mentoring secara natural – dimana para manajer yang telah senior secara konstan terus menerus melakukan transfer pengetahuan kepada para juniornya.
    Pelajaran kedua yang bisa kita petik adalah ini : Unilever Indonesia memiliki komitmen yang kuat dan bervisi jauh kedepan dalam mendidik dan mengembangkan barisan sumber daya manusianya. Dalam sebuah kesempatan, Direktur SDM Unilever Indonesia Josef Bataona menyebutkan, mayoritas jajaran direksi mereka sekarang adalah para peserta program management trainee (MT) yang telah mereka tempuh puluhan tahun sebelumnya. Program MT Unilever Indonesia memang terkenal bagus, dan pernyataan diatas kian menegaskan reputasi itu. Artinya, mereka benar-benar menjalankan program MT sesuai dengan tujuan dasarnya : yakni mencetak dan menyiapkan para future leaders secara sistematis dan terencana.
    Ke depan Unilever Indonesia pasti akan terus menemui persaingan bisnis yang kian keras dan melelahkan. Namun melalui serangkaian proses pengembangan SDM yang cerdas dan brilian, mereka barangkali akan menghadapi persaingan bisnis itu dengan penuh percaya diri, sambil serempak berteriak lantang : siapa takut…..

    Corporate Social Responsibility (CSR)

    Unilever Indonesia menyadari pentingnya memberi dan berbagi, bukan semata untuk meningkatkan reputasi, tetapi membantu mereka untuk terus tumbuh dan berkembang. Bagi Unilever Indonesia, tanggung jawab sosial perusahaan tidak terpisahkan dari bisnis.

    Unilever Indonesia percaya, bila semua unsur masyarakat termasuk dunia usaha, bersungguh-sungguh dalam meningkatkan dampak positif dari setiap kegiatan, maka dunia akan menjadi lebih indah. Berikut ini sedikit informasi pelaksanaan tanggung jawab sosial di perusahaan Unilever Indonesia.

    1. Membangun Sinergi Kesuksesan bagi Masyarakat (Dampak Rantai Nilai)

    Dampak yang lebih luas diciptakan melalui rantai nilai, mulai dari pemasok, pelanggan, hingga konsumen. PT Unilever Indonesia Tbk memperkenalkan standar perilaku usaha bagi pemasok, yang disebut Business Partner Code, dan menerapkan “Supplier Quality Management Programme” (SQMP) untuk mendorong pemasok dalam meningkatkan kemampuan dan kinerja mereka. PT Unilever Indonesia Tbk bermitra dengan berbagai jenis distributor independen untuk meningkatkan semangat kewirausahaan, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan keuntungan bagi usaha-usaha lokal.

    2. Memenuhi Panggilan Masyarakat (Kontribusi Sukarela)

    Kontribusi sukarela terhadap masyarakat secara luas, yang dilakukan melalui kemitraan dengan LSM, badan pemerintah, perguruan tinggi dan masyarakat, terlihat seperti “puncak gunung es” yang merupakan dampak yang lebih besar dari kegiatan perusahaan yang sesungguhnya. Kontribusi tersebut mencakup program-program berkesinambungan, yang dilaksanakan secara profesional di bawah Yayasan Unilever Indonesia Peduli. Salah satunya adalah pengembangan para petani kedelai hitam sebagai mitra usaha Unilever. PT Unilever Indonesia Tbk mendorong para karyawan untuk ikut berbagi hati, pikiran dan pengalaman melalui kegiatan bakti sosial sukarela bagi yang membutuhkan, seperti yatim piatu, anak jalanan, penduduk (miskin) pedesaan, pengungsi dan lainnya.

    Referensi :
    http://ULI-CSR204_Indonesia_tcm108-88405.pdf
    http://strategimanajemen.net/2007/09/24/unilever-indonesia-nomer-satu-se-asia/

    Komentar oleh Riyan Mushlih | April 25, 2009 | Balas

  33. Selamat Siang Pak Jo…

    Saya ingin memberikan sedikit ulasan mengenai PT. SidoMuncul.

    PT. SidoMuncul bermula dari sebuah industri rumah tangga pada tahun 1940, dikelola oleh Ibu Rahkmat Sulistio di Yogyakarta, dan dibantu oleh tiga orang karyawan. Banyaknya permintaan terhadap kemasan jamu yang lebih praktis, mendorong beliau memproduksi jamu dalam bentuk yang praktis (serbuk), seiring dengan kepindahan beliau ke Semarang , maka pada tahun 1951 didirikan perusahan sederhana dengan nama SidoMuncul yang berarti “Impian yang terwujud” dengan lokasi di Jl. Mlaten Trenggulun. Dengan produk pertama dan andalan, Jamu Tolak Angin, produk jamu buatan Ibu Rakhmat mulai mendapat tempat di hati masyarakat sekitar dan permintaannyapun selalu meningkat. Dalam perkembangannya, pabrik yang terletak di Jl. Mlaten Trenggulun ternyata tidak mampu lagi memenuhi kapasitas produksi yang besar akibat permintaan pasar yang terus meningkat, dan di tahun 1984 pabrik dipindahkan ke Lingkungan Industri Kecil di Jl. Kaligawe, Semarang.

    Guna mengakomodir demand pasar yang terus bertambah, maka pabrik mulai dilengkapi dengan mesin-mesin modern, demikian pula jumlah karyawannya ditambah sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan ( kini jumlahnya mencapai lebih dari 2000 orang ).
    Untuk mengantisipasi kemajuan dimasa datang, dirasa perlu untuk membangun unit pabrik yang lebih besar dan modern, maka di tahun 1997 diadakan peletakan batu pertama pembangunan pabrik baru di Klepu, Ungaran oleh Sri Sultan Hamengkubuwono ke-10 dan disaksikan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan saat itu, Drs. Wisnu Kaltim.

    Pabrik baru yang berlokasi di Klepu, Kec. Bergas, Ungaran, dengan luas 29 ha tersebut diresmikan oleh Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Republik Indonesia, dr. Achmad Sujudi pada tanggal 11 November 2000. Saat peresmian pabrik, SidoMuncul sekaligus menerima dua sertifikat yaitu Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) setara dengan farmasi, dan sertifikat inilah yang menjadikan PT. SidoMuncul sebagai satu-satunya pabrik jamu berstandar farmasi. Lokasi pabrik sendiri terdiri dari bangunan pabrik seluas 7 hektar, lahan Agrowisata ,1,5 hektar, dan sisanya menjadi kawasan pendukung lingkungan pabrik.

    Secara pasti PT. SidoMuncul bertekad untuk mengembangkan usaha di bidang jamu yang benar dan baik. Tekad ini membuat perusahaan menjadi lebih berkonsentrasi dan inovatif. Disamping itu diikuti dengan pemilihan serta penggunaan bahan baku yang benar, baik mengenai jenis, jumlah maupun kualitasnya akan menghasilkan jamu yang baik.

    Untuk mewujudkan tekad tersebut, semua rencana pengeluaran produk baru selalu didahului oleh studi literatur maupun penelitian yang intensif, menyangkut keamanan, khasiat maupun sampling pasar. Untuk memberikan jaminan kualitas, setiap langkah produksi mulai dari barang datang , hingga produk sampai ke pasaran, dilakukan dibawah pengawasan mutu yang ketat.
    Seluruh karyawan juga bertekad untuk mengadakan perbaikan setiap saat, sehingga diharapkan semua yang dilakukan dapat lebih baik dari sebelumnya.

    Berikut adalah visi dan misi dari PT. SIDOMUNCUL :

    Visi : Menjadi industri jamu yang dapat memberikan manfaat pada masyarakat dan lingkungan.

    Misi : Meningkatkan mutu pelayanan di bidang herbal tradisional
    Mengembangkan research / penelitian yang berhubungan dengan pengembangan pengobatan dengan bahan-bahan alami.
    Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membina kesehatan melalui pola hidup sehat, pemakaian bahan-bahan alami dan pengobatan secara tradisional.
    Ikut mendorong pemerintah / instansi resmi agar lebih berperan dalam pengembangan pengobatan tradisional.

    Sebagai perusahaan yang bahan bakunya tanaman, PT. SidoMuncul tidak ingin kehadirannya menghasilkan limbah yang dapat merusak alam, sehingga berupaya untuk melestarikan aneka tanaman obat yang ada di Indonesia. Untuk menangani limbah cair, di lokasi pabrik dipasang instalasi pengolahan air limbah sehingga air limbah dapat diolah menjadi air yang bisa digunakan untuk menyirami tanaman. Sedangkan limbah padat dari buangan sisa ekstraksi akan dilolah menjadi pupuk organik , yang bisa digunakan untuk memupuk tanaman.

    Dengan upaya penanganan limbah tersebut, diharapkan PT. SidoMuncul menjadi perusahaan yang ramah lingkungan, dan lokasi seputar pabrik menjadi asri karena tanaman tumbuh subur.

    Berkat segala strategi yang dilaksanakannya telah membuat sidomuncul sebagai perusahaan jamu yang pangsa pasarnya sangat luas dan juga dikenal sangat luas.

    Hal ini tentunya berdampak secara langsung terhadap penjualan produk-produk sidomuncul secara signifikan, yaitu penjualannya tergolong tinggi dan diminati konsumennya. Bukti nyata kesuksesan strategi yang dilakukan oleh sidomuncul antara lain adalah sebagai berikut :

    ” Best Encouragement Product 2003″ , tingkat ASEAN, untuk produk minuman Turmeric Natural Drinks/ Kunyit Asam.

    Anugerah ” Solo Customer Satisfaction Index ( SCSI ) 2003 ” , sebagai merek Jamu terpopuler.

    Penghargaan ” Best Brand ” dari Frontier dan majalah SWA, untuk produk KukuBima.

    Merek Dagang Unggulan Indonesia 2003..

    Penghargaan ” ICSA 2002 “, untuk produk KukuBima / Kategori Jamu dan Obat Kuat Pria

    Perusahaan Teladan ” Cara baik Bung Hatta ” , tahun 2002.

    Penerima Kehati Award 2001, kategori Pelaku Bisnis Peduli Lingkungan.

    Penerima Sertifikat CPOTB dan CPOB 2000, sebagai perusahaan Jamu pertama di Indonesia yang melakukan standarisasi Farmasi.

    Dalam bidang CSR sidomuncul juga telah banyak memberikan kontribusi sosialnya terhadap lingkungan di sekitarnya, terutama dalam segi aktivitas social. Sidomuncul seringkali muncul menggunakan brand produknya saat melakukan kegiatan social pada kondisi-kondisi tertentu seperti saat ada bencana, sidomuncul sangat tanggap dengan hal-hal yang terjadi di sekitarnya. Terutama melalui brand Tolakangin dan Kukubima, sidomuncul sering memberikan sumbangan yang cepat saat-saat terjadi bencana. Di sisi lain sidomuncul juga memberikan beasiswa secara rutin terhadap siswa-siswi berprestasi yang ada di sekitarnya. Hal ini menunjukkan bahwa Sidomuncul mempunyai kepedulian social yang cukup tinggi dan menambah apresiasi konsumennya terhadap Sidomuncul itu sendiri.

    Referensi :

    http://www.sidomuncul.com/index.php

    Endang Purnama Yanti
    ERC1B006020
    Fakultas Ekstensi Ekonomi
    Jurusan Manajemen

    Komentar oleh Endang Purnama Yanti | April 25, 2009 | Balas

  34. salam pak jo….

    di topik pak jo tentang makna penting satu strategi,saya mengambil tentang strategi perusahaan pada perusahaan XL, dimana perusahaan ini mempunyai strategi perusahaan yaitu:

    A/. 1. strategi prusahaan dalam jaringan dan infrastruktur
    disini perusahaan tersebut melakukan di area pengembangan jaringan, strategi XL ini untuk menghadapi perubahan dalam bisnis model, dari tariftinggi dan volume-rendah ke tarif-rendah dan volume-tinggi adalah meningkatkan kapasitas jaringan. Pada akhir 2007, jangkauan XL telah mencapai sekitar 90% populasi penduduk Indonesia. Kapasitas jaringan yang lebih besar dan peningkatan kualitas mampu menangani pertumbuhan pelanggan,memperluas pangsa pasar dan mengakomodasi lonjakan trafik
    Di tahun 2008 perusahaan XL mengeluarkan USD 1,2 miliar untuk belanja modal, 90% dari belanja modal yang ditujukan bagi site development adalah untuk peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan.
    Beberapa inisiatif untuk pengembangan jaringan perusahaan XL,diantaranya memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan teknologi XL, yaitu: peningkatan BTS sebesar 51%, sistem penagihan dengan versi yang lebih canggih, kesinambungan dari pemasangan kabel serat optik di darat dan bawah laut, aplikasi teknologi terkini untuk teknologi switching, serta pembangunan pusat penanganan bencana (Disaster Recovery Center) yang konsisten di seluruh Indonesia. Dengan senantiasa merencanakan dan menjalankan penyediaan kapasitas, XL mampu meningkatkan kapasitas jaringan empat sampai lima kali lipat dibandingkan awal 2007. Hasilnya, di 2008 perusahaan XL berhasil menangani 109,5 miliar total menit, atau meningkat tujuh kali dari 13,8 miliar pada tahun lalu. Angka penggunaan (utilization rate) juga meningkat menjadi 60%-70%. Aplikasi teknologi dan sistem terkini juga mempersiapkan perusahaan XL menghadapi tantangan dan tuntutan yang akan datang di industri telekomunikasi.

    2.strategi perusahaan dalam saluran distribusi
    strategi ini merupakan faktor utama dalam memastikan penyediaan produk sehingga dapat menjangkau pangsa pasar yang dituju. Tantangan di area ini adalah menciptakan sistem yang dapat memberikan kinerja yang positif bagi mitra kami dalam mendistribusikan produk kami serta bagi pelanggan sebagai pengguna akhir.
    Distribusi yang efektif tidak hanya mendistribusikan produk kepada penjual atau tempat penjualan, tetapi juga mendukung perluasan distribusi. Persaingan ketat antar operator seluler memacu XL membangun sistem yang dapat mendistribusikan produk sesuai permintaan pasar, juga secara aktif mempromosikan penjualan. Bukti kontribusinya dari saluran distribusi adalah pencapaian 26 juta pelanggan pada 2008. Walaupun sebelumnya telah mempunyai sistem distribusi yang baik.
    Di 2007, XL melakukan perubahan dengan mengimplementasi sistem distribusi baru. XL telah mengimplementasikan sistem distribusi hybrid, gabungan antara sistem indirect (dealer management) dan direct. Sistem ini mengambil contoh dari sistem distribusi untuk fast moving consumer goods (FMCG) dengan tujuan menjangkau pelanggan dan mengawasi saluran distribusi serta ketersediaan produk dan layanan dengan lebih merata. Pada akhir Desember 2008, DN, DR, dan DA masing-masing berjumlah 3,19, dan 119.
    Dalam hal cakupan, para dealer juga memiliki area penjualan berbeda sebagai berikut:

    * Dealer Area mempunyai satu fokus area di kabupaten tertentu
    * Dealer Regional merupakan lapis kedua, yang mempunyai cakupan area yang lebih luas dengan dua atau lebih fokus area yang berbeda.
    * Dealer Nasional merupakan tingkat yang lebih tinggi lagi dengan fokus area secara menyeluruh dalam lingkup nasional.

    Dengan merangkul retailer independen ke dalam sistem,perusahaan XL meningkatkan distribusinya, ketersediaan starter pack XL dan isi ulang pulsa. Di akhir 2008, kami memiliki lebih dari 240.000 retailer independen.
    Secara langsung, XL menyalurkan produk dan layanan melalui XL Center dan outlet XL Center, bank melalui ATM dan phone banking, serta retail outlet di hypermarket. Selain dari distribusi fisik, XL juga memanfaatkan saluran distribusi untuk fungsi layanan pelanggan. Sebagian besar dari fungsi tersebut dilakukan melalui XL Centre dan outlet XL Centre yang dioperasikan pihak ketiga lewat perjanjian waralaba.
    Pada akhir 2008, terdapat 338 XL Center, yang terdiri dari:

    * 125 XL Centre (termasuk Mobile XL Centre)
    * 213 outlet XL Centre

    XL membuka kesempatan kepada perusahaan di sektor retail dan produk konsumen lainnya untuk berbisnis seluler dengan XL. Pada akhir 2008,memiliki 8.825 mitra dengan kategori dealer non-tradisional. Melalui kemitraan dengan perusahaan tersebut, produk XL tersedia di Malaysia, Hong Kong, Saudi Arabia, Singapura, Taiwan, dan Jepang, selain di Indonesia.
    Peningkatan signifikan di 2008 dikarenakan transformasi dealer management perusahaan XL, di mana kami memperkenalkan mindset baru dari ‘trader’ menjadi ‘retailer’.http://www.xl.co.id/Korporat/TentangXL/StrategiPerusahaan/SaluranDistribusi.aspx

    B/. Dengan strategi yang ada pada perusahaan XL, perusahaan ini mampu bersaing dengan perusahaan telekomunikasi lainnya seperti persaingan dalam jaringan dan infrastrukturnya dengan Kapasitas jaringan yang lebih besar dan peningkatan kualitas membuat XL mampu menangani pertumbuhan pelanggan, memperluas pangsa pasar dan mengakomodasi lonjakan trafik, baik untuk pelanggan baru maupun yang sudah ada.Beberapa inisiatif untuk pengembangan jaringan yang dilakukan parusahan XL, yaitu: peningkatan BTS sebesar 51%, sistem penagihan dengan versi yang lebih canggih, kesinambungan dari pemasangan kabel serat optik di darat dan bawah laut, aplikasi teknologi terkini untuk teknologi switching, serta pembangunan pusat penanganan bencana (Disaster Recovery Center) yang konsisten di seluruh Indonesia. Dengan Aplikasi teknologi dan sistem terkini juga mempersiapkan XL untuk menghadapi tantangan dan tuntutan yang akan datang di industri telekomunikasi. sedangkan pada strategi saluran distribusinya membuat XL mampu melakukan Persaingan ketat antar operator seluler dengan membangun sistem yang dapat mendistribusikan produk sesuai permintaan pasar, juga secara aktif mempromosikan penjualan. Bukti kontribusi dari saluran distribusi untuk kesuksesan XL adalah pencapaian 26 juta pelanggan pada 2008. Walaupun sebelumnya telah mempunyai sistem distribusi yang baik,secara rutin mengevaluasi bagaimana sistem distribusi yang ada senantiasa dapat berjalan mengikuti kondisi pasar secara dinamis.

    C/. Menjadi bangsa yang makmur dan tangguh adalah aspirasi dari setiap warga negara. XL melihat bahwa Indonesia, negara yang kaya akan potensi dan sumber daya, sangat mungkin untuk mencapai hal tersebut. Berawal dari keyakinan itu, dan dengan kemampuan yang dimiliki perusahaan, XL berkomitmen untuk berpartisipasi dan memberikan kontribusi langsung dalam pembangunan masyarakat Indonesia.
    Agar peran perusahaan XL dapat berjalan dengan efektif dan menciptakan manfaat nyata secara maksimal,melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan secara menyeluruh untuk program CSR. Bahkan, Perseroan telah mengarahkan program-program CSR nya sebagai bagian yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan rencana perusahaan.
    Sebagai perusahaan yang berbisnis di bidang telekomunikasi dan terkait erat dengan teknologi, XL bertujuan untuk merencanakan dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki dalam bidang tersebut untuk program CSR. Selain itu, perusahaan XL mengerti bahwa di negara berkembang seperti Indonesia, masih terdapat bagian masyarakat yang membutuhkan dukungan dan bantuan untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Berangkat dari pemahaman ini, XL sejauh ini telah mewujudkan usaha pengembangan pendidikan melalui program CSR, Indonesia Berprestasi, serta secara bersamaan menjalankan program pengembangan masyarakat dan aktivitas-aktivitas sosial lainnya. jadi kegiatan yang dilakukan XL sangat bermakna strategis karena dengan sendirinya perusahaan tersebut akan memiliki citra tersendiri dimata masyrakat sebagai perusahan yang mampu mempunyai kepedulian sosial yang tinggi dan mampu berkontribusi besar bagi kesejahteraan masyarakat.

    Komentar oleh m.ridho satriawan | April 25, 2009 | Balas

  35. salam pak jo….
    saya M.ridho satriawan no. mahasiswa saya ERCIB004134 jurusan ekstensi ekonomi manajemen
    di topik pak jo tentang makna penting satu strategi,saya mengambil tentang strategi perusahaan pada perusahaan XL, dimana perusahaan ini mempunyai strategi perusahaan yaitu:

    A/. 1. strategi prusahaan dalam jaringan dan infrastruktur
    disini perusahaan tersebut melakukan di area pengembangan jaringan, strategi XL ini untuk menghadapi perubahan dalam bisnis model, dari tariftinggi dan volume-rendah ke tarif-rendah dan volume-tinggi adalah meningkatkan kapasitas jaringan. Pada akhir 2007, jangkauan XL telah mencapai sekitar 90% populasi penduduk Indonesia. Kapasitas jaringan yang lebih besar dan peningkatan kualitas mampu menangani pertumbuhan pelanggan,memperluas pangsa pasar dan mengakomodasi lonjakan trafik
    Di tahun 2008 perusahaan XL mengeluarkan USD 1,2 miliar untuk belanja modal, 90% dari belanja modal yang ditujukan bagi site development adalah untuk peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan.
    Beberapa inisiatif untuk pengembangan jaringan perusahaan XL,diantaranya memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan teknologi XL, yaitu: peningkatan BTS sebesar 51%, sistem penagihan dengan versi yang lebih canggih, kesinambungan dari pemasangan kabel serat optik di darat dan bawah laut, aplikasi teknologi terkini untuk teknologi switching, serta pembangunan pusat penanganan bencana (Disaster Recovery Center) yang konsisten di seluruh Indonesia. Dengan senantiasa merencanakan dan menjalankan penyediaan kapasitas, XL mampu meningkatkan kapasitas jaringan empat sampai lima kali lipat dibandingkan awal 2007. Hasilnya, di 2008 perusahaan XL berhasil menangani 109,5 miliar total menit, atau meningkat tujuh kali dari 13,8 miliar pada tahun lalu. Angka penggunaan (utilization rate) juga meningkat menjadi 60%-70%. Aplikasi teknologi dan sistem terkini juga mempersiapkan perusahaan XL menghadapi tantangan dan tuntutan yang akan datang di industri telekomunikasi.

    2.strategi perusahaan dalam saluran distribusi
    strategi ini merupakan faktor utama dalam memastikan penyediaan produk sehingga dapat menjangkau pangsa pasar yang dituju. Tantangan di area ini adalah menciptakan sistem yang dapat memberikan kinerja yang positif bagi mitra kami dalam mendistribusikan produk kami serta bagi pelanggan sebagai pengguna akhir.
    Distribusi yang efektif tidak hanya mendistribusikan produk kepada penjual atau tempat penjualan, tetapi juga mendukung perluasan distribusi. Persaingan ketat antar operator seluler memacu XL membangun sistem yang dapat mendistribusikan produk sesuai permintaan pasar, juga secara aktif mempromosikan penjualan. Bukti kontribusinya dari saluran distribusi adalah pencapaian 26 juta pelanggan pada 2008. Walaupun sebelumnya telah mempunyai sistem distribusi yang baik.
    Di 2007, XL melakukan perubahan dengan mengimplementasi sistem distribusi baru. XL telah mengimplementasikan sistem distribusi hybrid, gabungan antara sistem indirect (dealer management) dan direct. Sistem ini mengambil contoh dari sistem distribusi untuk fast moving consumer goods (FMCG) dengan tujuan menjangkau pelanggan dan mengawasi saluran distribusi serta ketersediaan produk dan layanan dengan lebih merata. Pada akhir Desember 2008, DN, DR, dan DA masing-masing berjumlah 3,19, dan 119.
    Dalam hal cakupan, para dealer juga memiliki area penjualan berbeda sebagai berikut:

    * Dealer Area mempunyai satu fokus area di kabupaten tertentu
    * Dealer Regional merupakan lapis kedua, yang mempunyai cakupan area yang lebih luas dengan dua atau lebih fokus area yang berbeda.
    * Dealer Nasional merupakan tingkat yang lebih tinggi lagi dengan fokus area secara menyeluruh dalam lingkup nasional.

    Dengan merangkul retailer independen ke dalam sistem,perusahaan XL meningkatkan distribusinya, ketersediaan starter pack XL dan isi ulang pulsa. Di akhir 2008, kami memiliki lebih dari 240.000 retailer independen.
    Secara langsung, XL menyalurkan produk dan layanan melalui XL Center dan outlet XL Center, bank melalui ATM dan phone banking, serta retail outlet di hypermarket. Selain dari distribusi fisik, XL juga memanfaatkan saluran distribusi untuk fungsi layanan pelanggan. Sebagian besar dari fungsi tersebut dilakukan melalui XL Centre dan outlet XL Centre yang dioperasikan pihak ketiga lewat perjanjian waralaba.
    Pada akhir 2008, terdapat 338 XL Center, yang terdiri dari:

    * 125 XL Centre (termasuk Mobile XL Centre)
    * 213 outlet XL Centre

    XL membuka kesempatan kepada perusahaan di sektor retail dan produk konsumen lainnya untuk berbisnis seluler dengan XL. Pada akhir 2008,memiliki 8.825 mitra dengan kategori dealer non-tradisional. Melalui kemitraan dengan perusahaan tersebut, produk XL tersedia di Malaysia, Hong Kong, Saudi Arabia, Singapura, Taiwan, dan Jepang, selain di Indonesia.
    Peningkatan signifikan di 2008 dikarenakan transformasi dealer management perusahaan XL, di mana kami memperkenalkan mindset baru dari ‘trader’ menjadi ‘retailer’.http://www.xl.co.id/Korporat/TentangXL/StrategiPerusahaan/SaluranDistribusi.aspx

    B/. Dengan strategi yang ada pada perusahaan XL, perusahaan ini mampu bersaing dengan perusahaan telekomunikasi lainnya seperti persaingan dalam jaringan dan infrastrukturnya dengan Kapasitas jaringan yang lebih besar dan peningkatan kualitas membuat XL mampu menangani pertumbuhan pelanggan, memperluas pangsa pasar dan mengakomodasi lonjakan trafik, baik untuk pelanggan baru maupun yang sudah ada.Beberapa inisiatif untuk pengembangan jaringan yang dilakukan parusahan XL, yaitu: peningkatan BTS sebesar 51%, sistem penagihan dengan versi yang lebih canggih, kesinambungan dari pemasangan kabel serat optik di darat dan bawah laut, aplikasi teknologi terkini untuk teknologi switching, serta pembangunan pusat penanganan bencana (Disaster Recovery Center) yang konsisten di seluruh Indonesia. Dengan Aplikasi teknologi dan sistem terkini juga mempersiapkan XL untuk menghadapi tantangan dan tuntutan yang akan datang di industri telekomunikasi. sedangkan pada strategi saluran distribusinya membuat XL mampu melakukan Persaingan ketat antar operator seluler dengan membangun sistem yang dapat mendistribusikan produk sesuai permintaan pasar, juga secara aktif mempromosikan penjualan. Bukti kontribusi dari saluran distribusi untuk kesuksesan XL adalah pencapaian 26 juta pelanggan pada 2008. Walaupun sebelumnya telah mempunyai sistem distribusi yang baik,secara rutin mengevaluasi bagaimana sistem distribusi yang ada senantiasa dapat berjalan mengikuti kondisi pasar secara dinamis.

    C/. Menjadi bangsa yang makmur dan tangguh adalah aspirasi dari setiap warga negara. XL melihat bahwa Indonesia, negara yang kaya akan potensi dan sumber daya, sangat mungkin untuk mencapai hal tersebut. Berawal dari keyakinan itu, dan dengan kemampuan yang dimiliki perusahaan, XL berkomitmen untuk berpartisipasi dan memberikan kontribusi langsung dalam pembangunan masyarakat Indonesia.
    Agar peran perusahaan XL dapat berjalan dengan efektif dan menciptakan manfaat nyata secara maksimal,melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan secara menyeluruh untuk program CSR. Bahkan, Perseroan telah mengarahkan program-program CSR nya sebagai bagian yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan rencana perusahaan.
    Sebagai perusahaan yang berbisnis di bidang telekomunikasi dan terkait erat dengan teknologi, XL bertujuan untuk merencanakan dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki dalam bidang tersebut untuk program CSR. Selain itu, perusahaan XL mengerti bahwa di negara berkembang seperti Indonesia, masih terdapat bagian masyarakat yang membutuhkan dukungan dan bantuan untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Berangkat dari pemahaman ini, XL sejauh ini telah mewujudkan usaha pengembangan pendidikan melalui program CSR, Indonesia Berprestasi, serta secara bersamaan menjalankan program pengembangan masyarakat dan aktivitas-aktivitas sosial lainnya. jadi kegiatan yang dilakukan XL sangat bermakna strategis karena dengan sendirinya perusahaan tersebut akan memiliki citra tersendiri dimata masyrakat sebagai perusahan yang mampu mempunyai kepedulian sosial yang tinggi dan mampu berkontribusi besar bagi kesejahteraan masyarakat.
    sekian dulu pak jo…
    mudah-mudahan dapat memberikan masukan bagi industri telekomunikasi lainnya.
    terima kasih…..

    Komentar oleh m.ridho satriawan | April 25, 2009 | Balas

  36. Selamat Siang Pak Jo…..Mohon maaf saya salah mengirimkan komentar di bagian S2 jadi saya kirim ulang di bagian S1…..

    Dalam komentar saya saat ini, saya ingin memberikan komentar saya terhadap PT. COCA-COLA BOTTLING INDONESIA (PT.CCBI) selaku pemegang lisensi dari The Coca-Cola Company yang mempunyai kewenangan untuk memproduksi dan mendistribusikan produk-produk berlisensi Coca-Cola seperti (Coca-Cola, Fanta, Sprite, Frestea, Ades) di wilayah Indonesia.

    PT.CCBI dalam usahanya mempunyai banyak sekali strategi yang sangat efektif dalam merebut pangsa pasar minuman ringan non-alkohol di Indonesia, strateginya antara lain sebagai berikut :

    1. PT.CCBI selalu berusaha melakukan ekspansi pasar secara besar-besaran sehingga pendistribusian produknya sangat luas agar mudah didapat oleh konsumen hampir di semua pelosok wilayah mulai dari toko besar hingga retail di pinggir jalan.
    2. PT.CCBI melakukan penanaman brand image yang sangat kuat akan produknya terhadap konsumen-konsumennya sebagai minuman bersoda/ringan/non-alkohol yang mempunyai citra dan kelas tersendiri namun mudah ditemukan, sehingga produk-produknya selalu menjadi produk yang familiar dan terkenal di semua kalangan. Melalui promosi yang gencar dan jargon-jargon produknya yang sangat dikenal telah membuat produk-produknya sangat mendunia dan melekat di hati konsumen seperti contohnya slogan “Always Coca-Cola” yang mendunia hingga slogan local seperti “Brrrsama-sama kami hadirkan saat-saat penuh kesegaran setiap hari”.
    3. PT.CCBI berkomitmen penuh terhadap konsumennya, apapun akan dilakukan untuk memuaskan konsumennya antara lain dengan menyediakan produk yang harganya sangat terjangkau oleh semua kalangan hingga membuat Consumer Response Teams dan program-program yang dilaksanakan di semua area operasi di seluruh Indonesia untuk menampung setiap masukan yang disampaikan oleh para konsumen dan pelanggan agar pelanggan menjadi puas dan loyal terhadap produk-produk dan pelayanannya.
    4. PT.CCBI juga berkomitmen terhadap kualitas produknya melalui The Coca-Cola Quality System yang merupakan landasan kebijakan perusahaan terhadap pengawasan mutu yang memotivasi untuk bertindak memenuhi dan bahkan melampaui berbagai standar kualitas, baik itu merupakan standar internasional maupun standar yang ditetapkan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku di Industri makanan dan minuman.
    5. PT.CCBI juga mempunyai strategi perusahaan yang sangat efisien dan efektif, perusahaan ini melakukan kerjasama dengan pihak lain yang mendukung usahanya sehingga cost perusahaan dapat lebih ditekan, contohnya bekerjasama dengan pabrik pembuat tutup botol, media komunikasi, usaha transportasi hingga toko-toko retail dalam proses produksi, distribusi hingga pemasarannya.

    Menurut saya, strategi yang dilaksanakan oleh PT.CCBI tersebut di atas sangatlah optimal sekaligus efektif dan efisien, karena terbukti produk-produk PT.CCBI sangatlah “umum” bagi kita semua, dalam artian mudah didapat, harga terjangkau dan kualitas terjamin, disamping itu inovasi-inovasi produknya sangat beragam dan menarik perhatian konsumennya. Karena itu menjadi hal wajar apabila produk-produk PT.CCBI menjadi market leader dibidangnya untuk saat ini.

    Dukungan system manajemen yang terarah dan diawasi langsung oleh The Coca-Cola Company juga telah membuat PT.CCBI menjadi sebuah perusahaan besar yang kuat dan mapan. Orientasi perusahaan ini tidak hanya berfokus pada orientasi bisnis (keuntungan) semata namun juga sangat peduli terhadap orientasi pasar dan konsumen sekaligus berorientasi terhadap lingkungan dan social.

    Dalam bidang Corporate Social Responsibilty (CSR) atau tanggung jawab perusahaan terhadap sosial, PT.CCBI juga mempunyai beberapa program CSR yang sangat peduli terhadap masyarakat dan kegiatan-kegiatan social bahkan program-program CSR ini juga ada yang disupport langsung dari The Coca-Cola Company, antara lain :

    1. Hal terawal yang mencerminkan kepedulian PT.CCBI adalah dampak langsung pada kehidupan dan kesejahteraan ribuan pemasok lokal, pelanggan dan karyawan yang berasal dari masyarakat sekitar. Setiap tahun PT.CCBI melaksanakan program bantuan kemasyarakatan untuk masyarakat setempat dalam bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan prasarana, serta menyalurkan bantuan dalam berbagai bentuk kepada kelompok-kelompok masyarakat membutuhkan.
    2. PT.CCBI melalui yayasan sosialnya yang bernama Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) mempunyai komitmen untuk membantu penyediaan kesempatan belajar bagi anak-anak dan remaja Indonesia agar dapat menjadi warga negara yang produktif serta berwawasan luas. Demi membantu dunia pendidikan, CCFI melaksanakan serangkaian kegiatan untuk memfasilitasi sarana belajar alternatif guna mengakomodasi kebutuhan pendidikan bagi para siswa maupun anak putus sekolah. Tiga program besar yang telah dicetuskan adalah: Program Community Learning Center, Program Lokakarya Penulisan Cerita Anak dan Program Pelatihan yang berkelanjutan.
    Program Community Learning Center (Rumah Belajar Masyarakat) merupakan salah satu wujud nyata upaya CCFI dalam mengembangkan perpustakaan umum agar dapat menjadi sarana alternatif tempat belajar bagi masyarakat. Hal tersebut dicapai melalui beberapa cara yaitu: mendidik para staf perpustakaan agar mereka lebih berorientasi pada pembaca, peremajaan sarana perpustakaan agar lebih menarik dan menyelenggarakan program-program edukatif di perpustakaan untuk menarik minat pengunjung.
    Selain itu, tiga program besar lain telah dicanangkan untuk memberdayakan Learning Center binaan CCFI.
    Pertama, Program Digital Divide. Melalui program ini, CCFI melengkapi fasilitas Learning Centernya dengan perangkat komputer modern. Selain itu, para pengelola Learning Center dibina menjadi tenaga handal yang dapat mengajarkan manfaat belajar komputer dengan cara yang menyenangkan bagi anak dan remaja yang datang ke Learning Center.
    Kedua, Program Lingkungan Hidup. Bekerja sama dengan organisasi lingkungan, CCFI mengembangkan seri buku pendidikan Keanekaragaman Hayati Indonesia, yang disebarluaskan di setiap Learning Center dan perpustakaan sekolah.
    Ketiga, Program HIV/AIDS. CCFI memasukkan program pendidikan tentang HIV/AIDS di Learning Center binaannya di empat kota, yaitu: Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya. Kegiatan diawali dengan pelatihan para mentor yang terdiri dari pengelola Learning Center dan beberapa aktifis HIV/AIDS, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan komunikasi bagi remaja di sekitar Learning Center.
    3. Adanya keterbatasan kemampuan pengusaha di sektor informal (pengusaha mikro) dalam mengelola usahanya mendorong PT.CCBI mewujudkan kepedulian sosialnya dengan memprakarsai program ekonomi kemasyarakatan berbentuk program pengembangan usaha mikro (Coca-Cola Micro Enterprise Development Program). Program ini mempunyai dua elemen yaitu bantuan teknis (technical assistance) pengembangan dan pendampingan usaha mikro yang didukung sepenuhnya oleh Coca-Cola selama satu tahun. Pendampingan ini dimaksudkan untuk memberdayakan anggota kelompok, meningkatkan jumlah tabungan atas kesadaran sendiri, serta mengembangkan kegiatan usaha produktif anggota dan pengembangan jaringan usaha serta akses terhadap modal kerja yang diberikan oleh lembaga pembiayaan independen atau bank (diluar Coca-Cola).
    4. Komitmen sosial Coca-Cola Bottling Indonesia juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial lainnya yang dilakukan bagi masyarakat di sekitar pabrik dan kantor-kantor penjualannya di berbagai daerah di Indonesia. Untuk memfokuskan bantuannya, Coca-Cola memfokuskan pada tujuh bidang utama, yaitu: pendidikan, lingkungan, bantuan atas pembangunan infrastruktur publik, event-event nasional dari berbagai organisasi kepemudaan dan pemerintah, kebudayaan, kesehatan dan olahraga, dan bantuan bagi korban bencana alam.

    Referensi :

    http://www.coca-colabottling.co.id

    FeLLiS Titahbara
    ERC1B006032
    Fakultas Ekstensi Ekonomi
    Jurusan Manajemen

    Komentar oleh FeLLiS Titahbara | April 25, 2009 | Balas

  37. Selamat Siang pak Jo…..

    Saya ingin menceritakan sedikit sejarah tentang PT Semen Padang, PT Semen Padang merupakan pabrik semen tertua di Indonesia yang didirikan pada tanggal 18 Maret 1910 dengan nama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappi (NV NIPCM). Pabrik mulai berproduksi pada tahun 1913 dengan kapasitas 22.900 ton per tahun, dan pernah mencapai produksi sebesar 170.000 ton pada tahun 1939 yang merupakan produksi tertinggi pada waktu itu. Ketika Jepang menguasai Indonesia tahun 1942-1945, pabrik diambil alih dengan menajemen Asano Cement, Jepang. Pada waktu kemerdekaan tahun 1945 pabrik diambil alih oleh karyawan dan selanjutnya diserahkan kepada pemerintah Republik Indonesia dengan nama Kilang Semen Indarung. Pada agresi militer 1 tahun 1947, pabrik dikuasai kembali oleh Belanda dan namanya diganti menjadi NV Padang Portland Cement Maatschappij (NV PPCM).

    Berdasarkan PP No. 50 tanggal 5 Juli 1958, tentang penentuan perusahaan perindustrian dan pertambangan milik Belanda dikenakan nasionalisasi, maka NV Padang Portland Cement Maatschappij dinasionalisasikan dan selanjutnya ditangani oleh Badan Pengelola Perusahaan Industri dan Tambang (BAPPIT) Pusat. Setelah tiga tahun dikelola oleh BAPPIT Pusat, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 135 tahun 1961 status perusahaan diubah menjadi PN (Perusahaan Negara). Akhirnya pada tahun 1971 melalui Peraturan Pemerintah Nomor 7 menetapkan status Semen Padang menjadi PT Persero dengan Akta Notaris No. 5 tanggal 4 Juli 1972.

    Berdasarkan Surat Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 5-326/MK.016/1995, Pemerintah melakukan konsolidasi atas tiga Pabrik semen milik Pemerintah yaitu PT Semen Tonasa (PTST), PT Semen Padang (PTSP) dan PT Semen Gresik (PTSG), yang terealisir pada tanggal 15 September 1995, sehingga saat ini PT Semen Padang berada dibawah PT Semen Gresik Tbk (Semen Gresik Group).

    PT Semen Padang mempunyai visi dan misi sebagai berikut :

    Visi :

    Menjadi Industri semen yang andal, unggul dan berwawasan lingkungan

    Misi :
    1. Meningkatkan nilai perusahaan bagi stakeholder, bertumbuh dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan
    2. Mengembangkan industri berwawasan lingkungan
    3. Mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional

    Perusahaan menyadari bahwa sasaran jangka panjang perusahaan tidak dapat dicapai tanpa dimilikinya karyawan yang kompeten, memiliki etos kerja yang baik, mampu bekerjasama dan senantiasa menerapkan prinsip pembelajaran berkelanjutan dalam setiap aktivitas kerjanya, Serangkaian kebijakan dan aktivitas strategis pengelolaan Sumbaer Daya Manusia (SDM), Yang meliputi menyempurnakan Struktur Organisasi dan uraian tugas menyelenggarakan rekrutmen dan seleksi calon karyawan, membenahi prosedur dan sistem pengelolaan SDM, serta menyempurnakan program pembinaan, pendidikan dan pelatihan karyawan yang berbasiskan kompetensi.

    Hal ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan salah satu misi perusahaan, yaitu mengembangkan sumber daya manusia yang berkompeten dan profesional untuk menjamin ketersedianya tenaga kerja dengan kompetensi yang dibutuhkan, perusahaan melakukan pengelolaan sebagai berikut :

    1. Melakukan analisa terhadap kebutuhan tenaga kerja secara periodik agar efisiensi jumlah dan kualitas tenaga kerja yang dibutuhkan tetap terjaga
    2. Menerapkan sistem seleksi yang sangat ketat dan adil dalam setiap tahapan proses rekrutmen calon karyawan.
    3. Melakukan penilaian yang objektif terhadap kinerja karyawan secara berkala, yang hasilnya dijadikan sebagai dasar untuk perhitungan salah satu komponen gaji bulanan serta penetuan kenaikan golongan dan jabatan karyawan.
    4. Melakukan GAP analysis untuk memastikan kesesuaian tingkat kompetensi yang dimiliki karyawan dengan kebutuhan pekerjaan.
    5. Merencanakan dan melaksanakan program pelatihan untuk peningkatan kompetensi teknis dan manajerial serta sikap kerja karyawan.

    Perusahaan mendorong karyawan bekerja secara profesional yang berorientasi pada produktivitas dan efisiensi. Tumbuhnya Circle – circle TPM secara significan di semua unit kerja serta penerapan SMSP secara konsisten, Memberikan andil besar dalam pencapain kinerja perusahaan impresif.
    Selain itu, Perusahaan menyediakan berbagai fasilitas keagamaan, olahraga dan kesenian yang dapat dipergunakan oleh karyawan sebagai media untuk bersosialisasi, meyalurkan hobby dan mengembangkan diri. Perusahaan juga mengadakan berbagai kegiatan sosial yang melibatkan seluruh karyawan semen Padang Group, Seperti :
    Peringatan Hari Ulang Tahun Perusahaan melalui pekan olahraga dan seni (Porseni). Peringatan hari besar keagamaan dan kegiatan-kegiatan lainnya.
    Strategi yang dilakukan PT Semen Padang telah membuktikan bahwa kegiatan usahanya berorientasi secara luas, mulai dari segi profit, efisiensi, produktivitas, kualitas produk dan SDM hingga orientasi pada konsumen dan karyawannya sendiri.

    PT Semen Padang juga mampu mengekspansi produknya agar mampu menguasai pasaran semen terutama untuk wilayah regional Kepulauan Sumatera, produk semen padang sangat mudah dijumpai dibanyak tempat dengan harga dan kualitas yang bersaing dengan competitor lainnya. Ini membuktikan bahwa PT Semen Padang telah mencapai hasil dari strategi-strategi yang diterapkannya.

    Dalam bidang CSR (Corporate Social Responsibility), PT Semen Padang juga mempunyai komitmen dan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan di sekitarnya dan membantu masyarakat di sekitarnya. Antara lain yaitu :
    1. PT Semen Padang melalui program Semen Padang peduli membantu meringankan penderitan warga korban galodo di Tanah Datar dan Kabupaten Agam. Kepedulian tersebut diwujudkan dengan memberikan bantuan dana dengan total Rp 75 juta kepada dua pemerintah setempat.
    2. Sebagai salah satu perusahaan pembina usaha kecil di Sumatera Barat, PT Semen Padang mempunyai komitmen untuk mengangkat ekonomi masyarakat kecil melalui pembinaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Komitmen itu dibuktikan dengan menetapkan anggaran pembinaan UKM sebesar Rp. 3,25 miliar pada tahun 2009 ini.
    3. Yayasan Rumah Sakit Semen Padang sudah merencanakan untuk membangun rumah sakit yang representatif bertaraf internasional demi mendukung pelayanan kesehatan di Padang.
    4. PT Semen Padang bekerjasama dengan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan, Kota Padang menyelenggarakan Pelatihan Adat Salingka Nagari di kalangan ninik mamak, bundo kanduang serta anak nagari untuk melestarikan adat dan budaya masyarakat.
    5. PT Semen Padang juga mendukung pelestarian olhraga tradisional setempat yaitu olhraga pacu kuda.

    Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa PT Semen Padang mempunyai orientasi social yang tinggi disamping kemajuan usahanya dan meningkatnya pangsa pasar serta penjualan produk PT Semen Padang tersebut.

    Dedi Priansya
    ERC1B0060001
    Fakultas Ekstensi Ekonomi
    Jurusan Manajemen

    Komentar oleh Dedi Priansya | April 25, 2009 | Balas

  38. Salam pak jo….

    1. PT Djarum yang saya lihat atau amati di PT Djarum tersebut dalam mengembangkan perusahaan nya memakai salah satu strategy yaitu strategy bauran pemasaran yang diantaranya:
    - strategy produk, PT Djarum memberikan produk yang berkualitas dan bervariasi dengan menyediakan sigaret kretek tangan, sigaret kretek mesin regular, sigaret kretek mesin light ( ringan nikotin )
    - Strategy harga, PT Djarum memakai premium strategy
    - Strategy tempat, PT Djarum menjualkan produk nya secara langsung dan melalui agen, baik besar maupun kecil
    - Strategy promosi, PT Djarum melakukan promosi yang tertuju pada above the line dan below the line

    Selain itu PT Djarum melakukan strategy perluasan pasar domestik melalui pemanfaatan teknologi, seperti melakukan penjualan lewat internet, serta mengembangkan produk baik dari segi kemasan dan rasa, PT Djarum juga melakukan promosi yang lebih agresif dengan mensponsori berbagai event yang banyak di minati oleh anak muda agar dapat menaikan market share dan melakukan price kopetition. Tetap melakukan perubahan iklan yang lebih focus pada target pasar nya, dan tetap berusaha mempertahankan custumer responsiveness yang sudah di miliki perusahaan agar pelanggan menjadi puas, sehingga pelanggan menjadi loyal, dan menghindari atau meniadakan factor puas diri.

    2. Menurut kesimpulan saya, PT Djarum tersebut sudah melakukan strategy –strategy yang sudah cukup baik dalam pengembangan perusahaannya, sehinga PT Djarum sampai sekarang masi tetap eksis di dalam dunia perdagangan rokok.

    3.Yang saya amati pada PT Djarum tersebut, PT Djarum melakukan CSR habis-habisan dengan melakukan pemberian beasiswa bagi atlet-atlet berprestasi di bidang olah raga khusus nya di bidang bulu tangkis, mendirikan sekolah bulu tangkis, dan membina pemuda-pemudi Indonesia yang mempunyai bakat dan kemauan di bidang bulu tangkis. Sehingga CSR yang digunakan PT Djarum sangat lah bermakna srategis, karna dengan melakukan ini semua, PT Djarum sangat lah dikenal oleh warga Indonesia di semua kalangan, sehingga dapat menambah penjualan PT Djarum tersebut.

    Fauzan Saputra
    ERC1B006042
    Fakultas Ekstensi Ekonomi
    Jurusan Manajemen

    Komentar oleh Fauzan Saputra | April 25, 2009 | Balas

  39. NAMA : ANDI RIFALDI
    NIM : ERC1B006010
    FAKULTAS : EKONOMI MANAJEMEN ( NON REGULER )

    Salam pak jo…..
    saya ingin menyampaikan strategi pemasaran club MANCHESTER UNITED d pasar dunia.
    mudah2an ap yg sya jlaskan ini dpt menambah wawasan qt ttg strategi pemasaran suatu club sepakbola.
    Tak perlu kita pungkiri lgi bahwa sekarang bisnis d dunia sepak bola sudah menjadi suatu peluang bisnis yg besar.Para org kaya d sluruh dunia seperti roman abrahamovic,markorm glazer,florentino perez,juan laporta,bahkan smpai k mantan PM thailand pun ikut menanam saham ny d dunia bisnis persepakbolaan dunia.

    Sejak roman abrahamovic membeli saham chelsea bisnis d dunia sepak bola pun mulai mencuat kpermukaan.hsilnya tak muluk2 bnyak milyalder menanam sham nya d club yg mereka inginkan.

    contoh ny sja milyalder dri amerika yaitu marcorm glazer menanam saham ny d manchester united membeli sham MU 80%.
    marcorm glazer jg mengajak seluruh keluarga ny ikut menanam sham d MU.alhasil MU kni jd club tersukses d dunia bisnis sepakbola.

    keberhasilan itu tidak lepas dri strategi pemasaran yg d terapkan marcorm glazer.krna strategi pemasaran bgtu brarti d dlm dunia bisnis ap pun trmsuk sepak bola.
    marcormglazer jg menggandeng perusahaan AIG (american insurance group) sbgai sponsorship MU slma 5 thun dgn hrg kntrak mncpai 500-700 milyar

    dlam strategi ini MU mengacu kepada konsep strategi pemasaran yaitu STP (segmentasi,targeting,positioning)

    1.segmentasi.
    MU n AIG memfokuskan bidikan pasar yg sensitf terhadap produk2 marchindes yg d twarkan MU kpda pencinta MU.dlam hal ini MU mnawarkan hrga jual produk yg terjangkau oeh pencinta dan tdak mnarok hrga yg tgi,shngga pruduk mereka dpat d rsakan n d trima oleh para konsumen khusus ny pencinta MU.selain itu MU jg memberikan coaching clinic gratis kepada pencinta sepakbola dan dsna d ajarkan tehknik bermain bola yg baik n bnr.

    2.Targeting.
    d sni MU n AIG mengejar target pemasaran mereka d ASIA,AFRIKA n AMERIKA krna MU thu d benua itu bnyak org yg bgtu fanatik kpda MU,slain itu org2 yg blm thu dgn MU jd bsa thu dgn khdran MU d sna.dsni MU nerapkan strategi pemasaran yg berbeda tiap kunjungan k msing benua.
    kita ambil cntoh d afrika n asia.klo d afrika MU lbh condong k penjualan produk n coaching klinic sdgkan d asia MU menitik bratkan kpda kerjasama jangka pnjang dgn mengizinkan para pemain brbakat d asia dpat latihan d MU bhkan MU jg melakukan pertanding persahabatan.

    3.POSITIONING.
    di lihat dri segmentasi pasar n targeting ny,mka yg mnjadi positioning ny adalah LCC.yaitu sebagai club yg dpat d jangkau hrga pnjualan marchindes ny oleh semua kalangan masyarakat terutama msyrkat yg menengah k bawah.Daerah yg memiliki mnat olahraga ny kurang dri 1% dri total populasi penduduk dpt d tgkatkan mnjadi 15%-30% dgn promosi bisnis ini.Beberapa club seperti chelsea,real madrid,barcelona,liverpool menurunkan harga jd mnjdi pesaing terkuat MU d dunia bisnis ini.Mka dri itu MU perlu penetralisasian dmi mmperthan usaha n profabilitas ny.Sekalipun tidak memiliki pelayanan yang lebih baik dari club lain, namun MU selalu mengedepankan pelayanan yg baik trus produk yg baik pula.Perlu kita diketahui bahwa mayoritas penjualan produk seperti marchindes terjadi justru memiliki pelayanan lebih baik dari strategi pemasaran club lain ny.

    MU dalam hubungannya dengan konsep CSR “Community Social Responsibility” : untuk memaksimalkan keuntungan melalui harga hematnya dengan layanan berkualitas,MU berusaha mengoptimalisasi biaya dengan cara penjualan yg efisien dan tepat sasaran,tidak memberikan layanan yg brsifat tidak mndukung seperti kurang ramah trhdap konsumen,menggunakan satu tipe usaha untuk menghemat biaya produksi, dan semua penghematan ini dikembalikan kepada pelanggan dengan memberikan harga yang sangat hemat dan penekanan terhadap harga yaitu kelas menengah ke bawah, terutama para pelaku usaha sebagai strategi bermain di segmen Low Cost Carrier (LCC), bahkan lapisan masyarakat yang belum pernah menggunakan produk2 yg d tawarkan MU.

    Komentar oleh ANDI RIFALDI | April 25, 2009 | Balas

  40. Nama : Susan Rahmadani
    NIM : C1C006085
    Kelas : I/ Akuntansi
    “Tugas Penelusuran dan Pemantauan Industri Pendidikan”

    Siang Pak Jo. . .

    Industri pendidikan merupakan salah satu yang dominan dalam perekonomian.Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya lembaga / institusi pendidikan yang berdiri, salah satunya universitas. Akibat dari tingginya kebutuhan masyarakat akan pendidikan dan ketatnya persaingan dalam dunia kerja menuntut para lulusan SMA/SMK sederajat untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas/ Perguruan Tinggi.Persaingan yang ketat antar Universitas untuk menjadi yang terbaik menuntut universitas untuk memiliki strategi – strategi agar dapat bertahan dalam persaingan.
    Fakultas Ekonomi sebagai salah satu fakultas di Universitas Jambi, dalam menghadapi persaingan tersebut, berupaya untuk terus meningkatkan kualitasnya, salah satunya dengan ditetapkannya Visi, Misi, dan Tujuan Fakultas Ekonomi.Visi FE Unja untuk menjadi institusi unggulan di bidang manajemen, serta perencanaan ekonomi daerah dan akuntansi di wilayah Sumatera mendorong FE Unja untuk menetapkan strategi-strategi yang dapat meningkatkan kualitas mereka sehingga dapat merekrut para lulusan SMA/SMK sederajat dan menghasilkan lulusan yang berkualitas sehingga FE Unja memiliki nama baik dalam dunia pendidikan.Untuk mewujudkan hal tersebut, FE Unja meningkatkan kualitas mereka, diantaranya dengan terus mengembangkan dan memperbaiki model pembelajaran yang dapat menjamin daya saing lulusan,FE Unja juga memiliki tenaga pengajar yang berkualitas, yang diharapkan mampu membimbing mahasiswa agar dapat menjadi mahasiswa yang mampu bersaing dan menghadapi tantangan.Selain itu, FE Unja juga terus meningkatkan kualitasnya dengan mengadakan kegiatan yang mampu meningkatkan kreativitas dan menambah pengetahuan mahasiswa.Salah satu hal yang menjadi kelemahan adalah Fasilitas yang sangat minim di FE Unja,sehingga hal tersebut menjadi salah satu factor yang menghambat penerapan strategi-strategi yang telah ditetapkan oleh FE Unja.
    Visi FE Unja untuk menjadi unggulan dapat terwujud apabila semua pihak mau menerapkan strategi-strategi yang telah disusun secara baik.Untuk itu,partisipasi para mahasiswa dan tenaga pengajar untuk mau melaksanakan strategi tersebut, sangat menentukan terwujudnya tujuan. Tercapainya tujuan tentunya harus didukung dengan fasilitas-fasilitas yang menunjang kegiatan perkuliahan. Untuk itu, FE Unja harus terus meningkatkan fasilitas-fasilitas yang dimilikinya,sehingga strategi yang telah ditetapkan dapat terlaksana dangan baik.

    Sekian. . . :)

    Komentar oleh susan rahmadani | April 25, 2009 | Balas

  41. Nama : Harmadini Hurriyanti
    Nim : C1C006090

    TUGAS PENELUSURAN DAN PEMANTAUAN INDUSTRI PENDIDIKAN

    Siang Pak Jo..

    Industri yang dominan dalam ekonomi salah satunya adalah industri pendidikan. Berbagai lembaga pendidikan saling bersaing demi meningkatkan mutu dan kualitas yang mana Universitas Jambi merupakan saingan yang cukup kuat bagi lembaga pendidikan lain di kota Jambi karena merupakan satu-satunya universitas negeri yang ada di kota Jambi. Seiring dengan globalisasi saat ini menuntut adanya kesiapan dan perubahan oleh seluruh bidang khususnya pendidikan. Para mahasiswa juga dituntut mampu menyesuaikan diri, lebih cakap, terampil dan berwawasan luas, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih guna mampu untuk ikut andil dalam dunia kerja. Tiap-tiap universitas pun menyusun program-program yang dianggap mampu membawa perubahan dan peningkatan mutu dan kualitas pendidikan. Universitas Jambi contohnya, menerapkan kurikulum baru yang mana dalam proses belajar mengajar mahasiswa lebih aktif dalam interaksinya dengan pengajar. Sarana dan prasarana yang semakin ditingkatkan mulai dari bangunan hingga alat-alat yang menunjang perkuliahan, serta jaringan hotspot yang semakin baik pula. Dengan berjalannya program-program diatas, maka semakin meningkat pula kualitas pendidikan suatu universitas.

    Hingga saat ini, universitas Jambi masih terus berusaha mengembangkan potensi yang dimilikinya baik dari segi teknis maupun sumber daya manusianya. Meskipun terkesan agak lambat, namun Universitas Jambi selalu berupaya menjadi lebih baik. Hal tersebut juga sangat ditentukan oleh mutu tenaga akademis, para mahasiswa serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Yang menjadi kendala dalam pelaksanaan program tersebut adalah kurang optimumnya penyaluran dana yang memang disediakan sehingga universitas Jambi agak tertinggal dibanding universitas negeri yang lain diluar propinsi Jambi.

    Pada dasarnya, tak ada kata tak mungkin. Sehingga jika Universitas Jambi mau untuk memperbaiki strategi yang ada maka kemungkinan terwujudnya keberhasilan akan mudah dicapai. Hal tersebut kembali lagi kepada unit-unit yang terlibat langsung didalamnya baik akademis maupun teknis.

    Strategi terbaik yang harus diterapkan dimulai dari kualitas tenaga akademis, yang secara langsung juga menentukan kualitas para mahasiswanya, memaksimalkan dana yang digunakan untuk membangun universitas serta pemanfaatan teknologi dan informasi yang semakin canggih. Dengan penerapan strategi yang baik, Universitas Jambi akan mampu bersaing dengan universitas-universitas lainnya di tingkat nasional yang mana hal tersebut mencerminkan pula keberhasilan kinerja suatu universitas.

    Komentar oleh harmadini hurriyanti | April 25, 2009 | Balas

  42. Nama : Cherly Rindiyantika Koloay
    Nim : C1C006101

    TUGAS PENELUSURAN DAN PEMANTAUAN INDUSTRI PENDIDIKAN

    Syalom Pak Jo..

    Pada masa sekarang ini banyak terjadi perubahan-perubahan yang menuntut setiap perusahaan untuk mampu bertahan atau tetap eksis di dunia bisnis, berbagai macam strategi telah diciptakan serta dikembangkan untuk menghadapi berbagai permasalahan dan menyikapi peluang yang ada. Dampak dari berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada saat ini, membuat banyak perusahaan terus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia yang dimilikinya, terlebih lagi pada dunia pendidikan.
    Saya mengambil contoh pada Universitas Jambi, Fakultas Ekonomi, khususnya jurusan akuntansi, untuk menghadapi era globalisasi saat ini ada beberapa langkah yang diambil guna meningkatkan kualitas pendidikan. Pendidikan sangatlah penting karena berawal dari pendidikan seseorang dapat meraih kesuksesan, sehingga lembaga-lembaga pendidikan terus mengupayakan untuk membekali masyarakat dengan pendidikan yang layak agar tidak ada lagi masyarakat yang terbelakang. Kebutuhan akan pendidikan yang sangat besar, mendorong perusahaan atau lembaga-lembaga pendidikan untuk menarik minat masyarakat terhadap pendidikan yang bermutu. Terjadinya banyak perubahan dan teknologi yang semakin canggih, menuntut seseorang untuk lebih meningkatkan pengetahuannya mengenai teknologi yang dapat menunjang kegiatan sehari-hari. Dunia pendidikan juga tidak lepas dari perkembangan teknologi, dalam mendapatkan informasi, serta proses mengajar sehingga strategi yang dibuat haruslah mencakup fasilitas yang menunjang kemudahan, efektifitas, serta efisiensi perusahaan. Pendidikan juga harus memperhatikan budaya dan perilaku sosial yang saat ini semakin menurun. Persaingan di dunia pendidikan juga sangat ketat, hal tersebut menuntut Universitas Jambi untuk meningkatkan kualitasnya, dengan menyusun strategi-strategi yang mampu memiliki daya saing di tingkat regional dan nasional. Pada FE. Universitas Jambi, khususnya jurusan Akuntansi, telah menyusun strategi-strategi untuk meningkatkan daya saingnya. Strategi tersebut meliputi peningkatan kualitas tenaga pendidik, fasilitas, kualitas, sarana, serta system yang ada saat ini. Dalam penerapan strategi tersebut tentunya banyak terdapat kendala-kendala mulai dari kerjasama hingga birokrasi yang cukup panjang.
    Pada saat ini, FE. Universitas Jambi khususnya jurusan akuntansi terus berusaha meningkatkan potensinya. Beberapa strategi yang dilakukan yaitu meningkatkan akreditas yang baru-baru ini dilaksanakan, serta penambahan ruang baca, dan rencana diadakannya laboratorium akuntansi. Dengan strategi tersebut jurusan akuntansi, FE. Universitas Jambi diharapkan mampu membangun image yang baik serta lulusan yang berkualitas dan memiliki daya saing yang tinggi dengan jurusan akuntansi di universitas lainnya.
    Strategi yang telah disusun tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri sehingga tidak tertutup kemungkinan untuk terus memperbaiki atau mengubah strategi tersebut dengan memanfaatkan peluang yang ada secara optimum. Keberhasilan dalam penerapan strategi tersebut dapat tercipta bila didukung oleh semua pihak-pihak terkait yang ada dalam lingkungan FE. Akuntansi Universitas Jambi.
    Strategi yang telah disusun dapat terwujud apabila didukung oleh fasilitas-fasilitas yang dapat menunjang kegiatan operasional FE. Akuntansi Universitas Jambi, guna membangun daya saing terhadap berbagai tantangan yang akan dihadapi.

    Sekian…

    Komentar oleh cherly rindiyantika koloay | April 25, 2009 | Balas

  43. Selamat Siang pak Jo…
    Pada kesempatan ini saya ingin mengomentari tentang PT. PUSRI yang bergerak di bidang usaha produksi pupuk dan telah menjadi pabrik pupuk terbesar di Indonesia.
    PT Pupuk Sriwidjaja didirikan pada tanggal 24 Desember 1959 di Palembang, Sumatera Selatan. PT Pusri merupakan pabrik urea pertama di Indonesia. Bermula dengan satu unit pabrik berkapasitas 100 ribu ton urea per tahun, perusahaan mengalami perkembangan pesat sepanjang tahun 1972 hingga 1994 dengan dibangunnya beberapa pabrik baru sehingga meningkatkan kapasitas terpasang menjadi 2,26 juta ton urea per tahun.
    Mengiringi pembangunan pabrik-pabrik baru dan bersamaan dengan munculnya sejumlah pabrik pupuk lain di Indonesia, PT Pusri mulai mengubah orientasi produksi ke orientasi pasar. Dengan bantuan pinjaman Bank Dunia, PT Pusri membangun jaringan distribusi dan pemasaran – berikut sarana dan prasarana pendukungnya hingga menjangkau segenap pelosok Nusantara. Sejak tahun 1979 pemerintah menugaskan PT Pusri untuk melaksanakan distribusi dan pemasaran pupuk bersubsidi ke seluruh wilayah Indonesia hingga dibebaskannya tata niaga pupuk, serta saat ini pemerintah memutuskan dibentuknya rayonisasi wilayah pemasaran dan distribusi pupuk bersubsidi mulai tahun 2003.
    Visi dari PT. PUSRI adalah :

    ” Menjadi Perusahaan yang berdaya saing tinggi dalam industri pupuk, industri kimia dan agrokimia, distribusi dan perdagangan serta jasa Engineering, Procurement dan Construction baik di tingkat regional maupun global ”

    Sedangkan misi perusahaan adalah :
    1. Memproduksi dan memasarkan pupuk, untuk mendukung ketahanan pangan nasional ( swasembada pangan ), produk – produk petrokimia dan jasa – jasa EPC serta memperdagangkan produk pertanian di pasar nasional dan global dengan memperhatikan aspek mutu secara menyeluruh.
    2. Meningkatkan hasil usaha untuk menunjang kelancaran kegiatan operasional dan pengembangan usaha Perusahaan.
    3. Memberikan kontribusi pada pembangunan melalui pengambangan industri pendukung pertanian dan industri kimia berbasis sumber daya alam yang ramah lingkungan.
    4. Peduli pada masyarakat lingkungan ( community development ).
    5. Mengutamakan keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan hidup dalam setiap kegiatan usaha.
    6. Melakukan pengembangan usaha ke hulu untuk mendapatkan sumber bahan baku.

    Dalam melaksanakan maksud dan tujuan sebagaimana tercantum dalam anggaran dasar diperlukannya adanya “Falsafah Perusahaan” yang merupakan suatu sikap dan pandangan hidup yang harus dianut oleh seluruh aparat perusahaan dalam mengelola aktivitas perusahaan.
    Falsafah Perusahaan yang dianut oleh PT Pusri bersendikan pada TAQWA serta semboyan “PUSRI KELUARGA PETANI” yang dinyatakan dalam “LIMA PANDANGAN HIDUP”(*) disingkat “MAPAN” , yaitu :
    • Bekerja merupakan bagian dari ibadah
    • Perusahaan merupakan arena pengabdian kepada bangsa dan negara serta merupakan sumber penghasilan
    • Tahu membawa diri
    • Ambeg Paramaarta atau tahu mendahulukan apa dan mana yang terpenting
    • Berpandangan luas dan konsisten
    (*) Falsafah warisan H Hasan Kasim – Dirut PT Pusri (1966-1981)
    Tujuh Butir Nilai Budaya Positif
    • Pengabdian
    • Disiplin
    • Profesional
    • Kerjasama yang terpadu
    • Kepedulian lingkungan
    • Pelayanan yang terbaik
    • Prestasi yang berkualitas
    Memberikan kepuasan kepada pelanggan dan masyarakat melalui produk dan pelayanan yang bermutu berlandaskan kepada 7 etos kerja, yaitu :
    1. Bertindak segera

    2. Responsif

    3. Disiplin

    4. Kerja Keras

    5. Kreatif

    6. Bersih

    7. Baik Sangka

    Dengan segala nilai-nilai perusahaan yang juga meupakan cerminan dari strategi perusahaan tersebut maka telah mampu membawa PT. PUSRI menjadi produsen pupuk terbesar di Indonesia yang teruji kualitasnya. Komitmen PT. PUSRI dalam meningkatkan kinerja karyawannya secara langsung juga membawa dampak positif terhadap perusahaan baik itu mulai dari sector produksi hingga distribusi dan pemasaran.
    Di samping membangun kompetensi di bidang distribusi dan pemasaran, perusahaan juga memberikan perhatian khusus kepada pembinaan SDM dalam proses alih teknologi untuk menangani pemeliharaan dan pembangunan pabrik pupuk secara swakelola.
    Kombinasi keunggulan di bidang produksi, distribusi dan pemasaran, SDM dan teknologi menjadikan PT Pusri sebagai pemain terdepan dalam industri pupuk nasional.

    Sebagai warga dunia usaha yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat, PT Pusri secara konsisten terus berupaya untuk maju sekaligus memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat dan lingkungan sekitarnya atau biasa disebut dengan CSR (Corporate Social Responsibility)..

    Pelaksanaan tanggung-jawab berupa kepedulian sosial yang dilakukan selama ini telah menunjang terjalinnya hubungan interaksi positif yang berkesinambungan antara keluarga besar Pusri dan masyarakat. Pada gilirannya hubungan baik tersebut akan menunjang citra dan manfaat berupa dukungan positif bagi Perusahaan, bukan saja untuk saat sekarang melainkan untuk masa-masa yang akan datang. Hal-hal yang dilakukan antara lain :

    1. Melalui Program Kemitraan, Perusahaan melaksanakan pembinaan kepada Usaha Kecil dan Koperasi dalam bentuk peningkatan kemampuan manajerial, modal kerja, modal investasi, pembinaan teknologi dan pemasaran. Tujuannya adalah meningkatkan nilai tambah bagi usahanya sehingga pada akhir masa pembinaan dapat menjadi usaha mandiri.
    Realisasi penyaluran dana Program Kemitraan dalam bentuk Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK) selama tahun 2004 berjumlah total Rp 51,62 milyard dan Bina Lingkungan sebesar Rp. 11,82 milyard.

    2. Melalui kegiatan kemasyarakatan PT. PUSRI mengadakan program bantuan berkala yang dilaksanakan berdasarkan skala prioritas dan merata dalam setiap kelurahan, dapat dirinci sebagai berikut:
    1. Bantuan sarana dan prasarana umum seperti
    sarana jalan, jembatan, tempat ibadah, pendidikan
    (beasiswa), fasilitas magang, penerangan jalan,
    kesehatan dan banyak lagi lainnya.
    2. Bantuan sarana olahraga dan kesenian, termasuk
    bantuan dana dan prasarana untuk pelaksanaan
    PON XVI yang diselenggarakan di Sumatera Selatan.
    3. Kesempatan kerja pada kegiatan perbaikan
    tahunan pabrik.
    4. Pelatihan kewirausahaan, koperasi dan lingkungan.
    5. Partisipasi aktif dalam program pengentasan
    kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.
    Selain dari hal tersebut di atas, PT Pusri juga membantu lingkungan dengan menyiapkan alat pemadam kebakaran, disamping untuk kebutuhan PT Pusri juga membantu Kotamadya Palembang apabila terjadi kebakaran.
    Kepedulian Lingkungan merupakan salah satu pandangan dan sikap karyawan PT PUPUK SRIWIDJAJA (PUSRI), oleh karena itu Pimpinan PT PUSRI bertekad untuk melaksanakan kegiatan industri berwawasan lingkungan yang berkelanjutan,
    Dalam mencapai tujuan tersebut, PUSRI menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO-14001 sebagai landasan untuk menerapkan dan mengkaji ulang tujuan serta sasaran lingkungan secara menyeluruh dan terpadu dengan melibatkan seluruh karyawan untuk berperan aktif dalam melakukan penyempurnaan mutu lingkungan secara terus menerus mellaui program Pusri Effluent Treatment Improvement Project” atau Proyek PET. Dimana proyek ini adalah implementasi dari peraturan Pemerintah mengenai ketentuan Baku Mutu Limbah Cair sesuai dengan ketentuan Menteri Negara Lingkungan Hidup serta kesepakatan program kali bersih (PROKASIH) Sungai Musi, yang telah ditandatangani oleh Direksi PT Pusri dengan Pemda Tk.1 Sumatera Selatan. Sehingga PT. PUSRI turut mendukung keselamatan alam dan mengolah limbahnya agar aman bagi lingkungan.

    FERDIAN
    ERC1B006018
    Fakultas Ekstensi Ekonomi
    Jurusan Manajemen

    Ferdian, saya suka membaca ulasan di atas, tapi saya belum membaca urutan penjelasan mulai dari visi, misi, nilai dan yang lebih penting bagaimana strategi sesuai dg tujuan yg akan dicapai.

    Komentar oleh FERDIAN | April 25, 2009 | Balas

  44. nama:desmirahman
    NIP ;ER 1 B 006021
    ekonomi management ekstensi

    1.Penjelasan strategy :
    Di lihat dari strategi yang di gunakan perusahaan KFC tersebut mengembangkan strategi bauran pemasaran yang selalu melkukan pembaharuan pada promosi nya diantara nya:
    -sSTRATEGI PRODUK,KFC memberikan produk berkualitas tinggi kepada para konsumen serta variasi tambahan yang berbeda dari makanan yang di produksi perusahaan makanan lainnya.sehingga konsumen tidak bosan untuk mengkonsumsi.baik kalanagan dewasa dan juga anak-anak.
    -STRATEGI HARGA,KFC memberikan harga cukup terjangkau serta memberikan menu tambahan yang menrik dsan paket yang tidak tersedia di restoran lain.
    -STRATEGI TEMPAT DAN WAKTU,KFC menjual produk secara langsung kepada konsumen dan melalui stand atau cabang-cabang restoran yang ada,serta melkukan strategi pada waktu hari besar serta hari istimewa seperti ulang tahun (party KFC) dengan memberikan paket dan penurunan harga.
    -STRATEGI PROMOSI,KFC lebih tertuju pada promosi pemasaran paket/partai besar dengan memanfaat kan waktu dan hari tertentu dengan tujuan terbaik menempatkan keuntungan lebih besar dari pada hari biasa.

    2.KRITERIA STRATEGI :
    menurut saya strategi yang di gunakan oleh KFC strategi promosi perluasan usaha yang di letakkan di suatu daerah/perseroan. pemasaran dan penjualan di lakukan dengan memanfaatkan waktu dan hari besar dengan menggunakan tema tema hari besar tsb,seperti : hari ulang tahun, hari raya dan bulan ramdhan.
    menurut saya KFC KFC harus bisa menigkatkan penjualan lebih baik bukan hanya di hari tertentu, misalnya di hari-hari bisa dengan cara memberikan menu terbaru dan menrik serta harga terjangkau kepada konsumen.

    3.Respon pasar thdp perusahaan:
    pengamatan saya,pasar menjadi menigkat akan konsumsi produk yang di keluarkan perusahaan sehingga perusahaan mengalami peningkatan keuntungan tiap bulan nya.
    -respon perusahaan terhadap pasar :
    perusahaan harus bisa bersaing dengan perusahaan lain nya agar tidak terjadi penurunan keuntungan,dengan mel;kuakan penigkatan pelayanan dan variasi terbaru yang lebih menarik…

    SKIAN TERIMA KASIH…

    Saudara Desmi, strategi yang dimaksud bukan strategi pemasaran, apalagi bauran pemasaran. Akan tetapi, strategi korporasi. Lantas apa bentuk CSR yg dilakukan oleh Kentucky dan dampaknya seperti apa pula? itu pertanyaan yg harus dijawab sesuai dg bacaan.

    Komentar oleh desmi rahman | April 25, 2009 | Balas

  45. Nama :ALBADRU
    NIM :ERC 1 B 006 005
    EKONOMI MANGEMENT EKSTENSI

    1.PENJELASAN STRATEGI PT.TELKOMSEL…
    Di lihat dari persaingan perusahaan telekomunikasi yang ada saat ini Pt.TELKOMSEL mengambang kan beberapa strategi dalam memasarkan produk nya dan segi promosi nya…di antara nya:
    -Strategi produk ; telkomsel mengeluarkan produk-produk yang mengutamakan akan permintaan pasar dan juga menyaingi perusahaan tewlekomunikasi lain nya…PT.Telkomsel mengeluarakan berbagai macam jenios,seperti kartu As(As fresh,kartu Simpati ( simpati ekstra,simpati pede).sehingga pasar(konsumen)memiliki pilihan akan prosuk nya di sesuaikan dengan kebutuhan dari pelanggan itu sendiri dengan berbagai macam keunggulan nya…segmentasi pasar dari PT.TELKOMASEL meliputi berbagai kalanagn …
    -Strategi Harga,,Telkomsel memberikan tariff harga yang bersaing dari semu competitor nya …dan menambah kan fitur-fitur yang melengkapi dari system harga yang baersaing(bisa di katakan murah).
    s-strategi promosi,dari segi promosi PT.TELKOMSEL memberikan berbagai macam promosi yang menarik seperti promo paket sms ,paket telpn murah,dlll…

    2.KRITERIA STRATEGI ;
    Dalam strategi yang di luncurkan oleh PT.TELKOMSEL meurut saya di perlukan beberapa inovasi yang bisa mengalah kan competitor nya dalam persaingan bisnis telekomunikasi ini.
    PT.TELKOMSEL yang sudah melekat di masyarakat harus memberikan inovasi terbaru yang belum di keluarkan competitor lainnya agar biSA kembali mearik pasar konsumen yang memilih produk competitor.

    3.tindakan yang dilakukan oleh pt.telkomsel dalam hubungannya dengan CSR(comunnity social responsibility)adalah melakukan suatu kerjasama dengan berbagai perusahaan,seperti bekerja sama dengan perusahaan APPLE yang bergerak di bidang teknologi (computer,jaringan internet,dan satelit)dan juga memberikan bonus terhadap pelanggan.
    Dengan melakukan kerjasama tersebut PT.TELKOMSEL emngeluarkan produk BLACKBARRY khusus.
    Dan strategi ini cukup banyak mendapat kan respon positif pasar.

    Saudara Albadru. Urutan jawaban sudah sesuai dengan pertanyaan, tapi harus dibedakan antara strategi korporasi dg strategi pemasaran. Strategi pemasaran merupakan bagian dari strategi korporasi secara keseluruhan. Silahkan dipikirkan lagi.

    Komentar oleh ALBADRU | April 25, 2009 | Balas

  46. LITA ELMAWANTI
    ERC1B006019
    MANAJEMEN EKSTENSI SEM VI
    ( MANAJEMEN STRATEJIK )

    Salam pa’ jo

    STRATEGI BISNIS PT. SINAR SOSRO

    PT. SINAR SOSRO di dirikan pada tahun 1974 yang merupakan pabrik teh siap minum dalam kemasan botol pertamas di Indonesia dan di dunia. PT. SINAR SOSRO, perusahaan yang memproduksi teh siap minum dalam kemasan. Produk-produk yang di hasilkannya sampai saat ini adalah ( tehbotol sosro, fruit tea sosro, joy tea green sosro, TEBS, Happy jus, dan air minum pri-A ).
    Teh Botol Sosro merupakan salah satu produk dari PT. SINAR SOSRO yang telah dikembangkan dan dipertahankan selama puluhan tahun, dan kini telah menjadi produk yang sangat dekat dengan pelanggan melalui strategi-strategi inovatif yang dilakukan. Hasil dari strategi-strategi yang telah di jalankan PT. SINAR SOSRO itu adalah hingga kini Sosro menjadi pemimpin dalam kategori teh dalam botol, bahkan dapat bersaing dengan perusahaan multinasional yang ikut bermain dalam kategori ini.

    Kekuatan yang dimiliki oleh Sosro merupakan hasil dari penerapan strategi yang baik dalam pembentukan merek kepada pelanggan. Hal ini dapat kita lihat dari langkah-langkah yang dilakukan PT. Sinar Sosro dalam mengembangkan Teh Botol Sosro, yaitu :

    Pertama kali mengenalkan teh siap minum dalam kemasan botol, Sosro memiliki target pasar yang jelas, dengan target orang yang sedang melakukan perjalanan. Pada waktu itu, strategi promosi yang dilakukan juga baik dengan menetapkan harga tidak lebih dari biaya parkir pada waktu itu (mengingat target adalah orang yang sedang melakukan perjalanan). Pada waktu pengenalan produk, Sosro juga memiliki keunggulan kompetitif karena merupakan teh siap minum dalam kemasan botol yang dipasarkan pertama kali di Indonesia.

    Sosro melakukan positioning dengan mengedukasi masyarakat agar tidak merasa aneh untuk meminum teh dalam kemasan botol dan dengan diasajikan dingin. Karena pada awal kemunculan produk, masyarakat Indonesia masih terbiasa untuk minum teh yang disajikan panas. Ternyata proses diferensiasi yang dilakukan Sosro membuahkan hasil baik, sehingga Sosro dikenal sebagai minuman teh dalam kemasan botol yang dapat memberikan kesegaran
    Positioning yang dilakukan oleh Sosro juga didukung oleh marketing mix yang baik. Hal ini ditunjukan dari integrasi yang baik dari komponen-komponen 4P. Contoh adalah bahwa pengembangan produk berasal dari strategi promosi, hubungan antara penentuan harga (price) dengan saluran distribusi (place), dll.

    Strategi penjualan yang dilakukan Sosro adalah dengan mengembangkan saluran distribusi secara luas dan terus menerus. Mengutamakan availability dan kualitas produk sehingga berbuah pada kesetiaan pelanggan.
    PT. SINAR SOSORO mendistribusikan produknya ke kantor penjualan (KP) yang di buatnya sendiri dan tersebar di hampir seluruh kabupaten dan kotamadya. Selain mendistribusikan, KP juga bertugas untuk penarikan botol-botol kosong.
    Di bawah KP, jalur dstribusi memiliki 3 tingkatan yaitu, agen/ wholesaler/ dister, subwholesaler (sub-agen), dan pengecer (retailer). Untuk tingkat dister, terdapat dister aktif (tidak hanya menunggu pembeli datang, tetapi juga mendistribusikan ke tingkat pengecer) dan dister pasif (hanya menunggu pembeli datang ke tempatnya).
    Untuk level pengecer,, SS mensegmentasikan dalam 7 segmen (outlet) yaitu kantin/ kafe, lokasi makan (resto), street market (toko, warung, PKL), supermarket, hotel dan tempat hiburan, institusi (koperasi), dan end user. Melalui jalur-jalur itulah produk the botol sosro dipasarkan hingga end user.

    Pengembangan proses yang dilakukan oleh Sosro adalah dengan mengintegrasikan supply chain, seperti memiliki kebun teh sendiri. berbeda dengan proses distribusi produk dilakukan dengan bekerja sama dengan banyak agen penjualan untuk memperluas cakupan distribusi dari Sosro

    Dalam perkembangannya, untuk bersaing dengan competitor Sosro mulai melakukan kampanye bahwa dengan mengkonsumsi teh akan membuat tubuh menjadi sehat, karena teh mengandung anti oksidan. Hal ini menambah keunggulan kompetitif dari Sosro.

    Teh Botol Sosro saat ini telah menjadi pemimpin pasar di Indonesia . Ini merupakan hasil dari pengembangan saluran distribusi, menjaga kualitas, dan strategi promosi yang dilakukan PT. SINAR SOSRO melalui iklan di berbagai media dengan jargon “apapun makanannya minumannya teh botol sosro”. Slogan ini di munculkan tidak saja mengguncang sesama produk teh namun juga produk minuman secara keseluruhan.

    Selain memperkenalkan tema baru Apapun makannya, minumannya Teh Botol Sosro, Teh Botol Sosro juga menggencarkan program promosi. Salah satunya yang terkenal dengan program promosi Struk Rejeki Teh Botol. Kegiatan yang dilangsungkan September 2004 ini, menurut manajemen Sosro merupakan bentuk lain strategi kampanye dengan target audiens konsumen Teh Botol Sosro. “Program ini bertujuan mengapresiasi konsumen dengan undian berhadiah

    strategi pemasaran Sosro saat ini cenderung pada penguasaan channel. Sosro, misalnya menjalin kerja sama dengan resto dan food court untuk penjualan produknya. Ia melakukan co-bundling di beberapa resto terkenal, seperti KFC, Hoka-Hoka Bento, Bakmi GM, dan lainnya.

    Selain strategi-strategi bisnis yang berkualitas dan kuat serta dapat terimplementasikan dengan baik, keberlangsungan hidup perusahaan PT. SINAR SOSRO juga bergantung pada hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat dan lingkungannya. Dimana salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan melaksanakan Corporate Social Responsibility (CSR).
    Sebagai salah satu perusahaan terbesar yang ada di Indonesia PT. SINAR SOSRO melalui produknya teh botol sosro yang asli Indonesia yang telah bertahun-tahun produknya tumbuh dan berkembang, dalam bidang CSR sudah banyak memberikan konstribusi tindakan sosialnya terhadap lingkungan Indonesia. PT. SINAR SOSRO melalui produknya teh botol sosro lebih menitik beratkan bentuk kepeduliannya pada bidang pendidikan, contoh bentuk kepeduliannya yaitu : the botol sosro berkomitmen menumbuhkembangkan .kantin sehat di berbagai sekolah dari tingkat SD, SMP sampai dengan SMU.
    PT. SINAR SOSRO membuat program “SCHOOL PARTY AWARD” yang merupakan penghargaan tertinggi pertama di Indonesia kepada sekolah-sekolah menengah seluruh Indonesia yang telah membuat acara sekolah dengan baik. Program ini di selenggarakan sebagai wujud kepedulian pada dunia pendidikan non formal di Indonesia sekaligus penghargaan bagi para pelajar atas aspirasi kreatifitas dan kerja keras mereka dalam membuat kegiatan internal sekolal ( PENSI ).
    Program “SCHOOL PARTY AWARD” PT. SINAR SOSRO berharap dapat memotivasi dan mendidik pelajaruntuk mengaspirasikan kreatifitas secara baik dan benar di mulai dari lingkungan terkecil mereka di sekolah, yang kelak sangat berguna jika mereka terjun di masyarakat. Melalui program-program dalam hubungannya dengan CSM menciptakan loyalitas pelanggan yang lebih terhadap produk sosro, dan sosro akan tetap menjadi pemimpin pasar minuman ringan teh.

    Kesimpulan

    PT. Sinar Sosro merupakan salah satu contoh perusahaan terbaik yang sukses mengolah minuman ringan (Soft drink) teh, salah satu produk yang dihasilkan ialah teh dalam kemasan botol dengan merk Teh Botol Sosro. Dari awal produk ini diluncurkan, memang sudah menjanjikan. Ia menawarkan kategori baru yang belum pernah ada di Indonesia, bahkan di seluruh dinia: teh siap.
    Sebagai pemimpin pasar, PT. SINAR SOSRO sudah cukup berhasil dan sukses membuat dan mengimplementasikan strategi-strategi bisnisnya yang inovatif dan kreatif, itu terlihat dari exsistensi teh botol sosro yang tetap menjadi pemimpin pasar di antara pesaing perusahaan multinasional dan menguasai segmentasi pasar baik lokal maupun internasional.Distribusi Sosro mencakup hampir seluruh wilayah nasional mulai dari Batam, Jabotabek, Jabar, Jatim, hingga Kalimantan dan Sulawesi. Bahkan teh dalam kemasan botol Sosro diekspor ke Australia, Vietnam, Brunei DarussalamdanAmerikaSerikat.
    Strategi bisnis penjualan teh botol sosro melalui iklan di rasa paling efektif karena berhasil menciptakan slogan-slogan yang kreatif yang langsung melekat di benak konsumen yaitu, “Hari selalu berganti, panas dingin ku tak peduli. Siang malam selalu oke, hari-hari Teh Botol Sosro” dan “apapun makananya minumannya ya teh botol sosro”. slogan tersebut seakan menegaskan bahwa minuman teh sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan setiap kali seseorang makan, terutama di luar rumah.
    Di tengah krisis global pun teh botol sosro dapat menjaga existensinya melalui strategi bisnisnya dengan membuat klaborasi iklan bersama PT. SIDO MUNCUL dan PT. DUA KELINCI yang menyuarakan kepada masyarakat Indonesia untuk mengkonsumsi dan memajukan produk-produk asli buatan Indonesia.
    Dengan strategi-strategi bisnisnya dan menjalin hubungan dengan CSM PT. SINAR SOSRO secara merek, teh botol Sosro berhasil mengukuhkan sebagai merek lokal yang melegenda.

    Sekian dan terima kasih,,.

    Referensi :

    http://klimponk.blogspot.com/
    http://scylics.multiply.com/journal/item/172
    http://www.sosro.com

    Lita contoh yang anda sampaikan cukup baik, strategi perusahana pertama adalah bagaimana memposisikan bahwa minum teh dingin juga sama nikmatnya dg teh panas, tapi jawabannya hendaknya terurut sesuai dengan pertanyaan yg ada pada naskah. Silahkan

    Komentar oleh LITA ELMAWANTI | April 25, 2009 | Balas

  47. TUGAS PENELUSURAN DAN PEMANTAUAN INDUSTRI PENDIDIKAN
    NAMA : LAURA PRASASTI
    NIM : C1C006103
    KELAS : I/ AKUNTANSI REGULER

    Industri pendidikan sangat dominana dalam ekonomi karena tanpa lembaga pendidikan tidak akan lehir seorang ekonom dan perencanaan jangka panjang yang matang dalam sektor ekonomi. Oleh karena itu, tidak heran jika dalam industri pendidikan persaingan begitu kuat. Bagaimana suatu industri pendidikan dapat menjadi terfavorit. Faktor kepercayaan yang ada dalam masyarakat yaitu semakin bonafid suatu industri pendidikan maka terciptalah peserta didik yang bonafid pula serta dapat diandalkan dalam dunia kerja.
    Sebagai contoh industri pendidikan yang ada di Jambi yaitu UNJA (Universitas Jambi). Sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri, UNJA harus dapat bersaing dengan universitas swasta di Jambi seperti: UNBARI, IAIN, STIE, STIKBA dan STIKOM. UNJA yang memiliki visi “Terwujudnya Universitas Jambi menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi yang bermutu dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni, menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas mandiri dan bertanggung jawab, terbuka serta peka terhadap kepentingan, aspirasi maupun harapan bangsa dan masyarakat dengan unggulan di bidang pertanian dalam arti luas” berudaha mewujudkannya melalui misinya yaitu:
    1. Mengangkat martabat masyarakat dan bangsa melalui penyediaan kesempatan menimba ilmu bagi masyarakat, pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni melalui penelitian dan pemenfaatannya untuk kepentingan masyarakat melalui pengabdian kepada masyarakat.
    2. Membangun dan mengembangkan dirinya menjadi universitas bermutu, mandiri dan terbuka terhadap perkembangan pada lingkungan luarnya maupun dinamika dari lingkungan dalamnya.
    3. Menampilkan diri sebagai lembaga modern dan dinamis.
    Adapun rincian tindakan strategis yang telah dibuat pihak manajemen UNJA meliputi:
    1. Penyediaan sarana dan prasarana yang baik : Lembaga Penelitian, Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pusat Layanan Jaringan Komputer Universitas Jambi (Network Cervice Centre)
    2. Meningkatkan kualitas tenaga pengajar (dosen) : Sertifikasi Dosen dan Penelitian yang dilakukan oleh dosennya.
    3. Menyediakan wadah peningkatan kualitas mahasiswanya melalui berbagai macam kegiatan:
    a. Kegiatan Penalaran dan Keilmuan : Lomba Karya Tulis Mahasiswa, Pemilihan Mahasiswa Berprestasi, Lomba Karya Widya Utama dan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa.
    b. Program Kreativitas Mahasiswa : Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian, Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penereapan Teknologi, Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan, Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat, dan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penilisan Ilmiah.
    c. Kegiatan Minat dan Kegemaran Mahasiswa : Majelis Aspirasi Mahasiswa, BEM UNIVERSITAS, BEM FAKULTAS, Himpunan Mahasiswa Jurusan, KSR-PMI, Seni dan Olahraga, Menwa, Pramuka
    d. Kesejahteraan Mahasiswa : MTQ, KOPMA, TABAMA (Tabungan Mahasiswa) dan Beasiswa.
    Strategi yang dilakukan UNJA sedikit banyak telah menjadi kekuatan untuk mempertahankan eksistensinya dalam industri pendidikan di Jambi, terlebih lagi banyak sekali mahasiswanya yang berprestasi melalui pertukaran pelajar dan peserta PON. Kelemahannya UNJA tidak lagi mengelola program untuk Akta 4 dan sekarang UNBARI yang mengelola program tersebut, hal ini menjadi ancaman yang perlu diperhatikan. Segala kelebihan yang ada di UNJA berkesempatan untuk terus melaksanakan kerja sama dengan pihak luar seperti mempertahankan kuliah umum yang mengundang tenaga pengajar yang profesional sehingga Citra Lembaga Pendidik Bermutu dapat diraih UNJA dalam meningkatkan kinerjanya.
    Mohon saran dan kritiknya dalam tulisan Laura ya Pak……..
    Referensi :
    http://www.unja.ac.id/index.php?option=com_content&task=blogcategory&id=1&Itemid=4
    Johannes.2009. Manajemen Stratejik.
    Prospektus 2005/2006 Universitas Jambi

    Komentar oleh LAURA PRASASTI (C1C006103) | April 25, 2009 | Balas

  48. TUGAS PENELUSURAN DAN PEMANTAUAN INDUSTRI PENDIDIKAN
    NAMA : LAURA PRASASTI
    NIM : C1C006103
    KELAS : I/ AKUNTANSI REGULER

    Industri pendidikan sangat dominan dalam ekonomi karena tanpa lembaga pendidikan tidak akan lahir seorang ekonom dan perencanaan jangka panjang yang matang dalam sektor ekonomi. Oleh karena itu, tidak heran jika dalam industri pendidikan persaingan begitu kuat dan bagaimana suatu industri pendidikan dapat menjadi terfavorit. Faktor kepercayaan yang ada dalam masyarakat yaitu semakin bonafid suatu industri pendidikan maka terciptalah peserta didik yang bonafid pula serta dapat diandalkan dalam dunia kerja.
    Sebagai contoh industri pendidikan yang ada di Jambi yaitu UNJA (Universitas Jambi). Sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri, UNJA harus dapat bersaing dengan universitas swasta di Jambi seperti: UNBARI, IAIN, STIE, STIKBA dan STIKOM. UNJA yang memiliki visi “Terwujudnya Universitas Jambi menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi yang bermutu dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni, menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas mandiri dan bertanggung jawab, terbuka serta peka terhadap kepentingan, aspirasi maupun harapan bangsa dan masyarakat dengan unggulan di bidang pertanian dalam arti luas” berudaha mewujudkannya melalui misinya yaitu:
    1. Mengangkat martabat masyarakat dan bangsa melalui penyediaan kesempatan menimba ilmu bagi masyarakat, pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni melalui penelitian dan pemenfaatannya untuk kepentingan masyarakat melalui pengabdian kepada masyarakat.
    2. Membangun dan mengembangkan dirinya menjadi universitas bermutu, mandiri dan terbuka terhadap perkembangan pada lingkungan luarnya maupun dinamika dari lingkungan dalamnya.
    3. Menampilkan diri sebagai lembaga modern dan dinamis.
    Adapun rincian tindakan strategis yang telah dibuat pihak manajemen UNJA meliputi:
    1. Penyediaan sarana dan prasarana yang baik : Lembaga Penelitian, Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pusat Layanan Jaringan Komputer Universitas Jambi (Network Cervice Centre)
    2. Meningkatkan kualitas tenaga pengajar (dosen) : Sertifikasi Dosen dan Penelitian yang dilakukan oleh dosennya.
    3. Menyediakan wadah peningkatan kualitas mahasiswanya melalui berbagai macam kegiatan:
    a. Kegiatan Penalaran dan Keilmuan : Lomba Karya Tulis Mahasiswa, Pemilihan Mahasiswa Berprestasi, Lomba Karya Widya Utama dan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa.
    b. Program Kreativitas Mahasiswa : Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian, Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penereapan Teknologi, Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan, Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat, dan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penilisan Ilmiah.
    c. Kegiatan Minat dan Kegemaran Mahasiswa : Majelis Aspirasi Mahasiswa, BEM UNIVERSITAS, BEM FAKULTAS, Himpunan Mahasiswa Jurusan, KSR-PMI, Seni dan Olahraga, Menwa, Pramuka
    d. Kesejahteraan Mahasiswa : MTQ, KOPMA, TABAMA (Tabungan Mahasiswa) dan Beasiswa.
    Strategi yang dilakukan UNJA sedikit banyak telah menjadi kekuatan untuk mempertahankan eksistensinya dalam industri pendidikan di Jambi, terlebih lagi banyak sekali mahasiswanya yang berprestasi melalui pertukaran pelajar dan peserta PON. Kelemahannya UNJA tidak lagi mengelola program untuk Akta 4 dan sekarang UNBARI yang mengelola program tersebut, hal ini menjadi ancaman yang perlu diperhatikan. Segala kelebihan yang ada di UNJA berkesempatan untuk terus melaksanakan kerja sama dengan pihak luar seperti mempertahankan kuliah umum yang mengundang tenaga pengajar yang profesional sehingga Citra Lembaga Pendidik Bermutu dapat diraih UNJA dalam meningkatkan kinerjanya.
    Mohon saran dan kritiknya dalam tulisan Laura ya Pak……..
    Referensi :
    http://www.unja.ac.id/index.php?option=com_content&task=blogcategory&id=1&Itemid=4
    Johannes.2009. Manajemen Stratejik.
    Prospektus 2005/2006 Universitas Jambi

    Komentar oleh LAURA PRASASTI (C1C006103) | April 25, 2009 | Balas

  49. Nama : Fajri Hamza
    NIM : C1C006019
    Jur : Akuntansi

    PT Unilever Indonesia Tbk (perusahaan) didirikan pada 5 Desember 1933 sebagai Zeepfabrieken N.V. Lever dengan akta No. 33 yang dibuat oleh Tn.A.H. van Ophuijsen, notaris di Batavia. Unilever merupakan salah satu perusahaan terbesar di Indonesia. Karena Unilever perusahaan besar maka produk yang dihasilkan pun bermacam-macam.
    Untuk bertahan hingga lebih dari tujuh puluh tahun dan juga telah go public bagi sebuah perusahaan adalah tidak mudah, perlu adanya sebuah strategi yang jitu untuk mampu mempertahankan konsumen sehingga konsumen masih tetap mau mengkonsumsi produk . Untuk perusahaan Unilever agar produk mereka sukses diluncurkan ke pasaran mereka membagi tim pemasaran mereka menjadi dua bagian yaitu: Brand Development dan Brand Building.
    - Brand Development merupakan bagian yang mengurusi perumusan inovasi dan produk baru. Jika dilihat bagian inilah yang sangat menunjang kemajuan perusahaan ini, karena unilever selalu meluncurkan produk-produk baru yang dapat menarik hati para konsumen. Produk yang dihasilkan Unilever tidak dikhususkan pada satu kalangan konsumen,baik itu hanya wanita saja ataupun hanya pria. Seperti untuk wanita mereka membuat sunsilk sebagai shampoo khusus wanita dan begitu juga dengan pria. Dan jika dilihat sebagian besar produk yang dihasilkan merupakan produk bagi remaja, mungkin karena remaja merupakan pasar yang menjanjikan karena jika dilihat jaman sekarang penampilan merupakan hal yang dianggap penting bagi sebagian remaja. Untuk itu Unilever banyak meluncurkan produk-produk kecantikan. Hal ini menunjukkan bagaimana perusahaan ini benar-benar memahami pelanggan abad 21 dan kehidupannya.
    Bagi produk yang kurang diminati dipasaran unilever bagai tak kehabisan cara untuk membuat produk mereka meningkat daya jualnya, seperti produk Hazelline yang kurang diminati dipasaran mereka menggabungkannya dengan nama Citra yang merupakan produk hand n body yang terkenal sejak lama, sehingga menghasilkan Citra Hazelline.
    - Brand Building ini merupakan bagian yang menangani eksekusi inovasi brand development ke pasar seperti penempatan produk, pemasangan iklan, dan sebagainya. Walaupun Produk-produk unilever sudah banyak dikenal dikalangan masyarakat baik kalangan menengah kebawah, menengah ataupun kalangan atas mereka tetap menciptakan iklan-iklan yang kreatif untuk peningkatan penjualan mereka.

    Dari strategi yang dijalankan perusahaan Unilever sudah sangat baik karena mereka membaca setiap peluang yang ada dipasar, mereka tidak menitik beratkan pada satu kalangan konsumen saja tetapi berbagai kalangan.

    Dari CSR yang diterapkan unilever saya mengambil tentang Yayasan Unilever Indonesia Peduli. Disini mereka memfokuskan kegiatannya kedalam empat program utama yaitu : Pengembangan UKM, pelestarian sumber air, daur ulang, dan pendidikan kesehatan masyarakat. Tindakan yang dilakukan ini sudah strategis karena hal ini menekankan kepada konsumen bahwa dengan mengkonsumsi produk unilever konsumen dapat juga membantu orang lain. Dan bagi umilever sendiri mendapatkan penjualan yang meningkat dan juga dapat membantu banyak orang.

    Referensi:
    http://www.unilever.co.id/
    http://fe.elcom.umy.ac.id/mod/resource/view.php?id=2174
    http://blog.360.yahoo.com/blog-umE4vKQ2fqv..PL3CNWmxh4ycQ–?cq=1&p=3

    Fajri, Strategi yang dimaksud adalah strategi korporasi, bukan strategi pemasaran. Selanjutnya CSR yang dimaksud adalah dampak kepada Unilever baik jangka panjang maupun jangka pendek. Misalnya dg kegiatan CSR yang anda jelaskan bagaimana menurut anda dampaknya?

    Komentar oleh Fajri Hamza | April 26, 2009 | Balas

  50. NAMA : NELLA ARIANI

    NIM : ERC1B006013

    FAKULTAS EKONOMI EKSTENSI

    JURUSAN MANAJEMEN

    Di dalam diskusi kali ini saya akan menjelaskan srategi pemasaran pada penerbangan mandala air line.di masa sekarang banyak orang yang ingin semaksimal mungkin akan semua pekerjaan dapat di selesaikan dengan cepat,mudah.terjangkau harganya serta efektif dan efesien,oleh sebab itu banyak orang menggunakan jasa penerbangan.
    Mandala adalah maskapai nasional berumur 39 tahun,terkait dengan peluang pertumbuhan bisnis penerbangan yang besar di dunia ketiga,setelah china dan India,maka mandala telah di beli oleh Indigo Partners dan Cardig International di tahun 2006.Dengan pasar domestik yang lebih besar dari India, investasi melalui Mandala, memberi peluang bagi Mandala untuk memanfaatkan jaringan rute penerbangan yang luas dengan brand nasional yang kuat serta memungkinkan menjadikan Mandala sebagai maskapai penerbangan modern yang menawarkan keamanan, dapat diandalkan, dengan harga terjangkau. Mandala Airlines telah mengembangkan konsep layanan “Total Experience” yang berorientasi pada kepuasan pelanggan serta pelayanan yang prima dan berkualitas.
    Perhatian yang ramah dan tulus kepada penumpang adalah perwujudan dari nilai budaya timur. Mandala Airlines tak pernah berhenti memberi pelayanan kepada penumpang, baik sebelum, di tengah, maupun sesudah penerbangan.
    Selain faktor keselamatan, Mandala Airlines juga memprioritaskan kenyamanan penumpang dalam penerbangan. Pesawat yang digunakan Mandala saat ini adalah Boeing 737-200, Boeing 737-400 dan Airbus A320 untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang selama penerbangan.
    Bahkan sebelum terbang pun, penumpang telah dapat menikmati pelayanan dan kemudahan maksimal dalam bentuk sistem komputerisasi untuk pemesanan dan konfirmasi tempat duduk.
    Salah satu faktor yang menjadi tuntutan utama penumpang adalah ketepatan waktu berangkat dan waktu tiba. Dengan armada yang telah terbukti keandalannya dan manajemen operasi yang terus ditingkatkan, Mandala Airlines telah menjadi maskapai yang dikenal tepat waktu.
    Pada 2007, Mandala telah memesan 30 pesawat airbus baru senilai 1,8 miliar dolar AS, Mandala dikelola jajaran manajemen berpengalaman internasional di bawah pimpinan mantan pejabat senior Ryanair, Warwick Brady. Mandala juga telah menghentikan penggunaan semua pesawat jenis B737-200 dan menjalin kerja sama dengan Singapore Airlines Engineering Company untuk perawatan pesawat agar para penumpang pesawat yakin bahwa pesawat layak untuk di terbangkan dan mesin pesawat dapat terawat dengan baik.Mandala kini menawarkan jaringan pelayanan yang luas untuk 20 tujuan penerbangan, dengan menggunakan pesawat yang aman dan armada Airbus A320, A319 dan armada modern Boeing 737-400 dengan ketepatan jadwal, kebersihan pesawat terjaga serta penawaran harga yang sangat terjangkau.
    Prioritas utama Mandala adalah menjadi maskapai penerbangan dengan standar keselamatan penerbangan internasional. Untuk mencapai itu, Mandala telah menjalani audit guna mendapatkan sertifikasi IOSA dari IATA. Mandala juga telah menjalani audit dari Airbus, Boeing dan sejumlah perusahaan di bidang perminyakan yang telah memberikan persetujuan untuk terbang bersama Mandala agar mandala dapat di kenal dengan baik.
    Semakin terbukanya pasar penerbangan di Indonesia memberikan peluang besar bagi Mandala Airlines untuk terus mengembangkan sayap. Pengalaman selama tiga dasawarsa melayani transportasi udara di Indonesia telah membuat Mandala mengenal karakter dan kebutuhan pengguna jasa penerbangan sehingga menjadi pilihan masyarakat yang dipercaya dan diandalkan. Untuk menghadapi kompetisi industri penerbangan yang terus meningkat.

    Sejak pendiriannya lebih dari 30 tahun yang lalu, Mandala Airlines telah menjadi sarana pemersatu wilayah Indonesia yang begitu luas dan terbentang dari ujung barat Pulau Sabang hingga ujung timur Kabupaten Merauke. Kini, peran sebagai penghubung wilayah-wilayah di Indonesia bahkan bertambah penting karena perekonomian nasional dan daerah yang semakin maju.

    Mandala Airlines mengawali sejarahnya menerbangi seluruh penjuru Nusantara pada tahun 1967, ketika Indonesia mulai membangun kembali ekonomi yang porak-poranda akibat berbagai masalah politik dan ekonomi pada dekade 60-an.

    Sejak saat itu, Mandala Airlines telah tumbuh menjadi salah satu maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia. Rute penerbangan Mandala mampu menjangkau lebih dari 20 kota besar Indonesia dengan dukungan armada 12 pesawat Boeing 737-200 dan 2 pesawat Boeing 737-400.

    Masuknya Cardig International menjadi pemilik Mandala Airlines pada pertengahan 2006 membawa perubahan berarti dengan pengoperasian Airbus A320 untuk meremajakan armada pesawat.

    Dengan sumber daya manusia yang berkualitas dan manajemen baru, Mandala Airlines yang pada tahun 2002 memperoleh predikat The Most Potential Brand in Airlines Service dari INDONESIA BEST BRAND AWARD, siap untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan yang terbaik bagi para penumpangnya agar para penumpang puas menikmati pelayanan yang baik.

    Pada tahun 2001, dilakukan lagi penambahan 2 pesawat Boeing 737-400 sehingga total armada Mandala Airlines sampai dengan tahun 2005 adalah 12 pesawat Boeing 737-200 dan 2 pesawat Boeing 737-400.

    Pada Desember 2006, kembali dilakukan peremajaan armada dengan mulai beroperasinya 4 pesawat Airbus A320 yang berteknologi lebih modern untuk menggantikan sebagian Boeing 737-200. Dengan kapasitas tempat duduk yang lebih banyak dan kabin yang lebih lapang, serta daya jelajah yang lebih jauh, Airbus A320 tentu akan menambah kenyamanan penumpang.

    Sumber:
    Website Mandala http://www.mandalaair.com

    Nella sehubungan dg bacaan yang anda komentari ada pertanyaan. Kalau kasusnya Mandala, maka yang dijelaskan adalah bagaimana strategi Mandala, bukan stategi pemasaran saja. Jadi hal pertama yang dijawab adalah pertanyaan. Silahkan diulang.

    Komentar oleh NELLA ARIANI | April 26, 2009 | Balas

  51. Nama : Ahmad Taufik Ridho
    Nim : C1B006017
    Jurusan : Management / Reguler

    Selamat siang Pak Jo,,

    Bersama ini saya sampaikan strategi Perusahaan Jamu PT. Sidomuncul.

    Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat dan tingkat pendidikan yang semakin maju maka banyak bermunculan tenaga ahli dalam berbagai bidang disiplin ilmu, SPRH, Biologi, Ekonomi, Farmasi, Pertanian, Hukum Teknoogi Pangan, Teknik kimia, Teknik Elektro dan lain-lain. Pengusaha jamu terus berinovasi dalam mengembangkan produknya. Sayang, pemerintah masih memandang sebelah mata, ditambah lagi selama ini, jamu diposisikan sebagai sesuatu yang tidak higienis, tidak modern, dan tradisional yang hanya diperuntukkan bagi masyarakat kelas bawah. Semua itu diubah oleh perusahaan jamu sidomuncul yang menggunakan bahan alami negeri sendiri dengan membangun industri jamu lewat sentuhan modern. Selain itu, sidomuncul salah satu produsen jamu terbesar di Indonesia yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah, juga tampil sebagai benchmark atau standar di industri jamu. Menariknya lagi, bukan profit yang menjadi ukuran sukses, melainkan seberapa banyak produknya memberi manfaat. Terbukti, berbagai penghargaan telah diterima sebagai wujud sumbangsih Sido Muncul bagi masyarakat dan lingkungan.
    Adapun strategi yang dilakukan PT. Sidomuncul agar dapat bersaing dengan perusahaan lainnya, yaitu dengan cara :
    a. Produk
    Sido muncul memproduksi berbagai macam produk yang beredar di pasaran, diantaranya : - Jamu
    - Jamu insntan
    - Food supplement
    - Dan lain-lain
    b. Price/harga
    Harga produk-produk sido muncul sangat terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.
    c. Place/tempat
    Tempat produksi produk-produk sidomuncul berada di pabrik sidomuncul yang terjangkau di seluruh Indonesia di perkotaan maupun di pedesaan.
    d. Promotion/promosi
    Sidomuncul melakukan promosi dengan melakukan :
    - Publikasi
    ? Lewat audio
    ? Lewat visual
    ? Lewa audio visual
    - Promosi penjualan
    ? Dengan memberikan diskon
    - Bantuan social
    - Seminar kesehatan
    - Sponsor dari berbagai macam acara. Contohnya di acara inbox, Thomas cup dan uber cup.
    e. Professional
    Perusahaan sidomuncul mempunyai tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu, konsultan yang ahli dibidangnya. Perusahaan sidomuncul tidak ingin menghasilkan limbah yang dapat merusak alam. Dengan upaya penanganan limbah tersebut, diharapkan PT Sidomuncul menjadi perusahaan yang ramah lingkungan, dan lokasi seputar pabrik menjadi asri karena tanaman tumbuh subur.
    f. People/karyawan
    Dalam meningkatkan produknya PT Sido Muncul didukung oleh karyawan yang mempunyai keahlian. Untuk meningkatkan kemampuan para karyawannya diberikan kesempatan mengikuti pelatihan kursus maupun seminar.
    g. Public/masyarakat sekitar
    Diharapkan masyarakat dapat memberikan kritik saran untuk mengembangkan produk-produk sidomuncul.
    h. Power/kekuatan
    Perusahaan sidomuncul memiliki fasilitas pabrik yang lengkap. Fasilitasnya antara lain : 1. Laboratorium
    2. Kebun percobaan dan budaya tanaman obat
    3. Pengolahan air bersih, serta
    4. Mempunyai agrowisata yang digunakan untuk mengoleksi tanaman.
    Menurut saya strategi PT. Sidomuncul yang baik agar dapat bersaing dengan perusahaan lainnya, yaitu dengan menetapkan harga yang murah, promosi dan difersifikasi produk. Karena dalam artikel bapak diatas dijelaskan bahwa mengambil tindakan yang berbeda dari perusahaan pesaing dalam satu industri guna mencapai posisi yang lebih baik. Hal ini sudah dilakukan PT. Sidomuncul. Dalam harga, harga dari produk PT Sidomuncul sangat terjangkau pada seluruh lapisan masyarakat, dan PT. Sidomuncul juga melakukan difersifikasi produk, yaitu dengan cara memproduksi berbagai produk diantaranya :
    1. Kuku Bima (4 macam)
    2. Tolak Angin (3 Macam)
    3. Permen (2 Macam)
    4. Jamu Tradisional (56 macam)
    5. Jamu Komplit Instan (4 macam)
    6. Jamu Komplit (6 macam)
    7. Food Suplemen (34 macam)
    8. Minuman Kesehatan (17 macam)
    Selain itu, promosi yang dilakukan PT. Sidomuncul yaitu, “Orang pintar, minum Tolak Angin!” ujar Sophia Latjuba kepada Rhenald Kasali”. Dialog singkat tersebut secara tidak langsung memberi gambaran betapa industri jamu saat ini sudah sejajar dan bisa bersaing dengan obat-obatan lainnya. Sebab, selama ini, jamu diposisikan sebagai sesuatu yang tidak higienis, tidak modern, dan tradisional yang hanya diperuntukkan bagi masyarakat kelas bawah.
    Konsep pemasaran yang terkait dengan societal marketing (pemasaran kesejahteraan sosial) yang menjadi konsep dasar dari implementasi program CSR yang dibangun dan dilaksanakan oleh perusahaan, disamping itu sebagai usaha bisnis bertujuan pencarian laba (profits), dan aspek lainnya upaya meningkatkan kepuasan konsumen (consumer satisfaction) serta tanggung jawab meningkatkan kesejahteraan sosial (human welfare). Termasuk melakukan kegiatan pelaksanaan dari program CSR yang pada awalnya dimulai dengan pihak perusahaan mengkampanyekan melalui penekanan tema atau isu-isu penghijauan (green issues campaign). Selain itu, Esensi CSR tidak hanya dilihat sebatas sebagai kegiatan filantropis semata tapi utamanya untuk membangun reputasi serta citra positif perusahaan. Disadari sepenuhnya, reputasi bukanlah semata-mata konsep abstrak tapi merupakan aset perusahaan yang tak ternilai sebagai daya tarik utama bagi para pelanggan, karyawan, dan tentu saja pemodal (investor). Jelas, CSR memiliki makna strategis sebagai investasi jangka panjang bagi perusahaan yang menekankan pada aspek kelanggengan (sustainability) dan kehandalan (reliability) dalam jangka panjang.
    Dalam hubungannya dengan CSR (Community Social Responsibility) PT.Sidomuncul memberikan sumbangan, donasi dana, sandang dan pangan serta obat-obatan langsung ke para korban bencana alam dan sebagainya, serta melakukan kegiatan kampanye yang bertujuan untuk kegiatan kepedulian sosial, yaitu jamu Sido Muncul memunculkan iklan tentang tema anti kekerasan terhadap pembantu rumah tangga, Kegiatan community development atau pengembangan komunitas tertentu untuk berupaya memperbaiki kondisi sosial atau peduli lingkungan, yaitu dengan kampanye menanam sejuta pohon untuk mengantisipasi pemanasan global dengan melibatkan partisipasi warga masyarakat.

    Demikian Penjelasan saya,,
    Thanks,,

    Sumber :
    http://www.majalahtrust.com/bisnis/strategi/195.php
    http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/promarketing/2003/0722/prom2.html
    http://puriflamboyant.blogspot.com/2005/11/corporate-social-responsibility.html

    Komentar oleh Ahmad Taufik Ridho | April 26, 2009 | Balas

  52. nama : Maha Putra Perdana
    nim : C1C006013
    jur : Akuntansi

    malam pak jo
    ini tugas saya yang ke dua tentang ” penelusuran dan pemantauan pendidikan ”

    Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Pendidikan meliputi pengajaran keahlian khusus, dan juga sesuatu yang tidak dapat dilihat tetapi lebih mendalam yaitu pemberian pengetahuan, pertimbangan dan kebijaksanaan. Salah satu dasar utama pendidikan adalah untuk mengajar kebudayaan melewati generasi.

    Dalam era globalisasi institusi pendidikan tinggi dituntut harus melakukan sesuatu untuk berperan dalam meningkatkan kemampuan daya saing bangsa agar dapat berpartisipasi dan bersaing dalam percaturan dunia. Berdasarkan kondisi tersebut, mutu pendidikan di perguruan tinggi harus selalu ditingkatkan untuk menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas, mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta dapat menerapkannya untuk kesejahteraan masyarakat.

    Jadi Universitas Jambi bertujuan untuk Menyiapkan lulusan menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional serta siap latih sehingga dapat menerapkan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan mengembangkan jiwa enterpreneurship warga kampus

    Untuk mencapai tujuan tersebut, ada beberapa Strategi Pengembangan yang harus dilakukan, yakni:

    1. Perbaikan budaya menuju Good Governance,

    2. Meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia,

    3. Meningkatkan Mutu dan Kompetensi lulusan serta menerapkan Penjaminan Mutu dalam proses belajar mengajar,

    4. Modernisasi Fasilitas & Infrastruktur

    5. Memperluas Kesempatan Belajar

    6. Meningkatkan Leadership

    7. Meningkatkan Dana Pendidikan dan Penelitian

    8. Meningkatkan mutu kerjasama nasional dan internasional

    9. Pembangunan Terintegrasi

    pak ini hasil tugas saya, apabila ada kekurangan dalam tulisan saya tolong diberika saran…
    terima kasih…

    Komentar oleh maha putra perdana | April 26, 2009 | Balas

  53. Tugas Penelusuran dan pemantauan industri pendidikan

    Nama : Fajri Hamza
    NIM : C1C006019
    Jur : Akuntansi/Reguler

    GAWAT, Kompetisi global juga sudah melanda dunia pendidikan di provinsi Jambi. Setiap tahun, saat lulusan SMA dan SMK bersaing untuk mendapatkan institusi pilihan, perguruan tinggi pun berlomba-lomba mempromosikan diri untuk menjaring calon-calon mahasiswa potensial. Potensial bisa berarti mampu secara akademis atau finansial. Perguruan tinggi dari luar provinsi Jambi pun tidak mau kalah, dan gencar berpromosi. Begitu pula perguruan-perguruan tinggi swasta (PTS) melakukan berbagai upaya pemasaran dan menjadikan dunia pendidikan tinggi seperti bisnis dan industri. Kini beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) tidak mau ketinggalan dengan membuka jalur khusus atau ekstensi.

    Universitas Jambi (Unja) sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di provinsi Jambi, harus gencar melakukan promosi untuk menyaingi promosi yang dilakukan perguruan tinggi swasta dan yang berasal dari luar provinsi Jambi. Untuk menyikapi hal ini, Unja harus melakukan promosi atau sosialisasi ke Sekolah-sekolah menengah atas, memasang iklan di media masa, sama halnya yang telah dilakukan oleh perguruan tinggi swasta yang ada di provinsi Jambi, promosi yang dilakukan PTS di provinsi jambi cukup membuahkan hasil karena minat siswa untuk masuk ke PTS semakin meningkat.

    Selain promosi, hal lain yang harus ditonjolkan adalah persaingan dari mutu pendidikan pun perlu lebih diperhatikan setiap perguruan tinggi. Mutu disini diartikan segala hal yang berkaitan dengan kualitas, mulai dari kualitas tenaga pengajar, kurikulum dan fasilitas penunjang yang tersedia di perguruan tinggi tersebut.

    Strategi lain yang perlu diperhatikan bagi pergururan tinggi, yaitu, setiap perguruan tinggi harus menyediakan banyak pilihan jurusan kepada calon mahasiswa yang akan menimba ilmu diperguruan tinggi tersebut. Semakin banyak pilihan jurusan yang disediakan oleh perguruan tinggi, maka peluang siswa untuk bergabung dengan perguruan tinggi tersebut semakin besar. Unja harus mencermati hal ini, sebagai perguruan tinggi terkemuka di provinsi Jambi Unja harus membuat terobosan dan mengadakan jurusan-jurusan baru yang belum dimiliki oleh perguruan tinggi lainnya.

    Referensi : http://www.duniaesai.com/pendidikan/didik10.html

    Komentar oleh Fajri Hamza | April 26, 2009 | Balas

  54. NAMA : NELLA ARIANI

    NIM : ERC1B006013

    FAKULTAS EKONOMI EKSTENSI JURUSAN MANAJEMEN

    Mandala air lines mempermudah para penumpang untuk memesan tiket penerbangan melalui website mandala,melalui mandala service centre,mandala air mempunyai stategi yang baik untuk menarik perhatian penumpang dengan fasilitas-fasilitas yang baik melalui kantor perwakilan penjualan tiket mandala serta melalui agen perjalana resmi di kota anda.selain itu juga mandala air mempunyai asuransi plusGuard untuk melindungi penumpnag dan perjalanan dari pembatalan/penghentian/keterlambatan perjalanan sampai bagasi hilang/terlambat/rusak.mandala plusGuard menawarkan perlindunganterbaik dengan premi yang sangat rendah.

    Mandala air dalam perjalannanya tidak memberikan makan dan minuman gratis kecuali perjalannan yang lama dan jauh.penggantinya para awak kabit(pramugari)menjual minuman dan makanan kecil di dalam pesawat agar menambah pengasilan.mandala air merupakan sarana trasportasi udara yang Sejak pendiriannya lebih dari 30 tahun yang lalu, Mandala Airlines telah menjadi sarana pemersatu wilayah Indonesia yang begitu luas dan terbentang dari ujung barat Pulau Sabang hingga ujung timur Kabupaten Merauke. Kini, peran sebagai penghubung wilayah-wilayah di Indonesia bahkan bertambah penting karena perekonomian nasional dan daerah yang semakin maju.Mandala Airlines akan terus melanjutkan perannya sebagai penghubung dan turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.walaupun banyak persaingan di dalam penerbangan seperti maskapai penerbanagn lion,sriwijaya air,batavia air dan mandala air lines ini menjadi persaingan yang sehat antar maskapai karena mempunyai keunggulan masing masing,salah satunya maskapai penerbangan mandala air mempunyai pesawat yang baru serta kenyamannan di dalam perjalanan.serta memberikan perawatan yang khusus terhadap pesawat yang ingin di terbangkan selain itu juga ketepatan jadwal penerbangan sangat di butuhkan oleh penumpang,kebersihan pesawat terjaga serta penawaran harga yang sangat terjangkau untuk berbagai kelas.prioritas utama mandala air line adalah menjadi maskapai penerbangan dengan standar keselamatan penerbangan internasional.

    Perusahaan mandala air dalam hubungan dengan konsep CSR “Community Social Responsibility”untuk memberikan layannan yang berkualitas mandala air memberikan tarif promo serta harga yang terjangkau untuk kalangan menengah agar dapat terbang bersama mandala air manadal juga menyediakan berbagai kelas harga yakni ultra saver untuk kalangan bawah,ultra flek untuk kalangan menengah serta mandala priority untuk kalangan atas serta memberikan kepercayaan penumpang dengan ketepatan waktu sehingga penumpang tidak merasa di rugikan oleh maskapai penerbangan mandala air akan tetapi mandala air juga tidak memberikan pelayanan gratis melalui makanan dan minuman yang gratis walaupun mandala mempunyai armada yang banyak mandala memberikan perawatan yang baik sehingga armada yang di gunakan dapat mencegah kecelakaan pesawat karena mesin pesawat yang sudah tidak layak terbang.

    Nella, coba rumuskan strateginya Mandala seperti apa, kemudian jelaskan pula bagaimana pendapat anda apakah strategi demikian tepat atau tidak.

    Komentar oleh NELLA ARIANI | April 27, 2009 | Balas

  55. NAMA:HARI PRADANA
    NIM: CIC005097
    JUR:AKUNTANSI REGULER

    SORE PAK……

    PASAR mi instan di Indonesia memang sangat menggiurkan. Ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap mi cepat saji ini cukup besar. Tidak heran jika dari waktu ke waktu banyak perusahaan baru melirik pasar mi instan.Meski demikian, hingga saat ini Indomie yang diproduksi PT Indofood Sukses Makmur Tbk masih menguasai pasar. Dominasinya begitu kuat walaupun sudah terjadi pergeseran. Jika 2002 Indomie menguasai sekitar 90% pangsa pasar mi instan, tahun lalu menurun menjadi 75%. Sisanya yang 25% dikeroyok merek mi instan lainnya.Kemunduran itu patut diwaspadai. Apalagi baru-baru ini muncul Mie Sedap milik PT Sayap Mas Utama yang merupakan grup dari kelompok Wings. Meski produk ini baru diluncurkan pada Mei 2003 dan baru didistribusikan di Pulau Jawa dan Bali, namun namanya sudah mulai diperbincangkan di kalangan pembeli di warung-warung, bahkan pasarh swalayan.Ketatnya persaingan produk mi instan disadari benar oleh manajemen PT Indofood. Sumber yang tidak mau disebut namanya mengakui bahwa saat ini penguasaan Indofood terhadap pasar mi instan menurun dari 90% menjadi 75%.Dalam siaran persnya, Dirut & CEO Indofood Eva Riyanti Hutapea mengatakan, meski terjadi penurunan penguasaan pasar, namun divisi mi instan tetap dapat meraih kenaikan penjualan sebesar 6,6% menjadi Rp4,5 triliun dibanding Rp4,2 triliun pada periode yang sama 2002. Kenaikan itu antara lain dipengaruhi lebih tingginya harga jual rata-rata. Selain itu, hingga saat ini divisi mi instan tetap dapat mempertahankan volume penjualannya sebesar 7,3 miliar bungkus.Tentang strategi menghadapi persaingan, Indofood akan menerapkan strategi Mastering The Present, Pre-empting the Future. Strategi ini antara lain fokus kepada organic growth, memanfaatkan competitive advantage melalui scale, scope, span, dan speed. Selain itu akan menjalankan program cost efficiency and cost cutting. Di samping itu tetap melanjutkan segmentasi para konsumennya dengan memperkenalkan produk-produk dengan higher price and higher margin.
    Mie Sedap bisa meraih konsumen melalui strategi pemasaran dan promosi yang gencar dengan cara yaitu:
    Strategi awal Mie Sedap, antara lain bermain di harga pasaran yang sangat ekonomis namun bumbu mi yang diberikan kelas premium. Diberlakukan pula strategi klasik dengan memberi hadiah berupa piring dan gelas. Hal utama lain yang tidak boleh diabaikan adalah distribusi. Meski masih berkutat di Jawa dan Bali, namun pendistribusian produk diusahakan merata dari tingkat grosir sampai tim motor yang menjelajahi warung-warung kecil.Strategi itu didukung iklan yang cukup gencar, baik tematik, iklan produk, maupun versi testimoni.Dan ada satu hal yang belum pernah dilakukan oleh kompetitor. Misalnya, menyuruh orang sebanyak-banyaknya mencoba Mie Sedap yang dilakukan di mal, tempat wisata, kampus secara gratis.Dengan cara itu,PT. Indofood bisa memperoleh umpan balik langsung berupa kritik, saran, dan pujian.Dana yang dikeluarkan perusahaan untuk promosi Mie Sedap cukup besar.Masyarakat dapat menilai sendiri berapa dana yang dikeluarkan untuk iklan di delapan stasiun televisi, billboard di halte-halte sepanjang Jawa-Bali, belum lagi kegiatan below the line.Bahkan saat ini produksinya belum bisa memenuhi permintaan pasar.Masih banyak barang kosong di toko ataupun variannya tidak lengkap. Padahal, reaksi pasar di luar dugaan. Perusahaan akan terus berusaha memenuhi permintaan pasar dengan menambah kapasitas produksi dan distribusi lebih merata lagi.
    Menurut saya strategi yang dilakukan oleh PT.Indofood sudah sangat baik,karena memilki strategi yang tepat untuk menghadapi persaingan terhadap perusahaan mie instan lainnya yang ada di indonesia.Terdapat tiga kriteria menentukan perusahaan terbaik di Asia, yakni Employee Opinion Questionnaire, Hewitt’s People Practices Inventory TM dan CEO Questionnaire untuk melakukan observasi secara mendalam atas praktek SDM yang ada disetiap perusahaan peserta.Dan PT.Indofood termasuk dalam kritera tersebut.
    Tanggung jawab social perusahaan atau lebih dikenal dengan corporate social responsibility (CSR) saat ini tengah menjadi trend di Indonesia. Konsep ini sebenarnya sudah lama lahir, tapi baru belakangan mengemuka di masyarakat. CSR yang sudah mulai lahir sekitar tahun 1970-an ini CSR merupakan kumpulan kebijakan dan praktek yang berhubungan dengan stakeholder, nilai-nilai, pemenuhan ketentuan hukum, penghargaan masyarakat dan lingkungan, serta komitmen badan usaha untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan. Dalam bahasa yang sederhana CSR dipahami sebagai hubungan saling memelihara antara perusahaan dan kehidupan social (masyarakat) di sekitar perusahaan, sehingga masing-masing diantara mereka dapat saling memberikan manfaat dan menjaga keberlangsungan hidupnya. Jika konsep ini benar-benar diterapkan dalam sebuah perusahaan, maka cerita jatuhnya perusahaan yang telah berjaya selama 8 tahun diatas mungkin tidak kan terjadi. Karena problem-problem yang muncul yang diakibatkan oleh keberadaan perusahaan dapat diatasi.Contohnya saja praktek yang dilakukan oleh kelompok usaha Indofood Sukses Makmur Tbk memprioritaskan kegiatan CSR pada masyarakat di sekitar pabrik. Setiap tahun disediakan beasiswa bagi 60 anak kurang mampu di satu kelurahan sekitar pabrik selama satu tahun. Tahun berikutnya, giliran kelurahan lainnya.
    Referensi:http://scylics.multiply.com/journal/item/390
    http://els.bappenas.go.id/upload/other/Strategi%20perusahaan.htm

    Komentar oleh HARI PRADANA | April 27, 2009 | Balas

  56. Nama : Titin Yusrina
    NIM : ERC1B006024
    FAK : Ekonomi ekstensi Manajemen

    Strategi pada perusahaan Sony Ericsson.
    ” i love Sony Ericsson”. Begitulah tagline yang acap didengar dari produsen ponsel blasteran Jepang/Swedia ini. Bendera Sony memang tengah berkibar menjulang. Di pasar domestik serbuan ponsel ini pelan-pelan mampu menggoyang singgasana sang dewa dari Finlandia. Dalam pasar global, pangsa pasar SE terus merangkak naik, meski masih nomor tiga dibawah samsung dan nokia.
    Tahun 2001 silam, ketika pertama kali aliansi itu dibangun siapa yang mengira mereka akan sesukses sekarang? Aliansi strategi ini pada mulanya memang sebuah perkawinan dari sebuah raksasa teknologi yang terluka.
    Kalau saja Sony Ericsson bergerak melalui pasar ponsel bersamaan dengan Nokia, kemungkinan penguasa nomor satu di dunia saat ini adalah Sony, dan bukan Nokia. Dan inilah pelajaran strategi yang amat penting.
    Strategi bisnis Sony Ericsson di fokuskan pada kampanye pemasaran guna memperkuat merek. Sementara dari sisi produk, perusahaan itu mengandalkan layar berwarna untuk segmen low-end. Merek Sony Ericsson diposisikan sebagai vendor yang menyediakan produk ponsel (telepon seluler) yang tepat untuk semua jenis segmen pasar, mulai low-end hingga high-end. Sementara itu untuk strategi pengembangan produk, Sony Ericsson akan melengkapi seluruh model ponsel kelas low-end dengan fasilitas layar berwarna. Untuk ponsel model mid-end (seri K) akan dilengkapi kamera digital, mulai dari resolusi standar hingga megapiksel. Selain layar berwarna dan kamera digital, dilengkapi dengan kemampuan komunikasi data dan koneksi Internet. Di segmen smartphones, Sony Ericsson akan memperkuat pengembangan aplikasi yang dibutuhkan pengguna smartphones. Strategi mendekat dengan konsumen juga diterapkan oleh Sony Ericsson karena strategi yang sama yang mereka lakukan untuk tahun ini juga terbukti berhasil. Tahun depan, Sony Ericsson masih akan menyajikan produk, program, inisiatif yang memenuhi keinginan konsumen Indonesia dari berbagai kalangan. Selain itu, Sony Ericsson juga masih akan mengandalkan senjata yang tak dimiliki pesaing lainnya yaitu kerjasama dengan sister company seperti Sony, Sony BMG dan Sony Picture. Kerjasama ini akan terus ditingkatkan untuk membawa nilai tambah kepada konsumen.

    Kriteria strategi Sony Ericson, fitur dari ponsel SE tetap mengikuti inovasi-inovasi terbaru. Srtategi dari SE cukup menantang bagi para pesaingnya. yakni Sony tetap meningkatkan dan memperkaya fitur dari produk-produk yang telah mereka hasilkan. SE dalam menggempur pesaing sekaligus memikat simpati konsumen, yakni dengan meningkatkan keterjangkauan harga.

    Program Communty Social Responsibilty (CSR) yang dilakukan perusahaan yakni Sony Ericsson menggelar “Spread The Smile”. Langkah ini merupakan pemberian donasi kepada anak-anak Indonesia lewat Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) sebesar Rp58.400.000. Ribuan warga yang pada hari itu sedang berekreasi nampak menyambut kegiatan ini dengan antusias, memberikan senyum mereka. Terbukti hanya dari pukul 06.00-09.00 pagi, Sony Ericsson berhasil mengumpulkan sebanyak 2,920 foto menampilkan baik pria maupun wanita, tua dan muda yang semuanya tersenyum. Untuk setiap foto yang diabadikan, Sony Ericsson memberikan donasi senilai Rp 20,000 kepada Yayasan Cinta Anak Bangsa. Di penghujung acara, total dana yang terkumpul adalah Rp 58,400,000. Semua dana tersebut didonasikan untuk membantu mengatasi masalah narkoba di kalangan anak muda Indonesia melalui Yayasan Cinta Anak Bangsa.

    Komentar oleh Titin Yusrina | April 27, 2009 | Balas

  57. Nama : Martini Nur
    Nim : ERCIB 006031
    EKONOMI MANAJEMEN
    PROGRAM EKSTENSI

    STATEGI PERUSAHAAN KFC
    Kondisi perekonomian Indonesia yang sedang mengalami krisis semakin mempersulit perusahaan yang bergerak dalam industri restoran fast food franchise untuk dapat bersaing baik melalui produknya, harga, distribusi maupun promosinya. Melemahnya nilai Rupiah menyebabkan kenaikan harga bahan baku dan operasi perusahaan yang memaksa perusahaan untuk menaikkan harga produknya. Dan bagi perusahaan yang memiliki hutang jangka pendek dalam dollar akan mengalami kesulitan pembayaran. Kondisi tersebut diperparah dengan terjadinya gejolak politik yang mengakibatkan kerusuhan dimana-mana.
    Hal ini berdampak langsung terhadap industri restoran fastfood franchise, banyak outlet mereka mengalami kerusakan parah bahkan terbakar, tidak sedikit perusahaan yang terpaksa menutup outletnya. KFC merupakan restoran cepat saji franchise yang hak eksklusif waralabanya dipegang oleh PT.Fast Food Indonesia. KFC menjadi pemimpin pasar restoran cepat saji yang dominan di Indonesia selama 20 tahun sejak tahun 1979. KFC menspesialisasikan pada menu ayam goreng dan memposisikan dirinya sebagai ‘Jagonya ayam.Segmen KFC adalah keluarga segala usia dengan pengeluaran diatas Rp.500.000 tiap bulannya dan target fokusnya adalah anak-anak usia 3 s/d 14 tahun. Dalam kondisi perekonomian yang sedang mengalami krisis ini KFC sebagai market leader.
    1.menerapkan strategi moble defense yaitu strategi pertahanan bergerak Dalam kondisi bertahan dengan cara meningkatkan penjualan dan menekan biaya, KFC tetap melakukan perluasan pada pasar yang potensial sebagai pertahanan ataupun penyerangan dimasa depan.
    2.Strategi promosi dan pemasaran diarahkan untuk meningkatkan penjualan dan transaksi
    3.Strategi produk berupa paket-paket hemat serta penetapan harga yang relatif lebih murah dibandingkan dengan pesaingnya dan distribusi melalui layanan pesan antar ditingkatkan dengan penambahan armada.
    4.Strategi pemasaran dimana mereka memanfaatkan elemen musik dalam memperkuat brand dimata target pasarnya.KFC cukup jeli dalam memahami perilaku target pasarnya,yang sebagian besar anak muda.Biasanya mereka selalu update terhadap perkembangan musik Indonesia maupun dunia.Target pasar inilah yang berusaha dirangkul oleh KFC dengan melakukan strategi pemasaran melalui musik

    Strategi tersebut dijalankan untuk merealisasikan visi perusahaannya yaitu untuk mempertahankan kepemimpinannya dan agar dikenal sebagai brand yang paling digemari dalam usaha restoran cepat saji di Indonesia.
    Dalam kondisi perekonomian yang sedang mengalami krisis ini KFC sebagai market leader menerapkan strategi moble defense yaitu strategi pertahanan bergerak Dalam kondisi bertahan dengan cara meningkatkan penjualan dan menekan biaya, KFC tetap melakukan perluasan pada pasar yang potensial sebagai pertahanan ataupun penyerangan dimasa depan.Strategi promosi dan pemasaran diarahkan untuk meningkatkan penjualan dan transaksi seketika itu juga, didukung dengan strategi produk berupa paket-paket hemat serta penetapan harga yang relatif lebih murah dibandingkan dengan pesaingnya dan distribusi melalui layanan pesan antar ditingkatkan dengan penambahan armada.
    Strategi-strategi tersebut dijalankan untuk merealisasikan visi perusahaannya yaitu untuk mempertahankan kepemimpinannya dan agar dikenal sebagai brand yang paling digemari dalam usaha restoran cepat saji di Indonesia.
    Strategi yang di buat KFC dapat teriplementasikan dengan baik, terbukti dengan ia tetap menjadi Leader Market makanan siap saji.Dan loyalitas pelanggan tetap terjaga.

    Dalam hubungan dengan CSR perusahaan KFC telah memberikan banyak kontribusi kepada masyakat diantaranya:
    * KFC Berikan Bantuan Kepada Para Siswa – Siswi Penyandang Cacat
    Bogor, 22 Juni 2007. Berlokasi di Cisarua Bogor, KFC (Kentucky Fried Chicken) melalui divisi public relation-nya kembali menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah bagi siswa-siswi SD & SMP penyandang Cacat di Yayasan HPCTI (Himpunan Penca Tubuh Indonesia). Melalui program kepedulian ini, KFC berharap dapat berpartisipasi mendukung program pendidikan bagi para siswa penyandang cacat tubuh.
    * KFC Peduli Gempa Sumbar
    Bekerjasama dengan Dompet Dhuafa Republika, KFC (Kentucky Fried Chicken) kembali menyelenggarakan program kepedulian yang ditujukan kepada anak-anak sekolah korban gempa di Sumatera Barat pada 28/4 lalu. Program bantuan berupa paket belajar, termasuk peralatan & perlengkapan sekolah serta buku paket bimbingan belajar yang diperuntukkan bagi 214 para siswa/i SDN 09 Malintang serta 100 siswa/i SDN 17 Batu Limpai Kabupaten Tanah Datar ini, diharapkan dapat mendukung keberlangsungan program kegiatan recovery pendidikan & pengajaran pasca bencana alam di Sumbar.
    * KFC Peduli Desa Terpencil
    Palu, 15 Maret 2007 – Kentucky Fried Chicken, restoran cepat saji berjaringan internasional, kembali membuktikan kepeduliaannya kepada masyarakat sekitar. Pemberian sembako bertajuk KFC Peduli ini, diberikan untuk sebuah desa terpencil di Palu, Sulawesi Tengah. Penyerahan langsung dilakukan oleh Adi S. Tjahjadi, Customer & Employee Relations Manager PT. Fast Food Indonesia, Tbk., mewakili pihak Perusahaan, serta dihadiri Area Manager KFC yang membawahi wilayah Palu.

    sumber:
    http://www.kfcindonesi.com

    Komentar oleh MARTINI NUR | April 27, 2009 | Balas

  58. LITA ELMAWANTI
    ERC1B006019
    MANAJEMEN EKSTENSI SEM VI
    ( MANAJEMEN STRATEJIK )

    Terima kasih pa’ atas saran dan kritikannya. Saya akn mengurutkan kembali komentar saya sesuai dengan nomor urut pertanyaan.

    STRATEGI BISNIS PT. SINAR SOSRO (sosro ahlimya teh )

    1.PT. SINAR SOSRO di dirikan pada tahun 1974 yang merupakan pabrik teh siap minum dalam kemasan botol pertama di Indonesia dan di dunia. PT. SINAR SOSRO, perusahaan yang memproduksi teh siap minum dalam kemasan. Produk-produk yang di hasilkannya sampai saat ini adalah ( tehbotol sosro, fruit tea sosro, joy tea green sosro, TEBS, Happy jus, dan air minum pri-A ).
    Teh Botol Sosro merupakan salah satu produk dari PT. SINAR SOSRO yang telah dikembangkan dan dipertahankan selama puluhan tahun, dan kini telah menjadi produk yang sangat dekat dengan pelanggan melalui strategi-strategi yang dilakukan. Hasil dari strategi-strategi yang telah di jalankan PT. SINAR SOSRO itu adalah hingga kini Sosro menjadi pemimpin dalam kategori teh dalam botol, bahkan dapat bersaing dengan perusahaan multinasional yang ikut bermain dalam kategori ini.

    Kekuatan yang dimiliki oleh Sosro merupakan hasil dari penerapan strategi yang baik dalam pembentukan merek kepada pelanggan. Hal ini dapat kita lihat dari langkah-langkah yang dilakukan PT. Sinar Sosro dalam mengembangkan Teh Botol Sosro, yaitu :

    Pertama kali mengenalkan teh siap minum dalam kemasan botol, Sosro memiliki target pasar yang jelas, dengan target orang yang sedang melakukan perjalanan. Pada waktu itu, strategi promosi yang dilakukan juga baik dengan menetapkan harga tidak lebih dari biaya parkir pada waktu itu (mengingat target adalah orang yang sedang melakukan perjalanan). Pada waktu pengenalan produk, Sosro juga memiliki keunggulan kompetitif karena merupakan teh siap minum dalam kemasan botol yang dipasarkan pertama kali di Indonesia.

    Sosro melakukan positioning dengan mengedukasi masyarakat agar tidak merasa aneh untuk meminum teh dalam kemasan botol dan dengan diasajikan dingin. Karena pada awal kemunculan produk, masyarakat Indonesia masih terbiasa untuk minum teh yang disajikan panas. Ternyata proses diferensiasi yang dilakukan Sosro membuahkan hasil baik, sehingga Sosro dikenal sebagai minuman teh dalam kemasan botol yang dapat memberikan kesegaran
    Positioning yang dilakukan oleh Sosro juga didukung oleh marketing mix yang baik. Hal ini ditunjukan dari integrasi yang baik dari komponen-komponen 4P. Contoh adalah bahwa pengembangan produk berasal dari strategi promosi, hubungan antara penentuan harga (price) dengan saluran distribusi (place), dll.

    Strategi penjualan yang dilakukan Sosro adalah dengan mengembangkan saluran distribusi secara luas dan terus menerus. Mengutamakan availability dan kualitas produk sehingga berbuah pada kesetiaan pelanggan.
    PT. SINAR SOSORO mendistribusikan produknya ke kantor penjualan (KP) yang di buatnya sendiri dan tersebar di hampir seluruh kabupaten dan kotamadya. Selain mendistribusikan, KP juga bertugas untuk penarikan botol-botol kosong.
    Di bawah KP, jalur dstribusi memiliki 3 tingkatan yaitu, agen/ wholesaler/ dister, subwholesaler (sub-agen), dan pengecer (retailer). Untuk tingkat dister, terdapat dister aktif (tidak hanya menunggu pembeli datang, tetapi juga mendistribusikan ke tingkat pengecer) dan dister pasif (hanya menunggu pembeli datang ke tempatnya).
    Untuk level pengecer,, SS mensegmentasikan dalam 7 segmen (outlet) yaitu kantin/ kafe, lokasi makan (resto), street market (toko, warung, PKL), supermarket, hotel dan tempat hiburan, institusi (koperasi), dan end user. Melalui jalur-jalur itulah produk the botol sosro dipasarkan hingga end user.

    Pengembangan proses yang dilakukan oleh Sosro adalah dengan mengintegrasikan supply chain, seperti memiliki kebun teh sendiri. berbeda dengan proses distribusi produk dilakukan dengan bekerja sama dengan banyak agen penjualan untuk memperluas cakupan distribusi dari Sosro

    Dalam perkembangannya, untuk bersaing dengan competitor Sosro mulai melakukan kampanye bahwa dengan mengkonsumsi teh akan membuat tubuh menjadi sehat, karena teh mengandung anti oksidan. Hal ini menambah keunggulan kompetitif dari Sosro.

    Teh Botol Sosro saat ini telah menjadi pemimpin pasar di Indonesia . Ini merupakan hasil dari pengembangan saluran distribusi, menjaga kualitas, dan strategi promosi yang dilakukan PT. SINAR SOSRO melalui iklan di berbagai media dengan jargon “apapun makanannya minumannya teh botol sosro”. Slogan ini di munculkan tidak saja mengguncang sesama produk teh namun juga produk minuman secara keseluruhan.

    Selain memperkenalkan tema baru Apapun makannya, minumannya Teh Botol Sosro, Teh Botol Sosro juga menggencarkan program promosi. Salah satunya yang terkenal dengan program promosi Struk Rejeki Teh Botol. Kegiatan yang dilangsungkan September 2004 ini, menurut manajemen Sosro merupakan bentuk lain strategi kampanye dengan target audiens konsumen Teh Botol Sosro. “Program ini bertujuan mengapresiasi konsumen dengan undian berhadiah

    strategi pemasaran Sosro saat ini cenderung pada penguasaan channel. Sosro, misalnya menjalin kerja sama dengan resto dan food court untuk penjualan produknya. Ia melakukan co-bundling di beberapa resto terkenal, seperti KFC, Hoka-Hoka Bento, Bakmi GM, dan lainnya.

    2. Kesimpulan
    PT. Sinar Sosro merupakan salah satu contoh perusahaan terbaik yang sukses mengolah minuman ringan (Soft drink) teh, salah satu produk yang dihasilkan ialah teh dalam kemasan botol dengan merk Teh Botol Sosro. Dari awal produk ini diluncurkan, memang sudah menjanjikan. Ia menawarkan kategori baru yang belum pernah ada di Indonesia, bahkan di seluruh dinia: teh siap.
    Menurut saya, Sebagai pemimpin pasar, PT. SINAR SOSRO sudah cukup berhasil dan sukses membuat dan mengimplementasikan strategi-strategi bisnisnya, itu terlihat dari exsistensi teh botol sosro yang tetap menjadi pemimpin pasar di antara pesaing perusahaan multinasional dan menguasai segmentasi pasar baik lokal maupun internasional.Distribusi Sosro mencakup hampir seluruh wilayah nasional mulai dari Batam, Jabotabek, Jabar, Jatim, hingga Kalimantan dan Sulawesi. Bahkan teh dalam kemasan botol Sosro diekspor ke Australia, Vietnam, Brunei DarussalamdanAmerikaSerikat.
    Strategi bisnis penjualan teh botol sosro melalui iklan di rasa paling efektif karena berhasil menciptakan slogan-slogan yang kreatif yang langsung melekat di benak konsumen yaitu, “Hari selalu berganti, panas dingin ku tak peduli. Siang malam selalu oke, hari-hari Teh Botol Sosro” dan “apapun makananya minumannya ya teh botol sosro”. slogan tersebut seakan menegaskan bahwa minuman teh sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan setiap kali seseorang makan, terutama di luar rumah.
    Di tengah krisis global pun teh botol sosro dapat menjaga existensinya melalui strategi bisnisnya dengan membuat klaborasi iklan bersama PT. SIDO MUNCUL dan PT. DUA KELINCI yang menyuarakan kepada masyarakat Indonesia untuk mengkonsumsi dan memajukan produk-produk asli buatan Indonesia.
    Dengan strategi-strategi bisnisnya PT. SINAR SOSRO secara merek, teh botol Sosro berhasil mengukuhkan sebagai merek lokal yang melegenda. “ SOSRO AHLINYA TEH “

    3. Selain strategi-strategi bisnis yang berkualitas dan kuat serta dapat terimplementasikan dengan baik, keberlangsungan hidup perusahaan PT. SINAR SOSRO juga bergantung pada hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat dan lingkungannya. Dimana salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan melaksanakan Corporate Social Responsibility (CSR).
    Sebagai salah satu perusahaan terbesar yang ada di Indonesia PT. SINAR SOSRO melalui produknya teh botol sosro yang asli Indonesia yang telah bertahun-tahun produknya tumbuh dan berkembang, dalam bidang CSR sudah banyak memberikan konstribusi tindakan sosialnya terhadap lingkungan Indonesia. PT. SINAR SOSRO melalui produknya teh botol sosro lebih menitik beratkan bentuk kepeduliannya pada bidang pendidikan, contoh bentuk kepeduliannya yaitu : the botol sosro berkomitmen menumbuhkembangkan .kantin sehat di berbagai sekolah dari tingkat SD, SMP sampai dengan SMU.
    PT. SINAR SOSRO membuat program “SCHOOL PARTY AWARD” yang merupakan penghargaan tertinggi pertama di Indonesia kepada sekolah-sekolah menengah seluruh Indonesia yang telah membuat acara sekolah dengan baik. Program ini di selenggarakan sebagai wujud kepedulian pada dunia pendidikan non formal di Indonesia sekaligus penghargaan bagi para pelajar atas aspirasi kreatifitas dan kerja keras mereka dalam membuat kegiatan internal sekolal ( PENSI ).
    Program “SCHOOL PARTY AWARD” PT. SINAR SOSRO berharap dapat memotivasi dan mendidik pelajaruntuk mengaspirasikan kreatifitas secara baik dan benar di mulai dari lingkungan terkecil mereka di sekolah, yang kelak sangat berguna jika mereka terjun di masyarakat.
    Menurut saya, Melalui program-program dalam hubungannya dengan CSR akan menciptakan loyalitas pelanggan yang lebih terhadap produk sosro, dan sosro akan tetap menjadi pemimpin pasar minuman ringan teh.

    SEKIAN,

    Komentar oleh Lita Elmawanti | April 27, 2009 | Balas

  59. Nama :Rena Novita
    NIM : ERC1B006040
    Fakultas ekonomi ekstensi manajemen

    1. Strategi PT. HM Sampoerna :

    Strategi sampurna disebut juga tiga core winning characteristic.

    - Faktor pertama Adaptability – adalah kemampuan organisasi dalam beradaptasi dengan perubahan lingkungan.

    Langkah Sampoerna dalam melakukan perubahan dan transformasi yang dirintis Putera dalam tiga milestone diatas merupakan bukti kemampuan Sampoerna dalam beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnisnya (perubahan teknologi, regulasi, ekonomi, persaingan dan konsumen).

    - Faktor kedua Culture – ini merupakan hal yang terpenting yaitu adanya budaya perusahaan yang kokoh dalam bentuk nilai-nilai luhur dan perilaku yang dipercayai oleh semua orang di dalam organisasi.

    - Faktor ketiga Innovation. Innovation bukan lagi sekedar ke arah ‘luar’ dengan menginovasi produk – produk yang dipasarkan, tapi juga ditanamkan dari ‘dalam’ perusahaan. Inovasi ke ‘dalam’ dimulai dari pembentukan prinsip dasar yang dipegang oleh perusahaan dan menjadi jiwa dalam kesehariannya.
    - Inovasi dari sampurna antara lain :
    - Peluncuran A mild rokok low tar low nicotine (LTLN) pertama di Indonesia..
    - Evolusi kampanye branding A mild dari “How Low Can You Go?” menjadi “bukan basa basi”
    - Membuat event music Internasional seperti Al Jerrau dan George Benson
    - Perubahan model bisnis dari “manufacturing-driven company” menjadi “market driven company”
    - Dll
    2. menurut pembahasan strategi sampoerna, maka kriteria strategi yang baik itu adalah dapat bertahan hidup atau bangkit dari kegagalan, persepsi, menjadi berbeda dari lainnya, adaptasi dengan budaya yang ada, menghadapi persaingan, spesialisasi, kesederhanaan, kepemimpinan dan realitas.
    Menggunakan strategi yang baik adalah bagaimana bertahan hidup dalam dunia kompetitif. Kunci sukses adalah memahami dasar-dasar bisnis. Dasar bisnis yang nomor satu adalah merancang dan mempertahankan strategi yang jelas dan terfokus. Strategi Positioning sesungguhnya adalah strategi komunikasi. Periklanan merupakan bentuk komunikasi yang, dari sudut pandang penerima, dibangun dalam penghargaan yang rendah.

    3. Menurut pengamatan saya, sampoerna sangat sadar dan tanggap atas CSR, dalam komitmennya yaitu People, Planet, and Profit, CSR PT Sampoerna terdiri dari 4 bagian :

    Pertama, Bina Pendidikan, dikonsolidasikan dengan program yang dikembangkan oleh Yayasan Sampoerna. Kedua, Bina Lingkungan, kegiatan yang difokuskan pada kegiatan konservasi lingkungan, kampanye budaya lingkungan dan hidup sehat. Ketiga, Bina Ekonomi, dibagi menjadi dua kegiatan utama. Bina Ekonomi Reguler, yang difokuskan untuk mengembang kegiatan kegiatan kewirausahaan dan UKM. Dan Bina Ekonomi Akselerasi, yang difokuskan untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan menggerakkan ekonomi daerah seperti program MPS. Keempat, Bina Sosial, yang dijalankan secara khusus oleh tim SAR Sampoerna dan organisasi sosial karyawan yang tergabung dalam Sampoerna Volunteers Club atau klub sukarelawan Sampoerna.
    Referensi :

    - http://innozard.blogspot.com/2008/09/stories-strategi-pt-hm-sampoerna.html
    - http://Msuyanto.com/baru
    - http://els.bappenas.go.id/uplload/other/strategi%20perusahaan.htm

    Komentar oleh Rena Novita | April 27, 2009 | Balas

  60. Nama : Riyan Mushlih
    NIM : ERC1B006026
    Jurusan : Manajemen Ekstensi

    Strategi pada PT Unilever Indonesia Tbk (perusahaan

    Ada yang menarik dari laporan majalah Business Week edisi Asia yang diterbitkan beberapa waktu lalu. Melalui survei yang bertajuk The Asia Business Week 50, majalah yang memiliki reputasi bagus itu mencoba memilih barisan perusahaan yang memiliki kinerja yang kinclong – dari ratusan perusahaan yang asli Asia ataupun korporasi multi-nasional yang beroperasi di Asia. Kriteria utama yang mereka gunakan sebagai dasar pemilihan adalah kinerja keuangan dan pertumbuhan bisnis selama tiga tahun terakhir.
    Hasilnya cukup mengejutkan, namun sekaligus cukup asyik untuk didengar: mereka menobatkan Unilever Indonesia sebagai perusahaan terbaik nomer satu se Asia. Sebuah hasil yang sungguh layak diapresiasi dan kita beri tepuk tangan. Sebuah hasil yang juga menunjukkan satu bukti bahwa roda bisnis di negeri ini ternyata terus melaju dan menggeliat kencang.
    Pada sisi lain, prestasi yang diraih oleh Unilever Indonesia ini kian menegaskan keberhasilan mereka dalam menancapkan jejak bisnisnya di tanah air – sebuah ikhtiar yang telah dilakukan sejak tahun 1933. Dalam kenyataannya, produsen asal Belanda ini makin melaju dengan beragam produk dan serangkaian strategi pemasaran yang masif. Kamar mandi kita mungkin kini telah sesak dengan aneka produk yang mereka ciptakan. Juga baju kita setiap hari mungkin dicuci dengan deterjen produksi mereka. Dan setiap malam, mereka terus hadir berdendang dan menyapa kita melalui tayangan iklan yang rancak di layar televisi.
    Segenap usaha itu kemudian membikin para petinggi Unilever Indonesia bisa memancarkan senyum a la senyum Pepsodent : dalam kurun 2006 total penjualan sebanyak Rp 11 trilyun mengucur deras ke brankas, dan profit bersih sebesar Rp 1,7 trilyun berhasil direngkuh. Ah, sebuah hasil yang sungguh sedap, sesedap teh Sariwangi……
    Namun dibalik kinerja keuangan yang kinclong itu, ada dua pelajaran manajerial yang ingin kita explorasi disini. Yang pertama, melalui pengalaman pemasarannya yang amat ekstensif, kita mungkin mesti harus menyebut Unilever Indonesia sebagai The Best Marketing School in Town. Sebuah tempat dimana proses pengembangan SDM dalam bidang pemasaran menemukan bentuknya yang paling ideal.
    Dalam konteks ini, kita melihat mereka mampu mendesain skema pengembangan karir yang sistematis dan terencana terhadap para manajer mereka – baik yang senior maupun junior. Didukung oleh portfolio produk yang luas, mereka lantas cukup leluasa untuk melakukan rotasi diantara manajernya untuk berpindah dari satu produk (brand) ke lini produk lainnya. Dan disinilah mereka kemudian mampu menempa para manajer mereka secara optimal melalui pergerakan karir yang dinamis – baik secara vertikal, diagonal dan horizontal. Yang lebih elok, mereka tampaknya juga mampu menciptakan proses mentoring secara natural – dimana para manajer yang telah senior secara konstan terus menerus melakukan transfer pengetahuan kepada para juniornya.
    Pelajaran kedua yang bisa kita petik adalah ini : Unilever Indonesia memiliki komitmen yang kuat dan bervisi jauh kedepan dalam mendidik dan mengembangkan barisan sumber daya manusianya. Dalam sebuah kesempatan, Direktur SDM Unilever Indonesia Josef Bataona menyebutkan, mayoritas jajaran direksi mereka sekarang adalah para peserta program management trainee (MT) yang telah mereka tempuh puluhan tahun sebelumnya. Program MT Unilever Indonesia memang terkenal bagus, dan pernyataan diatas kian menegaskan reputasi itu. Artinya, mereka benar-benar menjalankan program MT sesuai dengan tujuan dasarnya : yakni mencetak dan menyiapkan para future leaders secara sistematis dan terencana.
    Ke depan Unilever Indonesia pasti akan terus menemui persaingan bisnis yang kian keras dan melelahkan. Namun melalui serangkaian proses pengembangan SDM yang cerdas dan brilian, mereka barangkali akan menghadapi persaingan bisnis itu dengan penuh percaya diri, sambil serempak berteriak lantang : siapa takut…..

    Corporate Social Responsibility (CSR)

    Unilever Indonesia menyadari pentingnya memberi dan berbagi, bukan semata untuk meningkatkan reputasi, tetapi membantu mereka untuk terus tumbuh dan berkembang. Bagi Unilever Indonesia, tanggung jawab sosial perusahaan tidak terpisahkan dari bisnis.

    Unilever Indonesia percaya, bila semua unsur masyarakat termasuk dunia usaha, bersungguh-sungguh dalam meningkatkan dampak positif dari setiap kegiatan, maka dunia akan menjadi lebih indah. Berikut ini sedikit informasi pelaksanaan tanggung jawab sosial di perusahaan Unilever Indonesia.

    Membangun Sinergi Kesuksesan bagi Masyarakat (Dampak Rantai Nilai)

    Dampak yang lebih luas diciptakan melalui rantai nilai, mulai dari pemasok, pelanggan, hingga konsumen. PT Unilever Indonesia Tbk memperkenalkan standar perilaku usaha bagi pemasok, yang disebut Business Partner Code, dan menerapkan “Supplier Quality Management Programme” (SQMP) untuk mendorong pemasok dalam meningkatkan kemampuan dan kinerja mereka. PT Unilever Indonesia Tbk bermitra dengan berbagai jenis distributor independen untuk meningkatkan semangat kewirausahaan, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan keuntungan bagi usaha-usaha lokal.

    Memenuhi Panggilan Masyarakat (Kontribusi Sukarela)

    Kontribusi sukarela terhadap masyarakat secara luas, yang dilakukan melalui kemitraan dengan LSM, badan pemerintah, perguruan tinggi dan masyarakat, terlihat seperti “puncak gunung es” yang merupakan dampak yang lebih besar dari kegiatan perusahaan yang sesungguhnya. Kontribusi tersebut mencakup program-program berkesinambungan, yang dilaksanakan secara profesional di bawah Yayasan Unilever Indonesia Peduli. Salah satunya adalah pengembangan para petani kedelai hitam sebagai mitra usaha Unilever. PT Unilever Indonesia Tbk mendorong para karyawan untuk ikut berbagi hati, pikiran dan pengalaman melalui kegiatan bakti sosial sukarela bagi yang membutuhkan, seperti yatim piatu, anak jalanan, penduduk (miskin) pedesaan, pengungsi dan lainnya.

    Referensi :
    http://strategimanajemen.net/2007/09/24/unilever-indonesia-nomer-satu-se-asia/
    http://ULI-CSR204_Indonesia_tcm108-88405.pdf

    Komentar oleh Riyan Mushlih | April 27, 2009 | Balas

  61. nama: Mery Hastuti AS
    Nim : ERC1B006033
    Fakultas Ekonomi Ekstensi
    Jurusan MAnajemen

    1. Strategi bank Rakyat Indonesia
    Call center merupakan salah satu bagian dalam organisasi bank yang memberikan pelayanan virtual kepada nasabah melalui media akses telepon. Seiring perkembangan teknologi, pelayanan call center meningkat menjadi ” contact center ” dengan menyediakan akses melalui berbagai media elektronik lainnya seperti fax, SMS, web-chatting, web-collaboration dan email.Pada industri jasa perbankan, pelayanan call center sering disebut juga sebagai phone banking , karena aktivitas pelayanan perbankan hanya dilakukan melalui telepon. Perkembangan pelayanan phone banking di Indonesia, terlihat semakin menonjol beberapa tahun belakangan ini, dan telah menjadi bagian dari strategi persaingan bisnis perbankan. Phone banking telah digunakan sebagai penegasan bagi pelayanan perbankan 24 jam yang lebih mudah, lebih cepat dan lebih canggih.

    2. Kriteria Strategi Yang Baik
    Secara garis besar, pelayanan call center perbankan dapat dikategorikan dalam 2 kelompok layanan, yaitu pelayanan melalui mesin ” voice response ” dan melalui operator (disebut ” agent “). Pelayanan melalui mesin umumnya dilakukan untuk keperluan transaksi on-line swalayan, dimana nasabah dapat mengakses berbagai informasi perbankan dan melakukan transaksi pembayaran, serta pemindah-bukuan secara otomatis. Sedang pelayanan melalui agent lebih diarahkan pada pelayanan berbagai informasi yang bersifat konsultasi, bantuan dan transaksi yang lebih rumit.
    Pada dasarnya, fungsi call center hanya memindahkan pelayanan melalui kantor cabang ke telepon, sehingga umumnya Bank mempunyai jenis pelayanan call center yang sama. Beberapa Bank memiliki variasi jenis pelayanan yang berbeda sesuai mekanisme pelayanan dan kebijakan suatu Bank, tetapi bukan merupakan diferensiasi yang menonjol. Keberhasilan manajemen operasional call center untuk memindahkan sebagian besar transaksi dan pelayanan cabang ke call center merupakan diferensiasi nilai yang sering ditonjolkan.Disisi lain, call center sebagai pelayanan swalayan, tentunya juga bersaing dengan kanal transaksi elektronik lainnya seperti mobile-banking, internet-banking, sms-banking dan ATM ( automatic teller Di tengah persaingan bisnis perbankan yang lebih menonjolkan pada hadiah undian dan bunga yang rendah, kemungkinan ” brand ” call center muncul sebagai identitas nilai, menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen call center . Pelayanan profesional harus bisa ditunjukkan untuk menjawab tantangan tersebut, sehingga nasabah merasa mendapat pelayanan perbankan yang lebih mudah, cepat, aman dan nyaman melalui telepon.
    Membangun “brand” yang kuat terhadap pelayanan call center , harus melalui kajian terhadap peningkatan pelayanan nasabah. Untuk itu dibutuhkan suatu pandangan menyeluruh terhadap proses pelayanan nasabah dengan kemudahan akses terhadap sumber daya perusahaan. Hal ini harus sejalan dalam suatu strategi perusahaan, sehingga menjadi perangkat yang handal untuk menangani ketidak-pastian penanganan nasabah yang salah satu komponennya adalah pelayanan call center atau phone banking . Untuk itu, strategi pengembangan call center pelayanan nasabah harus menjadi bagian dari pengembangan strategi perbankan, bahkan menjadi bagian utama dalam membentuk strategi “interaksi nasabah”.
    Secara umum perkembangan call center didukung oleh ketersedian jaringan telekomunikasi secara luas dan penggunaannya telah mencapai 8 juta sambungan telepon tetap dan 25 juta sambungan telepon bergerak (selular). Perkembangan ini tentunya membuka peluang bagi perbankan untuk memanfaatkan jaringan tersebut bagi penyediaan interaksi yang luas, murah dan cepat dengan pelayanan dan transaksi bisnis tersentralisasi.

    3. hubungan dengan community social responsibility
    Motivasi utama setiap perusahaan atau industri atau bisnis sudah tentu adalah meningkatkan keuntungan. Logika ekonomi neoklasik adalah bahwa dengan meningkatnya keuntungan dan kemakmuran sebuah perusahaan sudah pasti akan meningkatkan kemakmuran rakyat karena lebih efisien dan murah produk yang dihasilkan.
    Kenyataannya tidak demikian, banyak perusahaan bukan hanya makin kaya tetapi juga semakin berkuasa sementara penduduk miskin dan lemah serta rentan secara sosial, ekonomi, politik, kesehatan dan lingkungan makin banyak. Kemajuan perusahan juga menyumbang ketidak-adilan dan kesenjangan sosial. Pertumbuhan ekonomi tidak selalu sejalan dengan pemerataan atau distribusi kesejahteraan.
    Memperhatikan kesenjangan yang semakin besar muncul berbagai reaksi untuk memperbaiki persoalan kesenjangan. Antara lain program pengentasan kemiskinan, perbaikan kesejahteraan, bantuan subsidi langsung dan sebagainya. Itu jika dilakukan oleh pemerintah sebagai unsur negara yang yang mempunyai peran penting di situ. Kenyataan menunjukkan bahwa upaya-upaya ini sering tidak membawa hasil atau tidak berkelanjutan.
    Namun bagaimana dengan swasta? Swasta dapat dikatakan sering mempunyai kekuasaan yang jauh lebih besar dari pada suatu negara. Data menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan besar dan kaya jika digabungkan akan mempunyai kekayaan yang lebih besar dari negara. Kekuasaan perusahaan swasta di manapun di dunia sering mampu mendikte pembuatan atau pembaruan kebijakan dan peraturan perundangan suatu negara bahkan politik dan kepemimpinan negara dan daerah. Swastapun mempunyai program-program sosial seperti bantuan fisik, pelayanan kesehatan, pembangunan masyarakat (community development), outreach, beasiswa, penyediaan dana filantropis dan sebagainya. Tetapi banyak juga yang tidak berkelanjutan.
    Pada saat banyak perusahaan semakin besar dan semakin kaya pada saat itu pula semakin banyak orang miskin dan semakin rusak lingkungan sekitarnya. Karena itu muncul pula kesadaran untuk mengurangi dampak negative ini.
    Kita sedang berhadapan dengan dunia yang tidak adil dan tidak seimbang. Pada saat ini hanya 20 persen penduduk dunia yang menikmati begitu banyak manfaat atas kekayaan alam dan hasil bumi. Mereka menikmati 85 persen pengeluaran dunia untuk konsumsi, menikmati 45 persen daging yang dikonsumsi, 65 persen listrik, menggunakan 84 persen kertas, menggunakan 85 persen logam dan bahan kimia namun menghasilkan 70 persen emisi gas karbon dioksida di seluruh dunia. Sangat tidak adil. Kesemua konsumsi ini merupakan peluang pasar yang lebih besar dinikmati mereka namun menimbulkan dampak negatif yang diderita masyarakat kecil.
    Jika negara dan perusahaan swasta besar digabung sebagai kekuatan ekonomi dunia maka dari 100 kelompok ekonomi dunia 51 dikuasai swasta sedangkan 49 dikuasai negara termasuk negara-negara besar, adikuasa dan industri maju. Jika sepuluh negara besar dikeluarkan dari daftar ini maka kekayaan 200 perusahaan besar dunia melebuihi kekayaan semua negara lain di dunia ini. Laba sebuah perusahaan Microsoft tahun 2003 mencapai hampir Rp.274 trilyun padahal APBN Indonesia tahun 2004 berjumlah Rp. 341 trilun.
    Ketidak-adilan ini menimbulkan ketidakpuasan bahwa globalisasi hanya menguntungkan pihak yang kuat dan kaya. Kekuasaan dan penguasaan atas sumberdaya alam serta kekayaan ada di tangan di perusahaan multinasional yang bisa mendikte negara lain (baik negara maju maupun negara miskin) sehingga negara tertentu bisa kehilangan kedaulatan atas sumberdaya alam bahkan kehilangan kebebasan dan kedaulatan negaranya serta meningkatkan ekploitasi tenaga kerja dan turut memperbesar degradasi sumberdaya alam.
    Semakin banyak muncul ketidakpuasan bahkan kemarahan di kalangan rakyat sebuah negara karena kekayaan alamnya dikuasai perusahaan asing atau perusahaan multinasional. Melihat tekanan yang semakin besar oleh perusahaan (corporation) multinasional pada negara muncul pertanyaan apa yang bisa dibuat oleh perusahaan multinasional? Apa tanggung jawab mereka atas lingkungan dan masyarakat sekitar?
    Banyak perusahaan swasta kini mengembangkan apa yang disebut Corporate Social Responsibility (CSR), dan Corporate Citizenship (CC). Corporate Social Responsibility (CSR) adalah pengambilan keputusan yang dikaitkan dengan nilai-nilai etika, memenuhi kaidah-kaidah dan keputusan hukum dan menghargai manusia, masyarakat dan lingkungan. Corporate Citizenship (CC) adalah cara perusahaan bersikap atau memperlihatkan perilaku ketika berhadapan dengan para pihak lain sebagai salah satu cara untuk memperbaiki reputasi dan meningkatkan keunggulan kompetitif.
    Corporate Citizenship juga menyangkut pada masalah pembangunan social (social development) dan dilakukan pada konteks partnership dan tata kelola (governnance. Prinsip ini memperhatikan pembangunan masyarakat, perlindungan dan pelestarian lingkungan untuk keberlanjutan lingkungan dan membantu memperbaiki kualitas hidup manusia. Corporate citizenship ini dilakukan melalui manajemen internal yang lebih baik, membantu memberikan bantuan sumberdaya untuk pembangunan sosial dan kemitraan dengan masyarakat bukan bisnis dan masyarakat luas.
    Dengan meningkatnya peran swasta antara lain melalui pasar bebas, privatisasi dan globalisasi maka swasta semakin luas berinteraksi dan bertanggung jawab serta memiliki tanggung jawab sosial dengan masyarakat dan pihak lain. Didalam ekonomi moderen peranan pemerintah semakin berkurang tidak terkecuali dalam hal pelayanan publik. Pelayanan publik yang dulu dikuasai pemerintah kini diambil alih swasta dengan manajemen dan kualitas yang lebih baik. Namun tentu saja harus dibayar dengan lebih mahal oleh publik untuk mendapatkan kualitas yang baik.
    Tanggung jawab sosial perusahaan tidak hanya dalam bidang pembangunan sosial dan ekonomi tetapi juga dalam hal lingkungan hidup. Sebagaimana diketahui tiga pilar utama dalam corporate citizenhip adalah keuangan, social dan lingkungan. Tentu saja perusahaan swasta harus bekerja sama dengan pihak lain dalam hal ini pemerintah dan masyarakat (termasuk ornop, parta politik dan masyarakat luas).
    Menurut Bank Dunia, Tanggung jawab sosial perusahaan terdiri dari beberapa komponen utama: perlindungan lingkungan, jaminan kerja, hak azasi manusia, interaksi dan keteribatan perusahaan dengan masyarakat, standar usaha, pasar, pengembangan ekonomi dan badan usaha, perlindungan kesehatan, kepemimpinan dan pendidikan, bantuan bencana kemanusiaan.
    Teori, konsep dan prinsip CSR memang menarik bagus dan lengkap tetapi apakah dapat dilaksanakan? Tanggung jawab soaial perusahaan tidak bisa hanya pada perusahaan industri yang menghasilkan dampak negatif pada lingkungan dan masyarakat. Tetapi juga sektor keuangan atau financial seperti lembaga keuangan bank dan bukan bank. Persoalannya banyak industri yang merusak lingkungan, melanggar HAM, melakukan pemutusan hubungan kerja sepihak sering bertahan dan berkuasa dengan tetap menerima kredit dari perusahaan-perusahan keuangan yang kuat dan berkuasa di dunia. Motivasi mencari laba bisa menghambat keinginan untuk membangun masyarakat dan lingkungan sekiarnya. Sejauh ini kebijakan pemerintah untuk mendorong dan mewajibkan perusahan swasta untuk menjalankan tanggung jawab sosial ini tidak begitu jelas.

    http://www.beritabumi.or.id/artikelvt.php?idartikel=173
    e-mail: andi.anugrah@danamon.co.id

    Mery, strategy Bank Rakyat Sendiri seperti apa? Penjelasan di atas panjang, tapi rumusannya belum terllihat.

    Komentar oleh mery hastuti AS | April 27, 2009 | Balas

  62. NAMA : DIYAS MARLIYANDA
    NIM : C1B006024
    JURUSAN : MANAJEMEN

    Selamat Siang pak Jo…
    ini saya lampirkan Tugas dari bapak mengenai strategi Perusahan.

    STRATEGI PERUSAHAN COCA-COLA BOTTLING INDONESIA

    1. Coca-Cola Bottling Indonesia merupakan salah satu produsen dan distributor minuman ringan terkemuka di Indonesia. Kami memproduksi dan mendistribusikan produk-produk berlisensi dari The Coca-Cola Company.

    inovasi adalah salah satu kunci keberhasilan yang menjadikan Coca-Cola Indonesia semakin besar, dikenal luas, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. Melalui riset dan pengembangan (Research & Development), Coca-Cola terus berinovasi untuk menciptakan produk, kemasan, strategi pemasaran, serta perlengkapan penjualan baru yang lebih berkualitas, kreatif, serta mempunyai ciri khas tersendiri.

    Dengan memahami kebutuhan dan perilaku konsumen, serta potensi kekayaan alam Indonesia, Coca-Cola berinovasi dengan menciptakan produk-produk baru yang menjadikan produk minuman cepat saji Coca-Cola mempunyai rasa dan pilihan yang beragam. Untuk memenuhi kebutuhan konsumen secara lebih spesifik, pada tahun 2002 Coca-Cola meluncurkan AQUARIUS, minuman isotonik yang diperuntukkan bagi mereka yang aktif dan gemar berolahraga. Pada tahun yang sama, Coca-Cola Indonesia meluncurkan Frestea, teh dalam kemasan botol dengan aroma bunga melati yang khas. Pada tahun 2003, Fanta menghadirkan campuran dua rasa buah, orange dan mango, yang disebut “Fanta Oranggo”, setelah pada tahun sebelumnya sukses meluncurkan Fanta Nanas. Pada tahun ini pula, Coca-Cola Indonesia meluncurkan Sunfill – produk minuman Sirup dan Serbuk instan rasa buah. Dengan inovasi, Coca-Cola yakin bahwa produk-produk yang ditawarkan akan mampu memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia.

    Selain berinovasi pada produk-produk baru, Coca-Cola juga mencoba mengembangkan desain kemasan minuman, serta meningkatkan kualitasnya. Setelah meluncurkan Frestea dalam kemasan botol, pada akhir tahun 2002, Coca-Cola Indonesia meluncurkan Frestea dalam kemasan Tetra Wedge yang lebih mudah dan praktis untuk dibawa. Pada akhir 2003, Coca-Cola, Sprite, dan Fanta hadir dalam kemasan kaleng ramping baru yang unik. Pada tahun 2004 ini, Coca-Cola hadir dengan inovasi terbaru yaitu botol gelas berbobot lebih ringan 30 % dengan desain mungil, imut, tapi kuat. Inovasi kemasan produk akan terus dikembangkan sesuai dengan perkembangan teknologi terbaru.

    Strategi pemasaran Coca-Cola mempunyai ciri khas tersendiri, yang unik dan kreatif. Berbagai program promosi diadakan sesuai dengan event yang sedang berlangsung, baik melalui konser musik, pameran, promo penukaran tutup botol, hadiah kejutan, maupun iklan TV. Pada tahun 2004 ini, iklan Coca-Cola versi Kabayan dinobatkan sebagai iklan paling efektif dalam bulan Pebruari dan Maret versi survey TV Ad Monitor MRI. Promo Coca-Cola juga memanfaatkan momentum tertentu, misalnya: Demam Piala EURO 2004. Dengan memanfaatkan event berskala nasional maupun internasional, Coca-Cola mencoba tampil dengan strategi pemasaran baru yang menarik masyarakat.

    Selain berinovasi dalam produk, kemasan, dan strategi pemasaran; perlengkapan penjualan baru juga dikembangkan ke arah yang lebih baik. Berkaitan dengan inovasi ini, Coca-Cola Indonesia menciptakan jenis krat baru yang lebih ringan, dibuat dari bahan yang ramah lingkungan.

    Kunci sukses inovasi tersebut adalah kolaborasi yang baik antara Coca-Cola Bottling Indonesia dan Coca-Cola Company, pengembangan varian minuman cepat saji dengan rasa baru, serta keinginan untuk menjadikan Coca-Cola Indonesia sebagai perusahaan minuman cepat saji yang lengkap.

    2. KESIMPULAN
    menurut saya Coca-cola bottling indonesia telah berhasil melakukan strategi bisnis yang efektif. ketika salah satu produk mereka berhasil di pasaran, perusahaan ini mengambil inisiatif untuk melakukan inovasi produk denagn mengambil pangsa pasar yang lebih luas tanpa menghilangkan ciri khas dri perusahaan tersebut. selain itu dengan banyaknya iklan dan promosi yang di lakukan perusahaan Coca-cola bottling indonesia menyebabkan semakin terkenalnya produk mereka di kalangan konsumen. iklan yang bersikap kreatif memacu tingkat kepedulian konsumen untuk lebih mengetahui produk2 yang di hasilkan perusahaan ini. iklan ini lah yang menjadi strategi kuat dalam pengembangan produk Coca-cola Bottling indonesia.

    3.Selain strategi-strategi bisnis yang berkualitas dan kuat serta dapat terimplementasikan dengan baik, keberlangsungan hidup perusahaan PT. Coca-Cola Bottling Indonesia juga bergantung pada hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat dan lingkungannya. Dimana salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan melaksanakan Corporate Social Responsibility (CSR).

    Kegiatan perusahaan Coca-Cola di seluruh Indonesia berdampak langsung pada kehidupan dan kesejahteraan ribuan pemasok lokal, pelanggan dan karyawan yang berasal dari masyarakat sekitar. Setiap tahun PT. Coca-cola melaksanakan program bantuan kemasyarakatan untuk masyarakat setempat dalam bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan prasarana, serta menyalurkan bantuan dalam berbagai bentuk kepada kelompok-kelompok masyarakat membutuhkan.

    Bantuan tersebut antara lain berbentuk pembagian produk-produk PT. Coca-cola kepada berbagai organisasi, pemberian beasiswa bagi anak-anak kurang mampu dan akses kepada masyarakat sekitar untuk menggunakan poliklinik perusahaan.

    Komitmen sosial Coca-Cola Bottling Indonesia juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial lainnya yang dilakukan bagi masyarakat di sekitar pabrik dan kantor-kantor penjualannya di berbagai daerah di Indonesia.

    Keinginan untuk membantu meringankan beban hidup sesama, menyantuni yang kurang mampu, dan harapan untuk menjadi anggota masyarakat yang baik, menjadi latar belakang dilaksanakannya berbagai kegiatan sosial, sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

    Untuk memfokuskan bantuannya, Coca-Cola memfokuskan pada tujuh bidang utama, yaitu: pendidikan, lingkungan, bantuan atas pembangunan infrastruktur publik, event-event nasional dari berbagai organisasi kepemudaan dan pemerintah, kebudayaan, kesehatan dan olahraga, dan bantuan bagi korban bencana alam.

    Dibidang pendidikan, misalnya, selain melalui Coca-Cola Foundation Indonesia, Coca-Cola Bottling Indonesia memberikan bantuan beasiswa bagi banyak pelajar Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi. Setiap tahun Coca-Cola Research Grant juga memberikan bea siswa penelitian bagi mahasiswa S2 dan S3 di beberapa kota besar di Indonesia.

    Dibidang lainnya, Adanya keterbatasan kemampuan pengusaha di sektor informal (pengusaha mikro) dalam mengelola usahanya mendorong Coca-Cola Bottling Indonesia mewujudkan kepedulian sosialnya dengan memprakarsai program ekonomi kemasyarakatan berbentuk program pengembangan usaha mikro (Coca-Cola Micro Enterprise Development Program).

    Program pendampingan dan pendidikan bagi kelompok usaha ekonomi lemah ini diluncurkan pada Juli 2003 lalu dan memiliki dua elemen pokok bantuan.

    Pertama, bantuan teknis (technical assistance) pengembangan dan pendampingan usaha mikro yang didukung sepenuhnya oleh Coca-Cola selama satu tahun. Pendampingan ini dimaksudkan untuk memberdayakan anggota kelompok, meningkatkan jumlah tabungan atas kesadaran sendiri, serta mengembangkan kegiatan usaha produktif anggota dan pengembangan jaringan usaha.

    Kedua, akses terhadap modal kerja yang diberikan oleh lembaga pembiayaan independen atau bank (diluar Coca-Cola). Pelayanan keuangan mikro seperti ini diberikan hanya bagi mereka yang memenuhi kriteria ketat, antara lain: secara rutin memiliki kesadaran berkelompok dan berkembang dalam kelompok, secara rutin dan tepat waktu menabung, serta berdomisili tetap. Dalam melaksanakan dua pelayanan tersebut, Coca-Cola bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat “Bina Swadaya”, sebuah lembaga nirlaba yang berpengalaman dalam mengelola program sejenis di berbagai daerah di Indonesia.

    Program ini telah berhasil dikembangkan di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat, dan kini telah melayani lebih dari 320 orang pengusaha mikro. Menurut rencana, program serupa akan dikembangkan tahun ini di Propinsi Jawa Timur.

    Demikianlah Penjelasan Saya
    Terima Kasih

    Referensi :
    http://www.coca-colabottling.co.id/ina/index.php

    http://www.vnetmaster.com/vmv/bisnis-profil-perusahaan.php
    Dengan membedakan fungsi CocaCola sebagai korporasi dan CocaCola Botling di Indonesia (Korporasi dan SBU) maka akan terlihat perbedaan strategi masing-masing. Dengan demikian anda dapat membedakan rumusan strategi yang di atas belum terbaca jelas.

    Komentar oleh Diyas Marliyanda | April 27, 2009 | Balas

  63. Nama : Arif rahman
    Nim : C1C005094
    Jur/Kelas : Akuntansi/I

    Salam hangat buat pak jo….

    Setiap perusahaan memiliki strategi masing2 dalam menjalankan usahannya,dalam kasus ini saya mengangkat objek yaitu Telkomsel.
    Telkomsel merupakan operator selular terbesar diindonesia yang memiliki kurang lebih 60 juta pelanggan atau menguasai 55% pangsa pasar telekomunikasi selular diindonesia.
    Telkomsel memiliki rincian komposisi kepemilkan saham/capital 65% PT.Telekomunikasi Indonesia Tbk dan 35% Sing Tel Singapore.
    maka timbul pertanyaan mengapa telkomsel sangat merajai pangsa pasar selular diindonesia.
    Hal yang sangat significant dan yang membuat telkomsel sangat unggul dari operator-operator lain diantaranya adalah:
    1.dari segi capital.
    karena Telkomsel didukung oleh capital yang kuat didukung oleh PT.Telekomunikasi Indonesia yang nota bene merupakan BUMN, dan Sing Tel Singapur (65%&35%) serta merupakan bagian dari Bridge Mobile Aliansi operator se Asia Pasific yaitu Join Venture Mobile.
    2.dari segi pelayanan bagi konsumen
    hal yang sangat memikat dan membuat daya tarik sehingga Telkomsel menguasai pasar yaitu karena telkomsel memiliki jaringan yang luas sampai ke pelosok2 nusantara dengan penerapan teknologi meliputi GSM,Dual Band(900&1800),GPRS,Wi Fi,EDGE,3G,dan 3,5%G(HSDA).
    telkomsel memiliki cakupan jaringan GSM/GPRS/EDGE paling luas diindonesia dengan menyediakan cakupan jaringan suara sama luasnya dengan cakupan jaringan data.
    selain itu jaringan Telkomsel telah melingkupi lebih dari 95% total area populasi indonesia termasuk kota besar,kabupaten dan kecamatan.
    untuk menjangkau Coverage Internasional yang lebih luas saat ini Telkomsel menjalin kerja sama dengan negara2 lain.
    Telkomsel didukung oleh sms center dengan total kapasitas Trafik mencapai ribuan sms perdetik.
    3.dari segi varian produk kartu Hallo, kartu Simpati dan kartu AS yang memiliki keunggulan2 sehingga dapat memuaskan dan melayani konsumen dengan baik.
    dengan kapasitas keunggulan2 tersebut memberikan Brand image yang positif bagi telkomsel sehingga dapat menguasai pangsa pasar selular diindonesia.
    dengan pencapaian itu maka timbul pertanyaan apa timbal balik dari telkomsel bagi program CSR yaitu;
    -yang terbaru yaitu memperlancar komunikasi jaringan bagi kesuksesan pemilu 2009.
    -setiap tahun memberikan paket hemat mudik lebaran dan perayaan hari besar lainnya.
    -memberikan bantuan2 kepada masyarakat yang terkena bencana alam.
    -telkomsel bagi-bagi hadiah bagi konsumen
    -telkomsel memberikan bantuan bagi modal usaha kecil

    dengan adanya pemberdayaan program CSR ini dari telkomsel maka telkomsel dapat memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat.
    namun pak jo, saya timbul pertanyaan lain yaitu:
    dengan penguasaan pangsa pasar yang sangat dominan yang dapat dikatakan memonopoli dari telkomsel apakah sangat berdampak yang sangat buruk bagi persaingan dunia usaha operator diindonesia?
    mohon penjelasannya…
    Referensi :
    http://WWW.TELKOMSEL.COM
    http://WWW.CSR.COM
    Komentar oleh Arif rahman/April 27,2009/balas

    Strategi Telkomsel sendiriseperti apa?

    Komentar oleh Arif rahman | April 27, 2009 | Balas

  64. Nama : Marlina
    NIM : ERC1B006061
    Jurusan : Manajemen Ekstensi

    STRATEGI PT. (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA I
    Dalam upaya mencapai sasaran yang telah ditetapkan, PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia I merumuskan beberapa strategi guna mencapai sasaran tersebut, antara lain :
    a. Strategi Korporasi, Strategi diversifikasi terpusat, Strategi kerjasama, Startegi biaya rendah, Strategi pembenahan
    b. Strategi Bisnis Unit, Strategi Bisnis Unit diterapkan terhadap cabang-cabang dan segmen usaha berdasarkan posisi masing-masing dalam analisa daya tarik industri/pasar dan daya saing produk/jasa, antara lain, Investasi maksimal untuk meningkatkan pertumbuhan (UTPK Belawan), Spesialisasi produk untuk meningkatkan daya saing (Lhokseumawe, Dumai, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Rumah Sakit Pelabuhan dan Unit Galangan Kapal), Pertimbangan restrukturisasi (Malahayati, Tanjung Balai Asahan, Sibolga, Gunung Sitoli, Bengkalis, Selat Panjang dan Rengat), Efisiensi dan meminimalkan investasi (Tembilahan)
    c. Strategi Bidang, Strategi korporasi dan strategi bisnis unit diatas dijabarkan menurut masing-masing fungsi atau bidang di perusahaan. Strategi bidang dimaksud antara lain : Kemitraan usaha, Penetrasi pasar, Spesialisasi produk

    Corporate Social Responsibility (CSR

    Sesuai dengan definisi yang dikemukakan oleh Prince of Wales International Business Forum pada tahun 2006, CSR memiliki beberapa pilar. Satu, building human capital. Pilar ini menyangkut kemampuan perusahaan untuk memiliki dukungan dari internal berupa SDM yang handal dan eksternal yaitu masyarakat sekitar. Dua, strengthening economies menyangkut upaya pemberdayaan ekonomi komunitas. Tiga, assesing social cohession, perusahaan harus menjaga keharmonisan dengan masyarakat sekitar agar tidak menimbulkan konflik. Empat, encouraging good governance, yaitu pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik. Lima, protecting the environment.
    Pilar ini mengharuskan perusahaan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dengan demikian, CSR tidak sekedar bergerak di luar lingkungan perusahaan saja melainkan juga bergerak di dalam perusahaan meliputi tiga aktifitas yang tidak bisa dipisahkan yaitu, pertama, ditempat kerja mencakup keselamatan kerja, bantuan bagi pegawai yang mengalami musibah, fasilitas kesehatan, dana pensiun, soft loan, pengembangan skill pegawai dan kepemilikan saham. Kedua, menyangkut komunitas atau sosial yang bisa dilakukan dengan memberikan beasiswa dan melakukan pemberdayaan ekonomi secara berkelanjutan. Ketiga, berkaitan dengan lingkungan dimana perusahaan harus menjaga kelestarian lingkungan dan melakukan proses produksi yang ramah lingkungan.
    Berikut ini program kemitraan dan kepedulian yang dilaksanakan oleh PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia I :
    a. Pelaksanaan Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil berdasarkan Keputusan Menteri : Badan Usaha Milik Negara No. Kep. 236/MBU/2003 tanggal 17 Juni 2003 tentang Program Kemitraaan Badan Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN, yang direalisir padatahun 2005 terdiri dari Penyaluran pinjaman sebanyak 260 kegiatan dengan biaya sebesar Rp. 7.653.000.000,- dan Penyaluran Dana Hibah sebanyak 9 kegiatan dengan biaya sebesar Rp.280.023.600,- .
    b. Sebagai bentuk kepedulian Perusahaan kepada masyarakat sekitar daerah operasional Perusahaan telah disalurkan dana untuk Program Bina Lingkungan berdasarkan Keputusan Menteri BUMN No. KEP 236/MBU/2003 tanggal 17 Juni 2003 Program Bina Lingkungan telah dilaksanakan 51 kegiatan dengan biaya sebesar Rp.2.327.565.500,-
    Penyaluran dan Bina Lingkungan menurut daerahnya diprioritaskan dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan masyarakat dilokasi cabang masing-masing, realisasi Bina Lingkungan Tahun 2006
    • Bantuan Bencana Sumut dan Riau nilai Rp 651.193.000
    • Bantuan Pendidikan & Pelatihan daerah Sumut, Riau dan Kep. Riau nilai Rp 69.060.000
    • Bantuan Pengembangan Sarana Umum daerah Sumut nilai Rp 39.800.000
    Bantuan Sarana Ibadah daerah Sumut dan kep Riau nilai Rp 356.685.420

    Referensi :
    http://www.inaport1.co.id/page_kebijakan&strategi.asp
    http://www.inaport1.co.id/page_kemitraan&kepedulian.asp

    Dari CSR yg diterapkan di atas, bagaimana dampaknya terhadap perusahaan.

    Komentar oleh Marlina | April 27, 2009 | Balas

  65. Ahmad Iskandar
    ERCIB006006
    Fakultas Ekonomi Ekstensi unja
    Jurusan Manajemen

    STRATEGI PADA PT.BANK SAUDARA.
    Dalam rangka mencapai tujuan usaha Bank yang berpedoman kepada visi dan misi Perseroan,Bank Saudara menyusun Rencana Bisnis yang mengacu pada Peraturan Bank Indonesia Nomor 6/25/PBI/2004 tentang Rencana Bisnis Bank Umum yang dikeluarkan pada tanggal 22 Oktober 2004.Bank Saudara membuat rencana bisnis setiap tahun dengan persetujuan Dewan Komisaris yang menggambarkan rencana kegiatan usaha Bank jangka pendek(satu tahun)dan jangka menengah(tiga tahun),termasuk strategi untuk merealisasikan rencana tersebut,rencana untuk memperbaiki kinerja usaha serta rencana pemenuhan ketentuan kehati-hatian rencana pemenuhan ketentuan kehati-hatian sesuai dengan target dan waktu yang ditetapkan.Rencana bisnis disusun secara realistis dengan memperhatikan faktor eksternal dan faktor internal yang mempengaruhi kelangsungan usaha Bank serta tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan azas perbankan yang sehat.Dengan Rencana Bisnis yang matang diharapkan mampu menerapkan manajemen risiko khususnya risiko strategik secara efektif terutama pada tahap implementasi Rencana Bisnis tersebut.yang merupakan
    Setiap tahun Bank Saudara menyelenggarakan
    kick off meeting sarana bagi Dewan Direksi dalam mengkomunikasikan Rencana Bisnis yang telah dibuat.kick of meeting dihadiri oleh pemegangsaham pengendali serta seluruh jenjang organisasi yang ada pada bank.
    sesuai dengan target dan waktu yang ditetapkan.Rencana bisnis disusun secara realistis dengan memperhatikan faktor eksternal dan faktor internal yang mempengaruhi kelangsungan usaha Bank serta tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan azas perbankan yang sehat.Dengan Rencana Bisnis yang matang diharapkan mampu menerapkan manajemen risiko khususnya risiko strategik secara efektif Terutama pada tahap implementasi Rencana Bisnis tersebut.yang merupakan Setiap tahun Bank Saudara menyelenggarakan kick off meeting.sarana bagi Dewan Direksi dalam mengkomunikasikan Rencana Bisnis yang telah dibuat.kick of meeting dihadiri oleh pemegangsaham pengendali serta seluruh jenjang organisasi yang ada pada bank.

    CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR)

    Bank Saudara meyakini bahwa setiap perusahaan memiliki kewajiban untuk
    menghasilkan keuntungan agar dapat dinikmati kembali oleh masyarakat yang
    berada di sekitar perusahaan tersebut. Oleh karena itu Bank Saudara memiliki
    komitmen untuk berperan aktif dalam melakukan program
    Responsibility
    (CSR).

    Sepanjang tahun 2007, Bank Saudara mendanai sejumlah kegiatan
    (CSR) yang ditujukan bagi masyarakat sekitar. Jumlah dana yang telah
    Responsibility
    dialokasikan untuk kegiatan tersebut mencapai Rp 556 juta yang tersebar dalam
    beberapa bidang kegiatan yaitu bidang pendidikan, kesehatan masyarakat dan
    pemberdayaan ekomomi.

    Referensi :
    http:// http://www.banksaudara.com

    Saudara Ahmad, dari penjelasan di atas belum terlihat strategi perusahaan. Strateti perusahaan harus dibedkan dg strategi pemasaran seperti pada penjelasan di atas.

    Komentar oleh Ahmad Iskandar | April 27, 2009 | Balas

  66. NAMA : IMBANG FARIZAN DWI PUTRA
    NIM : C1B006043
    MANAJEMEN B 2006

    Malam Pak Jo….
    Saya akan memberikan ulasan tentang Bank BNI terhadap CSR nya….

    BNI dan masyarakat adalah pasangan hidup yang saling memberi dan membutuhkan. Kontribusi dan harmonisasi keduanya akan menentukan keberhasilan pembangunan bangsa. Sinergi keduanya akan membawa perubahan ke arah perbaikan dan peningkatan taraf hidup masyarakat.

    Corporate Social Responsibility (CSR) adalah komitmen berkelanjutan yang dibangun oleh BNI untuk berperilaku etis dan memberikan kontribusi pada pembangunan nasional sekaligus meningkatkan kualitas hidup komunitas lokal dan masyarakat secara keseluruhan. Hal ini merupakan perwujudan budi baik (goodwill) perusahaan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat.

    Tujuan dari CSR di BNI adalah mencakup hal-hal berikut:
    Mendorong kesejahteraan masyarakat dan perbaikan lingkungan
    Mendorong pelaksanaan bisnis yang bersih dan bertanggung jawab
    Memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas pada umumnya dan lingkungan sekitar di mana bisnis dilaksanakan pada khususnya
    Membangun simpati masyarakat kepada perusahaan yang dapat menunjang terbentuknya citra positif perusahaan di mata publik
    Meningkatkan nilai perusahaan melalui pembentukan reputasi yang baik
    Meningkatkan pemahaman publik terhadap BNI melalui informasi yang disalurkan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan

    Program CSR yang dilakukan BNI adalah sesuai dengan bisnis perusahaan sehingga dapat berjalan alami, serta mampu memberikan manfaat dan perubahan yang signifikan bagi masyarakat. Bantuan dan partisipasi yang diberikan oleh BNI bagi kemajuan ekonomi, sosial dan lingkungan adalah berdasarkan visi dan misi dalam rangka menuju pembangunan yang berkelanjutan, serta berlandaskan kepada S.E. Kepmen BUMN No. SE-433/MBU/2003 tanggal 16 September 2003 tentang dana kemitraan dan bina lingkungan dalam kaitannya dengan prinsip membawa perubahan yang signifikan.

    Program CSR di BNI menerapkan dan melaksanakan code of conduct yang berlaku serta mengimplementasikan praktek good corporate governance. Bertanggung jawab dan melaksanakan seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk didalamnya menjalankan kewajiban sebagai warganegara yang bertanggung jawab. Menerapkan tanggung jawab sosial perusahaan dalam bentuk pembinaan masyarakat dan bantuan sosial yang memiliki dampak terhadap perubahan ke arah hidup yang lebih baik serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

    Demikianlah penerapan CSR yang dilakukan oleh Bank BNI
    Thank You Pak JO…
    Selamat Malam…

    Referensi :
    http://www.bni.co.id/BNIBerbagi/tabid/179/Default.aspx

    Saudara Imbang, penjelasan pertama setidaknya menyangkut strategi, bukan langsung ke CSR. Ini sesuai dengan pertanyaan pada bacaan.

    Komentar oleh IMBANG FARIZAN DWI PUTRA | April 27, 2009 | Balas

  67. Nama : Ahmad Taufik Ridho
    Nim : C1B006017
    Jurusan : Management / Reguler

    Selamat malam Pak Jo,,

    Bersama ini saya sampaikan strategi Perusahaan Jamu PT. Sidomuncul.

    Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat dan tingkat pendidikan yang semakin maju maka banyak bermunculan tenaga ahli dalam berbagai bidang disiplin ilmu, SPRH, Biologi, Ekonomi, Farmasi, Pertanian, Hukum Teknoogi Pangan, Teknik kimia, Teknik Elektro dan lain-lain. Pengusaha jamu terus berinovasi dalam mengembangkan produknya. Sayang, pemerintah masih memandang sebelah mata, ditambah lagi selama ini, jamu diposisikan sebagai sesuatu yang tidak higienis, tidak modern, dan tradisional yang hanya diperuntukkan bagi masyarakat kelas bawah. Semua itu diubah oleh perusahaan jamu sidomuncul yang menggunakan bahan alami negeri sendiri dengan membangun industri jamu lewat sentuhan modern. Selain itu, sidomuncul salah satu produsen jamu terbesar di Indonesia yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah, juga tampil sebagai benchmark atau standar di industri jamu. Menariknya lagi, bukan profit yang menjadi ukuran sukses, melainkan seberapa banyak produknya memberi manfaat. Terbukti, berbagai penghargaan telah diterima sebagai wujud sumbangsih Sido Muncul bagi masyarakat dan lingkungan.
    Adapun strategi yang dilakukan PT. Sidomuncul agar dapat bersaing dengan perusahaan lainnya, yaitu dengan cara :
    a. Produk
    Sido muncul memproduksi berbagai macam produk yang beredar di pasaran, diantaranya : – Jamu
    - Jamu insntan
    - Food supplement
    - Dan lain-lain
    b. Price/harga
    Harga produk-produk sido muncul sangat terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.
    c. Place/tempat
    Tempat produksi produk-produk sidomuncul berada di pabrik sidomuncul yang terjangkau di seluruh Indonesia di perkotaan maupun di pedesaan.
    d. Promotion/promosi
    Sidomuncul melakukan promosi dengan melakukan :
    - Publikasi
    ? Lewat audio
    ? Lewat visual
    ? Lewa audio visual
    - Promosi penjualan
    ? Dengan memberikan diskon
    - Bantuan social
    - Seminar kesehatan
    - Sponsor dari berbagai macam acara. Contohnya di acara inbox, Thomas cup dan uber cup.
    e. Professional
    Perusahaan sidomuncul mempunyai tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu, konsultan yang ahli dibidangnya. Perusahaan sidomuncul tidak ingin menghasilkan limbah yang dapat merusak alam. Dengan upaya penanganan limbah tersebut, diharapkan PT Sidomuncul menjadi perusahaan yang ramah lingkungan, dan lokasi seputar pabrik menjadi asri karena tanaman tumbuh subur.
    f. People/karyawan
    Dalam meningkatkan produknya PT Sido Muncul didukung oleh karyawan yang mempunyai keahlian. Untuk meningkatkan kemampuan para karyawannya diberikan kesempatan mengikuti pelatihan kursus maupun seminar.
    g. Public/masyarakat sekitar
    Diharapkan masyarakat dapat memberikan kritik saran untuk mengembangkan produk-produk sidomuncul.
    h. Power/kekuatan
    Perusahaan sidomuncul memiliki fasilitas pabrik yang lengkap. Fasilitasnya antara lain : 1. Laboratorium
    2. Kebun percobaan dan budaya tanaman obat
    3. Pengolahan air bersih, serta
    4. Mempunyai agrowisata yang digunakan untuk mengoleksi tanaman.
    Menurut saya strategi PT. Sidomuncul yang baik agar dapat bersaing dengan perusahaan lainnya, yaitu dengan menetapkan harga yang murah, promosi dan difersifikasi produk. Karena dalam artikel bapak diatas dijelaskan bahwa mengambil tindakan yang berbeda dari perusahaan pesaing dalam satu industri guna mencapai posisi yang lebih baik. Hal ini sudah dilakukan PT. Sidomuncul. Dalam harga, harga dari produk PT Sidomuncul sangat terjangkau pada seluruh lapisan masyarakat, dan PT. Sidomuncul juga melakukan difersifikasi produk, yaitu dengan cara memproduksi berbagai produk diantaranya :
    1. Kuku Bima (4 macam)
    2. Tolak Angin (3 Macam)
    3. Permen (2 Macam)
    4. Jamu Tradisional (56 macam)
    5. Jamu Komplit Instan (4 macam)
    6. Jamu Komplit (6 macam)
    7. Food Suplemen (34 macam)
    8. Minuman Kesehatan (17 macam)
    Selain itu, promosi yang dilakukan PT. Sidomuncul yaitu, “Orang pintar, minum Tolak Angin!” ujar Sophia Latjuba kepada Rhenald Kasali”. Dialog singkat tersebut secara tidak langsung memberi gambaran betapa industri jamu saat ini sudah sejajar dan bisa bersaing dengan obat-obatan lainnya. Sebab, selama ini, jamu diposisikan sebagai sesuatu yang tidak higienis, tidak modern, dan tradisional yang hanya diperuntukkan bagi masyarakat kelas bawah.
    Konsep pemasaran yang terkait dengan societal marketing (pemasaran kesejahteraan sosial) yang menjadi konsep dasar dari implementasi program CSR yang dibangun dan dilaksanakan oleh perusahaan, disamping itu sebagai usaha bisnis bertujuan pencarian laba (profits), dan aspek lainnya upaya meningkatkan kepuasan konsumen (consumer satisfaction) serta tanggung jawab meningkatkan kesejahteraan sosial (human welfare). Termasuk melakukan kegiatan pelaksanaan dari program CSR yang pada awalnya dimulai dengan pihak perusahaan mengkampanyekan melalui penekanan tema atau isu-isu penghijauan (green issues campaign). Selain itu, Esensi CSR tidak hanya dilihat sebatas sebagai kegiatan filantropis semata tapi utamanya untuk membangun reputasi serta citra positif perusahaan. Disadari sepenuhnya, reputasi bukanlah semata-mata konsep abstrak tapi merupakan aset perusahaan yang tak ternilai sebagai daya tarik utama bagi para pelanggan, karyawan, dan tentu saja pemodal (investor). Jelas, CSR memiliki makna strategis sebagai investasi jangka panjang bagi perusahaan yang menekankan pada aspek kelanggengan (sustainability) dan kehandalan (reliability) dalam jangka panjang.
    Dalam hubungannya dengan CSR (Community Social Responsibility) PT.Sidomuncul memberikan sumbangan, donasi dana, sandang dan pangan serta obat-obatan langsung ke para korban bencana alam dan sebagainya, serta melakukan kegiatan kampanye yang bertujuan untuk kegiatan kepedulian sosial, yaitu jamu Sido Muncul memunculkan iklan tentang tema anti kekerasan terhadap pembantu rumah tangga, Kegiatan community development atau pengembangan komunitas tertentu untuk berupaya memperbaiki kondisi sosial atau peduli lingkungan, yaitu dengan kampanye menanam sejuta pohon untuk mengantisipasi pemanasan global dengan melibatkan partisipasi warga masyarakat.

    Demikian Penjelasan saya,,
    Thanks,,
    dtggu penjelasannya Pak,,

    Sumber :
    http://www.majalahtrust.com/bisnis/strategi/195.php
    http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/promarketing/2003/0722/prom2.html
    http://puriflamboyant.blogspot.com/2005/11/corporate-social-responsibility.html

    Taufik, bedakan strategi pemasaran dg strategi perusahaan. Pada dasarnya penjelasan anda di atas sudah memadai.

    Komentar oleh Ahmad Taufik Ridho | April 27, 2009 | Balas

  68. NAMA : AFDHAL JUNANDA
    NIM : C1B006037
    MANAJEMEN 2006
    Malam Pak Johannes…
    Ini saya uraikan CSR dari PT. GARUDA INDONESIA
    CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY / CSR
    PT. GARUDA INDONESIA
    Kesuksesan perusahaan saat ini tidak lagi hanya ditentukan dari keberhasilan memperoleh keuntungan, namun juga komitmen untuk turut mengembangkan lingkungan dimana suatu perusahaan / organisasi berada
    Kemajuan, oerkembangan dan keberadaan perusahaan juga tergantung pada kepercayaan masyarakat, karenanya menjadi kewajiban bagi suatu perusahaan untuk turut ambil bagian da;am program kemanusiaan – sebagai bentuk solidaritas dan tanggung jawab social kepada masyarakat / bangsa
    TUJUAN CSR GARUDA
    Sebagai bentuk tanggung jawab social yang dilaksanakan,Garuda Indonesia memfokuskan program CSR dalam bidang :
    Pendidikan (khususnya mendukung program-program yang ditujukan untuk peningkatan pengetahuan dan pengembangan bakat anak-anak berpotensi/berprestasi)
    Kesehatan (memberikan dukungan bagi masyarakat kurang mampu yang memerlukan bantuan dalam proses pengobatan yang dilaksanakan)
    Tourism (mendukung peningkatan dan pengembangan pariwisata nasional)
    Garuda Peduli Bencana (memberikan bantuan/dukungan dalam penanganan terjadinya bencana nasional)
    KEGIATAN CSR GARUDA
    • Bidang Pendidikan
    • Bidang Kesehatan
    • Bencana Nasional :
    • Operasi kemanusiaan penyaluran bantuan untuk Aceh
    • Garuda peduli korban gempa Jogja & Jawa Tengah
    • Garuda peduli korban gempa di Nias
    • Bidang Tourism
    STRATEGI CSR GARUDA
    • Menciptakan persepsi positif dari para stake holder Garuda
    • Meningkatkan kepercayaan, dukungan dan produktifitas para karyawan Garuda
    PERTIMBANGAN PELAKSANAAN PROGRAM CSR
    Sebagai Badan Usaha Milik Negara dan perusahaan yang bergerak dibidang jasa, maka selain mengembangkan misinya sebagai lembaga yang berorientasi bisnis juga dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan negara

    Demikianlah CSR dari PT. Garuda Indonesia….
    Thank”s…

    Afdal jangan langsung ke CSR, tapi mulai dari penjelasan apa strategi Garuda, CSR adalah pertanyaan terakhir.

    Komentar oleh Afdhal Junanda | April 27, 2009 | Balas

  69. NAMA : MUHAMMAD TOMI
    NIM : C1B006034
    MANAJEMEN 2006

    Malam Pak Jo…
    Saya akan uraikan CSR dari PT. Askes
    Tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR (Corporate Social Responsibility) adalah konsep tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan yang diemban oleh perusahaan kepada masyarakat luas, khususnya diwilayah perusahaan tersebut beroperasi. Dengan adanya tanggung jawab sosial, diharapkan terjalin hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan lingkungan. Perusahaan dalam hal ini dapat berkontribusi untuk menciptakan lingkungan sosial yang baik, disatu sisi, serta dapat menumbuhkan citra positif perusahaan dimata masyarakat luas yang dapat menjaga eksistensi perusahaan, disisi lain.
    Hal ini diatur lebih jauh dalam pasal 74, UU nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang menyebutkan tentang adanya kewajiban perusahaan melakukan tanggung jawab sosial atau CSR (Corporate Social Responsibility). Melalui undang-undang ini diharapkan setiap industri atau korporasi turut berperan dalam meningkatkan kondisi sosial masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
    PT Askes (Persero) selaku Badan Usaha Milik Negara turut melaksanakan kewajiban tersebut melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) sejak tahun 1992, yang secara garis besar bertujuan untuk mewujudkan tanggung jawab sosial dalam meningkatkan perekonomian dan kualitas hidup masyarakat serta berkontribusi dalam pembangunan secara berkelanjutan.

    PROGRAM KEMITRAAN
    Didalam pelaksanaannya Program Kemitraan berpedoman kepada Peraturan Menteri BUMN nomor Per-05/MBU/2007, tanggal 27 April 2007, tentang PROGRAM KEMITRAAN BADAN USAHA MILIK NEGARA DENGAN USAHA KECIL (selanjutnya disebut Program Kemitraan) DAN PROGRAM BINA LINGKUNGAN.
    Program Kemitraan adalah program untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan sebagian dana dari laba BUMN. Dalam hal ini, usaha kecil dimaksud adalah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dan memenuhi kriteria kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan serta kepemilikan sesuai ketentuan yang berlaku. Usaha Kecil yang mendapatkan pinjaman dari Program Kemitraan sebuah BUMN selanjutnya disebut mitra binaan.

    Pada prakteknya, dana Program Kemitraan diberikan dalam bentuk pinjaman untuk modal kerja, pembelian aktiva, pinjaman khusus dan hibah. Dana ini bersumber dari penyisihan laba BUMN setelah pajak dan serta dari dana lain seperti jasa giro, dan bunga pinjaman. Untuk mendapatkan dana ini usaha kecil harus mengajukan proposal terlebih dahulu ke BUMN Pembina (seperti PT Askes) sebagai rencana penggunaan dana pinjaman dalam rangka pengembangan usahanya.
    Usaha Kecil harus mengajukan surat permohonan pinjaman disertai rencana pengembangan usaha yang berisikan :
    1. Kondisi perusahaan saat ini, meliputi :
    1. Data perusahaan (badan usaha/koperasi/perorangan/CV)
    2. Uraian Usaha
    3. Jenis Usaha (perdagangan, pertanian, peternakan, kerajinan, industri, dsb)
    4. Lokasi Tempat Usaha dan Ijin Usaha (jika ada)
    5. Stuktur Organisasi dan Jumlah Tenaga Kerja
    6. Proses Produksi
    7. Sarana dan Prasarana Produksi
    8. Bahan Baku
    9. Daerah pemasaran
    10. Omset per Bulan atau Tahun
    11. Laporan Keuangan; Laba Rugi, Neraca dan Catatan
    2. Bantuan yang diharapkan dan rencana pengembalian pinjaman
    3. Keadaan yang diharapkan setelah mendapat bantuan
    Sejak tahun 1992 sampai dengan akhir tahun 2007, Program Kemitraan telah dilaksanakan diseluruh Kantor Regional PT Askes (Persero) di Indonesia dengan jumlah Mitra Binaan sebanyak 4.750 unit usaha, dengan jumlah dana yang telah disalurkan sebesar Rp. 75,5 Milyar.

    Dalam pelaksanaannya, beberapa mitra binaan PT Askes (Persero) telah mendapatkan penghargaan, baik tingkat nasional maupun international. Salah satunya adalah usaha Batik Wirokuto berlokasi di Pekalongan dengan produk pareo batik, telah menerima penghargaan Seal Of Excellence dari UNESCO Asia Pasifik melalui Asean Handicraft Promotion and Development Association, selama dua tahun berturut-turut (tahun 2006 dan 2007).

    PROGRAM BINA LINGKUNGAN
    Bentuk lain kepedulian sosial PT Askes (Persero) adalah direfleksikan melalui program bina lingkungan, yang merupakan program pemberdayaan kondisi sosial masyarakat diwilayah usaha PT Askes (Persero) melalui pemanfaatan dana dari bagian laba perusahaan.
    Secara khusus program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kondisi sosial masyarakat dan perbaikan lingkungan disekitar wilayah kerja pada khususnya guna peningkatan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan itu sendiri.
    Ruang Lingkup kegiatan Program Bina Lingkungan adalah :
    1. Bantuan Korban Bencana Alam
    2. Bantuan Pendidikan
    3. Bantuan Peningkatan Kesehatan
    4. Bantuan Pengembangan Prasarana dan/atau sarana umum
    5. Bantuan Sarana Ibadah
    6. Bantuan Pelestarian Alam.
    Pada tahun 2007, melalui Program Bina Lingkungan, PT. Askes (Persero) telah menyalurkan dana sebesar Rp. 2,6 Milyar untuk seluruh bentuk bantuan.

    Demikianlah uraian CSR PT. Askes…
    Terima Kasih …

    Referensi :
    http://www.ptaskes.com/frmCSR.aspx

    Tomi, kenapa langsung ke CSR. Mulai dulu dari Strategi, CSR adalah pertanyaan terakhir.

    Komentar oleh Muhammad Tomi | April 27, 2009 | Balas

  70. Terimakasih atas tanggapan bapak

    mandala air mempunyai strategi dalam memilih pesawat yang hemat bahan bakar,agar harga yang di tawarkan dapat terjangkau oleh kalangan atas maupun bawah.dengan menggunakan jenis pesawat
    airbus.Dengan kapasitas tempat duduk yang lebih banyak dan kabin yang lebih lapang, serta daya jelajah yang lebih jauh, Airbus A320 tentu akan menambah kenyamanan penumpang.
    mandala air membeli pesawat baru sehingga biaya perawatan terhadap mesin pesawat dapat berkurang.menurut saya strategi mandala sangat tepat demi meningkatkan kemajuan penjualan tiket pesawat mandala air,serta mempertahankan pelanggan untuk tetap setia terhadap armada ini.

    NAMA : NELLA ARIANI
    NIM : ERC1B006013
    EKSTENSI EKONOMI

    Komentar oleh nella ariani | April 28, 2009 | Balas

  71. REZA ZAMZAMI
    C1B006039
    MANAJEMEN (REGULER)

    Pagi Pak Jo …

    Strategi merupakan landasan yang sangat penting dalam menjalankan suatu perusahaan, yang pada akhirnya bertujuan untuk memperoleh suatu keberhasilan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Begitu pula dengan strategi yang dilakukan oleh perusahaan jasa telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia PT. Indonesian Satellite Coorporation Tbk atau yang lebih dikenal dengan sebutan PT. Indosat Tbk yang dipimpin oleh Johnny Swandi Sjam sebagai Presdir. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa telekomunikasi ini dalam beberapa tahun terakhir semakin gencar meluncurkan produk-produk baru yang lebih fresh dan lebih kreatif. Sasaran utama perusahaan ini adalah anak muda, dimana pada masa sekarang ini browsing, chating, dan internetan merupakan kegiatan yang paling diminati dan digemari anak muda.
    Strategi yang di terapkan oleh PT. Indosat. Tbk :

    Target Pasar (segmentasi)
    - Matrix, Matrix Auto, dan mentari. Target utama produk ini adalah eksekutif umum (prabayar dan pascabayar)
    - StarOne, ditujukan kepada eksekutif dan umum yang menggunakan ponsel berbasis CDMA
    - IM3, target utama produk ini adalah adalah muda mudi dan umum (prabayar dan pascabayar)

    Terhitung dari tahun 2006, PT. Indosat. Tbk telah menguasai 26,9% pasar operator seluler GSM (yakni melalui IM3 dan Mentari) dan 3,7% pasar CDMA (melalui StarOne). Baru-baru ini PT. Indosat. Tbk meluncurkan produk yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat (terutama para anak muda), yaitu IM3 Groove. Peluncuran produk ini merupakan salah satu strategi yang mereka lakukan untuk menyaingi beberapa perusahaan jasa telekomunikasi besar di Indonesia (Telkomsel, Excelindo dsb) yang mengutamakan tarif murah sebagai daya tarik pasar. Tebukti, baru beberapa bulan setelah peluncuran produk IM3 Groove, permintaan akan produk ini meningkat pesat. Dengan berbagai macam layanan dan kelebihan yang ada dalam produk baru Indosat ini, mereka berharap dapat menjadi salah satu perusahaan jasa telekomunikasi yang dapat diperhitungkan baik di asia, maupun di dunia.

    Dalam hubungan dengan konsep CSR, Indosat juga melakukan beberapa program kegiatan yang bertujuan menjalin hubungan baik dengan masyarakat. Yaitu :

    1. Berbagi Bersama Indosat
    Merupakan program CSR Indosat dalam mengajak para pelanggan untuk turut menyumbangkan donasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, baik melalui sms, melalui percakapan telepon serta layanan Indosat lainnya. Program berbagi bersama Indosat ini terwujud dalam berbagai aktivitas antara lain:
    - Sms Donasi
    - Sms Cinta Duafa
    - Sms Donasi Korban Bencana

    2. Indonesia Belajar
    Indosat melaksanakan program CSR yang berfokus pada pendidikan dengan tema INDONESIA BELAJAR. Pendidikan dipilih dengan latar belakang kondisi masyarakat Indonesia yang menurut statistik dan hasil penelitian masih tertinggal jauh dengan negara lain. Padahal kunci peningkatan kualitas kehidupan bangsa terletak pada kualitas pendidikan masyarakatnya, khususnya generasi muda, untuk dapat meraih masa depan yang lebih baik.

    3. Indonesia Hijau
    Merupakan salah satu bentuk kepedulian dan bakti Indosat untuk menciptakan pelestarian lingkungan yang lebih baik bagi generasi masa depan. Program yang dilakukan antara lain:
    - Implementasi BTS Energi Alternatif
    - Penanaman Pohon
    - Aksi Internal Ramah Lingkungan

    4. Indosat Peduli
    Merupakan program Indosat dalam memberikan bantuan tanggap darurat bagi korban bencana dan juga kegiatan pembinaan komunitas di daerah yang rawan bencana.

    Dengan program CSR tersebut, secara tidak langsung Indosat telah menjalankan strategi bisnis mereka untuk mendapatkan tempat di tengah masyarakat dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan mereka atas program ini baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang.

    mohon sarannya apabila masih ada kekurangan ya pak.

    terima kasih

    Referensi: http://www.indosat.com/Corporate_Responsibility
    http://informasi-media.blogspot.com/2007/12/profil-pt-indosat-tbk.html

    Contoh dan penjelasannya bagu, tapi rumusan strateginya tidak dapat dirumuskan dg mudah.

    Komentar oleh Reza Zamzami | April 28, 2009 | Balas

  72. Ericson, salah satu merek / brand ternama telepon genggam internasional, namun tanpa terasa nama Brand itu seakan hilang dan kita lebih familiar dengan nama Sony Ericson. Sebenarnya Ericson bukannya menghilang sama sekali. Sejak mengalami kebangkrutan-akibat kalah bersaing dengan nokia- pada akhir tahun 90-an, Ericson melakukan merger dengan perusahaan Sony pada Oktober 2001.

    Sony Ericson Mobile Communications merupakan perusahaan bentukan, yang sahamnya dimiliki oleh masing-masing perusahaan yang bergabung, yaitu Ericson, perusahaan mobile besar di dunia asal Swedia dengan Divisi Mobile Communication Sony Corporation asal Jepang.

    Perpaduan dua raksasa penguasa teknologi dunia ini ternyata berhasil memadukan kemampuannya untuk bersaing dalam kompetisi internasional produk ponsel. Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu mengalahkan saingan terbesarnya Nokia dan Motorola. Menurut International Data Corp (IDC), Nokia menduduki posisi pertama dalam market share tingkat global, yaitu 30,8 %, disusul Motorola dengan 14,6%, dan posisi ketiga ditempati oleh Ericson dengan 10% (2000). Sedangkan Sony dalam kancah pasar ponsel sendiri tidak menduduki 5 besar market share (IDC,2000).

    Pada dasarnya, perusahaan Ericson adalah perusahaan yang berhasil dalam teknologi mobile khususnya ponsel, terbukti dengan peringkat 3 market share menurut IDC, namun di sini yang keliru adalah Ericson tidak bisa memasarkan produknya secara internasional. Produknya hanya terfokus pada produknya, tidak dengan apa yang disebut dengan needs and wants dari customers. Program pemasaran yang baik adalah program pemasaran yang mampu mengerti dan menawarkan produknya sesuai dengan needs dan wants customer.

    Pemasaran memiliki Four Ps (4P) yaitu product, prices, place, dan promotion. Pemilihan produk, penentuan harga, pengelolaan distribusi, dan implementasi periklanan dan program-program promosi. Metode ini berfokus pada kemampuan produsen untuk melakukan keempat elemen penting pemasaran tersebut. Namun sekarang metode pemasaran seperti itu mulai bergeser-apalagi untuk pemasaran global. Kemudian mulai muncul Integrated Marketing Communication, yaitu suatu program pemasaran yang mengintergrasikan semua elemen komunikasi yang bisa dianggap efektif secara taktik ke dalam eksekusi pemasaran tersebut. Dulu, periklanan menjadi satu tumpuan besar dalam berpromosi (disebut dengan metode tradisional, above the line), sekarang dengan IMC elemen seperti sales promotion, direct marketing, dan public relations turut disertakan. Teknik seperti pemberian diskon, pengadaan contest, event, dan sebagainya dapat menjadi elemen IMC juga. Metode IMC sering disebut dengan metode below the line – disebut demikian sebab metode ini biasanya menggunakan budget yang lebih rendah daripada metode above the line. Bedanya lagi, above the line dianggap sebagai usaha membangun brand image jangka panjang.

    Ericsson, Change Their Tactic to Go International with Sony (part 2)
    Diarsipkan di bawah: Studi Kasus Individu — nataliacarolina @ 7:40 am
    Tags: From communication tactic to profit-building strategy
    Natalia Carolina (0905010581)
    Sony Ericson mampu memanfaatkan 3 dorongan ini untuk memajukan pemasarannya dalam tingkat global.
    Dalam bidang teknologi, Sony dan Ericson adalah ahlinya. Mereka merupakan perpaduan yang tepat,
    walaupun pada awal bersatunya Sony dan Ericson muncul banyak kritik. Sony dan Ericson memiliki
    sifat yang komplementer, saling melengkapi satu sama lain. Pertama, Sony expert di bidang audio,
    video, game, komunikasi dan teknologi informasi produk untuk konsumen dan pasar profesional.
    Dengan musiknya, gambarnya, hiburan komputer, dan bisnis on-line-nya, Sony memimpin.
    Sedangkan Ericson, mempunyai prospek yang bagus dalam bidang mobile and broadband internet communications
    karena memang Ericson memimpin di bidang ini. Jadi, untuk segi inovasi produk, mereka perusahaan yang mapan.
    Kemampuan Sony Ericson untuk mendekatkan diri dengan cutomer-nya juga sangat baik. Sony Ericson mempunyai
    website untuk mengetahui detail produk-produk Sony Ericson, bahkan sistem informasi ini dilengkapi dengan layanan
    perbandingan handphone antar tipe Sony Ericson, dan aplikasi fitur handphone yang diinginkan- kta bisa mengakses
    aplikasi untuk mencoba fitur-fitur yang ada dalam handphone(ukuran handphone, warna, menu, dan media aplication).

    Globalisasi juga menjadi tumpauan Sony Ericson, pasarnya mencapai hampir di seluruh dunia. Ditambah lagi, website
    Sony Ericson dibuat secara internasional, masing-masing region memiliki website dengan bahasa masing-masing, mulai
    dari benua Amerika, Timur Tengah, Afrika dan Asia Pasific.
    Sony Ericson sekarang memiliki Brand dan Logo Baru. Brand name- nya adalah ”Sony Ericson”, dan logo sebagai simbol
    dengan warna hijau organic. Sony Ericson mengeluarkan empat kategori produk, yaitu ponsel berkamera (imaging),
    gaya hidup (lifestyle), musik (walkman phone), dan ponsel bisnis. Produk ponsel Sony Ericson untuk setiap region
    disesuaikan dengan selera masing-masing. Contoh: produk yang dipasakan di Jepang berbeda dengan yang dipasarkan
    di Eropa, bentuknya lebih minimalis dan sangat trendy. Produk Sony Ericson w910i untuk pasar Inggris, Indonesia dan
    Amerika, di China dibuat sedikit berbeda, disebut dengan tipe w908c, mirip dengan w910i, tetapi tanpa 3G.
    Meskipun demikian Sony Ericson kini sudah mampu mengkokohkan Brand-nya di pasar internasional bersanding dengan
    Nokia dan Motorola tanpa dibayang-bayangi image Ericson-handphone yang tidak laku di pasaran.

    Strategi memadukan 2 perusahaan besar Sony dan Ericson ini ternyata juga membawa peningkatan pada penjualan.
    Pada pertengahan tahun 2003, penjualan Sony Ericson meningkat tajam yaitu 34% lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.
    Penjualan bersihnya senilai 1.125 million Euro.

    Sony Ericson melakukan beberapa tindakan IMC, antara lain:
    Sony Ericson menggelar permainan ponsel multiplayer pertama di Indonesia pada tanggal 17 Desember 2003 hingga 8 Februari 2004
    bersama dengan Indosat Multimedai Mobile (IM3), dan Game Online Inova. Permainan yang di gelar adalah catur jawa, catur dan
    conveto yang ditujukan pada para pengguna kartu IM3.
    Sony Ericsson menjadi Women Tennis Association [WTA] Tour ‘s worldwide title sponsor in a landmark dengan deal sebesar
    88 million (6 tahun kontrak, merupakan sponsorship terbesar dalam sejarah pertandingan tenis wanita), yaitu Sony Ericson WTA Tour.
    Ini merupakan ajang pertandingan tenis perempuan yang diikuti oleh1,300 peserta yang mewakili 76 negara (2006).

    Intinya, Jika suatu perusahaan tidak bisa menguasai komunikasi, jika tidak dapat menggunakan komunikasi untuk mempengaruhi
    customer, jika tidak bisa mengubah Brand dan Brand Relationship menopang kompetisi, dan jika perusahaan tidak mampu mendapatkan
    Brand Loyalty dari customer, maka perusahaan itu sepertinya tidak akan bertahan.

    referensi:
    http://gmarcom.wordpress.com/2008/02

    Mahasiswa ini identitasnya tak ada, saya minta kepada seluruh peserta yang tak menuliskan indentitas segera merevisi tugas agar identitasnya disertakan.

    Komentar oleh nurman sutisnak | April 28, 2009 | Balas

  73. nama:nurman sutisnak
    nim|:ERC1B006007

    pagi pak jo
    Ericson, salah satu merek / brand ternama telepon genggam internasional, namun tanpa terasa nama Brand itu seakan hilang dan kita lebih familiar dengan nama Sony Ericson. Sebenarnya Ericson bukannya menghilang sama sekali. Sejak mengalami kebangkrutan-akibat kalah bersaing dengan nokia- pada akhir tahun 90-an, Ericson melakukan merger dengan perusahaan Sony pada Oktober 2001.

    Sony Ericson Mobile Communications merupakan perusahaan bentukan, yang sahamnya dimiliki oleh masing-masing perusahaan yang bergabung, yaitu Ericson, perusahaan mobile besar di dunia asal Swedia dengan Divisi Mobile Communication Sony Corporation asal Jepang.

    Perpaduan dua raksasa penguasa teknologi dunia ini ternyata berhasil memadukan kemampuannya untuk bersaing dalam kompetisi internasional produk ponsel. Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu mengalahkan saingan terbesarnya Nokia dan Motorola. Menurut International Data Corp (IDC), Nokia menduduki posisi pertama dalam market share tingkat global, yaitu 30,8 %, disusul Motorola dengan 14,6%, dan posisi ketiga ditempati oleh Ericson dengan 10% (2000). Sedangkan Sony dalam kancah pasar ponsel sendiri tidak menduduki 5 besar market share (IDC,2000).

    Pada dasarnya, perusahaan Ericson adalah perusahaan yang berhasil dalam teknologi mobile khususnya ponsel, terbukti dengan peringkat 3 market share menurut IDC, namun di sini yang keliru adalah Ericson tidak bisa memasarkan produknya secara internasional. Produknya hanya terfokus pada produknya, tidak dengan apa yang disebut dengan needs and wants dari customers. Program pemasaran yang baik adalah program pemasaran yang mampu mengerti dan menawarkan produknya sesuai dengan needs dan wants customer.

    Pemasaran memiliki Four Ps (4P) yaitu product, prices, place, dan promotion. Pemilihan produk, penentuan harga, pengelolaan distribusi, dan implementasi periklanan dan program-program promosi. Metode ini berfokus pada kemampuan produsen untuk melakukan keempat elemen penting pemasaran tersebut. Namun sekarang metode pemasaran seperti itu mulai bergeser-apalagi untuk pemasaran global. Kemudian mulai muncul Integrated Marketing Communication, yaitu suatu program pemasaran yang mengintergrasikan semua elemen komunikasi yang bisa dianggap efektif secara taktik ke dalam eksekusi pemasaran tersebut. Dulu, periklanan menjadi satu tumpuan besar dalam berpromosi (disebut dengan metode tradisional, above the line), sekarang dengan IMC elemen seperti sales promotion, direct marketing, dan public relations turut disertakan. Teknik seperti pemberian diskon, pengadaan contest, event, dan sebagainya dapat menjadi elemen IMC juga. Metode IMC sering disebut dengan metode below the line – disebut demikian sebab metode ini biasanya menggunakan budget yang lebih rendah daripada metode above the line. Bedanya lagi, above the line dianggap sebagai usaha membangun brand image jangka panjang.

    Ericsson, Change Their Tactic to Go International with Sony (part 2)
    Diarsipkan di bawah: Studi Kasus Individu — nataliacarolina @ 7:40 am
    Tags: From communication tactic to profit-building strategy
    Natalia Carolina (0905010581)
    Sony Ericson mampu memanfaatkan 3 dorongan ini untuk memajukan pemasarannya dalam tingkat global.
    Dalam bidang teknologi, Sony dan Ericson adalah ahlinya. Mereka merupakan perpaduan yang tepat,
    walaupun pada awal bersatunya Sony dan Ericson muncul banyak kritik. Sony dan Ericson memiliki
    sifat yang komplementer, saling melengkapi satu sama lain. Pertama, Sony expert di bidang audio,
    video, game, komunikasi dan teknologi informasi produk untuk konsumen dan pasar profesional.
    Dengan musiknya, gambarnya, hiburan komputer, dan bisnis on-line-nya, Sony memimpin.
    Sedangkan Ericson, mempunyai prospek yang bagus dalam bidang mobile and broadband internet communications
    karena memang Ericson memimpin di bidang ini. Jadi, untuk segi inovasi produk, mereka perusahaan yang mapan.
    Kemampuan Sony Ericson untuk mendekatkan diri dengan cutomer-nya juga sangat baik. Sony Ericson mempunyai
    website untuk mengetahui detail produk-produk Sony Ericson, bahkan sistem informasi ini dilengkapi dengan layanan
    perbandingan handphone antar tipe Sony Ericson, dan aplikasi fitur handphone yang diinginkan- kta bisa mengakses
    aplikasi untuk mencoba fitur-fitur yang ada dalam handphone(ukuran handphone, warna, menu, dan media aplication).

    Globalisasi juga menjadi tumpauan Sony Ericson, pasarnya mencapai hampir di seluruh dunia. Ditambah lagi, website
    Sony Ericson dibuat secara internasional, masing-masing region memiliki website dengan bahasa masing-masing, mulai
    dari benua Amerika, Timur Tengah, Afrika dan Asia Pasific.
    Sony Ericson sekarang memiliki Brand dan Logo Baru. Brand name- nya adalah ”Sony Ericson”, dan logo sebagai simbol
    dengan warna hijau organic. Sony Ericson mengeluarkan empat kategori produk, yaitu ponsel berkamera (imaging),
    gaya hidup (lifestyle), musik (walkman phone), dan ponsel bisnis. Produk ponsel Sony Ericson untuk setiap region
    disesuaikan dengan selera masing-masing. Contoh: produk yang dipasakan di Jepang berbeda dengan yang dipasarkan
    di Eropa, bentuknya lebih minimalis dan sangat trendy. Produk Sony Ericson w910i untuk pasar Inggris, Indonesia dan
    Amerika, di China dibuat sedikit berbeda, disebut dengan tipe w908c, mirip dengan w910i, tetapi tanpa 3G.
    Meskipun demikian Sony Ericson kini sudah mampu mengkokohkan Brand-nya di pasar internasional bersanding dengan
    Nokia dan Motorola tanpa dibayang-bayangi image Ericson-handphone yang tidak laku di pasaran.

    Strategi memadukan 2 perusahaan besar Sony dan Ericson ini ternyata juga membawa peningkatan pada penjualan.
    Pada pertengahan tahun 2003, penjualan Sony Ericson meningkat tajam yaitu 34% lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.
    Penjualan bersihnya senilai 1.125 million Euro.

    Sony Ericson melakukan beberapa tindakan IMC, antara lain:
    Sony Ericson menggelar permainan ponsel multiplayer pertama di Indonesia pada tanggal 17 Desember 2003 hingga 8 Februari 2004
    bersama dengan Indosat Multimedai Mobile (IM3), dan Game Online Inova. Permainan yang di gelar adalah catur jawa, catur dan
    conveto yang ditujukan pada para pengguna kartu IM3.
    Sony Ericsson menjadi Women Tennis Association [WTA] Tour ‘s worldwide title sponsor in a landmark dengan deal sebesar
    88 million (6 tahun kontrak, merupakan sponsorship terbesar dalam sejarah pertandingan tenis wanita), yaitu Sony Ericson WTA Tour.
    Ini merupakan ajang pertandingan tenis perempuan yang diikuti oleh1,300 peserta yang mewakili 76 negara (2006).

    Intinya, Jika suatu perusahaan tidak bisa menguasai komunikasi, jika tidak dapat menggunakan komunikasi untuk mempengaruhi
    customer, jika tidak bisa mengubah Brand dan Brand Relationship menopang kompetisi, dan jika perusahaan tidak mampu mendapatkan
    Brand Loyalty dari customer, maka perusahaan itu sepertinya tidak akan bertahan.

    referensi :
    http://gmarcom.wordpress.com/2008/02

    Komentar oleh nurman sutisnak | April 28, 2009 | Balas

  74. Salam sejahtera pak jo,
    Saya Muhammad rizal (C1B006058), mahasiswa management B reguler ‘06 mata kuliah STR dengan bapak. Saya ingin menjawab pertanyaan bapak di atas dan mohon masukannya….

    Makna penting satu strategi
    Salah satu strategi dari perusahaan unilever salah satunya dengan menggabungkan dua brand yang kurang bersinar dipadukan dengan merek yang kuat, contohnya adalah produk pelembab merek citra hazeline bulan mei lalu.
    Citra adalah pemimpin di pasar hand & body lotion. Selama ini, merek tersebut lebih tradisional dan segmen yang dibidik tidak terlalu tinggi (wanita muda dari kelas menengah-bawah). Sedangkan Hazeline, meski distribusinya tidak sebagus Citra, merupakan produk pelembab mampu bertahan puluhan tahun. Merek yang sudah dikenal oleh kaum wanita sejak zaman Belanda ini ditujukan pada segmen menengah ke atas.
    Varian Citra yang lain tetap beredar, sementara Hazeline sepenuhnya berubah wujud menjadi Citra Hazeline. Strategi “brand migration” ini dilatari oleh pertumbuhan pasar pelembab yang cukup pesat di Indonesia. Citra melihat ada kesempatan besar dalam segmen ini, terutama untuk memperkuat kredibilitasnya sebagai produk skin care karena kini portfolionya bertambah lengkap (hand & body lotion, pembersih muka, dan pelembab).
    Produk baru tersebut memposisikan diri sebagai produk pelembab dengan kandungan bahan-bahan alami yang menjadikan kulit tampak lebih putih, segar dan terasa sejuk di kulit.
    Di samping itu, strategi ini juga merupakan upaya Unilever untuk menyatukan segmen dengan spend yang lebih luas. Penyatuan ini juga membuat Unilever punya kebebasan untuk membuat produk-produk baru lain di segmen dan kategori yang berbeda. Hal ini juga telah mereka lakukan dengan “memigrasikan” brand Brisk ke Clear.
    Unilever serius menganggarap CSR, pemberdayaan, kontiunitas, dan kemitraan menjadi kunci. PT. unilever menganggap CSR sebagai “total business impact” bukan Cuma kegiatan filantropi atau kedermawanan, tetapi juga ada unsur pemberdayaan masyarakat. Baik ekonomi, social, pendidikan, kesehatan, maupun lingkungan hidup.
    Salah satu program pemberdayaan masyarakat yaitu dengan pengembangan UKM dengan pemberdayaan komunitas petani kedelai hitam (bahan baku utama kecap bango) di jawa. Dam pemberdayaan tersebut tidak lepas dari mata rantai bisnis bahan baku sampai pendistribusian dan melakukan training cara menanam, memelihara hingga pinjaman tanpa bunga, program ini dilakukan lewat kerja sama dengan beberapa kampus seperti UGM. Unilever juga memperhatikan para pemasok dan distributor sebagai bentuk kepedulian pada loyalitas mereka.
    Dalam soal kesehatan dua brand dari unilever yaitu pepsodent dan lifebuoy sedah terlibat aktif menjalankan kampanye berupa pemeriksaan gigi dan gusi gratis,dan program mencuci tangan dengan sabun “berbagi sehat” dengan melibatkan anak SD
    Terkait dengan lingkungan, gerakan memerangi sampah dan pencemaran tak lupa dijalankan. Program pengelolaan sampah ini dilakukan dengan daur ulang, khususnya di kota-kota besar seperti dengan membuat produk kerajinan dari limbah plastik menjadi tas.
    CSR unilever tidak ditujukan ke luar, tetapi juga kepada karyawan. Pemberdayaan karyawan dilakukan dengan memberi fsilitas pendidikan (Pelatihan, sekolah ke luar negeri), kesejahteraan, jaminan kesehatan dan sebagainya. Bahkan, unilever juga tidak segan-segan menyediakan fasilitas kesehatan berupa ruang olahraga dan ruang penitipan bayi (nursery room)
    Untuk strategi komunikasi, unilever tidak segan-segan melibatkan banyak media, hanya saja kendala ketika hendak mencari mitra pelaksana program-program itu, yang jelas CSR telah memberikan benefit yang besar bagi unilever dengan langkah strategis dalam mencapai target, upaya mencari mitra yang tepat, kontiunitas (sustainable) dan mengutamakan unsur pemberdayaan untuk mencipatakan bukan ketergantungan setelah unilever tidak ada disana.
    Dan saya juga ingin menanyakan dengan pak jo, Apakah program K3 (kesehatan dan keselamatan kerja) yang diterapkan di perusahaan itu juga berakna strategis bagi suatu perusahaan……..??????

    Terima kasih atas penjelasannya pak jo,,,,

    Penjelasan fokus kepada pertanyaan, biar gampang disimak intisarinya.

    Komentar oleh muhammad rizal (C1b006058) | April 28, 2009 | Balas

  75. Nama : Fenny Asito
    NIM : C1B006065
    Kelas : Manajemen / B

    Selamat siang Pak Jo…
    Saya akan mencoba untuk MENGUPAS TENTANG STRATEGI PADA MARLBORO

    Kehidupan bisnis senantiasa selalu ada dalam situasi persaingan. Saat kita dalam bersaing mulai khawatir akan reaksi strategi harga balasan pesaing, maka kita memasuki wilayah teori permainan harga. Teori permainan harga menganalisis mekanisme dua atau lebih pemain memilih tindakan maupun strategi yang sama-sama mempengaruhi tiap partisipan. Teori permainan harga memberikan pedoman bagaimana semestinya bisnis kita bermain harga?
    Saling membanting harga atau dengan kata lain terus menerus sama-sama menurunkan harga adalah tak perlu dilakukan. Hal tersebut, membawa semua partisipan pada kerugian tertembusnya batas minimal penetapan harga. Ini berarti, persaingan harga menekan biaya produksi, dan tak terkembalikan walaupun diperoleh kuantitas penjualan dipahami profitabilitas hadir tidak semestinya. Dengan demikian teori permainan harga memberikan pedoman yang pertama, tidak melayani strategi penurunan harga dengan menurunkan harga.
    Keberadaan pedoman pertama menimbulkan keberanian kita untuk melayani strategi penurunan harga dengan menaikan harga. Akan tetapi tindakan tersebut, berasumsi ceteris paribus mendukung power efisiensi pesaing. Pesaing akan dapat mencubit sedikit demi sedikit kue tar bagian milik kita. Dan lantas kita pun menderita kelaparan yang berdampak pada penurunan tenaga untuk mengambil kue tar termasuk kecepatan pengambilan kue tarnya. Melayani strategi penurunan harga dengan menaikan harga merupakan pedoman kedua yang tidak diperkenankan oleh teori permainan harga.
    Satu-satunya yang diperkenakan teori permainan harga untuk melayani penurunan harga adalah tetap. Strategi respon ini, berarti kita tidak peduli atau cuek saja yang dikenal sebagai harga normal. Keputusan memegang harga normal memperoleh dukungan dari konsumen saat ini yang tidak lagi “Bodoh”. Mereka dalam keberadaannya enlightment, informationalized, dan empowered. Dalam pelaksanannya strategi harga tetap tidak benar-benar tetap melainkan komitmen tetap sebelum dukungan kualitas dan kuantitas layak untuk meningkatkan harga. Fakta empirik eksistensi strategi harga tetap terbukti saat Marlboro Friday. Marlboro mengerang sakit diterkam gerilyawan merek kacangan. Philip Morris pun bahkan sempat mencak-mencak sedikit menurunkan harga lantas kembali cepat pada harga normal. Akibatnya, rokok bermerek kacangan terdamprat telak dimana Marlboro menang dan kembali tenang. Harga tetap merupakan solusi terbaik untuk melayani strategi penurunan harga bahkan peningkatan harga yang dilakukan oleh pesaing kita.
    Walaupun sedikit kurang enak adalah tetap mesti dikemukakan. Selain memperkenankan harga tetap teori permainan juga membuka peluang kolusi harga antar pemain yang mengorbankan konsumen. Kolusi harga terjadi manakala semua pemain sepakat bekerjasama secara serempak menetapkan strategi harga yang menguntungkan mereka. Seperti ditetapkan harga setinggi-tingginya maupun pembentukan kartel dalam ekuilibrium kooperatif. Ekuilibrium non kooperatif mampu mengeliminasi kolusi dimana hanya hadir pada perekonomian pasar sempurna. Beribu-ribu bahkan berjuta-juta pemain ada dalam permainan harga. Namun, lama kelamaan mereka dapat kembali menggumpal. Gumpalan demi gumpalan seperti kartel memerlukan hempasan tangan pemerintah yang terlibat dalam undang-undang antitrust sebagai pemecahannya. Harga tidak perlu rendah yang penting adalah PAS.
    PT. HM Sampoerna menluncurkan varian baru Marlboro : Marlboro Kretek Filter. Mereka bilang ini sinergi dan inovasi. Usaha menerobos pangsa pasar rokok kretek (92% pangsa pasar rokok tanah air) dengan senjata nama besar Marlboro yang merupakan rokok luar negeri yang paling dominan (menguasai 50% pangsa pasar rokok putih). Perlu diketahu bahwa dalam kategori rokok kretek, PT. HM Sampoerna adalah jawaranya, 28,8 % pangsa pasar. Boleh dikatakan jurus baru ini menggabungkan dua keunggulan.
    Strategi nekad semacam ini, walaupun menurut pihak PT. HM Sampoerna didasarkan pada riset, menurut saya hanya bisa dijalankan oleh pemain yang dominan. Jika terjadi kegagalan, secara keseluruhan tidak akan mengguncang bisnis utamanya. Memang salah satu kelebihan mereka yang sudah mapan dan menguasai pasar adalah ruang gerak eksperintal yang lebih lega. Saya sendiri agak khawatir bahwa strategi ini akan menjadi blunder dan bisa menciderai merek yang telah mapan : Dji Sam Soe (kretek) dan rokok putih (Marlboro). Saya rasa alasan utamanya yang susah untuk dibantah adalah tersudutnya Phillip Moris di beberapa negara yang melakukan pembatasan terbatas pada komonditi rokok, dan di lain pihak penetrasi rokok putih di negara yang tidak ada larangan terhadap rokok, rata-rata negara tropis yang merupakan pasar rokok kretek, sangat kurang maka uji-coba Marlboro Kretek Filter dilakukan. Pasar rokok putih di Indonesia hanya 3,7%. Di lain pihak membawa merk Dji Sam Soe ke luar Indonesia terasa janggal dan tidak menjual. Menumpang pada brand Marlboro yang sudah matang di pasar internasional untuk produk kreteknya mungkin dirasa lebih aman.
    Yup, semua usaha bisnis memang patut dicobakan. Namun jangan berjudi jika Anda tidak cukup mapan dan kurang mendominasi.
    Dari strategi di atas dapat saya simpulkan bahwa ada beberapa hal yang memang baik untuk di jadikan suatu strategi agar perusahaan dapat selalu eksis dalam bisnis tersebut yaitu,
    Strategi yang pertama adalah memberi kepuasan yang istimewa kepada stakeholder (yaitu semua unsur yang memiliki kepentingan dalam perusahaan dengan tanpa kecuali, seperti pemasok, karyawan, manajer, pemegang saham, konsumen, pemerintah, dan masyarakat sekitarnya. Dengan memberi kepuasan kepada setiap unsur stakeholder, maka kinerja perusahaan akan semakin tinggi. Pemasok bahan baku akan mempertinggi kualitas pasokannya karena mendapatkan manfaat perusahaan, karyawan akan lebih semangat dan tinggi produktivitasnya karena merasa puas dengan gaji yang diberikan dan perusahaannya, manajer dan pimpinan perusahaan akan semakin semangat karena ada kepuasan dalam bekerjanya, pemegang saham akan lebih banyak menanamkan modalnya karena ada keuntungan (return) dan investasinya, konsumen akan bertambah jumlahnya dan menyebarluaskan reputasi perusahaan karena selalu mendapat kepuasan yang lebih, masyarakat dan pemerintah akan sangat mendukung karena merasakan manfaatnya.
    Strategi kedua adalah strategi yang memfokuskan pada sasaran, artinya perusahaan harus mencari posisi yang tepat bagi produk dan jasa-jasa yang dihasilkan perusahaan.
    Strategi ketiga adalah strategi dalam memposisikan perusahaan secara cepat di pasar. Perusahaan harus segera mengkomunikasikan produk dan jasa-jasa tersebut ke pasar supaya segera dikenal konsumen.
    Strategi keempat adalah membuat posisi yang mencengangkan melalui barang dan jasa-jasa baru yang lebth unik dan berbeda serta memberikan nilai tambah baru, sehingga konsumen lebih menyukai barang dan jasa yang diciptakan perusahaan
    Strategi kelima adalah mengubah pola-pola persaingan perusahaan yang dimainkan sehingga pesaing terganggu (disruption) dengan pola-pola baru yang berbeda.
    Referensi : http://strategi marlboro.com

    Komentar oleh fenny asito C1B006065 | April 28, 2009 | Balas

  76. nama : andy prima setia
    NIM : C1B006018
    Manajemen STR

    setelah mencoba beberapa kali akhirnya berhasil juga memposting komen ke blog Pak Jo.
    Apa kabar pak? I hope you are just fine while doing your activities.

    objek pengamatan kali ini saya memilih sido muncul.

    perusahaan jamu tradisional ini sudah beroperasi lebih dari 50 tahun di indonesia, dan menjadi pioner produsen jamu dengan berbagai produk yang aman dan menyehatkan

    Visi dan Misi perusahaan jamu Sido Muncul
    Visi
    Menjadi industri jamu yang dapat memberikan manfaat pada masyarakat dan lingkungan

    Misi
    Meningkatkan mutu pelayanan dibidang herbal tradisional
    Mengembangkan research, penelitian yang berhubungan dengan pengembangan pengobatan dengan bahan-bahan alami. Meningkatkan kesaedaran masyarakat akan pentingnya membina kesehatan melalui pola hidup sehat, pemakaian bahan-bahan alami dan pengobatan secara tradisional. Ikut mendorong pemerintah/instansi resmi agar lebih berperan dalam pengembangan pengobatan tradisional.

    3. Mega Marketik Mix
    a. Produk
    Sido muncul memproduksi berbagai macam produk yang beredar di pasaran, diantaranya :
    - Jamu
    - Jamu insntan
    - Food supplement
    - Dan lain-lain
    b. Price/harga
    Harga produk-produk sido muncul sangat terjangkau oleh semua lapisan masyarakat
    c. Place/tempat
    Tempat produksi produk-produk sidomuncul berada di pabrik sidomuncul yang beralamat di jalan Soekarno Hatta km 28 Kecamatan Bergas – Klepu Semarang, Indonesia.
    Distribusi produk-produk Sidomuncul terjangkau di seluruh Indonesia di perkotaan maupun di pedesaan.
    d. Promotion/promosi
    Sidomuncul melakukan promosi dengan melakukan :
    - Publikasi
    ? Lewat audio
    ? Lewat visual
    ? Lewa audio visual
    - Promosi penjualan
    ? Dengan memberikan diskon
    - Bantuan social
    - Seminar kesehatan
    - Sponsor dari berbagai macam acara. Contohnya di acara inbox, Thomas cup dan uber cup.
    e. Professional
    Perusahaan sido muncul mempunyai tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu, konsultan yang ahli dibidangnya. Perusahaan sidomuncul tidak ingin menghasilkan limbah yang dapat merusak alam, untuk menangani limbah air dipasang instalasi pengolahan air lembah sehingga air limbah dapat diolah menjadi air yang bias digunakan untuk menyiram tanaman. Sedangkan limbah padat dari buangan sisa ekstraksi akan diolah menjadi pupuk organic yang bias digunakan untuk memupuk tanaman. Dengan upaya penanganan limbah tersebut, diharapkan PT Sidomuncul menjadi perusahaan yang ramah lingkungan, dan lokasi seputar pabrik menjadi asri karena tanaman tumbuh subur.
    f. People/karyawan
    Dalam meningkatkan produknya PT Sido Muncul didukung oleh karyuawan yang mempunyai keahlian. Untuk meningkatkan kemampuan para karyawannya diberikan kesempatan mengikuti pelatihan kursus maupun seminar.
    g. Public/masyarakat sekitar
    Diharapkan masyarakat dapat memberikan kritik saran untuk mengembangkan produk-produk sidomuncul.
    h. Power/kekuatan
    Perusahaan sidomuncul memiliki fasilitas pabrik yang lengkap. Fasilitasnya antara lain

    1. Laboratorium
    a. Laboratorium instrumentasi
    b. Laboratorium farmakologi
    c. Laboratorium formulasi
    d. Laboratorium famakognost
    e. Laboratorium stabilitas
    f. Laboratorium kimia
    2. Kebun percobaan dan budaya tanaman obat
    3. Extraction centre
    4. Pengolahan air bersih
    5. Pengolahan air limbah
    6. Perpustakaan
    7. Klinik holistic.
    Sumber daya manusia yang berkualitas, mempunyai agrowisata yang digunakan untuk mengoleksi tanaman dan perusahaan Sido muncul merupakan perusahaan jamu pertama di Indonesia.
    i. Pleasure
    Penghargaan yang diterima Sido Muncul Golden Brand Award untuk produk Kuku Bima tahun n2005, penghargaan merk dagang unggulan Indonesia 2003, meraih cakram aword untuk kategori pengiklanan terbaik tahun 2002.
    j. Performance
    Perusahaan Sido Muncul menghasilkan produk higienis dan produk-produk Sido Muncul telah di kenal oleh masyarakat 2002.

    B. Analisis Lingkungan Eksternal
    1. Lingkungan Mikro
    a. Pemasok
    PT Sido Muncul, mendapatkan bahan baku diperoleh dari pemasok luar/pengumpul dalam bentuk kering yang berasal dari Wonogiri, Purwokerto, Purworejo, Ambarawa dan Jawa Timur. Bentuk bahan baku berupa daun atau rimpang. Proses pembelian dilakukan setiap panen raya

    b. Perusahaan
    Perusahaan-perusahaan pesaing perusahaan Sido Muncul antara lain :
    - PT Air Mancur
    Produsen jamu dan kosmetika air mancur
    - PT Industri jamu Borobudur
    - PT jamu Iboe Jaya
    - PT Industri jamu Jago
    - PT jamu Indonesia Simona
    - Dan lain-lain perusahaan farmasi

    c. Perantara
    Perusahaan Sido Muncul mempunyai banyak distributor untuk memasarkan produknya kepada konsumen seperti :
    - Toko obat
    - Apotik
    - Toko klontong
    - Swalayan
    - Warung jamu
    - Kasongan
    - Dan toko kecil lainnya

    d. Pelanggan
    Perusahaan Sido Muncul telah mempunyai pelanggan dari masyarakat kelas atas menengah dan kebawah karena biasanya masyarakat lebih memilih produk herbal atau alami dari pada obat-obatan yang mengandung zat kimia karena pada obat-obatan zat kimia akan menimbulkan efek samping terhadap tubuh.
    e. Publik
    Jamu biasanya lebih banyak di konsumsi oleh masyarakat pedesaan atau masyarakat tradisional karena jamu dibuat berdasarkan pengalaman dari nenek moyang yang turun menurun. Sehingga perusahaan Sido Muncul mengambil pengalaman tersebut kemudian memproduksi berbagai jenis jamu yang dapat bermanfaat menyembuhkan penyakit tanpa menimbulkan efek samping.

    2. Lingkungan Makro
    a. Lingkungan ekonomi
    1) Ketidak seimbangan pasar terhadap harga bahan baku menyebabkan produksi jamu tidak dapat memproduksi maju mundurnya suatu usaha.
    2) Besar kecilnya pajak yang wajib dikeluarkan berdasarkan industri yang dibangun sangat mempengaruhi maju mundurnya suatu usaha. Pajak yang dikenakan atas industri ini berupa PPh, PBB, Bea Cukai dan lain-lain.
    3) Beban biaya yang dikeluarkan claim dari pajak antara lain retribusi, beban penggunaan listrik bagi industri, beban angkut dan lain-lain.
    b. Lingkungan alam
    1) Bangkitnya gerakan lingkungan
    2) Mengolah limbah menjadi limbang ramah lingkungan
    c. Lingkungan tehnologi
    Tegnologi yang dimiliki perusahaan Sido Muncul sangat mempengaruhi produk –produk yang dihasilkan. Perusahaan Sido Muncul di pasaran mempunyai tempat yang bagus sehingga Sido Muncul sangat mempengaruhi peredaran jamu di Indonesia.
    d. Lingkungan politik
    Setiap perusahaan pasti diatur oleh undang-undang. Perusahaan sido muncul sebagai satu-satunya pabrik jamu yang berstandar farmasi UU RI no 7 tahun 1963 tentang farmasi, pasal 4 tentang produksi dan distribusi perbekalan di bidang farmasi di tetapkan dengan peraturan. Perundang-undangan misalkan tentang perihal impor/ekspor penyedia obat-obatan ditetapkan dengan peraturan pemerintah. Hal-hal mengenai konsumsi dan pekerjaan kerfarmasian diatur dengan peraturan menteri kesehatan.
    e. Lingkungan kulturan
    Perusahaan Sido Muncul dalam pembuatan produk-produknya menggunakan bahan-bahan alami atau herbal dan mengolahnya dengan tradisional.

    C. Analisis SWOT
    1. Ringkasan SWOT
    a. Strength
    1. SDM yang handal
    PT Sidomuncul di dukung lebih dari 2000 karyawan dengan tingkat pendidikan yang bervariasi dan ditempatkan sesuai dengan keahliannya serta Sido Muncul juga memiliki tenaga ahli juga memiliki tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu.
    2. Fasilitas pabrik yang lengkap
    Dengan standar pabrik CPOB (Standar Pabrik Farmasi) maka Sido Muncul memiliki berbagai fasilitas guna mendukung produksi.
    3. Merupakan perusahaan jamu terbesar di Indonesia
    Sido Muncul merupakan pabrik jamu terbesar yang ada di Indonesia dan merupakan pionir bagi pabrik jamu lainnya.
    4. Distribusi tersebr di seluruh wilayah Indonesia
    Sido muncul berhasil menarik pelanggan di seluruh wilayah di Indonesia, baik daerah perkotaan maupun pedesaan maka dari itu distribusi produk Sido Muncul juga menyeluruh hingga ke seluruh wilayah Indonesia.

    5. Produk terjangkau
    Harga dari produk PT Sido Muncul sangat terjangkau pada seluruh lapisan masyarakat.

    b. Weakness
    1. Beberapa tahun lalu bintang iklan PT Sido Muncul menggunaka Sophia Latjuba yang kemudian terjaddi masalah pribadi (antara Sophia Latjuba dan kekasihnya yang berasal dari Amerika) sehingga menyebabkan iklan itu jarang muncul di TV tetapi sudah diselesaikan dengan menggunakan bintang iklan yang baru
    2. PT Sido Muncul belum mempunyai alat untuk mengeringkan bahan baku sehingga hanya mengandalkan cara tradisional (matahari) sehingga pada musim hujan pengeringan tidak sempurna. Untuk mengatasi masalah tersebut PT Sido Muncul mengambil bahan baku dari pengumpul.

    c. Opportunity (Kesempatan)
    1) Teknologi
    Diera modern ini dibutuhkan peralatan/teknologi yang canggih untuk mendukung proses kerja yang dituntut serba cepat dan higienis karena PT Sido Muncul yang merupakan pabrik berstandar pabrik farmasi memiliki fasilitas laboratorium, pengolahan air bersih, pengolahan air limbah.
    2) Selera masyarakat
    Perubahan gaya hidup serba instant membuat masyarakat kembali kepada produk-produk herbal (obat-obatan tradisional), karena dirasa produk-produk herbal dapat memberikan banyak manfaat dan tidak menimbulkan efek samping. Hal ini sejalan dengan misi PT Sido Muncul

    3) Menjadi sponsor dalam berbagai promosi kesehatan
    Dengan menjadi salah sati sponsopr dalam berbagai kegiatan promosi kesehatan dapat membentuk suatu image yang bagus.
    d. Threatment/ancaman
    1) Pesaing
    (a) Karena kini slera masyarakat banyak yang beralih kepada obat-obat tradisional, menyebabkan permintaan akan produk-produk herbal terus meningkat, sehingga PT Sido Muncul yang merupakan perusahaan jamu pertama kali di Indonesia menjadi besar dan berkembang dan tidak heran jika saat ini banyak pesaing-pesaing yang mencoba mendirikan perusahaan obat tradisional dan tidak tanggung-tanggung mencoba untuk menjatuhkan image produk Sido Muncul dengan cara “Memlesetkan” salah satu iklan dari PT Sido Muncul.
    (b) Jamu-jamu bahan kimia obat (BKO) yang merebak di Indonesia saat ini (ex : Koperasi perusahaan jamu BKO di Cilacap) menjadi sebuah persaingan yang tidak sehat di industri jamu, perusahaan-perusahaan tersebut hanya mencari keuntungan semata, dan tidak memikirkan bahayanya terhadap konsumen.
    2) Krisis ekonomi
    Ditengah krisis ekonomi saat ini menyebabkan kondisi bahan-bahan baku produk tidak stabil, pembiayaan proses produksi, distribusi dan lain-lain menjadi semakin mahal, karenanya dibutuhkan solusi yang tepat bagi PT Sido Muncul untuk menyiasati kondisi seperti ini.

    sumber: Strategi Pemasaran PT. SidoMuncul tbk

    Kasus anda tetap disimak, karena pertanyaan berikut tetap menggunakan perusahaan yg sama, akan tetapi dg pertanyaan yg berbeda.

    Komentar oleh Andy Prima Setia | April 28, 2009 | Balas

  77. Nama : M. Afiq Susanto
    NIM : C1B006019
    Fakultas : Manajemen

    selamat siang, Pak.
    how are you?
    finally i can post my comment after trying many times.

    Dalam era teknologi dan persaingan pasar yang makin ketat sekarang ini, limpahan informasi dan terbukanya peluang untuk mengakses informasi membuat konsumen makin kritis dalam memilih produk. Agar dapat unggul dalam persaingan, salah satu jalan yang ditempuh oleh perusahaan adalah dengan kemampuan mengelola dan menyampaikan informasi kepada konsumennya dimana salah satu wujudnya adalah melalui kegiatan pengiklanan (advertising).
    Advertising yang tepat sasaran (efektif) dapat digunakan oleh perusahaan/ produsen dan biro iklan untuk mempengaruhi persepsi dan preferensi konsumen terhadap berbagai merek produk di pasar yang pada akhirnya juga menjadi salah satu faktor penting dalam proses pengambilan keputusan oleh konsumen untuk memilih produk. Selain sebagai alat penyampaian pesan (informasi), advertising yang dilakukan haruslah mampu bersaing dengan berbagai kegiatan periklanan perusahaan pesaing serupa untuk memenangkan minat konsumen serta mempertahankan image perusahaan itu sendiri, kita ambil saja contohnya industri rokok.
    Keberadaan industri rokok di Indonesia memang dilematis. Di satu sisi diharapkan menjadi salah satu sumber pembiayaan bagi pemerintah karena cukai rokok diakui mempunyai peranan penting dalam penerimaan negara, namun di sisi lain dikampanyekan untuk dihindari karena alasan kesehatan.
    Kampanye pemasaran offline yang dimaksud adalah; Djarum Black sebagai sebuah brand (merek dagang) telah secara positif menggalang komunitas brand, yakni Black Community. Dan, sudah tidak diragukan concern Djarum Black menggelar even-even positif bagi komunitas bentukannya seperti Black Innovation Award, Black Motodify, Autoblacktrhough maupun Djarum Black Blog Competition. Sedangkan kampanye pemasaran online sendiri adalah hadirnya situs seperti http://www.autoblackthrough.com sebagai salah satu terobosan besar dalam proses penggalangannya di dunia maya.
    kriteria strategi yang baik yaitu pt. djarum melakukan difensiasi produk, yaitu Adapun produk rokok yang diproduksi PT. Djarum antara lain LA Lights, Djarum Super, Djarum 76, Djarum Coklat, Djarum Black Cappuccino, Cigarrilos, Djarum Super Mezzo dan produk terbarunya Djarum Black Tea. Untuk harga setiap produknya dapat dilihat pada Dari beragamnya produk PT. Djarum, LA Lights dianggap cukup diminati banyak kalangan remaja. Hal ini dibuktikan dalam mempromosikan LA Lights baik media elektronik maupun media massa selalu menginisialkan tokoh remaja sehingga membuat citra (brand image) bahwa rokok ini diprioritaskan untuk kalangan anak muda. Adapun promo lain yang sering dilakukan yaitu mensponsori event-event musik yang kerap diminati anak muda sehingga lebih mengenal dan mengerti terhadap rokok LA Lights ini.
    Hubungan CSR perusahaan yaitu berupa Djarum memberikan jaminan sosial berupa jaminan kesehatan, Cuti Hamil, Cuti Tahunan, Hadiah Tahunan, Tunjangan Hari Raya, Jaminan Kecelakaan, Jaminan Kematian, Jaminan Pensiun. Peningkatan pelayanan juga terlihat dengan dibentuknya Koperasi Karyawan PT. Djarum, Masih dalam bidang olahragra Djarum juga memberikan dukungan dan pengembangan persepakbolaan Indonesia dengan program LIGA DJARUM.Djarum mensponsorinya dengan dana lebih kurang 35 miliar. Ini diharapkan minat masyarakat akan olahraga ini semakin meningkat, serta pemberian kepada beasiswa kepada mahasiswa – mahasiswa yang berprestasi

    Sumber :
    http://kafkapizechust.blogjurnalistikonlain.com/wordpress/?p=75
    http://kafkapizechust.blogjurnalistikonlain.com/wordpress/?p=65

    Congratulation, finally your answer could be evaluted. I hope next will be better. Keep in touch with your case, next question still connect to the original case.

    Komentar oleh M. Afiq Susanto | April 28, 2009 | Balas

  78. NAMA : MELLI YULIANI
    NIM : ERC1B006027
    TUGAS : MANAJEMEN STRATEJIK
    PENGAMATAN PT Pos Indonesia

    Strategi Pt.Pos Indonesia
    Dengan adanya teknologi sms atau e-mail, tampaknya layanan surat menyurat konvensional mulai tergeser. Hal ini tentunya menimbulkan pertanyaan mengenai nasib PT Pos Indonesia yang notabene memiliki bisnis inti dalam bidang layanan surat menyurat konvensional. Bagaimana PT Pos bisa bertahan dengan persaingan melawan teknologi yang terus berkembang?
    Karena itu bagi perusahaan seperti perusahaan pengiriaman surat dan barang –barang mengalami kemunduran karena itu untuk mengatasinya Pt.Pos Indonesia mencoba menyiasatinya dengan.
    PT Pos melakukan dua strategi penting, kontraksi dan konsolidasi. Kontraksi artinya stop bleeding atau mengendalikan biaya. Dahulukan prioritas yang penting. Perwujudannya, PT Pos menekan pengeluaran untuk keperluan yang tidak terlalu penting. variable cost dikurangi. Tidak mengurangi gaji pegawai, tetapi lebih ke bagaimana meningkatkan efisiensi.
    Strategi kedua, adalah konsolidasi. PT Pos Indonesia merancang berbagai program yang smart sesuai kekuatan internal dan peluang eksternal. Pt.Pos Indonesia melakukan penataan dengan menetapkan kembali mana yang pada dasarnya bisnis inti dan mana yang bukan.yaitu Tiga bisnis inti yang dijalankan PT Pos, surat-menyurat (mail), logistik, dan layanan finansial. PT Pos, selama ini memberikan tiga layanan penting dalam bidang logistik, transporting atau memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain, fright forwarding atau pengiriman barang melalui laut atau udara untuk tujuan perdagangan antarnegara, dan warehousing atau penggudangan. Bisnis inti PT Pos yang terakhir adalah layanan keuangan (financial services) mulai dari pengiriman uang sampai pembayaran (payment poin). Teknologi serupa diterapkan untuk pembayaran berbagai tagihan yang dilayani PT Pos yang kini diberi nama System Online Payment Point (SOPP).
    Pt.Pos juga menjalankan strategi dalam menjalankan produk di pasar yaitu dengan
    Pemberian diskon yang menarik itu merupakan upaya manajemen PT.Pos Indonesia untuk memenangkan persaingan. PT Pos Indonesia juga merupakan anggota Union Postal Universal (UPU) juga terikat konvensi untuk melaksanakan pelayanan yang bersifat universal service obligation (USO) yang mewajibkan PT Pos Indonesia untuk memberikan pelayanan murah dan merata untuk seluruh penduduk. PT Pos Indonesia sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga diberikan tanggungjawab untuk melaksanakan peran pemerintahan dalam melayani masyarakat atau public service obligation (PSO), seperti keharusan untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan komunikasi, pengiriman barang dan pelayanan keuangan terhadap para pegawai negeri, transmigran, pensiunan di daerah terpencil.

    Kriteria rumusan strategi yang baik sebenarnya tergantung pada apa yang dijalankan oleh perusahaan, walaupun perusahaan telah merencanakan strategi namun dalam penerapannya perusahaan masih kurang maksimal juga dapat menimbulkan ketidakbelence pada rencan dan pelaksanaan, sehingga menurut saya strategi yang dijalankan oleh Pt.Pos sudah baik, tapi untuk pelaksanaannya semoga sebaik rencana perusahaan tersebut.
    Seperti strategi kontaksi dan konsolidasiyang dapat diharapkan memperbaikai perusahaan dari kerugian yangterjadi akibat pengeluaran yang sangat tidak diperlukan oleh perusahaan, tetapi menurut saya hal ini saja tidak cukup, seperti yang saya baca dari beberapa jurnal harian bahwa Pos telah mengalami penurunan Pamor itu sendiri menurut saya karena kurangnya keinginan Pt.Pos untuk terus mengembangkan diri mengikuti teknologi yang berkembang, serta menigkatkan pelayanan terhadap konsumen. Strategi Pt.Pos dalam menghadapi kemajuan teknologi akan lebih baik lagi apabila perusahaan melakukan kerja sama dengan beberapa perusahaan swasta. Atupun negeri yang bergerak dalam bidang teknologi.karena itu perusahaan baiknya tidakluput untuk terus memperbaiki kualitas dan pelayanan perusahaan dengan Langkah-langkah perbaikan untuk mendongkrak kinerja perusahaan yaitu: operasi bisnis dan restrukturisasi kelembagaan. Dan terus menjalankan Strategi pengembangan perusahaan 6R (Repositioning, Reinventing, Reengineering, Restructuring, Resizing, Resource Allocation) merupakan langkah yang cukup strategis dan perlu terus dilaksanakan secara konsisten.
    Dan menurut saya sekarang Pt.Pos Indonesi telah bangkit dari keterpurukan nya terbukti dengan diterimanya penghargaan bagi Pt.Pos sebagai tempat pembayaran pajak terbaik nasional. Di Jawa Barat, Wilpos V menjadi terbaik kedua setelah Bank Jabar. Secara khusus penghargaan serupa juga diterima oleh kantor pos Tasikmalaya dan Sukabumi.Semua itu karena Pt.Pos telah menjalankan strategi perusahaan untuk terus mengmbangkan produk dan pemberian kemudahan bagi konsumen pos.

    Corporate Social Responsibility(CSR)/Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, kegiatan ini digunakan oleh perusahaan dalam rangka mengambil peran menghadapi perekonomian menuju pasar bebas. Serta mendorong perusahaan dari berbagai penjuru dunia untuk secara bersama melaksanakan aktivitasnya dalam rangka mensejahterakan masyarakat di sekitarnya.
    Gagasan CSR menekankan bahwa tanggung jawab perusahaan bukan lagi sekedar kegiatan ekonomi (menciptakan profit demi kelangsungan usaha), melainkan juga tanggung jawab sosial dan lingkungan. menerapkan CSR merupakan investasi yang baik untuk pertumbuhan dan keberlanjutan (sustainability) bisnis mereka. Artinya, CSR bukan lagi dilihat sebagai sentra biaya (cost center), melainkan sebagai sentra laba (profit center) di masa mendatang.
    Berdasarkan sifatnya, pelaksanaan program CSR di PT. Pos Indonesia dapat dibagi dua, yaitu :

    1. Program Pengembangan Masyarakat (Community Development/CD); dan
    2. Program Pengembangan Hubungan/Relasi dengan publik (Relations Development/RD).
    Sasaran dari Program CSR (CD & RD) adalah: (1) Pemberdayaan SDM lokal (pelajar, pemuda dan mahasiswa termasuk di dalamnya); (2) Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat sekitar daerah operasi; (3) Pembangunan fasilitas sosial/umum, (4) Pengembangan kesehatan masyarakat, (5) Sosial Budaya, dan lain-lain.
    Sesuai dengan Visi dan Misi PT. Pos Indonesia dan penerapan konsep-konsep Corporate Social Responsibility (CSR), PT. Pos Indonesia memutuskan untuk turut serta berpartisipasi dalam melaksanakan pembinaan generasi muda dengan membentuk dan membina kegiatan Marching band Nawala Pos Indonesia dilingkungan PT. Pos Indonesia, yang didirikan pada tahun 1996 dan terbuka bagi para pelajar tingkat SMP/SMA dan Mahasiswa di Kota Bandung sebagai wujud Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pos Indonesia terhadap pembinaan generasi muda.
    Selain itu semua PT. Pos Indonesia juga bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mewujudakan berjalnnya Kegiatan CSR, hal ini juga termasuk dalam pengembangan hubungan dengan public, diantara lain kegiatannya adalah
    Peran Serta GN-OTA dimana ada beberapa Murid-murid perwakilan SDN Kebon Sirih 01 Pagi dan Kebon Sirih 03 Petang sebanyak 90 orang ini merupakan Calon Anak Asuh yang akan mendapat beasiswa dari calon Orang Tua Asuh Bank BRI (Persero), dan PT. Pos Indonesia (Pos Express) pada tahun ajaran mendatang. memberikan bantuan anak-anak yang rawan putus sekolah dari keluarga yang kurang mampu sehingga dapat terus melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih baik.
    Kegiatan ini dapat terlaksana atas dukungan dan partisipasi Bank BRI (Persero) dan PT. Pos Indonesia (Pos Express) bekerjasama dengan GN-OTA tentunya.

    Alasan dipilihnya kegiatan Marching Band sebagai wadah pembinaan generasi muda adalah :

    1. Kegiatan Marching Band memberikan kontribusi positif terhadap pembinaan generasi muda karena mengandung nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, keselarasan, kerjasama, kerja keras, tanggung jawab dan kekompakan untuk mencapai tujuan bersama, yang diharapkan dapat mengurangi kenakalan remaja, tawuran antar pelajar, dan dapat mencegah keterlibatan generasi muda terhadap Narkoba dan psikotropika.
    2.Kegiatan Marching Band secara nyata dapat meningkatkan Citra Positif perusahaan dimata masyarakat, melalui berbagai penampilan yang menarik dan dinamis, dengan penyajian komposisi harmoni musik dan program-program visual lainnya.
    3.Kegiatan Marching Band telah memperoleh pengakuan dari Pemerintah RI melalui keanggotaan di KONI Pusat, dan melalui kejuaraan-kejuaraan resmi marching band di tingkat nasional, seperti Pekan Olah Raga Nasional (PON) 2008 di Kalimantan Timur yang memperebutkan 4 medali emas, dan Grand Prix Marching Band di Jakarta yang memperebutkan Piala Bergilir Presiden RI
    Alasan dipilihnya kegiatan GN-OTA sebagai wadah pengembangan hubungan baik, serta memacu dalam menigkatnya pendidikan diindonsesia karena:
    1. kegiatan GN-OTA dapat membantu beberapa anak yang putus sekolah karena tidak mampu atau keterbatasan biaya dalpat terbantu melalui GN-OTA ini PT.Pos Indonesia bekerja sama degan beberapa instansi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Maju, yang dapat diwujudkan oleh generasi penerus.
    2. dengan adanya kegiatan ini juga dapat membantu beberapa anak-anak yang pututs sekolah untuk terus dapat melanjutkan pendidikan, karena banyak anak-anak, khususnya diIndonesi yang ingin mengenyam pendidikan namun selalu terbentur dengan biaya-biaya pendidikan yang relative mahal.

    Kerja sama strategis tersebut memungkinkan PT Pos Indonesia untuk menawarkan layanan yang berstandar internasional dan terbaik di kelasnya kepada para pelanggannya, karena terciptanya image yang baik mengenai perusahaan PT.Pos Indonesia yang membuat beberaoa instansi dan masyarakat turut serta bergabung dan bekerja sama dengan PT.Pos Indonesia tanpa melakukan investasi besar-besaran dalam memperbesar jaringan global maupun teknologi dalam memperkuat daya saing di industri ekspres.
    Dimana beberapa kegiatab yang dilakukan PT.Pos Indonesia mendapat beberapa keuntungan, dimana Keuntungan tersebut selanjutnya ditransfer pada pelanggan dalam bentuk efisiensi biaya, layanan yang lebih beragam, dan terintegrasi. Serta bantuan-bantuan dana yang disalurkan melalui kegiatan-kegiatan seperti yang dilaksanakan diatas.
    Dengan meningkatnya kerjasama serta pelayanan yang diberiakan oleh pos, masyarakat akan semakin berminat terus menggunakan produk dan pelayananan Pt.Pos. karena masyarakat menganggap dengan penggunaan produk telah membantu banyak hal kepada Pt.Pos dalam menjalankan kegiatan sukarela dalam membantu masyarakat yang tidak mampu.
    http://www.kapanlagi.com/h/0000177753.html
    http://www.tnt.com/express/in_id/data/news/tnt_perkuat_kerja.html – 11k – Tembolok – Halaman sejenis
    http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=62221
    http://www.nawalaposindo.org/index.php?option=com_content&task=view&id=17&Itemid=32

    Contohmu bagus, pelajari terus karena pada bacaan kedua anda akan menjawab pertanyaan lain tentang kasus yg sama.

    Komentar oleh MELLI YULIANI | April 28, 2009 | Balas

  79. Andi Prima Setia
    C1B006018

    selamat siang pak jo.
    apa kabar?

    Visi dan Misi perusahaan jamu Sido Muncul
    Visi
    Menjadi industri jamu yang dapat memberikan manfaat pada masyarakat dan lingkungan

    Misi
    Meningkatkan mutu pelayanan dibidang herbal tradisional
    Mengembangkan research, penelitian yang berhubungan dengan pengembangan pengobatan dengan bahan-bahan alami. Meningkatkan kesaedaran masyarakat akan pentingnya membina kesehatan melalui pola hidup sehat, pemakaian bahan-bahan alami dan pengobatan secara tradisional. Ikut mendorong pemerintah/instansi resmi agar lebih berperan dalam pengembangan pengobatan tradisional.

    3. Mega Marketik Mix
    a. Produk
    Sido muncul memproduksi berbagai macam produk yang beredar di pasaran, diantaranya :
    - Jamu
    - Jamu insntan
    - Food supplement
    - Dan lain-lain
    b. Price/harga
    Harga produk-produk sido muncul sangat terjangkau oleh semua lapisan masyarakat
    c. Place/tempat
    Tempat produksi produk-produk sidomuncul berada di pabrik sidomuncul yang beralamat di jalan Soekarno Hatta km 28 Kecamatan Bergas – Klepu Semarang, Indonesia.
    Distribusi produk-produk Sidomuncul terjangkau di seluruh Indonesia di perkotaan maupun di pedesaan.
    d. Promotion/promosi
    Sidomuncul melakukan promosi dengan melakukan :
    - Publikasi
    ? Lewat audio
    ? Lewat visual
    ? Lewa audio visual
    - Promosi penjualan
    ? Dengan memberikan diskon
    - Bantuan social
    - Seminar kesehatan
    - Sponsor dari berbagai macam acara. Contohnya di acara inbox, Thomas cup dan uber cup.
    e. Professional
    Perusahaan sido muncul mempunyai tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu, konsultan yang ahli dibidangnya. Perusahaan sidomuncul tidak ingin menghasilkan limbah yang dapat merusak alam, untuk menangani limbah air dipasang instalasi pengolahan air lembah sehingga air limbah dapat diolah menjadi air yang bias digunakan untuk menyiram tanaman. Sedangkan limbah padat dari buangan sisa ekstraksi akan diolah menjadi pupuk organic yang bias digunakan untuk memupuk tanaman. Dengan upaya penanganan limbah tersebut, diharapkan PT Sidomuncul menjadi perusahaan yang ramah lingkungan, dan lokasi seputar pabrik menjadi asri karena tanaman tumbuh subur.
    f. People/karyawan
    Dalam meningkatkan produknya PT Sido Muncul didukung oleh karyuawan yang mempunyai keahlian. Untuk meningkatkan kemampuan para karyawannya diberikan kesempatan mengikuti pelatihan kursus maupun seminar.
    g. Public/masyarakat sekitar
    Diharapkan masyarakat dapat memberikan kritik saran untuk mengembangkan produk-produk sidomuncul.
    h. Power/kekuatan
    Perusahaan sidomuncul memiliki fasilitas pabrik yang lengkap. Fasilitasnya antara lain

    1. Laboratorium
    a. Laboratorium instrumentasi
    b. Laboratorium farmakologi
    c. Laboratorium formulasi
    d. Laboratorium famakognost
    e. Laboratorium stabilitas
    f. Laboratorium kimia
    2. Kebun percobaan dan budaya tanaman obat
    3. Extraction centre
    4. Pengolahan air bersih
    5. Pengolahan air limbah
    6. Perpustakaan
    7. Klinik holistic.
    Sumber daya manusia yang berkualitas, mempunyai agrowisata yang digunakan untuk mengoleksi tanaman dan perusahaan Sido muncul merupakan perusahaan jamu pertama di Indonesia.
    i. Pleasure
    Penghargaan yang diterima Sido Muncul Golden Brand Award untuk produk Kuku Bima tahun n2005, penghargaan merk dagang unggulan Indonesia 2003, meraih cakram aword untuk kategori pengiklanan terbaik tahun 2002.
    j. Performance
    Perusahaan Sido Muncul menghasilkan produk higienis dan produk-produk Sido Muncul telah di kenal oleh masyarakat 2002.

    B. Analisis Lingkungan Eksternal
    1. Lingkungan Mikro
    a. Pemasok
    PT Sido Muncul, mendapatkan bahan baku diperoleh dari pemasok luar/pengumpul dalam bentuk kering yang berasal dari Wonogiri, Purwokerto, Purworejo, Ambarawa dan Jawa Timur. Bentuk bahan baku berupa daun atau rimpang. Proses pembelian dilakukan setiap panen raya

    b. Perusahaan
    Perusahaan-perusahaan pesaing perusahaan Sido Muncul antara lain :
    - PT Air Mancur
    Produsen jamu dan kosmetika air mancur
    - PT Industri jamu Borobudur
    - PT jamu Iboe Jaya
    - PT Industri jamu Jago
    - PT jamu Indonesia Simona
    - Dan lain-lain perusahaan farmasi

    c. Perantara
    Perusahaan Sido Muncul mempunyai banyak distributor untuk memasarkan produknya kepada konsumen seperti :
    - Toko obat
    - Apotik
    - Toko klontong
    - Swalayan
    - Warung jamu
    - Kasongan
    - Dan toko kecil lainnya

    d. Pelanggan
    Perusahaan Sido Muncul telah mempunyai pelanggan dari masyarakat kelas atas menengah dan kebawah karena biasanya masyarakat lebih memilih produk herbal atau alami dari pada obat-obatan yang mengandung zat kimia karena pada obat-obatan zat kimia akan menimbulkan efek samping terhadap tubuh.
    e. Publik
    Jamu biasanya lebih banyak di konsumsi oleh masyarakat pedesaan atau masyarakat tradisional karena jamu dibuat berdasarkan pengalaman dari nenek moyang yang turun menurun. Sehingga perusahaan Sido Muncul mengambil pengalaman tersebut kemudian memproduksi berbagai jenis jamu yang dapat bermanfaat menyembuhkan penyakit tanpa menimbulkan efek samping.

    2. Lingkungan Makro
    a. Lingkungan ekonomi
    1) Ketidak seimbangan pasar terhadap harga bahan baku menyebabkan produksi jamu tidak dapat memproduksi maju mundurnya suatu usaha.
    2) Besar kecilnya pajak yang wajib dikeluarkan berdasarkan industri yang dibangun sangat mempengaruhi maju mundurnya suatu usaha. Pajak yang dikenakan atas industri ini berupa PPh, PBB, Bea Cukai dan lain-lain.
    3) Beban biaya yang dikeluarkan claim dari pajak antara lain retribusi, beban penggunaan listrik bagi industri, beban angkut dan lain-lain.
    b. Lingkungan alam
    1) Bangkitnya gerakan lingkungan
    2) Mengolah limbah menjadi limbang ramah lingkungan
    c. Lingkungan tehnologi
    Tegnologi yang dimiliki perusahaan Sido Muncul sangat mempengaruhi produk –produk yang dihasilkan. Perusahaan Sido Muncul di pasaran mempunyai tempat yang bagus sehingga Sido Muncul sangat mempengaruhi peredaran jamu di Indonesia.
    d. Lingkungan politik
    Setiap perusahaan pasti diatur oleh undang-undang. Perusahaan sido muncul sebagai satu-satunya pabrik jamu yang berstandar farmasi UU RI no 7 tahun 1963 tentang farmasi, pasal 4 tentang produksi dan distribusi perbekalan di bidang farmasi di tetapkan dengan peraturan. Perundang-undangan misalkan tentang perihal impor/ekspor penyedia obat-obatan ditetapkan dengan peraturan pemerintah. Hal-hal mengenai konsumsi dan pekerjaan kerfarmasian diatur dengan peraturan menteri kesehatan.
    e. Lingkungan kulturan
    Perusahaan Sido Muncul dalam pembuatan produk-produknya menggunakan bahan-bahan alami atau herbal dan mengolahnya dengan tradisional.

    C. Analisis SWOT
    1. Ringkasan SWOT
    a. Strength
    1. SDM yang handal
    PT Sidomuncul di dukung lebih dari 2000 karyawan dengan tingkat pendidikan yang bervariasi dan ditempatkan sesuai dengan keahliannya serta Sido Muncul juga memiliki tenaga ahli juga memiliki tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu.
    2. Fasilitas pabrik yang lengkap
    Dengan standar pabrik CPOB (Standar Pabrik Farmasi) maka Sido Muncul memiliki berbagai fasilitas guna mendukung produksi.
    3. Merupakan perusahaan jamu terbesar di Indonesia
    Sido Muncul merupakan pabrik jamu terbesar yang ada di Indonesia dan merupakan pionir bagi pabrik jamu lainnya.
    4. Distribusi tersebr di seluruh wilayah Indonesia
    Sido muncul berhasil menarik pelanggan di seluruh wilayah di Indonesia, baik daerah perkotaan maupun pedesaan maka dari itu distribusi produk Sido Muncul juga menyeluruh hingga ke seluruh wilayah Indonesia.

    5. Produk terjangkau
    Harga dari produk PT Sido Muncul sangat terjangkau pada seluruh lapisan masyarakat.

    b. Weakness
    1. Beberapa tahun lalu bintang iklan PT Sido Muncul menggunaka Sophia Latjuba yang kemudian terjaddi masalah pribadi (antara Sophia Latjuba dan kekasihnya yang berasal dari Amerika) sehingga menyebabkan iklan itu jarang muncul di TV tetapi sudah diselesaikan dengan menggunakan bintang iklan yang baru
    2. PT Sido Muncul belum mempunyai alat untuk mengeringkan bahan baku sehingga hanya mengandalkan cara tradisional (matahari) sehingga pada musim hujan pengeringan tidak sempurna. Untuk mengatasi masalah tersebut PT Sido Muncul mengambil bahan baku dari pengumpul.

    c. Opportunity (Kesempatan)
    1) Teknologi
    Diera modern ini dibutuhkan peralatan/teknologi yang canggih untuk mendukung proses kerja yang dituntut serba cepat dan higienis karena PT Sido Muncul yang merupakan pabrik berstandar pabrik farmasi memiliki fasilitas laboratorium, pengolahan air bersih, pengolahan air limbah.
    2) Selera masyarakat
    Perubahan gaya hidup serba instant membuat masyarakat kembali kepada produk-produk herbal (obat-obatan tradisional), karena dirasa produk-produk herbal dapat memberikan banyak manfaat dan tidak menimbulkan efek samping. Hal ini sejalan dengan misi PT Sido Muncul

    3) Menjadi sponsor dalam berbagai promosi kesehatan
    Dengan menjadi salah sati sponsopr dalam berbagai kegiatan promosi kesehatan dapat membentuk suatu image yang bagus.
    d. Threatment/ancaman
    1) Pesaing
    (a) Karena kini slera masyarakat banyak yang beralih kepada obat-obat tradisional, menyebabkan permintaan akan produk-produk herbal terus meningkat, sehingga PT Sido Muncul yang merupakan perusahaan jamu pertama kali di Indonesia menjadi besar dan berkembang dan tidak heran jika saat ini banyak pesaing-pesaing yang mencoba mendirikan perusahaan obat tradisional dan tidak tanggung-tanggung mencoba untuk menjatuhkan image produk Sido Muncul dengan cara “Memlesetkan” salah satu iklan dari PT Sido Muncul.
    (b) Jamu-jamu bahan kimia obat (BKO) yang merebak di Indonesia saat ini (ex : Koperasi perusahaan jamu BKO di Cilacap) menjadi sebuah persaingan yang tidak sehat di industri jamu, perusahaan-perusahaan tersebut hanya mencari keuntungan semata, dan tidak memikirkan bahayanya terhadap konsumen.
    2) Krisis ekonomi
    Ditengah krisis ekonomi saat ini menyebabkan kondisi bahan-bahan baku produk tidak stabil, pembiayaan proses produksi, distribusi dan lain-lain menjadi semakin mahal, karenanya dibutuhkan solusi yang tepat bagi PT Sido Muncul untuk menyiasati kondisi seperti ini.

    sumber: Strategi Pemasaran PT. SidoMuncul tbk

    Komentar oleh M. Afiq Susanto | April 28, 2009 | Balas

  80. Andi Prima Setia
    C1B006018

    selamat siang pak jo.
    apa kabar?

    objek pengamatan: PT Sido Muncul
    Visi
    Menjadi industri jamu yang dapat memberikan manfaat pada masyarakat dan lingkungan

    Misi
    Meningkatkan mutu pelayanan dibidang herbal tradisional
    Mengembangkan research, penelitian yang berhubungan dengan pengembangan pengobatan dengan bahan-bahan alami. Meningkatkan kesaedaran masyarakat akan pentingnya membina kesehatan melalui pola hidup sehat, pemakaian bahan-bahan alami dan pengobatan secara tradisional. Ikut mendorong pemerintah/instansi resmi agar lebih berperan dalam pengembangan pengobatan tradisional.

    3. Mega Marketik Mix
    a. Produk
    Sido muncul memproduksi berbagai macam produk yang beredar di pasaran, diantaranya :
    - Jamu
    - Jamu insntan
    - Food supplement
    - Dan lain-lain
    b. Price/harga
    Harga produk-produk sido muncul sangat terjangkau oleh semua lapisan masyarakat
    c. Place/tempat
    Tempat produksi produk-produk sidomuncul berada di pabrik sidomuncul yang beralamat di jalan Soekarno Hatta km 28 Kecamatan Bergas – Klepu Semarang, Indonesia.
    Distribusi produk-produk Sidomuncul terjangkau di seluruh Indonesia di perkotaan maupun di pedesaan.
    d. Promotion/promosi
    Sidomuncul melakukan promosi dengan melakukan :
    - Publikasi
    ? Lewat audio
    ? Lewat visual
    ? Lewa audio visual
    - Promosi penjualan
    ? Dengan memberikan diskon
    - Bantuan social
    - Seminar kesehatan
    - Sponsor dari berbagai macam acara. Contohnya di acara inbox, Thomas cup dan uber cup.
    e. Professional
    Perusahaan sido muncul mempunyai tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu, konsultan yang ahli dibidangnya. Perusahaan sidomuncul tidak ingin menghasilkan limbah yang dapat merusak alam, untuk menangani limbah air dipasang instalasi pengolahan air lembah sehingga air limbah dapat diolah menjadi air yang bias digunakan untuk menyiram tanaman. Sedangkan limbah padat dari buangan sisa ekstraksi akan diolah menjadi pupuk organic yang bias digunakan untuk memupuk tanaman. Dengan upaya penanganan limbah tersebut, diharapkan PT Sidomuncul menjadi perusahaan yang ramah lingkungan, dan lokasi seputar pabrik menjadi asri karena tanaman tumbuh subur.
    f. People/karyawan
    Dalam meningkatkan produknya PT Sido Muncul didukung oleh karyuawan yang mempunyai keahlian. Untuk meningkatkan kemampuan para karyawannya diberikan kesempatan mengikuti pelatihan kursus maupun seminar.
    g. Public/masyarakat sekitar
    Diharapkan masyarakat dapat memberikan kritik saran untuk mengembangkan produk-produk sidomuncul.
    h. Power/kekuatan
    Perusahaan sidomuncul memiliki fasilitas pabrik yang lengkap. Fasilitasnya antara lain

    1. Laboratorium
    a. Laboratorium instrumentasi
    b. Laboratorium farmakologi
    c. Laboratorium formulasi
    d. Laboratorium famakognost
    e. Laboratorium stabilitas
    f. Laboratorium kimia
    2. Kebun percobaan dan budaya tanaman obat
    3. Extraction centre
    4. Pengolahan air bersih
    5. Pengolahan air limbah
    6. Perpustakaan
    7. Klinik holistic.
    Sumber daya manusia yang berkualitas, mempunyai agrowisata yang digunakan untuk mengoleksi tanaman dan perusahaan Sido muncul merupakan perusahaan jamu pertama di Indonesia.
    i. Pleasure
    Penghargaan yang diterima Sido Muncul Golden Brand Award untuk produk Kuku Bima tahun n2005, penghargaan merk dagang unggulan Indonesia 2003, meraih cakram aword untuk kategori pengiklanan terbaik tahun 2002.
    j. Performance
    Perusahaan Sido Muncul menghasilkan produk higienis dan produk-produk Sido Muncul telah di kenal oleh masyarakat 2002.

    B. Analisis Lingkungan Eksternal
    1. Lingkungan Mikro
    a. Pemasok
    PT Sido Muncul, mendapatkan bahan baku diperoleh dari pemasok luar/pengumpul dalam bentuk kering yang berasal dari Wonogiri, Purwokerto, Purworejo, Ambarawa dan Jawa Timur. Bentuk bahan baku berupa daun atau rimpang. Proses pembelian dilakukan setiap panen raya

    b. Perusahaan
    Perusahaan-perusahaan pesaing perusahaan Sido Muncul antara lain :
    - PT Air Mancur
    Produsen jamu dan kosmetika air mancur
    - PT Industri jamu Borobudur
    - PT jamu Iboe Jaya
    - PT Industri jamu Jago
    - PT jamu Indonesia Simona
    - Dan lain-lain perusahaan farmasi

    c. Perantara
    Perusahaan Sido Muncul mempunyai banyak distributor untuk memasarkan produknya kepada konsumen seperti :
    - Toko obat
    - Apotik
    - Toko klontong
    - Swalayan
    - Warung jamu
    - Kasongan
    - Dan toko kecil lainnya

    d. Pelanggan
    Perusahaan Sido Muncul telah mempunyai pelanggan dari masyarakat kelas atas menengah dan kebawah karena biasanya masyarakat lebih memilih produk herbal atau alami dari pada obat-obatan yang mengandung zat kimia karena pada obat-obatan zat kimia akan menimbulkan efek samping terhadap tubuh.
    e. Publik
    Jamu biasanya lebih banyak di konsumsi oleh masyarakat pedesaan atau masyarakat tradisional karena jamu dibuat berdasarkan pengalaman dari nenek moyang yang turun menurun. Sehingga perusahaan Sido Muncul mengambil pengalaman tersebut kemudian memproduksi berbagai jenis jamu yang dapat bermanfaat menyembuhkan penyakit tanpa menimbulkan efek samping.

    2. Lingkungan Makro
    a. Lingkungan ekonomi
    1) Ketidak seimbangan pasar terhadap harga bahan baku menyebabkan produksi jamu tidak dapat memproduksi maju mundurnya suatu usaha.
    2) Besar kecilnya pajak yang wajib dikeluarkan berdasarkan industri yang dibangun sangat mempengaruhi maju mundurnya suatu usaha. Pajak yang dikenakan atas industri ini berupa PPh, PBB, Bea Cukai dan lain-lain.
    3) Beban biaya yang dikeluarkan claim dari pajak antara lain retribusi, beban penggunaan listrik bagi industri, beban angkut dan lain-lain.
    b. Lingkungan alam
    1) Bangkitnya gerakan lingkungan
    2) Mengolah limbah menjadi limbang ramah lingkungan
    c. Lingkungan tehnologi
    Tegnologi yang dimiliki perusahaan Sido Muncul sangat mempengaruhi produk –produk yang dihasilkan. Perusahaan Sido Muncul di pasaran mempunyai tempat yang bagus sehingga Sido Muncul sangat mempengaruhi peredaran jamu di Indonesia.
    d. Lingkungan politik
    Setiap perusahaan pasti diatur oleh undang-undang. Perusahaan sido muncul sebagai satu-satunya pabrik jamu yang berstandar farmasi UU RI no 7 tahun 1963 tentang farmasi, pasal 4 tentang produksi dan distribusi perbekalan di bidang farmasi di tetapkan dengan peraturan. Perundang-undangan misalkan tentang perihal impor/ekspor penyedia obat-obatan ditetapkan dengan peraturan pemerintah. Hal-hal mengenai konsumsi dan pekerjaan kerfarmasian diatur dengan peraturan menteri kesehatan.
    e. Lingkungan kulturan
    Perusahaan Sido Muncul dalam pembuatan produk-produknya menggunakan bahan-bahan alami atau herbal dan mengolahnya dengan tradisional.

    C. Analisis SWOT
    1. Ringkasan SWOT
    a. Strength
    1. SDM yang handal
    PT Sidomuncul di dukung lebih dari 2000 karyawan dengan tingkat pendidikan yang bervariasi dan ditempatkan sesuai dengan keahliannya serta Sido Muncul juga memiliki tenaga ahli juga memiliki tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu.
    2. Fasilitas pabrik yang lengkap
    Dengan standar pabrik CPOB (Standar Pabrik Farmasi) maka Sido Muncul memiliki berbagai fasilitas guna mendukung produksi.
    3. Merupakan perusahaan jamu terbesar di Indonesia
    Sido Muncul merupakan pabrik jamu terbesar yang ada di Indonesia dan merupakan pionir bagi pabrik jamu lainnya.
    4. Distribusi tersebr di seluruh wilayah Indonesia
    Sido muncul berhasil menarik pelanggan di seluruh wilayah di Indonesia, baik daerah perkotaan maupun pedesaan maka dari itu distribusi produk Sido Muncul juga menyeluruh hingga ke seluruh wilayah Indonesia.

    5. Produk terjangkau
    Harga dari produk PT Sido Muncul sangat terjangkau pada seluruh lapisan masyarakat.

    b. Weakness
    1. Beberapa tahun lalu bintang iklan PT Sido Muncul menggunaka Sophia Latjuba yang kemudian terjaddi masalah pribadi (antara Sophia Latjuba dan kekasihnya yang berasal dari Amerika) sehingga menyebabkan iklan itu jarang muncul di TV tetapi sudah diselesaikan dengan menggunakan bintang iklan yang baru
    2. PT Sido Muncul belum mempunyai alat untuk mengeringkan bahan baku sehingga hanya mengandalkan cara tradisional (matahari) sehingga pada musim hujan pengeringan tidak sempurna. Untuk mengatasi masalah tersebut PT Sido Muncul mengambil bahan baku dari pengumpul.

    c. Opportunity (Kesempatan)
    1) Teknologi
    Diera modern ini dibutuhkan peralatan/teknologi yang canggih untuk mendukung proses kerja yang dituntut serba cepat dan higienis karena PT Sido Muncul yang merupakan pabrik berstandar pabrik farmasi memiliki fasilitas laboratorium, pengolahan air bersih, pengolahan air limbah.
    2) Selera masyarakat
    Perubahan gaya hidup serba instant membuat masyarakat kembali kepada produk-produk herbal (obat-obatan tradisional), karena dirasa produk-produk herbal dapat memberikan banyak manfaat dan tidak menimbulkan efek samping. Hal ini sejalan dengan misi PT Sido Muncul

    3) Menjadi sponsor dalam berbagai promosi kesehatan
    Dengan menjadi salah sati sponsopr dalam berbagai kegiatan promosi kesehatan dapat membentuk suatu image yang bagus.
    d. Threatment/ancaman
    1) Pesaing
    (a) Karena kini slera masyarakat banyak yang beralih kepada obat-obat tradisional, menyebabkan permintaan akan produk-produk herbal terus meningkat, sehingga PT Sido Muncul yang merupakan perusahaan jamu pertama kali di Indonesia menjadi besar dan berkembang dan tidak heran jika saat ini banyak pesaing-pesaing yang mencoba mendirikan perusahaan obat tradisional dan tidak tanggung-tanggung mencoba untuk menjatuhkan image produk Sido Muncul dengan cara “Memlesetkan” salah satu iklan dari PT Sido Muncul.
    (b) Jamu-jamu bahan kimia obat (BKO) yang merebak di Indonesia saat ini (ex : Koperasi perusahaan jamu BKO di Cilacap) menjadi sebuah persaingan yang tidak sehat di industri jamu, perusahaan-perusahaan tersebut hanya mencari keuntungan semata, dan tidak memikirkan bahayanya terhadap konsumen.
    2) Krisis ekonomi
    Ditengah krisis ekonomi saat ini menyebabkan kondisi bahan-bahan baku produk tidak stabil, pembiayaan proses produksi, distribusi dan lain-lain menjadi semakin mahal, karenanya dibutuhkan solusi yang tepat bagi PT Sido Muncul untuk menyiasati kondisi seperti ini.

    sumber: Strategi Pemasaran PT. SidoMuncul tbk

    Komentar oleh Andy Prima Setia | April 28, 2009 | Balas

  81. Selamat sore Pak Jo..

    Saya Sari Dewi Mahasiswi Ekonomi Jurusan Manajemen Reguler kelas B yang mengikuti mata kuliah Management Strategy dengan Bapak. Saya ingin memberikan komentar mengenai bahan bacaan untuk mengenai MAKNA PENTING SUATU STRATEGI.

    Saya sangat setuju dengan adanya CSR, Bagi saya CSR merupakan keharusan bagi setiap perusahaan.Kalau perusahaan tidak melakukan ini,perusahaan sebenarnya kehilangan sesuatu yang mampu membangun kepercayaan masyarakat.Sebagai contoh dari penerapan strategi pada PT.SIDO MUNCUL yakni: PT. SIDO MUNCUL dalam strateginya Program CSR sendiri sudah dilakukan semenjak 25 tahun lalu,bahkan sedari awal perusahaan itu didirikan.Sido Muncul melakukan CSR dengan kesadaran bahwa hal itu akan membangun kepercayaan internal.Karena itulah, secara internal, Sido Muncul berupaya memberdayakan dan menghormati kepentingan karyawannya. Antara lain,dengan tidak melakukan diskriminasi tidak pernah mempersoalkan suku dan etnis tertentu untuk mengelola perusahaan.Disamping itu juga mampu mendulang benefit dari CSR.Brand equity produk terdongkrak dan kepercayaan konsumen melejit.Kuncinya,kesadaran dan ketulusan hati. Sebagai perusahaan jamu terbesar di Tanah Air, Sido Muncul tidak gampang dalam membangun kepercayaan masyarakat.Butuh waktu puluhan tahun.Salah satunya dengan membuktikan perusahaan keluarga yang berdiri tahun 1951 ini tanggap pada tanggung jawab sosial.Program CSR dilakoninya dengan senang hati. “Banyak perusahaan yang menilai CSR sebagai beban.Bagi saya itu opportunity,kesempatan untuk bertindak”.

    Menurut saya kriteria strategi yang baik adalah Sebagai entitas bisnis yang terus ingin melangkah maju, Sido Muncul meletakkan basis performa perusahaan kepada inovasi. menerangkan bahwa yang pertama adalah komitmen. Kalau orang memiliki komitmen, dia akan menghasilkan konsentrasi dan kreativitas. Dan kalau kreatif dirinya akan inovatif. Dan jika inovatif akan menghasilkan perbaikan. Tak mengherankan manajemen menghabiskan biaya yang tidak sedikit untuk riset dan pengembangan.Kebutuhan untuk mengadopsi CSR pada perusahaan merupakan win-win strategy dalam menanggapi isu-isu sosial yang ada. Kemampuan perusahaan untuk memiliki karyawan yang kompeten, inovatif, dan kreatif menjadi kebutuhan dasar. Win-win Strategy bermuara pada kemampuan perusahaan untuk menemukan solusi yang bermanfaat bagi perusahaan dan stakeholders yang sangat bervariasi kepentingannya. Sudah menjadi kesepakatan internasional, bahwa barang-barang yang diperdagangkan di pasar dunia merupakan produk dari perusahaan yang telah membangun CSR. Oleh karena itu, bagi perusahaan, CSR ini merupakan kebutuhan dasar yang dapat menjamin kelangsungan usahanya.

    Adapun Tindakan yang dilakukan oleh Perusahaan PT. SIDO MUNCUL dalam hubungannya dengan CSR(Community Social Responsibility),adalah melakukan suatu kegiatan sosial kepada masyarakat seperti Pulang kampung alias mudik di saat Lebaran telah jadi tradisi masyarakat yang berlangsung selama bertahun-tahun. Namun kini manfaat mudik bertambah, yakni menjadi ajang membangun image bagi sejumlah perusahaan.Jelas,CSR melalui mudik gratis ini memiliki makna strategis sebagai investasi jangka panjang bagi perusahaan yang menekankan pada aspek kelanggengan (sustainability) dan kehandalan (reliability) dalam jangka panjang.

    Demikian penjelasan saya semoga dapat dipahami dengan baik.

    Terimakasih..

    Komentar oleh Sari Dewi | April 28, 2009 | Balas

  82. NAMA:PUTRI MAISYARAH
    NIM:C1B006050

    Selamat sore pak jo,…

    Saya mahasiswi ekonomi manajemen regular B mata kuliah STR 134.Saya ingin mengomenomentari bahan bacaan bapak.

    Saya setuju dengan bahan yang ada dalam blog bapak,startegi itu merupakan hal yamg penting untuk difikirkan,stategi merupakan alat untuk mencapai tujuan perusahaan. Strategi yang salah akan berpengaruh pada kemungkinan kegagalan perusahaan mencapai tujuan. Memang benar merumuskan strategi bukanlah perkara yang mudah,butuh kesiapan dan kematangan dalam berfikir dan bertindak agar strategi yang direncenakan dapat berjalan dengan lancar.

    Salah satu strategi yang dilakukan sebuah perusahaan adalah dengan adanya CSR atau corporate social responsibility. CSR itu sendiri adalah suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh perusahaan tergantung kepada kemempuan perusahaan masing-masing sebagai bentuk tanggungjawab mereka terhadap social atau lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada. Contoh bentuk tanggungjawab itu berbeda-beda,mulai dari melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarat serta perbaikan lingkungan ,pemberian beasiswa untun anak tidak mampu,pemberian dana untuk perbaikan fasilitas umum,sumbangan untuk fasilitas desa atau masyarakat yang bersifat social yang berguna untuk orang banyak. CSR merupakan fenomena strategi perusahaan yang mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan stakeholdernya.

    Dan perusahaan yang saya amati adalah PT GARUDA INDONESIA. PT GARUDA INDONESIA berdiri sejak tanggal 26 Januari 1949. Pada saat ini PT. Garuda mempunyai tiga unit strategis yaitu Garuda Indonesia sebagai perusahaan penerbangan yang melayani jalur internasional dan dalam negeri pilihan, PT. Merpati Nusantara perusahaan penerbangan yang melayani jalur domestik dan jalur perintis, PT Aerowisata, perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa yang mendorong usaha penerbangan di atas. Ketiga unit usaha ini mempunyai pasar, pesaing dan pembeli masing-masing.

    Persaingan di pasar internasional sangatlah ketat, karena Garuda harus bersaing dengan perusahan penerbangan lainnya yang telah mempunyai nama. Itulah sebabnya diperlukan suatu perencanaan strategi agar dapat bersaing di pasar Internasional dan kemudian dapat menjadi Leader. Bila ditinjau dari skala perusahaan, perencanaan strategi ini merupakan langkah awal yang akan menentukan keberhasilan dari misi (sasaran) yang hendak dicapai

    Langkah-langkah dalam menentukan usulan strategi ini terdiri dari penentuan misi perusahaan, evaluasi lingkungan dan analisa internal. Penentuan misi perusahaan merupakan visi dari manajemen puncak. Misi usaha dapat menggambarkan arah pengusahaan. Untuk mengevaluasi lingkungan digunakan analisa struktur industri dari Porter dan analisa lingkungan secara makro. Dari sini dapat ditentukan “Key success factor” dalam industri dunia penerbangan. Hasil yang didapat dari evaluasi lingkungan adalah peluang dan ancaman dari industri tersebut. Dalam analisa internal perusahaan dilakukan dengan membandingkan antara Garuda dan beberapa pesaingnya. Hasil yang didapat adalah kekuatan dan kelemahan perusahaan.
    Untuk menyusun alternatif strategi usaha, digunakan matrik TOWS. Hasil dari matrik TOWS ini merupakan strategi usaha yang dianggap paling sesuai dengan keadaan lingkungan dan perusahaan pada saat ini.

    Dan stategi CSR yang dilakukan oleh GARUDA adalah :

    Menciptakan persepsi positif dari para stake holder Garuda
    Meningkatkan kepercayaan, dukungan dan produktifitas para karyawan Garuda

    TUJUAN CSR GARUDA

    Sebagai bentuk tanggung jawab social yang dilaksanakan,Garuda Indonesia memfokuskan program CSR dalam bidang :

    Pendidikan (khususnya mendukung program-program yang ditujukan untuk peningkatan pengetahuan dan pengembangan bakat anak-anak berpotensi/berprestasi)
    Kesehatan (memberikan dukungan bagi masyarakat kurang mampu yang memerlukan bantuan dalam proses pengobatan yang dilaksanakan)
    Tourism (mendukung peningkatan dan pengembangan pariwisata nasional)
    Garuda Peduli Bencana (memberikan bantuan/dukungan dalam penanganan terjadinya bencana nasional)

    KEGIATAN CSR GARUDA
    Bidang Pendidikan
    Bidang Kesehatan
    Bencana Nasional :
    Operasi kemanusiaan penyaluran bantuan untuk Aceh
    Garuda peduli korban gempa Jogja & Jawa Tengah
    Garuda peduli korban gempa di Nias
    Bidang Tourism

    STRATEGI CSR GARUDA
    Menciptakan persepsi positif dari para stake holder Garuda
    Meningkatkan kepercayaan, dukungan dan produktifitas para karyawan Garuda

    Referensi
    http://www.usaha-kecil.com/pengertian_csr.html
    http://www.ekonomisyariah.net/index.php?page=Pustaka:DownloadPage&file=userfile_MATERI%20CSR%20GARUDA.ppt

    Inilah yang dapat sya berikan ke bapak,sekiranya saya ucapkan terinma kasih. Saya sangat membutuhkan saran bapak jika ada yang kurang dalam apa yang saya sampaikan

    Terima Kasih …

    Komentar oleh Putri Maisyarah | April 28, 2009 | Balas

  83. Nama : Adiba Rif’ah Faizza
    Nim C1B006068
    Fakultas Ekonomi Manajemen
    Kelas B Angkatan 2006
    Selamat sore pak,
    Saya sangat setuju dengan apa yang bapak tulis karena apa yang saya baca di blog bapak dengan pengamatan saya pada implementasai di perusahaan yang saya amati sangat singkron.Terutama tulisan bapak “Salah satu yang terpenting menurutnya adalah memposisikan produk perusahaan lebih baik dimata konsumen. Untuk berhasil mengambil tindakan yang berbeda dari perusahaan saingan, maka perusahaan harus FOKUS. Tanpa fokus, perusahaan akan bergerak ke kiri dan ke kanan karena untuk sementara hal itu dianggap penting. Selain itu, fokus juga menunjukkan adanya keterbatasan sumberdaya untuk mengimplementasikan strategi ke dalam bentuk program, kebijakan, anggaran, sampai ke prosedur”(Makna penting satu strategi paragraf 3).
    Apa yang bapak tulis mengenai hal penting yang harus dilakukan oleh perusahaan yaitu perusahaan harus fokus terhadap pelanggan sangat benar.Dan pada Perusahaan yang saya amati yaitu PT.Djarum telah menggunakan strategi itu dan mengimplementasikan strategi tersebut kedalan sebuah bentuk program,kebijakan,anggaran,prosedur yang ditujukan baik bagi karyawan maupun bagi masyarakat dan itu dilakukan untuk menunjang pencapaian tujuan perusahaan itu sendiri.Selain itu sisi penunjang keberhasilan penarikan konsumen adalah dengan membuat image positif pada masyarakat melalui program CSR.Dan PT.Djarum juga telah melakukannya sehingga kesuksesan sebagai perusahaan rokok terbesar di Indonesi tapi tetap memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat dapat diraih.
    Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari tulisan bapak maka saya sampaikan bagaimana strategi yang dilakukan dan sekaligus dapat menjawab semua pertanyaan bapak.Yaitu Strategi yang diterapkan pada PT.Djarum.Tbk.
    Setiap perusahaan yang melakukan bisnis di bidang apapun itu,hal utama yang menjadi tujuannya yaitu bagaimana perusahaan tersebut dapat berjalan dengan baik dalam arti tercapainya keberhasilan yang baik. Untuk mencapai tujuan itu, diperlukan suatu strategi manajemen yang sudah pasti dimiliki setiap perusahaan
    Tanpa kesadaran akan faktor-faktor atau nilai penentu keberhasilan (key success factors), maka suatu perusahaan boleh jadi akan gagap mengelola dirinya, untuk kemudian terkapar mati ditelan arus perubahan aman. Di Indonesia, industri yang boleh dikatakan hasilnya dinikmati semua kalangan yaitu rokok. Meskipun industri ini, melahirkan kontroversi di masyarakat namun juga memberikan sumbangan yang sangat besar bagi APBN. dan bukan nilai yang sangat kecil, begitupula dengan lapangan kerja yang telah diberikan industri ini.
    Salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia yang sudah melekat di hati masyarakat adalah PT.Djarum Indonesia saat ini menjadi ikon pembangkit semangat Bakti Bangsa pada seluruh masyarakat Indonesia dan sudah barang tentu menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain dalam mencapai keberhasilan, seperti yang dicapai oleh PT.Djarum. Keberhasilan apa yang diraih PT. Djarum ?.Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa keberhasilan dan kemajuan perusahaan dinyatakan sukses jika dalam pengelolaan atau penciptaan manajemen, lingkungan keselamatan, kesehatan kerja berjalan dengan baik.
    Dengan demikian, muncul pertanyaan lagi bagaimana cara PT.Djarum dapat memperoleh keberhasilan tersebut.Dengan manajemen yang terstruktur memungkinkan perusahaan ini berkembang. PT. Djarum memiliki, 5 nilai-nilai inti dalam pengembangan perusahan.Dan ini merupakan kunci sukses dan strategi yang diterapkan oleh PT.Djarum. Nilai-nilai itu adalah :
    Fokus pada pelanggan.Pelanggan merupakan bagian yang sangat penting dalam keberlangsungan suatu perusahaan, tanpa ada pelanggan, tanpa ketertarikan pelanggan terhadap produk yang telah diproduksi, perusahan akan mandet. PT.Djarum selalu mengutamakan agar pelanggan selalu puas terhadap produknya, dengan memberikan harga yang relatif rendah meskipun keuntungan yang dicapai berkurang, hal ini diatasi dengan peningkatan hasil yang baik dan jumlah penjualan, selain itu juga PT.Djarum memberikan dana kepada beberapa pelanggan untuk memasarkan produknya sehingga tercipta hubungan yang sangat dekat.
    Profesionalisme. Profesional dalam membangun perusahaan secara baik, dimulai dengan perekrutan karyawan-karywati yang potensial (salah satu elemen vitas bagi kegemilangan gerak sebuah perusahaan). Kemampuan perusahaan untuk melakukan inovasi secara terus menerus. seiring tuntutan tersebut, PT.Djarum selalu memberikan respon yang inovatif pada konsumen. Profesional dalam mengimplementasikan strategi-strategi yang telah dirancang dengan penuh optimis. Dengan profesionalisme tersebut semuanya dapat tercapai.
    Organisasi yang terus belajar. Dengan keberhasilan yang diperoleh berupa penghargaan-penghargaan dan produk-produk yang inovatif,PT.Djarum tidak berpuas hati, dengan keberhasilan tersebut, selalu belajar keberhasilan itu. Tidak hanya selalu menilai perusahaannya sendiri. Melakukan sharing dengan perusahaan lain berbagi pengetahuan.
    Satu keluarga.Rasa kekeluargaan sangat terasa di lingkungan PT.Djarum, ini terlihat ketika pada waktu istirahat, terkadang para direksi bergabung bersama karyawan,berbagi cerita, bercanda, ini menciptakan kesenangan bagi para karyawan.Disinilah kekompakan dari segenap jajaran manajemen dan karyawan. Mereka bersama-sama untuk memajukan perusahaan,dengan dukungan organisasi yang solid,serta kerja keras dari semua karyawan.
    Tanggung Jawab Sosial.
    Membangun dan mengembangkan seluruh segi kehidupan bangsa merupakan bagian yang harus dilakukan oleh seluruh komponen bangsa. Bagi perusahaan, implementasi tanggung jawab sosial dan bentuk pengabdian untuk negara biasanya disebut sebagai Coorporate Social Responbility (CSR). PT.Djarum telah melakukan program ini sejak perusahaan terbentuk Bidang kegiatan yang dilakukan dalam CSR dapat berupa pemberdayaan pembangunan kota, bantuan pendidikan utamanya pemberian beasiswa, bidang olahraga, seni dan budaya dll. Dalam hal tanggung jawab sosial, untuk karyawan, PT.Djarum sangat memperhatikan karyawannya dengan memberikan jaminan sosial berupa jaminan kesehatan,hadiah tahunan, tunjangan, jaminan kecelakan,jaminan pensiun.
    Bila kita melihat perubahan kota Kudus dalam konteks pembangunan, tata kota, infrasruktur dari tahun ke tahun, semua itu tak lepas dari sumbangsih yang diberikan oleh Djarum. Penghijauan kota merupakan salah satu bentuk CSR Djarum.Bahkan Djarum membangun tempat khusus Green Plants Cultivation o Seedlings Center, tempat ini dibangun pada tahun 1984, digunakan untuk pembudidayaan bibit-bibit tanaman, baik itu tanaman berupa buah-buahan, hias, tanaman langka, bahkan tanaman dari negara lain pun di kembangbiakkan.Masyarakat dapat memperoleh bibit itu secara gratis.
    Bentuk CSR lainnya di bidang pendidikan dan olahraga. Bidang olahraga, Djarum memberikan sumbangan yang begitu besar, berupa pembangunan GOR Bulutangkis. Bahkan, gedung ini merupakan yang terbaik di Asia Tenggara. Gedung ini memiliki bangunan terpadu yang bergaya arsitektur minmalis dengan ruang kantor, lapangan bulutangkis (16 lapangan), ruang makan, pertemuan, audio visual, perpustakaan, komputer dan fitnes.
    Masih dalam bidang olahragra Djarum juga memberikan dukungan dan pengembangan persepakbolaan Indonesia dengan program LIGA DJARUM.Djarum mensponsorinya dengan dana lebih kurang 35 miliar. Ini diharapkan minat masyarakat akan olahraga ini semakin meningkat.
    Dalam bidang pendidikan Pt. Djarum memberikan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari tiap provinsi seluruh Indonesia.Dengan berbagai test-test sulit,PT.Djarum memilih 5-10 mahasiswa dari tiap-tiap Provinsi untuk merasakan beruntungnya menjadi bagian dari keluarga PTDjarum .PT.Djarum memberikan beasiswa tidak hanya sebatas pemberian uang tetapi juga memberikan softskill dan refresing kepada beswan(sebutan bagi mahasiswa penerima beasiswa dari PT.Djarum).Para beswan diberikan seminar,workshop,jalan-jalan dan silaturahmi nasional yang mempertemukan para beswan-beswan dari seluruh Indonesia.Dan dengan adanya beswan ini merupakan perpanjangan tangan dari PT.Djarum sendiri untuk lebih peduli kepada masyarakat karena beswan yang ada dibebankan membuat kegiatan-kegiatan sosial yang berguna untuk masyarakat dan pendidikan negri.
    PT.Djarum memang luar biasa,apa yang mereka berikan sangat berguna bagi beswan,bagi saya khususnya karena saya adalah salah satu mahasiswa dari lima orang mahasiswa yang terpilih menjadi utusan beswan dari Provinsi Jambi.Kegiatan CSR dari PT.Djarum benar-benar nyata dan berguna.Saya sebagai salah satu orang yang merasakan bagaimana pedulinya PT.Djarum kepada pendidikan di Indonesia merasa bangga menjadi bagian dari usaha tanggung jawab sosial dari PT.Djarum ini.Kegiatan CSR yang telah dilakukan secara kontinu selama 25 tahun.Melalui program ini Djarum ingin mencoba memupuk semangat para penerus bangsa untuk lebih peka terhadap pendidikan dan membangun pendidikan negri ini sehingga semakin baik.Sebagaimana dengan slogan iklan Djarum Bakti Pendidikan yaitu “bahwa Djarum percaya semakin anak negri berprestasi semakin kokoh negri ini”.
    Corporate Social Responbility yang telah dilakukan oleh PT.Djarum ini adalah wujud kecintaan, pengabdian perusahaan pada negara dan bangsa akan tanggungjawabnya sebagai perusahaan yang tidak hanya memikirkan keuntungan.Dan ini merupakan sebuah strategi yang sangat baik dari segi pemasaran.PT.Djarum berusaha untuk mendekatkan diri ke konsumen dan membuat citra baik dan image yang positif pada masyarakat sehingga strategi pendekatan pada konsumen untuk menarik respon masyarakat berjalan baik dan citra perusahaan dapat terangkat seiring kepedulian PT.Djarum terhadap masyarakat dan negri ini berjalan.
    Dari penguraian diatas dapat disimpulkan bahwa Kunci Keberhasilan PT.Djarum adalah karena penerapan strategi yang baik begitu juga untuk perusahaan-perusahaan lain.Semakin kokoh strategi yang dipegang maka semakin kokoh pula perusahaan.
    Referensi:
    Kafka Pizechust » Kafka Pizechust » Blog Archive » Bakti PT.Djarum
    Blog Archive » Kunci Keberhasilan PT.Djarum

    http//kafkapizechus.blogjurnalistikonline.com/wordpress/?p=65

    Komentar oleh ADIBA RIF'AH FAIZZA | April 28, 2009 | Balas

  84. Syalom pak jo…

    Seperti yang kita ketahui Manajemen Stratejik merpukan bagian terpenting dari suatu perusahaan.Dengan manajemen stratejik yang baik maka perusahaan dapat mencapai tujuan dengan baik dan secara efesien.Salah satu perusahaaan yang menjadi pengamatan saya mengenai manajemen stratejiknya yaitu PT Mustika Ratu. PT. Mustika Ratu merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang produk kecantikan. Dalam memperkenalkan perusahaan dan produknya ke masyarakat luas, PT. Mustika Ratu menggunakan berbagai strategi promosi. Salah satunya adalah menjadi sponsorship dalam ajang pemilihan Puteri Indonesia. Sebagai sponsor utama, maka PT. Mustika Ratu berhak untuk menggunakan Puteri Indonesia sebagai ikon produknya (endorser).

    Penggunaan Puteri Indonesia merupakan salah satu bentuk kegiatan komunikasi pemasaran terpadu yang dilakukan oleh PT. Mustika Ratu. Endorser digunakan untuk mengkomunikasikan produk kepada konsumen, seperti manfaat dari suatu produk. Manfaat tersebut tidak hanya functional benefit akan tetapi juga emotional benefit sehingga strategi promosi memberikan kebanggaan yang lebih kepada konsumen. Kebanggaan tersebut akan membuat konsumen tertarik untuk mengkonsumsi suatu produk dan akan lebih terpuaskan.

    PT Mustika Ratu menggunakan biaya promosi yag cukup besar. Dengan biaya promosi yang besar manajemen berharap adanya citra dan respon yang positif dari masyarakat yang menggunakan produk Mustika Ratu (user) maupun dari masyarakat ynag tidak menggunakan produk Mustika Ratu (non user).

    Strategi yang dapat dilakukan pihak manajemen PT. Mustika Ratu untuk memperbaiki strategi promosinya selama ini yang menggunakan puteri Indonesia adalah
    (1) Menjadikan Puteri Indonesia sebagai bintang iklan produk Mustika Ratu.
    (2) Meningkatkan kegiatan promosi diluar ajang pemilihan Puteri Indonesia.
    (3) PT. Mustika Ratu harus menginformasikan kepada masyarakat bahwa Puteri Indonesia adalah duta PT. Mustika Ratu.
    (4) Memanfaatkan secara maksimal citra yang positif dari Puteri Indonesia.

    Alasan dipilihnya puteri Indonesia Yaitu :
    Strategi promosi yang dilakukan PT. Mustika Ratu dengan menggunakan puteri dapat dikatakan efektif karena
    (1) Puteri Indonesia mempunyai citra yang positif di mata konsumen.
    (2) Puteri Indonesia memberikan keterkaitan positif kepada citra produk Mustika Ratu. (3) Puteri Indonesia memberikan keterkaitan positif kepada citra perusahaan PT. Mustika Ratu.
    (4) Puteri Indonesia memberikan keterkaitan terhadap keputusan pembelian konsumen.

    Program CSR yang dijalankan PT Mustika Ratu Tbk yaitu : bekerja sama dengan Yayasan InterStudi (lembaga pendidikan) dalam rangka pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelatihan. Sedangkan pihak Mustika Ratu akan memberikan kesempatan mahasiswa InterStudi untuk melakukan kiunjungan, praktik kerja lapangan serta penelitian skripsi. Dana PKBL ( Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) merupakan bantuan bergulir yang bersumber dari penyisihan hasil laba bersih perusahaan. Dana ini bisa digunakan sebagai modal usaha dan diharapkan dapat membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat. Untuk program bina lingkungan, bantuan berbentuk hibah dan digunakan untuk perbaikan kualitas hidup masyarakat, antara lain berupa bantuan bencana alam, pendidikan, perbaikan saluran umum, dan sarana ibadah.
    Melalui program ini diharapkan mampu menjaga citra perusahaan sebagai perusahaan yang peduli lingkungan dan Masyarakat.

    Sumber : http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=214461
    http://elibrary.mb.ipb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=mbipb-12312421421421412-arfanchand-541

    Nama : Fenny Martina
    Nim : ER1B006002
    Jurusan : Manajemen Ekstensi

    Fenny. Ulasan dan kasus yg anda muat sudah baik, harap diperdalam saja, karena pertanyaan yg beda tentang kasus yg anda amati akan ditanyakanlagi jadi kuis yg lain.

    Komentar oleh Fenny. M | April 28, 2009 | Balas

  85. Nama : Rani Nabila
    Nim : C1B006041
    Kelas : Manajemen-B-2006

    Selamat sore Pak Jo…..
    Saya ingin mengomentari bahan diskusi S1

    Menurut saya strategi sebagai arah jangka panjang suatu organisasi untuk mendapatkan keunggulan dan keuntungan melalui sumber daya dan lingkungan yang berubah untuk mencapai kebutuhan pasar, memenuhi harapan pihak yang berkepentingan dan dapat bersaing dengan perusahaan lain.
    Salah satu contoh yang menerapkan strategi adalah Bank Danamon. Bank Danamon menyusun target pertumbuhan atau penciptaan nilai (value creation) sebesar 10 kali dalam 10 tahun. Salah satu hal terpenting adalah perlunya dilakukan penyelarasan organisasi sesuai dengan misi, strategi, dan tuntutan bisnis. Misi Bank Danamon sendiri dijelaskan dalam kalimat We care and enable millions to prosper dengan strategi usaha Serving customers, delivering value. Namun ada sejumlah syarat agar penciptaan nilai 10 x lebih besar itu bisa diraih, antara lain, menjadikan upaya memenuhi kebutuhan nasabah sebagai nilai utama, mau berinvestasi dalam pasar yang bertumbuh cepat, menumbuh-kembangkan budaya wirausaha, menyelaraskan proses internal untuk memastikan penciptaan nilai tanpa melemahkan kontrol, dan membuat sistem kompensasi berbasis insentif. Dan untuk mewujudkan target tersebut, maka Bank Danamon menyusun Keseluruhan syarat itu disusun menjadi empat pilar usaha (strategi empat pilar).
    Keempat pilar itu antara lain :
    1. Mendapatkan orang yang tepat (People Strategy). Orang yang dibutuhkan Bank Danamon harus memiliki integritas, kemampuan kepemimpinan, dan disiplin
    2. Melakukan penyelarasan organisasi (Organizational Alignment). Penyelarasan dimaksudkan agar bisa memberikan layanan terbaik dan menciptakan nilai yang unik kepada nasabah.
    3. Merekayasa ulang proses bisnis (Re-engineering Core Processes). Yang bertujuan untuk mendapatkan efektivitas yang lebih besar. Objektif dari ini adalah mendapatkan efisiensi optimal dalam operasional, selalu memasukkan unsur risiko, setiap unit bisnis benar-benar beroperasi sesuai proposisi nilai nasabah yang unik, dan lahirnya transparansi untuk memudahkan memprediksi pencapaian tujuan bisnis.
    4. Membangun disiplin dalam mengeksekusi strategi usaha (Execution Disciplines). kedisplinan ini sebagai hal yang sangat diperlukan dalam menjalankan usaha. Tanpa disiplin sebagus apapun strategi tidak akan berjalan baik.
    Seperti diketahui Menggunakan strategi yang baik adalah bagaimana bertahan hidup dalam dunia kompetitif. Kunci sukses adalah memahami dasar-dasar bisnis. Dasar bisnis yang nomor satu adalah merancang dan mempertahankan strategi yang jelas dan terfokus. Seperti Strategi Bank Danamon yang dijelaskan dalam empat pilar tampak bahwa Keseluruhan syarat itu disusun menjadi strategi yang menempatkan sumber daya manusia sebagai Fokus Utamanya untuk mencapai tujuan. Sebagai contoh untuk mewujudkan tujuannya itu, 13.000 karyawan Bank Danamon dinaikkan gajinya hanya dengan satu permintaan yaitu mereka harus berubah. Sebelum transformasi dilakukan, Bank Danamon mengumpulkan masukan dan aspirasi dari seluruh karyawan dan mengolahnya. Menurutnya apabila SDM telah memiliki nilai yang tinggi maka perusahaan dapat berjalan dengan baik pula.
    Selain itu, Dalam upaya mengendalikan risiko, Bank Danamon membangun organisasi kredit terpisah dengan organisasi penjualannya. Mereka menyebut organisasi kredit ini dengan istilah credit factory yang juga memungkinkan lahirnya produk kredit yang jauh lebih cepat ke pasar. Waktunya bisa diperpendek dari sekitar 6 bulan menjadi 1-2 minggu. Speed to market menjadi jauh lebih baik. Keberadaan credit factory juga strategis dikaitkan dengan strategi Bank Danamon untuk menggarap segmen pasar yang beragam, dari nasabah massal hingga kelompok konsumen berpendapatan tinggi. Luasnya keragaman segmen pasar ini membutuhkan produk perbankan yang juga beragam. Sebagai contoh, Bank Danamon juga masuk ke industri microbanking melalui Danamon Simpan Pinjam (DSP). Meski sudah ada bank umum dan BPR yang menggarap pasar ini, Bank Danamon menilai peluang bisnis di segmen ini masih terbuka lebar. Hal-hal seperti ini Membuat Bank Danamon berhasil mentransformasikan perusahaan di tengah persaingan perbankan yang sangat ketat dengan kata lain Manajemen berhasil membangun bank dengan sistem dan standar tinggi.
    Corporate social Responsibility atau tanggung jawab sosial merupakan suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggungjawab mereka terhadap sosial/lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada. Kesadaran perusahaan bahwa nasib dirinya tergantung juga pada kondisi lingkungan dan masyarakat semakin meningkat saat ini. Contoh bentuk tanggungjawab itu bermacam. Namun, masih ada perusahaan yang melihat CSR sebagai bagian dari biaya atau tindakan reaktif untuk mengantisipasi penolakan masyarakat dan lingkungan. Dari pengamatan yang dapat saya lihat Bank Danamon lewat Yayasan Danamon Peduli memiliki program CSR yang unik yaitu merevitalisasi pasar tradisional. Tujuan utama program ini adalah mengentaskan kemiskinan. Pihak Bank danamon ingin pasar tradisional tersebut lebih bersih, rapi, nyaman, dan tidak kumuh. Karena itu berbagai infrastruktur dibangun untuk mengubah wajah pasar. Sistem manajemen juga dibuat lebih modern. Dengan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman, maka bisa mencegah penularan penyakit berbahaya. Selain itu, hal lain yang dilakukan adalah konversi atau pengolahan sampah pasar menjadi pupuk organik.Tahun ini, pihak danamon menargetkan bisa merevitalisasi 130 pasar tradisonal di seluruh Indonesia, yang mana dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, utamanya untuk pengolahan sampah pasar menjadi pupuk organik. CSR yang dilakukan Bank Danamon ini berarti efektif, yang ditunjukkan dengan menerima penghargaan IAMI CSR Award (ICRA) 2008 untuk kategori implementasi tanggung jawab sosial perusahaan terbaik melalui program revitalisasi pasar tradisional di Indonesia.
    Demikian Penjelasan dari saya, mohon komentar bapak. Thanks……….

    preferensi :
    http://www.portalhr.com/majalah/edisisebelumnya/strategi/1id286.html
    http://www.sr-indonesia.com
    http://www.danamonpeduli.or.id

    Jawabannya kurang terstruktur, tapi bisa diikuti bagaimana kasus pada Danamon.

    Komentar oleh rani nabila (C1B006041) | April 28, 2009 | Balas

  86. Nama : Riki
    Nim : ercib 004089

    Sore Pak Jo,
    Kesempatan ini saya akan membahas tentang PT.Telkomsel.Telkomsel merupakan operator selular terbesar di Indonesia, dengan komposisi kepemilikan saham 65% PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. dan 35% SingTel, Singapore.
    Saat ini, Telkomsel memiliki tiga jenis produk kartu SIM yaitu KartuHALO, Kartu simPATI, dan Kartu AS.
    Pelanggan :
    • Telkomsel saat ini merupakan Market leader Operator selular di Indonesia, dengan penguasaan pasar lebih dari 55%.
    Teknologi :
    • Teknologi Telkomsel meliputi GSM Dual Band (900 & 1800), GPRS, Wi-Fi, EDGE, 3G, dan 3.5G (HSDPA).
    Aliansi International :
    • Telkomsel merupakan bagian dari Bridge Mobile Alliance Operator se Asia Pasific. Bridge Mobile Alliance adalah Join Venture antara Mobile Operator terbesar di Asia Pasific yang anggotanya terdiri dari Mobile Operator yang terpandang di Negaranya.
    Jaringan :
    • Telkomsel memiliki cakupan jaringan GSM/GPRS/EDGE paling luas di Indonesia dengan menyediakan cakupan jaringan suara sama luasnya dengan cakupan jaringan data.
    • Selain itu, jaringan Telkomsel telah melingkupi lebih dari 95% dari total area populasi Indonesia, termasuk kota besar, kabupaten, dan kecamatan.
    • Untuk menjangkau Coverage Internasional yang lebih luas, saat ini Telkomsel telah menjalin kerjasama dengan mitra internasional untuk GSM roaming di berbagai negara.
    • Telkomsel juga di dukung oleh SMS Centers dengan total kapasitas trafik mencapai ribuan SMS per detik.
    GPRS :
    • Saat ini jaringan GPRS Telkomsel sudah sama dengan voice coverage-nya. Telkomsel memiliki jaringan GPRS yang andal dengan di dukung Core-Network GPRS yang terdistribusi di Medan, Batam, Jakarta, Surabaya, Banjarmasin, dan Semarang.
    • Untuk GPRS roaming internasional, Telkomsel memiliki mitra GPRS roaming di berbagai negara.
    Dari Tegnologi Telkomsel tidak kita ragukan lagi telah menyediakan fasilitas yang sangat baik seperti dijelaskan diatas.tetapi kesuksesan Telkomsel tidak luput dari sistem pelayanan yang total kepada para pelanggan setianya, seperti pada bagian CRM memberikan pelayanan di Grahapari-grahapari seluruh Indonesia hal ini pasti sangat dapat memuaskan para pelanggan yang butuh pelayanan segera yang tidak dapat melalui custumer service online, para karyawan nya juga telah diberikan training oleh personal training yang berkualitas secara rutin tentang bagian yang dia jalani hal ini akan dapat membuat pelayanan telkomsel semakin terus meningkat.
    Pelayanan yang paling menonjol dari Telkomsel dibandingkan Operator para pesaingnya adalah kualitas dari segi Jaringan, Telkomsel sejak lama telah mengembangkan jaringan nya secara cepat hingga kepelosok kecamatan dan hal inilah yang menjadi pelayanan dan kenyamanan yang tak tergantikan yang dirasakan oleh para pelanggan setia telkomsel. sekian…Terimakasih.

    Riki, kasus yg anda amati cukup baik, tapi ulasannya seharusnya fokus kepada pertanyaan saja dulu.

    Komentar oleh Riki | April 28, 2009 | Balas

  87. NAMA ZAKIRA GUSTIANI
    NIM ERC1B006003
    FAKULTAS EKONOMI EKSTENSI
    JURUSAN MANAJEMEN

    1. strategi perusahaan PT. SINAR SOSRO
    PT. Sinar Sosro merupakan salah satu contoh perusahaan terbaik yang sukses mengolah minuman ringan (Soft drink) teh, salah satu produk yang dihasilkan ialah teh dalam kemasan botol dengan merk Teh Botol Sosro.
    Sejak terjadinya krisis ekonomi moneter sejak bulan Juli 1997 yang menimbulkan berbagai perubahan dalam lingkungan perusahaan. Pada masa kondisi ini Sosro terpaksa menaikkan harga produk Teh Botol Sosro karena sebagian komponen Teh Botol Sosro masih menggunakan bahan baku impor, selain itu pada kondisi ini Sosro menghadapi suatu masalah baru yaitu menurunnya daya beli konsumen dan munculnya ancaman dari perusahaan pesaing yaitu Teh Hi-Ci, Teh Kita, Teh Bintang, Teh Giju, dan Teh 2 Tang yang mengancam pangsa pasar Sosro dengan cara mencoba masuk pada jalur distribusi Sosro.
    Berdasarkan permasalahan tersebut diatas maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak langsung situasi krisis terhadap volume penjualan Teh Botol Sosro kemudian juga untuk mengetahui strategi dan taktik pemasaran yang dilakukan oleh pihak Sosro di PT. Saranasangga Mekarluhur-Jawa Barat.
    Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel secara sengaja (purposive) kepada nara sumber yang bergerak pada bidang pemasaran di PT. Saranasangga Mekarluhur-Jawa Barat, serta melalui observasi langsung di wilayah Bandung, selain itu untuk gambaran penjualan Teh Botol Sosro pada periode sebelum masa krisis (tahun 1995-1997) dan pada masa krisis (tahun 1997-2001) digunakan analisis Trend dengan menggunakan analisis Trend debgab persamaan Y = a bx.
    Periode sebelum krisis (tahun 1995-1997) menghasilkan persamaan dan pada periode masa krisis (tahun 1998-2001) menghasilkan persamaan garis . Jika dilihat nilai b pada kedua periode tersebut terdapat perbedaan yang tidak terlalu jauh dan tidak terlalu mencolok, hal ini membuktikan bahwa perusahaan Sosro mampu mempertahankan pertumbuhan penjualannya walaupun pada masa krisis.
    Dari hasil penelitian di PT. Saranasangga Mekarluhur sebagai perwakilan Sosro di Bandung, tetap memilih bertahan, menitikberatkan aktivitas pemasaran pada sasaran yang telah dikuasai (pelanggan), begitu pula dengan strategi dan taktik pemasaran Sosro dalam situasi krisis juga ditekankan pada upaya mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Selain itu pihak Sosro juga selalu memantau otlet-otlet Sosro dari pengaruh pesaing (competitor) yang berniat menggantikan Teh Botol Sosro.

    2. kriteria strategi PT. SINAR SOSRO
    Menurut Hermawan Kertajaya, ada empat kriteria untuk
    menentukan positioning yaitu customer,company, competitor
    dan change dengan uraian sebagai berikut:
    1. Customer.
    Didasarkan atas kajian pelanggan (customer) positioning
    harus dipersepsikan secara positif oleh para pelanggan dan
    menjadi alasan dalam pembelian mereka. Hal ini akan terjadi bila
    positioningnya mendiskripsikan value atau nilai yang diberikan
    kepada para pelanggan dan value ini benar-benar merupakan
    suatu asset bagi mereka. Karena positioning mendiskripsikan
    value yang unggul, maka positioning akan menjadi penentu
    penting bagi pelanggan pada saat memutuskan untuk membeli
    Satu contoh yang menarik untuk kita pelajari bersama
    adalah produk Vegeta yang menyatakan dirinya sebagai sebagai
    minuman berserat. Sebelumnya tidak ada produk yang semacam
    itu. Melalui kerja keras dan keyakinan bahwa produk yang
    ditawarkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen
    maka produk tersebut pada akhirnya dapat menembus pasar dan
    memiliki posisi tertentu pada benak konsumen
    2. Company
    Didasarkan atas kajian pada kapabilitas dan kekuatan
    internal perusahaan (company), maka positioning harus
    mencerminkan kekuatan dan keunggulan kompetitif perusahaan.
    Dalam hal ini jangan sampai terjadi bahwa perusahaan
    merumuskan positioningnya namun ternyata tidak mampu
    melakukan dan memenuhi janjinya. Hal ini tentunya sangat
    berbahaya karena bisa kelebihan janji. Pelanggan pada akhirnya
    akan berpendapat bahwa perusahaan telah ingkar janji dan
    berbohong. Apabila hal ini terjadi maka hancurlah kredibilitas
    perusahaan dimata pelanggan. Untuk itu dalam merumuskan
    posisi pasarnya perusahaan harus benar-benar dengan
    pertimbangan yang sangat matang. Sebagai contoh Honda
    menyatakan sebagai rajanya Bebek. Ungkapan ini akan selalu
    dipatuhi, agar kepercayaan konsumen akan tetap terpelihara
    3. Competition
    Berdasarkan kajian atas keadaan pesaing, maka
    positioning harus bersifat unik sehingga dapat dengan mudah
    mendiferensiasikan diri dan memiliki perbedaan khusus
    dibanding dengan produk saingannya. Apabila positioning unik
    maka keuntungan akan diperoleh bahwa positioning tersebut
    tidak akan mudah ditiru oleh pesaing. Hal menjadi catatan disini
    keunikan tersebut haruslah menyeluruh bukan hanya pada
    produknya saja. Bila tidak mudah ditiru maka positioningnya akan
    berkelanjutan dalam jangka panjang. Berdasarkan pengamatan
    banyak produk baru yang lahir dengan cara meniru apa yang
    telah dilakukan oleh pesaing. Dengan strategi seperti ini biaya
    marketingnya bisa lebih ditekan
    Contoh sebelum Nokia memasuki industri komunikasi
    tanpa kabel Motorola merupakan market leader yang dikenal
    karena handsetnya berteknologi canggih. Namun secara
    perlahan dan pasti Nokia dapat merebut hati konsumen melalui
    modelnya yang selalu mengikuti jaman dan sporty. Melihat
    kondisi seperti Motorolla pun melakukan gebragan baru dalam
    tehnologi komunikasinya.
    4. Change
    Didasarkan pada kajian atas perubahan yang terjadi dalam
    lingkungan bisnis, positioning harus berkelanjutan dan selalu
    relevan dengan berbagai perubahan dalam lingkungan bisnis
    apakah itu perubahan persaingan, perilaku pelanggan ataupun
    perubahan sosial budaya dan sebagainya. Hal ini berarti bahwa
    apabila positioning dan perangkatnya sudah tidak relevan
    dengan kondisi lingkungan bisnis maka dengan cepat harus
    merubahnya, dengan melakukan perubahan strateginya. Satu
    contoh yang menarik adalah apa yang dilakukan oleh
    perusahaan Sosro. Guna menuju posisi pasarnya, dalam
    slogannya Sosro pernah menyatakan; “Hari-hari Teh Botol”.
    Namun setelah kurun waktu tertentu slogannya berubah menjadi
    “Hari-hari Teh Sosro”. Hal ini terjadi karena yang semula hanya
    ada Teh botol Sosro, saat ini menjadi banyak merek teh yang
    dikemas dalam botol seperti halnya yang dilakukan oleh Sosro.
    Sehingga untuk lebih menegaskan posisi pasarnya perusahaan
    Sosro merubah strategi iklannya.

    3. hubungan strategi PT. SINAR SOSRO dengan CSR
    Agar perusahaan tidak melakukan strategi promosi yang ‘salah’ maka sebaiknya sih mereka mengidentifikasi terlebih dahulu bagaimana respon pasar terhadap kegiatan promosi yang mereka lakukan. Dalam buku Pemasaran Strategik (Fandy Tciptono, Gregorius Chandra & Dadi Andriana), disebutkan bahwa ada enam jenis respon pasar yang bisa diidentifikasi, yaitu :
    1. Redemption Rates
    Jenis respon pasar ini bisa diartikan dengan tingkat penebusan. Maksudnya, seberapa banyak sih pelanggan yang memberikan respon positif terhadap kegiatan promosi perusahaan. Semakin banyak pelanggan yang memberikan respon positif berarti semakin tinggi pula efektifitas promosi yang telah dilakukan. Beberapa perusahaan biasanya menggunakan strategi promosi melalui pemberian voucher, diskon langsung, dan lain sebagainya. Nah jika jumlah kupon atau voucher yang perusahaan keluarkan seimbang atau sama dengan jumlah kupon/ voucher yang ditukarkan kembali oleh pelanggan, ini menandakan bahwa respon mereka positif. Begitupun sebaliknya.
    2. Displacement Rates
    Kalau yang satu ini adalah hal yang paling menyenangkan bagi perusahaan. Kenapa? Karena jenis respon pasar ini menunjukkan bahwa pelanggan akan tetap membeli atau menggunakan produk atau jasa perusahaan apapun situasinya. Jadi walaupun perusahaan tidak mengadakan program promosi, buat mereka sih “Hajar Bleh!!” . Biasanya, Promosi yang dilakukan perusahaan memang pasti akan membuat mereka semakin loyal, tapi tenang dan percayalah, pelanggan setia seperti ini akan selalu memberikan responyang positif apapaun situasinya. Fiuhh, senangnya!
    3. Stock-Up Effect
    Hahaaa, respon yang ini sih menunjukkan bahwa konsumen perusahaan adalah orang yang sangat “pintar”. Bagaimana tidak, saat mereka mengetahui bahwa perusahaan melakukan kegiatan promosi, maka yang mereka lakukan adalah membeli/menggunakan sebanyak mungkin produk/ jasa perusahaan. Menguntungkan kah? Tidak juga! Karena pembelian dalam jumlah besar selama masa promosi tersebut ditujukan untuk ‘menimbun’ produk perusahaan.
    Istilah gaulnya sih “nyetock”. Misalnya nih, biasanya pelanggan rutin membeli sabun detergent 1 kantong seminggu sekali. Saat promosi, mereka akan membeli detergent 5 atau bahkan 10 kantong sekaligus. Bukan untuk dipakai sekaligus pastinya, tapi untuk disimpan sampai waktunya diperlukan. Jadi mereka tidak akan berbelanja detergent itu lagi dalam jangka waktu 5-10 minggu ke depan. Mumpung murah kan! Jika dilihat dari sisi perusahaan ya agak sedikit merugikan ya…tapi itulah resiko program promosi, apalagi untuk produk yang tahan lama atau tidak memiliki masa kadaluarsa.
    4. Acquisition Rates
    Jenis respon ini khusus ditujukan pada konsumen non-reguler, maksudnya konsumen yang sebelumnya tidak menggunakan produk atau jasa perusahaan. Pembelian yang dilakukan mereka tidak rutin seperti yang dilakukan oleh pelanggan tetap. Respon jenis ini sebenarnya sama saja dengan respon redemption rates, hanya targetnya saja yang dibedakan. Pembedaan target pasar ini mungkin ditujukan agar perusahaan dapat membaca sejauh mana program promosi dapat menarik konsumen non-reguler tersebut. Syukur-syukur kan jika mereka bisa berubah menjadi konsumen regular gara-gara program promosi yang dilakukan perusahaan. Ini adalah langkah awal yang sangat baik bagi perusahaan jika memang respon yang didapatkan adalah respon yang positif, karena dari sini akan membuka peluang besar terhadap penjualan di masa depan.
    5. Conversion Rates
    Nah respon ini adalah tindak lanjut dari respon acquisition rates. Seperti yang saya sempat sebutkan sebelumnya, saat perusahaan mampu menarik pembelian dari konsumen non-reguler melalui program promosinya, maka respon selanjutnya yang harus diidentifikasi adalah respon ini. Jadi respon ini dapat dilihat dari seberapa banyak produk atau jasa yang tetap dibeli atau digunakan konsumen non-reguler setelah program promosi berakhir. Jika setelah itu konsumen non-reguler ternyata tetap menggunakan produk atau jasa perusahaan maka ini berarti bahwa program promosi yang dilakukan dinilai berhasil. Berhasil karena mampu membuat konsumen non-reguler berubah menjadi konsumen regular. Tidak sia-sia lah promosi itu!
    6. Product-Line Effects
    Kalau yang satu ini memang lebih tepat disebut efek daripaad respon. Setiap program promosu yang dilakukan oleh perusahaan, sangat memungkinkan untuk terjadinya permintaan silang antara produk perusahaan yang dipromosikan dengan produk lain yang menjadi produk substitusinya (pengganti). Maksudnya disini, saat perusahaan memutuskan untuk mempromosikan salah satu produknya, dimana produk tersebut pasti memiliki produk substitusi, maka aka nada kemungkinan bahwa konsumen produk subtitusi tersebut beralih ke produk yang dipromosikan untuk sementara, hanya sepanjang promosi itu berlangsung. Ibu-ibu biasanya yang jago dalam hal ini. Walaupun sehari-hari telah biasa menggunakan merek A, namun jika merek B sedang dalam program promosi (dimana pasti menguntungkan bagi konsumen) maka yang dibeli saat itu adalah merek B.
    Menyenangakan memang jika program promosi yang perusahaan lakukan memperoleh keberhasilan melalui respon-respon yang positif dari target pasarnya. Seharusnya sih kalau sudah mampu mengidentifikasi jenis-jenis respon pasar di atas, perusahaan mampu membuat program promosi yang sempurna bagi perusahaan maupun bagi konsumennya. Semoga perusahaan biasa berkata seperti Dora The Explorer “Berhasil..Berhasil!!” (sambil lompat-lompat ya! Heheeee!;p)

    REFERENSI:
    http://creasionbrand.blogspot.com/2008_11_01_archive.html
    http://www.smakristencilacap.com/arti-pemasaran-dan-manajemen-pemasaran/strategi-memelihara-diferensiasi/

    Saudara Zakaria, ada perbedaan antara respon pasar dan CSR. Dalam kegiatan CSR, apakah yang dihadapi oleh Sosro sekarang baik, dalam arti memberikan posisi yang strategis kepada korporasi secara keseluruhan.

    Komentar oleh zakira gustiani | April 28, 2009 | Balas

  88. selamat malam Pak Johannes, saya ingin mencoba mengamati bagaimana strategi PT Indofood Sukses Makmur Tbk,strategi yang baik dan juga CSR yang dijalankan.

    ADU STRATEGI MEREBUT PASAR MI INSTAN

    1. PASAR mi instan di Indonesia memang menggiurkan. Ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap mi cepat saji ini cukup besar. Tidak heran jika dari waktu ke waktu banyak perusahaan baru melirik pasar mi instan.
    Meski demikian, hingga saat ini Indomie yang diproduksi PT Indofood Sukses Makmur Tbk masih menguasai pasar. Dominasinya begitu kuat walaupun sudah terjadi pergeseran. Jika 2002 Indomie menguasai sekitar 90% pangsa pasar mi instan, tahun lalu menurun menjadi 75%. Sisanya yang 25% dikeroyok merek mi instan lainnya.
    Kemunduran itu patut diwaspadai. Apalagi baru-baru ini muncul Mie Sedap milik PT Sayap Mas Utama yang merupakan grup dari kelompok Wings. Meski produk ini baru diluncurkan pada Mei 2003 dan baru didistribusikan di Pulau Jawa dan Bali, namun namanya sudah mulai diperbincangkan di kalangan pembeli di warung-warung, bahkan pasarh swalayan.

    Pakar pemasaran Rhenald Kasali mengatakan, manajemen Indomie harus meningkatkan kewaspadaan karena Mie Sedap melakukan promosi sangat agresif. ‘’Gebrakannya luar biasa, harganya pun di bawah Indomie, ditambah keunggulan-keunggulan lain. Saya rasa persaingan pasar mi instan akan semakin ketat,’’ katanya ketika dihubungi Media di Jakarta, baru-baru ini.
    Dirut & CEO Indofood Eva Riyanti Hutapea mengatakan, meski terjadi penurunan penguasaan pasar, namun divisi mi instan tetap dapat meraih kenaikan penjualan sebesar 6,6% menjadi Rp4,5 triliun dibanding Rp4,2 triliun pada periode yang sama 2002. Kenaikan itu antara lain dipengaruhi lebih tingginya harga jual rata-rata. Selain itu, hingga saat ini divisi mi instan tetap dapat mempertahankan volume penjualannya sebesar 7,3 miliar bungkus.

    Hutapea stated: “Indofood will apply Mastering The Present, Pre-empting the Future Strategy,
    which include:
    (i) focusing its organic growth
    (ii) utilising competitive advantages through scale, scope, span and speed
    (iii) cost efficiency and cost cutting programs. Furthermore,
    Indofood will continue to segmentize its customers and introduce higher price-higher margin products.
    Jakarta, October 31, 2003
    Tentang strategi menghadapi persaingan, Indofood akan menerapkan strategi Mastering The Present, Pre-empting the Future. Strategi ini antara lain fokus kepada organic growth, memanfaatkan competitive advantage melalui scale, scope, span, dan speed. Selain itu akan menjalankan program cost efficiency and cost cutting. Di samping itu tetap melanjutkan segmentasi para konsumennya dengan memperkenalkan produk-produk dengan higher price and higher margin.
    2. strategi yang dilakukan oleh indofood harus dilakukan dengan komitment penuh dari puncak manajemen dengan dewan direksi, penerapan yang konsisten akan membawa perusahaan lebih solid untuk bertahan dalam persaingan dan memimpin.
    PT Indofood Sukses Makmur Tbk menerima penghargaan “The Most Sustainable Corporate Image 2008″ dari Majalah Businessweek dan frontier Consulting Group. Penghargaan ini diberikan berdasarkan survey yang dilakukan oleh Frontier Consulting Group dengan responden yang terdiri dari: investor, jurnalis, manajemen dan publik. 10 indikator yang dipakai survey tersebut yakni: customer care, high quality products/services, trustworthiness, innovativeness, company growth, good management, responsibility to the environment, social responsibility, ideal & admirable work place, dan Employee Excelence. Hasil survey tersebut telah menempatkan Indofood sebagai The company with The Best Corporate Image untuk kategori perusahaan makanan dan minuman. Dengan demikian prestasi ini telah dicapai Indofood tiga tahun berturut-turut.
    3. Indofood Total Food Solution Company
    Tindakan CSR PT. INDOFOOD didasarkan pada strategi baru perusahaan tahun 2007 yaitu:

    Indofood’s Corporate Social Responsibility (CSR) programs are a mainstay of its commitment to assist members of the wider community and to make an optimal contribution to society.

    During 2007 Indofood as a whole developed and implemented programs based on the five basic pillars of our long-term CSR philosophy:
    • Building Human Capital
    • Maintaining Social Cohesion
    • Strenghtening Economic Value
    • Encouraging Good Governance
    • Protecting The Environment
    Contoh yang dilakukan adalah

    2 tindakan social responsibility indofood:
    (i) Indofood ajak 35 mitra ukm dalam pameran Indonesia bersatu
    (ii) Posyandu revitalization. mendirikan posyandu, memberikan alat pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat kurang mampu
    • Bagi perusahaan
    Perusahaan akan semakin dikenal oleh masyarakat luas, sehingga produknya dapat banyak dikonsumsioleh masyarakat dari semua kalangan.
    • Bagi masyarakat
    dengan bantuan yang diberikan oleh perusahaan, sebagian masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial dapat terpenuhi kebutuhannya.
    Indofood mempunyai suatu visi, yaitu menjadi perusahaan total food solution.

    Sekian dari saya, tentunya masih banyak kekurangan dari penulisan saya. terima kasih. selamat malam Pak Jo.

    ADI BOWO ERTANTO
    C1BOO6067
    MANAJEMEN KEUANGAN
    FAKULTAS EKONOMI
    S1

    Komentar oleh adi bowo ertanto | April 28, 2009 | Balas

  89. Rena Novita
    ERC1B006040

    salam pak jo..

    1. Strategi PT. HM Sampoerna :

    Strategi sampurna disebut juga tiga core winning characteristic.

    Faktor pertama Adaptability – adalah kemampuan organisasi dalam beradaptasi dengan perubahan lingkungan.

    Langkah Sampoerna dalam melakukan perubahan dan transformasi yang dirintis Putera dalam tiga milestone diatas merupakan bukti kemampuan Sampoerna dalam beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnisnya (perubahan teknologi, regulasi, ekonomi, persaingan dan konsumen).

    Faktor kedua Culture – ini merupakan hal yang terpenting yaitu adanya budaya perusahaan yang kokoh dalam bentuk nilai-nilai luhur dan perilaku yang dipercayai oleh semua orang di dalam organisasi.

    Faktor ketiga Innovation. Innovation bukan lagi sekedar ke arah ‘luar’ dengan menginovasi produk – produk yang dipasarkan, tapi juga ditanamkan dari ‘dalam’ perusahaan. Inovasi ke ‘dalam’ dimulai dari pembentukan prinsip dasar yang dipegang oleh perusahaan dan menjadi jiwa dalam kesehariannya.
    Inovasi dari sampurna antara lain :
    Peluncuran A mild rokok low tar low nicotine (LTLN) pertama di Indonesia..
    Evolusi kampanye branding A mild dari “How Low Can You Go?” menjadi “bukan basa basi”
    Membuat event music Internasional seperti Al Jerrau dan George Benson
    Perubahan model bisnis dari “manufacturing-driven company” menjadi “market driven company”
    Dll
    2.menurut pembahasan strategi sampoerna, maka kriteria strategi yang baik itu adalah dapat bertahan hidup atau bangkit dari kegagalan, persepsi, menjadi berbeda dari lainnya, adaptasi dengan budaya yang ada, menghadapi persaingan, spesialisasi, kesederhanaan, kepemimpinan dan realitas.
    Menggunakan strategi yang baik adalah bagaimana bertahan hidup dalam dunia kompetitif. Kunci sukses adalah memahami dasar-dasar bisnis. Dasar bisnis yang nomor satu adalah merancang dan mempertahankan strategi yang jelas dan terfokus. Strategi Positioning sesungguhnya adalah strategi komunikasi. Periklanan merupakan bentuk komunikasi yang, dari sudut pandang penerima, dibangun dalam penghargaan yang rendah.

    3.Menurut pengamatan saya, sampoerna sangat sadar dan tanggap atas CSR, dalam komitmennya yaitu People, Planet, and Profit, CSR PT Sampoerna terdiri dari 4 bagian :

    Pertama, Bina Pendidikan, dikonsolidasikan dengan program yang dikembangkan oleh Yayasan Sampoerna. Kedua, Bina Lingkungan, kegiatan yang difokuskan pada kegiatan konservasi lingkungan, kampanye budaya lingkungan dan hidup sehat. Ketiga, Bina Ekonomi, dibagi menjadi dua kegiatan utama. Bina Ekonomi Reguler, yang difokuskan untuk mengembang kegiatan kegiatan kewirausahaan dan UKM. Dan Bina Ekonomi Akselerasi, yang difokuskan untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan menggerakkan ekonomi daerah seperti program MPS. Keempat, Bina Sosial, yang dijalankan secara khusus oleh tim SAR Sampoerna dan organisasi sosial karyawan yang tergabung dalam Sampoerna Volunteers Club atau klub sukarelawan Sampoerna.
    Referensi :

    http://innozard.blogspot.com/2008/09/stories-strategi-pt-hm-sampoerna.html
    http://Msuyanto.com/baru
    http://els.bappenas.go.id/uplload/other/strategi%20perusahaan.htm

    Komentar oleh Rena Novita | April 28, 2009 | Balas

  90. Nama : Mery Hastuti. AS
    Nim : ERC1B006033
    Jurusan Manajemen
    Program Ekstensi

    Terima Kasih atas komentar Bapak,
    ini pak, saya lengkapi strategi dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).

    Untuk mengantisipasi persaingan yang semakin tajam dengan tantangan yang tidak sedikit, maka BRI telah menyiapkan strategi untuk menjadikannya sebagai Bank Masa Kini dan Masa Depan.
    Strategi itu diterapkan seraya meneruskan kebijakan umum yang telah dilaksanakan
    sepanjang tahun 2002 yaitu:1. meningkatkan kualitas pelayanan nasabah, 2. menjaga kualitas aktiva produktif,3. meneruskan program efisiensi biaya,4. mengembangkan program kemitraan sesuai dengan arah bisnis Bank BRI yang fokus pada UMKM, 5. meningkatkan kerja sama dan koordinasi antar unit kerja untuk mencapai target-target yang ada dalam Business Plan dan Rencana Kerja Anggaran, dan 6. menerapkan prinsip-prinsip prudential banking dan good corporate governance.

    Bank BRI juga telah mengembangkan produk investasi yakni BRIVestama yang telah diluncurkan beberapa saat yang lalu, dan kartu kredit yang akan diluncurkan tahun 2004.
    BRIVestama merupakan salah satu bentuk reksadana yang memberikan manfaat pasti kepada para investornya. BRIVestama merupakan kerjasama antara BRI dengan ABN AMRO Manajemen Investasi, dimana BRI bertindak sebagai Selling Agent dan Bank Custodian, dan ABN AMRO Manajemen Investasi sebagai manajer investasi.
    Alasan utama Bank BRI bersama ABN AMRO Manajemen Investasi meluncurkan produk BRIVestama karena melihat peluang dalam perkembangan industri Reksadana berbasis Obligasi Pemerintah. Pertumbuhan kondisi perekonomian nasional yang beranjak pulih membawa konsekuensi positif pada investor untuk memiliki kemampuan menyimpan yang lebih baik.
    Dengan kemampuannya itu, investor juga memiliki keinginan untuk menyebar portofolionya guna memperoleh yield yang optimum dengan tingkat risiko yang dapat lebih diprediksikan lebih baik. Di lain pihak, bisnis perbankan dan finansial juga telah berkembang seiring dengan bertambahnya keinginan investor atau masyarakat, sehingga mendorong jaringan kerja BRI untuk turut mengembangkan produk investments sebagai altenatif dari produk-produk konvensional perbankan yang telah ditekuni BRI selama ini.
    Minimum pembelian awal BRIVestama sebesar Rp 50.000.000 dimana pada tahap awal akan dipasarkan melalui 27 Kantor Cabang BRI.

    BRI juga melihat potensi pasar anak muda dengan mengandalkan produk tabungan BritAma yang cepat, mudah, fleksibel, aman, dan berhadiah. Untuk memberikan kepu-asan bagi nasabah kawula muda, upaya penyempurnaan features produk BritAma terus dilakukan diantaranya adalah pengembangan Debit Card BRI yang bekerjasama dengan Master Card International, sehingga kartu BritAma dapat digunakan di semua ATM dan merchant yang berlogo Maestro dan Cirrus di seluruh dunia.

    Pengembangan SMS Banking dan pembayaran uang kuliah, di samping fasilitas-fasilitas yang telah ada pada kartu BRI saat ini antara lain pembayaran tagihan listrik untuk seluruh wilayah di Indonesia, pembayaran tagihan telepon fixed line dan cellular, pembelian pulsa isi ulang (khusus provider Mentari dapat dilakukan fasilitas SMS). Pembayaran kartu kredit dan KTA Standchart Bank serta dapat bertransaksi melalui CallBRI dan jaringan ATM LINK dan ATM Bersama yang berjumlah lebih dari 4000 ATM.

    Respon masyarakat terhadap tabungan BritAma cukup baik. Sebagai bukti terlihat dari angka pertumbuhan tabungan yang diperuntukkan bagi kawula muda yaitu BritAma yang menggembirakan dimana akhir tahun 2002 lalu telah mencapai angka Rp. 9 triliun atau tumbuh 12,2% dengan jumlah pemegang rekening lebih dari 3,5 juta. Hal ini menunjukkan pula meningkatnya kontribusi BritAma terhadap total tabungan Bank BRI.

    Strategi Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk meraih dana murah dari nasabah lewat program undian berhadiah Untung Beliung Britama cukup berhasil. Hanya dalam kurun waktu 4 bulan BRI mampu meraup dana murah Rp 6 triliun dengan penambahan 700 ribu nasabah baru.
    “Program Untung Beliung Britama ini salah satu cara BRI untuk mempertahankan komposisi dananya sehingga lebih bagus. Dengan adanya program ini, dapat menambah nasabah baru 700 ribu dengan dana yang masuk Rp 6 triliun.
    Melihat besarnya dana yang dihimpun dari masyarakat ini, menurut Ali, ke depan BRI masih akan melanjutkan program serupa pada Semester II 2009, dengan target nasabah baru 500 ribu orang. Ali mengaku, BRI sebagai bank yang sudah kokoh di pedesaan, saat ini akan merambah ke perkotaan. Pasalnya peredaran uang di perkotaan jauh lebih besar dibandingkan pedesaan.

    Implementasi Teknologi Informasi
    BRI mengerti benar pengaruh teknologi informasi terhadap bisnis dan pelanggan dalam era informasi yang sarat dengan perubahan yang cepat. Oleh karena itu, BRI bertekad memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah dengan dukungan teknologi yang up to date. Semua itu direncanakan secara hati-hati dan matang melalui IT-Plan BRI.
    Dengan pemanfaatan 25.583 komputer di seluruh jaringan kerjanya, maka dalam hal penggunaan komputer (sumber: MIS 100, 2002: MIS 100 surveys the largest IT users in Asia), BRI merupakan institusi perbankan terbesar di negeri ini, dan nomor 3 di ASEAN dan Hongkong. Untuk mengantisipasi perkembangan teknologi informasi di masa mendatang, BRI telah mengelompokkan arsitektur teknologinya ke dalam Core Banking System, Banking Delivery Systems, dan Management Support Systems.

    Perluasan Jaringan Pelayanan BRI
    Dalam memenuhi tuntutan nasabah, menjamin fleksibilitas pelayanan nasabah dan sekaligus menekan biaya operasional, BRI secara intensif mengembangkan dua jenis Banking Delivery System yaitu: Conventional Outlet berupa Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, dan BRI Unit, serta e-Outlet berupa ATM, Phone Banking, Point Of Sales, Internet Banking, dan Mobile Banking.
    Pada tahun 2008, terdapat 325 Kantor Cabang BRI, 213 Kantor Cabang Pembantu, dan 4000 Kantor BRI Unit, akan terhubung secara real-time on-line dalam integrated network system. Unit-unit kerja BRI akan terhubung ke satu centralized database yang tersimpan dalam IBM AS/400, melalui broadband VSAT (Very Small Apperture Terminal), frame-relay, dan bahkan web (internet).

    Di masa mendatang, BRI juga akan mengembangkan VOIP (Voice Over Internet Protocol). Dengan dukungan 140 Kanca Devisa dan Money Changer yang on-line saat ini, menjadikan BRI sebagai bank yang tidak hanya siap di pasar nasional melainkan juga berpotensi besar dalam bisnis internasional (usaha devisa).

    Untuk lebih memperluas jangkau-an pelayanan, BRI juga secara intensif mengembangkan electronic outlet sebagai “pendamping” outlet konvensional (kantor cabang). Hingga akhir 2002 BRI mengoperasi-kan 582 buah ATM-BRI yang terse-bar di seluruh wilayah Indonesia. Dalam hal perluasan jangkauan pelayanan ATM, BRI juga menjalin kerjasama dengan bank-bank anggota ATM Bersama dan ATM Himbara/Link. Dengan demikian, aliansi strate-gis BRI dengan sekitar 32 bank lain menjadi-kan BRI siap melayani nasa-bah di 6100 unit shared-ATM di seluruh Indonesia, non-stop 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

    Dalam setiap peluncuran teknologi pelayanan baru, BRI selalu memper-timbangkan perkembangan kebutuhan dan tuntutan nasabahnya, serta memilih waktu yang tepat. Tantangan terbesar yang akan segera dijawab BRI saat ini adalah menyatukan seluruh jaringan kerjanya secara real-time on-line, dengan menggunakan sistem dan tingkat pelayanan yang seragam di seluruh unit kerjanya. Dengan dukungan teknologi terkini, maka BRI memiliki jaringan pelayanan bank terbesar dan terluas, yang mampu melayani nasabah di seluruh Indonesia, anytime, anywhere, anyhow.

    Untuk menjamin keamanan data dan kelangsungan pelayanan transaksi nasabah, BRI telah menerapkan hot back-up system yang terletak di lokasi lain yang dianggap aman, di luar kantor pusat BRI, untuk menyimpan 100% copy data nasabah dan transaksi nasabah. Sehingga dalam keadaan darurat, misalnya terjadi kerusakan server di kantor pusat, maka back-up server secara otomatis mengambil alih fungsi server kantor pusat, untuk menjaga kelangsungan pelayanan transaksi.

    Saat ini BRI juga sedang mengembangkan Management Support System, dan juga nantinya Executive Information System, yang jelas akan meletakkan dasar yang lebih kuat bagi pengelolaan BRI di masa depan, sesuai kaidah-kaidah manajemen modern. Saat ini BRI sedang mengimplementasikan SAP Enterprise Resource Planning untuk Human Resource System dan Fixed Assets System.
    Melalui dukungan teknologi tersebut, BRI siap melakukan pengembangan sumber daya manusia dengan berbasis kompetensi, dan mengelola fixed asset yang dimiliki secara akurat. Melalui Executive Information System, top management BRI dapat secara cepat dan mudah mendapatkan berbagai informasi strategis perusahaan paling akhir, yang bahkan dapat diakses di luar kantor, untuk membantu pengambilan keputusan-keputusan strategis. Hal ini sangat penting dalam rangka BRI go public.

    Pengembangan Fasilitas Kantor Cabang
    Dengan mengimplementasikan sistem pelayanan transaksi nasabah yang baru, BRI telah memberikan ekstra pelayanan secara real-time on-line kepada nasabah. Antara lain; penyetoran dan penarikan simpanan nasabah di seluruh unit kerja BRI (giro, deposito, tabungan), penyetoran angsuran pinjaman di seluruh unit kerja BRI, dan pengiriman uang baik rupiah maupun valas.

    Nasabah deposito BRI juga bebas mengatur cara pembayaran bunganya, apakah dibayar tunai, otomatis dikliringkan ke bank lain, atau ditransfer ke satu atau beberapa rekening, atau kombinasi dari ketiganya, baik seluruhnya ataupun sebagian, yang secara otomatis dilakukan oleh sistem. Nasabah juga bisa mendapatkan fasilitas auto debet, untuk pembayaran pinjaman misalnya. Nasabah juga bisa memanfaatkan fasilitas Auto Swap, misalnya pada saat melakukan penarikan giro dan saldonya ternyata kosong, maka sistem akan memindahkan dana yg berasal dari rekening lain miliknya ke rekening giro tersebut. Nasabah-nasabah perusahaan juga dapat memanfaatkan fasilitas cash management BRI. Melalui fasilitas tersebut, BRI dapat membantu mengelola dana tunai perusahaan secara end to end, sehingga nasabah perusahaan tersebut bisa lebih berkonsentrasi pada aktifitas bisnis intinya.
    Pengembangan-pengembangan di masa mendatang akan terus dilakukan BRI agar nasabah menikmati pelayanan perbankan yang semakin cepat, mudah, nyaman, dan aman.

    Pengembangan Fasilitas ATM dan Credit Card
    Sebagai salah satu outlet favorit saat ini maupun di masa-masa mendatang, BRI terus menerus menyempurnakan dan melengkapi pelayanan ATM demi kepuasan nasabah. Tidak hanya sekedar informasi saldo, penarikan uang tunai, dan transfer antar rekening, melalui ATM BRI nasabah juga bisa melakukan pembayaran tagihan Telkom dan PLN (sementara hanya untuk Jakarta dan Surabaya), pembayaran tagihan telepon seluler (Telkomsel, Satelindo, dan IM3), pembayaran kartu kredit (Standard Chartered Bank), pembayaran SPP Universitas Terbuka, dan bahkan pembelian pulsa telepon seluler (Simpati, Mentari, IM3).

    Untuk pembayaran tagihan telepon seluler misalnya, nasabah tidak perlu harus mengingat jumlah tagihan yang harus dibayar, karena akan secara otomatis ditampilkan di layar ATM.

    Fasilitas debet card akan segera ditambahkan ke dalam kartu ATM BRI, sehingga memungkinkan nasabah berbelanja di tempat-tempat yang dilengkapi POS (Point Of Sales) dan melakukan pembayaran menggunakan kartu ATM-BRI. BRI juga akan segera meluncurkan fasilitas credit card pada tahun 2003, dengan dukungan Mastercard International, yang akan meningkatkan utilisasi ATM dan POS BRI.
    Dengan dukungan Maestro dan Cirrus, nasabah BRI juga dapat menggunakan kartu debet atau kartu kredit BRI untuk melakukan penarikan uang tunai di semua ATM yang dilengkapi simbol Maestro/Cirrus di seluruh dunia. Sebaliknya nasabah bank lain yang memiliki kartu Maestro/Cirrus akan bisa melakukan penarikan uang tunai di ATM-BRI.
    BRI juga telah meluncurkan produk terbarunya, yaitu : BRItama primecard MasterCard. Kstru debet tersebut merupakan bagian dari program kartu unembossed masterCard pertama di dunia. Program kartu ini menggabungkan penerimaan global dari merek-merek masterCard dan maestro dengan tambahan kenyamanan otoritas elektronik.
    Britama Primecard ini tersedia bagi seluruh pemegang kartu Britama ATM. Melalui kartu ini, selain bias menarik uang di 900 ribu ATM masterCard/Maestro/Cirrus dan lebih dari 500 ATM Bank BRI dan semua jaringan ATM Link dan ATM Bersama, juga bisa digunakan untuk belanja diseluruh merchant berlogo masterCard dan Maestro.”Britama PrimeCard ini merupakan bukti dari visi dan komitmen mutlak bank BRI untuk memberikan produk-produk baru dan lebih baik kepada nasabah. BRI merupakan Bank pertama didunia yang meluncurkan program kartu yang inovatif.

    Pengembangan e-Outlet Lainnya
    Dengan semangat untuk terus menyesuaikan diri dengan perkem-bangan teknologi dan perkembangan tuntutan nasabah, e-Outlet lainnya sedang dikembangkan atau telah dimiliki BRI, antara lain phone banking (BRI Call) yang memung-kinkan nasabah bisa melakukan aktivitas perbankan (informasi saldo, transfer, pembayaran-pemba-yaran tagihan) dengan cukup meng-hubungi Call Center BRI melalui telepon tetap ataupun telepon seluler. Nasabah cukup melakukan registrasi di ATM-BRI untuk mendapatkan fasilitas eksklusif tersebut, sangat mudah dan cepat.

    Internet Banking dan Mobile Banking saat ini juga sedang dalam pengembangan, yang dilakukan BRI secara sangat berhati-hati, dengan menempatkan faktor keamanan sebagai hal utama/kritis dalam memberikan fasilitas tersebut kepada nasabah. Dalam waktu dekat, nasabah BRI akan menikmati fasilitas pelayanan transaksi perbankan secara luas (borderless) melalui internet (internet banking) maupun melalui telepon seluler (Mobile Banking).

    Referensi :
    Website: http://www.bri.co.id/
    http://tokohindonesia.com/ensiklopedi/r/rudjito/program.shtml

    Komentar oleh Mery Hastuti. AS | April 28, 2009 | Balas

  91. Selamat malam Pak Jo…
    Saya akan mencoba menguraikan strategi perusahaan dan program CSR yang dilakukan Bank Bukopin….

    Strategi Perusahaan

    Bank Bukopin yang sejak berdirinya tanggal 10 Juli 1970 menfokuskan diri pada segmen UMKMK, saat ini telah tumbuh dan berkembang menjadi bank yang masuk ke kelompok bank menengah di Indonesia dari sisi aset. Seiring dengan terbukanya kesempatan dan peningkatan kemampuan melayani kebutuhan masyarakat yang lebih luas, Bank Bukopin telah mengembangkan usahanya ke segmen komersial dan konsumer.
    Ketiga segmen ini merupakan pilar bisnis Bank Bukopin, dengan pelayanan secara konvensional maupun syariah, yang didukung oleh sistem pengelolaan dana yang optimal, kehandalan teknologi informasi, kompetensi sumber daya manusia dan praktek tata kelola perusahaan yang baik. Landasan ini memungkinkan Bank Bukopin melangkah maju dan menempatkannya sebagai suatu bank yang kredibel. Operasional Bank Bukopin kini didukung oleh lebih dari 280 kantor yang tersebar di 22 provinsi di seluruh Indonesia yang terhubung secara real time on-line. Bank Bukopin juga telah membangun jaringan micro-banking yang diberi nama “Swamitra”, yang kini berjumlah 543 outlet, sebagai wujud program kemitraan dengan koperasi dan lembaga keuangan mikro.
    Dengan struktur permodalan yang semakin kokoh sebagai hasil pelaksanaan Initial Public Offering (IPO) pada bulan Juli 2006, Bank Bukopin terus mengembangkan program operasionalnya dengan menerapkan skala prioritas sesuai strategi jangka pendek yang telah disusun dengan matang. Penerapan strategi tersebut ditujukan untuk menjamin dipenuhinya layanan perbankan yang komprehensif kepada nasabah melalui jaringan yang terhubung secara nasional maupun internasional, produk yang beragam serta mutu pelayanan dengan standar yang tinggi.
    Keseluruhan kegiatan dan program yang dilaksanakan pada akhirnya berujung pada sasaran terciptanya citra Bank Bukopin sebagai lembaga perbankan yang terpercaya dengan struktur keuangan yang kokoh, sehat dan efisien. Keberhasilan membangun kepercayaan tersebut akan mampu membuat Bank Bukopin tetap tumbuh memberi hasil terbaik secara berkelanjutan.
    Corporate social responsibility (CSR)

    Performa usaha Bank Bukopin yang terus berkembang harus dirasakan juga kemaslahatannya oleh masyarakat. Ibarat sekeping mata uang, selain pemenuhan target core business-nya, maka Bank Bukopin secara konsisten terus merealisasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk kepedulian terhadap masyarakat, yang dikemas dengan nama ”Bukopin Peduli”
    Hal ini untuk menunjukkan bahwa sebagai suatu institusi bisnis dan warga dunia usaha, Bank Bukopin tidak hanya semata-mata mencari keuntungan namun juga memberikan kontribusi dalam peningkatan kondisi sosial dan kesejahteraan ekonomi lingkungan sekitarnya.
    Komitmen CSR yang diwujudkan oleh Bank Bukopin merupakan pola yang sudah diterapkan dalam rencana korporasi. Sesuai dengan prioritasnya, program sosial tersebut secara konsisten ditekankan pada tiga bidang, yaitu pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial masyarakat. Bentuk kepedulian sosial ini tidak hanya bersifat fisik semata, namun kepedulian terhadap peningkatan kehidupan beragama masyarakat serta kebutuhan untuk mengekspresikan diri melalui kegiatan olah raga dan seni budaya.
    Dalam bidang pendidikan, Bank Bukopin secara berkesinambungan melanjutkan pemberian bantuan pembangunan dan renovasi fasilitas pendidikan, pengadaan buku dan komputer, pemberian beasiswa, mensponsori berbagai bentuk perlombaan sekolah serta mendukung kegiatan pelatihan masyarakat yang terkait. Hal ini sebagai perwujudan kepedulian Bank Bukopin terhadap seluruh aspek pendidikan yang ada.
    Untuk bidang kesehatan, Bank Bukopin menjadikan kegiatan donor darah sebagai tradisi rutin, yang diikuti baik oleh seluruh karyawan maupun masyarakat sekitar. Begitu juga dengan bantuan pengobatan pasien dari golongan kurang mampu. Sedangkan kepedulian terhadap olahraga dilakukan dengan mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan turnamen olah raga di masyarakat.
    Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Bank Bukopin memadukan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemberian bantuan modal usaha, serta bantuan insidental berupa sumbangan korban bencana alam, seperti bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor di Jakarta, Tangerang, Bogor dan Bekasi, serta santunan kepada panti-panti asuhan. Sedangkan dalam bidang keagamaan dan kesenian, Bank Bukopin berpartisipasi dalam pembangunan tempat ibadah serta sejumlah program kesenian yang diadakan oleh sekolah, yayasan dan lembaga seni budaya masyarakat. Untuk itu, pengembangan komunitas (community development) yang berkelanjutan akan terus mejadi tujuan Bank Bukopin dalam berstrategi untuk melaksanakan kegiatan tanggung jawab sosial, demi mewujudkan keseimbangan sendi-sendi perusahaan, yaitu peduli terhadap masyarakat, lingkungan dan berjalannya perusahaan.
    Selama tahun 2007, Bank Bukopin telah mengeluarkan dana untuk keperluan sosial kemasyarakatan sebesar Rp 2,88 miliar.

    inilah beberapa hal yang dapat saya sampaikan tentang strategi perusahaan dan program CSR yang dilakukan Bank Bukopin…

    Selamat malam..
    Terima kasih.

    NAMA : HARY NUGRAHA
    NIM : C1B006064
    S1 – REGULER

    Komentar oleh Hary Nugraha | April 28, 2009 | Balas

  92. NAMA : SIROYUDIN
    NIM : C1B006057
    MANAJEMEN 2006

    Malam Pak Jo…
    Saya akan uraikan Strategi perencanaan kesehatan dalam masyarakat indonesia
    Kesehatan merupakan investasi untuk mendukung pembangunan ekonomi serta memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Pembangunan kesehatan harus dipandang sebagai suatu investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dalam pengukuran Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kesehatan adalah salah satu komponen utama selain pendidikan dan pendapatan Dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan ditetapkan bahwa kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Kondisi pembangunan kesehatan secara umum dapat dilihat dari status kesehatan dan gizi masyarakat, yaitu angka kematian bayi, kematian ibu melahirkan, prevalensi gizi kurang dan umur angka harapan hidup. Angka kematian bayi menurun dari 46 (1997) menjadi 35 per 1.000 kelahiran hidup (2002–2003) dan angka kematian ibu melahirkan menurun dari 334 (1997) menjadi 307 per 100.000 kelahiran hidup (2002-2003). Umur harapan hidup meningkat dari 65,8 tahun (1999) menjadi 66,2 tahun (2003). Umur harapan hidup meningkat dari dari 65,8 tahun (Susenas 1999) menjadi 66,2 tahun (2003).Prevalensi gizi kurang (underweight) pada anak balita, telah menurun dari 34,4 persen (1999) menjadi 27,5 persen (2004). Bila dilihat permasalahan gizi antar provinsi terlihat sangat bervariasi yaitu terdapat 10 provinsi dengan prevalensi gizi kurang diatas 30% dan bahkan ada yang diatas 40% yaitu di provinsi Gorontalo, NTB, NTT dan Papua. Kasus gizi buruk umumnya menimpa penduduk miskin/tidak mampu. Di sisi lain masalah baru gizi seperti kegemukan, terutama di wilayah perkotaan cenderung meningkat karena perubahan gaya hidup masyarakat.Angka kesakitan yang tinggi terjadi pada anak-anak dan usia di atas 55 tahun, dengan tingkat morbiditas lebih tinggi pada wanita dibanding pria. Sepuluh penyakit dengan prevalensi tertinggi adalah penyakit gigi dan mulut, gangguan refraksi dan penglihatan, ISPA, gangguan pembentukan darah (anemia) dan imunitas, hipertensi, penyakit saluran cerna, penyakit mata lainnya, penyakit kulit, sendi dan infeksi nafas kronik. Selain itu Indonesia juga menghadapi ”emerging diseases” seperti demam berdarah dengue (DBD), HIV/AIDS, Chikungunya, SARS, Avian Influenza serta penyakit-penyakit ”re-emerging diseases” seperti malaria dan TBC.Kondisi umum kesehatan seperti dijelaskan di atas dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu lingkungan, perilaku, dan pelayanan kesehatan. Sementara itu pelayanan kesehatan dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain ketersediaan dan mutu fasilitas pelayanan kesehatan, obat dan perbekalan kesehatan, tenaga kesehatan, pembiayaan dan manajemen kesehatan. Fasilitas pelayanan kesehatan dasar, yaitu Puskesmas yang diperkuat dengan Puskesmas Pembantu dan Puskesmas keliling, telah didirikan di hampir seluruh wilayah Indonesia. Saat ini, jumlah Puskesmas di seluruh Indonesia adalah 7.550 unit, Puskesmas Pembantu 22.002 unit dan Puskesmas keliling 6.132 unit. Meskipun fasilitas pelayanan kesehatan dasar tersebut terdapat di semua kecamatan, namun pemerataan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan masih menjadi kendala. Fasilitas ini belum sepenuhnya dapat dijangkau oleh masyarakat, terutama terkait dengan biaya dan jarak transportasi. Fasilitas pelayanan kesehatan lainnya adalah Rumah Sakit yang terdapat di hampir semua kabupaten/kota, namun sistem rujukan pelayanan kesehatan perorangan belum dapat berjalan dengan optimal.Di bidang obat dan perbekalan kesehatan telah ditetapkan standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan jenis obat generik yang mencakup 220 obat. Penggunaan obat generik dan obat tradisional cenderung mengalami kenaikan, dan 95 persen kebutuhan obat nasional telah dipenuhi dalam negeri. Demikian juga dengan vaksin dan sebagian alat-alat kesehatan. Walaupun demikian ketersediaan, mutu, keamanan obat dan perbekalan kesehatan masih belum optimal serta belum dapat dijangkau dengan mudah oleh masyarakat. Selain itu obat asli Indonesia (OAI) belum sepenuhnya dikembangkan dengan baik meskipun potensi yang dimiliki sangat besar. Pengawasan terhadap keamanan dan mutu obat dan makanan telah dilakukan lebih luas meliputi produk pangan, suplemen makanan, obat tradisional, kosmetika, produk terapetik/obat, dan NAPZA disertai dengan penyidikan kasus tindak pidana. Dalam hal tenaga kesehatan, Indonesia mengalami kekurangan pada hampir semua jenis tenaga kesehatan yang diperlukan. Permasalahan besar tentang SDM adalah inefisiensi dan inefektivitas SDM dalam menanggulangi masalah kesehatan. Walaupun rasio SDM kesehatan telah meningkat, tetapi masih jauh dari target Indonesia Sehat 2010 dan variasinya antar daerah masih tajam. Dengan produksi SDM kesehatan dari institusi pendidikan saat ini, target tersebut sulit untuk dicapai. Pada tahun 2003, rasio tenaga dokter 17.47, dokter spesialis 5.2, Perawat 108.53, dan Bidan 28.40 per 100,000 penduduk Dalam aspek manajemen pembangunan kesehatan, dengan diterapkannya desentralisasi kesehatan, permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya sinkronisasi kegiatan antara Pusat dan Daerah, peningkatan kapasitas SDM daerah terutama dalam perencanaan, peningkatan sistem informasi, terbatasnya pemahaman terhadap peraturan perundangan serta struktur organisasi kesehatan yang tidak konsisten.
    Dewasa ini di Indonesia terdapat beberapa masalah kesehatan penduduk yang masih perlu mendapat perhatian secara sungguh-sungguh dari semua pihak antara lain: anemia pada ibu hamil, kekurangan kalori dan protein pada bayi dan anak-anak, GAKY terutama didaerah endemic, kekurangan vitamin A pada anak, anemia pada kelompok mahasisiwa, anak-anak usia sekolah, masih tingginya angka BBLR, serta bagaimana mempertahankan dan meningkatkan cakupan imunisasi. Permasalahan tersebut harus ditangani secarasungguh-sungguh karena dampaknya akan mempengaruhi kualitas bahan baku sumber daya manusia Indonesia di masa yang akan datang.
    Perubahan masalah kesehatan ditandai dengan terjadinya berbagai macam transisi kesehatan berupa transisi demografi, transisi epidemiologi, transisi gizi dan transisi perilaku. Transisi kesehatan ini padadasarnya telah menciptakan bebab ganda (double burden) masalah kesehatan.
    1. Transisi demografi, misalnya mendorong peningkatan usia harapan hidup yang meningkatkan proporsi kelompok usia lanjut sermentara masalah bayi dan BALITA tetap menggantung.
    2 Transisi epidemiologi, menyebabkan beban ganda atas penyakit menular yang belum pupus ditambah dengan penyakit tidak menular yang meningkat dengan drastis.
    3. Transisi gizi, ditandai dengan gizi kurang dibarengi dengan gizi lebih.
    4. Tansisi perilaku, membawa masyarakat beralih dari perilaku tradisional menjadi modern yang cenderung membawa risiko.Masalah kesehatan tidak hanya ditandai dengan keberadaan penyakit, tetapi gangguan kesehatan yang ditandai dengan adanya perasaaan terganggu fisik, mental dan spiritual. Gangguan pada lingkungan juga merupakan masalah kesehatan karena dapat memberikan gangguan kesehatan atau sakit . Di negara kita mereka yang mempunyai penyakit diperkirakan 15% sedangkan yang merasa sehat atau tidak sakit adalah selebihnya atau 85%. Selama ini nampak bahwa perhatian yang lebih besar ditujukan kepada mereka yang sakit. Sedangkan mereka yang berada di antara sehat dan sakit tidak banyak mendapat upaya promosi. Untuk itu, dalam penyusunan prioritas anggaran, peletakan perhatian dan biaya sebesar 85 % seharusnya diberikan kepada 85% masyarakat sehat yang perlu mendapatkan upaya promosi kesehatan.Dengan adanya tantangan seperti tersebut di atas maka diperlukan suatu perubahan paradigma dan konsep pembagunan kesehatan. Beberapa permasalahan dan tantangan yang dihadapi dalam pembangunan kesehatan antara lain:
    1. Masih tingginya disparitas status kesehatan. Meskipun secara nasional kualitas kesehatan masyarakat telah meningkat, akan tetapi disparitas status kesehatan antar tingkat sosial ekonomi, antar kawasan, dan antar perkotaan-perdesaan masih cukup tinggi
    2. Status kesehatan penduduk miskin masih rendah
    3. Beban ganda penyakit. Dimana pola penyakit yang diderita oleh masyarakat adalah penyakit infeksi menular dan pada waktu yang bersamaan terjadi peningkatan penyakit tidak menular, sehingga Indonesia menghadapi beban ganda pada waktu yang bersamaan (double burden)
    4. Kualitas, pemerataan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan masih rendah
    5. Terbatasnya tenaga kesehatan dan distribusinya tidak merata
    6. Perilaku masyarakat yang kurang mendukung pola hidup bersih dan sehat
    7. Kinerja pelayanan kesehatan yang rendah.
    8. Rendahnya kondisi kesehatan lingkungan. Masih rendahnya kondisi kesehatan lingkungan juga berpengaruh terhadap derajat kesehatan masyarakat. Kesehatan lingkungan merupakan kegiatan lintas sektor belum dikelola dalam suatu sistem kesehatan kewilayahan
    9. Lemahnya dukungan peraturan perundang-undangan, kemampuan sumber daya manusia, standarisasi, penilaian hasil penelitian produk, pengawasan obat tradisional, kosmetik, produk terapetik/obat, obat asli Indonesia, dan sistem informasi.
    Paradigma berkembang sebagai hasil sintesa dalam kesadaran manusia terhadap informasi-informasi yang diperoleh baik dari pengalaman ataupun dari penelitian.
    Dalam perkembangan kebijaksanaan pembangunan kesehatan maka memasuki era reformasi untuk Indonesia baru telah terjadi perubahan pola pikirdan konsep dasar sdtrategis pembangunan kesehatan dalam bentuk paradigma sehat. Sebelumnya pembangunan kesehatan cenderung menggunakan paradigma sakit dengan menekankan upaya-upaya pengobatan (kuratif) terhadap masyarakat Indonesia.
    Perubahan paradigma kesehatan dan pengalaman kita dalam menangani masalah kesehatan di waktu yang lalu, memaksa kita untuk melihat kembali prioritas dn penekanan program dalam upaya meningkatkan kesehatan penduduk yang akan menjadi pelaku utama dan mempertahankan kesinambungan pembangunan.
    Untuk membentuk manusia Indonesia menjadi sumber daya manusia sehat-produktif-kreatif, kita harus berfikir dan agak berbeda dengan apa yang kita lakukan sekarang. Kita perlu re-orientasi dalam strategi dan pendekatan. Pembangunan penduduk yang sehat tiadk bias dilakukan melalui pengobatan yang sedikit saja.
    Perubahan paradigma dan re-orientasi mendasar yang perlu dilakukan adalah paradigma atau konsep yang semula menekankan pada penyembuhan penyakit berupa pengobatan dan meringankan beban penyakit diubah ke arah upaya peningkatan kesehatan dari sebagian besar masyarakat yang belum jatuh sakit agar bias lebih berkontribusi dalam pembangunan.
    Konsep sakit-sehat senantiasa berubah sejalan dengan pengalaman kita tentang nilai, peran penghargaan dan pemahaman kita terhadap kesehatan. Dimulai pada zaman keemasan yunani bahwa sehat itu sebagai virtue, sesuatu yang dibanggakan sedang sakit sebagai sesuatu yang tidak bermanfaat.
    Filosofi yang berkembang pada saat ini adalah filosofi Cartesian yang verorientasi pada kesehatan fisik semata-mata yang menyatakan bahwa seseorang disebut sehat bila tidak ditemukan disfungsi alat tubuh. Mental dan roh bukan urusan dokter-dokter melainkan urusan agama. Setelah ditemukan kuman penyebab penyakit batasan sehat juga berubah. Seseorang disebut sehat apabila setelah diadakan pemeriksaan secara seksama tidak ditemukan penyebab penyakit. Tahun lima puluhan kemudian definisi sehat WHO mengalami perubahan seperti yang tertera dalam UU kesehatan RI No.23 tahun 1992 telah dimasukkan unsure hidup produktif social dan ekonomi.Definisi terkini yang dianut di beberapa negara maju seperti Canada yang mengutamakan konsep sehat produktif. Sehat adalah sarana atau alat untuk hidup sehari-hari secara produktif.

    Paradigma sehat merupakan suatu strategi baru pembangunan kesehatan yang memandang masalah kesehatan sebagai suatu variable kontinyu, direncanakan dalam suatu system desentralisasi, dengan kegiatan pelayanan yang senantiasa bersifat promotif untuk mengentaskan kesehatan masyarkat, oleh tenaga kesehatan professional bersama masyarakat yang partisipatif
    Selain itu, dalam paradigma sehat ini pengukuran derajat kesehatan masyarakat tidak semata-mata dilihat dari penurunan kesakitan/kematian (dengan memakai indicator negatif), tetapi lebih ditekankan pada pencapaian hasil peningkatan pada angka kesehatan (indicator Positif). Nilai indicator positif ini diperoleh sebagai dampakdari upaya kesehatan promotif yang telah dilaksanakan oleh tenaga kesehatan professional dan didukung besarnya penempatan biaya upaya promotif yang sesuai.
    Paradigma sehat mempunyai orientasi dimana upaya peningkatan kesehatan masyarakat dititik beratkan pada:
    1. Promosi kesehatan, peningkatan vatalitas penduduk yang tidak sakit (85%) agar lebih tahan terhadap penyakit melalui olah raga, fitness dan vitamin.
    2. Pencegahan penyakit melalui imunisasi pada ibu hamil, bayi dan anak.
    3. Pencegahan pengendalian penanggulangan, pencemaran lingkungan serta perlindungan masyarakat terhadap penganruh buruk (melalui perubahan perilaku).
    4. Memberi pengobatan bagi penduduk yang sakit, (15%) melalui pelayanan medis.
    Paradigma sehat merupakan strategi pembangunan kesehatan untuk semua sehat di tahun 2010, diamana mengarah kepada mempertahankan kondisi sehat dan tidak sakit dan produktif yang dikenal dengan upaya promotif dan preventif ketimbang upaya kuratif yang hanya menekankan pada upaya penanganan orang-orang sakit.
    Dengan adanya upaya-upaya diatas sehingga mencapai sasaran seperti Meningkatkan kinerja pelayanan kesehatan karenan merupakan salah satu faktor penting dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan penduduk dalam upaya pembangunan kesehatan khususnya di indonesia, dan Peningkatan pemberdayakan masyarakat, kerjasama dengan semua pelaku pembangunan kesehatan, khususnya dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) di semua jenjang administrasi pemerintahan dalam pembangunan kesehatan. Dan Kebijaksanaan pembangunan kesehatan pada tahap sekarang ini harus diarahkan pada upaya bagaimana membina bangsa yang sehat dan bukan bagaimana menyembuhkan mereka yang sakit.

    Demikianlah penjelasan dari saya
    Thank You Pak JO…
    Selamat Malam…

    Informasimu Yuidin cukup banyak, pertemuan berikut kita bahas industri kesehatan.

    Komentar oleh siroyuidin | April 28, 2009 | Balas

  93. Nama : Amelia Sari
    NIM : C1B006048
    Kelas : B / Manajemen

    Selamat Siang Pak Jo . . .

    Strategi merupakan hal yang sangat penting bagi suatu perusahaan. karena dengan strategi yang tepat maka kelangsungan perusahaan dapat terjamin, baik pada jangka menengah dan jangka panjang. PT PERTAMINA (PERSERO) adalah perusahaan minyak dan gas bumi yang dimiliki Pemerintah Indonesia (National Oil Company), yang berdiri sejak tanggal 10 Desember 1957. Adapun tujuan PT PERTAMINA (PERSERO) adalah: Mengusahakan keuntungan berdasarkan prinsip pengelolaan Perseroan secara efektif dan efisien, Memberikan kontribusi dalam meningkatkan kegiatan ekonomi untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. CSR menjadi salah satu strategi pengembangan bisnis yang diterapkan perusahaan. Untuk itu, Pertamina baik secara Korporat maupun di masing-masing Unit Operasi terus mengembangkan program CSR dengan mengedepankan upaya pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah kerja.
    Berdasarkan strategi perusahaan di atas, Menurut saya strategi yang di lakukan pertamina yaitu CSR sangat baik, karena dengan menerapkan CSR khususnya untuk masyarakat di sekitas wilayah kerja maka mereka akan dapat merasakan tanggungjawab perusahaan terhadap mereka, sehingga akan timbul rasa loyalitas yang tinggi dari mereka terhadap perusahaan.
    Program Corporate Social Responsibility (CSR) mulai diimplementasikan dengan aktivitas nyata berupa penanaman 2500 pohon Bakau dan pelatihan budi daya ikan tawar dan itik bagi pemuda. Bagi Pertamina, melaksanakan program CSR merupakan salah satu wujud tanggung jawab sosial yang telah menjadi komitmen perusahaan. Penanaman 2500 bibit pohon bakau jenis Pidada di areal suaka margasatwa Muara Angke, merupakan salah satu wujud CSR Pertamina Korporat dalam bidang konservasi lingkungan.
    Disamping program CSR untuk sektor lingkungan, Pertamina juga menggelar CSR bidang pendidikan dengan tema sentral ?Cerdas Bersama Pertamina?. Program ini menitikberatkan pada pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan antara lain, program bea siswa, pelatihan dan pembangunan sarana pendidikan. Pada tahun 2008 kegiatan CSR dalam bidang kesehatan melingkupi Peningkatan mutu pelayanan dan Akses kesehatan yang diimplementasikan pada kegiatan: Pertamina sehati (kesehatan untuk anak dan ibu), dan donor darah.

    Demikianlah penjelasan saya, semoga dapat di pahami. Terima kasih. . .
    Amelia, Naskah di atas ok, tapi saya tidak dapat dg cepat membaca apa strategi Pertamina. Lantas bagaimana pula CSR berdampak baik ke pertamina.

    Komentar oleh Amelia Sari | April 29, 2009 | Balas

  94. Nama : Putri Arisandy
    NIM : C1B006038
    Fak : Manajemen
    Kelas : B

    Selamat Siang Pak Jo,
    Saya ingin memberikan komentar tentang strategi suatu perusahaan yaitu PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.
    Saya setuju jika strategi merupakan hal penting yag harus dilakukan oleh suatu perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan baik pada jangka menengah maupun jangka panjang dan strategi akan menjamin apakah perusahaan dapat bertahan atau berkembang pada masa yang akan datang.
    PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (TELKOM) merupakan salah satu perusahaan besar yang ada di Indonesia dan merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full service and network provider) yang terbesar di Indonesia.

    Strategi yang dilakukan Telkom yaitu:
    - Memperluas jaringan perusahaan yaitu sinyal Telkom sampai ke desa-desa sehingga masyarakatnya pun dapat menikmati pelayanan Telkom.
    - Meningkatkan persaingan dalam hal harga sehingga pelanggan tidak berpindah ke perusahaan lai yang sejenis.
    - Meningkatkan pelayanan yaitu mendirikan tempat pelayanan dan konsultasi seperti Grapari di berbagai kota.
    - Dalam hal pengembangan produk, Telkom telah memiliki 5 produk yang dapat dinikmati oleh pelanggan.

    Berdasarkan situs yang saya baca yaitu http://www.telkom.co.id/telkom-peduli, Sampai dengan 31 Desember 2007 jumlah pelanggan TELKOM sebanyak 63,0 juta pelanggan. Ini terbukti bahwa Telkom telah menerapkan strateginya sehingga dapat menguasai pasar dalam hal memperluas pangsa pasar dan mempertahankan serta meningkatkan pelanggan.
    Dalam strateginya,Telkom menciptakan beberapa produk yaitu : telepon tidak bergerak kabel (fixed wire line), jasa telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (cellular), data & internet dan network & interkoneksi baik secara langsung maupun melalui perusahaan asosiasi, sehingga pelanggan merasa puas karena merasa mendapatkan apa yang mereka butuhkan.

    Menurut saya semua strategi diatas sudah baik dan harus terus dikembangkan sehingga dapat meningkatkan jumlah pelanggan dan strategi yang baik adalah strategi yang memberdayakan semua potensi yang ada didalam perusahaan sesuai dengan bidangnya dan sesuai dengan kondisi masyarakat pada umumnya karena persaingan dalam bidang telekomunikasi akan semakin ketat dan akan banyak bermunculan pesaing-pesaing yang memiliki keunggulannya masing-masing.

    Telkom merupakan suatu perusahaan yang memiliki tingkat kepedulian yang tinggi sehingga menciptakan Telkom Peduli sebagai realisasi dari CSR nya.

    TELKOM Peduli adalah program Pemerintah dalam rangka mendorong kegiatan/pertumbuhan ekonomi dan terciptanya pemerataan pembangunan melalui perluasan lapangan kerja dan kesempatan, berusaha perlu dikembangkan potensi usaha kecil dan koperasi agar menjadi tangguh dan mandiri, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat serta mendorong tumbuhnya kemitraan antara usaha besar/BUMN dengan usaha kecil dan koperasi di seluruh Indonesia.
    Di bawah ini adalah kegiatan-kegiatan TELKOM dalam rangka menjalankan Corporate Social Responsibility (CSR) yang baik,yaitu :
    1. Pembinaan Usaha Kecil
    Usaha kecil dan menengah sebagai penopang ekonomi nasional perlu mendapat dukungan dari Pemerintah. Di bawah ini adalah update terbaru dari kegiatan TELKOM dalam rangka pembinaan usaha kecil dan menengah.
    Contoh: Kandatel Riau Kepulauan Kucurkan Kredit Usaha 1,143 M
    Penyaluran kredit lunak PT TELKOM kepada kalangan masyarakat yang memiliki usaha kecil dan menengah merupakan tujuan Corporate Social Responsibility PT TELKOM untuk membangun masyarakat menjadi tangguh dan mandiri
    2. Kegiatan Sosial
    Salah satu bukti tanggung jawab sosial TELKOM terhadap masyarakat adalah banyaknya kegiatan sosial yang dilakukannya. Di halaman ini kami sajikan berita-berita terbaru mengenai kegiatan sosial yang dilakukan TELKOM.
    Contoh: TELKOM Serahkan Bantuan untuk Sumbar & Bengkulu
    TELKOM yang diwakili oleh Dir Konsumer Ermady Dahlan menyerahkan bantuan sebesar Rp 360 juta melalui Satkorlak Bencana di dua provinisi yakni Sumatra Barat dan Bengkulu. [15 September 2007]
    3. Kegiatan Pendidikan Budaya Olahraga
    Sebagai bagian dari masyarakat di sekitarnya, TELKOM juga berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan pendidikan, budaya dan olahraga yang diselenggarakan di dalam negeri maupun di luar negeri.
    Contoh: Telkom Gelar Turnamen Catur Telkom Open X
    Telkom kembali menggelar Turnamen Catur, Telkom Open X dari tanggal 5-10 Juni 2008 bertempat di Kafetaria Telkom Learning Educational Center, Bandung [09 Juni 2008].

    Demikian komentar dari saya, terima kasih.

    Komentar oleh Putri Arisandy | April 29, 2009 | Balas

  95. Siang pak jo,
    NAMA : MAWADDATY
    NIM : C1B006036
    KELAS : B/MANAJEMEN
    REGULER

    Ketidakstabilan kondisi ekonomi mengharuskan BRI untuk menjaga kualitas aktiva produktifnya, dan menjaga tingkat efisiensi biaya. Selain itu dengan mempertimbangkan munculnya persaingan antar bank yang semakin ketat, yang diperlihatkan dengan masuknya bank asing dengan tingkat keleluasaan yang semakin tinggi sejalan dengan prinsip pasar bebas, serta bank nasional diluar BRI yang mulai menggebrak sector UMKM, memaksa BRI untuk membuat strategi baru dalam mempertahankan posisi bersaingnya. Strategi baru untuk menjawab semua tantangan tersebut adalah dengan mempersiapkan diri untuk memasuki tahap product development dengan tetap menjaga tingkat efisiensi biaya. Tabungan Simpedes dan Simaskot merupakan tabungan yang memiliki prosentase terbesar sedangkan life cycle produk sudah cukup lama eksistensinya sehingga dikhawatirkan akan absolute. Untuk menindaklanjuti rencana diatas, BRI melakukan program peleburan tabungan Simaskot kedalam Simpedes seraya melakukan perbaikan atribut pada Simpedes baru. Sebelum dilakukan proses peleburan tabungan sesuai rencana perusahaan, perusahaan perlu melakukan kajian awal terhadap kesedian nasabah untuk dipindahkan tabungannya dan berusaha mencari penyebab ketidakbersediaan nasabah jika dari hasil penelitian didapatkan nasabah yang tidak menyetujui program ini. Begitu pentingnya peran nasabah dalam keberhasilan proses peleburan tabungan ini sehingga proses ini dapat dianggap gagal pelaksanaanya jika terdapat banyak nasabah yang tidak setuju dengan program ini. Dari identifikasi terhadap pasar tersebut akan didapatkan tingkat kepuasan pasar dan persepsi pasar terhadap atribut tabungan eksiting serta preferensi pasar akan suatu atribut tabungan. Dimana hasil dari analisa pasar tersebut akan dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan terhadap atribut tabungan simpedes baru. Proses peleburan jasa tabungan Simaskot kedalam tabungan Simpedes dikatakan layak berdasarkan aspek pasar, aspek teknis operasional, dan aspek financial. Proses peleburan tabungan juga dianggap sejalan dengan kebijakan perusahan, sehingga proses ini juga dianggap layak dari sisi strategi perusahaan.

    Dari penjelasan diatas, menurut saya kriteria strategi yang baik adalah strategi yang dapat menjadi suatu alat untuk menghadapi persaingan antar industri yang semakin ketat khususnya industri perbankan, yang diperlihatkan dengan masuknya bank asing dengan tingkat keleluasaan yang semakin tinggi sejalan dengan prinsip pasar bebas, serta gebrakan dari pesaing. Hal ini dimaksudkan agar strategi tersebut dapat mempertahankan posisi bersaingnya dalam persaingan yang ketat.

    Tanggungjawab sosial atau yang lebih dikenal dengan CSR menjadi hal yang penting karena tuntutan sosial semakin tidak terhindari di satu sisi, di sisi lain manajemen semakin menyadari bahwa keberlanjutan perusahaan sangat tergantung kepada penerimaan sosial. Dalam kaitannya dengan CSR, BRI memiliki sejumlah program CSR yang terbukti mampu berperan dalam menyelesaikan sebagian masalah bangsa. Program CSR yang dipilih BRI, mulai dari sektor pertanian, kesehatan, pendidikan hingga lingkungan hidup. Dan karena sebagai lembaga perbankan, BRI juga sangat komit terhadap pelaksanaan CSR yang mendorong pertumbuhan dunia usaha, melalui kredit pola kemitraan.
    CSR bermakna sangat strategis, karena CSR merupakan strategi yang tepat untuk keberlanjutan perusahaan. Dengan CSR, perusahaan dapat meyakinkan masyarakat bahwa perusahaan tersebut memiliki pengaruh positif melalui tanggung jawab sosial yang dijalankan perusahaan tersebut.
    Sekian. .
    Sumber: http://www.republika.co.id/koran/123/32745/BRI_menyalurkan_kredit_sambil_menjalankan_CSR

    Penjelasan di atas ok, tapi rumusan strateginya tidak terbaca dengan cepat.

    Komentar oleh Mawaddaty | April 29, 2009 | Balas

  96. NAMA : FATMAWATI
    NIM : C1B006044
    KELAS : MANAJEMEN B

    Selamat Sore Pak Jo…..

    Saya sangat setuju bahwa strategi merupakan sekumpulan tindakan yang dirancang untuk menyesuaikan (fitting) antara persaingan perusahaan dengan tuntutan eksternal dalam suatu industri. Sebagai contoh dari penerapan strategi pada industri perbankan yakni: BRI dalam strateginya mengembangkan peluang bisnis. Dari hasil penelitian saya menunjukkan bahwa mikro banking BRI menghadapi ancaman dari sisi eksternal berupa persaingan yang kuat, pelayanan yang excelent dan kurangnya jumlahnya ATM. Berdasarkan Analisa SWOT Matriks, strategi yang harus dilakukan adalah memperluas jangkauan dengan menambah unit-unit kerja baru, mempertahankan dan meningkatkan differensiasi produk dan memberikan pelayanan yang cepat dan prosedur ,menambah remote acces di BRI Unit serta menambah jumlah ATM.
    Sampai sekarang BRI (Persero) konsisten memfokuskan pada pelayanan kepada masyarakat kecil, diantaranya dengan memberikan fasilitas kredit kepada golongan pengusaha kecil. Salah satu upaya BRI dalam meningkatkan kualitasnya di bidang perbankkan BRI perlu mengatur kinerja manusia agar lebih efektif dan efisien, karena kualitas sumber daya manusia mempunyai pengaruh yang signifikan dengan kemampuan dan kemajuan organisasi. Ketidak mampuan manajemen bank dalam mengelola sumber daya manusia dengan baik akan mengakibatkan tingkat risiko operasional yang berbahaya. Oleh karena itu BRI perlu melakukan rekrutmen sumber daya manusia yang berpotensi dan memiliki skill yang tinggi. Sebagaimana layaknya sumber daya manusia sangat memegang peranan penting di dalam perbankkan. Semua hal tersebut diwujudkan BRI demi merealisasikan tujuan BRI, yakni menjadi bank pilihan untuk jasa perbankan transaksi di Indonesia.
    Menurut saya strategi yang baik itu adalah strategi pasar yang mempunyai tanggungjawab sosial korporasi (CSR) yang digabungkan dengan pemahaman pasar dua sisi, lokalisasi, mode pembelian dan strategi nilai terhadap pasar bagian terbawah piramida sebagai suatu strategi monopoli dan keuntungan persaingan yang berjalan sejajar dengan kesinambungan pembangunan ekonomi dan/atau konsumen berdasarkan pembangunan pasar untuk membangun keuntungan jangka panjang, keuntungan persaingan, dan kesinambungan bisnis (business sustainability) berdasarkan inovasi pasar melalui layanan berdasarkan ikatan yang dijalin terhadap konsumen sebagai loyalitas. Dan hal yang terpenting adalah strategi yang telah disusun dengan baik tersebut dapat diimplementasikan sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Pentingnya penyelenggaraan kegiatan CSR terkait erat dengan tanggung jawab perusahaan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat sehingga reputasi perusahaan di mata masyarakat tetap tinggi.
    Dalam hubungannnya dengan CSR (Community Social Responsibility), kini BRI tak saja dikenal masyarakat luas sebagai salah satu bank terbesar dengan sejumlah layanan jasa keuangan yang menarik dan sangat bersahabat. Lebih dari itu, BRI semakin dicintai rakyat Indonesia karena memiliki sejumlah program tanggung jawab sosial perusahaan (populer sebagai CSR, corporate social responsibility) yang terbukti mampu berperan dalam menyelesaikan sebagian masalah bangsa.Program CSR yang dipilih BRI, mulai sektor pertanian, kesehatan, pendidikan hingga lingkungan hidup. Dan karena sebagai lembaga perbankan, BRI juga sangat komit terhadap pelaksanaan CSR yang mendorong pertumbuhan dunia usaha, melalui kredit pola kemitraan. Paling berprestasi adalah program BRI yang menjalan kebijakan pemerintah yang mewajibkan badan usaha milik negara (BUMN) melaksanakan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). BRI merupakan salah satu BUMN yang telah konsisten mengalokasikan 4 persen laba setelah pajak untuk kegiatan PKBL. BRI akan tetap terus mengembangkan usaha dan menciptakan jalinan bisnis yang terintegrasi. Pada saat ini BRI sudah menyempurnakan struktur organisasi dengan menambah dua Direktorat baru, yakni Direktorat Bidang Bisnis Kelembagaan yang mensupervisi Divisi Bisnis BUMN dan Divisi Hubungan Lembaga dan Direktorat Jaringan & Pelayanan yang akan mengkoordinir Divisi Jaringan Kerja Retail Banking; Divisi Jaringan Kerja Micro Banking, Divisi Layanan; Kanwil serta KCK.
    Menyadari bahwa kemajuan yang diperoleh BRI tidak terlepas dari dukungan para stakeholders termasuk pula lingkungan yang mewadahi BRI. Lingkungan yang kondusif akan sangat bermanfaat bagi BRI untuk mewujudkan visi dan misinya. Oleh karena itu BRI sangat concern kepada lingkungannya agar tercipta lingkungan yang kondusif. Wujud kepedulian BRI tercipta dalam program tanggung jawab sosial (Corporate Social Resposibility) BRI.
    Demikian penjelasan saya semoga dapat dipahami dengan baik. Trim’s pak jo.…

    Komentar oleh FATMAWATI | April 29, 2009 | Balas

  97. Nama : Siska Theresia
    Nim : C1B006066
    Kelas : B / Manajemen

    Siang Pak Jo. . .

    Saya sangat setuju bahwa strategi merupakan sekumpulan tindakan yang dirancang untuk menyesuaikan ( Fiktting ) antara persaingan perusahaan dengan tuntutan eksternal dalam suatu industri. Dan Strategi sangat diperlukan dalam mendukung aktivitas Perusahaan. Sebagai contoh dari penerapan strategi pada industri perbankan yakni : PT BANK MANDIRI. tbk melancarkan strategi untuk mengatasipasi tingginya rasio kredit macet ( non Performing Loan / NPL) kartu kredit menyusul melonjaknya NPL .Karena tingginya NPL kartu kredit,perbankan nasional melancarkan strategi untuk meminimalisir dampak NPL, PT BANK MANDIRI. tbk mengisyaratkan memasuki tiga kuartal dan akan lebih berhati-hati menyalurkan kartu kredit, guna menurunkan NPL yang terindikasi mulai meningkat.
    Untuk menghadapinya tersebut PT BANK MANDIRI. tbk menyusun beberapa strategi untuk menekan NPL kartu Kredit, Yaitu : ( a ) Pengetahuan kriteria risiko yang dapat diterima oleh Bank ( Risk Acceptance Criteria ) maksudnya adalah menetapkan kriteria yang dapat lebih memastikan bahwa card holder dapat memenuhi kewajibannya, misalnya minimum gaji, bidang usaha di mana dia bekerja dan sebagainya. ( b ) Target market yang jelas. ( c ) Peningkatan monitoring atas existing card holder.
    Menurut Saya kriteria Strategi yang baik adalah : Strategi yang dapat mengetahui resiko Bank Karna strategi tersebut telah dianalis sebelumnya agar dapat memperkecil kelemahan perusahaan. dan dengan dipertimbangkan aspek Company Sosial Responsibility ( CSR ). dan hal yang terpenting adalah strategi yang telah disusun dengan baik tersebut dapat diimplementasikan sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
    Berdasarkan Bacaan saya di situs http;//bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/04/20/15190746/NPL.Tinggi..Bank.Mandiri.Selektif.Saluran.Kartu.Kredit
    Pengertian CSR menurut The World Business Council for Sustainable Development (WBCSD), adalah keterpanggilan dunia bisnis untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan, bekerja dengan para karyawan perusahaan, keluarga karyawan tersebut, berikut komuniti-komuniti setempat (lokal) dan masyarakat secara keseluruhan, dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan.
    CSR merujuk pada semua hubungan yang terjadi antara sebuah perusahaan dengan semua stakeholders, termasuk di dalamnya adalah pelanggan, pegawai, komunitas, pemilik atau investor, pemerintah, supplier, bahkan juga kompetitor.
    PT Bank Mandiri Tbk akan mengalokasikan dana Rp 11,2 miliar sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, dalam bentuk Program Bina Lingkungan (bagian dari program Corporate Social Responbility (CSR). Program CSR tersebut akan dialokasikan kepada masalah pendidikan, kesehatan maupun pembinaan usaha kecil mikro.
    Program CSR ini, menurut Kepala Bagian Komunikasi Bank Mandiri Suswidiono, telah dilakukan oleh Bank Mandiri sejak lima tahun terakhir.
    Peningkatan Prestasi CSR ini telah memiliki fokus bantuan, di antaranya adalah peningkatan prestasi sarana dan prasarana olah raga. Selain itu, bantuan langsung terhadap korban bencana alam juga dilakukan melalui program ini, berupa bantuan kesehatan, pembangunan sarana dan prasarana umum dan sosial. Di samping itu program ini juga bertujuan untuk peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.
    Program CSR memang baru diluncurkan pada bulan Mei 2004, namun secara aktif kegiatannya telah dilakukan sejak lima tahun terakhir. Di bidang pendidikan misalnya, telah dilakukan sejak tahun 2003, dengan memberikan bea siswa dan peralatan sekolah terutama sekolah yang berada didekat komplek Bank Mandiri.

    Demikian penjelasan saya semoga dapat dipahami dengan baik. Thanks

    GBU..

    Komentar oleh SISKA THERESIA | April 29, 2009 | Balas

  98. Nama :Delfianti dwinita sari
    Nim :C1BOO6059
    Fak :Ekonomi manajemen keuangan B
    Unv :Unja reguler

    Selamat siang pak jo,,
    Saya ingin mengomentari bahan diskusi s1….
    1.strategi persahaan dalam jaringan dan infrakstruktur
    Krim Pond’s ditemukan di Amerika Serikat sebagai obat oleh ilmuan Theron T. Pond pada tahun 1846. Pond mengambil sari pati teh penyembuh dari witch hazel, dan mendapati bahwa sari pati tersebut dapat menyembuhkan goresan kecil dan penyakit lain. Tidak lama kemudian produk tersebut dikenal dengan nama PoMenjelang 1910, Pond’s menjadi merek terkenal di antara merek-merek lain di Amerika. Mengkhususkan diri pada krim pembersih Pond’s, perusahaan Pond’s memulai kampanye niaga yang kemudian menjadi terkenal karena banyak kaum selebritis yang terlibat di dalamnya. “Pond’s Healing” berada di belakang “Pond’s Vanishing Cream, karena “Pond’s Healing” dan “Pond’s Cold Cream” dicetak dalam ukuran kecil di bawah iklan niaga“ Pond’s Vanishing Cream.”
    Menjelang 1914, kata-kata “Pond’s Healing” dicabut dari iklan tersebut, dan perusahaan Pond’s mulai mengiklankan “Pond’s Vanishing Cream” dan “Pond’s Cold Cream” secara bersama-sama, memastikan untuk menjelaskan maksud berbeda masing-masing krim di iklan baru tersebut. Satu baris iklan berbunyi: “Setiap kulit normal.
    Strategi perusahaan ponds ini dalam pencapaian target pasar adalah dengan mengelarkn 3 produk yang akan dinikmati konsumennya,produk tersbut adalah sebagai berikut:
    Pond’s Miracle Lab
    Karena Pond’s memasuki pasar masstige atau premium dengan produk anti penuaan dininya, peluncuran produk tersebut perlu didukung dengan dengan aktivasi premium dan massive. Agar misi ini terjawab Pond’s meluncurkan aktivasi Miracle Labnya yang tidak hanya sekedar membawa produk Pond’s premium melaluiCounter Kecantikan seperti yang dilakukan produk kulit lain, namun membawa total citra Ponds ke tingkat yang lebih tinggi yang menghadirkan produk anti penuaan dini yang lebih mutakhir, lebih utama, dengan perhatian para akhli yang lebih besar pada Anti Penuaan Dini sebagai andalan produk. Oleh karena itu dalam aktivasi ini Pond’s menciptakan gebrakan besar dan kemudian diikuti dengan amplifikasi berita secara luas sehingga hal ini membantu menimbulkan citra dalam persepsi masyarakat tentang Ponds sebagai produk premium terdepan dalam kategori anti-penuaan dini.

    Pond’s White Class
    Alasan utama mengapa kami melakukan aktivasi ini adalah karena masih banyaknya pelanggan yang salah mengerti tentang pelembab. Mereka merasa bahwa mereka tidak memerlukan pelembab karena mereka masih terlalu muda, merasa bahwa pelembab hanya akan membuat kulit mereka menjadi berminyak, dan masih banyak lagi alasan lain mengapa mereka memilih untuk tidak menggunakan pelembab. Namun demikian, kami merasa perlu untuk mengadakan kampanye pendidikan kategori, untuk mensosialisasikan perlunya pelembab untuk para konsumen dengan memperkenalkan dan menekankan pada manfaat penggunaan pelembab sejak dini. Pesan kampanye kami adalah “Dengan Pond’s, Putih dan Bersinar itu Mudah”, yang menyampaikan dua manfaat: baik fisik dan emosional karena kami menekankan bahwa kulit yang lebih putih memberi anda lebih banyak kesempatan untuk menikmati hidup ini.
    mpat ke tempat lain Pond’s juga memperkenalkan Bunga Citra Lestari sebagai Duta Mereknya, sosok sempurna untuk mewakili kalangan wanita remaja dewasa ini.

    Pond’s Beautylogy
    Untuk menarik kaum muda yang menjadi sasaran pasar produk pembersih, Pond’s mulai melakukan aktivasi Beautylogy ini pada awal tahun 2007. Tujuan utama aktivasi ini adalah menyampaikan pesan yang mendidik dan membuat kampanye yang menyenangkan untuk kelompok sasaran kaum muda Indonesia sambil membangun pesan inti Pond’s “satu solusi untuk memecahkan 5 masalah anda”. Dalam aktivasi acara dari satu tempat ke tempat lain Pond’s juga memperkenalkan Bunga Citra Lestari sebagai Duta Mereknya, sosok sempurna untuk mewakili kalangan wanita remaja dewasa ini.

    Disamping ketiga produk yang dikelarkan oleh ponds tersebut.ada satu stategi ponds untuk menarik konsumennya yaitu Pond’s Teens Concert memberikan wadah bagi remaja untuk mengekpresikan bakatnya di bidang musik dan seni
    Pond’s sebagai brand yangmemahami, peduli, dan selalu mengikuti perkembangan dunia remaja, percaya bahwa saat ini musik dan senimerupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari dunia remaja. Berangkat dari hal tersebut, hari ini POND’s meluncurkan rangkaian program jelang Pond’s Teens Concert (PTC) yangakanmenjadi wadah bagi para remaja untuk mengekspresikan bakatnya sekaligus menunjang rasa percaya diri.PTCakan mengunjungi Medan, Surabaya, dan Jakarta pada bulan Juli dan Agustus serta menampilkanbintang/ band favorit berdasarkan pilihan remaja yaitu Ungu, Afgan, Alexa, Nidji, Kerispatih, The Changcuters, RAN, Ello, Hijau Daun, dan PEE WEE GASKINSdengan sistem SMS voting yang digelar sebelumnya.
    Arief Tjakraamidjaja, Brand Manager Pond’s mengatakan “POND’S percayabahwa musik dan seni merupakan bahasa universal yang tidak dapat dipisahkan dari dunia remajaserta mempunyai peranan penting dalam meningkatkan rasa percaya diri mereka. Rasa percaya diri itulah yang diperlukan untuk berani mengekspresikan diri dan menunjukkan eksistensinya yang nantinyadapat menjadi bekal di masa depan. Untuk itulah PTC hadir untuk menjadi wadah dimana remaja dapat meningkatkan rasa percaya diri dengan berekspresi di bidang musik dan seni.”
    Sementara itu, rangkaian program jelang PTC yang bertemakan My Dream Concertmeliputi seleksi band sekolah dan kompetisi majalah dinding akan diadakan pada School Road Show di 180 SMU, SMK, dan tempat berkumpul remaja di Medan, Surabaya, dan Jakarta, mulai bulan Mei hingga Juli 2009. Band sekolah yang terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk tampil sepanggung dengan bintang PTC pilihan remaja di kota tersebut. Selain itu, POND’S mengajak tim majalah dinding sekolah untuk mengikuti kompetisi majalah dinding kreatif dimana mereka dapat menuangkan kreatifitas mereka tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan konser impian dan memberikan dukungan terhadap PTC dan band sekolah mereka. Karya-karya mading terbaik nantinya berkesempatan untuk dipamerkan di area pada PTC di masing-masing kota.
    ”Berbeda dari konser musik lainnya, selain PTC menghadirkan rangkaian program jelang PTC bertemakan My Dream Concert yang meliputikompetisi band dan kompetisi majalah dinding, terdapat pula kompetisi konsep konser kreatifyang semuanya diselenggarakan sebagai wadah unjuk bakat remaja di bidang musik dan seni.POND’S mengajak para remaja untuk menuangkan ide konser impian yang kreatif melalui websitewww.myponds.net/pondsteensconcert dimana para pemenangnya berkesempatan untuk mendapatkan ilmu mengenai bagaimana mewujudkan konsep konser impian dari parashow director ternama dan menjadi bagian dari panitia penyelenggara PTC.Kami berharap acara ini dapat menjadi inspirasi bagi remaja untuk berani mengekspresikan diri dan menunjukkan eksistensinya dengan rasa percaya diri yang kuat sehingga dapat menjadi bekal bagi mereka di masa depan,” tambah Arief.
    Berbicara mengenai rasa percaya diri dalam berekspresi, salah satu bintang Pond’sTeens Concert , Pasha Ungu, menambahkan, “Senang sekali Ungu bisa terlibat menjadi bagian dari PTC, suatu ajang dimana para remaja dapat mengekspresikan diri di bidang musik dan senikarena pada dasarnya kami mendukung semua kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan bakat remaja, khususnya di bidang musik dan seni.”
    Senada dengan Pasha, Afgan menambahkan, ”Dulu saya sangat pemalu dan tertutup, sulit berinteraksi dengan orang banyak. Tetapi dengan berekspresi di bidang yang saya sukai, yaitu musik, rasa tidak percaya diri itu pelan-pelan berkurang dan akhirnya saya lebih bisa berani mengekspresikan diri saya. PTC menciptakan suatu wadah bagi teman-teman seperti saya dulu untuk bisa menunjukkan bakatnya.”
    ”Menurut kami rangkaian program Pond’s Teens Concert ini menarik banget. Contohnyaaja pemenang kompetisi band bisa sepanggung dengan kami, mereka yang ikutan kompetisi konsep konser kreatif My Dream Concert benar-benar bisa mewujudkan konser impiannya sekaligus dapat kesempatan magang jadi panitia PTC. Ajang musik mana lagi yang bisa ngasih banyak hal bermanfaat seperti PTC?”, tukas Aqi Alexa.
    Untuk dapat menjadi bagian dari PTC, Pond’s mengajak para remaja untuk memilih bintang/ band favorit mereka sendiri untuk tampil pada PTC di kota mereka masing-masing dengan cara membeli dua (2) kemasan POND’S Facial Foam edisi Teens Concert, menggosok nomor PIN yang tertera di balik kemasan Pond’s Facial Foam 100 gr edisi PTC, mengirimkan nomor PIN, data diri dan band favoritnya melalui SMS ke 3433 untuk mendapatkan kode free pass, Menukar kode free pass dan dua (2) kemasan Pond’s Facial Foam 100gr edisi PTC dengan tiket PTC pada ticket box yang tersedia dua minggu sebelum konser berlangsung dan di tempat event diadakan, PTC akan hadir di Medan, Surabaya, dan Jakarta, pada bulan Juli dan Agustus 2009.

    2.strategi perusahaan dalam saluran distribusi

    penyebaran produk, tim sales dan distribusi Unilever Indonesia juga telah berhasil menempatkan Pond’s White Beauty mulai dari pasar modern (hipermarket, supermarket, minimarket) hingga general trade (toko kosmetika, toko kelontong). Sehingga, harganya pun mempunyai range yang pas terhadap setiap income level(mass maupun semi-premium). Oleh sebab itu, selain Pond’s White Beauty, ada pula Pond’s Flawless White dan Pond’s Age Miracle untuk wanita yang lebih tua.
    Yang pasti, dengan langkah-langkah seperti itu, awareness dan penjualan Pond’s diketahui cukup menggembirakan.
    Unilever Indonesia beroperasi sejak tahun 1933 dan telah tumbuh menjadi perusahaan penyedia consumer products dengan puluhan merek, salah satunya Pond’s. Pada tahun 2006, perusahaan ini berhasil meraih pertumbuhan laba bersih sebesar 19% atau menjadi Rp 1,7 triliun. Sementara itu, penjualannya tumbuh sebesar 13,4% menjadi Rp 11,3 triliun. Pertumbuhan itu semakin mengukuhkan kekuatan Unilever Indonesia sebagai market leader di consumer product.

    3.CSR yang dilakukan perusahaan ponds
    berkomitmen untuk menerapkan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) melalui pelaksanaan beberapa program community development yang cakupan kegiatannya antara lain :
    a. Memperkuat dan mengefektifkan kehidupan bermasyarakat, baik dalam bidang ekonomi, sosial budaya, maupun lingkungan.
    b. Tanggung jawab sosial perusahaan, baik terhadap lingkungan di dalam maupun di luar perusahaan.

    Demikianlah penjelasan dari saya.mohon komentar dari bapak.
    Terima kasih…..

    Komentar oleh DELFIANTI DWI NS | April 29, 2009 | Balas

  99. Nama : Jevera Napitupulu
    Nim : C1B006060
    Kelas : MGT/B

    Selamat siang Pa…

    Saya sangat setuju bahwa strategi merupakan sekumpulan tindakan yang dirancang untuk menyesuaikan ( Fitting ) antara persaingan perusahaan dengan tuntutan eksternal dalam suatu industri. Dimana James Brian Quinn, Strategis for Change: Logical incrementalism juga berpendapat bahwa strategi adalah suatu bentuk atau rencana yang mengintegrasikan tujuan-tujuan utama, kebijakan –kebijakan , dan rangkaian tindakan dalam suatu organisasi menjadi suatu kesatuan yang utuh. Strategi yang diformulasikan dengan baik akan membantu penyusunan dan pengalokasian sumber daya yang dimiliki perusahaan menjadi suatu bentuk yang unik dan dapat bertahan. Strategi yang baik disusun berdasarkan kemampuan internal dan kelemahan perusahaan, antisipasi perubahan dalam lingkungan, serta kesatuan pergerakan yang dilakukan oleh mata-mata musuh.
    Sebagai contoh dari penerapan strategi pada perusahaan makanan yakni : McDonald dalam strateginya mengembangkan lingkup usaha. Restoran McDonald’s pertama didirikan pada tahun 1940 oleh dua bersaudara Dick dan Mac McDonald, namun kemudian dibeli oleh Ray Kroc dan diperluas ke seluruh dunia. Sampai pada tahun 2004, McDonald’s memiliki 30.000 rumah makan di seluruh dunia dengan jumlah pengunjung rata-rata 50.000.000 orang dan pengunjung per hari dan rumah makan 1.700 orang.Lambang McDonald’s adalah dua busur berwarna kuning yang biasanya dipajang di luar rumah-rumah makan mereka dan dapat segera dikenali oleh masyarakat luas. Restoran McDonald’s pertama di Indonesia terletak di Sarinah, Jakarta dan dibuka pada 23 Februari 1991. Berbeda dari kebanyakan restoran McDonald’s di luar negeri, McDonald’s juga menjual ayam goreng dan nasi di restoran-restorannya di Indonesia.
    Ray Kroc merupakan suatu contoh seorang wirausahawan karena ia menemukan dan mendirikan McDonald’s. Hamburgernya bukanlah ide baru, tetapi ia menerapkan teknik baru, pengalokasian sumber daya, dan metode organisasional baru dalam usahanya. Ray Kroc meng-upgrade produktivitas dan hasil dari penggunaan sumber dayaa untuk menciptakan serangkaian makanan siap sajinya. Kemampuan McDonald’s untuk menjual 60 miliar hamburger di 86 negara dan mendapatkan keuntungan yang besar bagi dirinya dan pemegang hak waralabanya tidak mungkin didapat hanya dengan memiliki keunggulan biaya yang rendah, pengawasan kualitas dan iklan.

    Berdasarkan materi penjelasan dari Pak Jo bahwa untuk berhasil mengambil tindakan yang berbeda dari perusahaan saingan, maka perusahaan harus focus.Demikian halnya dengan perusahaan McDonald’s dimana seorang wirausahawan seperti Ray Kroc tetap focus akan apa dia rencanakan sehingga Ray Kroc mampu mengambil suatu resiko dan bahkan mengubahnya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sehingga pelanggan puas terhadap pelayanan yang Ray Kroc berikan.

    Menurut saya kriteria strategi yang baik adalah strategi yang dapat menjadi suatu alat untuk menghadapi suatu persaingan yang begitu ketat dalam suatu perusahaan ( dalam hal ini perusahaan makanan ) yang tingkat persaingannya tidak lagi domestic tapi telah bersifat internasionala dimana strategi tersebut telah dianalisis sebelumnya agar dapat merealisasikan visi dan misi perusahan dengan mempertimbangkan aspek Company Social Responsibility ( CSR ). Dan hal yang terpenting adalah strategi yang telah disusun dengan baik tersebut dapat diimplementasikan sesuai dengan apa yang direncanakan.

    Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (selanjutnya dalam artikel akan disingkat CSR) adalah merupakan suatu konsep bahwa organisasi, khususnya ( namun bukan hanya ) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.CSR berhubungan erat dengan pembangunan berkelanjutan” , dimana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata hanya berdasarkan faktor keuangan belaka seperti halnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekwensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.

    Banyak pendukung CSR yang memisahkan CSR dari sumbangan sosial dan “perbuatan baik” (atau kedermawanan seperti misalnya yang dilakukan oleh Habitat for Humanity atau Ronald McDonald House), namun sesungguhnya sumbangan sosial merupakan bagian kecil saja dari CSR. Perusahaan di masa lampau seringkali mengeluarkan uang untuk proyek-proyek komunitas, pemberian bea siswa dan pendirian yayasan sosial. Mereka juga seringkali menganjurkan dan mendorong para pekerjanya untuk sukarelawan (volunteer) dalam mengambil bagian pada proyek komunitas sehingga menciptakan suatu itikad baik dimata komunitas tersebut yang secara langsung akan meningkatkan reputasi perusahaan serta memperkuat merek perusahaan. Dengan diterimanya konsep CSR, terutama triple bottom line, perusahaan mendapatkan kerangka baru dalam menempatkan berbagai kegiatan sosial di atas.

    Kasus bisnis pada CSR diantara perusahaan-perusahaan biasanya berkisar satu ataupun lebih dari argumentasi dibawah ini :
    1.Sumber daya manusia
    2.Manajemen resiko
    3.Membedakan merek
    4.Ijin usaha
    5.Motif perselisihan bisnis

    Dimana perusahaan McDonald tidak hanya dipacu oleh keinginan untuk mendapatkan keuntungan atau keinginan menjual hamburgernya, tetapi juga berdasarkan filosofi yang dianutnya yang dapat menembus semua kelas social dan budaya nasional yang terkandung dalam nilai “ kualitas, konsisten, kebersihan, dan nilai.”

    Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

    Demikian penjelasan saya semoga dapat dipahami dengan baik. Thank’s. GBU

    Komentar oleh JEVERA NAPITUPULU | April 29, 2009 | Balas

  100. Nama : APRIANTO
    NIM : ERCIB006056
    JURUSAN : MANAJEMEN (EKSTENSI)

    Salam Pak Jo…
    Senang sekali bisa komentar di Blog ini dan ‘Salut’ buat teman-teman yang udah comment di blog ini, tulisan-tulisannya bagus sekali (Manajemen & Akutansi, Ekstensi & Reguler, Mendalo & Telanai semuanya sama-sama bagus).

    Bersama ini saya mencoba untuk menyampaikan strategi pemasaran Toyota di Indonesia. Semoga pembahasan ini dapat menambah pengetahuan tentang suatu strategi.

    Krisis Global yang melanda dunia saat ini sangat mempengaruhi perekonomian dunia, Indonesia yang merupakan Negara berkembang ikut merasakan imbasnya. Di bidang otomotif sendiri banyak sudah memprediksikan akan terjadinya penurunan di segmen penjualan akibat krisis tersebut. Toyota sebagai pemegang posisi puncak dalam penjualan mobil di Indonesia dalam satu dekade ini terus melakukan berbagai upaya dan strategi menanggapi krisis tersebut.

    Toyota di Indonesia dipegang oleh PT.Toyota Astra Motor (TAM), yaitu agen tunggal pemegang merk Toyota di Indonesia. TAM sendiri didirikan pada tahun 1971. Menurut Pengamatan saya Toyota menjalankan beberapa strategi dalam usahanya memimpin pasar otomotif Indonesia Khususnya Mobil.

    Strategi Pemasaran Toyota yang dilakukan di Indonesia lebih memfokuskan pada titik Segmentasi dan Defensive.

    a. Segmentasi.
    Dalam hal ini Toyota memfokuskan pada perilaku konsumen di Indonesia, dengan memahami lingkungan persaingan di Indonesia Toyota melihat pada perilaku konsumen Indonesia dalam memilih produknya. Toyota menyimpulkan bahwa masyarakat Indonesia kebanyakan memilh kendaraan/mobil yang dapat memuat penumpang dan barang lebih banyak dibandingkan sedan (MVP), dalam hal ini Toyota memproduksi mobil di kelas tersebut yaitu Kijang, Avanza, Fortuner, Harrier, Rush. Avanza dan Innova yang menjadi andalan Toyota saat ini telah mendapat anugrah sebagai mobil paling laris terjual di Tahun 2008 sampai Triwulan pertama tahun 2009. sebenarnya banyak mobil kelas Minibus (MPV) selain keluaran Toyota yang dipasarkan di Indonesia namun survei membuktikan bahwa Toyota memimpin dalam penjualan di Indonesia. Tentu ada alasan tersendiri mengapa masyarakat memilih Toyota. Dari perilaku konsumen di Indonesia yang lebih menyukai mobil kelas MPV, ada beberapa hal lain yang turut mempengaruhi alasan konsumen memilih Toyota, yaitu Purna Jual yang cukup tinggi, pusat service, dan suku cadang yang mudah terdapat dimana-mana. Dalam hal tersebut Toyota lebih unggul dibandingkan pabrikan lain.

    b. Defensive.
    Toyota sebagai pemimpin pasar penjualan mobil di Indonesia tentu saja tidak ingin posisinya digeser oleh pesaingnya, dalam hal ini Toyota menjalankan Strategi Defensive. Defensive tidak selalu bertahan, menurut orang bijak: ‘pertahanan yang terbaik adalah menyerang’. Hal ini yang dilakukan Toyota dalam mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar. Ada beberapa strategi yang dilakukan Toyota diantaranya ialah Aftermarket, atau purna jual yang lebih menjanjikan dan peningkatan di bidang pelayanan dan Promosi. Toyota menyajikan produk yang ekonomis yaitu, mengeluarkan produk yang Irit dalam mengkonsumsi bahan bakar, harga yang terjangkau untuk di kelas masing-masing. Dalam purna jual Toyota telah terbukti yang terbaik, misalnya untuk bursa mobil bekas mobil Toyota lebih banyak dicari dibandingkan produk lainnya, hal ini membuat harga jual kembali mobil Toyota masih tinggi. Toyota juga banyak membangun Pusat Pelayanan (Service Center) di Seluruh penjuru Indonesia untuk memanjakan konsumennya, selain itu suku cadang Toyota mudah didapat dimana-mana dengan harga terjangkau dikelasnya.

    Dalam hubungannya dengan Community Social Responsibity (CSR), Toyota di Indonesia melakukan beberapa inovasi dan kegiatan, misalnya Toyota mengeluarkan Mobil Hybrid dengan tenaga listrik yang ramah lingkungan dengan tingkat emisi sangat rendah, dengan konsep mobil masa depan ramah lingkungan. Selain itu Toyota juga sering melakukan pengujian terhadap emisi dari kendaraan Toyota yang digunakan masyrakat dan ini cukup membantu dalam mengurangi efek dari emisi kendaraan terhadap lingkungan. Toyota juga banyak melakukan beberapa kegiatan sosial di masyarakat sperti bantuan kepada Korban bencana alam seperti di Aceh dan tempat-tempat lainnya, membantu dibidang pendidikan seperti pembangunan sarana dan prasana sekolah, pemberian buku-buku secara gratis, dan banyak lagi program Toyota yang memberi pengaruh terhadap lingkungannya.

    Sebagian tulisan ini diambil dari web Toyota Astra Motor.

    Komentar oleh Aprianto | April 29, 2009 | Balas

  101. SEPTRI HAZANO
    C1B006042
    S1 REGULER MANAJEMEN B

    Salam sejahtera buat kita semua pak.
    Sesuai dengan tugas yang bapak berikan saya mengambil sebuah contoh perusahaan yang saya amati. Berikut strategi dan CSR dari Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN)

    Bank BTPN terbentuk dari pemikiran tujuh orang dalam suatu perkumpulan pegawai pensiunan militer pada tahun 1958 di Bandung. Kemudian mendirikan Perkumpulan Bank Pegawai Pensiunan Militer yang selanjutnya di sebut dengan BAPEMIL. Denag status usaha sebagai perkumpulan yang menerima simpanan dan memberikan pinjaman kepada para anggotanya. BAPEMIL memiliki tujuan yang mulia yakni membantu meringankan beban ekonomi para pensiunan, baik Angkatan Bersenjata Republik Indonesia maupun sipil.
    Berkat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat maupun mitra usaha, pada tahun 1986 para anggota perkumpulan BAPEMIL membentuk PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional dengan ijin usaha sebagai Bank Tabungan dalam rangka memenuhi ketentuan Undang-undang Nomor 14 Tahun 1967 tentang Pokok-Pokok Perbankan untuk melanjutkan kegiatan usaha BAPEMIL.
    Berlakunya Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan yang antara lain menetapkan bahwa status bank hanya ada dua yaitu: Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat, maka pada tahun 1993 status Bank BTPN diubah dari Bank Tabungan menjadi Bank Umum melalui Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 055/KM.17/1993 tanggal 22 Maret 1993. Perubahan status Bank BTPN tersebut telah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia sebagaimana ditetapkan dalam surat Bank Indonesia No. 26/5/UPBD/PBD2/Bd tanggal 22 April 1993 yang menyatakan status Perseroan sebagai Bank Umum.
    Sebagai Bank Swasta Nasional yang semula memiliki status sebagai Bank Tabungan kemudian berganti menjadi Bank Umum pada tanggal 22 Maret 1993, Bank BTPN memiliki aktivitas pelayanan operasional kepada Nasabah, baik simpanan maupun pinjaman. Namun aktivitas utama Bank BTPN adalah tetap mengkhususkan kepada pelayanan bagi para pensiunan dan pegawai aktif, karena target market Bank BTPN adalah para pensiunan.
    Visi
    • Menjadi penyedia jasa keuangan retail yang terpilih dan penuh kepedulian di Indonesia.
    Misi
    • Melaksanakan Good Corporate Governance (GCG) di setiap pengoperasian bisnis Bank BTPN.
    • Menyediakan beragam produk dan layanan yang sesuai dengan bisnis Bank BTPN kepada nasabah kami.
    • Memberikan pengalaman brand yang penuh arti bagi pemangku kepentingan (stakeholders) Bank BTPN setiap saat dimanapun kami berada secara konsisten.
    • Menjamin keamanan, kepercayaan, dan kemudahan akses bagi nasabah Bank BTPN melalui penggunaan teknologi mutakhir di setiap pengoperasian bisnis kami.
    PENGHARGAAN
    • Tahun 2006 :
    - Penghargaan Infobank Award 2006
    - Trophy Infobank Golden Award 2006
    • Tahun 2005 :
    - Trophy Infobank Award 2005
    - Penghargaan Infobank Award 2005
    • Tahun 2004 : Penghargaan infobank award 2004
    • Tahun 2003 : Penghargaan Infobank Award 2003
    • Tahun 2002 : Penghargaan Infobank Award 2002
    • Tahun 2001 : Bank dengan kinerja terbaik, yakni memiliki ROA pada urutan ke-13 dan ROE pada urutan ke-5 diantara bank-bank se Asia (Asiaweek, September 2001
    • Tahun 1995 : Peringkat 10 besar bank peraih laba pada tahun 2000 (Infobank) Sebagai bank dengan kinerja terbaik, yakni memiliki ROA dan ROE pada urutan ke-12 diantara bank-bank seAsia (Asiaweek, September 1995)
    • Tahun 1993 : Bank Pelopor Pengentas Kemiskinan tahun 1993, penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia

    Retrieved from “http://www.ghabo.com/gpedia/index.php/BANK_TABUNGAN_PENSIUNAN_NASIONAL

    TANGGUNG jawab sosial perusahaan atau populer dengan istilah corporate social responsibility (CSR) sebenarnya bukan hal asing bagi bank. Sebab, sekarang, CSR di banyak industri tidak lagi hanya digunakan sebagai marketing gimmick. Tapi, sudah menjadi kebutuhan perusahaan bersangkutan untuk lebih dekat dengan masyarakat dan ling¬kungan sekitarnya.

    Meskipun istilah itu sudah cukup familiar di telinga banyak orang, hingga kini, belum ada pengertian tunggal tentang CSR. Tapi, CSR sebenarnya merupakan bagian strategi bisnis jangka panjang sebuah korporasi. Sebab, paradigma lama yang dulu sering diusung perusahaan, yaitu mengejar keuntungan semata dan menutup mata terhadap masyarakat sekitar, sudah tidak relevan lagi.

    CSR juga berfungsi menjaga citra perusahaan di mata konsumen. Pembentukan citra sebagai perusahaan yang ramah lingkungan dan peduli terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar tempat usaha akan membuat pengoperasian bisnis berjalan lebih lancar. Dan, cepat atau lambat, perusahaan ter¬sebut akan memetik buah manis, yaitu pe¬ningkatan profit usaha.

    Aksi tanggung jawab sosial ini sudah sejak lama dilakukan berbagai industri di Indonesia. Apalagi, Indonesia ter¬masuk negara rawan bencana, sehingga banyak celah bagi per¬usahaan untuk menerapkan CSR. Momen bencana sering dimanfaatkan berbagai perusahaan untuk me¬nunjukkan kepedulian terhadap korban bencana alam yang memang mem¬butuhkan uluran tangan.

    Wujudnya bermacam-macam. Mulai dari sekadar membagi-bagikan paket makanan siap santap; membuka posko layanan kesehatan, telekomunikasi, dan perbaikan kendaraan di daerah bencana; hingga terjun langsung mengevakuasi pengungsi. Perusahaan berharap, dengan melakukan kegiatan CSR, citra dan awareness terhadap perusahaan itu pun akan terdongkrak.

    Prof. Dr. Dorodjatun Kuntjoro Jakti, Komisaris Utama Bank BTPN, Tbk menyampaikan, bahwa setelah menjadi perusahaan publik pada bulan Maret 2008 lalu dan dilanjutkan dengan masuknya pemegang saham baru mayoritas TPG Nusantara, S.a.r.l. yang memiliki latar belakang internasional, kini BTPN memasuki tahap baru untuk memacu kinerja secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional.
    Dalam rangka pengembangan BTPN, selain tetap mempertahankan dan memacu bisnis segmen pensiunan, BTPN juga melihat peluang yang masih sangat besar pada segmen usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM). Untuk mendorong pengembangan bisnis secara berkesinambungan dan menjawab peta persaiangan yang semakin kompetitif kualitas infrastruktur akan terus ditingkatkan khususnya SDM, teknologi informasi, manajemen risiko, proses operasional serta kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).
    Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2008 Bank BTPN membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 154 miliar dengan laba bersih sebesar Rp 107 miliar. Aset Bank BTPN mencapai Rp 11,8 triliun dengan NPL gross sebesar 1,2%; ROA sebesar 5,4% dan LDR sebesar 34,9%. (FDT, sumber: Siaran Pers Bank BTPN tanggal 9 Juli 2008
    PT Taspen kembali menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN). PKS tersebut berlaku selama 2 tahun terhitung 13 April 2009 sampai dengan 12 April 2011.
    Penandatanganan PKS yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Taspen Agus Haryanto dan Direktur Utama BTPN Jerry Ng merupakan perpanjangan perjanjian kerja sama yang telah berjalan selama ini dan telah berakhir tanggal 12 April 2009.
    “Perpanjangan PKS tersebut merupakan bentuk kepercayaan PT Taspen kepada BTPN yang telah melaksanakan PKS dengan baik selama ini sesuai dengan ketentuan yang menjadi kesepakatan bersama,” kata Sekretaris Perusahaan PT Taspen Faisal Rachman, Jakarta, Senin (13/4).
    Ruang lingkup Perjanjian Kerja Sama meliputi pembayaran manfaat program THT, THT multiguna, pensiun, dan pensiun nondapem melalui rekening pada Kantor Bayar Bank BTPN. Selain itu, juga pelayanan kepada penerima pensiun. “Diharapkan dengan ditandatanganinya PKS, pelayanan akan lebih meningkat,” ujarnya.
    Hingga Maret 2009, jumlah pensiunan yang dibayarkan melalui BTPN sekitar 345.127 orang dengan jumlah dana yang dibayarkan sekitar Rp 416,5 miliar setiap bulannya.
    Strategi serta program CSR bank BTPN yang telah dijalankan telah membuat bank BTPN tetap exist dan gencar melakukan ekspansi.
    Sekian terimakasih.

    Komentar oleh septri hazano | April 29, 2009 | Balas

  102. Nama : Ayu Giska SR
    NIM : C1B006071
    Ekonomi manajemen/S1
    Reguler

    Sore Pak Jo. .
    Strategi dibutuh suatu perusahaan sebagai perencanaan yang terpadu, komprehensif dan terintegrasi yang menghubungkan keunggulan strategi perusahaan dengan tantangan di lingkungannya. Sebagai contoh dari penerapan strategi adalah Perusahaan Panasonik yang bergerak pada bidang elektronik. Panasonik merupakan suatu perusahaan yang penuh dengan kesempatan untuk memberdayakan potensi maksimal dari setiap anggota staffnya. Sehingga telah tercipta suatu lingkungan yang mendorong terjalinnya ikatan kerja. Panasonik selalu melakukan pembaharuan terhadap mutu dan alat – alat elektronik yang di hasilkan untuk dapat bersaing dengan perusahaan lainnya, hal ini merupakan strategi yang telah di terapkan oleh Panasonik. Baru – baru ini Panasonik telah meluncurkan produk terbarunya yaitu kamere digital LUMIX, DMC-FZ7. Dalam hal ini untuk menarik perhatian pangsa pasar maka perusahaan Panasonik menggandeng perusahaan optik Jerman, Leica. Dan saat ini pihak Panasonik akan bergabung dengan perusahaan kamera Olympus. Hal ini merupakan suatu strategi jitu yang di lakukan oleh pihak Panasonik dalam menarik perhatian pasar. Jenis strategi dalam kelompok ini adalah strategi promosi yang efektif.
    Strategi lain yang di lakukan Panasonik adalah Strategi pemberian kompensasi dan bonus kami adalah sederhana : Kami menghargai usaha dan kinerja serta memberikan penghargaan dengan tidak bersikap pelit. Kami bekerja dengan teknologi terkini dalam lingkungan kerja yang penuh kesatuan dimana paket gaji yang bersaing menanti anda.
    Dari strategi yang telah di jelaskan ada beberapa kriteria strategi yang menurut saya baik untuk lebih di kembangkan yaitu dengan memanfaatkan peluang dan pangsa pasar yang ada dengan bergabung dalam beberapa perusahaan besar lainnya sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap perusahaan Panasonik serta dapat meningkatkan kualitas dalam produksi.

    Konsep Corporate Social Reponsibility ( CSR ) adalah Polemik UU PT berangkat dari perbedaan perspektif menafsirkan konsep CSR. Belum ada titik temu yang menegaskan apa konsep CSR itu sendiri. Realisasi CSR yang selama ini diwujudkan dalam bentuk program Community Development ( Comdev ) oleh banyak perusahaan dianggap sebagai bentuk kepedulian mereka sebagai makhluk sosial. Sebagai bentuk kepedulian, CSR tidak mungkin diatur secara legal-formal. Pilihan menafsirkan CSR sebagai kewajiban atau kepedulian menimbulkan implikasi yang berbeda.
    CSR juga dianggap sebagai strategi perusahaan. Jika masyarakat tidak berkembang, maka perusahaan juga sulit berkembang. Analoginya, CSR sebagai bentuk kontribusi pemberdayaan masyarakat adalah perlindungan sosial bagi perusahaan untuk dapat diterima di masyarakat. Perlindungan itu dapat terwujud jika dalam kegiatan produksinya perusahaan memberikan pertanggung jawaban sosial kepada masyarakat sekitar.
    Demikian penjelasan saya semoga dapat dipahami dengan baik. Thanks

    Komentar oleh Ayu Giska SR | April 29, 2009 | Balas

  103. Nama : Maya Fariyanti
    Nim : C1B006062
    Kelas : B (Manajemen)

    Sore Pak Jo…….
    Strategi yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan untuk meningkatkan kinerja agar dapat menghadapi persaingan di masa mendatang. Banyak hal yang harus diperhatikan oleh suatu perusahaan agar mampu melayani pelanggannya sebagai Contoh Perusahaan Rokok Mild, Untuk menghadapi persaingan yang sangat pesat Perusahaan Rokok Mild memiliki strategi agar mampu bersaing dengan perusahaan rokok lainnya yaitu :
    1)Fokus terhadap produk yang akan diluncurkan dengan adanya ilmu yang dimiliki perusahaan rokok komplet dari Peracikan sampai uji ke lapangan (pasar)
    2) Perusahaan harus adaptif dalam merencanakan & menetapkan strategi & bauran pemasaran mengakuasisi pelanggan baru, yang akhirnya di harapkan dapat terus mengkonsusmsi produk yang dihasilkan
    3)Produsen memfokuskan strategi pemasaran kepada 2 segmen yaitu segmen yang potensial dan segmen funketers & Produsen melakukan review terhadap program positioning yang telah dilakukan
    4) Perusahaan berinovasi dengan meluncurkan produk dengan kombinasi harga, rasa, aroma dan desain kemasan
    5) Strategi Fighting brand yang telah berhasil dilakukan oleh Sampoerna perlu dikontrol dengan baik
    6) Harga ditentukan sesuai dengan produk yang dihasilkan untuk didistribusikan sesuai target pasar baik kalangan atas, menengah atau pun bawah
    7) Guna menarik pangsa pasar segmen funketers dapat dilakukan dengan straegi above the line yang menampilkan karakteristik semen ini. Strategi below the line dengan mengadakan promosi dilingkungan sekitar tempat dilakukannya promosi tersebut karena segmen ini menyukai aktivitas yang melibatkan banyak orang, melakukan kerjasama sponsorship dengan tempat-tempat makanan ataupun toko-toko sekitar untuk memasang atribut-atribut rokok.
    8) Strategi ATL untuk segmen confomist dengan iklan yang disukai sesuai sasaran iklan & tidak melibatkan banyak orang. Strategi BTL-nya bisa digunakan strategi yang sama dengan funketers
    9) Produsen perlu memiliki patner atau anak perusahaan yang bergerak dalam distribusi produk perusahaan, sehingga merek rokok milk yang sangat sulit bersaing dalam merebut hati konsumen dapat didistribusikan ke wilayah-wilayah yang lebih dalam lagi seperti kota-kota, didaerah-daerah ataupun diperdesaan.
    Dari Strategi yang telah dijelaskan, ada beberapa strategi menurut saya yang baik untuk dikembangkan yaitu Harus yakin terhadap produk yang kita luncurkan yang didukung oleh berbagai hal seperti adanya ilmu yang dimiliki perusahaan rokok komplet dari Peracikan sampai uji ke lapangan (pasar), strategi bauran pemasaran agar dapat mengakuasisi pelanggan baru, yang akhirnya di harapkan dapat terus mengkonsusmsi produk yang dihasilkan dan tidak berpindah keproduk lain dan berinovasi agar dapat bersaing dengan perusahaan rokok lainnya.
    Corporate Social Responsibility (CSR) pada perusahaan rokok didasarkan dengan adanya PP No.81/1999 yang mengharuskan produsen memproduksi rokok dengan kadar tar maksimal 20 mg dan nikotin 1,5 mg per batang rokok, Framework Convention on Tobaccol Control (FCTC) untuk pengenalian permasalahan yang menyangkut temakau, dan perubahan pola konsumsi yang semakin memperhatikan resiko yang ditimbulkan oleh kebiasaan merokok. Dalam hubungannya dengan CSR Perusahaan Rokok Mild Berusaha mendekati target audience sebagai rokok yang peduli kesehatan dengan menawarkan rokok rendah tar dan rendah nikotin atau low tar low nicotine (LTLN) dengan harga yang dapat dijangkau, desain yang menarik.

    Komentar oleh Maya Fariyanti | April 29, 2009 | Balas

  104. NAMA: OKVALINA BASRIANTI
    NIM:C1B005134
    KELAS: MANAGEMENT B
    Malam pak jo…
    Maaf pak, saya mengirimkan tugas management strategic saya. Mudah-mudahan bisa di terima. Perusahaan yang saya ambil adalah PT. Mustika Ratu Tbk.PT. Mustika Ratu merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang produk kecantikan. Dalam memperkenalkan perusahaan dan produknya ke masyarakat luas, PT. Mustika Ratu menggunakan berbagai strategi promosi. Salah satunya adalah menjadi sponsorship dalam ajang pemilihan Puteri Indonesia. Sebagai sponsor utama, maka PT. Mustika Ratu berhak untuk menggunakan Puteri Indonesia sebagai ikon produknya (endorser).

    Penggunaan endorser Puteri Indonesia merupakan salah satu bentuk kegiatan komunikasi pemasaran terpadu yang dilakukan oleh PT. Mustika Ratu. Endorser digunakan untuk mengkomunikasikan produk kepada konsumen, seperti manfaat dari suatu produk. Manfaat tersebut tidak hanya functional benefit akan tetapi juga emotional benefit sehingga strategi promosi memberikan kebanggaan yang lebih kepada konsumen. Kebanggaan tersebut akan membuat konsumen tertarik untuk mengkonsumsi suatu produk dan akan lebih terpuaskan.

    Ada beberapa alasan mengapa PT. Mustika Ratu menggunakan Puteri Indonesia untuk mempromosikan produknya. Pertama adalah diharapkan bahwa ikon Puteri Indonesia akan mempengaruhi citra produk dan perusahaan PT Mustika Ratu. Kedua diharapkan Puteri Indonesia dapat menjadi endorser yang handal sehingga menarik minat konsumen untuk membeli.

    Seiring dengan berjalannya waktu, biaya promosi yang dikeluarkan pihak PT. Mustika Ratu semakin besar. Dengan biaya promosi yang besar tersebut, pihak manajemen berharap adanya citra dan respon yang positif dari masyarakat yang menggunakan produk Mustika Ratu (user) maupun dari masyarakat yang tidak menggunakan produk mustika ratu(nonuser)

    Penelitian ini yang dilakukan di PT. Mustika Ratu dengan menggunakan Metode Survei. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen produk kecantikan yang dibagi menjadi dua kategori konsumen, yaitu user (pengguna dan semi pengguna produk Mustika Ratu) dan non user (pengguna produk kompetitor dan pengguna coba-coba) dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 120 orang responden dengan masing-masing kelompok konsumen sebanyak 30 orang. Konsumen yang menjadi responden atau sampel penelitian harus memenuhi kriteria tertentu, yaitu (a) wanita, (b) berusia antara 20-25 tahun, (c) menggunakan produk kecantikan selama enam bulan terakhir, (d) mengetahui informasi mengenai Puteri Indonesia. Sedangkan alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Deskriptif, Korespondensi, Chi Square, Korelasi Pearson, dan Uji Cochran.

    Dalam penelitian ini juga akan dianalisis efektivitas strategi promosi PT. Mustika Ratu yang menggunakan endorser Puteri Indonesia. Strategi promosi PT. Mustika Ratu dikatakan efektif jika memenuhi indikator berikut : (1) Puteri Indonesia mempunyai citra yang positif di mata konsumen. (2) Puteri Indonesia memberikan keterkaitan positif kepada citra produk Mustika Ratu. (3) Puteri Indonesia memberikan keterkaitan positif kepada citra perusahaan PT. Mustika Ratu. (4) Puteri Indonesia memberikan keterkaitan terhadap keputusan pembelian konsumen.

    Hasil analisis deskriptif dan analisis korespondensi terhadap karakteristik konsumen menunjukkan bahwa karakteristik konsumen pengguna produk Mustika Ratu adalah konsumen yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga, yang pendidikan terakhirnya sarjana S1, memiliki pengeluaran rutin untuk keluarga sekitar Rp.2.000.000 – Rp. 2.500.000 tiap bulannya, dan mengeluarkan biaya antara Rp. 200.000 – Rp. 400.000 setiap bulannya untuk membeli produk kecantikan Mustika Ratu. Dalam melakukan pembelian produk Mustika Ratu, mereka biasanya membeli di Departemen Store. Untuk produk kecantikan (perawatan kulit, tubuh, muka, dan make up), umumnya mereka sangat loyal terhadap produk Mustika Ratu. Pengetahuan mereka tentang Puteri Indonesia didapatkan dari televisi dengan frekuensi menonton ajang pemilihan puteri ini sebanyak 3 – 4 kali dari 12 kali ajang pemilihan Puteri Indonesia yang telah dilakukan sejak 1992 dan mereka juga mengetahui bahwa sponsor utama ajang pemilihan Puteri Indonesia ini adalah PT. Mustika Ratu.

    Karakteristik responden dari kelompok semi pengguna produk Mustika Ratu adalah konsumen yang bekerja sebagai pegawai swasta, yang pendidikan terakhirnya diploma, memiliki pengeluaran rutin untuk kebutuhan keluarga sekitar Rp.o500.000 – Rp. 1.000.000 tiap bulannya, dan mengeluarkan biaya kurang dari Rp. 200.000 setiap bulannya untuk membeli produk kecantikan Mustika Ratu. Dalam melakukan pembelian produk Mustika Ratu, mereka biasanya membeli di toko produk kecantikan. Untuk produk kecantikan (perawatan kulit, tubuh, muka, dan make up), umumnya mereka lebih dominan membeli produk Mustika Ratu. Pengetahuan mereka tentang Puteri Indonesia didapatkan dari televisi dengan frekuensi menonton ajang pemilihan puteri ini sebanyak 3 – 4 kali dari 12 kali ajang pemilihan Puteri Indonesia yang telah dilakukan sejak 1992 dan mereka juga mengetahui bahwa sponsor utama ajang pemilihan Puteri Indonesia ini adalah PT. Mustika Ratu.

    Karakteristik responden dari kelompok kompetitor produk Mustika Ratu adalah konsumen yang berasal dari kalangan mahasiswa S1, memiliki pengeluaran rutin untuk kebutuhan keluarga lebih dari Rp. 3.000.000 tiap bulannya, dan mengeluarkan biaya Rp. 200.000 – Rp. 400.000 setiap bulannya untuk membeli produk kecantikan. Dalam melakukan pembelian produk kecantikan, mereka biasanya membeli di Departemen Store. Untuk produk kecantikan perawatan kulit dan tubuh, mereka lebih memilih Nivea, untuk make up menggunakan Revlon, sedangkan untuk perawatan muka mereka menggunakan Ponds. Pengetahuan mereka tentang Puteri Indonesia didapatkan dari televisi dengan frekuensi menonton ajang pemilihan puteri ini sebanyak 3 – 4 kali dari 12 kali ajang pemilihan Puteri Indonesia yang telah dilakukan sejak 1992 dan mereka juga mengetahui bahwa sponsor utama ajang pemilihan Puteri Indonesia ini adalah PT. Mustika Ratu.

    Karakteristik responden dari kelompok coba-coba adalah konsumen yang berasal dari kalangan mahasiswa S1, memiliki pengeluaran rutin kebutuhan keluarga antara Rp. 1.5000.000 – Rp.2.000.000 tiap bulannya, dan
    mengeluarkan biaya kurang dari Rp. 200.000 setiap bulannya untuk membeli produk kecantikan. Dalam melakukan pembelian produk kecantikan, mereka biasanya membeli di Departemen Store. Untuk produk kecantikan perawatan kulit dan tubuh, mereka lebih memilih Nivea, untuk make up menggunakan Maybeline, sedangkan untuk perawatan muka mereka menggunakan Ponds. Pengetahuan mereka tentang Puteri Indonesia didapatkan dari televisi dengan frekuensi menonton ajang pemilihan puteri ini sebanyak 3 – 4 kali dari 12 kali ajang pemilihan Puteri Indonesia yang telah dilakukan sejak 1992 dan mereka juga mengetahui bahwa sponsor utama ajang pemilihan Puteri Indonesia ini adalah PT. Mustika Ratu.

    Hasil analisis Chi Square (χ2) menunjukkan bahwa endorser citra Puteri Indonesia mempunyai kaitan dengan citra produk dan citra perusahaan secara nyata. Namun endorser citra Puteri Indonesia tidak mempunyai kaitan dengan keinginan membeli konsumen produk kecantikan dari kelompok non user.

    Dengan demikian dari empat indikator efektivitas strategi promosi, hanya tiga yang terpenuhi. Selain itu berdasarkan analisis ini juga ditemukan bahwa walaupun citra Puteri Indonesia tidak mempunyai kaitan dengan keinginan membeli konsumen non user, namun terdapat 27 orang (45,00 %) konsumen potensial dari konsumen non user dalam penelitian ini yang mampu diraih PT. Mustika Ratu. Berdasarkan hasil tersebut maka secara keseluruhan, kegiatan promosi yang dilakukan PT. Mustika Ratu selama ini dalam menggunakan Puteri Indonesia cukup efektif.

    Hasil analisis brand association menunjukkan bahwa image yang melekat pada Puteri Indonesia adalah wanita yang memiliki penampilan yang menarik, berani, dan percaya diri. Image yang melekat pada produk Mustika Ratu adalah produk yang cocok untuk kulit wanita Indonesia, produk yang mempunyai khasiat dan manfaat yang baik, dan produk yang terbuat dari bahan-bahan alami serta dibuat secara tradisional. Sedangkan image yang melekat pada perusahaan PT. Mustika Ratu adalah perusahaan yang peduli terhadap generasi muda wanita Indonesia, perusahaan yang peduli pada bidang kecantikan, dan perusahaan yang peduli pada bidang pariwisata dan kebudayaan.

    Strategi yang dapat dilakukan pihak manajemen PT. Mustika Ratu untuk memperbaiki strategi promosinya selama ini yang menggunakan endorser puteri Indonesia adalah (1) Menjadikan Puteri Indonesia sebagai bintang iklan produk Mustika Ratu. (2) Meningkatkan kegiatan promosi diluar ajang pemilihan Puteri Indonesia. (3) PT. Mustika Ratu harus menginformasikan kepada masyarakat bahwa Puteri Indonesia adalah duta PT. Mustika Ratu. (4) Memanfaatkan secara maksimal citra yang positif dari Puteri Indonesia.
    Menurut saya, strategi yang dilakukan PT. mustika ratu adalah strategi yang sangat baik karna perusahaan ini mengusung kepedulian terhadap wanita, kebudayaan dan pesona pariwisata Indonesia. Produk yang dihasilkan berasal dari bahan-bahan alami yang sangat aman untuk digunakan. Selain itu strategi perusahaan ini yang menjadi sponsor tunggal dalam ajang pemilihan putri Indonesia juga sangat menguntungkan bagi perusahaan. Ikon putri Indonesia diharapkan dapat mempengaruhi citra produk dan perusahaan mustika ratu sehingga dapat meningkatkan minat konsumen untuk membeli.

    Ajang pemilihan putri Indonesia yang di sponsori oleh mustika ratu juga menjadi wadah bagi perusahaan dalam menerapkan corporate social responsibility(CSR). Melalui program csr nya ini perusahaan dapat mengetahui beberapa hal yaitu:
    1. mengidentifikasi dan menganalisa citra putri Indonesia di masyarakat
    2. mengidentifikasi dan menganalisa kaitan antara endorser putrid Indonesia dengan citra produk mustika ratu, citra perusahaan PT. Mustika Ratu dan kaitannya dengan keputusan pembelian.
    3. menganalisis citra yang melekat pada putri Indonesia, produk mustika ratu, dan PT. Mustika Ratu di mata masyara
    4. memberikan saran dan masukan bagi pihak manajemen PTmustika Ratu sehubungan dengan peran putrid Indonesia sebagai endorser produk mustika ratu

    <blockquote
    Okvalina, sebenarnya tak perlu sampai ke masalah pengujian. Karena yang diminta adalah pemahaman anda tentang strategi dan pentinyga strategi pada organisasi dan korporasi.

    Komentar oleh Okvalina Basrianti | April 29, 2009 | Balas

  105. Nama : Tri wahyuni
    Nim : C1B006070
    Kelas : Manajemen/B

    Malam Pak Jo……
    Sesuai dengan tugas yang bapak berikan saya mengambil sebuah contoh perusahaan yang saya amati.
    Saya sangat setuju bahwa tidak ada satu capaian tanpa dimulai dengan penyiapan strategi. Adapun capaian yang diperoleh satu perusahaan adalah hasil daripada penerapan strategi. Sebagai contoh dari penerapan strategi pada industri telekomunikasi yakni : PT Indosat Tbk memiliki strategi tersendiri untuk meraih simpati pelanggan. Tahun ini Indosat mencanangkan tahun peningkatan kualitas layanan dan perluasan cakupan layanan. Tapi, perusahaan ini tak berkonsentrasi menggarap pasar Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, atau kota-kota lain di luar Jawa. Indosat justru berfokus memperkuat jaringan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek). Cara yang paling efektif untuk memperluas jangkawan adalah membangun BTS-BTS baru di daerah suburban dan meningkatkan kapasitas di pusat-pusat niaga. ”Perluasan cakupan ini ditandai dengan telah selesainya pembangunan 236 BTS baru yang tersebar di berbagai wilayah pinggiran jakarta. Perluasan cakupan layanan di daerah-daerah khususnya suburban dimaksudkan untuk menggarap potensi pasar selular di Jabotabek yang sangat besar. Wilayah tersebut menjadi wilayah pendukung kegiatan perekonomian di Jakarta dan sekitarnya. Untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan di sentra-sentra niaga dan aktivitas masyarakat lainnya, Indosat hadir melalui BTS indoor di beberapa pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan apartemen di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat. Model seperti ini ada di Menara DaVinci, WTC Serpong, dan Hailai.Rencana untuk memperluas jaringan serta menjadikan Indosat sinyal paling kuat terus berlanjut pada 2005 ini dengan pembangunan BTS hingga 411 sampai akhir 2005. Peresmian BTS baru tahun 2005 untuk wilayah regional Jabotabek dilakukan di Kecamatan Pontang, Serang, Desa Singarajan, beberapa waktu lalu. Selain memperluas cakupan jaringan, Indosat juga membuka Pusat Pelayanan Galeri.
    Dari strategi yang dijelaskan, menurut saya strategi yang baik adalah peningkatan kualitas layanan dan perluasan cakupan layanan agar tujuan perusahaan dapat tercapai baik pada jangka menenggah maupun jangka panjang. Dan strategi tersebut dapat menjamain perusahaan dan berkembang pada masa yang akan datang.
    Corporate Social Responsibility (CSR) adalah sebuah program yang mengimplementasikan tanggung jawab sosial sebuah perusahaan kepada masyarakat luas.
    PT Indosat Tbk kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kualitas kesehatan masyarakat khususnya kesehatan ibu dan anak dengan menghadirkan Monik (Mobil Klinik) sehat keliling di wilayah Pontianak, setelah sebelumnya juga hadir di Banjarmasin sejak pertengahan tahun lalu. Mobil klinik sehat Indosat ini akan melayani masyarakat secara reguler dan bebas biaya.
    Mobil klinik sehat keliling ini adalah mobil klinik Indosat ke-2 di wilayah Kalimantan setelah sebelumnya hadir di Banjarmasin pada Maret 2008. Program ini merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Indosat yaitu Indonesia sehat yang berfokus pada bidang kesehatan dan bertujuan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
    Kegiatan operasional pelayanan kesehatan diberikan secara cuma-Cuma kepada pelanggan dan masyarakat yang berada di lingkungan operasional Indosat, termasuk membantu masyarakat saat terjadi bencana. Kegiatan yang dilakukan berupa pemeriksaan kesehatan, konsultasi gizi dan kesehatan, bantuan obat dan makanan sehat bagi balita, fogging dam Posyandu.

    Referensi :
    http://indosatsanggau.blogspot.com/2009/03/indosat-hadirkan-monik-mobil-klinik.htm.

    Demikian penjelasan saya semoga dapat dipahami dengan baik. Thanks

    Komentar oleh tri wahyuni | April 29, 2009 | Balas

  106. Nama : SRI JULIATI
    NIM : C1B006063
    Kelas : Manajemen – B

    Selamat malam Pak Joe,,
    Salam sejahtera buat kita semua Pak……
    Dalam mengomentari bahan bacaan Bapak, saya mengambil contoh perusahaan PT Telkom Tbk. PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (TELKOM) merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full service and network provider) yang terbesar di Indonesia. TELKOM (yang selanjutnya disebut juga Perseroan atau Perusahaan) menyediakan jasa telepon tidak bergerak kabel (fixed wire line), jasa telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (cellular), data & internet dan network & interkoneksi baik secara langsung maupun melalui perusahaan asosiasi. Sejalan dengan visi TELKOM untuk menjadi perusahaan InfoComm terkemuka di kawasan regional serta mewujudkan TELKOM Goal 3010 maka berbagai upaya telah dilakukan TELKOM untuk tetap unggul dan leading pada seluruh produk dan layanan.
    Sejak Budaya Kerja pertama kali diperkenalkan pada tahun 2002 lalu, PT Telkom telah mengalami perubahan nilai-nilai strategis. Hal itu tergantung kondisi perusahaan saat itu. Ketika Pak Cacuk (Sudaryanto) menjadi Direktur Utama Telkom, pola Budaya Kerja yang diterapkan adalah 3-2-1 padahal sebelum Pak Cacuk, Telkom telah menerapkan Budaya ARTI sebagai Budaya Kerja yang diterapkan. Pola itu diterapkan ketika PN Telkom saat itu berubah dari Perusahaan Negara menjadi Perum. Kemudian perubahan terjadi lagi menyusul berubahnya status Perum menjadi Perusahaan Terbatas (PT). Lalu nilai-nilai strategis Budaya Kerja yang diterapkan itu berubah lagi mengiringi berubahnya status perusahaan Telkom dari hanya sekedar PT menjadi Tbk. Hingga kini PT Telkom Tbk menggunakan 1-3-5 sebagai Budaya Kerja yang harus disepakati semua karyawannya. Pola 1-3-5 itu sendiri berarti; 1 (satu) asumsi dasar, 3 (tiga) nilai inti yang mencakup Customer Value, Excellent Service, Competent People. Sedangkan 5 (lima) merupakan langkah perilaku untuk memenangkan persaingan, yang terdiri atas Stretch The Goals, Simplify, Involve Everyone, Quality is My Job, Reward the Winners.
    Sasaran strategi TELKOM adalah menciptakan nilai unggul untuk mencapai kapitalisasi pasar sebesar US$ 30 miliar pada tahun 2010. Dengan menerapkan inisiatif strategi sebagai berikut : (1) Mengoptimalkan layanan jaringan telepon tidak bergerak kabel / fixed wire line (“FWL”), (2) Menyelaraskan layanan selular-akses jaringan tidak bergerak nirkabel/fixed wireless access (“FWA”) dan mempersiapkan FWA sebagai unit usaha sendiri, (3) Investasi dalam jaringan pita lebar (broadband), (4) Solusi enterprise terintegrasi, (5) Mengintegrasikan Next Generation Network (“NGN”), (6) Mengembangkan layanan teknologi informasi, (7) Mengembangkan bisnis portal, (8) Menyederhanakan portofolio anak perusahaan, (9) Menyelaraskan struktur bisnis dan pengelolaan portofolio, (10) Transformasi budaya.
    Menurut Karl von Clausewitz, strategi merupakan suatu seni menggunakan pertempuran untuk memenangkan suatu perang. Strategi merupakan rencana jangka panjang untuk mencapai tujuan (http://www.investorwords.com). Strategi terdiri dari aktivitas-aktivitas penting yang diperlukan untuk mencapai tujuan (George Steiner, Strategic Planning, 1979, Free Press). Manajemen Strategi disebut efektif jika hasil yang dicapai seperti yang diinginkan. PT Telkom telah mewujudkan manajemen yang strategis dengan berbagai penghargaan yang diperolehnya didalam maupun diluar negeri, di antaranya: Indonesia’s Best for Shareholders’ Rights and Equitable Treatment dari majalah ASIAMONEY, Top Brand Award 2000-2007 dari Frontier Consulting Group, Zero Accident Award dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, The Best CDMA Provider, Call Center Award 2007, IMAC Award 2007 dari Frontier Consulting Group, 2007 Marketing Award, Anugerah Business Review 2007, Juara Umum Anugerah Media Humas Nasional 2007, ICSA 2007, Best Social Reporting ISRA 2007, Fabulous 50, Best IT Project dari SAP, Value Creator Award 2007 dan Investor Award 2007.
    PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) akan terus berupaya mewujudkan tanggung jawab sosial (corporate social responsibility) kepada masyarakat secara berkelanjutan dengan memperkenalkan dan membantu pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (ICT, Information and Communication Technology) kepada masyarakat, khususnya dunia pendidikan. “Membangun Indonesia Cerdas” merupakan tema yang diambil untuk dijadikan acuan dalam mewujudkan program-program tanggung jawab sosial Telkom. Selain itu, PT Telkom juga mewujudkan tanggungjawab social melalui Pembinaan usaha kecil, Kegiatan social, Kegiatan keagamaan, Kegiatan pendidikan Budaya olahraga, Program CO-OP (Cooperative Academic Education), Program magang industri.

    Sumber Online:
    http://www.telkom.co.id/tentang-telkom/sekilas-telkom/
    http://www.telkom.co.id/telkom-peduli/pembinaan-usaha-kecil/penataan-csr-telkom.html

    Demikian komentar dari saya, sebelum dan sesudahnya saya mengucapkan terimakasih. Mohon tanggapan dari bapak.

    Komentar oleh Sri Juliati | April 29, 2009 | Balas

  107. UBIT RAHAYU
    C1B006049
    MANAJEMEN B (REGULER)

    Malam Pak Jo ..

    Strategi merupakan awal mula dari kegiatan perusahaan dalam menghasilkan suatu keberhasilan. Tanpa strategi, sangat kecil kemungkinan perusahaan mendapatkan kesuksesan yang diharapkan. Begitu pula yang dilakukan oleh PT. SEMEN GRESIK, perusahaan bahan bangunan yang didirikan sejak 7 agustus 1957. Dari sejak berdiri sampai sekarang ini PT. SEMEN GRESIK telah berhasil menjadi perusahaan bahan bangunan (semen) terbesar di Indonesia.

    Adapun strategi yang mereka gunakan dalam menarik perhatian pasar adalah :

    1. Pengembangan Produk
    Dari tahun ketahun, PT. SEMEN GRESIK selalu memberikan inovasi produk yang langsung menarik perhatian pasar, seperti:

    • Semen Portland Tipe I. Dikenal pula sebagai ordinary Portland Cement (OPC), merupakan semen hidrolis yang dipergunakan secara luas untuk konstruksi umum, seperti konstruksi bangunan yang tidak memerlukan persyaratan khusus, antara lain : bangunan, perumahan, gedung-gedung bertingkat, jembatan, landasan pacu dan jalan raya.

    • Semen Portland Tipe II. Di kenal sebagai semen yang mempunyai ketahanan terhadap sulfat dan panas hidrasi sedang. Misalnya untuk bangunan di pinggir laut, tanah rawa, dermaga, saluran irigasi, beton massa dan bendungan.

    • Semen Portland Tipe III. Semua jenis ini merupakan semen yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan bangunan yang memerlukan kekuatan tekan awal yang tinggi setelah proses pengecoran dilakukan dan memerlukan penyelesaian secepat mungkin. Misalnya digunakan untuk pembuatan jalan raya, bangunan tingkat tinggi dan bandar udara.

    • Semen Portland Tipe V. Semen jenis ini dipakai untuk konstruksi bangunan-bangunan pada tanah/air yang mengandung sulfat tinggi dan sangat cocok untuk instalasi pengolahan limbang pabrik, konstruksi dalam air, jembatan, terowongan, pelabuhan dan pembangkit tenaga nuklir.

    • Special Blended Cement (SBC). Semen khusus yang diciptakan untuk pembangunan mega proyek jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) dan cocok digunakan untuk bangunan di lingkungan air laut. Dikemas dalam bentuk curah.

    • Portland Pozzolan Cement (PPC). Semen Hidrolis yang dibuat dengan menggiling terak, gypsum dan bahan pozzolan. Digunakan untuk bangunan umum dan bangunan yang memerlukan ketahanan sulfat dan panas hidrasi sedang. Misalnya, jembatan, jalan raya, perumahan, dermaga, beton massa, bendungan, bangunan irigasi dan fondasi pelat penuh.

    2. Lokasi Pabrik
    Lokasi pabrik sangat strategis di Sumatera, Jawa dan Sulawesi menjadikan Semen Gresik Group (SGG) mampu memasok kebutuhan semen di seluruh tanah air yang didukung ribuan distributor, sub distributor dan toko-toko. Selain penjualan di dalam negeri, SGG juga mengekspor ke beberapa negara antara lain: Singapura, Malaysia, Korea, Vietnam, Taiwan, Hongkong, Kamboja, Bangladesh, Yaman, Norfolk USA, Australia, Canary Island, Mauritius, Nigeria, Mozambik, Gambia, Benin dan Madagaskar.

    1. Semen Padang. Semen Padang memiliki 4 (empat) pabrik semen, kapasitas terpasang 5,24 juta ton semen pertahun berlokasi di Indarung, Sumatera Barat. Semen padang memiliki 5 pengantongan semen, yaitu : Teluk Bayur, Belawan, Batam, Tanjung Priok dan Ciwandan.

    2. Semen Gresik. Semen Gresik memiliki 3 pabrik dengan kapasitas terpasang 8,2 juta ton semen per tahun yang berlokasi di Tuban, Jawa Timur. Semen Gresik memiliki 2 pelabuhan, yaitu : Pelabuhan khusus Semen Gresik di Tuban dan Gresik.

    3. Semen Tonasa. Semen Tonasa memiliki 3 pabrik semen, kapasitas terpasang 3,48 juta ton semen per tahun, berlokasi di Pangkep, Sulawesi Selatan. Semen Tonasa memiliki 7 (tujuh) pengantongan semen, yaitu : Biringkasi, Makassar, Samarinda, Banjarmasin, Bitung, Palu, Ambon, Celukan Bawang, Bali.

    Dalam hubungannya dengan CSR, PT. SEMEN GRESIK telah melaksanakan program mereka yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat, antara lain:

    1. Environtment Lapangan
    Tujuan dari program CSR di bidang lingkungan adalah untuk mendukung pembangunan masyarakat dan lingkungan kesadaran. Perseroan menyadari bahwa pencapaian kinerja keuangan dan sosial akan berarti apa-apa tanpa kesadaran akan kelestarian lingkungan.. Berdasarkan kesadaran bahwa, Perusahaan mengambil inisiatif menggabungkan fungsi pelestarian lingkungan yang terintegrasi dengan kebijakan perusahaan, struktur, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan, pemantauan, dan pengendalian lingkungan.

    Perusahaan menyadari bahwa keberhasilan pengelolaan lingkungan merupakan pilar utama dari perwujudan pembangunan berkelanjutan.. Dengan demikian, Perseroan telah melakukan-sepenuhnya sadar dan direncanakan untuk menggabungkan lingkungan, termasuk sumber daya, ke dalam proses bisnis, untuk menjamin kemampuan, kesejahteraan, dan standar hidup masa kini dan generasi yang datang.
    Kegiatan termasuk pembangunan sabuk hijau, untuk bantuan air bersih / baik, air situs pariwisata, perkebunan dan nyata dalam pembentukan bekas situs pertambangan serta penerapan teknologi ramah lingkungan seperti eletrostatic precipitator (EP), dan pengolahan air hujan waduk air yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan.

    2. Bidang Sosial
    Lingkup kegiatan CSR Perusahaan di bidang sosial terdiri dari pembangunan infrastruktur, agama, pendidikan, kesejahteraan sosial, peningkatan kesehatan, revitalisasi seni dan budaya, tanggap darurat bencana, dan olahraga.

    Fasilitas publik. The kegiatan perbaikan fasilitas umum termasuk membangun jalan, penerangan jalan, sanitasi, dan fasilitas umum lainnya.. Tujuan aforementioned kegiatan ini adalah untuk meningkatkan aksesibilitas dan livability masyarakat.. Semen Gresik menyadari bahwa ketersediaan fasilitas umum adalah “jembatan” untuk memberdayakan masyarakat.

    Pendidikan. Salah satu aspek penting dalam pembangunan Indonesia adalah untuk meningkatkan tingkat pembangunan manusia. Dana bantuan untuk beasiswa yang meliputi aspek, kurikulum upgrade, peraga, seminar, aksi sosial wajib pedesaan magang, kursus, dan meningkatkan kemampuan guru, merupakan bentuk kepedulian Perusahaan untuk pengembangan sumber daya manusia.

    Kesejahteraan Sosial. Bantuan untuk kegiatan sosial termasuk tindakan amal, perayaan hari nasional, hibah untuk kegiatan yang diselenggarakan oleh kelompok pemuda dan masyarakat adalah bentuk dari komitmen perusahaan untuk menjadi “dekat dan berbagi” dalam setiap perkara

    Kesehatan. Bantuan untuk perbaikan kesehatan masyarakat, poliklinik desa untuk peralatan dan obat-obatan gratis bagi masyarakat miskin adalah upaya Perseroan dalam melaksanakan “kesehatan untuk semua” komitmen.. Kesehatan adalah investasi sosial yang penting dalam meningkatkan modal sosial.. Jalan sehat akan melahirkan masyarakat yang kuat dan bermartabat bangsa.

    Seni dan Budaya. Bantuan untuk pengembangan seni dan budaya merupakan manifestasi dari kepedulian perusahaan untuk melestarikan dan menghargai segala bentuk seni dan budaya dalam masyarakat. Melalui kegiatan seni dan budaya, Perusahaan, bersama dengan masyarakat, akan “bersatu dalam hikmat”.. Dana bantuan untuk peralatan seni dan budaya, festival, kinerja kesenian tradisional seperti Reog, Karawitan, dan tradisional wayang orang, merupakan bentuk kepedulian Perusahaan untuk pelestarian seni dan budaya dalam masyarakat.

    Tanggap Darurat Bencana. The penyakit dari para korban bencana di Indonesia memotivasi perusahaan agar lebih sadar dengan penyakit orang lain. Melalui tanggap darurat bencana, Perusahaan siap membantu dan mendampingi korban bencana. Tanggap darurat pada kegiatan yang telah dilakukan oleh PT. SEMEN GRESIK adalah:

    1. Distribusi Bantuan untuk Aceh korban gempa dan tsunami
    2. Distribusi Bantuan untuk korban Yogyakarta dan Jawa Tengah gempa
    3. Distribusi Bantuan untuk korban banjir Jember
    4. Distribusi Bantuan untuk korban Lapindo
    5. Distribusi Bantuan untuk korban bencana Trenggalek, dan
    6. Distribusi Bantuan untuk korban topan di Bojonegoro. Termasuk di dalamnya adalah distribusi bantuan makanan paket, sikat gigi dan sabun, tenda, dan peralatan serta kesehatan dan sebagai bantuan.

    Olahraga. Sport bukan hanya media untuk menjaga kesehatan masyarakat, tetapi juga sebagai media untuk actualize dan membangun karakter. Perusahaan kepedulian untuk pengembangan olahraga manifested adalah melalui kegiatan seperti PERSATU (Tuban Football Club), Semen Gresik Boxing Camp (SGBC), klub sepak bola ESGE, Bulutangkis Pusat Pendidikan dan Pelatihan, SSB Semen Gresik, dan tim petualangan.

    3. Bidang Ekonomi
    Perusahaan tanggung jawab sosial dalam bidang ekonomi difokuskan dalam upaya mendukung usaha mikro dan koperasi, baik atau tidak terkait dengan bisnis Semen Gresik.. Secara teknis, tanggung jawab yang dilakukan oleh dana bantuan dan dukungan yang berkelanjutan, dengan menempatkan aspek maju seperti kesetaraan, kemandirian, dan etika. Pengembangan mikro dan koperasi bantuan akan meningkatkan potensi mikro menjadi handal dan independen (seperti terhubung dengan manajemen keuangan dengan bank).

    Mohon Komentar bapak apabila penjelasan saya mengenai PT. SEMEN GRESIK masih ada kekurangan.

    Terima Kasih.

    Referensi:
    http://www.semengresik.com/
    http://id.wikipedia.org/wiki/Semen_Gresik,
    http://66.249.89.132/translate_c?hl=id&sl=en&u=http://www.semengresik.com/csrSocial.aspx&prev=/search%3Fq%3DCSR%2BPT.%2BSemen%2BGresik%26hl%3Did&usg=ALkJrhgrffFiQX5eZ0gaqHs41mv_5vAPuA
    http://66.249.89.132/translate_c?hl=id&sl=en&u=http://www.semengresik.com/csrEconomi.aspx&prev=/search%3Fq%3DCSR%2BPT.%2BSemen%2BGresik%26hl%3Did&usg=ALkJrhhSXTmXAiM2LRQqErGY-WFei3Ep3g

    Komentar oleh Ubit Rahayu | April 29, 2009 | Balas

  108. Nama : Budiyono
    NIM : C1B006045
    Kelas : B/Manajemen 2006

    STRATEGI PT.DJARUM

    Selamat malam Pak Jo. . .

    Setiap perusahaan yang melakukan bisnis di bidang apapun itu,hal utama yang menjadi tujuannya yaitu bagaimana perusahaan tersebut dapat berjalan dengan baik dalam arti tercapainya keberhasilan yang baik. Untuk mencapai tujuan itu, diperlukan suatu strategi manajemen yang sudah pasti dimiliki setiap perusahaan. Dalam Era ini dan dari tahun ke tahun, dapat dirasakan intensitas kompetesi bisnis berlangsung dengan cepat.
    Tanpa kesadaran akan faktor-faktor atau nilai penentu keberhasilan (key success factors), maka suatu perusahaan boleh jadi akan gagap mengelola dirinya, untuk kemudian terkapar mati ditelan arus perubahan aman. Di Indonesia, industri yang boleh dikatakan hasilnya dinikmati semua kalangan yaitu rokok. Meskipun industri ini, melahirkan kontroversi di masyarakat namun juga memberikan sumbangan yang sangat besar bagi APBN. dan bukan nilai yang sangat kecil, begitupula dengan lapangan kerja yang telah diberikan industri ini.
    Berdasarkan penjelasan dari Pak Jo bahwa untuk berhasil mengambil tindakan yang berbeda dari perusahaan saingan, maka perusahaan harus fokus. Demikian halnya dengan PT Djarum kudus sebagai perusahaan rokok terbesar di indonesia, perusahaan rokok ini fokus pada pelanggan.Pelanggan merupakan bagian yang sangat penting dalam keberlangsungan suatu perusahaan, tanpa ada pelanggan, tanpa ketertarikan pelanggan terhadap produk yang telah diproduksi, perusahan akan mandet. PT.Djarum selalu mengutamakan agar pelanggan selalu puas terhadap produknya, dengan memberikan harga yang relatif rendah meskipun keuntungan yang dicapai berkurang, hal ini diatasi dengan peningkatan hasil yang baik dan jumlah penjualan, selain itu juga PT.Djarum memberikan dana kepada beberapa pelanggan untuk memasarkan produknya sehingga tercipta hubungan yang sangat dekat. Selain fokus terhadap pelanggan, strategi yang dilakukan PT Djarum adalah Profesionalisme. Profesional dalam membangun perusahaan secara baik, dimulai dengan perekrutan karyawan-karyawati yang potensial (salah satu elemen vitas bagi kegemilangan gerak sebuah perusahaan). Kemampuan perusahaan untuk melakukan inovasi secara terus menerus. seiring tuntutan tersebut, PT.Djarum selalu memberikan respon yang inovatif pada konsumen. Profesional dalam mengimplementasikan strategi-strategi yang telah dirancang dengan penuh optimis. Dengan profesionalisme tersebut semuanya dapat tercapai.Dalam kaitanya dengan tanggung jawab sosial, untuk karyawan, PT.Djarum sangat memperhatikan karyawannya dengan memberikan jaminan sosial berupa jaminan kesehatan,hadiah tahunan, tunjangan, jaminan kecelakan,jaminan pensiun. PT.Djarum juga memberikan beasiswa pendidikan pada anak-anak karyawan sehingga dapat melanjutkan pendidikannya dengan baik serta beasiswa untuk mahasiswa di perguruan tinggi baik negeri dan swasta. Tanggung Jawab Sosial yang diberikan PT.Djarum tidak hanya pada karyawannya tetapi juga pada masyarakat umum.Untuk melaksanakan tanggung jawab ini PT.Djarum melakukan Coorporate Social Responbility (CSR), yang sangat jelas saat ini, yaitu : peduli dengan lingkungan,seperti penghijauan kota di kudus, mengadakan pencarian bakat musik indonesia dan olahraga. Dengan strategi pengembangan tersebut, membuat PT.Djarum semakin memantapkan perjalanannya dalam industri rokok murni pribumi, tanpa tersentuh oleh aset-aset asing. Semangat Nasionalismelah yang semakin membangkitkan perusahaan ini.
    Dari strategi yang telah dijelaskan, ada beberapa criteria strategi yang menurut saya baik untuk lebih dikembangkan, yakni memanfaatkan peluang sebesar-besarnya,baik eksternal maupun intrnal dengan memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki perusahaan,sehingga dapat memperkecil kelemahan perusahaan.Selain itu, perusahaan juga mengembangkan produk dan lini pemasaran.Memperbaiki persepsi konsumen terhadap rokok perusahaan agar dapat lebih mengembangkan lingkungan
    Sumber: Johannes, 2009. Manajemen Strategi dan Perkembangan Terkini, Fakultas Ekonomi Universitas Jambi.
    http://fabian-guitarist.blogspot.com/2009/03/ptdjarum.html

    Komentar oleh Budiyono | April 29, 2009 | Balas

  109. IFIN
    C1BOO6O51
    EKONOMI MANAJEMEN REGULER (S1)
    KELAS B/06

    SELAMAT MALAM PAK JO……….
    Extra Joss “BISA !!!” adalah produk minuman energi yang dipasarkan oleh PT Bintang Toedjoe. Sasarannya adalah olahragawan, pelajar, dan pegawai yang ingin mempertahankan konsentrasi dalam jangka waktu lama. Bentuknya bubuk dan dijual dalam sachet, dan mengandung antara lain kafein dan ginseng.
    Beberapa strategi yang di gunakan oleh Perusahaan Bintang Toedjoe dalam memasarkan “Extra joss”, antara lain :
    1. Peluncuran berbagai varian baru dari produk Extra Joss sachet.
    Bertujuan untuk dapat meredam persaingan dengan tetap menjaga core
    product Extra Joss. Extra Joss LG diproduksi oleh PT. Bintang Toedjoe dengan
    tujuan untuk membendung laju penjualan dari produk suplememn kesehatan lainnya.
    2. Iklan (PT. Bintang Toedjoe selalu meluncurkan kampanye iklan yang bervariasi setiap tiga bulan sekali Jika dilihat dari segi efektifitas serta ketepatan waktu penempatan
    iklan, Extra Joss selalu membidik acara-acara yang berbau olah raga serta pada
    Extra Joss bukan berasal dari kalangan pecinta olah raga namun lebih luas lagi tidak terbatas pada lingkup itu saja.
    3. Strategi Marketing public relation.
    Public relation dapat langsung ke konsumen, menjelaskan dan membangun satu hubungan yang baik dengan konsumen sehingga bukan hanya efisien melainkan juga efektif.
    4. Strategi positioning (penentuan posisi produk/merek).
    Pertumbuhan dan perluasan merek ke arah produk lainnya dapat menciptakan bisnis baru dengan biaya yang relatif lebih murah.

    5. Tipe iklan pembanding (comparative advertising).
    Comparative advertising dapat menarik lebih banyak perhatian kalayak karena “berbeda” (dibandingkan dengan sekian banyak iklan di televisi, comparative advertising lebih digemari). Comperative advertising menganggap seseorang akan lebih menyukai untuk mendengarkan dan melihat pesan yang sesuai dengan ketertarikan dan karakteristiknya.

    Strategi Pemasaran di atas, merupakan strategi yang di gunakan Oleh pihak Bintang Toedjoe dalam usaha peningkatan penjualan produk “Extra Joss”.
    Jika di simpulkan strategi apa yang baik, maka lebih baik perusahaan Bintang Toedjoe mempertimbangkan beberapa faktor dalam memasarkan produknya.
    Faktor-faktor tersebut adalah :
    a. Lingkungan sekitar
    b. Cross Category
    c. Balance Scorecard
    d. Mencapai Tujuan
    e. Uncertainty Absorption
    f. Hybrid Organization (HO)
    Beberapa kegiatan sosial PT. Bintang Toejoe yang juga merupakan Corporate Social Responsibility ( CSR ).
    1. Bidang sosial
    Yang dijalankan khusus oleh perusahaan PT. Bintang Toedjoe dalam kegiatan-kegiatan sosial (pemberian bantuan korban benca alam, sunatan massal, dll)
    2. Bidang olah raga
    Program ini mencakup berbagai kegiatan, antara lain menjadi sponsor berbagai acara olahraga dalam negeri, baik di tingkat nasional maupun internasional, seperti Piala Thomas dan Piala Eropa 2008.

    3. Bidang Pendidikan
    Bintang Toedjoe memberikan berbagai kesempatan pendidikan kepada masyarakat Indonesia melalui program Beasiswa Bintang Toedjoe.
    Sekian………………

    Komentar oleh Ifin | April 29, 2009 | Balas

  110. IFIN
    C1BOO6O51
    EKONOMI MANAJEMEN REGULER (S1)
    KELAS B/06

    SELAMAT MALAM PAK JO……….
    Extra Joss “BISA !!!” adalah produk minuman energi yang dipasarkan oleh PT Bintang Toedjoe. Sasarannya adalah olahragawan, pelajar, dan pegawai yang ingin mempertahankan konsentrasi dalam jangka waktu lama. Bentuknya bubuk dan dijual dalam sachet, dan mengandung antara lain kafein dan ginseng.
    Beberapa strategi yang di gunakan oleh Perusahaan Bintang Toedjoe dalam memasarkan “Extra joss”, antara lain :
    1. Peluncuran berbagai varian baru dari produk Extra Joss sachet.
    Bertujuan untuk dapat meredam persaingan dengan tetap menjaga core
    product Extra Joss. Extra Joss LG diproduksi oleh PT. Bintang Toedjoe dengan
    tujuan untuk membendung laju penjualan dari produk suplememn kesehatan lainnya.
    2. Iklan (PT. Bintang Toedjoe selalu meluncurkan kampanye iklan yang bervariasi setiap tiga bulan sekali Jika dilihat dari segi efektifitas serta ketepatan waktu penempatan
    iklan, Extra Joss selalu membidik acara-acara yang berbau olah raga serta pada
    Extra Joss bukan berasal dari kalangan pecinta olah raga namun lebih luas lagi tidak terbatas pada lingkup itu saja.
    3. Strategi Marketing public relation.
    Public relation dapat langsung ke konsumen, menjelaskan dan membangun satu hubungan yang baik dengan konsumen sehingga bukan hanya efisien melainkan juga efektif.
    4. Strategi positioning (penentuan posisi produk/merek).
    Pertumbuhan dan perluasan merek ke arah produk lainnya dapat menciptakan bisnis baru dengan biaya yang relatif lebih murah.

    5. Tipe iklan pembanding (comparative advertising).
    Comparative advertising dapat menarik lebih banyak perhatian kalayak karena “berbeda” (dibandingkan dengan sekian banyak iklan di televisi, comparative advertising lebih digemari). Comperative advertising menganggap seseorang akan lebih menyukai untuk mendengarkan dan melihat pesan yang sesuai dengan ketertarikan dan karakteristiknya.

    Strategi Pemasaran di atas, merupakan strategi yang di gunakan Oleh pihak Bintang Toedjoe dalam usaha peningkatan penjualan produk “Extra Joss”.
    Jika di simpulkan strategi apa yang baik, maka lebih baik perusahaan Bintang Toedjoe mempertimbangkan beberapa faktor dalam memasarkan produknya.
    Faktor-faktor tersebut adalah :
    a. Lingkungan sekitar
    b. Cross Category
    c. Balance Scorecard
    d. Mencapai Tujuan
    e. Uncertainty Absorption
    f. Hybrid Organization (HO)
    Beberapa kegiatan sosial PT. Bintang Toejoe yang juga merupakan Corporate Social Responsibility ( CSR ).
    1. Bidang sosial
    Yang dijalankan khusus oleh perusahaan PT. Bintang Toedjoe dalam kegiatan-kegiatan sosial (pemberian bantuan korban benca alam, sunatan massal, dll)
    2. Bidang olah raga
    Program ini mencakup berbagai kegiatan, antara lain menjadi sponsor berbagai acara olahraga dalam negeri, baik di tingkat nasional maupun internasional, seperti Piala Thomas dan Piala Eropa 2008.

    3. Bidang Pendidikan
    Bintang Toedjoe memberikan berbagai kesempatan pendidikan kepada masyarakat Indonesia melalui program Beasiswa Bintang Toedjoe.
    Sekian……

    Komentar oleh IFIN | April 29, 2009 | Balas

  111. Nama : Budiyono
    NIM : C1B006045
    Kelas : B/Manajemen 2006

    STRATEGI PT.DJARUM

    Selamat malam Pak Jo. . . .

    Setiap perusahaan yang melakukan bisnis di bidang apapun itu,hal utama yang menjadi tujuannya yaitu bagaimana perusahaan tersebut dapat berjalan dengan baik dalam arti tercapainya keberhasilan yang baik. Untuk mencapai tujuan itu, diperlukan suatu strategi manajemen yang sudah pasti dimiliki setiap perusahaan. Dalam Era ini dan dari tahun ke tahun, dapat dirasakan intensitas kompetesi bisnis berlangsung dengan cepat.
    Tanpa kesadaran akan faktor-faktor atau nilai penentu keberhasilan (key success factors), maka suatu perusahaan boleh jadi akan gagap mengelola dirinya, untuk kemudian terkapar mati ditelan arus perubahan aman. Di Indonesia, industri yang boleh dikatakan hasilnya dinikmati semua kalangan yaitu rokok. Meskipun industri ini, melahirkan kontroversi di masyarakat namun juga memberikan sumbangan yang sangat besar bagi APBN. dan bukan nilai yang sangat kecil, begitupula dengan lapangan kerja yang telah diberikan industri ini.
    Berdasarkan penjelasan dari Pak Jo bahwa untuk berhasil mengambil tindakan yang berbeda dari perusahaan saingan, maka perusahaan harus fokus. Demikian halnya dengan PT Djarum kudus sebagai perusahaan rokok terbesar di indonesia, perusahaan rokok ini fokus pada pelanggan.Pelanggan merupakan bagian yang sangat penting dalam keberlangsungan suatu perusahaan, tanpa ada pelanggan, tanpa ketertarikan pelanggan terhadap produk yang telah diproduksi, perusahan akan mandet. PT.Djarum selalu mengutamakan agar pelanggan selalu puas terhadap produknya, dengan memberikan harga yang relatif rendah meskipun keuntungan yang dicapai berkurang, hal ini diatasi dengan peningkatan hasil yang baik dan jumlah penjualan, selain itu juga PT.Djarum memberikan dana kepada beberapa pelanggan untuk memasarkan produknya sehingga tercipta hubungan yang sangat dekat. Selain fokus terhadap pelanggan, strategi yang dilakukan PT Djarum adalah Profesionalisme. Profesional dalam membangun perusahaan secara baik, dimulai dengan perekrutan karyawan-karyawati yang potensial (salah satu elemen vitas bagi kegemilangan gerak sebuah perusahaan). Kemampuan perusahaan untuk melakukan inovasi secara terus menerus. seiring tuntutan tersebut, PT.Djarum selalu memberikan respon yang inovatif pada konsumen. Profesional dalam mengimplementasikan strategi-strategi yang telah dirancang dengan penuh optimis. Dengan profesionalisme tersebut semuanya dapat tercapai.Dalam kaitanya dengan tanggung jawab sosial, untuk karyawan, PT.Djarum sangat memperhatikan karyawannya dengan memberikan jaminan sosial berupa jaminan kesehatan,hadiah tahunan, tunjangan, jaminan kecelakan,jaminan pensiun. PT.Djarum juga memberikan beasiswa pendidikan pada anak-anak karyawan sehingga dapat melanjutkan pendidikannya dengan baik serta beasiswa untuk mahasiswa di perguruan tinggi baik negeri dan swasta. Tanggung Jawab Sosial yang diberikan PT.Djarum tidak hanya pada karyawannya tetapi juga pada masyarakat umum.Untuk melaksanakan tanggung jawab ini PT.Djarum melakukan Coorporate Social Responbility (CSR), yang sangat jelas saat ini, yaitu : peduli dengan lingkungan,seperti penghijauan kota di kudus, mengadakan pencarian bakat musik indonesia dan olahraga. Dengan strategi pengembangan tersebut, membuat PT.Djarum semakin memantapkan perjalanannya dalam industri rokok murni pribumi, tanpa tersentuh oleh aset-aset asing. Semangat Nasionalismelah yang semakin membangkitkan perusahaan ini.
    Dari strategi yang telah dijelaskan, ada beberapa criteria strategi yang menurut saya baik untuk lebih dikembangkan, yakni memanfaatkan peluang sebesar-besarnya,baik eksternal maupun intrnal dengan memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki perusahaan,sehingga dapat memperkecil kelemahan perusahaan.Selain itu, perusahaan juga mengembangkan produk dan lini pemasaran.Memperbaiki persepsi konsumen terhadap rokok perusahaan agar dapat lebih mengembangkan lingkungan
    Sumber: Johannes, 2009. Manajemen Strategi dan Perkembangan Terkini, Fakultas Ekonomi Universitas Jambi.
    http://fabian-guitarist.blogspot.com/2009/03/ptdjarum.html

    Komentar oleh budiyono | April 29, 2009 | Balas

  112. nama:Hari Pradana
    nim:CIC005097
    jurusan :akuntasi

    siang pak….
    maaf sebelumnya atas keterlambatan saya mengirimkan tugas tentang ” penelusuran dan pengembangan pendidikan”
    Menurut UU No.20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
    Batas-batas pendidikan :
    a. Batas-batas pendidikan pada peserta didik :
    Peserta didik sebagai manusia dapat memiliki perbedaan, dalam kemampuan, bakat, minat, motivasi, watak, ketahanan, semangat, dan sebagainya.
    b. Batas-batas pendidikan pada pendidik :
    Sebagai manusia biasa, pendidik memiliki keterbatasan-keterbatasan. Namun yang menjadi permasalahan adalah apakah keterbatasan itu dapat ditolerir atau tidak. Keterbatasan yang dapat ditolerir ialah apabila keterbatasan itu menyebabkan tidak dapat terwujudnya interaksi antara pendidik dan peserta didik, misalnya pendidik yang sangat ditakuti oleh peserta didik sehingga tidak mungkin peserta didik datang berhadapan dengannya. Pendidik yang tidak tahu apa yang akan menjadi isi interaksi dengan peserta didik, akan menjadikan kekosongan dan kebingungan dalam interaksi. Serta pendidik yang bermoral, termasuk yang tidak dapat ditolerir, karena pendidikan pada dasarnya adalah usaha yang dilandasi moral.
    c. Batas-batas pendidikan dalam lingkungan dan sarana pendidikan :
    Lingkungan dan sarana pendidikan merupakan sumber yang dapat menentukan kualitas dan berlangsungnya usaha pendidikan.
    Perguruan tinggi sebagai wadah peningkatan kualitas, dan pembinaan SDM diharapkan bisa memberikan nilai tambah bagi segenap mahasiswa, dan jika memungkinkan seluruh masyarakat, sehingga tercipta SDM daerah Jambi yang berkualitas dan tangguh. Dengan melalui pelatihan yang dilaksanakan hari ini akan mempu menjawab berbagai tantangan dan kendala yang dihadapi dalam meningkatkan wawasan keprotokoleran sebagaimana yang diharapkan.
    Perguruan Tinggi Jambi(UNJA) harus mempunyai strategi untuk menarik pelajar-pelajar yang ingin masuk ke perguruan tinggi.Strategi yang dapat di buat yaitu:
    1.membuat promosi yang dapat menarik pelajar-pelajar
    2.mutu pendidikannya lebih di tingkatkan lagi,untuk menciptakan mahasiswa yang berkualitas
    3.memperbaharui fasilitas-fasilitas yang ada
    4.memperluas Kesempatan Belajar mahasiswa
    5 meningkatkan Leadership
    6.meningkatkan Dana Pendidikan dan Penelitian
    7.meningkatkan mutu kerjasama nasional dan internasional
    8.pembangunan Terintegrasi

    Komentar oleh hari pradana | April 30, 2009 | Balas

  113. Nama : Peki Sasmar P
    Nim : c1b006015
    Jurusan : Reguler- Manajemen

    Selamat Siang Pak
    berikut ini saya lampirkan analisis saya mengenai strategi perusahaan Apple.

    1. Perusahaan ini tercatat secara hukum di Cupertino, negara bagian California pada 3 Januari 1977. Memiliki misi utama yaitu menciptakan produk keren baru bagi konsumen di seluruh dunia. Memiliki slogan “Think Deferent”. Fokus utamanya adalah Pelanggan “Konsumen dan Pendidikan”. Perusahaan ini merancang, memproduksi dan memasarkan komputer pribadi dan perangkat lunak yang berhubungan dengan komputer, jasa, peripheral dan solusi jaringan. Apple juga merancang, mengembangkan, dan memasarkan pemutar music digital portable dengan aksesoris dan jasa yang meliputi distribusi secara online dari music, audio buku, video music, film pendek dan pertunjukan televisi. Apple memiliki banyak produk yang diawali dengan prefiks i, misalnya PC iMac, notebooks iBook, pemutar musik digital iPod, toko on-line iTones dan toko resmi iStore.

    Dengan percepatan perkembangan teknologi dewasa ini, Apple telah belajar dari kiprahnya bahwa perusahaan tidak bisa melakukannya sendiri meskipun cerdik, secerdik apa pun. Pasar berkembang begitu cepat, teknologi berkembang semakin kompleks, dan semakin banyak orang pandai yang melakukan inovasi dan investasi. Soal pengembangan produk, tidak bisa kita pungkiri bahwa Apple sangat menomorsatukan hal ini. Lihat saja iPod dengan desain yang elegan, mudah digunakan dengan menu sentral berbentuk seperti roda, dan pemilihan warna kemasan yang menarik. Ini baru dari segi penampilan. Dalam hal perangkat, iPod didesain dengan teknologi hard drive secara teliti. Dalam hal perangkat lunak pun, setiap produk Apple selalu dikembangkan dengan prinsip berimbang menggabungkan konsistensi dan kontinuitas. Setiap aplikasi yang dikembangkan selalu konsisten sehingga tidak ada masalah dalam perkembangan versi selanjutnya. Fitur yang telah ada pun disempurnakan dengan menggunakan asas kontinuitas sehingga pengguna bisa merasakan manfaatnya secara berkesinambungan.

    Pada saat ini, Apple akan mencari sumber pertumbuhan baru di bidang inovasi dan pengembangan produk. Di awali dari pertengahan tahun lalu, Apple ber-inovasi dengan produk barunya bernama “iPhone”. Produk iPhone adalah produk inovasi dari iPod yaitu, menggabungkan dari 3 gadget yaitu Mp3 player, telpon genggam dan pengakses internet e-mail. Ketiga gadget dimasukkan ke dalam satu device yang tipisnya 11.1 cm, lebih tipis dari semua jenis ponsel keluaran Nokia saat ini, berlayar sentuh,dan memiliki resolusi tertinggi dari seluruh Smart phone yang ada saat ini yang terkenal dengan nama iPhone. Apple telah mendaftarkan nama domain situs web http://www.iphone.org.

    Strategi pemasaran yang dilakukan Apple juga sangat praktis. Belajar dari Harley Davidson, Apple memasarkan produknya melalui komunitas. Dengan adanya komunitas seperti MUG (Macintosh Users Group), masalah teknis bisa diselesaikan oleh komunitas pengguna dan sekaligus bertindak sebagai corong Apple dalam menyebarkan hal-hal positif mengenai Apple. Strategi Apple adalah Strategi Pertumbuhan terkonsentrasi, melalui integrasi vertikal maupun horisontal, yaitu perusahaan menggunakan pengetahuan dari tangan pertama mereka dan melibatkan diri secara mendalam dengan segmen produk yang spesifik untuk menjadikan kekuatan yang sangat luar biasa dalam industri mereka. Strategi ini jitu dan efektif bila disertai dengan produk yang andal.

    2.iPhone adalah senjata terbaik untuk menjual ke korporasi, tetapi produk hebat saja tidak cukup maka diperlukan peran kemitraan yang lebih besar, mengingat pihak korporasi ingin mengembangkan perangkat lunak mereka sendiri dan mengembangkan program dari pengembang komersial lainnya. Apple perlu membangun kredibilitas di mata para pembeli korporasi setelah lama mengabaikan mereka. Perusahaan ini mungkin harus mengubah model bisnis untuk melayani kelas kantoran, mereka juga harus lebih terbuka terhadap mitra bisnis. Apple perlu mengembangkan teknologi infrastruktur yang jauh lebih rumit dari yang mereka miliki saat ini. Begitu satu perusahaan mengadopsi iPhone, Apple harus memastikan agar software-nya senantiasa terbaru, aman, dan bisa bekerja tanpa cacat bersama teknologi bergerak lainnya. Apple harus bisa menciptakan iPhone yang hanya bisa dioperasikan oleh si pemilik. Ini untuk menghindari kekhawatiran jika seorang eksekutif kehilangan piranti tersebut. Perusahaan-perusahaan besar butuh layanan bantuan secara total: 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu. Ini berarti Apple perlu menambah staf serta berinvestai dalam infrastruktur tambahan. Peringkat kelima perusahaan yang di kagumi dunia pada 2007 versi majalah Fortune adalah Apple Computer, Inc.

    Dalam hal CSR Apple Sebagai bagian dari Strategi Iklim nya, telah menetapkan target untuk mengurangi konsumsi energi dan emisi CO2 di area bisnis yang penting. Selain itu Apple juga mendukung dan berpartisipasi dalam program earth hour dengan Bantu mengirimkan pesan tentang pemanasan global sebagai bentuk kepedulian tentang perubahan iklim dunia .selain itu juga melakukan tindakan dalam hal :
    • Mengurangi tingkat konsumsi rata-rata energi pengisi daya pada mode tanpa beban sejak tahun 2006 hingga 50 persen pada akhir tahun 2010 (V)
    • Pada akhir tahun 2008, menambahkan pengingat agar pengguna mencabut charger setelah daya terisi penuh di semua perangkat Gadget baru
    • Menetapkan target efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon dioksida untuk pemasok global pada tahun 2009
    • Menetapkan target pengurangan untuk penyedia layanan logistik pada tahun 2009.
    Sekian dan terima kasih

    Referensi :

    http://www.slideshare.net/guest8ff96e/apple-presentasi-sangat-baru-presentation

    Komentar oleh Peki Sasmar Putra | April 30, 2009 | Balas

  114. selamat sore pak jo..

    saya sangat setuju bahwa strategi pemasaran sangat di butuhkan bagi suatu perusahaan dalam menjalankan aktivitas perusahaan.strategi perusahaan merupakan suatu tindakan yang disusun untuk dapat menyesuaikan persaingan-persaingan yang terjadi antara perusahaan.
    sebagai contoh pt sidomuncul tbk,pt sidomuncul berdiri sejak tahun 1991 dengan visi”menjadi industri jamu yang dapat memberikan manfaat pada masyarakat dan lingkungan” dan mempunyai misi “meningkatkan pelayanan di bidang herbal tradisional,memgembangkan research yang berhubungan dengan pengembangan pengobatan dan bahan-bahan alami,meningkatkan kesadaran masyarakat akan arti pentingnya membina kesehatan melalui pola sehat,pemakaian bahan-bahan alami dan pengobatan secara tradisional.
    dengan strategi yang yang berfokus pada upaya mengedukasi pasar yang baru dan pengembangan industri jamu,merek lokal,brand extention, fokus yang berorientasi pada industri dan brand,perencanaan pemasaran dilakukan oleh pt sidomuncul secara jangka panjang dan jangka pendek. secara jangka panjang fokus pada obat alam,ekspansi keluar pasar indonesia,pengembangan brand produk-produk sesuai kebutuhan pasar sedangkan jangka pendeknya dengan memperkuat pasar dalam negeri,meningkatkan kapasitas pabrik ,brand product(kuku bima energi,tolak angin,jamu komplit)dan research.
    menurut saya,strategi yang baik seperti pt sidomuncul ini adalah perusahaan lebih memfokuskan pada obat-obat lokal dan merek lokal.serta perusahaan juga lebih mengembangkan produk dan pemasaran produk-produk lokal tersebut ke luar negeri agar lebih di kenal dan juga mempertahankan pasar di dalam negeri.
    menurut THE WORLD BUSINESS OF COUNCIL FO SUSTAINABLE DEVELOPMENT-WBCSD(2002),bahwa defenisi CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan merupakan komitmen bisnis untuk kontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan,bekerja sama dengan karyawan perusahaan serta keluarganya,berikutnya melibatkan komuniti sekitarnya dan masyarakat secara keseluruhan dalam upaya meninglkatkan kualitas kehidupan(budimanta 2004:73).csr merupakan suatu progrm yang mengimplementasikan langsung tanggung jawab sosial kepad masyarakat,dalam hal ini pt sidomuncul kembali menggelar mudik bersama dengan tukang jmu gendong bersama keluarganya di pelataran parkir prj(kamis 25/9)
    mudik gratis ini di ikuti oleh 18.000 ribu tukang jamu sejabodetabek. ini termasuk kepedulian pot sidomuncul kepada para pemasar produk nya sebagai rasa kepeduliannya.para tukang jamu juga merasa bahwa mereka merasa diperhatikan oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

    demikianlah tulisan yng dapat saya buat semoga dapat diterima dan di mengerti.
    terima kasih.

    Komentar oleh anggelina | April 30, 2009 | Balas

  115. selamat sore pak jo..

    saya sangat setuju bahwa strategi pemasaran sangat di butuhkan bagi suatu perusahaan dalam menjalankan aktivitas perusahaan.strategi perusahaan merupakan suatu tindakan yang disusun untuk dapat menyesuaikan persaingan-persaingan yang terjadi antara perusahaan.
    sebagai contoh pt sidomuncul tbk,pt sidomuncul berdiri sejak tahun 1991 dengan visi”menjadi industri jamu yang dapat memberikan manfaat pada masyarakat dan lingkungan” dan mempunyai misi “meningkatkan pelayanan di bidang herbal tradisional,memgembangkan research yang berhubungan dengan pengembangan pengobatan dan bahan-bahan alami,meningkatkan kesadaran masyarakat akan arti pentingnya membina kesehatan melalui pola sehat,pemakaian bahan-bahan alami dan pengobatan secara tradisional.
    dengan strategi yang yang berfokus pada upaya mengedukasi pasar yang baru dan pengembangan industri jamu,merek lokal,brand extention, fokus yang berorientasi pada industri dan brand,perencanaan pemasaran dilakukan oleh pt sidomuncul secara jangka panjang dan jangka pendek. secara jangka panjang fokus pada obat alam,ekspansi keluar pasar indonesia,pengembangan brand produk-produk sesuai kebutuhan pasar sedangkan jangka pendeknya dengan memperkuat pasar dalam negeri,meningkatkan kapasitas pabrik ,brand product(kuku bima energi,tolak angin,jamu komplit)dan research.
    menurut saya,strategi yang baik seperti pt sidomuncul ini adalah perusahaan lebih memfokuskan pada obat-obat lokal dan merek lokal.serta perusahaan juga lebih mengembangkan produk dan pemasaran produk-produk lokal tersebut ke luar negeri agar lebih di kenal dan juga mempertahankan pasar di dalam negeri.
    menurut THE WORLD BUSINESS OF COUNCIL FO SUSTAINABLE DEVELOPMENT-WBCSD(2002),bahwa defenisi CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan merupakan komitmen bisnis untuk kontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan,bekerja sama dengan karyawan perusahaan serta keluarganya,berikutnya melibatkan komuniti sekitarnya dan masyarakat secara keseluruhan dalam upaya meninglkatkan kualitas kehidupan(budimanta 2004:73).csr merupakan suatu progrm yang mengimplementasikan langsung tanggung jawab sosial kepad masyarakat,dalam hal ini pt sidomuncul kembali menggelar mudik bersama dengan tukang jmu gendong bersama keluarganya di pelataran parkir prj(kamis 25/9)
    mudik gratis ini di ikuti oleh 18.000 ribu tukang jamu sejabodetabek. ini termasuk kepedulian pot sidomuncul kepada para pemasar produk nya sebagai rasa kepeduliannya.para tukang jamu juga merasa bahwa mereka merasa diperhatikan oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

    demikianlah tulisan yng dapat saya buat semoga dapat diterima dan di mengerti.
    terima kasih.
    SELAMAT SORE.

    Anglina, ulasanmu di atas seharusnya mengikuti pertanyaan yg ada di blog. Walau saya katakan makna penjelasan di atas cukup baik.

    Komentar oleh anggelina nim C1B006047 MGT B/06 | April 30, 2009 | Balas

  116. selamat sore pak jo..

    saya sangat setuju bahwa strategi pemasaran sangat di butuhkan bagi suatu perusahaan dalam menjalankan aktivitas perusahaan.strategi perusahaan merupakan suatu tindakan yang disusun untuk dapat menyesuaikan persaingan-persaingan yang terjadi antara perusahaan.
    sebagai contoh pt sidomuncul tbk,pt sidomuncul berdiri sejak tahun 1991 dengan visi”menjadi industri jamu yang dapat memberikan manfaat pada masyarakat dan lingkungan” dan mempunyai misi “meningkatkan pelayanan di bidang herbal tradisional,memgembangkan research yang berhubungan dengan pengembangan pengobatan dan bahan-bahan alami,meningkatkan kesadaran masyarakat akan arti pentingnya membina kesehatan melalui pola sehat,pemakaian bahan-bahan alami dan pengobatan secara tradisional.
    dengan strategi yang yang berfokus pada upaya mengedukasi pasar yang baru dan pengembangan industri jamu,merek lokal,brand extention, fokus yang berorientasi pada industri dan brand,perencanaan pemasaran dilakukan oleh pt sidomuncul secara jangka panjang dan jangka pendek. secara jangka panjang fokus pada obat alam,ekspansi keluar pasar indonesia,pengembangan brand produk-produk sesuai kebutuhan pasar sedangkan jangka pendeknya dengan memperkuat pasar dalam negeri,meningkatkan kapasitas pabrik ,brand product(kuku bima energi,tolak angin,jamu komplit)dan research.
    menurut saya,strategi yang baik seperti pt sidomuncul ini adalah perusahaan lebih memfokuskan pada obat-obat lokal dan merek lokal.serta perusahaan juga lebih mengembangkan produk dan pemasaran produk-produk lokal tersebut ke luar negeri agar lebih di kenal dan juga mempertahankan pasar di dalam negeri.
    menurut THE WORLD BUSINESS OF COUNCIL FO SUSTAINABLE DEVELOPMENT-WBCSD(2002),bahwa defenisi CSR atau tanggung jawab sosial perusahaan merupakan komitmen bisnis untuk kontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan,bekerja sama dengan karyawan perusahaan serta keluarganya,berikutnya melibatkan komuniti sekitarnya dan masyarakat secara keseluruhan dalam upaya meninglkatkan kualitas kehidupan(budimanta 2004:73).csr merupakan suatu progrm yang mengimplementasikan langsung tanggung jawab sosial kepad masyarakat,dalam hal ini pt sidomuncul kembali menggelar mudik bersama dengan tukang jmu gendong bersama keluarganya di pelataran parkir prj(kamis 25/9)
    mudik gratis ini di ikuti oleh 18.000 ribu tukang jamu sejabodetabek. ini termasuk kepedulian pt sidomuncul kepada para pemasar produk nya sebagai rasa kepeduliannya.para tukang jamu juga merasa bahwa mereka merasa diperhatikan oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

    demikianlah tulisan yng dapat saya buat semoga dapat diterima dan di mengerti.
    terima kasih.
    SELAMAT SORE.

    Komentar oleh anggelina nim C1B006047 MGT B/06 | April 30, 2009 | Balas

  117. syallom pak jo..
    selamat malam..
    maaf mengganggu..
    saya farida,salah satu mahasiswi bapak di mata kuliah STR kelas reguler manajemen,maaf pak baru bisa mengumpulkan tugas sekarang..

    Sebuah perusahaan di era yang semakin ketat ini harus mengevaluasi kinerjanya, serta melakukan serangkaian perbaikan, agar tetap tumbuh dan dapat bersaing. Perbaikan tersebut akan dilaksanakan secara terus menerus, sehingga kinerja perusahaan makin baik dan dapat terus unggul dalam persaingan, atau minimal tetap dapat bertahan.

    itu juga yang dilakukan oleh perusahaan indofarma yang berupaya mengidentifikasikan diri sebagai bagian dari komunitas sekitar dan salah satu caranya adalah melalui kegiatan community development.

    sebagai contoh :
    Sejak 1989, PT Indofarma (Persero) Tbk. telah melakukan pembinaan terhadap 1.129 Mitra Binaan. Di antara Mitra Binaan, 782 bergerak di bidamg bidang perdagangan dan sisanya di bidang industri manufaktur (44), jasa (49), pertanian, (88), peternakan (8), perikanan (1), dan Iain-Iain (dalam bentuk koperasi, 15). Sampai dengan 31 Desember 2005,438 Mitra Binaan telah selesai dibina. Sementara itu, untuk Program Bina Lingkungan, pada 2005 Indofarma memberikan bantuan obat-obatan senilai Rp418,23 juta. Kegiatan sosial lain yang dilakukan Indofarma adalah pemberian bantuan alat kesehatan dan MP ASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu) untuk keluarga pra-sejahtera. Selain itu, Perusahaan juga memberikan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat.

    Selain itu, pada 2005 Indofarma juga memberikan beasiswa sebesar Rp11,475 juta kepada 29 murid SD, SLTP, dan SLTA.

    Indofarma sebagai entitas bisnis tidak hanya mementingkan pencapaian kinerjanya namun juga memperhatikan dan peduli terhadap masyarakat secara umum. Hal ini mengingat bahwa masyarakat merupakan salah satu stakeholder Indofarma dan mempunyai hubungan kepentingan yang bersifat timbal balik. Hubungan tersebut perlu diibina dalam suatu Prograrrt Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Program ini juga merupakan salah satu perwujudan dari pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik terutama dengan adanya rasa tangung jawab sosial perusahaan. Pendanaan PKBL berasa! dari penyisihan laba setelah pajak sebesar 1%-3% untuk program kemitraan dan maksimal 1% untuk program bina lingkungan berdasarkan keputusan RUPS. Sampai akhir tahun 2006 melalui program PKBL, Indofarma telah menyalurkan dalam bentuk pinjaman modal secara kumulatif sebesar Rp 122,31 miliar kepada 173 unit mitra binaan, hibah kemitraan sebesar Rp 1,32 miliar dan hibah bina lingkungan sebesar Rp 2,53 miliar sertta berpartisipasi dalam penjaminan Kredit Usaha Mikro Layak Tanpa Agunan (KUMLTA) pada Bank Mandiri sebesar Rp. 1,03 miliar.
    Keefektifan penyaluran dana dalam PKBL dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2006 berturut-turut sebesar: 70,83%, 62,15% dan 76,54%. Sedangkan tingkat kolektibilitas PKBL dalam bentuk pinjaman modal dari tahun 2004 sampai dengan 2006 berturut-turut sebesar 24,95%, 19.50% dan 29,03%. Penurunan kedua indikator di atas yang terjadi di tahun 2005 karena sebagian dana PKBL disalurkan melalui penjaminan KUMLTA di Bank Mandiri.

    perusahaan tersebut sudah melakukan strategi yang sudah mereka tetapkan sebelumnya,salah satunya lewat CSR itu. dan dari stategi yang mereka buat,sya bisa mengambil kesimpulan ada beberapa kriteria strategi yang baik, yaitu :

    ♥ Pola kepemimpinan Tidak ada satu suara yang menentukan secara otoriter strategi maupun kebijakan perusahaan. Semua kebijakan dan strategi haruslah didasarkan pada proses pertimbangan yang melibatkan semua pihak terkait secara demokratis. Karena, dengan begitulah suatu kebijakan dan strategi perusahaan dapat dirumuskan dan diterapkan secara efektif.

    ♥ Posisi Perusahaan
    Pada titik ekstrem, refleksi yang bersifat internal tentang strategi perusahaan biasanya berbunyi begini, apa yang dimiliki oleh perusahaan itulah yang nantinya akan menentukan bisnis utama mereka. Pernyataan ini memang tepat, tetapi tidaklah cukup.
    Perusahaan yang mengabaikan hal ini, dan tetap hanya berfokus pada bisnis utama mereka, tidak akan pernah mencapai keunggulan di dalam bisnis. Dalam hal ini bisa saja dikatakan, bahwa perusahaan itu sebenarnya sama sekali tidak memiliki strategi.

    ♥ Kemampuan Perusahaan
    Perusahaan sama sekali tidak perlu mempertahankan posisi mereka pada bidang-bidang yang nantinya tidak bisa mereka pertahankan. Memang, perusahaan perlu menjaga bisnis utama dan penunjangnya yang unik, tetapi perusahaan sama sekali tidak perlu mempertahankan area bisnis, yang mereka sadar betul, bahwa mereka tidak mampu menjalankannya.
    Jika Unit usaha yang satu memperkuat unit usaha yang lain, dan begitu pula sebaliknya maka akan membedakan suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Perusahaan lain tidak bisa mengikuti, karena perusahaan ini memiliki kompetensi pada area-area yang tidak bisa dimasuki oleh para kompetitornya.
    Perusahaan yang ideal juga merupakan perusahaan yang sadar betul akan potensi-potensi yang mereka miliki, serta kemudian berniat untuk mengembangkan potensi tersebut semaksimal mungkin. Potensi-potensi itu tidak hanya diarahkan untuk meraih keuntungan sebesar mungkin, tetapi juga untuk mengembangkan masyarakat di dalam kehidupan politik.
    Kunci perumusan strategi perusahaan yang efektif adalah pengenalan diri. Seperti layaknya manusia yang bijaksana, yang mampu mengenali keseluruhan dirinya, baik kelebihan maupun kekurangannya, perusahaan yang baik adalah perusahaan yang sadar betul akan kemampuan maupun kelemahannya. Berdasarkan pengenalan itu pulalah strategi dan keputusan perusahaan dirumuskan.

    Terimakasih pak..
    GBu
    Farida, jawabannya fokus kepada pertanyaan saja. Penjelasan di atas cukup baik, namun penjelasan harus mengacu kepada pertanyaan.

    Komentar oleh farida nengsih sinurat | April 30, 2009 | Balas

  118. Malam Pak Jo…

    Saya mau tanya soal CSR…

    - Seberapa besar sih pengaruh CSR bagi suatu perusaahaan..?

    - Bila suatu perusahaan telah melakukan CSR dengan sangat baik, lalu apakah guna dari kelompok pemerhati..? Apakah mereka masih dibutuhkan..?

    Terima Kasih Pak Jo…
    CSR itu datangnya dari korporasi. Pandangan lama beranggapan bahwa tujuan perusahaan hanya mencari keuntungan, masalah sosial urusan negara. Akan tetapi hal ini tidak bertahan lama, karena kenyataannya korporasi sadar akan prinsip simbiotik. Bila masyarakat maju dan dapat menerima perusahaan, maka persepsi dan daya beli akan meningkat. Artinya hal demikian akan memposisikan korporasi secara baik, khususnya jangka panjang. Hal demikianlah yang memberi keyakinan bahwa CSR akan memberikan manfaat kepada korporasi.

    by : Imbamg Farizan Dwi Putra

    Komentar oleh Imbang Farizan Dwi Putra | April 30, 2009 | Balas

  119. Untuk peserta STR yang belum memberi tugas, khusunya jurusan manajemen ditunggu sampai tanggal 26 July 2009.

    Komentar oleh johannessimatupang | Juli 19, 2009 | Balas

  120. wah terimakasih atas info tentang strateginya…

    Komentar oleh hanyakomar | Juli 27, 2009 | Balas

  121. Dona Amelia Novita
    2006040072
    S1-HUMAS PR

    Malam Pak Jo,
    Pak, saya ingin bertanya dan meminta masukan kepada bapak mengenai CSR karena saya ingin memasuki masa-masa skripsi secara samapai detik ini saya belum ada gambaran dan masih buntu sekali…saya ada gambaran yang saya ingin ajukan adalah PERAN PUBLIC RELATIONS BANK BII DALAM MENYELENGGARAKAN PELUNCURAN TABUNGAN WOMENT ONE DAN Tabungan SuperKidz. Tapi saya bingung pak apa yang akan saya teliti…kalaupun saya mengambil CSR apa yang saya harus ambil judulnya dan rekomend Perusahaan apa?

    Mohon jawabannya Pak Jo, saya butuh sekali masukan dari Bapak…

    Terimakasih,

    Dona, anda dapat meneliti dampak, mekanisme, terhadap pelanggan ataupun terhadap korporasi dan hal lain yg berkaitan dg CSR. Kalau anda membuat CSR maka yg perlu dibahas dulu adalah praktek CSR itu sendiri. Karena bgaimanapun CSR menjadi bidang penting dalam korporasi. Silahkan dicoba.

    Komentar oleh dona amelia novita | Desember 6, 2009 | Balas

  122. Strategi itu benar2 sangat penting dalam segala hal, agar apa yang menjadi tujuan akan dapat tercapai dengan lebih mudah..bukan begitu boss!!

    Demikanlah posisi strategi, bukan sekedar dirumuskan akan tetapi tak dioperasionalkan.

    Komentar oleh trusted ptc | Mei 28, 2010 | Balas

  123. by jabon

    karena ssuatu akan terlahir dari strategy … strategy yang baik akanmenghasilkan yang baik juga o0okey

    Komentar oleh jabon | Agustus 24, 2010 | Balas

  124. pak Jo.., saya ingin menanyakan dalam hal kebijakan “price” bagaimana cara menganalisis apabila kita melakukan strategi penurunan faktor harga jual, namun tidak mengurangi total margin yang kita peroleh sebelumnya. terimakasih atas penjelasannya !

    Komentar oleh ARMAN | Oktober 21, 2010 | Balas

    • Kalau mengikuti rumus marjin, maka yang dapat dilakukan adalah menurunkan harga pokok, gunakan efisiensi.

      Komentar oleh johannessimatupang | Oktober 24, 2010 | Balas

  125. Wah Bagus Pak bacaannya, dan ini menjadi bacaan yang bagus buat mahasiswa seperti Elearning Online.
    Salam kenal ya Pak dari kami Elearning UMY.
    Monggo pak dilihat-lihat Elearning kami siapa tau bisa berguna untuk para mahasiswanya, tapi maaf banyak yang belum di update.
    http://elcom.umy.ac.id/
    http://pusper.umy.ac.id/
    http://digilib.umy.ac.id/ ( digital library )
    http://comes.umy.ac.id/ ( Elearning Fak.Teknik )

    Komentar oleh Elearning UMY | Oktober 24, 2011 | Balas

  126. Hi there, I want to subscribe for this website to take
    newest updates, thus where can i do it please assist.

    Komentar oleh geenric viagra | September 16, 2012 | Balas

  127. Right now it sounds like Expression Engine is the top blogging platform
    out there right now. (from what I’ve read) Is that what you are using on your blog?

    Komentar oleh Slimming | Oktober 25, 2012 | Balas

  128. loans same day cash Canada Insurance Policy Because Of 3Rd Events
    Alternative S5-12-five. Plainly, if moral hazard declines, so
    does probability of reduction, so (a) is a fact.

    If expected losses are lessen, premiums
    will probably be reduced, so (b) is true. Furthermore, insureds who ended up
    beforehand not able to be underwritten when you consider that
    of giant quantities of moral hazard possibility can
    now qualify for the same day cash loans.seeing that moral hazard is now diminished for all insureds.
    This will probably press some at present uninsured
    folks over the acceptability threshold for getting insurance coverage.

    Look for using the web for professional ladies automobile
    coverage suppliers. Attempt to form a impression of the insurance
    policies businesses that current expert feminine insurance policies.
    Then immediately after you have created a checklist procedure them for rates.

    There was a usual misconception certainly among
    the lesser providers that travel insurance plan estimates would signify colossal sum
    of hard earned cash and could burn up hole in the pocket. But issues have
    improved. Insurance plan institutions have been quick to respond to the
    recent economic local climate and are now providing cost-effective
    annual vacation vacation coverage for individuals, certainly internet marketing business
    everyday people, who do a ton of traveling the total yr
    round.
    Insurance companies are commonly started
    by insurance industry experts and folk with working experience in money
    providers who want to unfold their wings and grow to be entrepreneurs.
    Even though it happens to be alright to get fired up
    about commencing your possess insurance policies company,
    make an effort to continue to be rooted in truth.
    Running an insurance business enterprise is
    difficult to say the enormously minimum. It normally takes a lot of hard work, resolve
    and dedication to kick-commence an coverage internet business and keep it managing effortlessly.

    If you might be pondering about how to commence an insurance plan
    supplier, 1st talk to some people currently in the business enterprise to get an understanding about the road
    blocks you might be seemingly to come upon.
    Regrettably, we are inclined to suppose of deciding to buy lifestyle insurance policy as
    portion organizing to die. Lifespan insurance policies is not for
    the goal of leaving an inheritance. It is not for having
    to pay for a funeral. It need to not be acquired for the outdated and sickly.
    Lifespan insurance replaces an profits that your dependents rely on.
    Lifestyle insurance coverage would have authorized Jill’s friends and family to proceed their lives. It would have authorized Jack to go to Berkeley and probably even continue to keep the new automotive his father had acquired.
    When scheduling how to launch an insurance policies organisation, you can recruit most people to give good results for you on income. Alternatively, you can network and split percentages with freelancers who send venture your way. If you happen to be continue to asking your self, “Must I get started with my private insurance policies agency? – make definitely sure that you do a right hazard evaluation, sustain monitor of the pros and figure out tactics to sail more than the drawbacks. This should certainly get your insurance policies home business off the floor and hold it soaring.
    The charge of a plan will differ massively depending on every single unique person. If you opt for to go over a massive part of your profits your premiums may be better, and if you want your policy to be capable to pay back out until finally retirement you could very well pay out a little more than a limited phrase coverage. In addition your age, whether you smoke and even your profession can all have an result on the cost.
    With any plan the opportunities will absolutely need to be weighed. The perks and downsides must be seemed at with a expenditure examination to find out what eventualities are most possibly to come about in your lifespan. Medicare supplemental insurance policies schemes are ample varying that a prepare should really be a prime match for your Medicare wellness insurance protection needs.

    Komentar oleh loans same day cash | Februari 25, 2013 | Balas

  129. waw kumpulan strategi yang bagus. thanks banget loh sudah banyak membantuku dalam menyusun tugas. heheheheh

    Komentar oleh arip7hidayat | Juni 10, 2013 | Balas

  130. Hey there! I’ve been reading your site for some time now and finally got the courage to go ahead and give you a shout out from Lubbock Tx! Just wanted to say keep up the great job!

    Komentar oleh Wage Advance | Juli 12, 2013 | Balas

  131. obviously like your website but you need to test the spelling on quite a few of
    your posts. Several of them are rife with spelling issues and I to find it very bothersome to inform the
    reality nevertheless I’ll certainly come back again.

    Komentar oleh Christian | September 6, 2013 | Balas

  132. Great weblog here! Also your web site so much up very fast!
    What host are you the usage of? Can I am getting your associate link for your host?
    I desire my site loaded up as quickly as yours lol

    Komentar oleh free technical analysis software | November 11, 2013 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 186 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: