Johannessimatupang’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

MANAJEMEN STRATEJIK(S1) PAGI DAN EKST


Halaman ini dimaksudkan untuk  peserta mata kuliah STR  FE Unja,baik  S1 padi dan program ekstension. Ketentuan mengikuti perkuliahan.

1) Peserta diharuskan mengunduh seluruh bahan kuliah  yang disiapakan pada halaman ini.

2) Peserta diharuskan memiliki  intisasi  pengajaran Manajemen Stratejik

3) Setiap kuis atau penugasan  diunggah pada halaman ini saja, bukan pada halaman lain. Hal ini untuk memundahkan mengelola  setiap masukan.

GBPP  Manajemen Stratejik  dapat diunduh  pada bagian berikut.

Manajemen Stratejik (STR-134) September 2009

Blog (Pedoman Tugas STR) November 2009

Kuliah ILingkup Manajemen Stratejik (Oktober 2009) S1

Kuliah II Kuliah-2 Pengelolaan Korporasi dan TJ Sosial (Oktober 2009)

Kuis I.

Anda mengamati salah satu korporasi,  utamanya menggunakan  web. Selanjutnya, jawablah  pertanyaan berikut dengan cara mengunggahnya hanya pada halaman ini.

1) Sebutkan nama anda, perusahaan yang anda amati.

2) Jelaskan bentuk kegiatan yang tergologn kepada tanggungjawab sosial mereka.

2) Berikan penjelasaan apa manfaat  kegiatan tersebut kepada perusahaan.

3) Menurut anda adakah yang diperbaiki dalam melaksanakan  kegiatan berupa tanggungjawab sosial  tersebut.

Sukses Selalu.

Kuis II.

Dari  pembahasan kuis I,  sesuai dg tugas individu dan perusahaan anda,  anda diminta  menyelesaikan kuis II ini.

1)  Rumuskan strategi perusahaan yg sedang anda bahas,  klasifikasikan  strategi yang diterapkan  melalui argumentasi  yang memadai.

2) Jelaskan alasan pemilihan strategi yang anda pilih.

3) Uraikan, bagaimana strategi diimplementasikan, seperti apa  program dan kegiatan yang dibangun oleh perusahaan.

4) Jelaskan kebutuhan staf yg dibutuhkan guna mendukung pencapaian stragtegi tersebut.

5) Rumuskan kultur yang anda pahami dari  perusahaan yg anda jadikan kasus, kemudian simpulkan apakah kultur  demikian mendukung atau  tidak terhadap pelaksanaan strategi.

Kuis ini diperuntukkan untuk SI pagi dan Sore, paling lambat mengunggah jawaban tanggal 7 Januari 2010. SUKSES SELALU

About these ads

September 24, 2009 - Posted by | Bahan Ajar, competitive advantage, strategy, Tanggung jawab sosial

152 Komentar »

  1. selamat sore pak maaf saya mau tanya..pak johanes,,,apa yang ini untuk ekstensi juga ya????

    Lihat pada halaman yang berkenaan, karena setiap halaman berisi materi yang berbeda. Silhakan dicoba.

    Komentar oleh Mei yuliana | Oktober 3, 2009 | Balas

    • Ya, ini juga tuk peserta ekstensi.

      Komentar oleh johannessimatupang | Oktober 4, 2009 | Balas

      • bukan peserta boleh ikut baca artikel dan komentnya kan…?

        Komentar oleh jabon | Agustus 21, 2010

  2. selamat siang pa’ jo
    saya mau bertanya pa’ . .bagaimana pa’ jika saya mau mengambil power point handout str bapak. .karena setelah saya buka buka blog bapak saya tidak menemukan yang saya cari. .

    Komentar oleh firmansyah erc1b007012 | Oktober 9, 2009 | Balas

  3. Nama : M. Fuady
    Nim : ERC1B007024
    Fakultas/jurusan : Ekonomi/manajemen program ekstensi

    Tugas manajemen stratejik

    1. Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)

    adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.
    CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang

    2. Tanggung Jawab Sosial PT. BUKIT ASAM

    Sebagai sebuah korporasi yang dipercaya untuk memegang amanah dalam pengelolaan aset energi bangsa, Perseroan sangat menyadari pentingnya menerapkan budaya kerja unggul, mematuhi etika kerja yang baik serta melaksanakan tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
    Kesadaran ini terbentuk tidak sekadar sebagai pemenuhan kewajiban semata, namun juga merupakan kebutuhan bagi Perseroan untuk dapat terus menciptakan citra positif, kenyamanan dalam menjalankan usaha, pencapaian kinerja yang baik dan keberlangsungan usaha yang berkelanjutan.

    Corporate Social Responsibility (CSR) memegang porsi yang sangat besar dalam mewujudkan kebutuhan tersebut di atas. Untuk itu, Perseroan telah menetapkan komitmen jangka panjang yang dijabarkan dalam bentuk Pedoman CSR PTBA dengan enam fokus kegiatan yaitu:
    (1) ekonomi, (2) lingkungan, (3) hak asasi manusia, (4) praktik ketenagakerjaan dan kelaikan kerja, (5) tanggung jawab produk dan (6) kemasyarakatan.
    Keenam fokus kegiatan tersebut sesuai dengan standar internasional mengenai keberhasilan implementasi CSR yang ditetapkan oleh Global Reporting Initiatives (GRI).

    Adapun strategi implementasi pedoman tersebut adalah melalui:
    • Pemberdayaan ekonomi kemasyarakatan melalui pelaksanaan Program Kemitraan dengan Usaha Kecil , Menengah dan koperasi
    • Pemberdayaan sosial kemasyarakatan melalui pelaksanaan Program Bina Lingkungan
    • Peduli terhadap pelestarian lingkungan hidup, termasuk restorasi lahan pasca tambang
    • Penerapan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja pegawai serta berupaya meningkatkan kesejahteraan
    • Penerapan jaminan keamanan penggunaan produk dan kepuasan pelanggan
    Komitmen dan inisiatif tanggung jawab sosial dan lingkungan ini telah dilaksanakan secara konsisten oleh Perseroan. Dengan ditetapkannya kewajiban bidang usaha pengelola sumber daya alam untuk melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan di Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pada pasal 74, semakin memperkuat komitmen Perseroan untuk menyelenggarakan program CSR berkualitas danberdampak ganda bagi peningkatan kesejahteraan yang meliputi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, Bina Wilayah, pengelolaan dan pemantauan lingkungan, serta program-program yang berhubungan dengan pemenuhan hak-hak karyawan.

    Berbagai program tersebut dilaksanakan secara terintegrasi dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, lingkungan dan internal Perseroan. Cakupan program yang menyeluruh ini juga berhasil menciptakan keseimbangan antara operasional bisnis dan CSR Perseroan dimana setiap pihak tidak hanya cukup menjadi penerima manfaat semata, namun juga turut memegang andil dalam penerapan program-program CSR secara berkelanjutan.

    Guna menjamin keberlangsungan berbagai program CSR tersebut, Perseroan secara rutin
    menyediakan alokasi dana untuk membiayai kegiatan CSR.

    3. Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

    Menurt saya, tanggun jawab sosial dan tata kelola perusahaan yang baik memiliki hubungan yang erat / saling berhubungan satu sama lain. Karena salah satu poin dari prinsip tata kelola perusahaan yang baik menyebutkan bahwa suatu perusahaan harus memiliki tanggung jawab dan trasparansi untuk semua pihak yang ada dalam perusahaan(termasuk karyawan), baik itu informasi keadaan keuangan, kinerja keuangan, kepemilikan dan kepengelolaan perusahaan.

    Melihat dari pengertian apa itu tanggung jawab sosial yang menyatakan bahwa “memiliki tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan dan pemegang saham”, saya dapat menyimpulkan bahwa tanpa ada nya prinsip tata kelola perusahaan yang baik, maka tanggung jawab sosial perusahaan akan menurun kinerjanya. Baik di luar lingkungan perusahaan ataupun di dalam lingkungan perusahaan.

    Selain itu juga, dalam menjalankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik perlu dibangun dan dikembangkan scara bertahap yang sama hal nya seperti tanggung jawab sosial yang berhubngan erat dengan pembangunan berkelanjutan.

    Adapun prinsip – prinsip tata kelola persahaan yang baik antara lain :
    • Akuntabilitas (accountability)
    • Pertanggungan-jawab ( responsibility)
    • Keterbukaan (transparancy)
    • Kewajaran (fairness)
    • Kemandirian (independency)

    Fuady, saya senang anda yang pertama mengirimkan ulasan tentang tj sosial. Yang pertama selalu diingat. Sukses selalu.

    Komentar oleh m.fuady | Oktober 21, 2009 | Balas

  4. Nama : Poniman
    Nim : erc1b007107
    Jurusan : Manajemen program ekstensi

    Tugas manajemen stratejik

    1. Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)
    Dalam konteks global, istilah Corporate Social Responsibility (CSR) mulai digunakan sejak tahun 1970-an dan semakin populer terutama setelah kehadiran buku Cannibals With Forks: The Triple Bottom Line in 21st Century Business (1998), karya John Elkington. Mengembangkan tiga komponen penting sustainable development, yakni economic growth, environmental protection, dan social equity, yang digagas the World Commission on Environment and Development (WCED) dalam Brundtland Report (1987), Elkington mengemas CSR ke dalam tiga fokus: 3P, yang dapat artikan sebagai profit, planet dan people. Perusahaan yang baik tidak hanya memburu keuntungan ekonomi belaka (profit) melainkan pula memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan (planet) dan kesejahteraan masyarakat (people).

    Beberapa definisi CSR di bawah ini menunjukkan keragaman pengertian CSR menurut berbagai organisasi:

     World Business Council for Sustainable Development: Komitmen berkesinambungan dari kalangan bisnis untuk berperilaku etis dan memberi kontribusi bagi pembangunan ekonomi, seraya meningkatkan kualitas kehidupan karyawan dan keluarganya, serta komunitas lokal dan masyarakat luas pada umumnya.

     International Finance Corporation: Komitmen dunia bisnis untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui kerjasama dengan karyawan, keluarga mereka, komunitas lokal dan masyarakat luas untuk meningkatkan kehidupan mereka melalui cara-cara yang baik bagi bisnis maupun pembangunan.

    Tanggung jawab social perusahaan PT. Uniliver Indonesia Tbk.

    Membangun Sinergi Kesuksesan bagi Masyarakat
    (Dampak Rantai Nilai)

    Dampak yang lebih luas diciptakan melalui rantai nilai, mulai dari pemasok,
    pelanggan, hingga konsumen. Kami memperkenalkan standar perilaku
    usaha bagi pemasok, yang disebut Business Partner Code, dan menerapkan
    “Supplier Quality Management Programme” (SQMP) untuk mendorong
    pemasok dalam meningkatkan kemampuan dan kinerja mereka.
    Kami bermitra dengan berbagai jenis distributor independen untuk meningkatkan
    semangat kewirausahaan, menciptakan lapangan kerja, serta
    memberikan keuntungan bagi usaha-usaha lokal.

    Memenuhi Panggilan Masyarakat (Kontribusi Sukarela)

    Kontribusi sukarela terhadap masyarakat secara luas, yang dilakukan
    melalui kemitraan dengan LSM, badan pemerintah, perguruan tinggi dan
    masyarakat, terlihat seperti “puncak gunung es” yang merupakan dampak
    yang lebih besar dari kegiatan perusahaan yang sesungguhnya. Kontribusi
    tersebut mencakup program-program berkesinambungan, yang dilaksanakan
    secara profesional di bawah Yayasan Unilever Indonesia Peduli.
    Salah satunya adalah pengembangan para petani kedelai hitam sebagai
    mitra usaha Unilever.
    Kami mendorong para karyawan untuk ikut berbagai hati,
    pikiran dan pengalaman melalui kegiatan bakti sosial
    sukarela bagi yang membutuhkan, seperti yatimpiatu,
    anak jalanan, penduduk (miskin)
    pedesaan, pengungsi dan lainnya.

    Hubungan tanggung jawab social dan prinsip tata keloa perusahaan yang baik.

    Menurut saya, penerapan tata kelola yang baik akan menjadi dasar terciptanya citra Perusahaan yang baik dan menjamin bahwa tindakan dan pengambilan keputusan dilakukan atas dasar etika, asas hukum dan ketaatan pada peraturan sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada para pemangku kepentingan.

    Tanpa adanya tata kelola perusahaan yang baik, tanggung jawab social yang di berikan parusahaan pada masyarakat kurng terkontrol dengan baik.

    Poniman, tugas anda telah saya baca. Sukses selalu.

    Komentar oleh poniman | Oktober 23, 2009 | Balas

  5. NAMA : YUSRAINI GULTOM
    NIM : ERC1B007105
    FAKULTAS/JURUSAN : EKONOMI PROGRAM EKSTENSI/MANAJEMEN
    TUGAS : MANAJEMEN STRATEJIK

    1).Jelaskan apa yang dimaksud dengan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ?
    Jawab: Yang dimaksud dengan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ( Corporate Social Responsibility ) adalah Suatu upaya sungguh-sungguh dari Perusahaan untuk meminimumkan dampak negatif dan memaksimumkan dampak positif dari segala aspek operasional Perusahaan dalam ranah ekonomi, sosial dan lingkungan terhadap selruh pemangku kepentingannya ( baik itu konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan sekitar untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.

    2).Pilih salah satu Perusahaan, kemudian tuliskan apa bentuk Tanggung Jawab Sosialnya ?
    Jawab:
    Perusahaan : PT. PERTAMINA ( Persero)
    Bentuk Tanggung Jawab Sosial PT. PERTAMINA (Persero) antara lain:
    a). Beasiswa untuk putra-putri warga sekitar Instalasi Medan Group
    Kegiatan ini adalah bagian dari program cerdas bersama PERTAMINA, sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial PERTAMINA kepada lingkungan sekitar.
    b). 2000 bibit tanaman buah untuk Jakarta Pusat
    PERTAMINA melalui program Corporate Social Responsibility memberikan sumbangan berupa 2000 tanaman buah yang akan di bagikan ke masyarakat wilayah Jakarta Pusat.
    c). Bantu gempa Padang dan Jambi
    Sebagai bentuk Corporate Social Responsibility PT. PERTAMINA (Persero) melalui PERTAMINA PEDULI memberikan bantuan dalam pemulihan setelah gempa di Padang dan Jambi sebesar Rp 9,7 Miliar
    d). PERTAMINA kucurkan Rp 2,79 Miliar untuk SMA TARUNA NUSANTARA
    e). PERTAMINA sehat anak dan ibu tercinta ( SEHATI )
    PERTAMINA SEHATI adalah salah satu program Corporate Social Responsibility PERTAMINA yang fokus pada kesehatan Ibu, bayi dan balita.
    f). Program sehat bersama PERTAMINA EP pangkalan susu
    PT. PERTAMINA EP (PEP) melaksanakan program Corporate Social Responsibility di bidang kesehatan dalam program sehat bersama PERTAMINA EP dengan membentuk pangkalan susu.
    g). Penyerahan mobil tangki air bersih
    PT. PERTAMINA melalui Corporate Social Responsibility menyerahkan 2 unit mobil tangki air bersih yang masing-masing 5000 liter seharga Rp 300.000.000 per unit

    3).Apakah Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berhubungan dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik ?
    Jawab: Menurut Saya, Tanggung Sosial Perusahaan memiliki hubungan yang erat dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik, karena tanpa adanya Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik, maka Tanggung Jawab Sosial suatu Perusahaan tidak akan terwujud dan terlaksana dengan baik.Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan sangat mempengaruhi kemajuan dan kelanjutan dari Perusahaan di masa yang akan datang, apakah Perusahaan dapat diterima di masyarakat sosial.
    Seperti yang kita ketahui bahwa:
    Tanggung Jawab Sosial Perusahaan adalah Suatu upaya sungguh-sungguh dari Perusahaan untuk meminimumkan dampak negatif dan memaksimumkan dampak positif dari segala aspek operasional Perusahaan dalam ranah ekonomi, sosial dan lingkungan terhadap selruh pemangku kepentingannya ( baik itu konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan sekitar untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.
    Dan Prinsip-prinsip tatakelola perusahaan yang baik ini antara lain :

    (a). Akuntabilitas (accountability)
    Prinsip ini memuat kewenangan-kewenangan yang harus dimiliki oleh dewan komisaris dan direksi beserta kewajiban-kewajibannya kepada pemegang saham dan stakeholders lainnya.

    (b) Pertanggungan-jawab ( responsibility)
    Prinsip ini menuntut perusahaan maupun pimpinan dan manajer perusahaan melakukan kegiatannya secara bertanggung jawab.

    (c) Keterbukaan (transparancy)
    Dalam prinsip ini, informasi harus diungkapkan secara tepat waktu dan akurat. Informasi yang diungkapkan antara lain keadaan keuangan, kinerja keuangan, kepemilikan dan pengelolaan perusahaan. Audit yang dilakukan atas informasi dilakukan secara independen.

    (c) Kewajaran (fairness)
    Seluruh pemangku kepentingan harus memiliki kesempatan untuk mendapatkan perlakuan yang adil dari perusahaan. Pemberlakuan prinsip ini di perusahaan akan melarang praktek-praktek tercela yang dilakukan oleh orang dalam yang merugikan pihak lain.

    (d) Kemandirian (independency)
    Prinsip ini menuntut para pengelola perusahaan agar dapat bertindak secara mandiri sesuai peran dan fungsi yang dimilikinya tanpa ada tekanan-tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan sistem operasional perusahaan yang berlaku.

    yusraini, tugas anda telah saya baca. Sukses selalu.

    Komentar oleh YUSRAINI GULTOM | Oktober 23, 2009 | Balas

  6. NAMA : RIKA INDRIA
    NIM : ERC1B007007
    FAKULTAS/JURUSAN : EKONOMI PROGRAM EKSTENSI/MANAJEMEN
    TUGAS : MANAJEMEN STRATEJIK

    1).Jelaskan apa yang dimaksud dengan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ?
    Jawab: Yang dimaksud dengan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ( Corporate Social Responsibility ) adalah Suatu konsep bahwa organisasi, khususnya Perusahaan untuk memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham dan lingkungan dalam segala aspek operasional Perusahaan.

    2).Pilih salah satu Perusahaan, kemudian tuliskan apa bentuk Tanggung Jawab Sosialnya ?
    Jawab:
    Perusahaan : PT. INDOSAT
    Bentuk Tanggung Jawab Sosial PT. INDOSAT antara lain:
    a). Dalam bidang Pendidikan
    INDOSAT dukung siswa sekolah cinta sains dan INDOSAT buat guru Guru IPA dan MATEMATIKA lebih cerdas.
    b). Mengoptimalkan Sumber Daya setempat
    Yaitu dengan mendukung kemajuan para petani biji jarak di NTB.
    c). INDOSAT memberikan 25 alat pengepres biji jarak kepada keluarga petani yang bertanggung jawab dalam koperasi serba usaha setia
    Alat pengepres biji jarak ini nantinya akan membantu dan mempermudah para petani mengolah biji jarak menjadi minyak jarak sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
    d). INDOSAT serahkan Rp 2 Miliar untuk korban gempa Padang
    e). 1.400 frontliner INDOSAT mudik bareng.
    f). 138 posko mudik INDOSAT kawal arus mudik.
    g). Penggunaan energi alternatif untuk infrastruktur INDOSAT
    Dalam hal ini BTS di beberapa lokasi seperti di Labuhan, Lombok, Giri sari, Uluwatu dan Bali merupakan inisiatif INDOSAT untuk menggunakan alternatif energi yang ramah lingkungan dan telah melalui kajian yang telah dilakukan dengan pihak ITB.

    3).Apakah Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berhubungan dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik ?
    Jawab: Menurut Saya, Tanggung Sosial Perusahaan memiliki hubungan yang terkait dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik, karena tanpa adanya Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik, maka Tanggung Jawab Sosial suatu Perusahaan tidak akan terwujud dan terlaksana dengan baik.Dan kemajuan Perusahaan sangat dipengaruhi oleh Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.
    Seperti yang kita ketahui bahwa:
    Prinsip-prinsip tatakelola perusahaan yang baik ini antara lain :

    (a). Akuntabilitas (accountability)
    Prinsip ini memuat kewenangan-kewenangan yang harus dimiliki oleh dewan komisaris dan direksi beserta kewajiban-kewajibannya kepada pemegang saham dan stakeholders lainnya.

    (b) Pertanggungan-jawab ( responsibility)
    Prinsip ini menuntut perusahaan maupun pimpinan dan manajer perusahaan melakukan kegiatannya secara bertanggung jawab.

    (c) Keterbukaan (transparancy)
    Dalam prinsip ini, informasi harus diungkapkan secara tepat waktu dan akurat. Informasi yang diungkapkan antara lain keadaan keuangan, kinerja keuangan, kepemilikan dan pengelolaan perusahaan. Audit yang dilakukan atas informasi dilakukan secara independen.

    (c) Kewajaran (fairness)
    Seluruh pemangku kepentingan harus memiliki kesempatan untuk mendapatkan perlakuan yang adil dari perusahaan. Pemberlakuan prinsip ini di perusahaan akan melarang praktek-praktek tercela yang dilakukan oleh orang dalam yang merugikan pihak lain.

    (d) Kemandirian (independency)
    Prinsip ini menuntut para pengelola perusahaan agar dapat bertindak secara mandiri sesuai peran dan fungsi yang dimilikinya tanpa ada tekanan-tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan sistem operasional perusahaan yang berlaku.

    Komentar oleh RIKA INDRIA | Oktober 23, 2009 | Balas

  7. NAMA : RIKA INDRIA
    NIM : ERC1B007007
    FAKULTAS/JURUSAN : EKONOMI PROGRAM EKSTENSI/MANAJEMEN
    TUGAS : MANAJEMEN STRATEJIK

    1).Jelaskan apa yang dimaksud dengan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ?
    Jawab: Yang dimaksud dengan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ( Corporate Social Responsibility ) adalah Suatu konsep bahwa organisasi, khususnya Perusahaan untuk memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham dan lingkungan dalam segala aspek operasional Perusahaan.

    2).Pilih salah satu Perusahaan, kemudian tuliskan apa bentuk Tanggung Jawab Sosialnya ?
    Jawab:
    Perusahaan : PT. INDOSAT
    Bentuk Tanggung Jawab Sosial PT. INDOSAT antara lain:
    a). Dalam bidang Pendidikan
    INDOSAT dukung siswa sekolah cinta sains dan INDOSAT buat guru Guru IPA dan MATEMATIKA lebih cerdas.
    b). Mengoptimalkan Sumber Daya setempat
    Yaitu dengan mendukung kemajuan para petani biji jarak di NTB.
    c). INDOSAT memberikan 25 alat pengepres biji jarak kepada keluarga petani yang bertanggung jawab dalam koperasi serba usaha setia
    Alat pengepres biji jarak ini nantinya akan membantu dan mempermudah para petani mengolah biji jarak menjadi minyak jarak sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
    d). INDOSAT serahkan Rp 2 Miliar untuk korban gempa Padang
    e). 1.400 frontliner INDOSAT mudik bareng.
    f). 138 posko mudik INDOSAT kawal arus mudik.
    g). Penggunaan energi alternatif untuk infrastruktur INDOSAT
    Dalam hal ini BTS di beberapa lokasi seperti di Labuhan, Lombok, Giri sari, Uluwatu dan Bali merupakan inisiatif INDOSAT untuk menggunakan alternatif energi yang ramah lingkungan dan telah melalui kajian yang telah dilakukan dengan pihak ITB.

    3).Apakah Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berhubungan dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik ?
    Jawab: Menurut Saya, Tanggung Sosial Perusahaan memiliki hubungan yang terkait dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik, karena tanpa adanya Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik, maka Tanggung Jawab Sosial suatu Perusahaan tidak akan terwujud dan terlaksana dengan baik.Dan kemajuan Perusahaan sangat dipengaruhi oleh Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.
    Seperti yang kita ketahui bahwa:
    Prinsip-prinsip tatakelola perusahaan yang baik ini antara lain :

    (a). Akuntabilitas (accountability)
    Prinsip ini memuat kewenangan-kewenangan yang harus dimiliki oleh dewan komisaris dan direksi beserta kewajiban-kewajibannya kepada pemegang saham dan stakeholders lainnya.

    (b) Pertanggungan-jawab ( responsibility)
    Prinsip ini menuntut perusahaan maupun pimpinan dan manajer perusahaan melakukan kegiatannya secara bertanggung jawab.

    (c) Keterbukaan (transparancy)
    Dalam prinsip ini, informasi harus diungkapkan secara tepat waktu dan akurat. Informasi yang diungkapkan antara lain keadaan keuangan, kinerja keuangan, kepemilikan dan pengelolaan perusahaan. Audit yang dilakukan atas informasi dilakukan secara independen.

    (c) Kewajaran (fairness)
    Seluruh pemangku kepentingan harus memiliki kesempatan untuk mendapatkan perlakuan yang adil dari perusahaan. Pemberlakuan prinsip ini di perusahaan akan melarang praktek-praktek tercela yang dilakukan oleh orang dalam yang merugikan pihak lain.

    (d) Kemandirian (independency)
    Prinsip ini menuntut para pengelola perusahaan agar dapat bertindak secara mandiri sesuai peran dan fungsi yang dimilikinya tanpa ada tekanan-tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan sistem operasional perusahaan yang berlaku.

    Komentar oleh RIKA INDRIA | Oktober 23, 2009 | Balas

  8. NAMA : LIONA SUSFIANDA
    NIM : ERC1B007056
    FAKULTAS/JURUSAN : EKONOMI PROGRAM EKSTENSI/MANAJEMEN
    TUGAS : MANAJEMEN STRATEJIK

    1). Jelaskan apa yang dimaksud dengan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ?
    Jawab:
    Tanggung Jawab Sosial Perusahan adalah: suatu konsep bahwa organisasi, khususnya ( namun bukan hanya ) perusahan tetapi memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunikasi dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.

    2). Pilih salah satu Perusahaan, kemudian tuliskan apa bentuk Tanggung Jawab Sosialnya ?
    Jawab:
    -Perusahaan : PT. UNILEVER
    -Bentuk Tanggung Jawab Sosial dari PT. UNILEVER antara lain :
    a). Meraih yang Terbaik dengan Nurani (Dampak Kegiatan Perusahaan)
    Dampak utama kegiatan perusahaan tercipta dari operasi perusahaan. Pendekatan kami dalam mengelola tanggung jawab sosial didasari pemikiran bahwa tanggung jawab sosial merupakan bagian dari kegiatan usaha, dan meliputi keinginan untuk selalu belajar dari tindakan kami serta pengalaman pihak lain. Kami senantiasa menyempurnakan kinerja kami, melalui penerapan petunjuk pelaksanaan kegiatan usaha skala nasional dan internasional, termasuk standar Program Peringkat Kinerja Lingkungan (PROPER) dan standar operasi internasional (ISO). Kegiatan usaha kami lebih dari menciptakan lapangan pekerjaan, juga mengembangkan sumber daya manusia demi kepentingan perusahaan dan masyarakat.
    b). Membangun Sinergi Kesuksesan bagi Masyarakat (Dampak Rantai Nilai)
    Dampak yang lebih luas diciptakan melalui rantai nilai, mulai dari pemasok, pelanggan, hingga konsumen. Kami memperkenalkan standar perilaku usaha bagi pemasok, yang disebut Business Partner Code, dan menerapkan “Supplier Quality Management Programme”  (SQMP) untuk mendorong pemasok dalam meningkatkan kemampuan dan kinerja mereka. Kami bermitra dengan berbagai jenis distributor independen untuk meningkatkan semangat kewirausahaan, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan keuntungan bagi usaha-usaha lokal.
    c). Memenuhi Panggilan Masyarakat (Kontribusi Sukarela)
    Kontribusi sukarela terhadap masyarakat secara luas, yang dilakukan melalui kemitraan dengan LSM, badan pemerintah, perguruan tinggi dan masyarakat, terlihat seperti “puncak gunung es” yang merupakan dampak yang lebih besar dari kegiatan perusahaan yang sesungguhnya. Kontribusi tersebut mencakup program-program berkesinambungan, yang dilaksanakan secara profesional di bawah Yayasan Unilever Indonesia Peduli. 
    Kami mendorong para karyawan untuk ikut berbagi hati, pikiran dan pengalaman melalui kegiatan bakti sosial sukarela bagi yang membutuhkan, seperti yatim piatu, anak jalanan, penduduk (miskin) pedesaan, pengungsi dan lainnya.

    3).Apakah Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berhubungan dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik ?
    Jawab:
    Menurut Saya , Tanggung Jawab Sosial Perusahaan memiliki hubungan dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik. Karena apabila tidak adanya Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik dalam suatu Perusahaan maka Tanggung Jawab Sosial dari Perusahaan tersebut tidak akan terlaksana.Dan kelanjutan dari suatu Perusahaan di masa yang akan datang dipengaruhi oleh Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.
    Seperti yang kita ketahui bahwa Prinsip-prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik antara lain :
    a).Akuntabilitas
    Prinsip ini memuat kewenangan-kewenangan yang harus dimiliki oleh dewan komisaris dan direksi beserta kewajiban-kewajibannya kepada pemegang saham dan stakeholders lainnya.

    b).Pertanggungjawaban
    Prinsip ini menuntut perusahaan maupun pimpinan dan manajer perusahaan melakukan kegiatannya secara bertanggung jawab.

    c).Keterbukaan
    Dalam prinsip ini, informasi harus diungkapkan secara tepat waktu dan akurat. Informasi yang diungkapkan antara lain keadaan keuangan, kinerja keuangan, kepemilikan dan pengelolaan perusahaan.

    d).Kewajaran
    Seluruh pemangku kepentingan harus memiliki kesempatan untuk mendapatkan perlakuan yang adil dari perusahaan.

    e).Kemandirian
    Prinsip ini menuntut para pengelola perusahaan agar dapat bertindak secara mandiri sesuai peran dan fungsi yang dimilikinya tanpa ada tekanan-tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan sistem operasional perusahaan yang berlaku.

    Komentar oleh LIONA SUSFIANDA | Oktober 23, 2009 | Balas

  9. NAMA : TIRTA AYU NAWANGSARI
    NIM : ERC1B007023
    FAKULTAS/JURUSAN : EKONOMI PROGRAM EKSTENSI/MANAJEMEN
    TUGAS : MANAJEMEN STRATEJIK

    1). Jelaskan apa yang dimaksud dengan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ?
    Jawab:
    Tanggung Jawab Sosial Perusahan adalah: suatu konsep bahwa organisasi, khususnya ( namun bukan hanya ) perusahan tetapi memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunikasi dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.

    2). Pilih salah satu Perusahaan, kemudian tuliskan apa bentuk Tanggung Jawab Sosialnya ?
    Jawab:
    -Perusahaan : PT. GUDANG GARAM
    -Bentuk Tanggung Jawab Sosial dari PT. GUDANG GARAM antara lain :
    a). PT. GUDANG GARAM menyelenggarakan acara pembagian zakat kepada 20.000 warga miskin yang dilakukan dipengujung bulan puasa.
    b). Dalam bidang pendidikan
    PT. GUDANG GARAM melalui pendidikan budaya olahraga bekerjasama dengan TELKOM melaksanakan program TELKOM DRIVE untuk memperkuat sinergi kerjasama antara ke-2 perusahaan
    c).PT. GUDANG GARAM bekerjasama dengan PT. SIDO MUNCUL, PT. INDOFOOD memberikan mudik gratis dalam rangka membantu masyarakat yang ingin mudik tanpa mengeluarkan biaya.
    d).PT. GUDANG GARAM dalam bidang kemanusiaan dengan dana kemanusiaan menggelar acara pengobatan gratis di Jakarta Utara.
    e).Bidang Sosial
    PT. GUDANG GARAM memberikan sedekah berupa uang tunai sebesar Rp 368 Juta yang merupakan wujud kegiatan Tanggung Jawab Sosialnya untuk membantu para warga miskin di Kediri

    3).Apakah Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berhubungan dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik ?
    Jawab:
    Menurut Saya , Tanggung Jawab Sosial Perusahaan memiliki hubungan yang sangat berpengaruh dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik. Karena apabila tidak adanya Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik dalam suatu Perusahaan maka Tanggung Jawab Sosial dari Perusahaan tersebut tidak akan terlaksana.Dan kelanjutan dari suatu Perusahaan di masa yang akan datang dipengaruhi oleh Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.
    Seperti yang kita ketahui bahwa Prinsip-prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik antara lain :
    a).Akuntabilitas
    b).Pertanggungjawaban
    c).Keterbukaan
    d).Kewajaran
    e).Kemandirian

    Komentar oleh TIRTA AYU NAWANGSARI | Oktober 23, 2009 | Balas

  10. NAMA : KARINA
    NIM : ERC1B007006
    FAKULTAS/JURUSAN : EKONOMI PROGRAM EKSTENSI/MANAJEMEN
    TUGAS : MANAJEMEN STRATEJIK

    1).Jelaskan apa yang dimaksud dengan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ?
    Jawab: Yang dimaksud dengan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ( Corporate Social Responsibility ) adalah sebuah tanggung jawab sosial dari sebuah perusahaan terhadap lingkungannya khususnya ditempat mereka melakukan kegiatan usahanya dan hal ini sudah merupakan sebuah etika bisnis, sehingga sebuah persuahaan yang ingin melakukan kegiatan usahanya secara berkesinambungan harus mau dan mampu melakukan program Corporate Social Responsibility ( Tanggung Jawab Sosial )dengan sebaik-baiknya. Dan Tanggung Jawab Sosial bisa juga diartikan sebagai Suatu upaya sungguh-sungguh dari Perusahaan untuk meminimumkan dampak negatif dan memaksimumkan dampak positif dari segala aspek operasional Perusahaan dalam ranah ekonomi, sosial dan lingkungan terhadap selruh pemangku kepentingannya ( baik itu konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan sekitar untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.

    2).Pilih salah satu Perusahaan, kemudian tuliskan apa bentuk Tanggung Jawab Sosialnya ?
    Jawab:
    Perusahaan : PT. PLN
    Bentuk Tanggung Jawab Sosial PT. PLN antara lain:

    a).PLN melalui program CSR ( Corporate Social Responsibility) melakukan kegiatan peduli sosialnya dengan memberikan bantuan dana untuk pembangunan gedung di salah satu TPA Darul Ulum kel, Galang Kamp, padang karas ( BATAM).
    b).PLN ingin menjadikan listrik sebagai media untuk menjadi pendorong kegiatan ekonomi yang pada akhirnya meningkatkan taraf hidup masyarakat luas, dimana PLN tidak ingin tumbuh dan berkembang sendiri, tetapi harus bersama dengan masyakat luas sehingga tidak terjadi kesenjangan sosial antara perusahaan dengan publik.
    c).PLN memberikan penyediaan tenaga listrik untuk semua lapisan masyarakt dan semua daerah dan tarifnya di atur supaya terjangkau oleh masyarakat.
    d).PLN menjamin penyediaan tenaga listrik yang andal dan berkualitas bagi masyarakat umum.
    e).PLN sebagai bentuk CSR ( Corporate Social Responsibility ) bekerja sama dengan Dompet Pedului Umat ( DPU ) melakukan pemberdayaan masyarakat sebagai upaya pengentasan kesmikinan.
    f). PLN bekerjasama dengan UNPAD Bandung bangun kampung energi di desa Cijayana Kecamatan mekar mukti ( Bandung ) mandiri melalui program Bina Lingkungan yang bekerjasama dengan lingkungan Akademisi, Pemerintah, dan semua mitra kerja untuk kepentingan masyarakat.
    g).PLN berperan aktif dalam mendorong tenaga listrik untuk meningkatkan kualitas hidup dengan jalan penggunaan listrik pad siang hari untuk industri rumah tangga dan pengembangan desa mandiri negri.
    h).PLN memberikan beasiswa kepada para pelajar SMA tiap tahunnya sebesar Rp 1,29 juta, SMP Rp 1 juta dan SD Rp 750 ribu.

    3).Apakah Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berhubungan dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik ?
    Jawab: Menurut Saya, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan memiliki hubungan yang terkait atau erat dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik ( Good Governance ), karena merupakan bagian dari CSR (Corporate Social Responsibility ) dan tanpa adanya Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik, maka Tanggung Jawab Sosial suatu Perusahaan tidak akan terwujud dan terlaksana dengan baik, di karenakan dengan adanya Tatakelola dan Tanggung jawab sosial di dalam perusahaan akan mengarah pada kinerja yang yang baik dalam perusahaan tersebut dan juga sangat mempengaruhi kemajuan perusahaan itu sendiri pada masa yang akan datang. apakah Perusahaan dapat diterima di masyarakat sosial.
    Seperti yang kita ketahui bahwa:

    Tanggung Jawab Sosial Perusahaan adalah Dimana perusahaan memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan atau bisa juga diartikan sebagai sebuah tanggung jawab sosial dari sebuah perusahaan terhadap lingkungannya khususnya di tempat mereka melakukan kegiatan usahanya, dan hal ini sudah merupakan sebuah etika bisnis, sehingga sebuah perusahaan yang ingin melakukan kegiatan usahanya secara berkesinambungan harus mau dan mampu melakukan program CSR ( Corporate Sociasl Responsibility ) dengan sebaik-baiknya.

    Prinsip-prinsip tatakelola perusahaan yang baik ini antara lain :

    (a). Akuntabilitas (accountability)
    Prinsip ini memuat kewenangan-kewenangan yang harus dimiliki oleh dewan komisaris dan direksi beserta kewajiban-kewajibannya kepada pemegang saham dan stakeholders lainnya.

    (b) Pertanggungan-jawab ( responsibility)
    Prinsip ini menuntut perusahaan maupun pimpinan dan manajer perusahaan melakukan kegiatannya secara bertanggung jawab.

    (c) Keterbukaan (transparancy)
    Dalam prinsip ini, informasi harus diungkapkan secara tepat waktu dan akurat. Informasi yang diungkapkan antara lain keadaan keuangan, kinerja keuangan, kepemilikan dan pengelolaan perusahaan. Audit yang dilakukan atas informasi dilakukan secara independen.

    (c) Kewajaran (fairness)
    Seluruh pemangku kepentingan harus memiliki kesempatan untuk mendapatkan perlakuan yang adil dari perusahaan. Pemberlakuan prinsip ini di perusahaan akan melarang praktek-praktek tercela yang dilakukan oleh orang dalam yang merugikan pihak lain.

    (d) Kemandirian (independency)
    Prinsip ini menuntut para pengelola perusahaan agar dapat bertindak secara mandiri sesuai peran dan fungsi yang dimilikinya tanpa ada tekanan-tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan sistem operasional perusahaan yang berlaku.

    Komentar oleh KARINA | Oktober 23, 2009 | Balas

  11. NAMA : ARI SAPUTRA
    NIM : ERC1B007014
    FAKULTAS/JURUSAN : EKONOMI PROGRAM EKSTENSI/MANAJEMEN
    TUGAS : MANAJEMEN STRATEJIK

    1). Jelaskan apa yang dimaksud dengan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ?
    Jawab: Yang dimaksud dengan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ( Corporate Social Responsibility ) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya perusahaan adalah memiliki suatu tangggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan. Dan tanggung jawab sosial perusahaan dapat juga diartikan yaitu suatu upaya sungguh-sungguh dari Perusahaan untuk meminimumkan dampak negatif dan memaksimumkan dampak positif dari segala aspek operasional Perusahaan dalam ranah ekonomi, sosial dan lingkungan terhadap selruh pemangku kepentingannya ( baik itu konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan sekitar untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.

    2). Pilih salah satu Perusahaan, kemudian tuliskan apa bentuk Tanggung Jawab Sosialnya ?
    Jawab:
    Perusahaan : PT. Djarum
    Bentuk Tanggung Jawab Sosial PT. Djarum antara lain:
    Tanggung jawab sosial, untuk karyawan, PT. Djarum sangat memperhatikan karyawannya dengan memberikan jaminan sosial berupa jaminan kesehatan, hadiah tahunan, tunjangan, jaminan kecelakaan, jaminan pensiun.
    PT. Djarum juga memberikan beasiswa pendidikan kepada anak – anak karyawan sehingga dapat melanjutkan pendidikannya dengan baik.

    Tanggung jawab sosial PT. Djarum kepada masyarakat umum melakukan Corporate Social Responsibility (CSR) yaitu Djarum memberikan dananya berupa uang sebesar 30 Miliar dalam pembangunan lapangan Bulutangkis, GOR PT. Djarum Bakti Bangsa, yang digunakan untuk merekrut para pemain Bulutangkis yang handal berkelas dunia. Dalam bidang lingkungan PT. Djarum memberikan secara cuma – cuma pohon – pohon untuk penghijauan.

    3).Apakah Tanggung Jawab Sosial berhubungan dengan prinsip Tatakelola yang baik ? Tata Kelola Perusahaan
    Perusahaan telah melaksanakan penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahan (Good Corporate Governance – GCG) dan memandang GCG sebagai suatu proses terstruktur yang diterapkan untuk melangsungkan dan mengelola perusahaan melalui prinsip-prinsip: Transparansi, Kemandirian, Akuntabilitas, Responsibilitas dan Fairness.
    Berbagai langkah dalam menerapkan dan mengembangkan pedoman dengan sistem yang lebih fleksibel dan teruji agar sesuai dengan prinsip-prinsip GCG telah mulai diterapkan di lingkungan perusahaan melalui penyusunan:

    1. Pedoman ini merupakan acuan atau referensi untuk menerapkan praktek bisnis yang sehat dan beretika sebagai mana diharapkan oleh perusahaan dan stakeholders-nya. Di dalamnya diatur pokok-pokok pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik, berdasarkan prinsip-prinsip transparansi, kemandirian, akuntabilitas, pertanggungjawaban dan kewajaran, yang berisikan uraian tentang organ-organ utama GCG (Rapat Umum Pemegang Saham, Komisaris dan Direksi) serta perangkat pendukung GCG (komite audit, sekretaris perusahaan dan auditor ekstern.
    Di dalamnya juga mengatur perihal pengelolaan informasi (keterbukaan dan kerahasiaan informasi), sistem pengendalian intern, etika dan budaya perusahaan, perlakuan terhadap stakeholders dan pengaturan terhadap benturan kepentingan.

    2. Aturan prilaku mengatur hubungan antar individu di dalam Perusahaan, berdasarkan nilai-nilai luhur yang tumbuh dan berkembang di lingkungan Perusahaan yaitu kejujuran, integritas, disiplin dan tanggung jawab. Aturan ini mengatur prilaku individu komisaris, direksi dan karyawan serta hubungan dengan stakeholders, termasuk diantaranya pembinaan dan pengembangan karyawan dan tanggung jawab sosial perusahaan, sehingga diharapkan dapat menciptakan iklim dan lingkungan kerja yang kondusif, yang mampu mendorong pencapaian kinerja yang lebih baik.
    Mengingat sifatnya yang dinamis dan berkembang sesuai dengan kondisi dan dinamika lingkungan bisnis perusahaan, maka keduanya akan senantiasa di-update agar mampu menyelaraskan dengan perubahan yang senantiasa terjadi dalam dunia usaha.
    Perusahaan juga melengkapi infrastruktur GCG dengan pedoman-pedoman yang lain, misalnya Buku Panduan Direksi dan Buku Panduan Komisaris.

    Komentar oleh ARI SAPUTRA | Oktober 23, 2009 | Balas

  12. NAMA : MEGA PERMATASARI
    NIM : ERC1B007033
    FAKULTAS/JURUSAN : PROGRAM EKONOMI EKSTENSI/MANAJEMEN
    TUGAS : MANAJEMEN STRATEJIK

    1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tanggung jawab sosial perusahaan!
    2. Pilih salah satu perusahaan, kemudian tuliskan apa bentuk tanggung jawab sosialnya!
    3. Apakah tanggung jawab social berhubungan dengan prinsip tata kelola yang baik (god corporate responsibility)

    JAWAB

    1. Tanggung jawab sosial merupakan suatu konsep bahwa organisasi, khususnya ( namun bukan hanya ) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas, dan lingkungan dalam segala aspek perusahaan.
    2. PT Indofood (cabang Lampung)
    Bentuk tanggung jawab social adalah PT Indofood gelar berkah Ramadhan Indomie Berbagi mulai 7-14 September 2009. Acara itu diselenggarakan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat pada bulan Ramadan 1430 H. Dalam program Berkah Ramadhan Indomie Berbagi ini, karyawan dan karyawati PT Indofood akan bersama-sama membersihkan dan merapikan sebuah masjid yang letaknya tidak jauh dari wilayah kerja PT Indofood serta melengkapi sarana ibadah di masjid tersebut. Selain itu, PT Indofood akan menyediakan pengobatan gratis dan pembagian sedekah berupa sembako dan paket Indomie kepada 100 orang warga sekitar yang kurang mampu. Untuk meningkatkan komunikasi antara PT Indofood dan masyarakat, rencananya di beberapa lokasi juga akan digelar lomba-lomba bernuansa alami dan pemenangnya akan diberi bingkisan menarik dari PT Indofood. Dalam kegiatan ini, perusahaan memberikan takjil buka puasa bagi jemaah dan bingkisan produk untuk masjid. Bulan Ramahan merupakan bulan yang istimewa untuk manusia memohon pengampunan dan memperbanyak ibadahnya. Mudah-mudahan dengan rangkaian kegiatan kami di bulan Ramadan ini, perusahaan kami bisa mendapat berkah.

    3. Tanggung jawab social berhubungan dengan tata kelola yang baik (good coorparate responsibility), tata kelola telah menjadi sesuatu yang straegis untuk dimunculkan dalam setiap diskusi baik dikalangan bisnis maupun pemerintahan. Perkembangan akan pentingnya tata kelola pada dasarnya bukan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan internal, akan tetapi dalam perkembangannya justru dimaksudkan untuk memenuhi persuntuk memenuhi persyarsn eksternal. Oleh karena itu tata kelola dikaitkan dengan tanggung jawab social yang pemahamannya menjadi lebih dinami dan akhirnya menjadi bagian nya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari peran Pemerintah sebagai regulator. Tata kelola telah diterapkan pada hampir semua organisasi. Pedoman tata kelola perusahaan yang bertujuan untuk mendorong pengelolaan perusahaan secara profesional, transparan dan efisien melalui pemberdayaan fungsi dan peningkatan kemandirian perusahaan.

    Mega Permatasari, tugas anda telah saya baca. Sukses selalu.

    Komentar oleh MEGA PERMATASARI | Oktober 24, 2009 | Balas

  13. NAMA : NURRAHMAH HIDAYAH
    NIM : ERC1B007090
    FAKULTAS/JURUSAN : EKONOMI PROGRAM EKSTENSI/MANAJEMEN
    TUGAS : MANAJEMEN STRATEJIK

    1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tanggung jawab sosial perusahaan!
    2. Pilih salah satu perusahaan,kemudian tuliskan apa bentuk tanggung jawab sosialnya!
    3. Apakah tanggung jawab social berhubungan dengan prinsip tata kelola yang baik (god corporate responsibility)

    JAWAB

    1. Tanggung jawab sosial merupakan suatu konsep bahwa organisasi, khususnya ( namun bukan hanya ) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas, dan lingkungan dalam segala aspek perusahaan.
    2. PT Indosat
    Bentuk tanggung jawab social yaitu menciptakan kehidupan berkualitas bagi lingkungan sekitar. Sebagai Perusahaan yang telah beroperasi dan melayani masyarakat selama 41 tahun, membangun fondasi yang kokoh dan terus tumbuh menjadi entitas bisnis yang besar dan maju, Indosat menyadari pentingnya memperhatikan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan yang merupakan dasar terciptanya keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.
    Tumbuh bersama masyarakat adalah aspirasi utama Indosat, karena kesuksesan perusahaan selama ini adalah hasil dari dedikasi yang terus menerus dan dukungan dari seluruh stakeholder.
    Sebagai wujud apresiasi atas dukungan masyarakat dan komitmen tanggung jawab sosial perusahaan, melalui program Indosat Cinta Indonesia, Indosat berupaya merefleksikan komitmennya sebagai Perusahaan telekomunikasi yang mengedepankan inovasi dalam pelayanan, penerapan dan kepatuhan terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta secara aktif berpartisipasi dalam peningkatan kualitas hidup komunitas.
    Indosat berupaya menyelenggarakan rangkaian program terpadu yang tepat sasaran serta menyentuh berbagai aspek penting kehidupan masyarakat, yang meliputi berbagai program kepedulian sebagai berikut :
     Indonesia belajar
     Indonesia sehat
     Berbagi bersama indosat
     Indosat peduli
    Sesuai komitmen tanggung jawab sosial perusahaan yang ditujukan bagi para stakeholder, Indosat berupaya menciptakan pertumbuhan yang harmonis dan berkelanjutan. Perusahaan menyadari bahwa tanggung jawab sosial perusahaan tidak hanya terbatas pada peningkatan kualitas hidup semata, namun juga mencakup keberlangsungan hidup aspek pendukung eksistensi Perusahaan. Melalui program terencana yang berkesinambungan, Indosat terus berupaya mewujudkan cita-cita untuk menciptakan kualitas kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat di masa yang akan datang.

    3. Hubungan tanggung jawab social dan tata kelola yang baik, tata kelola telah menjadi sesuatu yang straegis untuk dimunculkan dalam setiap diskusi baik dikalangan bisnis maupun pemerintahan. Perkembangan akan pentingnya tata kelola pada dasarnya bukan dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan internal, akan tetapi dalam perkembangannya justru dimaksudkan untuk memenuhi persuntuk memenuhi persyarsn eksternal. Oleh karena itu tata kelola dikaitkan dengan tanggung jawab social yang pemahamannya menjadi lebih dinami dan akhirnya menjadi bagian nya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari peran Pemerintah sebagai regulator. Kegiatan pemeriksaan internal di Perusahaan dilakukan secara reguler berdasarkan rencana pemeriksaan tahunan. Selanjutnya, dilakukan Pemeriksaan Lanjutan yang bertujuan untuk melakukan penilaian lebih lanjut terhadap obyek pemeriksaan agar tujuan pemeriksaan sesuai dengan Norma Pemeriksaan. Pemeriksaan ini mencakup pengamatan, pengembangan, analisa dan verifikasi semua informasi penting dan relevan yang diperlukan untuk mendukung temuan pemeriksaan dan rekomendasi perbaikan.

    Komentar oleh NURRAHMAH HIDAYAH | Oktober 24, 2009 | Balas

  14. NAMA : Devvy Dian P
    NIM : C1B007102
    FAKULTAS/JURUSAN : EKONOMI S1 PAGI /MANAJEMEN
    TUGAS : MANAJEMEN STRATEJIK

    TANGGUNG JAWAB SOSIAL PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

    Aspek lingkungan sangat terkait dengan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Banyak perusahaan yang menempatkan lingkungan dalam skala prioritas pelaksanaan CSR dan aktivitas bisnisnya. Hal ini antara lain dilakukan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement), produsen semen Tiga Roda. Tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) merupakan bentuk nyata kepedulian kalangan dunia usaha terhadap lingkungan di sekitarnya. Berbagai sektor dibidik dalam kegiatan ini, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan dan bahkan sosial budaya.
    Atas komitmen itu, Indocement menerima penghargaan peringkat emas pada Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) 2008-2009 yang digelar Kementerian Negara Lingkungan Hidup. Peringkat emas tersebut diberikan untuk Pabrik Indocement di Citeureup, Bogor.
    Selain itu, Pabrik Indocement di Palimanan, Cirebon, juga berhasil memperoleh Peringkat Hijau pada Proper 2008-2009. Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, pada Malam Anugerah Lingkungan Proper 2009, di Jakarta, pekan lalu. Proper merupakan program Kementerian Negara Lingkungan Hidup untuk mendorong penataan dan kepedulian perusahaan dalam mengelola lingkungan hidup yang diadakan sejak 2002. Mekanisme kerja instrumen Proper adalah dengan penyebaran informasi tingkat kinerja penataan perusahaan kepada masyarakat dan stakeholders. Untuk memudahkan masyarakat dan stakeholders memahami tingkat kinerja penataan perusahaan, maka dapat dilihat dari salah satu dari tujuh peringkat yang dicapai dalam program Proper, yaitu, emas, hijau, biru, biru minus, merah, merah minus dan hitam.
    Upaya-upaya yang dilakukan Indocement terkait dengan bidang lingkungan antara lain:
    1. Menerapkan sistem manajemen lingkungan (ISO 14001);
    2. Dalam pengelolaan Sumber Daya Alam, Indocement menerapkan “3R” (Reuse, Recycle, dan Recovery), dengan kegiatan antara lain (a).Memanfaatkan bahan bakar dan bahan baku alternatif dalam proses produksi; (b).Melakukan penghematan energi di segala bidang (listrik dan bahan bakar); (c).Menerapkan Proyek Mekanisme Pembangunan Bersih (Clean Development Mechanism/CDM), dalam menunjang program untuk menghadapi pemanasan global, yang terdiri dari Proyek Blended Cement dan Proyek Bahan Bakar Alternatif. Untuk Proyek Bahan Bakar Alternatif, Indocement telah menerima CER (Certified Emission Reduction), yaitu pengurangan emisi yang disertifikasi, dari UNFCCC (United Nations Framework Convention on Climate Change), pada 2008. Dengan demikian menjadikan Indocement sebagai perusahaan pertama di Indonesia penerima CER dalam kerangka Proyek CDM.
    3. Melaksanakan kegiatan bina lingkungan (Community Development) dengan mengacu pada kerangka “5 Pilar” , yaitu Pilar Pendidikan, Pilar Kesehatan, Pilar Ekonomi, Pilar Sosial – Budaya dan Keagamaan serta Pilar Keamanan;
    4. Melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang bersifat berkelanjutan (Sustainable Development), diantaranya berupa (a).Program Penanaman Pohon Jarak Pagar (Jatropha Curcas), yang diharapkan dapat menghasilkan energi yang terbarukan, menghijaukan lahan marjinal dan memberikan tambahan penghasilan masyarakat serta manfaat lainnya; (b).Program Pengolahan Sampah Rumah Tangga, yang diharapkan menghasilkan biomassa (sebagai bahan bakar alternatif) dan kompos (sebagai pupuk pada tanaman jarak pagar), memberikan tambahan penghasilan masyarakat serta menciptakan kesadaran yang lebih tinggi akan nilai suatu lingkungan yang bersih dan sehat di sekeliling tempat tinggal mereka. (c).Dan lain-lain.
    (http://staff.blog.ui.ac.id/emil.bachtiar/)

    Bogor, CyberNews. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk menggelar Festival Kreativitas Anak tingkat Sekolah Dasar (SD). Festival yang diikuti 12 desa binaan ini sengaja digelar di sekitar kawasan pabrik di Citeureup, Kabupaten Bogor sebagai bagian dari program CSR perusahaan. “Acara ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR),” festival terdiri atas beberapa kegiatan yaitu lomba mengarang yang diikuti 36 peserta tingkat SD, lomba melukis diikuti sebanyak 48 peserta tingkat SD, dan lomba cerdas cermat diikuti 36 peserta tingkat SD dari 12 desa binaan.
    http://www.suaramerdeka.com/beta1/index.php?fuseaction=news.detailNews&id_news=33781
    Saat ini, konsep dan pelaksanaan CSR makin berkembang di Indonesia. Hal ini tentu menggembirakan. Hanya saja pemahaman kalangan dunia usaha tentang konsep CSR masih beragam. Namun yang terpenting, agar masyarakat bisa merasakan hasil yang maksimal dari kegiatan CSR, maka kegiatan itu harus berkelanjutan (suistanable). Sayangnya, banyak perusahaan yang kini memahami CSR hanya sekadar kegiatan yang sifatnya insidental, seperti pemberian bantuan untuk korban bencana, sumbangan, serta bentuk-bentuk charity atau filantropi lainnya. , CSR sebenarnya memiliki makna yang lebih luas yaitu bagaimana manusia berperan dalam menjaga dan bertanggung jawab terhadap bumi dan segala isinya yang telah diciptakan oleh Tuhan. Jadi bukan hanya perusahaan yang melakukannya tapi hakikatnya semua manusia berkewajiban melaksanakannya.
    Banyak orang beranggapan bahwa CSR hanya merupakan kewajiban sosial. Mereka berpikir ini adalah kegiatan sosial yang dilakukan oleh perusahaan. Padahal sebenarnya CSR bukan hanya masalah sosial. ”Yang sedang dikembangkan di Indocement cakupannya bukan hanya sosial sebab itu salah kaprahnya. Jadi yang utama adalah CSR yang mendukung suistanable development,” ungkapnya kepada Republika. Agar bisa berkelanjutan, maka perusahaan harus sehat terlebih dulu. Kalau perusahaan tidak sehat, maka dia tidak bisa melakukan CSR dengan maksimal. Kalau perusahaan sehat dan tumbuh, maka karyawan dan masyarakat sekitar juga ikut tumbuh. Dalam menjalankan kegiatan bisnis, pihaknya selalu memperhatikan aspek lingkungan. Ini juga menjadi salah satu konsep suistanable development yang sedang dikembangkan. ”Jadi CSR yang dilakukan bukan hanya pemberian sumbangan atau kegiatan sosial. Hal itu tetap penting tapi alangkah baiknya bila kegiatan itu ujungnya adalah keterkaitan dengan kegiatan usaha yang bisa memberi manfaat bagi perusahaan, lingkungan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya.
    Untuk bisa melaksanakan CSR dengan baik, maka harus dilakukan oleh setiap stakeholder yang ada di perusahaan. Jadi tidak hanya dilakukan oleh sebuah divisi atau bagian saja. Selain itu, CSR juga dilakukan pada setiap proses bisnis perusahaan. Dalam hal ini, pihaknya harus bisa menyosialisasikan pengertian CSR kepada seluruh jajaran perusahaan. Dengan demikian setiap karyawan diharapkan bisa mengerti konsep CSR dengan benar, yaitu bagaimana dia bisa peduli pada sosial dan lingkungan. Ini dilakukan pada setiap kegiatan pertambangan, produksi, dan pengangkutan. Semua karyawan yang terlibat selalu berpikir konsep CSR dan suistanable development.
    ”Di tingkat internal, para manajer harus memperhatikan kesejahteraan dan keselamatan anak buahnya. Itu bagian dari CSR para manajer. Kemudian juga harus melihat dampak pada masyarakat dan mencoba meminimalkan dampak negatif lingkungan. Itu juga menjadi kegiatan CSR di semua unit produksi.
    Hanya perusahan yang peduli dan punya hati nurani dengan melaksanakan CSR yang berkelanjutan, yang bisa berkembang dan eksis untuk jangka panjang. Jadi bukan hanya dilihat dari laporan keuangannya saja. ”Untuk melihat CSR yang baik, jangan hanya menggunakan rupiah atau angka sebagai ukuran. Tapi yang terpenting adalah kualitasnya. Artinya apakah itu sudah build in dalam proses bisnisnya atau tidak,” jelasnya. Kegiatan CSR baru bisa berkelanjutan jika program yang dibuat oleh perusahaan benar-benar merupakan komitmen bersama dari segenap unsur yang ada di dalam perusahaan. Tanpa adanya dukungan semua elemen, maka program CSR tersebut seolah bentuk penebusan dosa dari pemegang saham belaka. Melakukan kegiatan CSR yang berkelanjutan akan memberikan dampak positif dan manfaat yang lebih besar, baik bagi perusahaan maupun stakeholder yang terkait. ”Program CSR yang berkelanjutan diharapkan akan bisa membentuk atau menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera..
    Program CSR tidak selalu merupakan promosi perusahaan yang terselubung. Jika ada iklan atau kegiatan public relation mengenai kegiatan CSR yang dilakukan perusahaan, itu merupakan imbauan kepada dunia usaha secara umum untuk melakukan tanggung jawab sosial tersebut. Sehingga dapat memberikan pancingan kepada pengusaha lain untuk dapat berbuat hal yang sama bagi kepentingan masyarakat luas. Ini penting agar pembangunan berkelanjutan bisa terwujud dengan baik. ”Sebab, untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan mandiri, maka semua dunia usaha harus mendukung kegiatan yang terkait dengan hal itu. Jika hal itu dilakukan, maka dunia usaha sendiri akan menikmati keberlanjutan dan kelangsungan usahanya dengan baik. Ketua bidang organisasi Corporate Forum for Community Development (CFCD), Erman Sugiyanto, mengatakan ada tiga tahapan pelaksanaan program CSR. Pertama, filantropi atau charity. Kegiatan ini perlu dilakukan untuk masyarakat yang memang membutuhkan bantuan, seperti korban bencana. Setelah masyarakat pulih, masuk ke tahap berikutnya yaitu pendekatan ekonomi. Ini perlu dilakukan agar roda kehidupan masyarakat tetap bisa berjalan. ”Dan yang terakhir adalah tahapan transformasi nilai atau keberdayaan masyarakat. Hal ini diperlukan agar masyarakat bisa berdaya dengan kekuatannya sendiri”.
    Yang perlu diperbaiki di dalam tanggung jawab sosial yaitu:
    -Bidang Pendidikan : Semua jenjang pendidikan harus dapat diprioritaskan, tidak hanya satu jenjang pendidikan yang lebih diprioritaskan, dan juga kegiatan di bidang pendidikan lebih ditingkatkan lagi ke depannya. Beberapa training Leadership, wirausaha, dan sebagainya itu harus bisa dilakukan juga terutama bagi mahasiswa. Sehingga nantinya dapat terwujud penerus bangsa yang berkualitas.
    - Bidang Lingkungan : Saya rasa tanggung jawab sosial di bidang lingkungan yang telah dilakukan oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) sudah sangat baik. Dibutuhkan juga kesadaran masyarakat dan kerjasamanya untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
    - Bidang budaya : belum terlihat jelas tanggung jawab di bidang budaya. Seharusnya bidang budaya juga diprioritaskan, karena budaya itu sangat penting. Budaya merupakan ciri khas bangsa Indonesia dan merupakan asset yang sangat berharga.

    Devvy, tugas anda telah saya baca. Bagaimanapun ini masih menjadi tugas yang tergolong pertama, tuga berikutnya akan ditampilkan. sukses selalu.

    Komentar oleh Devvy Dian P | Oktober 25, 2009 | Balas

    • Terima kasih ya pak buat supportnya dan bimbingannya…

      Komentar oleh Devvy Dian. P | Oktober 28, 2009 | Balas

  15. NAMA : MUHAMMAD ERSAD
    NIM : ERC1B007013
    FAKULTAS/JURUSAN : EKONOMI/MANAJEMEN PROGRAM EKSTENSI
    TUGAS : MANAJEMEN STRATEJIK

    1.Apa yang dimaksud dengan dengan tanggung jawab sosial perusahaan
    2.Pilih satu perusahaan kemudian tuliskan bentuk tanggung jawab sosialnya ?
    3.Apakah tanggung jawab sosial berhubungan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance)?

    Jawab
    1.Tanggung jawab sosial adalah suatu komitmen perusahaan yang berkelanjutan untuk selalu bertindak etis dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi sembari meningkatkan kualitas hidup karyawan dan keluarganya, komunitas lokal, maupun masyarakat luas. Selain itu juga merupakan strategi bisnis yang inheren dalam perusahaan untuk menjaga atau meningkatkan daya saing melalui reputasi dan kesetiaan merek produk (loyalitas) atau citra perusahaan.

    2.PT. Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) didirikan pada tanggal 1 Juli 1964, adalah merupakan satu-satunya badan klasifikasi nasional yang ditugaskan oleh pemerintah RI. Untuk mengkelaskan kapal niaga berbendera Indonesia dan kapal berbendera asing yang secara reguler beroperasi di perairan Indonesia.

    Kegiatan klasifikasi itu sendiri adalah merupakan pengklasifikasian kapal berdasar konstruksi lambung, mesin dan listrik kapal dengan tujuan memberikan penilaian atas laik tidaknya kapal tersebut untuk berlayar.

    Menyadari akan kondisi alam Indonesia yang terdiri dari beribu-ribu pulau dengan area teritori laut yang sangat luas dimana hal tersebut menjadikan sarana perhubungan laut berupa kapal, merupakan sarana terpenting yang harus dikelola maka diperlukan pemeriksaan yang teliti, teratur dan sistematis terhadap kondisi kapal agar terjaga keselamatan benda dan jiwa di laut.

    Bentuk tanggung jawab soial PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
    Perusahaan pada tahun 2007 telah mengalokasikan dana sebesar Rp 700.000.000,- untuk Program Kemitraan dan Bina Lingkungan. Dana tersebut berasal dari penyisihan laba, sebagaimana telah disebutkan dalam keputusan RUPS dan dari pengembalian pinjaman.
    Tujuan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan adalah mengembangkan dan menciptakan iklim usaha yang sehat dan menjaga tata hubungan yang mendorong tumbuhnya kondisi saling menunjang antara BUMN, koperasi dan swasta khususnya pengusaha kecil dan koperasi serta mendorong koperasi dan usaha kecil sebagai lembaga ekonomi rakyat yang mampu melaksanakan, meningkatkan dan mengembangkan
    usahanya secara lebih efektif dan efisien serta dapat memberi nilai tambah dan manfaat yang lebih besar bagi para anggotanya maupun masyarakat di sekitar.
    Adapun sasarannya adalah terciptanya kesempatan usaha dan lapangan kerja yang lebih luas bagi usaha kecil dan koperasi sampai ke masyarakat pedesaan, serta terselenggaranya sistim manajemen yang lebih rasional dan efisien yang diikuti dengan peningkatan kemampuan baik permodalan, personil, administrasi, keuangan maupun kemandirian wirausaha. Prioritas pembinaan tahun 2007 kepada usaha kecil baik perorangan maupun badan dan Koperasi (KUD) terutama KUD calon mandiri.
    Jumlah realisasi dana yang terdistribusi pada tahun 2007 sebesar Rp. 1.180.000.000,- yang disalurkan kepada 3 wilayah binaan, yaitu :
    Area Budget (Rp) Realization(Rp) Total
    DKI Jakarta 300.000.000 615.000.000 28
    DI Yogyakarta 200.000.000 290.000.000 27
    East Java 200.000.000 275.000.000 13
    Total 700.000.000 1.180.000.000 68

    3.Menurut saya Karena dalam perkembangan abad ke-21 telah dikembangkan pandangan yang harus diterapkan yaitu CSR (Coorperate social responsibility) sebagian dari tata kelola perusahaan yang baik (coorperate good governance). Dimana apabila CSR suatu perusahaan diterima baik oleh masyarakat itu menunjukkan tata kelolaan perusahaan itu berjalan dengan baik.
    ada tiga alasan penting dan manfaat yang diperoleh suatu perusahaan dalam merespon dan menerapkan isu tanggung jawab sosial (CSR) yang sejalan dengan tata kelola perusahaannya.
    Pertama, perusahaan adalah bagian dari masyarakat dan oleh karenanya wajar bila perusahaan juga turut memperhatikan kepentingan masyarakat. Dengan adanya penerapan CSR, maka perusahaan secara tidak langsung telah menjalin hubungan dan ikatan emosional yang baik terhadap shareholder maupun stakeholders.
    Kedua, kalangan bisnis dan masyarakat memiliki hubungan yang bersifat simbiosis mutualisme (saling mengisi dan meguntungkan). Bagi perusahaan, untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat, setidaknya licence to operate, adalah suatu keharusan bagi perusahaan jika dituntut untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, sehingga bisa mendongkrak citra dan performa perusahaan.
    Dan Ketiga, kegiatan CSR merupakan salah satu cara untuk mengeliminasi berbagi potensi mobilisasi massa (penduduk) untuk melakukan hal-hal yang tidak diiginkan sebagai akses ekslusifme dan monopoli sumber daya alam yang dieksploitasi oleh perusahaan tanpa mengedepankan adanya perluasan kesempatan bagi terciptanya kesejahteraan dan pengembangan sumber daya manusia yang berdomisili di sekitar wilayah penambangan pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
    Selain itu juga, dalam menjalankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik perlu dibangun dan dikembangkan scara bertahap yang sama hal nya seperti tanggung jawab sosial yang berhubngan erat dengan pembangunan berkelanjutan.
    Adapun prinsip – prinsip tata kelola persahaan yang baik antara lain :
    • Akuntabilitas (accountability)
    • Pertanggungan-jawab ( responsibility)
    • Keterbukaan (transparancy)
    • Kewajaran (fairness)
    • Kemandirian (independency)

    Saudara Ersad, Saya senang ternyata Msw. Ekstensi lebih cepat mengirim tugas daripada yang lain. Sukses.

    Komentar oleh MUHAMMAD ERSAD | Oktober 25, 2009 | Balas

  16. TUGAS MANAJEMEN STRATEGIK
    Nama : FETY ENSAN
    Nim : ERC1B007004
    Jurusan : MANAJEMEN (EKSTENSI)

    1.Jelaskan apa yang dimaksud dengan tanggungjawab social perusahaan (CSR)?
    Jawab:
    Tanggungjawab sosial perusahaan (CSR) adalah suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggungjawab mereka terhadap sosial/lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada. COntoh bentuk tanggungjawab itu bermacam-macam, mulai dari melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perbaikan lingkungan, pemberian beasiswa untuk anak tidak mampu, pemberian dana untuk pemeliharaan fasilitas umum, sumbangan untuk desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada.

    2.Pilih salah satu perusahaan, kemudian tuliskan apa bentuk tanggungjawab sosialnya?
    Jawab:
    Saya memilih perusahaan AQUA(DANONE)
    Bentuk tanggungjawab social AQUA dapat dilihat sebagai berikut:
    o Perilaku ramah lingkungan yang tercermin dalam berbagai kebijakan perusahaan
    o Dampak produksi yang positif pada seluruh masyarakat, seperti:
    Karyawan AQUA Dan Petani Bersihkan Saluran Kapiler
    Saluran irigasi yang mayoritas digunakan untuk mengairi area pertanian adalah sarana yang sangat penting karena menyangkut kebutuhan masyarakat luas akan kebutuhan pangan, baik secara kualitas maupun kuantitas. Isu kekurangan air untuk pertanian, yang disebabkan oleh kerusakan dan saluran irigasi yang tidak terawat menjadi hal yang menarik untuk dicermati dan kurangnya semangat gotong royong para petani untuk merawat saluran irigasi menjadikan faktor isu kekurangan air menjadi semakin kompleks.
    Masalah ini mendapat perhatian dari aktivitas sosial PT. Tirta Investama
    Sebagian dari masyarakat Klaten, PT. Tirta Investama,PDAM,Mantri dan pejabat setempat serta seluruh karyawan AQUA dan pimpinan AQUA terlibat berperan nyata dalam menyelesaikan permasalahan ini dengan cara bergotong royong membersihkan saluran kapiler.Agar mendorong semangat para petani dan pengguna air di sekitar aliran Kapilaler untuk merawat saluran Kapilaler.Seluruh peserta kegiatan ini mengenakan kaos berlogo AQUA, dan membersihkan saluran, penuh semangat.Kegiatan ini langsung diliput oleh media masa.

    Penghijauan Di Kaki Gunung Klabat
    Keluarga AQUA Pencinta Alam (KELAPA) PT. Tirta Investama Pabrik Airmadidi, melakukan penghijauan dengan menanam pohon di kaki gunung Klabat pada 23 April 2005. Kelompok ini terdiri atas; karyawan AQUA, siswa PKL dan Kelompok pencinta lingkungan Tunas Hijau. Seluruh rombongan mendaki jalan setapak ke gunung, yang cukup landai.
    Penghijauan di Depo Kawasan dan Pabrik Airmadidi
    Sudah menjadi komitmen bersama bahwa keberadaan AQUA selalu membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Hal itu juga disadari oleh karyawan AQUA Depo Kawasan Pulogadung.Untuk mengurangi dampak yang tidak baik itu diperlukan tindakan nyata. Salah satunya adalah gerakan penghijauan. Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Departemen CSR (Corporate Sosial Responsibility) AQUA. Gerakan penghijauan berupa penanaman pohon.

    Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Pabrik Airmadidi, Manado. karyawan Pabrik Airmadidi melaksanakan kegiatan AQUA Menanam.Pada kegiatan tersebut karyawan Pabrik Airmadidi dan warga sekitar menanam aneka macam bunga. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempercantik beberapa jalan utama di Kelurahan Airmadidi Bawah. Salah satunya adalah jalan yang menuju ke Pabrik Airmadidi.
    Perhatian terhadap lingkungan, telah lama menjadi hal yang diprioritaskan oleh AQUA. Kepedulian inilah yang mendasari kebijakan AQUA untuk tidak menggunakan air dari dalam tanah, melainkan menggunakan air yang mengalir secara alami dari mata air di permukaan tanah.

    3.Apakah tanggungjawab social berhubungan dengan prinsip tatakelola perusahaan yang baik?
    Jawab:
    Ya, karena perusahaan yang telah menerapkan CSR memiliki etika bisnis yang baik dan tentunya perusahaan yang baik memiliki tata kelola perusahaan yang baik dan bersih, menjaga hak asasi manusia, merawat hubungan industrial. Menjaga hubungan dengan pelanggan. Dan perlu ditegaskan bahwa masalah CSR menyangkut wilayah internal perusahaan dan eksternal perusahaan. Urusan eksternal salah satunya adalah ikut menjaga kelestarian lingkungan hidup.

    Fetty tugas anda telah dibaca, saya senang karena ini menjadi informasi baru bagi kita untuk melihat bagaimana CSR dilaksanakan. Sukses.

    Komentar oleh fety ensan | Oktober 26, 2009 | Balas

  17. Nama : Levi silvia
    Nim : C1B007117
    Tugas : Manajemen strategic
    Fakultas ekonomi S1 pagi

    Perusahaan yang diteliti:
    PT GARUDA INDONESIA

    1. Tanggung jawab social perusahaan (Corporate Sosial Responsibility)

    Dalam mendirikan suatu perusahaan istilah corpotare social responsibility ini tidak asing lagi kita dengar. Karena hal ini ini merupakan factor terpenting dalam perusahaan. Mantan menteri Singapura Goh Chong Tong mengatakan bahwa “Karakter menetukan apakah bahwa seseorang da[at berhasil dalam hidup atau tidak. IQ yang tinggi saja tidaklah cukup untuk memimpin suatu perusahaan, dengan kata lain kepemimimpina bukan yangb utama selain membujuk orang untuk bekerja sama guna mencapai tujuan yang diinginkan.
    Akan tetapi, mengenai kecerdasan social (social responsibility) juga sangat diperlukan didalam suatu perusahaan.

    2. Tanggung jawab social PT GARUDA INDONESIA

    PT. Garuda Indonesia adalaha sebuah perusahaan penerbangan Nasional Milik Negara yang didirikan pada tahun 1949. sebagai suatu perusahaan yang khusus mengutamakan pelayanan, maka tanggung jawab social (social responsibility) juga sangat diperlukan terutama tanggung jawab tentang pelayanan itu sendiri, seperti:
    • Tanggung jawab akan ketepatan waktu
    • Tanggung jawan mengenai Ground service
    • Baik on ground service

    Serta itu juga tanggung jawab untuk menjadikan garuda Indonesia sebagai pilihan yang terbaik:
    • Karena ketepatan waktunya (on time performance – OTP)
    • Tanggung jawab atas penerbangan yang dilakukan sesuai dengan jadwal (convement schedule –CS)
    • Jaringan yang luas dan frekuensi penerbangan yang tinggi

    3. Manfaat tanggung jawab social terhadap perusahaan itu sendiri

    Tanggung jawab social ini berhubungan tentang SDM itu sendiri, sedangkan SDM merupakan factor penggerak utama didalam suatu organisasi. Jadi apabila di SDM-nya sudah tertanam sikap tanggung jawab maka perusahaan yang di kelolah kan berjalan dengan baik juga sesuai dengan amanah dan tanggung jawab itu sendiri.
    Dalam pengelolaan bisnis global yakni : “To Manage Ethics and To Show Sosial Responsibility”.
    Intinya semakin bisa perusahaan tersebut dapat mengatur tanggung jawab social itu dengan efektif maka hasilnya pun akan efektif pula.
    Adapun prinsip – prinsip tata kelola persahaan yang baik antara lain :
    • Akuntabilitas (accountability)
    • Pertanggungan-jawab ( responsibility)
    • Keterbukaan (transparancy)
    • Kewajaran (fairness)
    • Kemandirian (independency)
    Ini merupakan suatu rangkaian perusahaan yang saling keterkaitan antara satu dengan yang lainnya.

    Levi tugas anda telah saya baca. Sukses.

    Komentar oleh levi silvia | Oktober 26, 2009 | Balas

  18. Nama : TRI DHARMA NUGRAHA
    Nim : ERC1B007017
    Fakultas/jurusan : Ekonomi/manajemen program ekstensi

    Tugas manajemen stratejik

    1. Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)
    adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.
    CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang

    2. Tanggung Jawab Sosial PT. BUMI SENTOSA

    Sebagai sebuah korporasi yang dipercaya untuk memegang amanah dalam pengelolaan aset energi bangsa, Perseroan sangat menyadari pentingnya menerapkan budaya kerja unggul, mematuhi etika kerja yang baik serta melaksanakan tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
    Kesadaran ini terbentuk tidak sekadar sebagai pemenuhan kewajiban semata, namun juga merupakan kebutuhan bagi Perseroan untuk dapat terus menciptakan citra positif, kenyamanan dalam menjalankan usaha, pencapaian kinerja yang baik dan keberlangsungan usaha yang berkelanjutan.

    Corporate Social Responsibility (CSR) memegang porsi yang sangat besar dalam mewujudkan kebutuhan tersebut di atas. Untuk itu, Perseroan telah menetapkan komitmen jangka panjang yang dijabarkan dalam bentuk Pedoman CSR PTBA dengan enam fokus kegiatan yaitu:
    (1) ekonomi, (2) lingkungan, (3) hak asasi manusia, (4) praktik ketenagakerjaan dan kelaikan kerja, (5) tanggung jawab produk dan (6) kemasyarakatan.
    Keenam fokus kegiatan tersebut sesuai dengan standar internasional mengenai keberhasilan implementasi CSR yang ditetapkan oleh Global Reporting Initiatives (GRI).

    Adapun strategi implementasi pedoman tersebut adalah melalui:
    • Pemberdayaan ekonomi kemasyarakatan melalui pelaksanaan Program Kemitraan dengan Usaha Kecil , Menengah dan koperasi
    • Pemberdayaan sosial kemasyarakatan melalui pelaksanaan Program Bina Lingkungan
    • Peduli terhadap pelestarian lingkungan hidup, termasuk restorasi lahan pasca tambang
    • Penerapan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja pegawai serta berupaya meningkatkan kesejahteraan
    • Penerapan jaminan keamanan penggunaan produk dan kepuasan pelanggan
    Komitmen dan inisiatif tanggung jawab sosial dan lingkungan ini telah dilaksanakan secara konsisten oleh Perseroan. Dengan ditetapkannya kewajiban bidang usaha pengelola sumber daya alam untuk melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan di Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pada pasal 74, semakin memperkuat komitmen Perseroan untuk menyelenggarakan program CSR berkualitas danberdampak ganda bagi peningkatan kesejahteraan yang meliputi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, Bina Wilayah, pengelolaan dan pemantauan lingkungan, serta program-program yang berhubungan dengan pemenuhan hak-hak karyawan.

    Berbagai program tersebut dilaksanakan secara terintegrasi dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, lingkungan dan internal Perseroan. Cakupan program yang menyeluruh ini juga berhasil menciptakan keseimbangan antara operasional bisnis dan CSR Perseroan dimana setiap pihak tidak hanya cukup menjadi penerima manfaat semata, namun juga turut memegang andil dalam penerapan program-program CSR secara berkelanjutan.

    Guna menjamin keberlangsungan berbagai program CSR tersebut, Perseroan secara rutin
    menyediakan alokasi dana untuk membiayai kegiatan CSR.

    3. Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

    Menurt saya, tanggun jawab sosial dan tata kelola perusahaan yang baik memiliki hubungan yang erat / saling berhubungan satu sama lain. Karena salah satu poin dari prinsip tata kelola perusahaan yang baik menyebutkan bahwa suatu perusahaan harus memiliki tanggung jawab dan trasparansi untuk semua pihak yang ada dalam perusahaan(termasuk karyawan), baik itu informasi keadaan keuangan, kinerja keuangan, kepemilikan dan kepengelolaan perusahaan.

    Melihat dari pengertian apa itu tanggung jawab sosial yang menyatakan bahwa “memiliki tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan dan pemegang saham”, saya dapat menyimpulkan bahwa tanpa ada nya prinsip tata kelola perusahaan yang baik, maka tanggung jawab sosial perusahaan akan menurun kinerjanya. Baik di luar lingkungan perusahaan ataupun di dalam lingkungan perusahaan.

    Selain itu juga, dalam menjalankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik perlu dibangun dan dikembangkan scara bertahap yang sama hal nya seperti tanggung jawab sosial yang berhubngan erat dengan pembangunan berkelanjutan.

    Adapun prinsip – prinsip tata kelola persahaan yang baik antara lain :
    • Akuntabilitas (accountability)
    • Pertanggungan-jawab ( responsibility)
    • Keterbukaan (transparancy)
    • Kewajaran (fairness)
    • Kemandirian (independency)

    Tri tugasmu sudah bapak baca. Sukses selalu.

    Komentar oleh TRI DHARMA N | Oktober 26, 2009 | Balas

  19. NAMA : FIRMANSYAH
    NIM : ERC1B007012
    TUGAS : MANAJEMEN STRATEGIK
    JURUSAN : MANAJEMEN EKSTENSI

    1. APA YANG DIMAKSUD DENGAN TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN ?

    MENURUT SAYA YANG DIMAKSUD TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN SALAH SATUNYA DI INTERNAL PERUSAHAAN MISALNYA MEMPERHATIKAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN SEPERTI MEMBERIKAN JAMINAN KESEHATAN KARYAWAN SEPERTI JAMSOSTEK ADAPUN YANG LAINNYA SEPERTI ALAT PENGAMAN SAAT BEKERJA SEPERTI HELM, SEPATU BOOT, SARUNG TANGAN DAN BAJU KHUSUS YANG DIGUNAKAN SAAT BEKERJA DAN MEMBERIKAN GAJI EKTRA BAGI KARYAWAN YANG LEMBUR, MEMBERIKAN BONUS UNTUK KARYAWAN YANG TELAH MELAKSANAKAN KERJA LEBIH DARI STANDAR DAN MEMBERIKAN INSENTIF AGAR KARYAWAN LEBIH SEMANGAT DALAM BEKERJA ADAPUN YANG LAIN MENGANGKAT KARYAWAN KARNA TELAH MEMBUAT PRESTASI YANG BAGUS UNTUK PERUSAHAAN HAL ITU DILAKUKAN DIMAKSUDKAN UNTUK KARYAWAN LEBIH BAIK DALAM PERUSAHAAN DAN LEBIH MENINGKATKAN KELOYALAN KARYAWAN TERHADAP PERUSAHAAN DAN MENDATANGKAN KEUNTUNGAN JUGA BAGI PERUSAHAAN. ADAPUN DISISI EKSTERNALNYA SEPERTI DILINGKUNGAN PERUDAHAAN SEPERTI TIDAK MEMBUANG LIMBAH PERUSAHAAN KETEMPAT YANG STRATEGIS ATAU DITEMPAT YANG SANGAT DIPERLUKAN SEPERTI SUNGAI ADAPUN YANG LAIN SEPERTI MEREKRUT SEBAGIAN ATAU BEBERAPA MASYARAKAT YANG ADA DILINGKUNGAN PERUSAHAAN UNTUK DIJADIKAN KARYAWAN TENTU JUGA HARUS LULUS KUALIFIKASI PERUSAHAAN

    2. TULISKAN SALAH SATU PERUSAHAAN DAN TULISKAN APA BENTUK TANGGUNGJAWAB SOSIALNYA ?
    SAYA PILIH INDOSAT

    BENTUK CSR INDOSAT PASCA GEMPA DI PADANG YAITU Indosat menurunkan 3 (tiga) mobil klinik langsung ke wilayah terjadinya gempa, yakni 2 unit di kota Padang dan 1 unit di kota Pariaman, yang dilanjutkan dengan dengan mendirikan Posko kesehatan yang bertempat di Korong Gadang, dekat Polsek Kuranji, Padang dan di Jalan Pasir Kota, Pariaman, untuk memberikan bantuan kesehatan dan pengobatan bagi para korban yang terluka. Pada H+1 Indosat juga langsung mendirikan Posko Indosat Peduli yang meliputi layanan telepon gratis bagi para korban untuk dapat melakukan panggilan keluar menghubungi sanak saudara untuk mengabarkan keadaan mereka dan tersedia juga pertolongan medis bagi para korban. Posko Indosat Peduli ini berlokasi di Jalan Khatib Sulaiman No 68, Padang (Kantor Indosat cabang Padang), serta 4 posko telepon gratis di beberapa lokasi lainnya. Sedangkan anak perusahaan Indosat, IM2, juga akan menyiapkan media center dan bantuan backbone untuk fasilitas komunikasi tanggap darurat gempa Sumatra Barat yaitu berupa 1 unit mobil Vsat, 1 set terminal Vsat Ku-band, AP dan perangkat support lainnya untuk membantu koordinasi di lapangan.

    Melanjutkan bentuk kepedulian yang sudah dilakukan sejak hari pertama paska gempa di Sumatera Barat, hari ini Indosat kembali menyerahkan bantuan senilai lebih dari Rp 2 Milyar, baik dalam bentuk uang tunai, barang, fasilitas telekomunikasi gratis, fasilitas kesehatan cuma-cuma serta program-program khusus untuk pelanggan IM3 dan Mentari di Padang, dalam upaya membantu para korban serta mempercepat upaya pemulihan paska gempa. Seluruh bantuan diserahkan jajaran direksi Indosat yang dipimpin langsung oleh President Director & CEO Indosat Harry Sasongko, beserta Komisaris Rachmat Gobel. Bantuan diterima masing-masing oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbar H. Firdaus K SE Msi dan Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Prof. Firman Hasan SH.

    3. APAKAH TANGGUNGJAWAB SOSIAL BERHUBUNGAN DENGAN PRINSIP TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK ?

    IYA SALING BERHUBUNGAN KARENA DENGAN TATA KELOLA YANG BAIK TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN BISA DIRASAKAN OLEH TERUTAMA KARYAWAN SECARA MERATA, DENGAN BEGITU MEREKA AKAN SENANG KARENA MEREKA MERASA DIPERHATIKAN DENGAN BAIK OLEH PERUSAHAAN KARENA BILA TIDAK MERATA NYA KARYAWAN BISA SAJA MELAKUKAN DEMONTRASI KEPADA PERUSAHAAN YANG UJUNGNYA AKTIVITAS PERUSAHAAN AKAN TERHENTI YANG BERAKIBAT KERUGIAN PERUSAHAAN

    Firmansyah, kalau kirim tugas tak perlu pakai huruf besar.

    Komentar oleh firmansyah | Oktober 26, 2009 | Balas

  20. Nama : OKTRIANI MULYA SYAHFITRI
    NIM : ERC1B007078
    Tugas Manajemen Strategik (STR) Ekstensi Manajemen.

    1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tanggung jawab social perusahaan?
    Tanggung Jawab Sosial (Corporate Social Responsibility ) adalah sebuah pendekatan yang memungkinkan perusahaan mengintegrasikan kepedulian social dalam operasi bisnis mereka dan dalam interaksi mereka dengan para pemangku kepentingan (stakeholder) berdasarkan prinsip kesukarelaan dan kemitraan. Dari definisi tersebut terlihat adanya upaya untuk mencoba menyelaskan kepentingan bisnis dengan pembangunan masyarakat. CSR sebagai suatu kepedulian organisasi bisnis untuk bertindak dengan cara-cara mereka sendiri dalam melayani kepentingan organisasi dan kepentingan public eksternal. Institusi yang dominan di masyarakat mana pun harus mengambil tanggung jawab untuk kepentingan bersama. Setiap keputusan yang dibuat, setiap tindakan yang diambil, haruslah dilihat dalam kerangka tanggung jawab tersebut. Salah satu peran yang bisa diambil oleh pihak perusahaan adalah pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Konsep CSR bertujuan untuk menjelaskan bagian tanggung jawab perusahaan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan sehingga konsep pembangunan berkelanjutaan menjadi dasar pijakannya. Konsep ini menegaskan betapa pentinga peranan CSR sebagai perpanjangan tangan perusahaan untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan. Dengan sendirinya agar keberlangsungan pembangunan dapat terjaga maka desain program-program CSR juga harus bersifat berkelanjutan, tidak parsial. Program CSR yang berkelanjutan jelas membutuhkan ketegasan komitmen dari perusahaan serta selruh stakeholder untuk mengawal perjalanan. Tanggung jawab Perusahaan terhadap kepentingan public dapat diwijudkan melalui pelaksanaan program-program CSR yang berkelanjutan dan menyentuh langsung pada sepek-aspek kehidupan masyarakat. Dengan demikian realisasi program-program CSR merupakan sumbangan perusahaan secara tidak langsung terhadap penguatan modal social secara keseluruhan. Berbeda halnya dengan modal financial yang dapat dihitung nilainya secara pasti. Namun demikian, dapat ditegaskan bahwa pengeluaran biaya untuk program-program CSR merupakan investasi perusahaan untuk memupuk modal social. Tanggung jawab social perusahaan menyiratkan sebentuk komitmen untuk sebuah perubahan yang lebih baik. Jika hanya menjadikan CSR sebagai kedok untuk mendapat simpati public, tentu hanya akan mencenderai cita-cita kehidupan bersama.

    2. Pilih salah satu perusahaan, kemudian tuliskan apa bentuk tanggung jawab sosialnya?
    BNI dan masyarakat adalah pasangan hidup yang saling memberi dan membutuhkan. Kontribusi dan harmonisasi keduanya akan menentukan keberhasilan pembangunan bangsa. Sinergi keduanyaakan membawa perubahan kearah perbaikan dan peningkatan taraf hidup masyarakat.
    Corporate Social Responsibility (CSR) Adalah komitmen berkelanjutan yang dibangun oleh BNI untuk berperilaku etis dan memberikan kontribusi pada pembangunan nasional sekaligus meningkatkan kualitas hidup komunitas local dan masyarakat secara keseluruhan.
    Tanggung Jawab Sosial di BNI adalah mencakup hal-hal berikut :
    • Mendorong kesejahteraan masyarakat dan perbaikan lingkungan.
    • Mendorong pelaksanaan bisnis yang bersih dan bertanggung jawab.
    • Memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas pada umumnya dan lingkungan sekitar dimana bisnis dilaksanakan pada khususnya.
    • Membangun simpati masyarakat kepada perusahaan yang dapat menunjang terbentuknya citra positif perusahaan dimata public.
    Program CSR yang dilakukan BNI adalah sesuai dengan bisnis perusahaan sehingga dapat berjalan alami, serta mampu memberikan manfaat dan perubahan bisnis yang signifikan bagi masyarakat. Bantuan partisipasi yang diberikan oleh BNI bagi kemajuan ekonomi, social dan lingkungan adalah berdasarkan visi dan misi dalam rangka menuju pembangunan yang berkelanjutan. Program CSR di BNI menerapkan dan melaksanakan kode etik yang berlaku serta mengimplementasikan praktek Good Corporate Governance yang berlaku termasuk didalamnya menjalankan kewajiban sebagai warga Negara yang bertanggung jawab. Menerapkan tanggung jawab social perusahaan dalam bentuk pembinaan masyarakat dan bantuan social yang memiliki dampak terhadap perubahan kearah hidup yang lebih baik serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dengan komitmen untuk mencapai stabilitas keuangan serta menciptakan nilai stakeholder yang berkesinambungan dalam jangka panjang, BNI menyadari pentingnya penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Penerapan tata kelola perusahaan yang efektif menjadi hal yang mutlak serta wahana bagi BNI untuk bersikap professional serta hati-hati dalam pengelolaan usahanya demi kepentingan pemegang saham dan stakeholder lain, diantaraya nasabah, investor, bank koresponden, otoritas pembuat kebijakan, pemasoj serta masyarakat di lingkunagan kerja Perseroan.

    3. Apakah Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berhubungan dengan prinsip Tata Kelola yang baik ( Good Corporate Governance)?
    Menurut saya Tanggung Jawab Sosial memiliki hubungan keterkaitan erat dengan prinsip Tata Kelola yang Baik. Karena Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) berakar dari etika dan prinsip-prinsip yang berlaku diperusahaan dan dimasyarakat. Suatu tata kelola perusahaan yang baik sangat diperlukan untuk menjawab tantangan dan persaingan tersebut. Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) sangat perlu diterapkan agar perusahaan dapat meningkatkan dan mengembangkan pengelolaan perusahaan sehingga dapat mengarah pada praktek-praktek bisnis terbaik yang sesuai dengan standar yang dimiliki. Dengan komitmen dan kepatuhan pada penerapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Tata Kelola Perusahaan yang baik diharapkan dapat menjamin pertumbuhan jangka panjang yang berkesinambungan dan pada akhirnya akan dapat meningkatkan kepercayaan pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya terhadap perusahaan. Pada dasarnya, prinsip penerapan GCG merupakan cermin dari kemapaman suatu perusahaan. Didalamnya memuat pengelolaan informasi secara bersih, transparan dan professional. Secara internal, hal tersebut akan membantu perusahaan mengelola asset dan tranksaksinya secara efektif dan efisien. Sementara itu, proses keterbukaan yang dianut merupakan gambaran kinerja perusahaan secara riil sehingga menekan keraguan public.
    Prinsip-prinsip Good CorporateGovernance :
    • Fairness (Kewajaran).
    • Disclosure dan Transparency (Penyingkapan dan Transparansi).
    • Accountability (Akuntabilitas0.
    • Responsibility (Pertanggungjawaban).

    Komentar oleh OKTRIANI MULYA SYAHFITRI | Oktober 27, 2009 | Balas

  21. pak…saya salah kirim jawaban tugas STR.
    waktu itu saya kerim malah ke ALAMAT E-MAIL.
    yang buat tugasnya saya tapi pake alamat E-Mal KAKAK saya.

    Komentar oleh Mei Yuliana | Oktober 27, 2009 | Balas

  22. Nama : Eko Muhammad Rizki
    NIM : ERC1B007048
    Fakultas/Jurusan : Ekonomi/Manajemen Program Ekstensi
    Tugas manajemen stratejik
    1. Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)
    Pengertian CSR sangat beragam. Intinya, CSR adalah operasi bisnis yang berkomitmen tidak hanya untuk meningkatkan keuntungan perusahaan secara finansial, tetapi untuk pembangunan sosial-ekonomi kawasan secara holistik, melembaga, dan berkelanjutan. Beberapa nama lain yang memiliki kemiripan dan bahkan sering diidentikkan dengan CSR adalah corporate giving, corporate philanthropy, corporate community relations, dan community development.

    CSR yang baik (good CSR) memadukan empat prinsip good corporate governance, yakni fairness, transparency, accountability, dan responsibility, secara harmonis. Ada perbedaan mendasar di antara keempat prinsip tersebut (Supomo, 2004). Tiga prinsip pertama cenderung bersifat shareholders-driven karena lebih memerhatikan kepentingan pemegang saham perusahaan.

    2. Tanggung Jawab Sosial PT. Timah (Persero). Tbk

    Dalam bidang ekonomi, PT Timah (Persero) Tbk memiliki kepedulian bagi peningkatan taraf hidup dan perekonomian masyarakat melalui Program Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK). Program yang dilaksanakan secara rutin dan terjadwal ini telah menyalurkan dana pinjaman modal dalam jumlah milyaran rupiah kepada mereka yang membutuhkan untuk mengembangkan usaha.
    Tidak sedikit masyarakat Propinsi Bangka-Belitung (Babel) yang telah menikmati manfaat digulirkannya program PUKK, belakangan masyarakat Pulau Singkep, dan Propinsi Riau Kepulauan juga telah turut menjadi mitra binaan PT Timah (Persero) Tbk melalui program ini. Tujuan utama dari program ini adalah membantu usaha kecil dan mikro (UKM) termasuk koperasi yang sudah berjalan agar dapat semakin berkembang dan mandiri.
    Termasuk juga yang menjadi tujuan program ini adalah, terdorongnya kegiatan usaha dan pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam rangka pemerataan pembangunan melalui perluasan lapangan kerja dan kesempatan berusaha.
    Konsep yang selalu menjadi tolok ukur dalam pemberian bantuan adalah membantu, bukan melahirkan ketergantungan kepada perusahaan. Karenanya bantuan yang disalurkan perusahaan tidak dalam bentuk charity (derma), tetapi sebagai pinjaman yang pada saatnya akan dikembalikan oleh penggunanya. Dengan demikian konsep tersebut juga mengandung pengertian bahwa perusahaan dan mitra binaannya sama-sama memikul tanggung jawab bagi kesinambungan program ini.
    3. Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
    Menurut saya, tanggung jawab sosial dan tata kelola perusahaan yang baik memiliki hubungan yang erat / saling berhubungan satu sama lain. Karena salah satu prinsip tata kelola perusahaan yang baik menyebutkan bahwa suatu perusahaan harus memiliki tanggung jawab dan trasparansi untuk semua pihak yang ada dalam perusahaan(termasuk karyawan), baik itu informasi keadaan keuangan, kinerja keuangan, kepemilikan dan kepengelolaan perusahaan.
    Selain itu, dalam menjalankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik perlu dibangun dan dikembangkan scara bertahap yang sama hal nya seperti tanggung jawab sosial yang berhubungan erat dengan pembangunan berkelanjutan.
    Adapun prinsip – prinsip tata kelola persahaan yang baik antara lain :
    • Akuntabilitas (accountability)
    • Pertanggungan-jawab ( responsibility)
    • Keterbukaan (transparancy)
    • Kewajaran (fairness)
    • Kemandirian (independency)

    Komentar oleh Eko Muhammad Rizki | Oktober 27, 2009 | Balas

  23. Nama : Widya Oktaina
    Nim : C1B007120
    Tugas : Manajemen strategic
    Fakultas ekonomi S1 pagi

    Perusahaan yang diteliti:
    PT ARGO YANA

    TANGGUNG JAWAB SOSIAL

    Salah satu aset penting pada setiap perusahaan adalah pegawai atau karyawan perusahaan itu sendiri, karena betapapun baiknya suatu sistem atau manajemen yang diterapkan pada suatu perusahaan tersebut kalau tidak ditunjang oleh kemampuan, kemauan dan semangat dari pegawainya, maka pencapaian output atau produk dari perusahaan tersebut belum tentu optimal, bahkan efektifitas dan efisiensi perusahaan tersebut sangatlah tergantung dari kualitas para pegawainya.

    Dalam kenyataannya, tidak semua pegawai dapat melakukan tugas-tugasnya secara optimal, hal ini antara lain disebabkan karena kemampuan, kemauan dan semangat mereka yang tidak digunakan secara optimal pula, padahal mereka memiliki modal dasar yang cukup memadai untuk melakukan berbagai hal dengan optimal, yaitu potensi diri yang begitu dasyat, namun kebanyakan di antara mereka belum menggunakannya karena mereka belum menyadari hal tersebut, bahkan tidak sedikit di antara mereka yang selalu berorientasi pada segala kelemahan, kekurangan serta keterbatasan yang ada pada dirinya, sehingga ia merasa kesulitan dalam mengisi kehidupan ini, bahkan mengalami kesulitan untuk menggapai kesuksesan hidup mereka sendiri.

    Dengan asumsi tersebut, maka melalui proposal ini, kami menawarkan kerjasama untuk menciptakan suatu media pembelajaran bagi pegawai di lingkungan perusahaan, melalui sebuah pelatihan dimana kita dapat mengajak mereka untuk sejenak berhenti memikirkan pekerjaan rutinnya dan berfikir tentang dirinya sendiri untuk selanjutnya mereka dapat merencanakan lompatan-lompatan bahkan terobosan (breakthrough) dalam hidupnya, sehingga mereka dapat termotivasi untuk meningkatkan etos kerjanya pada tugasnya masing-masing.

    Melalui pelatihan ini diharapkan peserta akan lebih memahami segala potensi yang ada pada dirinya, sehingga bisa memanfaatkannya seoptimal mungkin dalam menjalankan tugasnya sehari-hari, bahkan bisa lebih memberikan kemanfaatan bagi orang-orang di sekitarnya serta bagi perusahaan tempatnya bekerja selama ini.

    Kegiatan:

    Pelatihan Pengembangan Diri (Self Improvement)

    Manfaat Kegiatan:

    · Untuk Peserta:

    Ø Akan lebih memahami dirinya dengan segala kelemahan dan kekuatannya.

    Ø Akan meningkatkan daya juang (optimis)

    Ø Akan lebih memahami peranan orang-orang di sekitarnya

    Ø Akan mempunyai keterampilan mengelola emosi dan pikirannya

    Ø Akan lebih memberi kemanfaatan pada orang-orang di sekitarnya.

    · Untuk Perusahaan:

    Akan mempunyai pegawai yang lebih berdaya juang (Optimis), peka terhadap lingkungan dan berorientasi pada kesuksesan.

    Peserta:

    Para Pegawai/karyawan di lingkungan perusahaan, baik yang memangku jabatan ataupun staf.

    Waktu Kegiatan:

    1 hari atau 2 hari

    Metoda Kegiatan:

    Pelatihan ini dilakukan dengan memadukan berbagai media visual, auditorial maupun kinestetik, dalam bentuk pemaparan, permainan, video, interaktif dan pengalaman.

    Komentar oleh Widya Oktaina | Oktober 29, 2009 | Balas

  24. 1. Pengertian Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
    Saat ini belum ada definisi CSR yang secara universal diterima oleh berbagai lembaga. Beberapa definisi CSR di bawah ini menunjukkan keragaman pengertian CSR menurut berbagai organisasi:
    • World Business Council for Sustainable Development: Komitmen berkesinambungan dari kalangan bisnis untuk berperilaku etis dan memberi kontribusi bagi pembangunan ekonomi, seraya meningkatkan kualitas kehidupan karyawan dan keluarganya, serta komunitas lokal dan masyarakat luas pada umumnya.
    • International Finance Corporation: Komitmen dunia bisnis untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui kerjasama dengan karyawan, keluarga mereka, komunitas lokal dan masyarakat luas untuk meningkatkan kehidupan mereka melalui cara-cara yang baik bagi bisnis maupun pembangunan.
    • Institute of Chartered Accountants, England and Wales: Jaminan bahwa organisasi-organisasi pengelola bisnis mampu memberi dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, seraya memaksimalkan nilai bagi para pemegang saham (shareholders) mereka.
    • Canadian Government: Kegiatan usaha yang mengintegrasikan ekonomi, lingkungan dan social ke dalam nilai, budaya, pengambilan keputusan, strategi, dan operasi perusahaan yang dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan berkembang.
    • European Commission: Sebuah konsep dengan mana perusahaan mengintegrasikan perhatian terhadap social dan lingkungan dalam operasi bisnis mereka dan dalam interaksinya dengan para pemangku kepentingan (stakeholders) berdasarkan prinsip kesukarelaan.
    • CSR Asia: Komitmen perusahaan untuk beroperasi secara berkelanjutan berdasarkan prinsip ekonomi, social dan lingkungan, seraya menyeimbangkan beragam kepentingan para stakeholders

    Menurut saya CSR adalah komitmen yang berkesinambungan dari kalangan bisnis, untuk berperilaku secara etis dan memberi kontribusi bagi perkembangan ekonomi, seraya meningkatkan kualitas kehidupan dari karyawan dan keluarganya, serta komunitas lokal dan masyarakat luas pada umumnya.

    2. Tanggung Jawab Sosial PT. Indofood

    PT Indofood bantu anak kurang gizi di Sumatra Barat
    Waikabubak, PK — PT Indofood Sukses Makmur menyerahkan bantuan alat timbang, makanan bergizi, kartu menuju sehat (KMS) dan baju kaos Indofood kepada 40 posyandu yang tersebar di wilayah Kecamatan Lamboya, Kota Waikabubak dan Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat. Penyerahan bantuan dipusatkan di Kampung Mude, Desa Kabukarudi, Kecamatan Lamboya.

    Bantuan diserahkan Wakil Kepala Divisi Personalia PT Indofood Sukses Makmur, Frans A Toisuta, kepada Bupati Sumba Barat, Drs. Julianus Pote Leba, M.Si, di Kampung Mude, Desa Kabukarudi, Kecamatan Lamboya, Kamis (22/9).

    Wakil Kepala Divisi Personalia PT Indofood, Frans Toisuta, dalam sambutannya mengatakan, bantuan yang diberikan dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat dan Pemkab Sumba Barat karena makin banyak balita yang terancam busung lapar atau rawan gizi. Kondisi ini membuat PT Indofood terpanggil menjalankan misi kemanusiaan sebagai wujud nyata kepeduliannya terhadap kondisi kehidupan masyarakat Sumbar.

    Frans mengakui, sebelum menurunkan bantuan, pihaknya telah mengirim tim ke daerah ini pada bulan Agustus untuk survei daerah yang paling memerlukan bantuan agar bantuan tepat sasaran. Dalam survei tim menemukan daerah yang anaknya pa- ling banyak balita kekurangan gizi yakni Kecamatan Lamboya, diikuti Kota Waikabubak dan Kecamatan Loli.

    Berdasarkan hasil survei tim, kata Frans, pihaknya membangun kerjasama dengan Dinas Kesehatan Sumbar menyelenggarakan Program Peduli Sosial PT Indofood guna mendorong upaya revitalisasi 40 posyandu di tiga kecamatan tersebut.

    Sebagai wujud dukungan, ungkap Frans, pihaknya langsung turun ke daerah menyerahkan bantuan bagi anak-anak yang mengalami kekurangan gizi. Bantuan berupa: perlengkapan posyandu dari timbangan bayi, timbangan gantung balita, kartu menuju sehat (KMS) 5.000 lembar, baju kaos kader posyandu 200 lembar. Selain itu, diserahkan produk makanan pendamping ASI (MP-ASI) dan marie roti untuk keperluan selama tiga bulan ke depan bagi 1.250 balita di 40 posyandu.

    Menurut Frans, pemberian bantuan merupakan upaya Indofood membantu menghidupkan kembali posyandu di wilayah yang dirasa memerlukan kehadiran posyandu. Dengan pemberian bantuan makanan tambahan tiga bulan ke depan, Frans berharap ibu-ibu rajin mendatangi posyandu terdekat selain mendapatkan makanan pendamping juga memeriksakan kesehatan anak balita secara rutin.

    Dikatakan, dukungan Indofood dalam merevitalisasi 40 posyandu di Sumbar merupakan pilot project yang nantinya akan dikembangkan ke tempat lain di Indonesia yang juga banyak terdapat bayi yang kekurangan gizi. Sebagai wujud tanggungjawab sosial terhadap penyiapan generasi mendatang, bulan November PT Indofood Bogasari Flour Mills merencanakan menyelenggarakan simposium nasional penganekaragaman pangan dengan tema: Konstruksi Sosial Penanganan dan Pencegahan Busung Lapar. Tujuan simposium untuk membahas serta mensosialisasikan hasil kajian dan pemikiran tentang bagaimana bentuk konstruksi sosial yang dapat diwujudkan guna mengatasi busung lapar dan masalah gizi dengan alternatif penganekaragaman pangan.
    3. Apakah tanggungjawab social berhubungan dengan prinsip tatakelola perusahaan yang baik?
    Menurut saya Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik sangatlah erat karena apabila CSR telah menuai manfaat yang baik bagi masyarakat sekitar maupun daerah lain itu berarti prinsip tata kelola perusahaan yang baek telah dilaksanakan pula.
    Sekian, apabila ada kekurangan mohon maaf sebelumnya

    Komentar oleh nama : M. Rifnal Arwan (ERC1B007 064) Ekonomi Manajemen Prog. Ekstensi tugas Manajemen Stratejik | Oktober 29, 2009 | Balas

  25. Nama : M. Rifnal Arwan
    Nim : ERC1B007064
    Tugas : Manajemen Stratejik
    Jurusan Ekonomi Manajemen Prog. Ekstensi

    1. Pengertian Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
    Saat ini belum ada definisi CSR yang secara universal diterima oleh berbagai lembaga. Beberapa definisi CSR di bawah ini menunjukkan keragaman pengertian CSR menurut berbagai organisasi:
    • World Business Council for Sustainable Development: Komitmen berkesinambungan dari kalangan bisnis untuk berperilaku etis dan memberi kontribusi bagi pembangunan ekonomi, seraya meningkatkan kualitas kehidupan karyawan dan keluarganya, serta komunitas lokal dan masyarakat luas pada umumnya.
    • International Finance Corporation: Komitmen dunia bisnis untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui kerjasama dengan karyawan, keluarga mereka, komunitas lokal dan masyarakat luas untuk meningkatkan kehidupan mereka melalui cara-cara yang baik bagi bisnis maupun pembangunan.
    • Institute of Chartered Accountants, England and Wales: Jaminan bahwa organisasi-organisasi pengelola bisnis mampu memberi dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, seraya memaksimalkan nilai bagi para pemegang saham (shareholders) mereka.
    • Canadian Government: Kegiatan usaha yang mengintegrasikan ekonomi, lingkungan dan social ke dalam nilai, budaya, pengambilan keputusan, strategi, dan operasi perusahaan yang dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan berkembang.
    • European Commission: Sebuah konsep dengan mana perusahaan mengintegrasikan perhatian terhadap social dan lingkungan dalam operasi bisnis mereka dan dalam interaksinya dengan para pemangku kepentingan (stakeholders) berdasarkan prinsip kesukarelaan.
    • CSR Asia: Komitmen perusahaan untuk beroperasi secara berkelanjutan berdasarkan prinsip ekonomi, social dan lingkungan, seraya menyeimbangkan beragam kepentingan para stakeholders

    Menurut saya CSR adalah komitmen yang berkesinambungan dari kalangan bisnis, untuk berperilaku secara etis dan memberi kontribusi bagi perkembangan ekonomi, seraya meningkatkan kualitas kehidupan dari karyawan dan keluarganya, serta komunitas lokal dan masyarakat luas pada umumnya.

    2. Tanggung Jawab Sosial PT. Indofood

    PT Indofood bantu anak kurang gizi di Sumatra Barat
    Waikabubak, PK — PT Indofood Sukses Makmur menyerahkan bantuan alat timbang, makanan bergizi, kartu menuju sehat (KMS) dan baju kaos Indofood kepada 40 posyandu yang tersebar di wilayah Kecamatan Lamboya, Kota Waikabubak dan Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat. Penyerahan bantuan dipusatkan di Kampung Mude, Desa Kabukarudi, Kecamatan Lamboya.

    Bantuan diserahkan Wakil Kepala Divisi Personalia PT Indofood Sukses Makmur, Frans A Toisuta, kepada Bupati Sumba Barat, Drs. Julianus Pote Leba, M.Si, di Kampung Mude, Desa Kabukarudi, Kecamatan Lamboya, Kamis (22/9).

    Wakil Kepala Divisi Personalia PT Indofood, Frans Toisuta, dalam sambutannya mengatakan, bantuan yang diberikan dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat dan Pemkab Sumba Barat karena makin banyak balita yang terancam busung lapar atau rawan gizi. Kondisi ini membuat PT Indofood terpanggil menjalankan misi kemanusiaan sebagai wujud nyata kepeduliannya terhadap kondisi kehidupan masyarakat Sumbar.

    Frans mengakui, sebelum menurunkan bantuan, pihaknya telah mengirim tim ke daerah ini pada bulan Agustus untuk survei daerah yang paling memerlukan bantuan agar bantuan tepat sasaran. Dalam survei tim menemukan daerah yang anaknya pa- ling banyak balita kekurangan gizi yakni Kecamatan Lamboya, diikuti Kota Waikabubak dan Kecamatan Loli.

    Berdasarkan hasil survei tim, kata Frans, pihaknya membangun kerjasama dengan Dinas Kesehatan Sumbar menyelenggarakan Program Peduli Sosial PT Indofood guna mendorong upaya revitalisasi 40 posyandu di tiga kecamatan tersebut.

    Sebagai wujud dukungan, ungkap Frans, pihaknya langsung turun ke daerah menyerahkan bantuan bagi anak-anak yang mengalami kekurangan gizi. Bantuan berupa: perlengkapan posyandu dari timbangan bayi, timbangan gantung balita, kartu menuju sehat (KMS) 5.000 lembar, baju kaos kader posyandu 200 lembar. Selain itu, diserahkan produk makanan pendamping ASI (MP-ASI) dan marie roti untuk keperluan selama tiga bulan ke depan bagi 1.250 balita di 40 posyandu.

    Menurut Frans, pemberian bantuan merupakan upaya Indofood membantu menghidupkan kembali posyandu di wilayah yang dirasa memerlukan kehadiran posyandu. Dengan pemberian bantuan makanan tambahan tiga bulan ke depan, Frans berharap ibu-ibu rajin mendatangi posyandu terdekat selain mendapatkan makanan pendamping juga memeriksakan kesehatan anak balita secara rutin.

    Dikatakan, dukungan Indofood dalam merevitalisasi 40 posyandu di Sumbar merupakan pilot project yang nantinya akan dikembangkan ke tempat lain di Indonesia yang juga banyak terdapat bayi yang kekurangan gizi. Sebagai wujud tanggungjawab sosial terhadap penyiapan generasi mendatang, bulan November PT Indofood Bogasari Flour Mills merencanakan menyelenggarakan simposium nasional penganekaragaman pangan dengan tema: Konstruksi Sosial Penanganan dan Pencegahan Busung Lapar. Tujuan simposium untuk membahas serta mensosialisasikan hasil kajian dan pemikiran tentang bagaimana bentuk konstruksi sosial yang dapat diwujudkan guna mengatasi busung lapar dan masalah gizi dengan alternatif penganekaragaman pangan.
    3. Apakah tanggungjawab social berhubungan dengan prinsip tatakelola perusahaan yang baik?
    Menurut saya Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik sangatlah erat karena apabila CSR telah menuai manfaat yang baik bagi masyarakat sekitar maupun daerah lain itu berarti prinsip tata kelola perusahaan yang baek telah dilaksanakan pula.
    Sekian, apabila ada kekurangan mohon maaf sebelumnya

    Komentar oleh M.Rifnal Arwan | Oktober 29, 2009 | Balas

  26. Nama : Ivan Sutopo
    Nim : ERC1B007051
    Tugas : Manajemen Stratejik
    Jurusan Ekonomi Manajemen Ekstensi

    1. Pengertian Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)

    CSR adalah komitmen yang berkesinambungan dari kalangan bisnis, untuk berperilaku secara etis dan memberi kontribusi bagi perkembangan ekonomi, seraya meningkatkan kualitas kehidupan dari karyawan dan keluarganya, serta komunitas lokal dan masyarakat luas pada umumnya.

    2. Tanggung Jawab Sosial PT. Sido Muncul

    Sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan atau yang belakangan sering disebut corporate social responsibily (CSR), PT Sido Muncul (SM) kembali menyelanggarakan program Mudik Lebaran gratis bagi pedagang jamu dan asongan. Tahun ini merupakan kali kelima belas bagi SM dalam menyelenggarakan program yang sama. “Kami turut bangga dapat membantu pemerintah untuk mengurangi beban arus mudik yang selama ini selalu menjadi masalah,” ungkap Irwan Hidayat, Presdir SM.
    Tahun ini, SM memberangkatkan 14.400 pemudik yang terdiri atas pedagang jamu seduh, jamu gendong, jamu dorong, dan pedagang asongan yang selama ini telah banyak membantu dalam memasarkan produk-produk SM. Peserta mudik tersebut akan diangkut menggunakan 240 unit bus dengan 7 kota tujuan, yaitu Cirebon, Tegal, Kuningan, Purwokerto, Banjarnegara, Wonogiri, dan Solo.

    Irwan mengatakan, meski tidak dapat diukur secara langsung, namun program ini memberikan dampak yang cukup baik begi pemasaran produk-produk SM. Dia mengatakan, melalui kegiatan ini, ikatan antara SM dengan salah satu stakeholder itu menjadi lebih erat, sehingga mereka pun akan memiliki rasa tanggung jawab dalam memasarkan produk-produk SM. “Kami sama sekali tidak memberikan paksaan kepada mereka. Namun, sejauh ini semangat mereka dalam memasarkan
    produk kami jauh lebih tinggi dibanding produk jamu lainnya,” ujarnya.

    Untuk kegiatan ini, SM menganggarkan lebih dari Rp 1 miliar. “Ini sudah menjadi kegiatan rutin, jadi sudah masuk dalam budget tahunan kami,” ujarnya. Kedepan, Irwan mengatakan bahwa SM akan berusaha untuk terus melanjutkan tradisi ini. Namun, menurutnya semua sangat bergantung kepada kondisi keuangan perusahaannya.

    3. Apakah tanggungjawab social berhubungan dengan prinsip tatakelola perusahaan yang baik?
    Menurut saya, penerapan tata kelola yang baik akan menjadi dasar terciptanya citra Perusahaan yang baik dan menjamin bahwa tindakan dan pengambilan keputusan dilakukan atas dasar etika, asas hukum dan ketaatan pada peraturan sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada para pemangku kepentingan.
    Tanpa adanya tata kelola perusahaan yang baik, tanggung jawab social yang di berikan parusahaan pada masyarakat kurng terkontrol dengan baik.

    Komentar oleh Ivan Sutopo | Oktober 29, 2009 | Balas

  27. Nama : M. Rifnal Arwan
    Nim : ERC1B007064
    Tugas : Manajemen Stratejik
    Jurusan Ekonomi Manajemen Prog. Ekstensi

    1. Pengertian Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
    Saat ini belum ada definisi CSR yang secara universal diterima oleh berbagai lembaga. Beberapa definisi CSR di bawah ini menunjukkan keragaman pengertian CSR menurut berbagai organisasi:
    • World Business Council for Sustainable Development: Komitmen berkesinambungan dari kalangan bisnis untuk berperilaku etis dan memberi kontribusi bagi pembangunan ekonomi, seraya meningkatkan kualitas kehidupan karyawan dan keluarganya, serta komunitas lokal dan masyarakat luas pada umumnya.
    • International Finance Corporation: Komitmen dunia bisnis untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui kerjasama dengan karyawan, keluarga mereka, komunitas lokal dan masyarakat luas untuk meningkatkan kehidupan mereka melalui cara-cara yang baik bagi bisnis maupun pembangunan.
    • Institute of Chartered Accountants, England and Wales: Jaminan bahwa organisasi-organisasi pengelola bisnis mampu memberi dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, seraya memaksimalkan nilai bagi para pemegang saham (shareholders) mereka.
    • Canadian Government: Kegiatan usaha yang mengintegrasikan ekonomi, lingkungan dan social ke dalam nilai, budaya, pengambilan keputusan, strategi, dan operasi perusahaan yang dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan berkembang.
    • European Commission: Sebuah konsep dengan mana perusahaan mengintegrasikan perhatian terhadap social dan lingkungan dalam operasi bisnis mereka dan dalam interaksinya dengan para pemangku kepentingan (stakeholders) berdasarkan prinsip kesukarelaan.
    • CSR Asia: Komitmen perusahaan untuk beroperasi secara berkelanjutan berdasarkan prinsip ekonomi, social dan lingkungan, seraya menyeimbangkan beragam kepentingan para stakeholders

    Menurut saya CSR adalah komitmen yang berkesinambungan dari kalangan bisnis, untuk berperilaku secara etis dan memberi kontribusi bagi perkembangan ekonomi, seraya meningkatkan kualitas kehidupan dari karyawan dan keluarganya, serta komunitas lokal dan masyarakat luas pada umumnya.

    2. Tanggung Jawab Sosial PT. Indofood

    PT Indofood bantu anak kurang gizi di Sumatra Barat
    Waikabubak, PK — PT Indofood Sukses Makmur menyerahkan bantuan alat timbang, makanan bergizi, kartu menuju sehat (KMS) dan baju kaos Indofood kepada 40 posyandu yang tersebar di wilayah Kecamatan Lamboya, Kota Waikabubak dan Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat. Penyerahan bantuan dipusatkan di Kampung Mude, Desa Kabukarudi, Kecamatan Lamboya.

    Bantuan diserahkan Wakil Kepala Divisi Personalia PT Indofood Sukses Makmur, Frans A Toisuta, kepada Bupati Sumba Barat, Drs. Julianus Pote Leba, M.Si, di Kampung Mude, Desa Kabukarudi, Kecamatan Lamboya, Kamis (22/9).

    Wakil Kepala Divisi Personalia PT Indofood, Frans Toisuta, dalam sambutannya mengatakan, bantuan yang diberikan dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat dan Pemkab Sumba Barat karena makin banyak balita yang terancam busung lapar atau rawan gizi. Kondisi ini membuat PT Indofood terpanggil menjalankan misi kemanusiaan sebagai wujud nyata kepeduliannya terhadap kondisi kehidupan masyarakat Sumbar.

    Frans mengakui, sebelum menurunkan bantuan, pihaknya telah mengirim tim ke daerah ini pada bulan Agustus untuk survei daerah yang paling memerlukan bantuan agar bantuan tepat sasaran. Dalam survei tim menemukan daerah yang anaknya pa- ling banyak balita kekurangan gizi yakni Kecamatan Lamboya, diikuti Kota Waikabubak dan Kecamatan Loli.

    Berdasarkan hasil survei tim, kata Frans, pihaknya membangun kerjasama dengan Dinas Kesehatan Sumbar menyelenggarakan Program Peduli Sosial PT Indofood guna mendorong upaya revitalisasi 40 posyandu di tiga kecamatan tersebut.

    Sebagai wujud dukungan, ungkap Frans, pihaknya langsung turun ke daerah menyerahkan bantuan bagi anak-anak yang mengalami kekurangan gizi. Bantuan berupa: perlengkapan posyandu dari timbangan bayi, timbangan gantung balita, kartu menuju sehat (KMS) 5.000 lembar, baju kaos kader posyandu 200 lembar. Selain itu, diserahkan produk makanan pendamping ASI (MP-ASI) dan marie roti untuk keperluan selama tiga bulan ke depan bagi 1.250 balita di 40 posyandu.

    Menurut Frans, pemberian bantuan merupakan upaya Indofood membantu menghidupkan kembali posyandu di wilayah yang dirasa memerlukan kehadiran posyandu. Dengan pemberian bantuan makanan tambahan tiga bulan ke depan, Frans berharap ibu-ibu rajin mendatangi posyandu terdekat selain mendapatkan makanan pendamping juga memeriksakan kesehatan anak balita secara rutin.

    Dikatakan, dukungan Indofood dalam merevitalisasi 40 posyandu di Sumbar merupakan pilot project yang nantinya akan dikembangkan ke tempat lain di Indonesia yang juga banyak terdapat bayi yang kekurangan gizi. Sebagai wujud tanggungjawab sosial terhadap penyiapan generasi mendatang, bulan November PT Indofood Bogasari Flour Mills merencanakan menyelenggarakan simposium nasional penganekaragaman pangan dengan tema: Konstruksi Sosial Penanganan dan Pencegahan Busung Lapar. Tujuan simposium untuk membahas serta mensosialisasikan hasil kajian dan pemikiran tentang bagaimana bentuk konstruksi sosial yang dapat diwujudkan guna mengatasi busung lapar dan masalah gizi dengan alternatif penganekaragaman pangan.
    3. Apakah tanggungjawab social berhubungan dengan prinsip tatakelola perusahaan yang baik?
    Menurut saya Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik sangatlah erat karena apabila CSR telah menuai manfaat yang baik bagi masyarakat sekitar maupun daerah lain itu berarti prinsip tata kelola perusahaan yang baek telah dilaksanakan pula.

    Komentar oleh M.Rifnal Arwan | Oktober 29, 2009 | Balas

  28. Nama : Ivan Sutopo
    Nim : ERC1B007051
    Tugas : Manajemen Stratejik
    Jurusan Ekonomi Manajemen Ekstensi

    1. Pengertian Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
    CSR adalah komitmen yang berkesinambungan dari kalangan bisnis, untuk berperilaku secara etis dan memberi kontribusi bagi perkembangan ekonomi, seraya meningkatkan kualitas kehidupan dari karyawan dan keluarganya, serta komunitas lokal dan masyarakat luas pada umumnya.

    2. Tanggung Jawab Sosial PT. Sido Muncul
    Sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan atau yang belakangan sering disebut corporate social responsibily (CSR), PT Sido Muncul (SM) kembali menyelanggarakan program Mudik Lebaran gratis bagi pedagang jamu dan asongan. Tahun ini merupakan kali kelima belas bagi SM dalam menyelenggarakan program yang sama. “Kami turut bangga dapat membantu pemerintah untuk mengurangi beban arus mudik yang selama ini selalu menjadi masalah,” ungkap Irwan Hidayat, Presdir SM.
    Tahun ini, SM memberangkatkan 14.400 pemudik yang terdiri atas pedagang jamu seduh, jamu gendong, jamu dorong, dan pedagang asongan yang selama ini telah banyak membantu dalam memasarkan produk-produk SM. Peserta mudik tersebut akan diangkut menggunakan 240 unit bus dengan 7 kota tujuan, yaitu Cirebon, Tegal, Kuningan, Purwokerto, Banjarnegara, Wonogiri, dan Solo.

    Irwan mengatakan, meski tidak dapat diukur secara langsung, namun program ini memberikan dampak yang cukup baik begi pemasaran produk-produk SM. Dia mengatakan, melalui kegiatan ini, ikatan antara SM dengan salah satu stakeholder itu menjadi lebih erat, sehingga mereka pun akan memiliki rasa tanggung jawab dalam memasarkan produk-produk SM. “Kami sama sekali tidak memberikan paksaan kepada mereka. Namun, sejauh ini semangat mereka dalam memasarkan
    produk kami jauh lebih tinggi dibanding produk jamu lainnya,” ujarnya.

    Untuk kegiatan ini, SM menganggarkan lebih dari Rp 1 miliar. “Ini sudah menjadi kegiatan rutin, jadi sudah masuk dalam budget tahunan kami,” ujarnya. Kedepan, Irwan mengatakan bahwa SM akan berusaha untuk terus melanjutkan tradisi ini. Namun, menurutnya semua sangat bergantung kepada kondisi keuangan perusahaannya.

    3. Apakah tanggungjawab social berhubungan dengan prinsip tatakelola perusahaan yang baik?
    Menurt saya, tanggun jawab sosial dan tata kelola perusahaan yang baik memiliki hubungan yang erat / saling berhubungan satu sama lain. Karena salah satu poin dari prinsip tata kelola perusahaan yang baik menyebutkan bahwa suatu perusahaan harus memiliki tanggung jawab dan trasparansi untuk semua pihak yang ada dalam perusahaan(termasuk karyawan), baik itu informasi keadaan keuangan, kinerja keuangan, kepemilikan dan kepengelolaan perusahaan.

    Komentar oleh Ivan Sutopo | Oktober 29, 2009 | Balas

  29. Nama : M. Randa Wirman
    Nim : ERC1B007047
    Fakultas/jurusan : Ekonomi/manajemen program ekstensi
    Tugas manajemen stratejik
    1. Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)
    adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.
    CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang
    Tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR (corporate social responsibility) kini jadi frasa yang semakin populer dan marak diterapkan perusahaan di berbagai belahan dunia. Menguatnya terpaan prinsip good corporate governance seperti fairness, transparency, accountability, dan responsibility telah mendorong CSR semakin menyentuh “jantung hati” dunia bisnis.
    2. Tanggung Jawab Sosial PT. Pertamina
    Pada tahun 2008 kegiatan CSR PT. Pertamina dalam bidang kesehatan melingkupi Peningkatan mutu pelayanan dan Akses kesehatan yang diimplementasikan  pada kegiatan:
    1000 Kaki Palsu
    Dalam rangka berbagi kasih dengan para penyandang cacat, Pertamina menyalurkan bantuan melalui Yayasan Kick Andy yaitu berupa 1000 kaki palsu bekerja sama dengan Badan Penelitian Pengembangan Teknologi (BPPT), kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk strategis partnership dengan media maupun pemerintah.

    Pertamina Sehati (Kesehatan Untuk Anak dan Ibu)
    Sebagai program rutin yang selalu dilakukan tiap tahun Pertamina sehati terus digulirkan oleh Pertamina dimana pada tahun 2008 lebih dari 500 ibu dan anak telah menerima manfaat dari  kegiatan ini. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak dibawah lima tahun (balita) dan ibu hamil/menyusui lewat penyuluhan gizi dan pemeriksaan kesehatan, serta pemberian bantuan asupan bergizi untuk anak balita. Selain itu juga dilakukan perenovasian terhadap Posyandu/Puskemas yang sudah tidak layak pakai bekerja sama dengan KOSTRAD.

    World Food Program (WFP) with  End Of Hunger
    Pertamina sebagai perusahaan yang peduli pada bidang kesehatan turut mendukung kegiatan Walk the World End Hunger di Plaza Barat Senayan pada bulan April 2008. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pangan tambahan di  wilayah Indonesia Timur yang  dilakukan Pertamina bersama-sama dengan perusahaan lain yang diprakasai oleh United Nations World Food Program.

    Mobil Gigi Clino
    Kegiatan yang ditujukan kepada siswa-siswi SDN  di Malimping Banten ini  merupakan salah satu kepedulian Pertamina pada bidang kesehatan dalam bentuk pemeriksaan gigi, penyuluhan perawatan gigi serta tindakan terhadap gigi yang memang diperlukan. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 250 peserta siswa-siswi SDN.

    3. Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
    Menurut pendapat saya, tanggungjawab sosial dan tata kelola perusahaan yang baik memiliki hubungan yang erat / saling berhubungan satu sama lain. Berdasarkan pengamatan terhadap praktik CSR selama ini, tidak semua perusahaan mampu menjalankan CSR sesuai filosofi dan konsep CSR yang sejati.
    Sementara itu, prinsip responsibility lebih mencerminkan stakeholders-driven karena lebih mengutamakan pihak-pihak yang berkepentingan terhadap eksistensi perusahaan. Stakeholders perusahaan bisa mencakup karyawan beserta keluarganya, pelanggan, pemasok, komunitas setempat, dan masyarakat luas, termasuk pemerintah selaku regulator. Di sini, perusahaan bukan saja dituntut mampu menciptakan nilai tambah (value added) produk dan jasa bagi stakeholders perusahaan, melainkan pula harus sanggup memelihara kesinambungan nilai tambah yang diciptakannya itu (Supomo, 2004

    Komentar oleh M. Randa Wirman | Oktober 29, 2009 | Balas

  30. Nama: Zarpian Zevi
    NIM: ERC1B007035
    Fakultas/Jurusan: Ekonomi Manajemen Prog. Ekstensi

    1. Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)
    Yaitu memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.
    Tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR (corporate social responsibility) kini jadi frasa yang semakin populer dan marak diterapkan perusahaan di berbagai belahan dunia. Menguatnya terpaan prinsip good corporate governance seperti fairness, transparency, accountability, dan responsibility telah mendorong CSR semakin menyentuh “jantung hati” dunia bisnis.
    Di Indonesia, istilah CSR semakin populer digunakan sejak tahun 1990-an. Beberapa perusahaan sebenarnya telah lama melakukan CSA (corporate social activity) atau aktivitas sosial perusahaan. Walaupun tidak menamainya sebagai CSR, secara faktual aksinya mendekati konsep CSR yang merepresentasikan bentuk “peran serta” dan “kepedulian” perusahaan terhadap aspek sosial dan lingkungan.
    Melalui konsep investasi sosial perusahaan seat belt, sejak tahun 2003 Departemen Sosial tercatat sebagai lembaga pemerintah yang aktif dalam mengembangkan konsep CSR dan melakukan advokasi kepada berbagai perusahaan nasional. Kepedulian sosial perusahaan terutama didasari alasan bahwasannya kegiatan perusahaan membawa dampak (baik maupun buruk) bagi kondisi lingkungan dan sosial-ekonomi masyarakat, khususnya di sekitar perusahaan beroperasi.
    Selain itu, pemilik perusahaan sejatinya bukan hanya shareholders atau para pemegang saham, melainkan pula stakeholders, yakni pihak-pihak yang berkepentingan terhadap eksistensi perusahaan. Stakeholders dapat mencakup karyawan dan keluarganya, pelanggan, pemasok, masyarakat sekitar perusahaan, lembaga-lembaga swadaya masyarakat, media massa, dan pemerintah selaku regulator. Jenis dan prioritas stakeholders relatif berbeda antara satu perusahaan dan lainnya, bergantung pada core bisnis perusahaan yang bersangkutan (Supomo, 2004).

    2. Tanggung Jawab Sosial PT. Krakatau Steel
    Dalam rangka menjalankan program CSR atau Corporate Social Responsibility, khususnya di bidang pendidikan sebagai sasaran utama CSR/PKBL PT. Krakatau IT, kali ini Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Hikmah Kubang Menyawak Kel. Kebonsari mendapat bantuan dari PKBL PT. Krakatau IT khususnya untuk pembangunan gedung sekolah tersebut. Dengan partisipasi ini diharapkan pendidikan iman dan tawa (Imtak) pada anak-anak usia dini yang sangat dibutuhkan saat ini dapat berjalan sesuai harapan, dan menjadi bekal pendidikan anak-anak selanjutnya. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Tim PKBL Krakatau IT Ubaidillah Matin di kantor Krakatau IT Krenceng tanggal 22 April 2008.
    Disamping bantuan di bidang pendidikan, pada tanggal 19 Mei 2008. PT. Krakatau IT ikut pula berpartisipasi membantu pembangunan kantor baru Kecamatan Citangkil. Kedatangan perwakilan dari Pemkot Kec. Citangkil diterima langsung oleh Corporate Communication PT. Krakatau IT Rima Sulpana Popi (Rm/KIT).

    3. Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
    Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan sangat berkaitan erat, karena kesuksesan dari sebuah tanggung jawab sosial merupakan cerminan dari prinsip tata kelola perusahaan yang baik yang diterapkan oleh perusahaan tersebut.
    Perusahaan yang hanya mengedepankan benificience cenderung merasa telah melakukan CSR dengan baik. Misalnya, karena telah memberikan beasiswa atau sunatan massal gratis. Padahal, tanpa sadar dan pada saat yang sama, perusahaan tersebut telah membuat masyarakat semakin bodoh dan berperilaku konsumtif, umpamanya, dengan iklan dan produknya yang melanggar nonmaleficience.

    Komentar oleh Zarpian Zevi | Oktober 29, 2009 | Balas

  31. Nama :Eko Suharsono
    Nim :C1B007114

    Ekonomi manajemen S1 pagi.

    1. Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

    Adalah operasi bisnis yang berkomitmen tidak hanya untuk meningkatkan keuntungan perusahaan secara finansial, tetapi untuk pembangunan sosial-ekonomi kawasan secara holistik, melembaga, dan berkelanjutan.
    CSR yang baik (good CSR) memadukan empat prinsip good corporate governance, yakni fairness, transparency, accountability, dan responsibility, secara harmonis. Ada perbedaan mendasar di antara keempat prinsip tersebut. Tiga prinsip pertama cenderung bersifat shareholders-driven karena lebih memerhatikan kepentingan pemegang saham perusahaan.

    2. Tanggung jawab P.T HONDA

    PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali menunjukkan konsistensinya pada kelestarian lingkungan di DKI Jakarta dengan mempersembahkan (Hijau Jakartaku III) yaitu penanaman 1.007 pohon di Bantaran Kali Banjir Kanal Barat. Sebelumnya Honda telah sukses menggelar program (Hijau Jakartaku I} dengan penanaman 1.168 pohon di bantaran kali Banglio, Cilincing Jakarta Utara pada tahun 2005 dan program (Hijau Jakartaku II) dengan pembangunan taman kota di Jl. Galunggung pada tahun 2006.
    Program ini merupakan komitmen nyata dari Honda bagi lingkungan dan masyarakat,agar msayarakat mengerti penting nya lingkungan hijau bagi kehidupan .Kepedulian pada lingkungan pula yang mendasari Honda untuk tidak pernah berhenti mengembangkan teknologi ramah lingkungan pada setiap produk honda.
    Dengan adanya penanaman pohon di sepanjang tepian air sungai ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan membantu penyerapan air untuk mencegah banjir di Jakarta yang selalu terjadi setiap tahunnya.

    Selain itu, Honda juga telah aktif melakukan berbagai kegiatan tanggung jawab sosial lainnya, seperti sosialisasi penggunaan sabuk keselamatan, donasi Civic Hybrid untuk penelitian,pendidikan.

    3. Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

    menurut saya hubungan tanggung jawab perusahaan memiliki hubungan yang erat,tetapi belum dilakukan secara optimal.
    Sudah saatnya setiap perusahaan memberikan perhatian yang serius kepada masalah tanggung jawab sosial, karena terbukti tanggung jawab sosial perusahaan memiliki peranan yang signifikan dalam keberhasilan perusahaan di masa yang akan datang. Disamping itu, tanggung jawab sosial perusahaan dapat menyeimbangkan perusahaan dalam mencapai tujuan komersil dan tujuan non komersial.

    Dan untuk mencpai tujuan itu perusahaan harus melakukan:

    1. Perusahan harus melakukan gap analisis antara apa yang ideal harus dilakukan dengan apa yang telah dilakukan (existing) saat ini.

    2. Konsistensi dalam menjalankan komitmen harus menjadi bagian dan gaya hidup dari semua level manajemen perusahaan.

    3. Sudah saatnya tanggung jawab sosial perusahaan dikelola oleh suatu divisi tersendiri secara professional sehingga pertanggungajawaban terhadap manajemen dan stakeholder dapat transparan dan terukur kinerjanya.

    4. Idealnya, pemerintah juga harus memiliki department yang berfokus untuk menagani regulasi tanggung jawab sosial perusahaan sehingga dapat menjadi mediator dan fasilitator bagi semua pihak yang berkepentingan.

    Komentar oleh Eko Suharsono | Oktober 29, 2009 | Balas

  32. Dicky Wanggara (C1B007110)
    Manajemen Reguler
    http://djohar-zamrudkatulistiwa.blogspot.com/2009/09/sido-muncul-pelopor-program-mudik.html

    PT. Sido Muncul
    Mendongkrak Omzet Hingga 800%

    Perusahaan Jamu Sido Muncul setiap tahun menggelar mudik gratis bagi para penjual jamu dan pedagang asongan se-Jabodetabek ke kota-kota di Jawa. Mudik gratis tahun 2009 merupakan yang ke 20 kalinya.

    “Selain penjual jamu seduh malam, penjual jamu dorong dan ibu-ibu penjual jamu gendong, kami juga mengajak para pedagang asongan untuk ikut mudik bareng,” ujar Irwan Hidayat, Dirut PT Sido Muncul.
    Harus diakui program ini sangat sukses membangun image (citra) korporat yang sangat bagus di tengah-tengah masyarakat luas. Tidak hanya itu, karena program ini diberitakan secara luas oleh media massa baik cetak maupun elektronik, maka citra perusahaan Sido Muncul yang peduli pada sesama juga terbentuk di kalangan perusahaan lain dan masyarakat secara luas.
    Latar belakang penyelenggaraan kegiatan yang diawali sejak tahun 1991 itu, didorong keinginan memberikan “hadiah” kepada para penjual jamu. ”Yang pertama ide dasarnya itu kita berpikir apa ya hadiahnya?”. Nah pada waktu itu, kita baca di koran-koran, kalau pulang mudik itu sangat sulit, baik karena melambungnya ongkos, terbatasnya angkutan umum sehingga penumpang harus berebut. Sehingga kita sering lihat ada ibu-ibu atau anak perempuan yang mesti naik dari jendela kereta api atau bus. Saling dorong. Duh…pemandangan itulah yang melatarbelakangi munculnya ide mudik bareng dan gratis.
    Untuk pertama kalinya mudik lebaran tahun 1991 diikuti oleh 2.500 orang dengan menggunakan 50 unit bis, diberangkatkan dari Lapangan Parkir Timur Senayan. Sejak saat itu PT Sido Muncul selalu menyelenggarakan Mudik Gratis bagi para pedagang jamu se-Jabotabek setiap tahunnya. Tahun 2004, jumlah penumpang yang diangkut sudah mencapai 14.000-an penumpang dengan tujuan beberapa kota di Jawa Tengah. Sampai saat ini jumlah penumpang yang diangkut PT Sido Muncul sudah lebih 150.000 penumpang. Yang diangkut bukan hanya penjual jamu Sido Muncul, tapi mencakup penjual jamu lain serta para pedagang asongan.
    Irwan mengakui, program mudik gratis Sido Muncul setelah berlangsung 20 tahun, paradigmanya menjadi bergeser. Sebab dalam praktiknya produk Sido Muncul yang dijual langsung oleh para penjual di tenda-tenda atau kios-kios jamu itu hanya sekitar 15 % saja dari keseluruhan produksi perusahaannya. ”Sekarang 85 % pemasaran produk kami di jual outlet-outlet, di toko-toko, dan pasar swalayan. Cuma kita tidak ingin dikatakan kacang meninggalkan lanjaran, yang seolah melupakan penjual jamu langsung yang dulu menjadi pionir. Itulah substansinya,” kata Irwan merendah.
    Irwan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kini sudah banyak perusahaan yang mengadakan program mudik gratis bagi karyawannya dan pelanggannya. Dalam beberapa tahun terakhir kegiatan ini telah diikuti oleh beberapa perusahaan besar lain seperti perusahaan rokok, mie, minuman, dan lain-lain.
    Menurut dia, program ini sangat menguntungkan perusahaan. Sebab lewat program mudik Lebaran ini, lama-lama Sido Muncul menjadi populer yang disertai tambah lakunya produk-produk jamu Sido Muncul, seperti Kuku Bima Energi, Tolak Angin, Kopi Ginseng, Kopi Energi dan lain-lain.
    Bahkan, kata Irwan, seakan-akan fenomena mudik gratis ini menjadi trade mark-nya produk Sido Muncul.
    Dampak langsung bagi perusahaan, kata Irwan, keuntungan perusahaan terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Keuntungan itu sudah barang tentu mengikuti pertumbuhan omzet, hingga dalam lima tahun terakhir omzet perusahan naik mencapai 800 %.” Irwan tak terlalu hirau terhadap istilah untuk kegiatannya itu, apakah itu yang dinamakan CSR (Corporate Social Responsibility) atau apa. Bagi dia yang penting berbagi berkat kepada sesama. Itu saja. Karena itu, kata Irwan Hidayat, pada akhirnya program mudik yang awalnya cuma dilatarbelakangi oleh keinginan untuk sekedar memberikan hadiah itu, menjadi bagian dari tanggung jawab sosial korporat.
    ”Artinya kami mengalokasikan dana tanggung jawab sosial lewat cara memudikkan orang-orang yang mempunyai andil memajukan perusahaan, ya seperti mereka itu, penjual jamu, pedagang asongan. Tanggung jawab sosial lain ada seperti memberikan penghargaan,” katanya. Djo

    Sebagai seorang mahasiswa saya merasa gembira dan terharu atas program Mudik Gratis yang diluncurkan oleh PT. Sido Muncul, karena sangat membantu kalangan ekonomi lemah dalam hal mudik untuk bertemu sangk keluarga dikampung halaman pada saat Hari Raya, hanya sedikit disayangkan program tersebut hanya terbatas untuk pulau Jawa saja. Hal ini mengingat para pencari kerja di Ibu Kota Jakarta juga banyak yang berasal dari luar pulau Jawa. Biasanya meraka juga memiliki masalah yang sama yakni karena melambungnya ongkos dan terbatasnya angkutan umum untuk mudik ke kampong halaman. Untuk itu, diharapkan pada tahun-tahun yang akan datang program Mudik Gratis yang diluncurkan oleh PT. Sido Muncul tidak hanya terbatas pada pulau Jawa saja, selain tangung jawab sosial juga dapat meningkatkan pembangunan image (citra) korporat yang sangat bagus di tengah-tengah masyarakat luas yang khususnya kawasan NKRI. Trim’s……..

    Komentar oleh Dicky Wanggara (C1B007110) | Oktober 29, 2009 | Balas

  33. Nama : Adnan Khasogi.H
    NIM : C1B007088
    Fak/Jursn :Ekonomi Manajemen S1 Pagi

    1.Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) ?
    Perusahaan selama ini dianggap sebagai biang rusaknya lingkungan, pengeksploitasi sumber daya alam, hanya mementingkan keuntungan semata. Kebanyakan perusahaan selama ini melibatkan dan memberdayakan masyarakat hanya untuk mendapat simpati. Program yang mereka lakukan hanya sebatas pemberian sumbangan, santunan dan pemberian sembako. Dengan konsep seperti ini, kondisi masyarakat tidak akan berubah dari kondisi semula, tetap miskin dan termarginalkan.
    Tanggung jawab perusahaan memberikan konsep yang berbeda dimana perusahaan tersebut secara sukarela menyumbangkan sesuatu demi masyarakat yang lebih baik dan lingkungan hidup yang lebih bersih. Tanggung jawab sosial dari perusahaan (Corporate Social Responsibility) didasarkan pada semua hubungan, tidak hanya dengan masyarakat tetapi juga dengan pelanggan, pegawai, komunitas, pemilik, pemerintah, supplier bahkan juga kompetitor.

    2.Tanggung jawab sosial PT.Newmont ?
    PT. Newmont berkomitmen melanjutkan kegiatan reklamasi, pemantauan dan pengelolaan lingkungan terutama pengujian toksisitas terhadap larutan talling agar tidak melewati ambang batas dan tidak mencemari biota laut. Selain itu, PT Newmont telah menciptakan lapangan kerja, mengembangkan usaha masyarakat, pembangunan sarana jalan dan memberikan program pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat sekitar.
    Strategi lainnya adalah pihak perusahaan secara terbuka membangun kemitraan dengan berbagai kalangan dan organisasi termasuk LSM yang profesional secara terbuka. Pimpinan perusahaan juga harus mampu menyampaikan informasi secara terbuka dan transparan sesuai dengan kapasitas mitranya.
    Selain itu, perlu dibentuk departemen tersendiri yang menjalankan tanggung jawab sosial mereka seperti sebuah perusahaan yang berbasis di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau yang membentuk departemen tersendiri yang disebut Program Pemberdayaan Masyarakat Riau (PPMR) yang dipimpin oleh pejabat setingkat direktur.
    Menurut hasil riset PIRAC (2003), bidang yang paling banyak diprioritaskan oleh kalangan dunia usaha adalah pelayanan kesehatan (82%), keagamaan (61%) dan pendidikan (57%). Derajat kesehatan sangat menentukan tingkat produktivitas karyawan perusahaan maupun kemampuan masyarakat untuk meningkatkan pendidikan maupun pendapatan keluarga. Perusahaan di Indonesia harus mulai mengusung aktivitas tanggung jawab sosial mereka terutama bidang kesehatan, seperti revitalisasi posyandu, pendidikan keluarga sehat, pencegahan penyakit, program sanitasi dan program lainnya secara berkala dan berkesinambungan.
    Bukan itu saja, prioritas di bidang kesehatan juga mencakup kesehatan dan keselamatan kerja. Hendaknya perusahaan memiliki komitmen untuk mencapai standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja terutama pada pekerjaan yang berpotensi menimbulkan bahaya, penyakit dan kecelakaan kerja. Kemudian menciptakan suatu kondisi yang mendekati “Zero Harm” bagi karyawan, mitra kerja, masyarakat di lingkungan kegiatannya, serta menjadi pemimpin dalam praktik pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam. Pemeriksaan kesehatan dan pemantauan lingkungan harus dilakukan secara berkala terhadap paparan dalam jangka panjang.

    3.Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik ?

    Menurut saya tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan memiliki hubungan yang sangat erat bagi perusahaan tersebut, karena tanpa adanya tata kelola yang baik suatu perusahaan tidak akan bisa berjalan dengan baik hal ini akan menyebabkan kehancuran bagi perusahaan tersebut pabila tidak adanya hubungan antara tanggung jawab perusahaan dan tata kelola perusahaan tersebut,

    Seperti yang kita ketahui bahwa:
    Prinsip-prinsip tatakelola perusahaan yang baik ini antara lain :

    (a). Akuntabilitas (accountability)
    Prinsip ini memuat kewenangan-kewenangan yang harus dimiliki oleh dewan komisaris dan direksi beserta kewajiban-kewajibannya kepada pemegang saham dan stakeholders lainnya.

    (b) Pertanggungan-jawab ( responsibility)
    Prinsip ini menuntut perusahaan maupun pimpinan dan manajer perusahaan melakukan kegiatannya secara bertanggung jawab.

    (c) Keterbukaan (transparancy)
    Dalam prinsip ini, informasi harus diungkapkan secara tepat waktu dan akurat. Informasi yang diungkapkan antara lain keadaan keuangan, kinerja keuangan, kepemilikan dan pengelolaan perusahaan. Audit yang dilakukan atas informasi dilakukan secara independen.

    (c) Kewajaran (fairness)
    Seluruh pemangku kepentingan harus memiliki kesempatan untuk mendapatkan perlakuan yang adil dari perusahaan. Pemberlakuan prinsip ini di perusahaan akan melarang praktek-praktek tercela yang dilakukan oleh orang dalam yang merugikan pihak lain.

    (d) Kemandirian (independency)
    Prinsip ini menuntut para pengelola perusahaan agar dapat bertindak secara mandiri sesuai peran dan fungsi yang dimilikinya tanpa ada tekanan-tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan sistem operasional perusahaan yang berlaku

    Komentar oleh Adnan Khasogi.H | Oktober 30, 2009 | Balas

  34. Nama : Andri saputra
    NIM : C1B007086
    Fak / JUR : Ekonomi Manajemen S1 pagi

    CSR adalah komitmen yang berkesinambungan dari kalangan bisnis, untuk berperilaku secara etis dan memberi kontribusi bagi perkembangan ekonomi, seraya meningkatkan kualitas kehidupan dari karyawan dan keluarganya, serta komunitas lokal dan masyarakat luas pada umumnya (CSR: Meeting Changing Expectations, 1999).

    Program Tnggung Jawab Sosial
    • kesehatan
    1. 1000 Kaki Palsu
    Dalam rangka berbagi kasih dengan para penyandang cacat, Pertamina menyalurkan bantuan melalui Yayasan Kick Andy yaitu berupa 1000 kaki palsu bekerja sama dengan Badan Penelitian Pengembangan Teknologi (BPPT), kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk strategis partnership dengan media maupun pemerintah.
    2. Pertamina Sehati (Kesehatan Untuk Anak dan Ibu)
    Sebagai program rutin yang selalu dilakukan tiap tahun Pertamina sehati terus digulirkan oleh Pertamina dimana pada tahun 2008 lebih dari 500 ibu dan anak telah menerima manfaat dari kegiatan ini. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan anak dibawah lima tahun (balita) dan ibu hamil/menyusui lewat penyuluhan gizi dan pemeriksaan kesehatan, serta pemberian bantuan asupan bergizi untuk anak balita. Selain itu juga dilakukan perenovasian terhadap Posyandu/Puskemas yang sudah tidak layak pakai bekerja sama dengan KOSTRAD.
    3. World Food Program (WFP) with End Of Hunger
    Pertamina sebagai perusahaan yang peduli pada bidang kesehatan turut mendukung kegiatan Walk the World End Hunger di Plaza Barat Senayan pada bulan April 2008. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pangan tambahan di wilayah Indonesia Timur yang dilakukan Pertamina bersama-sama dengan perusahaan lain yang diprakasai oleh United Nations World Food Program.
    4. Mobil Gigi Clino
    Kegiatan yang ditujukan kepada siswa-siswi SDN di Malimping Banten ini merupakan salah satu kepedulian Pertamina pada bidang kesehatan dalam bentuk pemeriksaan gigi, penyuluhan perawatan gigi serta tindakan terhadap gigi yang memang diperlukan. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 250 peserta siswa-siswi SDN.
    5. Donor Darah
    Dalam rangka menyambut HUT ke-50 Pertamina, Direksi dan seluruh pekerja Kantor Pusat Pertamina melakukan donor darah di Gedung Utama Pertamina Jakarta, yang dikoordinir oleh Direktorat Sumber Daya Manusia. Dalam aksi tersebut Pertamina bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia DKI Jakarta dan berhasil mendapatkan lebih dari 500 pendonor dengan kurang lebih 100.000 cc darah yang didonorkan selama 2 Periode pelaksanaan sepanjang tahun 2008. Donor darah merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh PT.Pertamina (Persero) guna memenuhi kebutuhan darah untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

    • masyarakat
    1. Renovasi MCK
    Peran Pertamina dalam membantu masyarakat lewat pembangunan/renovasi sarana dan prasarana yang menjadi fasilitas umum juga cukup signifikan pada tahun 2008 hal ini dapat dilihat dari perenovasian MCK di BUPERTA Cibubur sebanyak 46 buah. Kegiatan ini merupakan kerja sama Pertamina bersama KOSTRAD (Komando Strategi Angkatan Darat) sebagai bentuk dharma bakti kepada masyarakat.Selain dengan KOSTRAD, Pertamina juga bekerja sama merenovasi 16 buah MCK di Cibubur bersama PT.Waskita Karya (WIKA) sebagai bentuk sinergisitas antar BUMN.
    2. BUMN PEDULI
    Di tahun 2008,Pertamina yang tergabung dalam kegiatan BUMN Peduli telah menyalurkan bantuan untuk berbagai bencana alam di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bengkulu. Selain itu, melalui program BUMN Peduli Pertamina telah melaksanakan kegiatan Desa Mandiri Energi Grobogan, BUMN Peduli Pendidikan dan SIGMA, BUMN Peduli BLT, BUMN Peduli perahu nelayan. dan BUMN Peduli pendidikan diberbagai daerah di indonesia. Kegiatan ini di prakasasi oleh Kementrian BUMN sebagai bentuk kepedulian dan sinergisitas antar BUMN.

    • pendidikan
    1. Pembangunan/Rehabilitasi Sekolah dan Universitas
    Pertamina telah berkontribusi lewat pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan dari tingkat SD hingga SLTA yang berada di sekitar kegiatan Pertamina maupun Perguruan Tinggi Negeri di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan suatu kerjasama yang dilakukan dengan institusi pendidikan maupun instansi pemerintah sebagai Strategic Partner dalam mengembangkan kegiatan CSR Pertamina. Bentuk peningkatan mutu yang dilakukan meliputi pembangunan auditorium, sarana olah raga beserta perlengkapannya, penyediaan sarana teknologi berupa komputer, renovasi perpustakaan, pembangunan Green House hingga renovasi 70 SD di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Makasar bekerja sama dengan KOSTRAD. Pada tahun 2008 bentuk kontribusi Pertamina telah dirasakan oleh perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Diponegoro, Univesitas Sriwijaya, Institut Teknologi Surabaya, Universitas Brawijaya, Univeristas Andalas, Universitas Hasanudin, SMA Taruna Nusantara, SD Bendungan Hilir Jakarta, dan SMKN 1 Plered di Bantul. Salah satu strategic partner dalam melakukan kegiatan CSR saat ini
    2. Beasiswa Pendidikan
    Dalam meningkatkan akses pendidikan Pertamina juga telah memberikan beasiswa kepada lebih dari 2200 siswa kurang mampu dari tingkat SD sampai dengan SLTA dan lebih dari 100 mahasiswa Perguruan Tinggi. Selain pendidikan formal, Pertamina juga memberikan bantuan pendidikan ketrampilan kepada lebih dari 2000 orang anak-anak putus sekolah dan turut mendukung program Education for All (EFA) untuk pendidikan kepada tuna netra.
    3. Taman Pintar Yogyakarta
    Kegiatan dalam bidang pendidikan ini bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap siswa-siswi SD hingga Pergururan Tinggi di wilayah Yogyakarta untuk mengenal lebih jauh Pertamina dilihat dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi,dalam program tersebut Pertamina menghadirkan maket kegiatan bisnis pertamina mulai dari hulu sampai ke hilir. Pada stand Pertamina tersebut juga terdapat alat peraga intraktif untuk siswa-siswi belajar lebih jauh mengenai teknologi perminyakan.
    4. Olimpiade Sains Nasional (OSN)
    Lewat kegiatan ini Pertamina mencoba hadir di tengah-tengah mahasiswa agar mereka dapat merasakan bahwa generasi muda merupakan tulang punggung bangsa. Kegiatan yang menguji kemampuan mahasiswa dalam bidang fisika, kima, matematika ini mendapatkan sambutan hangat oleh mahasiswa ditanah air, hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta yang mencapai hampir 5000 mahasiswa di seluruh Indonesia.

    • lingkngan
    Kegiatan dalam bidang lingkungan pada tahun 2008 yang dilakukan oleh Pertamina antara lain:
    1. Green Festival
    Melalui kegiatan ini Pertamina mencoba meningkatkan awareness masyarakat dalam isu lingkungan terbesar abad ini yaitu pemanasan global (Global Warming). Bekerja sama dengan perusahaan yang memiliki visi yang sejalan dalam bidang lingkungan, Pertamina menyelenggarakan Pameran Green Festival yang dihadiri oleh lebih dari 20.000 pengunjung pada bulan April 2008 sebagai bentuk kepedulian Pertamina atas terjadinya pemanasan global saat ini.
    2. Penghijauan
    Sebanyak 10000 pohon (berbagai jenis) telah ditanam di seluruh wilayah operasi Pertamina di Indonesia. Penanaman pohon tersebut merupakan salah satu upaya untuk menjaga kelestarian hutan lindung. Kegiatan tersebut mendapatkan dukungan dari masyarakat, mahasiswa serta karang taruna.

    Komentar oleh ANDRI SAPUTRA | Oktober 31, 2009 | Balas

  35. NAMA : EDY ARISONDHA
    NIM : C1B007104
    MANAJEMEN PAGI KELAS G ‘07

    1. PT INDOCEMENT

    Pengamatan saya lakukan terhadap PT INDOCEMENT Tunggal Prakarsa Tbk.(“Indocement” atau “Perseroan”) yaitu salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang memproduksi berbagai jenis semen bermutu, termasuk produk semen khusus. Perseroan didirikan pada tahun 1985 dan dioperasikan secara terpadu dengan total kapasitas produksi terpasang sebesar 17,1 juta ton semen per tahun. Perseroan saat ini mengoperasikan 12 pabrik, sembilan di antaranya berlokasi di Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua di Palimanan, Cirebon, Jawa Barat; dan satu di Tarjun, Kotabaru,Kalimantan Selatan.
    http://www.indocement.co.id/new_id/company.asp

    2. Tanggung jawab sosial

    Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (selanjutnya dalam artikel akan disingkat CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, http://id.wikipedia.org/wiki/Tanggung_jawab_sosial_perusahaan

    Didefinisikan Alyson Warhurst sebagai ‘internalisation by the company of the social and environmental effects of its operations through proactive pollution prevention and social impact assessment so that harm is anticipated and avoided and benefits are optimised’ atau upaya yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperhitungkan dampak sosial dan lingkungan operasinya melalui tindakan proaktif pencegahan pencemaran dan penilaian dampak sosial, sehingga dampak negatif dapat diantisipasi dan dihindari sementara dampak positif dapat dioptimumkan.
    http://www.csrindonesia.com/data/articles/20070111100926-a.pdf

    Indocement melaksanakan gagasan-gagasan Tanggung jawab Sosial Perusahaan untuk memberikan mata pencaharian, perhatian dan perlindungan yang layak bagi masyarakat dan lingkungannya untuk memastikan keberlangsungan pertumbuhan serta kesejahteraan bagi generasi berikutnya.
    Program tanggung jawab sosial perusahaan didasarkan pada konsep pembangunan berkelanjutan yang bertumpu pada tiga pencapaian yang bermanfaat secara ekonomi, sosial dan lingkungan (triple bottom lines). Perseroan juga mendasarkan program ini pada kerangka Lima Pilar pembangunan berkelanjutan. Selain itu, gaung dari tujuan pembangunan milenium PBB pada tahun 2000 juga menjadi inspirasi program tanggung jawab sosial perusahaan kami. Sebagaimana tersebut di bawah ini Lima Pilar tersebut meliputi bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial-budaya-agama-olahraga dan keamanan. Program CSR PT INDOCEMENT diantaranya yaitu:

    a. Perluasan perkebunan jarak dari 30 hektar menjadi lebih dari 170 hektar

    Pada tahun 2007, dunia menjadi sadar akan proyek konservasi lahan Indocement, yang mengubah lahan bekas penambangan batu kapur yang berlokasi di Citeureup, Cirebon, dan Tarjun, menjadi perkebunan seluas 30 hektar yang ditanami dengan lebih dari 75.000 pohon jarak yang kaya akan kandungan minyak.
    Proyek perkebunan pohon jarak Indocement, meskipun masih jauh dari sempurna, namun dapat dengan jelas menunjukkan potensi yang akan dicapai bila perusahaan seperti Indocement bekerja sama dengan universitas terkemuka, serta melibatkan masyarakat dalam pemberdayaan lahan marjinal agar bermanfaat secara ekonomis dan ramah lingkungan.

    b. Pengolahan sampah rumah tangga

    Setelah perkembangan proyek perkebunan pohon jarak membuahkan hasil yang menggembirakan, Indocement kembali meraih keberhasilan melalui proyek pengelolaan sampah rumah tangga, yang diselenggarakan bersama kepala desa dan masyarakat sekitar pabrik. Program ini dirintis pada 2007, dan seperti halnya inisiatif proyek perkebunan pohon jarak, menjadi semakin berkembang di tahun 2008, pada saat pihak yang terlibat dalam proyek ini mulai merasakan manfaat pengolahan sampah tersebut. Mereka tidak hanya memperoleh lingkungan yang bersih dan sehat, namun juga turut memetik manfaat ekonomis dengan mengumpulkan dan mengolah sampah rumah tangga mereka secara benar.
    Meskipun jumlah bahan bakar yang berasal dari biomassa tak berarti bila dibandingkan dengan kebutuhan energi total Indocement, namun ada manfaat lebih besar yang terkait dengan proyek pengolahan limbah ini – yaitu respon positif masyarakat atas inisiatif dan yang lebih penting lagi, kesadaran yang lebih tinggi akan nilai suatu lingkungan yang bersih dan sehat di sekeliling tempat tinggal mereka.

    c. Menghasilkan energi dari kotoran sapi

    Salah satu proyek tanggung jawab sosial Perusahaan lainnya yang juga sedang dikembangkan Indocement di 2008, yaitu proyek biogas yang dihasilkan dari kotoran sapi, yang mengandung gas metana yang dapat digunakan untuk keperluan memasak. Proyek ini dimungkinkan oleh suatu temuan alat inovatif yang sederhana dan ekonomis, yang mampu menyerap metana dan memprosesnya menjadi gas untuk memasak.

    d. Mendukung usaha mikro untuk menghasilkan produk kelas dunia

    Bekerja sama dengan produsen bola sepak terkemuka yang secara rutin mengekspor bola untuk kompetisi internasional seperti Piala Dunia, Indocement menghimpun kelompok masyarakat usia kerja yang sebelumnya menganggur, untuk menjadi penjahit bola sepak. Indocement menyediakan tempat kerja dan fasilitas, sementara produsen bola memberikan pelatihan dan pesanan untuk menjahit bola kulit buatan tangan yang digunakan pada berbagai kompetisi sepak bola internasional.

    3. Manfaat kegiatan bagi perusahaan

    Jika dilihat manfaatnya, tanggung jawab sosial dari perusahaan akan “meningkatkan iktikad baik (masyarakat) terhadap perusahaan.” Dengan kontribusi yang diberikan perusahaan, “masyarakat akan mendukung keberadaan perusahaan secara menyeluruh. Dengan dukungan itu, keberadaan perusahaan lebih terjamin dan saling menopang”. Selain itu perusahaan akan memperoleh “Citra Positif di mata masyarakat dan pemerintah.”

    4. Hal – hal yang diperbaiki

    Seringkali bisnis menciptakan masalah, sehingga perusahaan bertanggung jawab untuk menyelesaikannya. Contoh perusahaan seperti PT INDOCEMENT yang menggunakan Sumber Daya Alam sehingga terjadi degradasi lingkungan, maka melalui program CSR mereka berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan yang tidak baik. Contohnya mereka merubah lahan bekas penambangan batu kapur menjadi lahan hijau dengan menanami puluhan ribu pohon jarak.

    Indocement merupakan bagian dari gerakan hijau sedunia yang memprakarsai praktik industri yang sadar dan bertanggung jawab terhadap lingkungan, program CSR PT INDOCEMENT mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat sehingga pada tanggal 15 Oktober 2009 – Indocement Pabrik Citeureup, Bogor, meraih Peringkat Emas dan Pabrik Palimanan, Cirebon meraih Peringkat Hijau dari Program PROPER 2008-2009 dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Dan penghargaan ini hanya salah satu dari sekian banyak yang diperoleh PT INDOCEMENT yang berkomitmen tinggi dalam memperhatikan lingkungan.

    Komentar oleh EDY ARISONDHA ( C1B007104) | November 6, 2009 | Balas

  36. Nama : Dwi Puji Trisna
    Nim : C1B007105
    Fak/jur : ekonomi management S1 pagi

    1. Tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility.
    CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.

    CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.(http://id.wikipedia.org/wiki/Tanggung_jawab_sosial_perusahaan)

    2. Tanggung jawab sosial PTP.NUSANTARA VI (PERSERO) portal.bumn.go.id/ptpn6/ – Tembolok – Mirip
    Posko BUMN Perkebunan Peduli
    BUMN Perkebunan yang dikoordinir oleh PTP Nusantara VI (Persero) membuka posko bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam gempa bumi yang terjadi di Sumatera Barat, Rabu (30/9)lalu.
    Posko bantuan kemanusiaan di pusatkan di Jl. H Agus Salim No.15 Padang, menyalurkan bantuan berupa pangan dan tenaga medis dengan pengobatan mobile yang bergerak langsung ke lokasi yang terkena dampak gempa di wilayah kota Padang dan Pasaman Barat.
    Korban Bencana Alam
    Akibat bencana alam gempa yang mengguncang Sumatera Barat pada Rabu (30/9) lalu, diantara sekian banyaknya korban terdapat 4 unit rumah karyawan PTPN VI di kota Padang rusak berat dan satu orang anggota keluarga/anak karyawan mengalami luka berat.
    menurut informasi yang diterima dari LO Padang, korban luka tersebut sudah dalam penanganan tim medis di RS Ibnu Sina Padang, sedangkan jumlah kerugian atas kerusakan rumah tersebut belum dapat diketahui dengan pasti.
    Sementara gempa susulan yang terjadi pada hari Kamis (1/10) kemarin, di Kabupaten Kerinci Jambi, sampai dengan berita ini diturunkan belum diketahui pasti berapa jumlah rumah dan korban yang jatuh akibat gempa. akan tetapi tim dari PTPN VI (Persero) sudah turun ke lokasi untuk memberikan bantuan seperlunya.
    Manfaat kegiatan tanggung jawab sosial yang dilakukan PTP.NUSANTARA VI (PERSERO) :
    • Manfaat bagi perusahaan, timbulnya citra positif Perusahaan di mata masyarakat & pemerintah

    • Manfaat bagi Masyarakat, Selain kepentingan masyarakat terakomodasi, hubungan masyarakat dengan perusahaan akan lebih erat dlm situasi win-win solution.

    • Manfaat bagi Pemerintah, Memiliki partner dalam menjalankan misi sosial & pemerintah dalam hal tanggung jawab sosial.

    3. Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik .

    Menurut pendapat saya,antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik sangat erat kaitannya dan saling berhubungan satu sama lainnya karena dari sebuah kesuksesan tanggung jawab sosial yang mereka bangun merupakan suatu bentuk prinsip tata kelola perusahaan yang baik yang diterapkan oleh perusahaan tersebut.
    Penerapan tata kelola perusahaan yang baik menjadi dasar terciptanya citra perusahaan yang baik dan menjamin bahwa tindakan dan keputusan yang diambil dilakukan atas dasar etika, aturan yang berlaku dan asas hukum sehingga dapat memberikan manfaat yang besar kepada yang memiliki peran kepentingan tersebut.

    Komentar oleh Dwi Puji Trisna | November 6, 2009 | Balas

  37. Nama : NENI SILVIANTI
    Nim : C1B007095
    Fak/Jur : Ekonomi / Manajemen S1 Pagi

    1. Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)

    Perusahaan sebagai pelaku bisnis mempunyai tanggung jawab. Dalam hal ini tanggung jawab ekonomis merupakan tanggung jawab yang paling penting. Tanggung jawab ekonomis yaitu menjaga perusahaan agar tetap stabil demi menjaga kelangsungan usahanya dan memperoleh profit sebesar mungkin demi kemakmuran perusahaan
    tersebut dan lingkungannya. Namun selain tanggung jawab ekonomis tersebut perusahaan
    juga mempunyai tanggung jawab sosial perusahaan dimana tanggung jawab sosial perusahaan ialah tanggung jawab terhadap masyarakat di luar tanggung jawab ekonomis berupa kegiatan-kegiatan yang dilakukan perusahaan demi suatu tujuan sosial. Tanggung jawab sosial perusahaan sudah banyak dilakukan oleh berbagai
    perusahaan dimana tanggung jawab sosial perusahaan merupakan aspek khusus yang
    harus dijalankan untuk menarik konsumen, membentuk citra dan sebagai pembentuk
    kualitas pada produk perusahaan.Dengan semakin ketatnya persaingan ini pembentukan citra yang baik pada perusahaan bisa menjadi nilai lebih bagi produk perusahaan dimata konsumen.
    Kaitanya dengan bisnis internasional, perusahaan asing yang ingin menginvestasikan produknya di negara tujuan haruslah memberi dampak positif bagi lingkungan sosial negara tersebut. Perusahaan tidak akan bisa melakukan aktifitas produksinya di negara tujuan apabila proses produksi dan proses bisnis yang dijalankan merugikan kehidupan sosial dan lingkungan hidup. Maka dari itu diperlukan aktifitas tanggung jawab sosial perusahaan untuk mengatasi masalah tersebut.
    http://lib.atmajaya.ac.id/

    2. Tanggung jawab sosial PT. Askes (Persero)
    PT. Askes (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara yang ditugaskan khusus oleh pemerintah untuk menyelenggarakan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi Pegawai Negeri Sipil, Penerima Pensiun PNS dan TNI/POLRI, Veteran, Perintis Kemerdekaan beserta keluarganya dan Badan Usaha lainnya.
    PT Askes (Persero) menyelenggarakan program yang berkaitan dengan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility) dalam bentuk:
    1. Program Kemitraan
    Program Kemitraan PT Askes (Persero) telah dilaksanakan sejak tahun 1992 dengan akumulasi jumlah mitra binaan sampai dengan 31 Desember 2008 sebanyak 5.248 usaha kecil. Pada tahun 2008 dialokasikan dana program kemitraan sebesar Rp.13.000.000.000,- untuk 33 Propinsi diseluruh Indonesia dan dana hibah sebesar Rp.2.600.000.000,-, sehingga total alokasi tahun 2008 sebesar Rp.15.600.000.000,
    2. Bina Lingkungan (PKBL).
    Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang membutuhkan dan bertujuan untuk meningkatkan kondisi sosial masyarakat. Alokasi dana program bina lingkungan tahun 2008 sebesar Rp.19.555.000.000,- dan realisasinya sebesar Rp.10.263.012.541,- atau sebesar 52,48% alokasi tersebut serta meningkat sebesar 273,06% dari realisasi tahun 2007 sebesar Rp.2.751.024.216,-. Dana program bina lingkungan antara lain disalurkan bagi Program BUMN Peduli, bantuan bencana alam, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, bantuan pengadaan sarana dan prasarana umum, bantuan sarana ibadah dan bantuan pelestarian alam.
    http://www.ptaskes.com/csr.php

    seperti bencana yang terjadi akhir-akhir ini yaitu gempa di SUMBAR:
    Dengan latar belakang untuk mensejahterakan bangsa, terutama dalam bidang sosial, Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) menggandeng PT Askes (Persero) untuk memberikan bantuan bagi korban bencana gempa sebesar 7,3 skala richter yang mengguncang Jawa Barat. Bantuan tersebut berupa Posko SIKIB – Askes Peduli, di posko itu diberikan pelayanan kesehatan dan obat-obat yang dibutuhkan para korban pasca gempa tersebut.

    Selain memberikan bantuan posko peduli berupa pelayanan kesehatan dan obat-obatan sebesar 100 juta rupiah, sebagai bentuk Social Corporate Responsibility PT Askes (Persero) juga memberikan bantuan kepada para korban pasca gempa Jawa Barat berupa pakaian bayi dan balita sebanyak 1000 buah dan pakaian kaos untuk dewasa sebanyak 2500 buah senilai 26 juta rupiah dan sembako senilai 30 juta rupiah. Posko SIKIB – Askes peduli ini selain di Pangalengan, juga didirikan di 4 titik yaitu di Desa Sindang Barang (Cianjur), Desa Cikangkareng (cianjur), dan Desa Pamoyanan (Cianjur) dengan bantuan yang sama.
    http://www.ptaskes.com/newsdetail.

    3.Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik

    Menurut saya,tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan memiliki hubungan yang sangat erat bagi perusahaan tersebut. Apabila antara tanggung jawab sosial perusahaan dan prinsip tata kelola perusahaan tidak seimbang maka perusahaan tersebut tidak akan berjalan lancar. Dalam hal ini tata kelola perushaan yang baik merupakan alat pengendalian internal yang berperan penting dalam mengurangi msalah-masalah perusahaaan,dapat meminimalisasi penyimpangan-penyimpangan yang terjadi, alat kontrol untuk memungkinkan terciptanya sistem pembagian keuntungan dan kekayaan yang seimbang bagi stakeholders dan menciptakan efisiensi perusahaan. Tata kelola perusahaan bermanfaat untuk perbaikan dan komunikasi, meminimalisasi benturan, fokus pada stratei-strategi utama, peningkatan kepuasan pelanggan dan perolehan kepercayaan investor.

    Adapun prinsip-prinsip tata kella yang baik menurut Menteri BUMN NO. Kep-117/M-M.BUMN 1 Agustus 2002 pasal 3 yaitu :
    1. Transparasi, yaitu keterbukaan dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam mengemukakan informasi materill dan relevan mengenai perusahaan
    2. Kemandirian, yaitu suatu keadaan dimana perusahaan dikelola secara profesional tanpa benturan kepentingan dan pengaruh atau tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
    3. Akuntabiltas, yaitu kejelasan fungsi-fungsi, pelaksanaan dan pertanggung jawaban organisasi sehingga pengelolaan perusahaan terlaksana dengan baik.
    4. pertanggung jawaban, yaitu kesesuaian didalam pengelolaan perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip koorporasi yang sehat.
    5. Kewajaran, yaitu keadilan dan kesetaraan didalam memenuhi hak-hak stakeholders yang timbul berdasarkan perjanjian dan perundang-undangan yang berlaku.
    http://dspace.widyatama.ac.id/bitstream/handle/

    Komentar oleh Neni Silvianti | November 6, 2009 | Balas

  38. NAMA : MUHAMAD ZAZULI
    NIM : C1B007124
    MANAJEMEN/ S1 PAGI
    PERUSAHAAN YANG DIAMATI : PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III)

    PT. Perkebunan Nusanatara III merupakan salah satu dari 14 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perkebunan yang bergerak dalam bidang usaha perkebunan, pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan. Kegiatan usaha Perseroan mencakup usaha budidaya dan pengolahan tanaman kelapa sawit dan karet. Produk utama Perseroan adalah Minyak Sawit (CPO) dan Inti Sawit (Kernel) dan produk hilir karet.
    Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
    Sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility) yang juga merupakan salah satu bentuk implementasi prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), PT Perkebunan Nusantara III juga mengembangkan program yang bersifat sosial guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dilingkungan sekitar Kebun. Program ini mencakup :

    Program Kemitraan dan Bina Lingkungan
    Program Kemitraan dan BIna Lingkungan bertujuan memberdayakan dan mengembangkan potensi ekonomi, kondisi sosial masyarakat dan lingkungan sekitarnya dengan memanfaatkan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan.
    Total dana yang disalurkan untuk kemitraan selama tahun 2008 adalah Rp. 10.8750.000.000 dan Rp. 20.639.109.655 untuk bina lingkungan. Dana yang telah disalurkan untuk bina lingkungan adalah berupa :
    Bantuan pendidikan dan atau pelatihan (37.50%), sarana ibadah (30.17%), sarana kesehatan (17.97%)dan prasarana umum (14.36%).

    Program Sosial Lainnya
    Selain program diatas, perusahaan juga mengembangkan program sosial lainnya berupa pelayanan kesehatan terhadap karyawan dan masyarakat sekitar di rumah sakit perusahaan, polibun dan rumah sakit rujukan diluar perusahaan untuk karyawan yang membutuhkan penanganan khusus dan pengembangan rumah ibadah di Kebun/Unit.

    Kebijakan Lingkungan
    Disamping program tanggung jawab sosial diatas, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berbasis perkebunan memiliki komoditi tanaman kelapa sawit, karet, industri hilir dan sarana penunjang rumah sakit, Perseroan menempuh kebijakan yang berwawasan lingkungan dimana perlindungan lingkungan adalah sebagai bagian dari setiap langkah kegiatan perusahaan. Kebijakan lingkungan ini meliputi penggunaan sumber daya alam secara efektif dan efisien, pencegahan pencemaran lingkungan, pengolahan limbah pabrik dan limbah klinis rumah sakit secara optimal, pemanfaatan limbah kegiatan pabrik dan tanaman secara optimal, pemeliharaan estetika, pemenuhan peraturan perundangan dan persyaratan lingkungan yang berlaku. Kebijakan lingkungan Perseroan ini didukung dengan inisiatif penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001.
    Kebijakan lingkungan ini mencakup ketentuan mengenai pengendalian limbah padat, pengelolaan limbah B3, penggunaan pupuk dan bahan kimia tanaman, pengelolaan dan penggunaan BBM dan pelumas, penggunaan bahan kimia pengolahan, pengelolaan dan pengendalian air limbah, pengelolaan dan penggunaan air, pengelolaan barang/bahan produk, pengelolaan limbah klinis.
    Perseroan juga mewajibkan para rekanan agar barang dan bahan yang dipasok adalah barang dan bahan yang ramah lingkungan serta pengadaan barang dan jasa sesuai dengan prosedur dan instruksi kerja. Audit sistem manajemen lingkungan (SML) untuk tahun 2008 juga telah dilaksanakan diseluruh PTPN III dan telah ditindak lanjuti.

    Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
    Implementasi prosedur pemeliharaan keselamatan dan kesehatan kerja telah dilaksanakan dengan baik dan setiap terjadinya kecelakaan kerja dibuat laporan. Pada setiap kerja yang berpotensi menimbulkan bahaya, penyakit dan kecelakaan kerja telah dipasang rambu-rambu serta tanda peringatan. Dan pekerja yang melakukan kegitan yang berpotensi menimbulkan bahaya , penyakit dan kecelakaan kerja telah menggunakan alat pelindung diri sesuai prosedur. Setiap periode tertentu telah dilakukan pengujian dan pemeriksaan hyperkes dan keselamatan kerja.

    http://www.ptpn3.co.id/default.htm

    Komentar oleh Muhammad Zazuli | November 6, 2009 | Balas

  39. NAMA : FALDI KUMALA SAKTI
    NIM : C1B007122
    FAK/JUR : EKONOMI MANAJEMEN S1 PAGI

    1.Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) ?
    Wibisono (2007) melaporkan CSR bahwa CSR didefinisikan sebagai komitmen dunia usaha untuk terus-menerus bertindak secara etis, beroperasi secara legal dan berkontibusi untuk peningkatan ekonomi, bersamaan dengan peningkatan kualitas hidup komunitas lokal dan masyarakat secara lebih luas.
    Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.
    Tanggung jawab sosial perusahaan yang dikenal sebagai Community Social Responsibility (CSR) adalah fungsi perusahaan. Adapun desakan untuk itu bersumber dari banyak hal baik karena tekanan global maupun regional. Bilamana dikaitkan fungsi maka ini dilakukan secara sukarela (voluntary) bukan karena adanya paksaan dari luar, utamanya dari pemerintah. Lebih dari itu, pembeda terminologi CSR dengan penerapan sebelumnya terletak kepada fungsi tanggung jawab yang bermakna bahwa CSR sifatnya datang dari perusahaan. Banyak konsep CSR yang dipubllikasikan.

    2. tanggung jawab sosial PT INDOSAT
    Sebanyak 25 kelompok tani jarak pagar sepulau Sumbawa menerima bantuan berupa alat pemeres biji jarak. Alat untuk membuat minyak dari biji jarak ini merupakan bantuan dari PT Indosat salah satu jaringan selular di Indonesia. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Direktur Utama Indosat. saat meresmikan Perangkat Pengolahan Bio Diesel di Desa Labuhan alas Kecamatan Alas.
    Selain bantuan berupa alat pemeras secara manual tersebut, Indosat juga membantu pendanaan dengan membentuk koperasi yang anggotanya berasal dari kelompok tani jarak itu sendiri. Dengan adanya bantuan ini Diharapkan kepada petani ini nantinya akan menjual biji jarak dan mengolah menjadi bahan setengah jadi yang tentunya lebih mahal dibandingkan sebelumnya yang hanya bisa menjual bahan mentah yang lebih murah.dan juga PT Indosat melakukan program “Kampung Siaga” merupakan salah satu program tanggung jawab sosial Indosat kepada masyarakat (Corporate Social Responsibility/CSR) melalui program pemberdayaan ekonomi, kesehatan dan pendidikan untuk daerah yang memiliki standar kualitas hidup yang masih perlu ditingkatkan. Program Kampung Siaga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup di wilayah tersebut guna membentuk masyarakat yang bertaqwa, mandiri, siaga dan berjiwa sosial, melalui program yang berfokus pada pengembangan spiritual dan mental, pemberdayaan ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Pembinaan yang dilakukan antara lain berupa pendirian bangunan yang akan berfungsi sebagai balai masyarakat, seperti pusat kegiatan belajar, dan pelayanan kesehatan. Sebagai antisipasi bencana banjir, didirikan pos penanganan bencana yang dilengkapi dengan pengeras suara, perlengkapan evakuasi darurat dan akses jalan evakuasi.
    Kegiatan lain yang tak kalah penting adalah pemulihan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk meningkatkan kemampuan ekonomi warga sekitar lokasi dengan cara pendampingan, pendirian lembaga keuangan mikro, serta pelatihan keterampilan untuk dapat mendiri.
    Program lain yang dilakukan adalah kegiatan pelayanan kesehatan dan gizi, berupa program bantuan dan pendampingan bagi masyarakat dalam bidang kesehatan yang terdiri dari pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan, pemberian makanan balita, pengasapan, sarana air bersih dan pengelolaan lingkungan tempat tinggal warga agar warga memahami pentingnya kesehatan dan kebersihan lingkungan. Kegiatan belajar masyarakat juga dilakukan berupa pelatihan keterampilan, pendidikan anak usia dini dan pendirian taman bacaan. Selain itu juga dilakukan pembinaan mental spiritual kepada masyarakat. Pembinaan Kampung Siaga ini dilakukan dalam jangka waktu 1 tahun. Diharapkan dalam jangka satu tahun tersebut, berbagai kegiatan yang dilakukan sudah memperlihatkan hasil yang positif dan masyarakat mulai dapat hidup mandiri dalam meningkatkan kualitas hidup mereka berikutnya. Sementara program Indonesia Hijau berfokus pada lingkungan melalui kegiatan Penanaman 1 Juta Pohon serta program BTS Tenaga Alternatif.

    3.Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik ?
    Menurut saya tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan memiliki hubungan yang sangat erat bagi perusahaan tersebut, karena tanpa adanya tata kelola yang baik suatu perusahaan tidak akan bisa berjalan dengan baik hal ini akan menyebabkan kemunduran bagi perusahaan tersebut.

    Komentar oleh faldi kumala sakti | November 6, 2009 | Balas

  40. Nama : Feri Fadli kristianto sinabutar
    NIM : C1B007112
    Fak/jur : ekonomi menajemen, pagi ,S1

    salam bahagia pak jo…
    sebelumnya saya akan memberikan penjelasan dahulu mengenai CSR (Tanggung JAwab Sosial Perusahaan) tersebut,
    Yaitu :dalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.

    CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.

    1.)di sini saya akan menjelaskan/menginformasikan mengenai CSR yang dilakukan oleh perusahaan PT. UNILEVER.

    2.)Membangun Sinergi Kesuksesan bagi Masyarakat
    (Dampak Rantai Nilai)
    Dampak yang lebih luas diciptakan melalui rantai nilai, mulai dari pemasok,
    pelanggan, hingga konsumen. Kami memperkenalkan standar perilaku
    usaha bagi pemasok, yang disebut Business Partner Code, dan menerapkan
    “Supplier Quality Management Programme” (SQMP) untuk mendorong
    pemasok dalam meningkatkan kemampuan dan kinerja mereka.
    Kami bermitra dengan berbagai jenis distributor independen untuk meningkatkan
    semangat kewirausahaan, menciptakan lapangan kerja, serta
    memberikan keuntungan bagi usaha-usaha lokal.
    Memenuhi Panggilan Masyarakat (Kontribusi Sukarela)
    Kontribusi sukarela terhadap masyarakat secara luas, yang dilakukan
    melalui kemitraan dengan LSM, badan pemerintah, perguruan tinggi dan
    masyarakat, terlihat seperti “puncak gunung es” yang merupakan dampak
    yang lebih besar dari kegiatan perusahaan yang sesungguhnya. Kontribusi
    tersebut mencakup program-program berkesinambungan, yang dilaksanakan
    secara profesional di bawah Yayasan Unilever Indonesia Peduli.
    Salah satunya adalah pengembangan para petani kedelai hitam sebagai
    mitra usaha Unilever.
    Kami mendorong para karyawan untuk ikut berbagai hati,
    pikiran dan pengalaman melalui kegiatan bakti sosial
    sukarela bagi yang membutuhkan, seperti yatimpiatu,
    anak jalanan, penduduk (miskin)
    pedesaan, pengungsi dan lainnya.

    Kami bekerja keras untuk memastikan
    kegiatan operasi kami ramah
    lingkungan dan bersahabat dengan
    masyarakat. Karyawan merupakan
    ujung tombak pada seluruh kegiatan
    usaha kami, sementara pelanggan,
    konsumen dan masyarakat
    merupakan penerima manfaatnya.
    Dorongan untuk Berkinerja Baik
    Tidak mudah untuk membuktikan sebuah komitmen.
    Istilah “ramah lingkungan” mudah diucapkan, namun
    mengandung komitmen yang dalam. Unilever Indonesia
    sangat memahaminya, oleh karenanya produk ramah
    lingkungan telah menjadi standar yang tidak dapat
    ditawar lagi bagi kami. Produk detergen hanya boleh
    menggunakan soft alkylate, dan hanya material yang
    lolos uji analisis daur hidup (life cycle analysis) yang
    dapat dipakai sebagai bahan baku produk atau kemasan.
    Hal ini sebagai bentuk kepedulian kami atas
    kondisi lingkungan hidup dewasa ini, kami berusaha
    sekuatnya untuk hidup berdampingan secara harmonis
    dengan alam.
    Pabrik-pabrik kami telah memperoleh sertifi kat ISO
    9000, ISO 14000 dan BS 8800; dengan penghargaan
    tersebut kami terus memacu peningkatan kinerja.
    Upaya ini mendapatkan perhatian khusus dari Japanese
    Institute of Productive Maintenance. Tahun 2001, lembaga
    ini memberikan penghargaan Total Productive
    Maintenance (TPM) atas kinerja mencapai “Zero Waste,
    Zero Accident dan Zero Breakdown”. Penghargaan ini
    memberikan rasa bangga. Kinerja yang terbaiklah yang
    menjadi tonggak penting dalam perjalanan kami
    menuju masa mendatang.
    Kepatuhan terhadap peraturan perundangan bukan
    akhir dari pencapaian, tetapi justru sebagai panduan
    penting bagi perjalanan bisnis kami. Karyawan merasakan
    kebanggaan yang besar atas hasil jerih payah
    mereka mencapai kinerja terbaik, saat kedua pabrik
    kami memperoleh status hijau dalam program peringkat
    PROPER oleh pemerintah. Hanya tujuh pabrik lain
    di Indonesia memperoleh status tersebut.
    Program “Lifebuoy Berbagai Sehat” memberikan kesempatan bagi keluarga Indonesia untuk mendukung
    program peningkatan kesadaran masyarakat kesehatan. Konsumen secara otomatis memberikan sumbangan
    Rp. 10,- pada setiap pembelian sabun batang lifebuoy. Hasil yang terkumpul telah dirasakan manfaatnya
    oleh 10.000 siswa SD yang memperoleh modul interaktif mengenai perawatan kesehatan pribadi. Bahkan, dana tersebut
    cukup untuk membiayai program dari sekolah ke sekolah, yang mengajak anak-anak menjadi agen perubahan dalam
    keluarga mereka dan mendorong terciptanya gaya hidup yang lebih sehat. Ribuan anak turut serta memberikan cap kedua
    tangan mereka di atas sebuah spanduk sebagai ungkapan tekad mereka untuk mendukung peningkatan kebersihan!.

    Mempromosikan Kesadaran Hidup Sehat
    Kami tidak saja mengembangkan iklan dan promosi
    yang bertanggung jawab, tetapi juga memadukan
    kampanye sosial kesehatan bersama promosi produk
    kami. Hasilnya sangat menggembirakan.
    Produk-produk kami telah memperoleh berbagai penghargaan,
    termasuk Penghargaan Kepuasan Pelanggan
    Indonesia. Produk-produk itu selalu tersedia, mudah
    didapat, dan tetap segar setiap hari pada lebih dari
    550,000 outlet kami.
    Di dalam komunikasi, kami tidak saja menyampaikan
    tentang manfaat produk itu sendiri, tetapi juga pesanpesan
    pendidikan mengenai kesadaran hidup sehat,
    seperti “Lifebuoy Berbagi Sehat“.
    Melebihi Unsur-Unsur yang Mendasar
    Unilever Indonesia dinobatkan sebagai “perusahaan
    pilihan karyawan” oleh media nasional. Kami berkomitmen
    mengembangkan sumber daya manusia lebih dari
    menciptakan lapangan pekerjaan demi kepentingan
    perusahaan dan masyarakat.
    Karyawan kami berasal dari berbagai kebangsaan, suku
    bangsa dan agama, sebagai komitmen kami terhadap
    keragaman. Kami berupaya mencari dan mempertahankan
    karyawan terbaik. Setiap tahun sejumlah karyawan
    dikirim untuk mengikuti pelatihan di luar negeri dan
    mensponsori kemajuan akademis mereka.
    Perhatian kami tidak saja pada pendidikan formal,
    tetapi juga mencakup beberapa keahlian dan pengetahuan
    yang hanya dapat dipelajari melalui pekerjaan.
    Kami berupaya untuk menyempurnakan sistem
    penempatan karyawan, sistem penggajian, kondisi
    kesehatan dan keselamatan kerja, serta sistem pemberian
    penghargaan. Komitmen untuk mendukung
    hak azasi, keanekaragaman dan peningkatan karir
    atas dasar prestasi inilah yang memastikan Unilever
    Indonesia tetap akan memberikan kesempatan kerja
    yang terbaik.
    Kami menyediakan berbagai fasilitas kesejahteraan
    karyawan, di antara adalah ruang penitipan bayi
    (Nursery Room) dan sarana olahraga (Gym). Ibu
    menyusui dapat bekerja dengan tenang, karena
    bayinya aman dan berada dekat dengannya di bawah
    asuhan para staf profesional. Saat menjelang Idul Fitri,
    fasilitas ini menjadi Day-Care center, dimana karyawati
    dapat menitipkan bayinya apabila pengasuh bayi di
    rumah sedang pulang kampung. Sementara itu, para
    karyawan selalu dipantau kesehatannya oleh dokter
    dan perawat terlatih untuk mencapai kebugaran
    optimal melalui penggunaan fasilitas Gym di bawah
    bimbingan instruktur berpengalaman.

    2.) manfaatnya yaitu:
    1. perusahaan semakin dekat dengan masyarakat, sehingga masyarakat atau konsumen lebih mengenal mereka beserta produk2 yang mereka keluarkan.
    2. memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu, ini di makasudkan sebagai salah satu visi atau motivasi dari menajemen perusahaan.
    3. semakin membantu dan mempererat kerja mitra mereka terhadap masyarakat dan para pemegang saham

    3.) 1. menurut saya yang perlu diperbaiki yaitu langkah dan daerah2 yang akan diberikan bantuan oleh prusahaan tersebut, sehingga pemerataan terjadi

    menurut saya hanya itu dari saya pak, jika ada kekurangan mohon di kritisi ya pak, o.k

    salam super pak jo. semoga sukses

    Komentar oleh Feri Fadli Kristianto Sinabutar... | November 6, 2009 | Balas

  41. Nama : Fajar Mubarokh
    NIM : CIB007084
    MANAJEMEN G (SI Pagi)

    1. Tangung Jawab Sosial atau corporate social responbility
    Tanggung Jawab Sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi dan perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan. Tanggung jawab sosial perusahaan terdiri dari beberapa komponen utama: perlindungan lingkungan, jaminan kerja, hak azasi manusia, interaksi dan keteribatan perusahaan dengan masyarakat, standar usaha, pasar, pengembangan ekonomi dan badan usaha, perlindungan kesehatan, kepemimpinan, pendidikan,dan bantuan bencana kemanusiaan.

    2. Tanggung Jawab Sosial PT Telkom
    Salah satu bukti tanggung jawab sosial TELKOM terhadap masyarakat adalah banyaknya kegiatan sosial yang dilakukannya. Di bawah ini beberapa berita mengenai kegiatan sosial yang dilakukan TELKOM.

    Peduli Korban Gempa Sumbar
    Serikat Karyawan TELKOM di Aceh menggalang bantuan untuk Korban Gempa Sumatera Barat. Gempa berkekuatan 7,6 Skala Richter yang mengguncang Sumatra Barat, sehingga membangkitkan kepedulian berbagai kalangan tidak terkecuali DPD Sekar Aceh. Seruan Sekar dalam membantu korban bencana alam gempa yang melanda Bumi Andalas, berhasil menggugah hati nurani anggota Sekar DPD Aceh dengan mengumpulkan dana sebesar yang dihimpun dari seluruh karyawan/ti Telkom Kandatel Aceh.

    Peduli Korban Gempa Tasikmalaya Kec. Banjarsari
    Bantuan korban gempa dari karyawan PT. Telkom untuk Tasikmalaya Kec. Banjarsari . Bantuan ini berupa Pembangunan Tempat Pendidikan Al-Quran ( TPA ) Daarusshowab, bantuan renovasi rumah, dan membangun Laboratorium Internet di TPA dengan memberikan 10 bh Laptop jika pembangunan TPA selesai serta Training Internet gratis untuk para guru dan masyarakat yang akan diakomodasikan oleh Telkom Banjar.

    Peduli Korban Banjir di Pati dan Demak
    Banjir yang terjadi beberapa waktu yang lalu di daerah Pantai Utara Jawa (Pantura) utama di Kabupaten Pati dan Demak Jawa Tengah meninggalkan derita dan pilu yang mendalam bagi saudara-saudara kita yang terkena musibah tersebut. Saat itu sebagian korban sudah kembali ke rumahnya masing – masing, namun sebagian masih ada yang tinggal di tenda pengungsian , balai desa setempat yang lokasinya tidak terjamah air. Penyakit kulit dan Inspeksi Saluran Pernafasan (ISPA) mulai menjangkiti sebagian warga terutama anak – anak dan usia lansia.
    Telkom yang bergerak di sektor telekomunikasi menyikapi kondisi ini dengan memberikan bantuan guna meringankan beban penderitaan mereka melalui program Bina Lingkungan. bantuan diserahkan kepada Desa Banjarsari dan Kosekan Kecamatan Gabus kabupaten Pati dan Desa Sokokidul Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak.

    Telkom Go Green sukseskan Green Hope 2009
    Misi penghijauan Divre I Sumatra yang diaplikasikan dalam bentuk program Telkom Go Green kembali bergaung di bulan Januari dengan ikut serta mensukseskan Green Hope 2009 yang diprakarsai PT Amansejati Propertindo di Kampung Tua Belian, Batam.Khusus dalam program Lingkungan di Batam, Telkom sudah aktif menanam pohon lebih 6.000 pohon lebih untuk mensukseskan Batam Green & Clean di beberapa lokasi sejak 2008 lalu. Pemilihan Telkom sebagai partner Green Hope 2009 adalah tepat karena disamping Telkom telah mempelopori dengan Telkom Go
    http://www.telkom.co.id/telkom-peduli/kegiatan-sosial

    3.Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik
    Tanggung Jawab Soial Dan Prinsip Tata Kelola Perusahaan
    Menurut saya, tanggung jawab sosial dan tata kelola perusahaan yang baik memiliki hubungan yang erat dan saling berhubungan satu sama lain. Karena salah satu prinsip tata kelola perusahaan yang baik menyebutkan bahwa suatu perusahaan harus memiliki tanggung jawab dan trasparansi untuk semua pihak yang ada dalam perusahaan termasuk karyawan, baik itu informasi keadaan keuangan, kinerja keuangan, kepemilikan dan kepengelolaan perusahaan.
    Prinsip tata kelola perusahaan
    1. Transparansi, merupakan keterbukaan dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam mengemukakan informasi meteril dan relevan mengenai perusahaan.
    2. Akunstabilitas, adalah kejelasan fungsi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban organisasi sehingga pengelolaan perusahaan terlaksana secara efektif.
    3. Pertanggungjawaban, merupakan kesesuaian di dalam pengelolaan perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
    4. Kemandirian, merupakan pengelolaan perusahaan secara professional tanpa benturan kepentingan dan pengaruh/tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undagan yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
    5. Kesetaraan dan Kewajaran, adalah perlakuan yang adil dan sama didalam memenuhi hak-hak stakeholder yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Komentar oleh Fajar mubarokh | November 7, 2009 | Balas

    • Fajar, tugas jangan telat lagi.

      Komentar oleh johannessimatupang | November 7, 2009 | Balas

  42. NAMA : RYAN MAYO PUTRA
    NIM : C1B007115
    JURUSAN : MANAJEMEN
    KELAS : G
    PERUSAHAAN : XL

    1. PENGERTIAN CSR (Corporate Social Responsibilty )
    Definisi CSR (Corporate Social Responsibility) adalah suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggungjawab mereka terhadap sosial/lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada. COntoh bentuk tanggungjawab itu bermacam-macam, mulai dari melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perbaikan lingkungan, pemberian beasiswa untuk anak tidak mampu, pemberian dana untuk pemeliharaan fasilitas umum, sumbangan untuk desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada. Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan fenomena strategi perusahaan yang mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan stakeholder-nya. CSR timbul sejak era dimana kesadaran akan sustainability perusahaan jangka panjang adalah lebih penting daripada sekedar profitability.

    2. Tanggung Jawab Sosial ( PT. XL)
    Menjadi bangsa yang makmur dan tangguh adalah aspirasi dari setiap warga negara. XL melihat bahwa Indonesia, negara yang kaya akan potensi dan sumber daya, sangat mungkin untuk mencapai hal tersebut. Berawal dari keyakinan itu, dan dengan kemampuan yang dimiliki perusahaan, XL berkomitmen untuk berpartisipasi dan memberikan kontribusi langsung dalam pembangunan masyarakat Indonesia.
    Agar peran kami dapat berjalan dengan efektif dan menciptakan manfaat nyata secara maksimal, kami melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan secara menyeluruh untuk program CSR kami. Bahkan, Perseroan telah mengarahkan program-program CSR nya sebagai bagian yang berkelanjutan dan terintegrasi dengan rencana perusahaan.
    Sebagai perusahaan yang berbisnis di bidang telekomunikasi dan terkait erat dengan teknologi, kami bertujuan untuk merencanakan dan mengoptimalkan sumber daya yang kami miliki dalam bidang tersebut untuk program CSR kami. Selain itu, kami juga mengerti bahwa di negara berkembang seperti Indonesia, masih terdapat bagian masyarakat yang membutuhkan dukungan dan bantuan untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Berangkat dari pemahaman ini, XL sejauh ini telah mewujudkan usaha pengembangan pendidikan melalui program CSR, Indonesia Berprestasi, serta secara bersamaan menjalankan program pengembangan masyarakat dan aktivitas-aktivitas sosial lainnya.
    Indonesia Berprestasi
    Kami secara khusus merancang ‘Indonesia Berprestasi’ sebagai program CSR yang besar dan menyeluruh. Program ini berakar dari rasa optimis kami terhadap potensi, semangat berinovasi dan antusiasme dari bangsa Indonesia. Program yang telah dimulai sejak 2006 ini, memiliki dua fokus: pendidikan masyarakat dan pendidikan di bidang Teknologi Informatika dan Komunikasi (ICT). Selama dua tahun terakhir kami telah membuat berbagai program dan kegiatan. Di tahun 2008 kami telah menjalankan aktivitas-aktivitas berikut di bawah payung Indonesia Berprestasi.
    Indonesia Berprestasi Awards (IBA)
    IBA merupakan penghargaan yang diberikan kepada warga Indonesia, yang melalui bidang keahlian masing-masing, memberikan kontribusi yang sangat berarti terhadap lingkungan dan masyarakat. Program IBA ini dimulai pada 2007, di mana penentuan para pemenangnya melalui berbagai tahapan yang dinilai oleh grup juri independen. Tahapan ini membantu XL dalam menemukan dan memberikan penghargaan kepada mereka yang telah secara nyata membuat suatu perubahan untuk bangsa yang lebih tangguh.
    Dalam suatu acara di Jakarta tanggal 19 November 2008, IBA 2008 memberikan penghargaan kepada lima pemegang untuk kategori berikut
    Pendidikan : Gola Gong
    Seni dan Kebudayaan : Asep Khambali
    Teknologi : Sudiyanto
    Kewiraswastaan : Fiki Chikara Satari
    Sosial dan Masyarakat : Toto Sugito
    Komputer untuk Sekolah
    Komputer untuk Sekolah dirancang sebagai rangkaian kegiatan lima tahun. 2008 merupakan tahun pertama untuk program ini, di mana XL menyediakan fasilitas komputer dan koneksi internet kepada sekitar 100 lembaga pendidikan dan sekolah di seluruh Indonesia. Target dari program ini adalah membantu 60 sekolah dan 300 murid setiap tahunnya. Selain fasilitas komputer dan koneksi internet, XL juga memberikan training mengenai penggunaan internet yang baik dan bahasa Inggris kepada guru-guru. Aktivitas ini juga merupakan usaha XL mewujudkan prinsip-prinsip Indonesia Global Compact Network (ICGN), terutama berhubungan dengan Hak Anak untuk mendapatkan pendidikan.
    XL telah mengarahkan program ini sebagai rencana dalam lima tahun dan telah berhasil mengajak partisipasi dari tiga vendor, yaitu PT Sun Microsystems Indonesia, PT Huawei Tech. Investment, and PT Alita Praya Mitra sebagai supporting members dari ICGN. Perusahaan juga telah bekerja sama dengan tiga lembaga swadaya pendukung yaitu: UN Global Compact, The British Council, dan Nurani Dunia Foundation.
    Bantuan Peralatan Multiplexer Transmission
    XL menyerahkan peralatan Multiplexer Transmission, yang merupakan basis teknologi seluler beserta pelatihan pengoperasiannya kepada 14 universitas di Indonesia. Peralatan ini sangat membantu pelatihan kerja bagi mahasiswa.
    Insentif Pendidikan
    Bekerja sama dengan Dharma Wanita Pusat, XL menyerahkan insentif pendidikan kepada 42 murid berprestasi yang kurang mampu.
    Taman Pintar
    XL mendirikan Taman Pintar di Yogyakarta, suatu tempat belajar yang membantu anak-anak belajar mengenai telekomunikasi.
    Pembangunan Sekolah, Taman Membaca, dan Perpustakaan
    XL membangun sekolah, taman membaca, dan perpustakaan di Sekolah Permata, di Sentani, Papua, serta menyerahkan bantuan berupa alat-alat sekolah.
    Bantuan Perpustakaan Keliling
    Bersama dengan Yayasan Nurani Dunia, XL menyerahkan bantuan berupa perpustakaan keliling, yang mengunjungi daerah perumahan di Jakarta dan sekitarnya. XL juga memberikan buku-buku kepada Taman Membaca Jendela Dunia, di Cimanggis, Banten dan Rumah Dunia Gola Gong, Serang, Bantu untuk menumbuhkan minat membaca anakanak Indonesia.
    Penghargaan untuk Pelajar Berprestasi
    XL memberikan penghargaan kepada sebelas pelajar berprestasi berupa telepon seluler dan voucher pulsa untuk satu tahun.
    Pembangunan Masyarakat dan aktivitas CSR lainnya
    XL senantiasa melihat kejadian di lingkungan sekitar dan secara aktif terlibat dalam aktivitas sosial dan di dalam masyarakat.
    Pembangunan Masyarakat
    Kami memandang masyarakat secara menyeluruh, terdiri dari pemangku kepentingan dan mereka yang secara langsung atau tidak terkait dengan usaha kami. Kami melakukan berbagai kegiatan di tahun 2008. Sebagai contoh, untuk masyarakat di sekitar daerah operasional atau BTS kami, kami membantu membangun fasilitas, menyediakan layanan kesehatan, dan mendukung kegiatan olah raga serta keagamaan. Selain itu, kami sangat memperhatikan perkembangan dari mitra bisnis kami, seperti para retailer dan mereka yang membantu dalam distribusi. Kami selalu memberikan kesempatan bagi mereka untuk berkembang, dan dapat meningkatkan taraf hidup melalui kemitraan dengan kami. Sampai saat ini, kami telah memberikan berbagai program training, memberikan bantuan untuk saat-saat khusus, dan menyelenggarakan program untuk mereka.
    Bantuan untuk Bencana
    Untuk meringankan penderitaan korban bencana alam, kami secara cepat mengambil tindakan ketika terjadi bencana alam di Indonesia. XL telah membuat standar operasi prosedur dalam memberikan bantuan dan memastikan segala upaya dijalankan sebaik mungkin.
    Pada 2008 kami memberikan bantuan dalam bentuk dana dan barang kepada korban bencana di daerah bencana, seperti gempa bumi di Bima (NTB), tanah longsor di Cianjur, banjir di Banjarmasin, Bojonegoro dan daerah lainnya.
    Kegiatan Sosial
    Dalam melaksanakan aktivitas sosial, kami didukung oleh kompetensi XL di bidang telekomunikasi. Melalui cara ini, kami secara rutin menyediakan fasilitas telepon umum gratis (TUG), koneksi internet, dan fasilitas lainnya. Kami juga memberikan bantuan, khususnya untuk anak dengan kebutuhan khusus, masyarakat di daerah terpencil, juga untuk pemberantasan kemiskinan.
    Sejalan dengan pertumbuhan bisnis, komitmen XL dalam bidang CSR terus meningkat melalui kesempatan-kesempatan untuk terus memperluas jangkauan dan peran kami. Di tahun 2008, kami meningkatkan jangkauan program CSR kami dengan menjadi anggota aktif Indonesia Global Compact Network (ICGN) PBB. Melalui ICGN, XL berkomitmen untuk menjadi agen perubahan dalam mempercepat transformasi ke arah yang lebih baik, dan secara aktif mendukung, memfasilitasi dan mewujudkan sepuluh prinsip- prinsip dasar dari UN Global seperti tertera dalam UN’s Millennium Development Goals di Indonesia.
    3. Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
    Menurut pendapat saya, hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik adalah harus sejalan dan seimbang kita selaku pemilik perusahaan harus juga memperhatikan lingkungan kita,daerah kita, dan negara kita jangan kita hanya mengambil keuntungan semata tanpa memperhatikan aspek-aspek sosial.
    karena jika menjadi perusahaan yang sangat peduli kepada aspek sosial masyarakat maka nilai perusahaan ataupun citra perusahaan dimata masyarakat akan meningkat dan itu juga akan menjadi aset yang sangat penting bagi kelangsungan perusahaan itu sendiri.

    http://www.xl.co.id/Korporat/TanggungJawabSosialPerusahaan.aspx

    Rian tugasmu terlambat, kita sudah akan masuk tugas ke II. Jangan telat lagi. Sukses selalu.

    Komentar oleh ryan mayo putra | November 7, 2009 | Balas

  43. NAMA : Istiqomah Malinda SB
    NIM : C1B007106
    FAKULTAS/JURUSAN : EKONOMI /MANAJEMEN S1 Pagi
    TUGAS : MANAJEMEN STRATEJIK

    1. Tanggung jawab sosial adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.

    2. PT Pertamina
    Untuk kejadian gempa yang terjadi di Padang, Sumatera Barat dan sekitarnya, sebagai bentuk corporate social responsibility, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Peduli memberikan bantuan dalam pemulihan setelah gempa di Padang dan Jambi Sebesar Rp 9,7 miliar.
    Dengan intensifnya usaha evakuasi dan pemulihan yang dilakukan di Padang pasca gempa yang terjadi pada 30 September 2009, tim Pertamina Peduli langsung mendirikan posko bantuan dibeberapa titik, yakni di Kota Tengah – melakukan penyaluran bantuan dan layanan medis, Rumah Sakit Angkatan Darat– khusus memberikan layanan medis, Sungai Limau (Pariaman) sebagai droping point, tempat penyaluran bantuan dan layanan medis, serta di Mesjid Nurul Falah, by pass (Pariaman).
    Sejak 1-8 Oktober 2009, Pertamina Peduli menyumbangkan sembako, makanan dan minuman instan, tenaga medis dan obat-obatan, perlengkapan mandi, pakaian, tenda, genset dan alat penerangan, serta peralatan lainnya lebih dari Rp 2,7 miliar.
    Bantuan tersebut berasal dari CSR Korporat, unit operasi, dan seluruh direktorat, juga sumbangan pekerja Pertamina yang disalurkan melalui Pertamina Peduli. Sedangkan untuk rehabilitasi pasca gempa, bantuan yang akan dialokasikan Pertamina berjumlah Rp 5 miliar. Bantuan ini kedepannya disesuaikan dengan sejauhmana kebutuhan yang diperlukan oleh pengungsi. http://www.pertamina.com/index.php?option=com_content&task=view&id=4888&Itemid=1055

    3. Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik
    Menurut saya,tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan tentu memiliki hubungan erat bagi perusahaan, Penerapan dari tata kelola perusahaan yang baik menjadi dasar terciptanya citra perusahaan, serta menjamin bahwa tindakan dan keputusan yang diambil dilakukan atas dasar etika, aturan yang berlaku dan asas hukum sehingga dapat memberikan manfaat yang besar kepada yang memiliki peran kepentingan tersebut.
    Dalam menjalankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik perlu dibangun dan dikembangkan secara bertahap yang sama hal nya seperti tanggung jawab sosial yang berhubungan erat dengan pembangunan berkelanjutan.

    Isti, tugasmu terlambat. Kelas ini telah masuk tugas ke II. Jangan terlambat lagi.

    Komentar oleh Istiqomah Malinda SB | November 7, 2009 | Balas

  44. Nama : Vicky Zalkarnain
    NIM : C1B007087
    Fakultas: Ekomomi Manajemen ( Pagi)
    1. Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)
    Tanggung Jawab Sosial ( CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan. CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan factor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.

    2. Pilih salah satu Perusahaan, kemudian tuliskan apa bentuk Tanggung Jawab Sosialnya ?
    PT. SEMEN GRESIK .Tbk
    Keberadaan PT. Semen Gresik tidak hanya di tentukan oleh nilai perusahaan yang dilihat melalui neraca atau konsisi keuangan ( financial) saja melainkan di liahat melalui Eonomi, social, dan lingkungan. Hal ini telah tertuang dalam misi perusahaan yang menyatakan bahwa “ Semen Gresik memiliki komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan pemangku kepentingan (stake holder), pemegang saham, pegawai dan masyarakat sekitar.
    Komitmen dari misi tersebut selanjutnya dimanifestasikan melalui langkah-langkah strategis :
    1. Mewujudkan hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan masyarakat
    2. Pelipatgandaan usaha kecil dan koperasi yang mandiri, tangguh dan berdaya saing serta tetap mempertahankan penyerapan tenaga kerja melalui pengelolaan yang profesional.
    3. Memelihara kelestarian lingkungan hidup, serta membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, yang meliputi pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan.
    4. Mengembangkan pola pembinaan uasha kecil dan koperasi, baik terkait atau tidak dengan bisnis Semen Gresik melalui penyaluran dana dan pembinaan berkesinambungan, dengan mengedepankan aspek pemerataan, kemandirian, profesional dan etika.

    Indikator kunci yang digunakan sebagai parameter efektivitas pelaksanaan keempat langkah strategis itu terdiri atas :
    1. Signifikansi dengan visi dan tujuan perusahaan
    2. Relevansi dengan perubahan yang terjadi dalam lingkup eksternal dan internal
    3. Memperoleh dukungan, melibatkan dan memberdayakan komunitas
    4. Menjamin kelestarian lingkungan
    5. Memiliki rencana implementasi yang transparan
    6. Akuntabel
    7. Berkelanjutan
    8. Meningkatkan identitas sosial perusahaan (corporatec social responsibility)
    BIDANG SOSIAL
    Tanggung jawab dan komitmen Perseroan dalam bidang sosial (people) bertujuan untuk menciptakan positive emotional relation dengan masyarakat secara berkesinambungan. Wilayah aktivitas CSR Perseroan dalam bidang sosial mencakup penyediaan sarana umum (infrastructure development), keagamaan, pendidikan (education), kesejahteraan sosial, kesehatan (health improvement), revitalisasi seni-budaya, tanggap darurat bencana (disaster emergency response), dan olah raga. Beberapa aktivitas tanggap darurat bencana yang telah dilakukan antara lain adalah:
    1. Bantuan bencana Aceh
    2. Bantuan bencana gempa Jateng & DI. Yogyakarta
    3. Bantuan banjir bandang Jember
    4. Bantuan bencana Lapindo

    BIDANG LINGKUNGAN
    Tujuan dari program CSR Perseroan dalam bidang lingkungan adalah menunjang pembangunan masyarakat yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan hidup. Perseraoan sangat menyadari bahwa capaian kinerja finansial dan sosial, tidak akan efektif tanpa didukung oleh kepedulian untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. Berdasarkan atas kesadaran itu, Perseroan telah mengambil inisiatif untuk memadukan berbagai fungsi pelestarian lingkungan hidup yang terintegrasi ke dalam kebijaksanaan perusahaan, penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan, dan pengendalian lingkungan hidup.
    Aktivitas yang dilakukan dalam mewujudkan hal itu melalui kegiatan penghijauan / green belt, bantuan penyediaan air bersih / sumur, pembuatan wisata air dan pembuatan real estate bekas daerah tambang dan juga penggunaan teknologi ramah lingkungan antara lain electrostatic precipitator (EP), pengelolaan air bersih (water treatment) dan penampungan air hujan berupa waduk yang dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan.

    BIDANG EKONOMI
    Prinsip dasar yang menopang pola pendampingan Perseroan berdasarkan pada pemantapan Tridaya, yaitu daya tahan, daya tarik dan daya saing dari kekuatan ekonomi komunitas. Melalui pendampingan Tridaya itu, kelompok usaha lokal yang berbasis komunitas mengelola sumber daya yang ada dan masuk kepada penataan kemitraan baru dengan Perseroan, atau di antara mereka sendiri, untuk menciptakan pekerjaan baru dan merangsang kegiatan ekonomi wilayah. Ciri utama pendampingan Perseroan kepada kekuatan ekonomi local dititikberatkan pada “endogenous development”, yaitu menggunakan potensi sumber daya manusia, institutional, dan fisik setempat.
    Beberapa aktivitas pendampingan kegiatan ekonomi lokal yang telah dilakukan antara lain adalah pelatihan jahit bordir/konveksi, pelatihan pembuatan pakan ternak, pelatihan membatik dan mewarna, pemberdayaan pengrajin konveksi blessing, pemberdayaan pengrajin batik tulis dan tenun gedog budi karya, pemberdayaan patung logam kuningan ganesha, dan pelatihan pembuatan kue kering.
    Beberapa upaya penciptaan lapangan kerja yang berbasis pada “endogenous development” yang telah dilakukan adalah pengembangan peternakan itik, produsen telur asin, penyelenggaraan diklat otomotif, las dan AC, diklat motor tempel dan pengembangan budi daya ikan keramba di bekas lahan galian.

    3. Apakah Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berhubungan dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik ?
    Menurt saya, tanggun jawab sosial dan tata kelola perusahaan yang baik memiliki hubungan yang sangat erat / saling berhubungan satu sama lain. Karena perusahaan yang memiliki tata kelola perusahaan yang baik itu pastilah ada yang dinamakan “ TANGGUNG JAWAB” baik itu tanggung jawab kepada konsumen, lingkungan perusahaan, karyawan dan pemegang saham secara berkelanjutan.
    Adapun prinsip – prinsip tata kelola persahaan yang baik antara lain :
    • Akuntabilitas (accountability)
    • Pertanggungan-jawab ( responsibility)
    • Keterbukaan (transparancy)
    • Kewajaran (fairness)
    • Kemandirian (independency)

    http://www.semengresik.com/ina/

    Komentar oleh VICKY ZALKARNAIN | November 8, 2009 | Balas

  45. Laili Dimyati
    C1B007107
    Manajemen/G S1 Pagi

    Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.
    CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.
    http://id.wikipedia.org/wiki/Tanggung_jawab_sosial_perusahaan
    Menurut Bank Dunia, Tanggung jawab sosial perusahaan terdiri dari beberapa komponen utama: perlindungan lingkungan, jaminan kerja, hak azasi manusia, interaksi dan keteribatan perusahaan dengan masyarakat, standar usaha, pasar, pengembangan ekonomi dan badan usaha, perlindungan kesehatan, kepemimpinan dan pendidikan, bantuan bencana kemanusiaan.
    http://klikharry.wordpress.com/2007/02/07/tanggung-jawab-sosial-perusahaan-investasi-bukan-biaya/

    Pada kasus kali ini saya mengamati Perusahaan PT.Perkebunan Nusantara V Persero
    Perusahaan ini dalam menjalankan operasinya tidak semata-mata bertujuan memenuhi kepentingan shareholders, namun juga memperhatikan kepentingan stakeholders. Manajemennya berkeyakinan bahwa eksistensi dan operasi perusahaan harus memberi manfaat bagi para stakeholders-nya.
    Perusahaan ini telah melakukan 4 tanggungjawab sosialnya (pendekatan Caroll) yaitu:
    1.Ekonomi, yaitu menghasilkan barang dan jasa yang kemudian dijual kepada masyarakat.
    Dalam hal ini, perusahaan tidak berhubungan langsung dengan pembeli produk perusahaan. Proses penjualan dilaksanakan lewat Kantor Pemasaran Bersama (KPB) PTPN I-XIV melalui proses tender. Namun Perusahaan senantiasa memelihara kualitas produk yang diserahkan kepada pembeli. Perusahaan menetapkan batasan indikator-indikator mutu atas produk yang diserahkan kepada pembeli, antara lain kadar asam lemak bebas, kadar air, kadar kotoran dan sebagainya.
    2. Tanggungjawab hukum dimana pihak manajemen mengikuti perundang-undangan yang berlaku.
    Hubungan antara Perusahaan dan karyawan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang disusun oleh Perusahaan dan karyawan yang diwakili oleh Serikat Pekerja Perkebunan (SP Bun). Perjanjian yang diperbaharui setiap dua tahun ini mengatur hak dan kewajiban Perusahaan dan karyawan serta tunduk pada Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 dan peraturan ketenagakerjaan lainnya. Perusahaan memberikan fasilitas yang memadai kepada karyawan, baik fasilitas kesehatan, fasilitas peribadatan, fasilitas ekonomi (melalui koperasi karyawan), fasilitas olahraga dan fasilitas lainnya.
    3. Tanggungjawab sosial dimana manajemen dapat menjaga prilakunya dalam masyarakat.
    Dalam pengelolaan limbah, perusahaan mengupayakan teknologi yang lebih bersih dan ramah lingkungan pada setiap kegiatan produksi. Perusahaan memastikan tidak terdapat pencemaran terhadap tanah, udara dan air melalui pengelolaan limbah seperti zero burning, land application dan analisa mengenai dampak lingkungan. Perusahaan juga mencoba merubah anggapan bahwa produk sampingan seperti cangkang, fiber, buangan pabrik bukanlah limbah, dan dapat dijadikan pupuk bila diangkut ke kebun. Perusahaan yakin penciptaan lingkungan kerja yang sehat, nyaman dan aman bukan hanya membawa kebaikan tetapi memberikan dampak potensial bagi pertumbuhan usaha.
    4. Tanggungjawab diskresionari dimana pihak manajemen secara sukarela dapat melaksanakan harapan masyarakat luas kepada mereka.
    Sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat setempat dan sekaligus membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan serta mengurangi kesenjangan sosial, perusahaan telah menyalurkan dana Bina Lingkungan/CD untuk Kabupaten/Kota di Propinsi Riau. Bentuk bantuan Bina Lingkungan yang diberikan kepada masyarakat di lingkungan perusahaan diberikan bagi sektor Pendidikan, sektor Kerohanian, sektor Kesehatan, sektor Olahraga, sektor Kesenian, bantuan untuk Bencana Alam dan Infrastruktur.
    Tentu saja segala kegiatan tersebut memberikan dampak yang positif bagi perusahaan. Hal ini dapat dilihat dari semakin eksis dan semakin besarnya operasi yang telah mereka laksanakan. Sesuai dengan keyakinan bahwa suatu perusahaan hanya dapat berkembang dengan baik bilamana lingkungannya juga berkembang.

    Dalam menjalankan aktivitas usaha agar mencapai standar yang tinggi, sesuai dengan Kepmen BUMN No. 117/M-MBU/2002, Perusahaan telah melaksanakan penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahan (Good Corporate Governance – GCG) dan memandang GCG sebagai suatu proses terstruktur yang diterapkan untuk melangsungkan dan mengelola perusahaan melalui prinsip-prinsip:
    • Transparansi,
    • Kemandirian,
    • Akuntabilitas
    • Responsibilitas dan
    • Fairness.
    http://www.ptpn5.com/?pilih=hal&id=8s

    Menurut saya ada beberapa hal yang perlu mereka perbaiki dalam tanggung jawab social tersebut:
    1. PT.Perkebunan Nusantara V merupakan perusahaan yang bergerak di bidang agribisnis. Karena itu sebaiknya mereka lebih memperhatikan pelestarian lingkungan di sekitar perkebunan yang berhubungan dengan pelestarian air tanah. jangan sampai dalam usaha mereka untuk mengembangkan usaha, merusak ekosistem di sekitarnya.

    Komentar oleh Laili Dimyati | November 8, 2009 | Balas

  46. Nama : Vicky Zalkarnain
    NIM : C1B007087
    Fakultas: Ekomomi Manajemen ( Pagi)

    salam pakjo,, sebelumnya saya mohon maaf atas keterlambatan mengirim tugas ini..

    1. Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)
    Tanggung Jawab Sosial ( CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan. CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan factor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.

    2. Pilih salah satu Perusahaan, kemudian tuliskan apa bentuk Tanggung Jawab Sosialnya ?
    PT. SEMEN GRESIK .Tbk
    Keberadaan PT. Semen Gresik tidak hanya di tentukan oleh nilai perusahaan yang dilihat melalui neraca atau konsisi keuangan ( financial) saja melainkan di liahat melalui Eonomi, social, dan lingkungan. Hal ini telah tertuang dalam misi perusahaan yang menyatakan bahwa “ Semen Gresik memiliki komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan pemangku kepentingan (stake holder), pemegang saham, pegawai dan masyarakat sekitar.
    Komitmen dari misi tersebut selanjutnya dimanifestasikan melalui langkah-langkah strategis :
    1. Mewujudkan hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan masyarakat
    2. Pelipatgandaan usaha kecil dan koperasi yang mandiri, tangguh dan berdaya saing serta tetap mempertahankan penyerapan tenaga kerja melalui pengelolaan yang profesional.
    3. Memelihara kelestarian lingkungan hidup, serta membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, yang meliputi pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan.
    4. Mengembangkan pola pembinaan uasha kecil dan koperasi, baik terkait atau tidak dengan bisnis Semen Gresik melalui penyaluran dana dan pembinaan berkesinambungan, dengan mengedepankan aspek pemerataan, kemandirian, profesional dan etika.

    Indikator kunci yang digunakan sebagai parameter efektivitas pelaksanaan keempat langkah strategis itu terdiri atas :
    1. Signifikansi dengan visi dan tujuan perusahaan
    2. Relevansi dengan perubahan yang terjadi dalam lingkup eksternal dan internal
    3. Memperoleh dukungan, melibatkan dan memberdayakan komunitas
    4. Menjamin kelestarian lingkungan
    5. Memiliki rencana implementasi yang transparan
    6. Akuntabel
    7. Berkelanjutan
    8. Meningkatkan identitas sosial perusahaan (corporatec social responsibility)
    BIDANG SOSIAL
    Tanggung jawab dan komitmen Perseroan dalam bidang sosial (people) bertujuan untuk menciptakan positive emotional relation dengan masyarakat secara berkesinambungan. Wilayah aktivitas CSR Perseroan dalam bidang sosial mencakup penyediaan sarana umum (infrastructure development), keagamaan, pendidikan (education), kesejahteraan sosial, kesehatan (health improvement), revitalisasi seni-budaya, tanggap darurat bencana (disaster emergency response), dan olah raga. Beberapa aktivitas tanggap darurat bencana yang telah dilakukan antara lain adalah:
    1. Bantuan bencana Aceh
    2. Bantuan bencana gempa Jateng & DI. Yogyakarta
    3. Bantuan banjir bandang Jember
    4. Bantuan bencana Lapindo

    BIDANG LINGKUNGAN
    Tujuan dari program CSR Perseroan dalam bidang lingkungan adalah menunjang pembangunan masyarakat yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan hidup. Perseraoan sangat menyadari bahwa capaian kinerja finansial dan sosial, tidak akan efektif tanpa didukung oleh kepedulian untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. Berdasarkan atas kesadaran itu, Perseroan telah mengambil inisiatif untuk memadukan berbagai fungsi pelestarian lingkungan hidup yang terintegrasi ke dalam kebijaksanaan perusahaan, penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan, dan pengendalian lingkungan hidup.
    Aktivitas yang dilakukan dalam mewujudkan hal itu melalui kegiatan penghijauan / green belt, bantuan penyediaan air bersih / sumur, pembuatan wisata air dan pembuatan real estate bekas daerah tambang dan juga penggunaan teknologi ramah lingkungan antara lain electrostatic precipitator (EP), pengelolaan air bersih (water treatment) dan penampungan air hujan berupa waduk yang dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan.

    BIDANG EKONOMI
    Prinsip dasar yang menopang pola pendampingan Perseroan berdasarkan pada pemantapan Tridaya, yaitu daya tahan, daya tarik dan daya saing dari kekuatan ekonomi komunitas. Melalui pendampingan Tridaya itu, kelompok usaha lokal yang berbasis komunitas mengelola sumber daya yang ada dan masuk kepada penataan kemitraan baru dengan Perseroan, atau di antara mereka sendiri, untuk menciptakan pekerjaan baru dan merangsang kegiatan ekonomi wilayah. Ciri utama pendampingan Perseroan kepada kekuatan ekonomi local dititikberatkan pada “endogenous development”, yaitu menggunakan potensi sumber daya manusia, institutional, dan fisik setempat.
    Beberapa aktivitas pendampingan kegiatan ekonomi lokal yang telah dilakukan antara lain adalah pelatihan jahit bordir/konveksi, pelatihan pembuatan pakan ternak, pelatihan membatik dan mewarna, pemberdayaan pengrajin konveksi blessing, pemberdayaan pengrajin batik tulis dan tenun gedog budi karya, pemberdayaan patung logam kuningan ganesha, dan pelatihan pembuatan kue kering.
    Beberapa upaya penciptaan lapangan kerja yang berbasis pada “endogenous development” yang telah dilakukan adalah pengembangan peternakan itik, produsen telur asin, penyelenggaraan diklat otomotif, las dan AC, diklat motor tempel dan pengembangan budi daya ikan keramba di bekas lahan galian.

    3. Apakah Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berhubungan dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik ?
    Menurt saya, tanggun jawab sosial dan tata kelola perusahaan yang baik memiliki hubungan yang sangat erat / saling berhubungan satu sama lain. Karena perusahaan yang memiliki tata kelola perusahaan yang baik itu pastilah ada yang dinamakan “ TANGGUNG JAWAB” baik itu tanggung jawab kepada konsumen, lingkungan perusahaan, karyawan dan pemegang saham secara berkelanjutan.
    Adapun prinsip – prinsip tata kelola persahaan yang baik antara lain :
    • Akuntabilitas (accountability)
    • Pertanggungan-jawab ( responsibility)
    • Keterbukaan (transparancy)
    • Kewajaran (fairness)
    • Kemandirian (independency)

    http://www.semengresik.com/ina/

    Komentar oleh vicky Zalkarnin | November 8, 2009 | Balas

  47. NAMA : MAHMUD ARDIANSYAH DAULAY
    NIM : C1B007123
    FAKULTAS/JURUSAN : EKONOMI/MANAJEMEN S1 PAGI
    TUGAS : MANAJEMEN STRATEGIK

    salam sukses Pak Jo.,,,,,

    1.Tanggung jawab sosial adalah suatu upaya maupun ruang lingkup dan tata kelola dimana suatu perusahaan harus bisa meminimalisir resiko sekecil mungkin dengan cara melaporkan maupun mengadakan evaluasi terhadap organisasi nya dengan sebaik mungkin.

    2.PT.DJARUM
    Untuk bisa mendapatkan SDM yang unggul, perusahaan ini selalu memberikan wadah dimana wadah itu bisa berfungsi sebagai tempat penyaluran bakat maupun minat dari seseorang. dimana PT.DJARUM memberikan tempat pelatihan olahraga seperti PB.DJARUM yaitu Bulu tangkis, dimana Bulutangkis merupakan olahraga yang sangat membawa harum nama bangsa Indonesia di mata Dunia.

    PT. DJARUM juga memberikan program bea siswa prestasi yang bisa didapatkan di universitas maupun melalui situs, dimana yang mendapatkan beasiswa ini adalah orang-orang yang berprestasi , baik dalam olahraga maupun pelajaran dengan telah memenuhi syarat yang telah ditentukan.

    sudah pasti tentunya ini bisa menguntungkan masyarakat yang ingin maju dan berprestasi.

    http://www.djarum.com/

    3.Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

    Menurut Saya, jelas pasti berhubungan karena dengan tata kelola yang baik maka akan meminimalisir besar nya tanggung jawab yang akan dilaksanakan, dan apabila tata kelola itu bisa sangat baik maka sudah pasti tentu tanggung jawab sosialnya sangat baik. terima kasih.

    Komentar oleh MAHMUD ARDIANSYAH DAULAY | November 8, 2009 | Balas

  48. NAMA : HUSAMA
    NIM : C1B007090
    Fakultas :

    1.Perusahaan yang saya pilih adalah PT.SUNLIFE finance

    2
    PT Sun Life Financial adalah Sebuah perusahaan penyedia layanan jasa keuangan dan asuransi terkemuka yang beroperasi di 11 negara di Amerika Utara, Eropa, dan Asia, serta diperkuat oleh 14.903 karyawan dan 74.151 tenaga penjualan di seluruh dunia.Sejak tahun 1995, PT Sun Life Financial Indonesia hadir dengan beragam macam produk proteksi dan manajemen kekayaan , mulai dari asuransi jiwa, pendidikan, kesehatan dan perencanaan hari tua.

    Sun Life Financial memiliki komitmen kuat terhadap kemajuan masyarakat di mana sunlife beroperasi, seiring dengan kemajuan bisnis perusahaan. SLF Indonesia, melalui berbagai program Sun Bright yang telah dilakukan sejak tahun 2006, telah membantu ribuan anak di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta, Medan, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali sebagai daerah operasional.

    Bantuan diserahkan dalam bentuk fasilitas pendukung belajar, yaitu kursi untuk para siswa/siswi.Pemberian bantuan pendidikan ini merupakan wujud kepedulian SLF(SUNLIFE) Indonesia kepada masyarakat, yang telah secara rutin dilakukan sejak tahun 2006 melalui program tanggung jawab sosial bertajuk Sun Bright.

    Sun Bright adalah program tanggung jawab sosial PT Sun Life Financial Indonesia yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, dan pendidikan.

    Sejak awal berdirinya, Sun Bright telah menolong ribuan orang yang kurang beruntung untuk menikmati hidup yang lebih baik.Hal ini di tujukan untuk membuktikan kepedulian SUNLIFE terhadap masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial agar keberadaan perusahaan kami membawa manfaat bagi lingkungan sekitar dan ikut memajukan dunia pendidikan melalui program CSR “sunbright”adalah tujuan sunlife.

    3.Manfaatnya , dari tanggung jawab sosial yang disampaikan adalah menyampaikan bentuk kepedulian sisoal kepada masyarakat dan membentuk citra baik kepada semua pihak yag terlibat secara langsung maupu tidak langsung kepada kelangsungan perusahaan.Hal yang sama terjadi pada brand kami. Brand Sun Life juga menggambarkan bagaimana sunlife menjalankan bisnis dan menerapkan nilai-nilai. Inilah yang membedakan sunlife dengan yang lain. Inilah sebuah brand yang begitu dekat dengan warga.

    4.Kekurangan bentuk tanggung jawab ini adalah ketidak merataan bantuan sebagai bentuk tangung jawab sosial yang disampaikan,saat ini PT.Sunlife hanya menyalurkan segala macam bentuk bantuan terbatas hanya di pulau jaw saja.Hal i ni menyebabkan image Brand sunlife akan terbatas di kenal di pulau jawa saja.

    Komentar oleh Husama | November 8, 2009 | Balas

  49. NAMA : HUSAMA
    NIM : C1B007090
    Fakultas : Ekonomi Manajemen

    1.Perusahaan yang saya pilih adalah PT.SUNLIFE finance

    2
    PT Sun Life Financial adalah Sebuah perusahaan penyedia layanan jasa keuangan dan asuransi terkemuka yang beroperasi di 11 negara di Amerika Utara, Eropa, dan Asia, serta diperkuat oleh 14.903 karyawan dan 74.151 tenaga penjualan di seluruh dunia.Sejak tahun 1995, PT Sun Life Financial Indonesia hadir dengan beragam macam produk proteksi dan manajemen kekayaan , mulai dari asuransi jiwa, pendidikan, kesehatan dan perencanaan hari tua.

    Sun Life Financial memiliki komitmen kuat terhadap kemajuan masyarakat di mana sunlife beroperasi, seiring dengan kemajuan bisnis perusahaan. SLF Indonesia, melalui berbagai program Sun Bright yang telah dilakukan sejak tahun 2006, telah membantu ribuan anak di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta, Medan, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali sebagai daerah operasional.

    Bantuan diserahkan dalam bentuk fasilitas pendukung belajar, yaitu kursi untuk para siswa/siswi.Pemberian bantuan pendidikan ini merupakan wujud kepedulian SLF(SUNLIFE) Indonesia kepada masyarakat, yang telah secara rutin dilakukan sejak tahun 2006 melalui program tanggung jawab sosial bertajuk Sun Bright.

    Sun Bright adalah program tanggung jawab sosial PT Sun Life Financial Indonesia yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, dan pendidikan.

    Sejak awal berdirinya, Sun Bright telah menolong ribuan orang yang kurang beruntung untuk menikmati hidup yang lebih baik.Hal ini di tujukan untuk membuktikan kepedulian SUNLIFE terhadap masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial agar keberadaan perusahaan kami membawa manfaat bagi lingkungan sekitar dan ikut memajukan dunia pendidikan melalui program CSR “sunbright”adalah tujuan sunlife.

    3.Manfaatnya , dari tanggung jawab sosial yang disampaikan adalah menyampaikan bentuk kepedulian sisoal kepada masyarakat dan membentuk citra baik kepada semua pihak yag terlibat secara langsung maupu tidak langsung kepada kelangsungan perusahaan.Hal yang sama terjadi pada brand kami. Brand Sun Life juga menggambarkan bagaimana sunlife menjalankan bisnis dan menerapkan nilai-nilai. Inilah yang membedakan sunlife dengan yang lain. Inilah sebuah brand yang begitu dekat dengan warga.

    4.Kekurangan bentuk tanggung jawab ini adalah ketidak merataan bantuan sebagai bentuk tangung jawab sosial yang disampaikan,saat ini PT.Sunlife hanya menyalurkan segala macam bentuk bantuan terbatas hanya di pulau jaw saja.Hal i ni menyebabkan image Brand sunlife akan terbatas di kenal di pulau jawa saja.

    Komentar oleh Husama | November 8, 2009 | Balas

  50. Nama : Ahmad Yusuf
    Nim : C1B007111
    Fakultas : Ekonomi Manajemen ( pagi)
    Paralel : G

    Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)

    Suatu organisasi, badan atau perusahaan memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional oleh sebab itu perusahaan akan lebih cenderung memikirkan laba (dividen). Tetapi didalam konsep Corporate Social Responsibility atau yang dikenal dengan istilah CSR suatu organisasi, badan, atau perusahaan tidak hanya memikirkan laba semata namun menekankan akan kepedulian terhadap lingkungan disekitarnya (khususnya). Sebab CSR berhubungan erat dengan pembangunan berkelanjutan. Dan untuk saat ini konsep CSR telah diterapkan di seluruh dunia. Dengan CSR akan mendatangkan keuntungan tersendiri bagi pelaku, seperti akan membangun cirri khas (brano) dan penghargaan dari masyarakat serta produksi yang berkelanjutan. Meskipun demikian masih ada juga perusahaan yang enggan bahkan tidak mau menjalankan konsep CSR. Karena melihat tersebut hanya sebagai pengeluaran (cost).
    Didalam konteks global, istilah CSR mulai digunakan sejak tahun 1970-an dan semakin populer terutama setelah kehadiran buku Cannibals with Forks: The Triple Bottom Line in 21st Century Business (1998) karya John Elkington. Sedangkan di Indonesia sendiri istilah CSR baru popular tahun 1990. Di Indonesia pun debut CSR semakin menguat terutama setelah dinyatakan dengan tegas dalam UU PT No. 40 Tahun 2007 yang belum lama ini disahkan DPR. Disebutkan bahwa PT yang menjalankan usaha di bidang dan/atau bersangkutan dengan sumber daya alam wajib menjalankan tanggung jawabsosial dan lingkungan (Pasal74ayat1). http://www.tekmira.esdm.go.id/currentissues/?p=303

    PT Semen Padang (SP) merupakan salah satu anggota Semen Gresik Group yang berlokasi di Indarung, Padang, Sumatera Barat. Perseroan memiliki 99.99% dari sahamnya, SP memiliki kapasitas produksi terpasang sebesar 5.570.000 ton per tahun dan merupakan pemasok kebutuhan semen terbesar di wilayah Sumatera. Lokasi yang sangat strategis untuk distribusi semen di wilayah barat Indonesia. Kapasitas produksi sebesar 5.570.000 ton tersebut dihasilkan oleh 5 (lima) unit pabrik. http://www.semengresik.com/ina/Web/post/PT-SEMEN-PADANG.aspx
    PT Semen Padang inipun adalah salah satu perusahaan yang didalam proses operasionalnya menerapkan konsep CSR. Telah banyak tindakan-tindakan yang dilakukan oleh PT Semen Padang ini dalam hal penerapan konsep CSR. Seperti menjelang akhir tahun 2008 lalu, PT Semen Padang kembali menyerahkan bantuan dana usaha kepada 85 usaha kecil dan menengah (UKM) yang tersebar di seluruh Sumbar. “Tahun ini kita targetkan dana program CSR totalnya sejumlah 3 miliar rupiah. Kita lakukan dua tahap pada tahun ini. Ini tahap kedua dengan jumlah 1,276 miliar. Sebelumnya sudah diserahakan pada beberapa bulan lalu . Jika dijumlah keduanya ada sekitar 2,9 miliar. Itu dibagikan pada 85 UKM di Sumbar,” ungkap Apriliono Budi, Direktur Keuangan PT Semen Padang kepada wartawan usai pelatihan Manajemen produksi dan Keuangan terhadap mitra binaan di Ina Muara, Rabu (29/10) sore.
    http://www.padangmedia.com/csr/index.php?id=31

    selain itu program CSR PT Semen Padang yang telah dilaksanakan yaitu seperti
    -program CSR peduli petani, dimana PT Semen Padang memberikan bantuan berupa pembinaan pengembangan lahan sawah bagi bibit unggul padi si Sumbar. http://www.semenpadang.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=173&Itemid=59

    -program CSR peduli lingkungan
    ini terbukti dari PT Semen Padang kembali menunjukkan kepeduliannya pada lingkungan, kali ini melalui bantuan dana senilai Rp. 250 juta kepada masyarakat Lubuk Kilangan, Kota Padang. Dimana bantuan itu berupa penyediaan bibit tanaman produktif
    beserta pupuk dan obat-obatan.
    http://www.semenpadang.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=147&Itemid=59

    -program bantuan bencana alam
    PT Semen Padang memberikan bantuan bagi korban galodo di Jorong Koto Kaciak, Kenagarian Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam berupa uang tunai sebesar Rp. 25 juta. Bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) itu diserahkan langsung Direktur Utama PT Semen Padang, Endang Irzal kepada Bupati Agam, Aristo Munandar di Kantor KAN Kenagarian Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya,(25/8). http://www.semenpadang.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=149&Itemid=59

    -program bagi pendidikan
    PT Semen Padang mendirikan sebuah yayasan dengan nama yayasan IGASAR yakni yayasan yang mengelola pendidikan dari TK sampai SMA atau SMK.
    http://www.propertynbank.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=473

    Kegiatan atau program CSR yang dilakukan oleh pihak perusahaan PT Semen Padang telah memberikan manfaat besar bagi perusahaan. Sebab dengan program-program inilah perusahaan mendapat tempat tersendiri dimata masyarakat, secara tidak langsung mendapatkan penghargaan dari masyarakat. Dimana PT Semen Padang beberapa kali mendapatkan penghargaan diantaranya Terhadap manajemen mutu, SP telah mendapatkan sertifikasi internasional berupa sertifikat ISO 9002 dan sertifikasi terhadap mutu dan jenis semen OWC dari American Petroleum Institute (API) pada tahun 1995, sedang untuk sistem manajemen lingkungan ISO 14001 telah diperoleh sertifikasi dari Sucofindo Internasional Certification Services pada bulan Oktober 1999.

    Konsep CSR menurut saya sangat perlu dipraktekan oleh semua pihak terutama pihak-pihak pelaku bisnis. Dikarenakan pihak-pihak tersebut tidak lepas dari pengaruh lingkungan (masyarakat). Suatu konsep CSR perusahaan dapat dapat diterima oleh masyarakt maka perusahaan tersebut telah berjalan dengan baik pula. Untuk itu diperlukan tata kelola yang baik pula. Namun demikian dibutuhkan timbale balik dari masyarakat atau kerja sama yang baik antara perusahaan dangan masyarakat. Didalam konsep CSR ini terdapat 4, yaitu prinsip good corporate governance, yakni fairness, transparency, accountability, dan responsibility, secara harmonis. Dengan menjalankan ke empat prinsip di atas secara harmonis dan terkonsep dengan perencanaan yang baik maka perusahaan tersebut akan menjadi perusahaan yang berkesinambungan dan tidak menutup kemungkinan mendatangkan manfaat yang lebih besar.
    http://www.tekmira.esdm.go.id/currentissues/?p=303

    Komentar oleh ahmad yusuf, | November 8, 2009 | Balas

  51. salam pak jo,,
    1.Perusahaa yang saya pilih adalah PT.DJARUM.tbk

    2.Bentuk Tanggung jawab sosial :
    PT Jarum adalah salah satu jenis perusahaan perseroan yang ada di Indonesia. Namun dahulu PT Jarum adalah sebuah perusahaan perseorangan karna didirikan oleh seorang Oei Wie Gwan.
    PT. Djarum memiliki 5 nilai-nilai inti dalam pengembangan perusahan dan mengedepankanya. Nilai-nilai itu adalah 1).Fokus pada pelanggan, 2).Profesionlisme, 3).Organisasi yang terus belajar,4). Satu Keluarga,5). Tanggung Jawab Sosial.

    Dalam hal tanggung jawab sosial, untuk karyawan, PT.Djarum sangat memperhatikan karyawannya dengan memberikan jaminan sosial berupa jaminan kesehatan,hadiah tahunan, tunjangan, jaminan kecelakan,jaminan pensiun. PT.Djarum juga memberikan beasiswa pendidikan pada anak-anak karyawan dan mahasiswa berprestasi.sehingga dapat melanjutkan pendidikannya dengan baik.Tanggung Jawab Sosial yang diberikan PT.Djarum tidak hanya pada karyawannya tetapi juga pada masyarakat umum.Untuk melaksanakan tanggung jawab ini PT.Djarum melakukan Coorporate Social Responbility (CSR), yang sangat jelas saat ini, yaitu : Djarum memberikan dananya 30 Milliar dalam pembangunan lapangan bulutangkis, GOR PT.Djarum Bakti Bangsa, yang digunakan untuk merekrut para pemain bulutangkis yang handal berkelas dunia. Dalam bidang lingkungan PT.Djarum memberikan secara cuma-cuma pohon-pohon untuk penghijauan.Dengan ke lima nilai pengembangan tersebut, membuat PT.Djarum semakin memantapkan perjalanannya dalam industri rokok murni pribumi, tanpa tersentuh oleh aset-aset asing. Semangat Nasionalismelah yang semakin membangkitkan perusahaan ini.Selain itu perusahaan Djarum aktif mengadakan kegiatan pelatihan pengembangan kepribadian bagi mahasiswa untuk membentuk dan mengembangkan karakter sehingga siap terjun ke dunia kerja setelah meraka lulus.

    3.Manfaat : Dari kebijakan yang di buat ,membuat PT.DJARUM.tbk paling di kagumi di dunia bisnis rokok di Indonesia karena kebaktiannya kepada lingkungan sosial dan pendidikan.Atas prestasinya itu PT.DJARUM.tbk mendapatkan penghargaan PT Djarum dinobatkan menjadi perusahaan paling dikagumi (Most Admired Company) di industri rokok dalam Indonesia’s Most Admired Companies (IMAC) 2009. IMAC merupakan momen tahunan yang diselenggarakan majalah BusinessWeek bekerja sama dengan lembaga Frontier.

    4.Kekurangan :
    Dari artikel yang saya baca saya merasa kebijakan perusahaan ini sudah sangat bagus karena dengan kebijakan tersebut telah memberikan banyak manfaat terutama di bidang pengembangan pendidikan dan lingkungan.Kemudian distribusinyapun dilakukan secara merata.

    Komentar oleh Mohd.Firmansyah | November 8, 2009 | Balas

  52. NAMA : M. KASHOGGIE YANSEN
    NIM : C1B007121
    MANAJEMEN PAGI KELAS G ’07 S1
    Sebelumnya saya mohon maaf pak atas keterlambatan tugas saya,
    1. PT HM SAMPOERNA tbk INDONESIA
    Pengamatan saya lakukan terhadap PT HM SAMPOERNA tbk yaitu salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia yang memproduksi berbagai jenis rokok. Perseroan didirikan pada tahun 1913 dan menjadi perusahaan rokok terkemuka di Indonesia. PT HM sampoerna TBk. yang telah diakuisisi oleh Philip Morris Indonesia (PMI) yang merupakan salah satu perusahaan rokok terbesar didunia. Pada Tahun 2005, PMI telah menyelesaikan akuisisi terbesar dalam sejarah korporasi Indonesia dengan memiliki 98% saham Sampoerna. Tanggal 18 mei 2005 tersebut menandai dimulainya era baru dalam sejarah perusahaan rokok yang telah berdiri di Kota Surabaya sejak Tahun 1913 ini (Sumber: Laporan Tahunan 2005 PT HM Sampoerna Tbk.). Bagi PT HM SAMPOERNA CSR adalah sebagai wujud komitmen perusahaan menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat dan lingkungan dicanangkan dan dinyatakan berlaku secara nasional.
    http://matanews.com/2009/02/23/gerakan-csr-secara-nasional/
    2. Tanggung jawab social
    Tanggung jawab social atau Corporate Social Responsibility (CSR) adalah basis teori tentang perlunya sebuah perusahaan membangun hubungan harmonis dengan masyarakat tempatan. Secara teoretik, CSR dapat didefinisikan sebagai tanggung jawab moral suatu perusahaan terhadap para strategic-stakeholdersnya, terutama komunitas atau masyarakat disekitar wilayah kerja dan operasinya. CSR memandang perusahaan sebagai agen moral. Dengan atau tanpa aturan hukum, sebuah perusahaan harus menjunjung tinggi moralitas. Parameter keberhasilan suatu perusahaan dalam sudut pandang CSR adalah pengedepankan prinsip moral dan etis, yakni menggapai suatu hasil terbaik, tanpa merugikan kelompok masyarakat lainnya. Salah satu prinsip moral yang sering digunakan adalah golden-rules, yang mengajarkan agar seseorang atau suatu pihak memperlakukan orang lain sama seperti apa yang mereka ingin diperlakukan. Dengan begitu, perusahaan yang bekerja dengan mengedepankan prinsip moral dan etis akan memberikan manfaat terbesar bagi masyarakat.
    http://www.madani-ri.com/2008/01/17/standarisasi-tanggung-jawab-sosial-perusahaan-bag-i/
    CSR dapat dijelaskan sebagai, “Pengambilan keputusan bisnis yang dikaitkan secara langsung dengan nilai-nilai etis, kepatuhan terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan, serta penghargaan atas keberadaan dan peranan tenaga kerja, masyarakat, dan lingkungan.”
    definisi lain mengenai CSR yang digagas oleh Holmes dan Watts cukup representatif untuk menjelaskan maksud CSR sebagai suatu, “Komitmen perusahaan yang berkelanjutan untuk selalu bertindak etis dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi sembari meningkatkan kualitas hidup para karyawan dan keluarganya, komunitas lokal maupun masyarakat luas.”
    http://arthagrahapeduli.org/index.php?option=com_content&view=article&id=669%3Atanggung-jawab-sosial-perusahaan&catid=40%3Aumum&Itemid=54&lang=in
    Menurut
    The World Business Council for Sustainable Development (WBCSD) in Fox, et al
    (2002), definisi Corporate Social Responsibility adalah tanggung jawab perusahaan secara sosial adalah komitmen bisnis untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan, bekerja dengan para karyawan perusahaan, keluarga karyawan tersebut, berikut komuniti-komuniti setempat (lokal) dan masyarakat secara keseluruhan, dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan
    (Budimanta, Prasetijo, dan Rudito, 2004, p.72).

    Melalui program CSR Sampoerna dapat dilihat bahwa program CSR
    yang telah dilakukan oleh Sampoerna meliputi berbagai sektor kehidupan di dalam masyarakat, yakni: pendidikan, pemanfaatan potensi dan sumber daya masyarakat sekitar, kesehatan, sosial dan budaya, pengembangan infrastruktur, dan aspek strategis lainnya. Program CSR Sampoerna dibagi menjadi beberapa program utama, yaitu: Sampoerna goes to campus, pendidikan, community development, lingkungan, sosial, dan employee. Salah satu program aksi pendidikan yang dijalankan adalah Program Bimbingan Anak Sampoerna
    (PBAS).
    PBAS merupakan perwujudan dari kepekaan Sampoerna akan pentingnya masa depan anak-anak Indonesia. Sampoerna yakin, masa depan Indonesia dan generasi penerus bangsa bergantung pada apa yang dilakukan orang tua pada saat ini kepada anak-anaknya. Dari keyakinan tersebut, PBAS menanamkan konsep bahwa anak-anak perlu diberi pengertian yang kuat sejak dini bahwa apa yang terjadi pada negeri ini di masa datang adalah tanggung jawab bersama. Orang tua perlu memberikan bimbingan kepada anak-anak agar mereka dapat mengembangkan dirinya untuk menjawab tantangan di masa depan. Oleh karena itu munculah pesan inti PBA: ’Bimbingan Sampoerna masa depan mereka’.

    Program Bimbingan Anak Sampoerna (PBAS) memiliki kekhususan karena bergerak di dunia anak–anak, dan merupakan satu-satunya Program CSR PT HM Sampoerna Tbk. yang telah ditayangkan di media Televisi. Pada awalnya, PBAS dimulai ketika Sampoerna meluncurkan program “Ensiklopedia Bangsaku” di Tahun 1996. Ensiklopedia Bangsaku merupakan program rangkaian iklan layanan masyarakat yang bertujuan untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya menanamkan nilai-nilai dan norma hidup kepada anak-anak
    berdasarkan tradisi dan budaya Indonesia.

    3. Manfaat kegiatan bagi perusahaan
    Perusahaan dalam melaksanakan program CSR ini adalah untuk meningkatkan pandangan positif dari masyarakat dan pemerintah terhadap perusahaan dan dengan adanya kontribusi yang diberikan oleh perusahaan maka akan terjadi feedback dari masyarakat yang akan membuat kebeadaan dari perusahaan akan lebih terjamin lagi dan sebagai strategi dari perusahaan untuk menjadi lebih baik lagi dari pesaing.

    4. Hal hal yang diperbaiki
    Dalam hal ini adalah alokasi dana yang diberikan untuk program csr hanya dijadikan ajang korupsi oleh pemerintah daerah setempat, dan tidak adanya penindak lanjutan. Dalam pelaksanaan program csr kecenderungan hanya untuk melihat hasil dan tidak banyak mempertimbangkan qualitas dari kegiatan program csr yang dilakukan.

    Salam sukses selalu pak….. dan selamat ulang tahun pak,

    Komentar oleh M. KASHOGGIE YANSEN | November 8, 2009 | Balas

  53. 1. NAMA : DONA SHELVI RIANTI
    NIM : C1B007085
    Fakultas : Ekonomi/Manajemen S1

    Salam sukses pak jo,,

    Menurut pengertiannya,Corporate social responsibility (CSR), juga dikenal sebagai tanggung jawab perusahaan, perusahaan yang baik, bisnis yang bertanggung jawab, berkelanjutan bisnis yang bertanggung jawab (SRB), atau kinerja sosial perusahaan, adalah suatu bentuk pengaturan diri perusahaan terintegrasi ke dalam model bisnis. Idealnya, kebijakan CSR akan berfungsi sebagai built-in, self-mekanisme yang mengatur bisnis dimana akan memonitor dan memastikan kepatuhan terhadap hukum, standar etika, dan norma-norma internasional. Bisnis akan menerima tanggung jawab atas dampak kegiatan mereka terhadap lingkungan, konsumen, karyawan, masyarakat, stakeholder dan semua anggota lain dari ranah publik.

    Dalam tugas ini saya memilih perusahaan PT.PFIZER indonesia untuk di bahas program tanggung jawab sosialnya.

    3. PT. Pfizer Indonesia adalah salah satu perusahaan farmasi multinasional terbesar di Indonesia yang telah beroperasi sejak tahun 1969. Saat ini dengan 1000 karyawan yang tersebar di lebih dari 40 area di seluruh Indonesia, kegiatan usaha,PT.Pfizer Indonesia bergerak di bidang obat – obatan dan pengembangan BioTechnology, farmasi,dan pengembangan dunia medis.

    PT. Pfizer Indonesia aktif melakukan upaya peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat, melalui kampanye bahaya obat palsu, program Klub Hidup Sehat (KHS), sebuah program edukasi kesehatan bagi pasien yang menjalani terapi jangka-panjang. Bagi komunitas jurnalis, Pfizer memiliki wadah yang berfungsi sebagai pusat informasi dan edukasi kesehatan yakni Pfizer Press Circle. Komitmen Pfizer terhadap kegiatan kemasyarakatan diwujudkan melalui tema utama “Saat Anda dan Pfizer Peduli”.

    Dalam pelaksanaan program tanggung jawab sosialnya PT.Pfizer Indonesia mengedepankan keutamaan nilai – nilai sosial dan Bidang kesehatan,hal ini sangat terkait dengan bidang dan unit bisnis yang dijalan kan PT.Pfizer sebagai perusahaan obat – obatan,pengembangan bioteknologi,farmasi dan pengembangan dunia ,medis.Atas dasar pertimbangan ini maka PT.Pfizer Indonesia mencanangkan beberapa program tanggung jawab sosial yang erat kaitannya dengan bidang bisnis dan unit bisnis yang di jalankan PT.Pfizer Indonesia.

    Adapun program yang di canangkan PT.Pfizer sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sosial dan juga bentuk tanggung jawab sosial terhadap masyarakat adalah :

    A.Pfizer WOMAN CARE (PWC)
    Merupakan program Edukasi perempuan dan keluarganya untuk mengenal kondisi tubuh dan keadaan kesehatan, acara ini diadaka dalam bentuk seminar kesehatan dan medical check up gratis bagi orang-orang kurang mampu.

    http://www.peduliperempuan.com/hot-news

    B. Quitters Are Champions

    Adalah sebuah program rehabilitasi bagi mereka yang mengalami kecanduan terhadap rokok dan memiliki keinginan untuk berhenti.PT. Pfizer Indonesia dan Klinik Stop Merokok Rumah Sakit Persahabatan meluncurkan program “Quitters Are Champions”. Dalam program ini PT.Pfizer Indonesia mendukung secara penuh kegiatan rehabilitasi mulai dari pengobatan dan terapi gratis hingga mereka yang ikut hingga sembuh
    total.

    http://www.stopmerokok.com/html-version/berita,detail,2,15

    C.Klub Hidup Sehat (KHS)

    Suatu wadah yang dibentuk secara khusus oleh PT. Pfizer Indonesia untuk melayani pasien-pasien penyakit kronis yang sedang diterapi dengan produk Pfizer
    Pembentukan wadah/klub ini didasari oleh niat Pfizer untuk memberikan nilai tambah dan kontribusi positif kepada pelanggannya sehingga manfaat yang diperolehnya semakin optimal.
    Program ini diselenggarakan secara cuma-cuma atau gratis. Tidak ada biaya yang dikenakan kepada pasien yang mendaftarkan diri untuk menjadi anggota KHS. Untuk setiap pelayanan dan materi yang dikirimkan oleh KHS kepada anggota juga tidak dipungut biaya sama sekali.

    Manfaat dari kegiatan ini adalah masyarakat memperoleh materi edukasi/pendidikan tentang penyakit yang dideritanya berupa :
    – Leaflet, buku, majalah kesehatan, dan materi kesehatan lainnya
    – Symposium/seminar KHS yang diselenggarakan secara gratis
    http://www.pfizerpeduli.com/KHS.aspx

    3.Manfaat Kebijakan Tanggung Jawab Sosial
    Manfaat dari program tanggung jawab sosial yang di canangkan PT.Pfizer adalah ,Program yang telah berjalan dapat menciptakan citra/imej perusahaan yang peduli terhadap lingkungan sosial dan bidang kesehatan.Pencitraan imej sepei ini secara tidak langsung akan menjadikan PT.Pfizer dikenal dalam masyarakat sebagai perusahaan yang eksis di bidangnya namun tetao mengedepankan prinsip sosial.Hal ini tentunya akan meningkatkan ketertarikan masyarakat yang berujung kepada dipercayanya produk sebagai produk yang layak di konsumsi masyarakat.

    4.Menurut saya ada beberapa hal yang perlu di perbaiki PT.Pfizer dalam implementasi kebijakan tanggung jawab sosialnya,yaitu pengembangan porsi dan jangkauan tanggung jawab sosial ke bidang yang lain seperti bidang pendidikan dan penanganan bencana alam.keduanya secara tidak langsung memiliki keterkaitan dalam bidang dan unit bisnis PT.Pfizer yang bergerak di bidang obat-obatan dan pengembangan dunia farmasi,yaitu kebutuhan masyarakat daerah bencana terhadap obat-obatan,ada baiknya PT.Pfizer ikut berperan dalam penanganan bencana alam dengan memberikan bantuan berupa obat -obatan dan fesilitas darurat penunjang kehidupan,hal ini saya rasa perlu dilakukan karena sampai saat ini program tanggung jawab sosial yang dilakukan PT.Pfizer hanya sebatas seminar kesehatan,program rehabilitasi dan asuransi dan jaminan pengobatan gratis.

    Sekian pembahasan saya mengenai PT.Pfizer,terima kasih.

    Komentar oleh Dona Shelvi Rianti | November 9, 2009 | Balas

  54. Nama : JALE FRANTA SINURAT
    Nim : C1B007094
    Fakultas : Ekonomi Manajemen ( pagi)
    Paralel : G
    Malam pak jo,
    Salam hangat dan sukses slalu buat Pak.Jo
    Sebelumnya saya minta maaf kepada bapak atas kterlambatan tugas saya.
    Disini saya mengamati sebuah perusahaan PT Indosat tbk.
    CSR, CD (Community Development) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan / KBL (Kemitraan Bina Lingkungan) adalah komitmen perusahaan atau dunia bisnis untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi yang berkelanjutan dengan memperhatikan tanggung jawab sosial perusahaan dan menitikberatkan pada keseimbangan antara perhatian terhadap aspek ekonomis, sosial dan lingkungan.
    Faktor yang mempengaruhi implementasi CSR :
    1. Komitmen pimpinan perusahaan.
    2. Ukuran dan kematangan perusahaan.
    3. Regulasi dan sistem perpajakan yang diatur pemerintah.
    Manfaat CSR bagi perusahaan :
    1. Mempertahankan dan mendongkrak reputasi serta citra merk perusahaan.
    2. Mendapatkan lisensi untuk beroperasi secara sosial.
    3. Mereduksi risiko bisnis perusahaan.
    4. Melebarkan akses sumber daya bagi operasional usaha.
    5. Membuka peluang pasar yang lebih luas.
    6. Mereduksi biaya
    7. Memperbaiki hubungan dengan stakeholders
    8. Memperbaiki hubungan dengan regulator.
    9. Meningkatkan semangat dan produktivitas karyawan.
    10. Peluang mendapatkan penghargaan.

    Tanggung jawab sosial pada PT Indosat tbk.
    Corporate Social Responsibility(CSR) yang di lakukan oleh PT Indosat bertujaan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,PT Indosat juga melakukan suatu pengembangan terhadap tata kelola perusahaan yang baik.
    Setiap fungsi yang ada, dapat melengkapi/ memenuhi demi tercapainya tujuan PT Indosat dalam menerapkan ISO 26000 di perusahaan.
    Program CSR 2008 memiliki tema khusus “Indosat Cinta Indonesia”, yang kemudian pada tahun 2009, tema CSR Indosat berkembang menjadi “Satukan Cinta Negeri”.
    http://www.indosat.com/corporate_responsibility
    Beberapa aktivitas program “ Satukan Cinta Negeri” adalah :
    Indonesia Belajar
    Melalui Indonesia Belajar,ingin ikut serta dalam membangun generasi anak bangsa yang cerdas. Indosat melaksanakan program tersebut melalui penyediaan multimedia bagi sekolah, kompetisi inovasi,program beasiswa, pelatihan bagi guru serta aktivitas pendidikan lainnya.

    Salah satu kegiatan dalam program Indonesia belajar yang dilakukan PT Indosat yaitu menyelenggarakan program peningkatan kompetensi guru IPA dan Matematika. Dalam kelancaran program tersebut,PT Indosat bekerja sama dengan Univ.Andalas, Univ.Bng Hatta, dan Univ, Negeri Padang.
    http://fti-unmer.com/fti/index.php?option=com_content&task=view&id=735&Itemid=2
    Indonesia Sehat
    Program Indonesia sehat dibentukkan dalam mobil klinik sehat kelinik yang telah diluncurkan sejak tahun 2007. Dan hingga saat ini, telah tersedia 16 armada yang menyediakan layanan kesehatan bagi ibu, anak dan masyarakat pada umumnya.

    Indonesia Hijau
    Menyadari pentingnya upaya pelestarian lingkungan, indosat mengembangkan Base Transceiver Station (BTS) dengan menggunakan energi alternative, seperti energi matahari,angina dan juga biodiesel dari kelapa sawit dan pohon jarak serta penanaman sejuta pohon.
    Berebagi bersama Indosat.
    Dalam program ini, Indosat mengajak partisipasi para pelanggan untuk turut menymbangkan donasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, melalui SMS, percakapan telepon dan lain-lainnya.
    Indosat Peduli
    Dalam program ini, indosat membantu masyarakat yang terkena bencana. Selain itu, Indosat juga mengembangkan program community development melalui program kampung siaga.
    .Dalam program ini, Indosat terus berupaya menghadirkan dan membantu masyarakat, seperti pada saat terjadi bencana tsunami di Aceh dan Pangandaran, gempa di Jogyakarta, Padang, dan Bengkulu, banjir di Jakarta, Morowali, Bojonegoro, Ngawi, bencana Situ Gintung di Tangerang, dan gempa di Tasikmalaya. Selain itu, dalam paska gempa yang terjadi di Sumatera Barat, guna menolong para korban gempa, Indosat menurunkan 3 (tiga) mobil klinik langsung ke wilayah terjadinya gempa, yakni 2 unit di kota Padang dan 1 unit di kota Pariaman, yang dilanjutkan dengan dengan mendirikan Posko kesehatan yang bertempat di Korong Gadang, dekat Polsek Kuranji, Padang dan di Jalan Pasir Kota, Pariaman, untuk memberikan bantuan kesehatan dan pengobatan bagi para korban yang terluka. Pada H+1 Indosat juga langsung mendirikan Posko Indosat Peduli yang meliputi layanan telepon gratis bagi para korban untuk dapat melakukan panggilan keluar menghubungi sanak saudara untuk mengabarkan keadaan mereka dan tersedia juga pertolongan medis bagi para korban. Posko Indosat Peduli ini berlokasi di Jalan Khatib Sulaiman No 68, Padang (Kantor Indosat cabang Padang), serta 4 posko telepon gratis di beberapa lokasi lainnya. Sedangkan anak perusahaan Indosat, IM2, juga akan menyiapkan media center dan bantuan backbone untuk fasilitas komunikasi tanggap darurat gempa Sumatra Barat yaitu berupa 1 unit mobil Vsat, 1 set terminal Vsat Ku-band, AP dan perangkat support lainnya untuk membantu koordinasi di lapangan.

    Komentar oleh JALE FRANTA SINURAT | November 9, 2009 | Balas

  55. nama:yudhi pranata
    kelas:manajemen G (S1 PAGI)

    1.Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)

    adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.
    CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang.

    2.Pilih salah satu Perusahaan, kemudian tuliskan apa bentuk Tanggung Jawab Sosialnya ?
    PT. ASTRA INTERNASIONAL
    Tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) program Astra mulai lebih dari 40 tahun yang lalu, didasarkan pada keyakinan perusahaan manajemen dan karyawan bahwa untuk berhasil, suatu perusahaan harus bekerja sama dan memberikan manfaat kepada masyarakat serta para bangsa.
    Guidelines on CSR programs are published in the Astra Friendly Company (AFC) manual and CSR programs are implemented by every level of operation down to the branch level within the Group. Pedoman program CSR diterbitkan dalam Astra Friendly Company (AFC) manual dan program-program CSR dilaksanakan oleh setiap tingkat operasi hingga ke tingkat cabang di dalam Grup. The AFC program is a standard of social responsibility activities used by the Group and also evaluation of the effectiveness of the efforts through periodic assessment of programs. Program AFC standar kegiatan tanggung jawab sosial yang digunakan oleh Grup dan juga evaluasi efektivitas upaya-upaya melalui program penilaian periodik. Astra also regulary holds the Astra Friendly Company Award in which the efforts of Group companies in the field of Achieving Universal Primary Education, Improving Community Health and Conducting Income Generating Activities Program are recognised. Astra juga regulary memegang Astra Friendly Company Award di mana perusahaan-perusahaan Grup usaha di bidang Mencapai Pendidikan Dasar Universal, Meningkatkan Kesehatan Masyarakat dan Pelaksanaan Program Kegiatan Generating Pendapatan diakui.
    Accordingly, Astra has consistently sponsored programs to assist in situations such as floods and other disasters as well as support for cultural events, sports, health and education, including scholarships for gifted students across Indonesia. Oleh karena itu, Astra telah secara konsisten mensponsori program untuk membantu dalam situasi seperti banjir dan bencana lainnya serta dukungan untuk acara-acara kebudayaan, olahraga, kesehatan dan pendidikan, termasuk beasiswa bagi pelajar berbakat di seluruh Indonesia. These programs were maintained even through the difficult period of the economic crisis and Astra’s subsequent restructuring program. Program-program ini tetap dipertahankan bahkan melalui masa sulit krisis ekonomi dan selanjutnya Astra program restrukturisasi.

    http://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&u=http://www.astra.co.id/csr.asp%3Fid%3D1000279&ei=QwIAS6mqPImOkQXn7bX0Cw&sa=X&oi=translate&ct=result&resnum=1&ved=0CAgQ7gEwAA&prev=/search%3Fq%3Dcsr%2BPT.%2Bastra%2Bindonesia%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26channel%3Ds%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26hs%3D4J0%26sa%3DG

    3.Apakah Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berhubungan dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik ?
    Jawab: Menurut Saya, Tanggung Sosial Perusahaan memiliki hubungan yang erat dengan Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik, karena tanpa adanya Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik, maka Tanggung Jawab Sosial suatu Perusahaan tidak akan terwujud dan terlaksana dengan baik.Prinsip Tatakelola Perusahaan yang baik dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan sangat mempengaruhi kemajuan dan kelanjutan dari Perusahaan di masa yang akan datang, apakah Perusahaan dapat diterima di masyarakat sosial.
    Seperti yang kita ketahui bahwa:
    Tanggung Jawab Sosial Perusahaan adalah Suatu upaya sungguh-sungguh dari Perusahaan untuk meminimumkan dampak negatif dan memaksimumkan dampak positif dari segala aspek operasional Perusahaan dalam ranah ekonomi, sosial dan lingkungan terhadap selruh pemangku kepentingannya ( baik itu konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan sekitar untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.

    Komentar oleh yudhipranata | November 15, 2009 | Balas

  56. NAMA : RYAN MAYO PUTRA
    NIM : C1BOO7115
    FAKULTAS : EKONOMI MANAJEMEN (PAGI)
    KELAS : G

    Salam Sukses Pak Jo,
    saya mengamati PT Indosat sebagai tugas kuis yang ke2 yaitu eksternal perusahaan dalam hal ini yaitu PT. Indosat

    PT INDONESIAN SATELLITE CORPORATION, TBK
    (INDOSAT)
    EKSTERNAL PERUSAHAAN
    Lingkungan ini adalah suatu tingkatan dalam lingkungan eksternal organisasi yang menyusun faktor-faktor yang memiliki ruang lingkup luas dan faktor-faktor tersebut pada dasarnya di luar dan terlepas dari operasi perusahaan.
    1. Faktor Ekonomi
    Krisis moneter yang kemudian disusul dengan tejadinya krisis ekonomi telah membuat terpuruknya perekonomian Indonesia. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar secara drastis dan fluktuatif, banyak menyulitkan perusahaan-perusahaan di Indonesia, yang terutama diakibatkan pinjaman luar negeri yang besar. Hancurnya sektor keuangan khususnya perbankan dan tingkat suku bunga yang sangat tinggi mencapai 70% telah membuat dunia usaha kesulitan untuk mendapatkan kredit yang memadai untuk mengembangkan usahanya. Krisis ini diperburuk dengan terjadinya krisis kepercayaan, yang mengakibatkan terjadinya penolakan letter of credit oleh pihak luar negeri. Kontraksi ekonomi yang diperkirakan mencapai 13% ditahun 1998 ini, inflasi yang tinggi (menurut data BPS dalam periode Januari-September 1998 inflasi telah mencapai 75%), banyaknya PHK, dan pada gilirannya memperbesar jumlah penduduk miskin. Dengan turunnya pendapatan riel masyarakat maka daya beli masyarakat melemah. Semua masalah diatas sangat menyulitkan bagi dunia usaha di Indonesia saat ini.
    2. Faktor Sosial
    Kemajuan ekonomi yang pernah terjadi selama periode 1969-1996, telah banyak merubah keadaan sosial di Indonesia. Jasa telekomunikasi pada saat ini telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat, baik untuk dunia usaha maupun di luar dunia usaha. Keberhasilan program Keluarga Berencana juga telah merubah keadaan demografi Indonesia. Jumlah penduduk usia produktif akan terus meningkat, yang tentunya akan semakin banyak memerlukan jasa telekomunikasi dalam kegiatannya . Hal-hal diatas merupakan peluang bagi perusahaan-perusahaan penyedia jasa telekomunikasi.
    3. Faktor Politik
    Keadaan politik dalam negeri yang masih belum stabil pada saat ini, sedikit-banyak cukup mempengaruhi kegiatan ekonomi nasional. Disusunnya beberapa Undang-Undang, seperti: UU Kepailitan, yang berpengaruh pada perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan; dan UU Persaingan Sehat, untuk bisnis yang bersih, yang ditujukan untuk menghapus praktek monopoli atau pun kartel. Khusus untuk jasa telekomunikasi internasional, pemerintah tetap memberikan komitmen untuk mempertahankan duopoli Indosat-Satelindo hingga tahun 2003. Dengan akan berakhirnya duopoli tersebut, maka diperlukan kesiapan dalam menghadapi munculnya pendatang baru.
    4. Faktor Teknologi
    Teknologi telekomunikasi merupakan teknologi yang cepat berkembang, seiring dengan berkembangnya industri elektronika dan komputer. Trend teknologi telekomunikasi ini semakin ke arah teknologi digital, semakin besar kapasitas, semakin sederhana perangkatnya, perluasan daya jangkau, keamanan dan privacy lebih baik, personalitas dan penambahan fasilitas yang lain. Evolusi teknologi telekomunikasi saat ini mempunyai kecenderungan untuk beralih via radio, optik atau satelit.
    5. Faktor Ekologi
    Pada saat ini dunia bisnis semakin dituntut tanggung-jawabnya terhadap lingkungan. Industri telekomunikasi telah mencoba membuat produk yang ramah lingkungan, dan bagi sektor jasa telekomunikasi relatif tidak menghasilkan limbah sama sekali.
    Lingkungan Industri
    Lingkungan industri adalah tingkatan dari lingkungan eksternal organisasi yang menghasilkan komponen-komponen yang secara normal memiliki implikasi yang relatif lebih spesifik dan langsung terhadap operasionalisasi perusahaan.
    Menurut Michael Porter dalam bukunya Competitive Strategy, keadaan persaingan dalam suatu industri tergantung lima kekuatan persaingan pokok, yaitu:
    1. Ancaman Masuknya Pendatang Baru
    Bisnis pertelekomunikasian merupakan bisnis yang dinamik, menarik, multi aspek,dan pelopor dalam ekspansi global. Di sisi lain pelbagai bukti empirik secara tak langsung telah membuktikan bahwa sektor telekomunikasi merupakan sektor bisnis yang paling diminati oleh perusahaan multi nasional dalam kerangka ekspansi dan globalisasinya Ini terjadi baik dalam rangka swastanisasi maupun dalam konteks aliansi strategis antar pelaku di negara maju maupun dalam ekspansi ke negara berkembang. Berdasarkan kebijakan pemerintah struktur pasar jasa telekomunikasi sudah diatur sedemikian rupa sehingga perusahaan-perusahaan yang akan masuk dalam industri ini akan mengalami kesulitan.
    Modal yang dibutuhkan untuk memasuki industri ini sangat besar, mengingat mahalnya teknologi yang digunakan dan biaya pembangunan jaringan yang luas. Sehingga yang dapat masuk ke industri ini adalah pengusaha-pengusaha bermodal besar ataupun perusahaan-perusahaan raksasa yang telah mapan.
    Jadi dengan kondisi tersebut di atas, maka kecil kemungkinannya pendatang baru untuk dapat memasuki industri ini, karena banyaknya barrier to entry, yang sengaja dibuat agar tidak meruntuhkan pemain yang sudah ada.
    2. Kekuatan tawar-menawar pembeli
    Jumlah pelanggan telekomunikasi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, yang pada akhir Pelita VIII (2009) diproyeksikan mencapai 21 juta saluran telepon dengan rasio 9 per seratus orang. Kalau dibandingkan misalnya padatahun 1996 Swedia (tertinggi dunia) sudah mencapai 68 per seratus orang, dan hongkong 54 per seratus orang.
    Pelanggan di Indonesia pada umumnya tidak mempunyai daya tawar yang cukup kuat terhadap jasa telekomunikasi dasar ataupun jasa sambungan langsung internasional, karena tidak punya pilihan sarana telekomunikasi. Dan untuk jasa sambungan bergerak, pelanggan memang cukup banyak pilihan , tetapi hanya terbatas pada pilihan tertentu dan kurang bisa memuaskan pelayanan atas jasanya.
    Jadi melihat hal di atas jelas potensi pasar jasa telekomunikasi cukup besar dan meningkat dari tahun ke tahun , apalagi di Indonesia banyak potensi pelanggan yang belum digarap.
    3. Kekuatan tawar-menawar pemasok
    Industri telekomunikasi banyak memakai kabel serat optik, tidak saja untuk jaringan darat, tapi juga di laut. Dengan kemajuan teknologi yang sudah sedemikian pesat, jaringan kabel lama (tembaga) sudah tidak memadai lagi baik untuk mengakomodasi data maupun informasi. Sebenarnya produsen kabel serat optik dalam negeri telah mampu memasok kebutuhan nasional. Namun demikian, hampir sekitar 90% kebutuhan kabel serat optik dalam negeri masih diimpor dari luar negeri, sehingga bergantung pada produsen luar negeri. Kondisi daya tawar perusahaan telekomunikasi Indonesia tidak terlalu lemah, karena pemasoknya terdiri dari banyak perusahaan. Akan tetapi jika terjadi fluktuasi dan pelemahan nilai tukar mata uang dalam negeri, hal ini yang menjadi bumerang terhadap perusahaan.
    4. Ancaman dari barang atau jasa pengganti
    Telekomunikasi merupakan wahana yang menghubungkan manusia satu dengan manusia lainnya melalui berbagai media telekomunikasi. Sesuai dengan fungsinya tersebut maka jika kita identifikasikan ada beberapa jasa pengganti yang dapat mengambil alih fungsi tersebut dari jasa telekomunikasi, misalnya: jasa transportasi, jasa pos, jasa pers, dan internet. Dari beberapa macam jasa pengganti, berdasarkan kelebihan dan kelemahannya, maka kecendrungan pelanggan akan tetap menggunakan jasa telekomunikasi dalam hal kecepatan dan kemudahan berkomunikasi.
    5. Persaingan di antara perusahaan yang ada
    Kondisi persaingan industri telekomunikasi Indonesia dipengaruhi oleh aturan mengenai struktur dan bentuk kerjasama antara perusahaan swasta dan BUMN, sesuai dengan UU No 3/1989, adalah sebagai berikut: Perusahaan swasta dapat menyelenggarakan jasa telekomunikasi dasar melalui kerjasama patungan, kerjasama operasi, dan kontrak manajemen dengan PT Telkom dan PT Indosat.
    Gambaran mengenai kondisi persaingan dan struktur industri telekomunikasi di Indonesia dapat dilihat pada tabel berikut:
    Segmen Industri Kerangka Hukum Operator
    Public Switced Telephone Network Gerbang Internasional Duopoli Indosat, Satelindo
    Domestik Lokal Tetap Kabel Monopoli Telkom (KSO)
    Tanpa Kabel Duopoli Telkom, Ratelindo
    Bergerak NMT 450 Monopoli Regional Mobisel
    GSM Cakupan Nasional Satelindo,Excelkomindo,Telkomsel
    AMPS Monopoli Regional Komselindo, Metrosel, Telesera
    Jarak-Jauh Monopoli Telkom
    Infrastruktur Teresstrial Monopoli Telkom
    Satelit Kompetisi Internasional Satelindo, PSN
    Jasa Bernilai Tambah Paging, Voice mailbox, Komunikasi Data, Wartel, Payphone, dll Kompetisi Operator Berlisensi
    Jaringan Khusus VSAT, Trunking Kompetisi Operator Berlisensi
    Jaringan Swasta Tidak Dijual Perusahaan swasta mana saja
    Manufaktur Telephone Switch Kompetisi Terbatas AT&T,NEC,SIEMENS,SENA
    Transmisi Kompetisi Perusahaan mana saja
    Broadband Switch
    CPE Kompetisi Perusahaan mana saja
    Kabel Kompetisi Perusahaan mana saja
    Lingkungan Operasi
    Lingkungan ini meliputi faktor-faktor pada situasi kompetitif yang mempengaruhi sukses perusahaan dalam mendapatkan sumber daya atau dalam keuntungan pemasaran barang dan jasa perusahaan.
    1. Posisi Kompetitif
    Posisi kompetitif Indosat cukup kuat, sebagai pemimpin pasar, dan hanya menghadapi satu pesaing pada bisnis telekomunikasi internasional yaitu Satelindo. Selain itu juga didukung rangkaian produk dan jasa yang luas, kapasitas dan produktivitas yang memadai, periklanan, dan yang cukup penting citra perusahaan.
    2. Profil Pelanggan
    Pelanggan dari Indosat meliputi rumah tangga dan kalangan bisnis. Dalam hal ini pemakai utama dari telekomunikasi internasional adalah kalangan bisnis, yang banyak digunakan untuk keperluan usaha. Terpuruknya perekonomian Indonesia yang banyak memacetkan sejumlah besar bisnis, mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan volume pemakaian telekomunikasi internasional.
    3. Pemasok
    Peralatan-peralatan yang digunakan untuk pengadaan telekomunikasi internasional, merupakan peralatan yang bermuatan teknologi tinggi. Sehingga, sebagian besar peralatan tersebut didatangkan melalui pemasok luar negeri. Walaupun posisi daya tawar Indosat cukup kuat, mengingat culup banyaknya jumlah pemasok, namun penurunan nilai tukar Rupiah sangat mempengaruhi besarnya dana yang diperlukan untuk mendatangkan peralatan tersebut. Namun, pendapatan Indosat yang sebagian besar dalam bentuk Dollar, seperti pendapatan incoming call, cukup membantu.
    4. Kreditor
    Dilihat dari struktur kredit-modal, terlihat bahwa Indosat mempunyai struktur yang berimbang, atau antara modal dan kredit jumlahnya sama. Dalam hal ini, mengingat kemampuan Indosat dalam menghasilkan keuntungan maupun asset yang dimilikinya, tidaklah terlampau sulit bagi indosat untuk mendapatkan pinjaman dari kreditor pada jumlah yang memadai.
    5. Sumber Daya Manusia
    Indosat mempunyai SDM yang cukup baik, 40% komposisinya berpendidikan S-1 ke atas. Selain itu didukung dengan program pelatihan berjenjang sesuai posisinya untuk meningkatkan keahlian.

    Sukses Ryan, penjelsanmu ok, tapi lupa harus ada kesimpulan yang menunjukkan apa ancaman dan kesempatan yg dialami oleh Indosat. Silahkan ditambahkan.

    Komentar oleh RYAN MAYO PUTRA | November 17, 2009 | Balas

  57. Core Product: Transportasi Motor

    Actual Product : Honda MegaPro merupakan produk aktual. Merupakan mototr dengan striping menarik, nyaman ketika berada di kecepatan rendah dan stabil ketika berada di kecepatan tinggi.

    Augmented Product
    1. Helm Racing
    2. Jaket Racing
    3. Gratis 3X penggantian oli
    4. Gratis 5X services

    Klasifikasi Product : Shopping Product, karena ketika membeli konsumen membandingkan kualitas, harga dan model.

    Strategi Merk : Brand Extension, karena menggunakan merek yang sudah sukses untuk meluncurkan produk baru.

    Komentar oleh Tri Fithra Utomo | Desember 12, 2009 | Balas

  58. selamat malam pak jo, salam sukses luar biasa buat pak Jo’ pak Jo saya ingin memposting Tgs ahir STR,
    kira-kira isinya sebagai berikut.

    sebelumnya saya mengamati perusahaan Unilever, dan disini saya akan mencoba mencari rumusan strateginya, alasannya,implementasinya, pemenuhan kebutuhan staff dan kulturnya

    Pertama mengenai Rumusan strateginya, SO,
    *alasannya, Sejak didirikan di Indonesia pada 5 Desember 1933, Perseroan telah tumbuh menjadi salah satu perusahaan terdepan untuk produk kategori Foods dan Ice Cream, Home dan Personal Care. Rangkaian produknya mencakup brand-brand ternama dan disukai di dunia, seperti Pepsodent, Pond’s, Lux, Lifebuoy, Dove, Sunsilk, Clear, Rexona, Vaseline, Rinso, Molto, Sunlight, Wall’s, Blue Band, Royco, Bango dan lain-lain. Perseroan merayakan ulang tahun ke-75 di Indonesia pada tahun 2008.
    selanjutnya Saham Perseroan pertama kali ditawarkan kepada masyarakat pada tahun 1981 dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 11 Januari 1982. Pada akhir tahun 2008, saham Perseroan menempati peringkat ketiga kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia. Perseroan memiliki dua anak perusahaan : PT Anugrah Lever, kepemilikan Perseroan sebesar 100%, berada dalam proses likuidasi. PT Technopia Lever, kepemilikan Perseroan sebesar 51%, bergerak di bidang distribusi, ekspor, dan impor produk dengan merek Domestos Nomos. Bagi Unilever, sumber daya. manusia adalah pusat dari seluruh aktivitas Perseroan
    * IMPLEMENTASINYA
    1.Perusahaan memberikan prioritas pada para pekerja dalam pengembangan profesionalisme, keseimbangan kehidupan, dan berkontribusi pada perusahaan. Perseroan memiliki lebih dari 3.300 karyawan tersebar di seluruh Indonesia.
    2.Perseroan mengelola dan mengembangkan bisnis Perseroan secara bertanggung jawab dan berkesinambungan.
    3.Nilainilai dan standar yang Perseroan terapkan menjadi acuan, terangkum dalam Prinsip Bisnis perusahaan.
    4.Perseroan juga membagi standar dan nilai-nilai tersebut dengan mitra usaha termasuk para pemasok dan distributor.
    5.Perseroan memiliki delapan pabrik utama di Kawasan Industri Jababeka Cikarang Jawa Barat dan Rungkut Surabaya Jawa Timur, dengan kantor pusat di Jakarta
    6.Perseroan berjumlah sekitar 30 brand utama dan 700 SKU, dipasarkan melalui jaringan yang melibatkan sekitar 400 distributor yang menjangkau ratusan ribu toko yang tersebar di seluruh Indonesia.
    7.Produk-produk tersebut didistribusikan melalui pusat distribusi, gudang, depot dan fasilitas distribusi lainnya.
    * PEMENUHAN Kebuthuan staff dapat dilihat dari Impementasi yang pertama
    “Perusahaan memberikan prioritas pada para pekerja dalam pengembangan profesionalisme, keseimbangan kehidupan, dan berkontribusi pada perusahaan.” sehingga mereka sangatlah mendukung strategi Perusahaan untuk mencapai tujuannya.

    * KULTUR MEREKA. ”
    Fokus pada pelanggan, konsumen dan masyarakat
    Kerja sama
    Integritas
    Mewujudkan sesuatu terjadi
    Berbagi kebahagiaan
    Kesempurnaan
    Customer, consumer and community focus
    Teamwork
    Integrity
    Making things happen
    Sharing of joy
    Excellence

    itulah pak jo, sedikit pengamatan saya, mohon tanggapanya…

    selamat malam dan terima kasih. . .

    Komentar oleh Dandy Triadi ( C1B007097) | Desember 22, 2009 | Balas

  59. ” Dandy Triadi
    ” C1B007097
    ” Manajemen G Reguler

    selamat malam pak jo, salam sukses luar biasa buat pak Jo’ pak Jo saya ingin memposting Tgs ahir STR,
    kira-kira isinya sebagai berikut.

    sebelumnya saya mengamati perusahaan Unilever, dan disini saya akan mencoba mencari rumusan strateginya, alasannya,implementasinya, pemenuhan kebutuhan staff dan kulturnya

    Pertama mengenai Rumusan strateginya, SO,
    *alasannya, Sejak didirikan di Indonesia pada 5 Desember 1933, Perseroan telah tumbuh menjadi salah satu perusahaan terdepan untuk produk kategori Foods dan Ice Cream, Home dan Personal Care. Rangkaian produknya mencakup brand-brand ternama dan disukai di dunia, seperti Pepsodent, Pond’s, Lux, Lifebuoy, Dove, Sunsilk, Clear, Rexona, Vaseline, Rinso, Molto, Sunlight, Wall’s, Blue Band, Royco, Bango dan lain-lain. Perseroan merayakan ulang tahun ke-75 di Indonesia pada tahun 2008.
    selanjutnya Saham Perseroan pertama kali ditawarkan kepada masyarakat pada tahun 1981 dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 11 Januari 1982. Pada akhir tahun 2008, saham Perseroan menempati peringkat ketiga kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia. Perseroan memiliki dua anak perusahaan : PT Anugrah Lever, kepemilikan Perseroan sebesar 100%, berada dalam proses likuidasi. PT Technopia Lever, kepemilikan Perseroan sebesar 51%, bergerak di bidang distribusi, ekspor, dan impor produk dengan merek Domestos Nomos. Bagi Unilever, sumber daya. manusia adalah pusat dari seluruh aktivitas Perseroan
    * IMPLEMENTASINYA
    1.Perusahaan memberikan prioritas pada para pekerja dalam pengembangan profesionalisme, keseimbangan kehidupan, dan berkontribusi pada perusahaan. Perseroan memiliki lebih dari 3.300 karyawan tersebar di seluruh Indonesia.
    2.Perseroan mengelola dan mengembangkan bisnis Perseroan secara bertanggung jawab dan berkesinambungan.
    3.Nilainilai dan standar yang Perseroan terapkan menjadi acuan, terangkum dalam Prinsip Bisnis perusahaan.
    4.Perseroan juga membagi standar dan nilai-nilai tersebut dengan mitra usaha termasuk para pemasok dan distributor.
    5.Perseroan memiliki delapan pabrik utama di Kawasan Industri Jababeka Cikarang Jawa Barat dan Rungkut Surabaya Jawa Timur, dengan kantor pusat di Jakarta
    6.Perseroan berjumlah sekitar 30 brand utama dan 700 SKU, dipasarkan melalui jaringan yang melibatkan sekitar 400 distributor yang menjangkau ratusan ribu toko yang tersebar di seluruh Indonesia.
    7.Produk-produk tersebut didistribusikan melalui pusat distribusi, gudang, depot dan fasilitas distribusi lainnya.
    * PEMENUHAN Kebuthuan staff dapat dilihat dari Impementasi yang pertama
    “Perusahaan memberikan prioritas pada para pekerja dalam pengembangan profesionalisme, keseimbangan kehidupan, dan berkontribusi pada perusahaan.” sehingga mereka sangatlah mendukung strategi Perusahaan untuk mencapai tujuannya.

    * KULTUR MEREKA. ”
    Fokus pada pelanggan, konsumen dan masyarakat
    Kerja sama
    Integritas
    Mewujudkan sesuatu terjadi
    Berbagi kebahagiaan
    Kesempurnaan
    Customer, consumer and community focus
    Teamwork
    Integrity
    Making things happen
    Sharing of joy
    Excellence

    itulah pak jo, sedikit pengamatan saya, mohon tanggapanya…

    selamat malam dan terima kasih. . .

    Komentar oleh Dandy Triadi ( C1B007097) | Desember 22, 2009 | Balas

    • dandy, tugas anda sudah diterima.

      Komentar oleh johannessimatupang | Januari 4, 2010 | Balas

  60. nama: feri fadli sinabutar
    kelas: g
    fakultas: ekonomi menajemen, S1 pagi
    NIM: C1B007112

    strategi pt.unilever:
    v Strategi PT. UNILEVER,tbk dalam memasarkan produk

    Di dalam menghadapi persaingan antar perusahan, PT. UNILEVER,tbk memiliki strategi-strategi dalam menghadapi persaingan-persaingan antar perusahaan, strategi itu antara lain:
    1. KEPEMIMPINAN HARGA RENDAH

    Dengan menjaga harga yang rendah dan rak-rak diisi dengan baik menggunakan sistim pengisian kembali persediaan yang melegenda, wal-mart menjadi pemimpin bisnis eceran di amerika serikat. Sistem mili wal-mart mengirimkan pesanan atas barang dagang baru secara langsung kepada pemasok ketika pelanggan membayar pembelian mereka pada kasir.terminal titik pejualan mencatat kode barang setiap barang yang melewati kasir dan mengirimkan transaksi pembelian langsung kepada komputer pusat wal-mart. Komputer mengumpulkan pesanan dari semua toko wai-mart dan mengirimkannya ke pemasok. Pemasok juga dapat mengakses daa penjualan dan persediaan wal-mart menggunakan teknologi web. Sistem ini mampu membuat wal-mart mempertahankan biaya rendah sembari menyesuaikan persediaannya untuk memenuhi permintaan pelanggan.
    2. DIFERENSIASI PRODUK

    Produk Unilever terus memperkenalkan kemasan-kemasan yang terbaru, tetapi Unilever tetap mempertahankan kualitas produknya. Baik itu kemasan yang botol kaca, sachet, botol kecil dan masih banyak lagi kemasannya.
    3. BERFOKUS PADA PELUANG PASAR

    Produk Unilever menggunakan sistem informasi pelanggan yang beda dengan yang lain, produk masuk kedalam pasar dengan cara mempromosikan barang-barangnya dengan cara terjun langsung ke masyarakat dengan bukti-bukti kualitas secara real, misalnya dengan diadakannya perlombaan-perlombaan kepada masyarakat perbandingan antara produk Unilever dengan produk-produk pesaing lainnya.
    4. MENGUATKAN KEAKRABAN PELANGGAN DAN PEMASOK

    Menggunakan sistem informasi untuk memfasilitasi akses langsung dari pemasok terhadap jadwal produksi.dan bahkan mengizinkan pemasok untuk memutuskan bagaimana dan kapan mengirim pasokan kepada pemasok. Selain itu Unilever juga melakukan Tanya jawab kepada para konsumen dan membuat suara konsumen tempat para konsumen mengeluh

    Dalam PT Unilever Indonesia, promosi yang dilakukan paling banyak melalui media elektronik. Namun dalam kehidupan sehari-hari promosi yang dilakukan PT. Unilever Indonesia tidak hanya lewat media elektronik tetapi banyak juga melalui media cetak, sponsorship, mengadakan event-event yang memasukkan produk-produk dari PT. Unilever seperti Kecap Bango, Pepsodent, Shampo Pantene, dll. Karena jika promosi yang dilakukan hanya melalui media elektronik maka PT. Unilever Indonesia tidak mendapatkan keuntungan yang optimal. Masyarakat di Indonesia terdiri dari berbagai kalangan dan tingkatan sosial yang beragam. Jika perusahaan tidak bisa menyentuh hati masyarakat semua kalangan maka perusahaan tidak dapat berkembang pesat. Makna dari iklan yang ditawarkan oleh perusahaan juga harus bisa dipahami oleh berbagai kalangan, karena iklan adalah salah satu cara promosi yang bisa dilakukan oleh perusahaan agar dapat memperoleh keuntungan yang optimal.

    kultur.
    menurut saya kultur dari setiap perusahaan hampir sama. bertujuan untuk memmpertahankan setiap konsumen mereka.
    kulturnya antara lain adalah sebagai berikt:

    Fokus pada pelanggan, konsumen dan masyarakat
    Kerja sama
    Integritas
    Mewujudkan sesuatu terjadi
    Berbagi kebahagiaan
    Kesempurnaan
    Customer, consumer and community focus
    Teamwork
    Integrity
    Making things happen
    Sharing of joy
    Excellence,
    melakukan pemasaran dan perkenalan melalui iklan.

    Feri, anda menjelaskan tiga strategi di atas, itu ok. Akan tetapi coba jelaskan strategi yg diatas kepada bentuk strategi yang kita pelajari, termasuk dimana dia, dan apa alasannya. Dicoba sekali lagi untukhasil yg lebih baik.

    Komentar oleh feri fadli | Januari 5, 2010 | Balas

  61. Nama : Dicky Wanggara
    NIM : C1B007110
    Kelas : G Reguler

    Salam sukses Pak Jo……….
    Berikut ini adalah pembahasan Saya tentang kuis yang kedua mata kuliah STR:

    1. Dalam situasi bisnis yang penuh dengan kompetisi, manajemen perusahaan perlu menghadapinya dengan cerdik. Perusahaan yang hanya berorientasi maksimalisasi laba untuk memenuhi kepentingan pemilik dan manajemen dipandang tidak relevan lagi. Untuk naik kelas, produk lokal harus melakukan knowledge management.
    • Pertama, mencatat semua hal yang dikerjakan dan mengerjakan semua hal yang dicatat.
    • Kedua, melakukan inovasi.
    • Ketiga, melakukan perbaikan

    Seperti yang dilakukan PT. Sido Muncul yang telah mendapatkan sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik, padahal untuk produsen jamu cukup dengan sertifikat Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik. “Sehingga, ini tidak dianggap miring dan bahkan dicemooh oleh merek lain dan buktinya mereka meninggalkan jamu lainnya,” Menurut Irwan, Dirut PT. Sido Muncul, mereka punya passion sangat besar untuk menjadikan produk-produk lokal sebagai tuan rumah di negeri sendiri. memberi dampak yang sangat positif terhadap penjualan. Mengandalkan imbauan dari pemerintah saja jelas tak cukup. Pasalnya, salah satu faktor yang harus dipertimbangkan adalah tingkat kepercayaan konsumen terhadap sebuah merek.

    2. Selain hal-hal tersebut, pengusaha lokal juga harus memiliki komitmen dalam membangun merek, banyak pengusaha lokal yang masih memercayai teori “yang penting kualitas bisa diterima, pasti bisa dijual”. Padahal, kurangnya komitmen dalam usaha membangun merek ini juga yang menyebabkan beberapa merek lokal hanya seperti kembang api, nyala terang sesaat dan langsung redup. Atau kalaupun bertahan, hanya menjadi pemain daerah. Namun, kurangnya komitmen dari pemilik merek menjadikan produk lokal ini hanya sebatas pemain regional. Cara membangun merek diawali dengan merumuskan soul of the brand berupa brand positioning dan brand personality, dilanjutkan dengan perumusan brand identity seperti nama, warna, slogan, dll. Brand identity yang sudah terbentuk akan dilanjutkan dengan brand communication untuk menghasilkan brand awareness, brand knowledge, brand image, brand preference dan brand admire. Yang bertanggung jawab membangun brand Indonesia (baik brand produk Indonesia maupun Indonesia sebagai brand tentu saja perusahaan dan pemerintah harus bekerja bersama dan bersinergi. Sekarang saat yang baik bagi pemilik merek lokal untuk membangun merek produk Indonesia yang hebat. Ini juga saatnya pemerintah menunjukkan langkah protektif terhadap merek dari Indonesia. Dalam mengembangkan produk, diperlukan kesabaran, intensitas dan kejelian untuk membaca selera pasar dan menggabungkannya dengan teknologi yang ada.

    3. Alam Indonesia merupakan pabrik alam yang luar biasa kaya akan sumber daya alam. Tingginya kandungan lokal dalam bahan baku menyebabkan relatif stabilnya pasokan bagi industri ini yang pada gilirannya menjamin kontinuitas dan kestabilan volume produksi. Apalagi bagi pemain besar yang banyak menggabungkan falsafah kuno tentang jamu dan obat-obatan dengan perkembangan teknologi manufaktur. Sadar akan potensi tanaman Indonesia yang alami dan berlimpah, PT. Sido Muncul menjadikannya asset yang kedepannya akan semakin memantapkan diri dalam memproduksi obat-obatan alam, serta bertransformasi menjadi industri farmasi. Seluruh proses produksi dijalankan berdasarkan Standard Operation Procedure (SOP) berdasarkan CPOB ( Cara Pembuatan Obat yang Benar ) – setara dengan farmasi. Terlebih lagi PT. Sido Muncul merupakan perusahaan Jamu pertama di Indonesia yang memperoleh serifikat tersebut. Pastinya, seluruh produk Sido Muncul telah lulus uji toksisitas hingga uji khasiat sehingga terjamin kontrol kualitasnya. Selain PT. Sido Muncul juga didukung dengan serangkaian fasilitas laboratorium lengkap dan peranan Research Development Dept. Menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, inilah yang selalu diangankan oleh PT. Sido Muncul. Tidak hanya dengan menghadirkan produk-produk berkelas yang aman dan berkhasiat, tetapi juga membaur dengan masyarakat melalui program Mudik Lebaran Gratis para penjual jamu, serta penganugerahan penghargaan bagi insan-insa berdedikasi tinggi di bidang kemanusiaan, SidoMuncul Award. Diatas semuanya, SidoMuncul senantiasa menjaga kualitas produk dan melahirkan berbagai inovasi, guna mengakomodir kebutuhan kesehatan masyarakat. “Ini bukan bisnis, tapi bagian dari CSR dan kehumasan,” ungkap Irwan. Menurutnya, “Dibandingkan iklan, mudik bersama jauh lebih bagus.” Ia juga merasa bangga karena program yang digelar sejak 1991 ini kini juga diikuti beberapa perusahaan lain. “Berarti apa yang kami lakukan ini merupakan aktivitas yang bagus,” katanya. Bahkan, ia mendorong perusahaan-perusahaan lain menggelar aktivitas sejenis.

    Perusahaan ini juga bersiap untuk menerima pendekatan dari pihak-pihak yang serius mengimpor atau produksi bersama produk herbal PT. Sido Muncul di pasar luar negeri dan menyambut baik pertanyaan. Produk jamu PT. Sido Muncul adalah produk yang sangat sesuai untuk budidaya di banyak negara dan perusahaan berharap untuk kemungkinan proposal produksi luar negeri. Hal ini juga diharapkan bahwa distribusi dan pemasaran di daerah-daerah baru dan belum teruji akan menghasilkan imbalan untuk giat mitra internasional

    4. PT. Sido Muncul mempunyai tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu dan konsultan yang ahli dibidangnya. Dalam meningkatkan produknya PT Sido Muncul didukung oleh karyawan yang mempunyai keahlian serta berkualitas. Untuk meningkatkan kemampuan para karyawannya diberikan kesempatan mengikuti pelatihan kursus maupun seminar. Sehingga. PT. Sido Muncul menghasilkan produk higienis dan produk-produk Sido Muncul telah di kenal oleh masyarakat 2002

    5. Perusahaan Sido Muncul dalam pembuatan produk-produknya menggunakan bahan-bahan alami atau herbal dan mengolahnya dengan tradisional. Jamu biasanya lebih banyak di konsumsi oleh masyarakat pedesaan atau masyarakat tradisional karena jamu dibuat berdasarkan pengalaman dari nenek moyang yang turun menurun. Sehingga PT. Sido Muncul mengambil pengalaman tersebut kemudian memproduksi berbagai jenis jamu yang dapat bermanfaat menyembuhkan penyakit tanpa menimbulkan efek samping.

    Kesimpulannya adalah perubahan gaya hidup serba instant membuat masyarakat kembali kepada produk-produk herbal (obat-obatan tradisional), karena dirasa produk-produk herbal dapat memberikan banyak manfaat dan tidak menimbulkan efek samping. Hal ini sejalan dengan misi PT Sido Muncul, dengan kata lain PT. Sido Muncul telah mempunyai pelanggan dari masyarakat kelas atas menengah dan kebawah karena biasanya masyarakat lebih memilih produk herbal atau alami dari pada obat-obatan yang mengandung zat kimia karena pada obat-obatan zat kimia akan menimbulkan efek samping terhadap tubuh. Trim’s…….

    Dicky, strategy yg dimaksud adalah satu diantara empat strategy yg dipelajari. Kemudian dari strategi itu dijelaskan program dan tindakan. Saran saya periksa dulu materi kuliah kita. Diulang tak apa.

    Komentar oleh Dicky Wanggara | Januari 5, 2010 | Balas

  62. Nama : Muhamad Zazuli
    Nim : C1B007124
    Manajemen/G/ S1 Pagi.

    Salam Sukses Pak Jo..
    Untuk tugas akhir Semester ini, saya ingin melanjutkan pembahasan dari PT. Pembangunan Jaya Ancol yang mana sebelumnya sudah saya bahas mengenai Lingkunagan Eksternal-nya, kali ini saya akan membahas mengenai Strategi apa sebaiknya dilakukan oleh PT.Pembangunan Jaya Ancol.
    Sejak awal berdirinya di tahun 1966, Ancol Taman Impian atau biasa disebut Ancol sudah ditujukan sebagai sebuah kawasan wisata terpadu oleh Pemerintah Propinsi DKI Jakarta. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Pemda DKI menunjuk PT Pembangunan Jaya sebagai Badan Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol yang dilakukan secara bertahap sesuai dengan peningkatan perekonomian nasional serta daya beli masyarakat. Sejalan dengan perkembangan perusahaan yang semakin meningkat di tahun 1992 status Badan Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol diubah menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol sesuai dengan akta perubahan No. 33 tanggal 10 Juli 1992 sehingga terjadi perubahan kepemilikan dan prosentase kepemilikan saham, yakni 20% dimiliki oleh PT Pembangunan Jaya dan 80% dimiliki oleh Pemda DKI Jakarta.

    Pada 2 Juli 2004 Ancol melakukan “go public” dan mengganti statusnya menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk., dengan kepemilikan saham 72% oleh Pemda DKI Jakarta dan 18% oleh PT Pembangunan Jaya dan 10% oleh masyarakat. Langkah “go public” ini dilakukan untuk lebih meningkatkan kinerja perusahaan, karena akan lebih terkontrol, terukur, efisien dan efektif dengan tingkat profesionalisme yang tinggi serta menciptakan sebuah Good & Clean Governance. Kinerja dan citra yang positif ini akan menjadikan perusahaan terus tumbuh dan berkembang secara sehat di masa depan. PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk juga melakukan upaya repositioning dengan diluncurkannya logo Ancol yang baru pada 10 Juli 2005. Perubahan tersebut tidak semata mengganti logo perusahaan, tetapi juga untuk memacu semangat dan budaya perusahaan secara keseluruhan.

    - Rumusan Strategi :
    Penyusunan strategi biasanya berkaitan dengan penyusunan perencanaan jangka panjang yang dimulai dengan penyusunan misi, objective, dan kebijakan.

    Jaya Ancol berusaha Menjadi perusahaan properti dan pengembang kawasan wisata terpadu, terbesar dan terbaik di Asia Tenggara yang memiliki jaringan terluas. Sebagai komunitas pembaharuan kehidupan masyarakat yang menjadi kebanggaan bangsa. Senantiasa menciptakan lingkungan kehidupan sosial yang lebih baik melalui sajian hiburan berkualitas yang berunsur seni, budaya dan pengetahuan dalam rangka mewujudkan komunitas pembaharuan kehidupan masyarakat yang menjadi kebanggaan bangsa.

    - Implementasinya.
    Berdasarkan perumusan masalah diatas, menurut saya Jaya Ancol sebaiknya menerapkan strategi SO (Strength Opportunities).
    PT. Pembangunan Jaya Anco memiliki beberapa Strength atau kekuatan yang tidak dimiliki oleh semua para pesaingnya yaitu :
    1. Jaya Ancol memiliki hak reklamasi lahan yang menjadikan Jaya Ancol sebagai pengembang rekreasi dan property terintegrasi. Dengan adanaya hak reklamsi Jaya Ancol bisa mempeluas kawasannya dan menjadikan Ancol sebagai tempat rekreasi terbesar di Jakarta.
    2. Segmen bisnis yang saling mendukung dalam satu kawasan. Dengan berada di kawasan strategis di Jakarta, tentunya segmenasi bisnis Ancol sangat baik.
    3. Ikon sebagai tempat rekreasi terbesar di Jakarta.
    4. Posisi kas dan hutang yang sehat untuk ekspansi.
    5. Hubungan yang baik dengan pemerintah kota. Dengan adanya hubungan yang baik dengan pemerintah kota, Jaya Ancol tidak begitu banyak mendapat kendala-kendala dalam melakukan pengembangan.
    Jaya Ancol juga memiliki Opportunity atau kesempatan yang cukup besar dibandingkan dengan para pesaingnya, yaitu :
    1. Kerjasama wahana rekreasi baik dengan daerah lain diluar Jakarta maupun dengan Negara lain. Dengan adanya kerjasama dengan wahana rekreasi lain jaya ancol bisa mengembangkan perusahaannya sehingga bisa lebih meningkatkan pendapatan bagi perusahaan.

    - Kebutuhan staff untuk mengukur strategi.
    Dengan memiliki sandar kinerja tinggi tentunya jaya Ancol juga harus memiliki staff yang professional dibidangnya agar dapat menjalankan strategi yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Dengan bekerjasama dengan wahana rekreasi dari daerah lain terutama dari luar negeri tentu akan membuat para staff Jaya Ancol memilki standar kinerja yang baik, para staff dapat melakukan pengembangan dan pelatihan dengan perusahaan lain.

    - Kultur Perusahaan.
    Perusahaan akan menjadi perusahaan yang selalu lebih baik dibandingkan dengan perusahaan lain, itu merupakan tekad dari perusahaan agar dapat bersaing dengan perusahaan lain.
    Perusahaan menerapkan kepada seluruh staff nya agar mau belajar terus menerus baik dengan perusahaan pesaing.
    Perusahaan akan berusaha mengeluarkan ide-ide dan pikira kreatif agar dapat menciptakan wahana-wahana baru yang belum ada sebelumnya.
    Dan Perusahaan akan menerapkan sikaf bertanggung jawab pada para staff dan pegawainyaBertanggung Jawab dan selalu memiliki integritas.

    Dengan memilki strategi yang baik dan dengan pengimplementasian strategi yang tepat, didukung dengan para staff dan para pegawai yang professional, dan memiliki kultur perusahaan yang baik Jaya Ancol akan dapat meninggalkan para pesaingnya.

    Komentar oleh Muhammad Zazuli | Januari 5, 2010 | Balas

  63. Nama : Fajar Mubarokh
    NIM : CIB007084
    MANAJEMEM G SI (PAGI)

    Salam sukses pak Jo
    saya mengamati BPLS, disini saya akan mencoba menjawab rumusan strategi, alasannya, implementasinya, kebutuhan staff dan kulturnya

    1. Perumusan Strategi
    Menurut saya, rumusan strategi perusahaan BPLS adalah WO
    2. Alasan
    weakness (lemah) :
    a.Masih terbatasnya sarana dan prasarana yang ada (ruang, staf pelaksana, dan sarana kerja)
    b.Belum adanya tata kerja yang jelas dalam mengatur hubungan kerja antara Dewan Pengarah BPLS, BAPEL-BPLS dan PT. Lapindo Brantas
    c.Sarana kantor yang sepenuhnya tergantung pada pinjaman dari beberapa instansi menyebabkan lokasi kantor terpaksa menjadi terpencar sehingga menghambat pelaksanaan koordinasi
    d.Terbatasnya data dan informasi yang dimiliki BAPEL-BPLS terkait penanggulangan semburan lumpur dan data geologi tanah di daerah bencana
    opportunity (peluang)
    a.Perusahaan BPLS khusus menangani penanggulangan semburan Lumpur di Sidoarjo
    b.Adanya Dewan Pengarah BPLS yang bertugas untuk memberikan arahan, pembinaan dan pengawasan kepada BAPEL-BPLS
    c.Komitmen, kemauan politik, dan dukungan yang kuat dari Pemerintah
    d.Peraturan perundang-undangan yang mendukung penyusunan program dan anggaran, pelaksanaan anggaran, dan yang berkaitan dengan administrasi keuangan, sumber daya manusia

    3. Implementasi
    a.Peningkatan fungsi koordinasi, pengendalian dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas yang menjadi kewajiban dan tanggung jawab PT. Lapindo Brantas
    b.Peningkatan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat
    c.Peningkatan kemampuan dan pengetahuan sumber daya manusia
    d.Kemampuan memanfaatkan sistem/teknologi informasi
    e.Tata kerja yang jelas antara Dewan Pengarah BPLS, BAPEL-BPLS, dan PT. Lapindo Brantas

    4. Kebutuhan staf BPLS
    Adalah ditambahnya sarana dan prasarana (ruang, staf pelaksana, dan sarana kerja)

    5. Kultur
    a.Tulus maksudnya bekerja secara ikhlas, tanpa pamrih, siap berkorban, dan semata-mata bermotivasi pengabdian
    b.Jujur maksudnya segenap karyawan BAPEL-BPLS harus bekerja dengan niat yang bersih
    c.Bekerja keras maksudnya hal yang dibutuhkan untuk dapat mencapai misi, tujuan dan sasaran

    Komentar oleh Fajar Mubarokh | Januari 5, 2010 | Balas

  64. Nama : Fajar Mubarokh
    NIM : CIB007084
    MANAJEMEM G SI (PAGI)

    Salam sukses pak Jo
    saya mengamati BPLS, disini saya akan mencoba menjawab rumusan strategi, alasannya, implementasinya, kebutuhan staff dan kulturnya

    1. Perumusan Strategi
    Menurut saya, rumusan strategi perusahaan BPLS adalah WO
    2. Alasan
    weakness (lemah) :
    a.Masih terbatasnya sarana dan prasarana yang ada (ruang, staf pelaksana, dan sarana kerja)
    b.Belum adanya tata kerja yang jelas dalam mengatur hubungan kerja antara Dewan Pengarah BPLS, BAPEL-BPLS dan PT. Lapindo Brantas
    c.Sarana kantor yang sepenuhnya tergantung pada pinjaman dari beberapa instansi menyebabkan lokasi kantor terpaksa menjadi terpencar sehingga menghambat pelaksanaan koordinasi
    d.Terbatasnya data dan informasi yang dimiliki BAPEL-BPLS terkait penanggulangan semburan lumpur dan data geologi tanah di daerah bencana

    opportunity (peluang)
    a.Perusahaan BPLS khusus menangani penanggulangan semburan Lumpur di Sidoarjo
    b.Adanya Dewan Pengarah BPLS yang bertugas untuk memberikan arahan, pembinaan dan pengawasan kepada BAPEL-BPLS
    c.Komitmen, kemauan politik, dan dukungan yang kuat dari Pemerintah
    d.Peraturan perundang-undangan yang mendukung penyusunan program dan anggaran, pelaksanaan anggaran, dan yang berkaitan dengan administrasi keuangan, sumber daya manusia

    3. Implementasi
    a.Peningkatan fungsi koordinasi, pengendalian dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas yang menjadi kewajiban dan tanggung jawab PT. Lapindo Brantas
    b.Peningkatan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat
    c.Peningkatan kemampuan dan pengetahuan sumber daya manusia
    d.Kemampuan memanfaatkan sistem/teknologi informasi
    e.Tata kerja yang jelas antara Dewan Pengarah BPLS, BAPEL-BPLS, dan PT. Lapindo Brantas

    4. Kebutuhan staf BPLS
    Adalah ditambahnya sarana dan prasarana (ruang, staf pelaksana, dan sarana kerja)

    5. Kultur
    a.Tulus maksudnya bekerja secara ikhlas, tanpa pamrih, siap berkorban, dan semata-mata bermotivasi pengabdian
    b.Jujur maksudnya segenap karyawan BAPEL-BPLS harus bekerja dengan niat yang bersih
    c.Bekerja keras maksudnya hal yang dibutuhkan untuk dapat mencapai misi, tujuan dan sasaran

    Komentar oleh Fajar Mubarokh | Januari 5, 2010 | Balas

  65. NAMA:Eko suharsono
    NIM :C1B007114
    S1 pagi

    salam sukses pak jo,,,,,…

    strategi PT. HONDA memasarakan produk nya.

    Sejak dahulu, untuk urusan sepeda motor, Honda mempunyai image yang kuat di benak masyarakat. Honda disebut-sebut sebagai raja jalanan. Frekuensi penampilan Honda di jalanan paling sering ditemui. Hingga sekarang, masyarakat
    masih mempercayai Honda sebagai pilihan utama untuk sepeda motor.Dalam menghadapi persaiangan pasar global sekarang,PT honda menerapkn beberapa strategi(SO) diantaranya.

    1.Meningkatkan kualitas produk.
    Honda mempunyai keunggulan antara lain sebagai pelopor mesin empat tak, paling irit bahan bakar, mesinnya bandel, tidak mudah rusak, perawatannya
    mudah, harga jual bekasnya tinggi, teknologi Jepang, suku cadangnya mudah

    2.Selalu menyajikan produk-produk baru.
    Dalam perkembangannya HONDA selalu menghasilkn produk baru,tetapi tidak berarti menghasilkan produk yang sama sekali baru, akan tetapi bisa pula berarti menghasilkan produk-produk hasil inovasi atau modifikasi dari produk yang sudah ada.diantara produk yang ditawarkan antara lain
    Supra X, Karisma, Karisma D, GL Max, Win, Mega Pro, Tiger,

    3.Melakukan pendekatan dengan konsumen.
    Ini diistilahkan dengan custumer relationship management, yaitu serangkaian proses dan teknik untuk mengontrol hubungan konsumen.contohnya dengan mengadakan, Pameran,Iklan Media Cetak,Media Promosi,Lomba Gambar.

    4.Melakukan distribusi secara terintegrasi.
    Untuk pendistribusian barang ,dealer tergolong cukup kreatif.dalam menyalurkan produknya kepada konsumen daeler sangat cepat dan pelayanannya pun sangat baik.
    Selain itu dealer juga memberikan kredit uang muka ringan, bonus-bonus berupa jaket, helm dan sebagainya, mengadakan undian berhadiah.

    5.Harga yang kompetitif.
    HONDA menawarkan Harga yang kompetitif tidak berarti menjual dengan harga yang murah. Sebab pihak perusahaan dapat memadukan kesiapan bersaing dengan keragaman produk yang dimiliki dengan portfolio produk yang lengkap, perusahaan bisa menjual produk dengan harga beragam sesuai permintaan konsumennya

    kesimpulan:
    Dengan produk yang dimiliki Honda cukup dengan mempertahankan kualitas produk tetap ada, sehingga tetap mampu menjadi produk kecintaan masyarakat.

    Komentar oleh Eko suharsono | Januari 5, 2010 | Balas

  66. Nama : Adnan Khasogi.H
    NIM : C1B007088
    Manajemen G SI Pagi

    Salam sukses selalu Pak Jo…

    Saya menggamati tentang PT.Coca-cola

    Mengenai rumusan strategi yang diterapkan PT.Coca-cola yaitu SO, WO, ST, WT
    Alasan Strategi SO :
    1.Menganalisis pasar pada tahap perencanaan produk yang menyediakan informasi agar ide sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.
    2.Mengevaluasi produk pada saat pengembangan, prkenalan, dan pemantauan kinerja produk yang sudah ada.
    3.Memutuskan target pasar dan strategi penentuan posisi dalam memasarkan produk.
    4.Memproses permintaan dan dan keluhan konsumen.
    5.Memanfaatkan teknologi dan informasi untuk memperbarui dan pengembangan produk.
    Alasan Strategi WO :
    1.Mngandalkan para grosir maupun pengecernya untuk mendorong konsumen.
    2.Membuat keputusan tentang bahan-bahan yang di gunakan dengan pertimbangkan fakyor-faktor: kebutuhan spesifikasi produk atau komponen, biaya-biaya bahan relatif, dan biaya-biaya pemerosesan relatif.
    3.Mencari gagasan-gagasan produk dari pasar atau teknologi yang telah ada.
    4.Menciptakan produk baru yang tidak membahayakan kesehatan.
    Alasan Strategi ST :
    1.Merancang harga secara fleksibel untuk mengatasi perubahan dan ketidak pastian.
    2.Memperhatikan produk tertentu yang di produksi dan atau produk yang sering di beli konsumen.
    3.Mengadakan perjanjian penempatan merk pada produk-produk yang di buat.
    4.Melayani aktivitas-aktivitas permohonan spesifikasi produk, permohonan rincian, pemrosesan pembelian.
    Alasan Strategi WT :
    5.Mengadakan perluasan produk dengan diversifikasi dan melakukan inovasi.
    6.Melakukan Riset and Development yang intensif atas produknya.
    7.Memantau perkembangan persaingan yang kompetitif.
    8.Menekan biaya produksi yang efektif dan efisien.
    Implementasinya :
    9.Semakin meningkatnya pendapatan disposabel, penjualan Coca-cola akan meningkat.
    Pendapatan disposabel adalah sisa pendapatan perseorangan yang meliputi pembayaran transfer setelah pembayaran semua pajak langsung dan sumbangan asuransi nasional. Pendapatan disposabel merupakan faktor penentu tingkat pengeluaran untuk konsumsi dan tabungan dalam suatu perekonomian. Pada hakikatnya pendapatan disposabel di gunakan oleh para penerimanya yaitu semua rumah tangga yang ada dalam perekonomian, untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang mereka ingini, hal ini menjadi peluang bagi perusahaan Coca-cola.
    10.Konsumsi minuman ringan berbanding terbalik dengan usia seseorang. Artinya semakin tua, semakin berkurang minuman-minuman ringan, sebaliknya kelompok muda yang banyak minum-minuman ringan.
    11.Teknologi membuat dunia semakin sempit, sehingga dapat menciptakan segmen pasar baru kemudian munculnya pasar “kaum muda” baru yang lebih mudah di jangkau.
    12.Industri minuman ringan memiliki potensi yang amat besar untuk di kembangkan.
    Hal ini di dukung dengan jumlah konsumsi perkapita yang masih rendah dan penduduk berusia muda yang sangat besar. Dengan konsumsi minuman ringan yang sedemikian luasnya, produk minuman ringan bukanlah barang mewah melainkan barang biasa.
    13.Minuman ringan mudah sekali di peroleh di berbagai tempat.
    Coca-cola merupaka minuman ringan yang mudah di peroleh mulai dari warung-warung sampai toko-toko kecil. Minuman ringan di konsumsi oleh semua lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan dan pekerjaan.
    14.Coca-cola mendapat persaingan yang kuat dari pepsi dan cadburry.
    Coca-cola mempunyai dua pesaing utama yaitu PepsiCo dan Cadburry Schweppes PLC. PepsiCo mempunyai jumlah karyawan dua kali lebih banyak dari Coca-cola Company. Sedangkan Cadburry Schweppes PLC mempunyai diversifikasi produk yang mana tidak di miliki oleh dua pesaingnya. Diversifikasi itu meliputi: industri minuman, coklat dan permen karet.
    15.Ada banyak minuman subtitusi dari minuman ringan yang populer.
    Minuman Sitrus (Citrus Beverage) dari sari buah (Fruit Juice) nerupakan produk pengganti dan memiliki harga yang cenderung lebih murah dari pada Coca-cola.
    16.Peningkatan biaya per unit akibat keterbatasan bahan baku.
    Air merupakan bahan utama dalam industri minuman ringan. Keterbatasan air di beberapa bagian dunia menyebabkan system pemurnian air harus di lakukan sehingga menyebabkan biaya produksi yang di bebenkan akan lebih tinggi.
    17.Bahan pendukung utama Coca-cola mudah di ganti dengan bahan lain yang mudah di dapat.
    Bahan utama Coca -cola adalah sirup jagung berkadar fruktosa tinggi, sejenis gula, untuk di amerika serikat dapat di pasok oleh sebagian besar sunber domistik. Untuk di luar Amerika serikat dapat di ganti dengan sukrosa. Bahan lain adalah aspartam, bahan pemanis yang di gunakan dalam produk minuman ringan rendah kalori di peroleh dari The Nutra Sweet Company.
    Kebutuhan Staff :
    Seharusnya PT.Coca-cola Company tidak menghasilkan produk yang organik saja, setidaknya PT.Coca-cola mampu menciptakan produk” yang non organik, agar tidak tertinggalnya persaingan dengan pesaing-pesaing utama PT.Coca-cola.
    Kultur Perusahaan :
    Bagi perusahaan Coca-Cola, kualitas lebih dari sekedar apa yang dirasakan, dilihat, diukur atau dikelola. Kualitas menjadi sebuah keutamaan dalam setiap tindakan kami

    Komentar oleh Adnan Khasogi.H | Januari 5, 2010 | Balas

  67. NAMA:Eko suharsono
    NIM :C1B007114
    S1 pagi

    salam sukses pak jo,,,,,…

    strategi PT.AHM HONDA memasarakan produk nya.

    Sejak dahulu, untuk urusan sepeda motor, Honda mempunyai image yang kuat di benak masyarakat. Honda disebut-sebut sebagai raja jalanan. Frekuensi penampilan Honda di jalanan paling sering ditemui. Hingga sekarang, masyarakat
    masih mempercayai Honda sebagai pilihan utama untuk sepeda motor.Dalam menghadapi persaiangan pasar global sekarang,PT honda menerapkn beberapa strategi(SO) diantaranya.

    1.Meningkatkan kualitas produk.
    Honda mempunyai keunggulan antara lain sebagai pelopor mesin empat tak, paling irit bahan bakar, mesinnya bandel, tidak mudah rusak, perawatannya
    mudah, harga jual bekasnya tinggi, teknologi Jepang, suku cadangnya mudah

    2.Selalu menyajikan produk-produk baru.
    Dalam perkembangannya HONDA selalu menghasilkn produk baru,tetapi tidak berarti menghasilkan produk yang sama sekali baru, akan tetapi bisa pula berarti menghasilkan produk-produk hasil inovasi atau modifikasi dari produk yang sudah ada.diantara produk yang ditawarkan antara lain
    Supra X, Karisma, Karisma D, GL Max, Vario, Mega Pro, Tiger,

    3.Melakukan pendekatan dengan konsumen.
    Ini diistilahkan dengan custumer relationship management, yaitu serangkaian proses dan teknik untuk mengontrol hubungan konsumen.contohnya dengan mengadakan, Pameran,Iklan Media Cetak,Media Promosi,Lomba Gambar.

    4.Melakukan distribusi secara terintegrasi.
    Untuk pendistribusian barang ,dealer tergolong cukup kreatif.dalam menyalurkan produknya kepada konsumen daeler sangat cepat dan pelayanannya pun sangat baik.
    Selain itu dealer juga memberikan kredit uang muka ringan, bonus-bonus berupa jaket, helm dan sebagainya, mengadakan undian berhadiah.

    5.Harga yang kompetitif.
    HONDA menawarkan Harga yang kompetitif tidak berarti menjual dengan harga yang murah. Sebab pihak perusahaan dapat memadukan kesiapan bersaing dengan keragaman produk yang dimiliki dengan portfolio produk yang lengkap, perusahaan bisa menjual produk dengan harga beragam sesuai permintaan konsumennya

    Kultur perusahaan:
    Perusahaan AHM HONDA menfokuskan kepuasan para konsumen,dan mengutamakan pencapaian kualitas produk-produk yang baik.

    kesimpulan:
    Dengan produk yang dimiliki Honda cukup dengan mempertahankan kualitas produk tetap ada, sehingga tetap mampu menjadi produk kecintaan masyarakat.

    Komentar oleh Eko suharsono | Januari 5, 2010 | Balas

  68. Nama : Adnan Khasogi.H
    NIM : C1B007088
    Manajemen G SI Pagi

    Salam sukses selalu Pak Jo…

    Saya menggamati tentang PT.Coca-cola

    Mengenai rumusan strategi yang diterapkan PT.Coca-cola yaitu SO, WO, ST, WT

    Alasan Strategi SO :
    1.Menganalisis pasar pada tahap perencanaan produk yang menyediakan informasi agar ide sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.
    2.Mengevaluasi produk pada saat pengembangan, prkenalan, dan pemantauan kinerja produk yang sudah ada.
    3.Memutuskan target pasar dan strategi penentuan posisi dalam memasarkan produk.
    4.Memproses permintaan dan dan keluhan konsumen.
    5.Memanfaatkan teknologi dan informasi untuk memperbarui dan pengembangan produk.

    Alasan Strategi WO :
    1.Mngandalkan para grosir maupun pengecernya untuk mendorong konsumen.
    2.Membuat keputusan tentang bahan-bahan yang di gunakan dengan pertimbangkan fakyor-faktor: kebutuhan spesifikasi produk atau komponen, biaya-biaya bahan relatif, dan biaya-biaya pemerosesan relatif.
    3.Mencari gagasan-gagasan produk dari pasar atau teknologi yang telah ada.
    4.Menciptakan produk baru yang tidak membahayakan kesehatan.

    Alasan Strategi ST :
    1.Merancang harga secara fleksibel untuk mengatasi perubahan dan ketidak pastian.
    2.Memperhatikan produk tertentu yang di produksi dan atau produk yang sering di beli konsumen.
    3.Mengadakan perjanjian penempatan merk pada produk-produk yang di buat.
    4.Melayani aktivitas-aktivitas permohonan spesifikasi produk, permohonan rincian, pemrosesan pembelian.

    Alasan Strategi WT :
    1.Mengadakan perluasan produk dengan diversifikasi dan melakukan inovasi.
    2.Melakukan Riset and Development yang intensif atas produknya.
    3.Memantau perkembangan persaingan yang kompetitif.
    4.Menekan biaya produksi yang efektif dan efisien.

    Implementasinya :
    1.Semakin meningkatnya pendapatan disposabel, penjualan Coca-cola akan meningkat.
    Pendapatan disposabel adalah sisa pendapatan perseorangan yang meliputi pembayaran transfer setelah pembayaran semua pajak langsung dan sumbangan asuransi nasional. Pendapatan disposabel merupakan faktor penentu tingkat pengeluaran untuk konsumsi dan tabungan dalam suatu perekonomian. Pada hakikatnya pendapatan disposabel di gunakan oleh para penerimanya yaitu semua rumah tangga yang ada dalam perekonomian, untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang mereka ingini, hal ini menjadi peluang bagi perusahaan Coca-cola.
    2.Konsumsi minuman ringan berbanding terbalik dengan usia seseorang. Artinya semakin tua, semakin berkurang minuman-minuman ringan, sebaliknya kelompok muda yang banyak minum-minuman ringan.
    3.Teknologi membuat dunia semakin sempit, sehingga dapat menciptakan segmen pasar baru kemudian munculnya pasar “kaum muda” baru yang lebih mudah di jangkau.
    4.Industri minuman ringan memiliki potensi yang amat besar untuk di kembangkan.
    Hal ini di dukung dengan jumlah konsumsi perkapita yang masih rendah dan penduduk berusia muda yang sangat besar. Dengan konsumsi minuman ringan yang sedemikian luasnya, produk minuman ringan bukanlah barang mewah melainkan barang biasa.
    5.Minuman ringan mudah sekali di peroleh di berbagai tempat.
    Coca-cola merupaka minuman ringan yang mudah di peroleh mulai dari warung-warung sampai toko-toko kecil. Minuman ringan di konsumsi oleh semua lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan dan pekerjaan.
    6.Coca-cola mendapat persaingan yang kuat dari pepsi dan cadburry.
    Coca-cola mempunyai dua pesaing utama yaitu PepsiCo dan Cadburry Schweppes PLC. PepsiCo mempunyai jumlah karyawan dua kali lebih banyak dari Coca-cola Company. Sedangkan Cadburry Schweppes PLC mempunyai diversifikasi produk yang mana tidak di miliki oleh dua pesaingnya. Diversifikasi itu meliputi: industri minuman, coklat dan permen karet.
    7.Ada banyak minuman subtitusi dari minuman ringan yang populer.
    Minuman Sitrus (Citrus Beverage) dari sari buah (Fruit Juice) nerupakan produk pengganti dan memiliki harga yang cenderung lebih murah dari pada Coca-cola.
    8.Peningkatan biaya per unit akibat keterbatasan bahan baku.
    Air merupakan bahan utama dalam industri minuman ringan. Keterbatasan air di beberapa bagian dunia menyebabkan system pemurnian air harus di lakukan sehingga menyebabkan biaya produksi yang di bebenkan akan lebih tinggi.
    9.Bahan pendukung utama Coca-cola mudah di ganti dengan bahan lain yang mudah di dapat.
    Bahan utama Coca -cola adalah sirup jagung berkadar fruktosa tinggi, sejenis gula, untuk di amerika serikat dapat di pasok oleh sebagian besar sunber domistik. Untuk di luar Amerika serikat dapat di ganti dengan sukrosa. Bahan lain adalah aspartam, bahan pemanis yang di gunakan dalam produk minuman ringan rendah kalori di peroleh dari The Nutra Sweet Company.

    Kebutuhan Staff :
    Seharusnya PT.Coca-cola Company tidak menghasilkan produk yang organik saja, setidaknya PT.Coca-cola mampu menciptakan produk” yang non organik, agar tidak tertinggalnya persaingan dengan pesaing-pesaing utama PT.Coca-cola.

    Kultur Perusahaan :
    Bagi perusahaan Coca-Cola, kualitas lebih dari sekedar apa yang dirasakan, dilihat, diukur atau dikelola. Kualitas menjadi sebuah keutamaan dalam setiap tindakan kami

    Adnan, strategi tentunya salah satu diantara 4 yg anda ceritakan di atas. Jadi pilihlah satu, dan beri alasannya.

    Komentar oleh Adnan Khasogi.H | Januari 5, 2010 | Balas

  69. Laili Dimyati
    C1B007107
    Manajemen Stategik
    S1 Pagi

    pagi Pak Jo

    Untuk tugas akhir semester kali ini saya melanjutkan pembahasan mengenai analisis internal PT. Perkebunan Nusantara V yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit dan karet. Adapun strategi yang digunakana oleh perusahaan ini adalah strategi SO (Strenght Opportunity).
    Kekuatan perusahaan ini yaitu:
    1. Memiliki hubungan kemitraan yang kuat dengan para petani
    Hubungan antara perusahaan dan petani telah berlangsung lama dalam mengelola bisnis kelapa sawit. Perusahaan memberikan pembinaan manajemen dan bantuan teknis kepada petani plasma sekitar kebun. Keberadaan perusahaan merupakan salah satu faktor dalam meraih sukses dan memberikan standar kehidupan yang lebih baik bagi petani.

    2. Memiliki mutu kebun dan hasil produksi yang sesuai baku teknis
    Perusahaan senantiasa memelihara kualitas produk yang diserahkan kepada pembeli. Perusahaan menetapkan batasan indikator-indikator mutu atas produk yang diserahkan kepada pembeli, antara lain kadar asam lemak bebas, kadar air, kadar kotoran dan sebagainya.

    3. Memiliki sarana dalam mengolah hasil produksi sesuai standar teknis
    Hingga kini produksi Palm Kernel Oil (PKO) masih memanfaatkan fasilitas prosesor milik pihak ketiga. Namun saat ini Perusahaan tengah merencanakan pengembangan produk inti sawit dan dalam waktu dekat Perusahaan akan membangun pabrik PKO di Tandun.

    4. Memiliki karyawan yang yang berkompeten
    Pembinaan karyawan dilaksanakan secara terstruktur melalui mekanisme reward and punishment serta mutasi dan promosi. Sedangkan untuk pengembangan karyawan, Perusahaan memberikan kesempatan untuk mengikuti berbagai program pendidikan, baik yang diselenggarakan secara internal (in house training) maupun yang diselenggarakan oleh lembaga-lembaga pendidikan. Perusahaan juga menyediakan peluang yang sama kepada karyawan yang memiliki kompetensi bidang kerja yang dibutuhkan Perusahaan untuk pengembangan karirnya sesuai dengan kelayakan dan kemampuan.

    Kesempatan yang dimiliki perusahaan ini adalah:
    1. Semakin banyak produk yang dapat dihasilkan dari kelapa sawit
    Saat ini permintaan minyak kelapa sawit sebagai bahan mentah yang digunakan dalam produksi makanan, kosmetika dan sekarang produksi biodiesel semakin meningkat. Hal ini membuka kesempatan yang semakin luas bagi perusahaan dalam memasarkan produknya.

    2. Meningkatnya permintaan dari pasar nasional dan internasional
    Dengan semakin banyak produk yang dapat di hasilkan dari kelapa sawit, maka permintaan akan kelapa sawit sendiri makin meningkat baik dari Indonesia sendiri maupun dari luar negeri terutama negara-negara industri yang semakin menyadari besarnya dampak dari perubahan iklim saat ini sehingga mereka berusaha mengurangi emisi karbon dengan menggunakan biodesel.

    Berdasarkan kekuatan dan kesempatan yang dimiliki oleh PT.Perkebunan Nusantara V tersebut, maka dapat dirumuskan strategi SO yaitu:
    1. Meningkatkan produksi minyak kelapa sawit dalam bentuk refined dan meningkatkan standar refined untuk lebih menarik minat pasar
    2. Meningkatkan promosi minyak kelapa sawit dari Indonesia di dunia internasional
    3. Bentuk lebih banyak partner dengan perusahaan-perusahaan penyalur minyak kelapa sawit di luar negeri terutama di negara-negara yang menjadi tujuan ekspor seperti di Eropa Barat, India, Pakistan, Cina, dan Jepang.
    4. Era pasar bebas antara ASEAN-Cina padatahun 2010 ini semakin memperbesar peluang bagi perusahaan untuk memasarkan hasil produksinya.

    Untuk dapat melaksanakan strategi tersebut, maka dibutuhkan staff yang memiliki pandangan luas kedepan yang menyadari pentingnya era globalisasi saat ini dan dapat memanfaatkan kesempatan dan kekuatan yang mereka miliki. Selain itu juga diperlukan staff yang mengerti dan memahami seluk-beluk pasar internasional untuk mempermudah mereka dalam melakukan ekspansi ke negara lain. Untuk mendapatkan staff seperti ini, maka diperlukan kualitas pelatihan dan pengembangan yang berstandar internasional. Selain itu perusahaan sendiri harus siap dan cepat tanggap terhadap segala perubahan situasi yang dapat berpengaruh bagi perusahaan. Hal ini akan mudah dilakukan karena karyawan di perusahaan ini mau menerima perubahan dan dan hal ini tidak bertentangan dengan kultur perusahaan.
    Adapun kultur perusahaan ini yaitu openness(terbuka). perusahaan bersikap terbuka dalam menjalankan bisnisnya, yaitu terbuka pada mitra petani, pegawai dan bersikap terbuka terhadap perubahan. Kultur perusahaan ini merupakan senjata yang tepat untuk digunakan dalam mencapai strategi yang telah dirumuskan.

    Komentar oleh Laili Dimyati | Januari 6, 2010 | Balas

  70. NAMA : RYAN MAYO PUTRA
    NIM : C1B007115
    JURUSAN : MANAJEMEN G

    SALAM SUKSES PAK JO,
    SESUAI PERINTAH KUIS YANG KE 2 SAYA KEMBALI AKAN MENGAMATI PT.INDOSAT SEBAGAI PELENGKAP TUGAS SAYA.
    1RUMUSAN STRATEGI PERUSAHAAN BERDASARKAN ARGUMEN SAYA YAITU:
    Growth Strategy
    Indosat berusaha mempertahankan keberadaannya sebagai pemimpin pasar untuk jasa telekomunikasi internasional di Indonesia, memposisikan dirinya sebagai perusahaan telekomunikasi berkelas-dunia, dan menjadi pemain global dalam industri telekomunikasi dunia. Hal ini dicapai melalui Strategi Bisnis “1-plus-3″ yang mencoba:
    “1″ Membangun jasa telekomunikasi internasional melingkupi central core business
    Lalu-lintas telekomunikasi internasional Indosat di transmisikan melalui satelit internasional, sistem kabel bawah laut, dan sambungan gelombang mikro, yang kesemuanya menggunakan teknologi digital mutakhir termasuk protokol multimedia canggih. Indosat mengoperasikan empat gerbang internasional di Jakarta, Surabaya, Medan, dan Batam dimana lalu-lintas melewati dari Indonesia ke seluruh dunia, dan sebaliknya. Setelah membangun akses ke satelit yang cukup melalui sembilan stasiun bumi di empat lokasi gerbang melintang Indonesia, Indosat pada saat ini memperluas aksesnya ke kabel serat optik digital bawah laut dengan bergabung ke konsorsium kabel regional dan dunia. Ini semua adalah bagian dari program perluasan yang didesain untuk meningkatkan kapasitas, memperbaiki kualitas, dan menyediakan jasa baru untuk memenuhi perubahan permintaan konsumen.
    2. Alasan pemilihan strategi tersebut karna PT Indosat selalu :
    •Selalu mencari cara yang paling ekonomis menurunkan beban pembelanjaan pada mata uang asing
    Indosat mengurangi biaya sirkuit dengan menggunakan lebih banyak sirkuit kabel bawah laut ketimbang satelit, yang pada saat ini mencapai 74% dari total bandwith.
    •Melakukan kebijakan konservatif menyangkut situasi krisis ekonomi Indonesia
    Pengalokasian hutang tak tertagih yang cukup besar, meningkat 88,4% dari tahun sebelumnya.
    •Menerapkan kebijakan likuiditas yang berhati-hati
    Biaya telekomunikasi dan beban perawatan meningkat sebagai dampak melemahnya Rupiah. Namun dalam hal ini pertumbuhan beban operasi diupayakan lebih rendah dari pendapatan operasi, serta meningkatkan profit margin.
    •Melindungi fundamental dasar Indosat dari pengaruh kinerja negatif anak perusahaan
    Untuk menghindari dampak dari kinerja negatif anak perusahaan, maka dilakukan program restrukturisasi diversifikasi bisnis, yang akan memperbaiki posisi keuangan perusahaan dalam jangka pendek dan sesuai dengan strategi jangka panjang.
    3. Strategi tersebut diimplementasikan dengan cara :
    1. Partisipasi dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi domestik
    Indosat memandang investasinya pada infrastruktur telekomunikasi domestik selain sebagai alat untuk memperluas pasar jasa telekomunikasi internasional, juga sebagai sumber pendapatan baru untuk perusahaan. Dua ventura utama Indosat pada lapangan ini adalah PT Mitra Global Telekomunikasi Indonesia sebagai pemegang lisensi operator telekomunikasi di daerah Jawa Tengah, PT Pramindo Ikat Nisantara di Sumatra, dan PT Telekomunikasi Selular Indonesia (Telkomsel), perusahaan join-ventura jasa GSM selular bergerak.
    2. Meningkatkan peranannya dalam telekomunikasi regional dan internasional
    Indosat memulai proyek internasional, melibatkan join-ventura dengan mendasarkan sebagaimana membangun carriers telekomunikasi internasional. Tujuan utamanya adalah meningkatkan lalu-lintas internasional melalui gerbang perusahaan, memperoleh pendapatan langsung dari proyek dan mendapatkan tambahan keahlian dari pembukaan internasional. Sampai sekarang, Indosat terikat dengan berbagai proyek telekomunikasi termasuk join-ventura dengan entitas telekomunikasi yang bersangkutan dari Kamboja dan Kazakstan dan investasi ekuitas pada jasa selular berbasis PHS di Jepang sebagaimana di USA Global Link dan Alphanet Telecom Inc. Keduanya adalah pemain utama carrier telekomunkasi. Sebagai tambahan, Indosat telah bergabung dengan aliansi internasional seperti Concert and World Partners dan telah ditunjuk sebagai gerbang bagi Sistem Bergerak Global Inmarsat, SAN ICO melayani kawasan Asia Tenggara.
    3. Mengambil diversifikasi terbatas pada bisnis komplementer
    Indosat juga mencoba untuk mendiversifikasi pada daerah di mana keahlian perusahaan dalam telekomunikasi dapat dipergunakan untuk mengoptimumkan efek seperti pada jasa bernilai tambah yang melengkapi bisnis core perusahaan. Jasa –jasa ini tersedia melalui perusahaan anak dan pada saat ini meliputi beberapa jasa pertukaran data elektronik, bank elektronik, multimedia , dan internet.
    4. Kebutuhan staf untuk mendukung strategi bisnis dari PT. Indosat adalah karyawan memerlukan alat alat yang menunjang untuk operasional kerja karyawan karna alat alat yang sekarang kurang memadai,karyawan perlu lebih diperhatikan kesejahtraan nya,Membatasi diversifikasi bisnis secara selektif, sehingga tidak mempengaruhi fundamental dasar perusahaan.
    5.Kultur perusahaan adalah mementingkan kepuasaan konsumen dan selalu mencari inovasi baru demi tercipta nya rasa puas dari konsumen sehingga akan berdampak kepada banyak nya pelanggan yang aka terus bertambah menggunakan jasa perusahaan,serta perusahaan juga tidak mengabaikan peran serta karyawan dalam menjalankan strategi bisnis perusahaan dengan cara selalu memperhatikan para karyawan nya karna bagi perusahaan karyawan adalah aset yang sangat berharga dan tak ternilai.dengan kultur perusahaan yang begitu bagus saya yakin strategi bisnis perusahaan akan berjalan lancar dan target yang di tuju akan tercapai.

    Demikian lah penjelasan saya pak jo, apabila ada kekurangan tolong diberi tahu agar dapat saya perbaiki Terima Kasih.
    Sukses Selalu……..

    http://www.angelfire.com/id/akademika/msstrasat98.html

    Komentar oleh RYAN MAYO PUTRA | Januari 6, 2010 | Balas

  71. NAMA : MAHMUD ARDIANSYAH DAULAY
    NIM : C1B007123
    KELAS: G
    FAKULTAS : EKNOMI S1 PAGI

    Salam sukses Pak Jo,…

    Saya mengamati PT.DJARUM,…

    A. Mengenai strategi yang dilakukan dalam PT. Djarum yaitu tentang SO, WO,ST,WT sebagai berikut :

    1. Strategi SO :

    a. mengenali pesaingnya baik dengan rokok filter maupun kretek.
    b. melakukan gebrakan-gebrakan baru dengan memproduksi barang baru yang Lebih menarik untuk bersaing dengan produk baru sejenis.
    c. Perusahaan ini mengemas produk lama dengan kemasan baru, sehingga produk lama tidak kalah saing dengan produk baru.
    d. memberikan beasiswa dengan mengandalakan cabang olahraga sebagai sposnsornya dalam menarik simpati konsumen.
    e. Menciptakan iklan yang lebih menarik dan fokus baik pada kalangan muda maupun orang dewasa.
    f. melakukan promosi yang lebih gencar dengan menadakan event-event tertentu agar cakupannya semakin luas.

    2. Strategi WO :

    a. Pemasarannya mayoritas kepada konsumen kalangan orang-orang dewasa,sehingga Djarum lambat dikenal di kalangan kaula muda.
    b. mengubah pemikiran kaula muda tentang konsumen rokoknya hanya orang-orang dewasa saja.

    3. Strategi ST :
    a. menggunakan Tembakau berkualaitas baik dibandingkan pesaingnya.
    b. Menjaga kestabilan harga agar tidak kalah saing dengan produk lain sejenis.
    c. Menjaga distribusi produk agar dapat mencakup seluruh wilayah Indonesia dan tepat pada sasaran pemasaran (tidak meleset dari konsumen).

    4. Strategi WT :

    a. lebih memperkenalkan produknya secara luas kepada kaula muda agar lebih dikenal dikalangan tersebut.
    b. menciptakan inovasi terhadap kemasan produknya agar tidak ketinggalan dengan produk lain yang menggunakan kemasan yang menarik.
    c. perubahan iklan yang lebih fokus pada target pasarnya.

    Saya lebih memilih dan memprioritaskan kepada Strategi SO.

    B. Alasan :
    yaitu PT. Djarum telah memiliki kekuatan yang sangat signifikan dalam pemasarannya, saat ini dia menempati posisi ke tiga dalam industri rokok kretek di Indonesia, maka dengan kekuatan yang dimilikinya maka Djarum akan lebih berpeluang lagi dalam mencapai kesempatan dalam mendominasi pasar, yaitu dengan cara yang telah disebutkan :

    a. mengenali pesaingnya baik dengan rokok filter maupun kretek.
    b. melakukan gebrakan-gebrakan baru dengan memproduksi barang baru yang Lebih menarik untuk bersaing dengan produk baru sejenis.
    c. Perusahaan ini mengemas produk lama dengan kemasan baru, sehingga produk lama tidak kalah saing dengan produk baru.
    d. memberikan beasiswa dengan mengandalakan cabang olahraga sebagai sposnsornya dalam menarik simpati konsumen.
    e. Menciptakan iklan yang lebih menarik dan fokus baik pada kalangan muda maupun orang dewasa.

    Apabila Djarum berhasil melakukan itu semua maka kemungkinan besar Djarum akan tetap bertahan dengan produknya di pasar rokok yang semakin mendapatkan pesaing-pesaing baru dengan produk yang sama tetapi kualitas berbeda. Jadi otomatis dengan semua hal itu Dajrum semakin dikenal dan selalu melakukan inovasi yang baik.

    C. Implementasinya :

    Penerapannya dilakuan secara bertahap, dengan lebih teliti dan lebih sempurna lagi agar para persaingan di pasar semakin sehat.
    1. Manajemen yang banyak diterapkan oleh djarum adalah pemasaran karena pt djarum berorientasi pada masyarakat pengguna rokok ,sehingga memerlukan pemasaran yng strategis dan cermat . manajemen pemasaran sendiri adalah adalah penganalisaan, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program-program yang bertujuan menimbulkan pertukaran dengan pasar yang dituju dengan maksud untuk mencapai tujuan perusahaan,salah satu nya adalah penjualan produk , strategi yang digunakan adalah yang bergantung pada organisasi untuk menjual beberapa produk ini .Penjualan mencakup banyak aktivitas pemasaran seperti iklan, promosi
    penjualan, publisitas, penjualan pribadi, manajemen tenaga
    penjualan, hubungan dengan pelanggan.

    2. PT.Djarum selalu memberikan respon yang inovatif pada konsumen. Profesional dalam mengimplementasikan strategi-strategi yang telah dirancang dengan penuh optimis. Dengan profesionalisme tersebut semuanya dapat tercapai.

    3. Promosi sangat diperlukan dalam memperluas pasar , maka dari itu PT Djarum seringkali melakukan promosi untuk meningkatkan mutu dan kualitas .

    D. Kebutuhan Staff Untuk mendukung Strategi :
    a. dalam pemasaranya,,staff membutuhkan fasilitas yang layak,efektif dan efisien salah satunya yaitu Transportasi yang memadai.

    b. dalam pembuatan Promosi iklan, PT.Djarum harus memberikan budget atau dana yang lebih memadai agar strategi tersebut dapat dilakukan dengan baik tanpa membuat para staff merasa dirugikan atau timbulnya keluhan.

    c. PT. Djarum memberikan kompensasi dan promosi kenaikan jabatan kepada staff-staff tertentu yang berhasil menjalankan strategi tersebut sesuai perencanaa.

    http://search.winamp.com/search/search?q=strategi+PT.+djarum+dalam+pemasaran&s_it=spelling

    http://www.docstoc.com/docs/12195767/manajemen-strategi

    Sekian Pemaparan dan Penjelasan Dari Saya mengenai PT.DJARUM Pak JO,…semoga memuaskan,…

    TERIMA KASIH PAK JO,………

    Mahmud, strategy yg dijelaskan seharusnya satu diantara 4 yg anda jelaskan di atas. Baru berikan penjelasan atau argumentasi, kenapa anda yakin memilih satu diatara 4. Alasannya apa. Silahkan dicoba lagi.

    Komentar oleh MAHMUD ARDIANSYAH DAULAY | Januari 6, 2010 | Balas

  72. NAMA : ANGGA GUNAWAN
    NIM : C1B007116
    KELAS: G
    FAKULTAS: EKONOMI MANAJEMEN S1 PAGI

    Selamat Siang Pak jo, salam sukses selalu,…..

    Untuk tugas terakhir ini Saya masih mengamati PT. PERTAMINA tentang strategi SO,WO,ST,WT sebagai berikut.

    A. Strategi

    Secara fakta di lapangan dapat dilihat bahwa Pertamina sebenarnya tidak memiliki pesaing yang ketat, namun dengan adanya PETRONAS menjadikan mimpi buruk bagi Pertamina, untuk itu Pertamina harus melakukan strategi-strategi sbb :

    1. Strategi SO :
    a.Memperluas pendistribusian sampai ke daerah-daerah pelosok yang kekurangan pemasok.
    b.Memperbaiki kinerja karyawan terutama pada pelayanan konsumen.
    c.Memprioritaskan pada pelayanan yang lebih baik terutama pada kepuasan dan kenyamanan konsumen.
    d.menjamin keaslian dari BBM yang akan didistribusikan.

    2. Strategi WO :
    a.Melakukan profesionalisme dalam proses penjadwalan pendistribusian sehingga dapat di distribusikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan disetiap daerah
    b.Menyediakan stock yang cukup apabila terjadi kelangkaan pada periode-periode tertentu.
    c.memperbaiki kinerja perusahaan dalam rangka transformasi bisnis menuju perusahaan kelas dunia

    3. Strategi ST :
    a.Strategi logistik dan Supply Chain Management yang tepat merupakan salah satu cara untuk memenangkan persaingan
    b.fokus mempertahankan dan berupaya meningkatkan pertumbuhan produksi.
    c.menyiapkan secondary recovery dengan memanfaatkan teknologi yang lebih baik untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi yang lebih tinggi
    d.meyakinkan konsumen tentang takaran literan yang akurat yaitu dengan program ” pasti Pas “.
    e.Memperluas pendistribusian sampai ke daerah-daerah pelosok yang kekurangan pemasok.

    4. Strategi WT :
    a.Mencegah terjadinya penyimpangan dalam proses pendistribusian yang diakibatkan oleh oknum-oknum tertentu.
    b.memastikan proses pendistribusian tidak berkurang dari proses permintaannya.
    c.memastikan pengoplosan tidak terjadi dalam proses pendistribusian.

    2. Di sini Untuk Pertamina Saya lebih memprioritaskan kepada Strategi ST .
    Alasannya :
    saat ini PERTAMINA adalah produsen BBM terbesar yang ada di Indonesia, dengan hal itu sudah tentu Pertamina memiliki kekuatan yang signifikan dan lebih menjanjikan, hanya saja saat ini Pertamina merasa mendapatkan pesaing maupun ancaman yang masih dapat di minimumkan yaitu dari PETRONAS, untuk itu Saya lebih memilih strategi ST ini, yaitu Pertamina cuma harus memperbaiki kinerjanya, dan lebih memperbanyak produksi,dan lebih meyakinkan lagi tentang takarannya seperti yang telah disebutkan di atas yaitu :

    Strategi ST :
    a.Strategi logistik dan Supply Chain Management yang tepat merupakan salah satu cara untuk memenangkan persaingan
    b.fokus mempertahankan dan berupaya meningkatkan pertumbuhan produksi.
    c.menyiapkan secondary recovery dengan memanfaatkan teknologi yang lebih baik untuk mempertahankan dan meningkatkan produksi yang lebih tinggi
    d.meyakinkan konsumen tentang takaran literan yang akurat yaitu dengan program ” pasti Pas “.

    3. Implementasinya

    Penerapannya dilakukan secara terang-terangan tanpa ada pihak-pihak yang tidak tahu, yaitu tentang proses penakaran yang sekarang sudah disertifikasi dengan UU dengan penerapan semboyan Pasti Pas dan pelayanan 3S ,(senyum,sapa,salam).Kemudian penerapan dengan teknologi baru yang telah dipersiapkan untuk mencapai produksi yang lebih tinggi agar dapat meminimumkan kelangkaan-kelangkaan yang sering kali terjada pada periode-periode tertentu.

    Pembenahan sumberdaya manusia (SDM) yang ada di Pertamina sangat mendesak untuk dilakukan agar Pertamina benar-benar efisien. SDM yang dianggap sudah tidak mampu lagi menyesuaikan diri dengan tuntutan dan beban tugas yang diemban Pertamina dewasa ini maka SDM tersebut perlu digantikan dengan SDM muda, handal dan energik sehingga Pertamina menjadi perusahaan yang sangat profitable.

    Pertamina juga merupakan aset negara yang masih mempunyai potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sehingga menjadi perusahaan modern, efisien dan berkelas dunia. Berbagai perubahan yang telah dilakukan harus terus dilakukan agar Pertamina tetap eksis dalam dunia perminyakan baik di tingkat nasional maupun tingkat dunia. Sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang perminyakan, Pertamina harus terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan efisiensi. Efisiensi ini sangat penting agar Pertamina mampu bersaing dengan perusahaan lainnya. Kemampuan Pertamina ini harus teruji baik di tingkat nasional maupun internasional. Kemampuan di tingkat internasional ini dapat dibuktikan dengan semakin meningkatnya kontrak produksi yang mampu dicapai oleh Pertamina di negara-negara lainnya.

    4. Kebutuhan staff untuk mendukung strategi

    a. proses pendistribusiannya harus menggunakan transportasi yang aman, dan memenuhi uji kelayakan dalam pendistribusiannya.

    b. pelatihan terhadap karyawan dalam proses melayani konsumen baik dilapangan maupun dalam proses pengaduan.

    c. pemberian sertifikat karyawan teladan bagi karyawan yang berhasil melakukan prose pelayanan yang baik,tanpa terdapatnya pengaduan maupun keluhan dari konsumen.

    http://www.beritabaru.com/index.php?option=com_content&view=article&id=2255:ambisi-pertamina-ep-pemain-migas-kelas-dunia&catid=

    http://umum.kompasiana.com/2009/10/08/pertamina-ketemu-lawan/

    Demikianlah Pak Jo pemaparan yang cukup singkat ini,…

    Terima Kasih,….

    Angga, penjelsan di atas ok, siapkan diri anda tuk ujian semester.

    Komentar oleh ANGGA GUNAWAN | Januari 6, 2010 | Balas

  73. Nama: DikiArdi
    Nim :C1B007113
    Manajemen S1 pagi

    salam sukses selalu,

    1. strategi yang cocok untuk pt garuda indonesia adalah strategi so.
    2.dikarenakan pt garuda mampu membaca peluang pasar yang sangat luas, maka pt garuda indonesia membuka anak perusahaan yang berkaitan untuk menambah pendapatan perusahaan, seperti garuda maintenance dan garuda medical center.
    3. implementasi:Upaya untuk memperbaiki kinerja clan performa BUMN dapat dibagi atas dua pilihan utama, yaitu merrlpertahankan BUMN atau melepaskannya ke sktor swasta, yang dikenal dengan istilah
    privatisasi. Penelitian di beberapa negara membuktikan bahwa privatisasi dapat meningkatkan performa BUMN, clan program ini didukung oleh lembaga-lembaga bantuan internasional. Di Indonesia isu privatisasi mulai diperkenalkan sejak terjadinya krisis ekonomi 1997. Pada kenyataanya, kebijakan privatisasi bukan kerupakan sesuatu yang muclah dalam pelaksanaannya. Dalam dua tahun anggaran
    terakhir, program privatisasi di Indonesia belum mencapai target. Hal i ni menunjukkan bahwa privatisasi memerlukan persiapan clan kesiapan
    4.kebutuhan staf: Pada suatu organisasi, sumber daya manusia (karyawan) bukan semata- mata sebagai obyek dalam pencapaian tujuan saja, tetapi lebih penting dari itu, karyawan sekaligus menjadi subyek atau pelaku. Keberhasilan suatu organisasi sangat ditentukan oleh keberhasilan karyawan dan kelompok karyawan. Karyawan perusahaan merupakan penggerak operasi perusahaan, sehingga jika kinerja karyawan perusahaan baik, maka kinerja perusahaan juga akan meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara iklim organisasi terhadap kinerja karyawan. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara persepsi terhadap iklim organisasi dengan kinerja karyawan pada P.T Garuda Indonesia Bandara Internasional Jakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan Garuda Indonesia Airways Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta yang berjumlah 70 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sample dengan ciri-ciri : a) Berstatus sebagai karyawan tetap, b) Pendidikan minimal SLTA, c) Telah bekerja minimal selama tiga tahun, d) Berusia dari 25 tahun-50 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala persepsi terhadap iklim organisasi dan skala kinerja karyawan. Berdasarkan hasil perhitungan teknik analisis product moment dari Pearson diperoleh nilai koefisien korelasi (r) = 0,432; p = 0,000 (p < 0,01) artinya ada hubungan positif sangat signifikan antara persepsi terhadap iklim organisasi dengan kinerja karyawan. Sumbangan efektif antara variabel persepsi terhadap iklim organisasi terhadap kinerja karyawan = 18,6% yang ditunjukkan oleh koefisien determinan (r2 ) = 0,186. Berarti masih terdapat 81,4% variabel lain yang mempengaruhi kinerja karyawan di luar variabel persepsi terhadap iklim organisasi seperti faktor pendidikan, kondisi fisik dan psikis, dukungan sosial, pengalaman. Berdasarkan hasil analisis diketahui variabel iklim organisasi mempunyai rerata empirik (MEIO) = 126,886 dan rerata hipotetik (MHIO) = 125 yang berarti subjek tergolong cukup baik. Variabel kinerja karyawan diketahui rerata empirik (MEKK) 105,886 dan rerata hipotetik (MHKK) = 99, yang berarti subjek penelitian tergolong cukup baik. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah ada hubungan positif yang sangat signifikan antara iklim organisasi dengan kinerja karyawan.
    5.Kultur: PT Garuda Indonesia adalah salah satu BUMN yang telah mampu merumuskan budaya perusahaan yang bersumber pada keyakinan dan pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai sumber dari segala sumber budaya, dengan memadukan tiga unsur budaya yaitu industri, birokrasi dan asli dalam rumusan budaya perusahaan.

    Dalam usaha memberikan citra yang lebih baik perusahaan yang semula bernama “Garuda Indonesia Airways” berganti nama menjadi PT Garuda Indonesia dan juga pergantian logo pada tahun 1985. Kelanjutan usaha tersebut pada tahun 1988 mulai didengungkan dan disusun serta diperkenalkannya budaya perusahaan pada masa kepemimpinan M Soeparno sebagai direktur utamanya.

    Alasan utama PT Garuda Indonesia dalam membutuhkan budaya perusahaan adalah memberikan kesadaran :

    1. Bahwa niaga penerbangan menyerap dan menggunakan modal yang sangat besar.

    2. Menggunakan tenaga kerja dalam jumlah yang banyak.

    3. Menggunakan teknologi tinggi, yang dari tahun ke tahun semakin canggih.

    4. Bahwa niaga penerbangan senantiasa menghadapi persaingan yang bertambah keras dari tahun ke tahun.

    5. Banyaknya faktor lain diluar kekuasaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

    Sasaran yang ingin dicapai dengan budaya perusahaan dengan budaya perusahaan dalam praktek bekerja kehidupan sehari-hari, dirumuskan oleh direktur utamanya dalam sebuah filosofi “Hari ini haruslah diupayakan lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok diupayakan lebih baik dari hari ini”. Ini berarti volume niaga harus bertumbuh, mutu kerja dan kehidupan mesti meningkat.

    Dengan filosofi itu PT Garuda Indonesia mengembangkan budaya perusahaan untuk mendukung tercapainya tujuan perusahaan. Tujuan perusahaan secara ringkat dapat dirumuskan “Menjadi perusahaan penerbangan kebanggaan bangsa Indonesia, disukai dan dihormati oleh bangsa lain di dunia “. Adapun rincian rumusan budaya perusahaan PT Garuda Indonesia adalah sebagai berikut :

    1. Memproduksi jasa yang bermutu tinggi dan bersaing.

    2. Menciptakan kegiatan ekonomi nasional dan menciptakan kesempatan kerja.

    3. Menjadikan SDM perusahaan lebih efektif, efisien, produktif, bermotivasi tinggi. Manusi Garuda Indonesia yang dihormati dan disegani pada tingkat kehidupan sehari-hari.r

    4. Mengusahakan keuntungan yang bermanfaat bagi pemegang saham yaitu pemerintah dan bangsa Indonesia.

    5. Mengamankan serta mengoptimalkan semua sumber daya yang dimiliki perusahaan baik berupa peralatan, permodalan, harta perusahaan untuk kesejahteraan karyawan, keluarga dan banga Indonesia.

    Ok, diki, penjelasan anda lugas. Siapkan diri anda mengikuti ujian semester.

    Komentar oleh Diki Ardi | Januari 6, 2010 | Balas

  74. NAMA : VICKY ZALKARNAIN
    NIM : C1B007087
    PRODI : MANAJEMEN S1 PAGI

    Selamat siang, Salam Sukses Pak Jo,,,

    Berikut ini adalah hasil analisis saya tentang kasus kuis II. Perusahaan yang saya Analisa yakni PT. SEMEN GRESIK Tbk ( Persero ).

    PT. Semen Gresik, Tbk.
    merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam industri pembuatan semen dan merupakan industri semen terbesar di Indonesia, dengan jumlah kapasitas produksi terpasang sebesar 19.850.000 ton semen per tahun serta sudah menjalani program restrukturisasi dengan melakukan privatisasi yakni menjual sebagian sahamnya kepada masyarakat (go public). PT. Semen Gresik, Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi semen bangunan. Produk-produk yang diproduksi oleh PT. Semen Gresik merupakan produk yang masih berhubungan dengan bahan bangunan, dengan fokus kepada penciptaan semen berkualitas, berupa semen maupun mortar instan, dan perangkat pendukungnya yang umumnya berupa modul-modul blok pengisian semen yang dapat digunakan sebagai pengganti batu bata.
    Sebagai perusahaan lama dengan pemilik PT. Semen Gresik memilih untuk menggunakan strategi korporasi growth. menggunakan growth strategy karena pasar semen Indonesia masih berpeluang besar untuk berkembang hingga PT. Semen Gresik berani merencanakan pembangunan pabrik baru di Tuban yang akan selesai di bangun pada 2012. Selain di Pati, PT. Semen Gresik juga sedang membangun satu pabrik semen lagi di Tonasa, Sulawesi Selatan, dengan kapasitas 2.5 juta ton per tahun. Sehingga pada tahun 2012 nanti, total kapasitas produksi PT. Semen Gresik grup akan meningkat dari 20 juta ton menjadi 25 juta ton per tahunnya.
    Di tahun 2008, Perseroan mencatat peningkatan volume penjualan sebesar 4,2% menjadi 17,7 juta ton dengan total nilai pendapatan sebesar Rp12,2 triliun. Laba operasi juga mengalami peningkatan sebesar 41,3% menjadi Rp3,4 triliun. Nilai harga saham dasar (Earning per Share) turut mencatat peningkatan hingga 42,4% menjadi Rp426 per saham, melebihi target pasar yang memprediksi nilai harga saham dasar yang berkisar pada Rp355 per saham. Perseroan saat ini menguasai sekitar 45% pangsa pasar, terbesar di industri semen domestik (kuartal I 2009). Untuk mempertahankan pangsa pasar dan posisi Perseroan sebagai perusahaan semen terdepan di Indonesia,
    Dari penjelasan di atas maka rumusan strategi yang saya pilih yakni strategi SO ( strength Opportunity ) :
    Alasannya, Salah satu keunggulan Perseroan adalah sinergi tiga merek di bawah satu induk perusahaan yang masing-masing memiliki basis pelanggan yang kuat dan loyal, mencakup beberapa segmen utama pasar semen domestik. Perseroan adalah pemain domestik yang memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif sehingga memberikan peluang untuk meningkatkan efisiensi operasi.
    PT Semen Gresik merupakan perusahaan semen terbesar di Indonesia. Visi perusahaan ini adalah menjadi pemimpin perusahaan semen dengan reputasi internasional dan mampu menciptakan nilai tambah pada para stakeholder. Sedangkan misi perusahaan ini yang pertama adalah memproduksi dan memperdagangkan semen dan produk lain yang relevan dengan orientasi pada kepuasan konsumen dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan. Yang kedua adalah menciptakan manajemen korporat yang sesuai dengan standar internasional dengan menegakkan etika bisnis, solidaritas, dan bersikap proaktif, efektif, dan inovatif dalam menunjukkan kinerja. Yang ketiga, mempunyai daya saing dalam pasar semen domestik maupun internasional. Yang keempat, memberdayakan dan menjaga sinergi di antara unit bisnis strategis untuk berkelanjutan. Yang kelima, mempunyai komitmen untuk peningkatan kemakmuran para stakeholder, khususnya pemegang saham, karyawan dan komunitas di sekitarnya.
    Dengan memiliki 3 pabrik besar yang ada di Indonesia yakni PT. SEMEN PADANG, PT. SEMEN GRESIK, dan PT. SEMEN TONASA merupakan modal yang cukup kuat untuk merajai pangsa pasar Produk semen di Indonesia.

    # Implementasinya #

    •memperbesar market share dan optimalisasi kapasitas. Agar tidak terjadi overlapping cost, mereka mengatur distribusi semen dengan biaya transportasi semurah mungkin. Misalnya, untuk kebutuhan semen di kawasan Sulawesi, Maluku dan Irian, dikirim dari Semen Tonasa. Begitu juga dengan daerah Sumatera dan Jawa (sebagian), akan ditangani Semen Padang. Sementara Jawa Timur sampai Jawa Barat, Jakarta dan sekitarnya diurus langsung dari Semen Gresik. Guna mendukung strategi ini, Semen Gresik tengah membangun pabrik baru untuk menambah kapasitas produksi mereka. Dengan pertimbangan permintaan pasar terbesar berada di Pulau Jawa, salah satu pabrik tersebut akan berada di Jawa. Sedangkan kapasitas Semen Tonasa dan Semen Padang juga akan terus ditingkatkan sesuai permintaan pasar.
    •optimalisasi kapasitas, efisiensi dan sistem yang ramah lingkungan, yakni dalam mengoptimalkan jumlah prosuksi semen yang daritahun ke tahun semakin meningkat, dengan adanya pembelanjaan peralatan baru yang canggih efisien dan ramah terhadap lingkungan. Hal ini dibuktikan dengan adanya pembangunan pabrik baru di Pati dan di Sulawesi Selatan yang pastinya lebih efisien dan ramah lingkungan. Sebagai BUMN , Semen Gresik sangat memperhatikan kewajiban untuk memimpin upaya dalam menciptakan jejak karbon yang lebih hijau untuk Indonesia hal ini dibuktikan dengan adanya kerja sama dengan PT Sindicatum Carbon Capital (“SCC”) yang berbasis di London Guna memenuhi persyaratan Mekanisme Pembangunan Bersih atau Clean Development Mechanism (”CDM”) yang diselenggarakan oleh Konvensi Kerangka Kerja PBB mengenai Perubahan Iklim (“UNFCCC”). Kalau optimalisasi peralatan produksi dan pembangunan pabrik baru selesai, kapasitas produksi akan jauh lebih besar sehiumgga diperkirakan permintaan semen dalam negeri akan terus tumbuh pesat dalam beberapa tahun ke depan.
    •peningkatan penjualan baik domestik maupun ekspor, karena permintaan dalam negri memang tinggi maka diharapkan Pt. SEMEN GRESIK tetap merajai pangsa pasar semen Nasional hal ini di karenakan permintaan yang belum terpenuhi kemarin, bisa diatasi dengan adanya pembangunan pabrik yang baru. Melambatnya pertumbuhan industri semen dalam negeri pada 2009 karena pengaruh krisis global, membuat manajemen PT Semen Gresik merencanakan menambah volume ekspor untuk menyiasati turunnya penjualan nasional.

    # kebutuhan Staff #

    Agar strategi ini di capai maka kebutuhan akan staff yakni berkisar antara 2.00-4.000 orang. hal ini dikarenakan dalam mengelola suatu bisnis yang besar maka sudah sepatutnya karyawan yang dibutuhkanpun juga besar. Untuk dapat melaksanakan strategi tersebut, maka dibutuhkan staff yang memiliki keahliandan kemampuan untuk mengimplementasikan strategi yang telah dirumuskan oleh para manajer.

    # KULTUR MEREKA YAKNI #

    TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK (Good Corporate Governance). Semen Gresik menyadari bahwa dengan pengelolaan yang selalu berpedoman pada prinsip-prinsip Transparansi, Tanggung Jawab, Akuntabilitas, Kewajaran, dan Kemandirian maka Dengan komitmen dan kepatuhan pada penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik perusahaan secara berkesinambungan akan dapat meningkatkan nilai bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya yang diharapkan akan dapat menjamin pertumbuhan jangka panjang yang berkesinambungan. Dalam hal ini perusahaan memiliki kode etik, manajemen resiko dan pedoman pelaksanaan GCG di PT. SEMEN GRESIK.

    demikianlah analisis yang saya buat,

    vicky, penjelasan anda lugas, dan sesuai dg pertanyaan. Sukses selalu, siapkan diri anda mengikuti ujian semester.

    Komentar oleh VICKY ZALKARNAIN | Januari 6, 2010 | Balas

  75. Nama: Faldi Kumala Sakti
    Nim : C1B007122
    Manajemen G S1 (pagi)

    Sukses selalu, pak jo….

    1.Menurut pengetahuan yang saya ketahui untuk pt toyota saya lebih mamilih strategi WO.
    2.ALASANNYA:• Kelemahan
    A. Harga jual yang cukup tinggi.
    B. Adanya kebijakan industri otomotif.
    C. Indonesia masih tergantung pada suku cadang dan komponen buatan luar negeri,meskipun investasi utamanya di dalam produksi komponen.

    • Kesempatan
    A. Industri-industri otomotif mulai membangun pabrik perakitan sendiri.
    B. Dapat meningkatkan kualitas produk karena ada persaingan yang ketat.
    3.IMPLEMENTASI:Toyota diharapkan dapat memulihkan kembali keperkasaan Toyota di industri otomotif dunia di tengah belum usainya krisis yang melanda dunia saat ini. Dalam beberapa tahun terakhir, Toyota dihadapkan pada sebuah kenyataan pahit bahwa semakin banyak konsumen yang berpaling ke merek lain akibat menurunnya kualitas produk.

    Itu juga terlihat dari mulai sedikitnya model Toyota yang menghuni papan atas survei kepuasan pelanggan yang digelar JD Power.

    Tak hanya itu, Toyota juga semakin kerap mendapatkan laporan kerusakan teknis pada beberapa model yang sudah dilepas ke pasar, yang berbuntut pada recall atau penarikan produk untuk dilakukan perbaikan.

    Meski tak berakibat fatal, namun tetap saja kesalahan atau kerusakan teknis itu merongrong citra merek Toyota yang selama ini dikenal sebagai penghasil produk yang paling sedikit mengalami kerusakan dibandingkan dengan produk dari pabrikan lainnya.

    Semakin seringnya ditemukan masalah pada berbagai model Toyota belakangan ini pernah diakui mantan presiden Toyota, Katsuaki Watanabe, sebagai konsekuensi dari globalisasi produksi. Watanabe menyebutkan bahwa sejak produksi Toyota tak lagi dipusatkan di Jepang, sejumlah masalah pada produk semakin sering terdengar.

    Itu terkait erat dengan perbedaan kultur karyawan Toyota di negeri leluhurnya yang dikenal sangat memperhatikan mutu melalui pengawasan ekstra ketat. Tapi sejak era produksi global diterapkan, pengawasan itu sedikit melemah yang berakibat pada bertubi-tubinya Toyota dihadapkan pada masalah

    recall.

    Namun, yang paling membuat Toyota pusing saat ini adalah laporan kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa hingga lima orang di Amerika Serikat. Kecelakaan itu bermula dari masalah sepele, yakni tersangkutnya karpet pada pedal gas. Ini merupakan insiden terburuk bagi sebuah model Toyota, karena meski masalahnya bukan pada produk mereka, tapi setidaknya citra Toyota jelas tercoreng.

    Masalah ini tentu saja menjadi pertaruhan gengsi dan kredibilitas Toyota di tengah upaya Toyoda untuk melambungkan kembali nama Toyota sebagai penghasil mobil paling sedikit mengalami masalah dan sebuah merek yang paling dapat diandalkan, baik dari segi mutu maupun resale value.

    Untuk itulah Toyota sampai harus melakukan penarikan produk dalam jumlah amat masif dan merupakan recall terbesar dalam sejarah Toyota, yakni melibatkan sekitar 3,8 juta unit kendaraan dari berbagai model dan tahun pembuatan. Toyota juga sampai harus berurusan dengan lembaga di AS yang mengurusi masalah keselamatan pengemudi dan penumpang kendaraan di jalan raya.

    Adapun model-model yang di-recall adalah Camry buatan 2007 hingga 2010, Avalon 2005-2010, Prius 2004-2009, Tacoma 2005-2010, Tundra 2007-2010, Lexus ES 350 2007-2010, Lexus IS 250 2006-2010, dan Lexus IS 350 2006-2010.

    Sementara Toyota Motor Sales, U.S.A., Inc.juga harus menampilkan semacam pengumuman di situsnya untuk menjelaskan secara detil masalah dan potensi masalah yang akan terjadi terkait dengan insiden tersangkutnya karpet pada pedal gas.

    Langkah Toyota ini memang harus dilakukan, karena selain memberikan rasa aman pada konsumennya, juga untuk menjelaskan pada publik bahwa insiden itu belum tentu akibat karpet bawaan mobil. Karena bisa saja karpet perenggut nyawa itu adalah karpet yang tak sesuai dengan spesifikasi kendaraan atau hasil modifikasi dan juga karpet usang yang seharusnya sudah harus diganti. Ini semua masih dalam penyelidikan Toyota dan lembaga terkait.

    Tapi bagaimanapun juga, Toyota di bawah kepemimpinan Toyota harus segera melakukan pembenahan yakni dengan kembali menerapkan pengawasan ekstra ketat seperti yang dilakukan Toyota di masa kejayaannya sewaktu masih diproduksi di Jepang.

    Ini juga menjadi perhatian Toyoda, yang sejak memegang kendali perusahaan yang didirikan leluhurnya itu, ia berniat untuk mengembalikan Toyota pada era keemasannya dan menarik kembali konsumen yang sempat berpaling ke merek lain melalui peluncuran model-model apik semacam IQ, Prius, Venza dan model konsep sport FT-86, yang digadang-gadang untuk menggantikan posisi Celica.

    Jika kendali mutu ini sudah bukan menjadi perhatian utama Toyota, bukan tak mungkin cita-cita Toyoda untuk membangkitkan kembali Toyota hanya sebatas mimpi dan angan-angan.

    Terlebih status Toyota sebagai produsen mobil terbesar dunia dari sisi produksi sudah digusur oleh Volkswagen (VW).

    Belum lagi ancaman rival-rival lainnya sesame Asia, semacam Honda dan Hyundai. Jangan hanya masalah karpet harga diri Toyoda dan Toyota-nya terinjak-injak bagaikan karpet penahan lumpur dan kotoran itu.
    4.KEBUTUHAN STAF:Sejak awal kami beranggapan bahwa sumber daya manusia merupakan modal utama keberhasilan usaha. Demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kami mengirim karyawan untuk mengikuti berbagai workshop dan pelatihan baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Berbagai fasilitas untuk memenuhi kebutuhan karyawan , seperti olahraga, rohani, kesehatan hingga koperasi telah disediakan. Di lokasi pabrik karawang, kami menyediakan Employee Center seluas 900 m2 yang berfungsi sebagai one stop service center bagi karyawan kami disana.

    Karyawan kami adalah aset perusahaan yang penting. Oleh karena itu kami selalu berusaha untuk menjaga kesehatan karyawan dengan menyediakan fasilitas klinik di setiap lokasi kantor atau pabrik, serta fasilitas pemeriksaan kesehatan tahunan (medical check-up) bagi semua level karyawan. Untuk menjalin keakraban sesama karyawan, setiap tahun diadakan Family Day yang melibatkan seluruh jajaran dari direksi hingga staff.
    5.KULTUR PT TOYOTA:kultur perusahaan berperan dalam mempengaruhi kualitas pelayanan prima. Pelayanan (service) bukan sekedar bagaimana melayani pelanggan, tetapi erat dengan masalah kepercayaan (trust).
    “Yang terpenting adalah trust. Beda dengan trading, di mana orang jual mobil dan sehabis terjual urusannya selesai. Budaya yang kami anut adalah, konsumen membeli produk pada kami karena mereka menaruh trust terhadap pelayanan after sales,” terang Ari demikian dia disapa kepada Jurnal Bogor, belum lama ini.
    Oleh karena itu, karyawan Auto2000 dituntut untuk mempunyai total ownership, di mana semua bagian harus mampu melakukan servis sejak pertama kali bertemu dengan calon pelanggan sampai purnajual. “Di Auto2000 ada service culture yang selalu menjadi patokan, di mana pelanggan samasekali tidak boleh diabaikan,” kata dia.
    Individu yang berada di level management, lanjut Ari, harus mampu melayani individu-individu di bawahnya, sebab para frontliners adalah karyawan yang mencari duit dan berhubungan langsung dengan pelanggan. “Level management mem-backup dan men-support mereka. Itu yang penting,” jelasnya.
    Sebagai service business, tambah Ari, kultur perusahaan Auto2000 menekankan bos utama adalah pelanggan. Untuk itu, setiap karyawan harus memiliki core competency, dan bertindak sebagai duta perusahaan yang harus tahu seluk beluk perusahaan mereka bekerja.

    Komentar oleh Faldi Kumala Sakti | Januari 6, 2010 | Balas

  76. Nama : Viky janang
    Nim : C1B007118
    Manajemen G S1 ( Pagi )

    Salam sukses pak Jo . . . . .
    Pada kuis sebelumnya saya mengamati PD. Selamet Jaya, di sini saya berusaha mencoba mencari rumusan masalahnya

    Rumusan strateginya, WO,
    Perusahaan didirikan pada tahun 1991 oleh Hana yang merupakan adik dari pemilik bengkel PD. Selamet Tire & Gallery di Jalan Kebon Jukut. Bengkel ini merupakan cabang dari PD. Selamet. PD. Selamet Jaya merupakan jenis Toko Model yang merupakan dealer resmi ban Bridgestone dan lain-lain. PD. Selamet Jaya ini bergerak di bidang jasa khususnya jasa servis mobil seperti balancing, spooring, tambal ban, pengisian gas nitrogen,selain itu juga menjual ban mobil dan suku cadang yang berhubungan dengan roda mobil. Selain itu juga dijual aksesoris dan perlengkapan mobil, seperti parfum, knop roda. Adanya kebijakan pemerintah yang tidak mengharuskan pembuangan mobil tua serta mobil-mobil baru yang terus bermunculan menyebabkan pengguna mobil semakin banyak. Hal ini menyebabkan mobil yang membutuhkan pelayanan servis semakin banyak dan pasar akan semakin luas.

    Alasan :
    Weakness (lemah)
    1. masih terpengaruh oleh kenaikan BBM
    2. posisi rupiah yang tidak stabil dan inflasi yang meningkat akan mengurangi daya beli masyarakat, sehingga berdampak pada penurunan penjualan
    3. terbatasnya tenaga terampil di perusahaan
    4. brand membuat kebijakan kuota minimal tiap pembelian barang, hal ini membuat terjadi penurunan jumlah konsumen, yang berakibat tidak terpakainya bahan, tetapi harus tetap memasok barang. Dampaknya akan terjadi penumpukan inventory ban di gudang

    Opportunity
    1. Pertumbuhan masyarakat menengah ke atas yang semakin banyak dan umumnya menganggap kebutuhan akan mobil itu penting akan menyebabkan meningkatnya para pengguna mobil sehingga dapat meningkatkan potensi pasar yang ada.

    2. Hubungan yang baik antar Bridgestone dengan induk (PT. Selamet)
    Hubungan baik ini memudahkan suplai bahan baku ban ke perusahaan.
    Perusahaan memiliki konsumen tetap yang cukup banyak. Konsumen tetap yang ada tidak hanya berasal dari individu, tetapi ada juga yang dari perusahaan yang memiliki armada pengangkutan yang relatif banyak.

    3. Lokasi perusahaan berada sangat strategis dengan intensitas kendaraan yang lewat tinggi, tetapi tidak padat. Kondisi jalan yang lebar mendukung kondisi tersebut. Letaknya juga masih dapat dikategorikan di pusat kota karena di sekitar Jalan Jenderal Ahmad Yani terdapat pusat pertokoan, seperti Jaya Plaza dan Kosambi.

    4. Pembatalan kenaikan tarif dasar listrik (TDL), hal ini menyebabkan tidak terjadinya peningkatan biaya operasional karena pada PD Selamet Jaya ini banyak menggunakan mesin – mesin.

    Implementasinya
    1. perusahaan memberikan kesempatan kepada tenaga terampil untuk mengembangkan keterampilan nya itu.
    2. perusahaan mengembangkan usaha secara berkesinambungan dalam jangka waktu yang panjang.
    3. perusahaan memiliki brand yang kuat di pasar internasional (bridgestone), sehingga menjamin kualitas ban yang diterima dan berdampak pada kepuasan pelanggan.
    4. perusahaan memberikan kesejahteraan hidup yang layak bagi karyawan yang berkontribusi terhadap kinerja perusahaan.
    5. Kemampuan memanfaatkan teknologi dengan adanya mesin komputer dan juga alat-alat mekanik umum yang lengkap dan terus berkembang
    6. Pemahaman mengenai cara kerja roda mobil dan kondisinya, pelatihan teknik servis mobil, Kemampuan memahami menggunakan mesin komputer

    Kebutuhan para staff PD. Selamet Jaya :
    Para pegawai membutuhkan sarana dan prasarana, agar tidak tertinggal dengan pesaing-pesaing utama. Sarana dan prasarananya itu seperti sarana kerja, guna mendukung para pegawainya lebih memiliki keterampilan didalam jasa servis mobil seperti balancing, spooring, tambal ban, pengisian gas nitrogen.

    Kultur :
    Perusahaan PD. Selamet Jaya memprioritaskan kepuasan para konsumen,dan mengutamakan kualitas bahan – bahan yang digunakan didalam aksesoris dan perlengkapan kendaraan yang lainnya.
    Perusahaan akan berusaha mengeluarkan ide-ide baru dan membangun kerjasama yang solid agar dapat menciptakan kondisi kerja yang baik.

    Komentar oleh Viky Janang | Januari 6, 2010 | Balas

  77. Nama :Andri Saputra
    NIM :C1B007086
    Jurusan :manajemen G S1 (Pagi)

    Faktor-faktor Keberhasilan
    Untuk mencapai tujuan pembangunan sebagaimana yang telah direncanakan, perlu diketahui faktor-faktor kunci keberhasilan dan strategi pelaksanaan. Untuk identifikasi faktor kunci keberhasilan dan perumusan strategi ini digunakan análisis SWOT. Analisis SWOT yang terdiri dari analisis internal dan eksternal, digunakan untuk menentukan dan menganalisa strategi dimaksud, karena faktor-faktor internal dan eksternal di dalam pembangunan memiliki tingkat kohesi dan kombinasi yang tinggi untuk saling mempengaruhi.
    Analisis lingkungan internal bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai faktor yang menjadi kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness), kajian internal pada hakekatnya merupakan analisis dan evaluasi atas kondisi, kinerja dan permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan. Sedangkan analisis lingkungan eksternal bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai faktor yang menjadi kesempatan (Opportunity) dan tantangan (Threat). Berikut ini matrik identifikasi faktor-faktor eksternal dan internal yang digunakan dalam analisis SWOT dalam AMPL-BM Kabupaten Bangka.
    Faktor Strategis Eksternal
    Kesempatan
    1. MDG’s
    2. Otonomi Daerah
    3. Dukungan NGO Lokal (perguruan tinggi, LSM, ormas)
    4. Peraturan UU LH dan Sumber Daya Air
    Deskripsi
    1. Kesempatan melaksanakan kebijakan AMPL
    2. Kemudahan program AMPL
    3. Dukungan banyak pihak
    4. Perlindungan kawasan SDA dan LH
    Respon Pemda
    1. Renstra AMPL
    2. Dukungan sarana dan prasarana AMPL
    3. Fasilitas NGO lokal
    4. Penertiban dan kelestarian lingkungan hidup dan SDA
    Ancaman
    1. Illegal Logging
    2. Kurangnya kesadaran masyarakat
    3. TI (tambang rakyat) dan asosiasi
    Deskripsi
    1. Cadangan air berkurang
    2. a. KLB Malaria dan diare b. Mempersulit program AMPL
    3. Mempercepat proses kerusakan lingkungan dan SDA
    Respon Pemda
    1. Reklamasi, reboisasi dan rehabilitasi
    2. a. JKSS dan abatisasi b. Sosialisasi / memperkuat kelembagaan
    3. Penertiban tambang
    Leterangan diatas memperlihatkan bahwa faktor strategis eksternal dalam aspek kesempatan (opportunity), terdapat setidaknya empat opportunity utama yang dapat digunakan untuk mencapai visi renstra AMPL, yaitu; (i) ratifikasi MDG’s yang menjadi referensi estándar bagi seluruh negara; (ii) otonomi daerah dan desentralisasi pemerintahan yang memungkinkan pemerintah daerah membuat perencanaan dan melaksanakan pembangunan tanpa terlalu banyak intervensi dari pemerintah pusat; (iii) dukungan dan komitmen dari berbagai NGO local, terutama perguruan tinggi, LSM yang bergerak di wilayah AMPL dan organisasi massa yang peduli AMPL; dan (iv) adanya peraturan perundang-undangan yang memberikan payung hukum bagi pelanggaran terhadap lingkungan hidup, pertambangan, sumberdaya air dan peraturan lain yang terkait.
    Dari sisi faktor strategis eksternal dalam aspek ancaman (threats), terdapat setidaknya empat opportunity utama yang dapat digunakan untuk mencapai visi renstra AMPL, yaitu; (i) maraknya aktivitas illegal logging yang membuat banyak kawasan hutan, baik hutan produksi maupun hutan lindung yang seharusnya menjadi cadangan sumberdaya air potencial menjadi kritis. Pertumbuhan pesat sector bangunan dan penggunaannya dalam sector kelautan terutama bagan, menjadikan ilegal logging sebagai ancaman serius bagi pencapaian visi AMPL; (ii) rendahnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, seringkali menjadikannya sebagai faktor pencetus terjadinya wabah diare dan penyakit malaria; (iii) marak dan tidak terkendalinya aktivitas tambang timah inkonvensional, menjadikan banyak kawasan-kawasan lindung yang beralih fungsi menjadi kawasan-kawasan pertambangan. Persoalannya menjadi lebih kompleks ketika asosiasi yang menaungi para penambang timah rakyat, justru banyak mengambil kebijakan yang tidak pro kelestarian llingkungan hidup dan keberlanjutan SDA.
    Disamping faktor strategis eksternal, faktor keberhasilan lain yang sama pentingnya adalah faktor strategis internal. Selengkapnya identifikasi faktor strategis internal tersebut tersaji pada tabel berikut.
    . Mengingat output SWOT harus lebih fokus spesifik, maka dilakukan pembobotan terhadap faktor-faktor eksternal dan internal tersebut. Pembobotan dilakukan untuk mendapatkan faktor utama yang langsung berkaitan dengan strategi yang akan dipilih. Selengkapnya analisis SWOT Renstra AMPL Kabupaten Bangka tersaji pada tabel berikut.
    Secara umum strategi tersebut dikategorikan dalam empat kelompok sebagai berikut: 1. Strategi S-O adalah:
    • penggunaan dukungan PEMDA untuk menerapkan peraturan LH dan SDA;
    • penggunaan dukungan PEMDA untuk mencapai MDG’s;
    • optimalisasi SDA yang tersedia dengan mematuhi peraturan LH dan SDA; dan
    • ptimalisasi SDA yang tersedia untuk mencapai MDG’s.
    2. Strategi S-T adalah;
    • Optimalisasi dukungan PEMDA untuk meningkatkan kesadaran masyarakat;
    • optimalisasi dukungan PEMDA untuk mengurangi dampak negatif TI;
    • penggunaan SDA yang ada dengan bijaksana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat; dan
    • optimalisasi SDA tersedia dengan penambangan yang ramah lingkungan
    3. Strategi W-O adalah;
    • Penegakan aturan/peraturan LH dan SDA semaksimal mungkin untuk menghemat anggaran;
    • menjalankan MDG’s berbasis masyarakat untuk menghemat anggaran;
    • penegakan aturan LH dan SDA untuk mengubah perilaku masyarakat; dan
    • menjalankan MDG’s berbasis masyarakat untuk mengubah perilaku masyarakat.
    4. Strategi W-T adalah;
    • Memanfaatkan anggaran yang ada untuk meningkatkan kesadaran masyarakat;
    • memanfaatkan anggaran yang ada untuk mendorong TI agar ramah lingkungan;
    • meningkatan kesadaran masyarakat untuk mengubah perilaku;
    • meningkatan kesadaran masyarakat untuk mendorong TI yang ramah lingkungan.

    Komentar oleh ANDRI SAPUTRA | Januari 6, 2010 | Balas

    • paparan mas andri nih bagus, pemasukan buat sayanih, tambah ilmu. thanks

      Komentar oleh jabon | Agustus 16, 2010 | Balas

  78. Nama :Andri Saputra
    NIM :C1B007086
    Jurusan :manajemen G S1 (Pagi)
    Ini merupakan suatu kegiatan loka karya yang bergerak dalam bidang air minum dan penyehatan lingkungan yang bertujuan Mewujudkan keseluruhan isi yang terkandung dalam visi pembangunan sektor Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) berbasis masyarakat di Kabupaten Bangka pada tahun 2015.
    Faktor-faktor Keberhasilan
    Untuk mencapai tujuan pembangunan sebagaimana yang telah direncanakan, perlu diketahui faktor-faktor kunci keberhasilan dan strategi pelaksanaan. Untuk identifikasi faktor kunci keberhasilan dan perumusan strategi ini digunakan análisis SWOT. Analisis SWOT yang terdiri dari analisis internal dan eksternal, digunakan untuk menentukan dan menganalisa strategi dimaksud, karena faktor-faktor internal dan eksternal di dalam pembangunan memiliki tingkat kohesi dan kombinasi yang tinggi untuk saling mempengaruhi.
    Analisis lingkungan internal bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai faktor yang menjadi kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness), kajian internal pada hakekatnya merupakan analisis dan evaluasi atas kondisi, kinerja dan permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan. Sedangkan analisis lingkungan eksternal bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai faktor yang menjadi kesempatan (Opportunity) dan tantangan (Threat). Berikut ini matrik identifikasi faktor-faktor eksternal dan internal yang digunakan dalam analisis SWOT dalam AMPL-BM Kabupaten Bangka.
    Faktor Strategis Eksternal
    Kesempatan
    1. MDG’s
    2. Otonomi Daerah
    3. Dukungan NGO Lokal (perguruan tinggi, LSM, ormas)
    4. Peraturan UU LH dan Sumber Daya Air
    Deskripsi
    1. Kesempatan melaksanakan kebijakan AMPL
    2. Kemudahan program AMPL
    3. Dukungan banyak pihak
    4. Perlindungan kawasan SDA dan LH
    Respon Pemda
    1. Renstra AMPL
    2. Dukungan sarana dan prasarana AMPL
    3. Fasilitas NGO lokal
    4. Penertiban dan kelestarian lingkungan hidup dan SDA
    Ancaman
    1. Illegal Logging
    2. Kurangnya kesadaran masyarakat
    3. TI (tambang rakyat) dan asosiasi
    Deskripsi
    1. Cadangan air berkurang
    2. a. KLB Malaria dan diare b. Mempersulit program AMPL
    3. Mempercepat proses kerusakan lingkungan dan SDA
    Respon Pemda
    1. Reklamasi, reboisasi dan rehabilitasi
    2. a. JKSS dan abatisasi b. Sosialisasi / memperkuat kelembagaan
    3. Penertiban tambang
    Leterangan diatas memperlihatkan bahwa faktor strategis eksternal dalam aspek kesempatan (opportunity), terdapat setidaknya empat opportunity utama yang dapat digunakan untuk mencapai visi renstra AMPL, yaitu; (i) ratifikasi MDG’s yang menjadi referensi estándar bagi seluruh negara; (ii) otonomi daerah dan desentralisasi pemerintahan yang memungkinkan pemerintah daerah membuat perencanaan dan melaksanakan pembangunan tanpa terlalu banyak intervensi dari pemerintah pusat; (iii) dukungan dan komitmen dari berbagai NGO local, terutama perguruan tinggi, LSM yang bergerak di wilayah AMPL dan organisasi massa yang peduli AMPL; dan (iv) adanya peraturan perundang-undangan yang memberikan payung hukum bagi pelanggaran terhadap lingkungan hidup, pertambangan, sumberdaya air dan peraturan lain yang terkait.
    Dari sisi faktor strategis eksternal dalam aspek ancaman (threats), terdapat setidaknya empat opportunity utama yang dapat digunakan untuk mencapai visi renstra AMPL, yaitu; (i) maraknya aktivitas illegal logging yang membuat banyak kawasan hutan, baik hutan produksi maupun hutan lindung yang seharusnya menjadi cadangan sumberdaya air potencial menjadi kritis. Pertumbuhan pesat sector bangunan dan penggunaannya dalam sector kelautan terutama bagan, menjadikan ilegal logging sebagai ancaman serius bagi pencapaian visi AMPL; (ii) rendahnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, seringkali menjadikannya sebagai faktor pencetus terjadinya wabah diare dan penyakit malaria; (iii) marak dan tidak terkendalinya aktivitas tambang timah inkonvensional, menjadikan banyak kawasan-kawasan lindung yang beralih fungsi menjadi kawasan-kawasan pertambangan. Persoalannya menjadi lebih kompleks ketika asosiasi yang menaungi para penambang timah rakyat, justru banyak mengambil kebijakan yang tidak pro kelestarian llingkungan hidup dan keberlanjutan SDA.
    Disamping faktor strategis eksternal, faktor keberhasilan lain yang sama pentingnya adalah faktor strategis internal. Selengkapnya identifikasi faktor strategis internal tersebut tersaji pada tabel berikut.
    . Mengingat output SWOT harus lebih fokus spesifik, maka dilakukan pembobotan terhadap faktor-faktor eksternal dan internal tersebut. Pembobotan dilakukan untuk mendapatkan faktor utama yang langsung berkaitan dengan strategi yang akan dipilih. Selengkapnya analisis SWOT Renstra AMPL Kabupaten Bangka tersaji pada tabel berikut.
    Secara umum strategi tersebut dikategorikan dalam empat kelompok sebagai berikut:
    1. Strategi S-O adalah:
    • penggunaan dukungan PEMDA untuk menerapkan peraturan LH dan SDA;
    • penggunaan dukungan PEMDA untuk mencapai MDG’s;
    • optimalisasi SDA yang tersedia dengan mematuhi peraturan LH dan SDA; dan
    • ptimalisasi SDA yang tersedia untuk mencapai MDG’s.
    2. Strategi S-T adalah;
    • Optimalisasi dukungan PEMDA untuk meningkatkan kesadaran masyarakat;
    • optimalisasi dukungan PEMDA untuk mengurangi dampak negatif TI;
    • penggunaan SDA yang ada dengan bijaksana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat; dan
    • optimalisasi SDA tersedia dengan penambangan yang ramah lingkungan
    3. Strategi W-O adalah;
    • Penegakan aturan/peraturan LH dan SDA semaksimal mungkin untuk menghemat anggaran;
    • menjalankan MDG’s berbasis masyarakat untuk menghemat anggaran;
    • penegakan aturan LH dan SDA untuk mengubah perilaku masyarakat; dan
    • menjalankan MDG’s berbasis masyarakat untuk mengubah perilaku masyarakat.
    4. Strategi W-T adalah;
    • Memanfaatkan anggaran yang ada untuk meningkatkan kesadaran masyarakat;
    • memanfaatkan anggaran yang ada untuk mendorong TI agar ramah lingkungan;
    • meningkatan kesadaran masyarakat untuk mengubah perilaku;
    • meningkatan kesadaran masyarakat untuk mendorong TI yang ramah lingkungan.

    Komentar oleh ANDRI SAPUTRA | Januari 6, 2010 | Balas

  79. Nama: Evvi Puspawaty
    Nim : C1B007099
    Manajemen (G) reguler
    selamat malam pak jo, salam sukses selalu buat pak Jo’
    Pak Jo,Untuk melengkapi tugas akhir semester ini, saya membahas Perusahan PT. Kalbe Farma.
    1. strategi yang digunakana oleh perusahaan ini adalah strategi SO (Strenght Opportunity).
    2.Alasanya,
    PT. Kalbe Farma Tbk. adalah salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 1966. Visi Kalbe adalah menjadi dominan dalam bisnis kesehatan di Indonesia dan menjadi pemain dalam pasar global dengan brand yang kuat, peningkatan melalui manajemen yang bagus dan teknologi canggih. Misi Kalbe adalah meningkatkan kesehatan untuk kehidupan yang lebih baik. Nilai utama dari Kalbe adalah integritas, kerjasama yang kuat, inovasi, agility dan memberikan yang terbaik untuk konsumen. Kalbe merupakan market leader untuk produk kesehatan masyarakat dan market leader untuk produk ethical. Produk-produknya merupakan leading brand dengan berbagai segmentasi pasar yang spesifik.
     Kekuatan
    Kalbe merupakan market leader untuk produk kesehatan masyarakat dan market leader untuk produk ethical. Produk-produknya merupakan leading brand dengan berbagai segmentasi pasar yang spesifik. Selain itu produknya merupakan inovator, dengan mengembangkan obat-obatan serta rumusan kimia baru baik dengan kemampuan sendiri ataupun melalui aliansi strategis dengan mitra internasional. Serta banyak menghasilkan produk-produk baru yang berbasis teknologi tinggi
    Manajemen Kalbe memiliki personel yang berpengalaman, termasuk di dalamnya mantan dirjen BPOM dalam mengembangkan, memproduksi, pemasaran dan menjual produk-produk kesehataan dan farmasi. Dilengkapi dengan tim yang solid dan kerja sama yang baik antardepartemen internal dan hubungan yang erat dengan mitra , PT. Kalbe Farma Tbk. semakin mengukuhkan diri dalam jajaran perusahaan besar di Indonesia.
    Pada bagian produksi, Kalbe memiliki 7 GMP (Good Manufacturing Practice) yang telah berstandar international dengan 2 GMP tambahan yang masih dibangun. Komitmen Kalbe dalam hal ini telah diakui melalui serangkaian hasil pengujian badan sertifikasi.
    Pada bagian distribusi, Kalbe memiliki tenaga pemasaran sebanyak 6000 personil dengan 1 juta outlet di seluruh Indonesia. Ditopang struktur bisnis yang cukup lengkap, yakni memiliki perusahaan distribusi dan jaringan rumah sakit yang mengusung merek Mitra Keluarga dan Mitra International, termasuk sekolah perawat, Menerapkan prinsip-prinsip bisnis modern dan terbuka,dan Produk dan jaringan distribusinya tersedia secara meluas.
     Kesempatan
    1. Besarnya penduduk Indonesia dan masih rendahnya konsumsi obat perkapita menyebabkan pasar potensial yang bisa dikembangkan. Peluang untuk masuk ke 6 pasar utama di Asia Tenggara dengan populasi mencapai 500 juta atau kira-kira 8% dari populasi dunia. Total pasar ini lebih dari $890 milyar pada GDP dan kemungkinan akan tumbuh 5% per tahun selama 5 tahun ke depan. Konsumsi produk farmasi termasuk resep dan OTC diperkirakan 7 milyar dan berkembang menjadi 13% dari 2005 sampai 2010. Serta terbukanya peluang ekspor sebagai akibat dari penurunan nilai rupiah dan pelaksanaan Good Manufacturing Practice yang baik di Indonesia.
    2. Kecenderungan berkembangnya Sistem Penanganan Kesehatan yang wajar yang dapat menyalurkan tenaga dokter termasuk dokter spesialis yang dibutuhkan.
    3. Implementasi
    Semua persiapan sudah tersusun dengan baik, maka apalagi langkah selanjutnya jika bukan implementasi. Setiap individu dalam perusahaan harus mampu mengaplikasikan semua tujuan dan target tersebut, menyetir dirinya sendiri dan memanage laporan yang harus diberikan pada perusahaan atau pada atasan. Tidak ada gunanya tujuan yang hebat, target yang tinggi, jika semuanya itu tidak dapat diterapkan di dunia nyata saat pelaksanannya. Baik divisi maupun individu yang in charge harus juga mampu mengarahkan dirinya untuk dapat melaksanakan tugas sebaik mungkin hingga dapat mencapai tujuan atau target. Jangan lupa juga selalu sempatkan untuk membuat laporan mengenai proses itu baik diminta ataupun tidak.
    4. Kebutuhan Staf
    Kalbe Farma saat ini memproduksi obat-obatan , baik yang dijual secara bebas ( over-the-counter), maupun yang harus dengan menggunakan resep dokter, makanan kesehatan dan produk produk kesahatan untuk hewan.Kebutuhan Staf yang dibutuhkan perusahaan maka perusahaan telah mempekerjakan lebih dari 12000 orang karyawan di 62 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Agar usahanya tercapai sesuai yang diharapkan maka, dibutuhkan staf yang memiliki skill dan kegigihan atau keuletan dalam bekerja dan mengikuti strategi yang telah diterapkan oleh perusahaan Kalbe Farma.
    5.Kultur
    Adapun kultur perusahaan ini yaitu Manajemen Kalbe memiliki personel yang berpengalaman, termasuk di dalamnya mantan dirjen BPOM dalam mengembangkan, memproduksi, pemasaran dan menjual produk-produk kesehataan dan farmasi. Dilengkapi dengan tim yang solid dan kerja sama yang baik antardepartemen internal dan hubungan yang erat dengan mitra , PT. Kalbe Farma Tbk. semakin mengukuhkan diri dalam jajaran perusahaan besar di Indonesia.
    Selain itu, ada banyak faktor yang mendukung, menstimulasi dan mempercepat kemajuan Kalbe. Pada dasarnya ada 4 kunci sukses yang membuat Kalbe mampu berprestasi, yaitu
    (1) produk inovator yang bervariasi
    (2) strategi marketing yang solid
    (3) komitmen yang tinggi pada Research and Development dan
    (4) sumber daya manusia yang reliabel.
    Kultur perusahaan ini merupakan faktor yang mendukung untuk digunakan dalam mencapai strategi yang telah dirumuskan oleh perusahaan PT. Kalbe Farma.
    Demikianlah pemaparan perusahaan yang saya analisis,terimakasih & selamat malam

    Komentar oleh Evvi puspawaty | Januari 6, 2010 | Balas

  80. Nama : Dicky Wanggara
    NIM : C1B007110
    Fakultas : Ekonomi Manajemen (Reguler)
    Kelas : G
    Sumber : http://bingar-strategipemasaran.blogspot.com/
    http://www.csrreview-online.com/lihatartikel.php?id=12
    http://www.swa.co.id/cetak.

    Salam sukses Pak Jo, ini adalah perbaikan untuk tugas kuis yang terakhir Saya tentang PT. Sido Muncul. Berikut ini adalah pembahasannya kembali:

    1. Setelah Saya pelajari lebih lanjut dan mendalam PT. Sido Muncul menggunakan strategi SO.

    2. Hal diatas terlihat pada:
    Strength
    a. SDM yang handal
    PT Sidomuncul di dukung lebih dari 2.000 karyawan dengan tingkat pendidikan yang bervariasi dan ditempatkan sesuai dengan keahliannya serta Sido Muncul juga memiliki tenaga ahli juga memiliki tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu.
    b. Fasilitas pabrik yang lengkap
    Dengan standar pabrik CPOB (Standar Pabrik Farmasi) maka Sido Muncul memiliki berbagai fasilitas guna mendukung produksi.
    c. Merupakan perusahaan jamu terbesar di Indonesia
    Sido Muncul merupakan pabrik jamu terbesar yang ada di Indonesia dan merupakan pionir bagi pabrik jamu lainnya.
    d. Distribusi tersebr di seluruh wilayah Indonesia
    Sido muncul berhasil menarik pelanggan di seluruh wilayah di Indonesia, baik daerah perkotaan maupun pedesaan maka dari itu distribusi produk Sido Muncul juga menyeluruh hingga ke seluruh wilayah Indonesia.

    e. Produk terjangkau
    Harga dari produk PT Sido Muncul sangat terjangkau pada seluruh lapisan masyarakat.

    Opportunity
    a. Teknologi
    Diera modern ini dibutuhkan peralatan/ teknologi yang canggih untuk mendukung proses kerja yang dituntut serba cepat dan higienis karena PT Sido Muncul yang merupakan pabrik berstandar pabrik farmasi memiliki fasilitas laboratorium, pengolahan air bersih, pengolahan air limbah.
    b. Selera masyarakat
    Perubahan gaya hidup serba instant membuat masyarakat kembali kepada produk-produk herbal (obat-obatan tradisional), karena dirasa produk-produk herbal dapat memberikan banyak manfaat dan tidak menimbulkan efek samping. Hal ini sejalan dengan misi PT Sido Muncul

    c. Menjadi sponsor dalam berbagai promosi kesehatan
    Dengan menjadi salah sati sponsopr dalam berbagai kegiatan promosi kesehatan dapat membentuk suatu image yang bagus.

    3. Implementasi yang harus dihadapi:
    a. Meningkatkan mutu pelayanan dibidang herbal tradisional yang telah ada

    b. Mengembangkan research, penelitian yang berhubungan dengan pengembangan pengobatan dengan bahan-bahan alami dengan potensi alam Indonesia yang ada.
    c. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membina kesehatan melalui pola hidup sehat.
    d. Pemakaian bahan-bahan alami dan pengobatan secara tradisional.
    e. Ikut mendorong pemerintah/ instansi resmi agar lebih berperan dalam pengembangan pengobatan tradisional.

    4. Kebutuhan akan staf PT Sidomuncul lebih dari 2.000 karyawan dengan tingkat pendidikan yang bervariasi dan ditempatkan sesuai dengan keahliannya serta Sido Muncul juga memiliki tenaga ahli juga memiliki tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu. Dalam mengelola suatu bisnis yang besar maka sudah sepatutnya karyawan yang dibutuhkanpun juga besar. Untuk dapat melaksanakan strategi tersebut, maka dibutuhkan staff yang memiliki keahlian dan kemampuan untuk mengimplementasikan strategi yang telah dirumuskan oleh para manajer.

    5. Kultur yang dikembangkan oleh PT. Sido Muncul adalah dalam pembuatan produk-produknya menggunakan bahan-bahan alami atau herbal dan mengolahnya dengan tradisional. Jamu biasanya lebih banyak di konsumsi oleh masyarakat pedesaan atau masyarakat tradisional karena jamu dibuat berdasarkan pengalaman dari nenek moyang yang turun menurun. Sehingga PT. Sido Muncul mengambil pengalaman tersebut kemudian memproduksi berbagai jenis jamu yang dapat bermanfaat menyembuhkan penyakit tanpa menimbulkan efek samping
    Dengan kata lain, pengembangan strategi bisnis yang lebih proaktif ternyata lebih banyak membantu perusahaan untuk memenangkan kompetisi. Selain untuk membentuk intergritas dan interkoneksi yang lebih baik, strategi bisnis ini mampu mengembangkan nilai utama bisnis (core business values) perusahaan dengan berlandaskan pada pola pengembangan yang berkesinambungan. Jadi dapat disimpulkan bahwa kultur PT. Sido Muncul ini mendukung dan melengkapi strategi bisnis yang sedang dibangun oleh PT. Sido Muncul. Trim’s……

    Komentar oleh Dicky Wanggara | Januari 6, 2010 | Balas

  81. Nama : Devvy Dian.P
    NIM : C1B007102
    Manajemen G S1 Pagi

    Selamat malam Pak Jo,.salam sukses selalu..
    perusahaan yang saya analisa yaitu PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

    PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk memiliki SO(Strenght Opportunity), dengan alasan :
     PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk merupakan produsen semen terbesar kedua di Indonesia. Perusahaan ini telah mempunyai sistem pengoperasian pembuatan semen yang terintegrasi dengan kapasitas produksi total tahunannya mencapai 15.4 juta ton klinker. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1985 dan saat ini mengoperasikan 12 pabrik, sembilan terletak di Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua di Palimanan, Cirebon, Jawa Barat; dan satu di Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan. Produk utama Perusahaan ini adalah Ordinary Portland_Cement (OPC). Selain itu juga menghasilkan semen jenis lain seperti Type V, dan Semen Portland Type II dan V,Oil Well Cement, dan Semen Portland Posolan. Indocement adalah satu‐satunya produsen Semen Putih di Indonesia.
     Proses produksi pada setiap pabrik dimonitor oleh masing-masing pabrik dan dipusatkan di pusat ruang kontrol di mana peralatan computer digunakan untuk memonitor keseluruhan proses dari pengambilan bahan baku di gudang penyimpanan hingga penghalusan semen. Pemeriksaan mutu semen dilaksanakan secara terus‐menerus. Untuk memastikan produksi semen tetap bermutu tinggi secara konsisten, suatu sistem modern pengambilan sample otomatis, analisis X‐ray otomatis dan komputerisasi proses dilaksanakan secara on‐line untuk menjaga komposisi bahan baku sesuai ketentuan sehingga didapatkan komposisi kimia produk semen yang konsisten.
     Perusahaan mendapatkan nilai yang tinggi dalam Matrik Pengelolaan Energi sebab mempunyai banyak unsur yang dapat meyakinkan adanya pengelolaan energi yang efektif, misalnya:
    • Adanya dorongan kuat dari pemegang saham mayoritas Heidelberg Cement untuk mengejar keunggulan di bidang lingkungan dan kinerja energi
    • Adanya Sertifikat ISO 9001 untuk sistem manajemen mutu dan ISO 14001 untuk system manajemen lingkungan, dan rencana untuk menerapkan sistem manajemen ISO 17025
    • Adanya sistem informasi canggih on‐line, realtime modern yang diterapkan di Plant #11 dan akan diperluas ke pabrik yang lain. Sistim ini memantau dan mendata harian, antara lain, daya spesifik dan konsumsi panas untuk produksi klinker, dan emisi lingkungan, seperti debu, NOx dan SOx
    • Adanya pemantauan sikap masyarakat terhadap pabrik yang merupakan salah satu dari parameter sukses operasi perusahaan (Operating Success Parameters/OPS) dalam Indek Respon Masyarakat terhadap Lingkungan.
    Penilaian yang tinggi pada Matrik Pengelolaan Energi menunjukkan bahwa telah ada dasar yang cukup untuk melakukan kajian energi yang sukses di pabrik dan untuk perbaikan berkelanjutan jangka panjang.
     Indocement bangga atas hubungan baik antara manajemen dan para karyawan. Hubungan yang kondusif antara Perseroan dan anggota serikat pekerja di Indocement telah terbina sejak terbentuk pada tahun 1975.
     Indocement menempatkan hubungan dengan karyawan sebagai salah satu faktor penting untuk kelangsungan jangka panjang Perseroan. Hubungan harmonis antara Perseroan dengan karyawan yang mencerminkan nilai utama Perseroan di bidang etika kerja : yaitu karyawan yang unggul yang bekerja di bawah bimbingan dan arahan pemimpin dan manajemen yang unggul, akan secara konsisten menghasilkan “Indocement Excellence”.
     Indocement dapat mengelola dan mengendalikan aktiva dan ekuitas pemegang saham Perseroan secara sehat. Perseroan tetap berpegang pada prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik dalam rangka mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan nilai bagi stakeholder dalam jangka panjang.
     Tambahan pendapatan yang dinikmati masyarakat karena meningkatnya harga komoditas seperti batu bara dan kelapa sawit di luar Jawa, serta hasil pertanian menyebabkan masyarakat mampu membangun, merenovasi atau membeli hunian baru. Hal ini mendorong perkembangan pembangunan kompleks perumahan dan tempat hunian, yang berarti juga meningkatkan kebutuhan semen. Berlanjutnya pembangunan pusat niaga di kota besar juga mendorong permintaan semen dan agregat, selain pembangunan jalan tol, pembangkit tenaga listrik dan proyek infrastruktur lainnya yang baru dimulai.
     Indocement memiliki hak penambangan untuk seluruh lahan pertambangannya. Cadangan tambang dari lahan pertambangan tersebut diestimasikan cukup untuk lebih dari 50 tahun dengan kapasitas penuh produksi.
     Indocement berhasil mempertahankan tingkat profitabilitas. Kondisi pasar yang menuntut komitmen dan fokus sepenuhnya untuk mempertahankan keunggulan di setiap bidang usaha Indocement.
     Neraca yang lebih kuat telah meningkatkan kelangsungan usaha dan prospek jangka
    panjang Indocement.
     Dalam hal produktivitas, Perseroan mampu mempertahankan efisiensi biaya secara keseluruhan melalui pemanfaatan bahan baku alternatif, penurunan tingkat konsumsi spesifik energi, perbaikan di bidang logistic serta manajemen transportasi yangefektif.
     Hal yang dilakukan Indocement sebagai upaya menggunakan kesempatan yaitu Indocement menempatkan gudang-gudang di lokasi yang strategis. Lain dengan gudang-gudang semen pada umumnya, Indocement merupakan pelopor di Indonesia yang menerapkan sistem palet di gudang. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir risiko pecah kantong.

    Adapun implementasi PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk dalam menerapkan strategi SO, yaitu :
     Kegiatan pengangkutan dan logistik untuk distribusi semen telah digabungkan ke dalam satu divisi. Di pasar domestik, Perseroan menyalurkan jutaan ton semen ke berbagai tujuan di seluruh Indonesia. Sistem distribusi tersebut mencakup terminal, gudang, kapal pengangkutserta ribuan truk. Perseroan mengambil-alih pelaksanaan pengiriman semen melalui angkutan darat, dari agen distributor. Dengan pengambil-alihan tersebut, Perseroan mampu mengoptimalkan distribusi dari ketiga lokasi pabriknya.
     Indocement merupakan satu-satunya produsen semen yang distribusinya menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Cepat dan tepat waktu dalam menyalurkan semen adalah visi yang ingin selalu dicapai Indocement. Tidak bisa dipungkiri, kelancaran operasional perusahaan secara keseluruhan bergantung pada teknologi. Teknologi yang kian canggih memungkinkan Indocement untuk menerima order secara paperless. Di situ terdapat pilihan menu order dan proses komputerisasi. Secara sistematis, komputer akan mengatur dari pabrik mana semen akan dikirim dan menyesuaikan perusahaan angkutan yang tepat untuk memenuhi order.
     Strategi Indocement dalam memilih tempat penyimpanan semen dalam jumlah besar atau terminal yaitu yang berlokasi di dekat pelabuhan, karena masing-masing terminal ini memiliki keunggulan tersendiri. Di terminal Tanjung Priok, misalnya. Terminal ini merupakan saluran distribusi semen khusus ekspor. Sedangkan terminal Tanjung Emas dengan menggunakan terminal apung. Kelebihan lain dari terminal-terminal ini adalah fleksibilitas yang cukup tinggi, karena semen dapat dikeluarkan dalam bentuk semen curah maupun sak.
     Indocement meluncurkan produk terbarunya yang diberi nama White Mortar TR30. White Mortar TR30 diproduksi dan diformulasikan sesuai dengan kebutuhan dunia bahan bangunan Indonesia. Varian baru ini mengandung semen putih Tiga Roda, kapur (Kalsium Karbonat) dan bahan-bahan aditif khusus yang diformulasikan secara akurat untuk aplikasi finishing, meningkatkan daya rekat, menghindari retak dan mudah dalam pengerjaannya.
     Untuk urusan lalu-lalang, Indocement menggandeng sekitar 90 perusahaan angkutan darat dan 9 kapal laut. Mereka inilah yang akan mengantarkan pesanan, termasuk pasokan semen ke seluruh wilayah Indonesia. Ketepatan waktu dalam mengantar tentu menjadi perhatian utama. Untuk memenuhi harapan pelanggan, Indocement pun menerapkan same day delivery. Barang dikirimkan pada hari yang sama saat order.
     Indocement juga menyiapkan gudang-gudang logistik yang tersebar di kota-kota yang tidak memiliki pelabuhan. Ini merupakan strategi Indocement untuk mendekatkan diri ke pasar. Bahkan gudang distributorjuga dapat melakukan same day delivery.
     Indocement selalu menjaga kualitas, baik dari segi produk maupun lingkungannya. Dari segi kualitas produk dijamin bahwa Indocement menghasilkan produk dengan kualitas wahid, sedangkan dari sisi lingkungan Indocement menyulap lahan bekas tambang yang gersang dan berdebu menjadi lahan hijau dengan tanaman jarak. Penanaman Jarak di bekas tambang pun dilakukan dengan melibatkan masyarakat sekitar. Manfaat buah jarak adalah dapat digunakan untuk bahan bakar alternative. Diharapkan para pelanggan setia Indocement dapat makin mengenal dan mempercayai Indocement sebagai perusahaan besar yang tidak hanya peduli kepada pelanggan, tetapi juga pada lingkungannya.
     Indocement selalu berupaya menjaga jalinan kerja sama dengan para pelanggannya dengan mengadakan berbagai kegiatan.
     Indocement menjalin kerja sama dengan perusahaan lain, diantaranya PT Palu Mas Sejati, PT Tonggak Ampuh dan perusahaan-perusahaan lainnya.
    PT Palu Mas Sejati yang bergerak di bidang usaha Pondasi Tiang Pancang ini berdiri sejak tahun 1981. pembangunan akan selalu membutuhkan pondasi, baik berupa pondasi baja, tiang beton dan lain-lain. Pondasi tiang beton banyak keunggulan dibandingkan pondasi lain, baik dari segi biaya maupun kekuatan. “Saat ini pembangunan banyak menggunakan pondasi tiang beton, sehingga pasar masih terbuka sangat luas. Salah satu material untuk membuat tiang beton adalah semen, selalu menggunakan Semen Tiga Roda karena kualitas dan supply yang terjamin
    .PT Tonggak Ampuh khusus bergerak di industri beton. Perusahaan ini memiliki keunggulan sebagai penghasil utama industri beton di Indonesia. Produksinya mencakup tiang beton, tiang pancang, mini pile dan pagar beton dengan sistem prestress. Untuk urusan mutu bahan baku, Tonggak Ampuh memang tidak berani ambil risiko. Itulah alasan mengapa perusahaan menjatuhkan pilihan pada semen Tiga Roda

    Adapun kebutuhan staf untuk mendukung strategi :
     Pelatihan keselamatan kerja terus menerus diadakan untuk meningkatkan kesadaran karyawan di bidang kesehatan dan keselamatan kerja
     APD (Alat Pelindung Diri) bagi tenaga kerjanya sesuai dengan kebutuhan masing-masing pekerja berdasarkan analisa resiko. Penggunaan APD yang baik selain dapat memberikan perlindungan bagi tenaga kerja dari keparahan dampak kecelakaan kerja, juga dapat mendukung kinerja karyawan sehingga diharapkan akan terjadi peningkatan produktivitas baik karyawan maupun perusahaan.
     Skill/ keahlian karyawan dalam menggunakan alat-alat teknologi yang modern.

    Kultur PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk, yaitu :
     Berkualitas terkait dengan mutu produk, mutu pelayanan dan inovasi.
     C epat dan Tepat waktu
     Keterbukaan
     Teamwork
     Tanggung jawab

    Komentar oleh DEVVY DIAN. P | Januari 6, 2010 | Balas

  82. Nama:HUSAMA
    NIM :C1B007090
    Fak: Ekonomi/manajemen s1 pagi kelas G

    Salam sukses pak jo,pada tugas akhir semester ini saya akan meneruskan kembali membahas dari perusahaan PT Bank Negara Indonesia Tbk.

    PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. yang selanjutnya disebut Bank BNI saat ini merupakan satu-satunya Bank pemerintah yang tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya sejak tanggal 25 November 1996. Komposisi kepemilikan sahamnya di tangan pemerintah adalah sebesar 99.12 % dan publik sebesar 0.88 % (Domestik 0.76 % dan Asing 0.12 %). Bank BNI berdiri pada tanggal 5 Juli 1946 dan saat ini memiliki 685 Cabang Domestik, 6 cabang Luar Negeri dan 10 Kantor Cabang Syariah dengan jumlah pegawai kurang lebih 13.483 orang.
    Ada enam lini bisnis yang saat ini dimiliki Bank BNI yaitu 1) Perbankan Korporasi.
    2) Perbankan Ritel.
    3) Perbankan Internasional.
    4) Bisnis Tresuri.
    5) Bisnis Perusahaan Anak.
    6) Perbankan Syariah.

    Dalam hal ini transaksi foreign exchange yang dilakukan oleh Divisi Tresuri Bank BNI belum terlaksana secara optimal karena strategi yang ada saat ini belum dapat memenuhi kebutuhan nasabah diantaranya adalah kurang bersaingnya harga jual beli yang ditawarkan terhadap nasabah dibandingkan dengan para pesaing yaitu bank serta lembaga keuangan lainnya serta belum adanya tenaga pemasar khusus yang menangani aktivitas pemasaran khusus produk-prdouk dari Tresuri.

    Penelitian ini bertujuan untuk
    1) Mengkaji strategi transaksi foreign exchange yang dilakukan oleh Bank BNI saat ini.
    2) Mengidentifikasikan faktor-faktor lingkungan (baik internal maupun eksternal) yang dapat mempengaruhi keberhasilan transaksi foreign exchange di Bank BNI.
    3) Membuat formulasi strategi pengembangan transaksi foreign exchange yang dapat dilakukan oleh Bank BNI agar dapat bersaing dengan bank serta lembaga keuangan lainnya.

    Metodologi yang digunakan adalah dengan membuat matriks EFE (External Factor Evaluation) yang terdiri dari Kekuatan (Strong) dan Kelemahan (Weakness) dan matriks IFE (Internal Factor Evaluation) yang terdiri dari Peluang (Opportunity) dan Ancaman (Threat). Selajutnya untuk mengetahui kondisi dari Bank BNI dalam melakukan transaksi foreign exchange dibandingkan dengan pesaingnya maka dibuatlah matriks Internal – Eksternal.

    Adapun untuk mendapatkan formulasi strategi yang sesuai, maka dibuatlah strategi berdasarkan matriks TOWS yaitu :
    1) Strategi SO,
    strategi yang menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk memperoleh keuntungan dari peluang-peluang yang ada. 2) Strategi WO,
    strategi yang meminimalkan kelemahan untuk memanfaatkan peluang.
    3) Strategi ST,
    strategi yang menggunakan kekuatan untuk mengatasi ancaman.
    4) Strategi WT,
    strategi yang meminimalkan kelemahan dengan menghindari ancaman.

    Berdasarkan perhitungan dari matriks EFE dan IFE, maka diperoleh skor untuk EFE adalah sebesar 2.74 dan sedangkan skor untuk IFE adalah 2.66. Ini berarti bahwa kondisi eksternal dan internal Bank BNI berada pada posisi rata-rata. Dengan mempergunakan skor tersebut dibuatlah matriks Internal – Eksternal yaitu merupakan posisi pertemuan antara skor EFE dan IFE. Dari hasil tersebut diperoleh kesimpulan bahwa transaksi foreign exchange yang dilakukan oleh Bank BNI pada saat ini berada pada kondisi hold and maintain, yang berarti bahwa transaksi ini masih dapat dikembangkan lagi dengan melakukan market penetration dan product development yaitu dengan melakukan beberapa strategi :
    1) Mengidentifikasikan kebutuhan nasabah akan produk-produk Tresuri.
    2) Bekerjasama dengan unit terkait untuk memasarkan dan mengembangkan produk-produk yang dibutuhkan oleh nasabah.

    Selanjutnya dengan menggunakan analisis TOWS, diciptakan beberapa strategi yang sesuai dengan kondisi yang ada yaitu :
    1) Strategi SO :
    Melakukan penetrasi pasar dan pengembangan produk dengan memanfaatkan jaringan cabang yang tersebar luas. Disamping itu dapat juga memanfaatkan kebijakan otonomi daerah dengan melakukan kunjungan untuk mengetahui kebutuhan nasabah.
    2) Strategi ST :
    Mengupayakan pengadaan teknologi informasi untuk mendukung produk-produk yang ada serta produk-produk baru. Teknologi ini harus terintegrasi dari front, middle dan back office dengan kriteria on line, real time, aman dan dengan biaya terjangkau.
    3) Strategi WO :
    Melakukan pengembangan sumber daya manusia (Dealer) agar selain melakukan transaksi juga dapat memasarkan produk-produk tresuri. Pengembangan tersebut dapat berupa pelatihan, workshop, seminar maupun job training yang berkaitan dengan produk-produk tresuri.
    4) Strategi WT :
    Menciptakan harga yang bersaing dengan bank maupun lembaga keuangan lain. kurs jual beli didasarkan pada harga jual beli yang terjadi

    Untuk menyusun formulasi strateginya, dapat dibagi berdasarkan jangka waktunya yaitu jangka pendek dan jangka panjang.
    Dalam jangka pendek dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut :
    1) Menerapkan strategi kebijakan harga yang bersaing dengan harga pesaing dan ini dapat diterapkan apabila penentuan di pasar kemudian Bank BNI hanya mengambil fee untuk setiap transaksinya.
    2) Secara terus menerus meningkatkan program pengembangan sumber daya manusia (Dealer) diantaranya dengan mengirim para Dealer untuk mengikuti job training di cabang luar negeri atau bank-bank lain serta seminar baik di dalam maupun luar negeri.
    3). Mengadakan program-program promosi yang dapat meningkatkan transaksi dengan melakukan kerjasama bersama-sama unit terkait.

    Sedangkan untuk program jangka panjang, langkah-langkah yang dapat dilakukan adalah :
    1) Memantau perkembangan teknologi, jenis produk-produk Tresuri, kebutuhan dan kecenderungan perilaku nasabah serta persaingan dalam industri perbankan.
    2) Terus menerus melakukan pengembangan produk-produk Tresuri agar produk-produk yang ada tidak ketinggalan jaman, sehingga masih menarik bagi nasabah untuk melakukan transaksi.
    3) Melakukan kerjasama yang baik dengan unit-unit terkait sehingga dapat menciptakan sinergi dalam menghadapi pesaing-pesaing yang ada maupun pesaing yang akan muncul.
    4) Melakukan ekspansi ke daerah yang sedang berkembang dan berpotensi untuk melakukan transaksi foreign exchange dalam memperluas jaringan pemasaran.

    Dengan demikian Agar formulasi strategi jangka pendek maupun jangka panjang dapat diterapkan maka harus dilakukan perubahan paradigma pada transaksi foreign exchange yang dilakukan oleh Bank BNI bahwa keuntungan transaksi tidak hanya dilihat dari seberapa besar profit yang diperoleh dari besarnya spread yang diberikan nasabah, tetapi dengan harga yang kompetitif diharapkan akan lebih menarik bagi nasabah untuk melakukan transaksi dengan bank BNI sehingga dapat meningkatkan keuntungan secara kumulatif.
    Dengan demikian spread kurs jual beli agar diperkecil dan disesuaikan dengan fluktuasi kurs di pasar pada saat itu, sehingga informasi dapat di up date secara tepat waktu atau dalam periode tertentu.

    Demikianlah pembahasan saya mengenai Perusahaan PT Bank Negara Indonesia Tbk.
    Terima kasih,dan salam sukses selalu…..

    Komentar oleh Husama | Januari 6, 2010 | Balas

  83. NAMA : MOHD. FIRMANSYAH
    NIM : C1B007098
    FAKULTAS : EKONOMI / MANAJEMEN S1 ( Pagi )

    McDonald’s Indonesia
    Restoran McDonald’s hadir di Indonesia pada tahun 1991 dan merupakan negara ke
    70 dari McDonald’s seluruh dunia. H. Bambang N. Rahcmadi Msc MBAadalah warga
    negara Indonesia pertama yang berhasil mendapatkan hak master franchise dari McDonald’s Corporation dengan mengalahkan 13.000 pesaing. Sampai sekarang beliau
    bertindak sebagai Presiden Direktur McDonald’s Indonesia. Sebelum membuka
    restorannya yang pertama di Sarinah-Jakarta, H. Bambang Rahcmadi Msc MBA
    diwajibkan mengikuti training selama 1 tahun di Australia, Amerika Serikat, Malaysia
    dan Singapura. Dalam masa training tesebut beliau melakukan semua pekerjaan di
    restoran McDonald’s dari yang paling sederhana termasuk membersihkan toilet sampai ke
    tingkat manajerial, kemudian menerapkan semuanya di Indonesia. Tepat pada 22 Februari
    1991, restoran McDonald’s di Sarinah Thamrin Jakarta beroperasi dengan
    mempekerjakan 460 crew dan 26 manajer. Perkembangan McDonald’s Indonesia dalam
    10 tahun ini dinilai sangat cepat. Sampai saat ini restoran McDonald’s Indonesia telah
    berjumlah 109 restoran dengan jumlahkaryawan seluruhnya mencapai sekitar 8000 orang
    yang sebagian besar lulusan SLTA. McDonald’s merupakan perusahaan yang bergerak pada industri fast food restaurant. Produk yang ditawarkan berupa makanan dan minuman siap saji.
    Penentuan harga ditetapkan dengan market price yang ditentukan oleh head office Jakarta
    sesuai dengan daya beli konsumen. Tier adalah penetapan harga sesuai dengan
    kemampuan daya beli konsumen di lingkungan tersebut. Terdapat tiga macam penetapan
    harga (tier), yang penetapannya ditentukan oleh lingkungan di mana restoran mcdonald’s
    tersebut berada.
    Berhubungan dengan lokasi untuk mendistribusikan produk kepada pelanggan, dimana
    tempat tersebut harus strategis bagi target pasar yang dituju yaitu segmen kawula muda
    dan keluarga.

    Secara umum, program promosi dari market wide adalah promosi advertising melalui
    above the line, yaitu iklan TV. Strategi promosi yang dilakukan meliputi :
    a. Promosi Public Relation, yaitu melalui hospitality dengan memberikan pelayanan
    yang lebih kepada pelanggan melalui magic moment.
    b. Advertising, yaitu melalui above the line : kerja sama dengan stasiun radio lokal
    untuk menginformasikan event-event yang diadakan oleh mcdonald’s. Sedangkan
    melalui below the line : spanduk, poster, brosur, standing banner, hanging mobile,
    translite, back drop.
    c. Show Case, yaitu berupa merchandise mcdonald’s.
    d. Event yang dilaksanakan di mcdonald’s yang dapat dijadikan sebagai sarana promosi
    yang merupakan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan lain

    Analsis SWOT yang dimiliki oleh Mc Donald beserta alasannya :

    Strengths

    1. Mc Donald mempunyai a strong global presence dengan kompetiror domestik terdekat yang hanya berukuran separuhnya, Mc Donald merupakan pemimpin pasar ( market leader) baik secara domestik, maupun internasional.
    2. Keuntungan Mc Donald’s berasal dari pengurangan biaya melalui skala ekonomi, karena ukurannya yang sangat besar dan keberadaannya secara global memungkinkan untuk menetapkan risiko yang bervariasi yang melibatkan keadaan ekonomi dari negara tertentu.
    3. Outlet perusahaan ditempatkan di wilayahyang strategis dan mudah dijangkau.
    4. Adanya pengakuan atasmerk (brand recognition).
    5. Kesuksesan dalam periklanannya, seperti adanya kata “I’m LovingIt” dalam setiap pemasarannya.
    6. Adanya Kekuatan kerjasama dengan perusahaan lain, sepertdengan Coca-Cola.
    7. Tempat penjualan yang bersih dan adanya tempat bermain untuk anak-anak mempunyai
    daya tarik tersendiri.
    8. Adanya pelatihan yang profesional dengan didirikannya “Hamburger University”
    9. Perusahaan yang telah mengglobal.
    10. Aktif dalam kegiatan amal untuk anak-anak.
    11. Menyesuaikan resep dan produk yang ditawarkan dengan standar kesehatan yang ditetapkan oleh USDA
    12. pendapatan tidak hanya dari penjualan makanan cepat saji, tapi juga dari investasi properti, franchiser of restaurant.
    13. Adanya sistem deliveryorder yang mudah digunakan oleh konsumennya yaitu dengan menelpon 14045.

    Weakness

    1. Harga yang kurang kompetitif, sehingga dapat mengurangi kemampuan perusahaan untuk
    meningkatkan pendapatan.
    2. Inovasi terhadap produk kurang memiliki spesifikasi tertentu
    3. Management of franchises kurang memperhatikan integritas klien
    4. Teknik pemsaran atau periklanan yang hanya diutamakan pada anak-anak.

    Opportunities

    1. Perusahaan dapat melakukan penjualanonline sehingga memberikan kemudahan bagi pelanggan dan juga menambah feature-feature dalam pelayanan.
    2. Merubah trend kebiasaan makan ke arah makan yang lebih sehat.
    3. Mengembangkan secara terus menerupangsa pasar terutama untuk generasi muda dan kelompok yang telahberumur.
    4. Melakukan pengawetan dengan bahan-bahan alami, sebagai bagian dari strategi pemasaran
    dan periklanan.
    5. Menciptakan produk baru. Meneruskan untuk menggunakan teknologi untuk mempengaruhi strategi pendapatan, seperti menggunakan pesan singkat untuk mengantarkan
    pesanan khusus.

    Threat

    1. Adanya fluktuasi terhadap nilai matauang asing.
    2. Industri makanan cepat saji merupak sektor yang sangatkompetitif sehingg persaingan juga
    semakin ketat.
    3. Persamaan strategdengan perusahaanlain seperti melakukan pembentukan forma baru ataupun dalam mengembangkan menu makanan.
    4. Adanya tekanan daribeberapa pihak mengenai makanan cepat saji dengan masalah obesitas.
    5. Bagi konsumen yang sadar akan gizi, makanan cepat saji merupakan makanan yang kurang sehat.
    6. Adanya ancaman dan kompetitor local di negara yang berbeda beda.
    7. Industri ini berada pada siklus mature dan merupakan industri yang cepat mengalami kejenuhan.

    Implementasi
    Banyak restoran cepat saji seperti Mc Donalds menggunakan pull system untuk mengendalikan pesediaan akhir mereka. Ketika hamburger menipis, maka kokinya membuat hamburger baru. Prinsip yang sama di gunakan dalam lingkungan badan usaha, setiap kegiatan menghasilkan apa yang diperlukan untuk memenuhi permintaan yang menyukseskan operasi . Bahan baku atau barang setengah jadi tiba pada waktunya (just in time) untuk di produksi sehingga permintaan dapat terpenuhi. Gagasan ini mengharuskan semua material menjadi bagia yang aktif dar barang dalam proses dan tidak boleh mengganggu sehingga menghabiskan segala macam biaya penyimpanan.

    Kebutuhan Staff
    Perbedaan dimensi-dimensi dalam pelayanan dalam satu rangkaian persepsi pelanggan tentang kualitas pelayanan biasanya terdapat pada perusahaan-perusa-haan seperti alat-alat bengkel, bank, SLJJ, sistim keamanan dan kartu kredit, kenyataan, respon, reabilitas, kompentence dan empati.
    Tentunya kunci suksesnya Mc. Donald dalam makanan diakui secara reabilitas sebab operasinya standard. Sistim Mc. Donald indentik dimanapun menyediakan kualitas yang sama. Kenyataan ini diterima para pelanggan. Perlu disadari bahwa kemampuan reabilitas sebagai sebuah andalan dapat tidak sama persepsi kualitas nya.
    “Selain mengisi posisi lowong, dalam 5 tahun ke depan sesuai komitmen antara pemilik dan McDonald’s Corporation, akan dilakukan penambahan gerai baru di 76 lokasi,” katanya. Sudah tentu, penambahan gerai baru akan berdampak terhadap kebutuhan sumber daya manusia (SDM) secara besar-besaran guna mendukung operasi bisnis restoran cepat saji ini. Menurut hitungan kasar Iyan, satu gerai idealnya membutuhkan sekitar 10 Store Manager dan 40-an Crew. Mau tak mau, dalam waktu dekat McD harus menyiapkan 3.000-4.000 tenaga kerja baru yang khusus dipersiapkan untuk mengisi posisi di gerai-gerai yang akan segera dibuka. “Ini tentu saja tidak termasuk SDM lama yang pensiun atau resign.

    KULTUR
    SLOW FOOD, SLOW LIFE, OR DIE. KECEPATAN bisa jadi adalah salah satu teks sakral ideologis yang merasuki dunia modern. Embel-embel instant, fast, high-speed, high access atau ekspres telah menjadi warna yang akrab di dalamnya. Layanan informasi cepat, large – bandwidth, processor berkecepatan tinggi, pesawat jet, fastfood, adalah beberapa hal yang merepresentasikan bagaimana dunia modern menjawab dan menyikapi kebutuhan akan kecepatan. Sebuah command (perintah) yang tadinya dieksekusi dalam bilangan menit pada komputer generasi awal, saat ini dapat dituntaskan hanya dlm hitungan detik. Rutinitas makan pagi yang memakan banyak waktu, saat ini hanya butuh eksekusi air panas yang diproses dalam tiga menit untuk sarapan ‘penuh energi’; sereal instan, mie gelas instan, kopi three in one sachet dan produk kemasan-kemasan instan lain yang instruksi penyajiannya kurang lebih sama; “Rendam dalam air mendidih selama kurang lebih 3 menit!” atau “Dapat langsung dimakan!” Segala sesuatunya telah terstandarisasi, seperti halnya McDonald, mereka punya ‘alkitab’ setebal kurang lebih 700 halaman yang berisi instruksi rinci tentang penggunaan alat-alat, bagaimana sajian dalam menu harus terlihat sampai bagaimana pelayan memberi salam kepada pelanggan. Mereka tidak butuh individualitas, bakat, manusia-manusia otentik dan berkarakter. Sistem operasi dan mesin-mesin pendukungnya ini telah mereduksi individualitas dan keterampilan, sehingga setiap pekerja dapat dengan mudah digonta-ganti dan diupah dengan biaya murah. GAYA hidup lambat bukan berarti menjadi manusia yang tidak menghargai waktu, hal ini tidak berkenaan dengan berapa lama kita membuat dan mengerjakan sesuatu, tetapi lebih kepada pendekatan holistik bagi peningkatan kesadaran individual dan menjadi individu yang berkuasa dalam mengendalikan ritme hidupnya sendiri, memilih jalan hidupnya sendiri.

    http://strategik.fe.uns.ac.id/wp-content/uploads/2009/06/makalah-menstra-fix4.pdf
    http://agenkultur.org/index.php?option=com_content&view=article&id=89:slow-food-slow-life-or-die&catid=41:news-thoughts&Itemid=123
    http://www.slideshare.net/irwanarfandi/mcdonalds-corporation-leadership-programs-indonesian-language
    http://digilib.petra.ac.id/viewer.php?page=1&submit.x=0&submit.y=0&qual=high&fname=/jiunkpe/s1/hotl/2005/jiunkpe-ns-s1-2005-33499046-2936-mc_donalds-chapter1.pdf

    Komentar oleh Mohd.Firmansyah | Januari 6, 2010 | Balas

  84. Nama : MAWADDAH
    NIM : C1B007119
    Fakultas Ekonomi Manajemen “G” S1 pagi

    Salam sukses buat Pak Jo….

    Pak Jo, dalam tugas akhir semester Kuis II ini saya akan melanjutkan pembahasan mengenai perusahaan yang saya amati pada Kuis I yaitu PT. Unilever tbk..

    A dan B. Strategi yang diterapkan perusahaan ini adalah SO..
    1. Ekspansi perusahaan dalam rangka memicu pertumbuhan kinerja terutama untuk produk kategori Face care, Savoury dan Ice cream. Alasannya;
    a. Karena adanya kinerja keuangan yang stabil dan cenderung menaik sesuai dengan stabilitas ekonomi yang relatif baik dengan pertumbuhan yang menggembirakan bagi ekonomi Indonesia sebesar 6,3%.
    b. Adanya kenaikan pangsa pasar untuk kategori –kategori penting seperti Face care, Savoury dan Ice cream.
    c. Tingginya investasi sebesar Rp 677 miliar untuk pembelanjaan modal
    d. Tingginya alokasi Capital Expenditure yang berasal dari dana keuangan internal
    e. Pemimpin pasar consumer goods di Indonesia
    f. Sahamnya memiliki level beta 0,7
    g. Luasnya potensial market sekitar 250 juta.
    h. Tinggi dan stabilnya tingkat kesetiaan masyarakat atas produk consumer goods 83%.
    2. Dengan kampanye slogan,mengeluarkan beberapa produk sejenis dalam segmentasi pasar yang berbeda,bersaing langsung dengan produk sejenis yang dimiliki pesaing.
    Alasannya;
    a. Karena adanya kinerja keuangan yang stabil dan cenderung menaik sesuai dengan stabilitas ekonomi yang relatif baik dengan pertumbuhan yang menggembirakan bagi ekonomi Indonesia sebesar 6,3%.
    b. Perencanaan yang baik dan kerjasama erat dengan para pemasok, pelanggan dan distributor untuk mneghantar produk-produk dari pebrik ke tempat-tempat penjualan.
    c. Alokasi pembelanjaan iklan dan promosi yang tinggi yang cenderung menaik.
    d. Memiliki tim yang terdiri dari orang-orang yang berdedikasi tinggi,terampil dan termotivasi di segenap jajaran.
    e. Tingginya kepuasan konsumen terlihat dari predikat prima indeks kepuasan konsumen.

    3. Meningkatkan promosi dan menjaga supply chain dengan memaksimalkan jaringan distribusi di berbagai daerah.
    Alasannya;
    a. Perencanaan yang baik dan kerjasama erat dengan para pemasok, pelanggan dan distributor untuk mneghantar produk-produk dari pebrik ke tempat-tempat penjualan.
    b. Alokasi pembelanjaan iklan dan promosi yang tinggi yang cenderung menaik.
    c. Memiliki tim yang terdiri dari orang-orang yang berdedikasi tinggi,terampil dan termotivasi di segenap jajaran.
    d. Luasnya potensial market sekitar 250 juta.
    e. Tingginya tingkat ketergantungan masyarakat dengan produk consumer goods.
    f. Tinggi dan stabilnya tingkat kesetiaan masyarakat atas produk consumer goods 83%.

    4. Akuisisi terhadap brand yang telah punya image.
    Alasannya:
    a. Alokasi pembelanjaan iklan dan promosi yang tinggi yang cenderung menaik.
    b. Memiliki tim yang terdiri dari orang-orang yang berdedikasi tinggi,terampil dan termotivasi di segenap jajaran.
    c. Pemimpin pasar consumer goods di Indonesia
    d. Luasnya potensial market sekitar 250 juta.
    e. Tingginya tingkat ketergantungan masyarakat dengan produk consumer goods.
    f. Tinggi dan stabilnya tingkat kesetiaan masyarakat atas produk consumer goods 83%.

    C. Implementasinya :
    PT. Unilever Tbk telah mengimplementasikan beberapa strategi – strategi yaitu:

    a. Market penetration.
    Strategi pemasaran yang ada, dengan produk yang ada,atau dengan kata lain mempertahankan wilayah atau produk yang ada dengan tujuan memperluas pangsa pasar dengan beberapa konponen tertentu seperti memanfaatkan promosi ( baik above the line maupun below the line ), meningkatkan kinerja distribusi produk serta bermain cerdas di produk mix untuk merangkul segmentasi pasar.
    Adapun program yang dilakukan perusahaan antara lain;
    1. Tidak lagi dilakukan dengan cara-cara konvensional pada promosi melalui iklannya.Aktivasi promosi brand dilakukan dengan beberapa cara yaitu:
    • Agen Seribu Sunlight
    • Pond’s Flawless White
    • ” Grow Great Kids ” blueband
    • Waktunya teh,waktunya bicara…Sariwangi
    • Festival jajanan Bango dan program pengembangan Petani Kedelai Hitam sampai Kecap ”Bango Cita Rasa Nusantara”
    • Every body wins paddle pop
    • Vienetta ” berbagi 1000 kebaikan ”

    2. Dalam upaya memuaskan konsumen di segala segmen, perusahaan memproduksi produk dengan berbagai kemasan.
    3. Untuk memastikan eksistensi dan keterjangkauan produk, perusahaan berusaha meningkatkan kualitas distribusi dengan beberapa cara :
    • Keberadaan unit-unit produk utama atau SKU
    • Keberadaan divisi Customer Development di pasar tradisional dan modern
    • Pengembangan dan perluasan bisnis di luar Jawa
    • Pendirian kantor Unilever Indonesia di berbagai negara ( Singapura,Jepang dan Australia)
    • Peningkatan kinerja, pemberian motivasi dan insentif tertentu bagi tim penjualan,tim pramuniaga dan tim promosi penjualan.
    • Jaringan distribusi yang kuat dengan 400 distributor dan 500.000 outlet retailer yang memungkinkan Unilever menjaga pangsa pasarnya.

    b. Produk development
    PT. Unilever selalu mendengarkan suara konsumennya. Tak jarang untuk memenuhi itu PT. Unilever mengeluarkan produk-produk baru seperti: Molto Ultra,Venetta Kurma,Paddle pop Cyberion,Rexona Deo lotion, Clear men,Pond’s Mastigge,Pond’s Anti Aging dll.

    c. Related diversifikation
    Strategi diversifikasi dilakukan dengan tujuan menganekaragamkan produk yang terkait dengan rantai nilai dalam rangka mengurangi resiko.Unilever selalu menggunakan keuangan eksternal dalam melakukan akuisisi:
    • Unilever mulai terjun di dunia kecap setelah mengkuisisi Bango dari PT. Sakura Aneka Food pada tahun 2000.
    • Pada tahun 2007 Unilever telah menandatangani perjanjian bersyarat dengan PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Company tbk mengenai pengambilalihan minuman sari buah merek ” Buavita” dan ”Gogo” dari ultra ke Unilever.

    d. Divestiture
    Strategi difensif adalah strategi yang dilakukan dengan melakukan tindakan penyelamatan atas kelangsungan organisasi:
    • Pada awal tahun 2007,PT. Unilever tbk mengakhiri kerjasama distribusi Kimberly-Lever,sebuah usaha patung Unilever di Indonesia dengan Kimberly-Clark.

    D. Pemenuhan Staff yang dibutuhkan dalam menjalankan strategi tersebut adalah Keberhasilan stabilitas pertumbuhan usaha PT. Unilever Indonesia tbk secara moneter yang selalu menunjukkan angka positif tidak terlepas dari komitmen dan kinerja yang tinggi para pegawainya.Tim personalia merekrut, mempekerjakan dan mengembangkan para karyawan hanya atas dasar kualifikasi dan kemampuan yang dibutuhkan bagi pekerjaan yang harus dilakukan.Perusahaan memiliki komitmen untuk menyediakan kondisi kerja yang aman dan sehat, bertekad bekerja sama dengan karyawan demi mengembangkan dan memperkuat keterampilan dan kemampuan setiap individu. Untuk menjamin mutu pendidikan dan keahlian pegawai, terdapat Unilever Training Center di Mega Mendung Bogor, yang merupakan pusat pelatihan semua pegawai Unilever terbesar di Asia.Selain pelatihan secara periodik dilakukan event yang dapat mengeratkan hubungan antar pegawai seperti perlombaan-perlombaan atau piknik bersama di Arena bermain keluarga, sehingga terjadi hubungan kekeluargaan yang bertujuan memudahkan kerjasama satu sama lain ke depannya.Misalnya pada tahun 2007, PT. Unilever tbk mengadakan acara ”Sharing of Joy” untuk setiap divisi, Annual Conference,Family days dan Pekan Olah Raga Unilever. Acara-acara dan pertemuan itu membantu meningkatkan semangat untuk menang di semua fungsi dan divisi. Selain itu, PT. Unilever Indonesia Tbk memiliki komitmen yang baik dalam melindungi keselamatan kerja pegawainya.

    E. Kultur dari PT. Unilever ini adalah
    PT. Unilever selau fokus pada pelanggan,konsumen dan masyarakat dengan selalu mendengarkan suara konsumen.Menambah vitalitas dalam kehidupan.Memenuhi kebutuhan nutrisi, kebersihan dan perawatan pribadi sehari-hari dengan produk-produk berkualitas tinggi hasil pemrosesan teknologi canggih yang membantu para konsumen merasa nyaman,berpenampilan baik dan lebih menikmati hidup. Mengoperasikan perusahaan dengan basis finansial yang baik untuk mencapai pertumbuhan laba, meningkatkan nilai pemegang saham, serta menciptakan peluang karier dan penghargaan finansial bagi para karyawan.Memiliki kepercayaan bahwa dengan semangat melayani, berbagi dan keinginan memberikan yang terbaik, Unilever dapat memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat. PT. Unilever Indonesia Tbk juga selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi konsumen.

    Jadi, Kesimpulan dari pengamatan saya diatas bahwa kultur yang ada pada PT. Unilever Indonesia Tbk ini sangat mendukung terhadap pelaksanaan strategi yang dijalankan oleh PT. Unilever Indonesia Tbk itu sendiri.

    http://www.scribd.com/doc/19535494/Case-Analysis-Unilever-Tbk

    Demikianlah Pak Jo analisa saya terhadap PT. Unilever Indonesia tbk….

    Terimakasih dan sukses selalu buat Pak Jo….

    Komentar oleh Mawaddah | Januari 6, 2010 | Balas

  85. NAMA : NENI SILVIANTI
    NIM : C1B007095

    MANAJEMEN STRATEGIK
    S1 PAGI

    Salam sukses pak jo,,

    Ini tugas akhir semester saya pak, saya melanjutkan pembahasan mengenai strategik yang dapat di ambil oleh PT. Amerta Indah Otsuka yang bergerak di bidang minuman isotonik.

    Strategik menjadi terminology yang sering dihadapi dalam kehidupan sehari-hari apalagi dalam bisnis, sehingga definisi maupun pengertiannya dapat berbeda. Menurut definisi strategik terdapat 3 langkah, yakni : option generation, option evaluation, dan option selection yang selanjutnya dapat menentukan suatu pilihan dalam perusahaan tersebut, sehingga dapat menentukan pilihan-pilihan yang tepat untuk diimplementasikan ke Perusahaan.

    PT. Amerta Indah Otsuka mempunyai komitmen tinggi untuk mendukung penuh kesehatan masyarakat Indonesia dengan menghasilkan produk-produk inovatif yang menyumbangkan solusi bagi masalah yang berkaitan dengan kesehatan sehari-hari melalui sudut pandang yang unik dari pengembangan ilmu pengetahuan terkini. Salah satu produk unggulan PT Amerta Indah Otsuka adalah POCARI SWEAT yang dikenal sebagai minuman isotonik pengganti cairan tubuh. Pocari Sweat mulai memasuki pasar Indonesia tahun 1990. Pertama kali masuk ke Indonesia hanya 30.000 kaleng setahun itu juga didatangkan dari pabrik minuman Pocari Sweat di Korea Selatan.

    Visi dari PT. Amerta Indah : Menjadi perusahaan yang brilliant, dengan memberi kontribusi yang signifikan dan terpercaya bagi konsumen serta masyarakat.

    Misi dari PT. Amerta Indah: Mengembangkan dan mempertahankan karyawan yang berkualitas tinggi untuk menghasilkan product yang berkualitas tinggi, Menjadikan kebutuhan dan kesejahteraan konsumen dan masyarakat sebagai prioritas utama, Menangkap semua peluang disemua aspek secara cepat dan inovatif untuk kesejahteraan dan kepuasan konsumen serta perkembangan perusahaan, Mengembangkan dan mempertahankan hubungan yang saling menguntungkan dengan rekan bisnis, Menjadi perusahaan tepercaya.

    Ada 6 strategi bisnis yang di gunakan PT. Amerta Indah Otsuka yaitu :

    1: E-Business channel priorities.

    Dalam strategi e-bisnis adalah hal yang terpenting dalam channel di internetnya (sesuai dengan strategi yang ingin dicapai Perusahaan).

    Strategi yang ada di PT. Amerta Indah bersifat Bricks and Mortar (informations only). Apabila kita melihat web dari Perusahaan ini hanya memberikan informasi mengenai produk-produk apa saja yang beredar di pasaran, informasi tentant Perusahaan, dan untuk PT.Amerta Indah ini berfokus pada kesehatan untuk consumennya. Sehingga berita atau rubrik mengenai kesehatanpun bisa kita peroleh di website ini. Bicara mengenai produk, produk dari Pocari Sweat juga beraneka ragam kemasannya. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan customer agar mudah mengkonsumsinya.

    2: Organizational Restructuring and Capabilities.

    Adapun pendekatan operasional dari Perusahaan, dimana PT. Amerta Indah ini melakukan pendekatan dengan in house division (integration) PT Amerta Indah menjalin kerjasama yang baik dengan pihak distributor dalam memasarkan produknya. khususnya dalam hal penetapan coverage area yang didukung dengan atribut lainnya seperti: proses tukar guling produk, pemberian insentif yang baik kepada distributor yang telah mencapai target penjualan, kejelasan status Pocari Sweat yang halal dan yang tak kalah pentingnya adalah peran ASS sebagai wakil perusahaan dalam pemahamannya terhadap kondisi distribusi dimasing-masing wilayah distributor.

    3: Business, Service and Revenue Model.

    Pada akhir tahun 2005, PT AIO mempunyai jalur distribusi sebanyak 48 di seluruh Indonesia dan taktik pemasaran nya dengan tidak segan-segan melakukan sistem jemput bola dengan sering mendatangi beragam acara yang tengah berlangsung. Perusahaan ini menggunakan system B2B dalam memasarkan produknya, dengan memasukkan produk ini ke retailer. Dan untuk B2C nya, pengadaan program-program yang audience nya sesuai dengan target market (olahraga, dan saat santai). Adapun pesan dari PT. AOI ini adalah pengganti cairan ion dalam tubuh yang hilang setelah beraktifitas. Revenue model dari PT.AIO dapat memanfaatkan web-nya untuk melakukan transaksi atau penjualan produksinya, dengan memberikan beberapa diskon tertentu untuk nominal pembelanjaan yang jumlahnya besar.

    4: Marketplace Restructuring.

    Do some innovation in the marketplace. Explore new options related to disintermediation and reintermediation. Disintermediation, yaitu penawaran produk yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi masyarakat melalui jalur website. Reintermediation, yaitu menciptakan website baru untuk khusus menjalin kerjasame dengan para distributor.

    5 : Market & Product development strategies.

    PT. Amerta Indah menentukan market development strategies, dengan menciptakan SOYJOY, sejenis makanan ringan, yang terbuat dari tepung kedelai dipadukan dengan buah-buahan alami sehingga di dalamnya terkandung bahan penting seperti protein, isoflavone dan mineral untuk anak-anak, bahkan orang dewasa (new customer segments). Selain itu, bisa menerapkan product development strategies mengingat banyak variasi produk yang bisa dikonsumsi masyarakat. Dengan product development strategy, produk dapat dilihat secara online.

    6: Positioning and Differentiation Strategies.

    PT. Amerta Indah sangat mementingkan quality produk mereka, karena menyangkut kesehatan untuk masyarakat. Kualitas harga, produk, dan service dari produk PT. Amerta Indah sudah tidak perlu diragukan lagi, karena terlihat jelas dari visi,misi dan motto dari Perusahaan. Alangkah baiknya apabila PT. Amerta Indah mempromosikan produk bukan hanya berupa sponsor atau marketing penjualan di market, tetapi melakukan penjualan melalui online juga, disertai dengan informasi produk secara detail.

    Kesimpulan :
    Untuk meningkatkan kepuasan distributor hal yang perlu diperbaiki oleh PT Amerta Indah Otsuka adalah mempersiapkan anggota-anggota saluran distribusinya secara profesional dan cakap. Maksudnya adalah profesionalisme dalam menjalankan tugasnya masing-masing dan bertanggung jawab atas keberhasilan pemasaran produk Pocari Sweat, yakni selain bagi anggota distribusi internal perusahaan seperti ASS/ASM juga bagi perantara pemasaran atau distributor. Hal ini dapat dilakukan dengan pemberian pelatihan atau training terhadap para ASS yang akan bertugas disetiap wilayah distributor untuk mengenal dan memahami permasalahan yang terjadi di wilayah distributor dan cara penyelesaiannya.

    Demikianlah pembahasan saya mengenai strategi PT. Amerta Indah Otsuka, terima kasih pak..

    http://elibrary.mb.ipb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=mbipb-12312421421421412-isramirand-541&q=Equation

    file:///C:/Documents%20and%20Settings/rian/My%20Documents/6-strategies-in-ptamerta-indah.html

    Komentar oleh Neni Silvianti | Januari 6, 2010 | Balas

  86. NAMA : EDY ARISONDHA
    NIM : C1B007104
    MANAJEMEN KELAS G, S1 PAGI

    Salam sukses buat pak Jo,.
    Pak berikut ini saya tampilkan hasil analisis saya terhadap PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKASA Tbk.

    1. STRATEGI
    PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.(“Indocement” atau “Perseroan”) adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang memproduksi berbagai jenis semen bermutu, termasuk produk semen khusus. Perseroan didirikan pada tahun 1985 dan dioperasikan secara terpadu dengan total kapasitas produksi terpasang sebesar 17,1 juta ton semen per tahun. Perseroan saat ini mengoperasikan 12 pabrik, sembilan di antaranya berlokasi di Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua di Palimanan, Cirebon, Jawa Barat; dan satu di Tarjun, Kotabaru,Kalimantan Selatan.
    Sejak tahun 2005, Perseroan telah melakukan diversifikasi produk dengan meluncurkan Semen Komposit Portland (Portland Composite Cement/PCC). Perseroan juga memproduksi berbagai jenis semen lainnya, yaitu Semen Ordinary Portland Tipe I, Tipe II dan Tipe V, serta Semen Sumur Minyak (Oil Well Cement) dan Semen Putih. Sampai saat ini, Indocement merupakan satu-satunya produsen Semen Putih di Indonesia. Produk-produk Perseroan tersebut dipasarkan dengan merek dagang ‘Tiga Roda’.
    Pada tahun 2001, HeidelbergCement Group, salah satu produsen semen terkemuka di dunia yang berpusat di Jerman dan beroperasi di 50 negara, menjadi pemegang saham mayoritas Perseroan. Sejak itu, Perseroan bertekad untuk memulihkan kondisi keuangan yang sehat seperti sebelum terjadinya krisis keuangan di Asia. Untuk mencapai hal tersebut, dan dengan dukungan HeidelbergCement Group, Indocement kembali memfokuskan kegiatannya pada bisnis inti sebagai produsen semen, beton siap-pakai dan agregat. Sejak 2006 hingga saat ini, Perseroan telah berhasil mencapai kondisi keuangan yang sehat.
    Pernyataan misi Indocement adalah untuk bergerak di bisnis penyediaan papan, semen, dan bahan bangunan yang terkait serta jasa terkait yang bermutu dengan harga kompetitif, dan tetap memperhatikan pembangunan berkelanjutan. Hal ini tidak dapat terwujud tanpa perhatian dan komitmen penuh dari Perseroan terhadap aspek kesejahteraan sumber daya manusia, keselamatan, kesehatan, serta lingkungan.
    http://www.indocement.co.id/new/index.asp

    Dari penjelasan diatas dapat dilihat bahwa untuk mencapai tujuannya, strategy yang tepat diterapkan oleh Indocement adalah SO (Strength Opportunity)

    2. ALASAN

    Visi dan Misi

    Misi Perseroan:
    Kami berkecimpung dalam bisnis penyediaan papan, semen dan bahan bangunan yang terkait, serta jasa terkait yang bermutu dengan harga kompetitif dan tetap memperhatikan pembangunan berkelanjutan.
    Visi Perseroan:
    Pemimpin pasar semen dan agregat yang berkualitas di dalam negeri.
    Moto Perseroan:
    Turut membangun kehidupan bermutu.

    Untuk mewujudkan Visi Misinya Indocement menerapkan suatu strategi yang disebut :

    Quantum Challenge

    Quantum Challenge adalah suatu inisiatif organisasi yang pelaksanaannya berlandaskan pada ukuran kinerja dan strategi ini dimulai pada tahun 2000.
    a. Quantum Challenge akan memberikan kemampuan dalam upaya menangkap serta memanfaatkan dinamika perubahan yang terjadi di dalam ekosistem usaha. Inisiatif ini bertujuan untuk membimbing perusahaan dalam upaya mencapai Indocement Excellence, yaitu kemampuan untuk senantiasa dapat menangkap dan menanggapi semua perubahan di dalam ekosistem usaha dengan cara-cara yang dapat menumbuhkan daya saing dan kemampuan untuk menghasilkan keuntungan yang berkesinambungan
    b. Proses Quantum Challenge pada awalnya akan memberikan kemampuan dalam mengidentifikasi peluang usaha untuk selanjutnya memformulasikan rencana kerja guna memanfaatkan peluang tersebut. Apabila rencana tersebut sudah berada pada tempatnya, Quantum Challenge kemudian akan dapat menyelaraskan upaya setiap individu di Perseroan dalam kerangka Dual Frame yang mencakup perencanaan, proses, tim proyek dan fungsi dengan tujuan yang sama yaitu, menjadikan Indocement sebagai produsen semen terkenal di tahun 2007
    c. Sasaran proses tersebut adalah untuk menyelaraskan persepsi setiap individu di dalam perusahaan mengenai tantangan dan hambatan yang dihadapi Perseroan serta membangun penghargaan dan komitmen bersama atas kebijakan yang telah diputuskan oleh para pemimpin perusahaan

    3. IMPLEMENTASI

    Keberhasilan modifikasi Pabrik ke-8 di Citeureup yang memberikan tambahan kapasitas produksi terpasang bagi Indocement sebesar 600.000 ton semen per tahun. Indocement memiliki kompleks pabrik terbesar kedua di dunia, yang terletak di Citeureup. Citeureup memiliki sembilan pabrik dimana pada tahun 1975 – 2007, secara bertahap ditingkatkan dengan penerapan teknologi canggih dan beberapa kiln paling efisien yang dioperasikan saat ini.

    Suatu prestasi besar yang dicapai Indocement pada tahun 2008 adalah kemampuannya meningkatkan produksi semen sebanyak 11,0% dari volume produksi sebelumnya dalam waktu kurang dari satu tahun. Logistik serta pengelolaan bahan baku yang meningkat, asupan energi yang lebih tinggi, serta kiln yang beroperasi secara konstan memerlukan tingkat komitmen, koordinasi, dan kolaborasi yang juga harus ditingkatkan. Keberhasilan eksekusi dan penyelarasan peningkatan produksi merupakan suatu prestasi tersendiri.

    Indocement memproduksi kurang lebih 12,8 juta ton klinker dan 12,5 juta ton semen pada tahun 2008 dibandingkan dengan masing-masing 12,7 juta ton dan 11,3 juta ton pada tahun 2007. Produksi PCC sebagai produk andalan Indocement terus meningkat dan mencapai 9,3 juta ton atau naik 15,9% dari 2007, menjadi 10,8 juta ton pada tahun 2008.

    Peluang yang Diraih.
    Indocement mampu meningkatkan produksinya seiring dengan peningkatan kebutuhan semen di tahun 2008 dalam kondisi pasar yang melonjak. Hal ini sesuai dengan rencana ekspansi Perseroan selama beberapa tahun terakhir dengan modernisasi dan modifikasi kiln serta peralatan utama yang tidak hanya dapat meningkatkan kapasitas produksi, namun juga lebih efisien. Salah satu contoh adalah keberhasilan modifikasi Pabrik ke-8 di Citeureup yang memberikan tambahan kapasitas produksi terpasang sebesar 600.000 ton semen per tahun.

    Langkah Strategis di Bisnis Agregat.
    Indocement berada dalam posisi yang menguntungkan dalam upaya meningkatkan produksinya guna memenuhi permintaan pasar di tahun 2009 dan tahun selanjutnya. Selain kapasitas produksi semen yang besar, Indocement juga berada di posisi yang strategis untuk mengembangkan suatu lini bisnis agregat dengan mengakuisisi 51% saham mayoritas di PT Gunung Tua Mandiri, perusahaan yang bergerak dalam bisnis agregat dengan estimasi cadangan sekitar 30 juta ton dan tingkat produksi sekitar 1,5 juta ton per tahun saat ini.

    Peningkatan Kapasitas Lainnya.
    Untuk menunjang perluasan kegiatan penambangan guna mendukung proses produksi semen, Indocement telah membeli beberapa alat berat termasuk dua unit alat penghancur/ crusher di Hambalang quarry, Citeureup. Selain itu, Indocement telah mulai membangun dua cement mills di Cirebon yang akan menambah kapasitas produksi terpasang sebesar 1,5 juta ton semen per tahun, pada akhir tahun 2009.

    Tinjauan Produksi
    Pada tahun 2008, Indocement memproduksi sekitar 12,8 juta ton klinker dibandingkan dengan 12,7 juta ton pada 2007. Perseroan menghasilkan kurang lebih 12,5 juta ton semen, lebih tinggi dibandingkan 11,3 juta ton yang diproduksi pada tahun 2007. Tingkat utilisasi kapasitas terpasang selama 2008 adalah 81,6%, meningkat dari 81,1% pada 2007. Tingkat utilisasi kapasitas pada masing-masing kompleks pabrik adalah 78,1% untuk Citeureup, 84,5% untuk Cirebon, dan 94,1% untuk Tarjun.

    4. KEBUTUHAN STAF UNTUK MENDUKUNG STRATEGY

    Sumber Daya Manusia
    Indocement sejak dulu telah memiliki hubungan yang baik dan harmonis dengan karyawannya yang berjumlah 6.179 pada akhir tahun 2008, dibandingkan dengan karyawan di tahun 2007 yaitu 6.433. Penurunan jumlah karyawan terutama disebabkan oleh pengunduran diri secara sukarela dan memasuki usia pensiun normal. Selain sistem remunerasi dan tunjangan yang kompetitif, karyawan Indocement juga memperoleh pelatihan yang cukup, memiliki kesempatan untuk mengembangkan karir, dan memperoleh lingkungan kerja yang kondusif serta kesempatan setara, yang memberi pengakuan terhadap prestasi dan kerja sama tim. Perjanjian Kerja Bersama antara Serikat Pekerja dan Manajemen Perseroan telah ditaati dengan baik dan mengatur hak dan kewajiban pihak-pihak terkait.

    Pada tahun 2008, Indocement memulai Program Pengembangan Eksekutif yang berlangsung selama 12 bulan bekerja sama dengan lembaga pendidikan terkemuka, dan diikuti oleh 30 karyawan Perseroan.

    Keselamatan dan Kesehatan
    Masalah keselamatan dan kesehatan adalah salah satu prioritas utama dari Indocement, dimana Perseroan memberikan perhatian terhadap pelaksanaan dan kepatuhan terhadap prosedur standar baku operasi sebagai suatu cara untuk mengurangi risiko keselamatan dan kesehatan di tempat kerja. Karyawan dan keluarganya mendapatkan fasilitas yang memadai dalam pelayanan kesehatan yang layak, baik di klinik kesehatan yang berada di dalam dan sekitar pabrik, maupun di luar lokasi yang disediakan oleh Perseroan. Fasilitas rawat inap juga diberikan bagi para purnakarya hingga 5 tahun setelah memasuki masa pensiun normal. Inisiatif lainnya dalam hal kesehatan dan keselamatan kerja di Indocement termasuk upaya untuk mengurangi hilangnya waktu kerja sampai ke tingkat Tanpa Kecelakaan (Zero Accident). Indocement juga meningkatkan kesadaran keselamatan kerja para manajer lini dengan mengamati secara cermat kejadian yang masuk kategori “Nyaris- Kecelakaan” (Near-Miss Occurances).

    5. KULTUR

    Budaya Indocement di masa lalu menghargai karyawan lebih berdasarkan kesetiaan dan komitmen terhadap Perseroan. Kini, sekalipun loyalitas tetap merupakan sifat yang dihargai Perseroan, para manajer dinilai berdasarkan pencapaian prestasi kerja sebagai tolok ukur keberhasilan. Dengan memandang masa depan yang menjanjikan, Perseroan bertumpu pada karyawan yang termotivasi oleh tantangan, serta memahami bahwa prestasi dan pengakuan hanya dapat diperoleh melalui kerja keras dan upaya yang tidak mengenal lelah dalam meraih hasil terbaik di bidangnya masing-masing.

    Demikianlah hasil analisis yang dapat saya tampilkan mengenai strategy yang diterapkan oleh PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKASA Tbk.

    Edy, strategi yang dimaksud adalah 1 dari 4 strategy yg dipelajari di kelas. Lantas dilanjutkan dg alasan yg berkaitan dg itu.

    Komentar oleh EDY ARISONDHA | Januari 6, 2010 | Balas

  87. Nama :Raehan
    NIM :C1B007091
    Kelas :G Manajemen strategik
    S1 pagi

    Salam sukses pak Jo . . .
    Sebagai bahan tugas akhir mata kuliah manajemen strategik saya melanjutkan pembahasan strategi pembahasan tentang PT.Rajawali Citra Televisi Indonesia dalam merumuskan strategi pengembangan Perusahaan dengan melihat variabel-variabel yang dimiliki dan sangat berpengaruh berdasarkan sudut pandang analisis SWOT.

    Dari pembahasan saya sebelumnya saya menulis banyak keunggulan PT.RCTI yaitu keunggulan “Historical” dikarenakan RCTI adalah stasiun TV swasta yang muncul pertama dan ,mengudara di Indonesia.Berikut ini uraian saya mengenai banyak hal sebagai tolak ukur untuk menentukan strategi yang dapat dipilih menurut sudut pandan analisis SWOT

    ANALYSIS SWOT

    a.Kekuatan (STREGHT)

    - Unsur Historical : Saat ini RCTI merupakan stasiun televisi yang memiliki jaringan terluas di Indonesia. Melalui 48 stasiun relay-nya program-program RCTI disaksikan oleh sekitar 180 juta pemirsa yang tersebar di 302 kota di seluruh Nusantara, atau kira-kira 80 % dari jumlah penduduk Indonesia. Kondisi demografi ini disertai rancangan program-program menarik diikuti rating yang bagus, menarik minat pengiklan untuk menayangkan promo mereka di RCTI.

    Sejak awal, cita-cita RCTI adalah menciptakan serangkaian acara unggulan dalam satu saluran, yang memungkinkan para pengiklan memilih RCTI sebagai media iklan-iklan mereka. Cita-cita itu menjadi nyata karena sejak berdiri hingga saat ini RCTI senantiasa menjadi market leader. Hingga tahun 2007, RCTI tetap mempertahankan posisi market leader deangan pangsa pemirsa mencapai 17,9 % (ABC 5+) dan 17,5% (all demo). RCTI juga berhasil mempertahankan pangsa periklanan televisi tertinggi sebesar 15,2 % di Indonesia dari lebih kurang 12 stasiun Tv pesaing,seperti dilaporkan oleh AGB Nielsen Media Research.Dengan kata lain lahir tumbuh sebagai perusahaan pertelevisian swasta pertama di Indonesia menjadikan PT.RAJAWALI CITRA TELEVISI INDONESIA memiliki posisi yang kuat saat ini.

    - Variansi : Selain bidang hiburan saat ini PT.RCTI mulai merambah bisnis melalui media massa,dan informasi dunia maya dengan unit bisnis lain dengan produknya KORAN SINDO dan Okezone.com

    b.Weaknes

    - Seperti perusahaan penyiaran lainnya,yang menjadi halangan dalam setiap tindakan bisnisnya adalah adanya komisi penyiaran yang selalu peka dan aktif melakukan seleksi terhadap tayangan yang pantas di tayangkan dan mengandung nilai pendidikan bagi masyarakat.

    -Kompetitor yang mulai banyak muncul sebagai pengikut atau bahkan pesaing depan.

    -Positioning market yang kurang jelas,berbeda dengan Metro Tv yang berani menempatkan diri dan fokus kepada satu sasaran yaitu dengan slogan metro Tv”the election chanel” Metro Tv memposisikan diri sebagai stasiun tv berita , informasi dan bisnis.

    c.Opportunities & Market

    Saat ini perusahaan RAJAWALI CITRA TELEVISI INDONESIA menempati posisi pertama di bidang pertelevisian di indonesia,semua yang di dapat tidak terlepas dari keunggulan perusahaan membaca peluang.Saat ini indonesia memiliki penduduk 231 juta jiwa yang dapat menjadi konsumen potensial karena informasi dan hiburan menjadi kebutuhan yang seakan menjadi pokok.berdasarkan analisis peluang yang di baca PT.RAJAWALI CITRA TELEVISI INDONESIA terus menjangkau masyarakat dengan memberikan tayangan menarik.

    Saat ini RCTI merupakan stasiun televisi yang memiliki jaringan terluas di Indonesia. Melalui 48 stasiun relay-nya program-program RCTI disaksikan oleh sekitar 180 juta pemirsa yang tersebar di 302 kota di seluruh Nusantara, atau kira-kira 80 % dari jumlah penduduk Indonesia.

    d.Threat

    Pembaharuan dan inovasi menjadi tuntutan penting bagi semua perusahaan,terlebih lagi perusahaan yang bergerak di bidang komunikasi dan hiburan seperti PT.RAJAWALI CITRA TELEVISI INDONESIA.Saat ini terdapat lebih dari 12 perusahaan pertelevisian Swasta di Indonesia yang mulai menanjak kemajuannya.Hal ini menuntut perusahaan untuk bergerak cepat mempertahankan eksistensi atau bahkan meninggalkan persaingan untuk maju sebagai yang lebih unggul,meskipun saat ini PT.RAJAWALI CITRA TELEVISI INDONESIA menempati pososi pertama di indonesia tidak tertutup kemungkinan untuk perusahaan lain mejadi lebih unggul.Banyaknya perusahaan serupa yang muncul dan menawarkan program menarik menjadi ancaman saat ini,hal ini menuntut perusahaan untuk aktif berinovasi terhadap program yang di tawarkan.

    Tujuan strtegik ditentukan untuk merancang apa saja yang menjadi keinginan atau target perusahaan dalam mengembangkan usahanya. Tujuan tersebut didasarkan pada empat perspektif sasaran strategik, yaitu keuangan, customer, proses bisnis / intern, serta proses pembelajaran dan pertumbuhan
    Tujuan strategik dalam keempat perspektif itu adalah :
    1. Keuangan
    Adapun tujuan strategik yang hendak dicapai :
    • Mempercepat jangka waktu pengembalian modal penaman investasi dari investor
    • Peningkatan pemasang iklan
    • Mengurangi jumlah biaya produksi
    2. Customer
    Tujuan yang ingin dicapai dalam perspektif ini :
    • Makin bertambahnya jumlah pemirsa tetap dan semakin bertambahnya jumlah customer baru.
    • Munculnya tayangan baru yang banyak digemari customer yang dapat dilihat dari rating acara.
    3. Proses bisnis / intern
    Adapun tujuan yang hendak dicapai :
    • Peningkatan layanan terhadap customer dalam mencapai kepuasan customer
    • Peremajaan teknologi broadcasting yang dapat mempengaruhi kualitas tayangan.
    4. Proses pembelajaran dan pertumbuhan
    Merupakan perspektif dasar yang mendukung tumbuhnya tiga perspektif diatas. Adapun tujuan yang ingin dicapai, yaitu peningkatan kepuasan karyawan terhadap kebijakan – kebijakan perusahaan
    5. Penentuan Sasaran Strategik
    Empat sasaran strategik yang bersifat generic, yang perlu diwujudkan dalam setiap perspektif adalah :
    Perspektif Sasaran Strategik
    Keuangan Shareholder value
    Customer Firm Equity
    Proses Bisnis Internal Organizational Capital
    Pembelajaran dan Pertumbuhan Human Capital

    Berdasarkan uraian di atas maka untuk mengembangkan perusahaan ini dapat di formulasikan beberapa strategi yaitu:

    1. Strategi S-O adalah:
    a. Variansi acara: Saat ini Rcti memiliki banyak variasi acara yang di tujukan untuk banyak segmen,namun belum mau mempososikan diri kepada satu kategori seperti stasiun tv yang lain.Untuk mengatasi hal ini Rcti Perlu mulai mengambil satu segmen dominan dalam menyiarkan acara,yaitu berita,musik,acara anak-anak,atau olahraga saja.

    b. Perluasan jangkauan siar, Saat ini RCTI merupakan stasiun televisi yang memiliki jaringan terluas di Indonesia. Melalui 48 stasiun relay-nya program-program RCTI disaksikan oleh sekitar 180 juta pemirsa yang tersebar di 302 kota di seluruh Nusantara, atau kira-kira 80 % dari jumlah penduduk Indonesia dan perluasan jangkauan dapat di capai dengan menambah kapasitas pancar satelit siar.

    c. Optimalisasi Sumber daya manusia dengan seleksi ketat pada semua bidang,perekrutan lain dapat dilakukan dengan cara merekrut karyawan berpengalaman di bidangnya ,dan ini telah dilakukan RCTI seperti merekrut karyawan dari stasiun tv lain.

    d.Unit bisnis: Saat ini selain bergerak pada stasiun televisi RCTI hadir dalam produk website dan media massa harian Koran Sindo.
    Hal ini menjadi tantangan PT.RCTI untuk focus dan aktif mengembangkan ke 3 unit bisnis tersebut secara seimbang.

    2. Strategi S-T adalah;
    • Optimalisasi dukungan KPI untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendukung penuh terhadap aktifitas penyiaran;

    • penggunaan SDM yang handal dalam memanage acara dan unit bisnis lainnya

    • optimalisasi aktivitas keuangan dengan mempublisi kepengurusan dan kepemilikan dalam hal dukungan aktivitas keuangan perusahaan dengan penjualan saham perusahaan.

    3. Strategi W-O adalah;
    • Efektivitas mutu acara dengan cara Seleksi penuh terhadap tayangan yang akan disiarkan dan melakukan segmentasi acara.

    • Ikut mendukung isu penyiaran acara mendidik masyarakat untuk mendapat antusiasme masyarakat dan komisi penyiaran.

    4. Strategi W-T adalah.

    • Membuat dominasi acara yang paling banyak di tonton untuk menentukan satu segmentasi pasar,atau tetap pada beragam segmen sebelumnya.Misalnya mulai memberbanyak program acara berita,musik,anak-anak atau Film.

    • memanfaatkan keunggulan historical dalam berpromosi untuk mengungguli stasiun televise swasta lain.

    Menurut saya strategi yang paling efektif diterapkan adalah strategi pertama yaitu SO karena dengan memanfaatkan unsur historical akan sulit sekali bagi stasiun lain untuk mengikuti apa yang telah di capai RCTI, kemudian jumlah penduduk Indonesia yang menganggap kebutuhan informasi dan hiburan itu sangat penting dapat di jadikan acuan untuk memperluas jangkauan siar ke daerah jangkauan lain.Hal lain yang tidak dapat dilakukan perusahaan lain adalah keragaman unit bisnis yang dimiliki PT.RCTI yaitu melalui harian Koran Sindo dan website Okezone.com

    Demikianlah uraian saya tentang strategi bisnis yang dapat di terapkan dalam pengembangan perusahaan PT.RAJAWALI CITRA TELEVISI INDONESIA.

    Mohon tanggapannya pak,Saya harap apa yang saya tulis berguna bagi kita semua.

    Terima kasih.

    Komentar oleh Raehan | Januari 6, 2010 | Balas

    • wah… bagus nih bisa buat pemasukan.

      Komentar oleh jabon | Agustus 16, 2010 | Balas

  88. NAMA : EDY ARISONDHA
    NIM : C1B007104
    MANAJEMEN KELAS G, S1 PAGI

    Salam sukses buat pak Jo,.
    Pak berikut ini saya tampilkan hasil analisis saya terhadap PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKASA Tbk.

    1. STRATEGI
    PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.(“Indocement” atau “Perseroan”) adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang memproduksi berbagai jenis semen bermutu, termasuk produk semen khusus. Perseroan didirikan pada tahun 1985 dan dioperasikan secara terpadu dengan total kapasitas produksi terpasang sebesar 17,1 juta ton semen per tahun. Perseroan saat ini mengoperasikan 12 pabrik, sembilan di antaranya berlokasi di Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua di Palimanan, Cirebon, Jawa Barat; dan satu di Tarjun, Kotabaru,Kalimantan Selatan.
    Sejak tahun 2005, Perseroan telah melakukan diversifikasi produk dengan meluncurkan Semen Komposit Portland (Portland Composite Cement/PCC). Perseroan juga memproduksi berbagai jenis semen lainnya, yaitu Semen Ordinary Portland Tipe I, Tipe II dan Tipe V, serta Semen Sumur Minyak (Oil Well Cement) dan Semen Putih. Sampai saat ini, Indocement merupakan satu-satunya produsen Semen Putih di Indonesia. Produk-produk Perseroan tersebut dipasarkan dengan merek dagang ‘Tiga Roda’.
    Pada tahun 2001, HeidelbergCement Group, salah satu produsen semen terkemuka di dunia yang berpusat di Jerman dan beroperasi di 50 negara, menjadi pemegang saham mayoritas Perseroan. Sejak itu, Perseroan bertekad untuk memulihkan kondisi keuangan yang sehat seperti sebelum terjadinya krisis keuangan di Asia. Untuk mencapai hal tersebut, dan dengan dukungan HeidelbergCement Group, Indocement kembali memfokuskan kegiatannya pada bisnis inti sebagai produsen semen, beton siap-pakai dan agregat. Sejak 2006 hingga saat ini, Perseroan telah berhasil mencapai kondisi keuangan yang sehat.
    Pernyataan misi Indocement adalah untuk bergerak di bisnis penyediaan papan, semen, dan bahan bangunan yang terkait serta jasa terkait yang bermutu dengan harga kompetitif, dan tetap memperhatikan pembangunan berkelanjutan. Hal ini tidak dapat terwujud tanpa perhatian dan komitmen penuh dari Perseroan terhadap aspek kesejahteraan sumber daya manusia, keselamatan, kesehatan, serta lingkungan.

    Dari penjelasan diatas dapat dilihat bahwa untuk mencapai tujuannya, strategy yang tepat diterapkan oleh Indocement adalah SO (Strength Opportunity)

    2. ALASAN

    Visi dan Misi

    Misi Perseroan:
    Kami berkecimpung dalam bisnis penyediaan papan, semen dan bahan bangunan yang terkait, serta jasa terkait yang bermutu dengan harga kompetitif dan tetap memperhatikan pembangunan berkelanjutan.
    Visi Perseroan:
    Pemimpin pasar semen dan agregat yang berkualitas di dalam negeri.
    Moto Perseroan:
    Turut membangun kehidupan bermutu.

    Untuk mewujudkan Visi Misinya Indocement menerapkan suatu strategi yang disebut :

    Quantum Challenge

    Quantum Challenge adalah suatu inisiatif organisasi yang pelaksanaannya berlandaskan pada ukuran kinerja dan strategi ini dimulai pada tahun 2000.
    a. Quantum Challenge akan memberikan kemampuan dalam upaya menangkap serta memanfaatkan dinamika perubahan yang terjadi di dalam ekosistem usaha. Inisiatif ini bertujuan untuk membimbing perusahaan dalam upaya mencapai Indocement Excellence, yaitu kemampuan untuk senantiasa dapat menangkap dan menanggapi semua perubahan di dalam ekosistem usaha dengan cara-cara yang dapat menumbuhkan daya saing dan kemampuan untuk menghasilkan keuntungan yang berkesinambungan
    b. Proses Quantum Challenge pada awalnya akan memberikan kemampuan dalam mengidentifikasi peluang usaha untuk selanjutnya memformulasikan rencana kerja guna memanfaatkan peluang tersebut. Apabila rencana tersebut sudah berada pada tempatnya, Quantum Challenge kemudian akan dapat menyelaraskan upaya setiap individu di Perseroan dalam kerangka Dual Frame yang mencakup perencanaan, proses, tim proyek dan fungsi dengan tujuan yang sama yaitu, menjadikan Indocement sebagai produsen semen terkenal di tahun 2007
    c. Sasaran proses tersebut adalah untuk menyelaraskan persepsi setiap individu di dalam perusahaan mengenai tantangan dan hambatan yang dihadapi Perseroan serta membangun penghargaan dan komitmen bersama atas kebijakan yang telah diputuskan oleh para pemimpin perusahaan

    3. IMPLEMENTASI

    Keberhasilan modifikasi Pabrik ke-8 di Citeureup yang memberikan tambahan kapasitas produksi terpasang bagi Indocement sebesar 600.000 ton semen per tahun. Indocement memiliki kompleks pabrik terbesar kedua di dunia, yang terletak di Citeureup. Citeureup memiliki sembilan pabrik dimana pada tahun 1975 – 2007, secara bertahap ditingkatkan dengan penerapan teknologi canggih dan beberapa kiln paling efisien yang dioperasikan saat ini.

    Suatu prestasi besar yang dicapai Indocement pada tahun 2008 adalah kemampuannya meningkatkan produksi semen sebanyak 11,0% dari volume produksi sebelumnya dalam waktu kurang dari satu tahun. Logistik serta pengelolaan bahan baku yang meningkat, asupan energi yang lebih tinggi, serta kiln yang beroperasi secara konstan memerlukan tingkat komitmen, koordinasi, dan kolaborasi yang juga harus ditingkatkan. Keberhasilan eksekusi dan penyelarasan peningkatan produksi merupakan suatu prestasi tersendiri.

    Indocement memproduksi kurang lebih 12,8 juta ton klinker dan 12,5 juta ton semen pada tahun 2008 dibandingkan dengan masing-masing 12,7 juta ton dan 11,3 juta ton pada tahun 2007. Produksi PCC sebagai produk andalan Indocement terus meningkat dan mencapai 9,3 juta ton atau naik 15,9% dari 2007, menjadi 10,8 juta ton pada tahun 2008.

    Peluang yang Diraih.
    Indocement mampu meningkatkan produksinya seiring dengan peningkatan kebutuhan semen di tahun 2008 dalam kondisi pasar yang melonjak. Hal ini sesuai dengan rencana ekspansi Perseroan selama beberapa tahun terakhir dengan modernisasi dan modifikasi kiln serta peralatan utama yang tidak hanya dapat meningkatkan kapasitas produksi, namun juga lebih efisien. Salah satu contoh adalah keberhasilan modifikasi Pabrik ke-8 di Citeureup yang memberikan tambahan kapasitas produksi terpasang sebesar 600.000 ton semen per tahun.

    Langkah Strategis di Bisnis Agregat.
    Indocement berada dalam posisi yang menguntungkan dalam upaya meningkatkan produksinya guna memenuhi permintaan pasar di tahun 2009 dan tahun selanjutnya. Selain kapasitas produksi semen yang besar, Indocement juga berada di posisi yang strategis untuk mengembangkan suatu lini bisnis agregat dengan mengakuisisi 51% saham mayoritas di PT Gunung Tua Mandiri, perusahaan yang bergerak dalam bisnis agregat dengan estimasi cadangan sekitar 30 juta ton dan tingkat produksi sekitar 1,5 juta ton per tahun saat ini.

    Peningkatan Kapasitas Lainnya.
    Untuk menunjang perluasan kegiatan penambangan guna mendukung proses produksi semen, Indocement telah membeli beberapa alat berat termasuk dua unit alat penghancur/ crusher di Hambalang quarry, Citeureup. Selain itu, Indocement telah mulai membangun dua cement mills di Cirebon yang akan menambah kapasitas produksi terpasang sebesar 1,5 juta ton semen per tahun, pada akhir tahun 2009.

    Tinjauan Produksi
    Pada tahun 2008, Indocement memproduksi sekitar 12,8 juta ton klinker dibandingkan dengan 12,7 juta ton pada 2007. Perseroan menghasilkan kurang lebih 12,5 juta ton semen, lebih tinggi dibandingkan 11,3 juta ton yang diproduksi pada tahun 2007. Tingkat utilisasi kapasitas terpasang selama 2008 adalah 81,6%, meningkat dari 81,1% pada 2007. Tingkat utilisasi kapasitas pada masing-masing kompleks pabrik adalah 78,1% untuk Citeureup, 84,5% untuk Cirebon, dan 94,1% untuk Tarjun.

    4. KEBUTUHAN STAF UNTUK MENDUKUNG STRATEGY

    Sumber Daya Manusia
    Indocement sejak dulu telah memiliki hubungan yang baik dan harmonis dengan karyawannya yang berjumlah 6.179 pada akhir tahun 2008, dibandingkan dengan karyawan di tahun 2007 yaitu 6.433. Penurunan jumlah karyawan terutama disebabkan oleh pengunduran diri secara sukarela dan memasuki usia pensiun normal. Selain sistem remunerasi dan tunjangan yang kompetitif, karyawan Indocement juga memperoleh pelatihan yang cukup, memiliki kesempatan untuk mengembangkan karir, dan memperoleh lingkungan kerja yang kondusif serta kesempatan setara, yang memberi pengakuan terhadap prestasi dan kerja sama tim. Perjanjian Kerja Bersama antara Serikat Pekerja dan Manajemen Perseroan telah ditaati dengan baik dan mengatur hak dan kewajiban pihak-pihak terkait.

    Pada tahun 2008, Indocement memulai Program Pengembangan Eksekutif yang berlangsung selama 12 bulan bekerja sama dengan lembaga pendidikan terkemuka, dan diikuti oleh 30 karyawan Perseroan.

    Keselamatan dan Kesehatan
    Masalah keselamatan dan kesehatan adalah salah satu prioritas utama dari Indocement, dimana Perseroan memberikan perhatian terhadap pelaksanaan dan kepatuhan terhadap prosedur standar baku operasi sebagai suatu cara untuk mengurangi risiko keselamatan dan kesehatan di tempat kerja. Karyawan dan keluarganya mendapatkan fasilitas yang memadai dalam pelayanan kesehatan yang layak, baik di klinik kesehatan yang berada di dalam dan sekitar pabrik, maupun di luar lokasi yang disediakan oleh Perseroan. Fasilitas rawat inap juga diberikan bagi para purnakarya hingga 5 tahun setelah memasuki masa pensiun normal. Inisiatif lainnya dalam hal kesehatan dan keselamatan kerja di Indocement termasuk upaya untuk mengurangi hilangnya waktu kerja sampai ke tingkat Tanpa Kecelakaan (Zero Accident). Indocement juga meningkatkan kesadaran keselamatan kerja para manajer lini dengan mengamati secara cermat kejadian yang masuk kategori “Nyaris- Kecelakaan” (Near-Miss Occurances).

    5. KULTUR

    Budaya Indocement di masa lalu menghargai karyawan lebih berdasarkan kesetiaan dan komitmen terhadap Perseroan. Kini, sekalipun loyalitas tetap merupakan sifat yang dihargai Perseroan, para manajer dinilai berdasarkan pencapaian prestasi kerja sebagai tolok ukur keberhasilan. Dengan memandang masa depan yang menjanjikan, Perseroan bertumpu pada karyawan yang termotivasi oleh tantangan, serta memahami bahwa prestasi dan pengakuan hanya dapat diperoleh melalui kerja keras dan upaya yang tidak mengenal lelah dalam meraih hasil terbaik di bidangnya masing-masing.

    Demikianlah hasil analisis yang dapat saya tampilkan mengenai strategy yang diterapkan oleh PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKASA Tbk.

    Edy, ulasan diatas cukup, tapi kalau ada referensi lebih baik.

    Komentar oleh EDY ARISONDHA | Januari 6, 2010 | Balas

  89. KUIS II STRATEGI PEMASARAN

    NAMA : FERA ANGGRAINI
    NIM : C1B007092
    MANAJEMEN KELAS G S1 PAGI

    Salam pak jo…
    Rumusan strategi perusahan PT TELKOM
    1.STRATEGI PERUSAHAAN
    PT telekomunikasi Indonesia termasuk dalam strategi perusahaan yang bersifat SO( Strength Opportunity) yaitu merupakan strategi yang di hasilkan dengan pertimbangan perusahaan yang dapat menggunakan kekuatan untuk memperoleh keuntungan dengan adanya keunggulan atas kesempatan yang ada. Telekomunikasi adalah salah satu kunci infrastruktur terpenting untuk memperluas tantangan nasional. Dengan telekomunikasi kita memiliki kesempatan untuk mendapatkan informasi pada waktu dan tempat yang tepat. Serta isi yang tepat pula, sehingga bisa memenangkan strategi dalam bisnis. Telekomunikasi sebagai jenis industri juga merupakan objek dari globalisasi. Aturan main dari subjek dan objek dari globalisasi menjadikan telekomunikasi salah satu pilihan subjek terpenting.

    2.ALASAN
    strategi SO beralasan bagi telkom sebagai BUMN, karena sejak pemerintah mengeluarkan kebijakan baru bidang telekomunikasi (UU NO 3 THN 1989) yang bahasannya memperbolehkan pihak swasta menyediakan jasa telekomunikasi, beberapa perusahaan swasta mengambil kesempatan ini untuk bekerja sama dengan PT telkom dalam usaha patungan untuk mendirikan dan menyediakan jaringan telepon tetap dan jaringan telepon bergerak. Dengan berdasarkan pertimbangan inilah yang menjadi peta kekuatan telkom untuk memperoleh keuntungan melalui kerja sama yang saling menguntungkan dengan pihak swasta. Dalam menghadapi era globalisai teknologi telekomunikasi bersama-sama dengan teknologi computer merupakan teknologi utama dalam proses era globalisasi dan disisi lain menjadi teknologi siap pakai untuk mengambil keuntungan yang besar dalam proses tersebut.

    3.IMPLEMENTASI
    atas strategi tersebut di implementasikan perusahaan terhadap program dan kegiatan yang dapat dibagun berupa:
    1)Peningkatan teknologi melaui proses transfer teknologi dengan lisensi produk. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan mutu produk agar mapu bersaing didalam pasar.
    2)Peningkatan investasi yaitu mendorong pihak swasta untuk menanamkan modalnya melalui partisipasi khusus dalam mengembangkan jasa dan jaringan
    3)Pengembangan sumber daya manusia yang dapat dilakukan melalui pendidikan dan latihan
    4)Kebijakan standarlisasi sangat penting untuk memantapkan mutu, interkonektivitas dan reliabilitas jaringan dilakukan dengan cara restrukturlisasi lembaga dengan mendirikan biro standar telekomunikasi.

    4.KEBUTUHAN STAF PERUSAHAAN UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAAN STRATEGI SO
    Dengan melakukan pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan latihan sektor pengembangan dan penelitian semua jaringan kerja di izinkan untuk berpartisifasi.

    5. KULTUR PERUSAHAAN
    Adalah PT telkom menggunakan 1-3-5 sebagai budaya kerja yang harus dijalankan. Pola 135 ini berarti bahwa, 1. asumsi dasar, 3. nilai inti yang mencakup costumer value, excellent servis, competenpeople, sedangkan 5 merupakan langkah perilaku untuk memenangkan persaingan yang terdiri dari stretch the goals, simplify, involveetbryone, quality is my jobs, reward the winner. Pola ini hasil penggalian dari perjalanan telkom dalam mengarungi lingkungan yang terus berubah maka diharapkan tercipta pengendalian kultur yang efektif terhadap cara rasa, cara memandang, cara berfikir dan berperilaku.

    Komentar oleh FERA ANGGRAINI | Januari 7, 2010 | Balas

  90. NAMA: YUDHI PRANATA
    NIM: C1B007108
    PRODI: MANAJEMEN S1 PAGI

    Salam sukses selalu Pak Jo…

    Berikut ini adalah hasil analisis saya tentang kasus kuis II. Perusahaan yang saya analisa yakni PT. AHM.

    PT.AHM.
    PT Astra Honda Motor (AHM) merupakan pelopor industri sepeda motor di Indonesia. Didirikan pada 11 Juni 1971 dengan nama awal PT Federal Motor, yang sahamnya secara mayoritas dimiliki oleh PT Astra International. Saat itu, PT Federal Motor hanya merakit, sedangkan komponennya diimpor dari Jepang dalam bentuk CKD (completely knock down).
    Kebijakan pemerintah dalam hal lokalisasi komponen otomotif mendorong PT Federal Motor memproduksi berbagai komponen sepeda motor Hondatahun 2001 di dalam negeri melalui beberapa anak perusahaan, diantaranya PT Honda Federal (1974) yang memproduksi komponen-komponen dasar sepeda motor Honda seperti rangka, roda, knalpot dan sebagainya, PT Showa Manufacturing Indonesia (1979) yang khusus memproduksi peredam kejut, PT Honda Astra Engine Manufacturing (1984) yang memproduksi mesin sepeda motor serta PT Federal Izumi Mfg.(1990) yang khusus memproduksi piston.
    Seiring dengan perkembangan kondisi ekonomi serta tumbuhnya pasar sepeda motor terjadi perubahan komposisi kepemilikan saham di pabrikan sepeda motor Honda ini. Pada tahun 2000 PT Federal Motor dan beberapa anak perusahaan di merger menjadi satu dengan nama PT Astra Honda Motor, yang komposisi kepemilikan sahamnya menjadi 50% milik PT Astra International Tbk dan 50% milik Honda Motor Co. Japan.
    Saat ini PT Astra Honda Motor memiliki 3 fasilitas pabrik perakitan, pabrik pertama berlokasi Sunter, Jakarta Utara yang juga berfungsi sebagai kantor pusat. Pabrik ke dua berlokasi di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, serta pabrik ke 3 yang sekaligus pabrik paling mutakhir berlokasi di kawasan MM 2100 Cikarang Barat, Bekasi. Pabrik ke 3 ini merupakan fasilitas pabrik perakitan terbaru yang mulai beroperasi sejak tahun 2005.
    Dengan keseluruhan fasilitas ini PT Astra Honda Motor saat ini memiliki kapasitas produksi 3 juta unit sepeda motor per-tahunnya, untuk permintaan pasar sepeda motor di Indonesia yang terus meningkat.

    Dari penjelasan di atas maka rumusan yang saya pilih yakni strategi SO (Strength Opportunity):
    Alasannya adalah PT AHM mampu melakukan merger seiring dengan perkembangan kondisi ekonomi serta tumbuhnya pasar sepeda motor terjadi perubahan komposisi kepemilikan saham di pabrikan sepeda motor Honda ini. Pada tahun 2000 PT Federal Motor dan beberapa anak perusahaan di merger menjadi satu dengan nama PT Astra Honda Motor, yang komposisi kepemilikan sahamnya menjadi 50% milik PT Astra International Tbk dan 50% milik Honda Motor Co. Japan. PT Astra Honda Motor, perusahaan yang menjalankan fungsi produksi, penjualan dan pelayanan purna jual yang lengkap untuk kepuasan pelanggan dan memiliki:

    Visi
    Untuk Jadi Nomor Satu Pasar Didorong Trend-setter Perusahaan sepeda motor di Indonesia dalam hal kepuasan pelanggan modal manusia yang diberdayakan dipandu oleh nilai-nilai bersama.
    Misi
    Untuk menyediakan solusi mobilitas yang melebihi harapan pelanggan dengan nilai terbaik sepeda motor & produk terkait, melalui kuasa modal manusia untuk kepentingan semua stakeholder.
    Saat ini PT Astra Honda Motor memiliki 3 fasilitas pabrik perakitan, pabrik pertama berlokasi Sunter, Jakarta Utara yang juga berfungsi sebagai kantor pusat. Pabrik ke dua berlokasi di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, serta pabrik ke 3 yang sekaligus pabrik paling mutakhir berlokasi di kawasan MM 2100 Cikarang Barat, Bekasi. Pabrik ke 3 ini merupakan fasilitas pabrik perakitan terbaru yang mulai beroperasi sejak tahun 2005.
    Dengan keseluruhan fasilitas PT Astra Honda Motor saat ini memiliki kapasitas produksi 3 juta unit sepeda motor per-tahunnya, untuk permintaan pasar sepeda motor di Indonesia yang terus meningkat.

    Implementasi

    Salah satu puncak prestasi yang berhasil diraih PT Astra Honda Motor adalah pencapaian produksi ke 20 juta pada tahun 2007. Prestasi ini merupakan prestasi pertama yang yang berhasil diraih oleh industri sepeda motor di Indonesia bahkan untuk tingkat ASEAN. Secara dunia pencapaian produksi sepeda motor Honda 20 juta unit adalah yang ke tiga, setelah pabrik sepeda motor Honda di Cina dan India .
    Guna menunjang kebutuhan serta kepuasan pelannggan sepeda motor Honda, saat PT Astra Honda Motor di dukung oleh 1.600 showroom dealer penjualan yang diberi kode H1, 3.800 layanan service atau bengkel AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) dengan kode H2, serta 6.500 gerai suku cadang atau H, yang siap melayani jutaan penggunaan sepeda motor Honda di seluruh Indonesia.

    Pertumbuhan konsumen sepeda motor meningkat luar biasa. Di tengah-tengah persaingan yang begitu tajam akibat banyaknya merek pendatang baru, sepeda motor Honda yang sudah lama berada di Indonesia, dengan segala keunggulannya, tetap mendominasi pasar dan sekaligus memenuhi kebutuhan angkutan yang tangguh, irit dan ekonomis.Menjawab tantangan tersebut, organisasi yang berada di balik kesuksesan sepeda motor Honda di Indonesia terus memperkuat diri.
    PT Astra Honda Motor merupakan sinergi keunggulan teknologi dan jaringan pemasaran di Indonesia, sebuah pengembangan kerja sama antara Honda Motor Company Limited, Jepang, dan PT Astra International Tbk, Indonesia.

    Keunggulan teknologi Honda Motor diakui di seluruh dunia dan telah dibuktikan dalam berbagai kesempatan, baik di jalan raya maupun di lintasan balap. Honda pun mengembangkan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan yaitu mesin “bandel” dan irit bahan bakar, sehingga menjadikannya sebagai pelopor kendaraan roda dua yang ekonomis.

    Tidak heran, jika harga jual kembali sepeda motor Honda tetap tinggi.Astra International memiliki pengetahuan yang komprehensif tentang kebutuhan para pemakai sepeda motor di Indonesia, berkat jaringan pemasaran dan pengalamannya yang luas. Astra juga mampu memfasilitasi pembelian dan memberikan pelayanan purna jual sedemikian rupa sehingga brand Honda semakin unggul.

    Kebutuhan Staff

    Karyawan PT Astra Honda Motor saja saat ini berjumlah sekitar 13.000 orang, ditambah 130 vendor dan supplier serta ribuan jaringan lainnya, yang kesemuanya ini memberikan dampak ekonomi berantai yang luar biasa. Keseluruhan rantai ekonomi tersebut diperkirakan dapat memberikan kesempatan kerja kepada sekitar 500 ribu orang. PT Astra Honda Motor akan terus berkarya menghasilkan sarana transportasi roda 2 yang menyenangkan, aman dan ekonomis sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat Indonesia .

    Kultur PT. AHM

    Kultur yang diterapkan oleh PT. AHM adalah meningkatkan kepuasaan konsumen, mencari inovasi baru dan menciptakan produk yang ramah lingkungan dan memberi label bertanda khusus pada produk suku cadang, sehingga dapat terciptanya rasa puas tersendiri terhadap konsumen,sehingga para konsumen tidak tertipu dalam memilih produk. Denga kultur ini saya yakin strategi perusahaan akan berjalan lancar sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.

    Sekian penjelasan dari saya mengenai PT.AHM Pak Jo semoga memuaskan…

    Terima Kasih Pak Jo…

    Komentar oleh YUDHI PRANATA | Januari 7, 2010 | Balas

  91. NAMA : PUTRI WAHYUNINGSIH
    NIM : C1B007093
    MANAJEMEN KELAS G, S1 PAGI

    Salam sukses pak jo, pada tugas akhir semester Kuis II ini saya akan melanjutkan pembahasan mengenai perusahaan yang saya amati pada Kuis I yaitu PT. SAMSUNG

    STRATEGY
    SAMSUNG berusaha menarik perhatian dan simpati public atau masayarakat dengan berbagai isu dan pemberitaan serta berangkat dari sesuatu yang dikesankan negative menjadi positif. Merupakan perjuangan yang berat. Caranya dengan aktif dalam kegiatan iklan dan pemasaran dengan berbagai macam strategi menarik minat publik untuk menjadi pemakai barang-barang produk SAMSUNG, aktif membuka diri dari berbagai pertanyaan dengan membuat situs WEB dalam internet, berdiskusi dengan publik dan pelanggan, aktif dalam menaggapi saran-saran publik.
    Web SAMSUNG aktif bergaul,berkomunikasi dan berdiskusi dengan semua lapisan masyarakat atau public tanpa mengenal suku, daerah pengiriman ataupun usia dengan berkomunikasi yang baik, yang menampilkan SAMSUNG mempunyai jati diri, tanggung jawab dan rela melayani semuanya demi kepentingan bersama.
    Strategi harga dalam bauran kebijakan cukup penting meski bersifat tradisional, namun merupakan sebuah postulat yang tak pernah lekang bahwa konsumen akan menekan biaya semurah-murahnya dalam biaya hidup mereka selama mereka mampu. Karena harga yang murah akan memberikan peluang konsumen menggunakan dengan lebih efektif dan efisien sebagai pelanggan yang mampu menggunakan dananya untuk kegiatan dengan pendapatan terbatas dan kebutuhan hidup yang lebih banyak dan bervariasi.
    Kebutuhan dana yang cukup besar dan investasi jangka panjang dengan sasaran yang tepat dibutuhkan oleh investor. Maka kepercayaan investor perlu dijaga agar tetap menanamkan investasinya pada SAMSUNG. Hal ini merupakan sebuah tantangan SAMSUNG ke depan bahwa kepercayaan Investor perlu dijaga dan dijamin keutuhannya, sehingga pertumbuhan usaha terus dijaga dengan meningkatkan pelanggan, ifisiensi, provitabilitas yang tinggi dan memiliki pangsa pasar yang luas dan loyal.
    Stragi pemasaran di atas dilakukanoleh SAMSUNG dalam mengahdapi berbagai persaingan perusahaan Elektronik. Maka perlu kualitas sumber daya manusia dalam bidang pemasaran yang handal yang didukung oleh produk yang handal, promosi yang mendukung, dan harga yang terjangkau.

    a.Strength (kekuatan)
    SAMSUNG memulai kiprahnya sebagai operator GSM nasional yang mendambakan penawaran harga sederhana, transparan dan bersaing. Penawaran seperti itulah yang akhirnya dijadikan sebagai motto AXIS dengan tagline “GSM yang Baik”.
    SAMSUNG menawarkan kepada pelanggan telekomunikasi di Indonesia sesuatu yang benar-benar baru dan teknologi yang mempu mengikuti perkembangan jaman. Sebagai layanan Alat-alat elektronik terutama televisi yang terjangkau dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat segala lapisan sosial dengan berbagai macam jenis dan produknya.
    Bahwa barang elektronika sudah merupakan kebutuhan yang dasar bagi semua manusi, merupakan kebutuhan pokok sebagais sarana, hiburan, rekreasi, pendidikan dan informasi, terutama untu Televisi dan radio. Perkembangan pemilikan televisi meningkat begitu tajam pada seperempat abad ini, hampir semua lapisan masyarakat memilikinya.
    Harganya pun bervariasi dan rata-rata terjangkau, adapaun mereka sudah bisa memilih merek apa saja tanpa terkecuali asalkan sesuai dengan kualitas, kemampuan dan isi katong mereka.
    b.Weaknest (kelemahan)
    Kelemahan yang dihadapi adalah bagimana membangun image kepada pelanggan yang sudfah memiliki ketergantungan dengan merek tertentu, seperti merek national misalnya, sehingga ada perjuangan kuat untuk menerobos pasar. Kekuatan merek Jepang yang menguasai pangsa pasar di Indonesia telah membawa masyarakat Indonesia lebih memilih merek-merek Jepang. Sehingga merek-merek Jepang mampu menguasai pasr mayoritas rakyat Indonesia.
    Merek Jepang yang sudah lebih dahulu masuk ini menjadikan kelemahan khusus bagi Samsung untuk membangun image bahwa SAMSUNG adalah produk yang bisa mengimbangi produk Jepang.
    Sehingga perang hargalah yang bisa dilakukan untuk menjaring masyar4akat kelas dua yang memiliki keterbatasan anggaran dan dana.
    c.Oportunity (Peluang)
    Peluang pemasaran SAMSUNG masih cukup luas di Indonesia karena produk elektronik tersebut sangat dibutuhkan oleh berjuta-juta rakyat Indonesia. Produk terbesar adalah produk elektronik yang merupakan kebutuhan pasar yang cukup dinamis. Kebutuhan alat-alat elektronik terus meningkat, sejalan dengan pertumbuhan penduduk.
    Peluang m,uncul dimana berbagai inovasi baru samsung dan permintaan akan elektonik yang terus berkembang, dan masyarakats selalu berkeinginan untuk memiliki produk elektronik yang baru, yang mempu menjangkau pasar, sehingga inovasi-inovasi vasililitas elektronik perlu ditingkatkan dan dikembangkan. Masyarakat dewasa ini sudah tidak mementingkat merek tetapi adalah fasilitas layanan, harga dan teknologi terbaru.
    Pertumbuhan masyarakat, pasangan usia muda, kemudian tingkat kebutuhan masyarakat akan barang elektronik untuk memenuhi kebutuhan mereka meningkatkan keinginan untuk memiliki produk terbaru.
    d.Treath (Ancaman)
    Pangsa pasar yang menjanjikan menunjukkan bahwa berbagai pesaing akan muncul di dalam pengembangan usaha elektronik terutama televisi ini. Munculnya produk baru dan inovasi baru dari perusahaan lain. Kemudian munculnya globalisasi mendorong tiada batasnya pemeasarn elektronik. Perusahaab eropa telah merambah dan melakukan penetrasi di Indoneisa.
    Ketidakstabilan ekonomi Indonesia telah menjadikan kesulitan dalam memprediksi harga. Terutama Krisis global Amereka menjadikan ketidakstabilan nilai mata uang. Sehingga menjadikan gangguan dinamis dalam hal strutur nilai mata uang dan daya beli masyarakat.

    Visi Samsung
    SAMSUNG dipandu oleh satu visi: memimpin pergerakan konvergensi digital. Samsung meyakini bahwa melalui inovasi teknologi saat ini, kami akan menemukan solusi yang kami perlukan untuk menghadapi tantangan hari esok. Teknologi membuka kesempatan—bagi bisnis untuk tumbuh, bagi warga negara di pasar yang sedang berkembang untuk hidup sejahtera dengan memasuki tahap ekonomi digital, dan agar masyarakat dapat menemukan peluang baru. Tujuan kami adalah mengembangkan teknologi yang inovatif dan proses efisien yang menciptakan pasar baru, memperkaya hidup semua orang, dan terus menjadikan Samsung sebagai pemimpin digital yang terpercaya.
    Misi Samsung
    Semua yang kami lakukan di SAMSUNG dipandu oleh misi kami: menjadi “digital-εCompany” yang terbaik.
    SAMSUNG tumbuh menjadi perusahaan global dengan menghadapi tantangan secara langsung. Dalam tahun-tahun kedepan, orang-orang kami yang berdedikasi akan terus menghadapi banyak tantangan dan memberikan ide-ide kreatif untuk mengembangkan produk dan layanan yang memimpin pasar. Kecerdasan mereka akan terus menjadikan SAMSUNG sebagai perusahaan global yang menguntungkan dan bertanggung jawab.
    Filosofi SAMSUNG
    Di SAMSUNG, kami menganut filosofi bisnis yang sederhana: mencurahkan sumber daya manusia dan teknologi kami untuk menciptakan produk dan jasa yang luar biasa, sehingga dapat memberikan sumbangsih untuk masyarakat global yang lebih baik.
    Setiap hari, orang-orang kami membawa serta filosofi ini dalam kehidupan mereka. Para pemimpin kami mencari orang-orang terhebat dari seluruh dunia, dan memberi mereka sumber daya yang diperlukan untuk melakukan yang terbaik di bidangnya. Hasilnya, semua produk kami – dari chip memori yang membantu bisnis menyimpan pengetahuan penting hingga telepon seluler yang menghubungkan orang-orang antarbenua – memiliki tenaga untuk memperkaya hidup. Dan itulah makna dari menciptakan masyarakat global yang lebih baik.

    SAMSUNG percaya bahwa hidup dengan berpegang teguh pada nilai adalah kunci menuju bisnis yang baik. Di SAMSUNG, kode etik yang ketat dan nilai-nilai inti tersebut menjadi dasar dari setiap keputusan yang dibuat:
    1. Orang-orang
    Cukup sederhana, sebuah perusahaan adalah orang-orang yang ada di sana. Di SAMSUNG, kami memberi kesempatan yang sangat luas bagi orang-orang kami untuk mencapai potensi mereka sepenuhnya.
    2. Keunggulan:
    Semua yang kami lakukan di Samsung didorong oleh gairah yang tak tertahankan untuk mencapai keunggulan—dan komitmen yang tak tergoyahkan untuk mengembangkan produk dan layanan terbaik di pasar.
    3. Perubahan:
    Dalam ekonomi global yang saat ini berjalan sangat cepat, perubahan secara konstan terjadi dan inovasi adalah hal yang sangat penting untuk mempertahankan sebuah perusahaan. Seperti yang telah kami lakukan selama 70 tahun, kami mengarahkan pandangan ke masa depan, menangkap kebutuhan dan permintaan pasar agar kami dapat mengarahkan perusahaan kami menuju kesuksesan jangka panjang.
    4. Integritas
    Beroperasi dengan cara yang beretika adalah pondasi bisnis kami. Semua yang kami lakukan dipandu oleh panduan moral yang memastikan keadilan, menghormati semua stakeholder dan transparansi sepenuhnya.
    5. Mendukung kemakmuran
    Sebuah bisnis tidak bisa berhasil bila tidak dapat menciptakan kemakmuran dan kesempatan untuk orang lain. Samsung didedikasikan untuk menjadi warga korporat yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan dalam setiap komunitas di mana kami beroperasi di seluruh dunia.

    Aktivitas Bisnis
    Sebagai sebuah kantor pusat regional, Hitachi Asia Ltd. (HAS) mengkoordinasikan kegiatan pemasaran dan penjualan bagi produk-produk industri, listrik dan elektronik serta solusi sistem informasi, dan juga melakukan pengadaan internasional bagi seluruh pabrik Hitachi di seluruh dunia. HAS kini memiliki jaringan sebanyak sepuluh buah kantor di tujuh negara di Asia, kecuali Asia Timur.
    Di tahun 1998, HAS berubah dari sebuah perusahaan terbatas menjadi sebuah perusahaan umum yang tak terdaftar dan memperoleh status Pusat Perbendaharaan Keuangan oleh Otoritas Keuangan Singapura (MAS) sehingga dapat mengeluarkan surat obligasi. Perubahan ini ditujukan agar dapat memperkuat kemampuannya untuk menyediakan dukungan keuangan bagi grup Hitachi di Asia.

    Hubungan Sosial Masyarakat
    Hitachi percaya bahwa sebagai sebuah perusahaan pemain utama di wilayah ini, tanggung jawabnya melebihi sekedar investasi bisnis. Oleh karena itulah, perusahaan ini secara konsisten telah terlibat dalam berbagai aktivitas yang langsung memberikan sumbangsih kepada masyarakat setempat.
    Di Singapura, sumbangan program sosial masyarakat dari Hitachi yang sudah lama berjalan adalah kegiatan Christmas Light-Up yaitu penyalaan pohon Natal di sepanjang jalan Orchard Road yang sibuk. Sejak tahun 1991, Hitachi telah menjadi sponsor utama dari kegiatan yang banyak mendapatkan perhatian ini, dan telah mengumpulkan dana sebesar lebih dari S$2 juta bagi para penerima santunan dari Dewan Nasional Layanan Sosial (National Council of Social Services).
    Untuk mendorong perkembangan generasi mendatang dari para pemimpin di Asia, Hitachi memprakarsai program “Hitachi Young Leaders Initiative” di tahun 1996. Melalui program ini, banyak mahasiswa Asia yang berprestasi bersama-sama berkumpul membahas berbagai masalah regional dengan para pemimpin terkemuka.
    Aktivitas-aktivitas tersebut menekankan komitmen Hitachi untuk terus memberikan sumbangsih kepada masyarakat di tingkat lokal.

    OBJECTIVES (Sasaran)
    Dengan melihat situasi yang terasa sekali nuansa pemasaran,tentunya pengaruh untuk turut serta dalam kegiatan menambah dan meningkatkan target yang dibutuhkan cukup tinggi, dan ingin menjadi orang pemasaran yang pintar, berpikiran logis, kritis, analitis dan berwawasan luas. SAMSUNG ingin menanamkan image diri sebagai perusahaan elektronik yang memiliki jatidiri, karakter, tanggung jawab, visi dan misi untuk melayani masyarakat yang optimal dalam pelayanan komunkasi dan informasi terutama dengan perusahaan televsisi dengan melakukan berbagai macam terobosan dan kerja sama. Sehingga jika orang lain atau masyarakat melihat SAMSUNG, mereka menganggap SAMSUNG sebagai calon pemimpin perusahaan Elektronik terkemuka di Dunia kelak . Diharapakan oleh SAMSUNG ,dengan image SAMSUNG yang demikian melekat dalam ingatan orang-orang, sehingga kelak, jika sudah pada waktunya nanti, hal ini akan membantu dalam loyalitas pelanggan SAMSUNG, karena SAMSUNG dianggap sebagai perusahaan yang memiliki kredibilitas yang tinggi, bisa memimpin perusahaan elektronik lainnya. Hal ini membuat SAMSUNG akan di perhitungkan dalam bursa elektronik kelak.
    Sasarannya adalah sektor elektronik seperti hanya perusahaan Elektronik lainnya. SAMSUNG telah menerapkan penggunaan 5 P dan SMART dalam menjalankan kegiatannya. Hal ini menjelaskan penerapan Manajemen berdasarkan Sasaran.
    Mengejar pangsa pasar Indonesia bagian timur merupakan terobosan sasaran yang tepat, karena pengusaan Perusahaan Elektronik merek mapan dari Jepang dalam hal ini adalah Hitachi, Pansonics, Sony dan Toshiba yang sudah mengusai sebagian besar Indonesia bagian barat. Sasaran berikutnya adalah eksekutif muda yang baru mempunyai daya beli dan menikmati pendapatan mereka dalam penggunaan alat elektronik, maka harga yang murah menjadi pilihan mereka. Komunitas mereka lebih luas dan masyarakat komunitas cukup efektif untuk menjadi sasaran.

    TACTICS
    Taktik yang SAMSUNG gunakan adalah berpikir luas,mengadakan hubungan dengan sumber luar agar jaringan dan dukungan luas. Taktik yang lain adalah selalu menjadi nomor satu dari bidang elektronik, nilai kepribadian dengan merek yang baik.
    Akankah SAMSUNG tetap hanya dengan strategi perang harga, namun SAMSUNG seperti halnya penjelasan di atas mengembangkan berbagai macam strategi. Kiranya taktik perang harga tidak selamanya baik dan benar karena akan memunculkan boomerang bagi perusahaan. Namun dukungan pelayanan, prosduksi, kualitas dan fasilitas layanan itu harus ditingkatkan dan dipertahankan, agar pelanggan hanya tidak memperoleh harga murah tapi pelayanan yang buruk. Pengiklanan yang jujur dan baik penting sehingga tidak melahirkan kekecewaan di kalangan konsumen.

    ACTION (Tindakan)
    Action (tindakan) yang dilaksanakan SAMSUNG adalah belajar sungguh-sungguh, membaca banyak keinginan publik untuk menambah ilmu, aktif mengikuti perkembangan SAMSUNG, rela bekerja keras demi kepentingan bersama.
    Semua aksi atau tindakan tidak akan berhasil tanpa kerjasama tiap bagian organisasi perusahaan, sehingga kerjasama dari semua bagian cukup dibutuhkan, agar sasaran yang diinginkan dapat tercapai. Tindakan yang tepat sasran, strategi yang matang dan taktik yang jitu cukup dibutuhkan dalam organisasi.

    CONTROL(Pengawasan)
    Mengontrol atau mengawasi semua strategi dan kegiatan yang sudah kita jalankan, dengan mengecek penerimaan image publik yang ada, dengan mengambil sampel acak bertanya tentang tanggapannya dan teknik lainnya untuk menggali kesan mereka tentang SAMSUNG . Perlu adanya riset yang lebih dalam tentang layanan, persepsi pelanggan, persepsi pasar, loyalitas pelanggan dan kekuatan dalam persaingan, karena persaingan mereka cukup bebas dan mendekati bentu sempurna.
    Sebagai bentuk pengakuan dari investasinya di Indonesia, Samsing telah memperoleh sertifikat Uji Layak Operasi(ULO), ISO 9002 dan ISO 14002.

    Komentar oleh Putri Wahyuningsih | Januari 7, 2010 | Balas

  92. Nama : Tri Rahayu Aguswindi
    NIM : C1B007100
    Jur : Manajemen / G

    Berikut ini adalah hasil analisis saya tentang kuis II mengenai PT WINGS SURYA PRATAMA.

    WINGS Corporation didirikan pada tahun 1948 di Surabaya, Indonesia. Selama lima puluh tahun terakhir perusahaan ini telah berkembang dari sebuah industri rumah kecil menjadi pemimpin pasar (market leader) yang mempekerjakan ribuan orang dengan pabrik-pabrik berlokasi di Jakarta dan Surabaya.

    Tujuan WINGS Corporation adalah memproduksi produk-produk berkualitas internasional dengan harga ekonomis. Produksi pertama Wings dimulai dengan pembuatan sabun cuci hijau buatan tangan. Dengan produk ini Wings berhasil menembus pasar kompetitif pada akhir 1940-an. Segera setelah itu, mereka memperkenalkan sebuah produk baru – krim deterjen yang sangat membantu kebutuhan toileteries rumah tangga. Seiring dengan perkembangan Wings yang begitu pesat, maka pabrik kedua P.T. Sayap Mas Utama, dibangun di Jakarta.

    Wings menghasilkan produk antara lain toilet sabun, bedak dan bar deterjen, floorcleaners, pelembut kain, dan pembalut untuk market di seluruh Indonesia dan sekitarnya. Sedangkan pabrik ketiga P.T. Lionindo Jaya dibangun di Jakarta bersama-sama dengan Lion Corporation Jepang untuk memproduksi merek seperti Emeron, Halaman Satu, Ciptadent, dan Mama. Produk mereka termasuk shampoo, shower gel, produk perawatan kulit, pasta gigi, dan mencuci piring cair. Setelah lima tahun, merek ini berhasil menangkap pangsa pasar yang signifikan di Indonesia.

    Kemudian Wings mengembangkan sayap usahanya secara vertikal dan horizontal, bahkan ke sektor lain seperti bahan bangunan. Dengan tetap berpijak pada filosofi “To produce Quality and Affordibility at the Convenience of our customers.” Sejak tahun 1948 Wings telah berproduksi meski sangat sederhana dengan menggunakan minyak kelapa untuk memproduksi sabun cuci, dan menjual dari pintu ke pintu. Selanjutnya WINGS menghasilkan ratusan produk pembersih rumah tangga, dari pasta gigi dan shampo, untuk deterjen dan pembersih porselen. Bukan itu saja mereka juga mempekerjakan ribuan orang di puluhan pabrik manufaktur dan pusat distribusi di seluruh Indonesia. Merek utama seperti Ekonomi, SoKlin, dan GIV dikenal sebagai produk yang sangat baik dan berkualitas.

    STRATEGI PERUSAHAAN
    Dari penjelasan yang saya utarakan di atas, maka dapat saya simpulkan bahwa strategi perusahaan yang saya pilih adalah SO (Strength-Opportunity). Alasannya, dengan kekuatan yang dimilikinya, WINGS mencoba berekspansi dengan mengekspor produk ke beberapa negara di dunia, dari Nigeria sampai Filipina. Wings telah berinvestasi baik integrasi hulu dan hilir. Sehingga memungkinkan bagi mereka menghasilkan secara konsisten produk-produk berkualitas dengan biaya lebih rendah berupa harga jual yang lebih rendah dibanding pesaingnya yang dapat menjadi peluang untuk efisiensi produksi dan memiliki basis pelanggan yang kuat dan luas. Strategi Wings melakukan apa yang disebut analyser. Sesuai dengan namanya (analyser), Wings siap menganalisis perusahaan pesaing Jikalau dirasa mampu membuat produk sejenisdan pasar dianggap berprospek, produk akan segera diluncurkan. Strategi analyser memang bakal kelelahan apabila mengharap dirinya menjadi pemimpin pasar. Tampaknya ini yang dijadikan kebijakan manajemen Wings, cukup menjadi pemain nomor dua. Syukur-syukur apabila salah satu produknya menjadi pemimpin pasar.

    IMPLEMENTASINYA
    -Keberhasilan Wings ini didukung oleh berbagai aspek diantaranya karyawan yang berdedikasi tinggi untuk menghasilkan produk berkualitas dan competitive bagi pelanggan. Dan Wings sendiri yang mampu mempertahankan kualitas sekaligus melakukan efisiensi sehingga saat krisis-pun justru dijadikan peluang untuk meluncurkan produk seperti Daia yang dipatok dengan harga lebih rendah dari Rinso dan Soklin.
    -WINGS mendorong perekonomian bukan hanya nasional tapi internasional (khususnya Asia) melalui investasi dalam kapasitas tambahan, memperkenalkan produk-produk inovatif baru, mendorong proyek-proyek perbaikan seluruh organisasi, serta fokus pada human resource fokus kami HR. Sehingga pada akhirnya Wings dapat menjamin kesuksesan di milenium baru mendatang.
    - WINGS dikenal dari kualitas produk, harga terjangkau, dan dapat dibeli dimanapun berada (terdistribusi secara menyeluruh. Wings berfokus pada kepentingan customer, supplier, company, karyawan.
    - Wings fokus pada pengembangan sumber daya manusia. Menyadari bahwa orang-orang di Wings sangat penting bagi keberhasilannya.
    -Langkah ekspor Wings ini dimulai dari ASEAN. Selain karena faktor kedekatan wilayah, kondisi pasar-nya juga hampir sama sehingga pendekatan marketing-nya pun tidak begitu berbeda dari wilayah di Indonesia. Dengan terbukanya jalur pemasaran dan distribusi ke mancanegara, Wings pun berencana memperluas pasar kategori produk makanannya ke berbagai negara.

    KEBUTUHAN STAFF
    Wings mempekerjakan ribuan orang di puluhan pabrik manufaktur dan pusat distribusi di seluruh Indonesia dibutuhkan untuk mendukung demi kelancaran segala aktivitas dalam perusahaan. Manajemen orang pada dasarnya bertujuan mewujudkan pekerja yang produktif, kreatif dan loyal.Untuk mewujukkan cita-cita tersebut, peran perusahaan sebenarnya sangat sederhana, yakni: memberi tempat berkarya terbaik, suasana kerja yang menantang, dan kemampuan mengembangkan pekerja yang berprestasi. Berpatokan pada cara sederhana tersebut, alhasil manajemen orang harus menggarap tiga hal utama: kompetensi, motivasi dan kinerja.Tiga hal utam inilah yang agak terlupakan oleh manajemen perusahaan. Untuk itu, Wings sangat memperhatikan dan fokus pada pelatihan dan pengembangan Human resources agar tercipta karyawan yang berkualitas dengan keahlian dan kemampuan yang dimiliki untuk mencapai tujuan perusaaan.
    KULTUR
    Budaya perusahaan merupakan aturan, nilai-nilai, prinsip dan asumsi dasar yang dapat mengarahkan perilaku organisasi. Bagi perusahan, budaya merupakn aset yang sangat berharga karena kemampuannya mengarahkan perilaku seluruh warga organisasi menuju cita-cita yang dihendaki. Perusahaan yang memiliki budaya kerja kuat akan mempunyai karyawan yang berkomitmen tinggi, berorientasi pada hasil, selalu melakukan pengembangan, bermotivasi superior dan memiliki tekad kuat untuk menjaga keberadaan perusahaan.
    Pekerja adalah sumber daya penting dalam proses perubahan ini. Karena itu, kita harus mengasah potensi kita untuk menjadi champion melalui peningkatan kompetensi dan penerapan budaya berbasis kinerja.
    Untuk itu PT Wings memprioritaskan pada kualitas pekerja dan kepuasan konsumen. karena PT Wings memiliki tujuan: meningkatkan standar hidup dan meningkatkan kualitas hidup. Dengan WINGS, hidup terus lebih baik!

    Sumber: – http://www.wingscorp.com

    Komentar oleh Tri Rahayu Aguswindi | Januari 7, 2010 | Balas

  93. Nama : Dona Shelvi Rianti
    NIM : C1B007085
    Fakultas Ekonomi Manajemen “G” S1 pagi

    Salam Sukses Selalu Buat Pak Jo…

    Dalam tugas akhir semester kali ini perusahaan yang saya amati adalah PT. Lembu Jantan Perkasa…

    A. Strategi yang dilakukan perusahaan adalah SO
    1. Meningkatkan kemampuan produksi dan pemasaran untuk memanfaatkan peluang permintaan pasar yang relatif belum terpenuhi.
    2. Memanfaatkan kemajuan teknologi untuk perbaikan proses produksi serta teknologi telekomunikasi, transportasi, dan pengolahan data untuk memperlancar proses produksi.
    3. Mempertahankan dan meningkatkan kualitas dan citra produk untuk mempertahankan pangsa pasar yang ada saat ini serta melakukan diversifikasi produk dalam upaya pengembangan dan penetrasi pasar.
    4. Melakukan joint venture dengan pihak investor yang tertarik berusaha di industri sapi potong.

    B. Alasan memilih strategi SO adalah
    Perusahaan perlu menentukan prioritas strategi dengan mempertimbangkan tingkat kepentingan dan kondisi perusahaan saat ini. Pembobotan dengan menggunakan pairwise comparison menghasilkan prioritas strategi sebagai berikut ini:
    Prioritas 1 dengan bobot 0,412 : Meningkatkan kemampuan produksi dan pemasaran untuk memanfaatkan peluang meningkatnya permintaan akan daging sapi dan mengantisipasi perkembangan volume produksi perusahaan.
    Prioritas 2 dengan bobot 0,365 : Meningkatkan daya saing produk yang telah ada untuk mempertahankan pangsa pasar saat ini serta melakukan diferensiasi produk dalam upaya pengembangan pasar.
    Prioritas 3 dengan bobot 0,224 : Meningkatkan kerjasama dengan lembaga-lembaga penelitian dan melakukan joint venture dengan investor, dan bekerjasama dengan pemasok sapi bakalan.
    Posisi PT LJP dalam industri sapi potong adalah usaha selektif. Kondisi demikian mengharuskan PT LJP untuk menerapkan strategi yang meliputi identifikasi pertumbuhan segmen dan mengelola modal secara selektif. Perusahaan tidak perlu mengurangi skala usaha atau menarik diri dari industri sapi potong. PT LJP masih memiliki peluang untuk lebih berkembang dan memaksimalkan keuntungan sesuai dengan tujuan perusahaan sebagai profit maker.

    C. Implementasinya
    PT LJP telah menggunakan suplemen pakan yang dapat memacu pertambahan bobot badan sapi yang dipelihara. Pertambahan bobot badan sapi penggemukan di feedlot Bojong rata-rata 1.4 kg per ekor per hari. Keberadaan PT LJP khususnya di Jawa Barat sangat didukung oleh Pemda setempat baik pusat maupun daerah. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah pengembangan kawasan andalan Cipamatuh yang berbasis pada pengembangan Kawasan Ternak Sapi Potong. Program ini sangat penting karena Jawa Barat baru dapat memenuhi sekitar 20,72 persen kebutuhan akan sapi potong di wilayah ini.

    D. Kebutuhan staff
    Sumberdaya manusia khususnya karyawan di PT LJP dilihat dari segi kuantitas dinilai cukup memadai, tetapi dari segi kualitas masih perlu ditingkatkan. Total karyawan yang dipekerjakan di perusahaan adalah 66 orang yang terdiri atas 6 orang di kan-tor pusat dan 57 orang di feedlot Bojong. Pendidikan sebagian besar karyawan hanya Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah. Karyawan yang memiliki latar belakang pen-didikan Diploma Tiga (D-3) dan Sarjana (S-1) hanya 19.7 persen dari total karyawan, dan umumnya mereka adalah karyawan pada tingkat staf ke atas. Dari jumlah tersebut, belum ada staf yang memiliki spesialisasi bidang pemasaran. Hal ini juga merupakan kelemahan PT LJP, karena itu perusahaan berusaha memaksimalkan strategi pemasaran dengan melakukan bauran pemasaran. Upaya meningkatkan kualitas karyawan sudah dilakukan perusahaan antara lain dengan mengirimkan karyawan untuk mengikuti pelatihan eksternal yang diselenggarakan Apfindo serta berbagai seminar yang mampu memotivasi karyawan untuk berkembang.

    E. Kultur
    Menjadi pemasok sapi potong untuk Indonesia, secara khusus memenuhi permintaan akan daging sapi potong untuk wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat, sedangkan tujuan perusahaan adalah sebagai profit maker. Kombinasi produk yang ada di perusahaan adalah berupa penjualan sapi dalam bentuk sapi hidup dan karkas. Prioritas utama perusahaan adalah meningkatkan kemampuan produksi dan pemasaran untuk memanfaatkan peluang meningkatnya permintaan akan daging sapi dan mengantisipasi perkembangan volume produksi perusahaan.

    Jadi, kesimpulan dari analisa saya pada PT. LJP ( Lembu Jantan Perkasa ) adalah Kultur yang dimiliki perusahaan mendukung strategi yang dilaksanakan oleh perusahaan.

    http://www.docjax.com/ajax/view.shtml?id=1059094

    Terimakasih Pak Jo….

    Komentar oleh Dona Shelvi Rianti | Januari 7, 2010 | Balas

  94. selamat siang pak jo’ saya ahmad yusuf ingin bertanya,apakah tugas STR saya yang terakhir sudah pk jo’ terima??? saya kirim ke email pk jo’ soal nya dikirim di blok bpk ngk bisa2.mohon balasaan nya pk jo’ terima kasih pk….

    Komentar oleh Ahmad yusuf | Januari 7, 2010 | Balas

  95. nama: ahmad yusuf
    nim : C1B007111
    FAK: Ekonomi Manajemen (G) S1 Pagi

    Salam sukses pak

    Pada kasus sebelumnya yang saya buat yaitu perusahaan PT Gudang Garam Tbk, dan untuk kembali memenuhi tugas dari bapak berikutnya maka saya akan mencoba mencari tentang rumusan strategi, alasan penggunaan strategi tersebut, dan implementasinya. Selanjutnya tentang kebutuhan staff guna mendukung strategi. Serta kultur yang ada di perusahaan tersebut.
    Dari pembahasan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa perusahaan lebih cenderung menggunakan rumusan strategi SO.
    Untuk rumusan strategi perusahaan yaitu SO dimana perusahaan menggunakan saluran distribusi luas dan bekerjasama dengan pihak luar.
    Alasannya :
    PT. Gudang Garam Tbk. merupakan salah satu produsen rokok kretek terkemuka yang menguasai pangsa pasar terbesar di Indonesia, memproduksi lebih dari 70 miliar batang rokok pada tahun 2001 dan dikenal sebagai produsen rokok kretek yang bermutu tinggi. Dilihat dari asset yang dimiliki, nilai penjualan, pembayaran pita cukai dan pajak kepada Pemerintah Indonesia serta jumlah pekerja yang dapat mencapai 41 ribu pekerja, PT Gudang Garam Tbk merupakan perusahaan terbesar dalam industri rokok kretek di Indonesia. Dimana selain itu PT Gudang Garam Tbk telah mencatatkan sebagian saham-sahamnya di lantai bursa.
    PT Gudang Garam dalam hal memasarkan produk tidak hanya di daerah kota saja akn tetapi perusahaan berhasil memasuki wilayah-wilayah desa yang artinya perusahaan didalam memasarkan produk menggunakan saluran distribusi yang luas. Yang didukung saluran yang dimiliki tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia .

    Implementasinya:
    1. Perusahaan telah mampu memperkerjakan lebih dari 41.000 karyawan dan memberikan kebebasan kepada karyawan dalam hal pengembangan kompetensi diri, sehingga dapat lebih professional dan inovatif yang pada akhirnya memberikan kontribusi positif terhadap perusahaan,
    2. Perusahaan telah mampu menjalankan bisnis secara berkesinambungan dan bertanggung jawab sehingga perusahaan telah memiliki agen-agen yang tersebar hampir diseluruh wilayah Indonesia ,
    3. Selain di Indonesia, didalam pengembangan usaha perusahaan telah merancah pasar Internasional. Perusahaan bekerja sama dengan pihak-pihak di luar negeri. Ini terlihat adanya agen yang dimiliki oleh perusahaan. Antara lain agen yang tersebar yaitu terdapat di Negara Malaysia, Brunei Darussalam, Japan, Taiwan, United Arab Emirates, California, Germany, Australia, Netherland, France, dan Switzerland,
    4. Perusahaan ini memiliki kompleks tembakau sebesar 514 are di Kediri, Jawa Timur.
    5. didalam mendukung kegiatan operasional produksi PT Gudang Garam Tbk memiliki dua anak perusahaan yaitu PT Surya Pamenang yang memproduksi kertas karton untuk memasok kebutuhan bahan kemasan dan PT Surya Madistrindo sebagai distributor produk Perseroan.
    6. Produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan disalurkan melalui saluran distribusi yang luas, melalui agen-agen perusahaan yang telah tersebar hampir diseluruh wilayah Indonesia ..

    Pemenuhan staff:
    Didalam suatu usaha bisnis tidak lepas dari kebutuhan tenaga kerja, baik itu tenaga kerja teknologi ( mesin ) dan tenaga kerja manusia (karyawan). Perusahaan memiliki keunikan yaitu kemampuan untuk menerapkan prinsip padat karya sekaligus prinsip padat modal secara bersama-sama. Dengan prinsip tersebut perusahaan dapat menerapkan teknologi didalam kegiatan operasionalnya namun perusahaan tetap memprioritaskan dan memiliki komitmen besar terhadap karyawan. Terbukti karyawan yang dimiliki mencapai lebih dari 41.000 karyawan.
    Selain itu sebagaimana telah dijelaskan pada implementasi strategi nomor 1 bahwa perusahaan memberikan prioritas dan kebebasan bagi karyawan dalam hal mengembangkan kemampuan diri, sehingga karyawan dapat lebih professional dan inovatif. Dengan kemampuan yang dimiliki oleh para karyawan perusahaan telah mampu menciptakan produk baru yaitu Gudang Garam Surya Signature Series. Jenis rokok tersebut mulai dipasarkan pada bulan September 2002. Dengan kata lain pemenuhan staff tersebut mampu mendukung strategi perusahaan.

    Kultur yang dimiliki oleh perusahaan yaitu:
    1. Bekerja keras ini telihat dari symbol yang dimiliki oleh perusahaan sebagimana dikatakan almarhum Suryo Wonowijoyo, pendiri PT Gudang Garam, logo gambar sebuah gudang garam tua dengan dua pintu terbuka, dua lainnya setengah terbuka, dan satu pintu tertutup sama sekali. menunjukkan kerja keras yang tidak pernah berhenti. “Kalau terbuka semua, kami beranggapan sudah usai , sudah puncak”.
    2. Budaya partisipatif Budaya ini memfokuskan perhatiannya kepada keterlibatan seluruh orang dalam perusahaan terhadap perubahan lingkungan yang cepat (unstable). Perusahaan membangkitkan inisiatif para karyawan agar terlibat dalam kebersamaan melalui rasa tanggung jawab dan rasa memiliki, dan komitmen yang tinggi terhadap perusahaan. Umumnya perusahaan mengijinkan karyawan bekerja tanpa jam kerja rutin sehingga karyawan bisa mengatur sendiri jadwalnya dan bersedia bekerja hingga larut malam. Rasa kepemilikan dikembangkan melalui profit-sharing atau gain-sharing (kepemilikan saham secara berkelompok seperti dalam koperasi).
    3. BudayaKonsisten
    Budaya ini dikembangkan dalam keadaan lingkungan yang stabil. Dalam keadaan itu, perusahaan memfokuskan strateginya ke arah internal perusahaan. Simbol, kepahlawanan, dan protokoler yang didesain oleh praktisi PR dimaksudkan untuk mendukung kerjasama, tradisi, dan mengikuti kebijakan perusahaan mencapai sasaran tertentu. Di dalam perusahaan ini, keterlibatan/partisipasi individu tidak terlalu menonjol, tetapi diimbangi dengan niat baik untuk menyesuaikan diri (conformity) dan kerjasama antara anggota. Keberhasilan perusahaan ditimbulkan oleh hubungan antara bagain-bagian dan manusianya yang saling berpadu dan efisien.
    Dari budaya diatas dapat mendukung strategi perusahaan karena antara perusahaan dan perkerja saling membutuhkan dan lebih kekeluargaan ini dikarenakan rasa saling memiliki perusahaan sehingga karyawan akan lebih giat dalam bekerja sebab keberlangsungan hidup perusahaan merupakan keberlangsungan hidup mereka juga.

    Demikian pak Jo yang dapat saya jawab dari hasil pengamatan saya pada perusahaan PT Gudang Garam Tbk untuk pertanyaan bapak pada quis 2
    Mohon tanggapannya.
    Terima kasih dan selamat malam pak Jo.

    Komentar oleh Ahmad yusuf | Januari 7, 2010 | Balas

  96. nama: ahmad yusuf
    nim : C1B007111
    FAK: Ekonomi Manajemen (G) S1 Pagi

    Salam sukses pak Jo

    Pada kasus sebelumnya yang saya buat yaitu perusahaan PT Gudang Garam Tbk, dan untuk kembali memenuhi tugas dari bapak berikutnya maka saya akan mencoba mencari tentang rumusan strategi, alasan penggunaan strategi tersebut, dan implementasinya. Selanjutnya tentang kebutuhan staff guna mendukung strategi. Serta kultur yang ada di perusahaan tersebut.

    Dari pembahasan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa perusahaan lebih cenderung menggunakan rumusan strategi SO.
    Untuk rumusan strategi perusahaan yaitu SO dimana perusahaan menggunakan saluran distribusi luas dan bekerjasama dengan pihak luar.
    Alasannya :

    PT. Gudang Garam Tbk. merupakan salah satu produsen rokok kretek terkemuka yang menguasai pangsa pasar terbesar di Indonesia, memproduksi lebih dari 70 miliar batang rokok pada tahun 2001 dan dikenal sebagai produsen rokok kretek yang bermutu tinggi. Dilihat dari asset yang dimiliki, nilai penjualan, pembayaran pita cukai dan pajak kepada Pemerintah Indonesia serta jumlah pekerja yang dapat mencapai 41 ribu pekerja, PT Gudang Garam Tbk merupakan perusahaan terbesar dalam industri rokok kretek di Indonesia. Dimana selain itu PT Gudang Garam Tbk telah mencatatkan sebagian saham-sahamnya di lantai bursa.
    PT Gudang Garam dalam hal memasarkan produk tidak hanya di daerah kota saja akn tetapi perusahaan berhasil memasuki wilayah-wilayah desa yang artinya perusahaan didalam memasarkan produk menggunakan saluran distribusi yang luas. Yang didukung saluran yang dimiliki tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia .

    Implementasinya:

    1. Perusahaan telah mampu memperkerjakan lebih dari 41.000 karyawan dan memberikan kebebasan kepada karyawan dalam hal pengembangan kompetensi diri, sehingga dapat lebih professional dan inovatif yang pada akhirnya memberikan kontribusi positif terhadap perusahaan,
    2. Perusahaan telah mampu menjalankan bisnis secara berkesinambungan dan bertanggung jawab sehingga perusahaan telah memiliki agen-agen yang tersebar hampir diseluruh wilayah Indonesia ,
    3. Selain di Indonesia, didalam pengembangan usaha perusahaan telah merancah pasar Internasional. Perusahaan bekerja sama dengan pihak-pihak di luar negeri. Ini terlihat adanya agen yang dimiliki oleh perusahaan. Antara lain agen yang tersebar yaitu terdapat di Negara Malaysia, Brunei Darussalam, Japan, Taiwan, United Arab Emirates, California, Germany, Australia, Netherland, France, dan Switzerland,
    4. Perusahaan ini memiliki kompleks tembakau sebesar 514 are di Kediri, Jawa Timur.
    5. didalam mendukung kegiatan operasional produksi PT Gudang Garam Tbk memiliki dua anak perusahaan yaitu PT Surya Pamenang yang memproduksi kertas karton untuk memasok kebutuhan bahan kemasan dan PT Surya Madistrindo sebagai distributor produk Perseroan.
    6. Produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan disalurkan melalui saluran distribusi yang luas, melalui agen-agen perusahaan yang telah tersebar hampir diseluruh wilayah Indonesia ..

    Pemenuhan staff:

    Didalam suatu usaha bisnis tidak lepas dari kebutuhan tenaga kerja, baik itu tenaga kerja teknologi ( mesin ) dan tenaga kerja manusia (karyawan). Perusahaan memiliki keunikan yaitu kemampuan untuk menerapkan prinsip padat karya sekaligus prinsip padat modal secara bersama-sama. Dengan prinsip tersebut perusahaan dapat menerapkan teknologi didalam kegiatan operasionalnya namun perusahaan tetap memprioritaskan dan memiliki komitmen besar terhadap karyawan. Terbukti karyawan yang dimiliki mencapai lebih dari 41.000 karyawan.
    Selain itu sebagaimana telah dijelaskan pada implementasi strategi nomor 1 bahwa perusahaan memberikan prioritas dan kebebasan bagi karyawan dalam hal mengembangkan kemampuan diri, sehingga karyawan dapat lebih professional dan inovatif. Dengan kemampuan yang dimiliki oleh para karyawan perusahaan telah mampu menciptakan produk baru yaitu Gudang Garam Surya Signature Series. Jenis rokok tersebut mulai dipasarkan pada bulan September 2002. Dengan kata lain pemenuhan staff tersebut mampu mendukung strategi perusahaan.

    Kultur yang dimiliki oleh perusahaan yaitu:
    1. Bekerja keras ini telihat dari symbol yang dimiliki oleh perusahaan sebagimana dikatakan almarhum Suryo Wonowijoyo, pendiri PT Gudang Garam, logo gambar sebuah gudang garam tua dengan dua pintu terbuka, dua lainnya setengah terbuka, dan satu pintu tertutup sama sekali. menunjukkan kerja keras yang tidak pernah berhenti. “Kalau terbuka semua, kami beranggapan sudah usai , sudah puncak”.
    2. Budaya partisipatif Budaya ini memfokuskan perhatiannya kepada keterlibatan seluruh orang dalam perusahaan terhadap perubahan lingkungan yang cepat (unstable). Perusahaan membangkitkan inisiatif para karyawan agar terlibat dalam kebersamaan melalui rasa tanggung jawab dan rasa memiliki, dan komitmen yang tinggi terhadap perusahaan. Umumnya perusahaan mengijinkan karyawan bekerja tanpa jam kerja rutin sehingga karyawan bisa mengatur sendiri jadwalnya dan bersedia bekerja hingga larut malam. Rasa kepemilikan dikembangkan melalui profit-sharing atau gain-sharing (kepemilikan saham secara berkelompok seperti dalam koperasi).
    3. BudayaKonsisten
    Budaya ini dikembangkan dalam keadaan lingkungan yang stabil. Dalam keadaan itu, perusahaan memfokuskan strateginya ke arah internal perusahaan. Simbol, kepahlawanan, dan protokoler yang didesain oleh praktisi PR dimaksudkan untuk mendukung kerjasama, tradisi, dan mengikuti kebijakan perusahaan mencapai sasaran tertentu. Di dalam perusahaan ini, keterlibatan/partisipasi individu tidak terlalu menonjol, tetapi diimbangi dengan niat baik untuk menyesuaikan diri (conformity) dan kerjasama antara anggota. Keberhasilan perusahaan ditimbulkan oleh hubungan antara bagain-bagian dan manusianya yang saling berpadu dan efisien.
    Dari budaya diatas dapat mendukung strategi perusahaan karena antara perusahaan dan perkerja saling membutuhkan dan lebih kekeluargaan ini dikarenakan rasa saling memiliki perusahaan sehingga karyawan akan lebih giat dalam bekerja sebab keberlangsungan hidup perusahaan merupakan keberlangsungan hidup mereka juga.

    Demikian pak Jo yang dapat saya jawab dari hasil pengamatan saya pada perusahaan PT Gudang Garam Tbk untuk pertanyaan bapak pada quis 2

    Mohon tanggapannya.

    Terima kasih dan selamat siang pak Jo.

    Ok, Sampai ketemu hari Senin.

    Komentar oleh Ahmad yusuf | Januari 7, 2010 | Balas

  97. KUIS II STRATEGI PEMASARAN
    NAMA : Istiqomah Malinda SB
    NIM : C1B007106
    MANAJEMEN KELAS G S1 PAGI
    Salam pak jo…
    Dalam tugas akhir semester kali ini perusahaan yang saya amati adalah PT. PERTAMINA (persero).
    A. Strategi yang dilakukan perusahaan adalah SO
    1. Pertamina di hilir memiliki pengalaman teknis dan pengelolaan usaha migas domestic
    2. Pertamina memiliki sarana kilang, depot, dan jalur distribusi, serta sarana transportasi (melalui pipa dan kapal)
    3. Nama Pertamina yang sudah dikenal luas dengan jaringan pemasaran domestik dan internasional adalah kekuatan lain yang bisa dimanfaatkan.
    4. Pertamina memiliki peluang-peluang di hilir, yaitu pasar domestik dan regional yang besar, serta pengelolaan business oriented

    B. Alasan memilih strategi SO adalah
    Analisa SO dilandasi logika agar dapat mengoptimalkan “Kekuatan” (Strength) dan “Peluang” (Opportunity). Masih terasa, visi, sistem dan praktek pengelolaan belum (sepenuhnya) berorientasi bisnis dan orientasi pelanggan. Titik lemah lain, konfigurasi kilang masih ter-set up sesuai misi Pemerintah. Hal ini memerlukan penyesuaian lagi sejalan orientasi bisnis Pertamina di masa depan. Diakui juga, distribusi produk belum optimal. Sebagian kapal telah berusia tua dan teknologinya tertinggal, sementara di sisi orientasi, jasa angkutan laut masih sebagai cost center. Dan titik lemah lainnya lagi, pengalaman marketing dan trading masih kurang. Pertamina di kegiatan hilir menghadapi pesaing dengan sumber daya dan kompetensi tinggi. Juga tuntutan stakeholder dan ketidakpastian kondisi lingkungan usaha. Dengan menggunakan Analisa SO yang sederhana dan tidak rumit, diharapkan perusahaan dapat berkembang dengan baik.

    C. Implementasinya
    1. Saat ini Pertamina sedang berbenah untuk melakukan transformasi di segala bidang, termasuk di fungsi Retail Outlet SPBU. Upaya yang dilakukan dalam perubahan tersebut adalah pemberian standarisasi pelayanan SPBU Pertamina. Pertamina berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan istilah Pertamina Way. Penjabaran Pertamina Way adalah STAF, KUALITAS DAN KUANTITAS, PERALATAN DAN FASILITAS, FORMAT FISIK dan PRODUK DAN PELAYANAN.
    2. Saat ini konsumen BBM Pertamina di sector Industri dan marine mencapai lebih dari 4500 konsumen, tersebar diseluruh daerah di Indonesia. Beberapa Pelanggan utama PT Pertamina adalah PT. PLN (Persero), TNI/POLRI, Industri Pertambangan, Industri Besi Baja, Industri Kertas, Industri Makanan, Industri Semen, Industri Pupuk, Kontraktor Kontrak Kerja Sama, transportasi lair dan industri lainnya Di bidang Marine, PT. Pertamina fokus dalam meningkatkan volume penjualan. Dan memperluas area dan lokasi layanan BBM Pertamina di semua Pelabuhan penting di Indonesia.
    3. Saat ini, diversifikasi energi merupakan suatu keharusan dalam rangka mengantisipasi krisis minyak bumi yang disebabkan adanya kecenderungan penurunan cadangan minyak bumi. Bersama dengan Penelitian dan Laboratorium PT. Pertamina (Persero), Unit Gas Domestik mengembangkan LPG untuk transportasi atau LGV (Liquefied Gas for Vehicle) dibawah brand “Vi-Gas” dan GPC (Gassified Petroleum Condensat), yang juga dapat dipakai sebagai bahan bakar untuk memasak seperti Elpiji. Perbaikan yang berkelanjutan terus menerus selalu dilakukan oleh Unit Gas Domestik dalam mengembangkan produk-produknya, didukung oleh infrastruktur yang handal dan keinginan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik serta memberikan dukungan terbaik bagi pemerintah Indonesia, masyarakat, dan lingkungan. Pelayanan dan produk-produk yang terbaik dapat diartikan sebagai kepuasan pelanggan yang diharapkan akan mewujudkan kehidupan masyarakat Indonesia yang berkualitas.
    D. Kebutuhan staff
    Pengembangan SDM difokuskan kepada penciptaan pekerja yang profisien, profesional, berkomitmen, berdedikasi dan berorientasi bisnis.
    Untuk mencapai hal tersebut di atas, Perusahaan telah menetapkan strategi korporat berikut untuk pengembangan SDM:
    • Mengimplementasikan pengembangan pekerja yang terorganisasi dan konsisten sehingga para pekerja memiliki kompetensi, ketrampilan, dedikasi, kinerja dan produktivitas yang tinggi.
    • Memberikan penghargaan dalam bentuk kesejahteraan dan remunerasi yang kompetitif serta memberikan perlindungan kepada pekerja sesuai dengan standar perusahaan migas di Indonesia dan peraturan yang berlaku.
    • Menciptakan dan mengembangkan hubungan industri yang aman untuk menciptakan suasana yang harmonis dan nyaman guna mendukung produktivitas yang tinggi
    Perusahaan memiliki keyakinan bahwa pengembangan SDM merupakan investasi jangka panjang sehingga Perusahaan memiliki komitmen terhadap program pengembangan yang sistematik dan berkelanjutan untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan bisnis. Melanjutkan kebijakan tahun 2001, Perusahaan telah mengembangkan sistem dan program manajemen karir berdasarkan kemampuan dan kinerja (merit system). Program dan sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan transparansi dalam pengembangan karir pekerja Pertamina di masa mendatang.
    Untuk menciptakan budaya perusahaan yang mendukung proses transformasi, Perusahaan telah melakukan program sosialisasi untuk Nilai-nilai unggulan yang dikenal dengan FIVE-M (Focus, Integrity, Visionary, Excellence and Mutual Respect).
    E. Kultur
    1. Dikelola secara profesional, menghindari benturan kepentingan, tidak menoleransi suap, menjunjung tinggi kepercayaan dan integritas. Berpedoman pada asas-asas tata kelola korporasi yang baik.
    2. Mampu berkompetisi dalam skala regional maupun internasional, mendorong pertumbuhan melalui investasi, membangun budaya sadar biaya dan menghargai kinerja
    3. Beorientasi pada kepentingan pelanggan, dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
    4. Dikelola oleh pemimpin dan pekerja yang profesional dan memiliki talenta dan penguasaan teknis tinggi, berkomitmen dalam membangun kemampuan riset dan pengembangan.
    Jadi, Kultur yang dimiliki perusahaan mendukung strategi yang dilaksanakan oleh perusahaan.

    sumber http://www.pertamina.com/index.php?option=com_search&Itemid=99999999&searchword=strategi+SO&submit=Pencarian&searchphrase=any&ordering=newest

    Komentar oleh istiqomah Malinda SB | Januari 7, 2010 | Balas

  98. NAMA:Eko suharsono
    NIM :C1B007114
    S1 pagi
    maaf pak kemarin saya lupa mencatumkan kebutuhan staf dan implementasi PT. AHM HONDA
    salam sukses pak jo,,,,,…

    strategi PT.AHM HONDA memasarakan produk nya.

    Sejak dahulu, untuk urusan sepeda motor, Honda mempunyai image yang kuat di benak masyarakat. Honda disebut-sebut sebagai raja jalanan. Frekuensi penampilan Honda di jalanan paling sering ditemui. Hingga sekarang, masyarakat
    masih mempercayai Honda sebagai pilihan utama untuk sepeda motor.Dalam menghadapi persaiangan pasar global sekarang,PT honda menerapkn beberapa strategi(SO) diantaranya.

    1.Meningkatkan kualitas produk.
    Honda mempunyai keunggulan antara lain sebagai pelopor mesin empat tak, paling irit bahan bakar, mesinnya bandel, tidak mudah rusak, perawatannya
    mudah, harga jual bekasnya tinggi, teknologi Jepang, suku cadangnya mudah

    2.Selalu menyajikan produk-produk baru.
    Dalam perkembangannya HONDA selalu menghasilkn produk baru,tetapi tidak berarti menghasilkan produk yang sama sekali baru, akan tetapi bisa pula berarti menghasilkan produk-produk hasil inovasi atau modifikasi dari produk yang sudah ada.diantara produk yang ditawarkan antara lain
    Supra X, Karisma, Karisma D, GL Max, Vario, Mega Pro, Tiger,

    3.Melakukan pendekatan dengan konsumen.
    Ini diistilahkan dengan custumer relationship management, yaitu serangkaian proses dan teknik untuk mengontrol hubungan konsumen.contohnya dengan mengadakan, Pameran,Iklan Media Cetak,Media Promosi,Lomba Gambar.

    4.Melakukan distribusi secara terintegrasi.
    Untuk pendistribusian barang ,dealer tergolong cukup kreatif.dalam menyalurkan produknya kepada konsumen daeler sangat cepat dan pelayanannya pun sangat baik.
    Selain itu dealer juga memberikan kredit uang muka ringan, bonus-bonus berupa jaket, helm dan sebagainya, mengadakan undian berhadiah.

    5.Harga yang kompetitif.
    HONDA menawarkan Harga yang kompetitif tidak berarti menjual dengan harga yang murah. Sebab pihak perusahaan dapat memadukan kesiapan bersaing dengan keragaman produk yang dimiliki dengan portfolio produk yang lengkap, perusahaan bisa menjual produk dengan harga beragam sesuai permintaan konsumennya

    Implementasi:
    pada saat ini PT. AHM HONDA ikut serta dalam safty riding, untuk memberikan pengertian kepada masyarakat agar ikut mematuhi semua aturan dan cara-cara berkendaraan yang baik,selain itu PT.honda juga memberikan penghargaan bagi karyawan yang berprestasi. dan honda juga ikut melaksakan penhingjaun.

    Kebutuhan staf.
    PT. AHM HONDA membutuhkan sumber daya manusia terbaik yang kreatif, inovatif, kompetitif dan siap menjalankan tugas untuk mencapai semus tujuan. Dalam pengelolaan SDM, PT. Astra Honda Motor memiliki sistem manajemen pengelolaan SDM yang profesional dengan prinsip Internally Fair dan Externally Competitive disertai dengan pengembangan SDM melalui program-program pelatihan dan pengembangan lainnya serta jenjang karir yang jelas seiring dengan berkembangnya bisnis sepeda motor yang semakin meningkat.

    Kultur perusahaan:
    Perusahaan AHM HONDA menfokuskan kepuasan para konsumen,dan mengutamakan pencapaian kualitas produk-produk yang baik.

    kesimpulan:
    Dengan produk yang dimiliki Honda cukup dengan mempertahankan kualitas produk tetap ada, sehingga tetap mampu menjadi produk kecintaan masyarakat.

    Komentar oleh Eko suharsono | Januari 7, 2010 | Balas

  99. NAMA : MAHMUD ARDIANSYAH DAULAY
    KELAS : G
    NIM : C1B007123
    FAKULTAS: EKONOMI MANAJEMEN S1 PAGI

    Selamat malam Pak Jo,..salam semangat selalu,…

    maaf Pak jika terjadi kekurangan dalam kiriman pertama Saya,.untuk itu saya akan menambahakan.

    dari 4 macam strategi yang telah saya paparkan diatas, saya lebih memprioritaskan strategi SO bagi PT.Djarum,

    Alasan :
    yaitu PT. Djarum telah memiliki kekuatan yang sangat signifikan dalam pemasarannya, saat ini dia menempati posisi ke tiga dalam industri rokok kretek di Indonesia, maka dengan kekuatan yang dimilikinya maka Djarum akan lebih berpeluang lagi dalam mencapai kesempatan dalam mendominasi pasar, maka dengan semua kekuatan dan kesempatan yang ada PT. Djarum hanya perlu menambahkan dan lebih lagi dalam mempelajari maupun mengetahui siapa yang benar-benar menjadi pesaingnya dan juga dengan lebih memberikan gebrakan-gebrakan baru pada produknya,baik melaui iklan yang menarik maupun lainya yaitu dengan melakukan strategi :

    a. mengenali pesaingnya baik dengan rokok filter maupun kretek.
    b. melakukan gebrakan-gebrakan baru dengan memproduksi barang baru yang Lebih menarik untuk bersaing dengan produk baru sejenis.
    c. Perusahaan ini mengemas produk lama dengan kemasan baru, sehingga produk lama tidak kalah saing dengan produk baru.
    d. memberikan beasiswa dengan mengandalakan cabang olahraga sebagai sposnsornya dalam menarik simpati konsumen.
    e. Menciptakan iklan yang lebih menarik dan fokus baik pada kalangan muda maupun orang dewasa.

    Apabila Djarum berhasil melakukan itu semua maka kemungkinan besar Djarum akan tetap bertahan dengan produknya di pasar rokok yang semakin mendapatkan pesaing-pesaing baru dengan produk yang sama tetapi kualitas berbeda. Jadi otomatis dengan semua hal itu Dajrum semakin dikenal dan selalu melakukan inovasi yang lebih baik lagi,terutama dikalangan dewasa dan kaula muda.

    sekian penambahan dari Saya Pak,…
    Terima kasih,……

    Komentar oleh MAHMUD ARDIANSYAH DAULAY | Januari 7, 2010 | Balas

  100. Nama : Adnan Khasogi.H
    NIM : C1B007088
    Manajemen G SI(Pagi)

    Salam sukses Pak Jo…

    Terimakasih Pak atas respon komentar yang bapak berikan. Saya akan coba menjawab ulang kembali tugas saya yang Bapak Komentari kemarin, tentang strategi apa yang telah dipergunakan oleh PT.Coca-cola company. Strategi yang digunakan PT.Coca-cola Company adalah “Strategi SO”

    Alasannya :
    Berdasarkan siklus hidupnya, saat ini coca-cola berada pada tahap dewasa (mature) karena penjualan yang relatif stabil, atau bahkan meningkat, sedangkan persaingan juga semakin ketat sehingga diperlukan inovasi yang terus menerus untuk mempertahankan produknya agar tetap laku di pasaran.
    Strategi yang dapat dilakukan dalam tahap ini antara lain:
    1.Integrasi ke depan, yaitu mencari kepemilikan atau meningkatkan kontrol atas distributor atau pengecer.
    2.Integrasi ke belakang, yaitu mencari kepemilikan atau meningkatkan kontrol atas pemasok perusahaan (supplier bahan baku).
    3.Integrasi horizontal, yaitu mencari kepemilikan atau meningkatkan control atas pesaing. Seperti halnya mengakuisisi merek air minum local, Ades, melalui PT Coca-cola Company.
    4.Penetrasi pasar, yaitu meningkatkan pangsa pasar untuk produk saat ini di pasar melalui upaya pemasaran yang lebih besar.

    Demikianlah tugas yang saya lampirkan ini, agar dapat bisa Bapak terima dan maklumi.

    Terimakasih

    Komentar oleh Adnan Khasogi.H | Januari 7, 2010 | Balas

  101. selamat malam Pak jo….
    Maaf sebelumnya Pak, analisis yang akan saya lampirkan dari kemarin tidak bisa diunduh Pak ( tdak muncul). mohon kiranya perhatian dari bapak.
    Terimakasih…….

    Kalau sidah docoba tapi tak bisa kirim lewat e-mail juga bisa.

    Komentar oleh M.KASHOGGIE YANSEN | Januari 7, 2010 | Balas

  102. Berikut, Tugas
    NAMA : JAMAL KURNIAWAN
    NIM : C1B007096
    KELAS : G (PAGI) / REGULER

    salam sukses pak jo …
    before I apologize to Mr. Jo because of delays in sending me this task, the reason is because my job is submitted does not appear on the blog father on June 6 and I send it again on 7. and looks like not perform well, I sent to your email after I asked the same friend who did not perform his duty well in your blog, he said just send the email, before I apologize to Mr. Jo.

    PT.SINDE BUDI SENTOSA

    1.strategi pt.sinde budi sentosa mind is SO strategy.

    2.Strategi reach the lower middle market is actually very brave if you see an expensive investment in the pharmaceutical industry. After all, in fact, raise this option SBS, if you do not want to call it a giant pharmaceutical company. SBS currently has four factories and one warehouse in Tambun, Bekasi, plus a luxurious office in Sunter, North Jakarta

    3.implementasikan: Since founded in 1978, PT. Sinde Budi Sentosa has evolved from a simple pharmaceutical companies who only have a factory in Bekasi, West Java, into a global company with operations and distribution network in Indonesia, Belgium, Brunei Darussalam, China, Hong Kong, Malaysia, Nigeria, Saudi Arabia, Singapore, South Korea and the Middle East.

    PT Sinde Budi Sentosa has issued 12 kinds of products belonging to the internal and external treatment, and further diklasifikan in 9 categories of products. The solution includes internal medicine Dealers (Cap Kaki Tiga & Lasegar), Energy Drink (Ena’O & Enerbee), Beverage Health Sanzha Plum, Headache powders, Herbal Ginpasak, and Chen Chu Liang Tea. While the form of external treatment Balsem (Cap Kaki Tiga & Bapala), medicine ringworm and skin ointments. Our main product solution is the first product Dealers in ketagori refreshments for pengobata hot on the market in Indonesia. The name “solution Dealers” has become the generic term in the local market, and an environmental quality assurance at the national level market. PT Sinde Budi Sentosa is also the sole agent and distributor in Indonesia for drug Cough Syrup Cap Mother and Child (Jiom Nin-Hong Kong), Stomach Pain Pills Drug Chi Kit (Teck Aun – Malaysia), Oil Wind and inhalers (Siang Pure – Thailand ) in Indonesia.

    5.kultur: PT Sinde Budi Sentosa meraupakan pharmaceutical company that manufactures and markets branded products. Its main product, Cap Kaki Tiga, (other than Cap Lasegar and rhino) was introduced in 1981 and became known throughout Indonesia and other countries tetangga.melakukan strategic investments in manufacturing facilities and procurement in the implementation of quality control system strictly. Standard of Good Manufacturing Practice (GMP), established by CPOB and CPOTB Indonesia, has become an integral part of business ethics.’ve Distribution network extending to rural areas in the domestic market in over 30 provinces in Indonesia and in the main markets of Southeast Asia. The management of this distribution activities in the subsidiary trust, PT Karya Gemilang Sentosa.
    The main value lies in the partnership business which baikd ith the relevant parties. Internally, creating a conducive working atmosphere, where unions are members of large families.

    companies are also not forget the responsibility of the physical environment, such as by maintaining continuity of care activities lingkungan.Ke ahead, we will seek to expand the diversity of products by adding licenses and agency. At the same time, exports would be extended to countries the United States, Europe, Middle East and Asia.

    Your assignment has been examined. See you in next Monday.

    Komentar oleh johannessimatupang | Januari 9, 2010 | Balas

  103. NAMA : EDY ARISONDHA
    NIM : C1B007104
    MANAJEMEN KELAS G, S1 PAGI

    Salam sukses buat pak Jo,.
    Menanggapi kritik dari bapak mengenai tugas saya sebelumnya tentang analisis terhadap strategy PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKASA Tbk. Maka berikut ini saya tampilkan hasil perbaikan analisis saya.

    1. STRATEGI
    PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.(“Indocement” atau “Perseroan”) adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia yang memproduksi berbagai jenis semen bermutu, termasuk produk semen khusus. Perseroan didirikan pada tahun 1985 dan dioperasikan secara terpadu dengan total kapasitas produksi terpasang sebesar 17,1 juta ton semen per tahun. Perseroan saat ini mengoperasikan 12 pabrik, sembilan di antaranya berlokasi di Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua di Palimanan, Cirebon, Jawa Barat; dan satu di Tarjun, Kotabaru,Kalimantan Selatan.
    Sejak tahun 2005, Perseroan telah melakukan diversifikasi produk dengan meluncurkan Semen Komposit Portland (Portland Composite Cement/PCC). Perseroan juga memproduksi berbagai jenis semen lainnya, yaitu Semen Ordinary Portland Tipe I, Tipe II dan Tipe V, serta Semen Sumur Minyak (Oil Well Cement) dan Semen Putih. Sampai saat ini, Indocement merupakan satu-satunya produsen Semen Putih di Indonesia. Produk-produk Perseroan tersebut dipasarkan dengan merek dagang ‘Tiga Roda’.
    Pada tahun 2001, HeidelbergCement Group, salah satu produsen semen terkemuka di dunia yang berpusat di Jerman dan beroperasi di 50 negara, menjadi pemegang saham mayoritas Perseroan. Sejak itu, Perseroan bertekad untuk memulihkan kondisi keuangan yang sehat seperti sebelum terjadinya krisis keuangan di Asia. Untuk mencapai hal tersebut, dan dengan dukungan HeidelbergCement Group, Indocement kembali memfokuskan kegiatannya pada bisnis inti sebagai produsen semen, beton siap-pakai dan agregat. Sejak 2006 hingga saat ini, Perseroan telah berhasil mencapai kondisi keuangan yang sehat.
    Pernyataan misi Indocement adalah untuk bergerak di bisnis penyediaan papan, semen, dan bahan bangunan yang terkait serta jasa terkait yang bermutu dengan harga kompetitif, dan tetap memperhatikan pembangunan berkelanjutan. Hal ini tidak dapat terwujud tanpa perhatian dan komitmen penuh dari Perseroan terhadap aspek kesejahteraan sumber daya manusia, keselamatan, kesehatan, serta lingkungan.
    http://www.indocement.co.id/new_id/index.asp

    Dari penjelasan diatas dapat dilihat bahwa untuk mencapai tujuannya, strategy yang tepat diterapkan oleh Indocement adalah SO (Strength Opportunity)

    2. ALASAN

    a. Indocement berada dalam posisi yang menguntungkan dalam upaya meningkatkan produksinya guna memenuhi permintaan pasar di tahun 2009 dan tahun selanjutnya. Selain kapasitas produksi semen yang besar, Indocement juga berada di posisi yang strategis untuk mengembangkan suatu lini bisnis agregat dengan mengakuisisi 51% saham mayoritas di PT Gunung Tua Mandiri, perusahaan yang bergerak dalam bisnis agregat dengan estimasi cadangan sekitar 30 juta ton dan tingkat produksi sekitar 1,5 juta ton per tahun saat ini.

    b. Memberikan kemampuan dalam upaya menangkap serta memanfaatkan dinamika perubahan yang terjadi di dalam ekosistem usaha. Inisiatif ini bertujuan untuk membimbing perusahaan dalam upaya mencapai Indocement Excellence, yaitu kemampuan untuk senantiasa dapat menangkap dan menanggapi semua perubahan di dalam ekosistem usaha dengan cara-cara yang dapat menumbuhkan daya saing dan kemampuan untuk menghasilkan keuntungan yang berkesinambungan
    c. Pada awalnya akan memberikan kemampuan dalam mengidentifikasi peluang usaha untuk selanjutnya memformulasikan rencana kerja guna memanfaatkan peluang tersebut. Apabila rencana tersebut sudah berada pada tempatnya, Kemudian akan dapat menyelaraskan upaya setiap individu di Perseroan dalam kerangka Dual Frame yang mencakup perencanaan, proses, tim proyek dan fungsi dengan tujuan yang sama yaitu, menjadikan Indocement sebagai produsen semen terkenal di tahun 2007
    d. Sasaran proses tersebut adalah untuk menyelaraskan persepsi setiap individu di dalam perusahaan mengenai tantangan dan hambatan yang dihadapi Perseroan serta membangun penghargaan dan komitmen bersama atas kebijakan yang telah diputuskan oleh para pemimpin perusahaan

    3. IMPLEMENTASI

    Keberhasilan modifikasi Pabrik ke-8 di Citeureup yang memberikan tambahan kapasitas produksi terpasang bagi Indocement sebesar 600.000 ton semen per tahun. Indocement memiliki kompleks pabrik terbesar kedua di dunia, yang terletak di Citeureup. Citeureup memiliki sembilan pabrik dimana pada tahun 1975 – 2007, secara bertahap ditingkatkan dengan penerapan teknologi canggih dan beberapa kiln paling efisien yang dioperasikan saat ini.

    Suatu prestasi besar yang dicapai Indocement pada tahun 2008 adalah kemampuannya meningkatkan produksi semen sebanyak 11,0% dari volume produksi sebelumnya dalam waktu kurang dari satu tahun. Logistik serta pengelolaan bahan baku yang meningkat, asupan energi yang lebih tinggi, serta kiln yang beroperasi secara konstan memerlukan tingkat komitmen, koordinasi, dan kolaborasi yang juga harus ditingkatkan. Keberhasilan eksekusi dan penyelarasan peningkatan produksi merupakan suatu prestasi tersendiri.

    Indocement memproduksi kurang lebih 12,8 juta ton klinker dan 12,5 juta ton semen pada tahun 2008 dibandingkan dengan masing-masing 12,7 juta ton dan 11,3 juta ton pada tahun 2007. Produksi PCC sebagai produk andalan Indocement terus meningkat dan mencapai 9,3 juta ton atau naik 15,9% dari 2007, menjadi 10,8 juta ton pada tahun 2008.

    Peluang yang Diraih.
    Indocement mampu meningkatkan produksinya seiring dengan peningkatan kebutuhan semen di tahun 2008 dalam kondisi pasar yang melonjak. Hal ini sesuai dengan rencana ekspansi Perseroan selama beberapa tahun terakhir dengan modernisasi dan modifikasi kiln serta peralatan utama yang tidak hanya dapat meningkatkan kapasitas produksi, namun juga lebih efisien. Salah satu contoh adalah keberhasilan modifikasi Pabrik ke-8 di Citeureup yang memberikan tambahan kapasitas produksi terpasang sebesar 600.000 ton semen per tahun.

    Peningkatan Kapasitas Lainnya.
    Untuk menunjang perluasan kegiatan penambangan guna mendukung proses produksi semen, Indocement telah membeli beberapa alat berat termasuk dua unit alat penghancur/ crusher di Hambalang quarry, Citeureup. Selain itu, Indocement telah mulai membangun dua cement mills di Cirebon yang akan menambah kapasitas produksi terpasang sebesar 1,5 juta ton semen per tahun, pada akhir tahun 2009.

    Tinjauan Produksi
    Pada tahun 2008, Indocement memproduksi sekitar 12,8 juta ton klinker dibandingkan dengan 12,7 juta ton pada 2007. Perseroan menghasilkan kurang lebih 12,5 juta ton semen, lebih tinggi dibandingkan 11,3 juta ton yang diproduksi pada tahun 2007. Tingkat utilisasi kapasitas terpasang selama 2008 adalah 81,6%, meningkat dari 81,1% pada 2007. Tingkat utilisasi kapasitas pada masing-masing kompleks pabrik adalah 78,1% untuk Citeureup, 84,5% untuk Cirebon, dan 94,1% untuk Tarjun.

    4. KEBUTUHAN STAF UNTUK MENDUKUNG STRATEGY

    Sumber Daya Manusia
    Indocement sejak dulu telah memiliki hubungan yang baik dan harmonis dengan karyawannya yang berjumlah 6.179 pada akhir tahun 2008, dibandingkan dengan karyawan di tahun 2007 yaitu 6.433. Penurunan jumlah karyawan terutama disebabkan oleh pengunduran diri secara sukarela dan memasuki usia pensiun normal. Selain sistem remunerasi dan tunjangan yang kompetitif, karyawan Indocement juga memperoleh pelatihan yang cukup, memiliki kesempatan untuk mengembangkan karir, dan memperoleh lingkungan kerja yang kondusif serta kesempatan setara, yang memberi pengakuan terhadap prestasi dan kerja sama tim. Perjanjian Kerja Bersama antara Serikat Pekerja dan Manajemen Perseroan telah ditaati dengan baik dan mengatur hak dan kewajiban pihak-pihak terkait.

    Pada tahun 2008, Indocement memulai Program Pengembangan Eksekutif yang berlangsung selama 12 bulan bekerja sama dengan lembaga pendidikan terkemuka, dan diikuti oleh 30 karyawan Perseroan.

    Keselamatan dan Kesehatan
    Masalah keselamatan dan kesehatan adalah salah satu prioritas utama dari Indocement, dimana Perseroan memberikan perhatian terhadap pelaksanaan dan kepatuhan terhadap prosedur standar baku operasi sebagai suatu cara untuk mengurangi risiko keselamatan dan kesehatan di tempat kerja. Karyawan dan keluarganya mendapatkan fasilitas yang memadai dalam pelayanan kesehatan yang layak, baik di klinik kesehatan yang berada di dalam dan sekitar pabrik, maupun di luar lokasi yang disediakan oleh Perseroan. Fasilitas rawat inap juga diberikan bagi para purnakarya hingga 5 tahun setelah memasuki masa pensiun normal. Inisiatif lainnya dalam hal kesehatan dan keselamatan kerja di Indocement termasuk upaya untuk mengurangi hilangnya waktu kerja sampai ke tingkat Tanpa Kecelakaan (Zero Accident). Indocement juga meningkatkan kesadaran keselamatan kerja para manajer lini dengan mengamati secara cermat kejadian yang masuk kategori “Nyaris- Kecelakaan” (Near-Miss Occurances).

    5. KULTUR

    Budaya Indocement di masa lalu menghargai karyawan lebih berdasarkan kesetiaan dan komitmen terhadap Perseroan. Kini, sekalipun loyalitas tetap merupakan sifat yang dihargai Perseroan, para manajer dinilai berdasarkan pencapaian prestasi kerja sebagai tolok ukur keberhasilan. Dengan memandang masa depan yang menjanjikan, Perseroan bertumpu pada karyawan yang termotivasi oleh tantangan, serta memahami bahwa prestasi dan pengakuan hanya dapat diperoleh melalui kerja keras dan upaya yang tidak mengenal lelah dalam meraih hasil terbaik di bidangnya masing-masing.

    Demikianlah hasil analisis yang dapat saya tampilkan mengenai strategy yang diterapkan oleh PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKASA Tbk.

    Komentar oleh EDY ARISONDHA | Januari 10, 2010 | Balas

  104. Nama : M. Fuady
    Nim : ERC1B007024
    Fakultas : Ekonomi Manajemen Program Ekstensi.

    Di bawah ini adalah jawaban dari kuis II yang di berikan bapak kepada mahasiswa ekstensi yang meliputi :

    1. perumusan strategi yang digunakan untuk perusahaan Coco Cola dalam menghadapi persaingan pasar adalah menggunakan strategi ST. PT. Coca Cola menggunakan strategi ini di tujukan untuk memprioritaskan penggunaan kekuatan guna menghindarkan ancaman. Ancaman yang dimaksud adalah ancaman dari para pesiang yang memiliki kemampuan yang sama dalam menghasilkan produk. Sedangkan kekuatan yang dimiliki oleh perusahaan adalah yeknologi yang canggih dan SDM yang terlatih dan siap untuk berkompetisi.

    2. alasan saya kenapa memilih strategi ST untuk PT. Coca Cola ini dalah dengan melihat dari persaingan pasar yang ada, Coca Cola jelas memiliki pesaing yang begitu banyak dan kuat. Dengan adanya hal tesebut, Coca Cola sudah mempersiapkan hal tersebut dengan menggunakan teknologi yang canggih dan dermutu sebagai kekuatan dalam menghasilkan produk. Selain itu juga, dengan adanya Brand Image yang dimiliki dan telah di kenal luas menjadikan perusahaan ini bisa meminimalisirkan ancaman baik dari eksternal maupun internal perusahaan. Dengan kata lain, perusahhan ini telah meprioritaskan kekuatannya untuk menghindarkan ancaman.

    3. Strategi ST diimplementasikan oleh perusahaan.

    Dalam proses ini dimana strategi dan kebijakan dilaksanakan melalui pengembangan program, budget, dan prosedur. Dalam proses ini. Sangat memungkinkan akan berkaitan dengan budaya perusahaan, struktur, dan sistem menejemen perusahaan secara keseluruhan.

    Program dan kegiatan yang dibangun oleh perusahaan.

     Program perusahaan.

    dalam menghadapi persaingan yang ada. Berbagai program promosi diadakan sesuai dengan event yang sedang berlangsung, baik melalui konser musik, pameran, promo penukaran tutup botol, hadiah kejutan, maupun iklan TV. Promo Coca-Cola juga memanfaatkan momentum tertentu, misalnya: Demam Piala EURO 2004. Dengan memanfaatkan event berskala nasional maupun internasional, Coca-Cola mencoba tampil dengan strategi pemasaran baru yang menarik masyarakat.

     Kegiatan perusahaan.

    Salah satu kegiatan yang dibnagun oleh perusahaan adalah pengembangan sumber daya manusia yang merupakan salah satu focus utama manajemen perusahaan dalam menyiapkan tenaga kerja yang handal, dinamis dan penuh dedikasi. Sasaran perusahaan tak lain ialah memberi layanan yang prima dan memuaskan kepada lebih dari 200 juta konsumen melalui sekitar 400,000 pelanggan perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Selian itu perusahaan menyelenggarakan berbagai pelatihan serta mengembangkan SDM kami untuk menjamin bahwa kemampuan bisnis perusahaan senantiasa memenuhi tuntutan pasar

    4. Kebutuhan staf yang dibutuhkan guna mendukung pencapaian stragtegi perusahaan adalah perusahaan menyelenggarakan berbagai pelatihan serta mengembangkan SDM perusahaan untuk menjamin bahwa kemampuan bisnis perusahaan senantiasa memenuhi tuntutan pasar, dan para karyawan mampu menghasilkan apa yang diharapkan dari mereka. Sementara itu, perusahaan juga secara berkesinambungan merekrut tenaga-tenaga muda berpotensi untuk menduduki posisi-posisi penting di masa mendatang. Perusahaan memiliki satu tim khusus yang bertugas meningkatkan keterampilan-keterampilan fungsi teknis, bidang manajemen dan kepemimpinan karyawan. Tim tersebut didukung dan disertifikasi oleh sejumlah lembaga pelatihan dan pengembangan SDM internasional.

    5. Perumusan budaya pada PT. Coca Cola.
    Dalam menentukan perumusan budaya(kultur) pada PT. Coca Cola tidak terlepas dari adanya perubahan gaya hidup konsumen, pertumbuhan penduduk, pergeseran penduduk regional, dan ekspentasi hidup. Menurut pandangan saya dengan adanya hal tersebut, ini akan menjadi pertimbangan perusahaan untuk memutuskan memasuki suatu industri.
    Dengan melihat apa yang telah terjadi sekarng ini pada perusahaan Coca Cola, budaya (kultur) sangat perpengaruh tehadap perkembangan suatu perusahaan. Berdirinya perusahaan yang ada ini, menentukan terhadap apa yang akan di hasilkan nanti. Jadi factor budaya sangat mempengaruhi dan mendukung terhadap kinerja suatu perusahaan

    Komentar oleh m. fuady | Januari 14, 2010 | Balas

  105. NAMA : YUDI NANDA PUTRA
    NIM : ERC1B007036
    FAKULTAS: EKONOMI PROGRAM EKSTENSI
    JURUSAN : MANAJEMEN
    PT . HM SAMPOERNA
    1) Strategy yang di terapkan oleh PT. HM SAMPOERNA adalah strategy SO ( Strength Opportunity )
    HM Sampoerna adalah salah satu perusahaan rokok terkemuka di Indonesia. Kami adalah produsen sejumlah merek rokok kretek ternama seperti Sampoerna Hijau, Sampoerna A Mild, dan “Raja Kretek” yang melegenda, yaitu Dji Sam Soe. Sejak akuisisi perusahaan kami oleh Philip Morris International pada tanggal 18 Mei 2005, kami telah menjadi bagian dari salah satu perusahaan rokok terbesar di dunia. Kini HM Sampoerna juga mendistribusikan merek Marlboro di Indonesia, yang merupakan merek rokok terlaris di dunia.
    Produk yang menjadi ungulan dari PT. hm Sampoerna itu sendiri adalah rokok sampoerna. Dimana pemasaran yang telah di peroleh dan pndistribusian nya ynag sangat luas.
    Regulasi memang penting dalam industri apa pun; namun bagi perusahaan rokok, hal ini menjadi sangat penting. Regulasi memberikan stabilitas dan prediktabilitas bisnis, serta menetapkan ruang yang setara untuk dapat bersaing. Maka itulah kami mendukung peraturan yang kuat dan efektif bagi produk maupun industri kami, dan kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah dan lembaga kesehatan masyarakat untuk mencapai tujuan ini.
    2) Alasan memilih strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. HM SAMPOERNA adalah :
    a) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat, akhir pekan ini (8/1), mampu bertahan di level psikologisnya di 2.600. Bahkan, IHSG berhasil terus menguat dan ditutup di level tertingginya sejak tahun 2009. IHSG hari ini naik 1,06% ke level 2.614,370 dan menjadi salah satu indeks dengan kenaikan tertinggi di Asia.
    b) Pada tahun 2008, HM Sampoerna memiliki pangsa pasar 29.5%, berdasarkan hasil Audit Ritel AC Nielsen. Pada akhir tahun 2008, jumlah karyawan PT HM Sampoerna Tbk. dan anak perusahaannya mencapai sekitar 29.000 orang.
    c) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak kuasa menahan aksi jual yang dilakukan oleh pelaku pasar. Sampai sesi pertama perdagangan berakhir, indeks melorot 29,92 poin atau 1,13% ke posisi 2.629,63.
    3) Implementasi strategy SO ( Strenggth Opportunity ) pada PT. HM SAMPOER NA yaitu :
    a) PT. HHHM SAMPOERNA memiliki dua perusahaan di Malaysia yaitu SJL yang berugas memproduksi rokok kretek dan PT Sampoerna Distribusi (Malaysia) Sdn Bhd yang memiliki lisensi untuk memproduksi maupun menjual produk di pasar domestik.
    b) Dalam pasar seperti di Indonesia, tak ada satupun usaha yang bisa sukses tanpa menciptakan dan mempertahankan serangkaian hubungan antara para pelanggan, para konsumen dengan merek produknya. Hubungan langsung dengan para pedagang, distributor, pedagang grosir, penjual eceran, dan pelanggan memberikan akses ke pasar-pasar sasaran perusahaan, serta mendapatkan wawasan mendalam tentang tren yang berlaku saat ini
    c) Transaksi di lantai bursa berlangsung ramai. Sebanyak 109 saham harganya naik, 46 saham harganya turun, dan 80 saham tidak mengalami perubahan harga. Volume transaksi mencapai 2,86 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp 6,062 triliun. Nilai transaksi ini juga jauh di atas rata-rata transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang hanya mencapai Rp 3 sampai Rp 4 triliun saja.
    d) Sementara bursa saham Asia yang pada perdagangan siang beragam. Pada perdagangan sore ini mayoritas bursa saham utama Asia menguat. Indeks Nikkei 225 naik 1,09% ke level 10.798,32, indeks Hang Seng naik 0,12% ke level 22.296,75, indeks Shanghai masih dalam liburan, indeks Kospi naik 0,7% ke level 1.695,26, dan indeks Strait Times naik 0,3% ke level 2.922,13.

    4) Staf yang di butuhkan dalam pencapaian strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. HM SAMPOERNA.
    PT. HM Sampoerna berharap sistem teknologi informasi dapat memberikan manfaat bagi perusahaan tak hanya dalam jangka pendek, namun juga jangka panjang. PT. HM Sampoerna memilih menggunakan ERP (enterprise resource planning) dari Oracle. Setelah menggunakan ERP, PT. HM Sampoerna mendapatkan beberapa manfaat baik dalam operasi harian maupun dalam keputusan investasi. Efisiensi dapat tercapai ketika sistem ERP diterapkan. Manfaat lainnya antara lain:
    a) Cepat merespon perubahan resep rokok.
    Setelah ERP diterapkan, seluruh informasi data dapat dengan cepat dikoordinasikan ke semua departemen.
    b) Ketika seorang staff memerlukan komputer baru dan manajer sedang tidak ada di kantor dan harus menunggu untuk meminta persetujuan, ini merupakan salah satu hal yang tidak efisien. Setelah TI memberitahukan lewat jaringan sehingga manajer langsung dapat memberi persetujuan. hati-hati dan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk kesuksessan TI dari diterapkan, staf itu dapat langsung perusahaan.Keberhasilan mengimplementasikan sistem TI tak lepas dari permasalahan.
    Organisasi kami memerlukan tindakan-tindakan kreatif agar dapat memenangkan persaingan: mulai dari mengembangkan dan terus menerus memperbarui ekuitas merek premium untuk mencapai marjin yang lebih tinggi, menangani pengadaan bahan baku dan tantangan-tantangan produksi yang selalu muncul setiap musim, hingga mengorganisir dan mengembangkan sumber daya manusia yang akan menentukan kelangsungan hidup perusahaan di masa depan
    Dengan kreatifitas yang dimilki oleh setiap SDM yang ada, sulit rasanya untuk menyaingi PT. hm Sampoerna sekarang ini. Dengan demikian, tak ada satupun usaha yang bisa sukses tanpa menciptakan dan mempertahankan serangkaian hubungan antara para pelanggan, para konsumen dengan merek produknya. Hubungan langsung dengan para pedagang, distributor, pedagang grosir, penjual eceran, dan pelanggan memberikan akses ke pasar-pasar sasaran perusahaan, serta mendapatkan wawasan mendalam tentang tren yang berlaku saat ini.
    5) Kultur yang dimiliki oleh PT. HM SAMPOERNA yaitu :
    PT. HM SAMPOERNA meraih tujuan dengan terus mencari apa yang diinginkan oleh para konsumen, dan memberikan produk terbaik untuk memenuhi kebutuhan mereka. Kami bangga atas reputasi kami dalam kualitas, inovasi dan kesempurnaan.
    Menurut Saya, kultur yang dimiliki oleh PT. HM SAMPOERNA sudah cukup mendukung dalam pelaksanaan strategy SO ( Strength Opportunity ).

    Komentar oleh YUDI NANDA PUTRA | Januari 15, 2010 | Balas

  106. NAMA : RIKA INDRIA
    NIM : ERC1B007007
    FAKULTAS: EKONOMI PROGRAM EKSTENSI
    JURUSAN : MANAJEMEN

    PT . DJARUM
    1) Strategy PT. DJARUM yang di terapkan adalah strategy SO ( Strength Opportunity )
    PT. DJARUM merupakan Perusahaan rokok kretek terbesar ketiga di Indonesia. Yang mengolah dan menghasilkan jenis rokok kretek dan cerutu. Ada tiga jenis rokok yang kita kenal selama ini. Rokok Cerutu (Terbuat dari daun tembakau dan dibungkus dengan daun tembakau pula), rokok putih (Terbuat dari daun tembakau dan dibungkus dengan kertas sigaret), dan rokok kretek (Terbuat dari tembakau ditambah daun cengkeh dan dibungkus dengan kertas sigaret). Serta PT. DJARUM memiliki 76 lokasi kerja (70 di Kudus, 3 di Pati, 1 Rembang dan 2 di Jepara) ) ini cukup diakui masalah kesehatan dan keselamatan kerja karyawannya. Hal ini dibuktikan dari perolehan Zero Accident Acknowledgement pada tahun 2002. Pada tahun 2004 di Audit External Keselamatan dan Kesehatan dengan hasil 85%. Karena hasil auditan yang memuaskan, pada tahun 2005 memperoleh Bendera Emas. Pada tahun 2007, hasil auditan meningkat menjadi 93% dan tahun 2008 menunggu memperoleh Bendera Emas kembali.
    PT. DJARUM memproduksi jenis rokok kretek, cerutu, dan rokok putih. Produk Djarum tak hanya dijual di Indonesia, tetapi juga diekspor ke mancanegara, seperti AS, Australia, Belanda, Jerman, Spanyol, Turki, dan Malaysia. Bahkan, di negeri jiran, Malaysia, rokok putih LA Light mendapat tempat di hati para pemuda. Setidaknya, Djarum telah mencatatkan nilai ekspor hampir US$16 juta pada 2007. Di Indonesia, Djarum Black tak hanya menjadi produk, tetapi juga memiliki komunitas khusus, terutama bagi pemuda kreatif.

    2) Alasan memilih strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. DJARUM adalah :
    a) PT DJARUM memiliki kinerja yang sesuai dengan standar ISO (ISO tahun 9001-1994). Pada tahun 2001 mendapatkan penghargaan dan ISO diperbaiki menjadi ISO 9001-2000.
    b) PT. DJARUM memiliki kualitas tinggi yang konsisten dan jangkauan produk yang telah menetapkan DJARUM sebagai kehadiran utama dalam industri rokok global.
    c) PT. DJARUM merupakan multi-dekade bersinar kesuksesan mencerminkan bakat dan dedikasi karyawannya.
    d) Produk khas dari PT. DJARUM telah berdiri khusus di pasar global sejak 1972.

    e) PT . DJARUM percaya bahwa kesuksesan dimulai dengan orang-orang kita.
    3) Implementasi strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. DJARUM antara lain yaitu :
    a) PT. DJARUM telah melakukan perbaikan terhadap sumber daya utama dunia di sekitar kita, sebagai bagian dari upaya kami melakukan bisnis secara bertanggung jawab.
    b) PT. DJARUM melakukan yang terbaik untuk membuat perbedaan baik pada tingkat nasional dan global.

    c) PT. DJARUM menyadari bahwa bisnis kretek tak cukup menopang kelanggengan bisnisnya, PT. DJARUM pun melebarkan sayap dalam sektor properti dan perbankan. Di sektor properti, melalui anak perusahaannya, PT Cipta Karya Bumi Indah (CKBI), Djarum membangun pusat grosir Wholesale Trade Centre (WTC) Mangga Dua Jakarta. Lalu mereka berekspansi di sektor perhotelan dengan melakukan peremajaan Hotel Indonesia dan Hotel Inna Wisata yang dilebur menjadi satu serta dilengkapi sebuah supermal yang bernama Grand Indonesia. Untuk proyek properti terbesar di Indonesia ini, Djarum harus menggelontorkan investasi hingga mencapai US$230 juta.
    d) Di sektor perbankan, PT DJARUM bergabung dengan konsorsium Farallon membeli sebanyak 52% saham PT Bank Central Asia Tbk. pada Maret 2002. Melalui Alaerka Investment, Hartono bersaudara menguasai 10% kepemilikan saham Farindo.
    e) Kiprah teranyarnya, PT. DJARUM tengah menjajaki bisnis kelapa sawit (CPO) PT Hartono Plantations Indonesia di Kalimantan dan Sumatera. Djarum memasang target minimal 100.000 hektare hingga akhir 2009 dan akan terus meningkat menjadi 500.000 hektare pada 2011. Untuk bisnis ini, Djarum harus merogoh kocek investasi sebesar Rp15 triliun dengan asumsi rata-rata nilai investasi kebun sawit tersebut seharga Rp30–40 juta per hektare. Tidak berhenti sampai di situ, perseroan juga tengah merencanakan pembangunan sejumlah kilang pengolahan CPO.
    4) Staf yang di butuhkan oleh PT. DJARUM untuk dapat mencapai strategy SO ( Strength Opportunity )
    Di PT. DJARUM semangat dan dedikasi mereka adalah kualitas yang mendorong PT. DJARUM maju, kualitas yang PT. DJARUM miliki adalah berkomitmen untuk memelihara pengembangan yang berkelanjutan melalui keterampilan dan keahlian dari para karyawannya. PT. DJARUM telah melakukan perbaikan terhadap sumber daya utama dunia di sekitar kita, sebagai bagian dari upaya kami melakukan bisnis secara bertanggung jawab. Ini adalah cara dari PT. DJARUM untuk menghargai masyarakat yang telah mendukung pertumbuhan PT. DJARUM selama ini. PT. DJARUM juga mencari orang-orang yang memiliki gairah untuk kemajuan, dikombinasikan dengan kualitas kunci kerendahan hati, dedikasi dan ketulusan. Ini adalah nilai-nilai yang telah memungkinkan PT. DJARUM untuk bekerja secara harmonis namun secara dinamis selama enam dekade, menghasilkan kemajuan nyata dan produk. Salah satu tujuan dari PT. DJARUM sebagai sebuah organisasi adalah untuk memastikan bahwa karyawan PT. DJARUM memiliki minat dan keterampilan yang benar sesuai dengan posisi mereka, memungkinkan mereka untuk mendapatkan yang terbaik dari pengalaman Djarum mereka dan untuk memberikan kontribusi yang optimal kepada Perusahaan.

    5) Kultur yang di miliki oleh PT. DJARUM yaitu Untuk tujuan dari Perusahaan, PT. DJARUM berusaha untuk menyediakan lingkungan yang terstruktur namun fleksibel, berdasarkan nilai-nilai inti kita kerendahan hati, dedikasi dan ketulusan.
    Menurut Saya, kultur yang dimiliki oleh PT. DJARUM sudah cukup mendukung PT. DJARUM dalam pelaksanaan strategy SO ( Strength Opportunity ).

    Komentar oleh RIKA INDRIA | Januari 15, 2010 | Balas

  107. NAMA : KARINA
    NIM : ERC1B007006
    FAKULTAS: EKONOMI PROGRAM EKSTENSI
    JURUSAN : MANAJEMEN

    PT . INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk
    1) Strategy PT. INDOCEMENT TUNGGGAL PRAKARSA Tbk adalah SO ( Strength Opportunity ).
    PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk adalah salah satu produsen semen terbesar kedua di Indonesia yang didirikan tahun 1985 yang merupakan hasil penggabungan enam perusahaan yang menghasilkan sebuah perusahaan semen dengan 8 pabrik sejak 1975, dan memproduksi berbagai jenis semen bermutu, termasuk produk semen khusus dan perusahaan ini dioperasikan secara terpadu dengan total kapasitas produksi terpasang sebesar 17,1 juta ton semen/tahun . Perusahaan ini juga mengoperasiakan 12 pabrik, sembilan diantaranya berlokasi di Citeureup, bogor, jawa barat ; juga di palimanan, cirebon, jabar dan satudi tarjun, kotabaru kalsel. Dan saham PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk tercatat di BEI dengan nilai kapitalisasi sebesar Rp.16.934 milliar pada akhir tahun 2008.
    PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk berhasil mencapai peringkat emas pada program PROPER 2008-2009.
    PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk menghasilkan produk semen terbaru yang menggunakan bahan aditif yang memiliki kandungan klinker lebih sedikit daripada Ordinary Portland Cement ( OCP ) , tetapi mempunyai kekeuatan yang sama dan menggantikan sejumlah bahan bakar fosil dengan bahan bakar alternative dalam berbagai bentuk dan jenis limbah.
    2) Memilih strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk alasannya adalah :
    a) PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk menjadi salah satu perusahaan semen paling di kagumi di Indonesia dan menerima penghargaan “ IMAC AWARD 2009 “.
    b) Saat ini PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk mengoperasikan 12 pabrik, sembilan berlokasi di Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua di Palimanan, Cirebon, Jawa Barat; and satu di Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatatan.Produk utama perusahaan adalah Portland Composite Cement (PCC) dan Ordinary Portland Cement (OPC). Perusahaan juga memproduksi berbagai tipe semen lainnya seperti Portland Cement Type I and Type V, begitu juga dengan Oil Well Cement, dan PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk adalah satu-satunya produsen Semen Putih di Indonesia.
    c) PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk mendapatkan beberapa penghargaan seperti :
    *) Pada 15 Oktober 2009 – PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk, Pabrik Citeureup ( Bogor ) meraih Peringkat Emas dan Pabrik Palimanan ( Cirebon ) meraih Peringkat Hijau dari Program PROPER 2008-2009 dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.
    *) Pada 12Agustus 2009 – PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk untuk ke-empat kalinya, sejak 2006, dianugerahi IMAC Award (“Indonesia’s Most Admired Company Award”). Penghargaan tersebut merupakan apresiasi terhadap perusahaan-perusahaan yang paling dikagumi di bidangnya di Indonesia dalam mengembangkan citra perusahaan.
    *) PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk di kategori sebagai industri semen terbaik dengan kinerjanya dalam mengelola citra perusahaan (“The Best Performance Company Image”).
    *) Saham PI. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk juga tercatat di BEI dengan nilai kapitalisasi sebesar Rp.16.934 miliar sehinngga masyarakat percaya akan kreadibilitas yang dimiliki perusahaan.
    3) Strategy SO ( Strength Opportunity ) memiliki implementasi terhadap PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk di antaranya :
    a) PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk menggunakan system paperless untuk mempermudah pemesanan semen melalui internet sehingga dapat langsung diproses setelah pelanggan memenuhi ketentuan admistratif .
    b) PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk menggunakan teknologi kantong ( bag counting ) yang berfungsi untuk menjamin jumlah sak yang dikirim sesuai dengan yang telah d tetapkan.
    c) PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk menerapkan kebijkan harga yang selektif untuk tiap daerah dan akan menaikan harga tetapi dengan besaran yang berbeda di setiap daerah atau maksimum 17% untuk wilayah denagn sensitivitas tinggi dikenakan persentase kenaikan harga yang lebih kecil di bandingkan wilayah yang kurang sensitive.
    d) PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk menggunakan system komputerisasi pada pengawasan mutu setiap tahapan produksi yang di terapkan dimaksudkan untuk menjamin mutu yang dihasilkan sesuai dengan yang ditargetkan. Dan PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk juga telah melakukan diversifikasi produk dengan meluncurkan semen komposit Portland ( Portland Composite Cement / PPC ) , serta memproduksi berbagai jenis produk semen lainnya, yaitu; Semen ordinary Portland, Tipe I, II & IV, serta semen sumur minyak ( Oil Well Cement ) dan semen putih di Indonesia dan produk-produk persebaran tersebut dipasarkan dengan merek dagang yang dikenal dengan 3 roda, sehingga dengan adanya diversifikasi tersebut memberikan sesuatu yang berbeda dengan yang lain.
    4) Staf yang dibutuhkan oleh PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk untuk dapat mendukung pencapaian strategy SO ( Strength Opportunity ).
    PT. INDONESIA TUNGGAL PRAKARSA Tbk tetap menempatkan dan menggunakan tata kelola perusahaan sebagai alat yang efektif untuk menjunjung tinggi asas keterbukaan, akuntabilitas, tanggung jawab, kewajaran dan kemandirian dalam kegiatan usaha dan segenap operasi dalam perusahaan. PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARASA Tbk juga menjalankan Tata kelola perusahaan yang baik sebagai alat untuk memastikan garis wewenang dan tanggung jawab yang jelas dalam sebuah lingkungan terbuka dimana integritas diharapkan dapat tumbuh dengan baik di dalam lingkungan perusahaan tersebut, dimana misi perusahaan berkecimpung dalam bisnis penyediaan papan, semen dan bahan bangunan yang terkait serta jasa terkait yang bermutu dengan harga kompetitif dan tetap memperhatikan pembangunan berkelanjutan.
    5) Kultur yang dimiliki oleh PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk yaitu asas keterbukaan, akuntabilitas, tanggung jawab, kewajaran dan kemandirian dalam kegiatan usaha dan segenap operasi dalam perusahaan.
    Menurut Saya, PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk memiliki kultur yang sudah mendukung untuk melaksanakan strategy SO.

    Komentar oleh KARINA | Januari 15, 2010 | Balas

  108. NAMA : LIONA SUSFIANDA
    NIM : ERC1B007056
    FAKULTAS: EKONOMI PROGRAM EKSTENSI
    JURUSAN : MANAJEMEN
    PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM ( PDAM ) BANDARMASIH KOTA BANJARMASIN
    1) Strategy PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM ( PDAM ) BANDARMASIH KOTA BANJARMASIN adalah SO ( Strenght Opportunity )
    PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) Bandarmasih Kota Banjarmasin adalah perusahaan yang bergerak dibidang produksi air baku menjadi air bersih.
    Cakupan pelayanan PDAM Bandarmasih kota Banjarmasin tahun 2006 telah mencapai 86% dari total jumlah penduduk kota Banjarmasin sebanyak 624.089 jiwa dan jumlah pelannggan seluruhnya 91.552.
    Sambungan sistem penyediaan air minum PDAM Bandarmasin terdiri dari 2 sistem produksi yang melayani 4 zona dengan total kapasitas sebesar 1.571 liter/detik, yaitu IPA Yani Pramuka 1.025 liter/detik, melayani Kecamatan Banjarmasin Timur dan Selatan, dan IPA Yani Kapasitas 546 liter/detik, melayani Kecamatan Banjarmasin Barat dan Utara.Kapasitas pengaliran air didistribusi selama 24 jam sebesar 94%, atau tinggal 6% yaitu pada daerah pinggiran kota.
    Sistem penyediaan air bersih PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin menggunakan sistem pengolahan lengkap, terdiri dari dua instalasi utama dan beberapa instalasi mini (Mini Treatment Plan) yang berada disekitar wilayah Kota Banjarmasin.
    2) Alasan memilih strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM ( PDAM ) BANDARMASIH KOTA BANJARMASIN adalah :
    a) PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) BANDARMASIH kota Banjarmasin menggunakan pengelolaan air minum dengan sistem manajemen yang professional baik dari segi perencanaan, kapasitas, produksi, sistem distribusian, pengelolaan keuangan, serta pengawasan sehingga kebutuhan masyarakat akan air bersih terpenuhi.
    b) Pengolahan lengkap atau complete treatment yaitu air akan mengalami pengolahan lengkap, baik fisik, kimiawi dan bakteri organik. Cara pengolahan ini biasanya dilakukan terhadap air sungai yang kotor atau keruh.
    c) Pengolahan sebagian atau partial treatment process, misalnya diadakan pengolahan kimiawi atau pengolahan bakteri organik saja. Cara ini dilakukan pada sumber air dari mata air yang bersih dan dari sumur yang dangkal atau dalam.

    3) Implementasi strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM ( PDAM ) BANDARMASIH KOTA BANJARMASIN antara lain adalah :
    PDAM Bandarmasih kota Banjarmasin memiliki Program Pengembangan yang terdiri dari:
    a.) Upaya pengembangan dilakukan dengan pinjaman atau kerjasama kemitraan. Pengembangan hanya diarahkan pada penambahan sambungan 20.500 unit.
    b.) Peningkatan cakupan pelayanan dengan program ini 10% yaitu dari 80% menjadi 90%
    Dan dalam proses pengolahan air PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin, melakuka proses pengolahan air dengan dua cara yaitu:
    a) .Pengolahan lengkap atau complete treatment yaitu air akan mengalami pengolahan lengkap, baik fisik, kimiawi dan bakteri organik. Cara pengolahan ini biasanya dilakukan terhadap air sungai yang kotor atau keruh.
    b.) .Pengolahan sebagian atau partial treatment process, misalnya diadakan pengolahan kimiawi atau pengolahan bakteri organik saja. Cara ini dilakukan pada sumber air dari mata air yang bersih dan dari sumur yang dangkal atau dalam.
    Jumlah sambungan pelanggan PDAM Bandarmasih pada tahun 2005 sebanyak 77.920 sambungan rumah, dengan rasio perbandingan 90% merupakan pelanggan domestik dan sisanya pelanggan non domestik.
    4) Staf yang di butuhkan oleh PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM ( PDAM ) BANDARMASIH KOTA BANJARMASIN untuk dapat mendukung pencapaian strategy SO ( Strength Opportunity )
    Jumlah karyawan PDAM keseluruhan sebanyak 357 orang dengan komposisi sarjana/ diploma 29,2% sisanya non sarjana, rasio karyawan 4,5/ 1000 pelanggan. Penetapan tarif pelanggan PDAM Bandarmasih kota Banjarmasin mengacu pada peraturan Menteri Dalam Negeri, yaitu kriteria subsidi silang berupa tarif progresif.
    PDAM Bandarmasih kota Banjarmasin memiliki Program Pengembangan yang terdiri dari:
    a.) Upaya pengembangan dilakukan dengan pinjaman atau kerjasama kemitraan. Pengembangan hanya diarahkan pada penambahan sambungan 20.500 unit.
    b.) Peningkatan cakupan pelayanan dengan program ini 10% yaitu dari 80% menjadi 90%
    Dan dalam proses pengolahan air PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin, melakuka proses pengolahan air dengan dua cara yaitu:
    a) .Pengolahan lengkap atau complete treatment yaitu air akan mengalami pengolahan lengkap, baik fisik, kimiawi dan bakteri organik. Cara pengolahan ini biasanya dilakukan terhadap air sungai yang kotor atau keruh.
    b.) .Pengolahan sebagian atau partial treatment process, misalnya diadakan pengolahan kimiawi atau pengolahan bakteri organik saja. Cara ini dilakukan pada sumber air dari mata air yang bersih dan dari sumur yang dangkal atau dalam.

    5) Kultur yang dimiliki oleh PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM ( PDAM ) BANDARMASIH KOTA BANJARMASIN adalah : PDAM Bandarmasih memiliki sasaran dan strategi yang akan dicapai demi meningkatkan kinerja PDAM Bandarmasin. Adapun sasarannya adalah:
    1.) Pengembangan Pelayanan
    2.) Full Cost Recoveri
    3.) Pelayanan Prima
    Sedangkan, strategi yang dilakukan PDAM Bandarmasih adalah sebagai berikut:
    1.) Optimalisasi sistem produk dan distribusi
    2.) Peningkatan kualitas pelayanan
    3.) Pengembangan sumber daya
    4.) Peningkatan pendapatan perusahaan
    Menurut Saya, kultur yang dimiliki oleh PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM ( PDAM ) BANDARMASIH KOTA BANJARMASIN sudah cukup mendukung untuk dapat melaksanakan strategy SO ( Strength Opportunity ).

    Komentar oleh LIONA SUSFIANDA | Januari 15, 2010 | Balas

  109. NAMA : TIRTA AYU NAWANGSARI
    NIM : ERC1B007023
    FAKULTAS: EKONOMI PROGRAM EKSTENSI
    JURUSAN : MANAJEMEN

    PT . TIMAH ( Persero ) Tbk
    1) Strategy PT . TIMAH ( Persero ) Tbk adalah SO ( Strenght Opportunity )
    PT Timah (Persero) Tbk merupakan lembaga pusat perumusan dan pengendalian strategi korporat, serta memastikan sinergi antar perusahaan-perusahaan anak dalam proses penciptaan dan penambahan nilai. Saat ini PT Timah (Persero) Tbk dikenal sebagai perusahaan penghasil logam timah terbesar di dunia dan sedang dalam proses mengembangkan usahanya di luar penambangan timah dengan tetap berpijak pada kompetensi yang dimiliki dan dikembangkan.
    Produksi bijih timah pada triwulan ketiga 2009 mencapai 15.466 ton atau lebih besar 32% dibandingkan dengan produksi bijih selama semester pertama yaitu 11.693 ton, sampai dengan akhir September 2009, total volume produksi bijih timah tercatat sebesar 27.160 ton. Produksi bijih timah dari penambangan laut pada triwulan ketiga lebih besar 41% yaitu sebesar 6.365 ton dibandingkan dengan produksi bijih dari penambangan laut pada triwulan kedua sebesar 4.509 ton. Produksi bijih dari penambangan darat pada triwulan ketiga tercatat sebesar 9.101 ton atau meningkat 97% dibandingkan dengan produksi bijih dari penambangan darat pada semester pertama 2009 sebesar 4.618 ton.
    Volume penjualan logam timah sembilan bulan pertama 2009 adalah sebesar 36.453 mton, meningkat sebesar 2.408 mton atau 7% lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun 2008 sebesar 34.045 mton.
    2) Alasan memilih strategy SO ( Strenght Opportunity ) pada PT . TIMAH ( Persero ) Tbk adalah
    a) Pabrik pemurnian logam sudah berproduksi dengan kapasitas 20 to per bulan.
    untuk meminimalisasi dampak penurunan keuntungan dan sekaligus menambah pendapatan, PT Timah tbk berhasil mengembangkan pertambangan batubara di Kalimanta Selatan. Pertambangan itu sudah mampu menghasilkan produksi satu juta ton batubara per tahun.
    b) Harga logam timah pada triwulan ketiga 2009, harga grafik harga dan persediaan logam timah di LME logam timah di LME cenderung meningkat, rata-rata di atas US$ 14.000-an per ton. Selama tahun 2009 harga rata-rata logam timah adalah US$.13.061 per ton, harga terendah tercatat sebesar US$.10.055 per ton dan tertinggi sebesar USD$.15.850 per ton.
    c) Volume persediaan logam timah di LME selama sembilan bulan juga mengalami kenaikan relatif besar yaitu 12.580 ton, pada awal tahun tercatat 7.765 ton menjadi 20.345 ton pada akhir September 2009.
    d) Harga rata-rata logam timah yang diterima oleh Perseroan pada triwulan ketiga 2009 sebesar USS$ 14.770 per ton atau 22% lebih tinggi dibandingkan dengan harga rata-rata pada semester pertama 2009 sebesar USD 12.087 per ton. Sampai dengan akhir September 2009 harga rata-rata tercatat sebesar US$12.995 per ton atau 59% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2008 sebesar US$ 21.916 per ton.
    e) PT Timah Tbk (TINS) membukukan laba bersih konsolidasian hingga triwulan III-2008 sebesar Rp 1,491 triliun, naik 18% dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 1,264 triliun.
    3) Implementasi strategy SO ( Strenght Opportunity ) pada PT . TIMAH ( Persero ) Tbk antara lain adalah
    a) PT Timah (Persero) Tbk melakukan diversifikasi usaha di bidang pertambangan batubara dan aspal, serta penciptaan industri hilir timah guna mendongkrak pendapatan perusahaan. Diversifikasi itu dipandang penting karena laba usaha logam timah terus menurun akibat harga di pasar internasional tidak stabil PT Timah (Persero) Tbk kembali meraih penghargaan dalam Anugerah Business Review 2009. Penghargaan yang kali ini diraih antara lain yaitu peringkat ketiga kategori keuangan, dan peringkat kelima kategori pemasaran..
    b) Diversifikasi usaha pada penambangan dan pengolahan aspal di Pulau Buton, Sulawesi Selatan, sudah mencapai tahap pembuatan rencana bisnis dan investasi. Aspal dari Pulau Buton yang dulu hanya digunakan untuk membuat jalan kelas dua, kini, sudah dapat diolah menjadi minyak aspal kualitas hotmix.
    c) Untuk meningkatkan nilai tambah logam timah, PT Timah tbk melakukan pemurnian logam sampai kadar 99,99 persen dan mendirikan pabrik solder. Pabrik pemurnian logam itu sudah berproduksi dengan kapasitas 20 to per bulan.
    d) PT Timah (Persero) Tbk menentukan struktur korporat; strategi pemasaran; membuat anggaran dan pengadaan modal; mengelola keuangan korporat dan perusahaan anak; merumuskan nilai, norma, dan sikap dasar korporat; menentukan pengembangan usaha, baik akuisisi maupun aliansi, yang perlu dilakukan oleh perusahaan anak.
    e) Untuk meningkatkan nilai tambah logam timah, PT Timah tbk melakukan pemurnian logam sampai kadar 99,99 persen dan mendirikan pabrik solder.
    4) Kebutuhan Staf yang dibutuhkan untuk mendukung pencapaian strategy pada PT . TIMAH ( Persero ) Tbk
    PT. TIMAH membangun SDM yang berkompeten dan memiliki nilai-nilai positif, integritas, kreativitas serta bermartabat untuk dapat membangun citra perusahaan menjadi lebih baik lagi.
    PT Timah Tbk Provinsi Bangka Belitung pada 2010 menerapkan “block system” pada wilayah tambangnya, untuk efisiensi penambangan dan memudahkan dalam menjaga lingkungan akibat aktivitas penambangan timah.
    PT Timah (Persero) Tbk menentukan struktur korporat; strategi pemasaran; membuat anggaran dan pengadaan modal; mengelola keuangan korporat dan perusahaan anak; merumuskan nilai, norma, dan sikap dasar korporat; menentukan pengembangan usaha, baik akuisisi maupun aliansi, yang perlu dilakukan oleh perusahaan anak.
    PT. TIMAH juga memperluas produk-produk yang bernilai tambah, mengembangkan usaha baru berbasis kompetensi, dan mewujudkan harmonisasi dan komunikasi yang lebih baik kepada semua pihak.
    5) Kultur dari PT . TIMAH ( Persero ) Tbk adalah Menjadi perusahaan pertambangan kelas dunia dan pemimpin pasar timah global. Mengoptimalkan nilai perusahaan, kontribusi kepada pemegang saham dan tanggungjawab sosial dan lingkungan.
    Menurut Saya, kultur yang dimiliki oleh PT. TIMAH ( Persero ) Tbk sudah mendukung untuk dapat melaksanakan strategy SO ( Strength Opportunity ).

    Komentar oleh TIRTA AYU NAWANGSARI | Januari 15, 2010 | Balas

  110. NAMA : YUSRAINI GULTOM
    NIM : ERC1B007105
    FAKULTAS: EKONOMI PROGRAM EKSTENSI
    JURUSAN : MANAJEMEN

    PT . UNILEVER INDONESIA Tbk

    1) PT. UNILEVER INDONESIA Tbk merupakan suatu Perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi sabun, deterjen, margarin, minyak sayur dan makanan yang terbuat dari susu, es krim, makanan dan minuman dari teh dan produk-produk kosmetik, yang mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1933, yang berlokasi di Jakarta dan pabriknya berlokasi di Cikarang dan Surabaya. PT. UNILEVER INDONESIA Tbk juga bertindak sebagai perusahaan distributor utama dan memberi jasa-jasa penelitian pemasaran. PT. UNILEVER INDONESIA Tbk memiliki misi Korporasi yaitu untuk meningkatkan vitalitas hidup. PT. UNILEVER INDONESIA Tbk hadir untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari baik untuk gizi, kesehatan dan perawatan pribadi dengan merek yang membantu orang tampak baik, merasa baik dan lebih menikmati kehidupan. Yang cara bekerja dan produk-produk kembangkan oleh PT. UNILEVER INDONESIA Tbk dibentuk berdasarkan tren konsumen, bersama dengan kebutuhan untuk membantu meningkatkan standar kesehatan dan kebersihan baik dalam mengembangkan dan daerah industri di dunia. Hal ini menunjukkan bagaimana perusahaan benar-benar memahami pelanggan abad 21 dan kehidupan mereka. PT. UNILEVER INDONESIA Tbk telah mendaftarkan 15% dari sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya setelah memperoleh persetujuan dari Ketua Badan Pelaksana Pasar Modal (Bapepam) No. SI-009/PM/E/1981 pada tanggal 16 November 1981.
    Berdasarkan uraian diatas, dapat dilihat bahwa untuk mencapai tujuannya, strategy yang diterapkan oleh PT. UNILEVER INDONESIA Tbk adalah strategy SO ( Strength Opportunity ).

    2) Alasan memilih strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT . UNILEVER Tbk adalah :

    a) Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 Juni 2003, para pemegang saham menyetujui untuk melakukan pemecahan saham (stock split) dengan merubah nilai nominal saham dari Rp 100 menjadi Rp 10 per lembar saham. Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Singgih Susilo SH No. 46 tanggal 10 Juli 2003 dan disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam surat keputusan No. C-17533 HT.01.04-TH.2003.
    b) Pada Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 8 Desember 2003 Perseroan telah mendapat persetujuan pemegang saham minoritas untuk mengakuisisi 99.99% modal saham PT Knorr Indonesia dengan harga beli sebesar USD 500.000 (Rp 4.400) dari Unilever Overseas Holdings Limited (pihak yang mempunyai hubungan istimewa). Akuisisi ini dinyatakan efektif pada saat ditandatanganinya perjanjian jual beli saham antara Perseroan dan Unilever Overseas Holdings Limited pada tanggal 21 Januari 2004.
    c) Perusahaan menerima persetujuan dari pemegang saham minoritasnya untuk mengakuisisi saham PT Knorr Indonesia (PT KI) dari Unilever Overseas Holdings Limited (pihak terkait). Akuisisi ini berlaku pada tanggal penandatanganan perjanjian jual beli saham antara perusahaan dan Unilever Overseas Holdings Limited pada tanggal 21 Januari 2004. Pada tanggal 30 Juli 2004, perusahaan digabung dengan PT KI. Penggabungan tersebut dilakukan dengan menggunakan metoda yang sama dengan metoda pengelompokan saham (pooling of interest). Perusahaan merupakan perusahaan yang menerima penggabungan dan setelah penggabungan tersebut PT KI tidak lagi menjadi badan hukum yang terpisah. Penggabungan ini sesuai dengan persetujuan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam suratnya No. 740/III/PMA/2004 tertanggal 9 Juli 2004.

    3) Implementasi strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. UNILEVER INDONESIA Tbk antara lain adalah :

    a) Pada tanggal 22 November 2000, PT. UNILEVER INDONESIA Tbk mengadakan perjanjian dengan PT. ANUGRAH INDAH PELANGI, untuk mendirikan perusahaan baru yakni PT. ANUGRAH LEVER ( PT. AL ) yang bergerak di bidang pembuatan, pengembangan, pemasaran dan penjualan kecap, saus cabe dan saus-saus lain dengan merk dagang Bango, Parkiet dan Sakura dan merk-merk lain atas dasar lisensi perusahaan kepada PT. ANUGRAH LEVER (PT. AL ).

    b) Pada tanggal 3 Juli 2002, PT. UNILEVER INDONESIA Tbk mengadakan perjanjian dengan TEXCHEM RESOURCES BERHAD, untuk mendirikan perusahaan baru yakni PT. TECHNOPIA LEVER yang bergerak di bidang distribusi, ekspor dan impor barang-barang dengan menggunakan merk dagang Domestos Nomos.

    c) Pada tanggal 7 November 2003, TEXCHEM RESOURCES BERHAD mengadakan perjanjian jual beli saham dengan TECHNOPIA SINGAPORE Pte. Ltd, yang dalam perjanjian tersebut TEXCHEM RESOURCES BERHAD sepakat untuk menjual sahamnya di PT. TECHNOPIA LEVER kepada TECHNOPIA SINGAPORE Pte. Ltd.

    d) Pada tanggal 30 Juli 2004, perusahaan digabung dengan PT KI. Penggabungan tersebut dilakukan dengan menggunakan metoda yang sama dengan metoda pengelompokan saham (pooling of interest). Perusahaan merupakan perusahaan yang menerima penggabungan dan setelah penggabungan tersebut PT KI tidak lagi menjadi badan hukum yang terpisah. Penggabungan ini sesuai dengan persetujuan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam suratnya No. 740/III/PMA/2004 tertanggal 9 Juli 2004.

    e) Pada tahun 2007, PT. UNILEVER INDONESIA Tbk telah menandatangani perjanjian bersyarat dengan PT. ULTRAJAYA MILK INDUSTRY & TRADING COMPANY Tbk sehubungan dengan pengambilalihan industri minuman sari buah melalui pengalihan merek “Buavita” dan “Gogo” dari ULTRA ke UNILEVER. Perjanjian telah terpenuhi, UNILEVER dan ULTRA telah menyelesaikan transaksi pada bulan Januari 2008.

    4) Staf yg dibutuhkan guna mendukung pencapaian stragtegi SO ( Strength Opportunity ) pada PT. UNILEVER INDONESIA Tbk.

    Dari segi manajemen, perusahaan ini dikelola oleh orang-orang yang sangat berpengaruh dan memiliki dedikasi tinggi pada perusahaan.Karyawan merupakan faktor yang penting dalam kaitannya dengan cara Perusahaan menjalankan usaha, mereka adalah pusat dari segala kegiatan yang Perusahaan lakukan. Profesionalisme mereka, cara kerja mereka/keseimbangan hidup, kemampuan mereka untuk memberikan sumbangsih secara merata sebagai bagian dari angkatan kerja dengan beragam latar belakang. Kesemuanya ini merupakan masalah-masalah yang Perusahaan prioritaskan.
    Perusahaan tumbuh sebagai perusahaan atas dasar pertumbuhan para karyawan. Wawasan ini melatarbelakangi semua upaya Perusahaan agar para karyawan tetap sejahtera dan berkomitmen – hal ini jugalah yang membuat Perusahaan dapat terus menjalin hubungan yang erat – para karyawan kami di seluruh dunia, melakukan survei dan “pemeriksaan detak” yang kemudian dimasukkan ke arah usaha kami di masa mendatang.
    Adapun usaha dari PT. UNILEVER INDONESIA Tbk dalam mensejahterahkan hidup dari para karyawannya antara lain adalah :
    a) Penyelenggaraan Program Pensiun
    Perusahaan menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti yang mencakup seluruh karyawan yang memiliki hak atas manfaat pensiun sebagaimana yang ditentukan dalam peraturan Dana Pensiun Unilever Indonesia. Beban manfaat pensiun dihitung berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 24 “Akuntansi Biaya Manfaat Pensiun”. Biaya manfaat pensiun dibebankan ke laporan laba rugi konsolidasian dan meliputi biaya jasa kini dan amortisasi biaya jasa lalu, biaya koreksi aktuaria dan dampak perubahan asumsi aktuaria. Amortisasi dilakukan dengan menggunakan metode garis lurus selama taksiran sisa masa kerja rata-rata peserta aktif dana pensiun untuk karyawan aktif yang berpartisipasi dalam program yang disponsori oleh Perusahaan berdasarkan saran aktuaris independen. Perusahaan menggunakan metode Projected Unit Credit untuk penilaian aktuarianya. Iuran pensiun ditetapkan berdasarkan perhitungan aktuaria yang dilakukan minimal setiap 3 tahun sekali. Penilaian aktuaria terakhir dilakukan per tanggal 31 Desember 2003 oleh PT Watson Wyatt Purbajaga.
    b) Program Saham Untuk Karyawan ( Share Matching Plan )
    Sejak tahun 2002, Perusahaan memiliki program saham (share matching plan) yang diperuntukkan bagi karyawan tingkat manajer ke atas. Dalam program ini, manajer dapat menginvestasikan hingga 25% dari bonus tahunan mereka dalam bentuk saham Unilever (“saham bonus”). Manajer menengah dan junior memiliki hak untuk berinvestasi pada saham Perusahaan, sedangkan manajer senior ke atas memiliki hak untuk melakukan investasi pada saham Unilever N.V. dan Unilever PLC (pemegang saham utama). Selanjutnya, Perusahaan memberikan penambahan saham (matching share) sejumlah lembar saham yang sama dengan yang dibeli oleh karyawan. Saham tambahan (matching share) ini tidak untuk diperjualbelikan selama 3 tahun setelah diberikan dengan ketentuan karyawan memenuhi beberapa persyaratan, yang antara lain termasuk syarat bahwa saham bonus yang asli harus dimiliki selama 3 tahun, serta manajer tersebut tetap menjadi karyawan Perusahaan sampai dengan berakhirnya tahun ke tiga. Biaya saham tambahan (matching share) ini diakui sebagai beban yang ditangguhkan dan dibebankan ke dalam laporan laba rugi selama periode 3 tahun, menggunakan metode garis lurus.
    c) Kompensasi karyawan
    Hak karyawan atas uang jasa dan ganti rugi yang berhubungan dengan kompensasi sebagaimana diatur dalam peraturan ketenagakerjaan yang berlaku, diakui pada saat karyawan memenuhi ketentuan peraturan tersebut. Penyisihan untuk kompensasi karyawan dibentuk sebagai kewajiban estimasian sesuai dengan jasa yang diberikan oleh karyawan sampai dengan tanggal neraca dan dihitung sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan.

    5) Kultur dari PT. UNILEVER INDONESIA Tbk adalah
    a) Jadilah yang pertama dan terbaik di kelasnya dalam memenuhi kebutuhan dan aspirasi konsumen.
    b) Jadilah mitra yang paling disukai pelanggan kami, konsumen dan masyarakat.
    c) Hapus nilai tambah non-kegiatan dari semua proses.
    d) Perusahaan pilihan untuk kinerja tinggi.
    e) Bertujuan untuk peregangan target pertumbuhan yang menguntungkan dan aman di atas rata-rata imbalan bagi karyawan dan pemegang saham.
    f) Dapatkan menghormati integritas, peduli terhadap masyarakat dan lingkungan.

    Menurut Saya, kultur yang dimiliki oleh PT. UNILEVER INDONESIA Tbk sudah sangat mendukung PT. UNILEVER INDONESIA Tbk dalam menerapkan ataupun melaksanakan strategy SO ( Strength Opportunity ). Ini terlihat dari mampu bertahannya PT. UNILEVER INDONESIA Tbk di dunia usaha selama 76 tahun, dan terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman.

    Komentar oleh YUSRAINI GULTOM | Januari 15, 2010 | Balas

  111. NAMA : MUHAMMAD HIDAYAT
    NIKM : ERC1BOO7037
    FAKULTAS: EKONOMI PROGRAM EKSTENSI
    JURUSAN : MANAJEMEN
    1) Strategy yang di gunakan oleh PT AQUA Golden Mississippi adalah strategy SO ( Strength Opportunity ).
    PT AQUA Golden Mississippi didirikan pada tahun 1973 oleh Bapak Tirto Utomo, sebagai produsen pelopor air minum dalam kemasan di Indonesia. Pabrik pertama didirikan di Bekasi. Setelah beroperasi selama 30 tahun, kini AQUA memiliki 14 pabrik di seluruh Indonesia.
    AQUA telah menjadi bagian dari keluarga sehat Indonesia lebih selama lebih dari 30 tahun. Sebagai pelopor air minum dalam kemasan sejak didirikan tahun 1973, kini AQUA menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari hidup sehat masyarakat Indonesia. Dulu dan kini, AQUA tetap dan selalu menjadi yang terbesar dan terdepan di Indonesia. Volume penjualan AQUA merupakan volume penjualan terbesar di dunia untuk kategori air mineral.
    Lebih lagi kini group DANONE yang merupakan salah satu produsen terbesar dan terbaik di dunia untuk minuman menjadi bagian dari AQUA. Keunggulan DANONE dalam produk makanan dan minuman bernutrisi menjadikan AQUA semakin baik dan kokoh.
    Berasal dari sumber mata air terpilih dan terlindung, sehingga menjamin bahwa segala kebaikan alam dari sumbernya tetap terjaga dalam setiap tetesnya. Ini berarti bahwa setiap tetes AQUA memiliki segala kebaikan dan keseimbangan mineral alami.

    2) Alasan memilih strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPI adalah :
    a) Proses yang canggih namun sederhana dapat memastikan bahwa tidak ada satupun mineral penting dari alam yang terbuang percuma sehingga semua kebaikan alam tetap terjaga dengan baik. Komposisi dan keseimbangan alami mineral AQUA setelah pengemasannya dalam botol dipastikan tetap sama seperti saat masih di sumbernya sehingga komposisi dan keaslian sumber tetap terjaga.
    Dan dengan melalui proses keseluruhan yang tidak terjamah oleh tangan manusia, resiko kontaminasi mulai dari sumber mata air hingga ke tangan Anda dapat terminimalkan.
    b) Sistem proses dan kualitas AQUA memenuhi standar yang dibuat oleh Good Manufacturing Practice dan Good Sanitation – Hygienic Practice sekaligus kualitas produk akhir sesuai dengan SNI 01 – 3553 – 2006 atau “Codex for Bottle Water”.
    c) Rahasia keberhasilan AQUA adalah kemampuannya untuk tumbuh secara cepat untuk menciptakan ledakan permintaan untuk air dalam botol di Indonesia dan kemudian memasok permintaan itu. Pada dasarnya, orang Indonesia mengkonsumsi lebih kecil dari satu liter air dalam botol per tahun. Dibandingkan dengan 40 liter pertahun diantara orang Amerika dan 60 liter pertahun untuk orang Eropa. Ada terlihat banyak ruang untuk tumbuh , keduanya didalam negeri Indonesia dan diseputar kawasan Asia-Pasifik.
    d) AQUA memegang lebih dari 62% pasar air kemasan di Indonesia, negara dengan penduduk terpadat ke lima di dunia. Ada beberapa kemudahan untuk masuk pada industri air kemasan yaitu teknologi air kemasan tidak sulit dan kebutuhan modal juga tidak terlalu banyak. Pemasaran memberikan kelebihan kompetitif yang utama di antara produsen air kemasan. Distribusi dan iklan yang efektif untuk membedakan dan menghasilkan loyalitas merek adalah kunci keberhasilannya.
    3) Implementasi strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPI antara lain yaitu :
    a) Pada tahun 1998, AQUA (yang berada di bawah naungan PT Tirta Investama) melakukan langkah strategis untuk bergabung dengan Group DANONE, yang merupakan salah satu kelompok perusahaan air minum dalam kemasan terbesar di dunia dan ahli dalam nutrisi. Langkah ini berdampak pada peningkatan kualitas produk, market share, dan penerapan teknologi pengemasan air terkini. Di bawah bendera DANONE-AQUA, kini AQUA memiliki lebih dari 1.000.000 titik distribusi yang dapat diakses oleh pelanggannya di seluruh Indonesia.
    b) Upaya penganekaragaman dengan memperkenalkan Es Teh Lipton berarti bergerak menjauh dari air dalam botol, satu ceruk pasar dimana AQUA memimpin, menuju persaingan langsung dalam industri minuman lunak yang didominasi oleh lawan yang sudah mapan Coca Cola dan Es Teh Botol Peraga 11 memperlihatkan pangsa pasar dalam industri minuman lunak di Indonesia. Penjualan soft drink meningkat secara cepat sejalan dengan lebih banyak warga Indonesia bergabung dalam kelas menengah. Coca Cola memperkirakan bahwa di tahun 1995, kelas menengah akan meliputi 30% penduduk, meningkat 20% dari tahun 1992. Ini berarti peningkatan sekitar 20 juta orang yang mampu membeli softdrink.
    c) Pemasaran menyediakan keunggulan bersaing yang utama diantara pembuat air dalam botol. Penyaluran yang efisien dan pengiklananan untuk membedakan dan memproduksi satu kesetiaan pada merek adalah kunci sukses.
    4) Staf yang dibutuhkan untuk mencapai strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPI
    AQUA menggunakan seluruh media untuk iklannya. Bis, taxi, TV, radio, koran, dan majalah membawakan logo dan slogan biru AQUA yang berbeda. Dalam menjaga kesehatannya, mengangkat citra, AQUA secara aktif mendukung penyelenggaraan atletik internasional seperti pada jalur dan lapangan, mendaki gunung, angkat berat. Pada maraton yang populer dan balapan 10.000 meter truk-truk AQUA menyediakan pelari yang kelelahan dengan pancuran air segar. Sebagai bagian dari hubungan masyarakat, AQUA juga membuka pabriknya untuk dikunjungi masyarakat untuk meyakinkan masyarakat pelanggan bahwa AQUA diproduksi dengan cara yang higienis dengan fasilitas, personel, dan manajemen yang utama.
    Sementara pengiklanan dan humas “menarik” AQUA melalui saluran-saluran distribusi, promosi eceran lokal dan potongan harga “mendorong” produksi pada pelanggan. Pelayanan adalah krusial dalam bisnis air. Ada pusat-pusat distribusi AQUA di Indonesia, dijalankan oleh PT. Wirabuana Intrent, distributor tunggal produk-produk AQUA. Truk-truk AQUA yang selalu siap sedia dimana saja kapan saja memastikan pengiriman yang handal pada outlet eceran dan perusahaan-perusahaan yang menyediakan pendingin air AQUA untuk karyawannya. Penerbangan besar seperti Garuda Indonesia, Penerbangan Nasional Indonesia, menawarkan AQUA pada penumpangnya. Pelanggan-pelanggan ini membutuhkan pelayanan yang segera dan handal. Pendingin air kantoran yang kosong atau rusak menciptakan citra yang buruk dan penerbangan membutuhkan pengiriman tepat waktu.
    AQUA melanjutkan untuk mengembangkan upaya pemasarannya ke pulau yang lain di Indonesia. Untuk memotong biaya transportasi, fasilitas produksi dioperasikan dengan lisensi yang memproduksi air dalam persyaratan AQUA telah dibuka di Manado, Sulawesi Utara, dan Medan, Sumatera Utara. Satu instalasi kecil mulai berproduksi airl SEHAT dalam botol di Brunei Darrussalam, satu negara minyak yang merdeka di pantai utara Borneo. Bukan suatu hal yang kecil, hampir dua per tiga penjualan AQUA tetap berada di daerah Jakarta, dipasok oleh lima lima fasilitas produksi terletak di Jawa Barat mewakili 65% total kapasitas AQUA (Peraga 1). Proyek-proyek baru sedang berlangsung dibeberapa bagian di Indonesia sebaik diluar Indonesia, di Philippina dan Vietnam.
    5) Kultur yang dimiliki oleh PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPI adalah Filosofi AQUA dalam menghasilkan air minum yang menyehatkan adalah untuk melestarikan Kebaikan Alam. Karenanya, untuk menjaga kebaikan alam dalam setiap tetesnya inilah, AQUA menggunakan sebuah sistem proses terpadu yang menghasilkan air yang menyehatkan untuk Anda langsung dari sumber mata air pegunungan. Sehingga, AQUA menjamin bahwa tidak ada apapun antara Anda dan kebaikan alam.
    Semua AQUA lakukan dengan satu tujuan: untuk memastikan bahwa AQUA memilih dan menjaga kebaikan alam dalam setiap tetesnya bagi keluarga sehat Indonesia.

    Menurut Saya, kuktur yang dimiliki oleh PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPI sudah cukup mendukung untuk dapat melaksanakan strategy SO ( Strategy Opportunity ).

    Komentar oleh MUHAMMAD HIDAYAT | Januari 15, 2010 | Balas

  112. NAMA : MEGA PERMATASARI
    NIM : ERC1B007033
    FAKULTAS: EKONOMI PROGRAM EKSTENSI
    JURUSAN : MANAJEMEN

    PT. BINTANG TOEDJOE
    1) Strategy yang di terapkan pada PT. BINTANG TOEDJOE adalah strategy SO ( Strength Opportunity )
    PT Bintang Toedjoe didirikan di Garut, Jawa Barat, pada tanggal 29 April 1946 oleh Tan Jun She (seorang sinshe), Tjia Pu Tjien, dan Hioe On Tjan.Dipilihnya nama Bintang Toedjoe adalah sesuai dengan jumlah anak perempuan yang dimiliki oleh Tan Jun She yaitu 7 orang.

    Factor politik menentukan parameter yang harus dipenuhi ole perusahaan agar Dapat menjalankan bisnis mereka. Keadaan politik diIndonesia dinilai memberatkan para pelaku bisnis untuk mengembangkan usaha mereka. Contohnya besar kecilnya pajak yang tidak menentukan dan ketidak transparan masalah perpajakan dalam lembaga pemerintah. Kondisi politik ini hanya berimbas pada peran pelaku bisnis yang ada diIndonesia tetapi juga masyarakat – masyarakat kecil. Halaman ini merupakan paradigma yang tidak dapat hilang dari negara Indonesia.
    Pemerintah Republik Indonesia no 69 tahun 1999 tentng label dan iklan, pangan, zat pewarna makanan, diatur dalam pasal 22. Menurut UU yang ada di indonesia, apabila ada suatu produk baru yang akan dimunculkan dipasaran harus terlebih dahulu didaftarkan didepartement kesehatan untuk layak tidaknya produk tersebut untuk dipasarkan.
    2) Alasan memilih strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. BINTANG TOEDJOE adalah :
    a) PT. Bintang teodjoe memiliki skala produksi yang cukup besar. Sehingga tingkat biaya produksi menjadi lebih kecil dibandingkan pesaing baru yang memiliki skala produksi kecil. Indikator ekonomi yang relevan dengan adanya perubahan kondisi yang terjadi diIndonesia dengan adanya pertumbuhan ekonomi, pendaaapatan perkapita, laju inflansi diindonesia, dan daya beli pada produk tersebut adalah kepuasan masyarakat untuk mengkomsusi barang dan jasa tersebut mengalami peningkatan.
    b) Perkembangan teknologi sangat pesat sekali, sehingga pada saat ini banyak sekali perusahaan – perusahaan yang mampu menghadirkan inovasi – inovasi terbaru untuk bersaing dalam menciptakan produk yang dapat memuaskan konsumen mereka. Perusahaan saling berlomba – lomba untuk menghadirkan teknologi yang lebih baik dari pada para pesaingnya.
    c) Dalam segmen pasar berEnergi saat ini siklus hidup untuk kategori produk minuman berenergi sedang berada pada tahap pertambahan (Growth), karena pada saat ini promosi yang dilakukan oleh perusahaan secara besar –besaran yang menyebabkan produk direspon sangat cepat oleh konsumen. Sehingga proses ini akan mendongkrak tingkat penjualan yang otomatis akan menghasilkan laba yang besar.
    3) Implementasi strategy SO ( Strength Opportunity ) dalam PT. BINTANG TOEDJOE antara lain :
    a) Pasar minuman berEnergi menunjukan pertumbuhaan yang spektakuler sejak tahun 1997, selama tahun 1998 – 2003 lonjakan demikian luar biasa, yaitu sebesar 465% diprediksikan konsumsi minuman ini akan meningkat. Sehingga peluang bisnis disktor minuman energi tetap mengeluarkan salah satu dari hasil riset Kategori minuman dalam bentuk serbuk, kategori ini memiliki pasar yans sangat besar sedangkan jumlah permain nya belun terlalu banyak sehingga dapat diperkirakan pangsa pasar kategori ini tak kurang dari 1 triliyun/tahun dan pasarnya masi akan terus bertambah.
    b) Pengembangan strategi bisnis yang lebih proaktif ternyata lebih banyak membantu perusahaan untuk memenangkan kompetisi. Selain untuk membentuk intergritas dan interkoneksi yang lebih baik, strategi bisnis ini mampu mengembangkan nilai utama bisnis (core business values) perusahaan dengan berlandaskan pada pola pengembangan yang berkesinambungan.

    4) Staf yang di butuhkan dalam pencapaian strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. BINTANG TOEDJOE
    Untuk itu Bintang Toedjoe, aku Joseph, tentu harus memiliki kapasitas atau orang-orang (SDM) yang bisa memimpin untuk menembus kawasan regional. Saat ini Bintang Toedjoe sudah masuk pasar di Filipina, Malaysia, dan Vietnam. Sementara di luar itu, produk-produk Bintang Toedjoe hadir di Mongolia dan Nigeria (Afrika). Untuk kawasan Asean, tiga Negara itulah dimana perusahaan benar-benar melakukan upaya antara lain lewat iklan, penetrasi melalui saluran distribusi, dan menciptakan pasar (create market).
    Bisnis regional itu memang jangka panjang. Sekarang tinggal adu cepat dengan waktu. Jika sekarang kita tidak masuk ke pasar itu, maka kompetitor yang lebih dulu masuk. Demikian pula sebaliknya,” katanya tentang alasan merambah ke pasar Asia. Perkembangan Bintang Toedjoe hingga seperti saat ini tentunya tidak lepas dari nilai-nilai yang dikembangkan oleh perusahaan. Tidak kurang ada lima nilai (core values) yang menjadi pegangan seluruh manajemen dan karyawan dalam aktivitas operasional.
    Pertama, Bintang Toedjoe peduli terhadap pelanggan. Kedua, semangat kerja sama merupakan landasan kesuksesan perusahaan, ketiga, senantiasa berinovasi dan berjuang untuk mencapai yang terbaik. Keempat, Bintang Toedjoe selalu peka dan menyesuaikan diri terhadap perubahan, serta kelima, bekerja dengan penuh semangat dalam lingkungan yang menyenangkan dan harmonis.
    Dengan bekal arah dan tujuan, visi dan misi, didukung oleh strategi dan tim yang baik, langkah perusahaan semakin mudah dalam mencapai sasaran (objectives) yang ingin dicapai. Joseph menambahkan, manajemen Bintang Toedjoe juga didukung oleh sistem kerja yang baik.

    5) Kultur yang dimiliki oleh PT. BINTANG TOEDJOE adalah Menjadi industri jamu yang dapat memberikan manfaat pada masyarakat dan lingkungan,
    Menurut Saya, kultur yang dimiliki oleh PT. BINTANG TOEDJOE sudah cukup mendukung proses pelaksanaan strategy SO.

    Komentar oleh MEGA PERMATASARI | Januari 15, 2010 | Balas

  113. NAMA : NURRAHMAH HIDAYAH
    NIM : ERC1B007090
    FAKULTAS: EKONOMI PROGRAM EKSTENSI
    JURUSAN : MANAJEMEN

    PT. GARUDA INDONESIA

    1) Strategy yang di terapkan oleh PT. GARUDA INDONESIA adalah strategy SO ( Strength Opportunity ).

    PT. GARUDA INDONESIA merupakan maskapai penerbangan nasional Indonesia. Maskapai ini menguasai 50% pasar penerbangan dosmestik. Berkat perluasan customer service dan kerja sama dengan maskapai penerbangan lain, PT. GARUDA INDONESIA menjadi pemain penting di pasaran internasional.Untuk melayani pasaran yang luas ini, garuda memiliki 40 kantor cabang di seluruh Indonesia, 38 kantor cabang di berbagai kota di seluruh dunia, dan kantor perwakilan di 13 kota. PT. GARUDA INDONESIA melayani 30 tujuan penerbangan domestik dan 24 penerbangan internasional. Di samping itu PT. GARUDA INDONESIA merupakan maskapai yang dipercaya untuk menerbangkan para jemaah Indonesia ke Mekkah (Saudi Arabia) senantiasa selalu meningkatkan layanannya. Perjalanan menuju tanah suci sangatlah berat dan penuh tantangan namun. PT. GARUDA INDONESIA mampu melayani seluruh jamaah haji dengan baik.

    2) Alasan memilih strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. GARUDA INDONESIA adalah :
    a) Prioritas channel e-business dari PT. GARUDA INDONESIA adalah sell-side downstream channel, dimana prioritas channel ini bertujuan untuk memperoleh revenue dari pasar geografis yang baru dan memastikan penyimpanan kunci account customer. Strategi yang digunakan oleh pihak PT. GARUDA INDONESIA untuk dapat mencapai tujuannya antara lain adalah dengan menggunakan fasilitas e-commerce untuk produk-produk standard, membangun sistem e-procurement, membangun kolaborasi dan project management tools, serta menciptakan partner extranet yang bertujuan untuk paperless support.
    b) Model bisnis, layanan, dan revenue yang digunakan oleh PT. GARUDA INDONESIA adalah Business-to-Business (B2B) dan Business-to-Consumer (B2C), dimana dalam setiap model bisnis yang digunakan oleh PT. GARUDA INDONESIA selalu diupayakan inovasi-inovasi dalam setiap layanannya untuk meningkatkan kualitas dari pengalaman yang akan ditawarkan. Hal ini merupakan faktor yang sangat penting dalam menjalankan e-business perusahaan.
    c) Misi dari PT. GARUDA INDONESIA yaitu :
    1. Melaksanakan usaha jasa angkutan udara yang memberikan kepuasan kepada pengguna jasa yang terpadu dengan industri lainnya melalui pengelolaan secara profesional dan didukung oleh sumber daya manusia yang mempunyai kompetensi tinggi.
    2. Menghasilkan keuntungan dengan jaringan domestik yang kuat untuk terus meningkatkan pangsa pasar domestik dan internasional bagi usahawan, perorangan, wisatawan dan kargo termasuk penerbangan borongan.
    3. Memiliki bisnis unit yang mendukung produk inti untuk meningkatkan keuntungan serta menghasilkan pendapatan tambahan dari usaha unit pendukung tersebut.
    3) Implementasai strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. GARUDA INDONESIA antara lain adalah :
    a) PT. GARUDA INDONESIA mempunyai tiga unit strategis yaitu PT. GARUDA INDONESIA sebagai perusahaan penerbangan yang melayani jalur internasional dan dalam negeri pilihan, PT. MERPATI NUSANTARA perusahaan penerbangan yang melayani jalur domestik dan jalur perintis, PT. AEROWISATA, perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa yang mendorong usaha penerbangan di atas. Ketiga unit usaha ini mempunyai pasar, pesaing dan pembeli masing-masing.
    Persaingan di pasar internasional sangatlah ketat, karena itu GARUDA harus bersaing dengan perusahan penerbangan lainnya yang telah mempunyai nama. Maka dari itu, diperlukan suatu perencanaan strategi agar dapat bersaing di pasar Internasional dan kemudian dapat menjadi Leader.
    b) Strategi pengembangan produk dan pasar yang dilakukan oleh PT. GARUDA INDONESIA adalah dengan market development, dimana channel online disini digunakan untuk melakukan transaksi penjualan ke pasar baru, memperoleh keuntungan dari rendahnya biaya advertising secara internasional tanpa membutuhkan dukungan infrastruktur penjualan dari wilayah pelanggan. Penggunaan internet disini sangat membantu PT. GARUDA INDONESIA untuk memasuki pasar baru yang diberikan oleh rute mereka dengan alokasi biaya yang lebih efektif.
    c) Diferensiasi merupakan tindakan seperangkat perbedaan yang berarti untuk membedakan penawaran perusahaan dibandingkan penawaran pesaing. Diferensiasi terdiri dari diferensiasi produk, diferensiasi pelayanan, diferensiasi personal, diferensiasi saluran dan diferensiasi citra. Diferensiasi produk terdiri dari bentuk, pernik-pernik, kualitas, kehandalan, mudah diperbaiki gaya dan rancangan. Diferensiasi pelayanan meliputi mudah pemesanan, instalasi pelatihan pelanggan, konsultasi pelanggan, pemeliharaan dan perbaikan, dan pelayanan lainnya. PT. GARUDA INDONESIA menggunakan strategi diferensiasi pelayanan untuk meraih kesuksesannya. Iklan Garuda Indonesia untuk menggambarkan pelayanan yang menyenangkan dengan “e-travel”.
    d) Saat ini, PT. GARUDA INDONESIA bahkan telah menerapkan aplikasi proses pengadaan secara online (e-Procurement), dan IT Service Management. Selain itu Garuda juga melakukan lelang real-time online (e-Auction) yang di akhir tahun 2006 mendapatkan penghargaan “E-Procurement & E-Auction Award” kategori ‘application of B2B’ dari Kementrian Negara BUMN.

    4) Staf yang di butuhkan oleh PT. GARUDA INDONESIA untuk mendukung strategy SO ( Strength Opportunity )
    Strategi sangat diperlukan untuk menghadapi persaingan yang ada dalam lingkungan usaha dan untuk mempertahankan pangsa pasarnya, PT. GARUDA INDONESIA selaku maskapai penerbangan domestik dan internasional yang menyandang gelar sebagai flag carrier, tentunya memiliki rencana strategis yang berisikan sasaran yang ingin dicapai di masa yang akan datang. Core Competence PT. GARUDA INDONESIA adalah sumber daya manusia yang memperkuat bisnis perusahaan. Dukungan SDM, penerapan teknologi dan ilmu pengetahuan, umur dan kelangenggan perusahaan serta nilai/budaya perusahaan sebagai sumber daya yang dimiliki perusahaan yang mempengaruhi kinerja perusahaan. Keseluruhan sumber daya disinergikan pada tiap-tiap unit yang ada pada rantai nilai perusahaan untuk menghasilkan kepuasan pelanggan.

    5) Kultur dari PT GARUDA INDONESIA adalah
    Higher Seat Load Factor, Improve On Time Performance, dengan kultur yang dimiliki oleh PT. GARUDA INDONESIA dapat menambah penghasilan dan profitabilitas dan mengembangkan kepuasan pelanggan.
    Menurut Saya, kultur yang dimiliki oleh PT. GARUDA INDONESIA sudah cukup mendukung untuk dapat meaksanakan strategy SO ( Strength Opportunity ).

    Komentar oleh NURRAHMAH HIDAYAH | Januari 15, 2010 | Balas

  114. Siang pak,
    saya mau tanya tugas kami yang pertama tentang (pengertian tanggungjawab sosial)kenapa tidak ada di blog bapak, padahal kami sudah mengirim tugas tersebut?
    Terima kasih pak.

    Komentar oleh ernawati | Januari 18, 2010 | Balas

  115. NAMA : ERNAWATI
    NIM : ERC1B007005
    FAKULTAS / JURUSAN : EKONOMI EKSTENSI / MANAJEMEN

    Salam sukses buat pak Jo.
    Saya Ernawati mahasiswi semester 5 fakultas Ekonomi Ekstensi jurusan Manajemen.
    Di sini saya akan menjawab pertanyaan mata kuliah STR hari jum’at tanggal 8 Januari 2010 adalah sebagai berikut:

    Jawaban
    1. Strategi yang digunakan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. adalah strategi SO dengan alasan karena:
     PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. sudah menguasai pangsa pasar di seluruh Indonesia.
     PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. memiliki program USO yang pelayanan jasanya dapat digunakan di berbagai daerah.
     Produk yang dihasilkan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. yang berupa Fixedline wireless / seluler merupakan produk terunggul dan memiliki perputaran tertinggi di dunia.
     Dalam penyelenggaraan jasa, PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. menduduki posisi dominan baik di domestik maupun SLJJ.
     Memiliki tingkat perputaran pelanggan bulanan tertinggi khususnya di telpon seluler.

    2. Alasan saya memilih strategi SO karena strategi SO menggunakan kekuatan bersama dengan keunggualan yang ada guna mencapai kesempatan yang ada. Artinya PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. sudah memiliki keunggulan kompetitif dan kekuatan yang sangat kuat yang tidak dapat disaingi oleh perusahaan lain. Dan di samping itu, PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. menjadi dominan baik dimodel korporasi, pangsa pasar, produk dll, sehingga PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk, dengan sangat mudah mencapai kesempatan / peluang yang ada. Kesempatan yang ada dapat diperoleh dengan kinerja yang baik dan produk yang berkualitas.
    3. Strategi SO diimplementasikan dengan cara memberikan sarana telekomunikasi fixedline wireline dan fixedline wireless yang dimiliki oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk., sehingga semua lapisan masyarakat mempunyai akses untuk menggunakan sarana telekomunikasi tersebut, baik untuk urusan bisnis maupun untuk keluarga. Namun PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk juga memiliki program yang sangat berkualitas dan bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat yaitu, program USO yang terunggul dengan pelayanan jasanya.
    4. Kebutuhan staf yang digunakan guna mendukung pencapaian strategi perusahaan adalah perusahaan menggunakan tindakan perilaku pasar untuk dapat menguasai pangsa pasar terbesar misalnya: penetapan harga, jumlah produk yang dijual, reaksi terhadap inovasi pesaing, dan penerapan teknologi baru dan inovasi. Di samping itu, PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk juga menggunakan 5 pilar dalam meraih kesempatan.
    5. Peran kultur dalam pencapaian strategi ini sangat mendukung bagi suatu perusahaan khususnya PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk karena budaya dapat mempengaruhi kegiatan perusahaan misalnya dalam menciptakan dan memasarkan produk. Apabila budaya sudah berubah, maka produk yang dihasilkan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. juga berubah karena jika produk tidak diperbaharui kembali dan tidak disesuaikan dengan budaya dan kebutuhan masyarakat, maka PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk jauh akan tertinggal oleh perusahaan lain.

    Komentar oleh ernawati | Januari 18, 2010 | Balas

  116. Nama : ARI SAPUTRA
    Nim : ERC1B007014
    Fakultas : Ekonomi Manajemen Program Ekstensi.
    Di bawah ini adalah jawaban dari kuis II yang di berikan bapak kepada mahasiswa ekstensi yang meliputi :
    1. perumusan strategi yang digunakan untuk perusahaan TOYOTA dalam menghadapi persaingan pasar adalah menggunakan strategi ST. PT. TOYOTA menggunakan strategi ini karena Toyota merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi kendaraan roda empat. Dimana produk yang dihasilkan PT. Toyota tersebut adalah:
    • Sedan = Starlet*, Soluna*, Cressida*, Corona*, Vios, Corolla, Camry, Crown
    • Kendaraan Penumpang = Yaris, Fortuner, Kijang Innova, Kijang*, Avanza, Hiace*, Land Cruiser, Previa
    • Truk dan kendaraan Niaga = Dyna, Hilux & Kijang Pick up
    - PT. Toyota juga bertindak sebagai perusahaan distributor utama.
    Salah satu produk yang terbaik yang d hasilkan PT. Toyota-Astra Motor yaitu meluncurkan VIOS generasi terbaru dengan fitur yang lebih lengkap dan pintar sebagai jawaban atas keinginan konsumen yang menginginkan sedan smart yang mampu menghadirkan ikatan emosional dengan pengendaranya. Mempertahankan tagline “Fuelsaver & Speedmaker”, VIOS baru tampil lebih segar dalam desain modern, bertenaga namun tetap hemat bahan bakar.
    Semenjak diperkenalkan pertama kali ke publik Indonesia pada 2003 hingga tahun lalu, data penjualan kumulatif VIOS adalah mendekati 22.000 unit. Lebih global, VIOS juga dikenal luas sebagai pemegang mahkota market leader pasar sedan di kelasnya di berbagai negara, khsususnya di Asia seperti Thailand, Taiwan, Malaysia, dll.
    ”VIOS adalah produk yang berperan penting bagi Toyota secara global. Karena itu kami berusaha keras untuk dapat memenuhi ekspektasi tertinggi dari konsumen, dengan mengkombinasikan style yang modern, kenyamanan, kelengkapan fitur dengan keunggulan kualitas yang telah menjadi trade mark Toyota. “Setiap fitur dan fungsi yang ada pada Vios menunjukkan bahwa mobil ini adalah pilihan yang sangat rasional bagi mereka yang smart. VIOS sangat ekonomis, baik dalam hal konsumsi bahan bakar maupun maintenance cost. ”Namun keunggulan performanya telah dibuktikan melalui prestasi Vios yang mendominasi arena balap mobil nasional tahun 2006 lalu.”
    VIOS hadir dengan 3 pilihan tipe yaitu tipe G A/T, tipe G M/T, dan tipe E M/T, serta pilihan warna yang bervariatif yaitu Silver Metallic, Medium Silver Metallic, Black Mica, Red Mica Metallic (warna baru), Beige Metallic, Light Olive Metallic (warna baru), dan Greyish Blue Metallic (warna baru), dan merupakan produk global dengan kuatan guna menghindarkan ancaman. Ancaman yang dimaksud adalah ancaman dari para pesiang yang memiliki kemampuan yang sama dalam menghasilkan produk. Sedangkan kekuatan yang dimiliki oleh perusahaan adalah teknologi yang canggih dan SDM yang terlatih dan siap untuk berkompetisi. Sebagaimana produk-produk Toyota lainnya, VIOS didukung oleh 184 sales outlet dan layanan purna jual (servis dan spare part) di 158 servis center yang tersebar di seluruh Indonesia. PT. TAM juga memberikan jaminan garansi selama 3 tahun atau 100.000 km, tergantung mana yang dicapai terlebih dahulu.

    2. Alasan saya kenapa memilih strategi ST untuk PT. Toyota ini adalah dengan melihat dari persaingan pasar yang ada, Toyota jelas memiliki pesaing yang begitu banyak dan kuat. VIOS hadir dengan 3 pilihan tipe yaitu tipe G A/T, tipe G M/T, dan tipe E M/T, serta pilihan warna yang bervariatif yaitu Silver Metallic, Medium Silver Metallic, Black Mica, Red Mica Metallic (warna baru), Beige Metallic, Light Olive Metallic (warna baru), dan Greyish Blue Metallic (warna baru), dan merupakan produk global dengan kuatan guna menghindarkan ancaman. Ancaman yang dimaksud adalah ancaman dari para pesiang yang memiliki kemampuan yang sama dalam menghasilkan produk. Selain itu juga, kekuatan yang dimiliki oleh perusahaan adalah teknologi yang canggih dan SDM yang terlatih dan siap untuk berkompetisi. Sebagaimana produk-produk Toyota lainnya, VIOS didukung oleh 184 sales outlet dan layanan purna jual (servis dan spare part) di 158 servis center yang tersebar di seluruh Indonesia. PT. TAM juga memberikan jaminan garansi selama 3 tahun atau 100.000 km, tergantung mana yang dicapai terlebih dahulu. Dengan kata lain, perusahhan ini telah memprioritaskan kekuatannya untuk menghindari ancaman.

    3. Strategi ST diimplementasikan oleh perusahaan.
    Strategi ST diimplementasikan dengan cara melelakukan Program dan kegiatan yang dibangun oleh perusahaan. Dimana program dan kegiatan tersebut adalah dengan mengingat respon dari hampir seluruh peserta Trip sangat bagus maka di awal tahun 2010 nanti PT. Toyota-Astra Motor masih akan menyelenggarakan kegiatan apresiasi kepada pelanggan yang serupa dengan Jepang sebagai Negara tujuan, berdasarkan akumulasi pembelian Dyna selama 2009.Toyota juga menyelenggarakan seminar bagi kalangan kampus, serta menyerahkan beasiswa dari Yayasan Toyota Astra (YTA). Tahun ini (2008-2009) beasiswa diberikan kepada 3.691 siswa SD-SMA, serta 812 mahasiswa S1 dan S2. Pemberian beasiswa telah dilakukan sejak 1976 dan kini YTA menganggarkan 4 – 4,5 milyar rupiah setiap tahunnya.
    Dalam kegiatan lainnya lebih banyak memperkenalkan produk, melalui stand dan seminar yang diadakan dalam Indonesia-Japan Expo ini, agar masyarakat berkesempatan untuk mengenal lebih jauh tentang Toyota di Indonesia, dan bagaimana Toyota tumbuh bersama dengan bangsa ini.
    Dalam area Product, pengunjung dapat melihat kendaraan legendaris Toyota Kijang generasi pertama dan kelima, lengkap dengan gambaran perjalanan dan milestone-nya. Toyota Kijang pada awalnya adalah kendaraan yang dikembangkan untuk menjawab dorongan pemerintah akan pembuatan Kendaraan Bermotor Niaga Sederhana, dan dalam perkembangannya telah memberikan sumbangan tak kecil dalam perkembangan industri, teknologi dan pasar alat transportasi nasional.

    4. Staf yang di butuhkan oleh PT. TOYOTA untuk mendukung strategy ST adalah dengan menyelenggarakan seminar dan pelatihan bagi semua karyawan yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kemamapuan yang dimiliki tiap-tiap karyawan agar mereka lebih mampu lagi untuk menjalankan tujuan dari perusahaan PT. Toyota tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut tentunya dibutuhkan kinerja yang baik yang nantinya dapat menghasilkan dan meningkatkan penjualan yang sangat pesat.
    5. Perumusan budaya pada PT. TOYOTA.
    Dalam menentukan perumusan budaya(kultur) pada PT. Toyota tidak terlepas dari adanya kebutuhan konsumen yang semakin meningkat dan tentunya keinginan juga berbeda apalagi budaya pada era sekarang khususnya di arena pembalapan.

    Komentar oleh ARI SAPUTRA | Januari 18, 2010 | Balas

  117. NAMA : PONIMAN
    NIM : ERC1B007107
    FAKULTAS: EKONOMI MANAJEMEN PROGRAM EKSTENSI UNJA

    TUGAS MANAJEMEN STRATEGIK

    Salam sukses pak Jo’……

    Berikut adalah tugas untuk menentukan strategi yang digunakan oleh perusahaan khususnya PT Kereta Api sesuai dengan tugas-tugas saya sebelumnya :

    1. Strategi yang digunakan oleh PT Kereta Api adalah SO. Hal ini dibuktikan dengan dibentuknys perluasan jaringan distribusi yang membentuk partner masyarakat eropa dan asia.Penambahan saluran distribusi dapat dilihat dari : PT Kereta Api dan PT Bukit Asam (PT BA) bersepakat kerja sama membangun jalur baru shortcut kereta api di Provinsi Sumatera Selatan sepanjang 100 kilometer dari Tanjung Enim ke Martapura. Jalur baru ini akan digunakan untuk memperlancar arus distribusi batu bara produksi PT BA.
    Biaya investasi yang dibutuhkan untuk membangun track baru ini sebesar Rp 10 miliar per kilometer. “Rencananya proyek akan mulai dilaksanakan tahun depan dan diperkirakan selesai dalam waktu 3 tahun,” .

    Dengan kerja sama PT KA dan PT BA, kapasitas pengangkutan produk batu bara PT BA yang selama ini mengandalkan kereta api akan meningkat utilitasnya sekitar 2,5 kali lipat.

    “Saat ini kapasitas angkut batu bara PT BA oleh PT KA adalah 8 juta ton. Dengan adanya investasi untuk jalur shortcut baru, kami harapkan kapasitasnya bisa meningkat menjadi 20 ton dalam lima tahun,”.

    Mekanisme kerja sama ini relatif lebih murah dibandingkan jika pemerintah harus membuat jalur rel baru sendiri. “Bagaimanapun, membangun ekstensi rel yang ada bakal jauh lebih murah daripada membangun jalur baru. Artinya kapasitas yang ada bisa lebih dimaksimumkan,”.

    Selain itu, pemerintah juga akan diuntungkan dengan kerja sama antar BUMN ini. Karena pemerintah tidak perlu menanamkan uangnya untuk membangun infrastruktur KA di Suamtera Selatan. “PT KA juga akan menjadi lebih kompetitif.” .

    2. Saya memilih SO sebagai strategi yang dikembangkan PT Kereta Api karena, PT Kereta Api menggunakan kekuatan bersama dengan keunggulan yang ada guna mencapai kesempatan yang ada. Dengan perluasan pembangunan saluran distribusi maka dapat dikatakan sebagai strategi untuk meraih konsumen diberbagai daerah. Kemudian untuk strategi bentuk partner masyarakat eropa dan asia PT Kereta Api Indonesia selalu melihat perkembangan dari PT Kereta Api yang ada di eropa. Karna kita ketahui bahwa sejarah lomotif pertama berada di Eropa, dan untuk di Asia PT Kereta Api Indonesia selalu melihat dari kinerja atau fasilitas yang ada pada PT Kereta Api yang ada di Asia. Hal ini bermanfaat untuk menambah strategi untuk menarik konsumen kereta api di Indonesia.

    3. Peran kultur dalam menunjang strategi SO untuk PT Kereta Api ini sangat mendukung apalagi dalam PT Kereta Api selalu mengutamakan keselamatan penumpang, namun terkadang masyarakat atau konsumen selalu mengabaikan aturan-aturan yng telah ditetapkan PT Kereta Api yang seharusnya menjadi kultur. Seperti budaya antri ketika membeli karcis, duduk sesuai dengan nomor karcis jangan sampai ada penumpang yang menaiki gerbong kereta api karma dapat membahayakan keselamatan diri sendiri.

    Komentar oleh PONIMAN | Januari 19, 2010 | Balas

  118. NAMA : IVAN SUTOPO
    NIM : ERC1B007051
    FAKULTAS: EKONOMI MANAJEMEN PROGRAM EKSTENSI UNJA
    TUGAS MANAJEMEN STRATEGIK
    PAK Jo……
    Ini adalah tugas strategi yang digunakan perusahaan khususnya pt sido muncul seperti objek perusahaan tugas saya sebelumnya.
    1. Perumusan strategi yang digunakan PT Sido Muncul adalah SO, hal ini bias diamati dari saluran distri busi yang luas atas Hoover dan Maytag untuk produk utama perusahaan Tolak Angin dan Kuku Bima, kemudian sebagai bentuk partner masyarakat eropa dan asia, berikut ini merupakan contoh perluasan jaringan distribusi PT Sido Muncul “Sejak Mbah Marijan menjadi ikon Kuku Bima Energi, ternyata mampu mendongkrak produksi Kuku Bima Energi PT Sido Muncul sebanyak lima kali lipat hingga enam kali lipat,”.sejak bintang iklannya Mbah Marijan, respon masyarakat membeli produk Kuku Bima Energi PT Sido Muncul melonjak sehingga merupakan suatu kehormatan bagi Mbah Marijan untuk diberi kepercayaan meresmikan perluasan pabrik Kuku Bima Energi.Dengan perluasan pabri baru, katanya, Kuku Bima Energi bisa diproduksi hingga 400 ton per bulan atau 100 juta “sachet” per shift per bulan, meningkat lima kali lipat dibanding produksi sebelumnya.Unit baru pabrik Kuku Bima Energi PT Sido Muncul dibangun di atas lahan seluas 5.000 m2 dengan luas bangunan 10.000 m2. Bangunan baru tersebut dilengkapi dengan berbagai sarana modern untuk menunjang produksi.”Mesin berkecepatan tinggi ini mampu memilah kemasan yang tidak memenuhi standar. Kita juga menggunakan `mixer` kecepatan tinggi sehingga menjamin homogenitas produk dan mesin pengering menggunakan drying conveyor yang bisa menjaga kelembaban sehingga tak merusak produk,”.Bangunan pabrik dari gudang bahan sampai produk jadi terintegrasi sehingga menjamin proses yang berkesinambungan. Setiap ruang dikondisikan (kelembaban dan suhu) sesuai proses produksi yang dilakukan. Peresmian perluasan pabrik Kuku Bima Energi dihadiri pula seluruh jaringan distribusi Sido Muncul yang merupakan ujung tombak penjualan produk-produk Sido Muncul dari seluruh Indonesia.
    2. saya memilih SO sebagai strategi yang digunakan PT Sido Muncul dikarnakan adanya perluasan pendistribusian yang dilakukan diantaranya penambahan pabrik Sido muncul dan penambahan ikon-ikon bintang sido muncul seperti mbah marijan, crish john, aderay dan syanti. Tentu saja menambah daya tarik dari produk yang dihasilkan pt sido muncul. Hal ini tentu saja menarik lebih banyak lagi konsumen produk.
    Untuk bentuk partner, masyarakat eropa dan asia maka produk” sido muncul sangat mengena pada konsumen, yang dilator belakangi orang” eropa dan asia merupakan orang” pekerja keras.

    3. Peran kultur dalam pencapaian strategi pt sido muncul yaitu sangat mendukung perkembangan strategi pt sido muncul ini selain produknya adalah jamu yang merupakan rempah asli Indonesia, sido muncul juga memberikan sumbangsihnya kepada Negara berupa iklan” kebudayaan seperti tarian Dayak, batik dan Reok yang merupakan kebudayaan asli Indonesia. Selain itu pt sido muncul memberikan kultur yang positif terhadap dunia olahraga di Indonesia, khususnya tinju. Yang dibintangi oleh crish john dan dirasakan produk sido muncul merupakan culture di Indonesia.

    Tugas anda telah diterima, Jumat ada kuis dg peserta STR Ekstensi.

    Komentar oleh ivan sutopo | Januari 19, 2010 | Balas

  119. NAMA : FETY ENSAN
    NIM : ERC1B007004
    JURUSAN : MANAJEMEN EKSTENSI ( Semester 5)

    JAWAB :

    1.Rumusan strategi pada PT. Pembangunan Jaya Ancol yaitu saya menggunakan strategi ST (Strength Threats). Strategi yang dilakukan yaitu :
    a.PJA kini juga terus melakukan pembenahan dan menambah wahana baru
    b.Mengembangkan unit usaha
    c.Menjadikan tempat rekreasi dan edukasi,

    2.Alasan saya memilih strategi ST (Strength Threats) adalah karena Pembangunan Jaya Ancol merupakan perusahaan pariwisata yang terbesar di Indonesia. PJA memiliki kekuatan dari segi nama, dan asset-aset yang dimilikinya untuk terus mengembangkan tempat rekreasi keluarga hingga ke luar negeri walaupun banyak pesaing yang mengembangakan bisnis pariwisata yang sama akan membutuhkan dana yang cukup besar.
    3.PJA melakukan pembenahan dan menambah wahana baru. Seperti membuat konsep-konsep pada konten-konten tambahan yang ada di wahana seperti nilai positif dari pembelajaran, sehingga konsumen pulang bukan hanya membawa kesenangan tetapi juga membawa ilmu.
    Megembangkan unit-unit usaha seperti usaha seperti pantai, dunia fantasi, atlantis water adventure, gelanggang samudera, sea world, putri duyung cottages, pasar seni, padang golf, ice word, bowling, real estate dan property.
    Mengadakan pergelaran seni tari dan pengembangan budaya Indonesia, serta pergelaran musik.
    4.Menenpatkan karyawan disetiap wahana yang ada di taman impian jaya ancol, agar tempat rekreasi menjadi aman.
    5.Dengan meningkatnya minat masyarakat dalam negeri maupun luar negeri untuk berekreasi maka akn semakin menunjang pengembangan bisnis rekreasi Jaya Ancol, ini terbukti pada tahun 2009 pengunjung mencapai 14 juta, dan pada tahun 2010 PJA menargetkan pengunjung mencapai 14,5 juta. Ini menunjukan minat masyarakat akan kebutuhan rekreasi sangat besar.

    Komentar oleh FETY ENSAN | Januari 19, 2010 | Balas

  120. Nama : Yoga Eka Adipura
    Nim : ERC1B007031
    Fakultas/jurusan : Ekonomi/manajemen program ekstensi

    salam sukses pak joe

    Tugas srategi yang di gunakan PT .RAJAWALI CITRA TELEVISI INDONESIA (RCTI)

    1.Perumusan strategi yang digunakan PT Rajawali citra televisi indonesia ( rcti) adalah perushaan yang satu-satunya menyiarkan beberapa event akbar yaitu piala dunia 2010 Piala Dunia bakal menyedot sebagian besar penonton. Tapi, katanya “Ada penonton yang tak suka bola. Ada yang suka bola hanya tim tertentu.” Katanya lagi, penonton bola itu kebanyakan laki-laki. “Perempuan dan terutama ibu-ibu biasanya nggak suka bola.” Nah, mereka yang tak suka bola ini yang ingin digaet RCTI. Karenanya, strategi yang disiapkan RCTI yakni menguatkan program yang ditujukan untuk wanita yang tak suka bola.selain itu juga RCTI terus melakukan perubahan selain itu juga Penyampaian pesan komunikasi yang baik dapat dikatakan bergantung pada keseluruhan aspek komunikasi yang ada. Aspek komunikasi sangat berperan dan berpengaruh agar pesan yang disampaikan dapat diterima, apalagi pesan yang disampaikan memiliki muatan persuasif yang sarat sekali. Faktor lain adalah mengenai pemilihan media yang digunakan dan komunikan itu sendiri. Pemilihan media yang tidak tepat akan menimbulkan banyak hambatan dalam berkomunikasi yang akan dijadikan sasaran dari strategi komunikasi yang dilakukan, semenjak akan adanya RCTI menyiarkan langsung event piala dunia masyarakat pun memilih RCTI sebagai stasiun televise yang di minatin khususnya penggemar olahraga sepak bola maka dari itu RCTI mendapatkan rating teratas setelah SCTV dan stasiun televise yang lain, maka dari itu Sejak awal, cita-cita RCTI adalah menciptakan serangkaian acara unggulan dalam satu saluran, yang memungkinkan para pengiklan memilih RCTI sebagai media iklan-iklan mereka. Cita-cita itu menjadi nyata karena sejak berdiri hingga saat ini RCTI senantiasa menjadi market leader. Hingga tahun 2007, RCTI tetap mempertahankan posisi market leader deangan pangsa pemirsa mencapai 17,9 % (ABC 5+) dan 17,5% (all demo). RCTI juga berhasil mempertahankan pangsa periklanan televisi tertinggi sebesar 15,2 % seperti dilaporkan oleh AGB Nielsen Media Research.
    2.saya memilih SO sebagai strategi yang digunakan oleh PT.Rajawali Citra televisi Indonesia karena RCTI menambah program-program event besar dunia sehingga menambah daya tarik tersendiri dari stasiun lainnya hal ini bisa menarik daya tarik masyarakat akan RCTI sebagai satasiun televise yang profesional
    3.Peran kultur dalam pencapaian strategi PT.Rajawali citra televisi Indonesia yaitu sangat membantu akan perkembangan strategi RCTI tersebut, selain itu memberikan sumbangsihnya kepada Negara berupa iklan dan memperkenalkan pada semua Negara bahwa INDONESIA juga mampu menyiarkan secara langsung event akbar tersebut melalui stasiun swsta yang ada di INDONESIA yaitu RCTI
    4.Kultur dari RCTI yaitu dengan kultur di atas menuruty saya sudah ada dapat menambah penghasilan bagi perusahaan dan NEGARA

    Yoga, tugasmu terlambat nih, sampai ketemu hari Jumat dg peserta di Ekstensi.

    Komentar oleh yoga eka adipura | Januari 19, 2010 | Balas

  121. Nama : Eko Muhammad Rizki
    NIM : ERC1B007048
    Fakultas/Jurusan : Ekonomi Manajemen S1 (Ekstensi)
    Salam sukses pak jo, sebelumnya saya mohon maaf atas keterlambatan saya memposting tugas yang bapak berikan.
    Di bawah ini adalah hasil dari tugas yang bapak berikan, antara lain penjelasannya sebagai berikut :

    1. Perumusan strategi yang relevan digunakan oleh PT. Sido Muncul adalah Strategi SO (Strength Opportunity)
    PT. Sido Muncul menggunakan strategi ini dimaksudkan untuk mendukung eksistensi dan perkembangan perusahaan di dalam melakukan kegiatannya terutama untuk memperkuat perusahaan dalam menghadapi persaingan pasar. Kekuatan (Strength) yang dimiliki oleh PT. Sido Muncul antara lain yaitu :
    a. SDM yang handal
    PT Sidomuncul di dukung lebih dari 2000 karyawan dengan tingkat pendidikan yang bervariasi dan ditempatkan sesuai dengan keahliannya serta Sido Muncul juga memiliki tenaga ahli juga memiliki tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu.
    b. Fasilitas pabrik yang lengkap
    Dengan standar pabrik CPOB (Standar Pabrik Farmasi) maka Sido Muncul memiliki berbagai fasilitas guna mendukung produksi.
    c. PT. Sido Muncul merupakan perusahaan jamu terbesar di Indonesia.
    Sido Muncul merupakan pabrik jamu terbesar yang ada di Indonesia dan merupakan pionir bagi pabrik jamu lainnya.
    d. Distribusi tersebar di seluruh wilayah Indonesia
    Sido muncul berhasil menarik pelanggan di seluruh wilayah di Indonesia, baik daerah perkotaan maupun pedesaan maka dari itu distribusi produk Sido Muncul juga menyeluruh hingga ke seluruh wilayah Indonesia.
    e. Produk terjangkau
    Harga dari produk PT Sido Muncul sangat terjangkau pada seluruh lapisan masyarakat.
    Sedangkan Kesempatan (Opportunity) yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan yaitu :
    a. Teknologi
    Di era modern ini dibutuhkan peralatan/teknologi yang canggih untuk mendukung proses kerja yang dituntut serba cepat dan higienis karena PT Sido Muncul yang merupakan pabrik berstandar pabrik farmasi memiliki fasilitas laboratorium, pengolahan air bersih, pengolahan air limbah.
    b. Selera masyarakat
    Perubahan gaya hidup serba instant membuat masyarakat kembali kepada produk-produk herbal (obat-obatan tradisional), karena dirasa produk-produk herbal dapat memberikan banyak manfaat dan tidak menimbulkan efek samping. Hal ini sejalan dengan misi PT Sido Muncul
    c. Menjadi sponsor dalam berbagai promosi kesehatan.
    Dengan menjadi salah sati sponsor dalam berbagai kegiatan promosi kesehatan dapat membentuk suatu image yang bagus.
    2. Alasan saya dalam memilih alasan strategi SO (Strategy Opportunity) ini yaitu :
    Karena strategi ini relevan dengan persaingan pasar yang dihadapi oleh PT. Sido Muncul saat ini, yaitu : Dengan adanya selera masyarakat banyak yang beralih kepada obat-obat tradisional, menyebabkan permintaan akan produk-produk herbal terus meningkat, sehingga PT Sido Muncul yang merupakan perusahaan jamu pertama kali di Indonesia menjadi besar dan berkembang dan tidak heran jika saat ini banyak pesaing-pesaing yang mencoba mendirikan perusahaan obat tradisional dan tidak tanggung-tanggung mencoba untuk menjatuhkan image produk Sido Muncul dengan cara “Memlesetkan” salah satu iklan dari PT Sido Muncul. Oleh karena itu PT. Sido Muncul dengan menggunakan Strategi SO (Strategy Opportunity) ini dapat memperkuat image dan produknya serta dapat meminimalisir ancaman pesaing yang ada.

    3. Strategi SO (Strategy Opportunity) diimplementasikan perusahaan.
    Program dan kegiatan yang dibangun oleh perusahaan, antara lain :

    Program perusahaan.

    Dalam memperkuat strategi perusahaan, antara lain promosi yang dilakukan PT. Sido Muncul yaitu:
    a. Publikasi lewat audio, visual maupun audio visual.
    b. Promosi penjualan dengan melakukan diskon.
    d. Bantuan sosial, dan Seminar kesehatan.
    e. Sponsor dari berbagai macam acara. Contohnya di acara inbox, Thomas Cup, dan Uber Cup.

    Kegiatan perusahaan.

    Salah satu usaha perusahaan PT. Sido Muncul di dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) diantaranya, yaitu: dengan memberikan kesempatan kepada karyawannya untuk mengikuti pelatihan kursus maupun seminar.

    4. Kebutuhan staff yang dibutuhkan guna mendukung pencapaian strategi perusahaan yaitu :
    Dalam meningkatkan produknya PT Sido Muncul membutuhkan karyawan yang mempunyai keahlian. Saat ini PT Sido Muncul di dukung lebih dari 2000 karyawan dengan tingkat pendidikan yang bervariasi dan ditempatkan sesuai dengan keahliannya serta Sido Muncul juga memiliki tenaga ahli juga memiliki tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu. Untuk meningkatkan kemampuan para karyawannya perusahaan memberikan kesempatan mengikuti pelatihan kursus maupun seminar.

    5. Perumusan kultur pada PT.Sido Muncul
    Di dalam pembuatan produk-produknya, PT. Sido Muncul menggunakan bahan-bahan alami atau herbal dan di olah secara modern dengan menggunakan. Peralatan/teknologi yang canggih untuk mendukung proses kerja yang dituntut serba cepat dan higienis karena PT Sido Muncul yang merupakan pabrik berstandar pabrik farmasi memiliki fasilitas laboratorium, pengolahan air bersih, pengolahan air limbah. Menurut saya, kultur yang diterapkan oleh PT. Sido Muncul di lingkungan perusahaannya dapat mendukung strategi dan kinerjanya tersebut. Dengan kata lain, kultur yang ada di perusahaan dapat mempengaruhi kinerja perusahaan tersebut.

    Demikianlah hasil paparan saya, saya harap bapak dapat memberi masukan guna untuk menjadi pembelajaran saya kelak. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih. Salam Super Pak Jo.

    Komentar oleh Eko Muhammad Rizki | Januari 20, 2010 | Balas

  122. Nama : Muhammad Ersad
    NIM : ERC1B007013
    Fakultas/Jurusan : Ekonomi Manajemen S1 (Ekstensi)
    Salam sukses pak jo, sebelumnya saya mohon maaf atas keterlambatan saya memposting tugas yang bapak berikan.
    Di bawah ini adalah hasil dari tugas yang bapak berikan, antara lain penjelasannya sebagai berikut :
    1. Perumusan strategi yang relevan digunakan oleh PT. Sido Muncul adalah Strategi SO (Strength Opportunity)
    PT. Sido Muncul menggunakan strategi ini dimaksudkan untuk mendukung eksistensi dan perkembangan perusahaan di dalam melakukan kegiatannya terutama untuk memperkuat perusahaan dalam menghadapi persaingan pasar. Kekuatan (Strength) yang dimiliki oleh PT. Sido Muncul antara lain yaitu :

    a. PT Semen Gresik (Persero) Tbk merupakan perusahaan industri semen terbesar di indonesia
    b. Pangsa pasar terluas di indonesia dan luar negeri
    c. Kualitas produk terjamin
    d. Proses distribusi lancar sesuai dengan wilayah pemasaran masing-masing

    Sedangkan Kesempatan (Opportunity) yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan yaitu :
    • Perluasan pangsa pasar dengan kapasitas produksi yang besar,
    • peningkatan penjualan,
    • memberikan kesempatan pada masyarakat untuk memiliki saham PT Semen Gresik karena perusahaan tersebut sudah go public

    2. Alasan saya dalam memilih alasan strategi SO (Strategy Opportunity) ini yaitu :
    Karena strategi ini sesuai dengan persaingan pasar yang dihadapi oleh PT. Semen Gresik (Persero) Tbk saat ini, yaitu : Dengan adanya keinginan masyarakat banyak yang beralih memakai produk semen PT Semen Gresik, menyebabkan permintaan akan produk-produk terus meningkat, sehingga PT Semen Gresik yang merupakan perusahaan industri semen pertama kali di Indonesia menjadi besar dan berkembang dan tidak heran jika saat ini banyak pesaing-pesaing yang mencoba mendirikan perusahaan semen baik dari dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu PT. Sido Muncul dengan menggunakan Strategi SO (Strategy Opportunity) ini dapat memperkuat image dan produknya serta dapat meminimalisir ancaman pesaing yang ada.
    3. Strategi SO (Strategy Opportunity) diimplementasikan perusahaan.
    Program dan kegiatan yang dibangun oleh PT Semen Gresik (Persero) Tbk, antara lain :
    Program dan kegiatan perusahaan

    (1) Menjaga pertumbuhan kinerja keuangan dengan meningkatkan efisiensi dan produktivitas,
    (2) Menegakkan etika bisnis dengan menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG)
    Selain itui Dalam memperkuat strategi perusahaan, antara lain promosi yang dilakukan PT. Semen Gresik (Persero) Tbk yaitu:
    a. Publikasi lewat audio, visual maupun audio visual lewat iklan di stasiun televisi swasta nasional dan radio.
    b. Promosi penjualan dengan melakukan diskon.
    c. Bantuan sosial, dan Seminar kesehatan.
    d. Mengadakan event seperti : Hujan poin Semen Gresik.

    Kegiatan Perusahaan
    Sebagai perusahaan industri semen terbesar di Indonesia berikut beberapa kegiatan yang dilakukan PT Semen Gresik (Persero) Tbk
    Menangani masalah-masalah sosial dan lingkungan dengan menerapkan sistem manajemen lingkungan secara konsisten dan menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar. Untuk memaksimalkan ketiga landasan tersebut, perusahaan membentuk bagian Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) untuk melaksanakan CSR yang juga diatur dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-05/MBU/2007 tanggal 27 April 2007 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan. Dengan adanya PKBL, terbukti pada tahun 2005 pernah perusahaan memperoleh CSR award sebagai The First Best Practice in Economy Program within Manufacturing Industry dan The Second Best Practice in Social Program within Manufacturing Industry.

    Upaya pengembangan pola pendampingan usaha kecil dan koperasi, baik terkait atau tidak dengan bisnis Semen Gresik berdasarkan pada pemantapan Tridaya, yaitu daya tahan, daya tarik dan daya saing dari kekuatan ekonomi komunitas. Melalui pendampingan Tridaya itu, kelompok usaha lokal yang berbasis komunitas mengelola sumber daya yang ada dan masuk kepada penataan kemitraan baru dengan Perseroan, atau di antara mereka sendiri, untuk menciptakan pekerjaan baru dan merangsang kegiatan ekonomi wilayah. Ciri utama pendampingan Perseroan kepada kekuatan ekonomi lokal dititikberatkan pada “endogenous development”, yaitu menggunakan potensi sumber daya manusia, institutional, dan fisik setempat.

    4. Kebutuhan staff yang dibutuhkan guna mendukung pencapaian strategi perusahaan yaitu :
    Dalam meningkatkan produknya PT Semen Gresik (Persero) Tbk membutuhkan karyawan yang mempunyai keahlian.Untuk meningkatkan kemampuan para karyawannya perusahaan memberikan kesempatan mengikuti pelatihan kursus maupun seminar. Sementara itu, perusahaan juga secara berkesinambungan merekrut tenaga-tenaga muda berpotensi untuk menduduki posisi-posisi penting di masa mendatang
    5. Perumusan kultur pada PT.Semen Gresik (Persero) Tbk adalah
    Menjadi perusahaan persemenan bertaraf internasional yang terkemuka emproduksi, memperdagangkan semen dan produk terkait lainnya yang berorientasikan kepuasan konsumen dengan menggunakan teknologi yang ramah lingkungan. dan mampu meningkatkan nilai tambah kepada para pemangku kepentingan (stakehodlers)
    Menurut Saya, kultur yang dimiliki oleh PT. Semen Gresik (Persero) Tbk sudah cukup mendukung untuk dapat melaksanakan strategy SO ( Strategy Opportunity )

    Demikianlah hasil penjelasan saya, saya harap bapak dapat memberi masukan guna untuk menjadi pembelajaran saya kelak. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

    Komentar oleh Muhammad Ersad | Januari 20, 2010 | Balas

  123. Nama : firmansyah
    NIM : ERC1B007012
    Fakultas/Jurusan : Ekonomi Manajemen S1 (Ekstensi)
    1. Perumusan strategi yang relevan digunakan oleh tianshi yakni so(Strength Opportunity)karna tianshi ingin membuat citranya bagus akan kualitas dari setiap produk yang tianshi hasilkan dan juga dari persaingan perusahaan yang lain.adapun kekuatan yang dimiliki tianshi yakni berupa :
    1.karyawan dan manager yang berpendidikan yang berkualitas dan mempunyai skill yang tidak lagi diragukan karena tianshi tentu memiliki kriteria yang tinggi dalam merekrut karyawan maupun manager karena mr.lie jin yuan tidak ingin perusahaan yang di bangunnya menggunakan sdm yang tidak profesional dan yang tidak mempunyai skill dan value..
    tianshi mempuyai fasilitas lab sendiri untuk guna menciptakan produk yang berkualitas
    selain itu produk dari tianshi sudah merambah keluar negara lain ex.amerika,indonesia, ,dan msih banyak lagi yang sudah dimasuki oleh tianshi
    adapun dalam bidang opportunity yakni tianshi melihat belum banyak perusahaan yang fokus dibidang kesehatan lalu tianshi fokus mencobanya fokus al hasil banyaknya paenghargaan yang dicapai oleh tiansh selain itu tianshi juga melihat dalam mpendistribusian bila dgn dengan sistem M L M maka akan menghasilkan revenue yang tinggi

    2Alasan saya dalam memilih strategi SO (Strategy Opportunity) ini yaitu :dengan perpaduan so diharapkan tianshi mampu bertahan dgn pesaing yang lain dan bisa jadi icon dalam pasar

    33. Strategi SO (Strategy Opportunity) diimplementasikan perusahaan berupa: visi misi tianshi kedepan yakni fortune 500 karena mr. lie jin yuan menginginkan perusahaannya masuk salah satu dari 500 perusahaan yang terbaik

    4. Kebutuhan staff yang dibutuhkan guna mendukung pencapaian strategi perusahaan yaitu :
    yang pasti mempunya skill dan value ( yang pantas kenapa mereka direkkrut oleh mr.lie ) dalam menghasilkan,memprosesdan mendristribuisikan produknya

    5. Perumusan kultur pada tianshi
    Di dalam pembuatan produk-produknya tianshi menggunakan filosofi cara pengobatan cina zaman kuno yang dipercaya manjur dalam mengobati yang dipadukan dengan teknologi canggih

    hasil paparan saya, saya harap bapak dapat memberi masukan guna untuk menjadi pembelajaran saya kelak. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih Pa’ Jo.

    Komentar oleh firmansyah | Januari 21, 2010 | Balas

  124. NAMA : OKTRIANI MULYA SYAHFITRI
    NIM : ERC1B007078
    JURUSAN : MANAJEMEN-EKSTENSI

    Salam sukses Pak Jo, sebelumnya saya mahon maaf atas keterlambatan saya memposting tugas yang Bapak berikan. Berikut jawabannya :

    1. Strategi yang diterapkan oleh PT. Samsung adalah strategi SO.
    PT. Samsung menggunakan kekuatan bersama dengan keunggulan yang ada guna mencapai kesempatan yang ada. Contohnya, dalam menciptakan produk dan jasa yang luar biasa, PT. Samsung memberikan kreatifitas dan inovasi yang diinginkan oleh pasar pada saat ini salah satunya menciptakan produk dan layanan teknologi yang memimpin industri dan menempatkan manajemen dan proses produksi yang paling efisien. Bisnis Samsung memanfaatkan kekuatan revolusi digital untuk menciptakan terobosan produk dan layanan yang akan membawa konsumen dan bisnis diluar imajinasi mereka sehingga dapat memberikan sumbangsih kepada masyarakat global yang lebh baik.
    2. Alasan memilih strategi SO pada PT. Samsung adalah
    a. Samsung tumbuh menjadi perusahaan glonal dengan menghadapi tantangan secara langsung
    b. Samsung memiliki sumber daya manusia yang berdedikasi dalam menghadapi banyak tantangan serta memberikan ide-ide kreatif untuk mengembangkan produk dan layanan yang memimpin pasar.
    c. Samsung melakukan perubahan secara konstan terjadi dan inovasi yang sangat penting untuk mempertahankan sebuah perusahaan.
    d. Samsung menghasilkan produk yang beragam dan berkualitas sehingga konsumen lebih siap dan berani dalam membeli produk yang dihasilkannya.
    3. Implementasi strategi SO pada PT. Samsung yaitu :
    2008 : Menyelesaikan pembangunan pabrik TV di Russia Kaluga
    Mengembangkan 2Gb 50 NANO pertama di dunia
    Mebuka lobal Brand PR Center ‘Samsung D’light’
    2007 : Mengembangkan memori Flash 30nm-class 64Gb NAND TM yang pertama didunia
    2006 : Mengembangkan LCD dua sisi sejati pertama di dunia
    Mengembangkan 50nm 1G DRAm pertama didunia
    Memperlihatkan 10M pixel kamera ponsel
    Meluncurkan “Stealth Vacuum”, penyedot debu dengan suara terendah didunia
    2005 : Mengembangkan panel LCD fleksibel terbesar
    Meluncurkan telepon dengan kamera 7 mega pixel pertama didunia
    Mengembangkan OLED pertama untuk TV 40”
    Mengembangkan telepon pengenal suara pertama
    2004 : Memproduksi mesin cuci uap anti kusut pertama
    Mengembangkan chip memori flash NAND 8 GB 60-nano pertama didunia
    Mengembangkan Optical Blu-Ray Disc REcorder Generasi ke -3
    Mengembangkan chip telepon seluler untuk system satelit DMB
    4. Staf yang dibutuhkan guna mendukung pencapaian strategi SO pada PT. Samsung adalah
    a. R & D di Samsung
    Inovasi sangat penting bagi bisnis Samsung. Ketika teknologi-teknologi baru secara terus menerus diperkelanalkan kepasar, kecepatan menjadi sangat penting agar tetap dapat bersaing dalam era digital saat ini dan pasar-pasar baru harus dirintis secara terus menerus.
    Melalui interaksi orang-orang kreatif dan imaginative; jaringan R& D global; sebuah organisasi yang mendorong klaborasi dan kerjasama diantara mitra bisnis pada seluruh rantai pasokan dan komitmen yang kuat pada investasi yang terus menerus tanpa henti, Samsung telah menempatkan R&D menjadi jantng dari semua hal yang dilakukan
    b. Orang
    Salah saru asset terkuat dari Samsung adalah tim kami yang terdiri dari para peneliti teknis yang berbakat dan handal. Lebih dari seperempat dari semua karyawan Samsung- 42000 oranf- bekerja setiap hari dipenelitian dan pengembangan dan kami berharap jumlah tersebut akan lebih dari 50000 orang pada 2010 dan diantara – 42 fasilitas penelitian diseluruh dunia, mereka bekerja sama untuk mengembangkan teknologi strategis untuk teknologi-teknologi yang original di masa yang akan datang yang dirancang untuk membentuk trend baru dipasar dan untuk menentukan strategi baru untuk mencapai pencapaian tertinggi.
    c. Organisasi
    Organisasi R&D Samsung memiliki tiga lapis. The Samsung Advanced Institute of Technology (SAIT) yang menempatkan daya saing tekonogi Samsung sebagai bidang bisnisnya, mengenali mesin pertumbuhan di masa yang akan datang dan mengawai pengamanan dan pengelolaan teknologi. Pusat R &D dimasing-masing bisnis focus pada teknologi yang diharapkan memberikan hasil yang paling menjanjikan dalam jangka panjang. Divisi tim pengembangan produk bertanggung jawab untuk mengkomersialisasikan produk yang direncanakan untuk menggunvang pasar dalam satu atau dua tahun.
    d. Investasi
    Cara yang paling penting yang Samsung gunakan untuk merespon lingkungan bisnis yang sangat tidak pasti dan pasar yang semakin kompetitif diberikan melalui komitmen kami pada R & D. Setiap tahun kami menginvestasikan paling sedikit 9% dari pendapat penjualan kami pada aktivitas R& D. Samsung memiliki komitmen pada standarisasi teknologi terdepat dan memperoleh berbagai hak cipta.
    e. Jaringan R & D Global
    Inovasi adalah sebuah upaya global yang dilakukan di Samsung. Jaringan penelitian pengembangan kami meliputi enam pusast Samsung di Korea dan lainnya di sembilan Negara lain, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Rusia, Israel, India, Jepang, Cina serta pusat-pusat penelitian dan perguruan tinggi lainnya. Pusat-pusat ini ditugaskan untuk merekrut bakat-bakat terhebat di tinkat local, menelitu tren-tren teknologi local terbaru, dan mewujudkan teknologi-teknologi yang menawarkan keuntungan terbesar.

    5. Kultur yang dimiliki oleh PT. Samsung adalah
    Mempertahankan focus yang mantap untuk mempertahankan organisasi, demi terus menjadi pemimpin teknologi global dan perusahaan yang terpercaya dan bertanggung jawab.
    Kultur yang dimiliki PT Samsung ini sangat mendukung proses pelaksanaan strategi SO pada PT. Samsung.

    Komentar oleh Oktriani Mulya Syahfitri | Januari 21, 2010 | Balas

  125. Nama : M.Randa Wirman
    NIM : ERC1B007047
    Fakultas/Jurusan : Ekonomi Manajemen S1 (Ekstensi)
    Salam sukses pak jo, sebelumnya saya mohon maaf atas keterlambatan saya memposting tugas yang bapak berikan.
    Di bawah ini adalah hasil dari tugas yang bapak berikan, antara lain penjelasannya sebagai berikut :

    1. Perumusan strategi yang relevan digunakan oleh McDonald’s adalah Strategi SO (Strength Opportunity) menggunakan strategi ini dimaksudkan untuk mendukung eksistensi dan perkembangan perusahaan di dalam melakukan kegiatannya terutama untuk memperkuat perusahaan dalam menghadapi persaingan pasar. Kekuatan (Strength) yang dimiliki oleh Perusahaan McDonald’s antara lain yaitu :

    1. Mc Donald’s mempunyai a strong global presence dengan kompetiror domestik terdekat yang hanya berukuran separuhnya, Mc Donald’s merupakan pemimpin pasar ( market leader) baik secara domestik, maupun internasional

    2. Outlet perusahaan ditempatkan di wilayah yang strategis dan mudah dijangkau.
    3. Adanya pengakuan atas merk (brand recognition).
    4. Kesuksesan dalam periklanannya, seperti adanya kata “I’m Loving It” dalam setiap pemasarannya

    Sedangkan Kesempatan (Opportunity) yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan yaitu :

    1. Perusahaan dapat melakukan penjualan online sehingga memberikan kemudahan bagi pelanggan dan juga menambah feature-feature dalam pelayanan.
    2. Merubah trend kebiasaan makan ke arah makan yang lebih sehat.
    3. Mengembangkan secara terus menerus pangsa pasar terutama untuk generasi muda dan kelompok yang telah berumur.
    4. Melakukan pengawetan dengan bahan-bahan alami, sebagai bagian dari strategi pemasaran dan periklanan.
    5. Menciptakan produk baru. Meneruskan untuk menggunakan teknologi untuk mempengaruhi strategi pendapatan, seperti menggunakan pesan singkat untuk mengantarkan pesanan khusus.

    2. Alasan saya dalam memilih alasan strategi SO (Strategy Opportunity) ini yaitu :
    Karena strategi ini relevan dengan persaingan pasar yang dihadapi oleh McDonald’s saat ini, yaitu : Dengan banyaknya keinginan masyarakat akan makanan cepat saji, menyebabkan permintaan akan makanan cepat saji terus meningkat sehingga MC Donalds yang merupakan perusahaan makanan cepat saji pertama kali di Indonesia menjadi besar dan berkembang dan tidak heran jika saat ini banyak pesaing-pesaing yang mencoba mendirikan perusahaan makanan cepat saji dan tidak tanggung-tanggung mencoba untuk menjatuhkan image produk Mc Donalds dengan cara “menjatuhkan” salah satu iklan dari Mc Donalds. Oleh karena itu Mc Donalds dengan menggunakan Strategi SO (Strategy Opportunity) ini dapat memperkuat image dan produknya serta dapat meminimalisir ancaman pesaing yang ada.

    3. Strategi SO (Strategy Opportunity) diimplementasikan perusahaan.
    Program dan kegiatan yang dibangun oleh perusahaan, antara lain :

    Program perusahaan.

    Dalam memperkuat strategi perusahaan, antara lain promosi yang dilakukan McDonalds yaitu:

    a. Promosi Public Relation, yaitu melalui hospitality dengan memberikan pelayanan yang lebih kepada pelanggan melalui magic moment.

    b. Advertising, yaitu melalui above the line : kerja sama dengan stasiun radio lokal untuk menginformasikan event-event yang diadakan oleh mcdonald’s. Sedangkan melalui below the line : spanduk, poster, brosur, standing banner, hanging mobile, translite, back drop.
    c. Show Case, yaitu berupa merchandise mcdonald’s.
    d. Event yang dilaksanakan di mcdonald’s yang dapat dijadikan sebagai sarana promosi yang merupakan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan lain

    Kegiatan perusahaan.

    Salah satu usaha perusahaan McDonald’s di dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) diantaranya, yaitu: memberikan peluang, kompensasi kerja yang baik, pengembangan dan pelatihan kerja, dan pekerjaan yang berarti bagi seluruh karyawan.

    4. Kebutuhan staff yang dibutuhkan guna mendukung pencapaian strategi perusahaan yaitu :
    Dalam meningkatkan produknya beroperasi dengan mempekerjakan 460 crew dan 26 manajer. Sampai saat ini restoran McDonald’s Indonesia telah berjumlah 109 restoran dengan jumlahkaryawan seluruhnya mencapai sekitar 8000 orang yang sebagian besar lulusan SLTA. Perusahaan MC Donalds membutuhkan karyawan yang mempunyai keahlian dengan tingkat pendidikan yang bervariasi dan ditempatkan sesuai dengan keahliannya serta MC Donalds juga memiliki tenaga ahli juga memiliki tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu. Untuk meningkatkan kemampuan para karyawannya perusahaan memberikan kesempatan mengikuti pengembangan dan pelatihan kerja.

    5. Perumusan kultur pada McDonalds
    Menjadi perusahaan yang terbesar dan bertarap internasional, yaitu menjadi yang terbaik,dipercayai dan dihargai oleh seluruh dunia. McDonald’s merupakan perusahaan yang memiliki tingkat
    sosial dan tanggung jawab yang tinggi,sehingga membuat masyarakat bangga akan keberadaan McDonald’s. produk-produk burger McDonald’s yang merupakan produk-produk fast food, didistribusikan dengan cara penjualan langsung. Bisnis waralaba McDonald’s ini mulai menyebar ke berbagai daerah dannegara bagian. Untuk itu perusahaan menerapkan prosedur operasi standar (Standart Observation Checklist) untuk pembuatan hamburger dengan spesifikasi yang diduga sangat ketat, yaitu lemak dibawah 19%, berat 1,6 ounce, diameter 3,873 inch, dan onion 0,23 ounce dalam pembuatan produk-produknya, Menurut saya, kultur yang diterapkan oleh PT. Sido Muncul di lingkungan perusahaannya dapat mendukung strategi dan kinerjanya tersebut. Dengan kata lain, kultur yang ada di perusahaan dapat mempengaruhi kinerja perusahaan tersebut.

    Demikianlah hasil paparan saya, saya harap bapak dapat memberi masukan guna untuk menjadi pembelajaran saya kelak. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih. Salam SUKSES Pak Jo.

    Komentar oleh M.Randa Wirman | Januari 21, 2010 | Balas

  126. Nama : Doly Satya Nasution
    Nim : ERC1B007059
    Fakultas : Ekonomi Manajemen Program Ekstensi
    Malam pak Jo,, salam sukses selalu.
    Sebelumnya saya minta maaf pak saya agak telat mengupulkan tugas ini.Di bawah ini adalah jawaban dari kuis II yang di berikan bapak kepada mahasiswa ekstensi yang meliputi :
    1. perumusan strategi yang digunakan untuk perusahaan PT. Bitang Toedjoe dalam menghadapi persaingan pasar adalah menggunakan strategi ST. PT. Bitang Toedjoe menggunakan strategi ini di tujukan untuk memprioritaskan menggunakan kekuatan dan keunggulan yang dimiliki guna menghindar dari ancaman competitor lain. Ancaman yang dimaksud adalah ancaman dari para pesiang yang memiliki kemampuan yang sama dalam menghasilkan produk. Sedangkan kekuatan yang dimiliki oleh perusahaan adalah Teknologi yang canggih dan SDM yang terlatih dan siap untuk berkompetisi serta kepercayaan yang dimiliki konsumen atas produk yang dihasilkan.
    2. alasan saya kenapa memilih strategi ST untuk PT. Bintang Toedjoe ini dalah dengan melihat dari persaingan pasar yang ada, PT Bintang Toedjoe jelas memiliki pesaing yang begitu banyak dan kuat. Dengan adanya hal tesebut, PT. Bintang Toedjoe sudah mempersiapkan hal tersebut dengan menggunakan teknologi yang canggih dan bermutu, serta dari sumber dan bahan alami dalam meracik obat – obatanya sebagai kekuatan dalam menghasilkan produk. Salah satu produk unggulannya dari di berdirinya PT. Bnitang Toedjoe sampai sekarang adalah Puyer 16 yaitu obat sakit kepala yang menjadi obat andalan karena sudah terpecaya dan terbukti khasiatnya serta sudah sangat melekat di hati konsumen bahkan sampai diekspor ke mancanegara. Selain itu juga adalan produk lainya adalah minuman extra joss,irek dll, yang di kenal luas oleh masyarakat menjadikan perusahaan ini bisa meminimalisirkan ancaman baik dari eksternal maupun internal perusahaan. Dengan kata lain, perusahhan ini telah memprioritaskan kekuatannya untuk menghindarkan ancaman competitornya.
    3. Strategi ST diimplementasikan oleh perusahaan PT Bintang Toedjoe yaitu :
    Dalam proses ini dimana strategi dan kebijakan dilaksanakan melalui kompetisi yang dibutuhkan pasar dan Pemasaran Produk. Dalam proses ini. Sangat memungkinkan akan berkaitan dengan budaya perusahaan, struktur, dan sistem menejemen perusahaan secara keseluruhan.
    • Kompetisi yang di butuhkan pasar
    Dengan melihat apa yang di hasikan PT. Bintang Toedjoe dalam produk kesehatan sangatlah beragam. Dengan adanya keberagaman ini, saya memilih Extra jos sebagai produk unggulan yang di milki perusahaan.
    Saat ini, PT Bintang Toedjoe telah ekspor Extra Joss ke Philipina, Malaysia dan Vietnam.
    “Extra Joss menguasai 80% pasar minuman energi di Philipina, sedangkan merek lainnya seperti Red Bull, Lippovitan, Revicon Ion, Enerva, Baccus, dan lain-lain hanya menguasai pasar di bawah 10%,” Demikian pula di Malaysia. Meskipun pemain baru karena masuk ke negara itu pada September 2007, penjualannya telah mencapai US$100 ribu/bulan, dan di Vietnam penjualannya mencapai Rp2miliar/tahun.
    Berdasarkan survei AC Nielsen, Extra Joss memimpin pasar minuman berenergi dengan total penjualan selama tiga tahun terakhir di atas Rp550 miliar dan tumbuh 10-20%,” katanya.
    • Pemasaran Produk
    Pada tahun 1985, PT Bintang Toedjoe dibeli oleh Kalbe Group dan berkembang dengan pesat. Tahun 1990 produk-produk PT Bintang Toedjoe mulai diekspor ke mancanegara.
    Sejalan dengan peningkatan produksinya, lokasi di kawasan Cempaka Putih sudah tidak memadai lagi, sehingga pada tahun 1993 PT Bintang Toedjoe pindah ke Kawasan Industri Pulogadung, menempati area seluas 12.000 meter persegi. Lalu September 2002, Head Office pindah ke Pulomas, pabrik tetap di Pulogadung. Di area yang ditempati sampai sekarang ini, selain pabrik juga terletak kantor pusat PT Bintang Toedjoe.
    4. Kebutuhan staf yang dibutuhkan guna mendukung pencapaian stragtegi perusahaan adalah :
    Dalam meningkatkan produknya PT. Bintang Toedjoe harus memiliki SDM yang terampil dan handal dalam meracik obat dari bahan – bahan alami. Sampai saat ini PT. Bintang Toedjoe sudah memiliki 1000 karyawan tetap di perusahaannya dan PT Bintang Toedjoe adalah salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia untuk itu dalam meningkatkan produksi selain memiliki SDM yang terampil dan handal serta professional dalam berkerja sehingga menghasilkan produk unggulan. Maka PT. Bintang Toedjoe juga mediakan faslitas yang terbaik bagi staf atau karyawan perusahaannya seperti fasilitas rumah, jamsostek ( asuransi ), kendaraan serta Fee akhir tahun.
    5. Perumusan budaya ( Kultur ) dari PT. Bintang Toedjoe adalah :
    Dalam menentukan perumusan budaya(kultur) pada PT. Bintang Toedjoe tidak terlepas dari adanya kepercayaan, sifat dan perubahan gaya hidup. Menurut pandangan saya dengan adanya hal tersebut, ini akan menjadi pertimbangan perusahaan untuk melakukan inovasi – inovasi baru dalam memperbaiki produknya.
    Dengan meningkatkan mutu dan kualitas yang dihasilkan, kepercayaan konsumen atas apa yang mereka dapatkan semakin tinggi. kualitas lebih dari sekedar apa yang dirasakan, dilihat, diukur atau dikelola. Kualitas menjadi sebuah keutamaan dalam setiap tindakan nya.

    Komentar oleh doly satya nasution | Januari 21, 2010 | Balas

  127. Nama : Massuri
    NIM : ERC1B007015
    Fakultas/Jurusan : Ekonomi Manajemen S1 (Ekstensi
    1. Perumusan strategi yang relevan digunakan oleh PT . HM SAMPOERNA yaitu SO (Strength Opportunity). PT . HM Sampurna memilih srategi ini dimaksutkan untuk mendukung perkembangan didalam melakukan kegiatanya terutama prekembangan intensitas perusahan didalam menghadapi persaingan pasar. . Kekuatan (Strength) yang dimiliki oleh PT. HM Sampurna antara lain yaitu :
    A lualitas proeuk yang bailk.
    Produk-produk rokok sampoerna secara keseluruhan menguasai pangsa pasar rokok Indonesia dengan pangsa pasar 24,2 %, posisi runner-up Gudang Garam 23,6 dan pada peringkat ketiga Djarum 20,4 %. Hala ini dikarnakan HM. Sampurna memiliki kualitas produk yang sudah di percya oleh para konsumennya.
    b. selalu kretif dalam membuat inovasi baru.
    adalah ciri khas manajemen PT HM Sampoerna dalam memasarkan produk-produknya. Iklan-iklan unik yang ditampilkan diberbagai sudut kota di Indonesia misalnya, cukup menarik disimak. Meskipun dari semua itu menghabiskan dana cukup besar, tetapi hampir semua produk rokok HM Sampoerna meraih sukses di pasar.
    Sedangkan Kesempatan (Opportunity) yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan yaitu :
    a. peningkatan produk penjualan
    b. perliasan pangsapasar
    c. dan promosinya lebih ditinkankan
    2. Alasan saya dalam memilih alasan strategi SO (Strategy Opportunity) ini yaitu :
    Dikarnakan srategi ini rekevan dengan persaingan pasar saat ini yang sihadapi pt. hm sampurna, yaitu:
    Hal ini dikarnakan banyak nya pesaing industri rokok sekarang maka pt. hm sampurna diharapkan dapat mengembangkan kualitas produknya agar para konsumen tidak lari sari produk.
    3. Strategi SO (Strategy Opportunity) diimplementasikan perusahaan.
    Program dan kegiatan yang dibangun oleh perusahaan, antara lain :
    Program perusahaan.
    Dalam memperkuat strategi perusahaan, antara lain promosi yang dilakukan PT. HM Sampurnaa. Publikasi lewat audio, visual maupun audio visual.
    b. Promosi betujuan untuk memperkenalkan produknya termasuk produk baru yang dikuncurkan kepasar agar dapat dikenal oleh parakonsumenya
    d. Bantuan social
    e. Sponsor dari berbagai macam acara.
    Demikianlah hasil paparan saya, saya harap bapak dapat memberi masukan guna untuk menjadi pembelajaran saya kelak. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih. Salam Super Pak Jo.

    Komentar oleh massuri (erc1b007015) | Januari 21, 2010 | Balas

  128. Nama : Masdedi
    NIM : ERC1B007083
    Fakultas/Jurusan : Ekonomi/Manajemen
    Program : Ekstensi

    1) PT AQUA Golden Mississippi menggunakan strategy SO ( Strength Opportunity ).
    PT AQUA Golden Missisippi melakukan strategi pemasaran yaitu dengan cara menjadi sponsor di beberapa acara yang di siarkan di televisi dan juga melakukan promosi social dengan cara membagikan air bersih untuk daerah yang kekurangan air bersih. Yang di lakukannya ialah dengan mengajak masyarakat membeli Aqua karna dengan kita membeli aqua kita telah menyumbang air bersih bagi daerah yang kekurangan air besih. Selain itu juga aqua melakukan promosi dengan membuat acara sepak bola anak-anak.
    2) Alasan memilih strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPI adalah :
     Dalam melakukan produksi AQUA melalui proses yang canggih namun sederhana dapat memastikan bahwa tidak ada satupun mineral penting dari alam yang terbuang percuma sehingga semua kebaikan alam tetap terjaga dengan baik.Dan dengan melalui proses keseluruhan yang tidak terjamah oleh tangan manusia, maka resiko tercemar kuman atau bakteri yang merugikan dapat di hindari.
     Sistem proses dan kualitas AQUA memenuhi standar yang dibuat oleh Good Manufacturing Practice dan Good Sanitation – Hygienic Practice sekaligus kualitas produk akhir sesuai dengan SNI 01 – 3553 – 2006 atau “Codex for Bottle Water”.
     AQUA dapat memenuhi permintaan konsumen tanpa adanya suatu hambatan yang dapat menjadikan keluhan para konsumennya, AQUA juga melakukan kegiatan social dengan cara membagikan air bersih karna itu AQUA mendapat tempat di hati masyarakat dan itu menjadi kunci keberhasilannya.
     Pangsa pasar air kemasan yang ada di Indonesia sebagian besar di kuasai oleh AQUA, selain itu AQUA juga melakukan pemasaran produknya di luar negeri yaitu dengan cara begabung dengan perusahaan DANONE,sehingga produk AQUA dengan mudah masuk pasar internasional dan mudah di kenali oleh konsumen.

    3) Implementasi strategy SO ( Strength Opportunity )
     PT Aqua Golden Mississippi Tbk, sebagai perusahaan pelopor air minum mineral pertama kali di Indonesia yang juga go publik pada tanggal 1 Maret 1980. PT Aqua ini berdiri pada tanggal 23 Februari 1973. Kegiatan fisik perusahaan dimulai pada bulan Agustus 1973, ditandai dengan pembangunan pabrik di kawasan Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat. Percobaan produksi dilaksanakan pada bulan Agustus 1974 dan produk komersil dimulai sejak tanggal 1 Oktober 1974 dengan kapasitas produksi 6 juta liter setahun. Produk pertamanya adalah AQUA botol kaca 950 ml yang kemudian disusul dengan kemasan AQUA 5 galon, pada waktu itu juga masih terbuat dari kaca.Pada tahun 1998, AQUA (yang berada di bawah naungan PT Tirta Investama) melakukan langkah strategis bergabung dengan Group DANONE, yang merupakan salah satu perusahaan air minum dalam kemasan terbesar di dunia dan ahli dalam nutrisi. Langkah ini berdampak pada peningkatan kualitas produk, market share, dan penerapan teknologi pengemasan air terkini. Di bawah bendera DANONE-AQUA, kini AQUA memiliki lebih dari 1.000.000 titik distribusi yang dapat diakses oleh pelanggannya di seluruh Indonesia.
     Uji pemasaran pertama di lakukan di Terminal besar di Jakarta dan sepanjang jalan Pantura membuktikan bahwa orang-orang Indonesia ada kemauan untuk membeli air dalam botol. Berita tentang AQUA menyebar dari kota besar ke desa-desa kecil diseluruh pelosok tanah air. Saat ini upaya penganekaragaman juga di lakukan oleh AQUA dengan memperkenalkan Es Teh Lipton.
     Pemasaran yang di lakukan AQUA yaitu dengan menyediakan keunggulan produksi dibandingkan dengan perusahaan air minum kemasan yang lain. Penyaluran produk yang efisien dan promosi untuk tetap memproduksi pada satu merk adalah kunci keberhasilan yang didapatkan oleh AQUA.

    Komentar oleh Masdedi | Januari 21, 2010 | Balas

  129. Salam sukses Pak Jo,
    Saya akan menjawab pertanyaaan kuis k-2 tentang dapat dari mana hasil 86,9%.
    Dari data yang saya peroleh, 86,9% diperoleh dari jumlah pelanggan telpon seluler dibagi dengan total aktiva yang dimiliki oleh perusahaan Telekomunikasi Indonesia Tbk tersebut.
    Terima kasih Pak Jo, semoga ini menjadi motivasi buat saya.

    Komentar oleh ERNAWATI | Januari 22, 2010 | Balas

  130. Nama : M. Rifnal Arwan
    NIM : ERC1B007064
    Fakultas/jurusan : Ekonomi/manajemen program ekstensi
    Di bawah ini adalah jawaban dari kuis II yang di berikan bapak kepada mahasiswa ekstensi yang meliputi :
    1. perumusan strategi yang digunakan untuk perusahaan Perkebunan Nusantara III dalam menghadapi persaingan pasar adalah menggunakan strategi ST. PTPN III menggunakan strategi ini untuk di prioritaskan penggunaan kekuatan guna menghindari ancaman. Ancaman yang dimaksud adalah ancaman dari para pesiang yang memiliki kemampuan yang sama dalam menghasilkan produk (Minyak Sawit (CPO) dan Inti Sawit (Kernel) dan produk hilir karet). Sedangkan kekuatan yang dimiliki oleh perusahaan adalah Pengelolaan PTPN sangat terorganisir dengan baik dan hal itu didukung oleh penghargaan CEO BUMN yang didapat oleh Drs. H. Akmaluddin Hasibuan selaku Direktur Utama PT. Perkebunan Nusantara III yang memiliki karya terbaik dalam melaksanakan tata kelola perusahaan bagi perkembangan perusahaan.
    2. alasan saya kenapa memilih strategi ST untuk PTPN III adalah dengan melihat dari persaingan pasar yang ada (perusahaan perkebunan lain). Namun PTPN sudah mempersiapkan hal tersebut dengan menggunakan team work atau kerjasama antara atasan dengan bawahan hal ini dibuktikan dengan banyaknya penghargaan PTPN III diantaranya Penghargaan Lembaga Kerjasama Bipartit Award 2006, Penghargaan Indonesian Quality Award Foundation, Penghargaan BUMN dan CEO Award 2006, Penghargaan Human Resources Excelence Award 2007, Penghargaan Best Of The Best Management Representative Award 2007, Penghargaan Indonesia Quality Award 2007, Penghargaan Karet Nusantara Award 2007.
    3. Perumusan kultur pada PTPN III
    Di dalam pembuatan produk-produknya, PTPN III menggunakan Peralatan/teknologi yang canggih untuk mendukung proses kerja yang dituntut serba cepat tanpa harus memberikan dampak negatif kepada lingkungan (limbah). Dan untuk masyarakat yang bertempat di sekitar lingkungan perkebunan PTPN III mempunyai tanggung jawab sosial seperti sumbangsih untuk pembangunan tempat ibadah masyarakat, jalan, jembatan, fasilitas olahraga, dll.
    4. Kebutuhan staff yang dibutuhkan guna mendukung pencapaian strategi perusahaan yaitu dengan cara Meningkatkan kompetensi personil melalui suatu system pelatihan yang selaras dengan kompetensi dari posisi masing-masing sesuai dengan yang diharapkan

    Komentar oleh M. Rifnal Arwan | Januari 22, 2010 | Balas

  131. NAMA : ZARPIAN ZEVI
    NIM : ERC1BOO7035
    FAKULTAS/JURUSAN: EKONOMI PROGRAM EKSTENSI/MANAJEMEN

    1) Strategy yang di gunakan oleh PT AQUA Golden Mississippi adalah strategy SO ( Strength Opportunity ).
    Sebagai pelopor air minum dalam kemasan sejak didirikan tahun 1973, kini AQUA menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari hidup sehat masyarakat Indonesia. Dulu dan kini, AQUA tetap dan selalu menjadi yang terbesar dan terdepan di Indonesia. Volume penjualan AQUA merupakan volume penjualan terbesar di dunia untuk kategori air mineral.
    Lebih lagi kini group DANONE yang merupakan salah satu produsen terbesar dan terbaik di dunia untuk minuman menjadi bagian dari AQUA. Keunggulan DANONE dalam produk makanan dan minuman bernutrisi menjadikan AQUA semakin baik dan kokoh.
    Berasal dari sumber mata air terpilih dan terlindung, sehingga menjamin bahwa segala kebaikan alam dari sumbernya tetap terjaga dalam setiap tetesnya. Ini berarti bahwa setiap tetes AQUA memiliki segala kebaikan dan keseimbangan mineral alami.
    2) Alasan memilih strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPI adalah :
    a) Proses yang canggih namun sederhana dapat memastikan bahwa tidak ada satupun mineral penting dari alam yang terbuang percuma sehingga semua kebaikan alam tetap terjaga dengan baik. Komposisi dan keseimbangan alami mineral AQUA setelah pengemasannya dalam botol dipastikan tetap sama seperti saat masih di sumbernya sehingga komposisi dan keaslian sumber tetap terjaga.
    Dan dengan melalui proses keseluruhan yang tidak terjamah oleh tangan manusia, resiko kontaminasi mulai dari sumber mata air hingga ke tangan Anda dapat terminimalkan.
    b) Sistem proses dan kualitas AQUA memenuhi standar yang dibuat oleh Good Manufacturing Practice dan Good Sanitation – Hygienic Practice sekaligus kualitas produk akhir sesuai dengan SNI 01 – 3553 – 2006 atau “Codex for Bottle Water”.
    c) Rahasia keberhasilan AQUA adalah kemampuannya untuk tumbuh secara cepat untuk menciptakan ledakan permintaan untuk air dalam botol di Indonesia dan kemudian memasok permintaan itu. Pada dasarnya, orang Indonesia mengkonsumsi lebih kecil dari satu liter air dalam botol per tahun. Dibandingkan dengan 40 liter pertahun diantara orang Amerika dan 60 liter pertahun untuk orang Eropa. Ada terlihat banyak ruang untuk tumbuh , keduanya didalam negeri Indonesia dan diseputar kawasan Asia-Pasifik.
    d) AQUA memegang lebih dari 62% pasar air kemasan di Indonesia, negara dengan penduduk terpadat ke lima di dunia. Ada beberapa kemudahan untuk masuk pada industri air kemasan yaitu teknologi air kemasan tidak sulit dan kebutuhan modal juga tidak terlalu banyak. Pemasaran memberikan kelebihan kompetitif yang utama di antara produsen air kemasan. Distribusi dan iklan yang efektif untuk membedakan dan menghasilkan loyalitas merek adalah kunci keberhasilannya.
    3) Implementasi strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPI antara lain yaitu :
    a) Pada tahun 1998, AQUA (yang berada di bawah naungan PT Tirta Investama) melakukan langkah strategis untuk bergabung dengan Group DANONE, yang merupakan salah satu kelompok perusahaan air minum dalam kemasan terbesar di dunia dan ahli dalam nutrisi. Langkah ini berdampak pada peningkatan kualitas produk, market share, dan penerapan teknologi pengemasan air terkini. Di bawah bendera DANONE-AQUA, kini AQUA memiliki lebih dari 1.000.000 titik distribusi yang dapat diakses oleh pelanggannya di seluruh Indonesia.
    b) Upaya penganekaragaman dengan memperkenalkan Es Teh Lipton berarti bergerak menjauh dari air dalam botol, satu ceruk pasar dimana AQUA memimpin, menuju persaingan langsung dalam industri minuman lunak yang didominasi oleh lawan yang sudah mapan Coca Cola dan Es Teh Botol Peraga 11 memperlihatkan pangsa pasar dalam industri minuman lunak di Indonesia. Penjualan soft drink meningkat secara cepat sejalan dengan lebih banyak warga Indonesia bergabung dalam kelas menengah. Coca Cola memperkirakan bahwa di tahun 1995, kelas menengah akan meliputi 30% penduduk, meningkat 20% dari tahun 1992. Ini berarti peningkatan sekitar 20 juta orang yang mampu membeli softdrink.
    c) Pemasaran menyediakan keunggulan bersaing yang utama diantara pembuat air dalam botol. Penyaluran yang efisien dan pengiklananan untuk membedakan dan memproduksi satu kesetiaan pada merek adalah kunci sukses.
    4) Staf yang dibutuhkan untuk mencapai strategy SO ( Strength Opportunity ) pada PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPI
    AQUA menggunakan seluruh media untuk iklannya. Bis, taxi, TV, radio, koran, dan majalah membawakan logo dan slogan biru AQUA yang berbeda. Dalam menjaga kesehatannya, mengangkat citra, AQUA secara aktif mendukung penyelenggaraan atletik internasional seperti pada jalur dan lapangan, mendaki gunung, angkat berat. Pada maraton yang populer dan balapan 10.000 meter truk-truk AQUA menyediakan pelari yang kelelahan dengan pancuran air segar. Sebagai bagian dari hubungan masyarakat, AQUA juga membuka pabriknya untuk dikunjungi masyarakat untuk meyakinkan masyarakat pelanggan bahwa AQUA diproduksi dengan cara yang higienis dengan fasilitas, personel, dan manajemen yang utama.
    Sementara pengiklanan dan humas “menarik” AQUA melalui saluran-saluran distribusi, promosi eceran lokal dan potongan harga “mendorong” produksi pada pelanggan. Pelayanan adalah krusial dalam bisnis air. Ada pusat-pusat distribusi AQUA di Indonesia, dijalankan oleh PT. Wirabuana Intrent, distributor tunggal produk-produk AQUA. Truk-truk AQUA yang selalu siap sedia dimana saja kapan saja memastikan pengiriman yang handal pada outlet eceran dan perusahaan-perusahaan yang menyediakan pendingin air AQUA untuk karyawannya. Penerbangan besar seperti Garuda Indonesia, Penerbangan Nasional Indonesia, menawarkan AQUA pada penumpangnya. Pelanggan-pelanggan ini membutuhkan pelayanan yang segera dan handal. Pendingin air kantoran yang kosong atau rusak menciptakan citra yang buruk dan penerbangan membutuhkan pengiriman tepat waktu.
    AQUA melanjutkan untuk mengembangkan upaya pemasarannya ke pulau yang lain di Indonesia. Untuk memotong biaya transportasi, fasilitas produksi dioperasikan dengan lisensi yang memproduksi air dalam persyaratan AQUA telah dibuka di Manado, Sulawesi Utara, dan Medan, Sumatera Utara. Satu instalasi kecil mulai berproduksi airl SEHAT dalam botol di Brunei Darrussalam, satu negara minyak yang merdeka di pantai utara Borneo. Bukan suatu hal yang kecil, hampir dua per tiga penjualan AQUA tetap berada di daerah Jakarta, dipasok oleh lima lima fasilitas produksi terletak di Jawa Barat mewakili 65% total kapasitas AQUA (Peraga 1). Proyek-proyek baru sedang berlangsung dibeberapa bagian di Indonesia sebaik diluar Indonesia, di Philippina dan Vietnam.
    5) Kultur yang dimiliki oleh PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPI adalah Filosofi AQUA dalam menghasilkan air minum yang menyehatkan adalah untuk melestarikan Kebaikan Alam. Karenanya, untuk menjaga kebaikan alam dalam setiap tetesnya inilah, AQUA menggunakan sebuah sistem proses terpadu yang menghasilkan air yang menyehatkan untuk Anda langsung dari sumber mata air pegunungan. Sehingga, AQUA menjamin bahwa tidak ada apapun antara Anda dan kebaikan alam.
    Semua AQUA lakukan dengan satu tujuan: untuk memastikan bahwa AQUA memilih dan menjaga kebaikan alam dalam setiap tetesnya bagi keluarga sehat Indonesia.

    Komentar oleh ZARPIAN ZEVI | Januari 22, 2010 | Balas

  132. Nama : M. Rifnal Arwan
    NIM : ERC1B007064
    Fakultas/jurusan : Ekonomi/manajemen program ekstensi
    Di bawah ini adalah jawaban dari kuis II yang di berikan bapak kepada mahasiswa ekstensi yang meliputi :
    1. perumusan strategi yang digunakan untuk perusahaan Perkebunan Nusantara III dalam menghadapi persaingan pasar adalah menggunakan strategi ST. PTPN III menggunakan strategi ini untuk di prioritaskan penggunaan kekuatan guna menghindari ancaman. Ancaman yang dimaksud adalah ancaman dari para pesiang yang memiliki kemampuan yang sama dalam menghasilkan produk (Minyak Sawit (CPO) dan Inti Sawit (Kernel) dan produk hilir karet). Sedangkan kekuatan yang dimiliki oleh perusahaan adalah Pengelolaan PTPN sangat terorganisir dengan baik dan hal itu didukung oleh penghargaan CEO BUMN yang didapat oleh Drs. H. Akmaluddin Hasibuan selaku Direktur Utama PT. Perkebunan Nusantara III yang memiliki karya terbaik dalam melaksanakan tata kelola perusahaan bagi perkembangan perusahaan.
    2. alasan saya kenapa memilih strategi ST untuk PTPN III adalah dengan melihat dari persaingan pasar yang ada (perusahaan perkebunan lain). Namun PTPN sudah mempersiapkan hal tersebut dengan menggunakan team work atau kerjasama antara atasan dengan bawahan hal ini dibuktikan dengan banyaknya penghargaan PTPN III diantaranya Penghargaan Lembaga Kerjasama Bipartit Award 2006, Penghargaan Indonesian Quality Award Foundation, Penghargaan BUMN dan CEO Award 2006, Penghargaan Human Resources Excelence Award 2007, Penghargaan Best Of The Best Management Representative Award 2007, Penghargaan Indonesia Quality Award 2007, Penghargaan Karet Nusantara Award 2007.
    3. Perumusan kultur pada PTPN III
    Di dalam pembuatan produk-produknya, PTPN III menggunakan Peralatan/teknologi yang canggih untuk mendukung proses kerja yang dituntut serba cepat tanpa harus memberikan dampak negatif kepada lingkungan (limbah). Dan untuk masyarakat yang bertempat di sekitar lingkungan perkebunan PTPN III mempunyai tanggung jawab sosial seperti sumbangsih untuk pembangunan tempat ibadah masyarakat, jalan, jembatan, fasilitas olahraga, dll.
    4. Kebutuhan staff yang dibutuhkan guna mendukung pencapaian strategi perusahaan yaitu dengan cara Meningkatkan kompetensi personil melalui suatu system pelatihan yang selaras dengan kompetensi dari posisi masing-masing sesuai dengan yang diharapkan.

    Komentar oleh M. Rifnal Arwan | Januari 22, 2010 | Balas

    • Maaf atas keterlambatannya pak Joe.

      Komentar oleh M. Rifnal Arwan | Januari 22, 2010 | Balas

  133. Nama :Muhammad Hidayat
    Nim :ERC1B007037
    Fakultas :ekonomi manajemen program ekstensi

    Tugas manajemen stratejik

    1. Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)
    adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.
    CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang

    2. Tanggung jawab social PT. Toyota.

    Sebagai bagian dari masyarakat, PT Toyota-Astra Motor dan PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia selain mengembangkan bisnis juga terus meningkatkan peran dan tanggung jawab sosialanya. Salah stunya dengan mendirikan Yayasan Toyota & Astra pada tahun 1974 sebagai upaya untuk terus mencerdaskan kehidupan bangsa melalui bantuan pendidikan (terutama pembarian beasiswa), penelitian dan pengembangan iptek, hingga pelatihan otomotif bagi wiraswasta.
    Sebagai bagian dari masyarakat, kami berusaha untuk membina hubungan baik yang harmonis dan berkesinambungan dengan komunitas sekitar perusahaan melalui program community development. Berbagai kegiatan kemasyarakatan seperti pembagian sembako, pembentukan kegiatan keamanan swadaya, perbaikan fasilitas MCK (mandi Cuci , Kakus), perbaikan parit dan jalan, pembagian truk sampah, pest control, hingga renovasi tempat ibadah menjadi perhatian penting bagi perusahaan kami.
    Secara berkala juga diadakan program Toyota Classics sejak tahun 1990 yang mendatangkan kelompok orkestra terkemuka dunia sebagai upaya untuk lebih mendekatkan hubungan sosial melalui apresiasi seni sekaligus sebagai konser amal yang memberikan donasi untuk kegiatansosial kemasyarakatan, seperti penyediaan alat peraga pendidikan, bagi anak-anak penyandang cacat, bantuan pendidikan untuk anak-anak korban bencana alamm serta kegiatan kemanusiaan

    3. Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

    Melihat dari pengertian apa itu tanggung jawab sosial yang menyatakan bahwa “memiliki tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan dan pemegang saham”, saya dapat menyimpulkan bahwa tanpa ada nya prinsip tata kelola perusahaan yang baik, maka tanggung jawab sosial perusahaan akan menurun kinerjanya. Baik di luar lingkungan perusahaan ataupun di dalam lingkungan perusahaan.

    Selain itu juga, dalam menjalankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik perlu dibangun dan dikembangkan scara bertahap yang sama hal nya seperti tanggung jawab sosial yang berhubngan erat dengan pembangunan berkelanjutan.

    Adapun prinsip – prinsip tata kelola persahaan yang baik antara lain :
    • Akuntabilitas (accountability)
    • Pertanggungan-jawab ( responsibility)
    • Keterbukaan (transparancy)
    • Kewajaran (fairness)
    • Kemandirian (independency)

    Komentar oleh muhammad hidayat | Januari 30, 2010 | Balas

  134. Nama :Yudi Nanda Putra
    Nim :ERC1B007036
    Fakultas :ekonomi manajemen program ekstensi

    Tugas manajemen stratejik

    1. Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)
    adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.
    CSR berhubungan erat dengan “pembangunan berkelanjutan”, di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang

    2. Tanggung jawab social PT. asuransi jiwasraya

    Jakarta, Sesuai dengan program pemerintah yang mengharuskan setiap perusahaan untuk menyisihkan sebagian keuntungan perusahaan untuk Pengembangan Pengusaha Kecil dan Bina Lingkungan (PKBL), Jiwasraya juga berupaya merealisasikan hal tersebut melalui beberapa kegiatan yang bersifat rutin dalam bentuk bantuan modal bagi pengembangan usaha kecil maupun beberapa kegiatan yang terkait dengan pengembangan bina lingkungan.

    Sepanjang tahun 2006 pengembangan bina lingkungan dilakukan dalam bentuk bantuan perusahaan untuk pembangunan rumah ibadah (mesjid) di wilayah Bandung Timur sebesar Rp. 23 juta. Adapun penyaluran bantuan tersebut disampaikan melalui kantor cabang Jiwasraya di Bandung Regional Office. Bantuan lain yang juga diberikan perusahaan bagi pengembangan lingkungan adalah sumbangan bencana gempa bumi di Yogyakarta pada bulan Mei 2006 sebesar Rp. 20 juta yang penyalurannya dilakukan melalui Kementerian BUMN serta Rp.150 juta yang penyalurannya secara langsung melalui koordininasi dengan kantor cabang di Yogyakarta. Adapun bentuk bantuan yang disampaikan secara langsung kepada masyarakat setempat tersebut beraneka ragam, mulai dari sembako, material bangunan sampai dengan modal usaha.

    Selain hal tersebut setiap tahun perusahaan juga mengadakan aksi donor darah dalam rangka memperingati HUT perusahaan yang jatuh pada tanggal 31 Desember. Aksi donor darah ini dilakukan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Jakarta, dan pada tahun 2006 tercatat lebih dari 120 orang karyawan & agen Jiwasraya yang berada di wilayah Jakarta mendonorkan darahnya demi kemanusiaan.

    3. Hubungan antara tanggung jawab sosial dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

    Melihat dari pengertian apa itu tanggung jawab sosial yang menyatakan bahwa “memiliki tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan dan pemegang saham”, saya dapat menyimpulkan bahwa tanpa ada nya prinsip tata kelola perusahaan yang baik, maka tanggung jawab sosial perusahaan akan menurun kinerjanya. Baik di luar lingkungan perusahaan ataupun di dalam lingkungan perusahaan.

    Selain itu juga, dalam menjalankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik perlu dibangun dan dikembangkan scara bertahap yang sama hal nya seperti tanggung jawab sosial yang berhubngan erat dengan pembangunan berkelanjutan.

    Adapun prinsip – prinsip tata kelola persahaan yang baik antara lain :
    • Akuntabilitas (accountability)
    • Pertanggungan-jawab ( responsibility)
    • Keterbukaan (transparancy)
    • Kewajaran (fairness)
    • Kemandirian (independency)

    Komentar oleh yudi nanda putra | Januari 30, 2010 | Balas

  135. Bagus nih ada kuis yang mendorong belajar, biasanya kuis hanya iseng atau main-main aja, ga ada isi yang bermanfaat.

    Komentar oleh jabon | Juli 19, 2010 | Balas

  136. salam kenal saja dari saya ya … mas johanesimatupang .. :-)
    salam suksess

    Komentar oleh Jabon | Juli 25, 2010 | Balas

    • Terimak kasih, mari terus berkarya bergandengan untuk Indonesia tercinta. I love Indonesia.

      Komentar oleh johannessimatupang | Juli 26, 2010 | Balas

  137. salam kenal aja ya by jabon

    Komentar oleh Jabon | Agustus 17, 2010 | Balas

  138. NAMA : NURUL HUDA
    NIM : C1B008118
    KELAS : G. MANAJEMEN 2008 REGULER PAGI

    Contoh Existing Practices Program PT. PLN :
    Program Penyaluran Listrik dan fasilitas penunjang :
    1. Program sehari sambungan 1.000 megawatt (MW) yang disiapkan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) khusus untuk kalangan bisnis dan industri namun melampaui target yang ditetapkan dengan pencapaian 1.600 MW.
    2. Secara nasional, saat ini ada sekitar 500.000 calon pelanggan PLN yang mengantre untuk mendapatkan listrik. Perusahaan pelat merah ini menargetkan akan menghabiskan daftar antrean tersebut pada April 2011. Adapun PLN saat ini sudah melayani sekitar 41 juta pelanggan.
    3. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN/Persero) mengenjot tiga program untuk mengisi kekurangan pasokan listrik di wilayah Indonesia Barat yakni revitalisasi, relokasi mesin, dan sewa pembangkit.
    4. Perincian tambahan kapasitas daya dari masing-masing program tersebut adalah, untuk sewa mesin sebesar 450 MW. Untuk revitalisasi sebesar 470 MW. Sedangkan untuk relokasi sebesar 120 MW.
    Targeted Practices :
    Pada tanggal 16 Agustus 2010, kepala divisi pembangkitan PLN Wilayah Indonesia Barat , Nasir Iskandar, mengungkapkan bahwa dari ketiga program yang menjadi Prioritas dan agenda tercepat adalah Sewa Pembangkit. Mereka akan membeli dalam kwh, yaitu Rp300-Rp400 per kwh, sedangkan bahan bakar untuk pembangkit tersebut dari PLN.
    Target PLN menuju bebas Pemadaman bergilir :
    1. Seluruh wilayah Indonesia kini telah bebas dari pemadaman bergilir. Pemerintah memberikan respon positip terhadap segala daya upaya dan kerja keras yang dilakukan PLN untuk mengatasi pemadaman bergilir ini. Hal ini ditandai dengan kehadiran Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono yang memberikan arahan langsung dihadapan jajaran Direksi PLN pada acara “Gerakan Indonesia Bebas Pemadaman Listrik Bergilir“ bertempat di halaman Kantor Gubernur NTB, Selasa (27/7).

    2. Sebelumnya, Pemerintah memberikan target kepada PT PLN (Persero), bahwa bulan November 2010 masalah pemadaman bergilir akibat terjadinya defisit listrik yang selama beberapa tahun belakangan ini banyak terjadi di sejumlah daerah, khususnya di luar Jawa Bali, sudah harus dapat teratasi semuanya.

    3. Target Pemerintah itu ditanggapi secara positip oleh PLN sebagi sebuah tantangan, sekaligus kesempatan untuk memperbaiki kepercayaan publik dan citra perusahaan yang terus merosot akibat belum terselesaikannya masalah pemadaman bergilir. Oleh sebab itu, target Pemerintah tadi dijawab oleh manajemen PLN dengan mematok target 30 Juni 2010, seluruh wilayah Indonesia harus tercukupi kebutuhan dayanya dan terbebas dari pemadaman bergilir.

    4. Target 30 Juni 2010 pada awalnya dianggap sebagai target “gila-gilaan” yang nyaris menjadi kemustahilan, bahkan kalangan internal PLN pun pada mulanya banyak yang ragu dengan pencapaian target itu. Apalagi tak sedikit kesulitan yang harus dapat segera teratasi, sementara sebaran daerah yang mengalami defisit daya relatif banyak dan menyebar di banyak tempat, khususnya di luar Jawa Bali.

    5. Beberapa penyebab terjadinya krisis listrik yang berakibat pemadaman bergilir, diantaranya :
    daya mampu mesin pembangkit lebih rendah dibandingkan dengan kebutuhan pelanggan,
    adanya de-rating (penurunan kemampuan mesin) mesin pembangkit akibat mesin pembangkit sudah tua adaanya mesin pembangkit yang mengalami kerusakan, pasokan bahan bakar minyak terbatas, sehingga ada mesin-mesin pembangkit yang tidak dapat dioperasikan.

    6. Setelah mematok target 30 Juni 2010 seluruh wilayah Indonesia sudah harus bebas dari pemadaman bergilir, sejak awal tahun 2010 PLN langsung bergerak cepat. Peta wilayah yang mengalami krisis daya disusun secara cermat. PLN langsung membuat program jangka pendek dan menengah/panjang.

    Program jangka pendek untuk menanggulangi krisis daya, diantaranya :
    *Pembelian excess power (kelebihan daya listrik) dari swasta.
    *Perbaikan/uprating/relokasi mesin-mesin pembangkit dan sewa genset
    *Program Demand Side Management (DSM yaitu pengendalian beban dari sisi pelanggan (hemat listrik).
    *Sedangkan untuk program jangka menengah/panjang ;
    *Pembangunan proyek PLTU 10.000 MW tahap 1 dan tahap 2
    *Pembangunan PLTU skala kecil
    *Pembangunan PLTA/PLTMH di beberapa daerah, seperti di Maluku, Papua, Sulawesi, NTB dan NTT.

    7. Dengan menjalankan program-program yang telah disusun tadi, terutama program jangka pendek disertai dengan kesungguhan, keseriusan dan kerja keras dari seluruh anggota perusahaan serta dukungan penuh dari pemerintah, terbukti target tanggal 30 Juni 2010 dapat tercapai. Ini artinya, PLN mampu mengatasi pemadaman bergilir 5 bulan lebih cepat dari target Pemerintah.

    8. Daerah-daerah yang tadinya mengalami krisis listrik akibat daya mampu pembangkit tidak dapat memenuhi permintaan pelanggan, kini sudah dapat tercukupi semuanya, meski masih dalam kondisi pas-pasan. Bila sesekali masih terjadi pemadaman, bukan karena kekurangan listrik tetapi lebih diakibatkan faktor teknis, dimana proses penyelesaiannya jauh lebih mudah dan lebih cepat.

    9. PROGRAM CSR – Pada kesempatan tersebut, PLN menyerahkan Program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk NTB senilai total Rp 4,850 milyar yang terdiri dari :

    *Bantuan berupa PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) dan Listrik Mandiri Rakyat (LIMAR) untuk 1.800 Kepala Keluarga sebesar Rp. 3.600.000.000.
    *Bantuan berupa rumah ibadah, sarana pendidikan, pemberdayaan masyarakat dan penghijauan sebesar Rp. 1.250.000.000.

    Dari hasil pengamatan mengenai Program dan target PLN, maka saya simpulkan bahwa PT. PLN memiliki hubungan dengan Complementary Practices karena Program yang di canangkan telah menunjukkan hasil yang positif, dan target yang dicapai juga cukup memenuhi harapan.

    Komentar oleh Nurul Huda ( C1B008118 ) | Desember 24, 2010 | Balas

  139. NAMA : M.SIDIQ
    NIM : C1B008109
    KELAS : REGULER PAGI
    Dari tugas STR (MANAJEMEN STRATEGIK) di sini saya akan mengupastentang Existing Practices dan Target Practices pada PT.TASPEN (persero).
    Existing practices
    PT.TASPEN (persero)adalah salah satu BUMN yang membentuk program tabungan hari tua pegawai negriyang di tetapkan peraturan pemerintah dalam No 9tahun 1963,tentang pembelanjaan pegawai negri dan peraturan pemerintah No 10 tahun 1963 tentang tabungan asuransi dan pegawai negri .ketika itu PT.TASPEN memperoleh kantor sendiri di Jl.Merdeka No 64 Bandung.
    Proses pembuatan program pensiun pegawai di tetapkan dalam Undang-Undang No 11 tahun 1956 tentang pembelanjaan pensiun dan Undang-Undang No 11 tahun 1969,pensiun pegawai dan pensiun janda/duda, serta Undang-Undang No 8 tahun 1974 tentang pokok-pokok pegawai.dengan tujuan ;
    • Untuk memberikan jaminan hari tua bagi pegawai negri/peserta Taspen pada saat mencapai usia pensiun.
    • Sebagai penghargaan atas jasa-jasa pegawai negri/peserta setelah yang bersangkutan memberikan pengapdian kepada Negara.
    Target Practices
    Sebagai exsiting yang di terapkan oleh PT.TASPEN. PT.TASPEN pun mempunyai practices target yaitu ingin menjadi pengelola dana pensiun dan THT serta jaminan social,terpercaya ‘’ bersih dan sehat’’ dengan memberikan pelayanan yang semakin baik dari tahun ke tahun secara Profesional,Akuntabel,Intgritas dan etika yang baik dalam melayani pesertanya.

    Kasus yg anda sampaikan di atas bagus, tapi saat membicarakan existing dan target belum kelihatan apakah hubungannya Weak, Interfering atau complement.

    Komentar oleh M.SIDIQ | Januari 1, 2011 | Balas

  140. I.NAMA : Riesmansyah Arya Prakarsa
    NIM : ERC1B008068
    E-MAIL : Jammie_dinno@rocketmail.com
    PROGRAM EKSTENSI (SORE) SEMESTER 5

    II. SEJARAH PT. PELNI
    Sejarah berdirinya PT PELNI bermula dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Perhubungan dan Menteri Pekerjaan Umum tanggal 5 September 1950 yang isinya mendirikan Yayasan Penguasaan Pusat Kapal-kapal (PEPUSKA).
    Latar belakang pendirian Yayasan PEPUSKA diawali dari penolakan pemerintah Belanda atas permintaan Indonesia untuk mengubah status maskapai pelayaran Belanda yang beroperasi di Indonesia, N.V. K.P.M (Koninklijke Paketvaart Matschappij) menjadi Perseroan Terbatas (PT). Pemerintah Indonesia juga menginginkan agar kapal-kapal KPM dalam menjalankan operasi pelayarannya di perairan Indonesia menggunakan bendera Merah Putih. Pemerintah Belanda dengan tegas menolak semua permintaan yang diajukan oleh pemerintah Indonesia.
    Dengan modal awal 8 (delapan) unit kapal dengan total tonage 4.800 DWT (death weight ton), PEPUSKA berlayar berdampingan dengan armada KPM yang telah berpengalaman lebih dari setengah abad. Persaingan benar-benar tidak seimbang ketika itu, karena armada KPM selain telah berpengalaman, jumlah armadanya juga lebih banyak serta memiliki kontrak-kontrak monopoli.
    Akhirnya pada 28 April 1952 Yayasan Pepuska resmi dibubarkan. Pada saat yang sama didirikanlah PT PELNI dengan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor M.2/1/2 tanggal 28 Februari 1952 dan No. A.2/1/2 tanggal 19 April 1952, serta Berita Negara Republik Indonesia No. 50 tanggal 20 Juni 1952. Sebagai Presiden Direktur Pertamanya diangkatlah R. Ma’moen Soemadipraja (1952-1955).
    Delapan unit kapal milik Yayasan Pepuska diserahkan kepada PT PELNI sebagai modal awal. Karena dianggap tidak mencukupi maka Bank Ekspor Impor menyediakan dana untuk pembelian kapal sebagai tambahan dan memesan 45 “coaster” dari Eropa Barat. Sambil menunggu datangnya “coaster” yang dipesan dari Eropa, PELNI mencarter kapal-kapal asing yang terdiri dari berbagai bendera. Langkah ini diambil untuk mengisi trayek-trayek yang ditinggalkan KPM. Setelah itu satu persatu kapal-kapal yang dicarter itu diganti dengan “coaster” yang datang dari Eropa. Kemudian ditambah lagi dengan kapal-kapal hasil pampasan perang dari Jepang.
    Status PT PELNI mengalami dua kali perubahan. Pada tahun 1961 pemerintah menetapkan perubahan status dari Perusahaan Perseroan menjadi Perusahaan Negara (PN) dan dicantumkan dalam Lembaran Negara RI No. LN 1961. Kemudian pada tahun 1975 status perusahaan diubah dari Perusahaan Negara (PN) menjadi Perseroan terbatas (PT) PELNI sesuai dengan Akte Pendirian No. 31 tanggal 30 Oktober 1975. Perubahan tersebut dicantumkan dalam Berita Negara RI No. 562-1976 dan Tambahan Berita Negara RI No. 60 tanggal 27 Juni 1976.
    Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan usaha, perusahaan mengalami beberapa kali perubahan bentuk Badan Usaha. Pada tahun 1975 berbentuk Perseroan sesuai Akta Pendirian Nomor 31 tanggal 30 Oktober 1975 dan Akte Perubahan Nomor 22 tanggal 4 Maret 1998 tentang Anggaran Dasar PT. Pelni yang diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal 16 April 1999 Nomor 31 tambahan Berita Negara Nomor 2203.
    Ukuran yang perlu di evaluasi perusahaan PT. PELNI :
    1. Financial perspective
    2. Costumer perspective
    3. Internal business process perspective
    4. Learning and growth perspective

    III. SCORECARD BALANCE :
    Dapat, Alasan : Tujuan dilakukannya pengukuran kinerja ini adalah untuk mendorong operasi perusahaan menjadi organisasi
    belajar (learning organization) sekaligus untuk pertumbuhannya.
    Ukuran dan target masing-masing perspektif tersebut dibuatkan suatu ukuran yang akan dicapai oleh masing-masing bidang organisasi sehingga masing-masing unit organisasi dapat diukur tingkat keberhasilannya. Selain
    itu, penting pula pengukuran secara tepat pengaruh kinerja unit organisasi tersebut terhadap peningkatan ROI.
    Dengan demikian, balance scorecard sangat berarti untuk dipertimbangkan dalam pengukuran penilaian kinerja
    perusahaan secara keseluruhan dan memberikan gambaran yang lebih obyektif atas kinerja perusahaan, baik pada masa
    perekonomian yang stabil bahkan pada saat perekonomian tengah gonjang-ganjing (turbulance).

    IV. PENERAPAN SCORE BALANCE PADA PERUSAHAAN
    • Tingkat kepuasan pelanggan
    • Loyalitas pelanggan
    • Employee retensi
    • Low cost
    • Cost leadership

    Komentar oleh Riesmansyah Arya Prakasa | Januari 13, 2011 | Balas

  141. Nama : SHEILLA CHYNTIA
    NIM : ERCIB 008040
    PROGRAM EKSTENSI (SORE) SEMESTER 5

    2. Sejarah perusahaan Honda

    Soichiro Honda lahir tanggal 17 November 1906 di Iwatagun (kini Tenrryu City) yang terpencil di Shizuoka prefecture. Daerah Chubu di antara Tokyo, Kyoto, dan Nara di Pulau Honshu yang awalnya penuh tanaman teh yang rapi, yang disela-selanya ditanami arbei yang lezat. Namun kini daerah kelahiran Honda sudah ditelan Hamamatsu yaitu kota terbesar di provinsi itu.

    Ayahnya bernama Gihei Honda seorang tukang besi yang beralih menjadi pengusaha bengkel sepeda, sedangkan ibunya bernama Mika, Soichiro anak sulung dari sembilan bersaudara, namun hanya empat yang berhasil mencapai umur dewasa. Yang lain meninggal semasa kanak-kanak akibat kekurangan obat dan juga akibat lingkungan yang kumuh.

    Walaupun Gihei Honda miskin, namun ia suka pembaharuan. Ketika muncul pipa sigaret modal Barat, ia tidak ragu-ragu mengganti pipa cigaret tradisionalnya yang bengkok, tidak peduli para tetangganya menganggapnya aneh. Rupanya sifat itu dan juga keterampilannya menangani mesin menurun pada anak sulungnya.

    Sebelum masuk sekolah pun Soichiro sudah senang, membantu ayahnya di bengkel besi. Ia juga sangat terpesona melihat dan mendengar dengum mesin penggiling padi yang terletak beberapa kilometer dari desanya.

    Di sekolah prestasinya rendah. Honda mengaku ulangan-ulangannya buruk. Ia tidak suka membaca, sedangkan mengarang dirasakannya sangat sulit. Tidak jarang ia bolos. “Sampai sekarang pun saya lebih efisien belajar dari TV daripada dari membaca. Kalau saya membaca, tidak ada yang menempel di otak,” katanya.

    Ketika sudah kelas lima dan enam, bakat Soichiro tampak menonjol di bidang sains. Walaupun saat itu baru belasan tahun, namun dalam kelas-kelas sains di Jepang sudah dimunculkan benda-benda seperti baterai, timbangan, tabung reaksi dan mesin. Dengan mudah Soichiro menangkap keterangan guru dan dengan mudah ia menjawab pertanyaan guru.

    4 ukuran yang dijadikan evaluasi perusahan :

    1. Product leadership

    Dalam konteks ini terdapat tiga jurus strategi yang acapkali diaplikasikan oleh perusahaan-perusahaan kelas dunia. Jurus yang pertama adalah pilihan strategi yang berorientasi padaproduct leadership (keunggulan produk). Perusahaan pada kategori ini selalu berupaya menciptakan produk-produk dengan kualitas premium, dan selalu one step ahead dibanding produk kompetitor. Mereka tak segan-segan mengeluarkan dana besar untuk bagian R & D-nya demi terciptanya produk yang ciamik. Intel yang terkenal dengan seri Pentium-nya mungkin contoh yang paling sempurna untuk kategori ini. Atau juga perusahaan-perusahaan adibusana seperti Louis Vuitton yang tenar dengan produk tas-nya. Dan tentu saja, kita mesti menunjuk BMW dan Ferarri, dua produsen otomotif yang selalu menciptakan produk-produk legendaris nan menawan.

    2. Operational excellence

    Jurus strategi yang kedua adalah pilihan yang berorientasi pada operational excellence(keunggulan operasional). Bagi perusahaan dalam kategori ini, yang paling utama adalah membangun proses bisnis yang super efisien. Harapannya, dengan efisiensi proses ini, mereka mampu menekan ongkos produksi, dan ujung-ujungnya bakal mampu menjual produknya dengan harga yang lebih kompetitif. Dell, perusahaan komputer asal Texas itu, merupakan sampel yang layak disebut dalam kategori ini. Dengan model dan proses bisnis yang amat efisien, mereka mampu menciptakan produk-produk desktop dengan harga yang lebih komptetitif dibanding para pesaingnya, semacam IBM dan HP.

    3. customer intimacy
    Jurus yang ketiga adalah pilihan strategi yang mengacu pada customer intimacy (keintiman dengan pelanggan). Bagi perusahaan dalam kategori ini, yang paling utama adalah membangun hubungan yang intim dengan para pelanggannya; dengan harapan akan tercipta relasi yang langgeng. Banyak perusahaan di bidang perhotelan dan juga penerbangan yang melakoni strategi ini demi membangun loyalitas para pelangggannya. Harley Davidson juga amat terkenal memiliki hubungan yang luar biasa intim dengan para pemakainya; sehingga mereka bisa membangun fanatisme yang amat intens dengan jutaan penggemarnya di seluruh jagat.
    Tentu saja, banyak perusahaan yang juga mengkombinasikan beragam jurus itu, dan tidak hanya berfokus pada satu jurus. Honda misalnya, selain dikenal memiliki produk-produk yang unggul, juga dikenal memiliki proses bisnis yang amat efisien. Demikian juga, Singapore Airline. Selain memiliki produk penerbangan yang ciamik, mereka juga memiliki keahlian dalam membangun hubungan yang intim dengan para pelanggannya.
    4. market based srtategi
    Keempat, semua konsep strategi yang kita bicarakan di atas memiliki paradigma market-based strategy. Sedangkan paradigma baru juga sudah muncul, yaitu resource-based strategy, yang dipopulerkan oleh Hamel dan Prahalad dalam buku mereka “Competing for the Future”, dan dipertegas oleh Prahalad dalam buku berikutnya “The Future of Competition’, (2003). Dengan paradigma ini, perusahaan lebih fokus kepada membangun keunggulan kompetitifnya dan bersikap proaktif, ketimbang paradigma market-based di mana cenderung bersikap reaktif dan proses penyusunan strategi dimulai dengan analisis industri (eksternal), lalu lihat kekuatan kita (internal), bikin SWOT, dan susun strategi, nah model beginian yang disebut market-based atau ada juga yang menyebutnya strategic positioning style dan cenderung sifatnya reaktif. Bandingkan dengan pendekatan Hamel dan Prahalad, dan cenderung lebih proaktif.
    Demikianlah, empat jurus strategi bisnis yang layak dikedepankan. Deretan jurus yang bila dipentaskan dengan presisi yang tinggi dijamin akan menghantarkan sang pemainnya dalam bahtera keunggulan.
    3.SCORE BALANCE DAPAT DITERAPKAN
    4.DALAM HAL:
    1. Learning dan Growth Perpective, artinya perspective untuk belajar dan tumbuh berkembang. Artinya perusahaan akan menjadi maju, apabila pegawainya mau belajar baik dengan diberikan training ataupun knowledge share.
    2. Internal Business Process, artinya agar para customer terpuaskan bagaimana melakukan business porcess yang efektif dan efisien. Porter juga mempunyai teori tentang Value Chain. Bahkan Hammer juga punya toeri bagaimana mem-boost business process suatu perusahaan dengan Business Process Reengineering-nya.
    3. Customer Perspective, artinya bagaimana memuaskan customer dan bagaimana kita bersikap dihadapan customer. Jika customer puas tentu saja customer akan setia kepada product kita.
    4. Financial Perpective, artinya unjung-ujungnya keadaan financial perusahaan menjadi untung. Mau diitung menggunakan ROE atau ROI tetep aza untung, dan yang lebih penting adalah keuntungan itu ditunjang oleh perspective yang telah dijelaskan diatas.

    Informasinya banyak, tapi menjawab pertanyaan apa nih.

    Komentar oleh SHEILLA CHYNTIA | Januari 13, 2011 | Balas

  142. makasih banget nich ….kebetulan saya juga ada tugas yang sama he…he….

    Komentar oleh sulis | Oktober 3, 2011 | Balas

  143. salam pak jo.. ini kelas pagi
    loch kok sekarang baru rame yang ngeposting perusahaan.. ?????????? sedangkan saya udah ngeposting perusahaan yg dianalisis tentang PETS. Bahkan ada teman yang sama menganalisis perusahaan yang sama. gimana ne pak jo??? harus kah diulang lagi tugasnya?? dikasih batas waktu smpai berapa hari kh??.

    Yang diposting perusahaannya kemudian didlakukan analisis PETS dg memeriksa apa dari komponen PETS yg mengalami perubahan, kecenderungannya seperti apa. Hal ini berdampak kepada perusahaan. PEserta yg post lebih awal itu yang mendapat penilaian lebih, kalau ada perusahaannya yang sama yang diakui yang lebih awal. Sukses selalu.

    Komentar oleh Eko Putra Setiawan (@ekoisplaymaker) | April 9, 2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 185 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: