Johannessimatupang’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

MANAJEMEN PEMASARAN KELAS REGULER SEPTEMBER 2015


Halaman ini diperuntukkan untuk kelas Manajemen Pemasaran kelas Reguler. Semua peserta diharuskan mengunduh powerpoin kuliah dari halaman ini dan mencetaknya. Semua tugas kuliah diunggah pada halaman ini saja. Demikian untuk diikuti sukses untuk semua.

Powerpoin Kuliah
MJP 120 bab 1 September 2010

MJP 120 bab 2 September 2010
MJP 120 bab 2 September 2010MJP 120 bab 3 September 2010
MJP 120 bab 4 September 2010MJP 120 bab 5 September 2010
Tugas Kelompok (Harus diunduh oleh setiap peserta dikumpul pada map individu).
Tugas MJP-1 Kelompok 3 Customer Equity September 2015
Tugas MJP-1 Kelompok 6 McDonald Fokus kepada pelanggan September 2015
Tugas-1 MJP 120 What Is Marketing Pulling At All Together
Tugas-1 mjp 120 Kelompok 11 Mendalami Wawasan Pelanggan

SOAL UJIAN MIDSEMESTER
Soal MJP 120 Oktober 2015

September 7, 2015 - Posted by | Uncategorized

54 Komentar »

  1. terimakasih atas bahan ajarnya pak

    Komentar oleh ANDY BRATA | September 22, 2015 | Balas

  2. KELOMPOK 7

    Di Susun Oleh :
    NAMA : BAMBANG KURNIAWAN
    NIM : C1B014096
    KELAS : MANAJEMEN G 2014

    SOAL YANG DIKERJAKAN NO : 6,7,11,20,23,24,26

    6. Proses Pemasaran dalam Perencanaan Strategis Berorientasi Pasar.
    1. Perusahaan Akan Menentukan Visi (Tujuan).
    Sebagai sebuah perushaan yang berorientasi pasar tentu saja Perusahaan harus menentukan Visi (Tujuan) dari perusahaan tersebut, hal ini dilakukan agar perusahaan punya tujuan yang jelas dan dapat dengan mudah mencapai tujuan tersebut. Biasanya tujuan atau orientasi dari Perusahaan ini akan lebih pada ingin melayani kebutuhan atau keinginan pelanggan (customer)nya daripada sekedar memproduksi barang atau jasa kemudian menjualnya.
    2. Menentukan Misi dari Masing-masing SBU ( Strategic Business Unit )
    Langkah ini dilakukan adalah bertujuan agar dari masing-masing Unit Perusahaan dapat menentukan kebijakan-kebijakan yang akan dilakukan atau dilakasanakan mengenai siapa calon pembelinya (customernya), produk apa yang akan dproduksi, beberapa kuantitasnya dan lain-lain.
    Hal-hal yang Menyangkut Isi dari Rencana Pemasaran dari Suatu Perusahaan.
    Ada beberapa hal langkah yang harus direncanakan dan dilaksanakan dalam proses pemasaran suatu perusahaan yaitu antara lain: Mind share (strategic), Market Share (Tactic), Heart Share (Value) dan Soul Share (Generous), secara lebih detail bias dilihat sebagai berikut :
    1. Mind Share (Strategic), hal ini tercakup dalam sebuah strategi yang didalamnya terdapat proses Segmenting, Targeting dan Positioning.
    a. Segmentation (Pemetaan)
    Segmentasion adalah suatu cara dalam membagi pasar berdasarkan variabel-variabel tertentu seperti geografi, demografi, psikologi, perilaku dan bahkan sampai pada variabel terkecil yaitu individu.
    b. Targeting
    Targeting adalah proses pemilihan target dan mencocokkan reaksi pasar dengan kebutuhan dasar, kemampuan daya beli dan keterbatasan yang dimiliki.
    c. Positioning
    Positioning adalah bagaimana menempatkan sebuah produk ke dalam benak customer secara luas, sehingga akan tertanam dalam benak pasar bahwa perusahaan kita adalah definisi dari kategori produk yang kita jual. Bukan bagaimana posisi produk kita di pasar, melainkan bagaimana produk kita selalu diingat oleh pelanggan.
    2. Market Share (Tactic) atau yang sering kita kenal dengan pangsa pasar adalah persentase dari keseluruhan pasar untuk sebuah kategori produk atau servis yang telah dipilih dan dikuasai oleh satu atau lebih produk atau service tertentu yang dikeluarkan sebuah perusahaan dalam kategori yang sama. Dalam hal ini diperlukan beberapa taktik untuk mendukung strategi yang digunakan untuk merebut pangsa pasar yaitu: Pembedaan (Differentiation), Bauran Pemasaran (Marketing Mix), Penjualan (Selling).
    a. Diferensiasi (Differentiation)
    Diferensiasi adalah sebuah pembeda atau bagaimana caranya agar menjadi berbeda dengan produk atau perusahaan lain.
    b. Bauran Pemasaran (Marketing Mix)
    Bauran Pemasaran adalah sebuah tingkatan yang menggabungkan elemen penting pemasaran benda atau jasa, seperti keunggulan produk, penetapan harga, pengemasan produk, periklanan, persediaan barang, distribusi dan anggaran pemasaran, dalam usaha memasarkan sebuah produk atau jasa.
    c. Penjualan (Selling)
    Selling atau penjualan adalah sebuah teknik dalam membujuk atau meyakinkan konsumen bahwa dalam produk yang dijual terdapat solusi atau keuntungan yang lebih bagi pelanggan.
    3. Heart Share (Value), adalah sebuah strategi untuk memenangkan pasar dengan jalan memberikan nilai lebih kepada pelanggan dengan jalan memberikan pelayanan yang terbaik kepada mereka. Untuk memenangkannya kita dapat menggunakan beberapa cara seperti berikut : Branding (Penamaan), Process (Proses) dan Service (Pelayanan).

    a. Branding (Penamaan)
    Branding merupakan suatu langkah dalam memberikan identitas kepada produk atau jasa yang kita jual, atau yang sering kita kenal istilah merk. Tujuan pemberian merk ini adalah pelanggan dapat dengan mudah membedakan produk yang kita jual di pasar dengan

    b. Process (Proses)
    Proses dapat didefinisikan sebagai penganalisisan peluang pasar, pengembangan strategi marketing, perencanaan langkah-langkah marketing yang akan dilakukan dan memaksimalkan usaha marketing berdasarkan langkah yang telah ada.
    c. Service (Pelayanan)
    Service (Pelayanan) merupakan hal yang paling mendasar yang dijual oleh para pengusaha baik pengusaha barang, terlebih lagi pengusaha jasa karena tidak ada satu bisnispun di dunia ini yang tidak menggunakan pelayanan.
    4. Soul Share (Generous) adalah salah strategis yang dilakukan melalui sebuah sikap murah hati, hal ini dilakukan untuk tujuan agar para pelanggan setia atau loyal kepada kita. Ada beberapa cara untuk mencapai tujuan agar pelanggan menjadi loyal yaitu antara lain :

    A. Jujur
    Sikap jujur adalah kunci utama dari kepercayaan pelanggan. Kepercayaan bukanlah sesuatu yang diciptakan. Tetapi kepercayaan adalah sesuatu yang dilahirkan. Jadi sikap jujur adalah ini dari nilai tambah dan pengalaman lebih yang akan ditawarkan. Sebaik apapun value yang coba kita tawarkan pada pelanggan apabila kita tidak bersikap jujur maka semuanya akan sia-sia.
    B. Profesional
    Seiring dengan sikap jujur tadi, maka juga sangat penting juga sebuah sikap profesional dalam bekerja. Karena sikap profesional ini akan menjauhkan kita dari sikap malas, tidak mau berusah keras dan hanya menerima tanpa ada usaha untuk menuju ke arah yang lebih baik.
    C. Silaturrahim
    Silaturrahim pada dasarnya adalah formula untuk menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, lingkungan, makhluk hidup yang lain, dan tentu saja dengan Tuhan. Dengan silaturrahim, kita melakukan suatu hubungan atas dasar kasih sayang. Silaturrahim adalah kunci dalam melakukan usaha sebagai sarana untuk menuju sumber daya yang tidak terbatas (unlimited resources). Karena dengan silaturrahim, kita akan mampu membentuk komunikasi dua arah dan pada akhirnya akan mampu mengetahui dan memahami apa-apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan pelanggan.

    D. Murah hati
    Murah hati merupakan sebuah sikap saling mengerti antara pengusaha dengan pelanggannya agar tercipta hubungan yang baik dan saling menguntungkan diantara kedua belah pihak.

    7. Explain what is meant by a market-oriented missionstatement and discuss the characteristics of effective missionstatements
    Menurut Wibisono (2006, p. 43), visi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan cita-cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin dicapai di masa depan. visi merupakan pernyataan want to be dari organisasi atau perusahaan. Visi juga merupakan hal yang sangat krusial bagi perusahaan untuk menjamin kelestarian dan kesuksesan jangka panjang.
    MISI (Mission)
    Misi adalah apa sebabnya kita ada (why we exist / what we believe we can do). Menurut Prasetyo dan Benedicta (2004:8), Di dalam misi produk dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan, pasar yang dilayani dan teknologi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam pasar tersebut. Pernyataan misi harus mampu menentukan kebutuhan apa yang dipenuhi oleh perusahaan, siapa yang memiliki kebutuhan tersebut, dimana mereka berada dan bagaimana pemuasan tersebut dilakukan.
    Jadi dapat disimpulkan bahwa Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam usahanya mewujudkan Visi. Dalam operasionalnya orang berpedoman pada pernyataan misi yang merupakan hasil kompromi intepretasi Visi. Misi merupakan sesuatu yang nyata untuk dituju serta dapat pula memberikan petunjuk garis besar cara pencapaian Visi.
    Karakteristik Misi
    Pernyataan misi lebih dari sekedar pernyataan yang detail dan spesifik. Misi pernyataan tujuan yang unik dan ruang lingkup operasinya dalam hal produk dan syarat- syarat pasar. Suatu misi stratejik memberikan keterangan umum tentang produk-produk yang ingin diproduksi suatu perusahaan dan pasar yang akan dilayani dengan menggunakan kompetensi inti internalnya.
    Suatu misi yang efektif akan membangun individu dan menggembirakan, inspiratif, dan relevan bagi stakeholders.
    Karakteristik sebuah misi seharusnya merefleksikan:
    a. Deklarasi sikap, misi merupakan deklarasi sikap dan pandangan yang luas ruang lingkupnya, meliputi:
    1. Pernyatan misi yang baik memungkinkan untuk perumusan dan pemikiran alternative tujuan dan strategi yang layak tanpa mengurangi kreatifitas manajemen. Misi yang terlalu spesifik, membatasi potensi pertumbuhan organisasi, sebaliknya terlampau umum, menjadikan alternative strategi menjadi disfungsional.
    2. Pernyataan misi harus cukup luas untuk menyatukan perbedaan secara efektif dan memiliki daya tarik bagi parastakeholders yang beragam.Stakeholders mempengaruhi dan dipengaruhi oleh strategi organisasi, tetapi tuntutan dan pemikiran yang berbeda-beda bahkan seringkali bertentangan.
    3. Misi yang efektif harus menciptakan rasa dan emosi yang positif tentang organisasi.
    4. Memberi inspirasi dan memotivasi untuk melakukan tindakan.
    5. Menghasilkan kesan bahwa organisasi sukses, memiliki arah, dan layak untuk menerima segenap waktu, dukungan, dan investasi dari semuas takeholders.
    6. Misi juga harus dinamis dalam orientasi.
    b. Orientasi pelanggan, pernyataan misi yang baik menjelaskan tujuan dasar, pelanggan, produk, pasar, filosofi, dasar teknologi. Misi yang baik seharusnya:
    1. Merefleksikan antisipasi pelanggan, dengan senantiasa mengidentifikasineeds dan wants kemudian menyediakan produk untuk memenuhi kebutuhan.
    2. Mengidentifikasi kegunaan produk bagi pelanggan, maka misi tidak berfokus pada produk, tetapi fungsiatau kegunaanatau kebutuhan.
    c. Deklarasi kebijakan social (social responsibility), merupakan penempatan tertinggi filosofi dan pemikiran pendiri organisasi dan manajerial. Isu-isu sosial menuntut strategist tidak hanya berkewajiban terhadap stakeholders, tetapi juga tak kalah pentingnya bagi customer, environmentalist, kelompok minoritas, publik, dan kelompok lainnya. Kebijakan social secara langsung mempengaruhi pelanggan, produk, pasar, teknologi, profitabilitas, konsep diri, public image. Kebijakan social harus diintegrasikan dalam seluruh aktifitas manajemen stratejik, termasuk penyusunan misi.
    Komponen Misi
    Format pernyataan misi berbeda-beda dalam panjangnya, isi, bentuk, dan spesifiknya. Misi yang efektif meliputi dan cerminan dari 9 komponen penting, yaitu:
    1. Customer, pelanggan, Siapa pelanggan perusahaan ?
    2. Product, Apa produk baik berupa barang maupun jasa utama yang dihasilkan perusahaan?
    3. Market, pasar, secara geografi, dimana perusahaan berkompetisi ?
    4. Technology, Apakah perusahaan menerapkan teknologi terbaru, tercanggih ? atau teknologi apa yang digunakan ?
    5. Perhatian akan keberlangsungan, pertumbuhan, dan profitabilitas, apakah perusahaan memiliki komitmen untuk kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan keuangan yang baik ?
    6. Filosofi, apa dasar-dasar kepercayaan, nilai, aspirasi, dan prioritas etika ?
    7. Konsep diri, apa kemampuan khusus atau keunggulan kompetitif yang dimiliki perusahaan ?
    8. Perhatian akan citra public, apakah perusahaan responsive terhadap pemikiran sosial, masyarakat, dan lingkungan ?
    9. Perhatian akan karyawan, apakah karyawan dianggap dan diperlakukan sebagai aset yang berharga bagi perusahaan ?

    11. What is sustainable marketing? Explain how the sustainable bmarketing concept differs from the marketing concept andthe societal marketing concept. Berikan penjelasan yang tuntas.
    Pemasaran berkelanjutan atau sustainable marketing pada hakikatnya adalah filosofi untuk memenuhi kebutuhan semua pemangku kepentingan termasuk pelanggan dengan tidak mengabaikan kebutuhan generasi yang akan datang. Dengan menggunakan filosofi ini, maka sasaran akhir dari suatu kegiatan perusahaan atau organisasi tidak semata mata keuntungan ekonomi, tetapi juga kinerja sosial dan lingkungan, atau dalam istilah umum dikenal dengan Լem>triple bottom lineԠyaitu profit, people dan planet atau 3 Ps.
    Dengan demikian maka filosofi pemasaran yang berkelanjutan secara ringkas adalah penerapan kebijakan 4 P (produk, promosi, price atau harga & place atau distribusi) untuk mencapai kinerja 3P.
    Konsep Pemasaran Berkelanjutan
    Konsep-konsep inti pemasaran meluputi: kebutuhan, keinginan, permintaan, produksi, utilitas, nilai dan kepuasan; pertukaran, transaksi dan hubungan pasar, pemasaran dan pasar. Kita dapat membedakan antara kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan adalah suatu keadaan dirasakannya ketiadaan kepuasan dasar tertentu. Keinginan adalah kehendak yang kuat akan pemuas yang spesifik terhadap kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendalam. Sedangkan Permintaan adalah keinginan akan produk yang spesifik yang didukung dengan kemampuan dan kesediaan untuk membelinya.

    Konsep pemasaran
    Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunsi untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.

    Konsep pemasaran social
    Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripasda para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.

    20. Explain how companies can take a proactive stance towardthe marketing environment

    Sikap proaktif sangat penting sekali dalam berbisnis, karena seseorang mampu menangkap peluang yang ada, memiliki visi yang jelas kedepan, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya.
    Sikap proaktif telah disebutkan sebagai salah satu dari 7 kebiasaan manusia yang sangat efektif Di dalam buku yang berjudul “The 7 Habits Of Highly Effective People” Tepatnya adalah jadilah proaktif.
    Proaktif di sini adalah bertindak aktif namun tetap mengacu kepada nilai-nilai yang diyakininya. Tapi perlu disadari bahwa segala tindakan yang dilakukan memiliki konsekuensi yang harus di hadapi di masa mendatang. Karena kita tahu bahwa setiap tindakan itu memiliki konsekuensi.
    Sikap Proaktif Sepert Menjemput Bola
    Sikap proaktifdi sini sama seperti menjemput bola. Misalnya adalah pada waktu pelayanan bisnis anda pada pelanggan. Anda seharusnya berani menyapa pelanggan lebih dulu seperti dengan kalimat “Ada yang bisa kami bantu?”.Kalimat ini adalah kalimat proaktif, sebelum tamu atau pelanggan meminta bantuan, Anda telah menawarkan terlebihdahulu.
    Sikap proaktif inilah yang bisa membuat anda menjemput peluang yang ada pada anda. Istilah ini disebut dengan sikap menjemput bola. Jika anda melakukannya, maka anda seperti menjemput bola dalam hal ini adalah menjemput peluang yang dating kepada kita.

    Cara Bersikap Proaktif
    Banyak cara yang bisa kita lakukan dalam bersikap proaktif. Salah satunya yang saya jelaskan di atas, yaitu menjemput bola. Selain itu, seseorang harus memiliki beberapa sikap untuk mendukung proaktif tersebut yaitu sikap rendah hati.
    Hal ini di karenakan terkadangharus menghadapi penolakan atau sikap dingin dari pelanggan atau calon pelanggan. Namun, selama ujungnya akan menghasilkan bisnis jangka panjang mengapa tidak kita hadapi saja?

    23. Jelaskan peran data sekunder dalam memperoleh wawasan pelanggan. Di mana pemasar memperoleh data sekunder dan apa potensi masalah dalam menggunakannya? Data sekunder terdiri dari informasi yang sudah ada di suatu tempat, yang telah dikumpulkan untuk tujuan lain. Para peneliti biasanya mulai dengan mengumpulkan data sekunder. Basis data internal perusahaan menyediakan titik awal yang baik. Namun, perusahaan juga dapat memanfaatkan berbagai macam sumber informasi eksternal, termasuk layanan data komersial dan sumber-sumber pemerintah. Perusahaan dapat membeli laporan data sekunder dari pemasok luar. Menggunakan database komersial online, peneliti pemasaran dapat melakukan pencarian sendiri sumber data sekunder. Selain situs Web komersial menawarkan informasi untuk biaya, hampir setiap asosiasi industri, lembaga pemerintah, publikasi bisnis, dan media berita menawarkan informasi gratis kepada mereka yang cukup ulet untuk menemukan situs Web mereka. Ada begitu banyak situs web yang menawarkan data yang menemukan yang tepat bisa menjadi tugas yang hampir tak tertahankan. Mesin pencari Web juga bisa menjadi bantuan besar dalam mencari sumber-sumber informasi sekunder yang relevan. Data sekunder dapat menimbulkan masalah. Informasi yang dibutuhkan mungkin tidak ada-peneliti jarang dapat memperoleh semua data yang mereka butuhkan dari sumber sekunder. Bahkan ketika data dapat ditemukan, informasi mungkin tidak akan sangat berguna. Peneliti harus mengevaluasi informasi sekunder hati-hati untuk memastikan itu relevan (cocok kebutuhan proyek penelitian), akurat (andal dikumpulkan dan dilaporkan), saat ini (up-to-date cukup bagi keputusan saat ini), dan tidak memihak (obyektif dikumpulkan dan dilaporkan).
    24. What are the advantages of Web-based survey research overtraditional survey research?
    Penelitian survey berbasis web menawarkan beberapa keuntungan yang nyata lebih dari pendekatan tradisional telepon dan e-mail. Keuntungan paling jelasa dalah kecepatan dan biaya rendah. Dengan melihat online, peneliti dapat dengan cepat dan mudah mendistribusikan survei Internet untukribuan responden secara simultan melalui email atau posting mereka di situs Web yang dipilih. Tanggapan dapat hamper seketika, dan karena responden sendiri masukkan informasi, peneliti dapat tabulasi, meninjau, dan berbagi data penelitian diterima. Riset online biasanya biaya jauh lebih sedikit dari penelitian yang dilakukan melalui e-mail, telepon atau wawancar apribadi. Menggunakan Internet menghilangkan sebagian besar ongkos kirim, telepon, pewawancara, dan biaya penanganan data yang terkait dengan pendekatan-pendekatan lain. Selain itu, ukuran sampel memiliki sedikit dampak pada biaya. Setelah kuesioner diatur, ada sedikit perbedaan dalam biaya antara 10 dan 10.000 responden di Web. Luar keuntungan mereka kecepatan dan biaya, berbasis Web survey juga cenderung menjadi lebih interaktif dan menarik, lebih mudah untuk menyelesaikan, dan kurang intrusif dari pada tradisional survey telepon atau e-mail. Sebagai akibatnya, mereka biasanya mengumpulkan tingkat respon yang lebih tinggi. Internet adalah media yang hebat untuk menjangkau khalayak yang sulit dijangkau.

    26. When and for what is each type of question useful inmarketing research?
    Marketing Manager selalu berusaha mengumpulkan, memproses dan menggunakan informasi, yang kemudian digunakan untuk menghasilkan keputusan – keputusan yang baik ( good decision ). Mereka selalu berusaha memperoleh informasi yang sebanyak – banyaknya, karena ini akan menguntungkan perusahaan – perusahaan. Hanya keinginan mereka dibatasi biaya riset pemasaran.
    Informasi sangat cepat berubah dan bertambah, keinginan pembeli dan informasi produk. Setiap perubahaan informasi, memacu manajer pemasaran untuk mengambil keputusan yang baru sesuai dengan perubahan yang terjadi . keputusan ini perlu segera diadakan, mengigat persaingan yang begitu banyak di pasar.
    Belakangan ini perusahaan – perusahaan modern sudah memakai computer untuk menganalisa data . data ini diubah menjadi informasi, dan kemudian infomasi ini dimanfaatkan untuk menyusun planning dan controlling. Apabila satu perusahaan terlambat memanfaatkan informasi pasar dan lingkungan, maka perusahaan ini akan kalah bersaing di pasar.
    System informasi pemasaran berfungsi untuk mengumpulkan data, memprosesnya, dan mengumpulkannya dalam bentuk informasi yang mudah dimanfaatkan. Tujuan informasi yang tepat, akurat, relevan dan mudah di pahami untuk mengambil keputusan.
    Sumber informasi pemasaran berasal dari pemerintahan, dari dalam perusahaan dan dari luar perusahaan. Kadang – kadang informasi ini perlu di uji kebenarannya. Untuk itu diadakn analisa statistic dan tes hipotesa. Dan kalau perlu perusahaan membentuk model matematik pemasaran perusahaan industry.
    Dibawah ini dapat diberikan sebuah contoh yang menggambarkan betapa pentingnya riset pemasaran diadakan, sebelum decision maker mengambil keputusan.
    Perusahaan mobil jepang merencanakan untuk mengekspor mobil terbarunya ke USA. Pada mulanya manajer perusahaan ini ragu – ragu untuk mengekspor mobilnya ke Negara tersebut mengingat produk mobil amerika mempunyai market share cukup besar disana. Untuk mengatasi keraguan ini. Perusahaan mobil jepang mengadakan riset pemasaran mobil di USA, dengan tujuan untuk mengetahui jenis mobil yang disenangi disana. Hasi lriset menunjukkan bahwa USA dapat menerima segala jenis mobil andaikan kendaraan tersebut menjamin keselamatan pengemudinnya / penumpangnya dan tidak berasal dari negeri komunis. Hasil riset pemasaran ini, segera dimanfaatkan jepang pada permulaan tanun 70-an . mereka mendiskusikan kendaraan ekspor yang bodynya lebih kuat daripada mobil yang diekspor oleh Negara lain. Kenyataannya kendaraan jepang cukup laris terjual di USA sampai sekarang. Sekarang pemerintah mulai memakai proteksi industry dalam negeri, mengingat barang – barang jepang sudah menguasai pasar industry disana.
    Melihat contoh diatas kita dapat mengambil pelajaran yang berharga. Sikap produk yang akan dipasrkan, sebaiknya didahului dengan riset pemasaran. Supaya produk yang dipasarkan diterima di masyarakat karena sesuai dengan selera dan keinginan mereka
    “biaya untuk riset pemasaran cukup besar. Tetapi manfaat yang diperoleh perusahaan dari riset pemasaran ini jauh lebih besar ( penulis ).
    Riset pemasaran adalah pendekatan yang terstruktur dan digunakan untuk memperoleh informasi dari pasar tentang masa yang akan dihadapi perusahaan. Disamping itu riset pemasaran dapat juga memberikan informasi peluang – peluang pemasaran, untuk saat yang akan datang. Tugas penelitian pasar diserahkan kepada staf bagian riset pemasaran. Staf ini bertugas mencari karakteristik pasar, kekuatan pasar dan market share produk perusahaan. Disamping itu mereka mempelajari juga kekuatan produk, keadaan persaingan dan tren volume penjualan .
    Apabila perusahaan tidak sanggup melengkapi informasi pemasaran dengan usaha sendiri perusahaan dapat memanfaatkan jasa konsultan riset pemasaran. Konsultan ini mengkhusukan dirina untuk meneliti dan mempelajari kondisi pasar atau produk. Setiap riset pemasaran memusatkan perhatiannya kepada kemampuan pembeli dan perilaku pembeli. Bagian riset pemasaran mempelajari semua ini untuk mengetahui pengaruh masing – masing factor tersebut terhadap aktifitas.

    Komentar oleh Bambang Kurniawan | Oktober 3, 2015 | Balas

  3. TUGAS UJIAN MID SEMESTER
    KELOMPOK 7

    Di Susun Oleh :
    NAMA : BAMBANG KURNIAWAN
    NIM : C1B014096
    KELAS : MANAJEMEN G 2014

    SOAL YANG DIKERJAKAN NO : 6,7,11,20,23,24,26

    6. Proses Pemasaran dalam Perencanaan Strategis Berorientasi Pasar.
    1. Perusahaan Akan Menentukan Visi (Tujuan).
    Sebagai sebuah perushaan yang berorientasi pasar tentu saja Perusahaan harus menentukan Visi (Tujuan) dari perusahaan tersebut, hal ini dilakukan agar perusahaan punya tujuan yang jelas dan dapat dengan mudah mencapai tujuan tersebut. Biasanya tujuan atau orientasi dari Perusahaan ini akan lebih pada ingin melayani kebutuhan atau keinginan pelanggan (customer)nya daripada sekedar memproduksi barang atau jasa kemudian menjualnya.
    2. Menentukan Misi dari Masing-masing SBU ( Strategic Business Unit )
    Langkah ini dilakukan adalah bertujuan agar dari masing-masing Unit Perusahaan dapat menentukan kebijakan-kebijakan yang akan dilakukan atau dilakasanakan mengenai siapa calon pembelinya (customernya), produk apa yang akan dproduksi, beberapa kuantitasnya dan lain-lain.
    Hal-hal yang Menyangkut Isi dari Rencana Pemasaran dari Suatu Perusahaan.
    Ada beberapa hal langkah yang harus direncanakan dan dilaksanakan dalam proses pemasaran suatu perusahaan yaitu antara lain: Mind share (strategic), Market Share (Tactic), Heart Share (Value) dan Soul Share (Generous), secara lebih detail bias dilihat sebagai berikut :
    1. Mind Share (Strategic), hal ini tercakup dalam sebuah strategi yang didalamnya terdapat proses Segmenting, Targeting dan Positioning.
    a. Segmentation (Pemetaan)
    Segmentasion adalah suatu cara dalam membagi pasar berdasarkan variabel-variabel tertentu seperti geografi, demografi, psikologi, perilaku dan bahkan sampai pada variabel terkecil yaitu individu.
    b. Targeting
    Targeting adalah proses pemilihan target dan mencocokkan reaksi pasar dengan kebutuhan dasar, kemampuan daya beli dan keterbatasan yang dimiliki.
    c. Positioning
    Positioning adalah bagaimana menempatkan sebuah produk ke dalam benak customer secara luas, sehingga akan tertanam dalam benak pasar bahwa perusahaan kita adalah definisi dari kategori produk yang kita jual. Bukan bagaimana posisi produk kita di pasar, melainkan bagaimana produk kita selalu diingat oleh pelanggan.
    2. Market Share (Tactic) atau yang sering kita kenal dengan pangsa pasar adalah persentase dari keseluruhan pasar untuk sebuah kategori produk atau servis yang telah dipilih dan dikuasai oleh satu atau lebih produk atau service tertentu yang dikeluarkan sebuah perusahaan dalam kategori yang sama. Dalam hal ini diperlukan beberapa taktik untuk mendukung strategi yang digunakan untuk merebut pangsa pasar yaitu: Pembedaan (Differentiation), Bauran Pemasaran (Marketing Mix), Penjualan (Selling).
    a. Diferensiasi (Differentiation)
    Diferensiasi adalah sebuah pembeda atau bagaimana caranya agar menjadi berbeda dengan produk atau perusahaan lain.
    b. Bauran Pemasaran (Marketing Mix)
    Bauran Pemasaran adalah sebuah tingkatan yang menggabungkan elemen penting pemasaran benda atau jasa, seperti keunggulan produk, penetapan harga, pengemasan produk, periklanan, persediaan barang, distribusi dan anggaran pemasaran, dalam usaha memasarkan sebuah produk atau jasa.
    c. Penjualan (Selling)
    Selling atau penjualan adalah sebuah teknik dalam membujuk atau meyakinkan konsumen bahwa dalam produk yang dijual terdapat solusi atau keuntungan yang lebih bagi pelanggan.
    3. Heart Share (Value), adalah sebuah strategi untuk memenangkan pasar dengan jalan memberikan nilai lebih kepada pelanggan dengan jalan memberikan pelayanan yang terbaik kepada mereka. Untuk memenangkannya kita dapat menggunakan beberapa cara seperti berikut : Branding (Penamaan), Process (Proses) dan Service (Pelayanan).

    a. Branding (Penamaan)
    Branding merupakan suatu langkah dalam memberikan identitas kepada produk atau jasa yang kita jual, atau yang sering kita kenal istilah merk. Tujuan pemberian merk ini adalah pelanggan dapat dengan mudah membedakan produk yang kita jual di pasar dengan

    b. Process (Proses)
    Proses dapat didefinisikan sebagai penganalisisan peluang pasar, pengembangan strategi marketing, perencanaan langkah-langkah marketing yang akan dilakukan dan memaksimalkan usaha marketing berdasarkan langkah yang telah ada.
    c. Service (Pelayanan)
    Service (Pelayanan) merupakan hal yang paling mendasar yang dijual oleh para pengusaha baik pengusaha barang, terlebih lagi pengusaha jasa karena tidak ada satu bisnispun di dunia ini yang tidak menggunakan pelayanan.
    4. Soul Share (Generous) adalah salah strategis yang dilakukan melalui sebuah sikap murah hati, hal ini dilakukan untuk tujuan agar para pelanggan setia atau loyal kepada kita. Ada beberapa cara untuk mencapai tujuan agar pelanggan menjadi loyal yaitu antara lain :

    A. Jujur
    Sikap jujur adalah kunci utama dari kepercayaan pelanggan. Kepercayaan bukanlah sesuatu yang diciptakan. Tetapi kepercayaan adalah sesuatu yang dilahirkan. Jadi sikap jujur adalah ini dari nilai tambah dan pengalaman lebih yang akan ditawarkan. Sebaik apapun value yang coba kita tawarkan pada pelanggan apabila kita tidak bersikap jujur maka semuanya akan sia-sia.
    B. Profesional
    Seiring dengan sikap jujur tadi, maka juga sangat penting juga sebuah sikap profesional dalam bekerja. Karena sikap profesional ini akan menjauhkan kita dari sikap malas, tidak mau berusah keras dan hanya menerima tanpa ada usaha untuk menuju ke arah yang lebih baik.
    C. Silaturrahim
    Silaturrahim pada dasarnya adalah formula untuk menjaga hubungan baik dengan sesama manusia, lingkungan, makhluk hidup yang lain, dan tentu saja dengan Tuhan. Dengan silaturrahim, kita melakukan suatu hubungan atas dasar kasih sayang. Silaturrahim adalah kunci dalam melakukan usaha sebagai sarana untuk menuju sumber daya yang tidak terbatas (unlimited resources). Karena dengan silaturrahim, kita akan mampu membentuk komunikasi dua arah dan pada akhirnya akan mampu mengetahui dan memahami apa-apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan pelanggan.

    D. Murah hati
    Murah hati merupakan sebuah sikap saling mengerti antara pengusaha dengan pelanggannya agar tercipta hubungan yang baik dan saling menguntungkan diantara kedua belah pihak.

    7. Explain what is meant by a market-oriented missionstatement and discuss the characteristics of effective missionstatements
    Menurut Wibisono (2006, p. 43), visi merupakan rangkaian kalimat yang menyatakan cita-cita atau impian sebuah organisasi atau perusahaan yang ingin dicapai di masa depan. visi merupakan pernyataan want to be dari organisasi atau perusahaan. Visi juga merupakan hal yang sangat krusial bagi perusahaan untuk menjamin kelestarian dan kesuksesan jangka panjang.
    MISI (Mission)
    Misi adalah apa sebabnya kita ada (why we exist / what we believe we can do). Menurut Prasetyo dan Benedicta (2004:8), Di dalam misi produk dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan, pasar yang dilayani dan teknologi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam pasar tersebut. Pernyataan misi harus mampu menentukan kebutuhan apa yang dipenuhi oleh perusahaan, siapa yang memiliki kebutuhan tersebut, dimana mereka berada dan bagaimana pemuasan tersebut dilakukan.
    Jadi dapat disimpulkan bahwa Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam usahanya mewujudkan Visi. Dalam operasionalnya orang berpedoman pada pernyataan misi yang merupakan hasil kompromi intepretasi Visi. Misi merupakan sesuatu yang nyata untuk dituju serta dapat pula memberikan petunjuk garis besar cara pencapaian Visi.
    Karakteristik Misi
    Pernyataan misi lebih dari sekedar pernyataan yang detail dan spesifik. Misi pernyataan tujuan yang unik dan ruang lingkup operasinya dalam hal produk dan syarat- syarat pasar. Suatu misi stratejik memberikan keterangan umum tentang produk-produk yang ingin diproduksi suatu perusahaan dan pasar yang akan dilayani dengan menggunakan kompetensi inti internalnya.
    Suatu misi yang efektif akan membangun individu dan menggembirakan, inspiratif, dan relevan bagi stakeholders.
    Karakteristik sebuah misi seharusnya merefleksikan:
    a. Deklarasi sikap, misi merupakan deklarasi sikap dan pandangan yang luas ruang lingkupnya, meliputi:
    1. Pernyatan misi yang baik memungkinkan untuk perumusan dan pemikiran alternative tujuan dan strategi yang layak tanpa mengurangi kreatifitas manajemen. Misi yang terlalu spesifik, membatasi potensi pertumbuhan organisasi, sebaliknya terlampau umum, menjadikan alternative strategi menjadi disfungsional.
    2. Pernyataan misi harus cukup luas untuk menyatukan perbedaan secara efektif dan memiliki daya tarik bagi parastakeholders yang beragam.Stakeholders mempengaruhi dan dipengaruhi oleh strategi organisasi, tetapi tuntutan dan pemikiran yang berbeda-beda bahkan seringkali bertentangan.
    3. Misi yang efektif harus menciptakan rasa dan emosi yang positif tentang organisasi.
    4. Memberi inspirasi dan memotivasi untuk melakukan tindakan.
    5. Menghasilkan kesan bahwa organisasi sukses, memiliki arah, dan layak untuk menerima segenap waktu, dukungan, dan investasi dari semuas takeholders.
    6. Misi juga harus dinamis dalam orientasi.
    b. Orientasi pelanggan, pernyataan misi yang baik menjelaskan tujuan dasar, pelanggan, produk, pasar, filosofi, dasar teknologi. Misi yang baik seharusnya:
    1. Merefleksikan antisipasi pelanggan, dengan senantiasa mengidentifikasineeds dan wants kemudian menyediakan produk untuk memenuhi kebutuhan.
    2. Mengidentifikasi kegunaan produk bagi pelanggan, maka misi tidak berfokus pada produk, tetapi fungsiatau kegunaanatau kebutuhan.
    c. Deklarasi kebijakan social (social responsibility), merupakan penempatan tertinggi filosofi dan pemikiran pendiri organisasi dan manajerial. Isu-isu sosial menuntut strategist tidak hanya berkewajiban terhadap stakeholders, tetapi juga tak kalah pentingnya bagi customer, environmentalist, kelompok minoritas, publik, dan kelompok lainnya. Kebijakan social secara langsung mempengaruhi pelanggan, produk, pasar, teknologi, profitabilitas, konsep diri, public image. Kebijakan social harus diintegrasikan dalam seluruh aktifitas manajemen stratejik, termasuk penyusunan misi.
    Komponen Misi
    Format pernyataan misi berbeda-beda dalam panjangnya, isi, bentuk, dan spesifiknya. Misi yang efektif meliputi dan cerminan dari 9 komponen penting, yaitu:
    1. Customer, pelanggan, Siapa pelanggan perusahaan ?
    2. Product, Apa produk baik berupa barang maupun jasa utama yang dihasilkan perusahaan?
    3. Market, pasar, secara geografi, dimana perusahaan berkompetisi ?
    4. Technology, Apakah perusahaan menerapkan teknologi terbaru, tercanggih ? atau teknologi apa yang digunakan ?
    5. Perhatian akan keberlangsungan, pertumbuhan, dan profitabilitas, apakah perusahaan memiliki komitmen untuk kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan keuangan yang baik ?
    6. Filosofi, apa dasar-dasar kepercayaan, nilai, aspirasi, dan prioritas etika ?
    7. Konsep diri, apa kemampuan khusus atau keunggulan kompetitif yang dimiliki perusahaan ?
    8. Perhatian akan citra public, apakah perusahaan responsive terhadap pemikiran sosial, masyarakat, dan lingkungan ?
    9. Perhatian akan karyawan, apakah karyawan dianggap dan diperlakukan sebagai aset yang berharga bagi perusahaan ?

    11. What is sustainable marketing? Explain how the sustainable bmarketing concept differs from the marketing concept andthe societal marketing concept. Berikan penjelasan yang tuntas.
    Pemasaran berkelanjutan atau sustainable marketing pada hakikatnya adalah filosofi untuk memenuhi kebutuhan semua pemangku kepentingan termasuk pelanggan dengan tidak mengabaikan kebutuhan generasi yang akan datang. Dengan menggunakan filosofi ini, maka sasaran akhir dari suatu kegiatan perusahaan atau organisasi tidak semata mata keuntungan ekonomi, tetapi juga kinerja sosial dan lingkungan, atau dalam istilah umum dikenal dengan Լem>triple bottom lineԠyaitu profit, people dan planet atau 3 Ps.
    Dengan demikian maka filosofi pemasaran yang berkelanjutan secara ringkas adalah penerapan kebijakan 4 P (produk, promosi, price atau harga & place atau distribusi) untuk mencapai kinerja 3P.
    Konsep Pemasaran Berkelanjutan
    Konsep-konsep inti pemasaran meluputi: kebutuhan, keinginan, permintaan, produksi, utilitas, nilai dan kepuasan; pertukaran, transaksi dan hubungan pasar, pemasaran dan pasar. Kita dapat membedakan antara kebutuhan, keinginan dan permintaan. Kebutuhan adalah suatu keadaan dirasakannya ketiadaan kepuasan dasar tertentu. Keinginan adalah kehendak yang kuat akan pemuas yang spesifik terhadap kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendalam. Sedangkan Permintaan adalah keinginan akan produk yang spesifik yang didukung dengan kemampuan dan kesediaan untuk membelinya.

    Konsep pemasaran
    Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunsi untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.

    Konsep pemasaran social
    Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripasda para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.

    20. Explain how companies can take a proactive stance towardthe marketing environment

    Sikap proaktif sangat penting sekali dalam berbisnis, karena seseorang mampu menangkap peluang yang ada, memiliki visi yang jelas kedepan, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya.
    Sikap proaktif telah disebutkan sebagai salah satu dari 7 kebiasaan manusia yang sangat efektif Di dalam buku yang berjudul “The 7 Habits Of Highly Effective People” Tepatnya adalah jadilah proaktif.
    Proaktif di sini adalah bertindak aktif namun tetap mengacu kepada nilai-nilai yang diyakininya. Tapi perlu disadari bahwa segala tindakan yang dilakukan memiliki konsekuensi yang harus di hadapi di masa mendatang. Karena kita tahu bahwa setiap tindakan itu memiliki konsekuensi.
    Sikap Proaktif Sepert Menjemput Bola
    Sikap proaktifdi sini sama seperti menjemput bola. Misalnya adalah pada waktu pelayanan bisnis anda pada pelanggan. Anda seharusnya berani menyapa pelanggan lebih dulu seperti dengan kalimat “Ada yang bisa kami bantu?”.Kalimat ini adalah kalimat proaktif, sebelum tamu atau pelanggan meminta bantuan, Anda telah menawarkan terlebihdahulu.
    Sikap proaktif inilah yang bisa membuat anda menjemput peluang yang ada pada anda. Istilah ini disebut dengan sikap menjemput bola. Jika anda melakukannya, maka anda seperti menjemput bola dalam hal ini adalah menjemput peluang yang dating kepada kita.

    Cara Bersikap Proaktif
    Banyak cara yang bisa kita lakukan dalam bersikap proaktif. Salah satunya yang saya jelaskan di atas, yaitu menjemput bola. Selain itu, seseorang harus memiliki beberapa sikap untuk mendukung proaktif tersebut yaitu sikap rendah hati.
    Hal ini di karenakan terkadangharus menghadapi penolakan atau sikap dingin dari pelanggan atau calon pelanggan. Namun, selama ujungnya akan menghasilkan bisnis jangka panjang mengapa tidak kita hadapi saja?

    23. Jelaskan peran data sekunder dalam memperoleh wawasan pelanggan. Di mana pemasar memperoleh data sekunder dan apa potensi masalah dalam menggunakannya? Data sekunder terdiri dari informasi yang sudah ada di suatu tempat, yang telah dikumpulkan untuk tujuan lain. Para peneliti biasanya mulai dengan mengumpulkan data sekunder. Basis data internal perusahaan menyediakan titik awal yang baik. Namun, perusahaan juga dapat memanfaatkan berbagai macam sumber informasi eksternal, termasuk layanan data komersial dan sumber-sumber pemerintah. Perusahaan dapat membeli laporan data sekunder dari pemasok luar. Menggunakan database komersial online, peneliti pemasaran dapat melakukan pencarian sendiri sumber data sekunder. Selain situs Web komersial menawarkan informasi untuk biaya, hampir setiap asosiasi industri, lembaga pemerintah, publikasi bisnis, dan media berita menawarkan informasi gratis kepada mereka yang cukup ulet untuk menemukan situs Web mereka. Ada begitu banyak situs web yang menawarkan data yang menemukan yang tepat bisa menjadi tugas yang hampir tak tertahankan. Mesin pencari Web juga bisa menjadi bantuan besar dalam mencari sumber-sumber informasi sekunder yang relevan. Data sekunder dapat menimbulkan masalah. Informasi yang dibutuhkan mungkin tidak ada-peneliti jarang dapat memperoleh semua data yang mereka butuhkan dari sumber sekunder. Bahkan ketika data dapat ditemukan, informasi mungkin tidak akan sangat berguna. Peneliti harus mengevaluasi informasi sekunder hati-hati untuk memastikan itu relevan (cocok kebutuhan proyek penelitian), akurat (andal dikumpulkan dan dilaporkan), saat ini (up-to-date cukup bagi keputusan saat ini), dan tidak memihak (obyektif dikumpulkan dan dilaporkan).
    24. What are the advantages of Web-based survey research overtraditional survey research?
    Penelitian survey berbasis web menawarkan beberapa keuntungan yang nyata lebih dari pendekatan tradisional telepon dan e-mail. Keuntungan paling jelasa dalah kecepatan dan biaya rendah. Dengan melihat online, peneliti dapat dengan cepat dan mudah mendistribusikan survei Internet untukribuan responden secara simultan melalui email atau posting mereka di situs Web yang dipilih. Tanggapan dapat hamper seketika, dan karena responden sendiri masukkan informasi, peneliti dapat tabulasi, meninjau, dan berbagi data penelitian diterima. Riset online biasanya biaya jauh lebih sedikit dari penelitian yang dilakukan melalui e-mail, telepon atau wawancar apribadi. Menggunakan Internet menghilangkan sebagian besar ongkos kirim, telepon, pewawancara, dan biaya penanganan data yang terkait dengan pendekatan-pendekatan lain. Selain itu, ukuran sampel memiliki sedikit dampak pada biaya. Setelah kuesioner diatur, ada sedikit perbedaan dalam biaya antara 10 dan 10.000 responden di Web. Luar keuntungan mereka kecepatan dan biaya, berbasis Web survey juga cenderung menjadi lebih interaktif dan menarik, lebih mudah untuk menyelesaikan, dan kurang intrusif dari pada tradisional survey telepon atau e-mail. Sebagai akibatnya, mereka biasanya mengumpulkan tingkat respon yang lebih tinggi. Internet adalah media yang hebat untuk menjangkau khalayak yang sulit dijangkau.

    26. When and for what is each type of question useful inmarketing research?
    Marketing Manager selalu berusaha mengumpulkan, memproses dan menggunakan informasi, yang kemudian digunakan untuk menghasilkan keputusan – keputusan yang baik ( good decision ). Mereka selalu berusaha memperoleh informasi yang sebanyak – banyaknya, karena ini akan menguntungkan perusahaan – perusahaan. Hanya keinginan mereka dibatasi biaya riset pemasaran.
    Informasi sangat cepat berubah dan bertambah, keinginan pembeli dan informasi produk. Setiap perubahaan informasi, memacu manajer pemasaran untuk mengambil keputusan yang baru sesuai dengan perubahan yang terjadi . keputusan ini perlu segera diadakan, mengigat persaingan yang begitu banyak di pasar.
    Belakangan ini perusahaan – perusahaan modern sudah memakai computer untuk menganalisa data . data ini diubah menjadi informasi, dan kemudian infomasi ini dimanfaatkan untuk menyusun planning dan controlling. Apabila satu perusahaan terlambat memanfaatkan informasi pasar dan lingkungan, maka perusahaan ini akan kalah bersaing di pasar.
    System informasi pemasaran berfungsi untuk mengumpulkan data, memprosesnya, dan mengumpulkannya dalam bentuk informasi yang mudah dimanfaatkan. Tujuan informasi yang tepat, akurat, relevan dan mudah di pahami untuk mengambil keputusan.
    Sumber informasi pemasaran berasal dari pemerintahan, dari dalam perusahaan dan dari luar perusahaan. Kadang – kadang informasi ini perlu di uji kebenarannya. Untuk itu diadakn analisa statistic dan tes hipotesa. Dan kalau perlu perusahaan membentuk model matematik pemasaran perusahaan industry.
    Dibawah ini dapat diberikan sebuah contoh yang menggambarkan betapa pentingnya riset pemasaran diadakan, sebelum decision maker mengambil keputusan.
    Perusahaan mobil jepang merencanakan untuk mengekspor mobil terbarunya ke USA. Pada mulanya manajer perusahaan ini ragu – ragu untuk mengekspor mobilnya ke Negara tersebut mengingat produk mobil amerika mempunyai market share cukup besar disana. Untuk mengatasi keraguan ini. Perusahaan mobil jepang mengadakan riset pemasaran mobil di USA, dengan tujuan untuk mengetahui jenis mobil yang disenangi disana. Hasi lriset menunjukkan bahwa USA dapat menerima segala jenis mobil andaikan kendaraan tersebut menjamin keselamatan pengemudinnya / penumpangnya dan tidak berasal dari negeri komunis. Hasil riset pemasaran ini, segera dimanfaatkan jepang pada permulaan tanun 70-an . mereka mendiskusikan kendaraan ekspor yang bodynya lebih kuat daripada mobil yang diekspor oleh Negara lain. Kenyataannya kendaraan jepang cukup laris terjual di USA sampai sekarang. Sekarang pemerintah mulai memakai proteksi industry dalam negeri, mengingat barang – barang jepang sudah menguasai pasar industry disana.
    Melihat contoh diatas kita dapat mengambil pelajaran yang berharga. Sikap produk yang akan dipasrkan, sebaiknya didahului dengan riset pemasaran. Supaya produk yang dipasarkan diterima di masyarakat karena sesuai dengan selera dan keinginan mereka
    “biaya untuk riset pemasaran cukup besar. Tetapi manfaat yang diperoleh perusahaan dari riset pemasaran ini jauh lebih besar ( penulis ).
    Riset pemasaran adalah pendekatan yang terstruktur dan digunakan untuk memperoleh informasi dari pasar tentang masa yang akan dihadapi perusahaan. Disamping itu riset pemasaran dapat juga memberikan informasi peluang – peluang pemasaran, untuk saat yang akan datang. Tugas penelitian pasar diserahkan kepada staf bagian riset pemasaran. Staf ini bertugas mencari karakteristik pasar, kekuatan pasar dan market share produk perusahaan. Disamping itu mereka mempelajari juga kekuatan produk, keadaan persaingan dan tren volume penjualan .
    Apabila perusahaan tidak sanggup melengkapi informasi pemasaran dengan usaha sendiri perusahaan dapat memanfaatkan jasa konsultan riset pemasaran. Konsultan ini mengkhusukan dirina untuk meneliti dan mempelajari kondisi pasar atau produk. Setiap riset pemasaran memusatkan perhatiannya kepada kemampuan pembeli dan perilaku pembeli. Bagian riset pemasaran mempelajari semua ini untuk mengetahui pengaruh masing – masing factor tersebut terhadap aktifitas.

    Komentar oleh Bambang Kurniawan | Oktober 3, 2015 | Balas

  4. Kelompok : 5
    Soal No : 7,8,10,11,13,14,15
    Nama : Arimbi Priadipa (c1b014105)

    7. Maksudnya adalah perusahaan dalam mengambil keputusan dan tujuan haruslah selalu terpaku dan melihat pada pasar, menetapkan bisnis dalam arti memuaskan kebutuhan mendasar pelanggan. Seperti sebagaimana beberapa perusahaan yang memiliki pernyataan misinya seperti:
    Revlon: jika beroreantasi produk kami membuat kosmetik. Jika beroreantasi pada pasar Kami menjual gaya hidup dan ekspresi diri.
    Wal-Mart : jika beroreantasi produk “ Kami membuka toko diskon”. Jika beroreantasi pada pasar “Kami menawarkan produk dan jasa yang menyediakan nilai bagi kelas menengah Amerika”
    8. perencanaan strategis adalah suatu rencana jangka panjang yang bersifat menyeluruh, memberikan rumusan ke mana perusahaan akan diarahkan, dan bagaimana sumberdaya dialokasikan untuk mencapai tujuan selama jangka waktu tertentu dalam berbagai kemungkinan keadaan lingkungan. Perencanaan Strategic (Strategic Plans) juga merupakan suatu proses pemilihan tujuan-tujuan organisasi, penentuan strategi, kebijaksanaan, program-program strategi yang diperlukan untuk tujuan-tujuan tersebut.
    1) Mind Share (Strategic), hal ini tercakup dalam sebuah strategi yang didalamnya terdapat proses Segmenting, Targeting dan Positioning.
    2) Market Share (Tactic) atau yang sering kita kenal dengan pangsa pasar adalah persentase dari keseluruhan pasar untuk sebuah kategori produk atau servis yang telah dipilih dan dikuasai oleh satu atau lebih produk atau service tertentu yang dikeluarkan sebuah perusahaan dalam kategori yang sama.
    3) Heart Share (Value), adalah sebuah strategi untuk memenangkan pasar dengan jalan memberikan nilai lebih kepada pelanggan dengan jalan memberikan pelayanan yang terbaik kepada mereka.
    4) Soul Share (Generous) adalah salah strategis yang dilakukan melalui sebuah sikap murah hati, hal ini dilakukan untuk tujuan agar para pelanggan setia atau loyal kepada kita
    10. Positioning adalah tindakan perusahaan untuk merancang produk dan bauran pemasaran/ marketing mix agar dapat tercipta kesan tertentu diingatan konsumen. Sehingga dengan demikian konsumen memahami dan menghargai apa yang dilakukan perusahaan dalam kaitannya dengan para pesaingnya.
    Coca Cola yang memposisikan dirinya sebagai “ The Real Thing” alias Cola yang Orisinil dan Klasik. Dengan semboyan atau motto tersebut Coca Cola berusaha mengarahkan atau memberi citra kepada masyarakat bahwa selain Coca Cola minuman Cola lainnya adalah pasti palsu
    11. konsep pemasaran yang berkelanjutan. Peran Marketing disini bukan hanya melahirkan produk untuk segera dijual, menentukan target, positioning, atau awareness namun yang terpenting marketing harus memiliki jiwa untuk diturunkan kedalam productnya untuk dapat terus berkelanjutan.
    Pada dasarnya pemasaran sosial tidak berbeda dengan pemasaran komersial dan berkelanjutan. Pemasaran sosial menggunakan teknis analisis yang sama : reset pasar, pengembangan produk, penentuan harga, keterjangkauan, dan promosi.
    Pemasaran sosial merupakan aplikasi strategi pemasaran komersil untuk menjual gagasan dalam rangka mengubah sebuah masyarakat, terutama dalam manejemen yang mencakup analisis, perencanaan, implementasi, dan pengawasan
    Perbedaan mendasar antara “pemasaran komersil” dan “pemasaran sosial”, menurut Andreason, adalah pada prinsip “4 P” yang dikenal sebagai marketing mix. Di dunia bisnis “4P”, adalah promotion (promosi), price (harga), product (produk) dan place (tempat). Dalam pemasaran sosial ada dua hal lain yang membuat berbeda, yaitu adanya partnership (kemitraan) dan policy (kebijakan).
    13. Konsumerisme adalah paham atau ideologi yang menjadikan seseorang atau kelompok melakukan atau menjalankan proses konsumsi atau pemakaian barang-barang hasil produksi secara berlebihan atau tidak sepantasnya secara sadar dan berkelanjutan.
    1) Penjual
    Burgerlijk Wetboek mengatur hak dan kewajiban penjual yaitu sebagai berikut:
    a. Penjual wajib menyatakan dengan tegas keinginannya dalam perjanjian, artinya apabila terdapat klausul dalam perjanjian yang tidak jelas dan dapat diartikan kedalam berbagai pengertian, maka harus ditafsirkan kedalam pengertian yang merugikan penjual (vide Pasal 1473 Burgerlijk Wetboek )
    b. Penjual wajib menyerahkan barang dan juga menanggungnya (vide Pasal 1474 Burgerlijk Wetboek). Penyerahan barang ini diartikan sebagai suatu pengalihan kekuasaan atas barang yang telah dijual tersebut dari tangan penjual ke dalam kekuasaan dan kepunyaan pembeli (vide Pasal 1475 Burgerlijk Wetboek).
    2) Pembeli
    Berdasarkan ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam Burgerlijk Wetboek, pembeli memiliki hak dan kewajiban diantaranya:
    a) Pembeli mempunyai kewajiban utama yaitu membayar harga pembelian pada waktu dan tempat yang telah ditentukan dalam perjanjian (vide Pasal 1513 Burgerlijk Wetboek)
    b) Jika tempat pembayaran tidak ditentukan, pembeli berkewajiban untuk membayar harga barangnya ditempat penyerahan barang dilakukan (vide Pasal 1514 Burgerlijk Wetboek)

    c) Pembeli diwajibkan menanggung biaya pengambilan barang, artinya apabila dalam perjanjian ditentukan bahwa penyerahan dilakukan di gudang milik pembeli, maka biaya pengambilan barang dari gudang menuju tempat pembeli ditanggung oleh pembeli, sedangkan biaya pengiriman dari tempat penjual menuju gudang milik pembeli ditanggung oleh penjual (vide Pasal 1476 Burgerlijk Wetboek)

    d) Walaupun tidak diperjanjikan dengan tegas, pembeli diwajibkan membayar bunga dari harga pembelian apabila barang yang dibelinya tersebut menghasilkan pendapatan.

    e) Barang yang harus diserahkan kepada pembeli adalah dalam keadaan utuh seperti pada saat penjualan atau saat perjanjian diadakan dan sejak penyerahan barang, segala yang dihasilkan dari barang tersebut menjadi hak pembeli (vide Pasal 1481 dan Pasal 1483 Burgerlijk Wetboek).

    f) Pembeli berhak mendapatkan jaminan untuk dapat memiliki barang itu dengan aman dan tentram. Serta jaminan terhadap cacat yang tersembunyi dan sebagainya, yang dapat dijadikan alasan untuk pembatalan pembelian (vide Pasal 1491 , 1504, 1506, 1509, 1510 Burgerlijk Wetboek

    g) Pembeli berhak menuntut pembatalan pembelian, jika penyerahan barang tidak dapat dilaksanakan karena akibat kelalaian penjual (vide Pasal 1480 Burgerlijk Wetboek).

    h)Baik penjual maupun pembeli berhak membuat persetujuan yang isinya memperluas atau mengurangi kewajiban yang telah ditentukan dalam Burgerlijk Wetboek tersebut, bahkan untuk membebaskan penjual dari tanggungan apapun (vide Pasal 1493 Burgerlijk Wetboek), namun demikian hal ini dibatasi oleh ketentuan yang terdapat dalam Pasal 5 huruf c. Undang-Undang nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yaitu membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati
    14. Etika pemasaran meliputi prinsip-prinsip dan standar yang memandu perilaku individu dan kelompok dalam membuat keputusan pemasaran. Strategi pemasaran harus mempertimbangkan stakeholder-termasuk manajer, karyawan, pelanggan, asosiasi industri, regulator pemerintah, mitra bisnis, dan kelompok-semua kepentingan khusus yang berkontribusi terhadap standar yang berlaku dan harapan masyarakat. Yang paling dasar dari standar tersebut telah dikodifikasi (disusun kedalam undang-undang) sebagai hukum dan peraturan untuk mendorong perusahaan agar sesuai dengan harapan masyarakat terhadap perilaku bisnis.
    Ketika perusahaan menyimpang dari standar yang berlaku di industri dan masyarakat, hasilnya adalah ketidakpuasan pelanggan, kurangnya kepercayaan, dan tindakan hukum. Hal tersebut akan mempengaruhi reputasi perusahaan. Reputasi perusahaan adalah salah satu aset terbesar yang tidak berwujud. Nilai reputasi positif sulit untuk dihitung, tetapi sangat penting. Sebuah insiden negatif tunggal dapat mempengaruhi persepsi citra perusahaan dan reputasi selama bertahun-tahun sesudahnya. Reputasi perusahaan, image, dan branding yang lebih penting daripada sebelumnya dan adalah salah satu aspek yang paling penting dari mempertahankan hubungan dengan Stakeholders kunci. Ketika perusahaan menyimpang dari standar yang berlaku di industri dan masyarakat, hasilnya adalah ketidakpuasan pelanggan, kurangnya kepercayaan, dan tindakan hukum.
    15. Lingkungan Mikro Perusahaan
    A. Perusahaan
    Dalam merancang rencana pemasaran, manajemen pemasaran memperhitungkan kelompok dalam perusahan seperti manajemen puncak, keuangan, riset dan pengembangan, pembelian, operasi, akuntasi.
    B. Pemasok
    Pemasok membentuk hubungan penting dalam keseluruhan system penghantar nilai perusahaan. Pemasok menyediakan sumber daya yang diperlukan oleh perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasanya.
    1) Perantara Pemasaran
    Perantara pemasaran membantu perusahaan mempromosikan, menjual, danmendistribusikan produknya ke pembeli akhir. Perantara pemasaran meliputi penjual perantara, perusahaan distribusi fisik, agen jasa pemasaran, dan perantara keuangan.
    2) Pelanggan
    • Pasar Konsumen terdiri dari perorangan dan keluarga yang membeli barang dan jasa untuk konsumsi pribadi.
    • Pasar Bisnis membeli barang dan jasa untuk pemrosesan lebih lanjut atau untuk digunakan dalam proses produksi perusahaan.
    • Pasar Penjual Perantara membeli barang dan jasa untuk dijual kembali demi mendapatkan laba.
    • Pasar Pemerintah terdiri dari badan-badan pemerintah yang membeli barang dan jasa untuk menghasilkan pelayanan umum.
    • Pasar Internasional terdiri dari para pembeli di negara lain, termasuk konsumen, produsen, penjual perantara, dan pemerintah.

    C. Pesaing
    Konsep pemasaran yang berhasil apabila perusahaan dapat menyediakan nilai dan kepuasan pelanggan yang lebih besar daripada pesaing. Oleh karena itu, perusahaan harus menyesuaikan pemasaran dengan kebutuhan konsumen sasaran..
    D. Masyarakat
    Masyarakat adalah kelompok yang mempunyai potensi kepentingan atau kepentingan nyata, atau pengaruh pada kemampuan organisasi untuk mencapai tujuannya. Ada tujuh tipe masyarakat: Masyarakat keuangan, masyarakat media, masyarakat pemerintah, masyarakat Lembaga Swadaya Masyarakat, masyarakat local, masyarakat umum, masyarakat internal.

    Lingkungan Makro Perusahaan
    Lingkungan Makro perusahaan merupakan kekuatan sosial yang lebih besar yang memengaruhi lingkungan mikro perusahaan. Lingkungan makro perusahaan terdiri dari: Lingkungan demografis, ekonomi, alam, teknologi, politik, dan budaya.
    a. Lingkungan Demografis
    Demografi adalah studi kependudukan manusia menyangkut ukuran, kepadatan, lokasi, usia, jenis kelamin, ras, lapangan kerja, dan data statistic lain. Lingkungan demografi menjadi minat utama perusahaan karena lingkungan demografis menyangkut masyarakat, dan masyarakat membentuk pasar.
    b. Lingkungan Ekonomi
    Lingkungan ekonomi adalah faktor-faktor yang mempengaruhi daya beli dan pola pengeluaran konsumen. Suatu bangsa mempunyai tingkat dan distribusi pendapatan yang sangat beragam. Sejumlah negara mempunyai ekonomi subsisten-negara mengkonsumsi hasil pertanian dan industrinya sendiri. Negara-negara menawarkan peluang pasar yang kecil. Ekonomi industry-menawarkan pasar yang kaya untuk berbagai jenis barang yang berbeda.
    c. Lingkungan Alam
    Lingkungan alam memperlihatkan kekurangan potensial dari bahan baku tertentu, biaya energi yang tidak stabil, tingkat populasi yang meningkat, dan gerakan “hijau” yang berkembang untuk melindungi lingkungan.
    d. Lingkungan Teknologi
    Lingkungan teknologi adalah kekuatan yang menciptakan teknologi baru, menciptakan produk, dan peluang pasar, yang baru. Teknologi telah menciptakan benda-benda yang mengagumkan seperti antibiotic, pembedahan robotic, alat-alat elektronik mini, komputer, laptop, dan internet. Dengan adanya teknologi baru maka akan menciptakan pasar dan peluang baru.<
    e. Lingkungan Politik
    Keputusan pemasaran sangat dipengaruhi oleh perkembangan-perkembangan dalam lingkungan politik. Lingkungan politik terdiri dari hukum, badan pemerintah, dan kelompok LSM yang mempengaruhi atau membatasi berbagai organisai dan individu di dalam masyarakat tertentu.
    f. Lingkungan Budaya
    Lingkungan budaya terdiri dari institusi dan kekuatan lain yang mempengaruhi nilai dasar, persepsi, selera, dan perilaku masyarakat. Manusia tumbuh dalam masyarakat tertentu yang membentuk keyakinan dan nilai dasarnya. Karakteristik budaya yang mempengaruhi pengambilan keputusan pemasaran adalah: Keteguhan pada nilai-nilai budaya dan perubahan dalam nilai budaya sekunder.

    Komentar oleh Arimbi Priadipa | Oktober 4, 2015 | Balas

  5. Kelompok : 8
    Soal yang dipilih : 1,5,6,9,13,20,26
    Nama : Rapendo Mandagala ( C1B014107 )

    Jawaban

    1) Sama-sama menjual produk, sehingga konsumen dapat membeli produk dari penjual dan produk yang dipasarkan.
    Contoh: perabot rumah tangga, pakaian, makanan, dll

    5) – Saham pelanggan : seorang yang berhak secara hukum memiliki satu atau lebih saham dalam suatu perusahaan.
    – Equitas pelanggan: total nilai seumur hidup disimpulkan atas seluruh pelanggan perusahaan.
    Penting, karena disetiap perusahaan perlu memasarkan suatu produk kepada pelanggan agar pelanggan dapat memenuhi kebutuhannya, dan perusahaan mendapatkan hasil dari penjualan produk, untuk kepentingan perusahaan tersebut.

    6) Pemasar akan berusaha mengatur strategi untuk meningkatkan kepuasan dan keinginan pelanggan. Apabila pemasar tidak menetapkan strategi yang tepat maka pemasar tidak dapat hidup dan berkembang. kerena, setiap pemasar harus dapat menetapkan cara dan strategi yang tepat sehingga pelanggan dapat memuaskan kebutuhannya.

    9) Penting, karena di setiap departemen organisasi akan berpikir bagaimana caranya supaya konsumen berfokus pada organisasi tersebut, supaya konsumen dapat memahami bagaimana organisasi itu berjalan dengan baik dan banyak diminati oleh konsumen.

    13) Kosumerisme adalah: suatu sifat seseorang atau sekelompok yang mengkonsumsi produk secara berlebihan dan berkelanjutan. Seperti membeli dan memakai produk tersebut dengan jumlah besar.
    Jual beli yang baik adalah jual beli di mana hak-hak penjual dan pembeli terpenuhi, penjual memperhatikan hak pembeli dan sebaliknya, karena dengan itu akad jual beli akan terwujud dengan kerelaan sempurna dari kedua pihak.
    Perusahaan memproduksi produk dan dijual kepada pembeli, keuntungannya bisa di ambil dari bagus tidaknya produk yang di buat oleh perusahaan, kalau bagus maka pembeli akan berfokus pada produk yang diproduksi oleh perusahaan tersebut.

    20) – Cepat dalam menjemput peluang. Karena jika tidak cepat maka akan di dahului oleh pesaing. Inilah yang perlu dilakukan untuk menang dalam persaingan.
    – Pelanggan senang dihargai dan dianggap penting bagi perusahaan, hal ini dapat ditunjukkan dengan kesukaan pelanggan apabila dilayani dengan baik dan diperhatikan kebutuhannya karena aktif terhadap pelanggan.

    26) Pada saat mengidentifikasikan dan mendefinisikan masalah pemasaran dan melakukan eksplorasi awal (Survey). Untuk mengetahui bagaimana perusahaan memasarkan produknya kepada konsumen.

    Komentar oleh Rapendo Mandagala | Oktober 4, 2015 | Balas

  6. Kelompok : 6
    Soal yang di pilih : 7,12,14,20,21,23,24
    Nama : Habiburrahman
    Nim : C1b014080
    Kelas : Manajemen G 2014

    7) Explain what is meant by a market-oriented missionstatement and discuss the characteristics of effective missionstatements.

    Market-oriented adalah kegiatan yang di lakukan seorang marketing untuk merancang strategi pemasaran untuk embangun hubungan yang menguntungkan dengan konsumen. Dengan menggunakan 5 konsep strategi pemasaran yaitu : Produksi, Produk, Penjualan, Pemasaran, dan Pemasaran sosial.
    Mission statement adalah pengarahan focus dari suatu organisasi bisnis untuk menentukan tujan dengan cara yang maksimal.

    12) Discuss the types of harmful impact that marketing practices can have on competition and the associated problems.

    Dampak dari masalah ini dapat di bagi 2 yaitu dampak terhadap social dan terhadap lingkungan. Apabila perusahaan tidak menghiraukan kedua dampak tersebut perusaahan itu dapat memacu kerusakan social atau kerusakan lingkungan di masa depan. Pada saat ini seharusnya perusahaan atau pemasar tau akan hal ini karena sudah banyak konsumen yang lebih tertarik menggunakan produk-produk yang ramah lingkungan serta konsumen memberi nilai tambah bagi perusahaan yang sadar akan hal ini, dan tentu saja berujung pada peningkatan pendapatan.

    14) Describe the two philosophies regarding what principleshould guide companies and marketing managers on issuesof ethics and social responsibility

    a. The Micro Environment yang terdiri dari : Perusahaan, Pemasok, Perantara, Saingan, Publik, dan Pelanggan. Pekerjaan manajemen perusahaan adalah membangun hubungan dengan konsumen. Untuk melakukan ini pemasar tidak bisa melakukanya tanpa melibatkan unsure-unsur yang ada di lingkungan pemasaran mikro.
    b. The Macro Environment yang terdiri dari : Lingkungan Demograpic, Lingkungan Ekonomi, Lingkungan Alam, Lingkungan Teknologi, Politik dan social, Budaya. Perusahaan dan semua actor yang beroperasi di bidang lingkungan makro memiliki kekuatan yang lebih besar dalam mengatur keberlangsungan perusahaan karena dapat menimbulkan peluang dan menimbulkan ancaman bagi perusahaan. Jadi, semakin baik perusahaan mengolah lingkungan makro ini makan semakin baik perusahaan tersebut. Dan begitu juga sebaliknya.

    20) Explain how companies can take a proactive stance towardthe marketing environment

    Salah satu contoh sikap proaktif perusahaan pada lingkungan adalah ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan kepedulian alam. Karena alamlah yang menyediakan bahan-bahan utama keperluan hidup manusia. Dengan melestarikan perusahaan dapat menjaga bahan-bahan utama produknya yang berasal dari alam. Dalam aspek social atau budaya perusahaan dapat membantu masyarakat di sekitar perusahaan salah satunya dengan cara ikut membangun infrastruktur di daerah sekitar perusahaan.

    21) Discuss the real value of marketing research and marketinginformation and how that value is attained

    Nilai yang dicapai melalui riset pemasaran dan informasi pemasaran yaitu :
    a. menyeimbangkan informasi yang diinginkan tentang kebutuhan dan apa yang layak untuk ditawarkan.
    b. Meninglatkan nilai dari keputusan pemasaran
    c. Memberikan wawasan kepada pemasar motivasi pelanggan,perilaku, pembelian, dan kepuasan
    d. Menilai potensi pasar dan pangsa pasar.
    e. Mengukur efektivitas harga,produksi,distribusi serta promosi kegiatan

    23) Explain the role of secondary data in gaining customerinsights. Where do marketers obtain secondary data, andwhat are the potential problems in using such data?

    Peran data sekunder adalah sebagai penyedia data yang telah terkumpul, data sekunder di dapat dari database perusahaan dan membeli laporan data sekunder dari pemasok luar. Masalah yang dapat ditimbulkan daar data ini adalah kemungkinan informasi yang di butuhkan tidak ada, bahkan saat informasi ditemukan informasi tersbut mungkin tidak terlalu berguna.

    24) What are the advantages of Web-based survey research overtraditional survey research?

    Keuntungan survey penilitian melalui web/online
    • sumber-sumber penelitian lebih mudah di dapat.
    • Rendah biaya.
    • Waktu yang cepat
    • Minimnya terjadi kesalahan
    • Kenyamanan responden

    Komentar oleh habiburrahman | Oktober 4, 2015 | Balas

  7. Kelompok : 8
    Soal yang dipilih : 1,5,6,9,13,20,26
    Nama : Rapendo Mandagala ( C1B014107 )

    Jawaban

    1) Sama-sama menjual produk, sehingga konsumen dapat membeli produk dari penjualan dan produk yang dipasarkan.
    Contoh: perabot rumah tangga, pakaian, makanan, dll

    5) – Saham pelanggan : seorang yang berhak secara hukum memiliki satu atau lebih saham dalam suatu perusahaan.
    – Equitas pelanggan: total nilai seumur hidup disimpulkan atas seluruh pelanggan perusahaan.
    Penting, karena disetiap perusahaan perlu memasarkan suatu produk kepada pelanggan agar pelanggan dapat memenuhi kebutuhannya, dan perusahaan mendapatkan hasil dari penjualan produk, untuk kepentingan perusahaan tersebut.

    6) Pemasar akan berusaha mengatur strategi untuk meningkatkan kepuasan dan keinginan pelanggan. Apabila pemasar tidak menetapkan strategi yang tepat maka pemasar tidak dapat hidup dan berkembang. kerena, setiap pemasar harus dapat menetapkan cara dan strategi yang tepat sehingga pelanggan dapat memuaskan kebutuhannya.

    9) Penting, karena di setiap departemen organisasi akan berpikir bagaimana caranya supaya konsumen berfokus pada organisasi tersebut, supaya konsumen dapat memahami bagaimana organisasi itu berjalan dengan baik dan banyak diminati oleh konsumen.

    13) Konsumerisme adalah: suatu sifat seseorang atau sekelompok yang mengkonsumsi barang secara berlebihan dan berkelanjutan. Seperti membeli produk dengan jumlah besar.
    Jual beli yang baik adalah jual beli di mana hak-hak penjual dan pembeli terpenuhi, penjual memperhatikan hak pembeli dan sebaliknya, karena dengan itu akad jual beli akan terwujud dengan kerelaan sempurna dari kedua pihak.
    Perusahaan memproduksi produk dan dijual kepada pembeli, keuntungannya bisa di ambil dari bagus tidaknya produk yang di buat oleh perusahaan, kalau bagus maka pembeli akan berfokus pada produk yang diproduksi oleh perusahaan tersebut.

    20) – Cepat dalam menjemput peluang. Karena jika tidak cepat maka akan di dahului oleh pesaing. Inilah yang perlu dilakukan untuk menang dalam persaingan.
    – Pelanggan senang dihargai dan dianggap penting bagi perusahaan, hal ini dapat ditunjukkan dengan kesukaan pelanggan apabila dilayani dengan baik dan diperhatikan kebutuhannya karena aktif terhadap pelanggan.

    26) Pada saat mengidentifikasikan dan mendefinisikan masalah pemasaran dan melakukan eksplorasi awal (Survey). Untuk mengetahui bagaimana perusahaan memasarkan produknya kepada konsumen.

    Komentar oleh Rapendo Mandagala | Oktober 4, 2015 | Balas

  8. Kelompok: 3
    Nama: Hanan Laras Sabrina (C1B014104)
    Kelas: Ekonomi Manajemen G 2014, Reguler Semester 3
    Soal yang di pilih:

    1) Define marketing and discuss how it is more than just “telling and selling.” Jelaskan dalam hal apa orang sering menyamakan bahwa pemasaran sama dengan penjualan, berikan contohnya.

    2) Marketing has been criticized because it “makes people buy things they don’t really need.” apakah ini sering terjadi dan bagaimana tanggungjawab pemasar dalam hal seperti ini.

    5) Explain the difference between share of customer and customer equity. Why are these concepts important to marketers?

    6) Pemasar pada dasarnya menyampaikan nilai kepada pelanggan, bagaimana dampak daripada konsep ini terhadap strategi pemasar

    13) What is consumerism? Describe the rights of sellers and buyers. how companies benefit from adhering to them

    18) Discuss trends in the natural environment that marketers must be aware of and provide examples of company responses to them.

    20) Explain how companies can take a proactive stance toward the marketing environment

    Jawaban

    1) Hal yang sering menyamakan pemasaran sama dengan penjualan

    saat sama sama melakukan penawaran pada suatu produk. dengan kata lain lebih memprioritaskan/memfokuskan dalam memuaskan kebutuhan konsumen itu sendiri ,contohnya seperti sales

    2) Kenapa orang bisa membeli suatu yang tidak dia butuhkan,apakah ini sering terjadi,bagaimana tanggung jawab pemasaran dalam hal ini

    Karna ada diskon,ada promosi,yang menyebabkan tertarik untuk membeli barang tersebut yang sebenanrnya tidak dibutuhkan.Marketing menarik pada saat menjelaskan kepada konsumen,sering terjadi, tanggung jawab mungkin belum ada karna pilihan ada pada konsumen ,pemasaran dalam hal ini hanya menyampaikan dan menjelaskan bahwasannya ada promo yang sedang berlaku tergantung konsumen mau memanfaatkan kesempatan yang ada atau tidak.

    5) the difference between share of customer and customer equity. Why are these concepts important to marketers

    Perbedaan share of customer dan customer equity dilihat dari segi pengertian dan fokusnya. nilai pelanggan dilihat berapa jumlah pelanggan yang dimiliki suatu perusahaan , merujuk persentase individu dalam suatu merek tunggal tertentu. Share of customer itu adalah persentase pembelian terhadap suatu produk single brand , ekuitas pelanggan total dari nilai lifetime keseluruhan kostumer yang sekarang dan yang akan datang nilai jangka panjang value of potential suatu perusahaan memiliki kostumer bisa di pakai nilai yang akan datang lalu ini berkaitan dengan konsumen. Karna konsep ini sangat diperlukan pada pasar untuk memasarkan dan menjual produk masing masing perusahaan.

    6) Pemasar pada dasarnya menyampaikan nilai kepada pelanggan,bagaimana dampak daripada konsep ini terhadap strategi pemasar
    strategi adalah cara mengambil keputusan yang sasarannya pada bagaimana cara meningkatkan laba perusahaan dan kenyaman konsumen ,kalau pemasar tidak memperhatikan nilai pelanggan maka kita akan kalah bersaing tidak memeliki nilai differensiasi, tidak punya keunikan apa , tidak ada manfaat kalah saing oleh kompetitor yang lain

    13) What is consumerism? Describe the rights of sellers and buyers. how companies benefit from adhering to them

    Konsumerisme adalah paham atau ideologi yang menjadikan seseorang atau kelompok melakukan atau menjalankan proses konsumsi atau pemakaian barang-barang hasil produksi secara berlebihan atau tidak sepantasnya secara sadar dan berkelanjutan. Hal tersebut menjadikan manusia menjadi pecandu dari suatu produk, sehingga ketergantungan tersebut tidak dapat atau susah untuk dihilangkan. Sifat konsumtif yang ditimbulkan akan menjadikan penyakit jiwa yang tanpa sadar menjangkit manusia dalam kehidupannya.

    Hak penjual: haknya berkomitmen menyajikan produknya secara jujur dan benar-benar berkualitas
    Hak pembeli: hak mendapatkan refund ketika barang yang sudah dipesan dalam kondisi tertentu (stok bahan habis/ masih menunggu restock) sang penjual belum bisa memenuhi pesanannya sejumlah uang yang sudah ditransferkan secara penuh.

    keuntungan perusahaan semakin banyak yang mengkonsumsi produk tersebut selisih nilai dan manfaat yang diberikan

    18) trends in the natural environment that marketers must be aware of and provide examples of company responses to them

    tren dalam lingkungan alam yang pemasar harus menyadari dan memberikan contoh respon perusahaan kepada mereka. Dengan cara sebagian dari hasil keuntungan dari produk yang menggunakan sumber daya alam dikembalikan pada masyarakat dalam program CSR contohnya : infrastruktur, jembatan,bendungan,dan lain lain

    20) Explain how companies can take a proactive stance toward the marketing environment

    Lingkungan Pemasaran adalah lingkungan perusahaan yang terdiri dari pelaku dan kekuatan di luar pemasaran yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang berhasil dengan pelanggan sasaran. Perusahaan harus terus melakukan pengamatan secara terus menerus dan beradaptasi dengan lingkungan yang bersifat kompleks dan terus berubah-ubah. Dengan mempelajari lingkungan, perusahaan dapat menyesuaikan strategi perusahaan untuk memenuhi tantangan dan peluang pasar yang baru

    Proaktif adalah orang yang relatif tidak terpengaruh oleh kekuatan situasi di sekitarnya, bahkan orang tersebut mampu mempengaruhi timbulnya perubahan dalam lingkungannya

    Perusahaan mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran dengan cara memunculkan perbedaan dari kompetitor yang terus berkembang dan bermunculan , nilai tambah dari perusahaan di kuatkan agar kita tidak kalah saing dengan kompetitor yang ada

    Komentar oleh Hanan Laras Sabrina | Oktober 4, 2015 | Balas

  9. Kelompok : 8
    Soal yang dipilih : 1,5,6,9,13,20,26
    Nama : Rapendo Mandagala ( C1B014107)

    Jawaban

    1) Sama-sama menjual produk, sehingga konsumen dapat membeli produk dari penjual dan produk yang dipasarkan.
    Contoh: perabot rumah tangga, pakaian, makanan, dll

    5) – Saham pelanggan : seorang yang berhak secara hukum memiliki satu atau lebih saham dalam suatu perusahaan.
    – Equitas pelanggan: total nilai seumur hidup disimpulkan atas seluruh pelanggan perusahaan.
    Penting, karena disetiap perusahaan perlu memasarkan suatu produk kepada pelanggan agar pelanggan dapat memenuhi kebutuhannya, dan perusahaan mendapatkan hasil dari penjualan produk, untuk kepentingan perusahaan tersebut.

    6) Pemasar akan berusaha mengatur strategi untuk meningkatkan kepuasan dan keinginan pelanggan. Apabila pemasar tidak menetapkan strategi yang tepat maka pemasar tidak dapat hidup dan berkembang. kerena, setiap pemasar harus dapat menetapkan cara dan strategi yang tepat sehingga pelanggan dapat memuaskan kebutuhannya.

    9) Penting, karena di setiap departemen organisasi akan berpikir bagaimana caranya supaya konsumen berfokus pada organisasi tersebut, supaya konsumen dapat memahami bagaimana organisasi itu berjalan dengan baik dan banyak diminati oleh konsumen.

    13) Konsumerisme adalah: suatu sifat seseorang atau sekelompok yang mengkonsumsi barang secara berlebihan dan berkelanjutan. Seperti membeli dan memakai produk dengan jumlah besar.
    Jual beli yang baik adalah jual beli di mana hak-hak penjual dan pembeli terpenuhi, penjual memperhatikan hak pembeli dan sebaliknya, karena dengan itu akad jual beli akan terwujud dengan kerelaan sempurna dari kedua pihak.
    Perusahaan memproduksi produk dan dijual kepada pembeli, keuntungannya bisa di ambil dari bagus tidaknya produk yang di buat oleh perusahaan, kalau bagus maka pembeli akan berfokus pada produk yang diproduksi oleh perusahaan tersebut.

    20) – Cepat dalam menjemput peluang. Karena jika tidak cepat maka akan di dahului oleh pesaing. Inilah yang perlu dilakukan untuk menang dalam persaingan.
    – Pelanggan senang dihargai dan dianggap penting bagi perusahaan, hal ini dapat ditunjukkan dengan kesukaan pelanggan apabila dilayani dengan baik dan diperhatikan kebutuhannya karena aktif terhadap pelanggan.

    26) Pada saat mengidentifikasikan dan mendefinisikan masalah pemasaran dan melakukan eksplorasi awal (Survey). Untuk mengetahui bagaimana perusahaan memasarkan produknya kepada konsumen.

    Komentar oleh Rapendo Mandagala | Oktober 4, 2015 | Balas

  10. KELOMPOK : 5
    Soal No : 7,8,10,11,13,14,15
    Nama : Heru Hariatman (C1B014073)

    7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pernyataan misi yang berorientasi pasar dan mendiskusikan karakteristik pernyataan misi yang efektif ?
    Jawaban:
    Pernyataan misi berorientasi pasar adalah pemenuhan kebutuhan dasar yang memberikan kepuasan terhadap kebutuhan pelanggan sebuah perusahaan toko sandwich misi berorientasi produksi mereka mengatakan memenuhi selera pemerintah. pertanyaan misi sepertiseperti dibawah ini:
    • Sandwich: jika berorientasi produk, kami akan memberikan produk yang berkualitas dan harga yang terjangkau serta pelayanan yang baik dan membuat pelanggan merasa nyaman dan bekeinginan untuk membeli produk yang lebih banyak.

    • Benetton: jika berorientasi produksi, prusahaan akan berkonsentrasi untuk mencapai produk yang tinggi , biaya rendah, dan distribusi besar – besaran.

    8. Jelaskan perencanaan strategis dan jelaskan secara singkat empat langkah yang mengarahkan manajer dan perusahaan melalui proses perencanaan strategis. Diskusikan peran pemasaran dalam proses ini.

    Jawaban:
    Perencanaan Strategis ( Strategic Planning ) adalah sebuah alat manajemen yang digunakan untuk mengelola kondisi saat ini untuk melakukan proyeksi kondisi pada masa depan, sehingga rencana strategis adalah sebuah petunjuk yang dapat digunakan organisasi dari kondisi saat ini untuk mereka bekerja menuju 5 sampai 10 tahun ke depan Kerzner ,2001
    1. Soul Share (Generous) adalah salah strategis yang dilakukan melalui sebuah sikap murah hati, hal ini dilakukan untuk tujuan agar para pelanggan setia atau loyal kepada kita
    2. (Policy strategic), suatu strategi yang memuat kebiajkan-kebijakan , tentang garis besar atau pokok dan bersifat umum. Mengenai apa dan bagaimana melaksanakan kebijakan itu untuk mencapai tujuan organisasi.
    3. (Program strategic), merupakan perincian dan penjelasan dari pada policy strategic Dalam strategi ini biasanya hal-hal yang dilakukan sebagai berikut:
    a. mengerjakan tugas-tugas dengan prilaku yang ramah, sopan, dan santun.
    b. Biaya, personalia, situasi dan kondisi pekerjaan yang memungkinkan
    c. Prosedur kerja yang harus dipatuhi
    d. Struktur organisasi yang harus dipenuhi
    4. Heart Share (Value), adalah sebuah strategi untuk memenangkan pasar dengan jalan memberikan nilai lebih kepada pelanggan dengan jalan memberikan pelayanan yang terbaik kepada mereka

    10. jelaskan posisioning dan jelaskan bagaimana hal itu dilakukan. gambarkan posisi untuk merek berikut: Wendy, Chevy Volt, Amazon.com, Twitter, dan Coca-Cola. Berikan salah Satu contoh Dari Produk Yang disebutkan.
    Jawaban:
    Posisioning adalah bagaimana suatu merek (brand) barang dalam perusahaan diposisikan dalam ingatan kelompok pelanggan atau masyarakat yang ditargetkan. Peta-peta psikologis (perceptual maps) membantu untuk merencanakan posisioning dan repositioning.
    hal ini dilakukan karena telah mengubah bauran pemasaran dan telah mentargetkan suatu sektor baru pasar minuman ringan. Kenyataannya, repositioning yang radikal ini telah membantu pertumbuhan penjualan.

    11. Apa itu pemasaran yang berkelanjutan? Jelaskan bagaimana konsep pemasaran yang berkelanjutan berbeda dari konsep pemasaran dan konsep pemasaran sosial. Berikan Penjelasan Yang tuntas.
    Jawaban:
    pemasaran yang berkelanjutan merupakan Pemasaran yang bukan hanya menghasilkan produk untuk segera dijual, akan tetapi menentukan target dan kelanjutan untuk memasarkan produk dalam jangka yg panjang, namun yang terpenting marketing harus memikirkan solusi perkembangan dari produk yg di pasarkan tesebut agar tetap di minati pelanggan dan memiliki jiwa untuk diturunkan kedalam productnya untuk dapat terus berkelanjutan.
    Konsep Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial di mana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain.
    Menurut (Ann Voorhee Baker), konsep Pemasaran Sosial adalah suatu pemasaran yang menggunakan kombinasi konsep tradisional pemasaran dan teknik komunikasi budaya yang didorong untuk menjual kesadaran, sikap, dan pilihan gaya hidup untuk satu atau lebih sasaran. Ketika target pelanggan adalah kelompok yang kurang beruntung secara ekonomi, maka memiliki tantangan yang bervariasi.

    13. Apa konsumerisme itu? jelaskan hak-hak penjual dan pembeli. bagaimana perusahaan mendapatkan keuntungan dari pelanggan mereka.
    Jawaban:
    Konsumerisme adalah sebuah paham yang dijadikan sebagai gaya hidup yang menganggap barang mewah sebagai ukuran kebahagiaan, kesenangan, dan pemuasan diri sendiri, budaya konsumerisme ini bisa dikatakan sebagai contoh gaya hidup yang tidak hemat. Jika budaya konsumerisme ini menjadi gaya hidup, maka akan menimbulkan suatu kebutuhan yang tidak pernah bisa dipuaskan oleh apa yang dikonsumsi dan membuat orang terus mengonsumsi. Saat ini banyak dari beberapa bahkan semua lapisan masyarakat belum bisa memprioritaskan antara barang yang harus dipenuhi dengan keinginan belaka.

    Hak penjual dalam jual beli yaitu:
    a. Mendapat kan keuntungan sesuai dengan yg di inginkan
    b. Menjual barang dengan semestinya
    c. Menentukan harga produk sesuai dengan biaya yang di keluarkan
    d. Membuat praturan akan penjualan produk secara pribadi
    e. Menyajikan produk dalam bentuk yang asli bukan palsu.
    f. Memberikan pelayanan yang yg memuaskan kepada pelanggan
    Hak pembeli sbb:
    a. Memilih produk sesuai dengan keinginan pribadi
    b. Mendapatkan pelayanan yang memuaskan
    c. Mengembalikan produk apabila tedapat kerusakan akan produk yang di beli
    d. Mendapatkan diskon harga produk jika diberikan oleh penjual
    e. Mendapatkan produk yg berkualitas, sesuai kebutuhan
    f. Menyepakati perjanjian yang dibuat oleh penjual kita ada

    14. Jelaskan dua filosofi mengenai apa prinsip yang harus perusahaan dan manajer pemasaran pegang tentang etika dan tanggung jawab sosial.
    Jawaban:
    Etika, pada dasarnya adalah suatu komitmen untuk melakukan apa yang benar dan menghindari apa yang tidak benar. Oleh karena itu, perilaku etika berperan melakukan ‘apa yang benar’ dan ‘baik’ untuk menentang apa yang ‘salah’ dan ‘buruk’. Etika bisnis sangat penting untuk mempertahankan loyalitas pemilik kepentingan dalam membuat keputusan dan memecahkan persoalan perusahaan. Mengapa demikian? Karena semua keputusan perusahaan sangat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh pemilik kepentingan. Pemilik kepentingan adalah semua individu atau kelompok yang berkepentingan dan berpengaruh terhadap keputusan perusahaan

    Ada dua jenis pemilik kepentingan yang berpengaruh terhadap perusahaan:yaitu pemilik kepentingan internal dan eksternal. Investor, karyawan, manajemen, dan pimpinan perusahaan merupakan pemilik kepentingan internal

    sedangkan pelanggan, asosiasi dagang, kreditor, pemasok, pemerintah, masyarakat umum, kelompok khusus yang berkepentingan terhadap perusahaan merupakan pemilik kepentingan eksternal.
    Tanggung jawab sosial perusahaan
    atau Corporate Social Responsibility (CSR) dapat didefinisikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan eksternal perusahaan melalui berbagai kegiatan yang dilakukan dalam rangka penjagaan lingkungan, norma masyarakat, partisipasi pembangunan, serta berbagai bentuk tanggung jawab sosial lainnya. Tanggung jawab sosial merupakan suatu konsep umum yang berhubungan dengan kewajiban organisasi untuk memaksimalkan dampak positif terhadap masyarakat dan meminimalkan dampak negatifnya. Tanggung jawab sosial terdiri dari empat dimensi, yaitu ekonomi, hukum, etika, dan filantropis.

    15. Jelaskan unsur-unsur lingkungan pemasaran perusahaan dan mengapa pemasar memainkan peran penting dalam melacak tren lingkungan dan bercak peluang.
    Jawaban:
    Berdasarkan Ruang Lingkupnya, Lingkungan Pemasaran Secara Umum Dibedakan Menjadi 2 Unsur Yaitu : Lingkungan Intern Dan Lingkungan Ektern.

    1. Lingkungan intern
    Ada tiga factor lingkungan intern yang merupakan bagian dalam suatu system pemasaran perusahaan dan merupakn factor ekstern perusahaan adalah pasar, penyedia dan perantara pemasaran.
    Secara umum factor tersebut dipandang sebagai factor yang tidak bisa dikontrol namun memberikan pengaruh yang lebih besar daripada factor lingkungan makro.
    Marketing mix /Bauran pemasaran adalah seperangkat alat pemasaran yang menggunakan perusahaan untuk mengejar tujuan pemasarannya di pasar (Marketing Management,1997), bauran pemasaran kumpulan dari variabel-variabel pemasaran yang dapat dikendalikan yang digunakan oleh suatu badan usaha untuk mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran.

    Terdapat 4 bauran pemasaran :
    a. Product
    Produk adalah hal-hal dan layanan yang terjadi pada dan untuk pelanggan. Ini adalah apa yang mereka peroleh untuk uang mereka.( neil warne ).
    Product (produk) adalah segala sesuatu yang ditawarkan kepada masyarakat untuk dilihat, dipegang, dibeli atau dikonsumsi.
    b. Price / Harga
    Harga yang di putuskan suatu perusahaan untuk digunakan sebagai biaya untuk produknya dan alasan untuk memilih harga yang ditentukan oleh harapan orang-orang yang memilih untuk menargetkan.
    c. Place / Tempat
    Di mana dan bagaimana perusahaan menjual produknya adalah tempat tujuan strategi. Situs yang dipilih untuk pendirian adalah tempat yang strategis untuk menjual produknya.
    d. Promotion / Promosi
    Bagaimana perusahaan memutuskan untuk mengkomunikasikan adanya pendirian dan produk-produknya disebut strategi promosi. Berbagai saluran komunikasi atau sistem pengiriman pesan, yang avaible untuk memenuhi strategi promosi.

    2. Lingkungan Ektern
    Yaitu berbagai kekuatan yang dekat dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuannya untuk melayani pelanggan, terdiri dari :
    a. Perusahaan
    Dalam merumuskan rencana pemasaran harus memperhitungkan kelompok-kelompok lainnya dalam perusahaan misalnya; Manajemen Puncak, Keuangan, & D, Pembelian, Produksi dan Akuntansi, dll.Bagian-bagian ini membentuk suatu lingkungan mikro suatu perusahaan untuk perencana pemasaran.
    b. Pemasok
    Adalah perusahaan bisnis dan perorangan yg menyediakan sumberdaya yg dibutuhkan oleh perusahaan dan pesaingnya untuk memproduksi barang dan jasa tertentu.
    c. Perantara
    Perantara Pemasaran adalah mereka yg membantu perusahaan dalam mempromosikan, menjual, dan mendistribusikan barang kepada pembeli akhir.
    d. Pelanggan
    Yaitu sejumlah individu, kelompok, organisasi yang menkonsumsi suatu produk.
    Perusahaan dapat beroperasi pada lima jenis pasar; pasar konsumen, pasa industry, pasar reseller, pasar pemerintah, pasar internasional.
    e. Masyarakat (publik)
    Yaitu suatu kelompok yg memiliki minat nyata atau potensial yg berpengaruh terhadap kemampuan organisasi untuk mencapai sasarannya. Tujuh jenis publik yg mengelilingi perusahaan antara lain : publik keuangan, publik media, publik pemerintah, publik kekuatan warga, publik local, publik umum, publik internal.

    Komentar oleh heru hariatman | Oktober 4, 2015 | Balas

  11. Kelompok : Empat (4)
    No. Soal yang di pilih : 1, 6, 8, 13, 20, 24, 26
    Nama : Qanita Zhafirah
    NIM : C1B014082

    1. Orang menganggap pasar hanya sebagai pandangan-pandangan subyektif pembeli yang dikenal penjual atau sering kai hanya berdasarkan common sense saja. Hal ini biasa dkeal dengan istilah marketing myiopia.

    Pengertian dari pemasaran sama dengan penjualan yang muncul akibat adanya jabatan di bidang penjualan yang menggunakan istilah pemasaran. Contohnya, menamakan salesman dengan marketing executive atau bahkan custumer marketing consultant padahal tugasnya berbeda.

    6. Jadi di sini kebutuhan pasarlah yang paling diutamakan bukan kebutuhan atau kepentingan penjual. Di sini harus diciptakan bagaimana menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara produsen dan konsumen. Produsen harus dapat mengkoordinir semua kegiatan yang berkaitan dengan pelanggan. Singkatnya konsep pemasaran menyampaikan nilai kepada pelanggan ini berlandaskan pada empat aspek utama yaitu pasar sasaran, kebutuhan pelanggan, pemasaran terkoordinir, dan keuntungan melalui kepuasan pelanggan.

    8. Perencanaan Strategis
    Proses yang dibuat pada sekumpulan orang untuk menentukan strategi dan mengambil keputusan (Modal dan SDM) untuk mencapai strategi ini. Dalam perencanaan strategi disusun berdasarkan prioritas dan dibandingkan dengan Sumber Daya yang tersedia untuk pelaksaanannya, yang akan dilakukan dimasa depan, dengan didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan yang seksama atas potensi, faktor-faktor ekternal dan pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka mencapai tujuan tertentu.

    Pemasar dalam hal ini adalah mengambil dan mencari informasi tentang kadaan pasar dan permintaan serta kebutuhan konsumen guna merancang strategi dan mengambil keputusan yang efektif dan efisien sebelum menrancang suatu perencaanan yang strategis tersebut.

    13. Konsumerisme
    Merupakan suatu saham uang menjadikan seseorang atau kelompok untuk melakukan proses konsumsi atau pemakaian barang-barang hasil produksi secara berlebihan atau tidak sepantasnya secara sadar dan berkelanjutan. Orang membeli bukan karena membutuhkan tetapi karena ingin memuaskan keinginannya sendiri.

    Pasal 1457 KUH-Perdata menyatakan bahwa jual beli adalah suatu perjanjian, dengan mana pihak yang satu mengikatkan dirinya untuk menyerahkan suatu kebendaan, dan pihak yang lain untuk membayar harga yang telah dijanjikan. Berdasarkan rumusan tersebut, dapat dikatakan dalam suatu transaksi jual beli, terkandung suatu perjanjian yang melahirkan hak dan kewajiban bagi para pihaknya. Penjual berkewajiban untuk menyerahkan hak milik atas barang yang dijualnya, sekaligus berhak untuk menuntut pembayaran harga yang telah disetujui, sedangkan pembeli berkewajiban untuk membayar harga barang sebagai imbalan haknya untuk menuntut penyerahan hak milik atas barang yang dibelinya. Kewajiban penjual menjadi hak bagi pembelinya, begitu pula sebaliknya.

    Ketentuan mengenai kewajiban penjual secara umum diatur dalam Pasal 1473 sampai dengan Pasal 1512 KUH-Perdata, sedangkan ketentuan mengenai kewajiban pembeli secara umum diatur dalam Pasal 1513 sampai dengan Pasal 1518 KUH-Perdata. Pasal 1474 KUH-Perdata menyebutkan bahwa kewajiban utama dari penjual bahwa ia (penjual) mempunyai dua kewajiban utama, yaitu menyerahkan barangnya dan menanggungnya. Penyerahan barang ini diartikan sebagai suatu pemindahan barang yang telah dijual ke dalam kekuasaan dan kepunyaan si pembeli, seperti ketentuan Pasal 1475 KUH-Perdata. Menanggung maksudnya adalah menjamin supaya pembeli tidak diganggu dalam menikmati barang yang sudah ia beli dan ia terima dari penjual. Pasal 1491 KUH-Perdata menjelaskan bahwa penanggungan yang menjadi kewajiban penjual terdiri dua hal, yaitu jaminan terhadap benda yang dijual dapat dikuasai secara aman dan tenteram serta jaminan terhadap cacatnya barang yang tersembunyi. Kewajiban utama pembeli seperti disebutkan dalam Pasal 1513 KUH-Perdata adalah membayar harga pembelian pada waktu dan tempat sebagaimana ditetapkan menurut perjanjian.

    20. Sikap proaktif sangat penting sekali dalam berbisnis, karena seseorang mampu menangkap peluang yang ada, memiliki visi yang jelas kedepan, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

    Ciri-ciri sikap proaktif:
    1. Bertanggung jawab dan berpikir sebelum bertindak
    2. Tidak mengeluhkan keadaan atau kondisi lingkungan
    3. Mengambil peputusan yang tepat

    Mengapa perlu sikap proaktif?
    Karena tidak ada bisnis apapun yang tidak menghadapi suatu kompetisi, selalu ada yang namanya persaingan.

    Alasan mengapa kita perlu bersikap proaktif:
    1. Perlu adanya kecepatan dan kecekatan dalam melihat dan mengambil peluang
    2. Kebutuhan orang akan terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu
    3. Pelanggan akan senang jika dihargai dan diprioritaskan oleh perusahaan

    24. Penelitian survei berbasis Web menawarkan beberapa keuntungan nyata dari pendekatan telepon dan surat tradisional. Keuntungan yang paling jelas adalah biaya kecepatan dan rendah. Dengan pergi online, peneliti dengan cepat dan mudah dapat mendistribusikan survei Internet untuk ribuan responden secara bersamaan melalui email atau posting mereka di situs Web yang dipilih. Tanggapan dapat hampir seketika, dan karena responden sendiri memasukkan informasi tersebut, peneliti dapat tabulasi, meninjau, dan berbagi data penelitian saat mereka tiba. Riset online biasanya biaya jauh lebih sedikit daripada penelitian yang dilakukan melalui surat, telepon, atau wawancara pribadi. Menggunakan Internet menghilangkan sebagian besar ongkos kirim, telepon, pewawancara, dan biaya penanganan data-terkait dengan pendekatan lain. Selain itu, ukuran sampel memiliki dampak kecil pada biaya. Setelah kuesioner sudah diatur, ada sedikit perbedaan dalam biaya antara 10 dan 10.000 responden di Web. Selain kecepatan dan keunggulan biaya, survei berbasis web juga cenderung lebih interaktif dan menarik, mudah untuk menyelesaikan, dan kurang intrusif dari telepon tradisional atau survei mail. Akibatnya, mereka biasanya mengumpulkan angka respon lebih tinggi. Internet adalah media yang tepat untuk mencapai sulit menjangkau audiens.

    26. Riset pemasaran
    Merupakan suatu proses yang sifatnya praktis.
    Dalam manajemen, perlu digunakan riset penasaran untuk memudahkan dalam pengambilan keputuan, bukan hanya untuk kepentingan sendiri.
    Hal yang diperlukan dalam riset pemasaran yang meneliti pemasaran untuk merumuskan dengan hati-hati dan menyepakati tujuan riset tersebut.

    Komentar oleh Qanita Zhafirah | Oktober 4, 2015 | Balas

  12. kelompok 9 :
    Soal-soal yang di pilih yaitu :
    1.Define marketing and discuss how it is more than just “telling and selling.” Jelaskan dalam hal apa orang sering menyamakan bahwa pemasaran sama dengan penjualan, berikan contohnya.
    5.Explain the difference between share of customer and customer equity. Why are these concepts important to marketers?
    7.Explain what is meant by a market-oriented mission statement and discuss the characteristics ofeffective mission statements.
    13. What is consumerism? Describe the rights of sellers and buyers. how companies benefit from adhering to them.
    14. Describe the two philosophies regarding what principle should guide companies and marketing managers on issues of ethics and social responsibility.
    20. Explain how companies can take a proactive stance toward the marketing environment
    24. What are the advantages of Web-based survey research over traditional survey
    research?

    Nama : Kiki Satria Utama (C1B014085)
    Kelas : manajemen G

    1.Define marketing and discuss how it is more than just “telling and selling.” Jelaskan dalam hal apa orang sering menyamakan bahwa pemasaran sama dengan penjualan, berikan contohnya.
    Jawab:

    Bagaimana mendefinisikan pemasaran yang lebih dari sekedar memberitahu dan menjual?
    Saat ini orang yang sangat umum dengan “pemasaran”, mereka hanya berpikir bahwa pemasaran hanya untuk menginformasikan produk ke pasar kemudian menjualnya ke konsumen. Sebenarnya pemasaran lebih dari sekedar memberitahu dan menjual.

    Pertama sebagai marketer kita harus memahami pasar dengan mengetahui kebutuhan pasar dan keinginan, nilai dan kepuasan pelanggan juga kondisi pasar (daya beli pasar, pesaing, harga, dll). dengan memahami faktor-faktor tersebut, kita bisa membawa produk yang baik dengan harga yang kompetitif dan kualitas dan menciptakan nilai bagi pelanggan karena untuk menarik pelanggan baru untuk membeli produk kami dari membuat mereka puas, karena itu mereka dapat pelanggan setia kami. Sebagai contoh: Aqua (air mineral) membuat air mineral kemasan untuk pasar Indonesia dari pasar membawa tanggapan yang baik dan setia kepada aqua karena kualitas mereka, harga dan layanan.

    Kedua, Strategi Pemasaran Desain Pelanggan Driven, tujuan dari strategi ini adalah untuk memilih pelanggan, memilih proposisi nilai dan memilih pemasaran orientasi manajemen. Dengan menerapkan strategi ini mampu menargetkan pelanggan potensial untuk memenuhi harapan mereka misalnya: usia, jenis kelamin, pendapatan, gaya hidup, dll Perusahaan harus menawarkan unik dari produk untuk kebutuhan pelanggan dan keinginan, produk harus memiliki karakteristik yang berbeda dari yang lain untuk mendapatkan kepuasan pelanggan dan jumlah pelanggan. Sebagai contoh: membawa lebih banyak kualitas atau karakteristik yang berbeda dengan harga yang sama dengan harga pesaing. Kemudian pilih yang manajemen pemasaran orientasi ingin perusahaan untuk masuk. Sebagai contoh: manajemen pemasaran sosial membuat produk yang peduli tentang pelanggan kesehatan seperti body shop, toko wajah, pilihan yang sehat, dll

    Ketiga, menyiapkan rencana pemasaran terpadu & program yang menyimpulkan bauran pemasaran
    Bauran pemasaran berisi 4 faktor: produk, harga, promosi, tempat
    Produk: produk variasi, kualitas, desain, fitur, layanan, kemasan, jaminan, dll
    Harga: istilah Daftar harga, diskon, tunjangan, periode pembayaran, kredit,
    Promosi: Promosi penjualan, periklanan, tenaga penjualan, hubungan masyarakat, pemasaran langsung
    Tempat: saluran, cakupan, aneka, lokasi, persediaan, transportasi.
    Sebagai contoh: The Peak restoran di Bandung mereka menyediakan makanan dan minuman, tetapi juga memberikan pemandangan gunung yang indah untuk pelanggan mereka, kadang-kadang mereka memberikan promosi seperti diskon atau minuman gratis.

    Keempat, ini adalah hal yang penting dalam pemasaran “Membangun Hubungan Pelanggan”
    Membuat hubungan baik dengan pelanggan akan meningkatkan produk dan kepuasan pelanggan. Perusahaan dapat tetap berhubungan dengan pelanggan secara online (melalui email atau jaringan sosial) atau offline (saran atau umpan balik), dari orang-orang tanggapan perusahaan akan terus meningkatkan produk mereka. Konsep menangkap nilai dari pelanggan yang dipisahkan menjadi dua aspek. Mereka adalah bagian dari pelanggan dan customer equity. Jika sebuah perusahaan berhasil memperoleh manajemen hubungan, mereka akan mendapatkan pelanggan saham. Banyak pemasar sekarang menghabiskan lebih sedikit waktu mencari tahu bagaimana untuk meningkatkan pangsa pasar dan lebih banyak waktu mencoba untuk meningkatkan pangsa pelanggan. Pangsa pelanggan adalah pangsa pemasar mendapatkan pembelian pelanggan dalam kategori produk mereka.
    Sebagai contoh: 100% pembelian air mineral Monica:
    60% Aqua
    20% Vit
    20% 2tang
    Jadi jumlah tertinggi air mineral bahwa pembelian Monica adalah Aqua.
    Berikutnya, ekuitas pelanggan berarti total nilai gabungan seumur hidup pelanggan semua pelanggan perusahaan. Tujuan dari manajemen hubungan adalah untuk menghasilkan ekuitas pelanggan yang tinggi, jelas, semakin banyak pelanggan setia perusahaan yang menguntungkan, semakin tinggi ekuitas pelanggan perusahaan. Sebagai contoh: Honda adalah mobil manufaktur yang sangat dikenal di seluruh dunia dengan teknologi dan desain ramah lingkungan mereka. Mereka selalu menciptakan mesin hijau untuk mengurangi emisi dan membuat mobil mereka dengan model yang besar, sehingga mereka dapat membuat pelanggan loayl. Mereka akan memberikan nilai seumur hidup bagi pelanggan potensial dan juga para pelanggan setia.
    Oleh karena itu, konsep ini penting untuk marketer untuk mendapatkan nilai dari pelanggan juga mendapatkan keuntungan dan kepuasan. Ini akan meningkatkan pangsa pasar dan pangsa pelanggan untuk perusahaan dan meningkatkan pelanggan setia.
    Sekarang, saya akan menghitung berapa banyak yang saya layak untuk pengecer atau perusahaan jika saya berbelanja di sana selama sisa hidup saya karena tahu nilai seumur hidup saya sebagai pelanggan. Aku mengambil Aqua sebagai patokan saham pelanggan, Aqua adalah pembuatan air minum kemasan mineral terkenal di Indonesia.
    Saya sering minum aqua air mineral dari 3 kali sehari, mereka menjual aqua 3.000 rupiah per botol. Berikut adalah perhitungan: 3.000 kali 3 (per hari) maka kali 365 (hari), karena saya sudah minum aqua selama 20 tahun sebagai usia saya sekarang, karena itu hasilnya harus kalikan dengan 20.
    3.000 x 3 x 365 x 20 = 65.700.000 (ini adalah jumlah uang yang saya habiskan untuk aqua)
    Penggunaan air minum Kevin dari 100%
    Aqua 80%
    Nestle 10%
    Vit 10%
    Banyak pengecer botol air mineral menyediakan produk dalam kategori yang sama seperti Aqua seperti Vit, Nestle, 2tang. Dari pengecer tersebut, saya mengalami bahwa Aqua memberikan layanan lebih dari merek lain, Anda dapat menemukan Aqua mudah di banyak toko dan mini market daripada merek lain. Aqua memiliki kualitas distribusi yang lebih baik daripada yang lain.
    Hal apa orang sering menyamakan bahwa pemasaran sama dengan penjualan, berikan contohnya? Pemasaran adalah mempromosikan suatu barang untuk dijual, sedangkan penjualan adalah suatu aktivitas untuk menjual barang atau jasa. Hal-hal orang sering menyamakan yaitu sama-sama melakukan penawaran pada suatu produk. dengan kata lain lebih memprioritaskan/memfokuskan dalam memuaskan kebutuhan konsumen itu sendiri. Contohnya yaitu: misalnya kita ingin berjualan risol. Pertama-tama yang harus kita lakukan adalah memasarkan risol yang ingin kita jual. Kita perkenalkan ke teman-teman sekitar kita, kita bawa contoh risol yang nantinya akan kita jual. Suruh mereka merasakan dan setelah itu memberi saran atau pendapat bagaimana menurut mereka apakah mereka suka pada risol itu atau perlu ada penambahan agar natinya laris. Setelah minta pendapat atau saran dari sana sini lakukan promosi, ceritakan ke teman-teman tentang usahamu yang ingin berjualan risol setelah itu lakukanlah transaksi, yaitu penjualan. Namun sebelumnya tentukan dulu harga risol yang ingin kita jual, hal ini masuk dalam kegiatan pemasaran

    5. Explain the difference between share of customer and customer equity. Why are these
    concepts important to marketers?
    Jawab :
    Pangsa pelanggan adalah persentase dari anggaran pelanggan yang dibelanjakan pada sebuah perusahaan sedangkan pelanggan ekuitas adalah total nilai gabungan seumur hidup pelanggan dari semua pelanggan perusahaan. Memang Ekuitas pelanggan adalah subyek dari seluruh pohon driver, dengan driver berdampak Ekuitas Pelanggan dengan cara yang berbeda. Ini adalah bidang pemasaran strategis untuk memahami bagaimana driver ini perlu tweak untuk memaksimalkan Ekuitas Pelanggan dari waktu ke waktu.
    Ekuitas pelanggan adalah penting karena menggabungkan begitu banyak langkah-langkah lain penting untuk tim pemasaran dan menyajikan sebagai ukuran titik, atau lebih baik, sebagai distribusi probabilitas . Namun, salah satu aspek yang paling penting dari Ekuitas pelanggan adalah bahwa hal itu dapat digunakan untuk memperkirakan ROI pemasaran masa depan Anda, dengan kata lain, kembali masa depan Anda pada pemasaran. Hal ini karena Ekuitas Pelanggan tidak dapat benar dinilai kecuali jika Anda tidak hanya benar-benar memahami apa yang pemasaran intervensi akan diperlukan untuk mendorong nilai masa depan, tetapi juga berapa biaya untuk mendorong intervensi mereka.
    Dengan kata lain, tidak seperti banyak langkah-langkah pemasaran lainnya, Ekuitas pelanggan adalah salah satu dari beberapa langkah-langkah ke depan dalam strategi dan pengukuran gudang, yang menempatkan dalam Liga sendiri sejauh pengukuran kinerja pemasaran dan strategi pemasaran yang bersangkutan. Ekuitas pelanggan adalah sebuah konstruk menarik yang saya dalam proses membangun sebuah alat yang akan membantu menunjukkan bagaimana nilai pelanggan dihitung, yang pada gilirannya akan menggambarkan peran besar driver dari ekuitas pelanggan. Jika Anda akan tertarik demonstrasi, output yang dapat digunakan sebagai penggerak strategi pemasaran masa depan Anda, tolong beritahu saya.Sangat disayangkan bahwa begitu banyak pemasar cenderung ‘takut angka’, karena sementara nilai dapat mengambil beberapa pekerjaan untuk menghitung, itu tidak terlalu sulit. Namun, itu menjadi jauh lebih menarik ketika metode statistik yang diterapkan untuk perhitungan karena itu teori probabilitas dapat diterapkan, karena ketidakpastian cocok, yang jauh lebih kuat alat manajemen dari nomor titik belaka.

    7. Explain what is meant by a market-oriented mission statement and discuss the characteristics of effective mission statements
    Jawab :

    Misi pasar Berorientasi : Usaha kecil memecahkan masalah dan menawarkan solusi untuk kebutuhan pelanggan. Sebuah pernyataan misi yang berorientasi pasar mendefinisikan tujuan yang berfokus pada memuaskan kebutuhan pelanggan. Tujuan dari misi berorientasi pasar harus sesuai data pasar saat ini dan lingkungan. Misalnya, pernyataan misi yang berorientasi pasar saat ini untuk keluarga berorientasi jaringan hotel dapat fokus pada memberikan bersih, kamar nyaman untuk keluarga yang mencakup kemampuan teknologi saat ini seperti Wi-Fi dan outlet USB. Data pasar yang lebih tua mungkin tidak mengungkapkan bahwa keluarga saat ini memiliki kebutuhan teknologi – pada satu waktu, hanya pelanggan bisnis akan diperlukan koneksi internet.
    Setiap bisnis datang ke dalam keberadaan untuk melayani tujuan. Beberapa bisnis berusaha untuk mengisi kesenjangan penting dalam layanan lokal sementara yang lain bertujuan untuk mengganti atau dipotong menjadi pangsa pasar bisnis yang ada. Dalam setiap kasus, misi utama mendorong bisnis. Tujuan dari pernyataan misi adalah untuk memberikan penjelasan singkat mengenai alasan bisnis untuk ada dan tujuan jangka panjang. Bentuk yang tepat dari pernyataan misi dapat bervariasi, tetapi pernyataan misi yang efektif biasanya meliputi sembilan elemen. Yaitu:
    1. Fungsi
    Pernyataan misi perlu menyertakan beberapa deskripsi fungsi bisnis. Misalnya, “untuk mempromosikan keunggulan industri,” memberitahu pelanggan dan karyawan tidak ada. Sebuah deskripsi yang lebih efektif akan “Untuk memberikan jasa konsultasi manajemen.”
    2. Target Konsumen
    Sebuah pernyataan misi yang efektif menetapkan, dalam arti luas, target pasar. Sebuah pabrik yang membuat mur dan baut mungkin menetapkan target pasar sebagai toko hardware ritel, produsen mesin, atau keduanya.
    3. Target Region
    Bisnis harus menentukan apa wilayah yang dilayaninya terbaik dan menyampaikan informasi yang dengan cara pernyataan misi. Sebuah garasi, misalnya, mungkin membatasi wilayah target untuk masyarakat sementara perusahaan majalah mungkin menargetkan seluruh negara.
    4. Nilai
    Pernyataan misi biasanya mencakup pernyataan nilai-nilai perusahaan. Nilai-nilai seperti layanan pelanggan, efisiensi dan eco-kesadaran sering muncul di daftar nilai-nilai perusahaan. Terbaik mereka, nilai-nilai perusahaan harus mengungkapkan prinsip-prinsip perusahaan secara eksplisit mencoba untuk menegaskan dalam operasi sehari-hari.
    5. Teknologi
    Untuk bisnis yang sangat bergantung pada teknologi, pernyataan misi harus mencakup deskripsi dari teknologi penting perusahaan tidak atau berencana untuk mempekerjakan. Jika tidak ada yang lain, ini mengarahkan pembelian agen menuju vendor yang tepat untuk barang dan jasa.
    6. Karyawan
    Setiap perusahaan memiliki kebijakan mengenai hubungannya dengan karyawan. Sebuah pernyataan misi memberikan kesempatan untuk menjelaskan kebijakan yang secara singkat sehingga karyawan mengetahui penting dari mana mereka berdiri.
    7. Positioning Strategis
    Pernyataan misi yang efektif juga mencakup deskripsi singkat tentang posisi strategis bisnis dalam pasar. Sebagai contoh, perusahaan mungkin unggul dalam melayani klien perumahan dan berusaha untuk memaksimalkan keuntungan yang strategis.
    8. Tujuan keuangan
    Untuk nirlaba usaha, bisnis membutuhkan tujuan keuangan yang jelas. Sebuah perusahaan start-up dapat menetapkan salah satu tujuan keuangan sebagai membuat penawaran umum perdana saham biasa dalam waktu dua tahun. Hal ini memungkinkan karyawan dan calon investor tahu perusahaan bermaksud untuk go public, dengan semua hukum dan pencatatan konsekuensi yang memerlukan.
    9. Gambar
    Seperti orang, perusahaan mengembangkan gambar publik. Perusahaan-hati kerajinan citra publik mereka ingin membangun dan lay out fitur utama dalam pernyataan misi. Hal ini membantu manajer karyawan langsung yang menyimpang dari gambar publik sanksi.

    13. What is consumerism? Describe the rights of sellers and buyers. how companies benefit from adhering to them.
    Jawab:

    Konsumerisme adalah paham atau ideologi yang menjadikan seseorang atau kelompok melakukan atau menjalankan proses konsumsi atau pemakaian barang-barang hasil produksi secara berlebihan atau tidak sepantasnya secara sadar dan berkelanjutan.

    Hak penjual :
    – Menerima pembayaran atas objek yang dijualbelikan dalam perjanjian;
    – Menerima bunga dari harga pembelian jika barang yang dijual dan diserahkan memberi hasil atau lain pendapatan;
    – Menuntut pembatalan pembelian.

    Hak pembeli :
    – Mendapatkan barang yang dibeli dari penjual sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan dalam perjanjian jual – beli.
    -Mendapatkan jaminan dari pembelian barang barang tersebut
    -dapat mengajukan ganti rugi jika barang tidak sesuai dengan yang diingin kan

    cara perusahaan mendapatkan keuntungan :
    • Tingkatkan harga produk Anda
    Beberapa pelaku startups memulai langkah untuk mendapatkan banyak customer dengan memberikan harga rendah. Dengan alasan agar bisa mendapatkan banyak pelanggan. Namun yang terjadi efek kebelakangnya belum tentu customer Anda akan bisa bertahan selamanya pada Anda. Karena bisa saja customer yang datang pada Anda saat ini karena tertarik dengan harga yang Anda tawarkan lebih murah. Namun sebenarnya mereka (konsumen) belum tentu tertarik pada produk Anda. Jika Anda yakin bahwa produk Anda itu bagus jangan merasa tidak percaya diri untuk memberikan harga yang sewajarnya pada produk Anda.
    • Mengetahui perbedaan margin produk
    Merek yang berbeda, penawaran layanan yang berbeda juga mempengaruhi keuntugan pada perusahaan. Mengetahui perbedaan margin antara produk A dan B sangat penting untuk merencanakan keuntungan pada bisnis Anda kedepannya. Cobalah Anda untuk melihat perbedaan produk kompetitor Anda. Apa yang membuat harga kompetitor Anda bisa lebih murah atau mungkin bisa lebih mahal dari produk Anda. Lalu coba lihat seberapa besar keuntungan yang diperoleh dari kompetitor Anda terkait harga yang mereka keluarkan untuk produk yang sama seperti yang Anda miliki.
    • Mengkombinasikan beberapa produk
    Salah satu strategi lainnya untuk tetap meningkatkan keuntungan pada perusahaan Anda adalah dengan melakukan kombinasi terhadap produk yang memiliki nilai jual rendah dikombinasikan dengan produk yang mempunyai nila jual tinggi. Dan tentu juga harus mengemas produk dengan sedemikian rupa sehingga seolah-olah produk khusus kombinasi tersebut dianggap sebagai paket khusus dengan harga yang lebih murah, sehingga konsumen jauh lebih tertarik untuk membelinya. Mengenai harga tentu harus sudah Anda perhitungkan agar Anda tetap mendapat keuntungan dari hasil mengemas produk kombinasi tersebut

    14. Describe the two philosophies regarding what principle should guide companies and
    marketing managers on issues of ethics and social responsibility.
    Jawab :

    Apa prinsip yang harus membimbing perusahaan dan manajer pemasaran pada isu-isu etika dan tanggung jawab sosial?
    Filosofi pertama adalah bahwa pasar bebas dan sistem hukum harus memutuskan masalah tersebut. di bawah prinsip ini, perusahaan dan manajer mereka tidak bertanggung jawab untuk membuat penilaian moral. perusahaan dapat di hati nurani yang baik melakukan apa pasar dan sistem hukum memungkinkan.
    Filosofi kedua adalah menempatkan tanggung jawab bukan pada sistem tetapi di tangan masing-masing perusahaan dan manajer. filsafat lebih tercerahkan ini menunjukkan bahwa perusahaan harus memiliki “kesadaran sosial”. perusahaan dan manajer harus menerapkan standar tinggi etika dan moralitas ketika membuat keputusan perusahaan, terlepas dari “apa sistem memungkinkan”. Sejarah memberikan daftar tak berujung contoh tindakan perusahaan yang legal tapi sangat tidak bertanggung jawab.
    Masing-masing perusahaan dan manajer pemasaran harus bekerja di luar filsafat perilaku yang bertanggung jawab secara sosial dan etis. di bawah konsep pemasaran sosial, setiap manajer harus melihat melampaui apa yang legal dan diperbolehkan dan mengembangkan standar berdasarkan integritas pribadi, hati nurani perusahaan, dan kesejahteraan konsumen jangka panjang

    20. Explain how companies can take a proactive stance toward the marketing environment!
    Jawab :

    Sikap Proaktif Pendekatan tanggung jawab sosial dimana perusahaan melihat dirinya sebagai masyarakat dan secara aktif mencari peluang untuk memberikan sumbangan demi kesejahteraan kelompok dan individu dalam lingkungan sosialnya. Cara yang paling umum dan langsung adalah mendirikan yayasan.
    Contoh yang paling baik mengenai sikap proaktif adalah program Ronald McDonald House yang dilakukan oleh McDonald’s Corporation. Rumah-rumah itu berlokasi di dekat sejumlah rumah sakit besar, dapat digunakan oleh keluarga ekonomi lemah jika sewaktu waktu anak-anak mereka yang sakit perlu diobati di rumah sakit.
    Serupa halnya beberapa perusahaan seperti UPS, Home Depot, dan US West memperkerjakan orang-orang yang diharapkan dapat bersaing di Olimpiade dan mendukung mereka dengan berbagai cara. UPS misalnya membayar pelatihan dan biaya perjalanan empat karyawannya untuk bersaing di Olimpiade dan mengizinkan mereka memperahankan jadwal kerja yang fleksibel. Namun demikian ingatlah bahwa kategori itu tidak bisa dibagi secara jelas, mereka semata-mata tahapan dalam satu pendekatan. Organisasi tidak selalu berada dalam satu kategori. Program Ronald McDonald House telah endapatan penghargaan dimana-mana, akan tetapi Mc Donald’s juga dituduh menyesatkan konsumen sehubungan pencantuman nilai dalam produknya. Sama halnya walaupun UPS dengan tulus membantu atlet-atlet Olimpiade akan tetapi perusahaan tersebut juga mendapat manfaat dengan menampilkan foto-foto para atlet dalam amplopnya dan demikian mempromosikan perbuatannya sendiri. Walaupun Enron menerapkan sikap Obstruktif dalam beberapa kasus, banyak karyawan dan manajer di perusahaan itu yang tidak ragu memberikan sumbangan kepada masyarakat dalam berbagai cara.

    24. What are the advantages of Web-based survey research over traditional survey
    research?
    Jawab :
    keuntungan dari penelitian survei berbasis Web melalui penelitian survei tradisional? Penelitian survei berbasis Web menawarkan beberapa keuntungan nyata dari pendekatan telepon dan surat tradisional. Keuntungan yang paling jelas adalah biaya kecepatan dan rendah. Dengan pergi online, peneliti dengan cepat dan mudah dapat mendistribusikan survei Internet untuk ribuan responden secara bersamaan melalui email atau posting mereka di situs Web yang dipilih. Tanggapan dapat hampir seketika, dan karena responden sendiri memasukkan informasi tersebut, peneliti dapat tabulasi, meninjau, dan berbagi data penelitian saat mereka tiba. Riset online biasanya biaya jauh lebih sedikit daripada penelitian yang dilakukan melalui surat, telepon, atau wawancara pribadi. Menggunakan Internet menghilangkan sebagian besar ongkos kirim, telepon, pewawancara, dan biaya penanganan data-terkait dengan pendekatan lain. Selain itu, ukuran sampel memiliki dampak kecil pada biaya. Setelah kuesioner sudah diatur, ada sedikit perbedaan dalam biaya antara 10 dan 10.000 responden di Web. Selain kecepatan dan keunggulan biaya, survei berbasis web juga cenderung lebih interaktif dan menarik, mudah untuk menyelesaikan, dan kurang intrusif dari telepon tradisional atau survei mail. Akibatnya, mereka biasanya mengumpulkan angka respon lebih tinggi. Internet adalah media yang tepat untuk mencapai sulit menjangkau audiens.

    Komentar oleh kiki satria utama | Oktober 4, 2015 | Balas

  13. Kelompok : 6
    Soal No : 7, 12, 14 ,20, 21, 23,24
    Nama : Hariyana ( C1B014086)

    7. Explain what is meant by a market-oriented missionstatement and discuss the characteristics of effective missionstatements.

    Orientasi pasar merupakan sesuatu yang penting bagi kelangsungan perusahaan, sejalan dengan meningkatnya persaingan global dan perubahan dalam kebutuhan pelanggan dimana perusahaan menyadari bahwa mereka harus selalu dekat dengan pasarnya/konsumen (Swastha dan Handoko, 2000). Sedangkan Narver dan Slater (dikutip oleh Sensi, 2006) menyatakan bahwa orientasi pasar merupakan Orientasi pasar merupakan budaya bisnis dimana organisasi menciptakan perilaku untuk terus berkreasi dalam menciptakan nilai unggul bagi pelanggan untuk memusatkan diri pada kepentingan jangka panjang serta profitabilitas.
    Karakteristik “mission statement” atau pernyataan misi yang efektif yaitu:
    • Customer (Siapakah konsumen perusahaan?)
    • Product and service (Apakah produk atau jasa utama perusahaan?)
    • Market (Di pasar manakah perusahaan bersaing, secara geografis?)
    • Technology (Apakah perusahaan canggih secara teknologi?)
    • Concern for survival, growth, and profitability (Apakah perusahaan komitmen terhadap pertumbuhan dan kondisi keuangan yang sehat?)
    • Philosophy (Apakah keyakinan, nilai, aspirasi, dan prioritas etis dasar perusahaan?)
    • Self-concept (Apakah kompetensi khusus atau keunggulan kompetitif utama perusahaan?)
    • Concern for public image (Apakah perusahaan responsif terhadap masalah-masalah sosial, komunitas, dan lingkungan hidup?)
    • Concern for employees (Apakah karyawan dipandang sebagai aset perusahaan yang berharga?

    12. Discuss the types of harmful impact that marketing practicescan have on competition and the associated problems
    answer:

    =>Marketing impact on individual customers:
    -high prices
    -deceptive practices
    -high pressure selling
    -shoddy, harmful, or unsafe product
    -planned and perceived obsolescence
    -poor service to disadvantaged consumers
    =>marketing’s impact on other businesses
    -acquisition of competitors
    -marketing practices that create barriers to entry
    -unfair competitive marketing practices
    => marketing’s impact on society as a whole
    -false wants and too much materialism
    -too few social goods
    -cultural pollution

    14. Describe the two philosophies regarding what principleshould guide companies and marketing managers on issuesof ethics and social responsibility.
    Answer :

    1. The free market and the legal system should decide such issues

    2. Responsibility is in the hands of individual companies and managers

    20. Explain how companies can take a proactive stance toward the marketing environment.

    Perusahaan menunjukkan kepeduliaan nya terhadap lingkungan salah satu nya dengan melengkapi kegiatan operasi dengan dokumen pengelolaan lingkungan yang sesuai dengan ketentuan seperti Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Tujuannya adalah untuk memperkirakan dampak yang akan timbul dari kegiatan operasi, mengevaluasi, serta mencari solusi yang tepat untuk menanggulangi dampak kerusakan lingkungan yang akan di timbulkan
    Perusahaan juga berperan membantu pemerintah dalam upaya mensejahterakan masyarakat, salah satunya dengan membantu membangun infrastruktur, maupun fasilitas umum lainnya serta menyediakan program beasisswa dan sebagainya.
    21. discuss the real value of marketing research and marketing information and how that value is attained!
    Nilai yang terkandung dalam riset pasar dan informasi pemasaran yaitu untuk mengidentifikasi peluang pasar. Salah satu dasar dari penentuan ramalan penjualan adalah dengan estimasi permintaan. Permintaan merupakan volume total yang akan di beli oleh kelompo pelanggan, di wilatah geografis, pada periode waktu, pada lingkungan pemasaran dan dengan program pemasaran tertentu.
    langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam melakukan riset pasar yaitu:
    1. Mengidentifikasi masalah riset
    2. Mengembangakan rencana riset.
    3. Mengumpulkan informasi
    4. Menganalisis informasi
    5. Menyajikan hasil temuan

    23. Explain the role of secondary data in gaining costumerinsights. Where do marketers obtain secondary data, and what are the potential problems in using such data?
    Data sekunder adalah data yang di peroleh atau di kumpulkan peneliti dari berbagai sumber yang telah ada. Perusahaan dapat membeli laporan data sekunder dari pemasok luar. Mesin pencari web juga bisa menjadi bantuan besar dalam mencari sumber-sumber informasi sekunder yang relavan. Atau di peroleh dari berbagai sumber lain seperti Biro Pusat Statistik, buku, laporan, jurnal dan lain-lain. masalah yang mungkin timbul yaitu salah satunya kesulitan mencari informasi yang di butuhkan peneliti, atau data yang di cari tidak ada. Selain itu, data yang ada belum tentu relevan, akurat, up to date serta subjektif.

    24. What are the advantages of Web-based survey research overtraditional survey research?
    Keuntungan menggunakan penelitian melalui web/ online yaitu:
    1. Tidak terbatas ruang ( jangkauan nya luas)
    2. Biaya yang di gunakan relative lebih murah
    3. Dapat di lakukan kapan saja (tidak terbatas waktu)
    4. Hemat waktu dan usaha
    5. Minim nya terjadi kesalahan.

    Komentar oleh riyana Alrasyid | Oktober 4, 2015 | Balas

  14. Kelompok: 2
    Nama: Widya Wulandari
    NIM: C1B014076
    Soal yang dipilih: 1, 6, 7, 13, 20, 24, 26

    Jawaban:
    1 .Pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang dan jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Kegiatan pemasaran yaitu terdiri dari Product, Price, Promotion, dan Place. Dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian tumbuh menjadi keinginan manusia. Pemenuhan kebutuhan dan keinginan diawali dengan survey need/want konsumen, perencanaan, pelaksanaan, menghasilkan produk atau jasa dan mendapat laba yang tinggi. Contoh kebutuhan an keinginan manusia, ketika waktu makan siang tiba tentu para mahasiswa memburu ke kantin untuk mengisi perut mereka, sebagai orang Indonesia yang makanan pokoknya adalah nasi beliau akan memenuhi kebutuhan primer dengan memakan nasi, tetapi jika tersedia makanan yang lebih enak seperti bakso atau sate sangat tidak menutup kemungkinan bahwa mereka akan mempunyai keinginan untuk memakan bakso atau sate.
    Orang sering menyamakan pemasaran dengan penjualan karena akhir dari dua kegiatan ini yaitu sama-sama menjual barang atau jasa yang tersedia. Contoh suatu perusahaan akan membuat produk kecantikan, produk ini akan direncanakan dilaksanakan dan diaplikasikan hingga akhirnya akan di promosikan atau diperjualbelikan langsung. Perusahaan yang menghasilkan produk kecantikan ini akan memasarkan barangnya kepada sipenjual. Perusaaan tidak berhadapan langsung dengan konsumen, sedangkan penjual adalah pelaku yang berhadapan langsung dengan konsumen.

    6. pemasar akan memberi nilai pada pelanggan. Salah satu caranya yaitu melalui strategi. Jika suatu perusahaan tidak memliki strategi dalam menghadapi persaingan tentu perusaahaan tersebut akan gagal dalam memasarkan produknya. Strategi dalam memasarkan barang bisa dengan cara menciptakan produk yang berciri khas dan tidak pasaran.

    7. Market orianted adalah suatu komitmen untuk menyampaikan sejumlah nilai yang superior bagi pelanggan, orientasi pasar merupakan penggenerasian inteligensi yang akan datang. Mission statement adalah sumber motivasi untuk mencapai tujuan yang semaksimal mungkin.

    13. konsumerisme adalah paham atau ideoogi yang menjadikan seseorang atau kelompok melakukan proses konsumsi hasil produksi secara berlebihan atau tidak sepantasnya secara berkelanjutan.
    Menghadapi konsumen yang mengkonsumsi produk berlebihan ini suatu perusahaan akan lebih mudah dan cepat dalam meraup untung atau laba.

    20. sikap proaktif perusahaan sangat penting dalam berbisnis, karena dengan sikap ini seseorang atau perusahaan akan bisa menangkap peluang yang ada, visi yang jelas, dan selalu akti memikirkan kualitas perusahaannya. Sala satu sikap proaktif perusahaan yaitu melakukan inovasi dalam merealisasikan rencana, menghasilkan produk yang tidak sama dengan produk pada umumnya.

    24. keuntungan survey web ini yaitu lebih hemat waktu, meminimalisir biaya, menghemat tenaga, dan menghasilkan data atau informaasi yang akurat.

    26. riset pemasaran dilakukan ketika seseorang atau kelompok membutukan data atau informasi yang belum pasti kebenarannya.

    Komentar oleh Widya Wulan | Oktober 4, 2015 | Balas

  15. Kelompok 11
    Nama : Rachmadhanty sucyani.
    Nim : C1B014083
    Kelas : manajemen G

    Soal yang dipilih :
    4. What are the five different marketing managementorientations? Which orientation do you believe Apple (nama produk komputer) followswhen marketing products such as the iPhone and iPad?Jelaskan apa yang dikerjakan Apple dan bagaimana menurut anda apa itu berhasil?
    5. Explain the difference between share of customer andcustomer equity. Why are these concepts important tomarketers?
    9. Explain why it is important for all departments of anorganization—marketing, accounting, finance, operationsmanagement, human resources, and so on—to “thinkconsumer.” Why is it important that even people who are notin marketing understand it? (AACSB: Communication)
    12. Discuss the types of harmful impact that marketing practicescan have on competition and the associated problems.
    20. Explain how companies can take a proactive stance towardthe marketing environment
    24. What are the advantages of Web-based survey research overtraditional survey research?
    25. Compare open-ended and closed-ended questions.

    Jawaban :
    4.perusahaan apple merupakan perusahaan yang sangat terkenal baik itu produk dan kualitas hingga mereka mampu berfikir kritis untuk menciptakan bentuk dsain baru untuk iphoneterlebik mereka memiliki fitur-fitur tersendiri yang tidakdimiliki handphone lain.dengan adanya fitur yang update membuat apple laku keras dipasar dagang.
    5. mengamati apa yang kurang dr produk mereka misalnya kartu nomor telephone yang zaman sekrang sudah byk jenis kartu namun masyaraan pasti memilih kartu yang murah dan cukup kantong .nah hal ini yang penting diamati oleh pemilik perusahaan kartu phone agar pelanggan tetap setia dengan produk mereka.
    9. karena pada dasarnya semua departemen mempunyai masing-masing bidang yang memang dijalankan oleh ahlinya ,sebagai contoh dibidang keuangan tentu yang bekerja didalamnya adalah orang yag memahami pekerjaan itu sendiri, adapun dibidang pemasaran yang bekerja juga orang yang menguasai bidang pemasaran itu sendiri.
    12. meniru produk perusahaan lain (plagiasi) atau mengklaim hasil orang lain dan menggantinya dengan mengaku-ngaku itu hasil produknya, baik itu berupa makanan,benda ataupun pakaian, bisa dikenakan sanksi jika ketahuan meniru tanpa izin
    20. bisa saja membuat jadwal untuk meluangkan kepenatan saat bekerja, sikap proaktif bisa dibangun dengan menciptakan suasana lapangan kerja yang unik atau melayani pelanggan dengan ramah dan memberikan yag terbaik.
    24. keuntungannya adalah menggunakan web sangat membantu bahkan mempermudah dibanding survei tradisional yang memakan waktu .namun kelemahan dari web ialah tidak semua informasi yang ditulis itu benar bisa saja yang menulis masih hanya mengirangira saja
    25. pertanyaan terbuka adalah pertanyaan yang memulai pokok bahasan dan didiskusikan secara bersama sedangkan tertutup pertanyaan tertutup menyimpulkan bahasan hingga berakhir disebuah forum .

    Komentar oleh rachmadhanty sucyani | Oktober 4, 2015 | Balas

  16. Kelompok: 3
    Nama: Chikita Hana Putri (C1B014092)
    Kelas: Manajemen G 2014, Reguler Semester 3
    Soal yang di pilih: 1,2,5,6,13,18,20
    Jawaban
    1. Pemasaran sering disamakan dengan penjualan dalam hal promosi karena pada saat itu para pemasar akan menawarkan barang atau jasa yang mereka sediakan kepada masyarakat/konsumen. Dan pada saat itulah sebagian besar konsumen awam menilai promosi tersebut merupakan penjualan padahal sebenarnya promosi merupakan bagian dari pemasaran.
    2. Ini sangat sering terjadi. Kemampuan sebuah perusahaan untuk menarik pelanggan sebanyak mungkin menyebabkan nilai tambah terhadap suatu barang dan membuat si calon konsumen berpikir untuk membeli barang tersebut karena dia tertarik bukan karena membutuhkan barang tersebut. Selain itu tempat memasarkan suatau prosuk juga berpengaruh sebagai contoh di supermarket atau swalayan yang nyaman membuta konsumen dapat berlama-lama disana dan membeli lebih banyak produk. Dan juga kondisi konsumen tersebut juga berpengaruh terhadap barang yang dibelinya, ada sebuah penelitian mengatakan “jika konsumen membeli sesuatu dalam keadaan lapar maka ia lebih banyak barang yang tidak di perlukan”. Tidak ada tanggung jawab pemasar dalam hal ini karena si konsumen sendirilah yang menentukan pilihannya.
    18. Seperti yang kita ketahui sekarang global warming sudah terjadi dimana-mana yang disebabkan oleh manusia, kendaraan dan pabrik-pabrik yang beroperasi setiap hari menghasilkan limbah yang sangat banyak. Oleh karena itu sudah sewajarnya para pemasar memikirkan dampak terhadap alam atas produknya. Sebagai salah satu respon sebaiknya para pemasar tersebut menggunakn bahan yang dapat di daur ulang dan ramah lingkungan dalam memasarkan produknya. Dengan hal-hal kecil kita dapat meminimalisir global warming berkembang cepat.
    5. Ekuitas pelanggan adalah sebuah ukuran nilai masa depan berdasarkan pelanggan perusahaan. Jelas lebih setia pelanggan yang menguntungkan perusahaan, karena semakin tinggi ekuitas pelanggan. Ekuitas pelanggan mungkin menjadi sebuah ukuran yang lebih baik dari kinerja penjualan perusahaan saat ini atau pembagian pasar. Pangsa pasar mencerminkan masa lalu, ekuitas pelanggan menunjukkan masa depan. Pemasar harus memperhatikan ekuitas pelanggan karena itu melihat ukuran nilai masa depan perusahaan.
    6. Dampak dari konsep nilai pelanggan terhadap pemasar adalah semakin tinggi nilai yang di berikan pemasar kepada pelanggan maka semakin tinggi tingkat kepuasan pelanggan tersebut. Dan pelanggan akan merasakan manfaat yang diperoleh sebanding dengan pengorbanan yang dilakukan oleh si konsumen.
    13. Konsumerisme adalah sebuah paham yang bisa membuat seseorang melakukan proses konsumsi atau pemakaian barang hasil produksi secara berlebihan. Biasanya hal ini tidak disadari oleh orang y tersebut dan bersifat berkelanjutan dan ketergantungan. Hal tersebut menjadi ketergantungan terhadap suatu produk dan itu sangat sulit dihilangkan. Apabila seorang konsumtif menjadikan kekonsumtifannya sebagai gaya hidup, maka orang tersebut menganut paham konsumerisme.
    • Hak Penjual :
    a. menuntut pembayaran harga pada waktu dan tempat yang telah penyerahan bersama dalam perjanjian
    b. menahan barangnya atau tidak menyerahkan kepada pembeli jika pembeli belum membayar harganya
    c. dapat menuntut pembatalan pembelian
    • Hak Pembeli :
    1. mendapatkan jaminan untuk dapat memiliki barang itu dengan aman dan nyaman
    2. menuntut pembatalan pembelian, jika penyerahan barang tidak dapat dilaksanakan karena akibat kelalaian penjual
    20. Sikap proaktif sangat di perlukan oleh perusahaan karena proaktif sebagai pendukung visi/cita-cita yang dimiliki. Dengan memiliki sikap proaktif sebuah perusahaan mampu melihat keadaan pemasaran di masa yang akan datang dan mampu mengambil kesempatan yang lebih baik untuk masa yang akan datang. Lingkungan pemasarasan harus di kuasai oleh seorang pemasar karena dengan menguasainya, bisa merancang atau membuat rencana agar dapat memasarkan produk dengan maksimal.

    Komentar oleh Chikita Hana Putri | Oktober 4, 2015 | Balas

  17. Kelompok: 3
    Nama: Chikita Hana Putri (C1B014092)
    Kelas: Manajemen G 2014, Reguler Semester 3
    Soal yang di pilih: 1,2,5,6,13,18,20

    Jawaban :

    1. Pemasaran sering disamakan dengan penjualan dalam hal promosi karena pada saat itu para pemasar akan menawarkan barang atau jasa yang mereka sediakan kepada masyarakat/konsumen. Dan pada saat itulah sebagian besar konsumen awam menilai promosi tersebut merupakan penjualan padahal sebenarnya promosi merupakan bagian dari pemasaran.

    2. Ini sangat sering terjadi. Kemampuan sebuah perusahaan untuk menarik pelanggan sebanyak mungkin menyebabkan nilai tambah terhadap suatu barang dan membuat si calon konsumen berpikir untuk membeli barang tersebut karena dia tertarik bukan karena membutuhkan barang tersebut. Selain itu tempat memasarkan suatau prosuk juga berpengaruh sebagai contoh di supermarket atau swalayan yang nyaman membuta konsumen dapat berlama-lama disana dan membeli lebih banyak produk. Dan juga kondisi konsumen tersebut juga berpengaruh terhadap barang yang dibelinya, ada sebuah penelitian mengatakan “jika konsumen membeli sesuatu dalam keadaan lapar maka ia lebih banyak barang yang tidak di perlukan”. Tidak ada tanggung jawab pemasar dalam hal ini karena si konsumen sendirilah yang menentukan pilihannya.

    5. Ekuitas pelanggan adalah sebuah ukuran nilai masa depan berdasarkan pelanggan perusahaan. Jelas lebih setia pelanggan yang menguntungkan perusahaan, karena semakin tinggi ekuitas pelanggan. Ekuitas pelanggan mungkin menjadi sebuah ukuran yang lebih baik dari kinerja penjualan perusahaan saat ini atau pembagian pasar. Pangsa pasar mencerminkan masa lalu, ekuitas pelanggan menunjukkan masa depan. Pemasar harus memperhatikan ekuitas pelanggan karena itu melihat ukuran nilai masa depan perusahaan.

    6. Dampak dari konsep nilai pelanggan terhadap pemasar adalah semakin tinggi nilai yang di berikan pemasar kepada pelanggan maka semakin tinggi tingkat kepuasan pelanggan tersebut. Dan pelanggan akan merasakan manfaat yang diperoleh sebanding dengan pengorbanan yang dilakukan oleh si konsumen.

    13. Konsumerisme adalah sebuah paham yang bisa membuat seseorang melakukan proses konsumsi atau pemakaian barang hasil produksi secara berlebihan. Biasanya hal ini tidak disadari oleh orang y tersebut dan bersifat berkelanjutan dan ketergantungan. Hal tersebut menjadi ketergantungan terhadap suatu produk dan itu sangat sulit dihilangkan. Apabila seorang konsumtif menjadikan kekonsumtifannya sebagai gaya hidup, maka orang tersebut menganut paham konsumerisme.
    • Hak Penjual :
    a. menuntut pembayaran harga pada waktu dan tempat yang telah penyerahan bersama dalam perjanjian
    b. menahan barangnya atau tidak menyerahkan kepada pembeli jika pembeli belum membayar harganya
    c. dapat menuntut pembatalan pembelian

    • Hak Pembeli :
    a. mendapatkan jaminan untuk dapat memiliki barang itu dengan aman dan nyaman
    b. menuntut pembatalan pembelian, jika penyerahan barang tidak dapat dilaksanakan karena akibat kelalaian penjual

    18. Seperti yang kita ketahui sekarang global warming sudah terjadi dimana-mana yang disebabkan oleh manusia, kendaraan dan pabrik-pabrik yang beroperasi setiap hari menghasilkan limbah yang sangat banyak. Oleh karena itu sudah sewajarnya para pemasar memikirkan dampak terhadap alam atas produknya. Sebagai salah satu respon sebaiknya para pemasar tersebut menggunakn bahan yang dapat di daur ulang dan ramah lingkungan dalam memasarkan produknya. Dengan hal-hal kecil kita dapat meminimalisir global warming berkembang cepat.

    20. Sikap proaktif sangat di perlukan oleh perusahaan karena proaktif sebagai pendukung visi/cita-cita yang dimiliki. Dengan memiliki sikap proaktif sebuah perusahaan mampu melihat keadaan pemasaran di masa yang akan datang dan mampu mengambil kesempatan yang lebih baik untuk masa yang akan datang. Lingkungan pemasarasan harus di kuasai oleh seorang pemasar karena dengan menguasainya, bisa merancang atau membuat rencana agar dapat memasarkan produk dengan maksimal.

    Komentar oleh Chikita Hana Putri | Oktober 4, 2015 | Balas

  18. Kelompok : 2
    Nama : Ditta Yulia Saraswati (C1B014084)
    Soal yang dipilih : 1,6,7,13,20,24,26

    1. Pemasaran adalah suatu usaha utama yang perlu dilakukan perusahaan baik itu perusahaan barang dan jasa untuk mendapatkan kebutuhan dan keinginan perusahaan dengan menciptakan menawarkan sesuatu yang bernilai mempertahankan kelangsungan hidup usahanya,karena pemasaran juga salah satu kegitan perusahaan dimana suatu perusahaan berhubungan langsung dengan konsumen.
    Pemasaran dan penjualan sama-sama jenis pekerjaan mereka juga bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan menawarkan produk barang dan jasa,dan juga pemasaran saling berkaitan penjualan selalu diidentikan dengan pemasaran teknik pemasaran yang baik akan menghasilkan penjualan yang baik juga.
    Contoh: suatu merek sepatu terkenal mempromosikan produknya dengan cara buy 1 get 1.

    6. Strategi dalam memasarkan produk adalah hal terpenting dalam hal jual beli, jika tidak memiliki strategi maka suatu perusahaan akan bangkrut.

    7. Orientasi pasar adalah : suatu usaha yang penting bagi perusahaan seiringan dengan meningkatkanya persaingan perusahaan dalam kebutuhan pelanggan dimana suatu perusahaan menyadari bahwa mereka harus selalu dakat dengan konsumen.
    Mission statement : visi dan misi suatu perusahaan atau organisasi agar dapat mencapai tujuan yang maksimal.

    13. Konsumerisme adalah paham atau ideologi yang menjadikan seseorang atau kelompok yang melakukan atau menjalankan proses konsumsi atau pemakaian barang-barang hasil produksi secara berlebihan atau tidak sepantasnya secara sadar dan berkelanjutan.
    keuntngan perusahaan : dengan adanya konsumerisme merupakan kesempatan inilah perusahaan mendapatkan laba yang sebanyak banyaknya.

    20. Sikap proaktif dalam lingkungan sangat penting sekali dalam berbisnis karena mampu mengambil kesempatan yang ada mempunyai motivasi yang jelas untuk kedepannya , memiliki ide-ide yang cemerlang untuk lebih meningkatkan kualitas hidup.

    24. Jumlah populasi yang tidak terbatas, menghemat waktu dan biaya, pelaksanaan surve lebih mudah

    26. Riset pemasaran membantu anda meningkatkan penjualan yang akan terus berkembang menyesuaikan strategi pemasaran yang diperlakukan oleh suatu kelompok organisasi.
    Riset pemasaran sangat penting bagi management perusahaan bahkan sebelum produk di buat sebaiknya riset pemasaran dilakukan. perusahaan tidak ingin bisnis hanya sekedar bisnis saat ini saja namun perusahaan ingin bisnis yang berkelanjutan dan memiliki banyak pelanggan. Saat itulah perusahaan harus melakukan riset pemasaran untuk mengetahui apa dan bagaimana konsumen menanggapi produk perusahaan.

    Komentar oleh Dita yulia saraswati | Oktober 4, 2015 | Balas

  19. Kelompok : 7
    Nama : HARPENY FINA DILAGE
    Nim : C1b014108
    Kelas : Manajemen G 2014
    Soal yang dipilih :
    No.1,6,7,20,23,24,26

    Jawaban :
    1.Persamaan antara Pemasaran dan penjualan :
    Yaitu sama sama melakukan penawaran pada suatu produk.dengan kata lain lebih memprioritaskan/memfokuskan dalam memuaskan kebutuhan konsumen itu sendiri.
    Contoh : Penjualan yang lebih banyak
    Marketing plan sangat baik untuk mendongkrak pemasaran perusahaan kita sendiri.Jika marketing bisa direncanakan dengan baik maka pemasaran anda akan berjalan dengan baik sehingga anda bisa mendapatkan konsumen yang lebih banyak.

    6.Strategi pemasaran : Semakin tinggi nilai yang diberikan pemasar kepada pelanggan maka semakin tinggi tingkat kepuasan konsumen.Strategi pemasaran yang di gerakkan pelanggan mana yang akan dilayani dan memutuskan proposisi nilai yang dapat melayani pelanggan sasaran dengan baik.Strategi terdiri dari 4 langkah :
    a.segmentasi pasar
    b.penetapan sasaran
    c.diferensiasi
    d.positioning

    7. Pernyataan misi yang berorientasi pasar : sebuah proses manajerial untuk mengembangkan dan menjaga agar tujuan,keahlian dan sumber daya organisasi sesuai dengan perubahan pasar.Misi yg efektif : menetapkan perusahaan menjadi bagian-bagian yang kecil,membangun rasa yang kuat terhadap identitas perusahaan dan tujuan bisnis.

    20.Sikap proaktif sangat penting sekali dalam berbisnis,karena seseorang mampu menangkap peluang yang ada,memiliki visi yang jelas ke depan,selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat mereka melakukan untuk meningkat kualitas kehidupannya.

    23.Data sekunder terdiri dari informasi yang sudah ada disuatu tempat,yang telah dikumpulkan untuk tujuan lain.Para peneliti biasanya mulai dengan mengumpulkan data sekunder.Perusahaan juga dapat memanfaatkan berbagai macam sumber informasi eksternal.
    Data sekunder dalam potensi masalah digunakan sebagai yang di butuhkan bukan menekankan pada jumlah tetapi pada kualitas dan kesesuaian,oleh karena itu peneliti harus selektif dan hati-hati dalam memilih dan menggunakannya.

    24.Penelitian survei berbasis web menawarkan beberapa keuntungan nyata dari pendekatan telepon dan surat tradisional.Keuntungan yang paling jelas adalah biaya kecepatan dan rendah.Dengan pergi online,peneliti dengan cepat dan mudah dapat mendistribusi survei internet untuk ribuan responden secara melalui email atau posting mereka di situs Web yang dipilih.

    26.Yang menggunakan riset pemasaran perlu mengetahui secukupnya tentang semua itu supaya mereka bisa memperoleh informasi yang tepat dengan biaya yang pantas.Apabila mereka tidak tahu sama sekali tentang riset pemasaran,mereka membiarkan untuk mengumpulkan informasi yang salah atau informasi yang dikumpulkan dengan biaya yang besar/salah di interprestasikan.

    Komentar oleh Harpeny Fina Dilage | Oktober 4, 2015 | Balas

  20. Kelompok : 8
    Soal yang dipilih : 1,5,6,9,13,20,26
    Nama : Rapendo Mandagala ( C1B014107)
    Kelas : Manajemen G 2014 (Reguler) Semester 3

    1) Sama-sama menjual produk, sehingga konsumen dapat membeli produk dari penjual dan produk yang dipasarkan.
    Contoh: pedagang yang menjualkan produknya kepada konsumen dan sales yang menawarkan produknya kepada konsumen.

    5) – Saham pelanggan : seorang yang berhak secara hukum memiliki satu atau lebih saham dalam suatu perusahaan.
    – Equitas pelanggan: total nilai seumur hidup disimpulkan atas seluruh pelanggan perusahaan.
    Penting, karena disetiap perusahaan perlu memasarkan suatu produk kepada pelanggan agar pelanggan dapat memenuhi kebutuhannya, dan perusahaan mendapatkan hasil dari penjualan produk, untuk kepentingan perusahaan tersebut.

    6) Pemasar akan berusaha mengatur strategi untuk meningkatkan kepuasan dan keinginan pelanggan. Apabila pemasar tidak menetapkan strategi yang tepat maka pemasar tidak dapat hidup dan berkembang. kerena, setiap pemasar harus dapat menetapkan cara dan strategi yang tepat sehingga pelanggan dapat memuaskan kebutuhannya.

    9) Penting, karena di setiap departemen organisasi akan berpikir bagaimana caranya supaya konsumen berfokus pada organisasi tersebut, supaya konsumen dapat memahami bagaimana organisasi itu berjalan dengan baik dan banyak diminati oleh konsumen.

    13) Konsumerisme adalah: suatu sifat seseorang atau sekelompok yang mengkonsumsi barang secara berlebihan dan berkelanjutan. Seperti membeli dan memakai produk dengan jumlah besar.
    Jual beli yang baik adalah jual beli di mana hak-hak penjual dan pembeli terpenuhi, penjual memperhatikan hak pembeli dan sebaliknya, karena dengan itu akad jual beli akan terwujud dengan kerelaan sempurna dari kedua pihak.
    Perusahaan memproduksi produk dan dijual kepada pembeli, keuntungannya bisa diambil dari bagus tidaknya produk yang di buat oleh perusahaan, kalau bagus maka pembeli akan berfokus pada produk yang diproduksi oleh perusahaan tersebut.

    20) – Cepat dalam menjemput peluang. Karena jika tidak cepat maka akan di dahului oleh pesaing. Inilah yang perlu dilakukan untuk menang dalam persaingan.
    – Pelanggan senang dihargai dan dianggap penting bagi perusahaan, hal ini dapat ditunjukkan dengan kesukaan pelanggan apabila dilayani dengan baik dan diperhatikan kebutuhannya karena aktif terhadap pelanggan.

    26) Pada saat mengidentifikasikan dan mendefinisikan masalah pemasaran dan melakukan eksplorasi awal (Survey). Untuk mengetahui bagaimana perusahaan memasarkan produknya kepada konsumen.

    Komentar oleh Rapendo Mandagala | Oktober 4, 2015 | Balas

  21. Kelompok 2
    Soal yang dipilih: 1, 6, 7, 13, 20, 24 26
    Nama : Setia
    Nim : C1B014097

    Jawaban :
    1. Pemasaran adalah merupakan proses sosial dalam managerial dimana didalamnya tiap individu dan organisasi memperoleh apa yang dibutuhkan dan diinginkan dengan menghasilkan, menawarkan serta menukarkan barang dan jasa yang memiliki nilai dengan pihak lain.
    Orang sering menyamakan pemasaran dengan penjualan karena pemasaran dan penjualan sama-sama menyediakan barang atau jasa yang dibutukan manusian untuk memenuhi kebutuhannya.
    Contoh seseorang akan membutuhkan air mineral untuk memenuhi hasrat dahaganya tapi seseorang tersebut akan lebih memilih es teh karena rasa dan kesegarannya lebi memuaskan kebutuhan akan dahaga.

    6. Suatu perusahaan harus mempunyai strategis dalam menghadapi persaingan. Dengan persaingan yang sangat pesat pada era moderen inistrategis yang dapat dipilih yaitu menghasilkan barang atau jasa yang kreatif dan inovasi dan lebih dari yang lain.

    7. Orientasi pasar merupakan sesuatu yang sangat penting bagi kelangsungan suatu perusahaan , sejalan dengan meningkatnya persaingan globa dan perubahan dalam kebutuhan pelanggan dimana perusahaan menyadari bahwa mereka harus selalu dekat dengan pasarya. Visi dan misi suatu kelompok atau organisasi untuk mencapai tujuan bersama yang efektif dan efisien

    13. Konsumerisme adalah paham atau iseologi yang menjadikan individu atau kelompok masyarakat untuk menjalankan proses konsumsi produksi secara berlebihan atau tidak sepantasnya secara sadar dan berkelanjutan.

    20. Sikap proakti sangat sangat penting dalam berbisnis, karena seseorang mampu memahami dan mampu menangkap suatu peluang yang ada memiliki visi dan missiyang jelas dan dapat dimengerti . Selalalu aktif dan memikirkan apa yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupanya.

    24. Biaya survei lebih murah ,mekanisme survei relatif mudah, waktu penyelenggaraan relatif cepat.

    26. Riset pasar merupakan sistematis, koleksi obyektif dan analisis data tentang target pasar, persaingan atau lingkungan dan tujuan.
    Hasil riset tersebut digunakan saat idividu atau kelompok mayarakat membutukannya

    Komentar oleh Dita yulia saraswati | Oktober 4, 2015 | Balas

  22. 4). Jawaban : 5 orientasi manajemen pemasaran :
    1. konsep produksi
    2. konsep produk
    3. konsep penjualan
    4. konsep pemasaran
    5. konsep masyarakat
    Saya berfikir bahwa orientasi yang yang digunakan apple adalah orientasi produk, karena orientasi ini cenderung mengarah untuk membuat kualitas tinggi dan lebih banyak fitur dari produk ini semua meningkatkan harga produk dan meningkatkan kualitas, menurut saya apa yang dilakukan produk apple berhasil.
    5). Jawaban : -pangsa pelanggan adalah bagian dari pembelian pelanggan bahwa perusahaan ikut serta dalam kategori produk.
    – ekuitas pelanggan adalah jumlah hasil/total harga jangka hidup pelanggan dari pelanggan perusahaan.
    – konsep ini penting terhadap pemasar karena mereka membuat nilai tangkapan dari pelanggan dan untung yang besar dan kepuasan yang besar dari pelanggan yang setia dan peningkatan pangsa pasar terhadap perusahaan.
    9). jawaban : setiap departemen adalah koneksi dalam rantai nilai internal perusahaan yang melakukan kegiatan penciptaan nilai untung merancang, memproduksi, memasarkan, menyampaikan , dan mendukung produk perusahaan. Keberhasilan perusahaan tidak hanya tergantung pada seberapa baik masing-masing departemen melakukan pekerjaanya, tetapi juga pada seberapa baik berbagai departemen mengkoordinasikan kegiatan mereka. Rantai nilai sebuah perusahaan hanya sekuat koneksi yang terlemahnya. Kesuksesan tergantung pada seberapa baik masing-masing departemen melakukan pekerjaan penambahan nilai pelanggan dan seberapa baik kegiatan berbagai departemen dikoordinasikan. Idealnya, fungsi yang berbeda perusahaan harus bekerja secara harmonis untuk menghasilkan nilai bagi konsumen. Setiap departemen dalam suatu organisasi harus “berpikir konsumen” untuk memberikan nilai bagi pelanggan, sehingga sangat penting bagi setiap karyawan untuk memahami perannya dalam menciptaan nilai pelanggan.
    12). jawaban : Praktik persaingan yang merugikan adalah pada saat perusahaan melakukan penjualan dan diskon, dalam banyak kasus, pemilik toko menyewa merchandiser dari toko yang sudah tutup/ mengalami bangkrut untuk menjual produk yang tersisa di toko-toko mereka. Semuanya benar-benar mereka lakukan dengan menaikkan harga barang-barang yang sudah ditandai. Untuk produk yang sudah ditandai, pemilik toko menaikkan harga dan kemudian memberikan diskon sebesar 50% atau lebih dari itu. Pelanggan berpikir bahwa mereka mendapatkan produk pada setengah harga yang dicetak pada label harga. Contoh lain dimana perusahaan menipu pelanggan mereka adalah ketika mereka pergi untuk “membeli satu, gratis satu” produk. Produk kedua tidak sepenuhnya “gratis/bebas” berdasarkan syarat tertentu, karena untuk mendapatkannya pembeli harus membayar harga penuh pada produk yang pertama.
    20). Sikap proaktif sangat penting sekali dalam berbisnis, karena seseorang mampu menangkap peluang yang ada, memiliki visi yang jelas kedepan, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya. Seperti halnya peluang atau lingkungan pemasaran yang potensial tidak akan bisa ditemukan tanpa adanya usaha-usaha yang bersifat proaktif. Sebagai contoh : seorang marketing, kalau tidak banyak turun ke lapangan/ lingkungan pasar, tidak akan menemukan peluang pelanggan baru yang ternyata masih bisa digali di lapangan/ lingkungan pemasaran.
    24). Jawaban : Penelitian survei berbasis web menawarkan berbagai beberapa keuntungan dari pendekatan telepon dan surat tradisional. Keuntungan yang paling jelas adalah kecepatan dan biaya yang rendah. Dengan pergi online, peneliti dengan cepat dan mudah dapat mendistribusikan survei internet untuk ribuan responden secara bersamaan melalui email atau postingan mereka di situs web yang dipilih. Tanggapan dapat langsung diterima, karena responden sendiri memasukkan informasi tersebut, peneliti dapat mentabulasi, meninjau dan berbagi data penelitian saat mereka tiba. Riset online biasanya menghabiskan biaya jauh lebih sedikit daripada penelitian yang dilakukan melalui surat, telepon, atau wawancara pribadi. Menggunkan internet menghilangkan sebagian ongkos kirim, telepon, pewawancara, dan biaya penanganan data terkait dengan pendekatan lain. Selain itu, ukuran sampel memiliki dampak kecil pada biaya. Setelah kuisioner sudah diatur, ada sedikit perbedaan dalam biaya antara 10 dan 10.000 responden di web. Selain kecepatan dan keunggulan biaya, survei berbasis web juga cenderung lebih menarik dan interaktif, mudah untuk menyelesaikan, dan kurang intrusif dari telepon tradisional atau survei mail. Akibatnya, mereka biasanya mengumpulkan angka responden lebih tinggi. Internet adalah media yang tepat untuk mencapai sulitnya menjangkau audiens.
    25). Jawaban :
    Pertanyaan terbuka : pertanyaan yang memungkinkan penjawab memberikan jawaban secara terbukan dan luas. Pertanyaan terbuka bertujuan untuk pemikiran lebih dalam, pengetahuan prosedural, konseptual, reflektif, mengarah kepada diskusi lebih lanjut, refleksi, dan perbaikan pemikiran. Pertanyaan terbuka meliputi pertanyaan-pertanyaan seperti “bagaimana pendapat anda tentang menempatkan semua manajer ke internet?” dan “mohon jelaskan bagaimana anda membuat suatu keputusan tentang penjadwalan?” amati istilah open-ended. “terbuka” menggambarkan pilihan bagi orang yang diwawancarai untuk merespon. Mereka terbuka, respon bisa berupa dua kata atau dua paragraf.
    – Keuntungan pertanyaan terbuka :
    1. Membuat orang-orang yang diwawancarai merasa senang dan tertantang untuk berpikir.
    2. memudahkan pewawancara dan audiens mengetahui sejauh mana kompetensi dari narasumber melalui jawaban-jawaban yang disampaikan. Bila narasumber memiliki kompetensi yang baik dan sesuai, maka jawabannya kaya akan detail.
    3. orang yang diwawancarai akan merasa lebih tertarik dan tertantang, sehingga wawancara bisa berlangsung menarik dan memunculkan spontanitas.
    – Kekurangan pertanyaan tertutup :
    1. narasumber memberikan jawaban terlalu panjang, bertele-tele dan tidak relevan dengan pertanyaan pewawancara.
    2. pewawancara akan kesulitan mengontrol jalannya wawancara karena narasumber yang sulit untuk dipotong ketika memberikan jawaban yang bertele-tele. Sehingga target wawancara tidak tercapai dengan maksimal sesuai dengan jatah waktu yang disediakan.
    3. merugikan citra pewawancara karena dapat saja dianggap tidak siap menghadapi narasumbernya.

    Pertanyaan tertutup : pertanyaan yang biasanya dapat dijawab dengan jawaban ya atau tidak, atau dijawab dengan satu atau dua kata. Pertanyaan tertutup bertujuan untuk informasi, memiliki jawaban yang spesifik benar/salah. Umumnya tidak akan mengarah ke diskusi/dialog atau refleksi lebih lanjut.pertanyaan tertutup membatasi pilihan responden untuk merespons. Sebagai contoh : “apakah bapak mengenal orang yang diduga pelaku perampokan tersebut?” Jawabannya bisa dan bisa tidak.
    – Keuntungan pertanyaan tertutup :
    1. menghemat waktu.
    2. langsung ke sasaran jawaban yang akan diberikan narasumber dan mendapatkan data-data yang relevan yang diperlukan.
    3. pewawancara dapat mengontrol sepenuhnya jalannya wawancara.
    – Kekurangan pertanyaan tertutup :
    1. membosankan orang yang diwawancarai dan bagi audiens.
    2. tidak akan mendapatkan jawaban yang lebih detail.
    3. tidak terbangunnya kedekatan antara pewawancara dengan orang yang diwawancarai.

    Komentar oleh Kelompok 10 Soal yang dipilih : 4,5,9,12,20,24,25 Nama : Tantyo Ari Pramana (C1B014103) | Oktober 4, 2015 | Balas

    • Kelompok 10
      Soal yang dipilih : 4,5,9,12,20,24,25
      Nama : Tantyo Ari Pramana (C1B014103)

      4). Jawaban : 5 orientasi manajemen pemasaran :
      1. konsep produksi
      2. konsep produk
      3. konsep penjualan
      4. konsep pemasaran
      5. konsep masyarakat
      Saya berfikir bahwa orientasi yang yang digunakan apple adalah orientasi produk, karena orientasi ini cenderung mengarah untuk membuat kualitas tinggi dan lebih banyak fitur dari produk ini semua meningkatkan harga produk dan meningkatkan kualitas, menurut saya apa yang dilakukan produk apple berhasil.

      5). Jawaban : -pangsa pelanggan adalah bagian dari pembelian pelanggan bahwa perusahaan ikut serta dalam kategori produk.
      – ekuitas pelanggan adalah jumlah hasil/total harga jangka hidup pelanggan dari pelanggan perusahaan.
      – konsep ini penting terhadap pemasar karena mereka membuat nilai tangkapan dari pelanggan dan untung yang besar dan kepuasan yang besar dari pelanggan yang setia dan peningkatan pangsa pasar terhadap perusahaan.

      9). jawaban : setiap departemen adalah koneksi dalam rantai nilai internal perusahaan yang melakukan kegiatan penciptaan nilai untung merancang, memproduksi, memasarkan, menyampaikan , dan mendukung produk perusahaan. Keberhasilan perusahaan tidak hanya tergantung pada seberapa baik masing-masing departemen melakukan pekerjaanya, tetapi juga pada seberapa baik berbagai departemen mengkoordinasikan kegiatan mereka. Rantai nilai sebuah perusahaan hanya sekuat koneksi yang terlemahnya. Kesuksesan tergantung pada seberapa baik masing-masing departemen melakukan pekerjaan penambahan nilai pelanggan dan seberapa baik kegiatan berbagai departemen dikoordinasikan. Idealnya, fungsi yang berbeda perusahaan harus bekerja secara harmonis untuk menghasilkan nilai bagi konsumen. Setiap departemen dalam suatu organisasi harus “berpikir konsumen” untuk memberikan nilai bagi pelanggan, sehingga sangat penting bagi setiap karyawan untuk memahami perannya dalam menciptaan nilai pelanggan.

      12). jawaban : Praktik persaingan yang merugikan adalah pada saat perusahaan melakukan penjualan dan diskon, dalam banyak kasus, pemilik toko menyewa merchandiser dari toko yang sudah tutup/ mengalami bangkrut untuk menjual produk yang tersisa di toko-toko mereka. Semuanya benar-benar mereka lakukan dengan menaikkan harga barang-barang yang sudah ditandai. Untuk produk yang sudah ditandai, pemilik toko menaikkan harga dan kemudian memberikan diskon sebesar 50% atau lebih dari itu. Pelanggan berpikir bahwa mereka mendapatkan produk pada setengah harga yang dicetak pada label harga. Contoh lain dimana perusahaan menipu pelanggan mereka adalah ketika mereka pergi untuk “membeli satu, gratis satu” produk. Produk kedua tidak sepenuhnya “gratis/bebas” berdasarkan syarat tertentu, karena untuk mendapatkannya pembeli harus membayar harga penuh pada produk yang pertama.

      20). Sikap proaktif sangat penting sekali dalam berbisnis, karena seseorang mampu menangkap peluang yang ada, memiliki visi yang jelas kedepan, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya. Seperti halnya peluang atau lingkungan pemasaran yang potensial tidak akan bisa ditemukan tanpa adanya usaha-usaha yang bersifat proaktif. Sebagai contoh : seorang marketing, kalau tidak banyak turun ke lapangan/ lingkungan pasar, tidak akan menemukan peluang pelanggan baru yang ternyata masih bisa digali di lapangan/ lingkungan pemasaran.

      24). Jawaban : Penelitian survei berbasis web menawarkan berbagai beberapa keuntungan dari pendekatan telepon dan surat tradisional. Keuntungan yang paling jelas adalah kecepatan dan biaya yang rendah. Dengan pergi online, peneliti dengan cepat dan mudah dapat mendistribusikan survei internet untuk ribuan responden secara bersamaan melalui email atau postingan mereka di situs web yang dipilih. Tanggapan dapat langsung diterima, karena responden sendiri memasukkan informasi tersebut, peneliti dapat mentabulasi, meninjau dan berbagi data penelitian saat mereka tiba. Riset online biasanya menghabiskan biaya jauh lebih sedikit daripada penelitian yang dilakukan melalui surat, telepon, atau wawancara pribadi. Menggunkan internet menghilangkan sebagian ongkos kirim, telepon, pewawancara, dan biaya penanganan data terkait dengan pendekatan lain. Selain itu, ukuran sampel memiliki dampak kecil pada biaya. Setelah kuisioner sudah diatur, ada sedikit perbedaan dalam biaya antara 10 dan 10.000 responden di web. Selain kecepatan dan keunggulan biaya, survei berbasis web juga cenderung lebih menarik dan interaktif, mudah untuk menyelesaikan, dan kurang intrusif dari telepon tradisional atau survei mail. Akibatnya, mereka biasanya mengumpulkan angka responden lebih tinggi. Internet adalah media yang tepat untuk mencapai sulitnya menjangkau audiens.

      25). Jawaban :
      Pertanyaan terbuka : pertanyaan yang memungkinkan penjawab memberikan jawaban secara terbukan dan luas. Pertanyaan terbuka bertujuan untuk pemikiran lebih dalam, pengetahuan prosedural, konseptual, reflektif, mengarah kepada diskusi lebih lanjut, refleksi, dan perbaikan pemikiran. Pertanyaan terbuka meliputi pertanyaan-pertanyaan seperti “bagaimana pendapat anda tentang menempatkan semua manajer ke internet?” dan “mohon jelaskan bagaimana anda membuat suatu keputusan tentang penjadwalan?” amati istilah open-ended. “terbuka” menggambarkan pilihan bagi orang yang diwawancarai untuk merespon. Mereka terbuka, respon bisa berupa dua kata atau dua paragraf.
      – Keuntungan pertanyaan terbuka :
      1. Membuat orang-orang yang diwawancarai merasa senang dan tertantang untuk berpikir.
      2. memudahkan pewawancara dan audiens mengetahui sejauh mana kompetensi dari narasumber melalui jawaban-jawaban yang disampaikan. Bila narasumber memiliki kompetensi yang baik dan sesuai, maka jawabannya kaya akan detail.
      3. orang yang diwawancarai akan merasa lebih tertarik dan tertantang, sehingga wawancara bisa berlangsung menarik dan memunculkan spontanitas.
      – Kekurangan pertanyaan tertutup :
      1. narasumber memberikan jawaban terlalu panjang, bertele-tele dan tidak relevan dengan pertanyaan pewawancara.
      2. pewawancara akan kesulitan mengontrol jalannya wawancara karena narasumber yang sulit untuk dipotong ketika memberikan jawaban yang bertele-tele. Sehingga target wawancara tidak tercapai dengan maksimal sesuai dengan jatah waktu yang disediakan.
      3. merugikan citra pewawancara karena dapat saja dianggap tidak siap menghadapi narasumbernya.

      Pertanyaan tertutup : pertanyaan yang biasanya dapat dijawab dengan jawaban ya atau tidak, atau dijawab dengan satu atau dua kata. Pertanyaan tertutup bertujuan untuk informasi, memiliki jawaban yang spesifik benar/salah. Umumnya tidak akan mengarah ke diskusi/dialog atau refleksi lebih lanjut.pertanyaan tertutup membatasi pilihan responden untuk merespons. Sebagai contoh : “apakah bapak mengenal orang yang diduga pelaku perampokan tersebut?” Jawabannya bisa dan bisa tidak.
      – Keuntungan pertanyaan tertutup :
      1. menghemat waktu.
      2. langsung ke sasaran jawaban yang akan diberikan narasumber dan mendapatkan data-data yang relevan yang diperlukan.
      3. pewawancara dapat mengontrol sepenuhnya jalannya wawancara.
      – Kekurangan pertanyaan tertutup :
      1. membosankan orang yang diwawancarai dan bagi audiens.
      2. tidak akan mendapatkan jawaban yang lebih detail.
      3. tidak terbangunnya kedekatan antara pewawancara dengan orang yang diwawancarai.

      Komentar oleh Tantyo Ari Pramana | Oktober 4, 2015 | Balas

  23. Kelompok : Empat (4)
    No. Soal yang di pilih : 1, 6, 8, 13, 20, 24, 26
    Nama : Qanita Zhafirah
    NIM : C1B014082

    1. Orang menganggap pasar hanya sebagai pandangan-pandangan subyektif pembeli yang dikenal penjual atau sering kai hanya berdasarkan common sense saja. Hal ini biasa dkeal dengan istilah marketing myiopia.
    Pengertian dari pemasaran sama dengan penjualan yang muncul akibat adanya jabatan di bidang penjualan yang menggunakan istilah pemasaran. Contohnya, menamakan salesman dengan marketing executive atau bahkan custumer marketing consultant padahal tugasnya berbeda.

    6. Jadi di sini kebutuhan pasarlah yang paling diutamakan bukan kebutuhan atau kepentingan penjual. Di sini harus diciptakan bagaimana menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara produsen dan konsumen. Produsen harus dapat mengkoordinir semua kegiatan yang berkaitan dengan pelanggan. Singkatnya konsep pemasaran menyampaikan nilai kepada pelanggan ini berlandaskan pada empat aspek utama yaitu pasar sasaran, kebutuhan pelanggan, pemasaran terkoordinir, dan keuntungan melalui kepuasan pelanggan.

    8. Perencanaan Strategis
    Proses yang dibuat pada sekumpulan orang untuk menentukan strategi dan mengambil keputusan (Modal dan SDM) untuk mencapai strategi ini. Dalam perencanaan strategi disusun berdasarkan prioritas dan dibandingkan dengan Sumber Daya yang tersedia untuk pelaksaanannya, yang akan dilakukan dimasa depan, dengan didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan yang seksama atas potensi, faktor-faktor ekternal dan pihak-pihak yang berkepentingan dalam rangka mencapai tujuan tertentu.

    Pemasar dalam hal ini adalah mengambil dan mencari informasi tentang kadaan pasar dan permintaan serta kebutuhan konsumen guna merancang strategi dan mengambil keputusan yang efektif dan efisien sebelum menrancang suatu perencaanan yang strategis tersebut.

    13. Konsumerisme
    Merupakan suatu saham uang menjadikan seseorang atau kelompok untuk melakukan proses konsumsi atau pemakaian barang-barang hasil produksi secara berlebihan atau tidak sepantasnya secara sadar dan berkelanjutan. Orang membeli bukan karena membutuhkan tetapi karena ingin memuaskan keinginannya sendiri.

    Pasal 1457 KUH-Perdata menyatakan bahwa jual beli adalah suatu perjanjian, dengan mana pihak yang satu mengikatkan dirinya untuk menyerahkan suatu kebendaan, dan pihak yang lain untuk membayar harga yang telah dijanjikan. Berdasarkan rumusan tersebut, dapat dikatakan dalam suatu transaksi jual beli, terkandung suatu perjanjian yang melahirkan hak dan kewajiban bagi para pihaknya. Penjual berkewajiban untuk menyerahkan hak milik atas barang yang dijualnya, sekaligus berhak untuk menuntut pembayaran harga yang telah disetujui, sedangkan pembeli berkewajiban untuk membayar harga barang sebagai imbalan haknya untuk menuntut penyerahan hak milik atas barang yang dibelinya. Kewajiban penjual menjadi hak bagi pembelinya, begitu pula sebaliknya.

    Ketentuan mengenai kewajiban penjual secara umum diatur dalam Pasal 1473 sampai dengan Pasal 1512 KUH-Perdata, sedangkan ketentuan mengenai kewajiban pembeli secara umum diatur dalam Pasal 1513 sampai dengan Pasal 1518 KUH-Perdata. Pasal 1474 KUH-Perdata menyebutkan bahwa kewajiban utama dari penjual bahwa ia (penjual) mempunyai dua kewajiban utama, yaitu menyerahkan barangnya dan menanggungnya. Penyerahan barang ini diartikan sebagai suatu pemindahan barang yang telah dijual ke dalam kekuasaan dan kepunyaan si pembeli, seperti ketentuan Pasal 1475 KUH-Perdata. Menanggung maksudnya adalah menjamin supaya pembeli tidak diganggu dalam menikmati barang yang sudah ia beli dan ia terima dari penjual. Pasal 1491 KUH-Perdata menjelaskan bahwa penanggungan yang menjadi kewajiban penjual terdiri dua hal, yaitu jaminan terhadap benda yang dijual dapat dikuasai secara aman dan tenteram serta jaminan terhadap cacatnya barang yang tersembunyi. Kewajiban utama pembeli seperti disebutkan dalam Pasal 1513 KUH-Perdata adalah membayar harga pembelian pada waktu dan tempat sebagaimana ditetapkan menurut perjanjian.

    20. Sikap proaktif sangat penting sekali dalam berbisnis, karena seseorang mampu menangkap peluang yang ada, memiliki visi yang jelas kedepan, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

    Ciri-ciri sikap proaktif:
    1. Bertanggung jawab dan berpikir sebelum bertindak
    2. Tidak mengeluhkan keadaan atau kondisi lingkungan
    3. Mengambil peputusan yang tepat

    Mengapa perlu sikap proaktif?
    Karena tidak ada bisnis apapun yang tidak menghadapi suatu kompetisi, selalu ada yang namanya persaingan.

    Alasan mengapa kita perlu bersikap proaktif:
    1. Perlu adanya kecepatan dan kecekatan dalam melihat dan mengambil peluang
    2. Kebutuhan orang akan terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu
    3. Pelanggan akan senang jika dihargai dan diprioritaskan oleh perusahaan

    24. Penelitian survei berbasis Web menawarkan beberapa keuntungan nyata dari pendekatan telepon dan surat tradisional. Keuntungan yang paling jelas adalah biaya kecepatan dan rendah. Dengan pergi online, peneliti dengan cepat dan mudah dapat mendistribusikan survei Internet untuk ribuan responden secara bersamaan melalui email atau posting mereka di situs Web yang dipilih. Tanggapan dapat hampir seketika, dan karena responden sendiri memasukkan informasi tersebut, peneliti dapat tabulasi, meninjau, dan berbagi data penelitian saat mereka tiba. Riset online biasanya biaya jauh lebih sedikit daripada penelitian yang dilakukan melalui surat, telepon, atau wawancara pribadi. Menggunakan Internet menghilangkan sebagian besar ongkos kirim, telepon, pewawancara, dan biaya penanganan data-terkait dengan pendekatan lain. Selain itu, ukuran sampel memiliki dampak kecil pada biaya. Setelah kuesioner sudah diatur, ada sedikit perbedaan dalam biaya antara 10 dan 10.000 responden di Web. Selain kecepatan dan keunggulan biaya, survei berbasis web juga cenderung lebih interaktif dan menarik, mudah untuk menyelesaikan, dan kurang intrusif dari telepon tradisional atau survei mail. Akibatnya, mereka biasanya mengumpulkan angka respon lebih tinggi. Internet adalah media yang tepat untuk mencapai sulit menjangkau audiens.

    26. Riset pemasaran
    Merupakan suatu proses yang sifatnya praktis.
    Dalam manajemen, perlu digunakan riset penasaran untuk memudahkan dalam pengambilan keputuan, bukan hanya untuk kepentingan sendiri.
    Hal yang diperlukan dalam riset pemasaran yang meneliti pemasaran untuk merumuskan dengan hati-hati dan menyepakati tujuan riset tersebut.

    Komentar oleh Qanita Zhafirah | Oktober 4, 2015 | Balas

  24. Kelompok : 10
    Nama : ANDRIAN TIOFANY
    NIM : C1B014089
    KLS : Manajemen G 2014
    Soal yang dipilih : 4 5 9 12 20 24 25

    4. What are the five different marketing management orientations? Which orientation do you believe Apple (nama produk komputer) follows when marketing products such as the iPhone and iPad? Jelaskan apa yang dikerjakan Apple dan bagaimana menurut anda apa itu berhasil?

    • Konsep Produksi
    • Konsep Produk
    • Konsep Penjualan
    • Konsep Pemasaran
    • Konsep Pemasaran Masyarakat

    Produk Apple telah berhasil memenuhi kepuasan konsumen akan kualitas produk yang mereka tawarkan di Market. Dengan penjualan yang meningkat walaupun harga produk Apple untuk kualitas ekonomi menengah keatas namun sesuai dengan kualitas produk yang ditawarkan. Menurut saya Apple sangat berhasil dalam hal pemasaran produknya kepada masyarakat…salah satu keunggulan apple adalah iphone karena merupakan handphone yang canggih dan update, apalagi dalam hal media sosial. Walaupun smartphone yang lain juga menggunakan fitur yang sama seperti iPhone, namun iPhone tetap menjadi pilihan. Selain itu juga karena beragam fitur canggih serta aplikasi di dalamnya yang sangat memudahkan para pengguna dalam menggunakan smartphone tersebut. Yaitu mengirim email, meng-edit foto dan video ataupun audio, membuat proposal, fitur siri layaknya sekretaris yang dapat menjalankan perintah penggunanya dengan mendeteksi suara, dan lain sebagainya.

    5. Explain the difference between share of customer and customer equity. Why are these concepts important to marketers?

    konsumen adalah aset bagi perusahaan yang mempunyai nilai. Jadi bagi perusahaan, bukan hanya pabrik, kantor, peralatan yang mempunyai nilai, tetapi konsumen pun punya nilai yang dapat dihitung. Nilai ini lah yang disebut ekuitas konsumen.

    karena Ekuitas konsumen (consumer equity) adalah aliran pendapatan yang diharapkan dari konsumen perusahaan sekarang dan yang akan datang pada periode tertentu
    Ekuitas merek (brand equity) adalah nilai tambah yang diberikan pada produk dan jasa. Ekuitas merek berbasis-pelanggan (customer-based brand equity) adalah pengaruh diferensial yang dimiliki pengetahuan merek atas respons konsumen terhadap pemasaran merek tersebut. Prinsip
    dari model akuitas merek berbasis-pelanggan adalah bahwa kekuatan merek terletak pada apa yang dilihat, dibaca, didengar, dipelajari, dipikirkan, dan dirasakan pelanggan tentang merek sepanjang waktu. Ada tiga bahan kunci ekuitas merek berbasis pelanggan.
    Konsep ini sangat penting bagi pemasar karena dengan melihat konsep ini suatu perusahaan dapat membuat suatu produk yang banyak diminati konsumen dengan survey pasar selain itu juga ekuitas merek juga dapat menunjang suatu produk yang dipasarkan.

    9. Jelaskan mengapa penting agar semua departemen organisasi-marketing, akuntansi, keuangan, manajemen operasi, sumber daya manusia, dan sebagainya-untuk “berpikir konsumen.” Mengapa penting bahkan orang yang tidak di bidang pemasaran memahaminya ?

    sistem informasi manajemen sangatlah penting bagi keberlangsungan suatu organisasi, maka suatu organisasi harus mampu membangun sistem informasinya dengan sangat baik karena sistem informasi yang terbangun dengan sangat baik akan mampu membawa suatu organisasi pada arah kemajuan. Dan sebaliknya jika suatu organisasi tidak mampu membangun sistem informasinya dengan sangat baik maka dapat dipastikan bahwa organisasi tersebut akan kalah dalam persaingan
    Suatu sistem informasi manajemen diperlukan untuk mengidentifikasi dan membantu perusahaan atau organisasi khususnya seorang manager dan pekerja yang bergerak pada bidang marketting atau pemasaran untuk dapat memantau tren – tren pemasaran yang paling up to date sehingga dengan cara inilah strategi marketting atau penjualan yang dilakukan dapat menarik minat konsumen untuk memakai produk atau jasa yang ditawarkan. Dengan adanya sistem informasi manajemen, sebuah organisasi atau perusahaan juga dapat memantau kinerja dari perusahaan atau organisasi lain yang menjadi kompetitornya. Keuntungan lainnya dari adanya sistem informasi yaitu sebuah organisasi atau perusahaan mampu melakukan riset pasar, menganalisis iklan, membuat kebijakan penetapan harga secara cepat, tepat, dan akurat, dapat mencari dan menghubungi pelanggan secara cepat, dapat menentukan daerah pemasaran yang strategis, mampu memantau kinerja pemasaran dari organisasi atau perusahaannya sendiri, dan pelanggan dapat melakukan pemesanan secara on-line sehingga hal ini sangat mendukung dalam peningkatan kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggannya.

    12. Discuss the types of harmful impact that marketing practices can have on competition and the associated problems. membahas jenis-jenis dampak berbahaya yang praktik pemasaran dapat memiliki pada kompetisi dan masalah-masalah terkait.

    1. Dampak pemasaran terhdapa Konsumen Individual
    Harga Tinggi
    -Biaya distribusi yang tinggi
    -Biaya iklan dan promosi yang tinggi
    -Markup secara berlebihan
    Praktek Menyesatkan
    Dibagi menjadi tiga kelompok yaitu :
    -Penetapan harga yang mngelabui
    -Promosi menyesatkan
    -Kemasan yang menyesatkan
    Produk yang Tidak Bermoral, Berbahaya, atau Tidak Aman
    Pelayanan buruk kepada konsumen lemah

    2. Dampak pemasaran terhadap masyarakat secara keseluruhan
    Terlalu sedikit barang-barang social
    Polusi budaya

    3. Dampak pemasaran terhadap bisnis lain
    • Praktek pemasaran menghalangi perusahaan baru yang ingin memasuki industri.
    • Praktek pemasaran kompetitif yang tidak adil dengan maksud merugikan atau mengahancurkan perusahaan lain. Mereka mungkin menetapkan harga mereka di bawah biaya, mengancam menghentikan bisnis dengan pemasok, atau mencegah pembelian produk pesaing.

    20. Jelaskan bagaimana perusahaan dapat mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran

    Sikap proaktif sangat penting sekali dalam berbisnis terutama diperusahaan, karena seseorang mampu menangkap peluang yang ada, memiliki visi yang jelas kedepan, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupan perusahaan.
    Cara perusahaan bersikap proaktif :

    • Perusahaan Bertanggung jawab terhadap tindakannya sendiri dan memilih berfikir sebelum bertindak.

    • Fokus pada hal-hal yang bisa mereka ubah dan tidak mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa mereka ubah.

    • Tidak menyalahkan keadaan ataupun kondisi lingkungan jika seandainya ada yang tidak sesuai dengan keinginan.

    • Mampu mengambil keputusan yang tepat walaupun pada situasi yang sangat sulit.

    • Orang proaktif biasanya menggunakan bahasa proaktif seperti : Aku bisa, aku akan, aku lebih suka, karena mereka berpikir positif pada setiap keadaaan.

    • Kebutuhan pelanggan selalu berubah atau meningkat dari waktu ke waktu sehingga apabila suatu perusahaan tidak aktif mencari tahu kondisi pelanggan, akan kehilangan kesempatan untuk dapat memberikan pelayanan yang memuaskan pelanggan.

    • Pelanggan senang dihargai dan dianggap penting bagi perusahaan, hal ini dapat ditunjukkan dengan kesukaan mereka apabila dilayani dengan baik dan diperhatikan kebutuhannya karena kita aktif terhadap pelanggan. Ingat, kalau pelanggan sudah menyukai pelayanan kita maka pelanggan akan setia pada anda dan perusahaan anda.

    • Seperti halnya peluang atau pasar potensial tidak akan bisa ditemukan tanpa adanya usaha-usaha yang bersifat proaktif. Sebagai contoh seorang marketing, kalau tidak banyak turun ke lapangan, tidak akan menemukan peluang pelanggan baru yang ternyata masih bisa digali di lapangan.

    24. Apakah keuntungan dari penelitian survey berbasis Web atas penelitian survey tradisional?

    Penelitian survey berbasis web menawarkan beberapa keuntungan yang nyata lebih dari pendekatan tradisional telepon dan e-mail. Keuntungan paling jelas adalah kecepatan dan biaya rendah. Dengan melihat online, peneliti dapat dengan cepat dan mudah mendistribusikan survei Internet untuk ribuan responden secara simultan melalui email atau posting mereka di situs Web yang dipilih. Tanggapan dapat hampir seketika, dan karena responden sendiri masukkan informasi, peneliti dapat meninjau, dan berbagi data penelitian Riset online biasanya biaya jauh lebih sedikit dari penelitian yang dilakukan melalui e-mail, telepon atau wawancara pribadi. Menggunakan Internet menghilangkan sebagian besar ongkos kirim, telepon, pewawancara, dan biaya penanganan data yang terkait dengan pendekatan-pendekatan lain. Selain itu, ukuran sampel memiliki sedikit dampak pada biaya. Setelah kuesioner diatur, ada sedikit perbedaan dalam biaya antara 10 dan 10.000 responden di Web. Luar keuntungan mereka kecepatan dan biaya, berbasis Web survei juga cenderung menjadi lebih interaktif dan menarik, lebih mudah untuk menyelesaikan, dan kurang intrusif daripada tradisional survei telepon atau e-mail. Sebagai akibatnya, mereka biasanya mengumpulkan tingkat respon yang lebih tinggi. Internet adalah media yang hebat untuk menjangkau khalayak yang sulit dijangkau.

    25. Compare open-ended and closed-ended questions. Bandingkan pertanyaan terbuka dan tertutup berakhir.

    Pertanyaan yang terbuka memberikan data kualitatif yang kaya. Pada intinya, mereka menyediakan peneliti dengan kesempatan untuk mendapatkan wawasan tentang semua pendapat tentang topik mereka tidak akrab dengan. Namun, menjadi kualitatif di alam membuat jenis pertanyaan kekurangan signifikansi statistik yang diperlukan untuk penelitian konklusif. Namun demikian, pertanyaan terbuka yang sangat berguna dalam beberapa cara yang berbeda:
    pertanyaan tertutup berakhir adalah bahwa seorang peneliti harus sudah memiliki pemahaman yang jelas tentang topik atau pertanyaan dan bagaimana mereka mengikat ke masalah penelitian secara keseluruhan sebelum mereka diciptakan. Tanpa ini, pertanyaan ditutup-berakhir akan menyebabkan pilihan cukup untuk responden untuk memilih dari, pertanyaan yang tidak benar mencerminkan tujuan penelitian ini, dan informasi terbatas atau keliru

    Komentar oleh ANDRIAN TIOFANY | Oktober 4, 2015 | Balas

  25. Nama : Joshua Kevin Babo Ginting
    Kelas :Manajemen G
    NIM :C1B014078

    7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pernyataan misi yang berorientasi pasar dan mendiskusikan karakteristik pernyataan misi yang efektif?
    • Yang dimaksud dengan misi berorientasi pasar adalah suatu tujuan agar dari masing-masing suatu Perusahaan dapat menentukan kebijakan-kebijakan yang akan dilakukan atau dilakasanakan mengenai siapa calon pembelinya (customernya), produk apa yang akan dproduksi,pasar dalam menjual barang produksinya dan beberapa kuantitasnya dan lain-lain.Seperti :

    LG Corp jika kami berorientasi pada produk “kami menawarkan kualitas kecanggihan teknologi”.Jika berorientasi pada pasar “kami memberikan harga yang terjangkau dan gaya hidup

    Starbucks: jika kami berorientasi pada produk “kami memberikan kepuasan bagi konsumen”. Jika berorientasi pada pasar “kami memberikan kenyamanan dan menyediakan fasilitas yang baik

    8. Jelaskan perencanaan strategis dan jelaskan secara singkat empat langkah yang mengarahkan manajer dan perusahaan melalui proses perencanaan strategis. Diskusikan peran pemasaran dalam proses ini?

    Perencanaan strategis adalah proses yang dilakukan suatu organisasi untuk menentukan strategi atau arahan, serta mengambil keputusan untuk mengalokasikan sumber dayanya (termasuk modal dan sumber daya manusia) untuk mencapai strategi ini. Berbagai teknik analisis bisnis dapat digunakan dalam proses ini, termasuk analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats), PEST (Political, Economic, Social, Technological), atau STEER (Socio-cultural, Technological, Economic, Ecological, Regulatory).
    1. Mind Share (Strategic), hal ini tercakup dalam sebuah strategi yang didalamnya terdapat proses Segmenting, Targeting dan Positioning.
    2. Market Share (Tactic) atau yang sering kita kenal dengan pangsa pasar adalah persentase dari keseluruhan pasar untuk sebuah kategori produk atau servis yang telah dipilih dan dikuasai oleh satu atau lebih produk atau service tertentu yang dikeluarkan sebuah perusahaan dalam kategori yang sama.
    3. Heart Share (Value), adalah sebuah strategi untuk memenangkan pasar dengan jalan memberikan nilai lebih kepada pelanggan dengan jalan memberikan pelayanan yang terbaik kepada mereka.
    4. Soul Share (Generous) adalah salah strategis yang dilakukan melalui sebuah sikap murah hati, hal ini dilakukan untuk tujuan agar para pelanggan setia atau loyal kepada kita
    10. Jelaskan posisioning dan jelaskan bagaimana hal itu dilakukan. gambarkan posisi untuk merek berikut: Wendy, Chevy Volt, Amazon.com, Twitter, dan Coca-Cola. Berikan salah Satu contoh Dari Produk Yang disebutkan.?
    Positioning adalah cara yang dilakukan oleh marketer untuk membangun citra atau identitas di benak konsumen untuk produk, merk atau lembaga tertentu. Positioning adalah membangun persepsi relatif satu produk dibanding produk lain. Karena penikmat produk adalah pasar, maka yang perlu dibangun adalah persepsi pasar. Reposisi produk sangat ditentukan dari sudut pandang mana konsumen melihat citra produk kita, apabila kita menerapkan family branding dalam mengembangkan produk, maka keseluruhan citra perusahaan akan sangat mempengaruhi citra produk.

    Salah satu posisi merek tersebut :
    Amazon telah mampu mempertahankan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan berdasarkan dengan tiga strategi operasional. Yaitu adalah strategi biaya kepemimpinan, diferensiasi pelanggan dan strategi fokus.
    Rendah biaya kepemimpinan dikejar oleh Amazon dengan membedakan dirinya terutama atas dasar harga. Kami percaya bahwa menawarkan harga yang rendah untuk pelanggan kami merupakan dasar untuk keberhasilan masa depan kita. Kami berusaha untuk mengurangi sebagian biaya menurunkan harga dari waktu ke waktu melalui pencapaian volume penjualan yang lebih tinggi, negosiasi istilah yang lebih baik dengan para pemasok, dan mencapai efisiensi operasi yang lebih baik. Amazon memastikan bahwa ia menawarkan produk kualitas yang sama seperti perusahaan lain dengan harga jauh lebih murah. Dengan strategi diferensiasi pelanggan kami, Amazon menyediakan pelanggan saat ini dan calonnya dengan diferensiasi melalui desain, kualitas atau kenyamanan dengan memilih strategi yang berbeda di antara para pesaing.

    11. Apa itu pemasaran yang berkelanjutan? Jelaskan bagaimana konsep pemasaran yang berkelanjutan berbeda dari konsep pemasaran dan konsep pemasaran sosial. Berikan Penjelasan Yang tuntas.?
    Pemasaran berkelanjutan atau sustainable marketing pada hakikatnya adalah konsep untuk memenuhi kebutuhan semua pemangku kepentingan termasuk pelanggan dengan tidak mengabaikan kebutuhan generasi yang akan datang. Dengan menggunakan konsep ini, maka sasaran akhir dari suatu kegiatan perusahaan atau organisasi tidak semata mata keuntungan ekonomi, tetapi juga kinerja sosial dan lingkungan. Dengan demikian maka konsep pemasaran yang berkelanjutan secara ringkas adalah penerapan kebijakan 4 P (produk, promosi, price atau harga & place atau distribusi) untuk mencapai kinerja 3P.Bagaimana caranya? Misalnya untuk kebijakan produk sebaiknya perusahaan membuat produk sesuai dengan kebutuhan pasar sehingga dapat mendatangkan laba, tetapi pada saat yang sama tidak merugikan (bahkan sebaiknya menguntungkan) masyarakat dan lingkungan.
    Perbedaan pemasaran berkelanjutan,sosial dan pemasaran.Konsep pemasaran dikatakan bahwa pencapaian tujuan organisasi tergantung pada pengetahuan akan kebutuhan dan keinginan target pasar dan memberikan kepuasan yang diinginkan dengan lebih baik dari pada pesaing.sedangkan pemasaran sosial mempertanyakan apakah konsep pemasaran murni sudah memeperhatikan kemungkinan konflik antara keinginan jangka pendek dengan konsumen dan kesejahteraan jangka panjang konsumen. Apakah perusahaan yang mampu memuaskan kebutuhan dan keinginan saat ini dari target pasar selalu melakukan terbaik bagi konsumen dalam jangka panjang? Konsep pemasaran berwawasan sosial menyatakan bahwa strategi pemasaran harus dapat memberikan nilai bagi pelanggan dalam cara mempertahankan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.
    13. Apa konsumerisme itu? jelaskan hak-hak penjual dan pembeli. bagaimana perusahaan mendapatkan keuntungan dari pelanggan mereka?
    Konsumerisme adalah lebih kepada perlindungan terhadap kelayakan dan kepuasan dari konsumen itu sendiri.
    1. Penjual
    Burgerlijk Wetboek mengatur hak dan kewajiban penjual yaitu sebagai berikut:
    a. Penjual wajib menyatakan dengan tegas keinginannya dalam perjanjian, artinya apabila terdapat klausul dalam perjanjian yang tidak jelas dan dapat diartikan kedalam berbagai pengertian, maka harus ditafsirkan kedalam pengertian yang merugikan penjual (vide Pasal 1473 Burgerlijk Wetboek )
    b. Penjual wajib menyerahkan barang dan juga menanggungnya (vide Pasal 1474 Burgerlijk Wetboek). Penyerahan barang ini diartikan sebagai suatu pengalihan kekuasaan atas barang yang telah dijual tersebut dari tangan penjual ke dalam kekuasaan dan kepunyaan pembeli (vide Pasal 1475 Burgerlijk Wetboek).
    2.Pembeli
    Berdasarkan ketentuan-ketentuan yang terdapat dalam Burgerlijk Wetboek, pembeli memiliki hak dan kewajiban diantaranya:
    a. Pembeli mempunyai kewajiban utama yaitu membayar harga pembelian pada waktu dan tempat yang telah ditentukan dalam perjanjian (vide Pasal 1513 Burgerlijk Wetboek)
    b. Jika tempat pembayaran tidak ditentukan, pembeli berkewajiban untuk membayar harga barangnya ditempat penyerahan barang dilakukan (vide Pasal 1514 Burgerlijk Wetboek)
    c. Pembeli diwajibkan menanggung biaya pengambilan barang, artinya apabila dalam perjanjian ditentukan bahwa penyerahan dilakukan di gudang milik pembeli, maka biaya pengambilan barang dari gudang menuju tempat pembeli ditanggung oleh pembeli, sedangkan biaya pengiriman dari tempat penjual menuju gudang milik pembeli ditanggung oleh penjual (vide Pasal 1476 Burgerlijk Wetboek)
    d. Walaupun tidak diperjanjikan dengan tegas, pembeli diwajibkan membayar bunga dari harga pembelian apabila barang yang dibelinya tersebut menghasilkan pendapatan.
    e. Barang yang harus diserahkan kepada pembeli adalah dalam keadaan utuh seperti pada saat penjualan atau saat perjanjian diadakan dan sejak penyerahan barang, segala yang dihasilkan dari barang tersebut menjadi hak pembeli (vide Pasal 1481 dan Pasal 1483 Burgerlijk Wetboek).
    f. Pembeli berhak mendapatkan jaminan untuk dapat memiliki barang itu dengan aman dan tentram. Serta jaminan terhadap cacat yang tersembunyi dan sebagainya, yang dapat dijadikan alasan untuk pembatalan pembelian (vide Pasal 1491 , 1504, 1506, 1509, 1510 Burgerlijk Wetboek
    g. Pembeli berhak menuntut pembatalan pembelian, jika penyerahan barang tidak dapat dilaksanakan karena akibat kelalaian penjual (vide Pasal 1480 Burgerlijk Wetboek).
    h. Baik penjual maupun pembeli berhak membuat persetujuan yang isinya memperluas atau mengurangi kewajiban yang telah ditentukan dalam Burgerlijk Wetboek tersebut, bahkan untuk membebaskan penjual dari tanggungan apapun (vide Pasal 1493 Burgerlijk Wetboek), namun demikian hal ini dibatasi oleh ketentuan yang terdapat dalam Pasal 5 huruf c Undang-Undang nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yaitu membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati

    14. Jelaskan dua filosofi mengenai apa prinsip yang harus perusahaan dan manajer pemasaran pegang tentang etika dan tanggung jawab sosial?

    Etika pemasaran berkaitan dengan prinsip-prinsip moral di balik operasi dan regulasi pemasaran. Tanggung jawab sosial seorang manajer pemasaran meliputi pengembangan program pemasaran dan meningkatkan kesadaran dan penerimaan ide-ide dan praktek-praktek sosial.Banyak konsumen yang sadar bahwa etika pemasaran telah bergeser secara radikal. Pada pertengahan abad ke-20, misalnya, pengiklan membuat klaim yang secara sederhana tidak benar tentang produk yang mereka jual. Etika pemasaran saat mengerutkan kening pada praktek ini, seperti halnya hukum. Pemasar didorong menemukan cara-cara untuk mempromosikan produk dan jasa dengan cara yang membuat mereka menarik tanpa menipu atau memaksa, dan etika pemasaran juga mencakup hubungan profesional seperti antara pemasar dan klien mereka.

    Etika pemasaran memainkan peran penting dalam etika perusahaan dan etika media, baik yang berhubungan dengan pemasaran pada berbagai tingkatan. Praktek bisnis yang etis merupakan penyebab meningkatnya keprihatinan di banyak daerah di dunia sebagai konsumen menjadi lebih aktif tentang cara mengenali dan mendorong kembali terhadap praktek-praktek yang mereka merasa garis etis lintas. Akibatnya, etika pemasaran mulai menjadi lebih jelas pada akhir abad ke-20, dan pemasar mulai menyusun standar etika yang mereka bisa memanfaatkan sebagai pedoman bagi industri.

    15. Jelaskan unsur-unsur lingkungan pemasaran perusahaan dan mengapa pemasar memainkan peran penting dalam melacak tren lingkungan dan bercak peluang?
    ` Lingkungan pemasaran terdiri dari para pelaku dan kekuatan kekuatan “yang di luar kendali” berdasarkan mana organisasi merancang strategi pemasaran mereka. Secara khusus dirumuskan sebagai berikut: lingkungan pemasaran suatu perusahaan terdiri dari para pelaku dan kekuatan-kekuatan yang berasal dari luar fungsi manajemen pemasaran perusahaan yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk mengembangkan dan mempertahankan transaksi yang sukses dengan para pelanggan sasarannya.Lingkungan pemasaran terdiri dari :

    Lingkungan Mikro :
    Perusahaan
    Didalam membuat rencana pemasaran, manajemen pemasaran perusahaan harus memperhitungkan kelompok-kelompok lain dalam perusahaan seperti manajemen puncak, keuangan, riset dan pengembangan, pembelian, produksi, dan bagian akuntansi.
    Pemasok (suplier)
    Para pemasok adalah perusahaan-perusahaan dan individu yang menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan dan para pesaing untuk memproduksi barang dan jasa tertentu. Perkembangan dalam lingkungan pemasok ini bisa sangat mempengaruhi pemasaran dimana manajer pemasaran perlu mengawasi harga-harga bahan baku karena kenaikan bahan baku bisa mempengaruhi harga jual dari produk yang akhirnya akan mengurangi pemasaran yang dimiliki oleh perusahaan.
    Perantara Pemasaran (Marketing Intermediaries)
    Para perantara pemasaran adalah perusahaanperusahaan yang membantu perusahaan itu dalam promosi, penjualan dan distribusi barang-barangnya kepada para pembeli terakhir. Mereka ini meliputi para perantara, perusahaan distribusi fisik, lembaga-lembaga jasa pemasaran, dan perantara bidang keuangan.
    Konsumen
    Konsumen adalah objek utama yang harus selalu diperhatikan, keberhasilan meningkatkan jumlah barang yang dijual ditentukan oleh konsumen. Hubungan baik dengan konsumen menciptakan pasar sasaran yang membeli produk yang dihasilkan. Konsumen dapat memperlancar dan menghambat kemampuan perusahaan untuk mencapai sasarannya.
    Masyarakat umum

    Masyarakat umum dapat memperlancar dan menghambat kemampuan organisasi untuk mencapai sasarannya. Hubungan dengan masyarakat umum perlu dipahami sebagai pelaksana kegiatan pemasaran yang luas. Masyarakat umum menjadi sangat penting bagi perusahaan karena masyarakat umum akan memberikan dampak kemampuan organisasi perusahaan dalam mencapai sasarannya. Sebuah organisasi bukan hanya harus memperhatikan para pesaingnya dalam upaya memuaskan pasar sasarannya, tetapi juga memperhatikan sejumlah besar lapisan masyarakat umum yang menaruh perhatian. Apakah mereka itu menerima metode-metode perusahaan tersebut dalam menjalankan usahanya atau tidak. Karena kegiatan organisasi mempengaruhi minat kelompok lain, kelompok-kelompok tersebut menjadi masyarakat umum yang amat penting bagi oganisasi.

    ` Lingkungan Makro
    a. Lingkungan Kependudukan
    Kekuatan lingkungan yang pertama dimonitor adalah kependudukan karena orang banyak yang membentuk pasar. Perkembangan kependudukan dari waktu kewaktu yang terus meningkat dapat merupakan suatu peluang, sekaligus menjadi ancaman bagi sebuah usaha. Pertumbuhan jumlah penduduk merupakan pertumbuhan permintaan terhadap barang-barang yang dibutuhkan.
    b. Lingkungan Ekonomi
    Pasar membutuhkan daya beli seperti halnya orang banyak. Daya beli keseluruhan merupakan fungsi dari pendapatan saat itu, tabungan dan kredit yang tersedia. Para pemasar perlu menyadari keempat kecenderungan itu dalam lingkungan ekonomi. Penambahan-penambahan dalam variabel ekonomi diatas akan mempengaruhi dampak penjualan suatu produk secara langsung.Lingkungan ekonomi memperlihatkan suatu perlambatan dalam pertumbuhan pendapatan riil, tingkat tabungan yang rendah dan hutang yang tinggi, dan perubahan pola pengeluaran konsumen.
    c. Lingkungan Fisik
    Kondisi lingkungan fisik sangat berpengaruh bagi suatu usaha yang akan menjalankan bisnisnya. Lingkungan fisik biasanya dikaitkan dengan kondisi lingkungan alam disekitar usaha serta infrastruktur yang tersedia. Pasar harus menyadari akan peluang dan tantangan yang timbul akibat kekurangan bahan baku, biaya energi yang meningkat, tingkat polusi yang meningkat dan peran pemerintah yang berubah dalam perlindungan lingkungan.Lingkungan alam memperlihatkan kekurangan potensial dari bahan baku tertentu, biaya energi yang tidak stabil, tingkat populasi yang meningkat, dan gerakan “hijau” yang berkembang untuk melindungi lingkungan.
    d. Lingkungan Teknologi
    Setiap teknologi merupakan suatu kekuatan yang dapat mendorong lajunya perkembangan usaha tingkat pertumbuhan ekonomi yang ditentukan oleh seberapa banyak teknologi yang telah ditemukan. Teknologi merupakan peluang pembaharuan yang tidak terbatas, teknologi meningkatkan metode pengolahan yang lebih sempurna tetapi untuk jenis produk yang sifatnya khas, teknologi bukan merupakan faktor penunjang dan pendukung yang utama tetapi cara tradisional juga perlu tetap dipertahankan untuk menjamin keaslian/kealamianya.Lingkungan teknologi memperlihatkan perubahan teknologi yang semakin cepat, kesempatan inovasi yang tak terbatas, anggaran riset dan pengembangan yang tinggi, konsentrasi pada perbaikan kecil daripada penemuan besar, dan pengaturan yang meningkat terhadap perubahan teknologi.
    e. Lingkungan Politik/Hukum
    Keputusan-keputusan pemasaran sangat dipengaruhi oleh perkembangan perundang-undangan yang berlaku dan sikap pemerintah yang mempengaruhi dan membatasi gerak usaha perusahaan. Lingkungan ini terbentuk oleh hukum-hukum, lembaga pemerintah, dan kelompok penentang yang mempengaruhi dan membatasi gerak-gerik berbagai organisasi dan individu dalam masyarakat.Lingkungan politik memperlihatkan pengaturan bisnis yang substansial, peranan badan pemerintah yang kuat, dan pertumbuhan kelompok kepentingan umum. Lingkungan budaya memperlihatkan kecenderungan jangka panjang menuju realisasi diri, kepuasan langsung, dan orientasi yang lebih sekuler.
    f. Lingkungan Sosial/Budaya
    Pengaruh membeli juga ditentukan oleh kebiasaan-kebiasaan yang terjadi pada setiap orang dan langsung ditiru oleh pihak lain. Kehadiran suatu produk dalam masyarakat serta diterima atau tindakannya yang baru sangat dipengaruhi oleh kultur masyarakat setempat. Lingkungan budaya juga dapat menciptakan peluang yang sangat besar bagi sebuah perusahaan.

    Komentar oleh Gintingho ting | Oktober 4, 2015 | Balas

    • Kelompok : 5
      Soal No : 7,8,10,11,13,14,15

      Komentar oleh Gintingho ting | Oktober 4, 2015 | Balas

  26. Kelompok : 1
    Soal No : 12,13,14,17,18,20,21.
    Nama : Syael Mirsandi ( C1B014091 )
    Kelas : Manajemen G 2014

    12) Dampak persaingan pemasaran terhadap Konsumen.

    – Harga yang tinggi

    Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya harga : biaya distribusi, biaya periklanan dan merk yang berlebihan.

    a. Biaya distribusi, demi dapat bersaing terkadang perusahaan melibatkan banyak perantara agar barang dapat sampai dengan cepat ke tangan konsumen. Hal ini menyebabkan ongkos distribusi yang berlebihan dan itu dibebankan kepada konsumen.

    b. Biaya pemasaran, agar konsumen dapat cepat mengetahui sebuah produk, perusahaan rela membayar lebih untuk mengiklankan produk nya dengan biaya yang mahal. Biaya ini dibebankan kepada konsumen sehingga konsumen harus membayar lebih untuk suatu produk.

    c. Merk yang berlebihan, ketika produk suatu perusahaan telah dikenal lebih dikenal dari produk perusahaan lain yang sejenis, perusahaan membaca itu sebagai peluang dan tentu akan menaikkan harga produk yang dianggap unggul dari produk-produk sejenis sehingga konsumen terkesan membeli merk dari pada kualitas produk.

    – Praktek yang cenderung menipu

    Terkadang untuk membuat produk terlihat lebih unggul produsen melakukan penipuan seperti : berdalih menurunkan harga sebuah produk dengan memperlihatkan harga palsu yang lebih mahal padahal harga sebelumnya lebih murah dari harga baru yang didalihkan dilakukan penurunan. Mempromosikan produk dengan isi ekstra dari sebelumnya yang padahal memperkecil ukuran kemasan dan hanya menambah label “isi ekstra”. Label komposisi yang tidak sesuai dengan komposisi pembuatan produk tersebut.

    – Praktek penjualan yang cenderung memaksa

    Demi meningkatkan nilai penjualan, penjual cenderung memaksa pembeli untuk membeli produk mereka, padahal hal tersebut akan berdampak buruk terhadap nilai dan hubungan kepada pelanggan, demi mengejar target penjualan, penjual mengabaikan nilai-nilai kepuasan pelanggan.

    13) Konsumerisme adalah gerakan terorganisir warga dan lembaga pemerintahan yang bertujuan untuk memperjelas hak dan meningkatkan kekuatan pembeli dalam kaitannya dengan penjual.

    Hak penjual meliputi:

    • Hak untuk memperkenalkan setiap produk dalam berbagai ukuran dan gaya, asalkan tidak berbahaya untuk kesehatan pribadi atau keselamatan, atau menyertakan peringatan yang tepat.
    • Hak untuk menetapkan harga apapun untuk produk, tidak memberikan diskriminasi di antara jenis dari pembeli.
    • Hak untuk menggunakan sejumlah produk untuk mempromosikan produk tersebut, asalkan tidak didefinisikan sebagai persaingan yang tidak sehat.
    • Hak untuk menggunakan pesan produk, asalkan tidak menyesatkan atau tidak jujur dalam konten atau eksekusi.
    • Hak untuk menggunakan membeli program insentif, asalkan mereka tidak adil atau menyesatkan.

    Hak pembeli meliputi:

    • Hak untuk tidak membeli produk yang ditawarkan untuk dijual kembali.
    • Hak untuk mengharapkan produk yang aman dari produsen.
    • Hak untuk mengharapkan produk untuk dipakai seperti yang telah di tunjukkan oleh penjual.

    Dengan memperhatikan hak-hak di atas, perusahaan dapat memperoleh keuntungan dari kegiatan antara penjual dan pembeli apabila kegiatan tersebut berlangsung terus menerus dalam jangka waktu yang panjang. Ketika hak hak tersebut terpenuhi maka penjual akan tetap membantu menjual produk-produk dari suatu perusahaan dan pembeli yang puas terhadap produk-produk yang ditawarkan akan kembali membeli dan terus membeli.

    14) Lingkungan pemasaran terdiri dari lingkungan mikro dan lingkungan makro. Lingkungan mikro terdiri dari para aktor dekat dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuan untuk membantu perusahaan terhadap pelanggan, pemasok, perantara pemasaran, pasar pelanggan, pesaing, dan publik. Lingkungan makro terdiri dari susunan sosial yang lebih besar yang mempengaruhi kekuatan mikro seperti : demografi, ekonomi, alam, teknologi, politik, dan budaya.

    Pemasar berperan penting dalam melacak tren lingkungan karna pemasar lebih jeli dan lebih bisa membaca tren-tren yang sedang terjadi atau memprediksi tren-tren yang akan terjadi dimasa yang akan datang dengan informasi yang mereka akses secara rutin dan terus menerus mengikuti dan membaca arah tren. Pemasar juga berperan penting dalam menentukan tempat-tempat yang strategis untuk memasarkan produk, dengan informasi dan kemampuan yang mereka miliki mereka mampu menentukan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lahan pemasaran untuk produk mereka.

    17) Pasar memerlukan daya beli serta orang-orang. Lingkungan ekonomi terdiri dari faktor ekonomi yang mempengaruhi daya beli konsumen dan belanja pola. Pemasar harus memperhatikan tren utama dan pola belanja konsumen baik di dalam dan pasar dunia mereka. Suatu bangsa sangat bervariasi dalam tingkat distribusi dan pendapatan mereka. Beberapa negara memiliki ekonomi industri, yang merupakan pasar yang kaya untuk berbagai jenis barang. Pada subsitensi ekonomi lain; mereka mengkonsumsi sebagian besar hasil pertanian dan industri mereka sendiri dan menawarkan beberapa produk dipasar. Diantaranya mengembangkan sistem ekonomi yang dapat menawarkan peluang pemasaran yang luar biasa untuk beberapa jenis produk. Seperti hal nya India dengan populasi lebih dari 1,1 miliar orang. Di masa lalu, hanya kalangan elit India yang mampu membeli mobil. Namun sekarang, situasinya sangat berubah, bahkan, satu dari tujuh orang India sekarang memiliki satu mobil.

    18) Dua filosofi prinsip yang harus membimbing perusahaan dan manajer pemasaran dalam menghadapai masalah-masalah etika dan tanggung jawab sosial. Filosofi pertama adalah bahwa pasar bebas dan sistem hukum yang berhak memutuskan yang berhubungan dengan dua hal tersebut tersebut. Berdasarkan prinsip ini, perusahaan dan manajer tidak bertanggung jawab untuk membuat penilaian moral. Perusahaan harus memiliki konsekuensi yang baik tidak tergantung pada pasar dan sistem hukum. Filosofi kedua menempatkan tanggung jawab bukan pada sistem tetapi di tangan masing-masing perusahaan dan manajer. Filosofi lebih menunjukkan bahwa perusahaan harus memiliki “hati nurani sosial/peduli sosial.” Perusahaan dan manajer harus menerapkan standar tinggi terhadap etika dan moralitas ketika membuat keputusan perusahaan.

    20) Banyak perusahaan melihat lingkungan pemasaran sebagai unsur tak terkendali dan mereka harus bereaksi dan beradaptasi terhadap lingkungan pemasaran tersebut. Secara pasif mereka menerima lingkungan pemasaran dan tidak mencoba untuk mengubahnya. Mereka menganalisis kekuatan lingkungan dan strategi desain yang akan membantu perusahaan menghindari ancaman dan memanfaatkan peluang lingkungan menyediakan. Perusahaan mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran. Daripada membiarkan lingkungan menentukan strategi mereka, seorang ahli pemasaran menyarankan, ciptakan sebuah strategi yang mendefinisikan lingkungan Anda. Daripada mengasumsikan bahwa pilihan strategis dibatasi oleh lingkungan saat ini, perusahaan-perusahaan ini mengembangkan strategi untuk mengubah lingkungan. “Sejarah Bisnis mengungkapkan banyak kasus di mana struktur industri strategi bentuk perusahaan.

    21) Nilai riil riset pemasaran dan informasi pemasaran terletak pada bagaimana riset dan informasi digunakan pengetahuan menegani pelanggan. Berdasarkan pemikiran tersebut, banyak perusahaan kini menyusun ulang penelitian dan informasi fungsi pemasaran mereka. Perusahaan menciptakan “tim penelitian pelanggan” dipimpin oleh seorang wakil presiden wawasan pelanggan dan terdiri dari wakil-wakil dari semua bidang fungsional perusahaan. Misalnya, kepala riset pemasaran di Kraft Foods yang disebut direktur wawasan dan strategi konsumen. Di Unilever, riset pemasaran dilakukan oleh Consumer dan divisi Pengetahuan Pasar, yang membantu tim brand memanfaatkan informasi dan mengubahnya menjadi wawasan terhadap pelanggan. Kelompok peneliti pelanggan ini mengumpulkan pelanggan dan informasi pasar dari berbagai sumber, mulai dari studi penelitian pemasaran tradisional untuk berbaur dengan mengamati konsumen untuk memonitor percakapan online konsumen tentang perusahaan dan produk-produknya. Kemudian mereka menggunakan informasi ini untuk mengembangkan wawasan pelanggan yang penting dari mana perusahaan dapat menciptakan nilai lebih bagi pelanggan. Dengan demikian, perusahaan harus merancang sistem informasi pemasaran yang efektif yang memberikan manajer informasi yang tepat, dalam bentuk yang tepat, pada waktu yang tepat dan membantu mereka untuk menggunakan informasi ini untuk menciptakan nilai pelanggan dan hubungan pelanggan yang kuat. Sebuah sistem informasi pemasaran (MIS) terdiri dari orang-orang dan prosedur untuk menilai kebutuhan informasi, mengembangkan informasi yang dibutuhkan, dan membantu pengambil keputusan menggunakan informasi tersebut untuk menghasilkan dan memvalidasi dalam menindaklanjuti pelanggan dan pasar.

    Komentar oleh Syael Mirsandi | Oktober 4, 2015 | Balas

  27. Kelompok: 11
    Nama: M Fatha Moenaf (C1B014100)
    Kelas: Ekonomi Manajemen G 2014, Reguler Semester 3
    Soal yang di pilih: 1,2,3,4,5,6 dan 7

    Pertanyaan

    1) Define marketing and discuss how it is more than just “telling and selling.” Jelaskan dalam hal apa orang sering menyamakan bahwa pemasaran sama dengan penjualan, berikan contohnya.
    Jawab:
    Masyarakat sering salah mengartikan pemasaran dan penjualan. Hal ini dikarenakan pemasaran dan penjualan sama-sama berhubungan dengan produk. Padahal sebenarnya kedua hal ini memiliki perbedaan yang nyata. Pemasaran lebih memprioritaskan kebutuhan para konsumen sebelum membangun sebuah barang/ produk dengan megutamakan barang tersebut dan dapat memuaskan kebutuhan para konsumen dengan jangka yang panjang. Sedangkan penjualan lebih difokuskan kepada layanan dengan langsung berinteraksi dengan cara memberikan pelayanan yang dapat memuaskan konsumen, dan mampu mengatasi setiap keluhan dari konsumen dengan tujuan untuk dapat memperoleh pelanggan/konsumen dengan permintaan yang sesuai dengan supply yang diajukan.
    Contohnya, jika kita ingin berjualan tahu. Pertama-tama yang harus kita lakukan adalah memasarkan tahu yang ingin kita jual. Kita perkenalkan ke teman-teman sekitar kita, erikan sampel tahu yang nantinya akan kita jual. Dengan memberikan sampel pada mereka kita berharap mereka bisa merasakannya dan memberi saran atau pendapat bagaimana menurut mereka apakah mereka suka pada tahu itu atau perlu ada penambahan agar nantinya laris. Setelah mendapatkan pendapat atau saran dari calon pelanggan tadi, hal selanjutnya yang kita lakukan adalah promosi, ceritakan ke teman-teman tentang usaha yang akan kita jalankan, kemudian baru dapat dilakukan transaksi, yaitu penjualan. Sebelum penjualan dapat dilakukan, kita harus tentukan dulu harga produk yang ingin kita jual, dimana ini masuk ke dalam kegiatan pemasaran.

    2) Marketing has been criticized because it “makes people buy things they don’t really need.” Kenapa orang bisa membeli sesuatu yang tidak dia butuhkan, apakah ini sering terjadi dan bagaimana tanggungjawab pemasar dalam hal seperti ini.
    Jawab:
    Para konsumen, seperti kita, pasti pernah berkeinginan untuk membeli suatu produk, yang jika dipikir-pikir tidak terlalu penting atau tidak dibutuhkan dalam waktu dekat. Hal ini dapat disebabkan karena adanya strategi yang bagus dan lancer dari tenaga pemasar tersebut. karena, seorang konsumen tidak akan berminat membeli apabila produk yang ditawarkan tidak ‘menggiurkan’ para konsumennya. Di sisi lain, hal ini juga dapat terjadi karena adanya kelebihan dana yang dimiliki oleh konsumen, sehingga ia tidak perlu berpikir dua kali untuk membeli produk tersebut, karena ia berpikir bahwa ia masih punya cukup dana untuk mencukupi kebutuhannya yang lain. Selain itu, bisa saja konsumen melakukan hal ini karena produk tersebut memang disukainya, dan hal itu dilakukan hanya untuk memuaskan keinginannya, sekalipun hal itu bukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhannya.

    3) Discuss the two important questions a marketing manager must answer when designing a winning marketing strategy. How should a manager approach finding answers to these questions? Berikan contoh apa yang harus dipikirkan oleh manajer pemasaran khususnya setiap hari.
    Jawab:
    Hal penting yang harus dipikirkan oleh manajer pemasaran adalah inovasi terbaru dan kualitas produk. Karena dengan adanya inovasi-inovasi terbaru dari produk yang ditawarkan akan memberikan pemikiran pada konsumen bahwa produk yang sedang ditawarkan pada mereka adalah produk yang bagus, dimana perusahaan yang menciptakan produk tersebut dapat mengetahui perkembangan zaman dan mengetahui apa yang dibutuhkan konsumen setiap harinya. Selain itu, kualitas produk juga harus menjadi hal yang harus dipertimbangkan oleh manajer pemasaran, karena percuma saja produk berkembang setiap saat tetapi lama kelamaan kualitasnya semakin jelek. Jika hal ini terjadi tentu akan dapat menjatuhkan produk bahkan perusahaan.

    4) What are the five different marketing management orientations? Which orientation do you believe Apple (nama produk komputer) follows when marketing products such as the iPhone and iPad?Jelaskan apa yang dikerjakan Apple dan bagaimana menurut anda apa itu berhasil?
    Jawab:
    Seperti yang kita ketahui, Apple merupakan salah satu perusahaan yang menciptakan produk teknologi dan elektronik yang bagus. Hal ini tentunya tak lepas dari orang-orang dalam perusahaan tersebut, tak terkecuali pihak pemasaran mereka. Perusahaan Apple menggunakan konsep orientasi pemasaran Marketing Concept. Hal ini dikarenakan adanya inovasi yang dilakukan terus menerus oleh Apple, seperti saat mereka menggabungkan dua konsep prduk yaitu iPod dan telepon genggam menjadi produk yang memberikan kesan lebih dengan adanya iklan “there’s never been an iPod that can do this”. Selain itu, Apple juga menetapkan strategi branding yang mudha dikenal dan diingat oleh konsumennya, yaitu dengan nama simpel ‘Apple’ dan logo perusahaan yang disimbolkan dengan gambar apel digigit. Apple juga melakukan pemanfaatan media pemasaran secara maksimal, yaitu dengan membuat website resmi khusus untuk iPhone dimana para penggunanya dapat masuk ke situs tersebut untuk menggali segala macam hal tentang iPhone mereka, mulai dari petunjuk umum pemakaian iPhone, tips dan trik serta update aplikasi serta seri terbaru. Hal ini tentunya akan menjadi nilai plus dimata konsumen. Apple juga mampu menetapkan strategi pemasaran yang potensial, yaitu dengan membidik kaum muda yang mengerti dan identik dengan keprofesionalan, canggih, dan serba bisa. Poin terakhir yang membuat Apple dapat sukses adalah Apple menyesuaikan harga dengan konsisten, sehingga harga produknya dapat turun hanya setelah beberapa bulan sebelum mengeluarkan seri baru.

    5) Explain the difference between share of customer and customer equity. Why are these concepts important to marketers? Jelaskan perbedaan antara pangsa pelanggan dan pelanggan ekuitas. Mengapa konsep-konsep ini penting untuk marketer?
    Jawab:
    Share of customer atau pangsa pelanggan merupakan hal yang harus diperhatikan oleh perusahaan, karena pangsa pelanggan adalah pangsa atau bagian dari pelanggan yang memilih produk dari perusahaan yang ditawarkan kepada mereka. Sedangkan ekuitas pelanggan adalah suatu hal yang dapat meningkatkan laba dari penjualan produk suatu perusahaan. Kedua hal ini sama-sama memiliki arti penting bagi perusahaan. Pangsa pelanggan merupakan hal yang didapat pelanggan dari produk yang ditawarkan. Apabila produk yang ditawarkan bagus dan menarik minat pelanggan, maka akan terciptalah pangsa pelanggan bagi perusahaan. Sedangkan ekuitas pelanggan dapat menjadi ukuran kinerja perusahaan dimata konsumen. Semakin besar ekuitas pelanggan yang dimiliki oleh sutu perusahaan, semakin besar pula laba atau keuntungan yang akan didapatkan oleh perusahaan terhadap produk yang ditawarkannya.

    6) Pemasar pada dasarnya menyampaikan nilai kepada pelanggan, bagaimana dampak dari pada konsep ini terhadap strategi pemasar.
    Jawab:
    Pemasar menyampaikan nilai pada pelanggan dalam bentuk hubungan atau kepercayaan, sehingga terjadilah nilai pelanggan dimana nilai pelanggan adalah hubungan atau ikatan emosional yang terjalin antara pelanggan dengan produsen atau pemasar setelah si pelanggan menggunakan produk dan jasa yang ditawarkan pemasar dari perusahaan dan mendapati bahwa produk atau jasa tersebut dapat memuaskan kebutuhan atau memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka. Hal ini juga merupakan hal penting yang harus dipikirkan oleh pemasar, karena semakin tinggi nilai pelanggan yang diciptakan antara pemasar dan pelanggan, akan semakin besar kemungkinan hubungan jangka panjang yang akan terjadi antara perusahaan dan pelanggan tersebut.

    7) Explain what is meant by a market-oriented mission statement and discuss the characteristics of effective mission statements. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pernyataan misi yang berorientasi pasar dan mendiskusikan karakteristik pernyataan misi yang efektif.
    Jawab:
    Pernyataan tentang misi perusahaan merupakan pernyataan tentang cara mencapai tujuan perusahaan. Pernyataan misi harus berorientasi pada pasar, karena produk dan teknologi dari suatu perusahaann suatu saat pasti menjadi usang, namun kebutuhan dasar dari pasar mungkin akan bersifat selamanya. Oleh karena itu, pernyataan misi yang berorientasi pada pasar dapat menunjukkan bahwa perusahaan mampu memenuhi dan dapat menciptakan terminology tentang pemuasan kebutuhan dasar pelanggan.
    Suatu misi dapat dikatakan efektif apabila ia tidak terlalu sempit, ataupun terlalu lebar atau terlalu berlebihan. Misi yang efektif haruslah realistik, spesifik dan cocok dengan lingkungan pasar. Selain itu, misi yang efektif juga harus mampu membangkitkan motivasi, bukan hanya motivasi pelanggan tetapi juga motivasi pihak dalam perusahaan termasuk pimpinan perusahaan itu sendiri.

    Komentar oleh M.Fatha Moenaf | Oktober 4, 2015 | Balas

  28. KELOMPOK : 5
    Soal No : 7,8,10,11,13,14,15
    Nama : Heru Hariatman (C1B014073)
    kelas : Manajemen G 2014

    7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pernyataan misi yang berorientasi pasar dan mendiskusikan karakteristik pernyataan misi yang efektif ?
    Jawaban:
    Pernyataan misi berorientasi pasar adalah pemenuhan kebutuhan dasar yang memberikan kepuasan terhadap kebutuhan pelanggan sebuah perusahaan toko sandwich misi berorientasi produksi mereka mengatakan memenuhi selera pemerintah. pertanyaan misi sepertiseperti dibawah ini:
    • Sandwich: jika berorientasi produk, kami akan memberikan produk yang berkualitas dan harga yang terjangkau serta pelayanan yang baik dan membuat pelanggan merasa nyaman dan bekeinginan untuk membeli produk yang lebih banyak.

    • Benetton: jika berorientasi produksi, prusahaan akan berkonsentrasi untuk mencapai produk yang tinggi , biaya rendah, dan distribusi besar – besaran.

    8. Jelaskan perencanaan strategis dan jelaskan secara singkat empat langkah yang mengarahkan manajer dan perusahaan melalui proses perencanaan strategis. Diskusikan peran pemasaran dalam proses ini.

    Jawaban:
    Perencanaan Strategis ( Strategic Planning ) adalah sebuah alat manajemen yang digunakan untuk mengelola kondisi saat ini untuk melakukan proyeksi kondisi pada masa depan, sehingga rencana strategis adalah sebuah petunjuk yang dapat digunakan organisasi dari kondisi saat ini untuk mereka bekerja menuju 5 sampai 10 tahun ke depan Kerzner ,2001
    1. Soul Share (Generous) adalah salah strategis yang dilakukan melalui sebuah sikap murah hati, hal ini dilakukan untuk tujuan agar para pelanggan setia atau loyal kepada kita
    2. (Policy strategic), suatu strategi yang memuat kebiajkan-kebijakan , tentang garis besar atau pokok dan bersifat umum. Mengenai apa dan bagaimana melaksanakan kebijakan itu untuk mencapai tujuan organisasi.
    3. (Program strategic), merupakan perincian dan penjelasan dari pada policy strategic Dalam strategi ini biasanya hal-hal yang dilakukan sebagai berikut:
    a. mengerjakan tugas-tugas dengan prilaku yang ramah, sopan, dan santun.
    b. Biaya, personalia, situasi dan kondisi pekerjaan yang memungkinkan
    c. Prosedur kerja yang harus dipatuhi
    d. Struktur organisasi yang harus dipenuhi
    4. Heart Share (Value), adalah sebuah strategi untuk memenangkan pasar dengan jalan memberikan nilai lebih kepada pelanggan dengan jalan memberikan pelayanan yang terbaik kepada mereka

    10. jelaskan posisioning dan jelaskan bagaimana hal itu dilakukan. gambarkan posisi untuk merek berikut: Wendy, Chevy Volt, Amazon.com, Twitter, dan Coca-Cola. Berikan salah Satu contoh Dari Produk Yang disebutkan.
    Jawaban:
    Posisioning adalah bagaimana suatu merek (brand) barang dalam perusahaan diposisikan dalam ingatan kelompok pelanggan atau masyarakat yang ditargetkan. Peta-peta psikologis (perceptual maps) membantu untuk merencanakan posisioning dan repositioning.
    hal ini dilakukan karena telah mengubah bauran pemasaran dan telah mentargetkan suatu sektor baru pasar minuman ringan. Kenyataannya, repositioning yang radikal ini telah membantu pertumbuhan penjualan.

    11. Apa itu pemasaran yang berkelanjutan? Jelaskan bagaimana konsep pemasaran yang berkelanjutan berbeda dari konsep pemasaran dan konsep pemasaran sosial. Berikan Penjelasan Yang tuntas.
    Jawaban:
    pemasaran yang berkelanjutan merupakan Pemasaran yang bukan hanya menghasilkan produk untuk segera dijual, akan tetapi menentukan target dan kelanjutan untuk memasarkan produk dalam jangka yg panjang, namun yang terpenting marketing harus memikirkan solusi perkembangan dari produk yg di pasarkan tesebut agar tetap di minati pelanggan dan memiliki jiwa untuk diturunkan kedalam productnya untuk dapat terus berkelanjutan.
    Konsep Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial di mana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain.
    Menurut (Ann Voorhee Baker), konsep Pemasaran Sosial adalah suatu pemasaran yang menggunakan kombinasi konsep tradisional pemasaran dan teknik komunikasi budaya yang didorong untuk menjual kesadaran, sikap, dan pilihan gaya hidup untuk satu atau lebih sasaran. Ketika target pelanggan adalah kelompok yang kurang beruntung secara ekonomi, maka memiliki tantangan yang bervariasi.

    13. Apa konsumerisme itu? jelaskan hak-hak penjual dan pembeli. bagaimana perusahaan mendapatkan keuntungan dari pelanggan mereka.
    Jawaban:
    Konsumerisme adalah sebuah paham yang dijadikan sebagai gaya hidup yang menganggap barang mewah sebagai ukuran kebahagiaan, kesenangan, dan pemuasan diri sendiri, budaya konsumerisme ini bisa dikatakan sebagai contoh gaya hidup yang tidak hemat. Jika budaya konsumerisme ini menjadi gaya hidup, maka akan menimbulkan suatu kebutuhan yang tidak pernah bisa dipuaskan oleh apa yang dikonsumsi dan membuat orang terus mengonsumsi. Saat ini banyak dari beberapa bahkan semua lapisan masyarakat belum bisa memprioritaskan antara barang yang harus dipenuhi dengan keinginan belaka.

    Hak penjual dalam jual beli yaitu:
    a. Mendapat kan keuntungan sesuai dengan yg di inginkan
    b. Menjual barang dengan semestinya
    c. Menentukan harga produk sesuai dengan biaya yang di keluarkan
    d. Membuat praturan akan penjualan produk secara pribadi
    e. Menyajikan produk dalam bentuk yang asli bukan palsu.
    f. Memberikan pelayanan yang yg memuaskan kepada pelanggan
    Hak pembeli sbb:
    a. Memilih produk sesuai dengan keinginan pribadi
    b. Mendapatkan pelayanan yang memuaskan
    c. Mengembalikan produk apabila tedapat kerusakan akan produk yang di beli
    d. Mendapatkan diskon harga produk jika diberikan oleh penjual
    e. Mendapatkan produk yg berkualitas, sesuai kebutuhan
    f. Menyepakati perjanjian yang dibuat oleh penjual kita ada

    14. Jelaskan dua filosofi mengenai apa prinsip yang harus perusahaan dan manajer pemasaran pegang tentang etika dan tanggung jawab sosial.
    Jawaban:
    Etika, pada dasarnya adalah suatu komitmen untuk melakukan apa yang benar dan menghindari apa yang tidak benar. Oleh karena itu, perilaku etika berperan melakukan ‘apa yang benar’ dan ‘baik’ untuk menentang apa yang ‘salah’ dan ‘buruk’. Etika bisnis sangat penting untuk mempertahankan loyalitas pemilik kepentingan dalam membuat keputusan dan memecahkan persoalan perusahaan. Mengapa demikian? Karena semua keputusan perusahaan sangat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh pemilik kepentingan. Pemilik kepentingan adalah semua individu atau kelompok yang berkepentingan dan berpengaruh terhadap keputusan perusahaan

    Ada dua jenis pemilik kepentingan yang berpengaruh terhadap perusahaan:yaitu pemilik kepentingan internal dan eksternal. Investor, karyawan, manajemen, dan pimpinan perusahaan merupakan pemilik kepentingan internal

    sedangkan pelanggan, asosiasi dagang, kreditor, pemasok, pemerintah, masyarakat umum, kelompok khusus yang berkepentingan terhadap perusahaan merupakan pemilik kepentingan eksternal.
    Tanggung jawab sosial perusahaan
    atau Corporate Social Responsibility (CSR) dapat didefinisikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan eksternal perusahaan melalui berbagai kegiatan yang dilakukan dalam rangka penjagaan lingkungan, norma masyarakat, partisipasi pembangunan, serta berbagai bentuk tanggung jawab sosial lainnya. Tanggung jawab sosial merupakan suatu konsep umum yang berhubungan dengan kewajiban organisasi untuk memaksimalkan dampak positif terhadap masyarakat dan meminimalkan dampak negatifnya. Tanggung jawab sosial terdiri dari empat dimensi, yaitu ekonomi, hukum, etika, dan filantropis.

    15. Jelaskan unsur-unsur lingkungan pemasaran perusahaan dan mengapa pemasar memainkan peran penting dalam melacak tren lingkungan dan bercak peluang.
    Jawaban:
    Berdasarkan Ruang Lingkupnya, Lingkungan Pemasaran Secara Umum Dibedakan Menjadi 2 Unsur Yaitu : Lingkungan Intern Dan Lingkungan Ektern.

    1. Lingkungan intern
    Ada tiga factor lingkungan intern yang merupakan bagian dalam suatu system pemasaran perusahaan dan merupakn factor ekstern perusahaan adalah pasar, penyedia dan perantara pemasaran.
    Secara umum factor tersebut dipandang sebagai factor yang tidak bisa dikontrol namun memberikan pengaruh yang lebih besar daripada factor lingkungan makro.
    Marketing mix /Bauran pemasaran adalah seperangkat alat pemasaran yang menggunakan perusahaan untuk mengejar tujuan pemasarannya di pasar (Marketing Management,1997), bauran pemasaran kumpulan dari variabel-variabel pemasaran yang dapat dikendalikan yang digunakan oleh suatu badan usaha untuk mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran.

    Terdapat 4 bauran pemasaran :
    a. Product
    Produk adalah hal-hal dan layanan yang terjadi pada dan untuk pelanggan. Ini adalah apa yang mereka peroleh untuk uang mereka.( neil warne ).
    Product (produk) adalah segala sesuatu yang ditawarkan kepada masyarakat untuk dilihat, dipegang, dibeli atau dikonsumsi.
    b. Price / Harga
    Harga yang di putuskan suatu perusahaan untuk digunakan sebagai biaya untuk produknya dan alasan untuk memilih harga yang ditentukan oleh harapan orang-orang yang memilih untuk menargetkan.
    c. Place / Tempat
    Di mana dan bagaimana perusahaan menjual produknya adalah tempat tujuan strategi. Situs yang dipilih untuk pendirian adalah tempat yang strategis untuk menjual produknya.
    d. Promotion / Promosi
    Bagaimana perusahaan memutuskan untuk mengkomunikasikan adanya pendirian dan produk-produknya disebut strategi promosi. Berbagai saluran komunikasi atau sistem pengiriman pesan, yang avaible untuk memenuhi strategi promosi.

    2. Lingkungan Ektern
    Yaitu berbagai kekuatan yang dekat dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuannya untuk melayani pelanggan, terdiri dari :
    a. Perusahaan
    Dalam merumuskan rencana pemasaran harus memperhitungkan kelompok-kelompok lainnya dalam perusahaan misalnya; Manajemen Puncak, Keuangan, & D, Pembelian, Produksi dan Akuntansi, dll.Bagian-bagian ini membentuk suatu lingkungan mikro suatu perusahaan untuk perencana pemasaran.
    b. Pemasok
    Adalah perusahaan bisnis dan perorangan yg menyediakan sumberdaya yg dibutuhkan oleh perusahaan dan pesaingnya untuk memproduksi barang dan jasa tertentu.
    c. Perantara
    Perantara Pemasaran adalah mereka yg membantu perusahaan dalam mempromosikan, menjual, dan mendistribusikan barang kepada pembeli akhir.
    d. Pelanggan
    Yaitu sejumlah individu, kelompok, organisasi yang menkonsumsi suatu produk.
    Perusahaan dapat beroperasi pada lima jenis pasar; pasar konsumen, pasa industry, pasar reseller, pasar pemerintah, pasar internasional.
    e. Masyarakat (publik)
    Yaitu suatu kelompok yg memiliki minat nyata atau potensial yg berpengaruh terhadap kemampuan organisasi untuk mencapai sasarannya. Tujuh jenis publik yg mengelilingi perusahaan antara lain : publik keuangan, publik media, publik pemerintah, publik kekuatan warga, publik local, publik umum, publik internal.

    Komentar oleh HERU HARIATMAN | Oktober 4, 2015 | Balas

  29. Nama kelompok 6
    Soal-Soal yang di pilih yaitu: 7,12,14,20,21,23,24
    Nama: Muhammad arrosyidin
    Nim: C1B014087

    7) Jelaskan apa yang dimaksud dengan peryantaan misi yang berorientasi pasar dan mendiskusikan karakteristik pernyataan misi yang efektif?
    Jawab:
    adalah apa sebabnya kita ada (why we exist / what we believe we can do). Menurut Prasetyo dan. Di dalam misi produk dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan, pasar yang dilayani dan teknologi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam pasar tersebut. Pernyataan misi harus mampu menentukan kebutuhan apa yang dipuasi oleh perusahaan, siapa yang memiliki kebutuhan tersebut, dimana mereka berada dan bagaimana pemuasan tersebut dilakukan.

    12) Dampak berbahaya yang praktik pemasaran dapat memiliki pada kompetisi dan msalah yang terkait
    Jawab:
    1.Dampak pemasaran terhadap Konsumen Individual
    Harga tinggi
    -Biaya distribusi yang tinggi
    -Biaya iklan dan promosi yang tinggi
    -Markup secara berlebihan
    Praktek Menyesatkan
    Dibagi menjadi tiga kelompokyaitu :
    -Penetapan harga yang mngelabui
    -Promosi menyesatkan
    -Kemasan yang menyesatkan
    Produk yang TidakBermoral, Berbahaya, atau tidak aman
    Pelayanan buruk kepada konsumen lemah
    2.Dampak pemasaran terhadap masyarakat secara keseluruhan
    Terlalu sedikit barang-barang social
    Polusibudaya
    14) Jelaskan dua filosofi mengenaiapaprinsip yang harusperusahaandanmanajerpemasaranpegangtentangetikadantanggungjawab social
    Jawab:
    cara-cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan, industri dan juga masyarakat. Kesemuanya ini mencakup bagaimana kita menjalankan bisnis secara adil, sesuai dengan hukum yang berlaku, tidak tergantung pada kedudukan individu ataupun perusahaan di masyarakat. Etika bisnis juga dapat didefinisikan sebagai batasan-batasan sosial ekonomi dan hukum yang bersumber dari nilai-nilai moral masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan oleh perusahaan dalam setiap aktivitasnya. Etika bisnis memiliki prinsip-prinsip yang harus ditempuh oleh perusahaan untuk mencapai tujuannya dan harus dijadikan pedoman agar memiliki standar baku yang mencegah timbulnya ketimpangan dalam memandang etika moral sebagai standar kerja atau operasi perusahaan.
    20) Jelaskanbagaimanaperusahaandapatmengambilsikapproaktifterhadaplingkunganpasar
    Jawab:
    Sikap proaktif sangat penting sekali dalam berbisnis terutama diperusahaan, karena seseorang mampu menangkap peluang yang ada, memilikivisi yang jelaskedepan, selalu aktif dan memikir kanapa yang dapat merekalakukan untuk meningkat kankualitas kehidupan perusahaan.
    Cara perusahaanbersikapproaktif :

    •Perusahaan Bertanggungjawabterhadaptindakannyasendiridanmemilihberfikirsebelumbertindak.
    •Fokus padahal-hal yang bias mereka ubah dan tidak mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bias mereka ubah.
    •Tidak menyalahkan keadaan ataupun kondisi lingkungan jika seandainya ada yang tidak sesua idengan keinginan.
    •Mampu mengambil keputusan yang tepat walaupun pada situasi yang sangatsulit.
    •Orang proaktif biasanya menggunakan bahasa proaktif seperti :Akubisa, akuakan, akulebihsuka, karena mereka berpikir positif pada setiap keadaaan.
    •Kebutuhan pelanggan selalu berubah atau meningkat dari waktu kewaktu sehingga apabila suatu perusahaan tidak aktif mencari tahu kondisi pelanggan, akan kehilangan kesempatan untuk dapat memberikan pelayanan yang memuaskan pelanggan.
    21) membahas nilai riil informasi peneliti andan pemasaran pemasaran dan bagaimana nilai dicapai
    Jawab:
    Seluruh usaha komunikasi pemasaran diarahkan pada pencapaian satu atau lebih tujuan-tujuan berikut:
    1.Membangkitkan keinginan konsumen terhadap suatu kategori produk,
    2.Menciptakan kesadaran konsumen terhadap merek (brand awareness),
    3.Mendorong sikap positif konsumen terhadap produk, serta mempengaruhi niat mereka untuk membeli,
    Memfasilitasi pembelian (Rossiter dan Percy, 1987)
    23) Jelasakanperan data
    Sekunder dalam memperoleh wawasan pelanggan dimana pemasar memperoleh data
    Sekunder dana papotensi masalah dalam menggunakan data tersebut
    Jawab:
    Data sekunder merupakan sumber data penelitian yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media perantara (diperoleh dan dicatat oleh pihak lain). Data sekunder umumnya berupa bukti, catatan atau laporan historis yang telah tersusun dalam arsip (data dokumenter) yang dipublikasikan dan yang tidak dipublikasikan
    24) Apakeuntungandaripenelitiansurveiberbasis web lebihpenelitiansurveitradisional
    Jawab:
    Penelitian survey berbasis Web menawarkan beberapa keuntungan nya dari pendekatan telepon dan surat tradisional. Keuntungan yang paling jelas adalah biaya kecepatan dan rendah. Dengan pergi online, peneliti dengan cepat dan mudah dapat mendistribusikan survei Internet untuk ribuan responden secara bersamaan melalui email atau posting mereka di situs Web yang dipilih. Selain kecepatan dan keunggulan biaya, survey berbasis web juga cenderung lebih interaktif dan menarik, mudah untuk menyelesaikan, dan kurang intrusive dari telepon tradisional atau survei mail

    Komentar oleh muhammad arrosyidin | Oktober 4, 2015 | Balas

  30. Kelompok : 8
    Soal yang di pilih : 1,5,6,9,13,20,26
    Nama : SATRIO PRASOJO
    Nim : C1B014094
    Kelas : Manajemen G 2014
    SOAL
    1)Define marketing and discuss how it is more than just “telling and selling.” Tentukan pemasaran dan diskusikan bagaimana ia lebih dari hanya bercerita dan menjual

    5)Explain the difference between share of customer and customer equity. Why are these concepts important to marketers? jelaskan perbedaan antara saham pelanggan dan hak pelanggan. Mengapa konsep-konsep ini penting untuk para pemasar?

    6)Pemasar pada dasarnya menyampaikan nilai kepada pelanggan, bagaimana dampak daripada konsep ini terhadap strategi pemasar .

    9)Explain why it is important for all departments of an organization—marketing, accounting, finance, operationsmanagement, human resources, and so on—to “think consumer.” Why is it important that even people who are not in marketing understand it? (AACSB: Communication)
    Jelaskan mengapa ini penting untuk semua departemen organisasi pemasaran, akuntansi, keuangan, manajemen operasi, sumber daya manusia, dan sebagainya-untuk “tanggapan konsumen.” Mengapa itu penting bahkan orang-orang yang tidak dalam pemasaran memahaminya?(AACSB Komunikasi)

    13).What is consumerism? Describe the rights of sellers and buyers. how companies benefit from adhering to them.
    Apa itu konsumerisme/konsumsi? jelaskan hak-hak penjual dan pembeli. bagaimana perusahaan mendapatkan keuntungan dari mengikuti mereka

    20).how companies can take a proactive stance toward the marketing environment. Jelaskan bagaimana perusahaan dapat mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran

    26).When and for what is each type of question useful inmarketing research? Kapan dan untuk apa saja setiap jenis pertanyaan berguna dalam penelitian pemasaran?

    JAWABAN

    1. Pemasaran Interaktif
    Pemasaran interaktif ini bukan hanya bercerita dan menjual melainkan Kemampuan karyawan untuk berinteraksi dengan pelanggan mengharuskan setiap karyawan memiliki keterampilan dan profesional dalam malayani pelanggan. Untuk memuaskan kebutuhan dan harapan pelanggan, karyawan harus selalu kelihatan menarik, murah senyum, mau mendengarkan keluhan, siap bila diperlukan, hormat, sabar, jujur dan bisa dipercaya.

    5. Hak pelanggan:
    Berikut adalah beberapa hak yang Anda dapat sebagai pelanggan (konsumen):
    1. Hak memilih barang atau yang akan dikonsumsi
    2. Hak mendapat kompensasi dan ganti rugi
    3. Hak dilayani, diperlakukan dengan baik tanpa diskriminasi
    4. Hak mendapat advokasi dan perlindungan serta upaya penyelesaian sengketa
    5. Hak didengar pendapat dan keluhannya
    6. Hak atas keamanan, kenyamanan, keselamatan dlm mengkonsumsi
    7. Hak mendapat informasi yg benar, jelas, dan jujur atas apa yang akan dikonsumsi
    8. Hak mendapat barang/jasa sesuai nilai tukar dengan kondisi dan jaminan yg dijanjikan
    Saham pelanggan: adalah suatu konsumen yang sering datang ke produsen dan mempunyai keterikatan dalam membeli barang-brang tersebut.
    Sangat penting karena Tanpa adanya konsep-konsep pemasaran, maka konsumen tidak akan tahu tentang sebuah produk yang kita hasilkan. Pemasaran yang semakin gencar akan membuat semakin banyak orang yang tahu dengan produk usaha bisnis kita, dan kemungkinan besar ketertarikan para pelanggan akan memperbesar angka penjualan perusahaan.
    6.Dampak konsep pemasaragi pemasaran terhadap strategi pemasaran adalah konsep pemasaran lebih menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien dari pada para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.
    9. penting karena suatu dapartemen organisasi tidak berjalan dengan baik maka tidak akan berjalan yang di harapkan dan sebaliknya dan apabila konsep yang dimaksudkan tersebut di jalankan akan sebagai cara untuk menghasilkan laba yang diperoleh dari penjualan jasa dan barang yang telah diciptakan untuk memenuhi kebutuhan tertentu,dan untuk mengetahui apa kemauan konsumen.
    13 . Konsumerisme adalah sebuah paham atau ideologi yang menjadikan seseorang atau sekolompok orang melakukan proses konsumsi atau pemakaian barang hasil produksi secara berlebihan. Biasanya hal ini tidak disadari oleh seorang atau sekolompok individu dan berkelanjutan.
    Hak-hak penjualan dan pembelian:
    Penjual:
    a. Penjual wajib menyatakan dengan tegas keinginannya dalam perjanjian
    b. Penjual wajib menyerahkan barang dan juga menanggungnya
    Pembeli:
    a. Pembeli mempunyai kewajiban utama yaitu membayar harga pembelian pada waktu dan tempat yang telah ditentukan dalam perjanjian
    b. Jika tempat pembayaran tidak ditentukan, pembeli berkewajiban untuk membayar harga barangnya ditempat penyerahan barang dilakukan
    c. Pembeli diwajibkan menanggung biaya pengambilan barang, artinya apabila dalam perjanjian ditentukan bahwa penyerahan dilakukan di gudang milik pembeli, maka biaya pengambilan barang dari gudang menuju tempat pembeli ditanggung oleh pembeli, sedangkan biaya pengiriman dari tempat penjual menuju gudang milik pembeli ditanggung oleh penjual
    d. Walaupun tidak diperjanjikan dengan tegas, pembeli diwajibkan membayar bunga dari harga pembelian apabila barang yang dibelinya tersebut menghasilkan pendapatan
    Perusahan mendapatkan keuntungan dari orang yang bersifat konsumersme adalah Semakin kuatnya konsumerisme maka akan semakin besar gelombang keuntungan yang di dapatkan oleh produsen, dan menaikan harga-harga barang tersebut.
    20. Bersikap proaktif dalam lingkungan pemasaran yaitu: berarti mengambil langkah untuk mempertahankan bisnis dalam jangka panjang. Ini akan menuntut seseorang untuk menganalisa situasi dengan cermat dan kemudian mengidentifikasi alternatif yang paling cocok untuk bisnis. Misalnya, jika kompetitor menurunkan harga jual, itu tidak berarti harus menurunkan harga produk kita juga. Sebaliknya kita dapat memilih untuk menawarkan lebih banyak fitur atau mungkin layanan purna jual yang lebih baik. Jika kita mengetahui kekuatan dan kelemahan sendiri, kita tidak perlu bereaksi dengan cepat terhadap perubahan pasar, persaingan, penjualan dan faktor-faktor lainnya.
    26. saat produsen ingin meningkatkan hasil penjualan, kegunaan pertayaan dalam penelitian pemasaran yaitu: untuk melakukan riset pada pemasaran dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang spesifik, pemilik bisnis kecil menengah bisa mengetahui apakah mereka harus mengubah desain kemasan atau mengubah metode pengiriman produk dan bahkan apakah mereka harus mempertimbangkan untuk memberikan layanan tambahan mereka kepada konsumen.

    Komentar oleh satrio prasojo | Oktober 4, 2015 | Balas

  31. Kelompok : 9
    Soal :1,5,7,13,14,20,24
    Nama : Dodi Kurniawan(C1B014098)

    1. Orang sering menyamakan pemasaran dan penjualan dalam hal sama-sama menciptakan dan menawarka barang/jasa untuk memuaskan permintaan dan kebutuhan konsumen guna mencari laba /keuntungan. Contoh: penawaran produk baru kepada konsumen.
    5. pangsa pelanggan adalah besarnya jumlah pelanggan yang dimiliki atau di kuasai oleh perusahaan ataupun calon baru yang akan di jadikan pelanggan oleh perusahaan . sedangkan ekuitas pelanggan adalah total nilai umur hidup semua pelanggan perusahaan yang di diskontokan, jadi semakin setia pelanggan maka semakin tinggi ekuitas pelanggan. Atau ekuitas pelanggan adalah kesetian/kepercayaan yang di berikan pelanggan kepada perusahaan. Kedua hal ini penting bagi pemasar karena akan menjadi tolak ukur ataupun pertimbangan bagi perusahaan, mengingat pelanggan merupan hal yang harus di jaga/diprertahankan oleh perusahaan.selain itu juga berguna bagi pembuatan dan pemasarkan produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
    7. misi yang berorientasi pada pasar adalah misi perusahaan dalam menjalankan suatu proses dan aktifitas yang berhubungan dengan penciptaan dan pemuasan pelanggan dengan cara terus menilai kebutuhan dan keinginan pelanggan.
    Karakteristik misi yang efektif:
    1. Cukup luas untuk dapat diterapkan selama beberapa tahun sejak di terapkan.
    2. Cukup spesifik untuk mengkomunikasikan arah.
    3. Fokos pada kompetensi/kemampuan yang dimiliki perusahaan.
    13. konsumerisme adalah paham atau ideologi yang menjadikan seseorang atau kelompok melakukan/menjalankan proses konsumsi secara berlebihan.
    Hak penjual:
    1. Hak penjual Mendapatkan pembayaran atas barang /jasa yang di jual kepada pelanggan.
    2. Penjual berhak menahan barang/jasa atau tidak menyerahkan kepada pembeli jika pembayaran belum di lakukan.
    Hak pembeli:
    1. Hak atas kenyamanan,keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang/jasa:
    Dalam memeperoleh manfaat dari barang atau jasa yang di konsumsi oleh konsumen , maka tidak boleh mengancam keselamatan jiwa/harta benda konsumen dan harus mendapat jaminan atas keselamatan.
    2. Hak untuk memilih barang/jasa serta mendapatkan barang/barang tersebut sesuai nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan: konsumen bebas dalam memilih barang/jasa dan tidak ada unsur paksa atau tipu daya yang dilakukan oleh pelaku usaha.
    3. Hak atas informasi yang benar, jelas dan jaminan atas barang/jasa: sangat diharapkan agar pelaku usaha memberikan informasi yang benar,jelas dan jujur sebagai landasan bagin konsumen.
    4. Hak untuk di dengar pendapat dan keluhan atas barang yang di gunakan.

    Perusahaan dapat memperoleh keuntungan dari mengikuti mereka mereka melalui penawaran/penjualan produk yang di hasilkan sesuai dengan permintaan ataupun selera penjual/ pembeli.
    14. Etika dan tanggung jawab sosial perusahaan
    Dalam menjalankan aktifitasnya perusahaan harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan dampaknya dalam aspek ekonomi saja, misalnya tingkat keuntungan/deviden, tetapi juga harus menimbang/memperhatikan dampak sosial dan lingkungan yang di timbulkan dari keputusannya itu baik untuk jangka panjang maupun pendek . Dua hal yang perlu di perhatikan yaitu tanggung jawab terhadap para pelanggan dan tanggug jawab terhadap lingkungan sosial maupun alam atas barang/jasa yang di hasilkan.
    20. sikap proaktif yang dapat dilakukan perusahaan terhadap lingkungan pemasaran adalah dengan cara menjaga hubungan baik antara para pelanggannya maupun pelaku pemasaran, tindak hanya itu perusahaan juga dapat berkontribusi terhadap alam, budaya, dan sosial lainnya, dan menyesuaikan strategi-strategi perusahaan untuk memenuhi tantangan dan peluang pasar yang baru.
    24. survey berbasis web lebih cepat dilakukan dan efektif, tanpa harus mengeluarkan biaya dan tenaga yang besar karena dilakukan melalui internet ,selain itu juga survey berbasis web dapat menghemat waktu dalam pengumpulan data. Dibandingkan survey tradisional yang membutuhkan waktu yang cukup lama , juga tenaga dan biaya yang dikeluarkan cukup besar dalam mengumpulkan data/informasi yang dibutuhkan.

    Komentar oleh dodi kurniawan | Oktober 4, 2015 | Balas

  32. Mata kuliah : Manajemen Pemasaran
    Nama : Tado Satria Wicaksana
    Nim : C1B014074

    1) Define marketing and discuss how it is more than just “tellingand selling.” (Jelaskan dalam hal apa orang sering menyamakan bahwa pemasaran sama dengan penjualan, berikan contohnya.)
    Menurut sebagian masyarakat persamaan antara pemasaran dan penjualan lebih kepada kegiantan tawar menawaar suatu produk tertentu, pada dasarnya Penjualan menfokuskan pada kebutuhan penjual. Karena itu penjualan sibuk dengan kebutuhan penjual untuk mengubah produk/jasanya menjadi uang, Pemasaran memfokuskan pada kebutuhan pembeli. Karena itu pemasaran sibuk dengan pemikiran memuaskan kebutuhan pelanggan melalui produk dan keseluruhan barang yang berhubungan dengan penciptaan, pengantaran, dan akhirnya pengkonsumsiannya. kegiatan tersebut berbeda sebelum kita menjual suatu produk, kita harus melalukan survey apa yang masyarakat butuhkan. Jadi pemasaran bukanlah sekedar kegiatan menjual barang atau jasa.

    2) Marketing has been criticized because it “makes people buythings they don’t really need. ( Kenapa orang bisa membeli sesuatu yang tidak dia butuhkan, apakah ini sering terjadi dan bagaimana tanggungjawab pemasar dalam hal seperti ini)
    Menurut saya orang bisa membeli suatu produk yang tidak dia butuhkan karna 1. Produk tersebut unik dan memikat konsumen
    2. Si konsumen memiliki pendapatan yang tinggi dalam 1 BULAN dan jumlah konsumsinya kecil, jadi jika dia membeli suatu produk yang tidak dia butuhkan tidak terlalu mengurangi uang si konsumen yang akan dia saving tiap bulannya.

    3) Discuss the two important questions a marketing managermust answer when designing a winning marketing strategy.How should a manager approach finding answers to thesequestions? (Berikan contoh apa yang harus dipikirkan oleh manajer pemasaran khususnya setiap hari.)
    Salah satu hal yang selalu di fikirkan manajer pemassaran adalah bagaimana mengikuti perkembangan pasar, terutama terhadap produk yang sejenis dari perusahaan pesaing. Hal ini tentu tidak mudah karna untuk menjaga kualitas suatu produk dari pesaing bisnis yang selalu meniru atau membuat replica suatu produk, jadi manajer pemasaran harus memiliki inovasi terbaru dan memiliki informasi yang tepat tentang apa yang di butuhkan konsumen terhadap barang atau jasa si manajer pemasaran.

    4) What are the five different marketing managementorientations? Which orientation do you believe Apple (nama produk komputer) followswhen marketing products such as the iPhone and iPad? (Jelaskan apa yang dikerjakan Apple dan bagaimana menurut anda apa itu berhasil?)
    Perusahaan apple selalu melakukan inovasi terhadap pengembangan produk yang dia hasilakan dia juga memantance keluaran produknya. Inovasi Apple yang terus berlanjut dan fokus kedepan telah membuat perusahaan raksasa itu tetap berada di baris terdepan dari kompetitor. Perusahaan apple selalu memberi disain yang elegant, perangkat lunak yang mudah di oprasikan dan selalu bertambah canggih, kamera yang bersih, dan yang paling penting membuat produk yang memiliki umur yang tahan lama. Apple juga selalu mendengarkan saran atau kritikan pelanggan. Dengan hadirnya media sosial, pelanggan memiliki banyak cara untuk mengekspresikan opini mereka untuk produk-produk perusahaan. Menurut saya yang di lakukan apple sangat luar biasa dia bisa melihat peluang dan dia berani keluar dan tidak mau meniru salah satu produk ciptaan pesaingnya, dia selalu mempercanggih teknologi, desain, serta kualitas dan produk ciptaan apple selalu menembus pasar dunia dan membuat konsumen manantikan apa yang akan di ciptakan apple selanjutnya.

    5. Explain the difference between share of customer andcustomer equity. Why are these concepts important tomarketers? (Jelaskan perbedaan antara pangsa pelanggan dan pelanggan ekuitas. Mengapa konsep-konsep ini penting untuk marketer?)
    Pangsa pasar adalah besarnya bagian pasar yang dikuasai oleh suatu perusahaan. Dengan kata lain penguasaan suatu produk terhadap pasar atau besarnya jumlah produk yang diminta dan di hasilkan oleh suatu perusahaan dibandingkan dengan jumlah permintaan di pasar. Ekuitas konsumen (consumer equity) adalah aliran pendapatan yang diharapkan dari konsumen perusahaan sekarang dan yang akan datang pada periode tertentu. (Perrerault, Cannon, Mc.Carthy, 2009) . Ke dua hal ini memiliki nilai penting bagi majunya suatu perusahaan karna dengan berjalannya konsep tersebut perusahaan akan mendapatkan laba yang maximal dan akan tercipta pangsa pelanggan bagi perusahaan.

    6. Pemasar pada dasarnya menyampaikan nilai kepada pelanggan, bagaimana dampak dari pada konsep ini terhadap strategi pemasar .
    Dampak yang terjadi jikalau pemasar menyampaikan nilai atau kegunaan barang tersebut akan ada interaksi dua arah antara pemasar dan pelanggan, hal tersebut sangat bagus sebagai langkah awal terjadinya transaksi karna pemasar butuh pelanggan dan pelanggan pun membutuhkan produk dari si pemasar. Interaksi tersebut juga harus di pertahankan dengan cara menawarkan produk baru, menanyakan apakah barang tersebut sesuai keingan pelanggan atau tidak. Interaksi tersebut bertujuan agar si pelanggan mendapatkan kenyamanan terhadap pelayanan dan produk yang kita berikan, sehingga pelanggan akan datang kembali membeli produk yang akan kita jual dan pelanggan tidak lari ke toko atau pesaing bisnis yang serupa.

    7. Explain what is meant by a market-oriented missionstatement and discuss the characteristics of effective missionstatements. (Jelaskan apa yang dimaksud dengan pernyataan misi yang berorientasi pasar dan mendiskusikan karakteristik pernyataan misi yang efektif.)
    Perencanaan strategis yang berorientasi pasar adalah proses manajerial untuk mengembangkan dan menjaga agar tujuan, keahlian dan sumber daya organisasi sesuai dengan peluang pasar yang terus berubah. Tujuan perencanaan strategis untuk membentuk dan menyempurnakan usaha bisnis dan produk perusahaan sehingga memenuhi target laba dan pertumbuhan. Karakteristik misi yang efektif setidaknya mencakup dua alasan. Pertama, pernyataan misi yang baik memungkinkan penciptaan dan pertimbangan beragam tujuan dan strategi alternatif tanpa menghambat kreativitas manajemen. Kedua, suatu pernyataan misi perlu luas agar dapat efektif merekonsiliasi perbedaan di kalangan, pernyataan misi yang baik menunjukkan adanya perhatian relatif bahwa suatu organisasi akan mengerahkan usahanya untuk memenuhi tuntutan berbagai pemangku kepentingan yang ada. Keseimbangan yang sempurna antara kekhususan (spesifisitas) dan keumuman (generalitas) sulit untuk dicapai, namun patut untuk diperjuangkan.

    Komentar oleh Tado Satria Wicaksana (C1B014074) | Oktober 4, 2015 | Balas

  33. Kelompok : 1
    Soal No : 12,13,14,17,18,20,21.
    Nama : Syael Mirsandi ( C1B014091 )
    Kelas : Manajemen G 2014

    12) Dampak persaingan pemasaran terhadap Konsumen.
    – Harga yang tinggi
    Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya harga : biaya distribusi, biaya periklanan dan merk yang berlebihan.
    a. Biaya distribusi, demi dapat bersaing terkadang perusahaan melibatkan banyak perantara agar barang dapat sampai dengan cepat ke tangan konsumen. Hal ini menyebabkan ongkos distribusi yang berlebihan dan itu dibebankan kepada konsumen.
    b. Biaya pemasaran, agar konsumen dapat cepat mengetahui sebuah produk, perusahaan rela membayar lebih untuk mengiklankan produk nya dengan biaya yang mahal. Biaya ini dibebankan kepada konsumen sehingga konsumen harus membayar lebih untuk suatu produk.
    c. Merk yang berlebihan, ketika produk suatu perusahaan telah dikenal lebih dikenal dari produk perusahaan lain yang sejenis, perusahaan membaca itu sebagai peluang dan tentu akan menaikkan harga produk yang dianggap unggul dari produk-produk sejenis sehingga konsumen terkesan membeli merk dari pada kualitas produk.
    – Praktek yang cenderung menipu
    Terkadang untuk membuat produk terlihat lebih unggul produsen melakukan penipuan seperti : berdalih menurunkan harga sebuah produk dengan memperlihatkan harga palsu yang lebih mahal padahal harga sebelumnya lebih murah dari harga baru yang didalihkan dilakukan penurunan. Mempromosikan produk dengan isi ekstra dari sebelumnya yang padahal memperkecil ukuran kemasan dan hanya menambah label “isi ekstra”. Label komposisi yang tidak sesuai dengan komposisi pembuatan produk tersebut.
    – Praktek penjualan yang cenderung memaksa
    Demi meningkatkan nilai penjualan, penjual cenderung memaksa pembeli untuk membeli produk mereka, padahal hal tersebut akan berdampak buruk terhadap nilai dan hubungan kepada pelanggan, demi mengejar target penjualan, penjual mengabaikan nilai-nilai kepuasan pelanggan.

    13) Konsumerisme adalah gerakan terorganisir warga dan lembaga pemerintahan yang bertujuan untuk memperjelas hak dan meningkatkan kekuatan pembeli dalam kaitannya dengan penjual.
    Hak penjual meliputi:
    • Hak untuk memperkenalkan setiap produk dalam berbagai ukuran dan gaya, asalkan tidak berbahaya untuk kesehatan pribadi atau keselamatan, atau menyertakan peringatan yang tepat.
    • Hak untuk menetapkan harga apapun untuk produk, tidak memberikan diskriminasi di antara jenis dari pembeli.
    • Hak untuk menggunakan sejumlah produk untuk mempromosikan produk tersebut, asalkan tidak didefinisikan sebagai persaingan yang tidak sehat.
    • Hak untuk menggunakan pesan produk, asalkan tidak menyesatkan atau tidak jujur dalam konten atau eksekusi.
    • Hak untuk menggunakan membeli program insentif, asalkan mereka tidak adil atau menyesatkan.
    Hak pembeli meliputi:
    • Hak untuk tidak membeli produk yang ditawarkan untuk dijual kembali.
    • Hak untuk mengharapkan produk yang aman dari produsen.
    • Hak untuk mengharapkan produk untuk dipakai seperti yang telah di tunjukkan oleh penjual.
    Dengan memperhatikan hak-hak di atas, perusahaan dapat memperoleh keuntungan dari kegiatan antara penjual dan pembeli apabila kegiatan tersebut berlangsung terus menerus dalam jangka waktu yang panjang. Ketika hak hak tersebut terpenuhi maka penjual akan tetap membantu menjual produk-produk dari suatu perusahaan dan pembeli yang puas terhadap produk-produk yang ditawarkan akan kembali membeli dan terus membeli.

    14) Lingkungan pemasaran terdiri dari lingkungan mikro dan lingkungan makro. Lingkungan mikro terdiri dari para aktor dekat dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuan untuk membantu perusahaan terhadap pelanggan, pemasok, perantara pemasaran, pasar pelanggan, pesaing, dan publik. Lingkungan makro terdiri dari susunan sosial yang lebih besar yang mempengaruhi kekuatan mikro seperti : demografi, ekonomi, alam, teknologi, politik, dan budaya.
    Pemasar berperan penting dalam melacak tren lingkungan karna pemasar lebih jeli dan lebih bisa membaca tren-tren yang sedang terjadi atau memprediksi tren-tren yang akan terjadi dimasa yang akan datang dengan informasi yang mereka akses secara rutin dan terus menerus mengikuti dan membaca arah tren. Pemasar juga berperan penting dalam menentukan tempat-tempat yang strategis untuk memasarkan produk, dengan informasi dan kemampuan yang mereka miliki mereka mampu menentukan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lahan pemasaran untuk produk mereka.

    17) Pasar memerlukan daya beli serta orang-orang. Lingkungan ekonomi terdiri dari faktor ekonomi yang mempengaruhi daya beli konsumen dan belanja pola. Pemasar harus memperhatikan tren utama dan pola belanja konsumen baik di dalam dan pasar dunia mereka. Suatu bangsa sangat bervariasi dalam tingkat distribusi dan pendapatan mereka. Beberapa negara memiliki ekonomi industri, yang merupakan pasar yang kaya untuk berbagai jenis barang. Pada subsitensi ekonomi lain; mereka mengkonsumsi sebagian besar hasil pertanian dan industri mereka sendiri dan menawarkan beberapa produk dipasar. Diantaranya mengembangkan sistem ekonomi yang dapat menawarkan peluang pemasaran yang luar biasa untuk beberapa jenis produk. Seperti hal nya India dengan populasi lebih dari 1,1 miliar orang. Di masa lalu, hanya kalangan elit India yang mampu membeli mobil. Namun sekarang, situasinya sangat berubah, bahkan, satu dari tujuh orang India sekarang memiliki satu mobil.

    18) Dua filosofi prinsip yang harus membimbing perusahaan dan manajer pemasaran dalam menghadapai masalah-masalah etika dan tanggung jawab sosial. Filosofi pertama adalah bahwa pasar bebas dan sistem hukum yang berhak memutuskan yang berhubungan dengan dua hal tersebut tersebut. Berdasarkan prinsip ini, perusahaan dan manajer tidak bertanggung jawab untuk membuat penilaian moral. Perusahaan harus memiliki konsekuensi yang baik tidak tergantung pada pasar dan sistem hukum. Filosofi kedua menempatkan tanggung jawab bukan pada sistem tetapi di tangan masing-masing perusahaan dan manajer. Filosofi lebih menunjukkan bahwa perusahaan harus memiliki “hati nurani sosial/peduli sosial.” Perusahaan dan manajer harus menerapkan standar tinggi terhadap etika dan moralitas ketika membuat keputusan perusahaan.

    20) Banyak perusahaan melihat lingkungan pemasaran sebagai unsur tak terkendali dan mereka harus bereaksi dan beradaptasi terhadap lingkungan pemasaran tersebut. Secara pasif mereka menerima lingkungan pemasaran dan tidak mencoba untuk mengubahnya. Mereka menganalisis kekuatan lingkungan dan strategi desain yang akan membantu perusahaan menghindari ancaman dan memanfaatkan peluang lingkungan menyediakan. Perusahaan mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran. Daripada membiarkan lingkungan menentukan strategi mereka, seorang ahli pemasaran menyarankan, ciptakan sebuah strategi yang mendefinisikan lingkungan Anda. Daripada mengasumsikan bahwa pilihan strategis dibatasi oleh lingkungan saat ini, perusahaan-perusahaan ini mengembangkan strategi untuk mengubah lingkungan. “Sejarah Bisnis mengungkapkan banyak kasus di mana struktur industri strategi bentuk perusahaan.

    21) Nilai riil riset pemasaran dan informasi pemasaran terletak pada bagaimana riset dan informasi digunakan pengetahuan menegani pelanggan. Berdasarkan pemikiran tersebut, banyak perusahaan kini menyusun ulang penelitian dan informasi fungsi pemasaran mereka. Perusahaan menciptakan “tim penelitian pelanggan” dipimpin oleh seorang wakil presiden wawasan pelanggan dan terdiri dari wakil-wakil dari semua bidang fungsional perusahaan. Misalnya, kepala riset pemasaran di Kraft Foods yang disebut direktur wawasan dan strategi konsumen. Di Unilever, riset pemasaran dilakukan oleh Consumer dan divisi Pengetahuan Pasar, yang membantu tim brand memanfaatkan informasi dan mengubahnya menjadi wawasan terhadap pelanggan. Kelompok peneliti pelanggan ini mengumpulkan pelanggan dan informasi pasar dari berbagai sumber, mulai dari studi penelitian pemasaran tradisional untuk berbaur dengan mengamati konsumen untuk memonitor percakapan online konsumen tentang perusahaan dan produk-produknya. Kemudian mereka menggunakan informasi ini untuk mengembangkan wawasan pelanggan yang penting dari mana perusahaan dapat menciptakan nilai lebih bagi pelanggan. Dengan demikian, perusahaan harus merancang sistem informasi pemasaran yang efektif yang memberikan manajer informasi yang tepat, dalam bentuk yang tepat, pada waktu yang tepat dan membantu mereka untuk menggunakan informasi ini untuk menciptakan nilai pelanggan dan hubungan pelanggan yang kuat. Sebuah sistem informasi pemasaran (MIS) terdiri dari orang-orang dan prosedur untuk menilai kebutuhan informasi, mengembangkan informasi yang dibutuhkan, dan membantu pengambil keputusan menggunakan informasi tersebut untuk menghasilkan dan memvalidasi dalam menindaklanjuti pelanggan dan pasar.

    Komentar oleh Syael Mirsandi | Oktober 4, 2015 | Balas

  34. Nama kelompok : 4
    Soal yang dipilih : 1, 6, 8, 13, 20, 24, 26
    Nama : Ajeng Mia Agustina (C1B014090)

    1. Define marketing and discuss how it is more than just “telling and selling.” Jelaskan dalam hal apa orang sering menyamakan bahwa pemasaran sama dengan penjualan, berikan contohnya.
    Jawab: Pemasaran adalah kegiatan pokok yang berhubungan langsung dengan konsumen baik itu perusahaan barang atau jasa. Pemasaran merupakan usaha terpadu untuk menggabungkan rencana strategis yang diarahkan kepada pemuas kebutuhan dan keinginan konsumen untuk memperoleh keuntungan yang diharaopkan melalui proses pertukaran atau transaksi sehingga konsumen puas dan perusahaan memperoleh laba. Hanya orang awam yang berpendapat bahwa pemasaran tujuannya adalah memasarkan produk berupa barang dan jasa. Padahal pemasaran sangat berbeda dengan penjualan, penjualan hanya fokus pada produk yang sudah ada yang dikelola melalui pabrik dan melakukan promosi dan penjualan sebanyak mungkin daripada membangun hubungan yang menguntungkan dengan pelanggan. Sehingga tujuan akhirnya adalah memeperoleh profit melalui volume penjualan. Sedangkan pemasaran target utamanya adalah pasar. Yang dikelolanya adalah pelanggan yang tetap dengan tujuan akhir adalah memperoleh keuntungan melalui kepuasan pelanggan. Contohnya adalah Indi Home

    6. Pemasar pada dasarnya menyampaikan nilai kepada pelanggan, bagaimana dampak daripada konsep ini terhadap strategi pemasar .
    Jawab : Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan dimana strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan dari sebuah perusahaan. Strategi adalah rancangan besar yang menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan harus beroperasi untuk mencapai tujuannya. Sehingga dalam menjalankan usahanya diperlukan adanya pengembangan melalui strategi pemasarannya. Kita sebagai pemasar harus jeli melihat kondisi seperti tempat yang strategis, produk yang bermutu dan lebih kreatif lagi, harga yang kompetitif, dan promosi yang gencar agar tidak kalah saing oleh perusahaan lain.

    8. Define strategic planning and briefly describe the four steps that lead managers and a firm through the strategic planning process. Discuss the role marketing plays in this process.
    Jawab: Perencanaan strategis adalah Suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai dalam suatu periode waktu dengan memperhatiakan potensi, peluang, dan kendala yang mungkin timbul. Perencanaan strategis dilakukan suatu organisasi untuk menentukan strategi atau arahan, serta mengambil keputusan untuk mengalokasikan sumber dayanya. Perencanaan ini berkaitan dengan usaha untuk memasarkan produk perusahaan dan mencakup strategi pemasaran yang terpadu.
    1. Mind Share (Strategic), hal ini tercakup dalam sebuah strategi yang didalamnya terdapat proses segmenting, targeting, dan positioning.
    2. Market Share (Tactic) atau yang sering kita kenal dengan pangsa pasar adalah persentase dari keseluruhan pasar untuk kategori produk atau servis yang telah dipilih dan dikuasai oleh satu atau lebih produk atau service tertentu yang dikeluarkan sebuah perusahaan dalam kategori yang sama.
    3. Heart Share (Value) adalah sebuah strategi untuk memenangkan pasar dengan jalan memberikan nilai kepada pelanggan dengan jalan memberikan pelayanan yang terbaik kepada mereka.
    4. Soul Share (Generous) adalah salah strategis yang dilakukan melalui sebuah sikap murah hati, hal ini dilakukan agar para pelanggan setia atau loyal kepada kita.

    13. What is consumerism? Describe the rights of sellers and buyers. how companies benefit from adhering to them.
    Jawab: Konsumerisme adalah paham atau gaya hidup yg menganggap barang-barang (mewah) sebagai ukuran kebahagiaan, kesenangan, dan itu adalah gaya hidup yg tidak hemat atau boros. Konsumerisme memiliki nilai luhur yang harus diperjuangkan untuk kepentingan konsumen. Konsumerisme menjadi bermakna sebuah pola hidup konsumtif yang berlebihan.
    Hak penjual : Penjual bebas menjual dan memasarkan produk barang apapun tetapi penjual juga harus mencari tau apa kebutuhan utama dari konsumen. Penjual berhak menentukan harga dan keuntungan dari produk yang dia jual. Penjual juga harus melakukan promosi agar pembeli puas dengan produk apa yang ditawarkan oleh penjual. Penjual juga berhak untuk memberi keputusan yang tegas.
    Hak pembeli : Pembeli dapat memilih dan membeli produk berupa barang atau jasa apapun yang dia inginkan dan dia butuhkan, pembeli juga berhak menawarkan harga kepada penjual sesuai dengan budget uang yang kita miliki, pembeli juga berhak mendapatkan fasilitas yang layak dan pembeli juga memiliki hak untuk membatalkan produk tersebut.

    20. Explain how companies can take a proactive stance toward the marketing environment!
    Jawab : Sikap proaktif sangat penting sekali dalam berbisnis, karena seseorang mampu menangkap peluang yang ada, memiliki visi yang jelas kedepan, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat mereka lakukan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya.
    Sikap ini sangat diperlukan terutama pelayanan kepada pelanggan yaitu karena:
    1.Kita perlu kecepatan dalam menjemput peluang. Karena jika kita tidak cepat maka akan di dahului oleh kompetitor. Inilah yang perlu anda lakukan untuk menang dalam persaingan.

    2.Kebutuhan pelanggan berubah atau meningkat dari waktu ke waktu sehingga apabila kita tidak aktif mencari tahu kondisi pelanggan, akan kehilangan kesempatan untuk dapat memberikan pelayanan yang memuaskan pelanggan.

    3.Pelanggan senang dihargai dan dianggap penting bagi perusahaan, hal ini dapat ditunjukkan dengan kesukaan mereka apabila dilayani dengan baik dan diperhatikan kebutuhannya karena kita aktif terhadap pelanggan. Ingat, kalau pelanggan sudah menyukai pelayanan kita maka pelanggan akan setia pada anda dan perusahaan anda.

    4.Seperti halnya peluang atau pasar potensial tidak akan bisa ditemukan tanpa adanya usaha-usaha yang bersifat proaktif. Sebagai contoh seorang marketing, kalau tidak banyak turun ke lapangan, tidak akan menemukan peluang pelanggan baru yang ternyata masih bisa digali di lapangan.

    24. What are the advantages of Web-based survey research over traditional survey research?
    Jawab :
    Keuntungan penelitian berbasis web:
    1. Efisien
    2. Tidak perlu observasi langsung ke lapangan
    3. Memperkecil resiko saat melakukan observasi
    4. Peneliti dengan cepat dan mudah dapat mendistribusikan survei
    5. Biaya yang dilakukan lebih sedikit
    6. Cenderung lebih interaktif dan menarik dan mudah untuk menyelesaikan survei
    7. Responden nyaman

    Keuntungan penelitian berbasis tradisional:
    1. Efektif
    2. Sumbernya terpercaya
    3. Tidak memerlukan jaringan internet untuk mengaksesnya
    4. Minimnya terjadi kesalahan dalam melakukan survei
    5. Surveinya jelas

    26. When and for what is each type of question useful inmarketing research?
    Jawab :
    Jenis pertanyaan berguna dalam riset pemasaran pada saat:
    1. Pada saat melakukan observasi
    2. Pasa saat memastikan data yang telah diperoleh

    Untuk apa jenis pertanyaan dalam riset pemasaran:
    1. Mengidentifikasikan dan mendefinisikan masalah pemasaran
    2. Melakukan eksplorasi awal (survei)
    3. Menentukan tujuan penelitian
    4. Menentukan data yang dibutuhkan dari sumber
    5. Merancang sampel responden
    6. Mengumpulkan data
    7. Mengolah data dan menganalisis data yang dikumpulkan
    8. Menyajikan laporan penelitian survei

    Komentar oleh Ajeng Mia Agustina | Oktober 4, 2015 | Balas

  35. Nama: Sinthia Febriany (C1B014101)
    Kelas: Manajemen G 2014, Reguler Semester 3
    Soal yang di pilih: 1,2,5,6,13,18,20

    Jawaban :

    1) Define marketing and discuss how it is more than just “telling and selling.” Jelaskan dalam hal apa orang sering menyamakan bahwa pemasaran sama dengan penjualan, berikan contohnya.
    Karena penjualan adalah tindakan yang nyata dalam bagian pemasaran maka terkadang orang – orang berpikir bahwa pemasaran dan penjualan itu sama. Hal yang sering membuat orang – orang menyamakan pemasaran dan penjualan karena sama sama jenis pekerjaan, melakukan penawaran pada suatu produk, dan sama-sama bertanggung jawab terhadap penjualan. Contohnya iklan yang menawarkan suatu produk, orang-orang akan berpikir bahwa itu adalah penjualan yang dilakukan dengan memasarkan produk tersebut.

    2) Marketing has been criticized because it “makes people buy things they don’t really need.” Pemasaran telah dikritik karena “membuat orang membeli hal yang mereka tidak benar-benar membutuhkan Kenapa orang bisa membeli sesuatu yang tidak dia butuhkan, apakah ini sering terjadi dan bagaimana tanggungjawab pemasar dalam hal seperti ini.

    Karena tujuan dari penjualan dan pemasaran adalah disamping kebutuhan konsumen , nilai kepuasan konsumen juga penting. Maka terkadang seseorang membeli produk yang hanya dia inginkan tapi tidak dia butuhkan. Sebelumnya pemasar telah menjelaskan mengenai produk mereka dan sudah ada arahan dari pemasar mengenai kegunaan produknya, selanjutnya terserah kepada pembeli, mereka akan membeli produk yang dibutuhkan atau yang diinginkan atau keduanya. Tanggung jawab pemasar terhadap konsumen adalah melakukan riset pasar dan observasi lebih lanjut mengenai barang apa yang lebih dibutuhkan oleh konsumen tapi juga sekaligus memuasakan bagi konsumen.

    5) Explain the difference between share of customer and customer equity. Why are these concepts important to marketers?
    Pangsa pelanggan ( share of customer ), yaitu pangsa yang mereka dapatkan dari pembelian pelanggan terhadap kategori produknya. Untuk meningkatkan pangsa pelanggan, perusahaan dapat menawarkan ragam yang lebih banyak pada pelanggan lama. Atau dengan melatih karyawan untuk melakukan lintas penjualan ( cross-sell ) dan penjualan produk lanjutan ( up-sell ) untuk memasarkan lebih banyak produk dan jasa produk dan jasa kepada pelanggan lama. Satu – satunya nilai yang dapat diciptakan perusahaan adalah nilai yang datang dari pelanggan (pelanggan yang dimiliki sekarang dan pelanggan yang akan didapatkan di masa akan datang). Tanpa pelanggan, perusahaan tidak mempunyai bisnis. Manajemen hubungan pelanggan memerlukan pandangan jangka panjang. Perusahaan tidak hanya ingin menciptakan pelanggan yang menguntungkan, tetapi juga “memiliki” mereka seumur hidup mereka, menangkap nilai seumur hidup pelanggan, dan memperoleh pangsa pembelian yang lebih besar. Tujuan akhir manajemen hubungan pelanggan adalah menghasilkan ekuitas pelanggan yang tinggi. Ekuitas pelanggan yaitu : gabungan seluruh nilai hidup pelanggan dari semua pelanggan perusahaan. Ekuitas pelanggan bisa menjadi ukuran kinerja perusahaan yang lebih baik daripada penjualan terbaru atau pangsa pasar. Jika penjualan dan pangsa pasar mencerminkan masa lalu, ekuitas pelanggan memperkirakan masa depan. Maka itulah mengapa konsep ini penting bagi pemasar.

    6 ) Pemasar pada dasarnya menyampaikan nilai kepada pelanggan, bagaimana dampak daripada konsep ini terhadap strategi pemasar
    Karena salah satu strategi pemasaran adalah riset pasar mengenai penilaian pelanggan terhadap suatu produk. Ini berdampak langsung terhadap kualitas dan inovasi produk tersebut. Setiap perusahaan melakukan observasi mengenai perilaku konsumen dan kepuasan konsumen terhadap suatu barang. Karena kepuasan konsumen adalah nilai tertinggi dari penjualan dan pemasaran.

    13) What is consumerism? Describe the rights of sellers and buyers. how companies benefit from adhering to them Apa konsumerisme? Menjelaskan hak-hak penjual dan pembeli. bagaimana perusahaan mendapatkan keuntungan dari mengikuti mereka
    Konsumerisme adalah mentalitas dan gaya hidup yang boros. Di sana orang menghabiskan barang dan jasa yang tersedia secara berlebih-lebihan (menghambur-hamburkan). Akibatnya, alam dan manusia terganggu; bahkan rusak dan hancur.
    Hak Penjual :
    1. Bebas menentukan keuntungan yang ingin diperoleh dari penjualan
    2. Bebas memasarkan produk apapun yang ingin dihasilkan
    3. Penjual berhak menahan barangnya kepada pembeli jika pembeli belum membayar harganya.
    4. Penjual berhak membeli kembali barang yang telah dijualnya apabila telah diperjanjikan seperti itu.

    Hak Pembeli :
    1. Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa.
    2. Hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan.
    3. Hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa.
    4. Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan

    Keuntungannya bila kita sama- sama menghargai hak masing – masing penjual dan pembeli maka akan terjalin transaksi yang baik, dapat dipercaya dan nyaman.

    18) Discuss trends in the natural environment that marketers must be aware of and provide examples of company responses to them. Diskusikan tren dalam lingkungan alam yang pemasar harus menyadari dan memberikan contoh respon perusahaan kepada mereka.
    Pemasar harus menyadari tren apa yang sedang ada di dalam lingkungannya saat ini, ini berpengaruh terhadap produksi, inovasi, kreatifitas, dan ketepatan kegiatan pemasaran. Contohnya mode pakaian yang sedang digandrungi oleh masyarakat saat ini atau penghijauan yang dibutuhkan oleh lahan hutan yang sudah banyak berkurang karena berbagai factor.

    20) Explain how companies can take a proactive stance toward the marketing environment Jelaskan bagaimana perusahaan dapat mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran
    Dengan memiliki visi ke depan, memandang masa depan dengan penuh optimism, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat perusahaan lakukan untuk meningkatkan kualitas perusahaannya dan cenderung mengarah pada tindakan yang positif.

    Komentar oleh Sinthia Febriany | Oktober 4, 2015 | Balas

    • Kelompok 3
      Nama: Sinthia Febriany (C1B014101)
      Kelas: Manajemen G 2014, Reguler Semester 3
      Soal yang di pilih: 1,2,5,6,13,18,20

      Jawaban :

      1) Define marketing and discuss how it is more than just “telling and selling.” Jelaskan dalam hal apa orang sering menyamakan bahwa pemasaran sama dengan penjualan, berikan contohnya.
      Karena penjualan adalah tindakan yang nyata dalam bagian pemasaran maka terkadang orang – orang berpikir bahwa pemasaran dan penjualan itu sama. Hal yang sering membuat orang – orang menyamakan pemasaran dan penjualan karena sama sama jenis pekerjaan, melakukan penawaran pada suatu produk, dan sama-sama bertanggung jawab terhadap penjualan. Contohnya iklan yang menawarkan suatu produk, orang-orang akan berpikir bahwa itu adalah penjualan yang dilakukan dengan memasarkan produk tersebut.

      2) Marketing has been criticized because it “makes people buy things they don’t really need.” Pemasaran telah dikritik karena “membuat orang membeli hal yang mereka tidak benar-benar membutuhkan Kenapa orang bisa membeli sesuatu yang tidak dia butuhkan, apakah ini sering terjadi dan bagaimana tanggungjawab pemasar dalam hal seperti ini.

      Karena tujuan dari penjualan dan pemasaran adalah disamping kebutuhan konsumen , nilai kepuasan konsumen juga penting. Maka terkadang seseorang membeli produk yang hanya dia inginkan tapi tidak dia butuhkan. Sebelumnya pemasar telah menjelaskan mengenai produk mereka dan sudah ada arahan dari pemasar mengenai kegunaan produknya, selanjutnya terserah kepada pembeli, mereka akan membeli produk yang dibutuhkan atau yang diinginkan atau keduanya. Tanggung jawab pemasar terhadap konsumen adalah melakukan riset pasar dan observasi lebih lanjut mengenai barang apa yang lebih dibutuhkan oleh konsumen tapi juga sekaligus memuasakan bagi konsumen.

      5) Explain the difference between share of customer and customer equity. Why are these concepts important to marketers?
      Pangsa pelanggan ( share of customer ), yaitu pangsa yang mereka dapatkan dari pembelian pelanggan terhadap kategori produknya. Untuk meningkatkan pangsa pelanggan, perusahaan dapat menawarkan ragam yang lebih banyak pada pelanggan lama. Atau dengan melatih karyawan untuk melakukan lintas penjualan ( cross-sell ) dan penjualan produk lanjutan ( up-sell ) untuk memasarkan lebih banyak produk dan jasa produk dan jasa kepada pelanggan lama. Satu – satunya nilai yang dapat diciptakan perusahaan adalah nilai yang datang dari pelanggan (pelanggan yang dimiliki sekarang dan pelanggan yang akan didapatkan di masa akan datang). Tanpa pelanggan, perusahaan tidak mempunyai bisnis. Manajemen hubungan pelanggan memerlukan pandangan jangka panjang. Perusahaan tidak hanya ingin menciptakan pelanggan yang menguntungkan, tetapi juga “memiliki” mereka seumur hidup mereka, menangkap nilai seumur hidup pelanggan, dan memperoleh pangsa pembelian yang lebih besar. Tujuan akhir manajemen hubungan pelanggan adalah menghasilkan ekuitas pelanggan yang tinggi. Ekuitas pelanggan yaitu : gabungan seluruh nilai hidup pelanggan dari semua pelanggan perusahaan. Ekuitas pelanggan bisa menjadi ukuran kinerja perusahaan yang lebih baik daripada penjualan terbaru atau pangsa pasar. Jika penjualan dan pangsa pasar mencerminkan masa lalu, ekuitas pelanggan memperkirakan masa depan. Maka itulah mengapa konsep ini penting bagi pemasar.

      6 ) Pemasar pada dasarnya menyampaikan nilai kepada pelanggan, bagaimana dampak daripada konsep ini terhadap strategi pemasar
      Karena salah satu strategi pemasaran adalah riset pasar mengenai penilaian pelanggan terhadap suatu produk. Ini berdampak langsung terhadap kualitas dan inovasi produk tersebut. Setiap perusahaan melakukan observasi mengenai perilaku konsumen dan kepuasan konsumen terhadap suatu barang. Karena kepuasan konsumen adalah nilai tertinggi dari penjualan dan pemasaran.

      13) What is consumerism? Describe the rights of sellers and buyers. how companies benefit from adhering to them Apa konsumerisme? Menjelaskan hak-hak penjual dan pembeli. bagaimana perusahaan mendapatkan keuntungan dari mengikuti mereka
      Konsumerisme adalah mentalitas dan gaya hidup yang boros. Di sana orang menghabiskan barang dan jasa yang tersedia secara berlebih-lebihan (menghambur-hamburkan). Akibatnya, alam dan manusia terganggu; bahkan rusak dan hancur.
      Hak Penjual :
      1. Bebas menentukan keuntungan yang ingin diperoleh dari penjualan
      2. Bebas memasarkan produk apapun yang ingin dihasilkan
      3. Penjual berhak menahan barangnya kepada pembeli jika pembeli belum membayar harganya.
      4. Penjual berhak membeli kembali barang yang telah dijualnya apabila telah diperjanjikan seperti itu.

      Hak Pembeli :
      1. Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa.
      2. Hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan.
      3. Hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa.
      4. Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan

      Keuntungannya bila kita sama- sama menghargai hak masing – masing penjual dan pembeli maka akan terjalin transaksi yang baik, dapat dipercaya dan nyaman.

      18) Discuss trends in the natural environment that marketers must be aware of and provide examples of company responses to them. Diskusikan tren dalam lingkungan alam yang pemasar harus menyadari dan memberikan contoh respon perusahaan kepada mereka.
      Pemasar harus menyadari tren apa yang sedang ada di dalam lingkungannya saat ini, ini berpengaruh terhadap produksi, inovasi, kreatifitas, dan ketepatan kegiatan pemasaran. Contohnya mode pakaian yang sedang digandrungi oleh masyarakat saat ini atau penghijauan yang dibutuhkan oleh lahan hutan yang sudah banyak berkurang karena berbagai factor.

      20) Explain how companies can take a proactive stance toward the marketing environment Jelaskan bagaimana perusahaan dapat mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran
      Dengan memiliki visi ke depan, memandang masa depan dengan penuh optimism, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat perusahaan lakukan untuk meningkatkan kualitas perusahaannya dan cenderung mengarah pada tindakan yang positif.

      Komentar oleh Sinthia Febriany | Oktober 4, 2015 | Balas

  36. NAMA KELOMPOK 7
    SOAL : 1,6,7,20,23,24,26
    NAMA : LARAS SARI
    NIM : C1B014075

    1) Define marketing and discuss how it is more than just “tellingand selling.” Jelaskan dalam hal apa orang sering menyamakan bahwa pemasaran sama dengan penjualan, berikan contohnya.
    6) Pemasar pada dasarnya menyampaikan nilai kepada pelanggan, bagaimana dampak daripada konsep ini terhadap strategi pemasar.
    7) Explain what is meant by a market-oriented missionstatement and discuss the characteristics of effective missionstatements.
    20) Explain how companies can take a proactive stance toward the marketing environment.
    23) Explain the role of secondary data in gaining customerinsights. Where do marketers obtain secondary data, and what are the potential problems in using such data?
    24) What are the advantages of Web-based survey research overtraditional survey research?
    26) When and for what is each type of question useful inmarketing research?

    JAWAB :
    1) -Define marketing and discuss how it is more than just “telling and selling.”
    Marketing is managing profitable customer relationships. The twofold goal of marketing is to attract new customers by promising superior value and to keep and grow current customers by delivering satisfaction. Hence, marketing is defined as the process by which companies create value for customers and build strong customer relationships in order to capture value from customers in return. Today, marketing must be understood not in the old sense of making a sale—“telling and selling”—but in the new sense of satisfying customer needs. If the marketer understands consumer needs; develop products and services that provide superior customer value; and prices, distributes, and promotes them effectively, this goal will be achieved easily. The aim of marketing is to make selling unnecessary.
    – How define that marketing is more than just telling and selling. Nowadays people are very common with “marketing”, they just think that marketing is just to inform the product to the market then sell it to the consumers. Actually marketing is more than just telling and selling.
    First as marketer we must understand the marketplace by knowing the market’s needs and wants, customer value and satisfaction also the markets condition (the market’s buying power, competitors, price, etc.). by understanding those factors, we can bring a good product with competitive price and quality and create value for customers due to attract new customers to buy our products than make them satisfied, therefore they can be our loyal customers. For example : Aqua(mineral water) made bottled mineral water for Indonesian market than the market bring good responses and loyal to the aqua because of their quality, price and services.
    Second, Design Customer Driven Marketing Strategy, the purpose of the strategy are to select the customer, choose value proposition and choose marketing management orientation. By implementing this strategy is able to target the potential customers to satisfy their expectation for example: age, sex, income, lifestyle, etc. The company should offer unique of products for customers’ needs and wants, the product should have a different characteristic from the others in order to gain customer satisfaction and numbers of customers. For example : bring more quality or different characteristic with same price as the competitors price. Then choose which marketing management orientation the company want to enter. For example: a societal marketing management are making a product that cares about customers health such as body shop, face shop, healthy choices, etc.

    Pemasaran
    Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain (Philip Kotler, 1995). Sedangkan menurut Wiliam J. Stanton (1978) pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan konsumen.
    Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa pemasaran sebagai suatu sistem dari kegiatan-kegiatan yang saling berhubungan, sehingga konsumen mendapatkan kebutuhan dan keinginan serta kepuasan
    Penjualan
    Dalam lingkungan Perusahaan, keberhasilan suatu Perusahaan pada umumnya dinilai darr kemampuannya dalam memperoleh laba. Untuk mencapai tujuan tersebut, Perusahaan mengandalkan kegiatannya dalam bentuk penjualan. Semakin besar volume penjualan semakin besar pula laba yang akan diperoleh Perusahaan. Penjualan sendiri memiliki pengertian suatu usaha yang terpadu untuk mengembangkan rencana-rencana strategis yang diarahkan pada usaha pemuasan kebutuhan dan keinginan pemebeli, guna mendapatkan penjualan yang menghasilkan laba (Marwan, 1991).
    Perbedaan Antara Pemasaran dan Penjualan
    Konsep Penjualan sebuah perusahaan membuat produk dan kemudian mendayagunakan aneka metode penjualan untuk membujuk konsumen membeli produknya. Ini berarti bahwa perusahaan mengarahkan permintaan konsumen agar sesuai denngan supply yang diajukan.
    Konsep Pemasaran perusahaan menjajaki apa yang diinginkan oleh konsumen dan kemudian berusaha mengembangkan produk yang akan memuaskan keinginan konsumen dan sekaligus memperoleh laba. Disini perusahaan menyesuaikan supply mereka untuk memenuhi permintaan konsumen.
    Contonya adalah kita harus melihat kebutuhan dan keinginan konsumen, setelah kita mengetahui apa yang di inginkan konsumen tersebut. Sebelum melakukan penjualan dan pemasaran, kita harus melakukan menentukan apa yang harus kita buat. Seperti kue donat, kita harus menbuat contoh dan memberikan ketemen – teman atau ke konsumen, biar mengetahui bagaimana rasa dan penampilan, setelah kita mengetahui, kita akan mencoba memasarkan dalam bentuk iklan, sepanduk, promosi. Setelah itu semua berjalan dengan lancar, baru lah kita melakukan penjualan dan pemasaran ke perusahaan maupun ke pasar.

    6) Strategi pemasaran menurut kotler (1997) adalah sejumlah tindakan terintegrasi yang di arahkan untuk mencapai keuntungan kompetitif yang berkelanjutan. Sedangkan setrategi menurut zikmund dan D’Amico (1989) :
    Marketing strategy includes the indentification and evaluation of opportunities, analysis of market segment, selection of a terget market or of target markets, and planning an appropriate marketing mix.
    Zikmund dan D’Amico menegaskan ada tiga langkah utama dalam pengembangan strategi pemasaran, yaitu mengidentifikasikan dan menilai peluang, menganalisis segmen-segmen pasar dan memilih pasar sasaran merencanakan strategi bauran pemasaran yang akan memuaskan kebutuhan-kebutuhan pelanggan dan sesuai dengan tujuan organisasi.
    STERATEGI MEMPOSISIKAN PRODUK
     Menjauhi pesaing
     Membandingkan lansung dengan pesaing
     Kelas pemakai
     Kesempatan penggunaan
     Atribut khusus satu produk
     Kebutuhan yang dipenuhinya atau manfaat yang ditawarkan
    Memilih Dan Mengimplementasikan
    • Mengidentifikasi sekumpulan keunggulan kompetitif sebagai basis untuk membangun posisi.
    • Memilih keungulan kompetitif yang tepat.
    • Mengkomunikasikan dan menghantarkan posisi yang dipilih ke pasar secara efektif.

    7) Defining a market-oriented mission
    Defining where and pinpointing a purpose is an important exercise every small business should undertake. A market-oriented purpose, or missin statement, focuses on the customer or cosumer and not the product. Identifying key markets and gathering details about the costomers being served in those markets helps create a consumer-or market-oriented focus.
    Mission Statements
    Mission tatements are written to direct the focus of an arganization or business and define its purpose, or mission, by stating what the campany desires to accomplish in an exterior environmen, such as a community, a perticular population or country. Mission statement may also include an acknowledgment of the customer, the stakeholder or the structure of a mission statement can be a single sentence, a paragraph or a longer statement and can be written regarding the overall mission of a company or for specific products, departments or market-basad stategies.

    Markets
    Markets are the traffic and trade that occur around a particular commoditity, product or service, such as the market for corn or the market for laptops. A targeted market pinpoints the consumers or costomrs within a market that a company identifies as being the focus of its marketing.
    Market-oriented Mission
    Small businesses solve problems and offer solutions for a customer’s needs. A market-oriented mission statement defines apurpose that focuses on satisfying a customer’sneeds.

    20) Marketing envirronment have multiple variables both at the maco and macro level. There are economic and sicial factors at the macro level which needs to be taken cognizance of when taking marketing decisions.
    23) A research across any field is often found to be based upon the secondary data. Secondary data has its own significance and importance. Firstly, the biggest advantage of secondary data is that it is based around proven theories and concepts.
    Marketing information much be timely, organised, useful and in a simple from if it is to ease decision making. It should also be easily manipulated to satisfy the changing and ad hoc requirements of management for information. There is more to marketing information than marketing research. Indeed, marketing research is a subsystem of the marketing information system. A marketing information system (MIS) is a structure within an organisation designed to gather, process and store data from the organisation’s external and internal environment and to disseminate this in the from the from of information to the organisation’s marketing decision markers. The activities performed by an MIS and its subsystems include information discovery, collection, interpretation (which may involve validation and flltering), analysis, and intra-company dissemination (storage, transmission, and/or dumping).
    24) Advantages of Online Survey
    1. Ease of Data Gathering
    The internet is a vast virtual world that connects all kind of people from around the globe. For thisreason, a survey that requires a hundred or more respondents can be conducted faster via the internet. The survey questionnaire can be rapidly and completed by the respondents, especially if there’s an incentive that is given after their participation.
    2. Minimal Costs
    Traditional survey methods often require you to spend thousands of dollars to achieve the optimal results. On the other hand, studies show that conducting an internet survey facilitates low-cost and fast data collection from the target population.
    3. Automation in data input and handling
    With online survey’s, the respondents are able to answers the questionnaire by maens of inputting their answers while connected to the internet. Then, the responses are automatically stored in a survey database, providing hassle-free handling of data and a smaller possibility of data errors.
    4. Increase in response rates
    Online survey provides the highest lever of convenience for the respondents because they can answer the questionnaire according to their awn pace, chosen time, and preferrences.
    5. Flexibility of design
    Complex types of surveys can be easily conducted through the internet. The questionnaire may include more than one type of response format in such a way that the respondents would not get discouraged from the changes in the manner they answer the questions.
    Riset pasar merupakan bagian terpenting untuk mengetahui keinginan, sikap dan tingkah laku konsumen terhadap produk yang akan dijual.
    26) Riset pemasaran (marketing research) ini mempunyai kaitan yang erat dengan sistem informasi. Informasi dapat di peroleh melalui riset pemasaran dan penggunaanya sangat luas.
    Menurut Walter B. Wentz dalam bukunya MARKETING RESEARCH : Menegement and Method, riset pemasaran didentifikasikan sebagai : “pengumpulan dan penganalisaan informasi untuk membantu manajemen dalam mengambil keputusan di bidang pemasaran” dari definisi tersebut dapatlah dikatakan bahwa riset pemasaran merupakan suatu proses yang sifatnya praktis. Manajemen mengunakan riset pemasran untuk kepentingan diri sendiri. Kadang-kadang orang yang tidak mengetahui tentang riset pemasaran mempunyai anggapan bahwa, hal ini tidak bermanfaat bagi manajemen. Tetapi masalah tersebut tidaklah menjadi persoalan. Penelitian hanya memberikan input (bahan) pada pimpinan, yang dalam hal ini tidak bertanggung jawab untuk mengambil keputusan. Dalam kehidupan sehari-hari, orang akan sukses karena memiliki informasi yang diperlukan. Riset pemasaran dapat memberikan bahan kedalam sistem informasi pemasaran. Dengan demikian riset merupakan bagian dari suatu sistem.

     Type of market research question
    In general we have 3 types of question
    Open-ended question
    These are question which give the respondent the choice of the content, the from and the lenght of the answer. It is a way to discover relevant issues, to obtain a full range of responses and to explore the respondents’ views in an in-depthmanner. However it complicates the data summary and analysis.
     Close-ended question
    These are question which impose the from and a limited number of possible answers on the respondent.
    The scaled question
     These question
    There question are aimed at measuring a belief, a will, the importance given to something, atc various scalas exist.

    Komentar oleh Laras Sari | Oktober 4, 2015 | Balas

  37. KELOMPOK : 1
    NOMOR SOAL : 12,13,14,17,18,20,21.
    NAMA : Syael Mirsandi ( C1B014091 )
    KELAS : Manajemen G 2014

    12) Dampak persaingan pemasaran terhadap Konsumen.
    – Harga yang tinggi
    Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya harga : biaya distribusi, biaya periklanan dan merk yang berlebihan.
    a. Biaya distribusi, demi dapat bersaing terkadang perusahaan melibatkan banyak perantara agar barang dapat sampai dengan cepat ke tangan konsumen. Hal ini menyebabkan ongkos distribusi yang berlebihan dan itu dibebankan kepada konsumen.
    b. Biaya pemasaran, agar konsumen dapat cepat mengetahui sebuah produk, perusahaan rela membayar lebih untuk mengiklankan produk nya dengan biaya yang mahal. Biaya ini dibebankan kepada konsumen sehingga konsumen harus membayar lebih untuk suatu produk.
    c. Merk yang berlebihan, ketika produk suatu perusahaan telah dikenal lebih dikenal dari produk perusahaan lain yang sejenis, perusahaan membaca itu sebagai peluang dan tentu akan menaikkan harga produk yang dianggap unggul dari produk-produk sejenis sehingga konsumen terkesan membeli merk dari pada kualitas produk.
    – Praktek yang cenderung menipu
    Terkadang untuk membuat produk terlihat lebih unggul produsen melakukan penipuan seperti : berdalih menurunkan harga sebuah produk dengan memperlihatkan harga palsu yang lebih mahal padahal harga sebelumnya lebih murah dari harga baru yang didalihkan dilakukan penurunan. Mempromosikan produk dengan isi ekstra dari sebelumnya yang padahal memperkecil ukuran kemasan dan hanya menambah label “isi ekstra”. Label komposisi yang tidak sesuai dengan komposisi pembuatan produk tersebut.
    – Praktek penjualan yang cenderung memaksa
    Demi meningkatkan nilai penjualan, penjual cenderung memaksa pembeli untuk membeli produk mereka, padahal hal tersebut akan berdampak buruk terhadap nilai dan hubungan kepada pelanggan, demi mengejar target penjualan, penjual mengabaikan nilai-nilai kepuasan pelanggan.

    13) Konsumerisme adalah gerakan terorganisir warga dan lembaga pemerintahan yang bertujuan untuk memperjelas hak dan meningkatkan kekuatan pembeli dalam kaitannya dengan penjual.
    Hak penjual meliputi:
    • Hak untuk memperkenalkan setiap produk dalam berbagai ukuran dan gaya, asalkan tidak berbahaya untuk kesehatan pribadi atau keselamatan, atau menyertakan peringatan yang tepat.
    • Hak untuk menetapkan harga apapun untuk produk, tidak memberikan diskriminasi di antara jenis dari pembeli.
    • Hak untuk menggunakan sejumlah produk untuk mempromosikan produk tersebut, asalkan tidak didefinisikan sebagai persaingan yang tidak sehat.
    • Hak untuk menggunakan pesan produk, asalkan tidak menyesatkan atau tidak jujur dalam konten atau eksekusi.
    • Hak untuk menggunakan membeli program insentif, asalkan mereka tidak adil atau menyesatkan.
    Hak pembeli meliputi:
    • Hak untuk tidak membeli produk yang ditawarkan untuk dijual kembali.
    • Hak untuk mengharapkan produk yang aman dari produsen.
    • Hak untuk mengharapkan produk untuk dipakai seperti yang telah di tunjukkan oleh penjual.
    Dengan memperhatikan hak-hak di atas, perusahaan dapat memperoleh keuntungan dari kegiatan antara penjual dan pembeli apabila kegiatan tersebut berlangsung terus menerus dalam jangka waktu yang panjang. Ketika hak hak tersebut terpenuhi maka penjual akan tetap membantu menjual produk-produk dari suatu perusahaan dan pembeli yang puas terhadap produk-produk yang ditawarkan akan kembali membeli dan terus membeli.

    14) Lingkungan pemasaran terdiri dari lingkungan mikro dan lingkungan makro. Lingkungan mikro terdiri dari para aktor dekat dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuan untuk membantu perusahaan terhadap pelanggan, pemasok, perantara pemasaran, pasar pelanggan, pesaing, dan publik. Lingkungan makro terdiri dari susunan sosial yang lebih besar yang mempengaruhi kekuatan mikro seperti : demografi, ekonomi, alam, teknologi, politik, dan budaya.
    Pemasar berperan penting dalam melacak tren lingkungan karna pemasar lebih jeli dan lebih bisa membaca tren-tren yang sedang terjadi atau memprediksi tren-tren yang akan terjadi dimasa yang akan datang dengan informasi yang mereka akses secara rutin dan terus menerus mengikuti dan membaca arah tren. Pemasar juga berperan penting dalam menentukan tempat-tempat yang strategis untuk memasarkan produk, dengan informasi dan kemampuan yang mereka miliki mereka mampu menentukan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lahan pemasaran untuk produk mereka.

    17) Pasar memerlukan daya beli serta orang-orang. Lingkungan ekonomi terdiri dari faktor ekonomi yang mempengaruhi daya beli konsumen dan belanja pola. Pemasar harus memperhatikan tren utama dan pola belanja konsumen baik di dalam dan pasar dunia mereka. Suatu bangsa sangat bervariasi dalam tingkat distribusi dan pendapatan mereka. Beberapa negara memiliki ekonomi industri, yang merupakan pasar yang kaya untuk berbagai jenis barang. Pada subsitensi ekonomi lain; mereka mengkonsumsi sebagian besar hasil pertanian dan industri mereka sendiri dan menawarkan beberapa produk dipasar. Diantaranya mengembangkan sistem ekonomi yang dapat menawarkan peluang pemasaran yang luar biasa untuk beberapa jenis produk. Seperti hal nya India dengan populasi lebih dari 1,1 miliar orang. Di masa lalu, hanya kalangan elit India yang mampu membeli mobil. Namun sekarang, situasinya sangat berubah, bahkan, satu dari tujuh orang India sekarang memiliki satu mobil.
    18) Dua filosofi prinsip yang harus membimbing perusahaan dan manajer pemasaran dalam menghadapai masalah-masalah etika dan tanggung jawab sosial. Filosofi pertama adalah bahwa pasar bebas dan sistem hukum yang berhak memutuskan yang berhubungan dengan dua hal tersebut tersebut. Berdasarkan prinsip ini, perusahaan dan manajer tidak bertanggung jawab untuk membuat penilaian moral. Perusahaan harus memiliki konsekuensi yang baik tidak tergantung pada pasar dan sistem hukum. Filosofi kedua menempatkan tanggung jawab bukan pada sistem tetapi di tangan masing-masing perusahaan dan manajer. Filosofi lebih menunjukkan bahwa perusahaan harus memiliki “hati nurani sosial/peduli sosial.” Perusahaan dan manajer harus menerapkan standar tinggi terhadap etika dan moralitas ketika membuat keputusan perusahaan.

    20) Banyak perusahaan melihat lingkungan pemasaran sebagai unsur tak terkendali dan mereka harus bereaksi dan beradaptasi terhadap lingkungan pemasaran tersebut. Secara pasif mereka menerima lingkungan pemasaran dan tidak mencoba untuk mengubahnya. Mereka menganalisis kekuatan lingkungan dan strategi desain yang akan membantu perusahaan menghindari ancaman dan memanfaatkan peluang lingkungan menyediakan. Perusahaan mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran. Daripada membiarkan lingkungan menentukan strategi mereka, seorang ahli pemasaran menyarankan, ciptakan sebuah strategi yang mendefinisikan lingkungan Anda. Daripada mengasumsikan bahwa pilihan strategis dibatasi oleh lingkungan saat ini, perusahaan-perusahaan ini mengembangkan strategi untuk mengubah lingkungan. “Sejarah Bisnis mengungkapkan banyak kasus di mana struktur industri strategi bentuk perusahaan.

    21) Nilai riil riset pemasaran dan informasi pemasaran terletak pada bagaimana riset dan informasi digunakan pengetahuan menegani pelanggan. Berdasarkan pemikiran tersebut, banyak perusahaan kini menyusun ulang penelitian dan informasi fungsi pemasaran mereka. Perusahaan menciptakan “tim penelitian pelanggan” dipimpin oleh seorang wakil presiden wawasan pelanggan dan terdiri dari wakil-wakil dari semua bidang fungsional perusahaan. Misalnya, kepala riset pemasaran di Kraft Foods yang disebut direktur wawasan dan strategi konsumen. Di Unilever, riset pemasaran dilakukan oleh Consumer dan divisi Pengetahuan Pasar, yang membantu tim brand memanfaatkan informasi dan mengubahnya menjadi wawasan terhadap pelanggan. Kelompok peneliti pelanggan ini mengumpulkan pelanggan dan informasi pasar dari berbagai sumber, mulai dari studi penelitian pemasaran tradisional untuk berbaur dengan mengamati konsumen untuk memonitor percakapan online konsumen tentang perusahaan dan produk-produknya. Kemudian mereka menggunakan informasi ini untuk mengembangkan wawasan pelanggan yang penting dari mana perusahaan dapat menciptakan nilai lebih bagi pelanggan. Dengan demikian, perusahaan harus merancang sistem informasi pemasaran yang efektif yang memberikan manajer informasi yang tepat, dalam bentuk yang tepat, pada waktu yang tepat dan membantu mereka untuk menggunakan informasi ini untuk menciptakan nilai pelanggan dan hubungan pelanggan yang kuat. Sebuah sistem informasi pemasaran (MIS) terdiri dari orang-orang dan prosedur untuk menilai kebutuhan informasi, mengembangkan informasi yang dibutuhkan, dan membantu pengambil keputusan menggunakan informasi tersebut untuk menghasilkan dan memvalidasi dalam menindaklanjuti pelanggan dan pasar.

    Komentar oleh Syael Mirsandi | Oktober 4, 2015 | Balas

  38. KELOMPOK : 1
    NOMOR SOAL : 12,13,14,17,18,20,21.
    NAMA : Syael Mirsandi ( C1B014091 )
    KELAS : Manajemen G’14

    12) Dampak persaingan pemasaran terhadap Konsumen.
    – Harga yang tinggi
    Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya harga : biaya distribusi, biaya periklanan dan merk yang berlebihan.
    a. Biaya distribusi, demi dapat bersaing terkadang perusahaan melibatkan banyak perantara agar barang dapat sampai dengan cepat ke tangan konsumen. Hal ini menyebabkan ongkos distribusi yang berlebihan dan itu dibebankan kepada konsumen.
    b. Biaya pemasaran, agar konsumen dapat cepat mengetahui sebuah produk, perusahaan rela membayar lebih untuk mengiklankan produk nya dengan biaya yang mahal. Biaya ini dibebankan kepada konsumen sehingga konsumen harus membayar lebih untuk suatu produk.
    c. Merk yang berlebihan, ketika produk suatu perusahaan telah dikenal lebih dikenal dari produk perusahaan lain yang sejenis, perusahaan membaca itu sebagai peluang dan tentu akan menaikkan harga produk yang dianggap unggul dari produk-produk sejenis sehingga konsumen terkesan membeli merk dari pada kualitas produk.
    – Praktek yang cenderung menipu
    Terkadang untuk membuat produk terlihat lebih unggul produsen melakukan penipuan seperti : berdalih menurunkan harga sebuah produk dengan memperlihatkan harga palsu yang lebih mahal padahal harga sebelumnya lebih murah dari harga baru yang didalihkan dilakukan penurunan. Mempromosikan produk dengan isi ekstra dari sebelumnya yang padahal memperkecil ukuran kemasan dan hanya menambah label “isi ekstra”. Label komposisi yang tidak sesuai dengan komposisi pembuatan produk tersebut.
    – Praktek penjualan yang cenderung memaksa
    Demi meningkatkan nilai penjualan, penjual cenderung memaksa pembeli untuk membeli produk mereka, padahal hal tersebut akan berdampak buruk terhadap nilai dan hubungan kepada pelanggan, demi mengejar target penjualan, penjual mengabaikan nilai-nilai kepuasan pelanggan.

    13) Konsumerisme adalah gerakan terorganisir warga dan lembaga pemerintahan yang bertujuan untuk memperjelas hak dan meningkatkan kekuatan pembeli dalam kaitannya dengan penjual.
    Hak penjual meliputi:
    • Hak untuk memperkenalkan setiap produk dalam berbagai ukuran dan gaya, asalkan tidak berbahaya untuk kesehatan pribadi atau keselamatan, atau menyertakan peringatan yang tepat.
    • Hak untuk menetapkan harga apapun untuk produk, tidak memberikan diskriminasi di antara jenis dari pembeli.
    • Hak untuk menggunakan sejumlah produk untuk mempromosikan produk tersebut, asalkan tidak didefinisikan sebagai persaingan yang tidak sehat.
    • Hak untuk menggunakan pesan produk, asalkan tidak menyesatkan atau tidak jujur dalam konten atau eksekusi.
    • Hak untuk menggunakan membeli program insentif, asalkan mereka tidak adil atau menyesatkan.
    Hak pembeli meliputi:
    • Hak untuk tidak membeli produk yang ditawarkan untuk dijual kembali.
    • Hak untuk mengharapkan produk yang aman dari produsen.
    • Hak untuk mengharapkan produk untuk dipakai seperti yang telah di tunjukkan oleh penjual.
    Dengan memperhatikan hak-hak di atas, perusahaan dapat memperoleh keuntungan dari kegiatan antara penjual dan pembeli apabila kegiatan tersebut berlangsung terus menerus dalam jangka waktu yang panjang. Ketika hak hak tersebut terpenuhi maka penjual akan tetap membantu menjual produk-produk dari suatu perusahaan dan pembeli yang puas terhadap produk-produk yang ditawarkan akan kembali membeli dan terus membeli.

    14) Lingkungan pemasaran terdiri dari lingkungan mikro dan lingkungan makro. Lingkungan mikro terdiri dari para aktor dekat dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuan untuk membantu perusahaan terhadap pelanggan, pemasok, perantara pemasaran, pasar pelanggan, pesaing, dan publik. Lingkungan makro terdiri dari susunan sosial yang lebih besar yang mempengaruhi kekuatan mikro seperti : demografi, ekonomi, alam, teknologi, politik, dan budaya.
    Pemasar berperan penting dalam melacak tren lingkungan karna pemasar lebih jeli dan lebih bisa membaca tren-tren yang sedang terjadi atau memprediksi tren-tren yang akan terjadi dimasa yang akan datang dengan informasi yang mereka akses secara rutin dan terus menerus mengikuti dan membaca arah tren. Pemasar juga berperan penting dalam menentukan tempat-tempat yang strategis untuk memasarkan produk, dengan informasi dan kemampuan yang mereka miliki mereka mampu menentukan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lahan pemasaran untuk produk mereka.

    17) Pasar memerlukan daya beli serta orang-orang. Lingkungan ekonomi terdiri dari faktor ekonomi yang mempengaruhi daya beli konsumen dan belanja pola. Pemasar harus memperhatikan tren utama dan pola belanja konsumen baik di dalam dan pasar dunia mereka. Suatu bangsa sangat bervariasi dalam tingkat distribusi dan pendapatan mereka. Beberapa negara memiliki ekonomi industri, yang merupakan pasar yang kaya untuk berbagai jenis barang. Pada subsitensi ekonomi lain; mereka mengkonsumsi sebagian besar hasil pertanian dan industri mereka sendiri dan menawarkan beberapa produk dipasar. Diantaranya mengembangkan sistem ekonomi yang dapat menawarkan peluang pemasaran yang luar biasa untuk beberapa jenis produk. Seperti hal nya India dengan populasi lebih dari 1,1 miliar orang. Di masa lalu, hanya kalangan elit India yang mampu membeli mobil. Namun sekarang, situasinya sangat berubah, bahkan, satu dari tujuh orang India sekarang memiliki satu mobil.

    18) Dua filosofi prinsip yang harus membimbing perusahaan dan manajer pemasaran dalam menghadapai masalah-masalah etika dan tanggung jawab sosial. Filosofi pertama adalah bahwa pasar bebas dan sistem hukum yang berhak memutuskan yang berhubungan dengan dua hal tersebut tersebut. Berdasarkan prinsip ini, perusahaan dan manajer tidak bertanggung jawab untuk membuat penilaian moral. Perusahaan harus memiliki konsekuensi yang baik tidak tergantung pada pasar dan sistem hukum. Filosofi kedua menempatkan tanggung jawab bukan pada sistem tetapi di tangan masing-masing perusahaan dan manajer. Filosofi lebih menunjukkan bahwa perusahaan harus memiliki “hati nurani sosial/peduli sosial.” Perusahaan dan manajer harus menerapkan standar tinggi terhadap etika dan moralitas ketika membuat keputusan perusahaan.

    20) Banyak perusahaan melihat lingkungan pemasaran sebagai unsur tak terkendali dan mereka harus bereaksi dan beradaptasi terhadap lingkungan pemasaran tersebut. Secara pasif mereka menerima lingkungan pemasaran dan tidak mencoba untuk mengubahnya. Mereka menganalisis kekuatan lingkungan dan strategi desain yang akan membantu perusahaan menghindari ancaman dan memanfaatkan peluang lingkungan menyediakan. Perusahaan mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran. Daripada membiarkan lingkungan menentukan strategi mereka, seorang ahli pemasaran menyarankan, ciptakan sebuah strategi yang mendefinisikan lingkungan Anda. Daripada mengasumsikan bahwa pilihan strategis dibatasi oleh lingkungan saat ini, perusahaan-perusahaan ini mengembangkan strategi untuk mengubah lingkungan. “Sejarah Bisnis mengungkapkan banyak kasus di mana struktur industri strategi bentuk perusahaan.

    21) Nilai riil riset pemasaran dan informasi pemasaran terletak pada bagaimana riset dan informasi digunakan pengetahuan menegani pelanggan. Berdasarkan pemikiran tersebut, banyak perusahaan kini menyusun ulang penelitian dan informasi fungsi pemasaran mereka. Perusahaan menciptakan “tim penelitian pelanggan” dipimpin oleh seorang wakil presiden wawasan pelanggan dan terdiri dari wakil-wakil dari semua bidang fungsional perusahaan. Misalnya, kepala riset pemasaran di Kraft Foods yang disebut direktur wawasan dan strategi konsumen. Di Unilever, riset pemasaran dilakukan oleh Consumer dan divisi Pengetahuan Pasar, yang membantu tim brand memanfaatkan informasi dan mengubahnya menjadi wawasan terhadap pelanggan. Kelompok peneliti pelanggan ini mengumpulkan pelanggan dan informasi pasar dari berbagai sumber, mulai dari studi penelitian pemasaran tradisional untuk berbaur dengan mengamati konsumen untuk memonitor percakapan online konsumen tentang perusahaan dan produk-produknya. Kemudian mereka menggunakan informasi ini untuk mengembangkan wawasan pelanggan yang penting dari mana perusahaan dapat menciptakan nilai lebih bagi pelanggan. Dengan demikian, perusahaan harus merancang sistem informasi pemasaran yang efektif yang memberikan manajer informasi yang tepat, dalam bentuk yang tepat, pada waktu yang tepat dan membantu mereka untuk menggunakan informasi ini untuk menciptakan nilai pelanggan dan hubungan pelanggan yang kuat. Sebuah sistem informasi pemasaran (MIS) terdiri dari orang-orang dan prosedur untuk menilai kebutuhan informasi, mengembangkan informasi yang dibutuhkan, dan membantu pengambil keputusan menggunakan informasi tersebut untuk menghasilkan dan memvalidasi dalam menindaklanjuti pelanggan dan pasar.

    Komentar oleh Syael Mirsandi | Oktober 4, 2015 | Balas

  39. Kelompok: 4
    Soal: 1, 6, 8, 13, 20, 24, 26
    Nama: Novika vionita M (C1b014106)

    1. Define marketing and discuss how it is more than just “telling and selling.”Jelaskan dalam hal apa orang sering menyamakan bahwa pemasaran sama dengan penjualan, berikan contohnya.
    Jawaban:
    Pemasaran adalah proses sosial dan manajerial dimana individu atau kelompok memperoleh kepuasan dari perusahaan barang dan jasa melalui transaksi antara penjual dan pembeli sehingga perusahaan memperoleh laba dan pembeli mendapat kepuasan atas pemenuhan kebutuhan dan keinginannya. Konsep pemasaran tercipta dari Proses pemenuh kebutuhan dan keinginan individu atau kelompok tersebut. Mulai dari pemenuhan produk (product), penetapan harga (price), pengiriman barang (place), dan mempromosikan barang (promotion). Hal yang yang sering menyamakan antara pemasaran dan penjualan. Pemasaran fokus pada kebutuhan pembeli, Oleh karena itu pemasaran sibuk dengan pemikiran memuaskan kebutuhan pelanggan melalui produk dan keseluruhan barang yang berhubungan dengan penciptaan, pengantaran, dan akhirnya pengkonsumsiannya. Sedangkan, Penjualan menfokuskan pada kebutuhan penjual. Karena itu penjualan sibuk dengan kebutuhan penjual untuk mengubah produk/jasanya menjadi cash atau uang kontan. Intinya pemasaran dan penjualan sama-sama melakukan penawaran atas produknya dan fokus dalam memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen.
    Contohnya: Consultan IT

    6. Pemasar pada dasarnya menyampaikan nilai kepada pelanggan, bagaimana dampak daripada konsep ini terhadap strategi pemasar.
    Jawaban:
    Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan dimana strategi pemasaran adalah suatu cara mencapai tujuan dari sebuah perusahaan dalam mengambil keputusan untuk peningkatan laba perusahaan dan kenyamanan konsumen. Jika pemasaran tidak menyampaikan nilai kepada pelanggan maka perusahaan akan kalah dalam persaingannya dengan perusahaan lain, tidak memiliki ciri khas sendiri, dan tidak memiliki nilai differensiasi.

    8. Define strategic planning and briefly describe the four steps that lead managers and a firm through the strategic planning process.
    Jawaban:
    Perencanaan Strategis (Strategic Planning) adalah sebuah alat manajemen yang digunakan untuk mengelola kondisi saat ini untuk melakukan proyeksi kondisi pada masa depan, sehingga rencana strategis menjadi sebuah petunjuk yang dapat digunakan organisasi dari kondisi saat ini untuk mereka bekerja 5 sampai 10 tahun ke depan.
    Untuk mencapai sebuah strategy yang telah ditetapkan oleh organisasi dalam rangka mempunyai keunggulan kompetitif, maka para pimpinan perusahaan, manajer operasi, harus bekerja dalam sebuah sistem yang ada pada proses perencanaan strategis. Kemampuan manufaktur harus dipergunakan secara tepat, sehingga dapat menjadi sebuah senjata yang unggul dalam sebuah perencanaan stategi.
    4 langkah lead manajer:
    1) Mind share (strategic), ini mencakup pada strstegi yang didalamny terdapat proses segmenting, targeting dan positioning.
    2) Market share (tactic) atau pangsa pasar merupakan persentase dari keseluruhan pasar untuk kategori produk atau service yang dipilih dan dikuasai oleh satu atau lebih produk atau service tertentu yang dikeluarkan perusahaan dalam kategori yang sama.
    3) Heart share (value) sebuah strategi untuk memenangkan pasar dengan memberi jalan lebih kepada pelanggan dengan pelayanan terbaik.
    4) Soul share (generous) salah satu strategi dengan sikap murah hati, yang bertujuan agar pelanggan loyal kepada kita.

    13. What is consumerism? Describe the rights of sellers andbuyers. how companies benefit from adhering to them.
    Jawaban:
    Kosumerisme adalah paham atau ideologi yang menjadikan seseorang atau kelompok melakukan dan menjalankan proses konsumsi atau pemakaian barang-barang hasil produksi secara berlebihan atau tidak sepantasnya secara sadar dan berkelanjutan.
    Hak pembeli:
    • Hak mendapatkan harga yanng pantas dan sesuai
    • Hak memilih dan mendapatkan barang atau jasa yang diinginkan dan dibutuhkan
    • Pembeli berhak mendapat jaminan untuk dapat memiliki barang atau jasa yang berkualitas dengan aman dan tentram
    • Pembeli berhak menuntut pembatalan pembelian
    Hak penjual:
    • Penjual berhak menentukan keuntungan yang diperoleh dari penjualanya
    • Penjual berhak menjual barang atau jasa yang diinginkan sesuai peraturan yang ada
    • Penjual berhak menjual produk secara jujur dan benar akan kualitasnya dengan harga kesepakatan antara penjual dan pembeli
    Keuntungan perusahaan dalam mengikuti hak-hak penjual dan pembeli yaitu produk perusahaan terjual dan mendapat laba.

    20. Explain how companies can take a proactive stance towardthe marketing environment.
    Jawaban:
    Sikap proaktif sangat penting bagi perusahaan, karena setiap perusahaan harus mampu menangkap peluang yang ada, memiliki visi yang jelas, selalu aktif dan memikirkan apa yang dapat perusahaan lakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas usahanya. Sikap proaktif sangat bermanfaat pada kualitas hidup perusahaan terhadap lingkungan. Proaktif di sini adalah bertindak aktif namun tetap mengacu kepada nilai-nilai yang diyakini lingkungan. Tapi perlu disadari bahwa segala tindakan yang dilakukan memiliki konsekuensi yang harus dihadapi dimasa mendatang. Karena kita tahu bahwa setiap tindakan itu memiliki konsekuensi.

    24. What are the advantages of Web-based survey research overtraditional survey research?
    Jawaban:
    Keuntungan dari survey penelitian berbasis web atau online yaitu:
    1) Hemat biaya
    2) Cepat
    3) Sumber penelitian mudah diperoleh tapi kurang terjamin
    4) Kenyamanan responden (sebagai penilai)
    5) Tidak melakukan penelitian langsung ke lapangan
    6) Kecil resiko penelitiannya
    Keuntungan dari survey penelitian tradisional yaitu:
    1) Efektif
    2) Sumber penelitian terjamin dan terpercaya
    3) Minim terjadinya kesalahan
    4) Penelitian jelas

    26. When and for what is each type of question useful inmarketing research?
    Jawaban:
    Riset pemasaran digunaan pada saat:
    1. Pada saat penelitian untuk pemecahan masalah
    2. Pada saat perencanaan kegiatan pemasaran
    3. Pada saat pemasaran sedang berlangsung

    Riset pemasaran berguna untuk:
    1. Mengidentifikasi dan memecahkan masalah-masalah pemasaran
    2. Pengawasan dan pengendalian proses bisnis dan pemasaran yang sedang berjalan
    3. Mendapatkan informasi sebagai panduan dalam merencanakan kegiatan pemasaran

    Komentar oleh Novika vionita M | Oktober 4, 2015 | Balas

  40. KELOMPOK : 1
    NOMOR SOAL : 12,13,14,17,18,20,21.
    NAMA : SYAEL MIRSANDI
    KELAS : Manajemen G 2014

    12) Dampak persaingan pemasaran terhadap Konsumen.
    – Harga yang tinggi
    Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya harga : biaya distribusi, biaya periklanan dan merk yang berlebihan.
    a. Biaya distribusi, demi dapat bersaing terkadang perusahaan melibatkan banyak perantara agar barang dapat sampai dengan cepat ke tangan konsumen. Hal ini menyebabkan ongkos distribusi yang berlebihan dan itu dibebankan kepada konsumen.
    b. Biaya pemasaran, agar konsumen dapat cepat mengetahui sebuah produk, perusahaan rela membayar lebih untuk mengiklankan produk nya dengan biaya yang mahal. Biaya ini dibebankan kepada konsumen sehingga konsumen harus membayar lebih untuk suatu produk.
    c. Merk yang berlebihan, ketika produk suatu perusahaan telah dikenal lebih dikenal dari produk perusahaan lain yang sejenis, perusahaan membaca itu sebagai peluang dan tentu akan menaikkan harga produk yang dianggap unggul dari produk-produk sejenis sehingga konsumen terkesan membeli merk dari pada kualitas produk.
    – Praktek yang cenderung menipu
    Terkadang untuk membuat produk terlihat lebih unggul produsen melakukan penipuan seperti : berdalih menurunkan harga sebuah produk dengan memperlihatkan harga palsu yang lebih mahal padahal harga sebelumnya lebih murah dari harga baru yang didalihkan dilakukan penurunan. Mempromosikan produk dengan isi ekstra dari sebelumnya yang padahal memperkecil ukuran kemasan dan hanya menambah label “isi ekstra”. Label komposisi yang tidak sesuai dengan komposisi pembuatan produk tersebut.
    – Praktek penjualan yang cenderung memaksa
    Demi meningkatkan nilai penjualan, penjual cenderung memaksa pembeli untuk membeli produk mereka, padahal hal tersebut akan berdampak buruk terhadap nilai dan hubungan kepada pelanggan, demi mengejar target penjualan, penjual mengabaikan nilai-nilai kepuasan pelanggan.

    13) Konsumerisme adalah gerakan terorganisir warga dan lembaga pemerintahan yang bertujuan untuk memperjelas hak dan meningkatkan kekuatan pembeli dalam kaitannya dengan penjual.
    Hak penjual meliputi:
    • Hak untuk memperkenalkan setiap produk dalam berbagai ukuran dan gaya, asalkan tidak berbahaya untuk kesehatan pribadi atau keselamatan, atau menyertakan peringatan yang tepat.
    • Hak untuk menetapkan harga apapun untuk produk, tidak memberikan diskriminasi di antara jenis dari pembeli.
    • Hak untuk menggunakan sejumlah produk untuk mempromosikan produk tersebut, asalkan tidak didefinisikan sebagai persaingan yang tidak sehat.
    • Hak untuk menggunakan pesan produk, asalkan tidak menyesatkan atau tidak jujur dalam konten atau eksekusi.
    • Hak untuk menggunakan membeli program insentif, asalkan mereka tidak adil atau menyesatkan.
    Hak pembeli meliputi:
    • Hak untuk tidak membeli produk yang ditawarkan untuk dijual kembali.
    • Hak untuk mengharapkan produk yang aman dari produsen.
    • Hak untuk mengharapkan produk untuk dipakai seperti yang telah di tunjukkan oleh penjual.
    Dengan memperhatikan hak-hak di atas, perusahaan dapat memperoleh keuntungan dari kegiatan antara penjual dan pembeli apabila kegiatan tersebut berlangsung terus menerus dalam jangka waktu yang panjang. Ketika hak hak tersebut terpenuhi maka penjual akan tetap membantu menjual produk-produk dari suatu perusahaan dan pembeli yang puas terhadap produk-produk yang ditawarkan akan kembali membeli dan terus membeli.

    14) Lingkungan pemasaran terdiri dari lingkungan mikro dan lingkungan makro. Lingkungan mikro terdiri dari para aktor dekat dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuan untuk membantu perusahaan terhadap pelanggan, pemasok, perantara pemasaran, pasar pelanggan, pesaing, dan publik. Lingkungan makro terdiri dari susunan sosial yang lebih besar yang mempengaruhi kekuatan mikro seperti : demografi, ekonomi, alam, teknologi, politik, dan budaya.
    Pemasar berperan penting dalam melacak tren lingkungan karna pemasar lebih jeli dan lebih bisa membaca tren-tren yang sedang terjadi atau memprediksi tren-tren yang akan terjadi dimasa yang akan datang dengan informasi yang mereka akses secara rutin dan terus menerus mengikuti dan membaca arah tren. Pemasar juga berperan penting dalam menentukan tempat-tempat yang strategis untuk memasarkan produk, dengan informasi dan kemampuan yang mereka miliki mereka mampu menentukan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lahan pemasaran untuk produk mereka.

    17) Pasar memerlukan daya beli serta orang-orang. Lingkungan ekonomi terdiri dari faktor ekonomi yang mempengaruhi daya beli konsumen dan belanja pola. Pemasar harus memperhatikan tren utama dan pola belanja konsumen baik di dalam dan pasar dunia mereka. Suatu bangsa sangat bervariasi dalam tingkat distribusi dan pendapatan mereka. Beberapa negara memiliki ekonomi industri, yang merupakan pasar yang kaya untuk berbagai jenis barang. Pada subsitensi ekonomi lain; mereka mengkonsumsi sebagian besar hasil pertanian dan industri mereka sendiri dan menawarkan beberapa produk dipasar. Diantaranya mengembangkan sistem ekonomi yang dapat menawarkan peluang pemasaran yang luar biasa untuk beberapa jenis produk. Seperti hal nya India dengan populasi lebih dari 1,1 miliar orang. Di masa lalu, hanya kalangan elit India yang mampu membeli mobil. Namun sekarang, situasinya sangat berubah, bahkan, satu dari tujuh orang India sekarang memiliki satu mobil.
    18) Dua filosofi prinsip yang harus membimbing perusahaan dan manajer pemasaran dalam menghadapai masalah-masalah etika dan tanggung jawab sosial. Filosofi pertama adalah bahwa pasar bebas dan sistem hukum yang berhak memutuskan yang berhubungan dengan dua hal tersebut tersebut. Berdasarkan prinsip ini, perusahaan dan manajer tidak bertanggung jawab untuk membuat penilaian moral. Perusahaan harus memiliki konsekuensi yang baik tidak tergantung pada pasar dan sistem hukum. Filosofi kedua menempatkan tanggung jawab bukan pada sistem tetapi di tangan masing-masing perusahaan dan manajer. Filosofi lebih menunjukkan bahwa perusahaan harus memiliki “hati nurani sosial/peduli sosial.” Perusahaan dan manajer harus menerapkan standar tinggi terhadap etika dan moralitas ketika membuat keputusan perusahaan.

    20) Banyak perusahaan melihat lingkungan pemasaran sebagai unsur tak terkendali dan mereka harus bereaksi dan beradaptasi terhadap lingkungan pemasaran tersebut. Secara pasif mereka menerima lingkungan pemasaran dan tidak mencoba untuk mengubahnya. Mereka menganalisis kekuatan lingkungan dan strategi desain yang akan membantu perusahaan menghindari ancaman dan memanfaatkan peluang lingkungan menyediakan. Perusahaan mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran. Daripada membiarkan lingkungan menentukan strategi mereka, seorang ahli pemasaran menyarankan, ciptakan sebuah strategi yang mendefinisikan lingkungan Anda. Daripada mengasumsikan bahwa pilihan strategis dibatasi oleh lingkungan saat ini, perusahaan-perusahaan ini mengembangkan strategi untuk mengubah lingkungan. “Sejarah Bisnis mengungkapkan banyak kasus di mana struktur industri strategi bentuk perusahaan.

    21) Nilai riil riset pemasaran dan informasi pemasaran terletak pada bagaimana riset dan informasi digunakan pengetahuan menegani pelanggan. Berdasarkan pemikiran tersebut, banyak perusahaan kini menyusun ulang penelitian dan informasi fungsi pemasaran mereka. Perusahaan menciptakan “tim penelitian pelanggan” dipimpin oleh seorang wakil presiden wawasan pelanggan dan terdiri dari wakil-wakil dari semua bidang fungsional perusahaan. Misalnya, kepala riset pemasaran di Kraft Foods yang disebut direktur wawasan dan strategi konsumen. Di Unilever, riset pemasaran dilakukan oleh Consumer dan divisi Pengetahuan Pasar, yang membantu tim brand memanfaatkan informasi dan mengubahnya menjadi wawasan terhadap pelanggan. Kelompok peneliti pelanggan ini mengumpulkan pelanggan dan informasi pasar dari berbagai sumber, mulai dari studi penelitian pemasaran tradisional untuk berbaur dengan mengamati konsumen untuk memonitor percakapan online konsumen tentang perusahaan dan produk-produknya. Kemudian mereka menggunakan informasi ini untuk mengembangkan wawasan pelanggan yang penting dari mana perusahaan dapat menciptakan nilai lebih bagi pelanggan. Dengan demikian, perusahaan harus merancang sistem informasi pemasaran yang efektif yang memberikan manajer informasi yang tepat, dalam bentuk yang tepat, pada waktu yang tepat dan membantu mereka untuk menggunakan informasi ini untuk menciptakan nilai pelanggan dan hubungan pelanggan yang kuat. Sebuah sistem informasi pemasaran (MIS) terdiri dari orang-orang dan prosedur untuk menilai kebutuhan informasi, mengembangkan informasi yang dibutuhkan, dan membantu pengambil keputusan menggunakan informasi tersebut untuk menghasilkan dan memvalidasi dalam menindaklanjuti pelanggan dan pasar.

    Komentar oleh Syael Mirsandi | Oktober 4, 2015 | Balas

  41. KELOMPOK : 1
    NOMOR SOAL : 12,13,14,17,18,20,21.
    NAMA : Syael Mirsandi ( C1B014091 )
    KELAS : Manajemen G 2014

    12) Dampak persaingan pemasaran terhadap Konsumen.
    – Harga yang tinggi
    Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya harga : biaya distribusi, biaya periklanan dan merk yang berlebihan.
    a. Biaya distribusi, demi dapat bersaing terkadang perusahaan melibatkan banyak perantara agar barang dapat sampai dengan cepat ke tangan konsumen. Hal ini menyebabkan ongkos distribusi yang berlebihan dan itu dibebankan kepada konsumen.
    b. Biaya pemasaran, agar konsumen dapat cepat mengetahui sebuah produk, perusahaan rela membayar lebih untuk mengiklankan produk nya dengan biaya yang mahal. Biaya ini dibebankan kepada konsumen sehingga konsumen harus membayar lebih untuk suatu produk.
    c. Merk yang berlebihan, ketika produk suatu perusahaan telah dikenal lebih dikenal dari produk perusahaan lain yang sejenis, perusahaan membaca itu sebagai peluang dan tentu akan menaikkan harga produk yang dianggap unggul dari produk-produk sejenis sehingga konsumen terkesan membeli merk dari pada kualitas produk.
    – Praktek yang cenderung menipu
    Terkadang untuk membuat produk terlihat lebih unggul produsen melakukan penipuan seperti : berdalih menurunkan harga sebuah produk dengan memperlihatkan harga palsu yang lebih mahal padahal harga sebelumnya lebih murah dari harga baru yang didalihkan dilakukan penurunan. Mempromosikan produk dengan isi ekstra dari sebelumnya yang padahal memperkecil ukuran kemasan dan hanya menambah label “isi ekstra”. Label komposisi yang tidak sesuai dengan komposisi pembuatan produk tersebut.
    – Praktek penjualan yang cenderung memaksa
    Demi meningkatkan nilai penjualan, penjual cenderung memaksa pembeli untuk membeli produk mereka, padahal hal tersebut akan berdampak buruk terhadap nilai dan hubungan kepada pelanggan, demi mengejar target penjualan, penjual mengabaikan nilai-nilai kepuasan pelanggan.

    13) Konsumerisme adalah gerakan terorganisir warga dan lembaga pemerintahan yang bertujuan untuk memperjelas hak dan meningkatkan kekuatan pembeli dalam kaitannya dengan penjual.
    Hak penjual meliputi:
    • Hak untuk memperkenalkan setiap produk dalam berbagai ukuran dan gaya, asalkan tidak berbahaya untuk kesehatan pribadi atau keselamatan, atau menyertakan peringatan yang tepat.
    • Hak untuk menetapkan harga apapun untuk produk, tidak memberikan diskriminasi di antara jenis dari pembeli.
    • Hak untuk menggunakan sejumlah produk untuk mempromosikan produk tersebut, asalkan tidak didefinisikan sebagai persaingan yang tidak sehat.
    • Hak untuk menggunakan pesan produk, asalkan tidak menyesatkan atau tidak jujur dalam konten atau eksekusi.
    • Hak untuk menggunakan membeli program insentif, asalkan mereka tidak adil atau menyesatkan.
    Hak pembeli meliputi:
    • Hak untuk tidak membeli produk yang ditawarkan untuk dijual kembali.
    • Hak untuk mengharapkan produk yang aman dari produsen.
    • Hak untuk mengharapkan produk untuk dipakai seperti yang telah di tunjukkan oleh penjual.
    Dengan memperhatikan hak-hak di atas, perusahaan dapat memperoleh keuntungan dari kegiatan antara penjual dan pembeli apabila kegiatan tersebut berlangsung terus menerus dalam jangka waktu yang panjang. Ketika hak hak tersebut terpenuhi maka penjual akan tetap membantu menjual produk-produk dari suatu perusahaan dan pembeli yang puas terhadap produk-produk yang ditawarkan akan kembali membeli dan terus membeli.

    14) Lingkungan pemasaran terdiri dari lingkungan mikro dan lingkungan makro. Lingkungan mikro terdiri dari para aktor dekat dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuan untuk membantu perusahaan terhadap pelanggan, pemasok, perantara pemasaran, pasar pelanggan, pesaing, dan publik. Lingkungan makro terdiri dari susunan sosial yang lebih besar yang mempengaruhi kekuatan mikro seperti : demografi, ekonomi, alam, teknologi, politik, dan budaya.
    Pemasar berperan penting dalam melacak tren lingkungan karna pemasar lebih jeli dan lebih bisa membaca tren-tren yang sedang terjadi atau memprediksi tren-tren yang akan terjadi dimasa yang akan datang dengan informasi yang mereka akses secara rutin dan terus menerus mengikuti dan membaca arah tren. Pemasar juga berperan penting dalam menentukan tempat-tempat yang strategis untuk memasarkan produk, dengan informasi dan kemampuan yang mereka miliki mereka mampu menentukan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lahan pemasaran untuk produk mereka.

    17) Pasar memerlukan daya beli serta orang-orang. Lingkungan ekonomi terdiri dari faktor ekonomi yang mempengaruhi daya beli konsumen dan belanja pola. Pemasar harus memperhatikan tren utama dan pola belanja konsumen baik di dalam dan pasar dunia mereka. Suatu bangsa sangat bervariasi dalam tingkat distribusi dan pendapatan mereka. Beberapa negara memiliki ekonomi industri, yang merupakan pasar yang kaya untuk berbagai jenis barang. Pada subsitensi ekonomi lain; mereka mengkonsumsi sebagian besar hasil pertanian dan industri mereka sendiri dan menawarkan beberapa produk dipasar. Diantaranya mengembangkan sistem ekonomi yang dapat menawarkan peluang pemasaran yang luar biasa untuk beberapa jenis produk. Seperti hal nya India dengan populasi lebih dari 1,1 miliar orang. Di masa lalu, hanya kalangan elit India yang mampu membeli mobil. Namun sekarang, situasinya sangat berubah, bahkan, satu dari tujuh orang India sekarang memiliki satu mobil.
    18) Dua filosofi prinsip yang harus membimbing perusahaan dan manajer pemasaran dalam menghadapai masalah-masalah etika dan tanggung jawab sosial. Filosofi pertama adalah bahwa pasar bebas dan sistem hukum yang berhak memutuskan yang berhubungan dengan dua hal tersebut tersebut. Berdasarkan prinsip ini, perusahaan dan manajer tidak bertanggung jawab untuk membuat penilaian moral. Perusahaan harus memiliki konsekuensi yang baik tidak tergantung pada pasar dan sistem hukum. Filosofi kedua menempatkan tanggung jawab bukan pada sistem tetapi di tangan masing-masing perusahaan dan manajer. Filosofi lebih menunjukkan bahwa perusahaan harus memiliki “hati nurani sosial/peduli sosial.” Perusahaan dan manajer harus menerapkan standar tinggi terhadap etika dan moralitas ketika membuat keputusan perusahaan.

    20) Banyak perusahaan melihat lingkungan pemasaran sebagai unsur tak terkendali dan mereka harus bereaksi dan beradaptasi terhadap lingkungan pemasaran tersebut. Secara pasif mereka menerima lingkungan pemasaran dan tidak mencoba untuk mengubahnya. Mereka menganalisis kekuatan lingkungan dan strategi desain yang akan membantu perusahaan menghindari ancaman dan memanfaatkan peluang lingkungan menyediakan. Perusahaan mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran. Daripada membiarkan lingkungan menentukan strategi mereka, seorang ahli pemasaran menyarankan, ciptakan sebuah strategi yang mendefinisikan lingkungan Anda. Daripada mengasumsikan bahwa pilihan strategis dibatasi oleh lingkungan saat ini, perusahaan-perusahaan ini mengembangkan strategi untuk mengubah lingkungan. “Sejarah Bisnis mengungkapkan banyak kasus di mana struktur industri strategi bentuk perusahaan.

    21) Nilai riil riset pemasaran dan informasi pemasaran terletak pada bagaimana riset dan informasi digunakan pengetahuan menegani pelanggan. Berdasarkan pemikiran tersebut, banyak perusahaan kini menyusun ulang penelitian dan informasi fungsi pemasaran mereka. Perusahaan menciptakan “tim penelitian pelanggan” dipimpin oleh seorang wakil presiden wawasan pelanggan dan terdiri dari wakil-wakil dari semua bidang fungsional perusahaan. Misalnya, kepala riset pemasaran di Kraft Foods yang disebut direktur wawasan dan strategi konsumen. Di Unilever, riset pemasaran dilakukan oleh Consumer dan divisi Pengetahuan Pasar, yang membantu tim brand memanfaatkan informasi dan mengubahnya menjadi wawasan terhadap pelanggan. Kelompok peneliti pelanggan ini mengumpulkan pelanggan dan informasi pasar dari berbagai sumber, mulai dari studi penelitian pemasaran tradisional untuk berbaur dengan mengamati konsumen untuk memonitor percakapan online konsumen tentang perusahaan dan produk-produknya. Kemudian mereka menggunakan informasi ini untuk mengembangkan wawasan pelanggan yang penting dari mana perusahaan dapat menciptakan nilai lebih bagi pelanggan. Dengan demikian, perusahaan harus merancang sistem informasi pemasaran yang efektif yang memberikan manajer informasi yang tepat, dalam bentuk yang tepat, pada waktu yang tepat dan membantu mereka untuk menggunakan informasi ini untuk menciptakan nilai pelanggan dan hubungan pelanggan yang kuat. Sebuah sistem informasi pemasaran (MIS) terdiri dari orang-orang dan prosedur untuk menilai kebutuhan informasi, mengembangkan informasi yang dibutuhkan, dan membantu pengambil keputusan menggunakan informasi tersebut untuk menghasilkan dan memvalidasi dalam menindaklanjuti pelanggan dan pasar…

    Komentar oleh Syael Mirsandi | Oktober 4, 2015 | Balas

  42. Kelompok : 1
    Soal : 12 13 14 17 18 20 21
    Nama : Syael Mirsandi [C1B014091]
    Kelas : Manajemen G 2014

    Tugas

    1) Diskusikan dampak-dampak berbahayanya praktek pemasaran terhadap persaingannya dan masalah yang terkait dengan persaingan tersebut.

    2) Apa itu konsumerisme ? Deskripsikan hak dari penjual dan pembeli. Bagaimana perusahaan mendapatkan keuntungan dari konsumerisme itu.

    3) Jelaskan unsur-unsur lingkungan pemasaran perusahaan dan mengapa pemasar memainkan peran penting dalam melacak tren lingkungan dan menentukan tempat yang berpeluang.

    4) Diskusikan tren di lingkungan ekonomi yang harus disadari oleh pemasar dan berikan contoh respon perusahaan untuk setiap tren.

    5) Deskripsikan dua filosofi mengenai prinsip yang harus dipegang perusahaan dan manajer pemasaran dalam hal isu-isu etika dan tanggung jawab sosial.

    6) Jelaskan bagaimana perusahaan dapat mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran.

    7) Diskusikan nilai riil dari penelitian pemasaran dan informasi pemasaran dan bagaimana nilai itu dapat tercapai.

    12. Dampak persaingan pemasaran terhadap Konsumen.

    – Harga yang tinggi

    Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya harga : biaya distribusi, biaya periklanan dan merk yang berlebihan.

    a. Biaya distribusi, demi dapat bersaing terkadang perusahaan melibatkan banyak perantara agar barang dapat sampai dengan cepat ke tangan konsumen. Hal ini menyebabkan ongkos distribusi yang berlebihan dan itu dibebankan kepada konsumen.

    b. Biaya pemasaran, agar konsumen dapat cepat mengetahui sebuah produk, perusahaan rela membayar lebih untuk mengiklankan produk nya dengan biaya yang mahal. Biaya ini dibebankan kepada konsumen sehingga konsumen harus membayar lebih untuk suatu produk.

    c. Merk yang berlebihan, ketika produk suatu perusahaan telah dikenal lebih dikenal dari produk perusahaan lain yang sejenis, perusahaan membaca itu sebagai peluang dan tentu akan menaikkan harga produk yang dianggap unggul dari produk-produk sejenis sehingga konsumen terkesan membeli merk dari pada kualitas produk.

    – Praktek yang cenderung menipu

    Terkadang untuk membuat produk terlihat lebih unggul produsen melakukan penipuan seperti : berdalih menurunkan harga sebuah produk dengan memperlihatkan harga palsu yang lebih mahal padahal harga sebelumnya lebih murah dari harga baru yang didalihkan dilakukan penurunan. Mempromosikan produk dengan isi ekstra dari sebelumnya yang padahal memperkecil ukuran kemasan dan hanya menambah label “isi ekstra”. Label komposisi yang tidak sesuai dengan komposisi pembuatan produk tersebut.

    – Praktek penjualan yang cenderung memaksa

    Demi meningkatkan nilai penjualan, penjual cenderung memaksa pembeli untuk membeli produk mereka, padahal hal tersebut akan berdampak buruk terhadap nilai dan hubungan kepada pelanggan, demi mengejar target penjualan, penjual mengabaikan nilai-nilai kepuasan pelanggan.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 584-586 )

    13. Konsumerisme adalah gerakan terorganisir warga dan lembaga pemerintahan yang bertujuan untuk memperjelas hak dan meningkatkan kekuatan pembeli dalam kaitannya dengan penjual.

    Hak penjual meliputi:

    • Hak untuk memperkenalkan setiap produk dalam berbagai ukuran dan gaya, asalkan tidak berbahaya untuk kesehatan pribadi atau keselamatan, atau menyertakan peringatan yang tepat.
    • Hak untuk menetapkan harga apapun untuk produk, tidak memberikan diskriminasi di antara jenis dari pembeli.
    • Hak untuk menggunakan sejumlah produk untuk mempromosikan produk tersebut, asalkan tidak didefinisikan sebagai persaingan yang tidak sehat.
    • Hak untuk menggunakan pesan produk, asalkan tidak menyesatkan atau tidak jujur dalam konten atau eksekusi.
    • Hak untuk menggunakan membeli program insentif, asalkan mereka tidak adil atau menyesatkan.

    Hak pembeli meliputi:

    • Hak untuk tidak membeli produk yang ditawarkan untuk dijual kembali.
    • Hak untuk mengharapkan produk yang aman dari produsen.
    • Hak untuk mengharapkan produk untuk dipakai seperti yang telah di tunjukkan oleh penjual.

    Dengan memperhatikan hak-hak di atas, perusahaan dapat memperoleh keuntungan dari kegiatan antara penjual dan pembeli apabila kegiatan tersebut berlangsung terus menerus dalam jangka waktu yang panjang. Ketika hak hak tersebut terpenuhi maka penjual akan tetap membantu menjual produk-produk dari suatu perusahaan dan pembeli yang puas terhadap produk-produk yang ditawarkan akan kembali membeli dan terus membeli.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 592-593 )

    14. Lingkungan pemasaran terdiri dari lingkungan mikro dan lingkungan makro. Lingkungan mikro terdiri dari para aktor dekat dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuan untuk membantu perusahaan terhadap pelanggan, pemasok, perantara pemasaran, pasar pelanggan, pesaing, dan publik. Lingkungan makro terdiri dari susunan sosial yang lebih besar yang mempengaruhi kekuatan mikro seperti : demografi, ekonomi, alam, teknologi, politik, dan budaya.

    Pemasar berperan penting dalam melacak tren lingkungan karna pemasar lebih jeli dan lebih bisa membaca tren-tren yang sedang terjadi atau memprediksi tren-tren yang akan terjadi dimasa yang akan datang dengan informasi yang mereka akses secara rutin dan terus menerus mengikuti dan membaca arah tren. Pemasar juga berperan penting dalam menentukan tempat-tempat yang strategis untuk memasarkan produk, dengan informasi dan kemampuan yang mereka miliki mereka mampu menentukan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lahan pemasaran untuk produk mereka.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 67-69 )

    17. Pasar memerlukan daya beli serta orang-orang. Lingkungan ekonomi terdiri dari faktor ekonomi yang mempengaruhi daya beli konsumen dan belanja pola. Pemasar harus memperhatikan tren utama dan pola belanja konsumen baik di dalam dan pasar dunia mereka. Suatu bangsa sangat bervariasi dalam tingkat distribusi dan pendapatan mereka. Beberapa negara memiliki ekonomi industri, yang merupakan pasar yang kaya untuk berbagai jenis barang. Pada subsitensi ekonomi lain; mereka mengkonsumsi sebagian besar hasil pertanian dan industri mereka sendiri dan menawarkan beberapa produk dipasar. Diantaranya mengembangkan sistem ekonomi yang dapat menawarkan peluang pemasaran yang luar biasa untuk beberapa jenis produk. Seperti hal nya India dengan populasi lebih dari 1,1 miliar orang. Di masa lalu, hanya kalangan elit India yang mampu membeli mobil. Namun sekarang, situasinya sangat berubah, bahkan, satu dari tujuh orang India sekarang memiliki satu mobil.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 77 )

    18. Dua filosofi prinsip yang harus membimbing perusahaan dan manajer pemasaran dalam menghadapai masalah-masalah etika dan tanggung jawab sosial. Filosofi pertama adalah bahwa pasar bebas dan sistem hukum yang berhak memutuskan yang berhubungan dengan dua hal tersebut tersebut. Berdasarkan prinsip ini, perusahaan dan manajer tidak bertanggung jawab untuk membuat penilaian moral. Perusahaan harus memiliki konsekuensi yang baik tidak tergantung pada pasar dan sistem hukum. Filosofi kedua menempatkan tanggung jawab bukan pada sistem tetapi di tangan masing-masing perusahaan dan manajer. Filosofi lebih menunjukkan bahwa perusahaan harus memiliki “hati nurani sosial/peduli sosial.” Perusahaan dan manajer harus menerapkan standar tinggi terhadap etika dan moralitas ketika membuat keputusan perusahaan.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 605 )

    20. Banyak perusahaan melihat lingkungan pemasaran sebagai unsur tak terkendali dan mereka harus bereaksi dan beradaptasi terhadap lingkungan pemasaran tersebut. Secara pasif mereka menerima lingkungan pemasaran dan tidak mencoba untuk mengubahnya. Mereka menganalisis kekuatan lingkungan dan strategi desain yang akan membantu perusahaan menghindari ancaman dan memanfaatkan peluang lingkungan menyediakan. Perusahaan mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran. Daripada membiarkan lingkungan menentukan strategi mereka, seorang ahli pemasaran menyarankan, ciptakan sebuah strategi yang mendefinisikan lingkungan Anda. Daripada mengasumsikan bahwa pilihan strategis dibatasi oleh lingkungan saat ini, perusahaan-perusahaan ini mengembangkan strategi untuk mengubah lingkungan. “Sejarah Bisnis mengungkapkan banyak kasus di mana struktur industri strategi bentuk perusahaan.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 89 )

    21. Nilai riil riset pemasaran dan informasi pemasaran terletak pada bagaimana riset dan informasi digunakan pengetahuan menegani pelanggan. Berdasarkan pemikiran tersebut, banyak perusahaan kini menyusun ulang penelitian dan informasi fungsi pemasaran mereka. Perusahaan menciptakan “tim penelitian pelanggan” dipimpin oleh seorang wakil presiden wawasan pelanggan dan terdiri dari wakil-wakil dari semua bidang fungsional perusahaan. Misalnya, kepala riset pemasaran di Kraft Foods yang disebut direktur wawasan dan strategi konsumen. Di Unilever, riset pemasaran dilakukan oleh Consumer dan divisi Pengetahuan Pasar, yang membantu tim brand memanfaatkan informasi dan mengubahnya menjadi wawasan terhadap pelanggan. Kelompok peneliti pelanggan ini mengumpulkan pelanggan dan informasi pasar dari berbagai sumber, mulai dari studi penelitian pemasaran tradisional untuk berbaur dengan mengamati konsumen untuk memonitor percakapan online konsumen tentang perusahaan dan produk-produknya. Kemudian mereka menggunakan informasi ini untuk mengembangkan wawasan pelanggan yang penting dari mana perusahaan dapat menciptakan nilai lebih bagi pelanggan. Dengan demikian, perusahaan harus merancang sistem informasi pemasaran yang efektif yang memberikan manajer informasi yang tepat, dalam bentuk yang tepat, pada waktu yang tepat dan membantu mereka untuk menggunakan informasi ini untuk menciptakan nilai pelanggan dan hubungan pelanggan yang kuat. Sebuah sistem informasi pemasaran (MIS) terdiri dari orang-orang dan prosedur untuk menilai kebutuhan informasi, mengembangkan informasi yang dibutuhkan, dan membantu pengambil keputusan menggunakan informasi tersebut untuk menghasilkan dan memvalidasi dalam menindaklanjuti pelanggan dan pasar.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 99 )

    Komentar oleh Syael Mirsandi | Oktober 4, 2015 | Balas

  43. Kelompok : 1
    Nomor Soal : 12 13 14 17 18 20 21
    Nama : Syael Mirsandi
    Kelas : Manajemen G 2014

    12) Diskusikan dampak-dampak berbahayanya praktek pemasaran terhadap persaingannya dan masalah yang terkait dengan persaingan tersebut.

    13) Apa itu konsumerisme ? Deskripsikan hak dari penjual dan pembeli. Bagaimana perusahaan mendapatkan keuntungan dari konsumerisme itu.

    14) Jelaskan unsur-unsur lingkungan pemasaran perusahaan dan mengapa pemasar memainkan peran penting dalam melacak tren lingkungan dan menentukan tempat yang berpeluang.

    17) Diskusikan tren di lingkungan ekonomi yang harus disadari oleh pemasar dan berikan contoh respon perusahaan untuk setiap tren.

    18) Deskripsikan dua filosofi mengenai prinsip yang harus dipegang perusahaan dan manajer pemasaran dalam hal isu-isu etika dan tanggung jawab sosial.

    20) Jelaskan bagaimana perusahaan dapat mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran.

    21) Diskusikan nilai riil dari penelitian pemasaran dan informasi pemasaran dan bagaimana nilai itu dapat tercapai.

    12. Dampak persaingan pemasaran terhadap Konsumen.

    Harga yang tinggi

    Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya harga : biaya distribusi, biaya periklanan dan merk yang berlebihan.

    a. Biaya distribusi, demi dapat bersaing terkadang perusahaan melibatkan banyak perantara agar barang dapat sampai dengan cepat ke tangan konsumen. Hal ini menyebabkan ongkos distribusi yang berlebihan dan itu dibebankan kepada konsumen.

    b. Biaya pemasaran, agar konsumen dapat cepat mengetahui sebuah produk, perusahaan rela membayar lebih untuk mengiklankan produk nya dengan biaya yang mahal. Biaya ini dibebankan kepada konsumen sehingga konsumen harus membayar lebih untuk suatu produk.

    c. Merk yang berlebihan, ketika produk suatu perusahaan telah dikenal lebih dikenal dari produk perusahaan lain yang sejenis, perusahaan membaca itu sebagai peluang dan tentu akan menaikkan harga produk yang dianggap unggul dari produk-produk sejenis sehingga konsumen terkesan membeli merk dari pada kualitas produk.

    Praktek yang cenderung menipu

    Terkadang untuk membuat produk terlihat lebih unggul produsen melakukan penipuan seperti : berdalih menurunkan harga sebuah produk dengan memperlihatkan harga palsu yang lebih mahal padahal harga sebelumnya lebih murah dari harga baru yang didalihkan dilakukan penurunan. Mempromosikan produk dengan isi ekstra dari sebelumnya yang padahal memperkecil ukuran kemasan dan hanya menambah label “isi ekstra”. Label komposisi yang tidak sesuai dengan komposisi pembuatan produk tersebut.

    Praktek penjualan yang cenderung memaksa

    Demi meningkatkan nilai penjualan, penjual cenderung memaksa pembeli untuk membeli produk mereka, padahal hal tersebut akan berdampak buruk terhadap nilai dan hubungan kepada pelanggan, demi mengejar target penjualan, penjual mengabaikan nilai-nilai kepuasan pelanggan.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 584-586 )

    13. Konsumerisme adalah gerakan terorganisir warga dan lembaga pemerintahan yang bertujuan untuk memperjelas hak dan meningkatkan kekuatan pembeli dalam kaitannya dengan penjual.

    Hak penjual meliputi:

    • Hak untuk memperkenalkan setiap produk dalam berbagai ukuran dan gaya, asalkan tidak berbahaya untuk kesehatan pribadi atau keselamatan, atau menyertakan peringatan yang tepat.
    • Hak untuk menetapkan harga apapun untuk produk, tidak memberikan diskriminasi di antara jenis dari pembeli.
    • Hak untuk menggunakan sejumlah produk untuk mempromosikan produk tersebut, asalkan tidak didefinisikan sebagai persaingan yang tidak sehat.
    • Hak untuk menggunakan pesan produk, asalkan tidak menyesatkan atau tidak jujur dalam konten atau eksekusi.
    • Hak untuk menggunakan membeli program insentif, asalkan mereka tidak adil atau menyesatkan.

    Hak pembeli meliputi:

    • Hak untuk tidak membeli produk yang ditawarkan untuk dijual kembali.
    • Hak untuk mengharapkan produk yang aman dari produsen.
    • Hak untuk mengharapkan produk untuk dipakai seperti yang telah di tunjukkan oleh penjual.

    Dengan memperhatikan hak-hak di atas, perusahaan dapat memperoleh keuntungan dari kegiatan antara penjual dan pembeli apabila kegiatan tersebut berlangsung terus menerus dalam jangka waktu yang panjang. Ketika hak hak tersebut terpenuhi maka penjual akan tetap membantu menjual produk-produk dari suatu perusahaan dan pembeli yang puas terhadap produk-produk yang ditawarkan akan kembali membeli dan terus membeli.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 592-593 )

    14. Lingkungan pemasaran terdiri dari lingkungan mikro dan lingkungan makro. Lingkungan mikro terdiri dari para aktor dekat dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuan untuk membantu perusahaan terhadap pelanggan, pemasok, perantara pemasaran, pasar pelanggan, pesaing, dan publik. Lingkungan makro terdiri dari susunan sosial yang lebih besar yang mempengaruhi kekuatan mikro seperti : demografi, ekonomi, alam, teknologi, politik, dan budaya.

    Pemasar berperan penting dalam melacak tren lingkungan karna pemasar lebih jeli dan lebih bisa membaca tren-tren yang sedang terjadi atau memprediksi tren-tren yang akan terjadi dimasa yang akan datang dengan informasi yang mereka akses secara rutin dan terus menerus mengikuti dan membaca arah tren. Pemasar juga berperan penting dalam menentukan tempat-tempat yang strategis untuk memasarkan produk, dengan informasi dan kemampuan yang mereka miliki mereka mampu menentukan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lahan pemasaran untuk produk mereka.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 67-69 )

    17. Pasar memerlukan daya beli serta orang-orang. Lingkungan ekonomi terdiri dari faktor ekonomi yang mempengaruhi daya beli konsumen dan belanja pola. Pemasar harus memperhatikan tren utama dan pola belanja konsumen baik di dalam dan pasar dunia mereka. Suatu bangsa sangat bervariasi dalam tingkat distribusi dan pendapatan mereka. Beberapa negara memiliki ekonomi industri, yang merupakan pasar yang kaya untuk berbagai jenis barang. Pada subsitensi ekonomi lain; mereka mengkonsumsi sebagian besar hasil pertanian dan industri mereka sendiri dan menawarkan beberapa produk dipasar. Diantaranya mengembangkan sistem ekonomi yang dapat menawarkan peluang pemasaran yang luar biasa untuk beberapa jenis produk. Seperti hal nya India dengan populasi lebih dari 1,1 miliar orang. Di masa lalu, hanya kalangan elit India yang mampu membeli mobil. Namun sekarang, situasinya sangat berubah, bahkan, satu dari tujuh orang India sekarang memiliki satu mobil.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 77 )

    18. Dua filosofi prinsip yang harus membimbing perusahaan dan manajer pemasaran dalam menghadapai masalah-masalah etika dan tanggung jawab sosial. Filosofi pertama adalah bahwa pasar bebas dan sistem hukum yang berhak memutuskan yang berhubungan dengan dua hal tersebut tersebut. Berdasarkan prinsip ini, perusahaan dan manajer tidak bertanggung jawab untuk membuat penilaian moral. Perusahaan harus memiliki konsekuensi yang baik tidak tergantung pada pasar dan sistem hukum. Filosofi kedua menempatkan tanggung jawab bukan pada sistem tetapi di tangan masing-masing perusahaan dan manajer. Filosofi lebih menunjukkan bahwa perusahaan harus memiliki “hati nurani sosial/peduli sosial.” Perusahaan dan manajer harus menerapkan standar tinggi terhadap etika dan moralitas ketika membuat keputusan perusahaan.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 605 )

    20. Banyak perusahaan melihat lingkungan pemasaran sebagai unsur tak terkendali dan mereka harus bereaksi dan beradaptasi terhadap lingkungan pemasaran tersebut. Secara pasif mereka menerima lingkungan pemasaran dan tidak mencoba untuk mengubahnya. Mereka menganalisis kekuatan lingkungan dan strategi desain yang akan membantu perusahaan menghindari ancaman dan memanfaatkan peluang lingkungan menyediakan. Perusahaan mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran. Daripada membiarkan lingkungan menentukan strategi mereka, seorang ahli pemasaran menyarankan, ciptakan sebuah strategi yang mendefinisikan lingkungan Anda. Daripada mengasumsikan bahwa pilihan strategis dibatasi oleh lingkungan saat ini, perusahaan-perusahaan ini mengembangkan strategi untuk mengubah lingkungan. “Sejarah Bisnis mengungkapkan banyak kasus di mana struktur industri strategi bentuk perusahaan.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 89 )

    21. Nilai riil riset pemasaran dan informasi pemasaran terletak pada bagaimana riset dan informasi digunakan pengetahuan menegani pelanggan. Berdasarkan pemikiran tersebut, banyak perusahaan kini menyusun ulang penelitian dan informasi fungsi pemasaran mereka. Perusahaan menciptakan “tim penelitian pelanggan” dipimpin oleh seorang wakil presiden wawasan pelanggan dan terdiri dari wakil-wakil dari semua bidang fungsional perusahaan. Misalnya, kepala riset pemasaran di Kraft Foods yang disebut direktur wawasan dan strategi konsumen. Di Unilever, riset pemasaran dilakukan oleh Consumer dan divisi Pengetahuan Pasar, yang membantu tim brand memanfaatkan informasi dan mengubahnya menjadi wawasan terhadap pelanggan. Kelompok peneliti pelanggan ini mengumpulkan pelanggan dan informasi pasar dari berbagai sumber, mulai dari studi penelitian pemasaran tradisional untuk berbaur dengan mengamati konsumen untuk memonitor percakapan online konsumen tentang perusahaan dan produk-produknya. Kemudian mereka menggunakan informasi ini untuk mengembangkan wawasan pelanggan yang penting dari mana perusahaan dapat menciptakan nilai lebih bagi pelanggan. Dengan demikian, perusahaan harus merancang sistem informasi pemasaran yang efektif yang memberikan manajer informasi yang tepat, dalam bentuk yang tepat, pada waktu yang tepat dan membantu mereka untuk menggunakan informasi ini untuk menciptakan nilai pelanggan dan hubungan pelanggan yang kuat. Sebuah sistem informasi pemasaran (MIS) terdiri dari orang-orang dan prosedur untuk menilai kebutuhan informasi, mengembangkan informasi yang dibutuhkan, dan membantu pengambil keputusan menggunakan informasi tersebut untuk menghasilkan dan memvalidasi dalam menindaklanjuti pelanggan dan pasar.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 99 )

    Komentar oleh Syael Mirsandi | Oktober 4, 2015 | Balas

  44. Kelompok : 1
    Soal No : 12,13,14,17,18,20,21
    Nama : Muhammad Iqbal Wendry
    Nim : C1B014079
    Kelas : Managament G 2014

    • Exercise

    12) Discuss the types of harmful impact that marketing practices can have on competition and the associated problems.

    13) What is consumerism? Describe the rights of sellers and buyers. how companies benefit from adhering to them.

    14) Describe the elements of a company’s marketing environment and why marketers play a critical role in tracking environmental trends and spotting opportunities.

    17) Discuss current trends in the economic environment that marketers must be aware of and provide examples of company responses to each trend.

    18) Describe the two philosophies regarding what principle should guide companies and marketing managers on issues of ethics and social responsibility.

    20) Explain how companies can take a proactive stance toward the marketing environment.

    21) Discuss the real value of marketing research and marketing information and how that value is attained.

    Jawab:

    12. dampak persaingan pemasaran terhadap konsumen setelah kami diskusikan memlaui informasi di online serta petunjuk dari informasi bapak yang di berikan kepada kami
    1. harga menjadi tinggi
    Ada beberapa hal yang membuat sebuah barang menjadi tinggi harganya seperti : biaya distribusi,biaya periklanan, dan merk yang berlebihan
    a. Biaya distribusi
    Agar cepat sampai ke tangan konsumen kebanyakan perusahaan melibatkan perantara dengan operasional yang tidak sehat menyebabkan ongkos pendistribusian menjadi berlebih sehingga harga yang akan di beli konsumen tinggi.
    b. Biaya periklanan
    Agar konsumen mengetahui sebuah barang atau sebuah produk terbaru, persusahaan akan mempromosikannya melalui iklan dengan memperiklankan sebuah barang biaya sebuah barang akan di bebankan oleh konsumen
    c. merk yang berlebihan .
    Dengan sebuah merk yang terkesan mewah konsumen akan tertarik untuk membeli barang tersebut dengan anggapan merk tersebut lebih bagus dari pada merk yang lain.
    2 Praktek yang cenderung menipu

    Praktek yang digunakan perusahaan untuk mendapat keuntung yang berlebih dengan hatga yang tetap sama dengan mengurain volume barang atau kualitas barang.

    3 Praktek penjualan yang cenderung memaksa
    Praktek ini mengatur perubahan harga dengan konsumen dengan pemaksaan konsumen harus membeli harga tersebut dengan mengeurangi kepercayaan konsumen terhadap perusahaan.

    4. penjualan bertekanan tinggi.

    Penjualan ini berupa menumpukan barang terlebih dahulu sehingga volume barang di masyrakat menipis membuat masyrakat akan susah mengkonsumsi produk tersebut sehingga permintaan konsumen yang tinggi membuat harga meningkat di karenakan ada unsur penjualan yang tidak sehat.

    5. layanan konsumen yang kurang memuaskan.

    Kurang puasnya produk yang di hasilkan oleh perusahaan dan layanan yang di butuhkan konsumen mengakibat kekurangan kepercayaan konsumen terhadap barang tersebut

    6. praktek penipuan.

    Yaitu praktek dimana masyrakat akan membeli tersebut tidak sampai di tangan konsumen akibat penipuan yang mengatas namakan perusahaan yang di perjual belikan.

    13. konsumerisme adalah gerekan yang terorganisir masyrakat dan lebaga pemerintah yang bertujuan untuk memperjelas hak dan meningkatkan kekuatan pembeli terhadap penjual
    Hak – hak penjual:
    1. Hak untuk memperkenalkan setiap produk yang ada baik brpa jenis,bentuk,ukuran,gaya yang sudah di uji dengan standar kesehatan atau keselamatan disertakan dengan peringatan penggunan produk yang tepat dan terkontrol
    2. Hak untuk menetapkan berapa harga produk tersebut dan tidak ada pelanggran terhadap perbedaan harga dengan penjual yang lainnya
    3. Hak untuk menghabiskan jumlah barang dengan cara mempromosikannya tanpa disebutkan sebagai persaingan tidak sehat
    4. Hak untuk menerima pemesanan barang tanpa adanya unsur penipuan atau tidak memuaskan konsumen
    5. Hak untuk membeli barang pendukung dengan tidak mengambil keuntungansecara tidak wajar
    6. Hak untuk tidak mebeli barang yang sulit dijual kembali
    7. Hak untuk mengharpakan mengheasilkan barang yang aman/bagus
    8. Hak untuk mengakui hasil barang yang dimiliki sebagai

    Hak pembeli :
    1. Hak untuk menerima informasi mengenai speksifikasi barang tersebut
    2. Hak untuk memberi pengaduan terhadap barang yang tidak sesuai dengan yang dipasarkan
    3. Hak untuk mempengaruhi produk dan penjual dengan cara itu akan meningkatkan “kualitas hidup”

    14. Lingkungan pemasaran yaitu perilaku perushaan yang terdiri dari lingkungan mikro dan makro perusahaan untuk membangun dan mempertahankan hubungan terhadap pelanggan.

    a. Lingkungan mikro perusahaan merupakan pelaku yang dekat dengan perusahaan dan mempengaruhin kemampuan perusahaan untuk melayani pelanggan. Lingkungan mikro terdiri dari : perusahaan,pemasok,perantara pemasaran,pasar pelanggan ,pesaing dan masyrakat
    b. Lingkungan makro perusahaan merupakan kekuatan sosial yang lebih besar yang memepengaruhi lingkungan mikro perusahaan. Lingkungan makro perusahaan terdiri dari : Lingkungan demografis, ekonomi, alam, teknologi, politik, dan budaya.
    Pemasar berperan penting terhadap melacak tren lingkungan karena pemasar mampu melihat peluang yang terjadi terhadap masyrakat dengan melihat informasi akses internet secara rutin dan melihat secara menglobal dimana peluang yang terjadi untuk memasrkan produk yang sedang di inginkan masyarakat dan tempat yang strategis untuk di jadikan lahan pemasaran yang menguntungkan

    17. pasar merupakan ruang lingkup penjual yang memiliki daya saing untuk meperoleh konsumen yang akan membeli. Lingkungan ekonomi tehadap dari pemasar yang mempengaruhi konsumen menjadi pola hidup yang konsumtif. Pemasar harus jeli melihat peluang yang akan terjadi dengan selalu mengikuti tren yang yang di inginkan masyrakat sekitar. Suatu negara di bagian eropa merupakan pasar yang kaya dengan produk yang bervariatif dan kualitas yang berbeda-beda. Contoh perusahaan xiaomi cina melihat adanya peluang bisnis terhadap indonesia dengan tingkat konsumtif yang tinggi terhadap smartphone, dengan begitu china mebuat sebuah smartphone dengan spekulasi tinggi dan harganya terjangkau dan bisa disebut murah itu mebuat konsumen yang berada indonesia tertaik untuk membeli. Smartphone yang di tawarkan mampu mempersaingkan perusahaan smartphone ternama seperti samsung dan apple dengan begitu perusahaan xiaomi cina mampu membaca peluang pasar dengan tren pada saat ini.

    18. Dua filosofi prinsip yang harus membimbing perusahaan dan manajer pemasaran dalam menghadapai masalah-masalah etika dan tanggung jawab sosial. Filosofi pertama adalah etika bisnis untuk bisa bertahan dengan jangka yang panjang bilamana perusahaan menjual produknya dengan cara kurang terpuji maka keberlangsungan perusahaannya bisa terancam. Kedua Tanggung jawab sosial atas konsikuensi keuntungan perusahaan terhadap lingkungan sekitar perusahaan yaitu masyarakat,buruh,karyawan,dan konsumen seperti pengadaan pelebaran jalan di sekitar lingkungan perusahaan yang menguntung masyrakat juga, kegiatan bencana sosial,kenaikan upah buruh dll.
    20. Beberapa perusahaan melihat lingkungan pemasaran yang tak terkendali, perusahaan harus mampu beradaptasi dengan lingkungan pemasar yang mengglobal. Perusahaan harus dapat menganalisis kekuatan lingkungan dan strategi yang di gunakan perusahaan dalam menghindar ancaman dan menggunakan peluang tersebut. Persuahaan harus bersikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran guna menciptakan pemasaran strategis tehadap lingkungan yang ada.

    21. Penilitian pemasaran dilakukan untuk melakukan strategi pemasaran guna mengetahui keinginan pelanggan dan apa yang mesti di lakukukan perushaan menciptakan produk yang mampu bersaing tinggi dengan produk lainnya. Perusahaan mesti melakukan sistem informasi yang akurat dan efektif untuk meberitahukan strategi yang tepat dengan bentuk yang tepat pada waktu yang tepat. Agar menciptkan hubungan perusahaan terhadap pelanggan yang kuat. Perusahaan akan terbantu dengan adanya sistem informasi pemasaran guna mengembang informasi yang di perlukan,pengambilan keputusan,dan stretgi dalam kepentingan pelanggan dan pasar.

    Komentar oleh iqbalwendry | Oktober 4, 2015 | Balas

  45. Kelompok : 1
    Nomor Soal : 12 13 14 17 18 20 21.
    Nama : Syael Mirsandi
    Kelas : Manajemen G 2014

    12) Diskusikan dampak-dampak berbahayanya praktek pemasaran terhadap persaingannya dan masalah yang terkait dengan persaingan tersebut.

    13) Apa itu konsumerisme ? Deskripsikan hak dari penjual dan pembeli. Bagaimana perusahaan mendapatkan keuntungan dari konsumerisme itu.

    14) Jelaskan unsur-unsur lingkungan pemasaran perusahaan dan mengapa pemasar memainkan peran penting dalam melacak tren lingkungan dan menentukan tempat yang berpeluang.

    17) Diskusikan tren di lingkungan ekonomi yang harus disadari oleh pemasar dan berikan contoh respon perusahaan untuk setiap tren.

    18) Deskripsikan dua filosofi mengenai prinsip yang harus dipegang perusahaan dan manajer pemasaran dalam hal isu-isu etika dan tanggung jawab sosial.

    20) Jelaskan bagaimana perusahaan dapat mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran.

    21) Diskusikan nilai riil dari penelitian pemasaran dan informasi pemasaran dan bagaimana nilai itu dapat tercapai.

    12. Dampak persaingan pemasaran terhadap Konsumen.

    Harga yang tinggi

    Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya harga : biaya distribusi, biaya periklanan dan merk yang berlebihan.

    a. Biaya distribusi, demi dapat bersaing terkadang perusahaan melibatkan banyak perantara agar barang dapat sampai dengan cepat ke tangan konsumen. Hal ini menyebabkan ongkos distribusi yang berlebihan dan itu dibebankan kepada konsumen.

    b. Biaya pemasaran, agar konsumen dapat cepat mengetahui sebuah produk, perusahaan rela membayar lebih untuk mengiklankan produk nya dengan biaya yang mahal. Biaya ini dibebankan kepada konsumen sehingga konsumen harus membayar lebih untuk suatu produk.

    c. Merk yang berlebihan, ketika produk suatu perusahaan telah dikenal lebih dikenal dari produk perusahaan lain yang sejenis, perusahaan membaca itu sebagai peluang dan tentu akan menaikkan harga produk yang dianggap unggul dari produk-produk sejenis sehingga konsumen terkesan membeli merk dari pada kualitas produk.

    Praktek yang cenderung menipu

    Terkadang untuk membuat produk terlihat lebih unggul produsen melakukan penipuan seperti : berdalih menurunkan harga sebuah produk dengan memperlihatkan harga palsu yang lebih mahal padahal harga sebelumnya lebih murah dari harga baru yang didalihkan dilakukan penurunan. Mempromosikan produk dengan isi ekstra dari sebelumnya yang padahal memperkecil ukuran kemasan dan hanya menambah label “isi ekstra”. Label komposisi yang tidak sesuai dengan komposisi pembuatan produk tersebut.

    Praktek penjualan yang cenderung memaksa

    Demi meningkatkan nilai penjualan, penjual cenderung memaksa pembeli untuk membeli produk mereka, padahal hal tersebut akan berdampak buruk terhadap nilai dan hubungan kepada pelanggan, demi mengejar target penjualan, penjual mengabaikan nilai-nilai kepuasan pelanggan.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 584-586 )

    13. Konsumerisme adalah gerakan terorganisir warga dan lembaga pemerintahan yang bertujuan untuk memperjelas hak dan meningkatkan kekuatan pembeli dalam kaitannya dengan penjual.

    Hak penjual meliputi:

    • Hak untuk memperkenalkan setiap produk dalam berbagai ukuran dan gaya, asalkan tidak berbahaya untuk kesehatan pribadi atau keselamatan, atau menyertakan peringatan yang tepat.
    • Hak untuk menetapkan harga apapun untuk produk, tidak memberikan diskriminasi di antara jenis dari pembeli.
    • Hak untuk menggunakan sejumlah produk untuk mempromosikan produk tersebut, asalkan tidak didefinisikan sebagai persaingan yang tidak sehat.
    • Hak untuk menggunakan pesan produk, asalkan tidak menyesatkan atau tidak jujur dalam konten atau eksekusi.
    • Hak untuk menggunakan membeli program insentif, asalkan mereka tidak adil atau menyesatkan.

    Hak pembeli meliputi:

    • Hak untuk tidak membeli produk yang ditawarkan untuk dijual kembali.
    • Hak untuk mengharapkan produk yang aman dari produsen.
    • Hak untuk mengharapkan produk untuk dipakai seperti yang telah di tunjukkan oleh penjual.

    Dengan memperhatikan hak-hak di atas, perusahaan dapat memperoleh keuntungan dari kegiatan antara penjual dan pembeli apabila kegiatan tersebut berlangsung terus menerus dalam jangka waktu yang panjang. Ketika hak hak tersebut terpenuhi maka penjual akan tetap membantu menjual produk-produk dari suatu perusahaan dan pembeli yang puas terhadap produk-produk yang ditawarkan akan kembali membeli dan terus membeli.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 592-593 )

    14. Lingkungan pemasaran terdiri dari lingkungan mikro dan lingkungan makro. Lingkungan mikro terdiri dari para aktor dekat dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuan untuk membantu perusahaan terhadap pelanggan, pemasok, perantara pemasaran, pasar pelanggan, pesaing, dan publik. Lingkungan makro terdiri dari susunan sosial yang lebih besar yang mempengaruhi kekuatan mikro seperti : demografi, ekonomi, alam, teknologi, politik, dan budaya.

    Pemasar berperan penting dalam melacak tren lingkungan karna pemasar lebih jeli dan lebih bisa membaca tren-tren yang sedang terjadi atau memprediksi tren-tren yang akan terjadi dimasa yang akan datang dengan informasi yang mereka akses secara rutin dan terus menerus mengikuti dan membaca arah tren. Pemasar juga berperan penting dalam menentukan tempat-tempat yang strategis untuk memasarkan produk, dengan informasi dan kemampuan yang mereka miliki mereka mampu menentukan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lahan pemasaran untuk produk mereka.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 67-69 )

    17. Pasar memerlukan daya beli serta orang-orang. Lingkungan ekonomi terdiri dari faktor ekonomi yang mempengaruhi daya beli konsumen dan belanja pola. Pemasar harus memperhatikan tren utama dan pola belanja konsumen baik di dalam dan pasar dunia mereka. Suatu bangsa sangat bervariasi dalam tingkat distribusi dan pendapatan mereka. Beberapa negara memiliki ekonomi industri, yang merupakan pasar yang kaya untuk berbagai jenis barang. Pada subsitensi ekonomi lain; mereka mengkonsumsi sebagian besar hasil pertanian dan industri mereka sendiri dan menawarkan beberapa produk dipasar. Diantaranya mengembangkan sistem ekonomi yang dapat menawarkan peluang pemasaran yang luar biasa untuk beberapa jenis produk. Seperti hal nya India dengan populasi lebih dari 1,1 miliar orang. Di masa lalu, hanya kalangan elit India yang mampu membeli mobil. Namun sekarang, situasinya sangat berubah, bahkan, satu dari tujuh orang India sekarang memiliki satu mobil.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 77 )

    18. Dua filosofi prinsip yang harus membimbing perusahaan dan manajer pemasaran dalam menghadapai masalah-masalah etika dan tanggung jawab sosial. Filosofi pertama adalah bahwa pasar bebas dan sistem hukum yang berhak memutuskan yang berhubungan dengan dua hal tersebut tersebut. Berdasarkan prinsip ini, perusahaan dan manajer tidak bertanggung jawab untuk membuat penilaian moral. Perusahaan harus memiliki konsekuensi yang baik tidak tergantung pada pasar dan sistem hukum. Filosofi kedua menempatkan tanggung jawab bukan pada sistem tetapi di tangan masing-masing perusahaan dan manajer. Filosofi lebih menunjukkan bahwa perusahaan harus memiliki “hati nurani sosial/peduli sosial.” Perusahaan dan manajer harus menerapkan standar tinggi terhadap etika dan moralitas ketika membuat keputusan perusahaan.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 605 )

    20. Banyak perusahaan melihat lingkungan pemasaran sebagai unsur tak terkendali dan mereka harus bereaksi dan beradaptasi terhadap lingkungan pemasaran tersebut. Secara pasif mereka menerima lingkungan pemasaran dan tidak mencoba untuk mengubahnya. Mereka menganalisis kekuatan lingkungan dan strategi desain yang akan membantu perusahaan menghindari ancaman dan memanfaatkan peluang lingkungan menyediakan. Perusahaan mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran. Daripada membiarkan lingkungan menentukan strategi mereka, seorang ahli pemasaran menyarankan, ciptakan sebuah strategi yang mendefinisikan lingkungan Anda. Daripada mengasumsikan bahwa pilihan strategis dibatasi oleh lingkungan saat ini, perusahaan-perusahaan ini mengembangkan strategi untuk mengubah lingkungan. “Sejarah Bisnis mengungkapkan banyak kasus di mana struktur industri strategi bentuk perusahaan.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 89 )

    21. Nilai riil riset pemasaran dan informasi pemasaran terletak pada bagaimana riset dan informasi digunakan pengetahuan menegani pelanggan. Berdasarkan pemikiran tersebut, banyak perusahaan kini menyusun ulang penelitian dan informasi fungsi pemasaran mereka. Perusahaan menciptakan “tim penelitian pelanggan” dipimpin oleh seorang wakil presiden wawasan pelanggan dan terdiri dari wakil-wakil dari semua bidang fungsional perusahaan. Misalnya, kepala riset pemasaran di Kraft Foods yang disebut direktur wawasan dan strategi konsumen. Di Unilever, riset pemasaran dilakukan oleh Consumer dan divisi Pengetahuan Pasar, yang membantu tim brand memanfaatkan informasi dan mengubahnya menjadi wawasan terhadap pelanggan. Kelompok peneliti pelanggan ini mengumpulkan pelanggan dan informasi pasar dari berbagai sumber, mulai dari studi penelitian pemasaran tradisional untuk berbaur dengan mengamati konsumen untuk memonitor percakapan online konsumen tentang perusahaan dan produk-produknya. Kemudian mereka menggunakan informasi ini untuk mengembangkan wawasan pelanggan yang penting dari mana perusahaan dapat menciptakan nilai lebih bagi pelanggan. Dengan demikian, perusahaan harus merancang sistem informasi pemasaran yang efektif yang memberikan manajer informasi yang tepat, dalam bentuk yang tepat, pada waktu yang tepat dan membantu mereka untuk menggunakan informasi ini untuk menciptakan nilai pelanggan dan hubungan pelanggan yang kuat. Sebuah sistem informasi pemasaran (MIS) terdiri dari orang-orang dan prosedur untuk menilai kebutuhan informasi, mengembangkan informasi yang dibutuhkan, dan membantu pengambil keputusan menggunakan informasi tersebut untuk menghasilkan dan memvalidasi dalam menindaklanjuti pelanggan dan pasar.

    Sumber :
    Philip Kotler, Gary Armstrong. 2011. Principles of marketing ( Halaman 99 )

    Komentar oleh Syael Mirsandi | Oktober 4, 2015 | Balas

  46. Kelompok :9
    Soal :1,5,7,13,14,20,24
    Nama : Dodi Kurniawan(C1b014098)
    Kelas :Manajemen G 2014 Reguler

    soal:
    1. Define marketing and discuss how it is more than just “telling and selling.” Jelaskan dalam hal apa orang sering menyamakan bahwa pemasaran sama dengan penjualan, berikan contohnya.

    5.explain the difference between share of customer and customer equity. Why are these concepts important to marketers?
    7.explain what is meant by a market-oriented mission statement and discuss the characteristics of effective mission statements
    13. What is consumerism? Describe the rights of sellers and buyers. How companies benefit from adhering to them.
    14. . Describe the two philosophies regarding what principle should guide companies and marketing managers on issues of ethics and social responsibility.

    20. Explain how companies can take a proactive stance toward the marketing environment

    24. What are the advantages of web-based survey research over traditional survey research?

    Jawaban:

    1. Orang sering menyamakan pemasaran dan penjualan dalam hal sama-sama menciptakan dan menawarka barang/jasa untuk memuaskan permintaan dan kebutuhan konsumen guna mencari laba /keuntungan. Contoh: penawaran produk baru kepada konsumen.
    5. Pangsa pelanggan adalah besarnya jumlah pelanggan yang dimiliki atau di kuasai oleh perusahaan ataupun calon baru yang akan di jadikan pelanggan oleh perusahaan . Sedangkan ekuitas pelanggan adalah total nilai umur hidup semua pelanggan perusahaan yang di diskontokan, jadi semakin setia pelanggan maka semakin tinggi ekuitas pelanggan. Atau ekuitas pelanggan adalah kesetian/kepercayaan yang di berikan pelanggan kepada perusahaan. Kedua hal ini penting bagi pemasar karena akan menjadi tolak ukur ataupun pertimbangan bagi perusahaan, mengingat pelanggan merupan hal yang harus di jaga/diprertahankan oleh perusahaan.selain itu juga berguna bagi pembuatan dan pemasarkan produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
    7. Misi yang berorientasi pada pasar adalah misi perusahaan dalam menjalankan suatu proses dan aktifitas yang berhubungan dengan penciptaan dan pemuasan pelanggan dengan cara terus menilai kebutuhan dan keinginan pelanggan.
    Karakteristik misi yang efektif:
    1. Cukup luas untuk dapat diterapkan selama beberapa tahun sejak di terapkan.
    2. Cukup spesifik untuk mengkomunikasikan arah.
    3. Fokos pada kompetensi/kemampuan yang dimiliki perusahaan.
    13. Konsumerisme adalah paham atau ideologi yang menjadikan seseorang atau kelompok melakukan/menjalankan proses konsumsi secara berlebihan.
    Hak penjual:
    1. Hak penjual mendapatkan pembayaran atas barang /jasa yang di jual kepada pelanggan.
    2. Penjual berhak menahan barang/jasa atau tidak menyerahkan kepada pembeli jika pembayaran belum di lakukan.
    Hak pembeli:
    1. Hak atas kenyamanan,keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang/jasa:
    dalam memeperoleh manfaat dari barang atau jasa yang di konsumsi oleh konsumen , maka tidak boleh mengancam keselamatan jiwa/harta benda konsumen dan harus mendapat jaminan atas keselamatan.
    2. Hak untuk memilih barang/jasa serta mendapatkan barang/barang tersebut sesuai nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan: konsumen bebas dalam memilih barang/jasa dan tidak ada unsur paksa atau tipu daya yang dilakukan oleh pelaku usaha.
    3. Hak atas informasi yang benar, jelas dan jaminan atas barang/jasa: sangat diharapkan agar pelaku usaha memberikan informasi yang benar,jelas dan jujur sebagai landasan bagin konsumen.
    4. Hak untuk di dengar pendapat dan keluhan atas barang yang di gunakan.

    Perusahaan dapat memperoleh keuntungan dari mengikuti mereka mereka melalui penawaran/penjualan produk yang di hasilkan sesuai dengan permintaan ataupun selera penjual/ pembeli.

    14. Etika dan tanggung jawab sosial perusahaan
    Dalam menjalankan aktifitasnya perusahaan harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan dampaknya dalam aspek ekonomi saja, misalnya tingkat keuntungan/deviden, tetapi juga harus menimbang/memperhatikan dampak sosial dan lingkungan yang di timbulkan dari keputusannya itu baik untuk jangka panjang maupun pendek . Dua hal yang perlu di perhatikan yaitu tanggung jawab terhadap para pelanggan dan tanggug jawab terhadap lingkungan sosial maupun alam atas barang/jasa yang di hasilkan.
    20. Sikap proaktif yang dapat dilakukan perusahaan terhadap lingkungan pemasaran adalah dengan cara menjaga hubungan baik antara para pelanggannya maupun pelaku pemasaran, tindak hanya itu perusahaan juga dapat berkontribusi terhadap alam, budaya, dan sosial lainnya, dan menyesuaikan strategi-strategi perusahaan untuk memenuhi tantangan dan peluang pasar yang baru.
    24. Survey berbasis web lebih cepat dilakukan dan efektif, tanpa harus mengeluarkan biaya dan tenaga yang besar karena dilakukan melalui internet ,selain itu juga survey berbasis web dapat menghemat waktu dalam pengumpulan data. Dibandingkan survey tradisional yang membutuhkan waktu yang cukup lama , juga tenaga dan biaya yang dikeluarkan cukup besar dalam mengumpulkan data/informasi yang dibutuhkan.

    Komentar oleh dodi kurniawan | Oktober 4, 2015 | Balas

  47. Kelompok: 1
    Soal yang di pilih: 12 13 14 17 18 20 21
    Nama: Mohd Gilang Akhbar
    NIM: C1B014077
    Kelas: Manajemen G 2014

    1. What is consumerism? Describe the rights of sellers and buyers. How companies benefit from adhering to them. (12)

    Jawaban:
    Praktik pemasaran dapat menyebabkan dampak buruk juga ke perusahaan lain dan mengurangi persaingan. Tiga masalah yang terlibat: Akuisisi pesaing, praktik pemasaran yang menciptakan halangan untuk perusahaan lain bisa masuk, dan praktik pemasaran kompetitif yang tidak adil.

    • Kritik mengklaim bahwa adanya perusahaan yang dirugikan, dan persaingan berkurang karena perusahaan yang merugikan makin besar dengan cara mengakuisisi pesaing daripada mengembangkan produk mereka sendiri. Banyaknya akuisisi selama beberapa dekade terakhir telah menyebabkan kekhawatiran bahwa tidak akan ada lagi pesaing muda yang penuh semangat, maka persaingan akan berkurang. Akuisisi adalah subjek yang kompleks. Akuisisi kadang bisa baik bagi masyarakat. Tapi akuisisi juga sangat berbahaya, oleh karena itu diatur ketat oleh pemerintah.
    • Praktik pemasaran juga dituduh telah menciptakan hambatan untuk perusahaan baru masuk ke industri. Perusahaan-perusahaan besar dapat menggunakan paten atau promosi besar-besaran atau mengikat pemasok untuk mencegah atau mengusir pesaing.
    • Beberapa perusahaan pada kenyataannya telah melakukan praktik pemasaran kompetitif yang tidak adil, dengan maksud merugikan atau menghancurkan perusahaan lain. Mereka dapat menetapkan harga dibawah rata-rata atas produk mereka, mengancam untuk memutuskan bisnis dengan pemasok, atau mencegah pembelian produk pesaing.

    2. What is consumerism? Describe the rights of sellers and buyers. how companies benefit from adhering to them. (13)

    Jawaban:
    Consumerism adalah gerakan terorganisir dari masyarakat dan lembaga pemerintah untuk meningkatkan hak dan kekuatan pembeli dalam hubungannya dengan penjual.

    Hak Penjual:
    • Hak untuk memperkenalkan setiap produk dalam berbagai ukuran dan model, dengan syarat, produk itu tidak berbahaya untuk kesehatan dan keselamatan pembeli. Atau menyertakan peringatan serta cara penggunanaan.
    • Hak untuk menetapkan berapa harga untuk produknya, asal tidak memberikan diskriminasi harga kepada pembeli
    • Hak untuk menghabiskan berapapun uang untuk melakukan promosi terhadap produknya, tetapi tidak boleh melakukan persaingan yang tidak sehat
    • Hak untuk menyampaikan pesan-pesan dari suatu produk, dengan syarat harus jujur sesuai dengan konten produknya
    • Hak untuk menggunakan program pembelian insentif, asalkan adil dan tidak menyesatkan

    Hak Pembeli:
    • Hak untuk tidak membeli produk yang ditawarkan
    • Hak untuk mendapatkan produk yang aman
    • Hak untuk mendapatkan produk berfungsi sesuai yang diklaim

    Banyak orang yang menganggap hak-hak ini berat sebelah, oleh karena itu konsumen menuntut hak-hak tambahan yaitu:
    • Hak untuk mengetahui informasi dari aspek-aspek penting produk yang ditawarkan
    • Hak untuk dilindungi dari produk yang masih diragukan dan praktik pemasaran
    • Hak untuk menuntut produk dan praktik pemasaran mampu meningkatkan kualitas hidup

    Perusahaan akan mendapatkan keuntungan jika perusahaan mampu memenuhi hak-hak penjual dan pembeli.

    3. Describe the elements of a company’s marketing environment, and why marketers play a critical role in tracking environmental trends and spotting opportunities. (14)

    Jawaban:
    Unsur-unsur lingkungan pemasaran perusahaan secara khusus dirumuskan: Lingkungan pemasaran suatu perusahaan terdiri dari para pelaku dan kekuatan-kekuatan yang berasal dari luar fungsi manajemen pemasaran perusahaan yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk mengembangkan dan mempertahankan transaksi yang sukses dengan para pelanggan sasarannya.

    Karena dengan membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, pihak lain di perusahaan dan mitra eksternal, pemasar bisa memahami kekuatan lingkungan utama yang mengelilingi semua hubungan ini, pemasar juga yang harus mengetahui pentingnya pengamatan secara terus menerus dan beradaptasi dengan lingkungan yang berubah ubah. Lingkungan inilah yang akan mempengaruhi produk yang akan dipasarkan ke pada para pelanggan/konsumen.

    4. Discuss current trends in the economic environment that marketers must be aware of and provide examples of company responses to each trend. (17)

    Jawaban:
    Tren yang harus diwaspadai di lingkungan ekonomi ada dua: yaitu perubahan pengeluaran konsumen dan distribusi pendapatan.

    Perubahan pengeluaran konsumen bisa terjadi ketika konsumen menerapkan gaya hidup hemat yang bisa bertahan bertahun-tahun, dan hanya mau membeli produk yang mempunyai nilai yang tinggi. Maka pemasar akan bisa menyesuaikan diri dengan menawarkan produk yang mempunyai nilai yang tinggi juga, namun dengan kegunaan dan harga yang seimbang.

    Pemasar harus memperhatikan distribusi pendapatan serta tingkat pendapatan. Selama beberapa dekade terakhir orang kaya telah menjadi makin kaya, kelas menengah menyusut dan yang miskin makin bertambah. Distribusi pendapatan telah menciptakan pasar berjenjang. Banyak perusahaan yang menargetkan pasar konsumen kelas atas. Namun masih ada perusahaan yang menargetkan pasar semua kelas. Dengan perhitungan yang tepat mereka dapat mengambil keuntungan dari perubahan dalam lingkungan ekonomi.

    5. Describe the two philosophies regarding what principle should guide companies and marketing managers on issues of ethics and social responsibility. (18)

    Jawaban:
    Perusahaan harus memegang 5 sustainable marketing-principle: consumer-oriented marketing, customer-value marketing, innovative marketing, sense-of-mission marketing, and societal marketing.

    Consumer-oriented marketing adalah prinsip pemasaran yang mengharuskan perusahaan melihat dan mengatur aktifitas pemasarannya melalui sudut pandang konsumen. Hanya dengan melihat dunia melalui mata konsumen perusahaan dapat hubungan yang langgeng dan menguntungkan dengan konsumen.

    Innovative marketing mengharuskan perusahaan terus menciptakan produk baru dan terus meningkatkan pemasarannya. Perusahaan yang tidak berinovasi pada akhirnya akan kehilangan pelanggan yang berpindah ke perusahaan lain yang menemukan produk yang lebih baik.

    6. Explain how companies can take a proactive stance toward the marketing environment. (20)

    Jawaban:
    Dengan mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran, perusahaan yang mendengarkan dan merespon peristiwa negatif yang nampaknya tak terkendali di lingkungan pemasaran bisa merubahnya menjadi terkendali, atau bahkan bisa membuatnya menjadi positif tergantung bagaimana tanggapan perusahaan dan langkah yang diambil. Bagaimanapun manajer pemasaran yang cerdas akan mengambil sikap pendekatan proaktif daripada sikap pendekatan reaktif terhadap lingkungan pemasaran.

    7. Discuss the real value of marketing research and marketing information and how that value is attained (21)

    Jawaban:
    Untuk menciptakan nilai dan hubungan yang bermakna dengan pelanggan, pemasar harus tau dulu apa sebenarnya yang pelanggan inginkan. Untuk mengetahui apa yang sebenarnya pelanggan inginkan maka perusahaan/pemasar hasil melakukan riset. Makanya banyak perusahaan sekarang memiliki customer care. Karyawan yang khusus dipekerjakan untuk menampung kritik dan saran pelangggan.

    Untuk mendapatkan wawasan pelanggan yang baik, pemasar harus secara efektif mengelola informasi pemasaran dari berbagai sumber. Pemasar zaman sekarang memiliki banyak akses informasi untuk pemasaran, dengan majunya teknologi informasi sekarang. Jadi dengan mudahnya mendapatkan informasi, perusahaan bisa tau apa yang diinginkan pelanggan, dan melakukan perbaikan untuk mencapai nilai yang dimaksud.

    Komentar oleh Mohd Gilang Akhbar | Oktober 4, 2015 | Balas

  48. Selamat malam pak jo,
    maaf ada kesalahan penulisan soal atas kiriman komentar saya yang pertama, jadi saya kirim ulang.

    Kelompok: 1
    Soal yang di pilih: 12 13 14 17 18 20 21
    Nama: Mohd Gilang Akhbar
    NIM: C1B014077
    Kelas: Manajemen G 2014

    1. Discuss the types of harmful impact that marketing practices can have on competition and the associated problems. (12)

    Jawaban:
    Praktik pemasaran dapat menyebabkan dampak buruk juga ke perusahaan lain dan mengurangi persaingan. Tiga masalah yang terlibat: Akuisisi pesaing, praktik pemasaran yang menciptakan halangan untuk perusahaan lain bisa masuk, dan praktik pemasaran kompetitif yang tidak adil.

    • Kritik mengklaim bahwa adanya perusahaan yang dirugikan, dan persaingan berkurang karena perusahaan yang merugikan makin besar dengan cara mengakuisisi pesaing daripada mengembangkan produk mereka sendiri. Banyaknya akuisisi selama beberapa dekade terakhir telah menyebabkan kekhawatiran bahwa tidak akan ada lagi pesaing muda yang penuh semangat, maka persaingan akan berkurang. Akuisisi adalah subjek yang kompleks. Akuisisi kadang bisa baik bagi masyarakat. Tapi akuisisi juga sangat berbahaya, oleh karena itu diatur ketat oleh pemerintah.
    • Praktik pemasaran juga dituduh telah menciptakan hambatan untuk perusahaan baru masuk ke industri. Perusahaan-perusahaan besar dapat menggunakan paten atau promosi besar-besaran atau mengikat pemasok untuk mencegah atau mengusir pesaing.
    • Beberapa perusahaan pada kenyataannya telah melakukan praktik pemasaran kompetitif yang tidak adil, dengan maksud merugikan atau menghancurkan perusahaan lain. Mereka dapat menetapkan harga dibawah rata-rata atas produk mereka, mengancam untuk memutuskan bisnis dengan pemasok, atau mencegah pembelian produk pesaing.

    2. What is consumerism? Describe the rights of sellers and buyers. how companies benefit from adhering to them. (13)

    Jawaban:
    Consumerism adalah gerakan terorganisir dari masyarakat dan lembaga pemerintah untuk meningkatkan hak dan kekuatan pembeli dalam hubungannya dengan penjual.

    Hak Penjual:
    • Hak untuk memperkenalkan setiap produk dalam berbagai ukuran dan model, dengan syarat, produk itu tidak berbahaya untuk kesehatan dan keselamatan pembeli. Atau menyertakan peringatan serta cara penggunanaan.
    • Hak untuk menetapkan berapa harga untuk produknya, asal tidak memberikan diskriminasi harga kepada pembeli
    • Hak untuk menghabiskan berapapun uang untuk melakukan promosi terhadap produknya, tetapi tidak boleh melakukan persaingan yang tidak sehat
    • Hak untuk menyampaikan pesan-pesan dari suatu produk, dengan syarat harus jujur sesuai dengan konten produknya
    • Hak untuk menggunakan program pembelian insentif, asalkan adil dan tidak menyesatkan

    Hak Pembeli:
    • Hak untuk tidak membeli produk yang ditawarkan
    • Hak untuk mendapatkan produk yang aman
    • Hak untuk mendapatkan produk berfungsi sesuai yang diklaim

    Banyak orang yang menganggap hak-hak ini berat sebelah, oleh karena itu konsumen menuntut hak-hak tambahan yaitu:
    • Hak untuk mengetahui informasi dari aspek-aspek penting produk yang ditawarkan
    • Hak untuk dilindungi dari produk yang masih diragukan dan praktik pemasaran
    • Hak untuk menuntut produk dan praktik pemasaran mampu meningkatkan kualitas hidup

    Perusahaan akan mendapatkan keuntungan jika perusahaan mampu memenuhi hak-hak penjual dan pembeli.

    3. Describe the elements of a company’s marketing environment, and why marketers play a critical role in tracking environmental trends and spotting opportunities. (14)

    Jawaban:
    Unsur-unsur lingkungan pemasaran perusahaan secara khusus dirumuskan: Lingkungan pemasaran suatu perusahaan terdiri dari para pelaku dan kekuatan-kekuatan yang berasal dari luar fungsi manajemen pemasaran perusahaan yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk mengembangkan dan mempertahankan transaksi yang sukses dengan para pelanggan sasarannya.

    Karena dengan membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, pihak lain di perusahaan dan mitra eksternal, pemasar bisa memahami kekuatan lingkungan utama yang mengelilingi semua hubungan ini, pemasar juga yang harus mengetahui pentingnya pengamatan secara terus menerus dan beradaptasi dengan lingkungan yang berubah ubah. Lingkungan inilah yang akan mempengaruhi produk yang akan dipasarkan ke pada para pelanggan/konsumen.

    4. Discuss current trends in the economic environment that marketers must be aware of and provide examples of company responses to each trend. (17)

    Jawaban:
    Tren yang harus diwaspadai di lingkungan ekonomi ada dua: yaitu perubahan pengeluaran konsumen dan distribusi pendapatan.

    Perubahan pengeluaran konsumen bisa terjadi ketika konsumen menerapkan gaya hidup hemat yang bisa bertahan bertahun-tahun, dan hanya mau membeli produk yang mempunyai nilai yang tinggi. Maka pemasar akan bisa menyesuaikan diri dengan menawarkan produk yang mempunyai nilai yang tinggi juga, namun dengan kegunaan dan harga yang seimbang.

    Pemasar harus memperhatikan distribusi pendapatan serta tingkat pendapatan. Selama beberapa dekade terakhir orang kaya telah menjadi makin kaya, kelas menengah menyusut dan yang miskin makin bertambah. Distribusi pendapatan telah menciptakan pasar berjenjang. Banyak perusahaan yang menargetkan pasar konsumen kelas atas. Namun masih ada perusahaan yang menargetkan pasar semua kelas. Dengan perhitungan yang tepat mereka dapat mengambil keuntungan dari perubahan dalam lingkungan ekonomi.

    5. Describe the two philosophies regarding what principle should guide companies and marketing managers on issues of ethics and social responsibility. (18)

    Jawaban:
    Perusahaan harus memegang 5 sustainable marketing-principle: consumer-oriented marketing, customer-value marketing, innovative marketing, sense-of-mission marketing, and societal marketing.

    Consumer-oriented marketing adalah prinsip pemasaran yang mengharuskan perusahaan melihat dan mengatur aktifitas pemasarannya melalui sudut pandang konsumen. Hanya dengan melihat dunia melalui mata konsumen perusahaan dapat hubungan yang langgeng dan menguntungkan dengan konsumen.

    Innovative marketing mengharuskan perusahaan terus menciptakan produk baru dan terus meningkatkan pemasarannya. Perusahaan yang tidak berinovasi pada akhirnya akan kehilangan pelanggan yang berpindah ke perusahaan lain yang menemukan produk yang lebih baik.

    6. Explain how companies can take a proactive stance toward the marketing environment. (20)

    Jawaban:
    Dengan mengambil sikap proaktif terhadap lingkungan pemasaran, perusahaan yang mendengarkan dan merespon peristiwa negatif yang nampaknya tak terkendali di lingkungan pemasaran bisa merubahnya menjadi terkendali, atau bahkan bisa membuatnya menjadi positif tergantung bagaimana tanggapan perusahaan dan langkah yang diambil. Bagaimanapun manajer pemasaran yang cerdas akan mengambil sikap pendekatan proaktif daripada sikap pendekatan reaktif terhadap lingkungan pemasaran.

    7. Discuss the real value of marketing research and marketing information and how that value is attained (21)

    Jawaban:
    Untuk menciptakan nilai dan hubungan yang bermakna dengan pelanggan, pemasar harus tau dulu apa sebenarnya yang pelanggan inginkan. Untuk mengetahui apa yang sebenarnya pelanggan inginkan maka perusahaan/pemasar hasil melakukan riset. Makanya banyak perusahaan sekarang memiliki customer care. Karyawan yang khusus dipekerjakan untuk menampung kritik dan saran pelangggan.

    Untuk mendapatkan wawasan pelanggan yang baik, pemasar harus secara efektif mengelola informasi pemasaran dari berbagai sumber. Pemasar zaman sekarang memiliki banyak akses informasi untuk pemasaran, dengan majunya teknologi informasi sekarang. Jadi dengan mudahnya mendapatkan informasi, perusahaan bisa tau apa yang diinginkan pelanggan, dan melakukan perbaikan untuk mencapai nilai yang dimaksud.

    Komentar oleh Mohd Gilang Akhbar | Oktober 4, 2015 | Balas

  49. Kelompok 11
    Soal : 1,2,3,4,5,6,7
    Nama : Indah Suryaning Budi (C1B014099)

    Pertanyaan

    1) Define marketing and discuss how it is more than just “tellingand selling.” Jelaskan dalam hal apa orang sering menyamakan bahwa pemasaran sama dengan penjualan, berikan contohnya.

    2) Marketing has been criticized because it “makes people buythings they don’t really need.” Kenapa orang bisa membeli sesuatu yang tidak dia butuhkan, apakah ini sering terjadi dan bagaimana tanggungjawab pemasar dalam hal seperti ini.

    3) Discuss the two important questions a marketing managermust answer when designing a winning marketing strategy.How should a manager approach finding answers to thesequestions? Berikan contoh apa yang harus dipikirkan oleh manajer pemasaran khususnya setiap hari.

    4) What are the five different marketing managementorientations? Which orientation do you believe Apple (nama produk komputer) followswhen marketing products such as the iPhone and iPad?Jelaskan apa yang dikerjakan Apple dan bagaimana menurut anda apa itu berhasil?

    5) Explain the difference between share of customer andcustomer equity. Why are these concepts important tomarketers?

    6) Pemasar pada dasarnya menyampaikan nilai kepada pelanggan, bagaimana dampak daripada konsep ini terhadap strategi pemasar .

    7) Explain what is meant by a market-oriented missionstatement and discuss the characteristics of effective missionstatements.

    1. Pada saat dimana pelaku usaha melakukan kegiatanpenawaran kepada pelanggan . contohnya : Sales Promotion Girl
    2. Mungkin saja dikarenakan harga yang relatif murah,memiliki nilai lebih,pembelian karna paksaan sehingga mendorong konsumen untuk membeli kebutuhan tersebut . Dan halini pun sering terjadi,pemasar dalam hal inihanya menjalankan tugasnya .
    3. Manajemen Pemasaran bertugas mempengaruhi tingkat, waktu, dan sifat permintaan untuk membantu organisasi mencapai sasarannya. Jadi manajemen pemasaran tersebut tidak saja menyangkut pencarian dan peningkatan permintaan tetapi juga menyangkut pengubahan dan pengurangan permintaan.
    4. Yang dilakukan Apple ?
    1. Berontak terhadap sesuatu yg nirmal atau tidal benar
    2. Menghadirkan produk_produk yg revolusioner
    3. Membuat dunia jadi lebih hijau
    4. Memberikan dampak di bidang social
    5. Kampanyeh yg menggugah
    Menurut saya berhasil karena di era modern ini sudah banyak masyarakat yg menggunakan fasilitas dari Apple tersebut dan mereka sangat puas dengan kecanggihan-kecanggihan yg diciptakan oleh Apple itu sendiri,Apple juga mampu mengikuti persaingan dunia .
    5. Mengapa penting bagi pemasar untuk ‘menyenangkan’ pelanggan mereka? Sebagai pelanggan, hari ini, yang secara tidak sadar menerima informasi berlimpah dari produk sebelum s / ia membelinya. Sejak saat itu, s / ia akan dikirim kuesioner email, informasi diskon dan kupon secara teratur, dan kadang-kadang panggilan dari penyelidikan perusahaan s / dia tentang produk. Jika s / ia bergabung dengan anggota dari merek, ia akan mengirim s / dia ulang tahun atau hadiah liburan.

    Perusahaan berencana rangkaian servis untuk menyenangkan pelanggan mereka tidak hanya untuk memuaskan mereka, tetapi juga bertujuan untuk menjaga hubungan lama dengan pelanggan tetap dan menarik pelanggan potensial. Dalam satu kata, itu semua untuk satu alasan tunggal – keuntungan. Tidak diragukan lagi, keuntungan adalah fokus utama dari bisnis. Dan memuaskan pelanggan menjadi sebuah perusahaan faktor bantuan penting menang keuntungan. Jadi mengapa ada lebih banyak perusahaan dan pemasar membayar perhatian untuk menyenangkan pelanggan mereka.

    Dengan persaingan yang berat meningkat, perusahaan saat ini mencoba berbagai pendekatan untuk bersaing satu sama lain. Sebagai salah satu utama, memuaskan pelanggan meningkatkan keuntungan dan kontribusi perusahaan untuk menang di kompetisi. Misalnya, Starbucks adalah perusahaan kedai kopi terbesar di dunia.

    Menjual kopi, makanan dan menyediakan lingkungan yang nyaman untuk pelanggan untuk chatting dan sisanya. Juga menjual barang dagangan seperti cangkir, pembuat kopi, yang kadang-kadang bersama dengan teman-teman dan keluarga yang bisa pelanggan mereka di masa depan. Selain itu, Starbucks mengadakan kelas yang mengajarkan pelanggan tentang kopi, yang senang mereka untuk menjaga loyalitas pelanggan datang sering dan membuat yang baru untuk bergabung dengan mereka.

    Kedua, pelanggan senang menjadi salah satu dari permintaan konsumen yang signifikan karena perubahan besar kecepatan dan gaya hidup. Perkembangan besar teknologi baru telah mengubah kehidupan masyarakat serta permintaan. 10 tahun yang lalu, orang-orang di Cina selalu pulang ke rumah untuk makan siang di hari kerja karena mereka tinggal di dekatnya dan memiliki cukup waktu untuk memasak. Namun, sekarang, sebagian besar mereka memilih untuk makan di restoran cepat saji .

    6. Nilai merupakan persepsi pelanggan tentang keseimbangan antara manfaat yang diterima dengan pengorbanan yang diberikan untuk mendapatkan manfaat tersebut.
    Pelanggan memaksimalkan nilai, dalam batas-batas biaya yang dicari serta pengetahuan, mobilitas, dan pendapatan terbatas. Mereka membentuk harapan nilai dan bertindak berdasarkan itu. Kemudian mereka membandingkan nilai sebenarnya yang mereka terima ketika mengkonsumsi produk dengan nilai yang diharapkan, dan hal ini mempengaruhi kepuasan dan tingkah laku membeli ulang.

    7. mission statement) adalah sebuah deklarasi tentang “alasan keberadaan” suatu organisasi, sebuah pernyataan maksud yang membedakan satu organisasi dengan organisasi lain yang serupa. Oleh karena itu, sesederhana apapun organisasi yang ada sejatinya mereka memiliki alasan kenapa mereka ada. Meskipun para penyusun strategi atau puncak pimpinan tidak secara sadar mentransformasikan alasan ini ke dalam bentuk tulisan. Berikut 9 karakteristiknya :
    Customer (Siapakah konsumen perusahaan?)
    Product and service (Apakah produk atau jasa utama perusahaan .
    Market (Di pasar manakah perusahaan bersaing, secara geografis?)
    Technology (Apakah perusahaan canggih secara teknologi?)
    Concern for survival, growth, and profitability (Apakah perusahaan komitmen terhadap pertumbuhan dan kondisi keuangan yang sehat?)
    Philosophy (Apakah keyakinan, nilai, aspirasi, dan prioritas etis dasar perusahaan?)Self-concept (Apakah kompetensi khusus atau keunggulan kompetitif utama perusahaan?)Concern for public image (Apakah perusahaan responsif terhadap masalah-masalah sosial, komunitas, dan lingkungan hidup?)Concern for employees (Apakah karyawan dipandang sebagai aset perusahaan yang berharga?
    .

    Komentar oleh Indah Suryaning Budi(C1B014099) | Oktober 5, 2015 | Balas

  50. Kelompok 11
    Soal yang dipilih: 3, 4, 7, 9, 12
    Nama: Agustin Yenni Rohani
    Kelas: Manajemen B 2013
    NIM: C1B013059

    3.) Apa perbedaan dari model yang dikemukakan oleh Lewin’s?
    Jawab:
    Model perubahan Lewin, model penelitian tindakan, dan model positif menawarkan pandangan yang berbeda dari fase di mana perubahan yang direncanakan terjadi dalam organisasi. Model perubahan Lewin melihat perubahan yang direncanakan sebagai proses tiga langkah dari unfreezing, bergerak, dan refreezing. Ini memberikan gambaran umum dari proses perubahan yang direncanakan.
    Model penelitian tindakan berfokus pada perubahan yang direncanakan sebagai proses siklus yang melibatkan kegiatan bersama antara anggota organisasi dan praktisi OD. Ini melibatkan beberapa langkah yang tumpang tindih dan berinteraksi dalam praktek: identifikasi masalah, konsultasi dengan ahli ilmu perilaku, pengumpulan data dan diagnosis awal, umpan balik kepada klien kunci atau kelompok, diagnosis gabungan dari masalah, perencanaan tindakan bersama, tindakan, dan pengumpulan data setelah tindakan. Model penelitian tindakan memberi menitik beratkan pada pengumpulan data dan diagnosis sebelum perencanaan dan pelaksanaan tindakan, dan pada penilaian hasil setelah tindakan diambil. Selain itu, strategi perubahan sering diubah atas dasar diagnosis berkelanjutan, dan pemutusan satu program OD dapat menyebabkan pekerjaan lebih lanjut di daerah lain perusahaan.
    Model positif berorientasi pada apa yang organisasi lakukan benar. Ini berusaha untuk membangun peluang positif yang dapat menyebabkan kinerja yang luar biasa.

    4.) Bagaimana cara mengkombinasikan 4 model perubahan yang direncanakan?
    Jawab:
    Teori perubahan direncanakan dapat diintegrasikan ke dalam model umum. Empat set
    kegiatan-masuk dan kontraktor, mendiagnosa, perencanaan dan pelaksanaan, dan
    mengevaluasi dan melembagakan-dapat digunakan untuk menggambarkan bagaimana perubahan dilakukan dalam organisasi. Keempat set kegiatan juga menggambarkan struktur umum dari bab dalam buku ini. Model umum memiliki penerapan yang luas terhadap perubahan yang direncanakan. Ini mengidentifikasi langkah-langkah organisasi biasanya bergerak melalui penerapan perubahan dan menentukan kegiatan OD yang dibutuhkan untuk perubahan. Meskipun model perubahan terencana menjelaskan tahapan umum tentang bagaimana proses OD terungkap, ada berbagai jenis perubahan tergantung pada situasi. Upaya perubahan yang direncanakan dapat bervariasi dalam hal besarnya perubahan, sejauh mana sistem klien diatur, dan apakah pengaturan domestik atau internasional. Ketika situasi berbeda pada dimensi-dimensi, perubahan terencana dapat sangat bervariasi. Kritik dari OD telah menunjukkan beberapa masalah dengan cara perubahan yang direncanakan telah dikonseptualisasikan dan dipraktekkan di daerah-daerah tertentu di mana perubahan yang direncanakan dapat ditingkatkan.

    7.) Salah satu skill yang dibutuhkan dalam merencanakan perubahan adalah intrapersonal skill. Jelaskan apa artinya intrapersonal skill dan contohnya. Bedakan dengan interpersonal skill.
    Jawab:
    Meskipun basis pengetahuan bertumbuh dan kecanggihan lapangan, pengembangan organisasi tetap kerajinan manusia. Sebagai instrumen utama diagnosis dan perubahan, praktisi harus sering memproses hal yang rumit, informasi yang ambigu dan membuat penilaian informasi tentang relevansinya dengan masalah organisasi. Praktisi harus memiliki pemusatan pribadi untuk mengetahui nilai-nilai mereka sendiri, perasaan, dan tujuan serta integritas untuk berperilaku secara bertanggung jawab dalam membantu hubungan dengan orang lain. Bob Tannenbaum, salah satu pendiri dari OD, berpendapat bahwa pengetahuan diri adalah bahan yang paling sentral dalam praktik OD dan menyarankan bahwa praktisi menjadi terlalu terpikat dengan keterampilan dan teknik. Ada data untuk mendukung pandangannya. Sebuah studi dari 416 OD praktisi menemukan bahwa 47% setuju dengan pernyataan, “Banyak pendatang baru ke lapangan memiliki sedikit pemahaman atau penghargaan atas sejarah atau nilai-nilai yang mendasari lapangan.” Karena OD adalah proses yang sangat tidak pasti memerlukan penyesuaian konstan dan inovasi, praktisi harus memiliki keterampilan belajar aktif dan keseimbangan yang wajar antara pihak rasional dan emosional mereka. Akhirnya, praktik OD dapat membuat sangat stres dan dapat menyebabkan cepat lelah, sehingga praktisi perlu tahu bagaimana mengelola stres mereka sendiri.
    Sedangkan kemampuan interpesonal lebih kepada praktisi harus menciptakan dan memelihara hubungan yang efektif dengan individu dan kelompok dalam organisasi dan membantu mereka memperoleh kompetensi yang diperlukan untuk memecahkan masalah mereka sendiri.

    9.) Jelaskan apa arti dan peran maginality person.
    Jawab:
    Pribadi marginal adalah orang yang berhasil melintasi batas antara dua atau lebih kelompok dengan berbeda tujuan, sistem nilai, dan pola perilaku. Sedangkan di masa lalu, peran marjinal selalu dipandang sebagai tidak berfungsi, marginalitas sekarang terlihat dalam cahaya yang lebih positif. Ada banyak contoh peran marjinal dalam organisasi: penjual, pembeli, supervisor lini pertama, integrator, dan manajer proyek. Semakin terbukti bahwa beberapa orang lebih baik dalam mengambil peran marjinal daripada yang lain. Mereka yang baik dalam hal itu tampaknya memiliki kualitas pribadi dari dogmatisme rendah, sikap netral, keterbukaan pikiran, objektivitas, fleksibilitas, dan kemampuan pengolahan informasi beradaptasi. Bukannya marah oleh konflik, ambiguitas, dan stres, mereka berkembang di atasnya. Individu dengan orientasi marjinal lebih mungkin daripada yang lain untuk mengembangkan keputusan integratif yang menyatukan dan mendamaikan sudut pandang antara kelompok organisasi yang bertentangan dan lebih mungkin untuk tetap netral dalam situasi kontroversial. Dengan demikian, penelitian menunjukkan bahwa peran marjinal dapat memiliki efek positif ketika itu diisi oleh orang dengan orientasi marginal. Orang seperti itu dapat lebih obyektif dan lebih mampu untuk mengkaitkan keberhasilan, integratif, atau peran konflik-sarat.

    12. Jelaskan kebutuhan OD terhadap konsultan luar.
    Jawab:
    Peran OD dapat berlaku untuk konsultan intern yang termasuk dalam perubahan menjalani organisasi, konsultan eksternal yang menjadi anggota universitas dan perusahaan konsultan atau bekerja sendiri, dan untuk anggota tim konsultan internal-eksternal. Peran praktisi OD dapat digambarkan tepat dalam hal marginalitas dan tuntutan emosional. Orang dengan toleransi untuk peran marjinal tampaknya sangat cocok untuk latihan OD karena mereka mampu menjaga sikap netral dan objektivitas dan mengembangkan solusi integratif yang mendamaikan sudut pandang antara departemen organisasi yang bertentangan. Demikian pula, kesadaran dan kecerdasan emosional praktisi OD adalah kunci untuk keberhasilan melaksanakan peran. Meskipun OD masih merupakan bidang baru, sebagian besar praktisi memiliki pelatihan khusus yang rentangnya dari kursus singkat dan lokakarya pascasarjana dan pendidikan doktor. Tidak ada jalur karir tunggal, tetapi konsultasi internal sering kali sebagai batu loncatan untuk menjadi konsultan eksternal.

    Komentar oleh Agustin Yenni Rohani | Oktober 29, 2015 | Balas

  51. TUGAS MANAJEMEN PERUBAHAN
    KELOMPOK 14
    LUCKY BASTIAN (RRC1B013052)
    SAPARUDDIN (RRC1B013040)

    1.RESUME EVOLUSI MANAJEMEN PERUBAHAN
    Perubahan-perubahan lebih terkini, kualitas hidup kerja dan latar belakang strategiperubahan, mempunyai perubahan yang relevan secara baik dan kekakuan dalam perkembangan organisasi. Mereka telah menambah indikator ekonomi dan keuangan yang efektif dalam tindakan perkembangan organisasi tradisional kepuasan kerja dan perkembangan personal. Semua latar belakang mendukung transfer ilmu dan kecakapan untuk sistem pelanggan dan kapasitas bangunan menjadi pengaturan yang lebih baik di masa depan. Sekarang, bidang menjadi terpengaruh oleh globalisasi dan tren teknologi informasi. Perkembangan organisasi terjadi banyak negara dan banyak ruang gerak organisasi yang berbasis dunia. Ini menggenerasikan seluruh set baru dalam penemuan sebagaimana adaptasi praktek manajemen perubahan tradisional. Selanjutnya, manajemen perubahan harus mengadaptasi metodenya untuk digunakan dalam organisasi. Sebagai teknologi informasi berkelanjutan untuk mempengaruhi lingkungan organisasi, strategi, dan struktur, perkembangan organasasi akan membutuhkan proses mengatur perubahan dalam dunia maya seperti saling bertatap muka. Perbedaan perkembangan disiplin telah mengarah ke perkembangan yang hebat dalam angka praktisioner profesional, dalam organisasi yang berkaitan dengan manajemen perubahan, dan dalam rentang negara-negara dalam yang organisasi latih. Tambahan terhadap pertumbuhan masyarakat nasional dan program pendidikan dalam OD, bidang ini berlanjut untuk menemukan teori baru, peneliti, dan praktisi yang membangun kerja pelopor muda dan memperpanjang hal ini menjadu isu kontemporer dan kondisional. Generasi pertama kontibutor termasuk Chris Argyis, yang mengembangkan sebuah pembelajaran dan ilmu sains mendekati perkembangan organisasi; Warren Bennis, yang mengikat kepemimpinan eksekutif ke perubahan strategi; Edie Seashore, yang mengembangkan proses mendekati manajemen perubahan, termasuk model kunci budaya organisasi dalam manajemen perubahan; Richard Beckhard, yang fokus memperhatikan pada kepentingan dari pengaturan transisi; Robert Tannenbaum, yang membuat peka OD ke dimensi kehidupan personal partisipasi. Perluasan jaringan perkembangan organisasi (http://www.odnetwork.org) yang mulai pada 1964, adalah suatu indikasi dari pertumbuhannya. Itu telah berkembang dari 200 anggota pada 1970 menjadi 2.800 dalam 1992 menjadi 4.301 pada 1999 menjadi 4.118 pada 2003. Dalam waktu yang sama, divisi 14 the American Psychological Association, yang dulunya diketahui sebagai divisi psikologi industrial, telah merubah namanya menjadi the Society for Industrial dan Organizational Psychology (http://www.siop.org). Pada 1968, the American Society for Training and Development (http://www.astd.org) menetapkan sebuah divisi OD, yang sekarang telah memiliki lebih dari 2.000 anggota. Pada 1971, the Academy of Management mendirikan sebuah divisi pengembangan organisasi dan perubahan (http://www.aom.pace.edu/odc), yang sekarang memiliki lebih dari 2.400 anggota.

    2. Penjelasan 2
    Menurut saya dalam konteks ini perubahan memang perlu dilakukan baik secara individu, kelompok, ataupun organisasi. Memang tidak mudah untuk melakukan perubahan itu sendiri, sebab kita harus bisa keluar dari zona nyaman kita sendiri. Perubahan perlu dilakukan agar terciptanya suatu kondisi dimana seperti yang diinginkan oleh suatu organisasi dimasa depan. karna pada dasarnya perubahan itu membuat sesuatu kearah yang lebih baik. Organisasi akan lebih mudah mencapai tujuannya apabila perubahan ini dapat dilakukan, dalam konteks di atas dapat di amati bahwa telah terjadi evolusi manajemen yang semula tradisonal berubah ke yang lebih modern yaitu perubahan berbasis teknologi. Perubahan dalam bentuk teknologi inipun berkembang sangat pesat seperti yang dapat dilihat dari bacaan diatas, itu tandanya bahwa perubahan ini sungguhlah sangat dibutuhkan bagi setiap organisasi ataupun dalam level kelompok dan individu. sebab perubahan itu sendiri dimaksudkan agar tercapainya sasaran atau tujuan yang telah ditetapkan organisasi.

    3. contoh perubahan yang sedang terjadi dan kendalanya..
    Upaya pemerintah untuk mengambil alih freeport
    Kontrak Karya PT Freeport Indonesia akan berakhir pada 2021, Menko Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Panjaitan menyarankan agar kontrak perusahaan asal Amerika Serikat tersebut tidak diperpanjang, melainkan diambil alih negara lalu diberikan dan dikelola PT Aneka Tambang (Antam) Tbk.
    “Nanti dengan kontrak Freeport expired, bisa saja pemerintah Indonesia menunjuk Antam jadi pemegang utamanya,” kata Luhut. Luhut yakin Antam dapat mengelola tambang bekas Freeport di Papua, karena tambang tersebut sudah dieksploitasi. Ia menegaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki empat syarat kepada Freeport bila ingin kontraknya diperpanjang. Bila empat syarat tersebut tidak terpenuhi, maka pada 2021 tambang tersebut akan beralih ke pemerintah. “Presiden hanya minta 4, yaitu mengenai (peningkatan) royalti, kemudian local content (Tingkat Komponen Dalam Negeri baik barang dan jasa), (pembangunan) smelter harus ada, terakhir mengenai divestasi,” ungkap Luhut. Bahkan menurut Luhut, harusnya terkait divestasi saham 10,64% yang harus ditawarkan serta pembangunan pabrik pemurnian atau smelter, harusnya sudah dilakukan beberapa waktu lalu, tapi hingga sampai saat ini belum ada realisasinya.
    KENDALA YANG DIHADAPI:
    Apabila pemerintah langsung memutus kontrak pt.freeport maka akan ada masa 6 tahun kosong yang disebut masa peralihan, nah dalam masa peralihan itu maka akan ada ribuan masyarakat PAPUA yang kehilangan pekerjaan. Hal ini dikhawatirkan akan mengaktifkan lagi organisasi PAPUA merdeka yang mana akibatnya akan menimbulkan pemberontakan di tanah papua. Disamping itu ada juga beberapa oknum yang berusaha menolak rencana pemerintah ini sebab dia memiliki kepentingan-kepentingan tersendiri di Freeport. lalu kemudian pihak amerika pasti akan berjuang mempertahankan freeport agar tetap di pegang oleh mereka dan ini akan menyulitkan pemerintah untuk mencoba mengambil alih pt.freeport.

    Komentar oleh Lucky Bastian | Desember 4, 2015 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: