Johannessimatupang’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

UJIAN MIDSEMESTER PERILAKU KONSUMEN PROGRAM MM MARET 2009


<!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:””; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-language:IN;} @page Section1 {size:21.0cm 842.0pt; margin:70.55pt 56.9pt 56.9pt 84.95pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0 {mso-list-id:1104888335; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-261984814 67698705 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 {mso-level-text:”%1\)”; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt;} ol {margin-bottom:0cm;} ul {margin-bottom:0cm;} –>


/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

Ujian MidSemester Perilaku Konsumen

Magister Manajemen Maret 2009

Dosen Dr. Johannes, S.E., M.Si.

Majalah Swa, Edisi No. 05/XXV/5 Maret 2009, membahas Horizontal Marketing (HM) yang intinya adalah melibatkan pelanggan sebagai bagian daripada kegiatan pemasaran. Kata kunci seperti Word of Mouth (WOM) dan Customer Community menjadi senjata pemasaran yang dahsyat. Dahsyat bukan karena dampaknya saja yang besar, akan tetapi karena biayanya lebih banyak ditanggung oleh konsumen. Bayangkan sebagian besar biaya yang dibutuhkan diupayakan oleh pengguna. Salah satu produk yang dinilai telah memasuki tahapan (HM) adalah Harley Davidson (HD). Sebagaimana dilaporkan oleh oleh Swa bahwa media yang digunakan oleh HD meliputi : 1) pembuatan komunitas, 2) website, 3) facebook, 4) majalah, 5) mailing list, 6) sms blast, dan 7) event-event off-air. Adapun kominitas yang dibentuk sedemikian baik pada akhirnya mensejajarkan konsumen sama dengan produsen, karena konsumen diberi kesempatan, melalui Dealer untuk menyampaikan produk seperti apa yang diharapkan oleh konsumen. Sehingga Varian HD yang dihasilkan adalah juga yang berasal dari rancangan konsumen.

Komunitas yang dibangun pada akhinrya memiliki keunikan antara satu dengan lainnya, karena akan bertindak sesuai dengan nilai yang dianutnya. Untuk kuminitas di Indonesia misalnya, HD tidak saja memamerkan nikmatnya mengenderai HD akan tetai juga bagaimana komunitas aktif dalam kegiatan sosial sesuai dengan even yang mereka anggap penting. Kelihatannya para biker, penunggang HD mulanya seperti memamerkan barang yang mereka gunakan, dari semula menunjukkan kepribadian pengguna yang bersifat exclusive menjadi inclusive. Mereka hadir pada berbagai momen yang berbeda, sesuai dengan kondisi di masing-masing daerah. Kegiatan seperti ini jelas tidak saja menciptakan segmen, akan tetapi membuat kominitas (communitization) yang berakar sesuai dengan nilai yang dianut.

1) Jelaskan perbedaan pengertian antara segmentation dan communitization dalam hal apa kedua ini bisa berbeda dan sama, mana diantaranya yang mempunyai dampak yang kuat.

2) Menghadapi kemajuan teknologi, sesungguhnya apa yang hendak diciptakan oleh HD melalui pemanfaatan 7 kegiatan yang disebut sebagai horizontal marketing di atas. Jelaskan juga makna dan implementasi horizontal marketing sebagai terminologi yang kedengarannya baru itu?

3) Gerakan konsumen yang seperti di atas, dimana didapat komunitas yang berakar, dapatkah ini dijadikan sebagai bagian instrumen untuk pengambilan kebijakan sebagai implementasi ilmu perilaku konsumen di tingkat organisasi? Bila dapat jelaskan hal ini bisa digunakan, dan berikan contohnya.

4) Bagaimanakah para pemasar melakukan komunikasi pemasaran di tengah-tengah komunitas yang sudah sangat berakar bila dihadapkan kepada kenyataan bahwa pesaing HD sesungguhnya banyak, khususnya motor buatan Jepang dan China. Apalagi China membuat “duplikat” HD yang dapatg mengancam posisi HD.

5) Apakah yang dimaksud dengan position dan reposition dalam hal komunikasi pemasaran bila dikaitkan dengan kasus HD di atas.

SUKSES SELALU

April 1, 2009 - Posted by | Uncategorized

2 Komentar »

  1. Selamat Siang Pak Jo…
    Nama Saya Zufri Afdhal. NIM C2B007078.
    Ini jawaban mid semester yang saya ambil dari berbagai sumber di Internet.

    1) Jelaskan perbedaan pengertian antara segmentation dan communitization dalam hal apa kedua ini bisa berbeda dan sama, mana diantaranya yang mempunyai dampak yang kuat.

    Menurut Kotler (2003 ): “Market segmentation is the process of breaking a heterogeneous group of potential buyer into smaller homogeneous groups of buyer, that is with relatively similar buying characteristics or needs”. Dengan kata lain segmentasi pasar merupakan suatu aktivitas membagi atau mengelompokkan pasar yang heterogen menjadi pasar yang homogen atau memiliki kesamaan dalam hal minat, daya beli, geografi, perilaku pembelian maupun gaya hidup. Selanjutnya Kotler, kartajaya, Huan dan liu (2003) menyatakan bahwa segmentasi adalah melihat pasar secara kreatif, segmentasi merupakan seni mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang-peluang yang muncul di pasar. Pada saat yang sama segmentasi merupakan ilmu (science) untuk memandang pasar berdasarkan variabel geografis, demografis, psikografis dan perilaku.

    Communitization yaitu membentuk komunitas atau memanfaatkan komunitas yang ada. Komunitas ini sendiri definisinya adalah sekelompok orang yang saling peduli satu sama lain lebih dari yang seharusnya. Dalam komunitas ini terjadi relasi pribadi yang erat antar para anggota komunitas tersebut karena adanya kesamaan interest atau values. Proses pembentukannya bersifat horisontal karena dilakukan oleh individu-individu yang kedudukannya setara. Dalam sebuah komunitas harus bisa menjalin relasi dengan komunitas lainnya dengan memanfaatkan social networking; bukan hanya memperbanyak jumlah anggota komunitas itu sendiri.

    Keduanya bisa sama dan berbeda dalam hal :
    Keduanya sama-sama merupakan startegi pemasaran. Segmentasi, Targeting, dan Positioning terdapat dalam Legacy Marketing. Sementara Communitization, Confirming, dan Clarifying merupakan elemen-elemen strategi dari New Wave Marketing. Segmentasi dan Communitization merupakan hal pertama yang harus dilakukan dalam menerapkan masing-masing strategi pemasaran.
    Segmentasi bisa dilakukan berdasarkan sejumlah variabel, yang umum digunakan adalah variabel geografis, demografis, psikografis, dan perilaku (behavioral). Sementara communitization, kita harus bisa membentuk suatu komunitas atau memanfaatkan komunitas yang ada.
    Dalam komunitas terjadi relasi pribadi yang erat antar para anggota komunitas tersebut karena adanya kesamaan interest atau values. Beda dengan segmentasi yang anggota segmennya bisa tidak peduli satu sama lain. Inilah salah satu perbedaan yang jelas antara segmentasi dengan Communitization.
    Kemudian, dalam segmentasi, pembentukannya dilakukan oleh perusahaan sehingga sifatnya vertikal. Prosesnya berlangsung dari atas ke bawah. Pelanggan dan calon pelanggan dianggap berada di bawah produsen. Sementara dalam Communitization, pembentukannya dilakukan oleh orang per orang yang setara sehingga bersifat horisontal.
    Dalam Segmentasi yang terjadi adalah high-budget high-impact marketing (anggaran tinggi – dampak pemasaran tinggi), maka dalam Communitization yang terjadi adalah low-budget high-impact marketing (anggaran rendah – dampak pemasaran tinggi). Selain itu menurut survei AC Nielsen, rekomendasi pelanggan melalui word of mouth dan customer community kini menempati posisi pertama sebagai alat pemasaran yang paling ampuh mengalahkan TV, Radio, dan surat kabar. Kenapa? Karena menurut riset tersebut: “91% customers likely to buy on customer recommendation”. Jadi yang mempunyai dampak kuat adalah Communitization.

    2) Menghadapi kemajuan teknologi, sesungguhnya apa yang hendak diciptakan oleh HD melalui pemanfaatan 7 kegiatan yang disebut sebagai horizontal marketing di atas. Jelaskan juga makna dan implementasi horizontal marketing sebagai terminologi yang kedengarannya baru itu?
    Yang akan diciptakan HD melalui pemanfaatan horizontal marketing adalah Membentuk komunitas yang mempunyai kesamaan interest di antara para anggota komunitas tersebut dan menjadikan komunitas tersebut menjadi pemasar produk HD, karena secara online, orang-orang yang ada di komunitas HD tersebut bisa melakukan lintas demografis, lintas geografis, lintas agama.
    Makna dan implementasi horizontal marketing yaitu komunitas pembentukannya dilakukan oleh orang per orang yang setara sehingga bersifat horisontal. Pada horizontal marketing ini konsumen bisa berkomunikasi dengan produk (brand) secara dua arah (two way) sehingga terbentuk komunitas yang saling berinteraksi satu sama lainnya. Contoh lainnya dengan bomingnya minat masyarakat internet untuk menggunakan facebook, friendster, flexiland dll yang digunakan sebagai media komunitas pertemanan yang memungkinkan personal dan komunitas satu dengan lainnya dapat berinteraksi secara intent dalam bentuk many to many Marketing dan hal ini adalah merupakan lahan baru yang sangat effektif untuk memasarkan suatu ide, produk, perusahaan dan lainnya.

    Sebuah perusahaan cukup mengidentifikasi komunitas yang sudah ada. Kalau ternyata tidak menemukan komunitas yang dianggap cocok, maka barulah perusahaan tersebut mempelopori berdirinya suatu komunitas. Setelah komunitas ini terbentuk, perusahaan tersebut sebenarnya sudah bisa “lepas tangan”, karena komunitas tersebut akan “dirawat” sendiri oleh para anggota komunitasnya. Maka, kalau komunitas sudah terbentuk, praktis perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya apapun.

    Horizontal Marketing bukan melulu soal dunia online, namun juga menyangkut aktivitas offline. Sinergi antara aktivitas online dan offline inilah yang sebenarnya bisa membuat praktik New Wave Marketing berjalan dengan semakin sukses dan berkelanjutan.

    3) Gerakan konsumen yang seperti di atas, dimana didapat komunitas yang berakar, dapatkah ini dijadikan sebagai bagian instrumen untuk pengambilan kebijakan sebagai implementasi ilmu perilaku konsumen di tingkat organisasi? Bila dapat jelaskan hal ini bisa digunakan, dan berikan contohnya.
    Ya. Dengan adanya komunitas, baik yang dipelopori oleh perusahaan maupun yang dibuat oleh perorangan akan dapat menghasilkan ide-ide kreatif maupun menampung keinginan konsumen yang dapat dilihat dari hasil sharing sesama anggota komunitas. Perusahaan dapat memanfaatkan komunitas tersebut dan menjadikan hasil forum diskusi tersebut sebagai pengambilan kebijakan dalam menentukan atau membuat suatu produk. Dibanding dengan melakukan segmentasi, biasanya sebuah perusahaan harus melakukan riset pasar terlebih dahulu atau membeli laporan riset pasar yang harganya mahal.
    Contoh : Seperti artikel pendahuluan diatas, Komunitas HD yang dibentuk sedemikian baik pada akhirnya mensejajarkan konsumen sama dengan produsen, karena konsumen HD diberi kesempatan, melalui dealer untuk menyampaikan produk seperti apa yang diharapkan oleh konsumen. Sehingga varian HD yang dihasilkan adalah juga yang berasal dari rancangan konsumen.
    contoh lain : Blog yang dibangun Dell, yaitu Direct2Dell, yang diluncurkan pada Juli 2006. Dalam blog ini, konsumen dapat berinteraksi langsung dengan pihak Dell jika mereka memiliki pertanyaan yang terkait dengan barang yang mereka beli ataupun jasa-jasa yang ditawarkan Dell. Konsumen pun dapat memperoleh informasi mengenai produk/jasa terbaru yang disediakan Dell. Konsumen tidak perlu menunggu lama untuk pertanyaan yang mereka ajukan karena jawaban relatif langsung diberikan. “Untuk ini, Dell sudah menyiapkan orang-orang khusus atau expert. Walaupun awalnya sempat tertatih-tatih, akhirnya Dell berhasil juga mengatasinya. Hasil akhir yang diharapkan Dell dari penerapan horizontal business adalah konsumen makin terberdayakan alias engaged customers..

    Contoh lainnya adalah Manchester United Football Club (MU FC). Bahkan, di web klub Inggris tersebut para fan bisa ikut jajak pendapat tentang rancangan kostum apa yang akan dipakai MU saat bertanding di kandang sendiri, bertanding away, kostum kedua dan kostum ketiga.. Hal ini berguna untuk memberdayakan konsumen, siruasi win-win antara produsen dan konsumen. MU untung dari penjualan segala macam merchandise yang dijual, sebaliknya fans-nya dipuaskan dengan segala hal yang berkaitan dengan MU, mulai dari profil pemain hingga merchandise-nya.”

    4) Bagaimanakah para pemasar melakukan komunikasi pemasaran di tengah-tengah komunitas yang sudah sangat berakar bila dihadapkan kepada kenyataan bahwa pesaing HD sesungguhnya banyak, khususnya motor buatan Jepang dan China. Apalagi China membuat “duplikat” HD yang dapat mengancam posisi HD.

    Para pemasar dapat melakukan komunikasi dengan komunitas yang dianggapnya cocok, mengkomunikasikan perusahaan dengan menggunakan bahasa pelanggan dan proses penyebaran informasi lewat word of mouth di dalam komunitas, penyebaran informasi dari mulut ke mulut ini memiliki kekuatan “network effect”.

    Menghadapi banyaknya pesaing, pihak HD harus mengkomunikasikan dirinya sebagai yang nomor satu baik pada pencitraan maupun manfaat yang dicari konsumen, secara jelas mendefinisikan citranya kepada pelanggan, mengkomunikasikan citra tersebut. Proses pencitraan yang dilakukan secara terus-menerus, perusahaan akan bisa menikmati tingkat pengembalian pasar dalam konsep pemasaran, yang lebih tinggi daripada yang dapat diraih oleh pesaing dalam industri yang sama. Metode yang digunakan pun harus sejauh mungkin mencerminkan perilaku pembelian atau penggunaan serta menentukan alasan pelanggan untuk membeli produk HD. Produk yang dihasilkan juga harus unik atau hanya dimiliki perusahaan.

    5) Apakah yang dimaksud dengan position dan reposition dalam hal komunikasi pemasaran bila dikaitkan dengan kasus HD di atas.
    Menurut Fanggidae, 2006, positioning adalah suatu strategi dalam kegiatan pemasaran yang bertujuan untuk menciptakan perbedaan (differents), keuntungan (advantages), manfaat (benefit) yang membuat konsumen selalu ingat dengan suatu produk. Dengan kata lain sebagai usaha menempatkan produk di benak konsumen. Reposition bisa diartikan memposisikan kembali suatu strategi dalam kegiatan pemasaran
    Pada kasus HD, Pada awalnya, kelihatannya para biker, penunggang HD memposisikan diri seperti memamerkan barang yang mereka gunakan, dari semula menunjukkan kepribadian pengguna yang bersifat exclusive. Kemudian para biker mereposisikan diri menjadi inclusive. Komunitas HD tidak saja memamerkan nikmatnya mengenderai HD akan tetapi juga bagaimana komunitas aktif dalam kegiatan sosial sesuai dengan even yang mereka anggap penting.

    Saudara Zufri, Jawaban yang anda kirimkan akan diverifikasi dengan jawaban di kelas. Bagi yang mengirim jawaban tidak lebih dari 1 minggu akan dipertimbangkan. Sukses Selalu.

    Komentar oleh Zufri Adhal | April 4, 2009 | Balas

  2. Nama : Pupu Sopini
    NIM : C2B 007057

    Selamat Siang Pak Jo, ini adalah jawaban mid semester saya melalui blog :
    1. Jelaskan perbedaan pengertian antara segmentation dan communitization, dalam hal apa kedua ini bisa berbeda dan sama dan mana yang mempunyai dampak kuat.
    Segmentasi pasar adalah proses membagi satu pasar ke dalam bagian pelanggan dengan kebutuhan atau karakteristik yang umum dan memilih satu atau lebih menjadi sasaran dengan bauran pemasaran yang berbeda. Dapat dikatakan juga bahwa segmentasi merupakan proses mengelompokkan pasar yang heterogen menjadi pasar yang homogen atau memiliki kesamaan dalam hal minat, daya beli,geografi,perilaku pembeli dan gaya hidup.
    Komunitas merupakan unit-unit sosial yang memiliki otoritas sendiri dengan nilai-nilai bersama dan rasa memiliki satu sama lain, artinya individu-individu diikat dengan orang lain oleh komitmen sosial dan kultural.
    Segmentasi dan komunitas sama-sama merupakan strategi pemasaran dimana segmentasi dalam legacy marketing sedangkan komunitas merupakan elelmen-elemen strategi dari new wave marketing.
    Dalam komunitas terjadi kohesi sosial dan relasi pribadi antara anggota kelompoknya. Menurut Mitchell (1994) ada 3 karakteristik kohesi sosial yaitu komitmen individu (norma dan nilai umum), kesalingtergantungan yang muncul karena adanya niat untuk berbagi (shared interest) dan individu yang mengidentifikasi dirinya dengan grup. Jadi yang mempunyai dampak kuat adalah komunitas.
    2. Menghadapi kemajuan teknologi, apa yang hendak diciptakan oleh HD melalui pemanfaatan 7 kegiatan yang disebut horizontal marketing dan apa maknanya.
    Yang diciptakan HD melalui pemanfaatan horizontal marketing adalah “customers to customers (C2C) marketing” artinya merek HD harus mampu memfasilitasi terjadinya interaksi pelanggan satu dengan pelanggan lainnya. Semakin intens pnteraksi itu, maka semakin kokoh basis pelanggan HD dan ujung-ujungnya semakin kokoh pula daya saing HD melalui Harley Owners Group (HOG).
    Makna horizontal marketing adalah merupakan keterlibatan aktif konsumen dalam setiap fase proses bisnis mulai dari pengembangan produk, proses produksi hingga pemasarannya. Dengan kata lain merupakan collaboration/kerjasama dengan semua pihak/mitra yang tepat yang akan menentukan daya saingnya.
    3. Gerakan konsumen seperti diatas dimana komunitas berakar, dapat dijadikan sebagai bagian instrumen untuk pengambilan kebijakan sebagai implementasi ilmu perilaku konsumen di tingkat organisasi, karena dengan adanya komunitas baik yang dibangun oleh perusahaan maupun oleh individu akan dapat menghasilkan ide-ide kreatif dan menampung keinginan konsumen yang dapat dilihat dari sharing antara sesama anggota komunitas. Perusahaan dapat memanfaatkan komunitas tersebut dalam pengambilan kehijakan misalnya dalam hal pengembangan produknya.
    Contohnya : Strategi pemasaran HD sejak awal sasaran pasarnya adalah untuk kalangan berduit sehingga eksklusivitas adalah segalanya. Komunitas-komunitas yang eksklusif dengan gerak gerik dan sepak terjangnya menjadi perhatian utama produsen HD. Bahkan roh HD justru terletak di komunitas-komunitas pecandunya.
    4. Bagaimana para pemasar melakukan komunikasi pemasaran ditengah-tengah komunitas yang sudah berakar bila dihadapkan kepada kenyataan bahwa pesaing HD sungguh banyak.
    Komunikasi pemasaran melalui komunitas-komunitas yang sudah terbentuk akan lebih mudah dilakukan misalnya pemasaran HD dan membangun citra yang baik dapat dikomunikasikan kepada pelanggan dan penggemar HD secara on-line melalui dunia maya (internet). Dengan komunikasi secara terus menerus dan selalu melakukan inovasi produk sesuai keinginan pelanggan menjadikan produk HD tetap diminati dan tetap unggul dari segi kualitas dibandingkan produk lain.
    5. Apakah yang dimaksud dengan position dan reposition dalam hal komunikasi pemasaran bila dikaitkan dengan kasus HD.
    Positioning merupakan suatu usaha melekatkan persepsi (positif) atas suatu produk pada sekelompok pasar atau segmen tertentu agar produk itu mampu dianggap lebih dan cocok dengan keinginan dan kebutuhan segmen tersebut.
    Repositioning bisa diartikan memposisikan kembali suatu strategi dalam kegiatan pemasaran.
    Dikaitkan dengan kasus HD, sejak awal sasaran produk HD menunjukkan kepribadian yang exclusive, yang kemudian para biker memposisikan diri menjadi inclusive yang tergabung dalam HOG dengan berbagai kegiatan sosial.

    Saudara Pupu. Anda telah memberikan jawaban tambahan atas ujian di kelas, dari awal semua peserta diberi kesempatan memperbaiki jawaban dan akan memberikan nilai tambah. Jawaban di kelas akan diverifikasi dengan jawaban di blog. Sukses Selalu

    Komentar oleh Pupu Sopini | April 10, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: